Ciri-ciri Hotel yang Aman dari Razia! dan Jenis Razia Hotel

Hotel kerap dikaitkan sebagai tempat yang memiliki stigma negatif di masyarakat. Pasalnya, hotel sering digunakan sebagai tempat yang mengarah pada tindakan asusila. Maka dari itu, kamu harus selektif dalam memilih hotel, perhatikan ciri-ciri hotel yang aman dari razia.

Razia sendiri bertujuan untuk memberikan rasa jera pada pelaku dan meningkatkan kenyamanan penginap lainnya.

Biasanya sasaran razia petugas satpol PP adalah hotel melati atau losmen yang berada di kampung atau perumahan. Kalau kamu tidak ingin terkena razia, simak pembahasan berikut.

Baca Juga: Menginap di Hotel Tanpa Surat Nikah, Bisakah? Yuk Ketahui

Mengapa Ada Razia Hotel?

Mengingat sebab dan akibat, maka sebuah razia dilakukan ketika ada penyebabnya. Beberapa penyebab umum dilakukannya razia adalah sebagai berikut:

  • Operasi rutin PEKAT (Penyakit Masyarakat) – Biasanya dilakukan secara periodik dan rutin oleh para petugas kepolisian maupun Satpo PP.
  • Ketika menyambut hari-hari besar keagamaan.
  • Razia penyelahgunaan narkotika.

Namun, tidak terbatas pada alasan umum. Ada juga beberapa alasan khusu dilakukannya razia disebuah hotel. Diantaranya:

  • Adanya laporan masyarakat – Masyarakat yang merasa terganggu oleh aktivitas di dalam hotel tentu tidak akan tinggal diam.

Hotel seperti Apa yang Rerkena Razia?

Ada yang bertanya apakah hotel berbintang tiga ke atas aman dari razia?

Jawabannya tentu tidak.

Hotel bintang lima sekali pun tidak menjamin kamu untuk terhindar dari razia. Sebelumnya, mari pahami dulu alasan yang membuat hotel terkena razia.

Razia hotel biasanya berawal dari laporan tamu hotel lain atau masyarakat di sekitar hotel. Hotel yang berada di pelosok akan lebih sering dirazia. Alasannya, orang desa cenderung lebih suka mengurus hidup orang lain, atau istilahnya kepo.

Sementara orang kota cenderung individualis, sehingga laporan atas aktivitas asusila di hotel kota lebih sedikit, sebab orang kota terlalu sibuk mengurusi hidupnya sendiri.

Selain itu, hotel mewah yang berada di kota kerap membangun relasi dengan pihak-pihak lain yang membuatnya jarang dirazia.

Jadi, carilah hotel yang jelas, tidak berada di perkampungan, dan agar lebih terjamin, memiliki bintang di atas 3.

Ciri-ciri Hotel yang Aman dari Razia

Langkah pertama dalam menemukan hotel yang aman dari razia adalah mencari tahu seluk beluk dan review dari hotel terlebih dulu. Kenali ciri-ciri hotel yang aman dari razia pada penjelasan di bawah ini:

1. Pelajari komentar pengguna hotel di internet

Sebelum melakukan booking hotel, kamu harus membaca ulasan yang ditinggalkan oleh para penginap sebelumnya. Mereka akan mengungkapkan kepuasan atau kekecewaan mereka terhadap pelayanan dan fasilitas yang terdapat pada hotel tersebut.

Jika ada komentar penginap yang menyebutkan bahwa pernah terjadi aktivitas asusila pada hotel tersebut, sebaiknya hindari hotel tersebut.

2. Menentukan hotel yang diinginkan

Pada dasarnya, hotel terbagi menjadi dua, yaitu hotel resor (resort hotel) dan hotel kota (city hotel).

Hotel resort lebih cocok jika kamu menginap bersama keluarga, sementara hotel kota akan lebih sesuai jika kamu sedang bepergian di kawasan perkotaan.

Perhatikan juga aspek jarak dan akses hotel. Agar akses ke hotel mudah, pilih hotel yang terletak di lokasi strategis dan tidak jauh dari fasilitas umum, seperti pusat perbelanjaan, sarana transportasi, restoran, tempat hiburan dan fasilitas umum lainnya.

3. Mengulik berita terkini terkait hotel

Sumber informasi terkait hotel bisa didapatkan dari situs berita. Tidak jarang situs berita membahas razia hotel. Pantau berita terkini dari hotel yang kamu tuju.

Jika terdapat pemberitaan yang berbau negatif terhadap hotel tersebut, tandanya kamu harus mencari hotel lain.

Ciri-ciri hotel yang aman dari razia adalah hotel yang tidak memiliki pemberitaan buruk dan memiliki citra positif di masyarakat.

4. Bertanya kepada staf hotel tentang aktivitas razia

Saat sampai di hotel tujuan, kamu bisa bertanya pada staf hotel. Tanyakan aktivitas razia di hotel tersebut.

Namun jangan harap kamu bisa mendapatkan informasi aktual, sebab pihak hotel akan merahasiakan jadwal razia ke tamu yang menginap.

Tetapi, tidak jarang pihak hotel dikejutkan dengan razia dadakan yang dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak hotel. Razia dadakan biasanya dilakukan untuk menangkap bandar narkoba. Tujuannya agar informasi jadwal razia tidak beredar kemana-mana.

5. Membawa dokumen identitas diri

Identitas diri (KTP) merupakan berkas yang wajib dibawa saat hendak menginap ke hotel. Peraturan ini tertuang pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana Pasal 516.

Sanksi tidak hanya diberikan ke penginap, melainkan juga ke pihak hotel jika tidak memiliki daftar identitas tamu.

Pemeriksaan terhadap identitas tamu juga tercantum pada PM.106/PW.006/MPEK tahun 2011 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Hotel. Identitas tamu yang harus ada meliputi nama lengkap, pekerjaan, tempat tinggal, dan lainnya.

6. Mengenakan pakaian yang sopan

Baik wanita atau laki-laki, gunakanlah pakaian yang sopan dan sewajarnya. Pakaian yang minim akan membuat kamu dinilai negatif oleh para staf dan tamu hotel lainnya.

Tentu hal itu tidak diinginkan oleh sebagian orang.

Jadi, kenakan pakaian yang nyaman dan sopan saat berkeliaran di lingkungan hotel.

7. Tidak membawa dan mengonsumsi minuman keras dan narkoba

Petugas razia tidak hanya mengamankan penginap yang melakukan tindakan asusila, tetapi juga mengamankan barang bawaan yang melanggar aturan. Petugas razia akan menggeledah isi tas untuk menemukan barang mencurigakan, seperti narkoba, minuman keras atau barang curian.

Kalau ketahuan, kamu bisa dikenakan sanksi seperti hukum pidana. Agar tidak dikira akan melakukan tindakan asusila, hampiri meja resepsionis dengan tenang dan percaya diri.

Bawa berkas identitas diri seperti KTP dan buku nikah. Lalu, lakukan registrasi seperti biasa.

Sebelum terbawa nyaman dengan kamar hotel, jangan lupa cek spycam yang mungkin ada.

SHARE:

Seorang traveller, penyuka dunia perhotelan dan pariwisata Indonesia. Ingin berbagi inspirasi melalui tulisan.

Tinggalkan komentar