Management trainee adalah salah satu program perusahaan yang kerap menjadi incaran para fresh graduate. Khususnya bagi mereka yang ingin bekerja di sektor korporat. Hal ini karena program tersebut dapat menjadi batu loncatan untuk memasuki dunia profesional dengan jenjang karier yang luas.
Menariknya lagi, seseorang yang mengikuti program tersebut akan mendapatkan peluang naik ke level manajerial dengan lebih cepat. Lantas, sebenarnya apa pengertian dari program tersebut serta bagaimana tugas dan cara kerja untuk posisi ini? Bagi kamu yang penasaran, simak dalam artikel di bawah ini, ya!
Apa Itu Management Trainee?
Secara umum, management trainee atau MT merupakan seseorang yang sedang mengikuti atau menjalani pelatihan untuk menjadi manajer di suatu perusahaan atau instansi bisnis lainnya.
Selain itu, MT juga dapat diartikan sebagai program pelatihan manajemen yang dirancang untuk mencari kandidat dengan kualitas dan juga potensi unggulan untuk menempati posisi manajerial di suatu perusahaan.
Kebanyakan program ini memang lebih ditujukan bagi para fresh graduate. Tujuan utamanya adalah untuk membentuk talenta baru, agar bisa menjadi calon pemimpin sesuai dengan kualifikasi yang dikembangkan oleh perusahaan.
Mengapa harus fresh graduate? Sebab, umumnya lulusan baru belum mempunyai pengalaman di dunia kerja secara profesional, terutama pada posisi manajerial. Oleh karena itulah, mereka bisa lebih mudah dibentuk sesuai dengan nilai dan juga budaya perusahaan.
Program perusahaan yang satu ini mempunyai waktu proses rekrutmen yang panjang, dibandingkan dengan posisi atau jabatan lainnya di suatu perusahaan. Umumnya, proses rekrutmen program ini mencapai 2-3 bulan.
Adapun untuk durasi programnya sendiri tergantung dari kebijakan setiap perusahaan. Ada yang mulai dari enam bulan hingga tiga tahun lamanya. Penentuan jangka waktu ini didasarkan pada kuantitas kualifikasi yang harus dievaluasi, tahapan proses rotasi, dan faktor lainnya.
Menariknya lagi, para peserta program MT ini tidak hanya sekadar belajar teori, lho. Namun, nantinya mereka juga akan menjalani pelatihan praktik kerja atau yang lebih akrab disebut dengan On Job Training (OJT). Makanya, tak heran jika proses yang dijalani MT tergolong panjang.
Tugas Management Trainee dan Cara Kerjanya
Meskipun kini sudah banyak perusahaan yang memiliki program MT untuk para fresh graduate, namun tugas dan tanggung jawab yang diberikan cenderung beragam. Oleh karena itulah, orang yang mengikuti program ini dituntut untuk memiliki mental yang kuat dan siap menghadapi tekanan yang tinggi. Nah, berikut ini 7 tugasnya:
1. Mentoring dan Pengawasan Langsung oleh Atasan
Pada masa awal program, kamu akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan seluk-beluk perusahaan. Adapun pada tahap ini, nantinya akan ada senior yang bertugas menjadi mentor.
Biasanya, kamu akan diajak keliling perusahaan, agar lebih mudah dalam memahami alur kerja, ritme bisnis perusahaan, SOP, dan hal krusial lainnya.
2. Membantu Tugas Harian Manager
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa tujuan utama dari program management trainee adalah untuk mempersiapkan karyawan fresh graduate menjadi manajer perusahaan. Makanya, tak heran jika tugas utama posisi ini akan lebih fokus pada kegiatan manajerial.
Beberapa tugas harian yang akan kamu lakukan untuk membantu manajer, antara lain:
Menghadiri meeting sesuai jadwal manajer dan membuat notulen.
Menyiapkan berbagai dokumen yang diperlukan dalam kegiatan meeting.
Berkoordinasi secara langsung dengan divisi lain ataupun vendor dan pihak ketiga.
Mengidentifikasi masalah yang terjadi di lapangan.
Melakukan berbagai pekerjaan operasional perusahaan di divisi masing-masing.
3. Rotasi ke Setiap Divisi Perusahaan
Agar bisa cepat memahami seluk-beluk perusahaan secara menyuruh, kamu nantinya akan diposisikan ke setiap divisi yang ada di perusahaan secara bergiliran. Tak hanya itu, kamu juga akan mengemban tanggung jawab di banyak posisi secara bergantian. Tujuannya agar lebih memahami tantangan perusahaan dari berbagai sisi.
Oleh karena itulah, tak heran jika dalam program management trainee, kamu akan merasakan bekerja sebagai teller, marketing, customer service, dan berbagai posisi lainnya di perusahaan tersebut.
Adapun biasanya periode rotasi ini berlangsung selama beberapa minggu pada setiap divisinya. Nantinya, manager dari setiap divisi itulah yang akan mengawasi kinerjamu secara langsung.
4. Training
Sama seperti nama programnya, kamu juga akan banyak mengikuti kelas pelatihan dan juga pendidikan manajer selama mengikuti program ini. Adapun materi yang diberikan juga sangat beragam serta berkaitan dengan soft skill dan hard skill.
Akan tetapi, saat awal periode, kegiatan training cenderung lebih banyak berkaitan di bidang hard skill sesuai dengan bisnis yang dijalani perusahaan. Salah satu tantangan yang harus dihadapi saat mengikuti training adalah seberapa cepat kamu dapat mempelajari hal baru tersebut.
5. Team Project
Kamu tentu sudah paham bahwa urusan manajemen perusahaan tidak bisa dilakukan seorang diri. Oleh karena itulah, dibutuhkan kemampuan kerja sama yang baik sebagai seorang manajer. Pada program management trainee, kamu juga akan dilatih dan dinilai terkait kemampuan bekerjasama dengan karyawan lain.
Tak hanya itu saja, kamu juga akan menerima tugas dalam bentuk team project yang harus dikerjakan dengan baik. Dalam team project, setiap kelompok akan diberikan tugas tertentu lengkap dengan petunjuk dan hasil akhir yang diharapkan.
Bahkan, tak jarang ada juga project yang bersifat real time, sehingga akan sangat berpengaruh pada kinerja perusahaan, meskipun hanya dalam skala kecil.
6. Tugas Individu
Selain kemampuan kerja sama melalui team project, kamu juga akan mendapat banyak tugas individu. Melalui tugas ini, kualitasmu akan diasah dan dinilai langsung oleh manajer selaku mentor. Biasanya, tugas yang diberikan berkaitan dengan observasi, membuat analisis laporan, dan lainnya.
Tak hanya itu saja, pada tugas individu ini, sangat mungkin bagimu untuk dibandingkan dengan trainee lainnya. Hal ini karena kebanyakan tugas individu dinilai dengan sistem peringkat.
Makanya, kamu harus memberikan usaha yang terbaik untuk mengerjakan setiap tugas tersebut. Akan tetapi, pastikan untuk tetap bersaing secara sehat juga, ya. Sebab, sikap persaingan yang tidak sehat ini juga akan menjadi sebuah catatan dalam penilaianmu.
Perusahaan cenderung akan menilai karyawan yang bersaing secara tidak sehat justru berisiko mengganggu stabilitas ritme kerja antar karyawan. Oleh karena itu, perusahaan tidak akan segan menggugurkan peserta yang terbukti melakukan kecurangan atau perbuatan tercela lainnya selama menjalani program management trainee.
7. Mengikuti Evaluasi
Tugas seorang MT yang terakhir adalah mengikuti evaluasi. Jadi, nantinya kamu akan diminta untuk menyelesaikan beberapa evaluasi dalam berbagai bentuk.
Hal ini dilakukan oleh perusahaan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan dan juga perkembangan seorang trainee setelah menjalani program tersebut selama beberapa waktu.
Gaji Posisi Management Trainee di Indonesia
Setelah mengetahui informasi tentang apa itu MT lengkap dengan tugasnya, tentunya kamu jadi semakin penasaran dengan besaran gaji pada posisi ini, kan?
Jadi, rata-rata gaji pada posisi MT adalah sebesar Rp9.368.444,00. Adapun gaji minimum yang diberikan adalah sebesar Rp6.300.000,00 dan gaji maksimum sebesar Rp11.625.000,00.
Namun, perlu kamu pahami juga bahwa besaran gaji tersebut akan berbeda di lapangan. Hal ini karena besaran gaji tergantung dari kebijakan setiap perusahaan serta UMP atau UMK di masing-masing daerah.
Meski begitu, nominal gaji untuk posisi manajerial ini termasuk tinggi bagi fresh graduate yang belum punya pengalaman profesional di dunia kerja, lho.
Tertarik Bergabung dengan Program Management Trainee?
Itu dia penjelasan lengkap mengenai program MT, mulai dari pengertian, tugas dan cara kerjanya, hingga besaran gaji rata-rata sebagai seorang manajer lulusan program tersebut. Dari penjelasan di atas, apakah kamu semakin tertarik untuk bergabung dengan program MT di perusahaan impian?
Mencari inspirasi untuk membuat pantun memang gampang-gampang susah, selain harus memikirkan sampiran dan isi, Anda juga dituntut untuk membuat pantun dengan tema tertentu sebagai tugas sekolah. Daripada bingung, mari simak beberapa rekomendasi pantun 4 baris berbagai tema berikut ini!
Mengenal Definisi Pantun
Sebelum melihat beberapa inspirasi pantun dengan berbagai tema, ada baiknya Anda mengetahui apa sebenarnya definisi pantun itu sendiri. Pantun adalah jenis puisi lama terkenal yang terdiri dari 4 baris.
Pantun sendiri berasal dari kata papantun atau yang memiliki arti penuntun dan populer di daerah melayu. Namun, eksistensi pantun semakin meluas, sehingga pantun memiliki banyak nama di setiap daerah. Seperti parikan di tanah Jawa dan paparikan di daerah Sunda.
Contoh Pantun 4 Baris dengan Berbagai Tema
Jika Anda mendapatkan tugas sekolah untuk mencari contoh pantun 4 baris yang unik dari tema yang beraneka ragam. Maka, Anda bisa melihat berbagai contoh berikut ini sebagai referensi:
1. Pantun Tema Pendidikan
Tema pertama adalah tema yang sangat erat kaitannya dengan para pelajar. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun yang memiliki tema pendidikan yang bisa Anda contoh:
Tubuh letih usah dipaksakan,
Nanti sakit sekujur tubuh.
Pendidikan jangan disia-siakan,
Itulah jalan menuju maju.
Luas padang rerumputan,
Ada domba banyak delapan.
Pendidikan ibarat jembatan,
Jembatan menuju masa depan.
Jika perahu sudah melaju,
Mari kita banyak berdoa.
Jika ingin negeri maju,
Pendidikan harus utama.
Anak kucing mengejar tikus
Tikus berlari terbirit-birit
Jika belajar tidak serius
Menjadi pintar bahkan lebih sulit
Jika kamu bertemu Tuhan nanti
Sampaikan salam saya kepadanya
Jika kamu bingung nanti
Tanyakan pada ahlinya
Ada cermin monyet berkaca
Ada seekor kuda yang seperti keledai
Rajin menulis dan membaca
Itulah tanda anak yang pandai
Jalan-jalan naik kuda
Kuda lapar lepas pelana
Usia tua tidak bisa lagi muda
Namun semangat belajar tetap bergelora
Tidak punya uang tidak apa-apa
Karena kaya tidak selalu harta
Hidup dan mati itu takdir sang Penguasa
Jangan lupa belajar sampai tua
2. Pantun Teka Teki
Pantun teka-teki merupakan salah satu jenis pantun yang sangat populer dan kerap kali digunakan sebagai ajang balas pantun. Biasanya pantun ini juga akan menjadi bahan lelucon karena bersifat lucu dan jenaka. Berikut ini adalah beberapa contohnya:
Pergi ke kota naik taksi
Sambil jalan-jalan keliling kota
Punya dua sayap terbuat dari besi
Benda apakah namanya?
Jawaban: Pesawat
Jalan-jalan ke Kota Kendari
Jangan lupa membeli lemari
Bila kau pandai dan baik hati
Coba terka nasi apa yang tidak pernah basi?
Jawaban: Nasihat
Gadis cantik bertopi baret
Cantiknya seperti bunga mekar
Putih-putih duduk berderet
Di luar tebing di dalam pagar?
Jawaban: Gigi
Jika ingin ke rumah Rina
Hati-hati banyak tilangan
Memiliki mata tiga warna
Satu kaki tanpa tangan?
Jawaban: Lampu merah
Tertawa mengusir duka
Bahkan sedih pun akan berbalik
Jika kamu mampu menerka
Binatang apa tidur terbalik?
Jawaban: Kelelawar
Pergi melancong ke pesta dansa
Dansa sampai pagi jika kuat
Coba tebak jika bisa
Becak apa yang tak dapat dicat?
Jawaban: Becak yang Hilang
Kalau tuan bawa keladi
Bawakan juga si pucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa tanduk di hidung?
Jawaban: Badak
Terjebak hujan di Taman Mini
Membuat baju jadi basah kuyup
Coba tebak barang apa ini
Saat dipegang mati dilempar hidup?
Jawaban: Gangsing.
3. Pantun Tema Lingkungan
Kesadaran lingkungan menjadi salah satu isu yang marak dibicarakan dewasa ini. Oleh karena itu, banyak pantun yang juga mengangkat tema lingkungan untuk mendukung gerakan pelestarian lingkungan. Berikut adalah beberapa contohnya:
Intan sibuk mencari Rehan
Sampai lupa dengan tugasnya
Marilah jaga kebersihan
Dengan buang sampah di tempatnya
Ada anak bebek jumlahnya empat
Semuanya berenang di air
Jangan biarkan selokan mampet
Supaya tidak terjadi banjir
Beli minyak ke daerah Sragen
Tidak lupa juga beli terasi
Lingkungan kaya oksigen
Dengan melaksanakan reboisasi
Ada remaja yang lagi galau
Remaja itu namanya Susi
Mari lestarikan hutan bakau
Agar pantai tidak dimakan abrasi
Ada lima biji yang kutebar
Supaya tumbuh bunga matahari
Hentikan penebangan liar
Supaya hutan tetap lestari
Minta itu sama dengan mohon
Busuk itu sama dengan basi
Mari perbanyak tanam pohon
Untuk mengurangi dampak polusi
Pagi-pagi makan petai
Baunya bikin tidak betah
Mari jaga kebersihan sungai
Jauhkan dari segala limbah
4. Pantun Tema Agama
Pantun dengan tema agama merupakan salah satu karya sastra yang banyak digunakan. Tujuannya adalah untuk menyampaikan nasihat antar sesama agar selalu mengingat Tuhan. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun 4 baris bertema agama:
Layang-layang terbang melayang
Sugi-sugi pagaran benih
Elok benar orang yang sembahyang
Hati suci mukanya jernih
Gadegah Gadegah bunyi pedati
Membawa muatan sangatlah banyak
Kalau takut hidup akan mati
Buatlah amal banyak-banyak
Di mana batang sitawah
Lumba-lumba dapat terpancing
Di mana tempatnya Allah
Di dada kita masing-masing
Banyak bulan perkara bulan
Tidak semulia bulan puasa
Banyak Tuhan perkara Tuhan
Tidak semua Tuhan Yang Esa
Banyaklah masa antara masa
Tidak seelok masa bersuka
Meninggalkan sembahyang jadi biasa
Tidaklah takut api neraka
Sekin waja buatan Jawa
Dibawa orang ke Malaka
Yakin di hati selamatlah nyawa
Tidak gerangan akan celaka
Memerintah kota dan negeri
Pagi dan petang berbunyi nobat
Hendaklah kita ingatkan diri
Pagi dan petang hendaklah tobat
5. Pantun Jenaka
Pantun jenaka sangat populer dikalangan muda-mudi hingga dewasa karena sangat menghibur. Cocok untuk tugas sekolah serta bahan hiburan bersama teman. Berikut ini adalah berbagai contoh pantun jenaka:
Pergi ke pasar mencari melati
Pulang ke rumah membawa delima
Bagaimana hati tidak geli
Lihat gajah bermain mata
Pagi-pagi minum kopi
Jangan diminum dengan ampasnya
Bagaimana kamu ini?
Satu tambah dua masa tak bisa
Pergi memancing ke tepi rawa
Ada belut nyangkut di samsak
Sakit perut gara-gara tertawa
Lihat kucing duduk berbedak
Ini bukan sembarang
Ini karya pantun lucu
Aku ini tidaklah pikun
Hanya ingin mengerjai cucu
Pohon nanas di tepi rawa
Ada lebah menyimpan madu
Kami melihat nenek tertawa
Tampak kakek bermain gundu
Makin ke sana makin ke sini
Berlari-lari bersama pria
Ayo simak pantun jenaka lucu ini
Dijamin harimu makin ceria
Jalan jalan bersama Putri
Lihat kucing lagi kerokan
Emang nasib aku ini
Sudah tampan jadi rebutan
6. Pantun Tema Kesehatan
Berkampanye tentang kesehatan akan lebih menarik dan mengasyikkan jika menggunakan pantun empat baris. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun tema kesehatan yang bisa jadi referensi:
Terbangun dari tidur nyenyak
Langit pagi tampak cerah
Jangan makan banyak lemak
Bisa menghambat peredaran darah
Tetap di rumah saat lebaran
Jaga silaturahmi lewat video call saja
Selama pandemi tunda dulu kehamilan
Jangan lupa minum pil KB walau sehari saja
Diikat erat ujung berkait
Angkut jala dengan skuter
Jaga kesehatan sebelum sakit
Timbul gejala langsung ke dokter
Pergi ke Kebumen bersama Tata
Berangkatnya menggunakan bus Gunung Harta
Kita harus menjaga kesehatan mata
Supaya bisa melihat indahnya alam semesta
Bapak pergi ke Purwodadi pagi ini
Pulangnya mampir ke Semarang
Jaga kesehatan sejak dini
Supaya kanker tidak menyerang
Bulan depan ingin pergi tur
Rencananya jalan-jalan ke Armenia
Pola tidur harus diatur
Agar terhindar dari insomnia
Kemarin kami pergi ke Tegal
Membawa sedan berwarna putih
Jagalah kesehatan ginjal
Dengan rajin minum air putih
7. Pantun Tema Kebersihan
Ada yang bilang kebersihan adalah sebagian dari iman. Karena itu, pantun empat baris tentang kebersihan ini akan sangat menarik. Berikut adalah beberapa contohnya:
Tangkap ikan di tengah telaga
Ikan dilukis sama seniman
Bila kebersihan selalu dijaga
Tentu hidup terasa nyaman.
Kakak dan paman bermain tenis
Raket dibawa beraneka jenis
Jika makanan tidak higienis
Jangan harap hidupmu manis.
Patung kuningan jangan dipahat
Biar tidak cepat berkarat
Jika tubuh bersih dan sehat
Sumber penyakit akan tersikat.
Berangkat ke kota merasa kelelahan
Langit terang tiada berawan
Siapa yang suka jaga kebersihan
Pasti dia orangnya rupawan.
Pandai berkata pandai bertutur
Habis makan silakan berkumur
Jaga kebersihan dengan teratur
Agar sehat dan panjang umur
Lampu di kota terang-terang
Mobilnya banyak membawa barang
Jika mandinya jarang-jarang
Bau tubuhnya kaya belerang
Liburan ke Bekasi naik delman
Tiba di sana malam temaram
Rumah yang bersih serta nyaman
Adalah awal keluarga tenteram
8. Pantun Tema Persahabatan
Persahabatan merupakan salah satu topik yang cocok dibawakan oleh anak sekolah dalam membuat pantun. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun 4 baris dengan tema persahabatan:
Hijau-hijau daun rambutan
Cuci piring bawah jembatan
Entah jodoh entah bukan
Yang penting persahabatan
Janganlah kau gundah,
Aku khawatir nanti kesambet setan.
Pantai itu memang indah,
Tetapi lebih indah persahabatan.
Perut lapar sangat kempong,
Jalan kaki pinggir kali.
ku sayang teman yang ompong,
Kalau tertawa lucu sekali.
Taman bukan sembarang taman,
Taman bunga amat harumnya.
Teman bukan sembarang teman,
Ngaku teman kalau ada maunya
Siang-siang makan ikan,
Minumnya pakai es temu
Sudah lama ku rasakan,
Tiada sahabat sebaik dirimu
Hobiku adalah membaca buku
Hingga ribuan halaman buku tiap hari aku buka.
Ku ingin kau selalu menjadi sahabatku,
Yang selalu ada di kala suka maupun duka
9. Pantun Tema Indonesia
Pantun dengan tema tanah air Indonesia berguna untuk memupuk jiwa nasionalisme sejak di bangku sekolah. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun dengan tema Indonesia:
Ada perempuan bernama Ratih
Punya baju berkain rami
Berkibarlah sang merah putih
Bendera kecintaan negara kami
Ada lawan tentu ada kawan
Pada kawan kita beri buah tangan
Selalu ingatlah jasa pahlawan
Yang gugur dalam perjuangan
Banyak negara dalam Asia
Tentu mirip karena serumpun
Teruslah maju Indonesia
Biar namamu harum dimanapun
Minta ke ibu uang saku
Setelah itu beri salam
Indonesia tanah airku
Negeri cintaku kaya alam
Tangan sakit kena paku
Langsung ambil kain kasa
Ku bangga akan negeriku
Negeri pujaan banyak bangsa
Tiap pagi selalu minum jamu
Bayarnya pinjam uang ceban
Kami kan ingat pengorbananmu
Yang gugur rela berkorban
Ngidam manggis juga delima
Selain itu juga mau bakmi
Tujuh belas agustus empat lima
Tanggal indahkemerdekaan kami
Jangan bocor dengan rahasia
Karena tua mata sudah lamur
Terima kasih wahai Indonesia
Teruslah jaya dan makmur
10. Pantun Nasihat
Pantun nasihat juga merupakan salah satu pantun yang cocok diterima pada bangku sekolah. Karena para murid pasti masih belajar tentang kehidupan. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun nasihat:
Sebagaimana layaknya remaja, anak sekolah pasti mengalami masa-masa jatuh cinta dengan lawan jenis. Akan lebih indah jika dirangkaikan dalam sebuah bait pantun. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun dengan tema cinta:
Nemu manggis dalam peti
Dimakan satu sisa kulitnya
Kamu manis dan baik hati
Sayang kamu ada yang punya
Ambil garam buat minuman
Masak sayur rasanya masam
Sambil makan liat senyuman
Kagak tidur semalaman
Ambil keramik di dalam taman
Pecah-belah berantakan
Lebih baik kita berteman
Daripada kita pacaran
Kura-kura dinaikkin perahu
Mati merana kelaparan
Gara-gara mikirin kamu
Jadi susah buat makan
Korek ijo di dalam laci
Dibuka satu tumpah ke kiri
Cewek tomboi dan baik hati
Adakah kamu masih sendiri
Berburu kijang di hutan bakau
Tepi laut airnya merah
Aku sayang pada dikau
Tapi takut ada yang marah
Buat apa sholat Isya
Kalo tidak sholat Subuh
Buat apa bermaincinta
Kalau tidak sungguh-sungguh
Kuda sembrani dipelihara
Dipelihara di kandang kuda
Sudah berani menggoda saya
Berarti sayang pula
12. Pantun Tema Kegembiraan dan Suka Cita
Kegembiraan merupakan perasaan yang pasti pernah dirasakan oleh setiap orang. Berikut ini adalah pantun 4 baris dengan tema kegembiraan dan suka cita untuk tugas anak sekolah:
Ambil galah di depan kereta
Kereta berjajar membawa bata
Pergi sekolah dengan suka cita
Rajin belajar meraih cita-cita
Rasa gundah belum gajian
Hati hendak beli permata
Tiba sudah masa ujian
Hadapi dengan suka cita.
Tanah terbelah jangan diraba
Ranting patah diikat pita
Liburan sekolah telah tiba
Kini saatnya bersuka cita
Ke Cibubur bersama Yanti
Untuk menjual sepotong roti
Hari libur telah menanti
Yuk jalan-jalan tenangkan hati
Bensin dituang ke dalam tangki
Lalu diangkut gerobak sapi
Coba lenyapkan sikap yang dengki
Agar di dada selalu happy
Ke Norwegia bawa belati
Simpan belati di dalam panci
Suka cita muncul di hati
Bila menjauhi sifat pembenci
Burung merak, burung tekukur
Terbang hinggap di alun-alun
Jika kita pandai bersyukur
Suka cita datang mengalun
Adik datang bawa cemilan
Cemilan disimpan di dalam koran
Ini waktunya tuk jalan-jalan
Sambil sekedar cari hiburan.
13. Pantun Sumpah Pemuda
Hari sumpah pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober sangat kental akan berbagai semangatnya. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa contoh pantun sumpah pemuda:
Bunga mawar harum mewangi
Di sampingnya ada bunga kenanga
Melalui pesan ini mari kita berbagi
Selamat Hari Sumpah Pemuda
Dokar itu diatur delman
Naik dokar di Yogyakarta
Anak muda harus cekatan
Itulah hakikat Sumpah Pemuda
Pagi hari berangkat ke sekolah
Ke sekolah naik sepeda
Jadilah anak muda yang pantang menyerah
Karena itu semangat Sumpah Pemuda
Burung kenari burung kakaktua
Burung terbang menembus awan
Jika engkau mengaku cinta bangsa
Junjung tinggilah bahasa persatuan
Pergi ke sekolah untuk belajar
Belajar untuk mendapatkan ilmu
Ingatlah selalu pada 28 Oktober
Sumpah Pemuda lahir di tanggal itu
Pergi ke pasar mengendarai kuda
Untuk membeli pisang dan kelapa
Hai, para kawula muda
Mari kita mengguncang dunia
Burung bangau terbang meninggi
Menukik turun mencari ikan peda
Hari ini hari yang dihormati
Karna inilah Sumpah Pemuda
Berdendang riang gadis di dusun
Sungguhlah elok luhur parasnya
Dengan rela bahasa tersusun
Bahasa nan satu bahasa Indonesia
14. Pantun Hari Guru
Guru merupakan salah satu sosok yang sangat berjasa di lingkungan sekolah, sehingga cocok dijadikan sebagai tema sebuah pantun. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun hari guru:
Ke pasar membeli tomat
Jangan lupa pakai baju biru
Terima kasih untuk guru terhormat
Semoga diberikan kesehatan untukmu
Tas baru berwarna ungu
Tak lupa juga dengan sepatu
Ibu dan bapak guru
Terima kasih untuk segala ilmu
Bunga mawar memiliki duri
Memiliki daun yang sangat lucu
Usahamu sangat gigih setiap hari
Mengajari kami tanpa lesu
Ikan lele makan malam
Ditemani sang rembulan
Ku sampaikan dari hati terdalam
Terima kasih untuk ilmu dan pengetahuan
Belajar menghitung nominal
Berawal dari angka satu
Selamat hari guru nasional
Terima kasih untuk jasamu
Mahasiswa membuat jurnal
Dibaca dosen di barisan depan
Selamat hari guru nasional
Semoga pendidikan semakin terdepan
15. Pantun Tema Keluarga
Keluarga merupakan salah satu harta yang paling berharga. Sehingga kerap kali dijadikan sebagai tema pantun. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun dengan tema keluarga:
Arah ke timur jalannya tiga
Awan mendung namanya mega
Tanah subur berkat telaga
Anak tumbuh karena keluarga
Bunga melati tumbuh di barat
Kayu jati dipahat-pahat
Ketika hati galau berat
Keluarga jadi tempat curhat
Kumbang menyengat bagaikan naga
Terbang cepat ke tengah kota
Rasa hangat bersama keluarga
Lebih berharga dari permata
Sisik ikan jatuh ke tanah
Pecah-pecah terlihat merekah
Mari wujudkan keluarga sakinah
Suasana hangat yang penuh berkah
Warga Belgia datang ke Cimahi
Membeli ikan dan bunga melati
Keluarga bahagia selalu mengasihi
Saling memaafkan, saling mengerti
Bendera panji di Sungai Asahan
Berkibar-kibar penuh keindahan
Mengikat janji dalam pernikahan
Bangun keluarga dengan kebahagiaan
Sudah Menemukan Inspirasi Pantun 4 Baris yang Unik?
Sekian ulasan mengenai beberapa contoh pantun 4 baris dengan 15 tema yang berbeda dan bisa Anda jadikan sebagai inspirasi untuk membuat tugas sekolah. Melestarikan budaya Indonesia bisa dari mana saja, salah satunya adalah dengan mempelajari pantun. Oleh karena itu, tetap semangat untuk membuatnya, ya!
Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang sudah dikenalkan sejak bangku sekolah. Sama seperti karya sastra lainnya, pada puisi juga terdapat berbagai tema yang bisa kamu gunakan sebelum menyusun setiap diksi indah di tiap kalimatnya. Kini, sudah banyak contoh puisi pendek berbagai tema yang bisa menjadi inspirasi untukmu.
Nah, bagi kamu yang sedang mencari contoh puisi pendek dengan berbagai tema dan unsur, simak inspirasinya di bawah ini, ya!
Pengertian dan Unsur-Unsur Puisi
Sebelum masuk ke pembahasan tentang contoh puisi pendek, tentunya kamu harus tahu pengertian puisi beserta unsur-unsur yang ada di dalamnya. Dengan begitu, akan lebih mudah bagimu dalam memahami bait-bait puisi yang dibaca.
Secara umum, pengertian puisi adalah sebuah karya sastra yang berasal dari ungkapan hati dan juga perasaan si penyair sebagai bentuk ungkapan mengekspresikan diri.
Sedangkan menurut H.B Jassin, seorang kritikus sastra Indonesia, puisi merupakan karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan mempunyai gagasan atau pikiran serta tanggapan terhadap adanya suatu hal ataupun kejadian tertentu.
Dalam sebuah puisi, bisa terdapat gambaran tentang keresahan, pengalaman, kritik, imajinasi, hingga nasihat yang tersusun dari diksi-diksi indah. Jadi, tidak heran jika puisi mampu menciptakan suasana tertentu yang membuat pembacanya bisa memahami atau bahkan menghayati isi puisi tersebut.
Adapun berbagai unsur puisi yang perlu kamu ketahui adalah sebagai berikut:
Tema, yakni pokok pikiran dalam sebuah puisi yang sifatnya objektif, lugas, dan khusus.
Perasaan atau imaji, yakni gambaran atau ekspresi dari perasaan si penyair yang bisa berdasarkan kesenangan, kesedihan, kesepian, atau ketakutan.
Diksi, yakni pemilihan kata yang digunakan dalam setiap larik pada bait puisi.
Nada dan suasana, yakni bagian yang mengharuskan penyair untuk membangun suasana tertentu, agar isi puisi bisa tersampaikan dengan baik.
Majas, yakni bahasa yang digunakan penyair untuk mengungkapkan sesuatu melalui cara-cara yang tidak biasa, karena memiliki makna kiasan di dalamnya.
Rima, yakni persamaan bunyi atau kerap disebut dengan perulangan bunyi dalam puisi yang tujuannya adalah untuk menimbulkan efek keindahan.
Amanat, yakni bentuk pesan, nasihat, atau wejangan yang ditulis sesuai dengan keinginan si penyair.
Contoh Puisi Pendek Tema Pendidikan
Berikut ini adalah inspirasi contoh puisi pendek dengan tema pendidikan yang bisa kamu baca:
1. Pena Karya Ade Lanuari
Pena…
Kuikat ilmu dengannya
Kutulis kisah sejarah bersamanya…
Pena…
Kugapai cita-cita dengannya
Tak lupa teriring doa dan usaha
Sebagai wujud penghambaan pada sang Pencipta
Pena…
Bersamanya, kutulis cerita cinta berbau surga
Agar manusia tak terjebak pada dunia yang fana
Tak jelas asalnya, tak jelas pula hasilnya
Pena…
Simbol peradaban dari zaman purba ke zaman aksara
Di mana manusia tak lagi menghambakan diri pada mitos yang tak jelas asalnya
Pena…
Dengannya, hidup manusia menjadi mulia
Lantaran mencari ilmu untuk kesejahteraan dunia
2. Pahlawan yang Terlupakan karya Ahmad Muslim
Cermatilah sajak sederhana ini, kawan
Sajak yang terkisah dari sosok sederhana pula
Sosok yang terkadang terlupakan
Sosok yang sering tak dianggap
Ialah pahlawan yang tak ingin disebut pahlawan
Terka lah kiranya siapa pahlawan ini
Ingatlah lagi kiranya apa jasanya
Ia tak paham genggam senjata api
Ia tak bertarung di medan perang
Ucap, sabar dan kata hati menjadi senjatanya
Keberhasilanmu kawan, itulah jasanya
Cerdasmu dan cerdasku itu pula jasanya
Bukan ia yang diharap menang
Namun suksesmu dan sukseskulah menangnya
Dapatkah kiranya jawab siapa pahlawan ini
Karenanya kudapat tulis sajak ini
Karenanyalah kau dapat baca sajak ini
Juluknya ialah pahlawan tanpa tanda jasa
Mungkin telah teringat olehmu kawan
Mungkin telah kau terka jawabnya
Ialah pahlawan dan orang tua kedua
Ialah guru, sang pahlawan yang terlupakan
3. Tombak Keberhasilanku Karya Amanda Nurdhana
Pena menari di atas kertasku
Menuliskan setiap kata yang kau ucapkan
Memberikan secercah cahaya dalam kegelapan
Menuntunku menuju jalan kesuksesan
Walau letih terlihat di wajahmu tak menghapus semangatmu
Kau selalu mendampingiku menuju cita-citaku
Mengajariku hal-hal baru
Dengan sabar kau membimbingku
Walau sikap nakalku terkadang mengganggumu
Sungguh besar pengabdianmu
Untuk mencerdaskan generasi mudamu
Terima kasih kuucapkan untukmu
Guruku…
Kau adalah orang tua keduaku
Kan kukenang selalu jasamu
Sekali lagi kuucapkan terima kasih untukmu
Kebaikan akan selalu menyertaimu
4. Peti Emas Sejuta Mimpi
Mimpi ini terasa terkubur begitu dalam
Begitu dalam sampai tak bisa tergali
Ingin ku keluarkan mimpi-mimpi itu sekarang
Tapi itu tidaklah mudah…
Butuh sejuta peti emas untuk menggali mimpi itu
Itulah mahalnya pendidikan
Begitu mahal sampai harus mengubur mimpi ini
Sungguh ku butuh peti emas itu
Apalah daya, mengisi perut keroncong pun sulit
Apakah hanya mimpi seorang anak pejabat yang bisa tumbuh?
Apakah niat tidaklah cukup tanpa seperti emas?
Zaman yang begitu kaya…
Bukan karena kebodohan kami tidak bisa menggapai mimpi kami
Tapi karena peti emas yang tidak bisa kami dapatkan
Begitu kaya karena sejuta mimpi yang terkubur dengan sejuta peti emas
Lebih baiklah tak perlu bermimpi
Daripada harus bermimpi tapi terkubur jua
Contoh Puisi Pendek Tema Alam
Berikut contoh puisi pendek bertema alam yang bisa jadi referensimu:
5. Catatan di Jeju Karya Husseyn Umar
Pulau yang penuh angin
Berhembus kencang ini
Dengan ombak yang bergulung-gulung
Sepanjang waktu
Dengan alam yang penuh keindahan
Dengan bukit-bukit dan ladang-ladang perkebunan yang rindang
Yang seolah selalu mengundang untuk berkunjung
Inilah pulau
Dimana perempuan-perempuan
Sibuk bekerja di ladang-ladang
Sedangkan laki-lakinya lebih suka
Berpangku tangan
Tetapi penuh perhatian dan kesetiaan
Ya, inilah Jeju
Sebuah patung naga di pantainya yang curam
Seolah tampak menantang
Dan mengawal
Agar keindahan, kesibukan, dan kesetiaan
Perlu dijaga
Dalam kehidupan
6. Salju di Naminara Karya Husseyn Umar
Gerimis salju yang turun di dataran indah ini
Tak putus-putusnya perlahan berjatuhan
Dan bersarang seketika di dahan-dahan pepohonan
Yang semakin memberat dan kemudian berderai halus
Berjatuhan perlahan ke bumi
Yang bagaikan permadani putih
Membentang panjang
Seolah untuk dilalui bidadari
Yang akan turun ke bumi
Inikah gerangan jalan cinta yang dilalui
Sejoli Joong-Sang dan Yoo-Jin
Yang patungnya berdua terpajang mesra di tempat ini
Dengan jalinan senandung sonata musim dingin yang mengharukan itu?
Apakah hanya cinta seputih salju
Yang dapat membuat cinta akan abadi terpadu?
7. Balada Ladang Asap di Atas Nusantara
Di hutan belantara
Berkas-berkas cahaya
Menelusuri dahan-dahan dan pepohonan
Beragam satwa hidup di dalamnya
Dan ditepi-tepinya manusia bermukim dan berhuma
Tetapi awan-awan yang memayungi kawasan ini
Kini berubah menjadi asap kelabu
Yang menyeberangi gunung-gunung dan lautan
Ladang-ladang asap mereka semai di sana-sini
Katanya mereka sedang membangun masa depannya
Tetapi merisaukan orang-orang di seberang perbatasan
Apakah sebenarnya yang akan dituai?
Mereka menebang, membabat, dan bertanam bunga api
Tanpa benih yang ditanamkan kembali
Mereka sebenarnya sedang mempercepat kiamat
Mendatangkan neraka ke bumi ini
8. Kabut di Kepulauan Spratly
Tebaran pulau-pulau di laut selatan benua itu
Di bawah bentangan di langit biru
Dengan fauna dan flora lautan yang kaya
Dan penuh keindahan
Kini jadi tumpuan
Perhatian dan harapan-harapan berbagai kepentingan
Kapal-kapal niaga dan kapal-kapal perang
Dan pesawat-pesawat udara
Kini melayang-layang di udara
Yang melintas perairan
Di atas pulau-pulau bertebaran
Apakah lautan dan selat-selat ini tidak bertuan?
Begitu banyak para pembajak menginginkan dan memperebutkan
Mereka mencoba membatasi-batasi dan memagari laut
Dan membangun pulau-pulau buatan
Di atas pasir-pasir pantai
Di celah-celah terumbu karang
Sesuai yang mereka inginkan
Gumpalan kabut di atas kepulauan itu
Kini semakin tebal mengambang
Di tengah-tengah
Berbagai pertanyaan dan persoalan
Dan saling mengancam
9. Mencari Sisa Cahaya di Bukti Oncor: Setelah 17 Tahun
Masih teringat bayang ilalangnya
Bukti Oncor hilang syair sari kata
Bukit Oncor hilang merjan sari warna
Saat malam diusap dengan parita
Saat senja dilipat malam
Saat embun menyapa ubun-ubun
Diam-diam ada yang kau ulang
Bukit Oncor bukit ruatan
Bukit Oncor bukit tembangan
Semua menyatu sisa cahaya
10. Mengenang Ranggas Hutan
Daun-daun menghumus
Dalam sisa ranggas hutan di Bojonegoro
Ranting meranggas
Mencari daunnya yang hilang
Halimun kabut dan embun
Mencari syair yang hilang
Orang-orang akar rimang
Mencari sisa peradaban
Kota tua hutan tua catatan tua
Mencari pakem bahasa bunda
Contoh Puisi Pendek Tema Hukum
Inilah puisi pendek dengan tema hukum dengan unsur sindiran di dalamnya:
11. Hukum dan Wajahnya
Sesungguhnya hukum
Adalah sosok yang bertubuh gagah
Berwujud lengkap
Penuh wibawa
Berwajah ramah
Berpikiran cerah
Berperasaan arif dan bijaksana
Ketika kakinya melangkah
Tangannya menjamah
Adalah kaidah yang ia sampaikan
Sebagai norma bagi kehidupan
Yang adil dan patut untuk ditegakkan
Tetapi hukum di negeri ini
Bertubuh lunglai
Berwajah gundah
Kakinya patah, tangannya lemah
Mulutnya tersumbat
Di mata rakyat
Di hadapan kekuasaan yang terlebih kuat
12. Catatan Musim Pancaroba Karya Diah Hadaning
Anak-anak pinggiran
Lama menabung dendam
Di garis nasib diri terbuang
Dia merenung di bawah patung kuda
Di surga mana para pahlawan berada
Sementara para pengkhianat nikmat sempurna
Siapa masih sempat
Bermain angka di negeri merdeka
Anak-anak terus bergumam
Di musim tak bertuan
Contoh Puisi Pendek Tema Tokoh Berpengaruh
Berikut 3 contoh puisi yang menggambarkan tokoh berpengaruh dengan penjabaran jasa atau karakteristiknya:
13. Sajak Bunga Suu: Aung San Suu Ky
Anak perempuan pahlawan martir
Ada obsesi dalam jiwa
Berenang dalam keabadian Myanmar
Sambil mengusung karisma Bapa
Suu Ky yang bunga
Suu Ky yang samudra
Suu Ky yang bara
Awan di atas Pagoda catat namanya
Tak satu mampu singkirkan dari sejarah
Anak perempuan pahlawan Aung San
14. Pejuang yang Tewas di Balik Awan
Seorang pejuang kemanusiaan
Telah hilang di tengah angkasa
Ketika terbang melayang
Dia adalah burung yang selalu ingin bernyanyi
Menyampaikan pesan-pesan
Tentang cahaya matahari yang bersinar terang
Atau bulan yang terhalang di balik awan
Yang didambakan mereka yang dahaga
Karena kemarau yang terlalu panjang
Ia mendakwa dan menuntut
Agar orang-orang yang tertindas dan hilang
Dikembalikan pada kehidupan
Yang tak pernah berwujud
Nyawanya hilang di balik lapisan awan
Seperti ustadnya pernah bercerita
Apabila maut datang menjemput
Tapi nyawanya tak kunjung tercabut
Sepuluh tahun
Ia melakukan berbagai upaya hukum dan bertobat
Yang menghabiskan uang berjuta-juta
Seolah tawar-menawar dengan malaikat maut
Sejak sepuluh tahun yang lalu
Ia masih menunggu
Menunggu
Tuhan yang mana
Yang akan datang lebih dahulu…
15. Laksamana Ceng-Ho
Sang Kaisar ketika itu bersabda
Berangkatlah, berkelanalah sejauh mungkin
Ke arah Selatan
Jelajahlah lautan yang maha luas
Lihatlah apa yang terjadi
Di balik ombak dan gelombang
Yang tak pernah berhenti meretas dan menghempas
Daratan benua ini
Bawalah manik-manik permata
Dan sekedar harta,
Dan bawalah kembali segala
Yang bisa dibawa ke negeri ini
Ceng-Ho berkata
Daulat, maha Kaisar,
Pastilah di balik-balik gelombang laut
Sepanjang horizon dan yojana
Adalah dunia yang penuh tantangan
Dengan berbagai harapan
Dan kenang-kenangan yang dapat diusung pulang
Kaisar bersabda:
Bentangkanlah jalur-jalur sutra sepanjang perjalanan
Bukalah poros lautan
Ke dunia yang luas yang tak kenal batas
Maka Ceng-Ho berulang kali
Merentang layar armada kapal-kapalnya
Ke segala penjuru dunia
Dengan ribuan awak dan alat-alat navigasi
Yang dikembangkannya
Dengan berbagai muatan untuk diperdagangkan
Ke negeri-negeri di kawasan Tenggara dan Selatan
Merajut jalur-jalur sutra yang panjang
Dan menjalin berbagai kemitraan
Niaga dan kekuasaan
Dengan jejak-jejak dan bangunan yang dicatat dan dikenang
Yuk, Coba Buat Puisi Pendek Versimu Sendiri!
Itu dia penjelasan singkat tentang pengertian, unsur-unsur, hingga berbagai contoh puisi pendek dengan berbagai tema yang bisa kamu simak. Jadi, apakah kini kamu sudah semakin paham tentang jenis karya sastra yang satu ini?
Dalam melakukan resensi buku, tidak boleh sembarangan. Tapi, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan, misal strukturnya. Jika kamu masih bingung, cobalah untuk memahami contoh resensi buku berikut ini yang sudah dilengkapi dengan penjelasan serta strukturnya.
Pengertian Resensi Buku
Resensi buku adalah pertimbangan, tinjauan, dan penilaian terhadap kualitas buku. Maka, meresensi buku dapat diartikan sebagai kegiatan seseorang untuk menyampaikan baik buruknya sebuah buku secara tertulis.
Adapun hal-hal yang bisa diukur dari sebuah buku meliputi struktur penyajian, isi, dan manfaat bagi pembaca. Contoh resensi buku dapat memberikan banyak manfaat, diantaranya:
Memberikan sekilas informasi kepada pembaca atau publik yang belum memiliki kesempatan membaca buku yang diresensi.
Mengetahui kelebihan dan kelemahan buku.
Membantu para pembaca untuk menentukan apakah akan membaca buku tersebut atau tidak, berdasarkan penilaian yang diberikan.
Mengetahui alasan atau latar belakang buku yang diresensi diterbitkan.
Memperoleh informasi mengenai perbandingan buku-buku karya penulis lain yang memiliki karakter sejenis.
Bagi penulis buku yang diresensi, penilaian mengenai buku tersebut sangat berharga serta bermanfaat sebagai masukan untuk proses kreatif menulis berikutnya.
Memahami isi buku yang diresensi secara mendalam.
Melatih daya pikir dan penalaran, agar terus berkembang.
Struktur Resensi Buku
Secara garis besar, struktur contoh resensi buku terbagi menjadi 4, yaitu:
1. Judul
Pertama, contoh resensi buku harus memuat judul yang menjadi daya tarik bagi pembaca untuk pertama kalinya. Tanpa adanya judul, pembaca akan kesulitan mengetahui buku yang diresensi.
Biasanya, judul yang dipilih menggambarkankan isi resensi secara garis besar. Oleh karena itu, struktur ini wajib disertakan dalam resensi buku.
2. Identitas Buku
Selain judul, identitas buku juga perlu ditulis dalam membuat contoh resensi buku. Adapun identitas buku yang perlu dicantumkan, yaitu judul, pengarang, tahun terbit, ketebalan buku (jumlah halaman), nomor edisi, penerbit, serta harga buku.
Dengan mencantumkan identitas buku, tentu akan memudahkan bagi pembaca untuk mengetahui informasi dasar mengenai buku tersebut.
3. Ringkasan Buku (Sinopsis)
Selanjutnya, dalam menulis contoh resensi buku, harus menyertakan ringkasan isi buku atau biasa juga disebut sinopsis. Dalam menulis sinopsis, kamu boleh melakukannya dengan bebas, tidak perlu memperhatikan kronologi cerita.
Justru, sangat disarankan menulis sinopsis jangan terlalu lengkap seperti di dalam buku. Tulislah sinopsis yang dapat memancing pembaca untuk membaca buku aslinya.
4. Kelebihan dan Kekurangan Buku
Sesuai pengertiannya, resensi buku adalah tinjauan atau penilaian terhadap buku. Oleh karena itu, harus memuat kelebihan dan kekurangan buku. Kamu sebagai peresensi bisa mengutarakan pendapat atau penilaian mengenai buku tersebut.
Penilaian yang diberikan bisa dilihat dari sisi isi, layout buku, serta ejaan yang digunakan seperti kesalahan tata tulis atau yang lainnya. Selain itu, bisa memberikan pendapat apakah buku tersebut layak dibaca atau tidak.
6 Contoh Resensi Buku Beserta Penjelasan Struktur
Berikut 6 contoh resensi buku beserta penjelasannya untuk menambah pemahamanmu, yaitu:
1. Contoh Resensi Buku Novel Layar Terkembang
Novel Layar Terkembang: Belajar Ikhlas atas Ketetapan Tuhan
Wikipedia
Identitas Buku
Judul : Layar Terkembang
Penulis : St. Takdir Alisjahbana
Penerbit : Balai pustaka
Tahun terbit : 1936
Jumlah halaman : 201 halaman
Sinopsis
Tuti dan Maria adalah kakak adik yang memiliki sifat berlawanan. Tuti merupakan pribadi yang tegas, tidak banyak bicara. Lain dengan Maria, ia adalah wanita yang mudah kagum, banyak bicara, dan ceria.
Sejak ibunya meninggal, mereka tinggal bersama bapaknya, Raden Wiriatmaja. Suatu ketika, ia bertemu dengan seorang mahasiswa kedokteran, namanya Yusuf. Ketiganya berkenalan dan berbincang-bincang. Diam-diam Yusuf mengagumi keduanya, terutama Maria.
Tuti selalu disibukkan dengan kegiatan organisasi. Pada suatu kesempatan, Tuti memberikan pidato pada perkumpulan Putri Sedar. Dalam pidatonya, ia mengajak hadirin untuk bersama-sama menjadi wanita tangguh yang berjuang untuk mendapatkan kedudukan yang layak.
Hal ini karena pada zaman itu, wanita dianggap sebagai hamba sahaya, perempuan hanya budak yang harus melahirkan anak-anak untuk kaum laki-laki.
Kemudian, Tuti dan Maria pindah ke Bandung. Sedangkan Yusuf kembali ke orangtuanya di Palembang. Maria dan Yusuf masih tetap berhubungan lewat surat. Kerinduan adalah rasa yang terus bertambah di hati keduanya. Sehingga, Yusuf memutuskan untuk ke Bandung menemui Maria.
Dari pertemuan itu, gejolak cinta keduanya semakin memuncak. Mereka bercinta dan saling mencintai. Di sinilah terjadi keributan antara Tuti dan Maria. Tuti menganggap bahwa sikap Maria berlebihan.
Maria menyinggung putusnya hubungan Tuti dengan Hambali, karena Tuti selalu menimbang untung rugi dalam hal cinta, macam berdagang saja. Sejak saat itu, Tuti lebih banyak diam, ada perseteruan di dalam hatinya.
Maria menderita penyakit TBC dan malaria yang sangat parah. Segala pengobatan sudah dilakukan sampai harus dipindahkan ke RS di Pacet. Tetapi Tuhan punya rencana lain, penyakitnya tidak lekas membaik, malah semakin buruk. Oleh karena itu, Maria berpulang ke rumah Tuhan.
Sebagai permintaan terakhirnya, ia ingin Tuti dan Yusuf saling berkasih-sayang dan hidup bersama. Mereka mengabulkan permintaan terakhir Maria. Sebelum keduanya melangsungkan pernikahan, mereka berziarah ke makam Maria, seseorang yang sama-sama dicintainya.
Kelebihan
Novel Layar Terkembang memberikan pelajaran hidup bahwa sebagai kaum muda kita harus semangat, tegas, dan memikirkan kemajuan bangsa seperti tokoh Tuti. Selain itu, kita juga harus menjadi pribadi yang ceria, ramah, ada kalanya memuji karya seseorang, dan memiliki rasa saling mengasihi seperti watak Maria.
Novel tersebut juga mengajarkan kita untuk selalu hidup rukun, terutama dengan keluarga. Hal ini bisa dilihat dari tokoh Tuti dan Maria yang saling mengasihi. Mereka gemar bertukar-pikIr, mendiskusikan segala keresahan hati masin-masing, dan saling memberi dukungan.
Meskipun mereka berbeda pendapat dan pernah menyakiti hati satu sama lain, Tuti tetap menyayangi adiknya. Ia merawat sepenuh hati ketika adiknya itu terkapar di rumah sakit. Begitu juga Maria yang sangat mengasihi kakaknya, Tuti.
Selain dua di atas, novel Layar Terkembang memberi kita pelajaran untuk ikhlas dengan segala ketetapan Tuhan. Kita tidak pernah mengetahui rencana-Nya. Namun, Tuhan selalu mengetahui hal-hal terbaik untuk hambaNya.
Kekurangan
Ketika membaca salah satu novel karya St. Takdir Alisjahbana ini, saya menemukan kesulitan memahami beberapa alur cerita. Sebab, beberapa alur cerita terjadi begitu saja dan berbelit-belit. Untuk mengatasi kendala tersebut, mengulang membaca menjadi solusi agar lebih memahami alur cerita.
Selain itu, saya menemukan beberapa kata yang tidak diketahui maknanya, seperti lena, parak, dan lisut. Hal ini memaksa saya untuk membuka KBBI, sehingga alur cerita dapat dimengerti dengan sempurna.
Penjelasan:
Contoh resensi buku Novel Layar Terkembang karya St. Takdir Alisjahbana di atas sudah memuat struktur yang wajib dicantumkan. Mulai dari judul, yaitu Novel Layar Terkembang: Belajar Ikhlas atas Ketetapan Tuhan, identitas buku, serta kelebihan dan kekurangannya.
Dengan judul tersebut, tentu dapat menarik pembaca dan menimbulkan pertanyaan. Misalnya, ikhlas seperti apa yang disajikan dalam novel. Sehingga, membuat pembaca ingin membaca resensi tersebut.
Selain itu, gambar buku perlu dicantumkan juga agar mempermudah pembaca untuk menemukan buku tersebut, jika ingin membacanya. Intinya, informasi tambahan tersebut perlu dicantumkan.
2. Contoh Resensi Buku Novel Fairish
Mengintip Peliknya Kisah Kasih Remaja dalam Novel Fairish
Goodreads
Identitas Buku
Judul : Fairish
Penulis : Esti Kinasih
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2004
Jumlah halaman : 304 halaman
Sinopsis
Ada murid baru di kelas Irish. Namanya Davi, wajahnya yang tampan membuat ia tidak lepas dari pandangan cewek-cewek di kelasnya. Davi memilih duduk di samping Irish yang terlihat sangat cuek dengan kehadiran Davi.
Davi tidak banyak berbicara, bahkan dengan Irish sekalipun. Meskipun sikapnya dingin, itu tidak membuat cewek-cewek di kelasnya berhenti mengejarnya. Termasuk Metha, Wulan, dan lainnya. Hal ini membuat Davi memutar otak dan akhirnya muncullah sebuah ide.
Di ulang tahun Metha yang sangat mewah, Davi datang bersama Irish. Semua mata tercengang melihatnya. Metha sangat geram dengan kenyataan tersebut. Padahal ia mempersiapkan pesta mewah itu untuk menarik perhatian Davi.
Tentu berita keduanya menjadi sepasang kekasih itu hanya sandiwara. Semenjak kematian Meilani kekasih Davi, ia sangat menyesal dan merasa bersalah. Ia menganggap bahwa kematian Meilani disebabkan oleh dirinya. Hal ini membuat Davi tidak ingin dekat dengan cewek manapun.
Padahal, dulu ia terkenal playboy. Tak heran, wajah tampannya membuat cewek bertekuk lutut di hadapannya. Akhirnya, Davi meminta bantuan Irish. Maka, terjadilah sandiwara itu. Namun, Irish diam-diam menaruh hati pada Davi, sebab mereka sering menghabiskan waktu bersama.
Suatu ketika, ada murid baru, Alfa namanya. Ia menginginkan Irish menjadi kekasihnya. Ia mengincar Davi. Alfa adalah sepupu Meilani. Ia masih menaruh dendam kepada Davi.
Alfa berpikir bahwa Davi adalah pembunuh Meilani. Sebab, Meilani meninggal karena dibonceng motor Davi dengan kecepatan yang sangat kencang dan jalanan saat itu licin disebabkan hujan. Kemudian, Alfi meluapkan segala dendamnya kepada Davi. Mereka adu tinju.
Disisi lain, Iris tidak mengerti dengan sikap Davi. Ia tetap terikat dengannya. Namun, ia acuh tak acuh dengan Irish. Padahal, jauh di lubuk hati Davi, ia tidak ingin Irish lepas dari genggamannya. Davi ingin terlepas dari bayang-bayang masa lalunya. Ia meminjam motor temannya.
Kemudian, diboncengnya Irish ke tempat yang sangat ia takuti, kebun teh. Peristiwa tragis yang menimpa Meilani tidak terjadi pada Irish. Kemudian, Davi memberanikan diri mengungkapkan cintanya kepada Irish. Gadis mungil itu menerima cinta Davi.
Kelebihan
Fairish karya Esti Kinasih adalah novel yang menarik untuk dibaca. Bahasa yang digunakan mudah dipahami. Hal ini karena menggunakan bahasa sehari-hari.
Penggunaan beberapa kata yang diambil dari bahasa Betawi bukanlah menjadi persoalan. Sebab, bahasa Betawi adalah bahasa yang cukup dikenal masyarakat Indonesia.
Novel ini menceritakan kehidupan cinta remaja yang terjadi sekarang. Selain itu, penggambaran emosi para tokoh benar-benar bisa dirasakan oleh pembaca. Sehingga, novel ini membuat pembaca seolah-olah merasakan hal yang sama dengan para tokoh.
Kekurangan
Namun, sangat disayangkan karena ada alur yang seharusnya penting, tetapi dilewatkan. Misalnya, cara Davi mendapatkan uang dari penjualan keripik Vaya.
Sebenarnya, ini bisa menjadi alur cerita yang menarik. Misalnya, dengan Davi berjualan keliling di jalanan, menggelar lapak, atau menawarkan kepada tetangganya.
Begitu juga dengan alur cerita kesadaran Irish tentang rasa cintanya kepada Davi. Sebenarnya, bisa digambarkan betapa kesepiannya Irish, karena ia hanya sebagai pacar pura-pura. Namun, alur ini tidak diceritakan secara matang.
Penjelasan:
Contoh resensi buku yang berjudul “Mengintip Peliknya Kisah Kasih Remaja dalam Novel Fairish” mengandung struktur yang lengkap. Selain itu, bisa dibilang sebagian remaja memiliki masalah mengenai percintaan. Maka, judul tersebut dapat memancing rasa penasaran mereka untuk membaca resensi buku.
Kelebihan buku ini diukur dari bahasa yang digunakan oleh penulis serta isi ceritanya. Sementara itu, kekurangannya terletak pada beberapa alur yang tidak mendapat perhatian dari penulis. Dalam artian, hanya dilewatkan begitu saja.
Padahal, sebenarnya dapat digali lebih dalam dan diceritakan lebih lanjut. Sehingga, semakin membuat pembaca larut dalam cerita. Namun, tentu saja itu hanya sebuah penilaian yang bisa saja berbeda setiap orang yang meresensi buku tersebut.
3. Contoh Resensi Buku Dealova
Dealova: Batas Cinta dan Benci yang Begitu Tipis
Goodreads
Identitas Buku
Judul : Dealova
Penulis : Dyan Nuranindya
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2004
Jumlah halaman : 304 halaman
Sinopsis
Karra adalah cewek cantik, tapi tomboy. Ia adalah kapten tim basket putri di sekolahnya. Ia hidup rukun dengan kakaknya, Iraz. Orang tuanya bekerja di luar negeri dan menitipkan kedua anaknya kepada Bi Minah. Karra punya sahabat yang bernama Finta. Ia juga berteman baik dengan sahabat Iraz, yaitu Ibel, Abe, dan Adit.
Suatu ketika, ada siswa baru di sekolah Karra. Dira adalah nama cowok itu. Ia pandai bermain basket, tubuhnya besar, dan tampan. Tetapi, Karra sangat membencinya. Setiap bertemu mereka selalu bertengkar.
Ternyata benar, bahwa batas antara benci dan cinta begitu dekat. Kebencian itu berubah menjadi cinta. Mereka berpacaran. Sedangkan di sisi lain, Ibel juga mencintai Karra.
Semenjak Iraz ke luar negeri untuk kuliah, Karra dititipkan kepada Ibel. Peristiwa yang menyakiti hati banyak orang terjadi. Dira sudah lama tidak terlihat di sekolah. Di saat Karra sedang membabi buta mencari keberadaan Dira, orang tua Dira menjemput Karra di rumahnya. Dibawanya Karra ke rumah sakit.
Ternyata Dira sakit parah. Sejak kecil, Dira sudah paham betul hal ini akan terjadi. Sebab itu, ia menyia-nyiakan hidupnya. Semangat untuk hidup tumbuh lagi ketika Dira mengenal Karra.
Semakin hari penyakit Dira semakin parah. Hari itu Dira meninggal. Hujan turun seperti langit juga merasakan kesedihan yang dialami banyak orang, termasuk Karra. Ibel tidak tega melihat Karra yang setiap hari menangisi kepergian Dira. Ibel selalu ada di sisi Karra. Ia selalu berusaha menghiburnya.
Sebulan setelah Dira meninggal, Karra sudah mulai melakukan aktivitasnya seperti biasa. Di ulang tahunnya, tak disangga Iraz pulang ke Indonesia. Ia datang bersama seorang gadis cantik keturunan Jepang bernama, Rei.
Dira, Rei, Finta, Dio, Iraz, dan sahabatnya mengadakan perjalanan ke Bali. Karra mengusulkan untuk mengajak Rio, adik Dira. Di Bali banyak hal yang terjadi antara Karra dan Ibel. Mereka banyak mengunjungi tempat wisata.
Di pantai Ibel bercerita bahwa ia sedang menyukai cewek. Ia keceplosan mengatakan bahwa cewek itu Karra. Tetapi Ibel tidak memaksa Karra untuk membalas cinta Ibel. Namun, Karra juga menaruh hati kepada Ibel. Mereka bersatu menjalin cinta kasih.
Kelebihan
Novel Dealova sangat menarik untuk dibaca, tentu bagi remaja. Novel ini menceritakan cinta remaja yang dramatis. Menerangkan bahwa batas benci dan cinta sangat tipis. Menceritakan bahwa sifat remaja memang mudah berubah. Seperti Karra ramah tapi galak, Dira yang baik tetapi terkadang jutek, dsb.
Novel ini juga menceritakan persahabatan yang sangat erat. Banyak pelajaran yang bisa diambil. Misalnya, sikap saling mencintai sesama anggota keluarga. Serta menjaga kerukunan dalam pertemanan.
Bahasa yang digunakan dalam novel ini sederhana, hal ini karena menggunakan bahasa sehari-hari. Selain itu, ada beberapa kata yang menggunakan bahasa Inggris. Namun, itu tidak menjadi masalah. Sebab, bahasa Inggris yang digunakan sederhana.
Memang terdengar klise alur ceritanya. Seperti pertemuan Karra dan Dira yang selalu bertengkar. Kemudian mereka berpacaran. Serta Dira menderita penyakit serius dan meninggal. Tetapi tidak bisa dipungkiri, bahwa novel ini disajikan secara rapi. Sehingga, pembaca dibawa larut dalam alur cerita.
Kekurangan
Novel Dealova memiliki kekurangan yang terletak pada alur ceritanya. Pasalnya, alur cerita yang digunakan sangat klise atau dengan kata lain pasaran.
Cerita serupa mengenai batas cinta dan benci sangat tipis, yaitu percintaan remaja yang selalu bertengkar kemudian pacaran mudah ditemukan, termasuk di sinetron. Sehingga, alur ceritanya mudah ditebak, walaupun disajikan dengan rapi.
Selain itu, cerita sedikit datar dan hambar, karena tidak banyak kejutan yang diberikan dalam cerita. Sehingga, sedikit membosankan.
Penjelasan:
Resensi buku Dealova di atas mengandung struktur resensi pada umumnya, yaitu judul, identitas buku, sinopsis, serta penilaian berupa kelebihan dan kekurangan buku.
Di dalam contoh resensi buku tersebut menyebutkan bahwa kelebihan dari buku itu adalah dapat memberikan banyak manfaat bagi pembaca, karena amanat atau pesan moral yang disampaikan, misalnya tentang persahabatan.
Namun, kekurangannya terletak pada alur cerita, karena menceritakan kisah yang klise dan sudah banyak diceritakan. Sehingga, pembaca resensi dapat memutuskan sendiri apakah ingin membaca buku aslinya atau tidak.
4. Contoh Resensi Novel Pangeran Cilik (Le Petit Prince)
Pangeran Cilik: Hal-Hal yang Terlewat dari Masa Kecil
Ebooks Gramedia
Identitas Buku
Judul : Le Petit Prince (Pangeran Cilik)
Penulis : Antoine de Saint-Exupéry
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2018
Jumlah halaman : 120 halaman
Sinopsis
Cerita dalam novel yang berjudul Le Petit Prince (Pangeran Cilik) diawali saat tokoh utama cerita masih kecil. Dia menggambar ular boa yang memangsa seekor gajah. Kemudian, dia memperlihatkan gambar tersebut ke orang dewasa.
Bukannya mendapat pujian, dia malah disuruh mempelajari hal lain, seperti geometri, tata bahasa, aritmatika, dan geografi. Bahkan, dia disuruh untuk berhenti menggambar. Sehingga, dia tumbuh menjadi seorang pilot dan tidak menggambar lagi.
Tetapi, dia tidak pernah melupakan gambarnya itu. Sebagai seorang pilot, dia membawa gambar ular boa yang memangsa gajah tersebut serta sering membicarakannya kepada rekan-rekannya. Sayangnya, mereka juga tidak bisa memahami gambar tersebut.
Kemudian, pesawat yang dikendarai sang pilot jatuh dan dia terdampar di gurun sahara. Ketika sedang memperbaiki pesawat, seorang pangeran cilik tiba-tiba menghampirinya dan meminta digambarkan seekor domba.
Sang pilot mengatakan bahwa dia tidak bisa menggambar domba, kemudian menunjukkan gambar yang pernah dibuatnya. Ternyata, pangeran cilik paham dengan gambar sang pilot tersebut.
Setelah itu, cerita berlanjut dengan perjalanan pangeran cilik mengunjungi beberapa steroid. Dalam kunjungannya tersebut, dia bertemu dengan seorang raja, seseorang yang sombong, pemabuk, pengusahha, petugas yang bertanggung jawab menyalakan lampu, serta ahli geografari.
Dalam pertemuan itu, ada pesan moral yang terkandung pada percakapan antara pangeran cilik dengan orang-orang yang ditemuinya. Kemudian, pada bab berikutnya, cerita berlanjut pada perjalanan pangeran cilik di bumi. Dia bertemu dengan orang-orang di bumi, termasuk dengan sang pilot.
Kelebihan
Novel ini sangat layak untuk dibaca, tidak hanya bagi anak kecil, tetapi juga orang dewasa. Pasalnya, meskipun tokohnya adalah anak kecil, mengandung pelajaran yang diperuntukkan bagi orang dewasa selaku manusia yang pernah menjadi anak kecil.
Selain itu, buku ini memiliki ilustrasi di dalamnya dan cover pada buku digambar langsung oleh penulisnya. Dengan adanya ilustrasi dalam buku, tentu dapat meningkatkan imajinasi pembaca, khususnya anak kecil serta mengusir rasa bosan, karena ilustrasi tersebut berwarna.
Bagi orang yang tidak punya waktu cukup membaca, novel ini sangat cocok. Sebab, bukunya sangat tipis, hanya 120 halaman saja. Meski begitu, pesan moral yang disampaikan dapat diingat seumur hidup.
Kekurangan
Tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa pesan moral yang ingin disampaikan pengarang hanya secara tersirat terkandung di dalam percakapan antara sang pangeran cilik dengan orang-orang yang ditemuinya di asteroid.
Selain itu, ada pula beberapa metafora yang digunakan untuk mengungkap sikap egois orang dewasa. Oleh karenanya, bagi pembaca awam, akan mengalami kesulitan dalam memahaminya. Sehingga, harus membaca ulang buku tersebut.
Penjelasan:
Sama seperti contoh resensi buku sebelumnya, resensi ini mengandung struktur yang lengkap, mulai dari judul sampai kelebihan dan kekurangan. Dengan membaca resensi tersebut, pembaca dapat mempertimbangkan apakah akan lanjut membaca buku aslinya atau tidak.
Pastikan dalam meresensi buku, kamu memberikan penilaian yang objektif sesuai apa yang kamu temukan saat menulis resensi. Dengan demikian, pembaca bisa memperoleh informasi singkat mengenai buku tersebut.
Maka dari itu, menulis resensi bisa dikatakan gampang-gampang sulit. Pasalnya, jika kamu terlalu menyukai atau fans dari penulisnya, tentu menjadi sulit menemukan kekurangannya. Tapi, dalam meresensi buku harus memberikan penilaian yang objektif.
5. Contoh Resensi Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar
Saatnya Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar
Ebooks Gramedia
Identitas Buku
Judul : Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar
Penulis : Richard Carlson
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2019
Jumlah halaman : 234 halaman
Harga : Rp68.000,00
Ringkasan Buku
Dalam buku yang berjudul Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar, penulis ingin mengajak pembaca untuk belajar melihat sebuah masalah dari sudut pandang lain. Sehingga, dapat menemukan perspektif yang berbeda.
Pasalnya, sebagai manusia kita sering membesar-besarkan masalah yang sebenarnya itu hanya sebuah masalah kecil. Akhirnya, kita kehilangan fokus dan terlalu terpaku dengan hal-hal yang tidak membutuhkan perhatian lebih.
Pada dasarnya, buku ini mengajarkan pembaca untuk lebih bijak dalam menjaga diri sendiri, supaya kedamaian hidup senantiasa dapat kita rasakan.
Ada 100 bab yang masing-masing memiliki judul serta tidak saling berkaitan dengan satu sama lain. Sehingga, pembaca dapat membacanya secara acak, sesuai dengan pembahasan yang diinginkan.
Setiap pembahasan membicarakan strategi yang pernah dilakukan penulis, klien, dan orang-orang di sekelilingnya. Semua strategi yang dijelaskan dapat membawa banyak pikiran positif dalam hidup serta bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.
Contohnya, pada bab 2 dengan judul “Berdamailah dengan Ketidaksempurnaan”, penulis melukiskan seorang perfeksionis yang tidak bisa hidup tenang. Sebab, orang yang perfeksionis haus akan kesempurnaan. Solusi yang diberikan oleh penulis yaitu melepaskan tindakan memaksa di luar kemampuan kita.
Kemudian, pada bab 8 dengan judul “Berbuat Baiklah kepada Orang Lain dan Jangan Ceritakan pada Siapapun Mengenainya”, Richard sebagai penulis menerangkan bahwa perbuatan baik selalu menyenangkan. Jika kita tidak memberi tahu orang lain.
Sebagai imbalannya, kita akan memperoleh rasa nikmat kegembiraan serta perasaan positif, karena memberikan bantuan kepada orang lain.
Kedua bab di atas hanya sekedar contoh. Pembaca dapat menemukan berbagai strategi untuk menjalani hidup, agar lebih damai dan bahagia.
Kelebihan
Buku yang berjudul Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar ini memiliki banyak kelebihan. Setiap bab ditulis dengan ringkas, namun pesannya tetap tersampaikan. Sehingga, pembaca tidak merasa bosan. Selain itu, buku ini juga bisa dibaca kapan saja serta tidak harus urut.
Kelebihan lainnya, yaitu strategi yang ditulis sudah pernah diterapkan baik oleh sang penulis sendiri, kliennya, maupun orang-orang di sekelilingnya. Sehingga, sudah ada bukti dari penerapan strategi tersebut.
Di masa sekarang orang lebih banyak berfokus pada apa yang tidak dimiliki serta membesar-besarkan suatu masalah, yang sebenarnya itu hanya masalah kecil, tentu buku ini layak dibaca.
Ada banyak dampak positif yang bisa diperoleh pembaca, apalagi jika tertarik untuk menerapkan strategi tersebut. Di samping itu, ada banyak kata-kata bijak yang membuat pembaca semakin termotivasi untuk melakukan strategi tersebut.
Kekurangan
Buku ini memiliki beberapa kata atau istilah asing yang mungkin bagi sebagian pembaca harus mencari tahu arti kata tersebut. Selain itu, buku ini tidak bisa dibaca oleh segala usia, karena butuh pemahaman lebih mengenai kata-kata bijak serta masalah yang dilukiskan penulis.
Jika diperhatikan isinya, buku ini memang lebih cocok untuk orang dewasa. Sebab, bagi remaja mungkin akan kesulitan membayangkan atau memahami beberapa contoh masalah yang disampaikan oleh Richard.
Penjelasan:
Buku ini bukan sebuah karya fiksi seperti pada contoh sebelumnya, sehingga yang tertulis adalah ringkasan buku bukan sinopsis. Namun, sebetulnya keduanya sama, yaitu memberikan gambaran mengenai isi buku. Di luar itu, contoh resensi buku tersebut tetap memuat struktur yang wajib dicantumkan.
Bagi orang yang belum pernah menulis resensi buku, tentu kebingungan menentukan kelebihan dan kekurangan. Namun, tidak ada pedoman khusus, karena setiap pembaca buku memiliki penafsiran berbeda mengenai buku tersebut.
6. Contoh Resensi Buku Atomics Habit
Atomics Habit: Perubahan Kecil yang Memberikan Hasil Luar Biasa
Ebooks Gramedia
Identitas Buku
Judul : Atomic Habits (Perubahan Kecil yang Memberikan Hasil Luar Biasa)
Penulis : James Clear
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2019
Jumlah halaman : 356 halaman
Harga : Rp108.000,00
Ringkasan Buku
Buku yang ditulis oleh James Clear ini menjelaskan bahwa perubahan kecil seringkali dianggap remeh. Padahal, sebenarnya dapat memberikan hasil yang menjanjikan serta berpengaruh dalam hidup.
Pasalnya, hal yang penting bukan sekadar perubahan perilaku perbaikan tunggal, tetapi ribuan perbaikan dan bisa menjadi dasar dari sebuah sistem.
Dalam buku ini, James menjelaskan ada tiga tingkat perubahan, diantaranya yaitu perubahan hasil, perubahan proses, serta perubahan identitas. Menurutnya, cara terbaik dan paling efektif untuk mengubah kebiasaan bukan berasal dari apa yang ingin dicapai, tetapi tipe orang seperti apa yang diinginkan.
Sebab, identitas seseorang terbentuk dari kebiasaan yang ia lakukan setiap hari. Contoh kecil, seorang penyanyi menjadi hebat, karena ia berlatih menyanyi terus menerus.
James Clear memperkenalkan kepada pembaca tentang 4 kaidah perubahan perilaku yang bisa membantu mengubah perilaku manusia. Empat kaidah tersebut yaitu menjadikannya terlihat, menjadikannya menarik, menjadikannya mudah, dan yang terakhir menjadikanya memuaskan.
Keempat kaidah tersebut dijelaskan secara detail dan jelas dengan disertai contoh. Sehingga, membuat pembaca dapat memahami penjelasan yang diberikan.
Selain itu, penulis buku juga mengatakan bahwa rahasia untuk memaksimalkan peluang sukses, yaitu memiliki arena kompetisi tepat. Sebuah kebiasaan menjadi lebih mudah kalau selaras dengan kemampuan alami.
Intinya, secara garis besar, buku ini memaparkan cara atau strategi untuk melakukan hal-hal kecil demi perubahan yang lebih besar dalam hidup kita.
Kelebihan
Buku ini memiliki banyak kelebihan, terutama dalam hal isi. Bagi pembaca yang ingin mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru yang lebih positif, buku ini sangat layak untuk dibaca dan dipahami.
Kita tidak perlu khawatir kesulitan untuk menerapkan cara yang dipaparkan. Pasalnya, langkah demi langkah dijelaskan dengan detail, yakni cara yang tepat untuk mengubah atau membiasakan perilaku positif melalui perubahan kecil.
Selain itu, penjelasan yang diberikan sangat runtut dan jelas. Disamping itu, ada juga poin-pon yang dapat membantu pembaca dalam memahami pesan atau maksud buku ini.
Hal yang lebih menarik adalah sudah disertai dengan contoh cerita nyata yang telah berhasil menerapkan perubahan kebiasaan kecil untuk memperoleh hasil yang diharapkan. Sehingga, buku ini sangat direkomendasikan untuk dibaca.
Kekurangan
Buku ini termasuk buku terjemahan dari bahasa Inggris. Oleh karena itu, masih ditemukan beberapa kata yang sulit dipahami. Sebab, terdapat beberapa pemilihan kata yang kurang tepat, sehingga membuat pembaca salah mengartikan.
Selain itu, memang buku ini termasuk buku self help. Sehingga, isinya sangat positif. Selain itu, dapat mempengaruhi pembacanya dan memberikan harapan yang baik. Tetapi, walau sudah diberikan langkah-langkahnya, ada kemungkinan strategi tersebut tidak berhasil diterapkan pada individu tertentu.
Maka dari itu, buku ini tidak direkomendasikan untuk pembaca yang tidak menyukai buku-buku self help.
Penjelasan:
Resensi di atas hampir mirip dengan yang sebelumnya, yaitu bukan buku cerita fiksi. Sehingga, sinopsis bisa diganti dengan ringkasan buku, tetapi tetap menjelaskan gambaran isi buku secara ringkas.
Selain itu, hal yang tidak boleh ketinggalan tentunya struktur resensi meliputi judul, identitas, serta penilaian. Supaya dapat memberikan penilaian serta mengetahui baik dan buruknya atau kelebihan dan kekurangannya, kamu harus membaca bukunya terlebih dahulu.
Bisa Membuat Contoh Resensi Buku Sendiri?
Itulah contoh resensi buku beserta struktur dan penjelasannya yang lengkap. Dengan memahami apa itu resensi, struktur, serta contohnya yang sudah dijelaskan pada artikel ini, semoga kamu tidak kesulitan dalam meresensi buku. Dengan begitu, buku yang dibaca juga memberikan manfaat untuk orang lain.
Dalam bidang karya tulis, paragraf argumentasi adalah unsur yang harus selalu ada. Itu karena fungsi paragraf ini ialah untuk memberi bobot pada pendapat Anda, serta meyakinkan pembaca bahwa pendapat Anda patut didukung. Bacalah artikel ini agar Anda mengerti pola dan ciri-ciri paragrafnya.
Apa Itu Paragraf Argumentasi?
Menurut buku Kamus Besar bahasa Indonesia, istilah argumentasi berasal dari kata “argumen” atau “argument” dalam bahasa Inggris. Makna kata “argumen” itu sendiri berarti dukungan atau penolakan terhadap suatu gagasan yang orang lain kemukakan.
Dari pengertian itu, maka paragraf argumentasi adalah sebuah bentuk tulisan yang mendukung atau menolak gagasan yang orang lain kemukakan. Tulisan argumentasi tersebut harus mengandung bukti-bukti yang benar dan dapat diterima oleh akal sehat agar pembacanya percaya.
Ada beberapa unsur penting yang wajib terkandung dalam sebuah paragraf yang bernada argumentatif.. Misalnya hasil penelitian, analisis data, serta pandangan pro atau kontra terhadap suatu ide. Ada pula pembuktian dalam bentuk penyajian data-data yang telah penulis temukan.
Pola yang Terkandung dalam Paragraf Argumentasi
Bentuk paragraf ini memiliki sekitar empat pola yang dapat Anda gunakan untuk menyampaikan gagasan secara objektif. Setiap pola pada paragraf ini memiliki karakteristiknya masing-masing. Selengkapnya simak di bawah ini.
1. Analogi
Membuat sebuah perbandingan atau analogi dalam argumentasi dapat Anda gunakan untuk membuktikan pendapat Anda. Pola argumentasi ini melibatkan perbandingan antara dua objek atau topik yang serupa untuk membuat kesimpulan yang hasilnya mirip satu sama lain.
2. Generalisasi
Pola generalisasi atau persamaan dalam paragraf argumentasi adalah bentuk tulisan argumen yang mengutamakan penarikan kesimpulan dari pendapat mayoritas. Itu karena topik yang paragraf ini dukung atau tolak telah mendapat dukungan dari banyak orang serta jurnal-jurnal ilmiah resmi.
3. Testimoni
Testimoni atau kesaksian yaitu pola tulisan argumentasi yang melibatkan pernyataan langsung dari si penulis argumen. Penulis yang berargumen lewat pola testimoni ini wajib menceritakan apa yang telah dia lihat, dengar, atau alami secara faktual supaya argumentasinya tidak dapat orang bantah.
4. Sebab-Akibat
Pola sebab-akibat dalam sebuah paragraf argumentasi adalah bentuk tulisan yang menjabarkan masalah pada topik utama sebelum menjelaskan akibatnya. Namun pola ini dapat Anda balik menjadi pola akibat-sebab; Anda sebutkan dulu akibat dari sebuah masalah, lalu jabarkan topik utamanya.
Ciri-Ciri Utama Paragraf Argumentasi
Sekarang, Anda harus tahu ciri utama yang harus selalu ada dalam sebuah argumentasi. Ada kurang lebih empat ciri-ciri yang sebaiknya Anda ketahui sebelum Anda mulai menulisnya. Ciri-ciri utama yang terdapat pada sebuah paragraf argumentasi adalah adalah sebagai berikut:
1. Dilengkapi oleh Data-Data
Hal pertama yang membedakan argumentasi dan opini ialah adanya data-data yang sanggup melengkapi hasil penelitian Anda. Data-data tersebut bisa berupa grafik, rekaman video atau foto, tabel survei, dan juga kutipan dari ilmuwan ternama.
Anda dapat menemukan data-data untuk argumentasi di karya tulis ilmiah dari berbagai sumber. Contohnya seperti observasi langsung di lapangan, membaca jurnal ilmiah, atau melakukan interview dengan subjek penelitian.
2. Memiliki Sumber yang Terpercaya
Ciri kedua dari paragraf argumentasi adalah data penelitian itu Anda temukan dari sumber-sumber yang terpercaya. Baik itu dari jurnal ilmiah yang sudah tervalidasi maupun para ahli yang temuannya telah diakui oleh lembaga penelitian resmi.
Anda jangan memasukkan data yang sumbernya tidak diketahui secara jelas ke dalam argumentasi Anda. Apabila data tersebut datang dari postingan media sosial atau gosip di masyarakat, maka data itu tidak layak untuk Anda jadikan bukti argumen.
3. Lakukan Analisis terhadap Hasil Penelitian
Sekadar memiliki data dari sumber yang terpercaya saja belum cukup; Anda wajib melakukan analisis terhadap hasil penelitian. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah bukti yang Anda miliki dapat mendukung argumentasi Anda atau tidak.
Anda bisa memisahkan hasil penelitian Anda untuk melihat mana data yang relevan dengan argumentasi Anda. Selain itu, Anda pun bisa melakukan penggolongan data demi membuat hasil penelitian Anda lebih rapi dan mudah orang baca.
4. Menjelaskan Hasil Temuan secara Objektif
Ciri nomor empat dari paragraf argumentasi adalah penjelasan yang bersifat objektif terhadap apa yang telah Anda temukan. Jika perlu, Anda bisa melengkapi argumen Anda dengan bukti nyata seperti foto, video, dan bahkan sampel penelitian.
Ingat, Anda harus menerangkan hasil temuan secara objektif dan kritis ketika menjelaskan argumentasi Anda. Jangan sampai penelitian Anda tercemar oleh opini pribadi, gosip-gosip, atau prasangka terhadap hal apapun.
5. Adanya Rangkuman atau Kesimpulan Penelitian
Di akhir argumentasi Anda wajib ada sebuah rangkuman atau kesimpulan dari hasil penelitian tersebut. Rangkuman argumentasi itu tidak perlu panjang-panjang; cukup garis besarnya saja beserta hasil temuan Anda dan argumen-argumennya.
Jika Anda tahu caranya, Anda sebaiknya menulis kesimpulan tersebut dengan nada yang persuasif. Tujuannya ialah untuk meyakinkan sebanyak mungkin pembaca bahwa pandangan yang Anda kemukakan adalah benar.
Contoh-Contoh Paragraf Argumentasi
Masih banyak orang, termasuk juga siswa-siswi sekolah, yang kurang paham dengan bentuk argumentasi yang benar. Oleh sebab itu, contoh-contoh paragraf argumentasi adalah di bawah ini. Siapa tahu Anda perlu ide dalam menulis argumentasi sendiri.
1. Argumentasi Dukungan
Biasanya, orang-orang beranggapan jika paragraf argumentasi adalah suatu sarana untuk mendukung sebuah gagasan. Oleh sebab itu, simaklah argumentasi dukungan pada bagian ini:
Pada awal tahun 2023, pemerintah negara Republik Indonesia melalui Kementerian Perdagangan sempat membuka keran impor pakaian. Izin impor pakaian dari luar negeri ini ternyata dimanfaatkan oleh sejumlah oknum pebisnis untuk mendatangkan baju-baju bekas.
Pemerintah pun geram atas tindakan oknum pebisnis itu, dan segera menyita barang jualan mereka untuk dihancurkan. Saya berpendapat bahwa tindakan pemerintah menyita pakaian-pakaian bekas itu adalah benar, dengan berbagai pertimbangan:
Pertama, impor baju-baju bekas ini dapat mematikan bisnis UMKM masyarakat kita dalam bidang busana. Adanya produk-produk bekas, menurut beberapa pengrajin busana lokal Indonesia, dapat membanjiri pasar-pasar kita dengan barang murahan.
Kedua, pemerintah Indonesia memang sudah menerbitkan aturan mengenai impor baju bekas semenjak tahun 2015. Melalui Peraturan Kementerian Perdagangan atau Permendag Nomor 15, pemerintah wajib melindungi pasar Indonesia dari gempuran barang bekas impor.
Ketiga, banyak dari pakaian bekas yang dijual kembali di Indonesia berstatus sebagai barang ilegal dan juga barang yang bermutu rendah. Peredaran barang-barang ilegal dan bermutu rendah dapat merusak citra produk-produk asli buatan negeri kita dan mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat lokal.
2. Argumentasi Penolakan
Adapun bentuk argumentasi berikutnya yang dapat masyarakat pilih yaitu argumen untuk menolak suatu gagasan. Contoh penolakan dalam paragraf argumentasi adalah seperti di bawah ini:
Perkembangan internet dalam ranah ilmu pengetahuan dan teknologi memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi apapun yang mereka butuhkan. Hal ini dapat kita lihat dari kegiatan belajar-mengajar di sekolah-sekolah, dimana tugas-tugas bisa peserta didik cari dan kirimkan lewat internet.
Sarana belajar yang cepat dan efisien tentu saja sangat berguna untuk menunjang aktivitas peserta didik di sekolah. Masalahnya adalah pemerintah seperti memaksa sekolah-sekolah untuk memiliki jaringan internetnya sendiri. Menurut saya, hal ini tidak boleh sampai terjadi dengan dua alasan utama:
Satu, belum tentu semua sekolah memiliki sarana dan prasarana yang memadai, seperti laboratorium komputer atau sistem server internet. Selain itu, masih banyak sekolah yang mengalami kekurangan dana operasional, sehingga mereka tak mampu menyediakan jaringan internet bagi siswa-siswinya.
Kedua, ada puluhan ribu guru di Indonesia yang kurang pandai dalam menggunakan internet sebagai media mengajar yang benar. Daripada pemerintah memaksakan sekolah-sekolah untuk punya jaringan internet, lebih baik pemerintah melatih dulu guru-guru tersebut agar menjadi lebih melek teknologi.
3. Argumentasi Kritik
Inilah contoh argumentasi yang kurang masyarakat pahami, sebab dalam bentuk tulisan ini, penulisnya sedang menilai suatu topik. Penulis argumen tersebut tidak benar-benar menolak sebuah gagasan, tetapi dia pun tidak mendukungnya.
Sejumlah elemen masyarakat pun protes, berteriak, dan mengadu jika pemerintah kita tidak pro-rakyat. Ribuan anggota ormas berorasi dan berpidato jika yang namanya Undang-Undang Cipta Kerja ini hanyalah alat bagi kaum kapitalis untuk menindas rakyat kecil.
Saya juga merasa tidak puas dengan tingkah pemerintah, yang seperti ogah dalam meredakan ketegangan di masyarakat kita. Rakyat menuntut kejelasan atas nasib mereka di dunia industri, tetapi pemerintah dan menteri-menterinya seakan adem ayem saja.
Ketidakpuasan saya datang dari pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja yang seperti terburu-buru. Jika Indonesia memang sangat membutuhkan tenaga kerja baru, mengapa tidak mengadakan acara job fair di berbagai kota di Indonesia? Ini lebih mudah daripada mendatangkan tenaga kerja asing.
Berikutnya, pemerintah berkata bahwa UU Cipta Kerja dapat membuka kesempatan untuk berinvestasi. Sekarang, siapa yang dapat berinvestasi di bawah peraturan baru ini, bisnis lokal atau bisnis luar negeri? Ingat, jangan sampai kekayaan negeri kita habis dibawa lari oleh tangan-tangan asing.
Sudah Paham dengan Paragraf Argumentasi Ini?
Demikianlah artikel ini membahas seputar argumentasi yang terdapat dalam karya-karya tulis. Bagi Anda yang sedang menulis karya tulis ilmiah, paragraf argumentasi adalah bobot tambahan penting yang dapat mendukung poin-poin Anda. Oleh karena itu, Anda harus tahu bagaimana cara menulisnya.
Setiap paragraf tentunya memiliki ide pokok atau gagasan utama yang menjadi dasar pengembangan paragraf tersebut. Namun, untuk menemukan gagasan tersebut memang tidak mudah.
Artikel ini akan menjelaskan pengertian, ciri-ciri, cara menemukan, hingga contoh dari gagasan utama. Dengan mempelajarinya, tentu akan lebih mudah dalam memahami maksud dari setiap paragraf.
Pengertian Ide Pokok
Gagasan utama atau ide pokok adalah ide yang menjadi dasar susunan sebuah paragraf dalam tulisan. Dalam satu paragraf hanya ada satu gagasan utama saja. Sementara itu, ide tersebut bisa disampaikan oleh pengarang, baik secara langsung maupun tidak.
Keberadaan gagasan utama ini sangat penting bagi pembaca, karena memberikan informasi pokok sebuah topik yang sedang dibahas.
Nah, dalam mengembangkan sebuah paragraf atau tulisan tersebut, penulis akan memberikan gagasan atau kalimat penjelas sebagai pendukung.
Biasanya, gagasan utama terletak di awal paragraf. Jika demikian, paragraf tersebut disebut paragraf deduktif. Sementara itu, kalau terletak di akhir paragraf, maka dinamakan sebagai paragraf induktif. Jika terletak di bagian awal dan akhir paragraf, maka termasuk paragraf campuran.
Ciri-Ciri Ide Pokok
Untuk mempermudah pembaca dalam menemukan gagasan utama, ada beberapa ciri-ciri yang harus diperhatikan. Adapun cirinya-cirinya adalah sebagai berikut:
1. Jelas dan Tidak Berbelit
Ide sebuah paragraf tentu disampaikan dengan jelas dan tidak berbelit-belit. Selain itu, maknanya tidak terbatas atau bermakna sempit, namun tidak terlalu luas juga.
Di samping itu, inti dari gagasan tersebut juga harus dinyatakan secara jelas. Dengan demikian, pembaca mudah memahaminya dan menangkap gagasan atau ide utama tersebut.
2. Bersifat Umum
Ciri yang kedua, yaitu bersifat umum. Artinya, ide tersebut harus bisa dikerucutkan atau dijabarkan lagi dengan lebih detail dan spesifik. Maka dari itu, ide atau gagasan utama harus mengandung topik maupun hal-hal yang umum.
3. Gagasan Pendukung
Ciri yang ketiga masih berkaitan dengan sifat dari ide pokok yang umum. Karena bersifat umum, maka tidak bisa berdiri sendiri tanpa diberi kalimat penjelas. Kalimat ini disebut juga sebagai gagasan pendukung atau penjelas.
Fungsi dari gagasan pendukung adalah memberikan penjelasan lebih spesifik mengenai ide utama paragraf sebelumnya. Sehingga, paragraf menjadi padu serta mudah dipahami dan dimengerti.
4. Implisit dalam Paragraf
Keberadaan gagasan atau ide utama bisa saja tidak secara langsung disampaikan oleh penulis, namun secara implisit atau tersirat. Artinya, tidak dinyatakan secara jelas, tetapi terkandung dalam kata-kata lain di sebuah paragraf.
Misalnya, tersirat dari fakta, alasan, atau contoh mengenai topik yang dibahas dengan memberi petunjuk tentang gagasan utama. Dengan adanya petunjuk ini, pembaca dapat menemukan gagasan utama dalam teks yang dipilih.
6 Cara Mudah Menemukan Ide Pokok
Berikut 6 cara mudah untuk menemukan gagasan utama yang bisa dicoba, yaitu:
1. Baca Seluruh Paragraf
Cara pertama yang bisa dilakukan, yaitu membaca keseluruhan paragraf. Sebagai pembaca, tentu harus cermat dan berkonsentrasi ketika membaca. Bacalah kata demi kata yang terdapat dalam paragraf tersebut.
Di samping itu, bacalah setiap informasi yang disampaikan oleh penulis dengan teliti dan cermat. Dengan cara ini, tentu dapat membantu kamu untuk menemukan dan menentukan gagasan atau ide utama. Sehingga, kamu bisa membedakan gagasan utama serta gagasan penjelas atau pendukung dengan tepat.
2. Pisahkan Kalimat Utama
Setelah mengetahui mana gagasan utama dan gagasan penjelas, langkah berikutnya adalah memisahkan kalimat utama.
Secara sederhana, kalimat utama, yaitu kalimat yang mengandung gagasan utama, pikiran pokok, atau ide utama pada satu paragraf. Nah, kalimat utama yang terdapat dalam sebuah paragraf akan diikuti oleh kalimat penjelas.
Untuk dapat memisahkan kalimat utama dan kalimat penjelasan, tentu kamu harus mengetahui ciri-cirinya. Kalimat utama mengandung gagasan utama, sedangkan kalimat penjelas berisi penjelasan yang bisa berupa contoh, bukti, atau rincian khusus.
3. Tandai Temuan Penting
Cara untuk menemukan ide pokok berikutnya adalah menandai temuan penting yang terdapat dalam sebuah paragraf. Temuan tersebut bisa berupa informasi yang menjadi pokok dari topik yang dibahas.
Informasi itu bisa berada di setiap kalimat atau paragraf. Kamu bisa memberikan tanda pada beberapa kata yang menurutmu adalah informasi menarik, tapi sekaligus penting.
Jika kamu menemukan temuan penting pada dua kalimat atau lebih, cobalah untuk melakukan seleksi. Pertimbangkan dengan baik kalimat-kalimat tersebut. Sehingga, kamu bisa menemukan gagasan utama dengan mudah.
4. Perhatikan Kalimat Penjelas
Meskipun kamu sudah bisa menandai temuan penting, bukan berarti boleh mengabaikan kalimat penjelas. Kamu harus memperhatikan kalimat penjelas yang merupakan pendukung dari gagasan utama.
Jika ada penggunaan kata berulang yang berfungsi untuk menjelaskan kalimat sebelumnya atau sesudahnya, maka itu bisa menunjukkan bahwa kalimat tersebut adalah kalimat penjelas.
Selain itu, perhatikan juga apakah kalimat penjelas berdiri sendiri atau tidak. Kalau berdiri sendiri, maka itu tidak bisa disebut sebagai gagasan utama. Dengan tetap memperhatikan kalimat penjelas, kamu dapat menemukan kalimat utama dari paragraf tersebut.
5. Simpulkan Isi Paragraf
Cara untuk menemukan gagasan utama berikutnya, yaitu menyimpulkan isi paragraf. Pada dasarnya, simpulan sebuah paragraf pasti mengandung isi keseluruhan dalam paragraf tersebut.
Dengan membuat kesimpulan dari paragraf, tentu dapat membantu kamu dalam mencari dan menemukan sebuah gagasan utama. Sehingga, kamu tidak akan kesulitan.
Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk membuat simpulan isi paragraf, yaitu:
Pertama, tulis ringkasan singkat dengan kata-katamu sendiri tentang tulisan atau paragraf yang sudah dibaca.
Cobalah untuk mempertimbangkan ringkasan yang sudah kamu tulis, tanyakan pada dirimu sendiri “Apakah ringkasan yang sudah dibuat sesuai dengan topik umum dalam paragraf?”.
Berikutnya, tanyakan pada dirimu lagi, “Apakah simpulan atau ringkasan yang sudah dibuat mengandung ide yang sama atau sesuai dengan yang disampaikan penulis dalam paragraf tersebut?”.
6. Tandai Ide Pokok
Dalam proses menentukan ide utama, bukan tidak mungkin kamu akan lupa ketika berlanjut membaca kalimat berikutnya. Oleh karena itu, saat kamu sudah menemukan gagasan utama, segera tandai, sehingga dapat meminimalisir lupa. Dengan demikian, kamu bisa menemukan gagasan utama lebih cepat dan mudah.
Fungsi Ide Pokok
Barangkali kamu masih bertanya-tanya, apa yang membuat gagasan utama menjadi penting untuk dicari. Nah, ide utama dalam sebuah paragraf itu memiliki fungsi yang dapat memudahkan pembaca untuk mengetahui inti atau pokok bahasan dalam sebuah tulisan.
Dengan mengetahui gagasan utama dalam tulisan, pembaca dapat menghindari dan meminimalisir kesalahan dalam memahami informasi yang ingin disampaikan oleh penulis.
Pasalnya, satu gagasan utama bisa diuraikan menjadi satu paragraf panjang dengan banyak kalimat penjelas. Sehingga, tidak jarang pembaca justru merasa kesulitan maksud dari penulis.
Sebaliknya, dengan memahami ide atau gagasan utama penulis dalam sebuah paragraf, maka pembaca dapat mengetahui dengan baik inti atau pokok pada paragraf yang dibaca.
Contoh Ide Pokok
Setelah memahami cara menemukan dan fungsi dari gagasan utama, berikut contoh penerapannya, agar semakin menambah pemahamanmu. Perhatikan paragraf di bawah ini.
“Alat bantu dengar baru menggunakan magnet dengan tujuan untuk menahan bagian pemrosesan suara yang nantinya bisa dilepas dari tempatnya. Seperti alat bantu lainnya, ini mengubah suara menjadi getaran, tetapi unik, karena dapat mengirimkan getaran langsung ke magnet dan kemudian ke telinga bagian dalam. Selain itu, dapat menghasilkan suara yang lebih jernih. Perangkat baru ini tidak akan membantu semua orang dengan gangguan pendengaran—hanya mereka yang memiliki gangguan pendengaran yang disebabkan oleh infeksi atau masalah lain di telinga tengah. Alat ini mungkin hanya akan membantu tidak lebih 20% dari semua orang yang memiliki masalah dengan pendengaran. Namun, orang-orang yang mengalami infeksi telinga terus-menerus harus merasa lega dan memulihkan pendengaran dengan perangkat baru.”
Jika diperhatikan, secara konsisten penulis membicarakan “alat bantu dengar baru” dalam paragraf tersebut. Namun, yang ingin penulis sampaikan bukan hanya mengenai alat bantu dengar baru.
Lebih dari itu, penulis ingin mengatakan bahwa “alat bantu dengar baru sekarang sudah tersedia, tapi tidak bisa digunakan oleh semua orang dengan gangguan pendengaran”.
Ide atau gagasan utama tersebut tidak secara langsung berada di awal maupun akhir paragraf. Namun, disampaikan oleh penulis secara implisit atau tersirat yang terkandung dalam seluruh paragraf.
Sehingga, pembaca harus membaca keseluruhan paragraf dengan cermat dan teliti, lalu membuat kesimpulan mengenai isi paragraf tersebut.
Sudah Bisa Temukan Ide Pokok?
Itulah informasi penting mengenai pengertian, ciri-ciri, cara menemukan, fungsi, dan contoh ide pokok. Dengan memahami cara untuk menemukan ide atau gagasan dari sebuah paragraf, kamu bisa dengan mudah mengetahui inti atau pesan yang ingin disampaikan penulis.
Resensi adalah suatu penilaian terhadap karya, sehingga isi karya dapat memiliki ulasan. Dengan demikian, pembaca atau penonton dapat mempertimbangkan untuk menikmati karya tersebut atau tidak. Resensi sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, apa sajakah itu? Simak selengkapnya di sini!
Apa Itu Resensi?
Jika Anda memiliki hobi membaca buku, menonton film, menonton drama, dan sejenisnya. Sebelum melihat sebuah karya, terkadang Anda akan mencari ulasannya terlebih dahulu. Nah, ulasan tersebutlah yang dinamakan sebagai resensi. Mudahnya, resensi merupakan penilaian terhadap sebuah karya.
Lewat adanya ulasan, Anda dapat mempertimbangkan kembali saat akan melihat sebuah karya. Secara umum, Anda dapat menemukan ulasan tersebut di surat kabar, media sosial, blog, majalah, dan lain sebagainya.
Meskipun berupa ulasan, namun penulisan resensi tidak boleh sembarangan. Oleh sebab itu, untuk penulis ulasan ini harus memahami gaya bahasa yang baik. Selain itu, penulis juga harus memiliki banyak pengetahuan tentang karya serupa. Sehingga, penulis dapat menjadikannya sebagai perbandingan.
Bukan hanya itu saja, penulis harus memahami tentang pengertian, tujuan, jenis, struktur, hingga unsur resensi dalam penulisannya. Jika ingin mencoba menjadi penulis novel atau buku, maka Anda bisa memulainya dengan menulis ulasan terlebih dahulu.
Secara sederhana, resensi adalah kegiatan membahas, mengkritik, memberikan ungkapan, dan menilai kembali isi yang ada di dalam karya. Dalam pembuatan resensi, Anda dapat memaparkannya dengan membuat data, sinopsis, dan kritikan untuk sebuah karya.
Sementara itu, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resensi ialah pembicaraan mengenai pertimbangan isi buku atau karya lainnya. Secara bahasa, resensi berasal dari kata Belanda “resentie” dan kata Latin “recensio” atau “revidere”. Ketiga kata tersebut memiliki arti mengulas atau melihat kembali.
Lalu, di dalam bahasa Inggris, ulasan ini lebih dikenal sebagai “review”. Kata tersebut seringkali digunakan untuk menilai sebuah hal, baik itu karya, peralatan, maupun mata pelajaran. Namun, review biasanya lebih fokus terhadap penilaian sebuah karya.
Ketika menulis sebuah ulasan, Anda juga harus mencantumkan kelebihan, kekurangan, dan informasi lainnya yang ada di dalam karya tersebut. Sekarang ini, sudah banyak tulisan ulasan yang berhasil terbit di media massa. Baik itu majalah, koran, maupun media lainnya.
Unsur Penulisan Teks Resensi
Dalam menulis teks resensi, Anda harus memperhatikan unsurnya dengan teliti. Hal tersebut penting karena dapat mempengaruhi kualitas ulasan yang ditulis. Oleh sebab itu, ketahui beberapa unsurnya berikut ini:
1. Judul
Agar mudah dikenali, maka sertakan judul ulasan. Namun, masih banyak pemula yang membuat kesalahan saat menulis judul ulasan. Secara umum, pemula sering melakukan kesalahan menulis judul ulasan sama seperti judul buku. Padahal, ulasan dirancang oleh peresensi, jadi tidak wajib menggunakan judul buku.
Ketika akan meresensi buku, Anda harus mencantumkan dua judul. Bagian pertama adalah judul ulasan yang dibuat oleh peresensi. Pada judul ini, peresensi dapat mengaturnya sesuka hati.
Penggunaan judul ulasan yang baik adalah judul yang tidak sama dengan judul utama buku. Ini penting karena harus ada pembeda antara judul utama dan judul resensinya.
Kemudian judul yang kedua adalah judul buku yang telah diresensi. Umumnya, judul buku diletakkan pada bagian identitas. Sebab judul buku menjadi identitas utama dari buku yang akan diresensi. Penulisan judul ini tidak boleh diubah, sebab memiliki sifat sebagai pengenal buku.
2. Identitas dan Data Buku
Unsur resensi selanjutnya adalah identitas dan data buku. Jika membahas tentang identitas buku, maka membutuhkan beberapa poin yang harus diinput. Antara lain seperti judul buku, nama penulis buku, tahun terbit buku, lokasi penerbitan, ketebalan buku, hingga harga buku.
Setiap unsur data buku tersebut harus dicantumkan dalam ulasan. Ini berfungsi untuk memudahkan pembaca mengetahui tentang informasi buku yang diresensi tersebut. Jadi, jika pembaca merasa tertarik untuk membeli buku yang sudah Anda ulas, mereka bisa mencatat data buku yang sudah dituliskan.
Selain itu, identitas buku juga berguna untuk mendatangkan honor. Ketika Anda mengirimkan ulasan buku ke majalah, surat kabar, atau media lainnya. Baik itu tingkat regional maupun nasional, maka ulasan milik Anda otomatis akan dimuat dan Anda bisa menjadikannya sebagai bukti publish.
Jika ulasan yang Anda tulis berhasil dimuat, maka Anda bisa menghubungi penerbit buku resensi tersebut. Karena Anda bisa mendapatkan honor dari pihak penerbit. Namun, tidak selalu berbentuk honor, karena ada juga yang memberikan doorprize. Tergantung kebijakan dari masing-masing penerbit.
3. Pendahuluan
Ketika menulis pendahuluan ulasan buku, maka Anda harus memperhatikannya secara detail. Oleh sebab itu, pastikan pendahuluan mudah dipahami dan menarik perhatian. Sehingga, pembaca akan merasa terkesan saat membacanya.
Selain itu, gunakan juga pemilihan diksi berbobot, namun tetap sederhana. Menariknya, sebuah pendahuluan akan tergantung pada wawasan Anda dalam menulis. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh melakukan ulasan, meskipun belum terampil.
Jika mengalami kesulitan dalam menulis pendahuluan, Anda bisa membaca seluruh isi buku terlebih dahulu. Karena sudah pasti buku memiliki informasi dan data-data menarik yang bisa Anda angkat sebagai bahan penulisan.
Dalam menulis pendahuluan ulasan, pastikan tidak membuatnya terlalu panjang. Mungkin cukup satu sampai dua paragraf saja. Karena secara umum, penulisan ulasan memang dibatasi. Apalagi jika Anda akan mengirimnya ke surat kabar, pasti ada pembatasan kata. Jadi, itu tergantung kebijakan media massanya.
Pada bagian pendahuluan ulasan, Anda juga harus mencantumkan nama penulis buku. Buatlah perkenalan singkat tentang pengarang buku yang sudah tertulis.
Meskipun bagian tersebut sudah ada di identitas buku, namun lebih baik cantumkan juga di pendahuluan. Selain itu, berikan juga pemaparan tentang proses karya dan tema buku resensi.
4. Isi Resensi
Bagian isi resensi adalah bagian yang paling mendasar, karena dijadikan sebagai tubuh atau inti ulasan. Pada bagian ini, Anda wajib mencantumkan inti pesan dari resensi. Dalam penulisannya, harus to the point dan tidak basa basi. Jika terlalu basa basi, maka pembaca bisa bosan.
Kebanyakan orang lebih sering membaca bacaan yang jelas, singkat, dan padat. Apalagi kini sudah bermunculan teknologi canggih yang menjadi pengaruhnya. Oleh sebab itu, buatlah isi ulasan yang praktis dibaca, sehingga tingkat keterbacaannya akan tinggi.
Tips menulis bagian tubuh ulasan, Anda bisa memasukkan pernyataan tentang buku. Misalnya seperti bagian dari buku yang paling menarik perhatian. Pastikan untuk menulisnya dalam bahasa sederhana atau buatlah sinopsis secara singkat.
Peresensi bisa meringkas sinopsis buku dan menulisnya sebagai ulasan. Bukan hanya sekedar mengcopy sinopsi asli yang ditulis oleh pihak penerbit buku. Jika mampu membuat sinopsis ulasan yang menarik, maka sudah dipastikan bahwa keterampilan Anda dalam mengulas bagus.
Nah, dengan demikian, teks ulasan buatan Anda akan memenuhi standar. Oleh sebab itu, pastikan Anda menulis sinopsis resensi yang dapat membuat orang-orang terkesan. Pada bagian ini, jangan lupa untuk mencantumkan kelebihan dan kelemahan buku.
Meski harus menyertakan kelemahan buku, namun bukan berarti Anda harus menjelekkan buku tersebut. Sebab peresensi memiliki sifat seperti marketing dengan tujuan sebagai pemasar buku melalui tulisan review.
Anda cukup memaparkan sedikit kelemahannya saja. Sementara itu, Anda bisa menuliskan banyak kelebihan dari buku. Sehingga, buku dapat menarik perhatian orang-orang untuk membacanya.
Jika Anda berhasil memasarkan buku melalui ulasan, maka kemungkinan besar pihak penerbit akan memberikan hadiah. Selain hal-hal tersebut, adapun hal lain yang perlu Anda tuliskan pada bagian isi ulasan. Contohnya rumusan kerangka dan tinjauan bahasa buku. Ini bertujuan untuk menghindari kesalahan cetak.
5. Penutup
Bagian penutup dibuat untuk memberikan kesimpulan dari ulasan. Oleh sebab itu, penulisan penutup ulasan tidak perlu panjang. Lakukan secara singkat, mungkin cukup dengan satu paragraf saja. Jadi, pembaca dapat memahaminya dengan lebih mudah.
Seperti penjelasan di atas bahwa, ulasan memiliki sifat marketing. Jadi, buatlah penutup yang mengajak orang-orang untuk membeli dan membaca karya tersebut. Ini adalah semacam rekomendasi.
Sebagai contoh, seperti kalimat mengajak membaca buku tersebut. Jika memang direkomendasikan, maka beritahu siapa saja yang dapat membaca bukunya. Misalnya, lebih cocok dibaca oleh mahasiswa, remaja, dosen, dan lain sebagainya.
Selain itu, berikan juga alasan Anda tentang mengapa buku tersebut wajib untuk dibaca. Berikan penjelasan yang logis dan objektif, sehingga ulasan bisa tersampaikan ke pembaca.
Jenis-Jenis Resensi
Ada beberapa jenis ulasan yang bisa Anda buat. Berikut adalah jenis-jenis resensi sesuai klasifikasi dan tujuannya:
1. Resensi Evaluatif
Ketika menulis ulasan evaluatif, maka pembahasan atau evaluasinya tentang karya harus lebih mendalam. Ulasan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang kualitas dan nilai dari karya yang sedang dibahas.
Dikenal sebagai ulasan sistem peringkat, ulasan evaluatif sering menggunakan rating atau skor dalam skala angka. Hal tersebut bertujuan untuk membuat pembaca lebih cepat memahami nilai dari karya tersebut secara keseluruhan.
2. Resensi Kritis
Resensi kritis akan memberikan pembahasan yang lebih menyeluruh terhadap karya yang diresensi. Meskipun hampir mirip dengan ulasan evaluatif, yakni sama-sama memberikan analisis yang lebih mendalam. Akan tetapi, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Di mana ulasan kritis adalah resensi yang berisi tentang pandangan peresensi terhadap karya. Sehingga, pembaca dapat mempertimbangkannya kembali. Selain itu, ulasan ini juga sering digunakan dalam karya kontroversial.
3. Resensi Deskriptif
Ulasan ini akan memberikan deskripsi secara sederhana tentang buku yang sedang ditinjau. Resensi deskriptif tidak perlu ada evaluasi atau penilaian tentang karyanya. Hal tersebut terjadi karena jenis ulasan ini hanya akan memberikan informasi saja. Misalnya seperti visual buku, ukuran buku, dan ketebalan buku.
4. Resensi Informatif
Lewat ulasan informatif, pembaca dapat mengetahui informasi tentang buku yang ingin dibelinya. Informasi dalam ulasan ini harus diberikan secara rinci dan memiliki evaluasi singkat.
Ulasan Informatif bertujuan untuk menggambarkan kelebihan dan kekurangan suatu karya dengan menyeluruh. Terutama pada karya baru atau yang asing bagi para pembaca.
Struktur Resensi
Resensi adalah peninjauan yang dilakukan dengan terstruktur. Oleh sebab itu, pastikan resensi Anda memiliki beberapa struktur berikut ini:
1. Identitas
Pada bagian ini, ulasan harus memiliki identifikasi tentang karya yang ditinjau. Identitas yang dimaksud adalah mencakup judul, nama penulis, nama penerbit, dan deskripsi singkat.
2. Orientasi
Bagian orientasi harus berisi tentang informasi latar belakang karya. Tentu saja, hal ini harus mencakup konteks yang relevan, misalnya seperti sejarah dan budaya. Selain itu, bagian ini juga terdapat informasi yang masih berhubungan dengan pencipta karyanya.
3. Sinopsis
Secara umum, sinopsis adalah ringkasan singkat tentang suatu hal. Dalam konteks resensi, sinopsis adalah bagian yang akan memberikan rangkuman tentang sebuah karya. Pada bagian ini, Anda perlu memasukkan poin utama dari karya. Selain itu, jangan memberikan sinopsis dalam jumlah kata yang terlalu banyak.
4. Analisis
Dalam melakukan ulasan tentang karya, maka analisis juga harus diperhatikan. Penggunaan analisis dalam teks ulasan mencakup diskusi, mulai dari gaya penulisan, karakter, tema, dan aspek lainnya.
5. Evaluasi
Struktur pada bagian evaluasi akan memberikan ulasan yang memiliki nilai secara keseluruh terhadap karyanya. Pada bagian ini, mencakup tentang kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi untuk para pembaca.
Tujuan Pembuatan Resensi
Resensi adalah tulisan yang bertujuan untuk menguntungkan semua pihak. Berikut adalah tujuan pembuatannya:
Memberikan pemahaman tentang karya berdasarkan ulasan peresensi secara komprehensif.
Mendorong pembaca untuk merenung, berpikir, dan berdiskusi tentang substansi sebuah karya.
Memberitahu kelebihan dan kekurangan buku ke para pembaca. Sehingga pembaca dapat mempertimbangkan kembali.
Memberikan informasi tentang karya secara detail dan terperinci. Mulai dari nama penulis, tahun terbit, proses karya, latar belakang penulis, dan hubungannya dengan karya yang sejenis.
Kumpulan Contoh Resensi
Resensi adalah media untuk memberikan ulasan dan kritikan tentang sebuah karya. Sehingga, audiens dapat mengetahui informasi penting di dalam karya tersebut. Nah, berikut ini kumpulan contoh ulasan yang bisa Anda jadikan referensi:
1. Contoh 1
Berikut adalah ulasan mengenai novel “Sang Pemimpi”:
Identitas
Judul: Sang Pemimpi
Penulis: Andrea Hirata
Tebal Buku: 292 halaman
Penerbit Buku: PT Bentang Pustaka
Tahun Terbit: 2008
Sinopsis
Sang Pemimpi adalah novel karya penulis Andrea Hirata. Novel ini mengisahkan tentang kehidupan tiga anak keturunan Melayu Belitong. Mereka bernama Ikal, Jimbron, dan Arai. Kehidupan yang mereka lalui penuh dengan perjuangan, lika liku, dan tantangan. Namun, mereka selalu percaya terhadap kekuatan cinta, mimpi, dan Tuhan. Meskipun mereka masih SMA, namun mereka sudah bekerja menjadi kuli ikan untuk menyambung hidup.
Di SMA Negeri Bukan Main, terdapat kepala sekolah bernama Pak Balia. Beliau memiliki sifat yang baik dan bijaksana. Ada juga tokoh antagonis bernama Pak Mustar, banyak siswa yang takut padanya. Hal ini karena beliau bersikap galak, sebab anaknya tidak diterima oleh SMA Negeri Bukan Main.
Arai, Jimbron, dan Arai pernah melanggar peraturan yang ada di sekolah. Mereka bolos sekolah dan memilih menonton film di bioskop. Pak Mustar mengetahuinya dan menghukum mereka bertiga. Hukumannya adalah mereka bertiga harus berakting membersihkan WC di lapangan sekolah.
Ikal dan Arai memiliki hubungan darah. Saat Arai masih duduk di kelas 1 SD, ibunya meninggal dunia. Lalu disusul oleh ayahnya yang meninggal saat ia kelas 3 SD. Sehingga, kampung Melayu dikenal sebagai Simpai Keramat.
Kelebihan Novel
Novel ini mengandung nilai sosialisme dan moralitas yang kental. Menyuguhkan alur cerita yang tidak pasaran, sehingga menarik untuk dibaca. Selain itu, gaya bahasa yang digunakan pun mudah dipahami dan dapat dijadikan inspirasi bagi pembaca.
Kekurangan Novel
Penulis seolah enggan untuk memberikan kejelasan waktu, sehingga membuat pembaca merasa penasaran. Khususnya pada tahun berapa Indonesia mengalami kejadian tersebut.
Selain itu, novel ini juga seolah menutupi kesalahan yang diperbuat oleh pemerintah. Sehingga, pembaca harus lebih berhati-hati dalam memilih seorang pemimpin di masa depan.
2. Contoh 2
Selanjutnya adalah resensi mengenai buku “Seni untuk Bersikap Bodo Amat”:
Identitas
Judul: Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat
Penulis: Mark Manson
Penerbit: Gramedia Indonesia
Terbit: 20 Februari 2005
ISBN: 9786024526986
Tebal buku: 256 halaman
Lebar buku: 14.0 cm
Panjang buku: 21.0 cm
Sinopsis
Apapun masalahnya, konsepnya harus tetap sama. Yakni selesaikan masalah dan kembali berbahagia. Namun, sayangnya masih banyak orang yang merasa hidupnya tak sesederhana itu. Hal tersebut timbul karena mereka menghadapi masalah dengan paling tidak satu dari dua cara. Kedua cara tersebut adalah penyangkalan dan mentalitas korban.
Resensi
Berkisah tentang seorang Charles Bukowski, yakni seseorang yang kecanduan alkohol, penjudi kronis kelas atas, senang bermain dengan perempuan, sifatnya kasar, hingga suka berhutang.
Namun, ia memiliki banyak karya Bukowski yang ditolak oleh majalah. Akan tetapi penolakan tersebut tidak membuatnya mudah menyerah. Oleh sebab itu, ia tetap semangat dalam menulis puisi. Melihat pengalamannya tersebut, ia memiliki sifat yang cenderung bodo amat.
Dalam buku ini berisi tentang sikap cuek yang bukan berarti tak peduli terhadap apapun. Charles Bukowski digambarkan sebagai alat untuk mendorong ekspektasi hidup yang baik, yakni dengan memilih inti hidup yang lebih benar. Sehingga dapat terhindar dari rentetan masalah.
Kelebihan Buku
Charles Bukowski memiliki karakter yang kuat dan gigih, sehingga dapat memberikan motivasi hidup kepada pembaca. Di mana bersikap bodo amat dapat membuat hidup lebih bahagia.
Kekurangan Buku
Meskipun memiliki judul yang berisi tentang kesan untuk bersikap cuek, namun ternyata buku ini lebih fokus untuk menggambarkan seseorang yang mengejar impian bukan kiat-kiat bodo amat
3. Contoh 3
Berikut adalah ulasan mengenai novel “Surat Kecil untuk Tuhan”:
Identitas
Judul: Surat Kecil Untuk Tuhan
Penulis: Agnes Davonar
Tebal Buku: 239 halaman
Penerbit: Inandra Published
Tahun Terbit: 2008
Sinopsis
Novel ini menceritakan tentang kisah seorang gadis yang berjuang dalam melawan kanker. Nama gadis tersebut adalah Gita Sesa Wanda Cantika atau kerap dipanggil Keke. Ia divonis mengidap penyakit kanker yang ganas dan hidupnya hanya tinggal lima hari saja.
Kemudian penyakit kanker itu menyerang bagian wajahnya, sehingga membuat penampilan Keke seperti monster. Meskipun begitu, Keke tetap optimis dalam berjuang untuk hidupnya. Ia bahkan tetap bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang layak.
Orang tua Keke tidak memberitahukan penyakit kanker tersebut kepada Keke. Hal ini karena mereka tidak tega saat melihat anaknya kehilangan sebagian wajahnya akibat operasi. Seiring berjalannya waktu, rahasia itu terbongkar dan Keke mengetahui penyakit yang dideritanya.
Terlepas dari penyakitnya, Keke adalah pribadi yang mudah tersenyum. Sehingga ia tetap berjuang untuk hidup normal dengan mengejar banyak prestasi seperti manusia normal pada umumnya. Ayahnya pun selalu berada disampingnya dan membantu kesembuhan Keke.
Sang ayah mengupayakan segala cara untuk mencari alternatif pengobatan hingga seluruh Indonesia. Namun, sangat disayangkan tidak membuahkan hasil. Pada akhirnya, Keke menggunakan cara kemoterapi atas saran dokter.
Atas keajaiban yang diberikan Tuhan, Keke dapat menghabiskan waktu lebih lama dengan keluarga dan teman-temannya. Penyakit karakter yang diderita oleh Keke adalah penyakit pertama di Indonesia, sehingga menjadi viral. Inilah mengapa banyak perdebatan yang muncul di kalangan dokter.
Setelah tiga tahun, penyakit kanker tersebut kembali tumbuh pada bagian tubuh Keke lainnya. Ayah Keke memutuskan untuk membawanya berobat ke Singapura. Lalu dokter menyarankan untuk melakukan operasi.
Pada akhirnya, Keke dan keluarga kembali ke Indonesia. Hal ini karena kondisi Keke semakin parah. Kanker yang dideritanya telah menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti organ jantung dan paru-paru.
Meskipun Keke tidak bisa menggerakkan tangan dan kakinya, namun ia tetap bersemangat dalam belajar. Ia mengalami koma dan harus dirawat di rumah sakit karena kondisinya yang semakin parah.
Dalam kondisi mengenaskan tersebut, ada kabar gembira bahwa Keke mendapatkan juara tiga di ujian akhir sekolah. Setelah itu, Keke menyerah dan menghembuskan nafas terakhirnya. Sebelum meninggal dunia, Keke sempat menuliskan sebuah surat yang berjudul Surat Kecil Untuk Tuhan.
Kelebihan Novel
Novel ini mengangkat kisah nyata, sehingga setiap adegan di dalam cerita terasa lebih hidup dan dapat menyentuh hati. Ditambah lagi dengan kemampuan gaya bahasa yang digunakan oleh penulis, sehingga mampu membawa pembaca berimajinasi.
Kekurangan Novel
Meskipun gaya bahasanya bagus, namun masih banyak pembaca yang belum mengerti kiasan-kiasan di dalamnya. Sehingga, pembaca kurang bisa memahami makna yang sesungguhnya.
4. Contoh 4
Terakhir adalah resensi mengenai novel “Wingit”:
Identitas
Judul: Wingit
Penulis: Sara Wijayanto
Penerbit: Elex Media Komputindo
Terbit: 16 Desember 2020
ISBN: 9786230021831
Tebal buku: 256.0 halaman
Lebar buku: 12.5 cm
Panjang buku: 10.5 cm
Berat buku: 0.15 kg
Sinopsis
Bercerita tentang kegiatan penelusuran sebuah kompleks perumahan tua yang terbengkalai di Jakarta Timur. Pada suatu malam, awalnya semua berjalan dengan menyenangkan. Sebelum memasuki area kompleks, Sara dan timnya membuat vlog terlebih dahulu. Pastinya dengan gimmick seru yang dapat mencairkan suasana.
Akan tetapi, ketika tiba di lokasi rumah tingkat dengan pepohonan dan semak di sekelilingnya, Sara melihat banyak makhluk tidak kasat mata. Sehingga ia merasa terkejut. Selain itu, ia juga merasakan kehadiran sosok hantu yang ingin berkomunikasi dengannya. Sosok tersebut berwujud anak kecil laki-laki, kemudian Sara berkomunikasi dengan hantu tersebut yang disebutnya sebagai Adik.
Adik memiliki kebiasaan mengangkat kaki kanan, lalu tulang keringnya ia gesekkan ke betis kaki kiri. Hal tersebut karena ia merasa gagal. Lebih mengejutkannya lagi, ternyata Adik tidak sendirian. Ia bersama kuntilanak bernama Tante. Bahkan Adik mengajak Sara untuk menunjukkan lokasi keberadaan Tante.
Resensi
Novel ini memiliki tema horor yang menceritakan tentang pengalaman asli Sara Wijayanto. Ia melakukan penelusuran pada tempat yang sudah lama tidak dihuni dan memiliki kisah-kisah misteri. Sehingga tempat tersebut dianggap sebagai hunian angker makhluk tidak kasat mata.
Kisah yang tertuang dalam novel Wingit berisi tentang perjalanan hidup sosok-sosok yang menghuni bangunan kosong. Bangunan tersebut sudah lama tidak ditinggali oleh pemiliknya. Salah satu sosok yang dikisahkan adalah Siti.
Di mana ia mencoba bercerita melalui Sara. Tentang kehidupannya sebelum meninggal, ia bercerita ingin menjadi wanita berprofesi. Bahkan ia tidak pernah bermimpi menjadi wanita penghibur. Akhirnya Siti tidak bisa menjalani karir impiannya, karena lingkungan membawanya ke kehidupan gelap.
Kelebihan Novel
Novel yang mengangkat cerita sungguhan, yakni tentang makhluk tak kasat mata di setiap bangunan kosong, akan membuat pembaca merasa merinding. Sara menuliskan novel ini dengan tujuan untuk memperkenalkan sosok-sosok tersebut dan kisah manis pahit hidup mereka.
Dengan demikian, Sara berharap manusia yang masih hidup dapat menjalankan kehidupannya dengan baik, sehingga pembaca tidak menyesal.
Kekurangan Novel
Mengangkat cerita dengan tema horor, tentu akan membuat pembaca merasa takut saat membacanya. Ini karena ada gambar sosok-sosok tak kasat mata di dalam bukunya. Namun, pastinya ada juga beberapa makhluk astral yang tidak suka jahil kepada manusia.
Selain itu, novel ini bercerita tentang kisah hidup seseorang yang sudah meninggal dan sosoknya menyerupai jin, di mana jin memiliki sifat takhayul. Oleh sebab itu, tidak semua orang akan percaya terhadap sosok tak kasat mata tersebut.
Sudah Tahu Tentang Apa itu Resensi?
Secara singkat, resensi adalah ulasan yang berupa penilaian sebuah karya, sehingga orang-orang dapat tertarik melihat karya tersebut. Sudah pernahkah Anda membuat resensi untuk buku favorit?
Umumnya, pantun mempunyai 4 baris. Masing-masing baris tersebut juga terdapat 8 sampai 12 suku kata. Akan tetapi, artikel kali ini hanya akan adalah contoh pantun lucu 2 baris yang pastinya akan membuatmu tertawa.
Rekomendasi Pantun Lucu 2 Baris, Dijamin Lucu
Seperti yang diketahui, pantun merupakan karya sastra yang sampai sekarang tetap digunakan. Bahkan pantun juga sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Betawi karena digunakan dalam tradisi pernikahan.
Setiap pantun pastinya memiliki temanya sendiri-sendiri. Pantun juga bisa menjadi salah cara yang kamu lakukan untuk mengungkapkan perasaan kepada seseorang. Melalui pantun, pesanmu jadi tidak terkesan terlalu kaku. Dengan begitu, pesan yang ingin kamu sampaikan terkesan santai dan malah menghibur.
Berikut kumpulan pantun lucu yang pastinya bikin kamu ngakak:
1. Good morning, selamat pagi Hai gadis baju pink, yuk kenalan sini
2. Pake gincu, pergi ke pasar Kamu lucu, kalau lagi lapar
3. Makan semur, masih anget Muka kamu hancur, kok pakai banget
4. Keripik belut, dimakan sama kerang Kamu kentut, kok enggak bilang-bilang
5.Jangan jahil, apalagi ke tukang jamu Nih ada upil, buat kamu
6. Saringan santan, mahal harganya Buanglah mantan, pada tempatnya
7. Makan semur, masih anget Muka kamu hancur, kok pakai banget
8. Punya ragi di atas loyang Selamat pagi, istriku sayang
9. Jamu dicampur ketan Kelakuanmu mirip setan
10. Makan wajik, masih anget Mukamu cantik, pakai banget
11. Ada jamu tumpah di sandal Kok kelakuanmu mirip dajjal
12. Hati siapa tak bimbang Situ botak minta dikepang
13. Dapet kado isinya tomat Gue mau bilang bodo amat
14. Ikan hiu makan Awkarin Ya sudahlah biarin
15. Daging sapi, dimakan sama kerang Kamu pergi, kok enggak bilang-bilang?
16. Buah duren di pohon aren Hidup kok sok keren
17. Dua tiga kacang tanah Enggak ada pacar yang datang ke rumah
18. Dua tiga kacang tanah Enggak ada pacar, ya gak masalah
19. Dapat kado isinya tomat Kok kamu cuek amat?
20. Makan semur pakai tahu Ya, mana aku tahu
21. Ikan hiu makan beras Jangan sok keras
22. Kenapa nampan ada di kolong? Aku berwajah tampan suka menolong
23. Beli masako di toko jamu Kamu tahu? Aku kangen kamu
24. Ada udang dibalik batu Kamu nakal, jangan kira aku tak tahu
25. Rotik busuk dalam penjara Wajah lo busuk selalu bikin gue murka
26. Bunga merekah di tengah kota Ya sudahlah, gitu saja
27. Roti busuk dimakan tikus Jangan jadi orang rakus
28. Roti merah dimakan tikus DPR sering marah eh tak taunya Markus (makelar kasus)
29. Satu tambah satu sama dengan dua Aku cinta kamu apa adanya
30. Bang Makarim ketemu Lady Gaga Assalamualaikum, orang ketiga
31. Disuruh bikin pantun, malah buat lagu Hidup harus sopan santun, malah belagu
32. Baju merah milik mang Oding Jangan marah ya, just kidding
33. Stroberi mangga apel Sorry ya, lu gak level
34. Roti busuk dalam penjara Hatiku tertusuk panah asmara
35. Burung gelatik tidak punya gigi Dulu kau cantik, sekarang apalagi
36. Ada kertas di bawah meja Jadilah orang yang bersahaja
37. Anak tikus kangen ibunya Lama gak ketemu, kok sombong jadinya
38. Ayam kurus berbulu kasar Udah lurus eh malah kesasar
39. Minum jamu sambil makan nangka Lihat kamu, aku kok langsung suka
40. Pohon benalu, pohon randu Pulang malu, tidak pulang rindu
41. Bikin atap pakai lontar Mata menatap hati yang bergetar
42. Pohon jeruk pohon kedondong Minta nomor hp kamu dong
43. Pohon mangga, pohon pisang Halo Angga, aku sayang
44. Pohon pisang, pohon durian Terima kasih sudah kasih perhatian
45. Pohon mangga pohon manggis Gak salah dulu belajar bahasa Inggris
46. Pohon pepaya pohon salak Kamu gak kaya, kok sok galak?
47. Satu kata satu kalimat Jangan berkata, segera skakmat
48. Satu titik, dua koma Hai cantik, siapa yang punya?
49. Pohon pepaya di rumah nyonya Hai cantik, minta nomor WA-nya
50. Rumah perdu dengan jendela kaca Salam rindu bagi yang baca
51. Rumah serangga berpintu lebar Ketemu Angga, hatiku berdebar
52. Good morninggood evening Aku menyapa kamu tak bergeming
53. Bola pingpong dilempar ke laut Kau ini, ke mana-mana kok suka ngikut?
54. Burung perkutut dan burung kecipir Itu kentut apa petir?
55. Burung perkutut ada di tangkai Kentutmu, kok kayak bau bangkai?
56. Burung kentut di pohon benalu Kamu yang kentut, kok aku yang jadi malu
219. Di wahana ada burung bango Itu anak kok suka plonga-plongo
220. Si kakak sedang memeras santan Ngapain ente mikirin mantan?
221. Jalan jalan kota Bantul Malang nasibmu hanya bisa memeluk dengkul
222. Memegang paku tapi terbang kena angin Siapa tak galau, sudah PDKT malah ditinggal kawin
223. Kucing kenyang, diingatkan masih bebal Sudahi lelah untuk berperang, lebih baik saling beramal
224. Sudah tua rentan, malah main ke tempat lelang Jangan suka mikirin mantan, lebih baik ingat utang
225. Sapi melayang tapi tak akan terjadi Setiap jam terbayang, jika tak jumpa kekasih hati
226. Buah duku dimakan ratu Aku dan kamu harus bersatu
227. Buah duku buah durian Mari melangkah ke pelaminan
228. Buah duku buah durian Sudah lama kenal, eh gak jadian
229. Ada ratu dikejar-kejar Sulit mengerjakan karena tidak belajar
230. Makan ikan petai, ketemu musang yang gembira Saat mudah terlalu santai, setelah tua sulit tertawa
231. Sarapan ketan di odong-odong Eh mantan, ajak balikan dong
232. Sarapan ketan di odong-odong Kamu tak sopan, akan kami todong
233. Sarapan pagi sambil naik pesawat Dia sudah diambil, wah jadi gawat
234. Emas bodong murah harganya Jangan suka bengong, nanti terlihat bodohnya
235. Kucing kenyang numpahin kuah Ayo sayang, kita ke KUA
236. Rumput di teman dibawa seikat Meskipun hanya teman, tapi aku terpikat
237. Suntik tak sakit, dokter banyak triknya Dukung negara meski sedikit, usaha sebisanya
238. Burung gelatik ada di atas tong Hai cantik, kenalan dong
239. Punya roti ada di atas loyang Selamat pagi, kekasihku sayang
240. Pakai gincu, pergi ke kamar Kamu kok lucu kalau lagi lapar
241. Minum jus jambu dan makan pepaya Lihat kamu, emang tidak ada duanya
242. Ikan cupang makan dinamit Hai gadis rambut dikepang, yuk merit
243. Satu tambah satu sama dengan dua Aku dan kamu sampai tua
244. Bikin atap saat petang Mata menatap, hati jadi melayang
245. Bunga merekah di kota Bolehkah aku jatuh cinta?
Mana Pantun Lucu 2 Baris Favoritmu?
Sekian pembahasan tentang pantun lucu 2 baris dan pantun yang penuh makna. Setiap pantun tersebut memiliki temanya masing-masing. Sekarang ada ratusan pantun yang bisa kamu pilih untuk kamu gunakan sesuai keinginan.
Mengetahui perhitungan rumus luas bangun datar adalah salah satu kemampuan matematika yang wajib dikuasai oleh siswa sekolah dasar dan menengah. Misalnya seperti cara menghitung luas segitiga yang tergolong agak rumit sebab ada beberapa jenis segitiga yang bentuknya tidak sama.
Cara Menghitung Luas Segitiga
Apakah menurut Anda semua jenis segitiga itu sama persis, sehingga cara mencari luas bangunnya juga sama? Pada nyatanya pola pikir ini tidak tepat karena terdapat empat jenis segitiga yang perlu Anda ketahui.
1. Sama Sisi
Segitiga sama sisi bisa jadi merupakan tipe segitiga termudah untuk Anda ketahui luas dan kelilingnya. Tergantung dari ukuran alas, tinggi, atau sisi yang sudah diketahui, Anda bisa menggunakan rumus setengah alas kali tinggi atau rumus setengah keliling segitiga.
2. Sama Kaki
Pada segitiga sama kaki, Anda dapat menggunakan rumus luas berupa setengah alas kali tinggi jika kedua ukuran tersebut sudah diketahui. Namun, jika tinggi atau alasnya tidak diketahui, maka Anda perlu menghitungnya dengan bantuan panjang sisi miring segitiga itu atau dengan rumus sinus trigonometri.
3. Siku-Siku
Inilah segitiga yang tergolong mudah untuk Anda ketahui luasnya karena biasanya sudah terdapat alas dan tingginya, atau bahkan panjang sisinya. Anda bisa langsung menerapkan rumus setengah alas kali tinggi untuk menentukan luas bangun datar ini.
4. Sembarang
Tipe segitiga sembarang cukup sulit untuk Anda ketahui panjang alas dan tingginya secara pasti. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mencari tahu panjang sisi-sisi luarnya terlebih dahulu. Tujuannya agar Anda bisa menerapkan rumus setengah keliling segitiga.
Rumus Dasar Cara Menghitung Luas Segitiga
Meskipun ada sedikit perbedaan antara keempat jenis bangun datar segitiga tersebut, namun rumus dasar menghitung luas segitiga kurang lebih sama saja. Adapun rumus dasar yang bisa Anda gunakan untuk menemukan luas segitiga adalah sebagai berikut.
1. Rumus Pertama
L = ½ x A x T
A adalah simbol yang menandakan alas segitiga, sementara T adalah simbol untuk tinggi segitiga. Untuk menemukan L atau luas segitiga, kalikan alas dan tinggi segitiga, lalu hasilnya dibagi dua. Bisa juga dengan langsung mengalikan setengah dengan alas segitiga, kemudian kalikan dengan tingginya.
2. Rumus Kedua
Ternyata ada juga cara menghitung luas segitiga apabila Anda tahu panjang ketiga sisi bangun datar ini. Dalam situasi ini, rumus yang dapat Anda gunakan ialah seperti di bawah ini:
S = ½ (AB)+(BC)+(CA)
L = √S(s-A)(s-B)(s-C)
Simbol S melambangkan setengah dari keliling bangun segitiga, sementara simbol AB, BC, dan CA melambangkan seluruh sisi pada segitiga. Pertama, jumlahkan semua sisi segitiga tersebut lalu bagi dua, kemudian kalikan sisi-sisi itu dalam akar pangkat dengan nilai S. Lebih jelasnya, silakan lihat kembali rumus L di atas.
3. Rumus Ketiga
Cara menghitung luas segitiga yang berikutnya melibatkan penggunaan rumus sinus. Ini hanya dapat Anda lakukan apabila segitiga itu mempunyai dua sisi beserta sebuah sudut yang panjangnya sudah Anda ketahui.
L = 1/2 AB sin ε (atau sin epsilon)
L = 1/2 BC sin α (atau sin alfa)
L = 1/2 CA sin β (atau sin beta)
Simbol-simbol AB, BC, dan CA melambangkan sisi-sisi segitiga yang sudah Anda ketahui, tetapi panjangnya dibagi dua. Sementara itu, sinus ialah perbandingan antara sisi segitiga di hadapan sebuah sudut dengan sisi miringnya. Rumus ini lebih cocok Anda terapkan pada segitiga siku-siku 900 derajat.
Contoh Soal tentang Luas Segitiga
Di bagian sebelumnya, Anda telah belajar mengenai empat jenis bangun segitiga beserta rumus cara menghitung luas segitiga tersebut. Sekarang, Anda perlu tahu contoh-contoh soal pelajaran matematika ini supaya Anda lebih paham tentang cara menerapkan rumus itu pada ulangan dan ujian.
1. Contoh Soal 1
Sebuah segitiga sama sisi memiliki alas sepanjang 12 cm dan tinggi 15 cm. Berapa luas bangun datar tersebut?
Rumus: L = ½ x A x T
Luas segitiga : ½ x 12 x 15 = 90 cm2
Maka, luas segitiga sama sisi tersebut adalah 90 cm2
2. Contoh Soal 2
Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang alas 10 cm dan tingginya 12 cm. Berapa luas segitiga sembarang tersebut?
Rumus: L = ½ x A x T
Luas segitiga = ½ x 10 x 12 = 60 cm2
Maka, luas segitiga siku-siku tersebut adalah 60 cm2
Sudah Tahu Cara Menghitung Luas Segitiga yang Benar?
Dan itulah pembahasan mengenai metode-metode untuk mengetahui luas bangun datar segitiga bagi siswa-siswi sekolah dasar dan menengah. Setiap bangun datar memiliki rumusnya sendiri dalam menentukan ukurannya, sehingga Anda harus tahu rumus apa digunakan untuk bangun datar apa.
Kata resensi mungkin terdengar tidak asing lagi di telinga, namun tahukah Anda apa itu resensi? Secara etimologis pengertian resensi ialah sebuah tulisan atau ulasan yang isinya berisi tentang penilaian suatu karya. Agar dapat melakukannya, Anda tentu harus mengetahui langkah-langkah membuat resensi lebih dulu.
Langkah ini tidak hanya menuntun Anda dalam menciptakan penilaian yang logis, namun juga mempertahankan etika. Ada banyak karya yang bisa menjadi bahan untuk resensi. Misalnya saja buku fiksi, non fiksi, film, drama, lagu, dan karya seni lainnya. Mari cari tahu lebih lengkap lewat ulasan berikut!
Unsur-Unsur Resensi Buku
Sebelum berlanjut mencoba langkah-langkah membuat resensi, ada beberapa unsur resensi yang harus Anda pahami terlebih dahulu. Unsur ini wajib tercantum dalam resensi karena menjadi bagian terpenting. Berikut ulasannya:
1. Judul Resensi
Judul harus Anda cantumkan dalam menulis resensi. Bagian ini juga akan menjadi pemikat utama bagi pembaca. Karena akan dilihat pertama kali, jadi wajib Anda buat secara menarik.
2. Data atau Identitas Buku
Data atau identitas buku umumnya terdiri dari beberapa aspek, meliputi:
Judul buku
Nama pengarang
Penerbit buku
Tahun penerbitan dengan cetakannya
Dimensi dan harga
3. Pembukaan
Apabila semua data sudah masuk, Anda bisa mulai menulis unsur pembukaan resensi. Pembukaan juga masih memiliki kesinambungan dengan isi buku. Namun biasanya, isinya cenderung lebih singkat.
4. Isi Resensi
Pada unsur ini berisikan tentang sinopsis. Sinopsis merupakan ulasan singkat buku yang mengusung kutipan, keunggulan, kelemahan, rumusan kerangka, dan bahasa.
5. Penutup
Penutup bisa berupa kesimpulan dari resensi yang telah dibuat. Singkat saja untuk mengakhiri pembahasan.
7 Langkah Langkah Membuat Resensi
Setelah mengetahui tentang unsur-unsurnya pasti Anda sudah tidak sabar untuk segera menulis resensi. Oleh karena itu, berikut adalah langkah-langkah membuat resensi yang bisa Anda contoh:
1. Tentukan Buku Apa yang Akan Diresensi
Langkah pertama dalam membuat resensi adalah menentukan terlebih dahulu buku apa yang akan diresensi. Masuk ke genre apakah buku yang hendak Anda resensi? Apakah termasuk karya fiksi seperti roman, antologi cerpen, novel, antologi puisi, dan lain sebagainya? Atau justru sebaliknya?
Anda bisa memilih buku bergenre karya non fiksi. Seperti ilmu pengetahuan, biografi, atau sejarah. Namun, Anda harus paham terlebih dahulu mengenai jenis bukunya agar memudahkan proses resensi. Selain genre, bacalah bagian pengantar buku untuk memperdalam pengetahuan tentang buku.
2. Pahami Isi Buku dan Tandai Bagian yang Penting
Langkah-langkah membuat resensi kedua ialah memahami isi buku dan tandai bagian terpenting. Usahakan membaca keseluruhannya, yakni dari awal hingga akhir dengan tujuan memperoleh intisari dari buku. Jika ingin mempersingkat waktu, silakan gunakan teknik cepat.
Selama membaca jangan lupa untuk menandai bagian yang menurut Anda penting. Dengan begitu Anda tidak perlu membaca dua kali karena sudah memiliki bahan yang akan disampaikan dalam resensi.
3. Catat Data Buku
Data dan identitas buku menjadi unsur penting dalam resensi. Oleh sebab itu, tak heran apabila dalam langkah menyusun resensi Anda diwajibkan untuk mengulas lengkap data-data buku. Data informasi yang wajib Anda cantumkan dalam resensi adalah sebagai berikut:
Judul buku
Pengarang
Penerbit
Cetakan
Tebal buku
Harga buku
Tahun terbit
Tempat terbit
4. Tulis Poin-Poin yang Sudah Ditandai
Dibandingkan langkah-langkah membuat resensi yang lain, menulis poin-poin yang sudah ditandai menjadi tahapan yang cukup sulit. Anda harus teliti dalam tahapan ini agar semua poin bisa masuk ke dalam resensi. Tulis kembali gagasan dan kembangkan menjadi karangan singkat yang memunculkan satu kesatuan.
Agar lebih mudah dalam mengarahkan tulisan, Anda bisa membuat kerangkanya terlebih dahulu. Tampilkan unsur-unsur pada struktur resensi, kemudian ikuti dengan deskripsi kalimat yang sesuai dengan isi buku.
5. Buat Isi Resensi
Langkah menyusun resensi yang kelima adalah membuat isi. Tahapan ini membutuhkan waktu yang cukup lama, karena Anda juga akan memberikan pendapat dan pandangan terhadap buku tersebut. Berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan dalam membuat resensi:
Buat informasi umum mengenai buku.
Tulis judul resensi yang menarik dan tidak perlu terlalu panjang.
Tuliskan secara garis besar ringkasan isi buku.
Berikan pendapat, penilaian, dan pandangan terhadap buku yang Anda ulas.
Tonjolkan sisi menarik dari buku.
Tulis manfaat membaca buku tersebut untuk pembaca.
Cantumkan kelebihan dan kekurangan pada buku.
Berikan penilaian dari berbagai segi buku seperti kelengkapan, EYD, dan sistematika resensi.
6. Buat Kesimpulan Resensi
Mengungkapan apa yang Anda dapatkan dalam resensi menjadi langkah-langkah membuat resensi yang selanjutnya. Singkatnya, bagian ini merupakan kesimpulan yang isinya berhubungan dengan resensi.
7. Tulis Sasaran Pembaca
Sasaran pembaca merupakan target yang menjadi tujuan dari buku yang Anda resensi. Tujuannya untuk memberikan informasi kepada para kalangan yang cocok untuk membaca buku dalam resensi yang Anda tulis. Serta memiliki harapan agar penulisan ini dapat memberikan pengaruh dan manfaat untuk para pembaca.
Lewat langkah pembuatan resensi ini Anda bisa lebih mudah menyesuaikan tata bahasa yang digunakan. Setidaknya sesuaikan dengan targetnya agar mereka memahami apa yang akan Anda sampaikan dalam resensi.
8. Baca Ulang Hasil Resensi
Hal penting yang masih sering dilupakan oleh penulis dalam langkah-langkah membuat resensi adalah membaca ulang hasil karyanya. Tahapan ini dapat menjadi preferensi untuk meninjau ulang kalimat-kalimat yang masih rancu. Jadi, hasilnya bisa lebih bagus dan enak untuk dibaca.
Jenis Teks Resensi
Berdasarkan gaya dan tujuannya, ada 4 jenis teks yang dapat Anda pahami sebelum mencoba langkah-langkah membuat resensi. Berikut adalah jenis-jenis teks tersebut:
1. Resensi Informatif
Resensi informatif mampu memberikan pembaca informasi yang lengkap mengenai suatu karya yang sedang ditinjau dan evaluasi singkat. Tujuan resensi ini adalah memberikan gambaran secara keseluruhan tentang kelebihan dan kekurangannya. Baik untuk karya baru atau asing.
2. Resensi Kritis
Resensi kritis adalah ulasan yang bertujuan untuk memberikan evaluasi terhadap karya yang dibahas secara keseluruhan. Biasanya, jenis resensi ini memberikan analisis yang mendalam dan mungkin menyematkan tantangan untuk mempertimbangkan kembali asumsi atau pandangan terhadap karya yang dibahas.
Umumnya, langkah-langkah membuat resensi ini juga membutuhkan ketelitian yang cukup tinggi. Oleh karena itu, ketika membaca karya, penulis harus memperhatikan poin-poin yang dibahas secara mendetail.
3. Resensi Deskriptif
Resensi deskriptif mampu memberikan penjelasan singkat terhadap karya yang sedang ditinjau, tanpa melewati penawaran juga penilaian. Jenis resensi yang satu ini terbilang sangat singkat. Karena penulis hanya memberikan penjelasan terhadap pembaca tentang fitur, penampilan, dan ukuran dari karya tersebut.
4. Resensi Evaluatif
Resensi evaluatif juga harus menuangkan karya yang lebih mendalam. Tujuannya adalah membantu pembaca untuk mengetahui penjelasan mengenai kualitas dan nilai karya. Resensi evaluatif juga sering memanfaatkan adanya skor atau rating untuk memudahkan pembaca dalam memahami nilai karya.
Contoh Resensi Buku
Setelah melihat informasi mengenai jenis dan langkah-langkah membuat resensi. Maka, ada baiknya jika Anda mengetahui tentang contoh resensi berikut ini untuk memperkuat ilmu yang akan Anda dapatkan:
1. Novel 5 Menara
Judul Buku: Negeri 5 Menara
Pengarang: A. Fuadi
Edisi: Soft Cover
Jenis Buku: Fiksi Petualangan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2009
Bahasa: Indonesia
Jumlah Halaman: 416
Tebal Buku: –
Novel Negeri 5 Menara dapat menjadi sumber informasi sekaligus inspirasi untuk kita. Novel ini memiliki alur cerita yang mengalir seperti air sehingga membuat para pembaca akan hanyut dalam kisah yang disampaikan. Dalam ceritanya ada seorang laki-laki yang bernama Alif dengan darah Minang.
Diceritakan Alif melanjutkan sekolahnya ke Pesantren Madani yang lokasinya ada di daerah pelosok Jawa Timur. Buku fiksi ini tidak hanya cocok dibaca untuk kalangan muda, namun juga seluruh kalangan terutama ibu-ibu yang ingin mendidik anak-anaknya dengan cara terbaik.
Alur cerita yang diangkat juga cukup ringan, menghibur, dan menyentuh hati. Da banyak pesan bermanfaat yang dapat kita ambil. Novel Negeri 5 Menara karya A.Fuadi memperlihatkan dominasi saat menentukan karya sastranya. Pada bagian sampul belakang tertulis berbagai pendapat dari kalangan tokoh politik.
Tidak hanya itu, namun ada pula komentar dari sutradara hingga mantan presiden RI yakni Bj. Habibie. Dalam kisahnya tidak hanya bercerita tentang Alif saja melainkan ada 6 orang santri yang ingin menggapai cita-cita besarnya. Mereka terlihat kompak saat menjalani pembelajaran di pesantren.
Adapun nama-nama pemain ialah Alif (Padang), Atang (Bandung), Dulmajid (Sumenep), Said (Mojokerto), Baso (Gowa), dan Raja (Medan). Mereka menjalani kehidupan yang tidak mudah selama di pesantren. Ada kegiatan belajar yang cukup padat dengan berbagai aturan yang wajib ditaati.
Keenam santri ini membangun mimpi masa depan dengan mantra “man jadda wajada” yang artinya barang siapa bersunguh-sungguh kelak akan sukses. Melalui novel ini para pembaca bisa ikut termotivasi dalam mewujudkan mimpinya meskipun tidak mudah dalam proses perjuangan yang dilakukan.
2. Laut Bercerita
Penulisan resensi ini cukup lengkap. Jadi, bisa menjadi referensi langkah-langkah membuat resensi Anda:
Judul Buku: Laut Bercerita
Penulis Buku: Leila S. Chudori
Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Tahun Terbit: 2017
Jumlah Halaman: 379
Harga Buku: Rp100.000,00
ISBN: 978-602-424-694-5
Pendahuluan
Dalam buku ini, Leila S. Chudori mengajak kita untuk menyelam terhadap sebuah kasus penghilangan orang secara paksa. Buku ini memiliki dua bagian. Bagian pertama, penulis mengambil sudut pandang dari seorang mahasiswa aktivis bernama Laut.
Bercerita tentang Laut beserta kawan-kawannya dalam menyusun rencana kemudian berpindah-pindah dalam pelarian dan pada akhirnya harus tertangkap oleh pasukan rahasia. Sedangkan bagian kedua, penulis mengambil sudut pandang dari Asmara selaku adik Laut.
Pada bagian ini cenderung menceritakan tentang perawaan keluarga korban terhadap kasus penghilangan paksa, proses pencarian mereka terhadap para kerabat yang tidak pernah kembali. Keluarga berusaha mencari petunjuk dengan harapan ada titik terang tentang saudara yang hilang.
Jika masih hidup dia disekap dimana dan kalaupun sudah mati dimana mereka menguburkannya. Selain itu bagian kedua juga menceritakan tentang perasaan para korban yang selamat, bagaimana mereka harus terpenjara akan kejadian tersebut.
Penulis fiksi historis ini mampu membuat tema kelam namun tetap menyenangkan untuk dibaca. Ada drama dan tragedi-tragedi kental dan bernada logistik yang dapat memunculkan perasaan pilu dan melankolis bagi semua pembaca. Pembawaan cerita dari dua sudut pandang seolah memberikan nuansa tersendiri.
Di mana hal tersebut akan membuat orang merasa empati dan memahami posisi dari berbagai pihak yang terlibat dalam kasus penghilangan orang secara paksa. Demi membentuk akurasi untuk pendalaman emosi, penulis langsung terjun lapangan untuk mewawancarai langsung korban dan kerabat yang terlibat tragedy.
Tragedy tersebut terjadi pada tahun 1998 dengan korban utamanya para aktivis. Bahkan buku ini sengaja diciptakan sebagai bentuk tribute bagi para aktivis yang diculik, yang kembali, tidak kembali, dan keluarga korban yang terus menerus mencari jawabannya.
Isi Cerita
“matilah engkau mati
Kau akan lahir berkali-kali….”
Itulah kalimat pertama yang akan menyambut para pembaca di halaman pertama. Biru Laut Wibisono mulai menceritakan bagaimana ia harus menemui kematian setelah tiga bulan penyekapan.
“Bapak, Ibu, Asmara, Anjani dan kawan-kawan…dengarkan ceritaku…”
Alkisah dimulai pada tahun 1991 yang berlokasikan di tempat Seyegan, Yogyakarta. Seyegan sendiri adalah markas Wirasana atau sebuah organisasi mahasiswa untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menurut pemerintah adalah aktivis terlarang. Dalam ceritanya ada kisah persahabatan yang terjalin.
Antara Laut, Kinan, Dana, Gusti, Sunu, Alex, Julius, dan Daniel Pada bagian Seyegan, Laut bercerita terkait keinginannya untuk bisa melunturkan sikap ketidakadilan yang dilakukan oleh rezim pemerintahan pada saat itu. Tak jarang ia juga berkisah tentang indahnya kerinduan terhadap keluarga.
Terutama pada Asmara yakni adik semata wayangnya dan Anjani kekasihnya yang tiba-tiba hadir bersama aroma tengkleng buatan sang ibu dan muncul dalam imajinasinya. Pada peristiwa Belangguan, ia membela para petani jagung yang akan dirampas lahannya oleh pemerintah.
Naas dari kejadian itu Laut harus dijebloskan ke dalam penjara. Bahkan ia mengaku dipukuli habis-habisan, diinjak dengan benda bergerigi dan disetrum. Setelah itu, laut dengan teman-temannya dibuang begitu saja di daerah Bungurasih.
Dikarenakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan mereka bocor kepada intel, seperti peristiwa Belangguan, demo di Surabaya hingga aktivitas di Klender dan seminar untuk membahas unjuk rasa yang gagal, membuat Laut dan kawan-kawannya menaruh curiga sebagai agen ganda.
Hingga pada sepertiga ujung cerita, terbongkarlah siapa yang menjadi agen ganda tersebut. Laut pun menceritakan betapa sakitnya dihiantai oleh orang yang tidak pernah terduga sebelumnya.
“Kita harus belajar kecewa bahwa orang yang kita percaya ternyata memegang pisau dan menusuk punggung kita. Kita tak bisa berharap semua orang akan selalu loyal pada perjuangan dan persahabatan.” – Bram.
Bulan Maret tahun 1998 giliran mereka (para aktivis Wirasena) diculik, diinterogasi dan disiksa dengan tidak manusiawi. Laut, Kinan, Bram, Sang Penyair, Sunu dan beberapa kawan hilang tanpa ada jejak sedikitpun setelah disekap.
Sementara Alex, Daniel, Coki, Hamdan, Naratama, dan lima orang lainnya dikembalikan dalam kondisi hidup. Hingga pada saat itu rezim runtuh, tepatnya bulan Mei 1998. Barulah mereka mulai mampu memberikan suara terhadap kekejaman yang mereka terima saat.
Cerita masih berlanjut namun dari sudut pandang Asmara Jati, adik dari Biru Laut dan kekasih Alex. Sebagai keluarga yang ditinggalkan oleh kakak secara misterius, mereka tentu sangat kehilangan. Kisah Asmara dimulai pada tahun 2000-an.
Bersama dengan keluarga aktivis-aktivis lainnya, Asmara kemudian bergabung dengan Aswin dan mencoba mencari keadilan pada pemerintah yang lebih peduli. Duka kehilangan membuat keluarga hidup dalam penyangkalan. Mereka seakan hidup dalam imajinasi.
Dimana keluarga hidup dalam imajinasi karena ada salah satu keluarga yang masih tetap ada dalam keseharian. Bahkan ayah Laut masih tetap menyajikan 4 piring ketika makan malam bersama keluarga di setiap hari minggu, menyalakan lagu yang seolah menghadirkan laut, dan selalu membersihkan buku dan kamar.
Sang Ayah selalu berharap bahwa Laut akan datang kelak dalam kondisi hidup. Tentu hal ini cukup menguras emosi pembaca karena kesedihan mendalam yang pihak keluarga rasakan.
Keunggulan Buku
Jika pembaca merupakan orang awam yang hanya belajar tentang HAM melalui buku pelajaran PKn di sekolah, maka melalui buku ini mereka bisa mendapatkan prespektif batu. Tentang bagaimana banyaknya orang yang menghilang seolah itu bukan hanya sekedar angka melainkan menjadi bukti bahwa kasus belum tuntas.
Setiap kata yang tertuang di surat demi surat membuat pembaca bisa langsung merasakan emosi dari si pengirim surat. Bahasa yang digunakan dalam novel pun mudah dipahami.
Kekurangan Buku
Masih banyak ejaan kata yang tidak sesuai dengan PUEBI sehingga dapat menjadi nilai minus untuk karya. Terdapat pula beberapa kata yang typo atau salah ketik serta pemakaian Bahasa Jawa dalam dialog yang kurang dimengerti oleh beberapa pembaca luar Jawa.
Penutup
Menurut saya, ketika saya membaca novel ini muncul perasaan kalut dan sedih juga bercampur dengan kemarahan. Tokoh-tokoh yang diceritakan memang fiktif, namun ada beberapa hal yang menginspirasi. Selain itu, reformasi 1998 yang diceritakan itu benar-benar terjadi.
Penculikan itu nyata dan peristiwa tahun 1965 masih menghantui. Membaca Novel “Laut Bercerita” terasa sedang membaca sejarah yang hilang. Novel ini cocok dibaca oleh kalangan pelajar, mahasiswa, para politikus, dan orang-orang yang menyukai tentang cerita sejarah.
3. Koala Kumal
Judul Buku: Koala Kumal
Penulis: Raditya Dika
Tebal Buku: 250 halaman
Penerbit: Gagas Media
Tahun Terbit: 2015
Ringkasan Koala Kumal
Pada tahun 2015, Raditya Dika kembali menciptakan buku yang berjudul “Koala Kumal”. Buku ini bercerita tentang pahit manisnya sebuah cinta, seperti karya-karya lainnya Dika mengemas cerita ini dengan konsep cinta komedi. Dalam bukunya, penulis mengutarakan langsung tentang patah hati.
Dalam ceritanya ada dua orang dulunya memiliki rasa yang sama, namun saat bertemu kembali rasa itu telah pudar. Dika menggambarkan hal itu dengan kisah seekor koala yang melakukan imigrasi dari tempat tinggalnya di hutan. Namun ketika koala tersebut kembali ia merasa bingung.
Hal itu dikarenakan tempat tinggalnya dulu telah gundul karena ulah manusia yang tidak bertanggungjawab. Dari imajinasi tersebut, Dika memberikan judul buku barunya dengan “Koala Kumal”. Apabila sebelumnya Dika selalu menuangkan komedi kasar, namun pada karyanya ini lebih menggunakan komedi hati.
Dika memiliki pegangan bahwa kelucuan tidak harus memakai komedi yang bersifat kasar, tapi komedi memakai hati juga dapat memunculkan kelucuan. Buku Koala Kumal menceritakan bahwa patah hati menjadi salah satu fase menuju taraf kedewasaan.
Meski patah hati, janganlah kamu putus asa mengejar cinta. Meraih harapan membutuhkan perjuangan. Jadi, dalam perjuangan cinta kamu harus mampu mempertahankan kenyamanan.
Kelebihan
Buku ini menceritakan tentang kisah cinta yang sangat cocok dibaca oleh kalangan anak muda. Konsep yang diceritakan berbeda dengan buku-buku sebelumnya. Gaya bahasanya juga mudah dipahami secara menyeluruh dan tata tulisannya pun jauh lebih baik.
Kekurangan
Secara menyeluruh, kekurangan buku hanya terdapat pada ketebalan bukunya saja. Buku ini jauh lebih tipis daripada karya yang lainnya.
4. Rumah Kertas
Berikutnya adalah tentang novel “Rumah Kertas” yang dapat menjadi referensi penyusunan langkah-langkah membuat resensi Anda sendiri:
Judul: Rumah Kertas
Penulis: Carlos Maria Dominguez
Cetakan: September 2016
Penerbit: Marjin Kiri, Tangerang
Tebal: vi + 76 hlm, 12 x 19 cm
ISBN: 978-979-1260-62-6
Buku menjadi benda mati yang cukup menarik untuk mereka yang gemar membaca. Diksi suka ini merupakan sebuah hobi karena membaca telah menjadi kegiatan yang menyenangkan sehingga berkamuflase menjadi kebiasaan. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang tidak suka membaca?.
Jawabannya buku adalah benda mati yang tidak sama sekali menggoda, bahkan disentuh pun malas. Carlos Maria Dominguez menuliskan buku yang berjudul “Rumah Kertas” dan berhasil menghadirkan para tokoh penggila buku. Bukan hanya menyukai buku namun sudah menjadi pecandu.
Mereka adalah Blumma Lennon, Delgado, dan Carlos Barauer. Melalui 3 tokoh inilah menjadi rasa ketertarikan tersendiri untuk dicari keterkaitannya. Benar saja, ketiganya menjadikan buku seperti hidupnya sendiri.
“Bluma membuktikan seluruh kehidupannya pada sastra, tanpa pernah terbayangkan sebelumnya bahwa sastra juga yang merenggutnya dari dunia”. Blume meninggal dunia setelah terlihat kecelakaan, dimana saat itu ia ditabrak oleh mobil di tikungan jalan ketika menyusuri puisi dan membawa karya Emily Dickinson.
Oleh Delgado, Aku diperlihatkan kegilaan yang benar-benar ia lihat dari benda mati yang bernama buku. Rak-rak dari kaca berada diseluruh dinding, mulai dari lantai sampai ke langit-langit dan dipenuhi oleh buku-buku. Tak hanya itu di kamar pun penuh dengan rak berisikan koleksi buku.
5. Media Pembelajaran Aktif
Judul Buku: Media Pembelajaran Aktif
Penulis: Utomo Dananjaya
Penerbit: Nuansa Cendekia Bandung
Tahun Terbit: November 2010
Tebal: 342 halaman
Gagasan reformasi pendidikan dimulai dari evaluasi kurikulum 1994 oleh Litbang Departemen pendidikan yang sudah menghasilkan buku potret kurikulum. Salah satu kesimpulannya ialah menyebutkan kurikulum 1994 lebih memfokuskan dengan materi yang dianggap tidak memiliki kecocokan dengan tuntutan reformasi.
Hal inilah yang mendasari adanya perubahan paradigma pendidikan ke arah kompetensi. Ikhtiar ini sejatinya tidak untuk memperbaiki ataupun menyempurnakan, namun mengubah paradigma pendidikan.
Berpijak ke arah gerakan reformasi ini, Utomo Dananjaya melihat secara jeli apa yang membutuhkan perubahan, ke arah mana perubahan tersebut, dan bagaimana cara mengubahnya. Pertanyaan-pertanyaan mendasar ini mudah diutarakan, namun sulit dijawab dalam bentuk karya ilmiah.
Dalam 12 tahun terakhir ini berbagai macam buku materi pendidikan sudah banyak beredar. Namun ada sebagian materi pembelajaran yang sebagian besar muatan lokalnya masih kurang. Adapun buku ini adalah hasil perkawinan antara progresivitas pendidikan modern yang terpadu dengan kearifan lokal.
Dengan kata lain, Utomo tidak hanya sekedar mengambil sistem baru dari Barat, melainkan secara kritis dapat menyerap hal baik dari luar untuk menggali potensi-potensi positif kearifan lokal. Paradigma pembelajaran sesungguhnya tidak ada yang lepas dari ideologi.
Muncul analisa terhadap perkara pendidikan, termasuk dengan metode pembelajaran yang lupa mengenai cara ideologi bermain. Sebagai salah satu kritik yang dapat memahami hubungan produksi ekonomi, politik, dan kebudayaan Utomo mampu melihat suatu hal baru.
Hal tersebut tentang apa itu sesungguhnya pendidikan, apa sesungguhnya sekolah, dan bagaimana sekolah yang tepat dan bagus untuk dilakukan. Guru dalam dunia sekolah masih memiliki peran yang kuat, maka seolah menjadi kebutuhan dan lahir pencerahan bagi para guru.
Fungsi Teks Resensi
Selain pemaparan tentang langkah-langkah membuat resensi dan contohnya, Anda bisa membaca pula fungsi teks resensi. Berikut adalah 4 fungsinya:
1. Berbagi Pendapat Juga Pengalaman
Menulis resensi bisa memberikan penulis kesempatan untuk berpendapat serta mengungkapkan perasaan dan pengalaman. Lewat tulisan ini, para pembaca bisa mendapat manfaat dan menikmati karya tersebut secara leluasa. Terlebih jika penyampaiannya jelas, tentu akan membuat pembaca memperoleh kepuasan.
2. Menjadi Hiburan
Fungsi lainnya dari teks resensi adalah memberikan hiburan tersendiri untuk pembaca. Biasanya resensi yang bertujuan menghibur ditulis dengan adanya penilaian tersendiri. Nah, dengan begitu tak hanya pengetahuan yang pembaca peroleh, melainkan juga memunculkan rasa senang karena kelucuan yang ada.
3. Memberikan Informasi
Sama seperti karya sastra lainnya, resensi juga bisa memberikan informasi terhadap penilaian mendetail. Informasi ini bisa membantu pembaca untuk menilai sebuah karya berdasarkan pengalaman dan sudut pandang penulis.
Dalam langkah-langkah membuat resensi ada pembahasan mengenai kelebihan sekaligus kekurangan karya. Lewat adanya informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan pembaca untuk membaca karya tersebut atau tidak.
4. Menuangkan Pendapat dan Kritik
Resensi akan menjadi wadah untuk penulis menuangkan pendapat dan kritikannya. Penulis bisa menuliskan segala hal tentang buku yang diresensi. Mulai dari gaya kepenulisan, alur cerita, pengembangan karakter, sudut pandang, alur, dan lain sebagainya.
Namun, dalam penyampaian pendapat dan kritik harus memperhatikan kaidah penulisan yang baik dan benar. Kritik bukan berarti menghina, jadi harus berhati-hati dalam hal ini. Hendaknya penulis menyampaikan kritik serta solusi untuk mengatasi apa yang menjadi kekurangannya agar tidak menyinggung pihak lain.
5. Meningkatkan Penjualan Karya
Percaya atau tidak, resensi sebenarnya mampu meningkatkan penjualan suatu karya. Ketika mengulas karya, secara tidak langsung Anda menuliskan hal-hal menarik yang ada di dalamnya. Inilah yang nantinya menjadi daya tarik pembaca untuk menyelami isi karya dengan membelinya secara langsung.
Namun, tidak sedikit pula resensi yang menurunkan tingkat penjualannya. Faktornya karena pembaca menilai ada banyak kekurangan yang disampaikan penulis dan penyampaian isi karya tidak terlalu menarik.
Sudah Memahami Langkah Langkah Membuat Resensi?
Inilah akhir dari penjelasan tentang langkah-langkah membuat resensi, contoh, struktur, fungsi, dan jenis-jenisnya. Melalui penjelasan ini Anda bisa langsung mencoba menerapkan langkah-langkahnya. Lakukan secara bertahap sebagai permulaan. Setelah itu, buat resensi yang lengkap. Selamat mencoba!