Menginap di Hotel Tanpa Surat Nikah? Bisakah Dilakukan?

Mengenai cara menginap di hotel tanpa surat nikah sebenarnya tidak sesulit yang mungkin kamu bayangkan. Hanya saja, tidak semua jenis hotel mau menerima pasangan yang belum resmi, khususnya hotel syariah.

Buat kamu yang masih ragu untuk check-in ketika tidak membawa surat nikah, tenang, masih ada kok cara yang bisa dilakukan.

Sudah tidak sabar? Simak penjelasannya di bawah ini.

Ketahui Cara Menginap di Hotel Tanpa Surat Nikah

Perlu diingat, langkah-langkah di bawah hanya sekadar informasi untuk menambah pengetahuan. Jangan menyalahgunakan informasi berikut untuk melakukan hal yang dilarang agama saat berada di kamar hotel.

Langsung saja simak caranya berikut ini:

1. Booking kamar hotel melalui aplikasi

Banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk booking hotel secara online saat ini, misalnya Traveloka, Agoda, RedDoorz dan masih banyak lagi. Saat mendaftar, gunakan nama yang sama dengan nama pada kartu identitas.

Kalau sudah booking, selanjutnya kamu tinggal check-in di hotel yang sudah dipesan.

Kelebihan dari booking hotel secara online adalah kamu tidak perlu repot bertanya-tanya soal rate kamar yang tersedia.

2. Ikuti aturan check-in seperti biasa

Semua hotel memiliki aturan jam check-in. Oleh karena itu, pastikan kamu check-in pada jam yang ditentukan oleh hotel tujuan, biasanya batas check-in adalah pukul 2 atau 3 siang.

Jangan lupa membawa dokumen yang dibutuhkan, seperti kartu identitas (KTP atau SIM).

Jika diminta untuk menaruh deposit, jangan lupa untuk menyiapkan uangnya. Petugas hotel tidak akan menanyakan hal yang bersifat pribadi.

Karena mereka sudah mengikuti pelatihan tentang hospitality.

Staf hotel tidak terlalu memperdulikan apa yang ingin kamu lakukan di kamar hotel.

3. Buat incognito request agar tidak ada yang mengetahui keberadaan kamu

Incognito request atau pesanan samaran dapat kamu ajukan agar tidak ada yang mengetahui keberadaanmu jika ada yang mencarinya.

Dengan menggunakan incognito request, nama kamu pasti tidak akan disebut staf hotel. Sehingga kamu tidak merasa malu jika ada staf hotel yang mengenal salah satu di antara kamu.

4. Pilih hotel bintang tiga ke atas 

Kalau tidak memiliki surat nikah dan mau terhindar dari razia petugas. Sebaiknya kamu memilih hotel yang berada di pusat kota dan setidaknya memiliki bintang 3.

Hotel melati bintang 3 ke bawah cenderung menjadi sasaran empuk dari petugas razia. Apalagi hotel yang letaknya agak menyempil di antara perumahan warga.

Aktivitas razia hanya akan dilakukan berdasarkan laporan dari warga sekitar atau pihak hotel sendiri. Jadi jangan salah pilih hotel. Kalau mencari aman, pilihlah hotel mahal atau city hotel.

Staf di city hotel cenderung individualis dan tidak terlalu kepo dengan urusan tamu. Mereka juga sudah dilatih mengenai standar pelayanan tamu, sehingga tidak akan menanyai status hubungan kamu dengan pasanganmu.

5. Hindari menginap di hotel syariah

Cara menginap di hotel tanpa surat nikah selanjutnya adalah menghindari hotel Syariah. Namanya juga hotel syariah, hotel jenis ini menerapkan pedoman syariat islam dalam operasionalnya.

Sudah jelas, pasangan yang belum menikah atau memiliki surat nikah pasti akan ditolak. Jadi, jangan harap bisa lolos menginap di hotel syariah tanpa surat nikah atau bukti nikah yang jelas.

Kamu tidak akan bisa, apa pun alasan dan caranya. Maka dari itu, hindari hotel syariah jika ingin menginap dengan pasangan yang belum resmi.

6. Tolak layanan petugas housekeeping hotel

Saat menginap di hotel, biasanya disediakan sejenis tag yang bisa digantungkan pada handle pintu kamar. Atau yang biasa disebut dengan status kamar hotel.

Tag ini umumnya bertulis ”do not enter” alias dilarang masuk, atau “jangan diganggu”.

Tag ini berfungsi untuk memberi tahu staf housekeeping agar tidak masuk ke kamar secara sembarangan.

Jika tidak disediakan tag, maka kamu harus menolaknya dengan sopan. Akan ada staf housekeeping yang mengetuk kamar pada pagi atau sore hari. Tugas mereka adalah untuk membersihkan kamar yang masih bagian dari fasilitas hotel.

Kamu bisa menolaknya jika tidak ingin ada staf hotel yang menggeledah atau menemukan pakaian atau benda yang seharusnya tidak mereka lihat. Hal ini tentu bisa menimbulkan rasa risih dan kurang nyaman.

7. Tidak meninggalkan jejak mencurigakan

Sebelum meninggalkan kamar, pastikan kamu mengecek ruanganmu. Jangan meninggalkan benda privasi sembarangan. Yang paling penting adalah pastikan tidak ada noda pada selimut dan seprai kasur.

Jangan sampai ada noda darah atau noda lainnya. Kalau ketahuan oleh staf hotel, kamu akan dikenakan biaya tambahan. Kamu juga tidak akan bisa keluar dengan mudah jika belum melunasi tagihan yang ada.

8. Bawa Bukti Foto Pernikahan

Dalam suatu waktu, terdapat razia hotel, kamu mesti menunjukkan bukti pernikahan. Hal yang perlu kamu persiapkan jika tidak memiliki surat nikah adalah:

  • KTP – Pasangan yang SAH biasanya memiliki alamat yang sama
  • Foto bukti pernikahan

Jika tidak ada salah satunya, maka kamu mesti bersiap untuk di giring ke polsek terdekat dan di panggil orang tuanya.

Itulah tips cara menginap di hotel tanpa surat nikah yang bisa kamu ikuti. Sekali lagi, tips di atas hanya sekadar pengetahuan.

Kalau ingin berbuat sesuatu dengan pasanganmu, pastikan ketahui risikonya.

SHARE:

Seorang traveller, penyuka dunia perhotelan dan pariwisata Indonesia. Ingin berbagi inspirasi melalui tulisan.

Tinggalkan komentar