Category: Lingkungan

  • Memahami Eksploitasi: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

    Memahami Eksploitasi: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

    Anda mungkin tidak asing lagi dengan istilah eksploitasi dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Banyak orang menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan situasi penggunaan sesuatu secara berlebihan. Tindakan ini ternyata sangat merugikan di berbagai aspek, baik lingkungan, ekonomi, maupun sosial.

    Pengertian Eksploitasi

    Istilah ini berasal dari kata “exploitation” dalam bahasa Inggris yang bisa diartikan sebagai politik untuk memanfaatkan suatu subjek tertentu dengan sewenang-wenang. Exploitation juga berarti salah satu tindakan dengan tujuan untuk mengambil keuntungan secara berlebihan dan tidak sesuai aturan.

    Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ini merupakan bentuk pemanfaatan untuk sebuah keuntungan sendiri, penghisapan, pemerasan dari diri orang lain dan termasuk tindakan tidak terpuji. Tujuan utama tindakan ini adalah untuk memenuhi kepentingan diri sendiri dengan mendayagunakan orang lain di luar batas.

    Jenis Eksploitasi

    Berikut terdapat beberapa jenis exploitation yang perlu Anda ketahui:

    1. Fisik

    Jenis fisik merupakan bentuk penyalahgunaan tenaga anak untuk melakukan pekerjaan tertentu di luar kapasitas anak tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keuntungan bagi orang tua atau orang lain yang mempekerjakan anak.

    2. Sosial 

    Jenis sosial merupakan segala aktivitas yang bisa membuat perkembangan anak menjadi terhambat. Pihak yang tidak bertanggung jawab seringkali menggunakan anak untuk kepentingan diri sendiri, seperti ketenaran.

    3. Seksual

    Eksploitasi seksual merupakan kegiatan yang melibatkan anak, perempuan, maupun laki-laki dalam aktivitas seksual yang terlarang. Kegiatan seksual bisa mengarah pada pornografi, perkataan porno, menjadikan seseorang sebagai produk pornografi, dan melibatkan seseorang dalam bisnis prostitusi.

    4. Sumber Daya Alam

    Exploitation jenis ini adalah aktivitas mengambil sumber daya alam secara berlebihan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Kegiatan ini biasanya memberikan dampak yang serius terhadap kerusakan alam, termasuk perubahan cuaca ekstrim dan global warming.

    5. Ekonomi

    Ada pula jenis exploitation ekonomi sebagai bentuk tindakan yang dilakukan dalam bidang ekonomi untuk mendapatkan keuntungan dari orang lain. Misalnya, seorang pekerja tidak mendapatkan upah atau gaji atas kerja keras yang dilakukan di suatu perusahaan.

    6. Hewan

    Jenis ini merupakan tindakan memanfaatkan hewan untuk mendapatkan keuntungan secara pribadi. Kegiatan ini bahkan tidak mempertimbangkan dampak buruknya bagi hewan tersebut. Padahal, pelaku exploitation terhadap hewan bisa mendapatkan pidana dengan hukuman yang berat.

    7. Anak

    Bentuk eksploitasi yang secara khusus terjadi pada anak juga masih marak terjadi di lingkungan masyarakat. Banyak orang yang melakukan tindakan ini untuk mendapatkan keuntungan secara finansial. 

    Padahal, hukum di Indonesia telah mengatur tentang sanksi dari tindakan ini yang tercantum dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Berdasarkan hukum tersebut, pelaku bisa mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya.

    8. Manusia

    Exploitation pada manusia termasuk jenis yang berbahaya dan marak terjadi hingga saat ini. Kegiatan ini mencakup perdagangan manusia dan organ tubuhnya. Beberapa bentuk perdagangan manusia antara lain memindahkan korban agar terpisah dari kelompoknya, penculikan, penyekapan, pemalsuan, atau memakai ancaman.

    Tujuan dari kegiatan perdagangan manusia adalah untuk mendapatkan keuntungan secara finansial sebesar-besarnya. Bentuk lain dari exploitation manusia juga termasuk kegiatan prostitusi.

    9. Perempuan

    Perempuan seringkali mendapatkan perlakuan yang tidak adil di berbagai situasi. Banyak pihak yang mengeksploitasi perempuan untuk mendapatkan keuntungan tertentu. Sebagian perempuan bahkan dipaksa untuk menjadi seorang pekerja seks komersial. 

    Meski demikian, kesadaran terhadap kesetaraan hak antara perempuan dan laki-laki sudah mulai terbentuk. Pemerintah bahkan telah mencanangkan program yang berpihak untuk perlindungan perempuan.

    Contoh Eksploitasi

    Tindakan mengeksploitasi bisa terjadi dalam berbagai aspek, mulai dari sumber daya alam, ekonomi, maupun anak-anak. Anda bisa memahami beberapa contoh berikut agar memiliki gambaran yang lebih jelas:

    1. Penebangan Hutan 

    Kasus penebangan hutan secara liar atau ilegal masih terus terjadi hingga saat ini. Penebangan hutan secara besar-besaran juga tidak diikuti dengan penanaman pohon baru. Oleh sebab itu, aktivitas penebangan liar mengakibatkan kerusakan lingkungan yang sangat luar biasa. Bahkan bisa berdampak pada timbulnya bencana alam.

    2. Program Pembangunan

    Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan banyaknya program pembangunan untuk kawasan industri. Banyak perusahaan yang melakukan penebangan hutan untuk pembukaan lahan dan mendirikan kawasan perkebunan, pemukiman, maupun pembangunan lainnya.

    3. Mempekerjakan Anak di Bawah Umur

    Contoh eksploitasi anak yang paling sering terjadi adalah memanfaatkan anak-anak untuk mendapatkan uang. Beberapa orang justru menyuruh anaknya untuk menjadi pengemis, pemulung, maupun pengamen. Lebih buruknya lagi, anak-anak kerap menjadi pekerja seks komersial (PSK).

    4. Atraksi Sirkus Hewan

    Apakah Anda pernah melihat pertunjukan lumba-lumba atau sirkus hewan lainnya? Kegiatan itu ternyata bisa dikategorikan sebagai exploitation terhadap hewan. Pihak tertentu memanfaatkan hewan untuk bekerja secara terus menerus dan tidak merawatnya dengan baik. Mereka hanya memikirkan keuntungan bagi kelompoknya.

    5. Perdagangan Satwa

    Contoh exploitation pada hewan lainnya bisa Anda ketahui dari adanya perdagangan satwa secara ilegal. Beberapa orang memaksa hewan agar bisa menghasilkan keturunan yang unik agar bisa dijual dengan harga yang tinggi. Ada pula aktivitas jual beli satwa liar untuk menjadi hewan peliharaan.

    6. Penangkapan Ikan

    Contoh eksploitasi lain adalah penangkapan ikan di laut. Sebagian orang menggunakan bahan kimia hingga peledak untuk menangkap ikan secara besar-besaran. Tentu saja, hal ini berakibat pada rusaknya habitat ikan dan lingkungan sekitar laut.

    7. Penambangan Liar

    Indonesia terkenal mempunyai sumber daya alam yang melimpah, termasuk di sektor tambang. Sayangnya, banyak pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan penambangan secara ilegal. Pihak tersebut mengeruk hasil sumber daya tambang seperti batu bara, emas, dan pasir tanpa mendapatkan izin dari pihak yang berwenang.

    Dampak Eksploitasi

    Kegiatan sewenang-wenang ini memberikan dampak yang sangat signifikan di berbagai aspek kehidupan. Ada banyak aktivitas yang justru menimbulkan kerugian yang tidak sederhana di kalangan masyarakat luas. Berikut ini beberapa dampak negatif dari berbagai jenis exploitation yang terjadi:

    1. Dampak terhadap Alam

    Dampak dari pengeksploitasian sumber daya alam sangat terlihat jelas saat ini. Banyaknya bencana alam disebabkan oleh aktivitas manusia yang berlebihan. Misalnya banjir bandang, longsor, dan kebakaran hutan. Lingkungan kehilangan keseimbangannya karena ulah manusia itu sendiri.

    2. Dampak Akibat Kegiatan Industri

    Adanya lumpur panas lapindo Sidoarjo juga termasuk dampak dari exploitation yang dilakukan kelompok tertentu. Alih-alih mendapat keuntungan besar, hal ini justru menyebabkan kerugian yang luar biasa bagi masyarakat.

    3. Dampak terhadap Anak

    Anak adalah salah satu sasaran dari kegiatan eksploitasi. Kondisi ini ternyata berdampak sangat besar bagi kesehatan mental anak. Anak akan merasa kesulitan untuk percaya dengan orang lain, ketakutan, dan mudah berbohong. Selain itu, anak juga bisa cenderung melakukan tindakan yang destruktif.

    4. Dampak terhadap Kelestarian Hewan

    Adanya aktivitas perdagangan satwa secara ilegal bisa mengakibatkan kepunahan jenis satwa tertentu. Keragaman jenis satwa di Indonesia akan semakin menurun. Hewan-hewan yang menjadi objek sirkus juga bisa mengalami perkembangan yang terhambat.

    Sudah Mengenal Eksploitasi dan Contohnya?

    Demikian ulasan mengenai apa itu exploitation, jenis, dan contohnya. Perlu Anda ketahui, exploitation adalah kegiatan ilegal yang sangat merugikan. Meski terlihat menguntungkan secara finansial, Anda perlu menghindari terlibat dalam kegiatan ini agar tidak terjerat hukum maupun merusak stabilitas lingkungan.

    Jika memang ingin menjalankan bisnis untuk menghasilkan keuntungan, maka pilih bisnis yang tidak membahayakan lingkungan dan juga sesama. Anda juga harus mendapatkan izin resmi pemerintah sebelum memutuskan untuk melakukan kegiatan tertentu agar tindakan Anda tidak dianggap ilegal dan membahayakan.

  • Ciri-Ciri Air Bersih, Sumber & Cara Melestarikannya

    Ciri-Ciri Air Bersih, Sumber & Cara Melestarikannya

    Tidak bisa dipungkiri, kebutuhan akan air bersih merupakan hal yang paling utama dalam kehidupan sehari-hari sehingga penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana ciri-ciri air bersih. 

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), air bersih sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan manusia, termasuk untuk konsumsi, mandi, dan persiapan makanan.

    Air yang sudah terkontaminasi oleh polusi sangat berbahaya apabila kita gunakan. Oleh sebab itu,  penting untuk mengetahui ciri-ciri air bersih supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Ciri-Ciri Air Bersih

    Berbicara tentang air bersih, tentunya harus memenuhi syarat kesehatan. Adapun ciri-ciri air bersih yang layak konsumsi yang penting untuk kamu ketahui, yaitu:

    1. Tidak Berwarna

    Pertama, syarat utama air bersih yaitu tidak berwarna alias jernih. Artinya air tersebut tidak terkontaminasi oleh zat-zat lain yang dapat mengubah warnanya. Misalnya warna yang kecokelatan akibat terpapar lumpur atau tanah.

    Air yang kotor dapat menyebabkan penyakit sehingga tidak dapat lagi digunakan karena berbahaya untuk kesehatan. Air yang jernih kaya akan kandungan oksigen, serta rasanya juga tawar, getir, atau bahkan asin ketika dirasakan.

    2. Tidak Berbau

    Air bersih seharusnya tidak berbau apabila kamu cium dari jarak jauh maupun dekat. Air yang berbau pertanda bahwa terdapat bahan-bahan organik yang sedang mengalami penguraian oleh mikroorganisme tertentu.

    Beberapa kasus air sumur atau air tanah berbau biasanya terjadi akibat dari limbah pabrik sehingga tidak baik untuk digunakan.

    3. Tidak Berasa

    Ciri-ciri air bersih selanjutnya yaitu rasa air yakni tawar dan tidak getir. Beberapa tempat yang dekat dengan pantai, air tanahnya akan terasa asin dan ini tidak termasuk ke dalam kategori air bersih yang penggunaannya harus kita hindari.

    4. Terbebas dari Patogen

    Air yang bersih tentu terbebas dari patogen berbahaya yang dapat berpengaruh pada kesehatan. Contoh patogen berbahaya seperti Eschericia coli yang bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit gangguan pencernaan serta dapat memicu diare.

    Indikator yang satu ini memang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang sehingga perlu alat bantu dan penelitian lanjutan untuk mengetahui mikroba yang terdapat dalam air tersebut.

    5. Tingkat Keasaman Rendah

    Air yang baik mempunyai pH netral yang mana tingkat keasamannya antara 6 dan 8. Diluar dari angka tersebut, air dapat dikatakan tidak layak untuk kamu konsumsi lantaran mempunyai tingkat keasaman yang terlalu rendah atau terlalu tinggi.

    Benda cair secara kimiawi sejatinya memiliki 3 sifat yakni basa, asam, dan netral. Untuk mengujinya, kamu memerlukan bantuan alat ukur sifat air seperti kertas lakmus atau pH meter. Apabila terdapat warna hijau atau biru, maka bisa dipastikan kondisi air tersebut sudah tidak lagi layak pakai.

    6. Tidak Lengket di Kulit

    Ciri-ciri air yang bersih tentu tidak akan berasa lengket dan licin, serta tidak akan menyisakan kerak atau rasa tak nyaman pada kulit.  

    Biasanya air yang telah terkontaminasi mempunyai rasa lengket dan licin yang timbul akibat kandungan zat kimia lain. Untuk mengujinya, cobalah untuk mencelupkan ujung jari ke dalam air, lalu gesekkan jari kamu untuk merasakan tekstur airnya.

    7. Tidak Mengandung Endapan

    Ciri-ciri air bersih yang terakhir yaitu tidak mengandung endapan seperti debu, tanah, atau sedimen lain. 

    Hal tersebut bisa kita kenali dengan cukup menuangkan air ke dalam wadah bening, kemudian diamkan sebentar untuk mendapati sesuatu yang mengendap di dasar wadah.

    Sumber Air Bersih

    Air bersih sejatinya dapat berasal dari berbagai macam sumber. Tetapi, air tersebut harus tetap melewati proses pengolahan agar benar-benar layak untuk dikonsumsi.

    Menurut Peraturan Pemerintah (PP) No. 82 Tahun 2001, sumber air terbagi menjadi 4 kelompok yang dijelaskan secara detail sebagai berikut:

    1. Air Tanah

    Air tanah sejatinya berasal dari air hujan yang jatuh ke permukaan bumi, lalu terserap ke dalam tanah dan terjadi proses infiltrasi secara langsung maupun tidak langsung. 

    Air yang berada di dalam tanah harus digali untuk mendapatkannya keluar dari permukaan.

    2. Mata Air

    Mata air merupakan air tanah yang dapat mencapai permukaan melalui celah bebatuan lantaran terdapat perbedaan tekanan. Sumber air ini biasanya sangat jernih dan bersih sehingga cukup aman untuk diminum tanpa harus diolah terlebih dahulu.

    3. Air Hujan

    Air hujan berasal dari proses penguapan air yang naik ke atmosfer dan mengalami pendinginan yang kemudian jatuh ke permukaan bumi. Biasanya pemanfaatan air hujan adalah dengan cara menampungnya untuk memperoleh air bersih.

    4. Air Permukaan

    Air permukaan merupakan air yang ada di permukaan bumi meliputi waduk (berasal dari air hujan), sungai (berasal dari mata air), dan danau (berasal dari mata air, hujan, dan sungai).

    Selama pengalirannya, air telah terkontaminasi lumpur, dedaunan, serta elemen lain yang berada di permukaan sehingga perlu adanya pengolahan terlebih dahulu sebelum air dapat kamu gunakan.

    Cara Menjaga Kelestarian Air Bersih

    Air merupakan kebutuhan pokok bagi setiap aktivitas manusia. Tidak bisa dipungkiri bahwa kebersihan air itu tergantung pada bagaimana kita menjaganya.

    Berikut ini beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kelestarian air bersih, seperti:

    1. Menjaga Kebersihan Lingkungan

    Lingkungan yang bersih tentu akan membuat air yang kita gunakan lebih higienis dan aman untuk digunakan karena jauh dari kata tercemar. Menjaga keber­sihan lingkungan bisa kita mulai dari apa yang ada disekitar kita, seperti tidak membuang sampah sembarangan di sungai atau selokan.

    2. Mengurangi Penggunaan Air

    Penggunaan air yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya kelangkaan dan juga penurunan permukaan tanah. Kebiasaan ini sering terjadi pada kehidupan sehari-hari seperti halnya lupa untuk mematikan air keran. 

    Jumlah air yang terbatas bisa sangat berbahaya jika tidak terkelola dengan baik dan tidak menutup kemungkinan dapat mengakibatkan kebutuhan air yang sangat tinggi serta menjadi salah satu penyebab kekeringan.

    Oleh karena itu, alangkah baiknya apabila kita menghemat air untuk menghindari kemungkinan buruk diatas.

    3.  Mengurangi Bahan Kimia

    Meminimalisir penggunaan bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari merupakan salah satu langkah preventif untuk menjaga kelestarian air bersih. Sebab, bahan-bahan kimia yang telah larut dapat merusak ekosistem air tersebut.

    Bahan berbahaya seperti cat dan oli apabila dibuang ke sembarang tempat apalagi ke sungai atau selokan tentu dapat tercemar dan sangat berbahaya bagi kelestarian air dan merusak lapisan atmosfer di kehidupan ini.

    Jika air sudah tercemar, dalam jangka panjang manusia akan sulit memperoleh air bersih yang layak dikonsumsi.

    4. Mendaur Ulang Barang Bekas

    Barang-barang yang berbahan plastik dapat kita daur ulang ketimbang membuangnya secara cuma-cuma. Misalnya, botol mineral serta plastik-plastik bekas yang bisa kamu daur ulang untuk menjadikannya sesuatu nilai guna atau utilitas yang tinggi.

    5. Reboisasi

    Reboisasi adalah upaya penghijauan dengan cara menanam kembali pohon akibat adanya kerusakan.

    Dengan reboisasi, tentu ini dapat mengurangi dampak kerusakan pohon-pohon demi terjaga kelestariannya, serta juga berpengaruh pada ekosistem sumber-sumber air yang ada di sekitarnya.

    Ayo Jaga Kelestarian Air Bersih!

    Air bersih merupakan suatu hal yang esensial karena ini menyangkut hajat hidup manusia. Tak sedikit permasalahan yang timbul dan sering kita jumpai bahwa kualitas air tanah maupun air sungai yang kita gunakan kurang memenuhi syarat sebagai air minum yang sehat 

    Oleh sebab itu, ciri-ciri air bersih sangat penting untuk kita ketahui agar kesehatan dan kesejahteraan kita tidak terganggu, serta tetap menjaga kelestariannya agar tetap berkelanjutan.

  • Macam Macam Pencemaran Lingkungan dan Cara Mengatasinya

    Macam Macam Pencemaran Lingkungan dan Cara Mengatasinya

    Pencemaran lingkungan merupakan perubahan yang terjadi pada alam akibat aktivitas manusia, baik untuk tujuan pengembangan ekonomi maupun teknologi. Perubahan inilah yang menyebabkan kualitas lingkungan menurun, sehingga tidak bisa berfungsi maksimal. Lantas, apa saja macam macam pencemaran lingkungan?

    Apa Itu Pencemaran Lingkungan?

    Pencemaran merupakan perubahan faktor abiotik yang diakibatkan oleh kegiatan yang berlebihan. Salah satu contohnya adalah pengolahan bahan baku yang tidak sesuai dengan standarisasi lingkungan. Ada dua jenis bahan polutan yang ada di lingkungan sekitar, berikut di antaranya:

    1. Degradable merupakan polutan yang bisa diuraikan kembali. Salah satu contohnya adalah kotoran hewan dan limbah dari tumbuhan.
    2. Non Degradable merupakan jenis polutan yang tidak bisa diuraikan lagi. Salah satu contohnya adalah timah hitam dan merkuri.

    Macam macam pencemaran lingkungan terjadi karena banyak faktor, salah satu yang paling utama adalah manusia. Jadi, secara tidak langsung manusia berkontribusi dalam proses pencemaran lingkungan. 

    Mulai dari bertambahnya penduduk hingga banyaknya sumber yang menjadi zat polutan yang tidak bisa dinetralisir oleh alam. Menurut WHO, tingkat pencemaran akan berdasar pada kadar zat pencemarnya. Tingkat pencemaran dibedakan menjadi 3 kategori, berikut di antaranya:

    1. Pencemaran yang mengakibatkan iritasi ringan pada panca indera dan tubuh. Pencemaran ini biasanya akan menimbulkan kerusakan pada ekosistem lainnya. 
    2. Pencemaran yang mengakibatkan reaksi dan sakit kronis pada tubuh. 
    3. Pencemaran dengan kadar zat polutan yang tinggi. Hal ini bisa menimbulkan gangguan pada lingkungan sekitar, bahkan hingga kematian.

    Macam Macam Pencemaran Lingkungan

    Pencemaran lingkungan terbagi menjadi 5 jenis. Berikut macam macam pencemaran lingkungan yang sering terjadi:

    1. Pencemaran Tanah

    Tanah merupakan habitat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Tercemarnya tanah jelas akan berpengaruh pada kualitas hidup makhluk hidup yang ada. Berbagai virus dan bakteri juga bisa menyebabkan berbagai jenis penyakit.

    Hal inilah yang menyebabkan terpengaruhnya kualitas hidup suatu lingkungan atas pencemaran tanah yang terjadi. Polusi tanah merupakan kondisi saat permukaan tanah terkontaminasi polutan. Umumnya, terjadinya kontaminasi tanah ini berasal dari bahan kimia buatan manusia.

    Nah, berikut ini ada beberapa penyebab terjadinya pencemaran tanah:

    1. Sampah

    Sampah merupakan salah satu jenis polutan pencemar tanah. Sampah yang mencemari tanah ini pada umumnya berasal dari sampah rumah tangga yang tidak bisa diolah dengan baik.

    Banyaknya sampah akan membuat lingkungan menjadi kotor. Tidak jarang, hal ini membuat orang yang tinggal di atas tanah yang tercemar akan mudah terjangkit berbagai penyakit menular. 

    2. Bahan Radioaktif

    Selanjutnya adalah bahan radioaktif. Jenis polutan yang satu ini ternyata bisa masuk ke kawasan tercemar. Selain itu, pencemaran dari bahan radioaktif ini bisa menimbulkan risiko terjangkitnya penyakit serius bagi masyarakat yang hidup di kawasan tercemar.

    2. Pencemaran Udara

    Macam macam pencemaran lingkungan selanjutnya adalah pada udara. Pencemaran udara terjadi saat polutan dan penyebab pencemaran adalah gas yang bercampur udara. Jenis pencemaran ini paling mudah ditemukan. Hal tersebut terjadi karena sifat dari gas yang mudah menyebar.

    Pencemaran udara ini juga bisa disebabkan oleh gas dan partikel. Jenis polutan ini berasal dari asap kendaraan bermotor, hingga pembakaran limbah rumah tangga. Contoh gas dan polutan yang bisa menjadi sumber pencemaran udara adalah sebagai berikut:

    • Karbon monoksida atau CO ini berasal dari pembakaran bahan buangan mesin. Jika jumlah dari karbon monoksida melebihi batas maksimal, maka bisa mengganggu pernapasan.
    • Karbon dioksida atau CO2 ini berasal dari pernapasan makhluk hidup. Selain itu, CO2 ini juga bisa berasal dari proses pembusukan bahan organik, hingga pelapukan batuan. Jika jumlah dari gas CO2 di atmosfer meningkat, maka suhu bumi pun akan meningkat yang menyebabkan perubahan iklim.
    • Sulfur dioksida merupakan gas pencemaran lingkungan yang berasal dari pabrik pembakaran fosil atau belerang. Jika jenis polutan ini bercampur dengan air hujan, maka bisa menimbulkan hujan asam.

    3. Pencemaran Air

    Pencemaran air merupakan adanya perubahan penurunan kualitas air pada suatu tempat. Penyebab terjadinya pencemaran air cukup beragam, berikut di antaranya:

    • Pembuangan bekas limbah industri dan limbah rumah tangga ke sungai maupun lautan.
    • Adanya partikel tanah di area perairan. Hal tersebut biasanya diakibatkan oleh erosi.
    • Penggunaan bahan peledak, serta racun untuk menangkap ikan.
    • Tumpahan minyak akibat kebocoran tanker. 

    4. Pencemaran Suara

    Macam macam pencemaran lingkungan selanjutnya adalah pencemaran suara. Polusi suara ini disebabkan adanya suara bising dari kendaraan bermotor, mesin pabrik, atau suara lain dengan bunyi yang keras. Tentu saja, hal ini akan sangat mengganggu pendengaran, bahkan mengganggu waktu tidur.

    5. Pencemaran Cahaya

    Pencemaran cahaya merupakan polusi yang terjadi karena kelebihan sumber cahaya pada suatu wilayah. Hal tersebut mengakibatkan meningkatnya intensitas cahaya secara signifikan. Selain itu, hal ini juga bisa mengganggu aktivitas makhluk hidup. Contohnya adalah lampu jalan yang berlebihan.

    Cara Mengatasi Pencemaran Lingkungan

    Agar dapat mengatasi macam macam pencemaran lingkungan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan.

    1. Menegakkan Peraturan

    Peraturan tertulis memiliki peranan dalam mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Pemerintah bisa membuat regulasi yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan melalui dinas terkait.

    Tidak hanya aturan, pemerintah juga harus memiliki sikap yang tegas dalam mengusut masyarakatnya yang melakukan pelanggaran terhadap kelestarian lingkungan.

    Berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 mengenai Lingkungan Hidup. Upaya penanganan atas masalah pencemaran lingkungan bisa dilakukan dengan beberapa hal sebagai berikut:

    • Mengatur sistem pembuangan limbah industri.
    • Menempatkan kawasan industri berjauhan dengan pemukiman penduduk.
    • Pengawasan terhadap penggunaan bahan kimia.
    • Melakukan upaya penghijauan.

    2. Edukasi

    Upaya lain dalam mengatasi macam macam pencemaran lingkungan adalah dengan memberikan edukasi. Anda bisa berperan aktif dalam mengajarkan masyarakat lain tentang bagaimana cara menjaga lingkungan agar tetap lestari.

    Upaya menanggulangi pencemaran lingkungan juga bisa dilakukan melalui jalur pendidikan, baik secara formal maupun non formal. Melalui pendidikan formal, masyarakat akan mempelajari lingkungan hidup.

    Sementara pendidikan non formal bisa dari kegiatan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. 

    3. Lakukan 3R

    3R atau reuse, reduce, dan recycle merupakan istilah yang bisa mencegah dan mengatasi masalah macam macam pencemaran lingkungan. 

    Ada banyak sekali cara sederhana yang bisa Anda lakukan. Mulai dari memilah sampah, mengolah barang bekas menjadi produk baru, hingga menggunakan kembali barang yang masih layak digunakan.

    4. Memanfaatkan Teknologi

    Dengan kecanggihan teknologi yang ada saat ini, tentunya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Salah satu contohnya adalah dengan membuat alat canggih untuk mengolah sampah menjadi suatu produk yang bernilai ekonomis. 

    Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan teknologi untuk berinovasi dalam menciptakan produk baru dari barang-barang bekas pakai.

    Tertarik Menerapkan Metode 3R?

    Itulah penjelasan mengenai macam macam pencemaran lingkungan yang perlu Anda ketahui. Pencemaran lingkungan sendiri mengakibatkan banyak kerugian. Seperti bau tidak sedap, global warming, menurunnya hasil pertanian, hingga memperburuk kesehatan.

    Nah, dengan mengetahui penyebab pencemaran, Anda pun akan lebih memahami bagaimana cara untuk mengatasi hal tersebut. Anda juga bisa mengikuti kampanye mengenai pelestarian lingkungan untuk meningkatkan awareness masyarakat. Layaknya tema yang diusung ketika memperingati Hari Bumi tahun 2022 lalu.

  • Ekosistem Sawah: Pengertian, Jenis, Cara, serta Rantai Makanannya

    Ekosistem Sawah: Pengertian, Jenis, Cara, serta Rantai Makanannya

    Sawah adalah salah satu bentuk sistem lingkungan yang berperan besar dalam kehidupan manusia. Ekosistem sawah tidak hanya menjadi sumber pangan utama, tetapi juga memberikan sejumlah manfaat ekologi yang penting untuk lingkungan. Simak ulasan lengkapnya di sini!

    Apa Itu Ekosistem Sawah?

    Ekosistem sawah adalah suatu lingkungan yang terbentuk oleh interaksi antara air, tanah, tumbuhan, dan organisme hidup di sekitar area pertanian. Sawah sendiri adalah lahan basah untuk menanam padi, salah satu sumber makanan pokok bagi mayoritas negara di dunia, termasuk Indonesia.

    Ekosistem ini memiliki karakteristik yang unik dan kompleks. Di mana melibatkan hubungan simbiosis antara berbagai komponen yang saling bergantung satu sama lain.

    Beberapa komponen yang saling terkait dan bergantung satu sama lain tersebut meliputi tanaman padi, air, tanah, cahaya matahari, manusia, serta organisme lainnya.

    Di sisi lain, sawah memberikan banyak manfaat untuk kehidupan. Selain sebagai sumber makanan pokok, sawah juga berperan dalam mengatur siklus air. Serta menyediakan habitat bagi berbagai organisme hidup, menjaga keanekaragaman hayati, dan mempengaruhi iklim mikro di sekitarnya.

    Namun, ekosistem ini juga rentan terhadap perubahan lingkungan dan tekanan manusia. Perubahan penggunaan lahan, polusi air, dan perubahan iklim dapat mengancam keberlanjutan ekosistem.

    Jenis Ekosistem Sawah

    Terdapat beberapa jenis sistem lingkungan sawah yang berbeda, tergantung pada faktor geografis, iklim, dan budaya di suatu daerah. Adapun berikut ini adalah beberapa jenis ekosistem sawah:

    1. Sawah Irigasi

    Freepik

    Jenis sawah ini menggunakan sistem pengairan buatan dengan mengalirkan air dari sungai, danau, atau waduk ke area persawahan. Sistem irigasi ini memastikan pasokan air yang cukup untuk tanaman padi. Sawah irigasi sering ditemukan di banyak negara di Asia seperti Indonesia, Filipina, Thailand, dan India.

    2. Sawah Pasang Surut

    Pexels

    Sawah pasang surut terletak di daerah pantai, di mana air laut masuk ke area persawahan saat pasang dan surut. Jenis sawah ini menggunakan pola pengairan yang bergantung pada perubahan pasang surut air laut.

    Sawah pasang surut bisa Anda temukan di daerah yang memiliki geografi pantai datar, seperti di Indonesia bagian timur, Bangladesh, dan Vietnam.

    3. Sawah Tadah Hujan (Sawah Ladang)

    Pexels

    Ekosistem sawah ini mengandalkan curah hujan alami untuk pasokan air bagi pertumbuhan tanaman padi. Sawah tadah hujan umumnya ada di daerah dengan curah hujan yang cukup, seperti di Jepang, bagian utara India, dan beberapa bagian Afrika.

    4. Sawah Terasering

    Freepik

    Jenis sawah ini biasanya berada di lereng bukit atau pegunungan dengan lahan miring yang membentuk teras-teras yang bertingkat (terasering).

    Setiap teras memiliki tingkat air yang berbeda dan digunakan untuk menanam padi pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan air tanaman. Teras-teras ini berguna untuk menahan air dan tanah agar tidak tererosi. 

    Sawah ini umumnya bisa Anda temukan di daerah pegunungan seperti di Nepal, Filipina, China, serta beberapa daerah di Indonesia seperti Bali dan Jawa Barat.

    5. Sawah Lebak

    Freepik

    Jenis sawah ini umumnya terletak di dataran rendah yang dekat dengan sungai-sungai besar. Sawah lebak memanfaatkan banjir alami sungai yang terjadi setiap tahun untuk membanjiri lahan sawah. 

    Ketika sungai meluap saat musim hujan, air banjir memasuki sawah lebak dan menggenangi lahan pertanian. Setelah air surut, tinggallah lapisan lumpur subur yang memberikan nutrisi bagi pertumbuhan tanaman. 

    Sawah lebak bisa Anda temukan di wilayah-wilayah dengan iklim tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi. Seperti di daerah-daerah di Asia Tenggara. Contohnya Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Tanaman padi yang umumnya ditanam di sawah lebak adalah varietas padi yang toleran terhadap kelebihan air.

    Cara Kerja Ekosistem Sawah

    Sistem lingkungan sawah melibatkan sejumlah proses dan komponen yang bekerja bersama-sama untuk menjaga keseimbangan dan produktivitas. Berikut adalah cara kerjanya secara umum:

    1. Pengairan

    Pengairan yang tepat dan teratur merupakan elemen terpenting. Air dialirkan ke sawah untuk menjaga kelembaban tanah yang optimal guna menunjang pertumbuhan tanaman padi.

    Sistem pengairan seperti saluran air, bendungan, atau pompa air adalah pilihan utama untuk mengalirkan dan mendistribusikan air ke seluruh area sawah.

    2. Penyiapan Lahan

    Sebelum penanaman, lahan sawah harus Anda siapkan dengan baik. Proses ini meliputi pengolahan tanah, pembuatan parit dan saluran irigasi, serta pemadatan tanah. Penyiapan lahan yang baik membantu dalam peredaran air, drainase yang baik, dan peningkatan kesuburan tanah.

    3. Penanaman Padi 

    Setelah lahan siap, lankah kerja ekosistem sawah berikutnya adalah penanaman padi. Anda bisa menanam secara langsung di sawah atau melalui bibit yang telah dipersiapkan terlebih dahulu. 

    Ingat, Anda perlu menanam padi dalam jarak dan pola tertentu untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan mendapatkan nutrisi yang cukup dari air dan tanah.

    4. Pemupukan dan Perlindungan Tanaman

    Selama masa pertumbuhan, tanaman padi memerlukan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dengan baik.

    Anda bisa melakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik atau anorganik untuk memberikan unsur hara pada tanah. Perlindungan tanaman dari hama dan penyakit juga menjadi perhatian penting dalam pengelolaan sawah.

    5.  Panen

    Setelah tanaman cukup umur, maka Anda bisa memanennya. Panen dapat Anda lakukan secara manual dengan menggunakan sabit atau mesin panen padi. 

    Setelah masa panen, keringkan biji padi (gabah). Kemudian, giling untuk menghasilkan beras. Beras inilah yang nantinya bisa Anda jadikan sebagai bahan pangan.

    6.  Rotasi Tanaman dan Pemeliharaan

    Panen bukanlah tahap akhir. Setelah panen, Anda perlu melakukan rotasi tanaman untuk menjaga kesuburan tanah, serta mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.

    Selain itu, pemeliharaan saluran air, pemadaman gulma, dan pengelolaan sisa tanaman padi yang tidak berguna juga perlu Anda lakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sawah.

    Rantai Makanan dalam Ekosistem Sawah

    Dalam sistem lingkungan sawah, rantai makanan terdiri dari berbagai organisme yang saling bergantung satu sama lain. Jika salah satu komponen dalam rantai makanan terganggu, maka hal ini dapat berdampak pada stabilitas ekosistem secara menyeluruh. Berikut adalah contohnya:

    1. Produsen

    Tanaman padi berperan sebagai produsen utama dalam rantai makanan. Melalui fotosintesis, tanaman padi menghasilkan energi dari sinar matahari, serta mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa. Sehingga tanaman padi menghasilkan makanan sendiri dan menjadi dasar bagi rantai makanan selanjutnya.

    2. Konsumen Primer

    Konsumen primer dalam sawah adalah hewan herbivora yang mengonsumsi tanaman padi sebagai sumber makanan utama. 

    Contohnya adalah burung padi-padian, tikus sawah, dan serangga seperti wereng padi dan kutu daun. Konsumen primer ini mendapatkan energi dari tanaman padi yang mereka konsumsi.

    3. Konsumen Sekunder

    Sementara itu, konsumen sekunder dalam ekosistem sawah adalah hewan pemakan daging atau karnivora yang memakan konsumen primer. Contohnya adalah burung bangau, ular air, serta amfibi seperti katak sawah. Konsumen sekunder ini mendapatkan energi dari konsumen primer yang mereka makan.

    4. Konsumen Tersier

    Konsumen tersier dalam rantai makanan sawah dapat berupa hewan pemangsa yang lebih besar dan berada di level yang lebih tinggi dalam jaring makanan.

    Contohnya adalah ular sanca atau burung pemangsa seperti burung elang yang merupakan predator puncak dalam ekosistem. Konsumen tersier ini memakan konsumen sekunder sebagai sumber makanan utama mereka.

    5. Pengurai

    Sedangkan pengurai atau dekomposer adalah organisme seperti bakteri dan jamur yang membantu mendaur ulang bahan organik yang mati. 

    Mereka memecah bahan organik menjadi nutrisi yang dapat digunakan kembali oleh tanaman padi sebagai pupuk alami. Pengurai berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan menghilangkan bahan organik yang tidak terpakai.

    Sudah Tahu Apa Saja Jenis Ekosistem Sawah?

    Ekosistem sawah berperan penting dalam kehidupan manusia. Terdapat beberapa kriteria agar produktivitas padi lebih maksimal. Seperti lokasi sawah harus memiliki tinggi sekitar 0-1.500 meter dari permukaan laut dengan kondisi subur dan berlumpur. Sedangkan pH tanahnya yang baik adalah 4,0-7,0. 

    Pengaturan keluar masuknya air juga wajib Anda pertimbangkan. Sawah juga cocok dengan iklim tropis yang memiliki kelembaban 200 mm/bulan. Semoga bermanfaat!

  • 15 Contoh Poster Kebersihan Lingkungan yang Mudah untuk Dibuat 

    15 Contoh Poster Kebersihan Lingkungan yang Mudah untuk Dibuat 

    Membuat poster kebersihan lingkungan adalah task klasik yang biasanya diberikan di banyak Sekolah Negeri. Poster yang dibuat umumnya nanti akan digunakan sebagai dekorasi kelas atau sekolah. Jika kamu mendapatkan task ini, kami memiliki beberapa contoh poster kebersihan lingkungan yang dapat kamu jadikan inspirasi.

    Langsung saja, intip beberapa referensi poster kebersihan lingkungan yang telah kami rangkum di bawah ini!

    Contoh Poster Kebersihan Lingkungan yang Mudah Digambar

    Berikut adalah beberapa contoh poster kebersihan lingkungan kreatif yang mudah dibuat, yang dapat kamu jadikan inspirasi dalam membuat poster lingkungan karyamu sendiri:

    1. Poster Jagalah Kebersihan Lingkungan Sekolah

    Poster Kebersihan Lingkungan | image source Youtube Doni Studio

    Jika kamu ingin membuat poster kebersihan dengan tema lingkungan sekolah, contoh poster berikut dapat kamu jadikan inspirasi. 

    Poster ini tidak memiliki banyak elemen gambar di dalamnya, sehingga lebih mudah untuk kamu gambar. Meskipun demikian, pesan dari poster ini sangat jelas, yaitu dimana siswa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan sekolahnya.

    Terkait proses gambarnya, kamu dapat mulai menggambar poster ini dengan menggambar gambar tong sampah, sapu, pengki, gedung sekolah, dan juga bendera. Pada bagian atas gambar, kamu dapat menambahkan tulisan “Jagalah Kebersihan Sekolah”.

    2. Poster Dilarang Membuang Sampah di Sungai 

    Poster Dilarang membuang sampah di Sungai | Image source Youtube Doni Studio

    Contoh poster lainnya yang juga dapat kamu jadikan inspirasi adalah poster dilarang membuat sampah di sungai. Jika kamu memilih tema kebersihan lingkungan yang lebih umum, maka tema ini terbilang cukup cocok.

    Seperti yang diketahui, bahwa kerusakan lingkungan berupa sungai yang tercemar masih menjadi isu di banyak kota di Indonesia. Dengan poster ini, kamu akan dapat menyampaikan pesan pentingnya untuk menjaga kebersihan air permukaan ini.

    Sama dengan poster sebelumnya, poster ini termasuk mudah untuk kamu gambar. Pasalnya, tidak terdapat banyak elemen sulit di dalam gambar.

    Jika kamu ingin menggambar poster ini, kamu hanya perlu menggambar gambar sungai sederhana dengan sejumlah sampah plastik di bagian permukaannya. Selain itu, di sisi sungai, kamu dapat menambahkan gambar plang bertuliskan “Dilarang Membuang Sampah di Sungai”.

    3. Poster Jaga Bumi – Stop Sampah Plastik

    Poster Jaga Bumi | Image source Youtube Doni Studio

    Contoh poster kebersihan lingkungan kreatif selanjutnya yang mudah untuk digambar adalah poster jaga Bumi-stop sampah plastik. 

    Poster ini memiliki makna mendalam, dimana mengingatkan orang yang membacanya untuk isu lingkungan yang muncul dari sampah plastik, seperti banjir, kerusakan ekosistem, hingga pemanasan global.

    Untuk menggambar poster ini, kamu tidak akan membutuhkan banyak effort. Pasalnya, gambar ini hanya menggunakan beberapa elemen dan warna di dalamnya. Kamu dapat memulainya dengan menggambar karikatur sederhana dari bumi yang sedang menangis dengan sampah plastik di bagian atasnya.

    Selanjutnya, kamu dapat mempertegas pesan gambar dengan menambahkan tulisan “Jaga Bumi, Stop Sampah Plastik”. Tambahkan juga gambar rambu larangan membuang sampah plastik.

    4. Poster Orang Bijak Selalu Buang Sampah pada Tempatnya

    Poster Buang sampah pada tempatnya | Image source Youtube Doni Studio

    Kurangnya kepedulian akan kebersihan dan lingkungan menjadi salah satu penyebab mengapa masalah sampah hingga hari ini belum terselesaikan. Hingga hari ini, masih banyak orang yang bertindak kurang bijak dengan membuang sampah sembarangan.

    Hal tersebut menjadi sumber malapetaka di ujung hari, seperti banjir, pencemaran tanah, dan menjadi sumber penyakit. Poster ini dapat menjadi media bagi kamu untuk menegur orang yang belum peduli akan isu lingkungan ini.

    Dalam pembuatan poster dengan konsep ini, kamu hanya perlu menggambar 2 elemen gambar utama, yaitu tong sampah dan juga plang bertuliskan “Orang Bijak Selalu Buang Sampah pada Tempatnya”.

    5. Poster Buang Sampah pada Tempatnya

    Poster Buanglah sampah pada tempatnya | Image source Youtube Doni Studio

    Masih memiliki konsep yang sama dengan contoh poster kebersihan lingkungan sebelumnya, yaitu membuang sampah pada tempatnya. Poster buang sampah pada tempatnya versi ini juga dapat menjadi inspirasi yang kamu pertimbangkan.

    Dengan beberapa elemen gambar di poster ini, kamu akan dapat meningkatkan kesadaran orang akan isu lingkungan yang melibatkan sampah. Gambar poster ini sendiri termasuk cukup mudah untuk digambar.

    Untuk proses gambar poster ini, kamu hanya perlu menggambar sebuah tong sampah, sapu lidi, dan kemudian sebuah plang bertulisan “Jagalah Kebersihan lingkungan”.

    Pada bagian atas gambar, kamu juga dapat mempertegas pesan gambar dengan menambahkan balloon text atau tulisan “Buanglah Sampah Pada Tempatnya”.

    6. Poster Buang Sampah Pada Tempatnya (Sampah Organik, Anorganik dan B3)

    Poster tempat sampah untuk jenis sampah yang berbeda | Image source Youtube Drawing All Bara

    Memisahkan sampah organik dan anorganik hari ini menjadi salah satu tindakan yang dapat menjaga lingkungan. Dengan melakukan hal ini, maka kamu dapat mempermudah proses pengolahan kembali sampah tersebut. 

    Selain itu, kamu juga dapat mencegah terjadinya penumpukan sampah yang dapat menjadi sumber penyakit. Poster ini dapat menjadi media yang membantu kamu untuk menyampaikan pesan dari pentingnya memisahkan sampah organik, anorganik, dan sampah B3.

    Konsep gambar dari poster ini sendiri termasuk cukup sederhana. Kamu hanya perlu menggambar 3 tong sampah dengan warna tertentu, dengan masing-masing label organik, anorganik, dan B3.

    Pada bagian atas gambar tong sampah, kamu juga dapat menambahkan himbauan tambahan berupa tulisan “Buanglah Sampah Pada Tempatnya”.

    Baca Juga : 8 Contoh Seni Rupa Asli Indonesia, Lengkap dengan Jenisnya

    7. Poster Jaga dan Rawat Bumi Kita – Stop Sampah Plastik

    Poster Jaga dan Rawat Bumi kita | Image source Berita 99

    Jika kamu ingin membuat poster lingkungan bersih yang sedikit rumit, maka contoh poster kebersihan lingkungan ini adalah salah satu inspirasi desain yang dapat kamu pertimbangkan.

    Poster ini memuat cukup banyak elemen gambar, namun yang tidak sulit untuk kamu gambar. Sehingga, kamu dapat membuat poster yang menarik dengan sedikit effort. 

    Untuk kamu yang tertarik dengan konsep poster ini, kamu dapat mulai menggambar Bumi dengan gambar tangan di bagian bawahnya. Selanjutnya, kamu dapat menambahkan plang bertulisan “Jaga dan Rawat Bumi Kita” dan juga “Stop Sampah Plastik”.

    Contoh poster ini sendiri dapat memberikan pesan kuat terkait dengan aksi menjaga lingkungan, yang mana kamu dapat ikut andil menyelamatkan Bumi dengan mengurangi pemakaian plastik.

    8. Poster Buang Sampah pada Tempatnya Versi 2

    Poster buang sampah pada tempatnya versi 2 | Image source Youtube Komunitas Generatif

    Menggambar adalah salah satu keterampilan yang tidak semua orang kuasai. Jika kamu adalah salah satu yang memiliki kemampuan minim dalam menggambar, kamu dapat mempertimbangkan contoh poster kebersihan lingkungan ini untuk inspirasi poster mu.

    Poster ini memuat elemen gambar yang termasuk sangat mudah untuk digambar. Sehingga, kamu yang cukup terbatas dalam hal menggambar pun tetap dapat menggambarnya.

    Untuk membuatnya, kamu hanya perlu menggambar 1 elemen utama dari poster, yaitu tong sampah. Pada bagian atas, kamu dapat menambahkan tulisan tambahan “Buanglah Sampah Pada Tempatnya”.

    9. Poster Jagalah Kebersihan Sekolah

    Poster Jagalah kebersihan | Image source Youtube Preneur Drawing

    Masih membahas inspirasi poster bertemakan kebersihan lingkungan, contoh poster ini juga dapat menjadi pilihan inspirasi gambar untuk kamu. Poster ini memiliki gambar yang sangat sederhana yang dapat digambar, meskipun kamu tidak memiliki kemampuan gambar yang mumpuni.

    Dalam proses pembuatannya, kamu dapat menggambar 3 elemen utama dari poster ini, yaitu tong sampah, sekolah, dan juga bendera. Pada bagian atas dan samping dari tong sampah, kamu dapat menambahkan balloon text bertuliskan “Jagalah Kebersihan Lingkungan Sekolah” atau “Bersih itu Indah, Bersih itu Nyaman”.

    Meskipun sederhana, namun pesan yang poster ini sampaikan cukup jelas, yaitu berupa himbauan bagi siswa untuk menjaga kebersihan sekolahnya.

    10. Poster Buang Sampah pada Tempat yang Benar

    Poster Buang Sampah pada Tempat yang Benar | Image source Youtube Doni Studio

    Memiliki tema yang menghimbau pembacanya untuk membuang sampah pada tempatnya, poster ini termasuk yang mudah kamu buat. 

    Dalam pembuatannya, kamu dapat membuat gambar tong sampah lucu yang berada di atas permukaan bumi dan papan himbauan untuk membuang sampah pada tempatnya yang menancap pada bumi.

    11. Poster Stop Polusi Plastik

    Poster Stop Polusi Plastik | Image source Youtube Cara Menggambar

    Contoh poster kebersihan lingkungan ini memiliki konsep sederhana yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan laut dari polusi plastik. Untuk menggambar poster ini, kamu dapat melakukannya dengan menggambar ilustrasi laut dengan beberapa sampah plastik mengapung di permukaannya.

    Selanjutnya, kamu dapat menambahkan gambar karikatur bumi yang terlihat marah dan menambahkan tulisan “Stop Polusi Plastik”.

    12. Poster Stop Pencemaran – Ayo Jaga Lingkungan

    Poster Stop Pencemaran – Ayo Jaga Lingkungan | Image source Youtube Ambar Cahyono

    Contoh poster ini berfokus pada isu pencemaran lingkungan yang banyak terjadi di seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Dengan gambar sejumlah pabrik dan juga industri rumah tangga yang membuang limbahnya ke sungai, poster ini mengilustrasikan pencemaran lingkungan yang terjadi di kota besar hari ini.

    13. Poster Jagalah Lingkungan Tetap Hijau

    Poster Jagalah Lingkungan Tetap Hijau | Image source Youtube Ambar Cahyono

    Poster ini menyampaikan pesan kepada pembacanya agar turut dalam aksi menjaga kehijauan bumi, yaitu dengan menanam pohon dan menjaga kebersihan. Contoh poster kebersihan lingkungan yang satu ini sendiri juga termasuk mudah untuk kamu gambar.

    Untuk menggambarnya, kamu hanya perlu menggambar 2 pemandangan alam berbeda dengan 1 pohon sebagai pembatasnya. Yang satu menggambarkan lingkungan yang hijau dan yang satu lagi menggambarkan lingkungan yang tandus.

    Sebagai penegas, kamu bisa menambahkan plang tulisan di pohon yang berbunyi “Jagalah Lingkungan Tetap Hijau”.

    14. Poster Kebersihan Sebagian dari Iman

    Poster Kebersihan Sebagian dari Iman | Image source Youtube Corat Coret

    Di kalangan muslim, take line “Kebersihan adalah Sebagian dari Iman” termasuk yang sangat terkenal. Kamu dapat menjadikan take line ini sebagai konsep dari poster kebersihan lingkungan mu.

    Dalam hal ini, kamu dapat menggambar seorang anak perempuan atau laki-laki yang tengah membersihkan sampah. Untuk menegaskan gambar, kamu dapat memberikan balloon text bertuliskan “Kebersihan Sebagian dari Iman” di sebelah gambar anak tersebut.

    15. Poster Stop Penggunaan Plastik Sampah

    Poster Stop Penggunaan Plastik Sampah | Image source Youtube Doni Studio

    Contoh poster kebersihan lingkungan yang terakhir dari kami kembali terkait dengan sampah plastik. Poster ini juga memberikan himbauan kepada pembacanya untuk mengurangi atau menghentikan penggunaan plastik.

    Poster ini sendiri termasuk cukup sederhana. Untuk menggambarnya, kamu hanya perlu menggambar 2 elemen gambar, yaitu gambar rambu stop menggunakan plastik dan juga beberapa tumpukan sampah plastik di bagian bawahnya.

    Telah Temukan Inspirasi dari Contoh Poster Kebersihan Lingkungan?

    Kebersihan lingkungan adalah tema umum yang banyak sekolah gunakan untuk tugas membuat poster. Jika kamu mendapatkan task ini dari sekolahmu, kamu dapat mempertimbangkan beberapa contoh poster kebersihan lingkungan di atas sebagai referensi untuk membuat poster karyamu.Opsi lain, kamu juga dapat mengeksplorasi lebih banyak inspirasi dengan mengunjungi beberapa platform online, seperti Pinterest, Canva, atau Youtube. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.