Blog

  • Tujuan Akuntansi: Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Jenisnya

    Tujuan Akuntansi: Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Jenisnya

    Sekarang ini, kita berada dalam zaman bisnis yang terus berkembang dengan cepat. Namun, pertumbuhan bisnis yang pesat ini juga membawa kompleksitas yang lebih tinggi dan melibatkan berbagai macam transaksi keuangan yang tidak mungkin hanya diingat-ingat. Hal inilah yang mengharuskan pemilik bisnis untuk memahami tujuan akuntansi. 

    Karena akuntansi memainkan peran yang sangat penting dalam bisnis, mari pelajari lebih lanjut tentang dasar-dasar akuntansi melalui artikel ini! Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, hingga jenis-jenis akuntansi.

    Pengertian Akuntansi

    Sebagian besar orang yang masih awam mungkin beranggapan bahwa ilmu akuntansi hanya sekedar ilmu tentang hitung-menghitung uang. Padahal, akuntansi merupakan proses yang tidak sesimpel itu.

    Kebanyakan orang mungkin juga beranggapan bahwa akuntansi hanya dipakai dalam ranah bisnis saja dan hanya perusahaan yang membutuhkannya. Nyatanya, ilmu akuntansi juga cukup banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya mengelola anggaran keluarga hingga membuat anggaran pribadi.

    Lantas, apa yang dimaksud dengan akuntansi? Akuntansi adalah suatu proses dan sistem yang digunakan untuk mengumpulkan, mencatat, mengklasifikasikan, menganalisis, dan melaporkan informasi keuangan suatu perusahaan atau entitas bisnis. 

    Menurut Financial Accounting Standards Board (FASB), akuntansi diartikan sebagai proses mengidentifikasi, merekam, dan melaporkan informasi keuangan tentang entitas bisnis untuk pengguna informasi eksternal.

    Dengan akuntansi, para pemangku kepentingan dapat memahami kinerja keuangan suatu perusahaan dengan lebih baik. Akuntansi melibatkan pencatatan semua transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan, seperti pembelian, penjualan, pendapatan, dan pengeluaran. 

    Informasi ini kemudian diolah dan diklasifikasikan menggunakan aturan dan prinsip akuntansi yang telah ditetapkan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk melacak arus kas, aset, hutang, dan modal yang dimilikinya.

    Tujuan Akuntansi

    Proses perhitungan angka-angka yang rumit dalam akuntansi tentu dilakukan karena sebuah alasan. Namun, alasan utamanya adalah untuk memberikan gambaran yang jelas dan akurat, tentang keuangan perusahaan kepada pemangku kepentingan, seperti pemilik perusahaan, investor, pemberi pinjaman, dan pemerintah. Berikut tujuan lainnya:

    1. Tujuan Akuntansi Secara Umum

    • Menyediakan informasi keuangan yang relevan kepada pengguna informasi, guna memahami kinerja keuangan dan posisi keuangan perusahaan.
    • Bertujuan untuk menghasilkan informasi keuangan yang akurat, dapat diandalkan, dan objektif tentang kondisi keuangan perusahaan.
    • Memberikan gambaran mengenai kondisi finansial perusahaan di masa depan.
    • Memperoleh gambaran terkait tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan.
    • Membantu dalam evaluasi kinerja keuangan perusahaan.
    • Mengidentifikasi risiko keuangan, seperti risiko likuiditas, risiko kredit, atau risiko pasar, sehingga manajemen dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengelola risiko tersebut.
    • Membantu perusahaan dalam memenuhi kewajiban pelaporan perpajakan dan hukum yang diberlakukan oleh pemerintah.

    2. Tujuan Akuntansi Secara Khusus

    Secara khusus, diterapkannya akuntansi bertujuan untuk menyediakan laporan keuangan yang memuat informasi yang wajar dan sesuai dengan Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU) atau Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).

    Laporan keuangan tersebut mencakup neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Dengan laporan keuangan tersebut, diharapkan dapat mengambil keputusan yang informasional, evaluasi kinerja, analisis risiko, dan transparansi dalam lingkungan bisnis.

    3. Tujuan Akuntansi Secara Kualitatif

    Secara kualitatif, tujuan akuntansi adalah menggambarkan tujuan yang lebih luas, yang tidak dapat diukur secara langsung atau terukur dalam bentuk angka. Berikut adalah beberapa tujuannya:

    • Menciptakan transparansi dalam penyajian informasi keuangan. Dalam hal ini, informasi yang disajikan harus jelas, terbuka, dan dapat dipahami oleh pengguna laporan keuangan.
    • Memfasilitasi pertanggungjawaban perusahaan atau individu terhadap penggunaan sumber daya dan kewajiban finansial.
    • Menyajikan informasi transaksi secara real-time.
    • Mengukur apakah perusahaan beroperasi dengan integritas, keberlanjutan, dan memenuhi tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat, lingkungan, dan pihak-pihak terkait lainnya.
    • Membantu dalam pengelolaan sumber daya secara lebih efisien dan efektif.

    Fungsi Akuntansi

    Akuntansi memiliki beberapa fungsi yang penting dalam sebuah organisasi atau entitas bisnis. Berikut adalah beberapa fungsi utama akuntansi:

    1. Pencatatan Transaksi Keuangan

    Fungsi utama akuntansi adalah mencatat semua transaksi keuangan yang terjadi dalam organisasi. Ini melibatkan proses pengumpulan, pengklasifikasian, dan pencatatan transaksi ke dalam jurnal dan buku besar. Pencatatan yang teratur dan akurat, memastikan bahwa semua aktivitas keuangan terdokumentasi dengan baik.

    2. Pelaporan Keuangan

    Akuntansi juga berfungsi sebagai penyusunan laporan keuangan untuk menggambarkan tentang kinerja keuangan suatu organisasi. 

    Laporan keuangan, seperti neraca, laporan laba rugi, dll dapat memberikan informasi yang relevan tentang posisi keuangan, hasil operasional, dan arus kas perusahaan kepada pemangku kepentingan eksternal maupun internal.

    3. Pengendalian Keuangan

    Akuntansi berperan dalam memastikan pengendalian yang tepat atas sumber daya keuangan organisasi. Ini melibatkan penegakan kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan, pencegahan kecurangan, pemisahan tugas, dan pengawasan yang ketat terhadap transaksi keuangan.

    4. Analisis dan Interpretasi Data Keuangan

    Fungsi akuntansi yang tak kalah penting mencakup analisis dan interpretasi data keuangan. Melalui penggunaan rasio keuangan, metode perbandingan, dan analisis tren, akuntansi membantu dalam mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan, mengidentifikasi tren, dan membuat keputusan yang didukung oleh informasi keuangan.

    5. Perencanaan dan Penganggaran

    Fungsi selanjutnya dari akuntansi adalah sebagai perencanaan keuangan dan penyusunan anggaran organisasi. Perencanaan ini meliputi proyeksi pendapatan dan pengeluaran masa depan, alokasi sumber daya, perencanaan modal, dan penilaian kelayakan investasi. 

    Dengan adanya akuntansi, diharapkan dapat membantu dalam menentukan tujuan keuangan dan mengembangkan strategi untuk mencapainya.

    6. Membantu Penagihan Piutang dari Konsumen

    Piutang adalah jumlah uang yang harus diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau konsumen atas barang atau jasa yang telah disediakan. Sementara itu, semua transaksi penjualan dan pembayaran pelanggan dicatat dalam akuntansi.

    Setiap kali terjadi penjualan kepada pelanggan, jumlah piutang dicatat dalam buku akun piutang. Informasi ini meliputi nama pelanggan, tanggal penjualan, jumlah piutang, dan syarat pembayaran. Oleh sebab itulah, membantu penagihan piutang dari konsumen menjadi salah satu fungsi dari akuntansi.

    7. Memudahkan Bisnis Memperoleh Pinjaman

    Sistem operasional bisnis kerap kali membutuhkan dana yang besar, dan dana tersebut biasanya diperoleh dari pihak eksternal, salah satunya pinjaman bank. Namun, ketika mengajukan pinjaman, pihak bank akan beberapa informasi keuangan yang terdokumentasi untuk keperluan analisis kredit.

    Maka dari itu, akuntansi di sini berfungsi untuk memastikan bahwa informasi keuangan yang diberikan kepada pihak bank dapat dipertanggungjawabkan.

    Manfaat Akuntansi

    Selain tujuan, akuntansi memiliki manfaat yang sangat penting dalam dunia bisnis, di antaranya:

    • Memperoleh informasi keuangan yang akurat dan terperinci tentang kinerja keuangan perusahaan. 
    • Mempermudah pelacakan transaksi keuangan.
    • Memungkinkan evaluasi kinerja perusahaan secara objektif.
    • Memberikan gambaran tentang kinerja keuangan, stabilitas, dan nilai perusahaan.
    • Mengukur efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya perusahaan. 
    • Membangun kepercayaan dan menjaga integritas perusahaan. 

    Jenis-Jenis Akuntansi

    Setelah mengetahui apa saja fungsi dan tujuan akuntansi, selanjutnya kamu perlu memahami bahwa akuntansi itu ada banyak jenisnya. Jenis-jenis spesialisasi dalam bidang akuntansi ini menawarkan fokus pada bidang-bidang tertentu. Di antaranya adalah:

    1. Akuntansi Keuangan

    Jenis akuntansi ini berfokus pada penyusunan laporan keuangan dan analisis keuangan. Para profesional akuntansi keuangan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa catatan keuangan perusahaan disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku dan standar pelaporan keuangan.

    2. Akuntansi Manajemen

    Akuntansi manajemen berfokus pada penggunaan informasi keuangan untuk pengambilan keputusan manajerial. Misalnya perencanaan anggaran, analisis biaya, penyusunan laporan keuangan internal, dll. Tujuannya adalah memberikan informasi kepada manajemen untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya perusahaan.

    3. Akuntansi Pajak

    Spesialisasi ini berfokus pada pemahaman dan penerapan peraturan perpajakan yang berlaku. Para akuntan pajak bertugas untuk membantu perusahaan atau individu dalam perencanaan pajak, pengisian laporan pajak, perhitungan kewajiban pajak, dll.

    4. Audit

    Jenis akuntansi ini biasanya bertanggung jawab untuk mengevaluasi keakuratan dan keandalan laporan keuangan perusahaan. Mereka melakukan pengujian, analisis, dan verifikasi informasi keuangan untuk memastikan bahwa laporan keuangan sudah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.

    5. Akuntansi Pemerintah

    Jenis akuntansi selanjutnya adalah akuntansi pemerintah yang berfokus pada pengelolaan keuangan publik dan pelaporan keuangan entitas pemerintah. Masing-masing sektor publik biasanya memiliki standar dan regulasi pelaporan keuangan tersendiri.

    6. Akuntansi Perbankan

    Akuntansi perbankan berkaitan dengan pengelolaan dan pelaporan keuangan institusi keuangan, seperti bank dan lembaga keuangan lainnya. Ini melibatkan pencatatan transaksi perbankan, pengelolaan aset dan kewajiban, serta kepatuhan terhadap peraturan perbankan dan persyaratan perpajakan.

    Sekarang, Kamu Sudah Tahu Apa Saja Tujuan Akuntansi!

    Demikianlah penjelasan mengenai pengertian akuntansi, tujuan, hingga jenis-jenisnya. Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa akuntansi merupakan disiplin yang penting dan luas dalam dunia bisnis dan keuangan.

  • Perbedaan Debit dan Kredit Serta Penjelasannya Lengkap

    Perbedaan Debit dan Kredit Serta Penjelasannya Lengkap

    Dalam kehidupan sehari-hari, pasti Anda sering melakukan transaksi keuangan dari bank. Transaksi keuangan dari bank memiliki banyak sekali istilah yang perlu dipelajari. Salah satunya adalah debit dan kredit. Lantas, apa perbedaan debit dan kredit? Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini!

    Apa Itu Debit?

    Debit sendiri merupakan sebuah kata yang diambil dari bahasa latin debere dan memiliki arti aktivitas pencatatan akuntansi yang memiliki keadaan di mana aset atau biaya di dalamnya mengalami peningkatan. 

    Secara tertulis pada laporan keuangan, debit umumnya terletak pada sisi kiri laporan dengan perubahan pertambahan uang, aset, ataupun barang. Namun, dapat juga berupa aset yang tidak terlihat. Contohnya piutang dan sewa.

    Oleh karena itu, kata debit pada dunia akuntansi seringkali merujuk pada laporan keuangan pada bagian kiri jurnal akuntansi. Di mana debit digunakan untuk menggambarkan peningkatan sebuah aset pada jurnal akuntansi atau penurunan nilai liabilitas pada jurnal tersebut.

    Dalam pelaksanaanya dalam dunia akuntansi, debit dan kredit selalu digunakan bersamaan untuk melakukan pencatatan transaksi keuangan. Kedua item ini digunakan secara bersamaan untuk memastikan total debit sama dengan total kredit sehingga tercipta neraca kesetimbangan pada jurnal akuntansi.

    Kegiatan pencatatan keuangan yang mencerminkan adanya peningkatan aset dan penurunan nilai liabilitas ini umumnya akan digunakan untuk memastikan bahwa pemasukan dan pengeluaran berjalan dengan seimbang.

    Apa Itu Kredit?

    Setelah mengetahui apa itu debit, sekarang saatnya kita mengetahui dan mengenal apa itu kredit. Sehingga Anda dapat mengetahui perbedaan debit dan kredit lebih jelas.

    Kredit yang merupakan sebuah pencatatan keuangan dalam akuntansi ini berasal dari bahasa Latin, yaitu credere. Artinya sendiri adalah utang. 

    Sesuai dengan bahasa Latinnya, kata kredit ini mengacu pada pencatatan keuangan akuntansi untuk akun yang memiliki utang, di mana utang tersebut mengalami peningkatan aset dan ekuitas. Berbeda dengan debit yang berada pada sisi kiri, kredit selalu berada pada sisi kanan sebuah jurnal keuangan akuntansi. 

    Pencatatan kredit juga selalu bersamaan dengan pencatatan debit, hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa total debit yang ada sama dengan total kredit. Sehingga nantinya akan tercipta sebuah keseimbangan pada keuangan.

    Apabila ada sebuah aset atau beban keuangan yang ditempatkan pada posisi kredit, maka nilai dari suatu akun keuangan tersebut akan berkurang. Sebaliknya, jika ada aset atau beban keuangan yang ditempatkan pada posisi debit, maka nilai dari suatu akun tersebut akan bertambah. 

    Mekanisme Pencatatan

    Sebelum melihat perbedaan debit dan kredit secara lebih detail. Maka, Anda mengetahui bagaimana kondisi pencatatan keuangan pada sebuah akun terkait dengan debit dan kreditnya. Dalam pencatatan akuntansi atau keuangan, setiap kali terjadi transaksi setidaknya dua akun akan terpengaruh. 

    Misalnya, ketika ada entri debit masuk pada suatu akun. Maka, pasti terdapat juga pengeluaran atau entri kredit yang terdapat pada akun lainnya. Di mana akun tersebut yang melakukan transfer dana kepada akun yang mengalami penambahan debit.

    Total debit dan total kredit pada setiap transaksi harus selalu sama dan tetap. Sehingga, transaksi tersebut nantinya dapat dikatakan seimbang. Jika terjadi ketidakseimbangan pada transaksi, maka tidak mungkin untuk membuat laporan dalam bentuk jurnal keuangan.

    3 Perbedaan Utama Kredit dan Debit

    Setelah mengetahui pengertian dan sistem pencatatanya, selanjutnya Anda akan mengetahui apa saja perbedaan dua istilah keuangan ini. Baik itu dari cara pencatatan, hingga sumber, dan hasilnya. Berikut uraian lengkapnya:

    1. Cara Pencatatannya

    Dalam ilmu keuangan atau akuntansi, debit dan kredit memiliki cara pencatatan yang berbeda. Inilah yang membuat debit dan kredit bisa langsung Anda kenali ketika Anda membuka atau menganalisa sebuah laporan keuangan. Ini juga akan memudahkan Anda nantinya untuk membuat jurnal keuangan sendiri. 

    Seperti yang sudah Anda ketahui, debit sendiri tercatat pada bagian kiri pada sebuah jurnal keuangan yang menandakan adanya penambahan aset atau uang tunai. Bagian ini juga berisi semua aset yang sudah dimiliki perusahaan sejak awal berdiri.

    Seluruh pemasukan dalam bentuk laba dan sebagainya pada perusahaan akan tercatat dalam akut debit. Sedangkan untuk kredit, umumnya berada pada bagian kanan tabel laporan keuangan perusahaan. 

    Pada bagian kredit ini biasanya berisikan pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan. Pengeluaran ini biasanya digunakan untuk pembelian modal, pembayaran gaji karyawan, dan masih banyak lagi. 

    2. Pencatatan Laporan Laba dan Rugi

    Perbedaan debit dan kredit selanjutnya dapat Anda lihat dalam catatan laporan laba rugi. Dalam laporan keuangan perusahaan, terdapat banyak jenis laporan yang dibuat dan digunakan. Nah, salah satu jenis laporan keuangan yang cukup sering dibuat adalah laporan laba dan rugi. 

    Jenis laporan laba dan rugi ini berbeda dengan sistem pelaporan keuangan lainnya dalam hal penulisan debit dan kredit.

    Jika pada laporan keuangan pada umumnya, debit adalah penambahan suatu aset pada perusahaan sedangkan kredit adalah pengurangan aset atau penambahan hutang pada sebuah aku. Maka, laporan laba dan rugi memiliki sistem yang berkebalikan atau bertoak belakang dengan hal tersebut. 

    Debit biasanya tercatat dari kerugian atau pengeluaran yang telah dilakukan oleh perusahaan. Sedangkan, kredit pada laporan laba dan rugi didapatkan dari pemasukan dan laba yang diperoleh pada perusahaan tersebut.

    3. Sumber dan Hasil 

    Perbedaan debit dan kredit yang terakhir adalah terlihat dari sumber hasil yang ada. Nilai debit sendiri bisa bertambah dari adanya pemasukan atau penambahan dana tunai, aset, inventaris, bangunan perusahaan dan lain sebagainya. 

    Sedangkan, pencatatan kredit akan bertambah ketika terdapat utang baru yang masuk, pembayaran pajak, laba ditahan, dan lain sebagainya. Untuk penjelasan yang lebih detail agar mendapatkan gambaran, berikut adalah contoh dari sumber hasil debit dan kredit:

    • Penjualan barang secara tunai pada seorang pelanggan, maka yang tercatat sebagai debit adalah kas. Sedangkan yang tercatat sebagai kredit adalah pendapatan.
    • Penjualan barang secara kredit pada seorang pelanggan, maka yang tercatat sebagai debit adalah piutang dagang. Sedangkan yang tercatat sebagai kredit adalah pendapatan.
    • Pembelian barang secara tunai dari pemasok atau supplier maka yang tercatat sebagai debit adalah perlengkapan. Sedangkan yang tercatat sebagai kredit adalah kas.

    Istilah Transaksi dalam Penggunaan Debit dan Kredit

    Setelah memahami perbedaan debit dan kredit, berikut ini beberapa istilah yang umum dalam penggunaannya:

    1. Ekuitas dan Liabilitas

    Dua istilah ini adalah konsep dalam akuntansi dan menjadi bagian dari balance sheet. Ekuita sendiri merupakan hak pemilik atas aset bisnis. Sedangkan liabilitas adalah kewajiban yang harus pemilik tanggung.

    2. Asset

    Istilah satu ini juga bisa Anda sebut sebagai harta. Asset sendiri terbagi menjadi dua, yaitu lancar dan tidak lancar. Harta atau aset yang lancar adalah jenis yang liquid atau mudah cair. Misalnya, piutang usaha, sewa dibayar di muka, dan lain sebagainya.

    Sedangkan harga tidak lancar adalah kendaraan, alat perusahaan, dan mesin. Jika sebuah aset bertambah, maka akan ada di debit. Namun, jika berkurang posisinya akan ada di kredit. Dalam akun aset, inilah yang menjadi perbedaan debit dan kredit.

    3. Beban

    Beban atau expenses adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk menjalankan usaha. Dalam akuntansi, beban masuk dalam catatan entri debit. Beban dapat bertambah jika didebutkan. Serta berkurang jika dikreditkan.

    Sudah Memahami Apa Saja Perbedaan Debit dan Kredit? 

    Berikut tadi adalah ulasan mengenai beberapa perbedaan debit dan kredit yang perlu Anda ketahui. Selain debit dan kredit, masih banyak lagi istilah perbankan dan akuntansi yang perlu Anda pelajari. Semoga uraian di atas bisa memberikan wawasan baru untuk Anda, ya!

  • Ini Dia Syarat Daftar Gojek dan Tata Caranya secara Online dan Offline

    Ini Dia Syarat Daftar Gojek dan Tata Caranya secara Online dan Offline

    Saat ini, peminat untuk menjadi driver online Gojek meningkat. Sebab, penghasilannya tidak bisa dianggap remeh. Selain itu, sistem kerjanya pun bisa dilakukan dimana dan kapan saja. Bahkan, transportasi online ini menjadi pilihan setiap kalangan. Jika berminat, simak apa saja syarat daftar Gojek dan juga prosedurnya di bawah ini!.

    Syarat Daftar Gojek Motor (GoRide) dan Tata Caranya

    Berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi calon mitra GoRide:

    1. Syarat Daftar Gojek Motor (GoRide)

    Syarat Mitra

    • Merupakan Warga Negara Indonesia atau WNI.
    • Memiliki usia minimal 18 tahun dan maksimal 65 tahun ketika mendaftar.
    • Memiliki ponsel pintar berbasis Android dengan spesifikasi RAM minimal 1 GB dan dianjurkan punya layar minimal 4 inch.

    Persyaratan Dokumen

    • Kartu Tanda Penduduk (KTP-el) asli.
    • SIM C/D asli (dalam masa berlaku).
    • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Ketetapan Pajak Daerah  (SKPD) asli (pajak 5 tahunan dalam masa berlaku).
    • Surat Keterangan Catatan Kepolisian  (SKCK) asli/legalisir.
    • Rekening bank.

    Syarat Kendaraan

    • Batas maksimum dari kendaraan yang digunakan adalah 8 tahun (terhitung dari tahun pendaftaran).
    • Kendaraan yang digunakan harus dibawah 250 CC.
    • Kendaraan 5 Tak.
    • Kendaraan yang digunakan bukan tipe Sport, Touring, dan Trail.

    2. Tata Cara Daftar GoRide Online

    Adapun tata cara daftar Gojek motor adalah sebagai berikut:

    • Pertama, install aplikasi GoPartner yang ada di Play Store dengan smartphone kamu.
    • Jika sudah, masuk ke aplikasi GoPartner dan klik Daftar Jadi Mitra.
    • Masukkan nomor HP yang akan didaftarkan. Usahakan nomor tersebut masih aktif.
    • Klik Lanjut.
    • Masukkan kode OTP yang nantinya akan dikirim lewat SMS.
    • Setelah itu, klik Konfirmasi.
    • Pilih Motor Driver untuk menjadi mitra GoRide
    • Setelah itu, isi dan lengkapi data atau profil kamu. Data ini meliputi nama lengkap, nomor HP aktif dan darurat, email, hingga kota tempat mendaftar.
    • Kemudian, kamu akan masuk ke bagian pengunggahan dokumen-dokumen. Maka, upload berkas-berkas yang dibutuhkan sebagai syarat daftar Gojek motor. Berkas tersebut meliputi KTP, SIM, STNK, SKCK, dan dokumen persyaratan lainnya.
    • Jika sudah, klik kirim berkas pendaftaran.
    • Kemudian, data yang telah dikirimkan akan diverifikasi. Kamu juga bisa memeriksa status pendaftaran di halaman Daftar Jadi Mitra.
    • Jika kamu telah mendapatkan SMS berupa pemberitahuan bahwa verifikasi berhasil, maka pada saat itu juga, kamu sudah resmi menjadi partner atau mitra Gojek GoRide.

    Syarat Daftar Gojek Mobil (GoCar) dan Tata Caranya

    Berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi calon mitra GoCar:

    1. Syarat Daftar Gojek Mobil (GoCar)

    Untuk Mitra

    • Merupakan Warga Negara Indonesia atau WNI.
    • Memiliki usia minimal 18 tahun dan maksimal 65 tahun ketika mendaftar
    • Memiliki ponsel pintar berbasis Android dengan spesifikasi RAM minimal 1 GB dan dianjurkan punya layar minimal 4 inch.

    Persyaratan Dokumen

    • KTP-el asli.
    • SIM A/B1/B2/D1 asli (dalam masa berlaku, setidaknya dalam jangka waktu 6 bulan kedepan).
    • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Ketetapan Pajak Daerah  (SKPD) asli (pajak 5 tahunan dalam masa berlaku).
    • Surat Keterangan Catatan Kepolisian  (SKCK) asli/legalisir.
    • Rekening bank.
    • KEP (Jika ada).
    • SKK (wajib untuk pendaftaran pengemudi GoArmada).
    • Memiliki ponsel pintar yang telah diinstal aplikasi GoCar Driver.

    Untuk Kendaraan

    • Batas maksimum dari kendaraan yang digunakan adalah 8 tahun (terhitung dari tahun pendaftaran).
    • Kapasitas mesin minimum 1000 cc.
    • Bukan mobil pickup, pickup dengan kabin ganda, coupe atau convertible, dan sport.
    • Mobil yang bisa digunakan untuk GoCar antara lain MVP, Sedan, SUV, Hatchback, dan Crossover.
    • Mobil harus memiliki nomor polisi yang terlihat.
    • Disarankan memiliki asuransi all risk dengan menunjukan polis asuransi.
    • KIR (opsional).
    • Surat balik nama (jika ada).

    2. Tata Cara Daftar GoCar Online

    Di bawah ini adalah langkah-langkah mendaftar menjadi mitra GoCar menggunakan HP:

    • Pertama, install aplikasi GoPartner yang ada di Play Store dengan smartphone kamu.
    • Jika sudah, masuk ke aplikasi GoPartner dan klik Daftar Jadi Mitra.
    • Masukkan nomor HP yang akan didaftarkan. Usahakan nomor tersebut masih aktif.
    • Klik Lanjut.
    • Masukkan kode OTP yang nantinya akan dikirim lewat SMS.
    • Setelah itu, klik Konfirmasi.
    • Pilih Mobil Driver untuk menjadi mitra GoCar
    • Setelah itu, isi dan lengkapi data atau profil kamu. Data ini meliputi nama lengkap, nomor HP aktif dan darurat, email, hingga kota tempat mendaftar.
    • Kemudian, kamu akan masuk ke bagian pengunggahan dokumen-dokumen. Maka, upload berkas-berkas yang dibutuhkan sebagai syarat daftar Gojek mobil. Berkas tersebut meliputi KTP, SIM, STNK, SKCK, dan dokumen persyaratan lainnya.
    • Jika sudah, klik kirim berkas pendaftaran.
    • Kemudian, data yang telah dikirimkan akan diverifikasi. Kamu juga bisa memeriksa status pendaftaran di halaman Daftar Jadi Mitra.
    • Jika kamu telah mendapatkan SMS berupa pemberitahuan bahwa verifikasi berhasil, maka pada saat itu juga, kamu sudah resmi menjadi partner atau mitra Gojek GoCar.

    Tata Cara Daftar GoRide dan GoCar Offline

    Selain daftar secara online, cara yang bisa dilakukan untuk daftar GoRide dan GoCarlainnya adalah dengan datang langsung ke kantor Gojek terdekat, alias offline. Selain itu, jangan lupa untuk membawa syarat daftar Gojek GoRide atau GoCar berupa dokumen-dokumen administrasi. Adapun persyaratan daftar Gojek yang harus dibawa, antara lain:

    • Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli.
    • SIM asli.
    • Surat Keterangan Domisili (khusus untuk calon mitra yang tinggal di alamat berbeda dengan yang ada di Kartu Tanda Penduduk (KTP).
    • STNK/BPKB asli.
    • Kartu keluarga (KK).
    • Ijazah pendidikan terakhir.
    • Buku nikah, bila calon mitra telah menikah.
    • SKCK.

    Jika telah melengkapi persyaratan yang diinginkan pihak Gojek seperti yang tertera di atas, maka kamu bisa langsung datang ke kantor Gojek terdekat yang ada di wilayah kamu. Setelah itu, ambil nomor antrian dan tunggu beberapa saat sampai dipanggil.

    Saat dipanggil, sampaikan pada petugas Gojek bahwa kamu ingin mendaftarkan diri sebagai partner GoJek Goride atau GoCar. Nantinya, kamu akan diminta menyerahkan dokumen-dokumen persyaratan. Selain itu, kamu juga diminta untuk mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap sesuai dengan data diri kamu.

    Kemudian, berikan formulir yang telah diisi dan pihak Gojek akan memproses dokumen-dokumen kamu untuk digunakan pada saat proses pendaftaran lewat sistem. Ikuti instruksi-instruksi berikutnya dari petugas dan tunggu data kamu diverifikasi. Selesai.

    Ketentuan Pendaftaran Gojek

    Meski saat ini banyak sekali yang menjadi mitra Gojek, tetapi perlu diketahui juga bahwa proses rekrutmen ini dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan di setiap wilayah. Artinya, lowongan menjadi mitra Gojek tidak diadakan serentak dan berbeda-beda di setiap daerah.

    Selain itu, tidak ada tanggal atau bulan pasti mengenai pendaftaran. Dengan kata lain, pendaftaran bisa dibuka dan ditutup kapanpun, tanpa adanya pemberitahuan. Lebih lanjut, untuk kamu yang bergabung menjadi mitra Gojek lewat GoPartner, maka akan diproses lebih lanjut jika ada kebutuhan driver di wilayahmu.

    Penuhi Syarat Daftar Gojek Agar Bisa Menjadi Mitranya!

    Demikian persyaratan yang harus kamu penuhi untuk bisa menjadi mitra atau driver GoRide dan GoCar. Saat hendak mendaftar, pastikan bahwa kamu telah memenuhi dokumen persyaratannya. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan kendaraan yang akan digunakan, apakah sesuai dengan persyaratan yang ditentukan atau tidak.

  • Syarat Daftar Grab Motor, Mobil, & Cara untuk Melakukannya (Lengkap)

    Syarat Daftar Grab Motor, Mobil, & Cara untuk Melakukannya (Lengkap)

    Apakah Anda sedang mencari cara serta syarat daftar Grab terbaru di tahun 2023? Kalau begitu, Anda sedang berada di artikel yang tepat. Grab sendiri adalah salah satu platform transportasi dan layanan pengantaran terkemuka khususnya yang beroperasi di wilayah Asia Tenggara. 

    Dengan menjadi mitra Grab, Anda dapat memperoleh penghasilan tambahan yang cukup menggiurkan. Namun, sebelum Anda dapat mulai bekerja dengan Grab, ada beberapa prosedur yang perlu Anda penuhi. Apa saja prosedur tersebut? Yuk, simak artikel ini untuk mengetahuinya!

    Syarat Daftar Grab (Umum)

    Sampai saat ini, Grab menjadi salah satu pilihan transportasi yang digandrungi oleh para masyarakat Indonesia. Bahkan, peluang untuk menjadi driver di platform satu ini juga sangat terbuka lebar. Namun, sebelum Anda bergabung, pastikan Anda telah melengkapi persyaratan berikut ini:

    1. Usia Minimum

    Salah satu persyaratan dasar untuk mendaftar sebagai mitra Grab adalah memenuhi usia minimum. Untuk menjadi mitra Grab, Anda harus berusia minimal 21 tahun. Persyaratan ini ada karena Grab ingin memastikan bahwa mitra mereka memiliki kedewasaan yang cukup untuk mengemudikan kendaraan dan tugas-tugas terkait.

    2. Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Rekening

    Anda harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang valid untuk mendaftar sebagai mitra Grab. Selain itu, jenis SIM yang diperlukan tergantung pada jenis layanan Grab yang Anda pilih. Anda juga harus memiliki rekening bank untuk mempermudah proses pemberian upah nantinya.

    3. Kendaraan yang Memenuhi Persyaratan

    Syarat daftar Grab juga mencakup kendaraan yang harus dipenuhi sebelum Anda dapat mendaftar sebagai mitra Grab. Setiap jenis layanan Grab memiliki persyaratan kendaraan yang berbeda-beda. 

    Misalnya, jika Anda ingin bergabung dengan GrabCar, kendaraan Anda harus memenuhi batasan usia kendaraan yang ditetapkan dan jenis kendaraan yang diizinkan oleh Grab. Pastikan kendaraan Anda memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh Grab agar dapat melanjutkan proses pendaftaran.

    4. Dokumen Kendaraan yang Valid

    Anda harus menyediakan dokumen kendaraan yang diperlukan saat mendaftar sebagai mitra Grab. Dokumen-dokumen ini termasuk Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pajak kendaraan yang terkini, dan asuransi kendaraan. 

    Grab memerlukan dokumen-dokumen ini untuk memverifikasi dan memastikan bahwa kendaraan Anda sesuai dengan persyaratan hukum dan keamanan yang berlaku.

    5. Smartphone yang Kompatibel

    Sebagai mitra Grab, Anda akan menggunakan aplikasi Grab Driver untuk menerima pesanan dan mengelola perjalanan Anda. Oleh karena itu, Anda harus memiliki smartphone yang kompatibel dengan aplikasi Grab Driver. 

    Pastikan smartphone Anda mendukung sistem operasi yang kompatibel dengan aplikasi tersebut agar Anda dapat menggunakan aplikasi dengan lancar.

    6. Verifikasi Data Pribadi

    Terakhir, syarat daftar Grab secara umum, yakni verifikasi data pribadi. Grab akan memeriksa dan memverifikasi data pribadi yang Anda berikan saat mendaftar. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan identitas asli dari calon mitra.

    Pastikan Anda memberikan informasi yang akurat dan valid saat mengisi formulir pendaftaran. Karena kesalahan atau ketidakakuratan dalam data yang diberikan dapat mempengaruhi proses verifikasi dan memperlambat proses pendaftaran Anda.

    Persyaratan Tambahan untuk Daftar GrabBike

    Jika Anda tertarik menjadi mitra GrabBike, yaitu pengemudi sepeda motor, ada beberapa persyaratan tambahan yang perlu Anda penuhi sebagai berikut:

    1. SIM C yang Valid 

    Sebagai pengemudi sepeda motor, Anda harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tipe C yang valid.

    2. Kendaraan Bermotor yang Memenuhi Syarat 

    Sepeda motor yang digunakan harus memiliki usia yang sesuai dan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh Grab. Pastikan sepeda motor Anda dalam kondisi baik dan memenuhi persyaratan tersebut sebelum mendaftar.

    3. Peralatan Pengiriman 

    Anda juga perlu mempersiapkan peralatan pengiriman, seperti tas pengiriman termal untuk menjaga keamanan dan kebersihan makanan selama pengiriman. 

    Persyaratan Tambahan untuk Daftar GrabCar

    Jika Anda ingin menjadi pengemudi GrabCar, yaitu pengemudi mobil pribadi, berikut adalah beberapa syarat daftar Grab tambahan yang perlu dipenuhi:

    1. SIM A yang Valid 

    Sebagai pengemudi mobil pribadi, agar bisa daftar Grab tipe mobil tentu saja Anda harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tipe A yang valid.

    2. Kendaraan Pribadi (Mobil) yang Memenuhi Syarat 

    Kendaraan yang digunakan haruslah milik pribadi dan telah memenuhi persyaratan uji kelayakan yang ditetapkan oleh pihak Grab. Selain itu, kendaraan juga harus dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan yang diperlukan.

    Cara Mendaftar Jadi Mitra Grab

    Setelah Anda mengetahui syarat daftar Grab, tentu saja Anda ingin langsung mendaftarkan persyaratan tersebut agar bisa segera bergabung menjadi mitra. Tak perlu berlama-lama lagi, berikut adalah cara mendaftarkan diri menjadi mitra Grab:

    1. Kunjungi Situs Resmi Grab

    Langkah pertama adalah mengunjungi situs resmi Grab di perangkat Anda. Di situs tersebut, Anda akan menemukan informasi lengkap tentang persyaratan dan manfaat menjadi mitra Grab. Jelajahi situs tersebut untuk mempelajari lebih lanjut tentang layanan Grab dan jenis mitra yang mereka cari.

    2. Pilih Jenis Layanan Grab yang Diinginkan

    Grab menawarkan berbagai jenis layanan, seperti GrabCar, GrabBike, GrabFood, Grab Express, dan masih banyak lagi. Pilih layanan yang Anda inginkan dan sesuai dengan minat dan keahlian. Setiap layanan memiliki persyaratan dan keuntungan yang berbeda-beda, jadi pastikan Anda memilih dengan bijak.

    3. Klik Opsi “Daftar” atau “Bergabung dengan Grab”

    Setelah memenuhi syarat daftar Grab dan memilih jenis layanan yang diinginkan. Maka, langkah selanjutnya adalah cari opsi “Daftar” atau “Bergabung dengan Grab” yang terkait dengan layanan tersebut. Biasanya, opsi ini dapat ditemukan di halaman utama situs Grab atau di halaman khusus untuk mitra Grab.

    4. Isi Formulir Pendaftaran:

    Langkah selanjutnya, yaitu Anda perlu mengisi formulir pendaftaran sesuai informasi yang diminta oleh pihak Grab. Anda akan diminta untuk memberikan data pribadi, seperti nama lengkap, alamat email, nomor telepon, dan alamat tempat tinggal. Pastikan Anda memberikan informasi secara akurat dengan identitas yang valid.

    5. Pilih Kota dan Negara Anda

    Grab beroperasi di berbagai kota dan negara di Asia Tenggara. Jadi, pilih kota dan negara tempat Anda tinggal atau di mana Anda ingin bergabung dengan Grab sebagai mitra. Pastikan Anda memilih dengan benar untuk memastikan Anda memenuhi persyaratan yang berlaku di wilayah tersebut.

    6. Unggah Dokumen yang Diperlukan

    Syarat daftar Grab memerlukan beberapa dokumen pendukung untuk memverifikasi identitas Anda. Ini termasuk foto Surat Izin Mengemudi (SIM), foto STNK, dan mungkin beberapa dokumen tambahan tergantung pada jenis layanan yang Anda pilih. Pastikan dokumen-dokumen yang Anda unggah jelas dan valid.

    7. Tunggu Proses Verifikasi

    Setelah mengirimkan formulir pendaftaran dan dokumen-dokumen pendukung, Anda perlu menunggu proses verifikasi oleh Grab. Tim Grab akan memeriksa dan memverifikasi data yang Anda berikan. Proses ini dapat memakan waktu beberapa hari tergantung pada tingkat permintaan dan wilayah tempat Anda tinggal.

    8. Aktifkan Akun dan Mulai Bekerja

    Setelah proses verifikasi selesai, Anda akan menerima notifikasi bahwa pendaftaran Anda berhasil. Akun akan diaktifkan dan Anda akan dapat mengunduh aplikasi Grab Driver (jika Anda mendaftar sebagai mitra pengemudi). 

    Namun, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Grab Merchant jika ingin mendaftar sebagai mitra bisnis atau jenis mitra lainnya. Masuk dengan akun Anda dan ikuti petunjuk selanjutnya untuk memulai bekerja sebagai mitra Grab.

    Sudah Paham Apa Syarat Daftar Grab & Cara Melakukannya?

    Bergabung dengan Grab sebagai mitra adalah kesempatan yang menarik dengan peluang penghasilan lebih besar. Pastikan untuk mematuhi kebijakan dan peraturan yang ditetapkan oleh Grab untuk menjaga pengalaman pengguna yang baik dan membangun reputasi yang baik sebagai mitra.

  • Syarat Pendirian PT dan Cara Mendirikannya, Lengkap!

    Syarat Pendirian PT dan Cara Mendirikannya, Lengkap!

    Perseroan Terbatas atau PT adalah salah satu badan usaha yang ada di Indonesia. Menurut legalitasnya, terdapat sejumlah syarat pendirian PT yang perlu diketahui oleh para pelaku usaha. Termasuk juga cara mendirikan badan usaha tersebut.

    Hal ini karena PT merupakan badan usaha yang berbadan hukum, sehingga proses pembentukkan harus menyesuaikan dengan peraturan yang ada. Lantas, apa saja persyaratan beserta tata cara mendirikan PT? Yuk, simak ulasan lengkap tentang badan usaha Perseroan Terbatas (PT) dalam artikel ini!

    Pengertian Badan Usaha Perseroan Terbatas (PT)

    Secara umum, Perseroan Terbatas atau PT merupakan salah satu bentuk badan usaha yang memiliki banyak kelebihan, sehingga membuat banyak pengusaha tertarik ingin melegalkan bisnisnya ke dalam bentuk badan usaha tersebut.

    Adapun menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Pasal 1, Perseroan Terbatas atau PT adalah badan hukum yang dibentuk dengan adanya perjanjian serta persekutuan modal.

    Jadi, kegiatan operasional pada Perseroan Terbatas menggunakan modal yang terbagi ke dalam bentuk saham. Perseroan Terbatas sendiri sudah memenuhi berbagai persyaratan dan juga ketentuan pelaksanaannya berdasarkan pada aturan undang-undang.

    Kemudian secara finansial, khususnya yang berkaitan dengan pembiayaan, kekayaan intelektual ataupun waralaba pada Perseroan Terbatas bersifat mandiri.

    Syarat Pendirian PT

    Saat ini, terdapat berbagai persyaratan pendirian PT yang wajib dipenuhi oleh para pelaku usaha. Adapun terkait dengan persyaratan tersebut, semuanya sudah dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 dan Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020.

    Nah, berikut ini adalah persyaratan pendirian PT berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 dan Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 yang perlu kamu pelajari:

    1. Syarat Pendirian PT Sebelum Terjadi Perubahan

    • Setidaknya didirikan oleh dua orang atau lebih serta disahkan dengan akta notaris dalam bahasa Indonesia.
    • Pengurus yang ada di dalamnya minimal terdapat satu komisaris dan satu direktur.
    • Bagi Perseroan Terbatas (PT) lokal atau PMDN, nama PT tidak boleh lebih dari tiga suku kata serta tidak mengandung kata atau istilah asing.
    • Pemegang saham yang ada di dalam PT, wajib mengambil bagian atas saham perusahaan tersebut.
    • Status Perseroan Terbatas (PT) sebagai badan hukum hanya bisa diperoleh setelah mendaftarkan ke Kemenkumham dan juga menerima bukti pendaftaran.
    • Jika pendiri PT berstatus suami-istri, namun belum memiliki perjanjian pranikah, maka wajib menambahkan satu orang untuk dijadikan sebagai pemegang saham.
    • Modal dasar PT dapat disesuaikan dengan kesepakatan para pendirinya. Sedangkan untuk PT PMA, wajib mempunyai modal dasar minimal sebesar Rp10.000.000.000,00 rupiah.
    • Persentase setoran modal paling minimal adalah sebesar 25% dari total modal dasar perusahaan tersebut.

    2. Syarat Pendirian PT Pasca Perubahan Undang-Undang Cipta Kerja

    • Seseorang dapat mendirikan PT meski pemiliknya hanya satu orang saja. Namun, dengan catatan bahwa PT Perorangan ini berlaku pada usaha berskala mikro dan kecil saja.
    • Apabila sebelumnya status badan hukum didapatkan setelah putusan Kemenkumham, maka kini pemilik usaha harus menunggu hingga mendapatkan bukti pendaftaran yang diterbitkan oleh Kemenkumham.
    • Modal dasar sebagai syarat untuk mendirikan PT telah dihapuskan. Jadi, para pemilik usaha bisa lebih mudah mendirikan PT untuk mengembangkan bisnis mereka.
    • TDP telah dihapuskan dan sebagai gantinya beralih ke NIB semenjak sistem OSS diberlakukan.
    • Perizinan usaha terbagi ke dalam empat kategori berdasarkan pada risiko usaha, yakni mulai dari usaha berisiko rendah, menengah rendah, menengah tinggi, dan berisiko tinggi.
    • Bagi PT perorangan, seperti usaha mikro dan kecil, tidak diwajibkan untuk memiliki Amdal. Akan tetapi, nantinya digantikan dengan SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup).

    Dokumen yang Dibutuhkan sebagai Syarat Pendirian PT

    Sebelum mengurus proses pendirian PT, terlebih dahulu kamu harus menyiapkan sejumlah berkas atau dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat administrasi. Berikut ini adalah berbagai dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat mendirikan PT:

    • NPWP milik penanggung jawab PT.
    • Fotokopi KK milik penanggung jawab.
    • Fotokopi e-KTP milik pemegang saham.
    • Surat keterangan domisili lokasi PT yang diterbitkan oleh pengurus RW atau RT setempat.
    • Foto gedung yang nantinya akan dijadikan sebagai kantor tempat beroperasinya PT tersebut.

    Cara Mendirikan PT Sesuai Aturan Hukum

    Dalam proses mendirikan PT, tidak hanya syarat administrasi saja yang harus kamu penuhi. Namun, kamu juga perlu tahu apa saja prosedur yang harus dilakukan hingga nantinya PT tersebut bisa beroperasi secara legal. Adapun cara mendirikan PT yang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia adalah sebagai berikut:

    1. Mempersiapkan Nama PT

    Dalam menyiapkan nama PT, kamu perlu memastikan jika nama tersebut memenuhi syarat berikut ini:

    • Nama tidak bertentangan dengan norma kesusilaan dan fakta umum di masyarakat.
    • Nama belum digunakan secara legal oleh perusahaan lain serta tidak sama dengan nama dari perseroan yang lainnya.
    • Tidak mirip atau bahkan menyerupai nama lembaga internasional, lembaga pemerintahan, maupun lembaga hukum. Kecuali telah mendapatkan izin dari lembaga yang bersangkutan.
    • Ditulis menggunakan huruf latin dengan penamaan yang sesuai tujuan dan kegiatan operasional PT.

    2. Lokasi PT

    Selain itu, kamu juga harus mencantumkan alamat lengkap dari PT yang akan didirikan. Tentu saja alamat yang ditulis harus sama dengan lokasi operasional PT. Jika ingin melegalkan bisnis ke dalam bentuk PT, namun belum mempunyai tempat, maka bisa mendaftarkan Virtual Office (VO).

    3. Menentukan Visi dan Misi Perusahaan

    Visi dan misi perusahaan juga perlu kamu buat dalam proses pendirian PT. Hal ini karena visi dan misi tersebut akan sangat berpengaruh terhadap tujuan mendirikan PT. Oleh karena itulah, sebaiknya visi dan misi perusahaan sesuai dengan KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.

    Alasannya adalah agar ketika nantinya kamu mengembangkan model usaha tersebut, tidak akan terjadi banyak kendala di masa depan.

    4. Menunjuk Pengurus

    Berdasarkan syarat pendirian PT, maka kamu perlu menunjuk pengurus sebuah PT yang harus terdiri dari dewan komisaris dan juga direksi. Adapun direksi bertugas sebagai pelaksana teknis, sedangkan komisaris bertugas untuk memantau kinerjanya dan perkembangan usaha.

    5. Membuat Akta Notaris

    Sangat penting bagimu untuk membuat akta notaris atas pendirian PT tersebut pasca data-data di atas sudah dilengkapi. Adapun untuk notaris sendiri tidak harus satu wilayah dengan lokasi usaha milikmu.

    Sebab, hal yang terpenting adalah kamu harus memiliki SK pengangkatan, sudah disumpah, dan juga sudah terdaftar di Kemenkumham. Kemudian, notaris nantinya akan menginput data untuk mendirikan PT ke AHU online yang sudah terintegrasi dengan OSS atau Online Single Submission.

    6. Mengesahkan Status Badan Hukum

    Selanjutnya, kamu juga harus segera mengesahkan status badan hukum yang mengacu pada peraturan terbaru sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja. Dalam undang-undang tersebut, status badan hukum bisa kamu dapatkan usai PT didaftarkan kepada menteri dan sudah menerima bukti pendaftarannya.

    7. Mengurus Izin Usaha PT

    Cara mendirikan PT yang terakhir adalah mengurus izin usaha PT. Jadi, kamu perlu mengurus izin operasional dan komersial dari PT tersebut. Proses perizinan ini bisa dilakukan secara online melalui OSS. Jadi, para pemilik usaha bisa lebih mudah dalam melakukan perizinan.

    Kamu hanya perlu membuat akun OSS untuk mendapatkan NIB. Setelah itu, kamu bisa langsung mengurus perizinan sesuai dengan kegiatan usaha dari PT yang didirikan. 

    Sudah Paham Tentang Syarat Pendirian PT?

    Nah, itu dia informasi lengkap tentang syarat pendirian PT lengkap dengan cara mendirikannya sesuai dengan peraturan terbaru yang wajib diketahui oleh para pelaku usaha. Semoga ulasan seputar Perseroan Terbatas (PT) di atas bermanfaat untukmu, ya.

  • Terbaru 2023! Syarat Menjadi Pramugari dan Hal yang Perlu Diperhatikan

    Terbaru 2023! Syarat Menjadi Pramugari dan Hal yang Perlu Diperhatikan

    Pramugari merupakan salah satu profesi yang memiliki banyak peminat hingga saat ini. Beberapa orang memilih untuk masuk ke sekolah pramugari untuk mempelajari banyak hal sebelum terjun langsung ke dunia kerja. Selain itu, syarat menjadi pramugari juga cukup kompleks. Ada banyak ketentuan yang perlu Anda penuhi secara mutlak.

    Anda bisa mencari tahu bagaimana tahapan seleksi pramugari dalam artikel ini. Meski terbilang cukup sulit, ada banyak sekali keuntungan ketika Anda berhasil menjadi seorang pramugari yang profesional di Indonesia. Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

    Definisi Profesi Pramugari

    Sebenarnya, pramugari merupakan seorang pegawai atau staf yang bekerja di perusahaan transportasi umum, baik transportasi darat, udara, maupun laut. Namun, pramugari lebih banyak dikenal sebagai petugas yang ada di pesawat. Pramugari adalah sebutan staf perempuan, sedangkan pramugara adalah sebutan untuk laki-laki.

    Keduanya mempunyai peran yang sama, yaitu melayani penumpang selama perjalanan dan berada di moda transportasi umum tersebut. Tidak hanya itu, pramugari juga harus mampu mengatur situasi yang ada di transportasi agar tetap kondusif terutama saat kondisi darurat.

    Oleh sebab itu, selain menyenangkan, profesi pramugari juga memiliki risiko cukup besar. Tidak heran jika proses perekrutannya pun cukup panjang. Setiap orang yang ingin menjadi pramugari harus mempunyai banyak kemampuan atau skill tertentu. Anda bisa mengasah kemampuan ini saat bersekolah di sekolah khusus pramugari.

    Syarat Menjadi Pramugari

    Ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi saat melamar menjadi seorang pramugari. Persyaratan tersebut mulai dari tingkat pendidikan, kondisi fisik, hingga kemampuan tertentu yang akan dicek melalui tes nantinya. Berikut ini beberapa persyaratannya:

    1. Syarat Pendidikan

    Secara umum, ada syarat pendidikan untuk profesi pramugari di Indonesia. Minimal adalah lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA), atau tingkat pendidikan yang setara dengan SMA. 

    Meski demikian, lulusan Diploma 1 (D1), D2, D3, D4, maupun S1 juga boleh mendaftar. Dengan catatan, telah memenuhi kualifikasi yang diminta dari masing-masing maskapai penerbangan. Apabila Anda bukan berasal dari tingkatan pendidikan SMA maupun S1, Anda masih bisa mendaftar setelah mengikuti sekolah khusus pramugari.

    2. Syarat Fisik

    Pramugari adalah orang yang berhadapan langsung dengan penumpang. Jadi, tidak heran jika pramugari dituntut untuk berpenampilan menarik dan ramah senyum. Oleh karena itu, syarat fisik menjadi bagian penting dalam tahapan seleksi pramugari. Berikut ini beberapa syarat fisik menjadi pramugari yang harus Anda perhatikan:

    • Tinggi Badan

    Syarat menjadi pramugari adalah harus mempunyai tinggi badan minimal 160 cm. Persyaratan ini ditetapkan dengan tujuan untuk memberikan pelayanan yang prima bagi penumpang. Salah satu tugas pramugari adalah membantu penumpang yang kesulitan untuk menyimpan barang di kabin pesawat.

    Selain itu, pramugari juga harus memastikan bahwa kabin pesawat telah tertutup dengan benar dan penumpang sudah duduk di tempatnya masing-masing. Apabila seorang pramugari tidak memiliki tubuh yang tinggi, tentu tidak akan bisa melakukan tugas tersebut.

    • Berat Badan Ideal

    Selain tinggi badan, ada pula syarat berat badan yang harus Anda penuhi saat mendaftar menjadi pramugari. Seorang pramugari dituntut memiliki badan yang ideal. 

    Berat badan yang ideal di sini juga mencakup perbandingan antara tinggi dan berat badan seseorang. Karena itu, pastikan Anda memiliki postur tubuh yang ideal agar lolos seleksi.

    • Sehat Jasmani dan Rohani

    Seperti yang Anda telah ketahui jika profesi apapun tentu memberikan syarat karyawan harus sehat secara jasmani maupun rohani. Begitu pula dengan pramugari. Seorang pramugari harus memiliki kesehatan yang prima agar bisa melayani penumpang dan menjaga keselamatan bersama.

    Pramugari yang sehat tentu bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada penumpang. Penumpang juga bisa menjadi lebih nyaman selama dalam perjalanan. Setiap maskapai atau industri transportasi umum biasanya memiliki prosedur tes kesehatan yang berbeda-beda.

    • Bebas dari Obat Terlarang

    Syarat menjadi pramugari lainnya adalah terbebas dari konsumsi obat-obatan terlarang. Setiap orang yang menjadi pramugari tidak boleh mengonsumsi obat terlarang baik sebelum maupun sesudah perjalanan. Pasalnya, obat-obatan terlarang bisa mempengaruhi kinerja pramugari secara keseluruhan.

    Tidak hanya obat terlarang, pramugari juga tidak boleh meminum alkohol saat akan melakukan perjalanan. Seorang pramugari yang profesional tentu tidak akan mengkonsumsi dua hal terlarang tersebut agar bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada penumpang.

    3. Syarat Keahlian

    Seorang pramugari harus mempunyai keahlian tertentu, mulai dari komunikasi yang efektif, berenang, maupun kemampuan bertahan hidup. Hal tersebut menjadi penting mengingat profesi pramugari memiliki risiko yang cukup besar. Berikut ini beberapa keahlian yang menjadi syarat umum seleksi masuk pramugari:

    • Berenang

    Keahlian berenang untuk profesi pramugari minimal mampu berenang dari jarak 20 meter hingga 50 meter. 

    Syarat ini berguna untuk mengantisipasi adanya kecelakaan di perairan agar bisa mengevakuasi diri dan penumpang sebisa mungkin. Berenang juga berkaitan dengan kemampuan untuk bertahan hidup dalam kondisi darurat.

    • Komunikatif

    Mengingat tugas utamanya adalah untuk melayani penumpang, maka penting bagi pramugari untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik. 

    Komunikasi yang baik dan efektif ini juga sangat diperlukan dalam situasi darurat. Seorang pramugari harus menjaga komunikasi dengan awak kabin lainnya untuk memastikan keamanan penumpang.

    • Cepat Tanggap

    Tidak hanya komunikasi yang baik, syarat menjadi pramugari yang profesional juga perlu memiliki kemampuan daya tangkap yang cepat. Pramugari harus cepat tanggap dan selalu mengawasi situasi di dalam kabin. Apabila terjadi sesuatu maka pramugari bisa dengan cepat mengambil tindakan.

    • Kerja Tim

    Dalam industri transportasi umum, setiap transportasi tentu tidak hanya diisi oleh satu pramugari saja. Terutama pada industri penerbangan. Ada beberapa pramugari dan staf lain yang tergabung dalam kabin pesawat. Semua staf ini harus kompak dan dapat bekerja sama untuk menjaga kenyamanan penumpang.

    • Bertahan Hidup

    Keterampilan untuk bertahan hidup dalam situasi darurat juga wajib dimiliki oleh seorang pramugari. Misalnya pada saat kondisi darurat yang mengharuskan pesawat untuk mendarat di hutan. Pramugari dan tim harus bisa membantu proses evakuasi penumpang dan memastikan semuanya aman.

    4. Syarat Bahasa

    Kemampuan berbahasa juga menjadi syarat yang harus Anda penuhi. Sebagian besar maskapai penerbangan menjadikan kemampuan bahasa asing sebagai salah satu syaratnya saat wawancara maupun tes tulis. Bahasa asing yang paling penting adalah bahasa Inggris.

    Tahapan Seleksi Menjadi Pramugari 

    Setelah Anda memenuhi berbagai syarat menjadi pramugari, Anda bisa memahami tahapan seleksi menjadi seorang pramugari yang profesional. Biasanya setiap maskapai penerbangan memiliki tahapan perekrutan yang berbeda. Namun, secara umum, berikut ini tahapan yang perlu Anda perhatikan:

    1. Seleksi administrasi termasuk kesesuaian latar belakang pendidikan.
    2. Tes penampilan fisik termasuk tinggi dan berat badan.
    3. Tes psikologi yang mencakup psikotes, tes minat dan bakat, dan tes tertulis.
    4. Seleksi kemampuan bahasa asing (umumnya adalah bahasa Inggris).
    5. Tes aspek keamanan atau Background checking yang bertujuan untuk memastikan data atau dokumen pelamar sudah sesuai.
    6. Tes wawancara kompetensi untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh calon pramugari.
    7. Pantukhir atau wawancara dengan jajaran direktur maskapai penerbangan.
    8. Tes kesehatan atau medical examination untuk memastikan calon pramugari sehat secara jasmani maupun rohani.

    Siap Memenuhi Syarat Menjadi Pramugari?

    Demikian ulasan seputar apa saja persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mendaftar sebagai seorang pramugari. Pastikan Anda telah mempersiapkan semuanya secara matang agar bisa lolos selama proses seleksinya. Jangan lupa untuk mengasah kemampuan atau keahlian Anda mulai dari sekarang, ya. Semoga membantu!

  • Syarat Menjadi Polwan & Persiapan yang Diperlukan

    Syarat Menjadi Polwan & Persiapan yang Diperlukan

    Polwan atau polisi wanita terbentuk sejak tahun 1948. Agar dapat menjadi polisi wanita sendiri juga tidak mudah. Karena akan ada banyak sekali syarat menjadi polwan yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Penasaran apa saja syaratnya? Yuk, simak selengkapnya di sini!

    Latar Belakang Terbentuknya Polwan

    Polisi wanita di Indonesia lahir pada tanggal 1 September 1948. Saat itu, pemerintah darurat Republik Indonesia sedang menghadapi Agresi Militer Belanda II. Pada saat itu tengah terjadi pengungsian besar-besaran, baik pria, wanita, maupun anak-anak. Tujuannya adalah untuk menjauhi titik-titik peperangan.

    Pengungsian ini dilakukan untuk mencegah adanya penyusupan. Di mana setiap orang yang akan diungsikan harus diperiksa terlebih dahulu dengan cara digeledah. Namun, ternyata dalam proses tersebut mendapatkan kendala.

    Pengungsi wanita ternyata tidak mau diperiksa dan digeledah oleh polisi pria. Nah, satu-satunya upaya untuk menangani kendala tersebut adalah dengan cara membuka sekolah polisi untuk para wanita.

    Pemerintah Indonesia sendiri menunjuk langsung sekolah polisi yang ada di Bukittinggi untuk membuka jalur pendidikan inspektur polisi wanita. Dengan syarat menjadi polwan yang ada, sekitar 6 perempuan terpilih menjadi polisi wanita. 

    Polisi wanita yang terpilih ini ditugaskan untuk membantu proses pemeriksaan dan penggeledahan pengungsi wanita pada saat itu.

    Polisi wanita juga memiliki tugas untuk membantu menangani dan melakukan penyelidikan terhadap kasus kejahatan. Terutama yang melibatkan wanita, baik yang berperan sebagai korban maupun pelaku kejahatan. 

    Selain itu, tugas polisi wanita ini juga terus mengalami pengembangan. Bahkan, hingga menyamai tugas dari polisi pria. Tugas dari polisi wanita sendiri antara lain menangani masalah kejahatan anak-anak dan remaja, narkotika, dan juga administrasi.

    Syarat Menjadi Polwan

    Menjadi seorang polisi wanita tentunya bukanlah hal yang mudah. Tentu ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi terlebih dahulu. Selain itu, akan ada tahapan pendaftaran, hingga tahapan seleksi yang harus diikuti. Berikut ini beberapa syarat menjadi seorang polisi wanita yang perlu Anda ketahui:

    1. Syarat Umum Menjadi Polwan

    Ada beberapa syarat umum yang perlu Anda penuhi jika ingin menjadi seorang polisi wanita. Berikut uraiannya:

    • Warga Negara Indonesia (WNI).
    • Untuk usia bisa mendaftar minimal 18 tahun, dan maksimal 21 tahun.
    • Harus beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    • Sehat jasmani dan rohani. Hal ini dibuktikan dengan surat sehat dan bebas narkoba dari RSUD daerah tempat tinggal.
    • Taat terhadap hukum yang berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Negara Republik Indonesia 1945.
    • Tidak bertato, bertindik, dan lain sebagainya.
    • Tidak pernah melakukan tindak kejahatan atau tindak pidana. Hal tersebut dibuktikan dengan Surat keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK.
    • Memiliki integritas.
    • Berkelakuan baik, jujur, dan adil.
    • Berhasil melalui tes fisik maupun tes mental.
    • Minimal berpendidikan SMK/SMA sederajat.
    • Melampirkan ijazah
    • Melampirkan nilai gabungan (rata-rata minimal 70.00).
    • Bagi pemilik ijazah luar negeri, harus mendapatkan penyetaraan terlebih dahulu dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud.
    • Belum pernah hamil atau menikah. 
    • Siap tidak menikah ketika sedang menjalani proses pendidikan.
    • Bersedia menjalani ikatan dinas selama 10 tahun. Hal tersebut harus mendapatkan persetujuan dari orang tua terlebih dahulu.
    • Sudah berdomisili sesuai KTP atau KK sesuai Polda tempat mendaftar dengan minimal 2 tahun.
    • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

    2. Syarat Fisik

    Selain syarat umum, ada juga syarat fisik untuk menjadi seorang polwan. Berikut beberapa di antaranya:

    1. Syarat Tinggi dan Berat Badan

    Syarat fisik menjadi polisi wanita bisa dilihat dari tinggi dan berat badannya. Di mana kedua hal ini haruslah seimbang atau proporsional. Khusus untuk calon polisi wanita sendiri harus memiliki tinggi badan minimal 163 cm. Sementara berat badannya harus ideal, yakni 53 kg.

    2. Syarat Gigi

    Seorang calon polisi wanita harus memiliki gigi yang rapi. Sebab, penilaian pada gigi ini meliputi stakes satu sampai stakes terakhir. Selain itu, penilaian juga termasuk pada jumlah gigi, yakni sebanyak 28 gigi. Terakhir, seorang calon polisi wanita juga tidak boleh sampai kehilangan gigi bagian depannya.

    3. Syarat Mata

    Syarat fisik yang tidak boleh ketinggalan adalah mata. Sebab, seorang calon polisi wanita harus memiliki mata yang sehat, tidak minus, dan tidak buta warna. 

    4. Syarat Hijab

    Syarat menjadi polwan yang terakhir ini dikhususkan untuk calon polisi wanita yang berhijab atau berkerudung. Berikut uraiannya:

    • Hijab polos tanpa menggunakan emblem apapun.
    • Kerudung berwarna coklat tua untuk dinas.
    • Hijab berwarna loreng untuk Brimob.
    • Hijab warna abu-abu untuk PD gabungan musik.
    • Kerudung warna hitam polos bisa untuk semua kegiatan, selain untuk dinas, Brimob, dan PD gabungan musik.
    • Hijab dengan warna sesuai celana olahraga.
    • Sepatu dan kaos kaki harus berwarna hitam.
    • Sepatu dinas berwarna putih, kaos kakinya juga harus putih.
    • Celana harus panjang.

    3. Syarat Lain

    Jika sudah memenuhi semua syarat yang disebutkan, maka calon polisi wanita pun akan menjalani rangkaian tes fisik. Hal tersebut dilakukan sebelum menjalani pemeriksaan tubuh, yakni tes seleksi kesehatan.

    Tes fisik pada bagian intim juga dilakukan. Tujuannya adalah untuk mengecek kesehatan dari organ reproduksi. Mulai dari virginitas dan pemeriksaan urine, pemeriksaan darah, rekam jantung, hingga pemeriksaan ginjal.

    Persiapan Sebelum Mendaftar Polwan

    Selain syarat menjadi polwan, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum mendaftar menjadi polisi wanita. Berikut beberapa di antaranya:

    1. Persiapan Nilai Akademik

    Hal pertama yang harus Anda persiapkan sebelum mendaftar menjadi polwan adalah nilai akademik selama Anda SMA. 

    2. Latihan Fisik

    Hal kedua yang perlu Anda persiapkan adalah fisik yang kuat. Jadi, seringlah berolahraga dan melatih fisik. Pasalnya, pada tahapan seleksi fisik polwan, Anda akan dites berbagai macam kemampuan. Mulai dari lari, push up, sit up, berenang, dan lain sebagainya. 

    Tes ini tentunya sangat penting dilakukan. Sebab, seorang polwan akan dituntut untuk memiliki kondisi fisik yang selalu prima.

    3. Persiapan Tes Psikologi

    Dalam syarat menjadi polwan untuk tes psikologi, kemampuan Anda akan di tes. Mulai dari kemampuan dalam bekerja sama, keterampilan kepemimpinan, dan cara Anda dalam memecahkan masalah.

    4. Tes Kesehatan

    Persiapan lain yang tidak kalah penting jika Anda ingin menjadi seorang polwan adalah kesehatan. Calon polwan tidak boleh memiliki masalah kesehatan. Itulah sebabnya calon polwan akan di tes apakah memiliki penyakit bawaan, kelainan, hingga kesehatan mata yang tidak minus.

    Karena itu, jaga tubuh Anda tetap sehat dengan cara menjaga pola makan, tidur yang cukup, dan olahraga teratur.

    5. Melatih Integritas

    Seorang polwan tentu diharapkan memiliki integritas yang tinggi. Hal tersebut bisa dilatih sejak dini dengan cara berlaku jujur dan tidak pernah melakukan praktik suap. 

    Tata Cara Pendaftaran Polwan

    Selain syarat menjadi Polwan, ada juga tata cara pendaftaran yang perlu Anda ketahui dan pelajari. Berikut langkahnya:

    1. Pertama, buka situs penerimaan.polri.go.id.
    2. Setelah itu, pilih jenis seleksi Bintara.
    3. Klik tombol ‘Daftar’.
    4. Lalu, isi formulir pendaftaran online.
    5. Nantinya Anda akan mendapatkan nomor registrasi dan password.
    6. Login dengan menggunakan nomor registrasi dan password yang sudah Anda dapatkan sebelumnya.
    7. Klik tombol login.
    8. Setelah itu, lengkapi biodata pendaftaran sesuai dengan data diri Anda yang valid.
    9. Terakhir, lakukan proses pendaftaran hingga selesai.

    Tahap Seleksi Polwan

    Setelah Anda mendaftarkan diri menjadi calon polisi wanita, maka Anda juga harus melalui beberapa tahapan seleksi seperti berikut ini:

    1. Seleksi administrasi.
    2. Penelusuran rekam jejak calon polwan di media sosial.
    3. Tes psikologi tahap I (tertulis).
    4. Tes kompetensi (bagi calon Bintara Kompetensi Khusus).
    5. Pemeriksaan antropometri.
    6. Tes kesehatan tahap I.
    7. Tes kesamaptaan jasmani.
    8. Pendalaman PMK.
    9. Tes akademik (untuk Bintara PTU, Brimob, dan PPKT/Wiltas).
    10. Tes kesehatan tahap II (termasuk Keswa).
    11. Wawancara sebagai tes psikologi tahap II.
    12. Pemeriksaan administrasi akhir. 

    Apakah Anda Tertarik untuk Menjadi Polwan?

    Itulah beberapa syarat menjadi polwan, persiapan yang harus dilakukan, tata cara pendaftaran, hingga tahapan seleksi yang harus Anda ikuti. Jadi, bagi Anda yang tertarik menjadi polwan, silakan persiapkan fisik maupun psikis Anda agar bisa lolos tahap seleksi.

  • Syarat Masuk Akmil Terbaru & Tips Mempersiapkannya

    Syarat Masuk Akmil Terbaru & Tips Mempersiapkannya

    Akademi militer adalah salah satu tahapan pendidikan yang harus dilalui oleh masing-masing kabinet calon pasukan baru. Oleh karena itu, jika tertarik menjadi seorang tentara, setidaknya Anda harus tahu syarat masuk akmil dan mempersiapkannya dengan matang.

    Tak hanya modal dan fisik yang harus Anda siapkan, mental juga jadi kondisi utama yang harus Anda penuhi. Lalu, apa saja syarat yang harus Anda persiapkan? Penasaran? Kalau begitu, jangan lewatkan satu poin pun dari penjelasan dalam artikel ini!

    Sarat Masuk Akmil Secara Umum

    Mungkin banyak yang belum tahu bahwa ada beberapa persyaratan umum yang harus Anda penuhi jika ingin mendaftarkan diri menjadi murid di akademi militer. Adapun persyaratan yang harus Anda penuhi adalah sebagai berikut:

    1. Seorang WNI

    Syarat pertama sudah pasti harus terbukti sebagai seorang warga negara Indonesia. Hal tersebut harus terbukti secara administratif, yakni memiliki kartu tanda penduduk maupun akte kelahiran yang sesuai dengan Kartu Keluarga.

    2. Beriman Kepada Tuhan YME

    Syarat masuk akmil kedua adalah calon peserta akmil harus beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME atau dengan kata lain memeluk sebuah agama. Tentunya untuk agama tidak ada batasan selagi agama diakui oleh negara Indonesia. Baik itu Islam, Kristen, Katolik. Hindu, Budha, maupun Konghucu.

    3. Setia pada NKRI dan UUD 45

    Syarat berikutnya adalah memiliki sikap setia pada Pancasila dan UUD 45, dengan kata lain mematuhi peraturan yang ada. Serta tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan oleh Polri. Adapun SKCK harus aktif atau masih dalam masa penggunaannya.

    4. Minimal Umur 17 Tahun 9 Bulan

    Peserta didik yang ingin mendaftarkan diri, setidaknya harus berumur 17 tahun 9 bulan pada masa pendataran. Hal tersebut dapat didukung oleh KTP, akte kelahiran, dan juga KK yang sesuai.

    5. Sehat Jasmani dan Rohani

    Adapun syarat masuk akmil berikutnya adalah dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Ini akan terbukti dengan surat keterangan dokter yang masih berlaku setidaknya 2 hari sebelum pendaftaran. Aspek kesehatan mencakup tidak terdapat kecacatan, kesehatan gigi, mata (tidak berkaca mata), dan kulit.

    6. Bukan Warga yang Kehilangan Hak Menjadi Prajurit

    Peraturan satu ini kembali kepada kelakuan baik, karena dalam beberapa kasus ada hukuman yang menghilangkan hak seorang warga menjadi seorang prajurit. Dalam hal ini, kesalahan atau kriminalitas sekecil apapun tidak akan bisa ditolerir.

    Persyaratan Khusus Masuk Akmil 

    Selain syarat umum yang sudah dijelaskan sebelumnya, untuk menjadi peserta didik militer ada beberapa syarat khusus masuk akmil lainya. Adapun syarat tersebut mencakup:

    1.  Pria/Wanita yang Bukan PNS atau Polri

    Sebagai seorang prajurit militer, Anda yang mendaftar haruslah orang luar pemerintahan. Maksudnya, Anda bukanlah seorang mantan PNS, TNI, dan juga Polri. Jangan sampai Anda masih kedapatan menduduki salah satu jabatan tersebut.

    2. Minimal Ijazah SMA atau Sederajat

    Anda yang ingin mendaftar akmil, haruslah sudah mengantongi ijazah SMA atau sederajat dengan ketentuan nilai yang cukup ketat, seperti:

    • Lulusan 2018: Untuk Anda yang lulus pada tahun tersebut, haruslah memiliki nilai UN dengan rata-rata minimal di angka 4,00. 
    • Lulusan 2019: Sedangkan untuk lulusan 2019 ada sedikit peningkatan, karena nilai rata-rata UN harus menyentuh 47.50
    • Lulusan 2020: Karena pada tahun ini sudah tidak ada UN, maka persyaratan berubah menjadi rata-rata nilai akademis dari seluruh rapor minimal di angka 70. Selain itu, tidak boleh ada nilai di bawah 60.
    • Lulusan 2021: Fokusnya masih sama seperti tahun sebelumnya, namun nilai rata-rata meningkat menjadi 75 dan tidak ada nilai rapor di bawah 65.
    • Lulusan 2022: Peraturan persyaratan akademis masih sama dengan tahun terakhir.

    Adapun mata pelajaran yang jadi fokus uji berbeda setiap program studinya, biasanya untuk SMA terfokus pada:

    • IPA: Matematika, Biologi, Fisika dan juga Kimia.
    • IPS: Matematika, Bahasa pokok (Indonesia dan Inggris), Geografi, Sosiologi dan Ekonomi.
    • Adapun jurusan lain, akan ada pemeriksaan lebih lanjut.

    3. Status Pernikahan Belum Menikah

    Bagi seorang calon peserta didik akademi militer, status pernikahan jadi poin pertimbangan yang cukup penting. Karena dalam syarat masuk akmil yang harus Anda penuhi, status pernikahan haruslah belum pernah menikah sama sekali. 

    Tambahan lain, seorang calon peserta didik harus menyanggupi untuk tidak menikah selama paling lambat satu tahun masa pendidikan pertama. Setelah tahun tersebut, kesanggupan tersebut akan hangus dan peserta didik boleh menikah.

    4. Tinggi Badan Minimal dan Berat Badan Proporsional

    Persyaratan berikutnya berkaitan dengan postur tubuh, yakni pada tinggi badan. Karena seorang peserta akmi setidaknya untuk laki-laki minimal adalah 165 cm, sedangkan untuk perempuan setidaknya 157 cm. Adapun untuk berat badan setidaknya mengikuti ukuran ideal dari tinggi badan yang Anda miliki.

    5. Bersedia Menjalin Ikatan Dinas Pertama

    Sebagai seorang peserta akademi militer yang lulus, nantinya Anda akan terikat kedinasan atau IDP (Ikatan Dinas Pertama) selama sekurang-kurangnya adalah 10 tahun. Jadi, secara teori Anda akan terikat dengan militer sekurang-kurangnya 10 tahun masa pengabdian.

    6. Bersedia ditempatkan di Seluruh Indonesia

    Syarat masuk akmil berikutnya adalah bersedia untuk mendapatkan penempatan di mana saja di seluruh wilayah NKRI. Adapun masa tugas dan penempatan akan ditentukan oleh pihak yang berwenang.

    7. Terdaftar dan Memiliki BPJS

    Sebagai anggota militer, Anda akan ditempatkan pada bagian tertentu yang berisiko terhadap kecelakaan dan kematian. Oleh karena itu, peserta harus terdaftar dan memiliki asuransi berupa BPJS yang masih aktif.

    Tips Persiapan Masuk Akmil

    Ada beberapa tips yang setidaknya harus Anda persiapkan sebelum masuk atau mendaftar akademi militer. Beberapa tips tersebut mencakup beberapa hal, seperti berikut ini:

    1. Kesiapan Persyaratan Administrasi

    Seperti yang Anda tahu sebelumnya, bahwa dalam mendaftar ada beberapa syarat masuk akademi militer berupa administratif. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda menyiapkan kebutuhan administrasi jauh-jauh hari. Mulai dari kartu identitas, ijazah, SKCK, bukti tes kesehatan, dan kebutuhan administrasi lainnya.

    2. Lakukan Latihan Tubuh 

    Salah satu syarat masuk akmil adalah memiliki tubuh yang sehat, namun selain sehat ada postur tubuh ideal dan minimal yang harus Anda capai. Oleh sebab itu, baik pria atau wanita, melakukan latihan tubuh adalah hal wajib. Terutama untuk mengejar angka persyaratan yang belum terpenuhi.

    3. Menyiapkan Mental

    Tak hanya jasmani yang harus sehat, rohani juga harus terjaga. Oleh karena itu, penting untuk mencari kegiatan yang positif, serta terus mendekatkan diri dengan Tuhan YME. Bahkan Anda juga bisa melakukan tes dan terapi ke psikolog untuk memantapkan mental Anda menjadi peserta akmil.

    4. Latihan Mengerjakan Soal

    Seperti halnya masuk PNS, ada tes yang harus Anda jalani. Karena hal inilah, penting untuk Anda terus mengasah kemampuan akademik dengan latihan mengerjakan soal tes akmil dan mempelajari pembahasan pengerjaannya. Latihan ini termasuk soal tes psikologi yang mungkin juga akan Anda kerjakan.

    Sudah Tahu Apa Saja Syarat Masuk Akmil?

    Nah, itulah beberapa persyaratan masuk akademi militer yang harus Anda siapkan dengan matang jauh-jauh hari. Adapun beberapa persyaratan yang bersifat durasi jangka pendek, bisa Anda siapkan sedekat mungkin dengan hari pendaftaran!

  • Syarat Waqaf: Pengertian, Jenis, Rukun, dan Manfaatnya

    Syarat Waqaf: Pengertian, Jenis, Rukun, dan Manfaatnya

    Islam selalu mengajarkan untuk melakukan kebaikan terhadap orang sekitar dan lingkungan. Perbuatan baik nantinya akan memberikan banyak manfaat kepada diri sendiri dan orang lain. Salah satu perbuatan baik yang dianjurkan dalam Islam adalah memberikan harta benda sesuai dengan syarat waqaf.

    Sudahkah Anda memahami apa itu waqaf dan jenis serta manfaatnya? Lalu, bagaimana dasar hukum untuk berwaqaf sesuai ajaran islam? Temukan penjelasan lengkapnya melalui ulasan di bawah ini!

    Pengertian Waqaf

    Waqaf merupakan salah satu bentuk ibadah di mana pahalanya akan terus mengalir meskipun orang yang berwaqaf telah meninggal dunia. Waqaf hampir sama dengan sedekah karena sama-sama memberikan sebagian hartanya kepada orang lain. 

    Bedanya, waqaf bisa dirasakan dan digunakan oleh semua orang dalam jangka waktu yang lama. Misalnya adalah tanah atau bangunan rumah ibadah yang diwaqafkan. Sedangkan sedekah biasanya hanya dilakukan kepada orang yang membutuhkan secara spesifik berupa uang atau benda lainnya.

    Menurut fiqih Islam, pengertian waqaf adalah pemindahan hak pribadi untuk dimiliki secara umum agar memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Ada pula pengertian waqaf menurut mazhab imam syafii, imam hanafi, dan imam malik.

    Menurut mazhab imam syafii, waqaf adalah tindakan melepaskan harta benda dari kepemilikan melalui prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Harta benda yang diwaqafkan dapat berupa benda bergerak yang bermanfaat dalam jangka waktu yang lama atau kekal.

    Menurut mazhab imam hanafi, waqaf adalah sikap tidak melakukan tindakan apapun terhadap harta benda yang berstatus tetap hak milik. Caranya dengan memberikan manfaat aas harta tersebut kepada pihak lain dalam jangka waktu sesuai ketetapan.

    Menurut mazhab imam malik, waqaf merupakan tindakan tidak melepaskan hartanya. Namun, berkewajiban untuk memberikan manfaat dari harta waqaf kepada masyarakat dan tidak boleh diambil kembali nantinya.

    Dasar Hukum Waqaf

    Sebelum mengetahui apa saja syarat waqaf, penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa hukum waqaf adalah sunnah yang dianjurkan. Hukum ini berlandaskan pada firman Allah SWT yang tertuang dalam Al Quran pada beberapa surat. Pertama adalah Surat Yasin Ayat 12:

    اِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتٰى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوْا وَاٰثَارَهُمْۗ وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ فِيْٓ اِمَامٍ مُّبِيْنٍ

    Innā naḥnu nuḥyil-mautā wa naktubu mā qaddamụ wa āṡārahum, wa kulla syai`in aḥṣaināhu fī imāmim mubīn.

    Artinya: “Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).”

    Lebih lanjut, Syaikh Prof Dr Khalid bin Ali Al-Musyaiqih menyampaikan bahwa di antara bekas yang ditinggalkan oleh orang yang telah meninggal adalah waqaf. Waqaf juga termasuk sebagai bentuk tolong menolong dalam kebaikan dan ketaqwaan sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al Maidah Ayat 2 yang berbunyi:

    وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ

    Artinya: “Dan tolong-menolong lah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.”

    Ketiga adalah surat Ali Imran Ayat 92 yang menjadi dasar hukum waqaf. Berikut ini bunyi dan terjemahannya:

    لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

    Artinya:  “Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.”

    Syarat Waqaf

    Sebelum memberikan harta benda untuk waqaf, seorang muslim sebaiknya memahami apa saja syarat yang harus dipenuhi agar prosesnya menjadi sah dan mendapatkan keberkahan. Berikut ini beberapa syarat yang harus Anda penuhi apabila akan melakukan waqaf:

    1. Syarat untuk Orang yang Berwaqaf (Waqif)

    Orang yang ingin mewaqafkan harta bendanya harus memiliki secara penuh atas harta tersebut dan mampu bertindak secara hukum. Selain itu, seorang waqif juga harus memiliki beberapa kecakapan seperti merdeka, berakal sehat, dewasa, dan tidak berada di bawah pengampuan.

    2. Syarat untuk Benda yang Diwaqafkan (Mauquf)

    Harta benda yang akan Anda waqafkan juga tidak boleh sembarangan. Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi. Antara lain mauquf harus mempunyai nilai atau berharga, harta berupa benda bergerak ataupun benda tetap, dan benar-benar menjadi hak milik pemberi waqaf dan tidak melekat pada harta lainnya.

    3. Syarat untuk Penerima Manfaat Waqaf (Mauquf ‘alaihi)

    Ada pula syarat waqaf yang harus dipenuhi oleh penerima manfaat atau mauquf ‘alaihi. Ketentuan tersebut antara lain harus dinyatakan secara tegas ketika proses ikrar waqaf. Serta dinyatakan secara tegas kepada siapa atau apa tujuan mewaqafkan harta tersebut dan pastikan bahwa tujuan waqaf adalah untuk melaksanakan ibadah.

    4. Syarat untuk Ikrar Waqaf (Sighah)

    Sighah adalah akad atau ikrar yang harus Anda sampaikan dalam bentuk ucapan maupun tulisan untuk menyatakan kehendak dalam mewaqafkan harta. Beberapa Syarat sighah yang harus terpenuhi antara lain sighah harus terjadi seketika dan kekal, tidak boleh dilakukan dengan syarat keburukan.

    Selain itu, sighah tidak boleh diikuti dengan pembatasan waktu dan tidak boleh mengandung syarat untuk mencabut kembali harta waqaf di kemudian hari. Apabila semua syarat ini telah terpenuhi, maka proses pemindahan harta telah sah. Waqif tidak bisa menarik kembali harta benda yang telah diwaqafkan.

    Rukun Waqaf

    Selain syarat waqaf, secara garis besar terdapat empat rukun dalam waqaf yang wajib Anda ketahui. Rukun waqaf ini berdampingan dengan syaratnya, sehingga proses waqaf bisa berjalan dengan lancar dan sah apabila Anda telah memenuhi semua rukun dan syaratnya. Rukun waqaf antara lain:

    1. Orang yang berwaqaf (al waqif).

    2. Benda yang diwaqafkan (al mauquf).

    3. Orang yang menerima manfaat waqaf (al mauquf ‘alaihi).

    4. Ikrar waqaf (sighah).

    Manfaat Waqaf

    Anda tentu telah memahami bagaimana rukun dan syarat waqaf beserta dasar hukumnya. Selanjutnya, Anda bisa memahami manfaat dari waqaf dari berbagai aspek, tidak hanya aspek spiritual saja. Berikut ini penjelasan tentang manfaat waqaf:

    1. Mendapatkan Pahala yang Mengalir

    Manfaat utama dari mewaqafkan sebagian harta akan memberikan pahala yang mengalir kepada pemberi waqaf. Hal tersebut bisa terjadi lantaran harta tersebut memberikan manfaat untuk masyarakat luas yang menggunakannya.

    2. Membangun Kepedulian Sosial

    Manfaat selanjutnya adalah sebagai sarana untuk kepedulian sosial. Sebagai pihak yang mempunyai kelebihan harta bisa memberikan waqaf berupa bangunan agar bisa digunakan oleh banyak orang di lingkungan sosial. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang nyata.

    3. Mempererat Persaudaraan

    Manfaat waqaf tidak hanya dirasakan oleh masing-masing orang baik pemberi maupun penerima waqaf saja, tetapi juga hubungan di lingkungan masyarakat yang lebih luas. Harta waqaf bisa meningkatkan hubungan persaudaraan karena masyarakat merasa beruntung bisa mendapatkan bantuan dari pemberi waqaf.

    Sudah Memahami Syarat Waqaf?

    Demikian pembahasan lengkap seputar waqaf hingga manfaat yang dirasakan oleh semua orang. Waqaf bisa menjadi salah satu sarana ibadah untuk meningkatkan keimanan dan mendapatkan keberkahan atas rejeki yang telah Allah SWT berikan kepada hamba-Nya. Semoga bermanfaat!

  • Syarat Pindah Domisili, Tata Cara & Hal yang Perlu Disiapkan

    Syarat Pindah Domisili, Tata Cara & Hal yang Perlu Disiapkan

    Tuntutan pekerjaan ataupun karena pernikahan membuat beberapa orang akan pindah domisili. Dalam pindah domisili, ada beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Pada artikel ini akan diuraikan tata cara dan syarat pindah domisili sebagai panduan untuk Anda yang akan bermigrasi.

    Pentingnya Mengurus Surat Pindah

    Sebelum membahas lebih lanjut tentang tata cara serta syarat pindah domisili, sebaiknya ketahui dulu kenapa harus mengurus surat pindah. Adapun mengurus surat pindah ini penting karena sebagai salah satu persyaratan yang harus dilengkapi dalam melakukan berbagai keperluan administrasi kependudukan. 

    Bahkan peran surat pindah wilayah atau surat domisili baru ini sama pentingnya dengan mempunyai sebuah KTP. Hal ini karena tanpa KTP juga, Anda tidak bisa melakukan berbagai keperluan penting. Sama seperti surat domisili, Anda tidak akan pernah bisa melakukan banyak hal di daerah tempat tinggal Anda saat ini jika tidak memiliki surat tersebut. 

    Adapun beberapa keperluan administratif yang membutuhkan surat domisili antara lain:

    1. Mengurus akta kelahiran;
    2. Pendaftaran anak ke sekolah baru;
    3. Melamar pekerjaan;
    4. Mengurus dokumen pernikahan;
    5. dan berbagai jenis kegiatan lainnya yang terkait dokumen legal.

    Syarat dan Hal yang Perlu Disiapkan

    Ada beberapa hal dan syarat pindah domisili yang harus Anda siapkan, antara lain:

    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    2. Kartu Keluarga (KK);
    3. Formulir pendaftaran perpindahan penduduk dari Disdukcapil;
    4. Surat keterangan pindah WNI (SKPWNI) bagi WNA;
    5. Kartu seleksi calon transmigran dan surat pemberitahuan pemberangkatan bagi warga transmigrasi;
    6. Alamat tujuan pindah.

    Tata Cara Membuat Surat Pindah Domisili

    Dalam membuat surat  pindah domisili, ada beberapa langkah yang akan Anda lalui dan setiap tujuan domisili memiliki tata cara yang berbeda. Berikut ini uraian lengkapnya.

    1. Satu Kabupaten/kota

    Jika Anda hendak pindah domisili namun dalam satu kabupaten atau kota, Anda hanya perlu membawa KK saja ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten/kota tujuan pindah. KK yang Anda serahkan tersebut bisa berupa fotokopinya.  

    Selain itu, untuk berjaga-jaga Anda juga bisa membawa beberapa persyaratan pelengkap yang sudah dijabarkan sebelumnya. Selanjutnya, isi formulir biodata yang disediakan oleh pihak Disdukcapil. 

    Jika Anda sudah mengisi keseluruhan formulir tersebut, bisa langsung bubuhkan tanda tangan. Selanjutnya serahkan semua dokumen tersebut pada petugas disana. 

    Setelah itu, biasanya petugas akan melakukan verifikasi dan validasi terhadap formulir dan persyaratan yang telah Anda serahkan kemudian melakukan proses perekaman data. 

    Jika sudah, bagian Kepala Disdukcapil kabupaten/kota akan menerbitkan dan menyerahkan KK, e-KTP, dan/atau Kartu Identitas Anak (KIA) Anda dengan alamat barunya. 

    Tidak hanya itu, jika Anda sudah mendapatkan ketiga dokumen yang baru, tahap selanjutnya petugas akan mencabut KK, e-KTP, dan/atau KIA alamat lama Anda agar dokumen yang Anda miliki tidak double.

    2. Antar Kabupaten/kota atau Provinsi

    Bagi Anda yang ingin membuat surat pindah domisili dengan perpindahan antar kabupaten atau provinsi maka Anda harus lebih dulu membuat syarat utamanya yaitu Surat Keterangan Pindah atau SKP. 

    Surat ini sendiri harus Anda urus terlebih dahulu di Disdukcapil kabupaten/kota asal. Untuk membuat SKP, Anda hanya perlu membawa fotokopi KK saja.

    Adapun untuk prosesnya detailnya yaitu Anda pergi ke Disdukcapil kabupaten/kota. Selanjutnya sampaikan maksud Anda untuk membuat SKP. Biasanya petugas di sana akan memberikan Anda formulir untuk diisi dan ditandatangani. 

    Anda hanya perlu mengisi dan menandatangani formulir tersebut kemudian serahkan bersamaan dengan dokumen KK kepada petugas bersangkutan. 

    Jika sudah, petugas selanjutnya akan melakukan verifikasi dan validasi formulir maupun dokumen yang telah Anda serahkan. Kemudian, pihak atau petugas Disdukcapil kabupaten/kota akan melakukan perekaman data Anda. 

    Jika proses tersebut sudah dilalui, Kepala Disdukcapil kabupaten/kota selanjutnya akan menerbitkan dan menandatangani SKP dan menyerahkannya kepada Anda.

    Adapun SKP ini biasanya hanya berlaku selama 100 hari kerja sejak diterbitkan. Untuk itulah Anda sebaiknya mempergunakan waktu tersebut sebaik mungkin untuk membuat  surat domisili nantinya. Bersamaan dengan itu, petugas selanjutnya akan menerbitkan KK bagi kepala/anggota keluarga yang tidak pindah.

    Untuk Anda yang akan pindah domisili dan mendapat SKP, bisa Anda bawa beserta KK ke Disdukcapil kabupaten/kota tujuan. Selanjutnya, petugas Disdukcapil kabupaten/kota tersebut akan menerbitkan dan menyerahkan KK, e-KTP, dan/atau KIA dengan alamat baru dan proses pindah domisili pun berhasil.

    Catatan penting, dalam proses pengurusan dokumen perpindahan domisili ini tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Anda hanya perlu membawa dokumen pelengkap tersebut terutama KK.

    Mengurus Surat Pindah secara Online

    Di tengah perkembangan teknologi yang terus meningkat seperti saat ini, mengurus surat pindah secara online bisa Anda lakukan. Adapun untuk proses mengurus surat pindah secara online bisa Anda lakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

    1. Menyiapkan Dokumen

    Sebelum mendaftar, sebaiknya Anda persiapkan dokumen penting untuk syarat pindah domisili seperti KK dan KTP. Semua dokumen persyaratan tersebut harus di scan terlebih dulu kemudian buat dalam format JPG/JPEG atau PDF.

    2. Membuka Laman Resmi Disdukcapil 

    Setiap daerah tempat tinggal pasti memiliki website resmi Disdukcapil. Nah biasanya  untuk pendaftaran secara online ini disediakan di laman resmi Disdukcapil kabupaten/kota setempat. Anda bisa langsung cari tahu website resmi dari Disdukcapil di daerah tempat tinggal Anda.

    3. Unduh Formulir Pendaftaran Pindah Penduduk

    Setelah Anda mengetahui laman resmi Disdukcapil tersebut, bisa langsung unduh formulir pendaftaran pindah penduduk di sana. Kemudian isi secara lengkap dan simpan dalam bentuk file JPG atau PDF.

    4. Pilih Bagian Pendaftaran Antrean Online

    Selanjutnya buka laman resmi Disdukcapil daerah asal Anda tersebut dan lakukan pendaftaran antrean online

    5. Melakukan Pendaftaran

    Sebelum melakukan pendaftaran, sebaiknya Anda siapkan terlebih dahulu nomor handphone dan nomor induk KTP (NIK) untuk melakukan pendaftaran nantinya. Jika sudah pilih menu “Perpindahan Keluar”, lalu isi data yang diperlukan. 

    Setelah Anda mengisi semua data secara lengkap, bisa langsung unggah semua dokumen yang dibutuhkan lalu pilih “Kirim”.

    6. Tunggu Verifikasi oleh Disdukcapil

    Apabila seluruh proses telah selesai Anda lakukan, tunggu verifikasi dari petugas Disdukcapil. Jika verifikasi selesai, maka Disdukcapil akan menerbitkan lembar surat keterangan pindah dan Anda akan menerima penerbitan lembar SKPWNI dan Kartu Keluarga yang baru dalam format PDF. 

    Anda bisa langsung mengunduh surat keterangan pindah dan KK tersebut kemudian cetak pada kertas HVS 80 gr ukuran A4. Selanjutnya Anda bisa minta legalisasi surat tersebut ke kantor kelurahan atau instansi terkait yang setara.

    Sudah Tahu Cara dan Syarat Pindah Domisili?

    Setelah Anda mengetahui persyaratan hingga tata cara pengajuan pindah domisili tersebut, bisa langsung diterapkan. Sebaiknya saat Anda membuat surat ini tidak lupa membawa dokumen penting terutama KK. Catatan penting, dalam membuat surat ini gratis jadi Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun.