Category: Doa & Dzikir

  • Ini 3 Doa yang Dikabulkan oleh Allah SWT, Sangat Mustajab!

    Ini 3 Doa yang Dikabulkan oleh Allah SWT, Sangat Mustajab!

    Terdapat 3 doa yang dikabulkan oleh Allah SWT sesuai yang tercantum di dalam hadis. Tentu saja, 3 doa tersebut harus memenuhi beberapa kriteria.

    Seperti yang kita tahu bahwa seseorang yang tidak pernah meminta atau berdoa kepada Allah SWT, dianggap manusia paling sombong. Berdoa juga menjadi salah satu cara umat muslim menyandarkan atau mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Dari sekian banyak doa, ada 3 doa yang dikabulkan oleh Allah SWT. Tidak ada salahnya jika kamu mengamalkan doa-doa tersebut. Lantas, apa saja 3 doa tersebut? Yuk, ketahui jawabannya di bawah ini!

    3 Doa yang Dikabulkan oleh Allah SWT

    Berikut ini adalah 3 doa yang dikabulkan sesuai riwayat hadis Rasulullah SAW:

    1. HR. Ahmad, Abu Daud, dan Turmudzi

    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ ” ‏ ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

    Artinya: ” Ada tiga macam doa yang pasti diterima tanpa ragu lagi, yaitu: doa bapak, doa musafir, dan doa dari orang yang teraniaya.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Turmudzi).

    Berikut ini adalah 3 doa yang dikabulkan oleh Allah SWT, berdasarkan hadis di atas:

    • Doa bapak
    • Doa musafir
    • Doa orang yang sedang teraniaya

    2. HR. Al-Baihaqy

    وعن أنس بن مالك رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ثلاث دعوات لا ترد: دعوة الوالد، ودعوة الصائم، ودعوة المسافر

    Artinya: ” Tiga orang yang tidak akan tertolak (doanya), yaitu: doa orang tua bagi anaknya, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.” (HR Al-Baihaqy).

    Berikut ini adalah 3 doa yang dikabulkan oleh Allah SWT, berdasarkan hadis di atas:

    • Doa orang tua untuk anaknya
    • Doa orang yang sedang berpuasa
    • Doa musafir

    3. HR. Tirmidzi

    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (ثَلاثَةٌ لا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا فَوْقَ الْغَمَامِ وَتُفَتَّحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ وَعِزَّتِي لأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ

    Artinya: ” Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadits lain riwayat Abu Huraira RA: “ Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak, yaitu: orang yang berpuasa sewaktu ia berbuka, imam atau pemimpin yang adil, dan doa dari orang yang teraniaya. Doanya itu dinaikkan Allah menembus awan dan dibukakan baginya pintu-pintu langit, serta firman Allah kepadannya: ‘Demi kemuliaan-Ku, Aku akan menolongmu, walau di belakang nanti’.” (HR Turmudzi).

    Dari berbagai hadis yang disebutkan di atas, dapat ditarik kesimpulan, 3 doa yang dikabulkan oleh Allah SWT dan mustajab yakni:

    • Doa orang yang sedang berpuasa saat ia berbuka
    • Doa seorang imam atau pemimpin yang adil
    • Doa orang yang sedang teraniaya

    Baca juga: Doa Setelah Sholat Hajat dan Tata Cara Sholat Hajat yang Benar dan Artinya

    Waktu Mustajab untuk 3 Doa yang Dikabulkan oleh Allah SWT

    Selain golongan di atas, terdapat 3 doa yang dikabulkan oleh Allah SWT berdasarkan waktunya. Di dalam Islam, ada waktu-waktu tertentu yang menjadi waktu mustajab untuk memanjatkan doa, seperti berikut ini:

    1. Ketika adzan dan iqamah sedang berkumandang

    Ketika kamu mendengar adzan atau iqamah, diperkenankan untuk berhenti beraktivitas dan manfaatkan waktu tersebut untuk berdoa.

    Sebab, adzan dan iqamah menjadi salah satu waktu mustajab untuk berdoa, sesuai dengan hadis berikut ini:

    “Sesungguhnya doa yang tidak tertolak adalah doa antara adzan dan iqamah, maka berdoalah.” (HR. Ahmad).

    Baca juga: Tata Cara Sholat Tasbih: Niat, Hingga Doa Setelah Sholat yang Benar

    2. Ketika sujud dalam sholat

    Sujud adalah bentuk pasrah kepada Allah SWT dan simbol pengakuan atas kelemahan diri seseorang.

    Oleh karena itu, sujud saat sholat sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa karena posisi tersebut merupakan paling dekat dengan Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:

    “Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu.” (HR. Muslim).

    3. Ketika sepertiga malam terakhir

    Waktu mustajab untuk berdoa yang terakhir adalah saat sepertiga malam terakhir. Hal tersebut dikarenakan banyak orang yang memilih untuk tidur pulas, padahal dalam waktu tersebut menjadi waktu paling mustajab untuk berdoa.

    Poin ini sesuai sabda Rasulullah SAW, yang artinya:

    “Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Cara Allah Membalas Doa Umat-Nya

    Manusia memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan harap doanya dikabulkan. Namun, Allah SWT terkadang tidak selalu mengabulkan doa umat-Nya. Bukan karena Allah jahat, melainkan Allah tahu apa yang terbaik untuk umat-Nya.

    Sedangkan, doa manusia yang dipanjatkan terkadang bukan yang terbaik untuknya. Sesuai dengan penjelasan QS. Al-Baqarah ayat 216, berbunyi:

    كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

    Artinya: “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

    Untuk itu, berikut cara Allah menanggapi doa umat-Nya:

    1. Dikabulkan di waktu yang tepat

    Dikabulkan di waktu yang tepat maksudnya adalah waktu yang tepat menurut Allah SWT, bisa satu jam kemudian, besok, minggu depan, bulan depan, 3 bulan kedepan ataupun tahun depan.

    Jadi, ketika ada hamba-Nya yang memanjatkan doa kepada Allah SWT tidak langsung dikabulkan sesuai keinginannya, namun dalam waktu yang segera atau tepat menurut Allah SWT.

    2. Dikabulkan sesuai permintaan

    Selain dikabulkan di waktu yang tepat menurut Allah SWT, ada juga hamba-Nya yang langsung dikabulkan sesuai permintaan.

    Seperti misalkan, kamu berdoa untuk dilapangkan rezekinya, maka dalam waktu yang tidak lama Allah SWT akan mengabulkan doa tersebut dengan datangnya pembeli pada dagangan kamu, datangnya panggilan wawancara kerja dan lain-lain.

    3. Dikabulkan dalam bentuk lain

    Bisa juga Allah SWT mengabulkan doa kamu dalam bentuk yang lain. Seperti misalkan, kamu menginginkan pasangan hidup yang cantik atau ganteng, namun Allah SWT memberikan kamu pasangan yang setia.

    Jika doa yang kamu minta tidak sesuai dengan yang kamu inginkan, bukan berarti Allah SWT tidak mengabulkan doa kita atau jahat terhadap kita. Melainkan, Allah lah yang paling mengerti apa yang paling baik dan bermanfaat bagi umat-Nya.

    Terkadang, kita meminta kepada Allah SWT apa yang kita sukai, bukan apa yang kita butuhkan. Dan belum tentu, hal-hal yang kita sukai itu baik untuk kita menurut Allah SWT.

    Itulah 3 doa yang dikabulkan Allah SWT dan mustajab jika diamalkan.

  • 7 Doa Nabi Musa Ketika Menghadapi Kesulitan Lengkap dengan Artinya

    7 Doa Nabi Musa Ketika Menghadapi Kesulitan Lengkap dengan Artinya

    Sebagai umat muslim, kita bisa mengamalkan doa Nabi Musa setiap hari agar mendapatkan keberkahan dan pertolongan dari Allah SWT.

    Dalam menghadapi berbagai rintangan dan cobaan yang berat, Nabi Musa senantiasa berdoa kepada Allah SWT untuk mendapatkan perlindungan dan petunjuk oleh Allah.

    Ingin tahu apa saja 7 doa Nabi Musa saat mendapatkan tantangan dari Allah SWT? Yuk, cek jawabannya di bawah ini!

    Penjelasan Singkat Tentang Nabi Musa

    Nabi musa merupakan salah satu dari 25 nabi dan rasul yang lahir di Mesir pada tahun 1527 SM. Kelahiran Nabi Musa bertepatan dengan pemerintah Fir’aun atau Rames Akbar atau Merneptah atau juga Thutmosis.

    Fir’aun dikenal sebagai pemimpin yang kejam dan memperlakukan rakyatnya tanpa belas kasihan,  Allah menugaskan Nabi Musa untuk menghadapi penguasa Mesir yang keji dan membimbing kaum Bani Israel dan rakyat Fir’aun di Mesir.

    Namun, Nabi Musa tetap teguh dalam menghadapi Fir’aun dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberi ketabahan dan perlindungan. Meskipun, Nabi Musa masih kurang fasih dalam berbicara.

    Maka dari itu, Nabi Musa termasuk golongan Ulul Azmi atau rasul pilihan Allah yang memiliki keteguhan yang luar biasa.

    Selama menyampaikan ajaran Allah kepada Fir’aun dan rakyatnya, Nabi Musa dibantu oleh saudaranya yaitu Nabi Harun, yang mana lebih lancar berbicara.

    Doa Nabi Musa menghadapi Fir’aun diabadikan oleh Allah SWT di dalam beberapa surat Al-Qur’an, seperti Al-Qashash, Thaha, sampai surat Yunus. Nama Nabi Musa juga disebutkan sebanyak 136 kali di dalam Al-Qur’an.

    selain melawan Raja Fir’aun, Nabi Musa menerima kitab Taurat dari Allah SWT atau dikenal sebagai Kalimullah yang artinya orang yang diajak bicara oleh-Nya.

    7 Doa Nabi Musa

    Berikut sederet kisah hidup Nabi Musa yang dapat menginspirasi kaum muslim, beserta doanya:

    1. Doa Nabi Musa Memohon Ampunan

    Nabi Musa pernah membunuh seseorang secara tidak sengaja yaitu ketika kaum Fir’aun dan kaum Bani Israel sedang bertengkar, kaum Bani Israel meminta bantuan kepada Nabi Musa untuk melerainya. Kemudian, Nabi Musa meninju kaum Fir’aun hingga meninggal.

    Atas peristiwa tersebut, Nabi Musa merasa sangat berdosa dan menyesal, sehingga memohon ampun kepada Allah SWT. Berikut panjatan doa Nabi Musa yang berkaitan dengan hal tersebut:

    رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

    Artinya: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku. Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Qashash ayat 16).

    Manfaat dari doa ini adalah Allah SWT dapat memberikan ampunan kepada hamba-Nya yang melakukan kesalahan. Doa tersebut juga bisa kamu amalkan ketika berbuat salah.

    Baca juga: Niat & Tata Cara Sholat Sunnah Sebelum Jumat (Qobliyah dan Badiyah)

    2. Doa keselamatan dari kezaliman

    Doa Nabi Musa yang selanjutnya adalah doa keselamatan dari kezaliman. Kisah di balik doa ini adalah pasukan Fir’aun rupanya mengetahui Nabi Musa telah membunuh salah satu kaumnya.

    Kemudian, mereka berencana menangkap Nabi Musa, akan tetapi Nabi Musa sudah mengetahui lebih dulu rencananya Fir’aun, sehingga Ia bisa keluar dari Mesir sebelum ditangkap.

    Dalam pelarian ke luar Mesir, Nabi Musa tak lupa untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar selamat dari kezalimannya pasukan Fir’aun seperti yang tertuang di dalam salah satu surat Al-Qur’an di bawah ini:


    ٱلظَّٰلِمِينَ ٱلْقَوْمِ مِنَ نَجِّنِى رَبِّ قَالَ يَتَرَقَّبُ خَآئِفًا مِنْهَا فَخَرَجَ


    Bacaan latin: Fa kharaja min-hā khā`ifay yataraqqabu qāla rabbi najjinī minal-qaumiẓ-ẓālimīn.

    Artinya: Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir, dia berdoa, “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu.” (QS. Al-Qashash ayat 22).

    3. Doa Nabi Musa menghadapi Fir’aun

    Doa ini dipanjatkan ketika Nabi Musa ditugaskan oleh Allah untuk menghadapi Fir’aun yang keji dan zalim. Berikut ini doa beserta artinya:

    رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

    Bacan latin: Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam min lisaani yafqohu qoulii.

    Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thah ayat: 25-28).

    Doa ini bisa kamu amalkan setiap hari karena di dalam doa ini, Nabi Musa memohon kepada Allah SWT agar urusannya dimudahkan, hatinya dilapangkan dan lidahnya bisa dilepaskan dari kekakuan sehingga Nabi Musa dapat mengungkapkannya dengan jelas.

    4. Doa Nabi Musa Agar Lancar Berbicara (Dimudahkan Lisannya)

    Nabi Musa memohon kepada Allah SWT untuk dipermudah segala urusannya dan membuatnya menjadi lebih sabar. Ia juga meminta kepada Allah SWT agar orang-orang dapat memahami lisan dengan mudah, maka kekakuan di lidah mohon dihapuskan.

    Di dunia tidak ada hal yang mustahil selama kamu percaya pertolongan Allah SWT dan senantiasa berdoa kepada-Nya. Terlebih, Allah sangat menyukai umat-Nya yang gemar berdoa. Berikut doa Nabi Musa agar dipermudahkan segala urusan dan ucapan:

    رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

    Rabbisyrahli shadri, wa yassirli amri, wahlul ‘uqdatan millisani, yafqahu qauli.

    Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku. Dan mudahkanlah untukku urusanku. Dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS Tāhā ayat 25-28).

    5. Doa meminta rezeki atau kekayaan

    Doa Nabi Musa yang berikutnya merupakan permohonan Beliau kepada Allah SWT untuk diberikan rezeki dan kebaikan yang diperlukan.

    Nabi Musa percaya bahwa semua kebaikan berasal dari Allah, dan Ia menyampaikan kalau dirinya benar-benar membutuhkan rezeki yang Allah turunkan dengan sangat rendah hati.

    Doa ini juga bisa kamu panjatkan agar dibukakan pintu rezeki oleh Allah SWT. Berikut doa dan artinya sebagaimana yang pernah diucapkan oleh Nabi Musa:

    رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

    Bacaan latin: Rabbi ‘inni lima ‘anzalta ‘ilayya min khair faqir.

    Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. Al-Qashash ayat 24).

    Baca juga: 11 Doa Minta Kesembuhan dari Sakit, Bersabar dan Percaya PadaNya

    6. Doa agar terhindar dari segala fitnah

    Seperti yang kita tahu bahwa kaum Fir’aun melakukan banyak tipu daya untuk menjatuhkan Nabi Musa ataupun membuat orang-orang tidak percaya dengan ajarannya Nabi Musa. Untuk itu, Nabi Musa selalu berdoa kepada Allah SWT agar dihindarkan dari segala fitnah, seperti doa berikut ini:

    فَقَالُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

    Artinya: “Kepada Allah lah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir.” (QS. Yunus ayat 85-66).

    Doa ini juga bisa dipakai untuk umat muslim agar dijauhkan dari fitnah yang keji. Terkadang, di dalam kehidupan sehari-hari tidak semua orang menyukai kita. Pasti ada saja orang yang selalu ingin menjatuhkan kita dengan cara apapun.

    Tenang, kamu masih punya Allah SWT untuk membantu kamu dari fitnah yang kejam dengan cara memanjatkan doa Nabi Musa di atas.

    7. Doa Nabi Musa ketika dalam kesulitan

    Doa Nabi Musa yang terakhir adalah doa ketika kita di dalam kesulitan. Doa ini Nabi Musa panjatkan ketika Ia dan kaumnya menghadapi kesulitan dan tekanan dari musuh-musuh mereka.

    Di dalam doa ini, Nabi Musa berserah diri kepada Allah SWT dan memohon agar tidak dijadikan sasaran fitnah oleh kaum Fir’aun.

    Tak hanya itu, Nabi Musa juga meminta kepada Allah SWT agar diberi keselamatan dengan rahmat-Nya dari tipu daya orang-orang kafir dan diberi kemudahan di dalam kesulitan.

    Berikut doanya:

    رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

    Bacaan latin: Rabbanā lā taj’alnā fitnatal lil-qaumiẓ-ẓālimīn Wa najjinā biraḥmatika minal-qaumil-kāfirīn.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, kepada Allah kami bertawakal. Janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang yang kafir.” (QS. Yunus ayat 85-86).

    7 Doa Nabi Musa di atas bisa kamu praktekkan dan amalkan setiap hari di rumah. Namun, selain berdoa jangan lupa untuk tetap berikhtiar dan berserah diri. Sebab, tidak semua doa langsung dikabulkan oleh Allah SWT.

  • Bacaan Doa Haji Mabrur Arab Latin dan Sunnah setelah Berhaji

    Bacaan Doa Haji Mabrur Arab Latin dan Sunnah setelah Berhaji

    Setelah pulang dari berhaji, siapapun pasti ingin menjadi haji yang mabrur. Balasan untuk haji yang mabrur memang luar biasa. Demi menjadikan kita haji yang mabrur, mengetahui doa haji mabrur adalah hal yang penting. 

    Haji merupakan rukun Islam yang wajib bagi orang yang telah mampu dan bisa memenuhi semua persyaratannya. Menunaikan ibadah haji pun bisa kita artikan sebagai jihad di jalan-Nya. 

    Orang yang melaksanakan haji dan berharap menjadi haji yang mabrur bisa mendapatkan balasan berupa surga. 

    Apa itu Haji Mabrur?

    Mengutip dari laman Rumaysho, ada pakar fiqh yang berkata bahwa haji mabrur merupakan haji yang tidak kotor oleh kemaksiatan ketika melaksanakan seluruh rangkaian manasiknya. 

    Imam An-Nawawi punya pendapat kalau haji mabrur itu bisa terlihat kalau adanya perubahan menuju arah yang lebih baik setelah pulang dari pergi haji. Selain itu juga tidak membiasakan diri melakukan berbagai macam maksiat. 

    Dalam sebuah hadits menyebutkan jika ibadah haji diterima, maka tak ada satupun balasan yang lebih pantas selain surga: 

    وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

    Wallāhajjul mabrūru laysa lahu jazā’un illāl jannatu.

    Artinya:

    “Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga”. 

    Hal ini berarti bahwasanya haji mabrur tidak hanya cukup ketika dosa dan kesalahannya hanya sebagian yang terhapus. Bahkan ia pun sangat pantas untuk masuk surga.

    Baca juga: Tata Cara Sholat Tasbih: Niat, Hingga Doa Setelah Sholat yang Benar

    Ciri-Ciri Haji Mabrur

    Sebelum paham doa haji mabrur dan setelah tahu bagaimana definisinya, ada beberapa ciri-ciri yang patut kita perhatikan. Ini adalah tanda bahwa haji seseorang telah diterima oleh Allah SWT: 

    1. Menyebarkan Kedamaian

    Sifat utama seorang muslim adalah bisa memberikan rasa aman dan kedamaian. Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan bahwa salah satu tanda dari sempurnanya keimanan adalah saat orang lain selamat dari gangguan lisan dan tangannya. 

    Hal ini terjadi karena saat iman telah ada dalam hati seseorang, ia akan selalu ingat untuk memenuhi semua hak orang lain dan tidak berlaku zalim. 

    2. Memberi Makanan pada yang Membutuhkan

    Makanan adalah kebutuhan pokok semua makhluk hidup. Maka dari itu, memberi makanan pada orang kelaparan menjadi salah satu tanda dari diterimanya ibadah haji seseorang. 

    Tidak hanya ucapan haji mabrur yang membuat aman sekitar, perbuatan baiknya untuk memberi makanan pada yang membutuhkan juga jadi salah satu tandanya. 

    Hal ini selaras dengan hadist riwayat Imam Ahmad dalam Musnad-nya yakni: 

    قالوا: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا الْحَجُّ الْمَبْرُوْرُ؟ قال: “إِطْعَامُ الطَّعَامِ، وَإِفْشَاءُ السَّلَامِ

    Qālū: Yā Rasūlallāhi, mā al-ḥajjul mabrūr? Qāla: ‘Iṭ’āmuṭ-ṭa’āmi, wa ifshā’uṣ-ṣalāmi.

    Artinya: 

    “Para sahabat berkata, ‘Wahai Rasulullah, apa itu haji mabrur?’ Rasulullah menjawab, ‘Memberikan makanan dan menebarkan kedamaian.’”

    Baca juga: Tata Cara Sholat Nisfu Syaban: Niat, Doa, dan Waktu Pelaksanaannya

    3. Santun dalam Berkata

    Memang doa haji dan umroh sangat penting keberadaannya. Akan tetapi, jauh lebih penting untuk memperhatikan bagaimana kita berperilaku. 

    Haji yang mabrur akan selalu menjaga kesantunannya dalam bertutur kata. Sikap ini adalah tanda dari mukmin yang sejati. Ada hadits yang membenarkan hal ini yakni: 

    سئل النبي ما بر الحج قال إطعام الطعام وطيب الكلام وقال صحيح الإسناد ولم يخرجاه

    Su’ila an-Nabī mā bir al-ḥajj, qāla iṭ’āmuṭ-ṭa’āmi wa ṭayyibu al-kalāmi, wa qāla ṣaḥīḥ al-isnād wa lam yukhrijāh.

    Artinya:

    “Rasulullah SAW ditanya tentang haji mabrur. Rasulullah kemudian berkata, ‘Memberikan makanan dan santun dalam berkata.’ Al-Hakim berkata bahwa hadits ini shahih sanadnya tetapi tidak diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.”

    Ketiga ciri ini dapat kita raih selama kita dapat memberi dampak pada kehidupan banyak orang. Seorang haji, memang harus berdampak besar pada sisi sosial dan lingkungan dari yang berhaji. 

    Jangan lupa juga, pahami doa haji mabrur agar ibadah haji jadi lebih afdhol dengan harapan besar agar Allah SWT menjadikan kita haji yang mabrur. 

    Doa Haji Mabrur

    Doa Haji Mabrur

    Dalam menunaikan ibadah haji, kita harus tahu banyak mulai dari definisi, keutamaan, balasan, sampai kriteria dari diterimanya ibadah haji. 

    Selain itu pun harus tahu apa saja syarat, rukun, juga wajibnya dalam berhaji serta beberapa hal yang perlu dihindari. Sekaligus tak lupa juga untuk doa haji dan artinya agar memperoleh predikat haji yang mabrur. Bacaannya sebagai berikut: 

    اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبًا مَغْفُوْرًا

    Allahummaj’al hajjan mabruran wa sa’yan masykuron wa dzanban maghfuron.

    Artinya:  “Semoga Allah menganugerahkan haji yang mabrur, usaha yang disyukuri dan dosa yang diampuni.”

    Dengan mengetahui doa haji arab, latin, dan terjemahannya ini, besar harapan kita untuk menjadi atau masuk dalam kriteria haji yang mabrur. 

    Sunnah Setelah Berhaji

    Setelah pulang dari tanah suci, ada beberapa hal yang baiknya tidak kita lewatkan yakni sunnahnya. Jadi nggak cuma paham doa haji mabrur aja. Sekalian lakukan sunnahnya. Paling tidak, ada tiga sunnah yang bisa kita lakukan: 

    1. Membawa Oleh-oleh pada Keluarga

    Anjuran ini tak cuma berlaku pada jamaah haji. Akan tetapi, siapapun yang melakukan perjalanan memang sunnah membawa buah tangan atau oleh-oleh untuk keluarganya. 

    2. Melaksanakan Shalat Dua Rakaat di Mushola atau Masjid Terdekat

    Setelah sampai ke kampung halaman, memang sunnah untuk melaksanakan shalat dua rakaat dulu di masjid maupun musala terdekat yang ada di kampung. 

    3. Mengadakan Naqi’ah

    Naqi’ah ini merupakan kegiatan untuk menyambut kedatangan dari orang yang baru saja tiba dari perjalanan yang jauh termasuk ketika menunaikan ibadah haji. 

    Aktivitas atau kegiatan ini bisa dilakukan oleh keluarga jamaah haji maupun masyarakat yang ada di lingkungannya. 

    Keutamaan Ibadah Haji

    Telah kita ketahui bersama kalau haji adalah ibadah yang sangat mulia. Ibadah ini adalah salah satu bagian rukun Islam untuk semua orang yang bisa menunaikannya. 

    Usai melaksankan ibadah, alangkah baiknya juga diiringi dengan mengucapkan doa haji mabrur. 

    Tidak hanya paham tentang doa haji lengkap serta paham bahwa seseorang yang berhaji harus berdoa dan berharap untuk jadi haji mabrur. Kita pun harus tahu beberapa keutamaannya: 

    1. Haji Adalah Amalan Paling Afdol

    Ibadah haji menjadi salah satu amalan yang paling afdhol. Hal ini tertera dalam hadits riwayat Abu Hurairah radhiyallahu anhu yakni:

    سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ حَجٌّ مَبْرُورٌ 

    Artinya:

    “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” 

    Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1519)

    2. Balasan Surga Bagi yang Berhaji

    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pun bersabda bahwa balasan yang pantas untuk seorang yang berhaji adalah surga. Dalam riwayat Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: 

    وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

    Artinya:

    “Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349). 

    An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Yang dimaksud, ‘tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga’, bahwasanya haji mabrur tidak cukup jika pelakunya dihapuskan sebagian kesalahannya. Bahkan ia memang pantas untuk masuk surga.” 

    (Syarh Shahih Muslim, 9/119).

    3. Haji Termasuk Jihad di Jalan Allah

    Berjihad bisa kita lakukan dengan cara apapun. Mulai dari yang melawan hawa nafsu, bersedekah, berzikir, menuntut ilmu, menyampaikan kebenaran, dan juga yang lainnya. 

    Nah, ibadah haji ini juga termasuk kategori jihad. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: 

    يَا رَسُولَ اللَّهِ ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ قَالَ  لاَ ، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ 

    Artinya:

    “Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad?” “Tidak. Jihad yang paling utama adalah haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1520)

    4. Haji Menghapus Kesalahan dan Dosa

    Setiap orang yang melaksanakan ibadah haji dan tidak berbuat kesalahan dan dosa, maka ia dosa-dosa dan kesalahannya akan terhapus. 

    Hal ini sejalan dengan hadits dari HR. Bukhari No. 1521. Ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: 

    مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

    Artinya:

    “Siapa yang berhaji ke Ka’bah lalu tidak berkata-kata seronok dan tidak berbuat kefasikan maka dia pulang ke negerinya sebagaimana ketika dilahirkan oleh ibunya.”

    5. Orang Berhaji Adalah Tamu Allah

    Semua orang yang berjihad, berhaji, juga umroh merupakan tamu dari Allah SWT. Maka dari itu, saat mereka meminta apapun kepada Allah, maka akan langsung diberi. 

    Riwayat Ibnu ‘Umar, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

    الْغَازِى فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ

    Artinya:

    “Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumroh adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah beri.” 

    Itulah beberapa penjelasan mengenai ibadah haji mulai dari doa haji mabrur sampai dengan sunnah saat pulang dari berhaji.

  • 5 Doa Tolak Bala Arab, Latin, Arti, dan Waktu Terbaik untuk Berdoa

    5 Doa Tolak Bala Arab, Latin, Arti, dan Waktu Terbaik untuk Berdoa

    Ketika sedang membaca Al-qur’an, pastinya kita sering membacakan kata ‘bala’. Di mana, lafal tersebut merupakan petunjuk adanya ujian dari Allah SWT kepada seorang hamba. Oleh karena itu, adanya doa tolak bala sangat diperlukan.

    Pasalnya, manusia yang hidup di dunia tidak lepas dari ujian dari Allah SWT. Bentuk dari bala sendiri bisa beragam, tidak hanya kesulitan dan kesempitan saja. Namun, juga kebahagiaan dan kelebihan rezeki sebagai penggoda.

    Bala sendiri dibagi menjadi dua hal, yaitu bala yang datang karena tingkah laku dari manusia itu sendiri. Namun, ada juga bala yang memang sengaja Allah SWT turunkan sebagai bentuk ujian untuk hambaNya.

    Apa Manfaat Doa Tolak Bala bagi yang Menjalankannya

    Tolak bala adalah sebuah tradisi yang dilakukan untuk mencegah adanya bencana. Dalam umat muslim, ada sebuah doa khusus yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk menolak yang akan datang.

    Manfaat membacakannya sendiri sudah pasti untuk mencegah dan mengusir adanya bala yang akan datang. Selain itu, dengan membaca doa tersebut akan meningkatkan standar keimanan seseorang.

    Seperti meningkatkan ketaqwaan dan percaya akan ke-Esaan Allah SWT serta bagaimana sifatNya yang maha pengasih lagi maha penyayang kepada setiap umatnya.

    Tidak hanya di dalam Al-qur’an yang berisi surat tolak bala. Namun, anjuran untuk membacakan doa tolak bala ini telah Rasulullah SAW sampaikan dalam HR. Abu Daud dan Tirmidzi.

    بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    Bismillahilladzi la yadurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa laa fissamaa’i, wa huwa samiul ‘aliim

    Artinya:

    “Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). 

    Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

    Doa Tolak Bala yang Wajib Dipraktekkan

    Doa agar apa yang ditakutkan tidak terjadi bisa kita lakukan dengan mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW yaitu membaca doa tolak bala. Beberapa diantara doa tersebut antara lain:

    1. Meminta Keselamatan

    Berlindung dari segala permasalahan dan hal-hal buruk yang dapat menimpa diri kita tentunya harus kepada Allah SWT sebagai pencipta dan penguasa langit serta bumi. 

    Dengan begitu, kitab isa membaca doa keselamatan baik di dunia maupun akhirat.

    Salah satu doa tolak bala untuk diri sendiri dan keluarga ini telah diriwayatkan oleh Abu Daud, Ibnu Majah:

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ، اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ وَآمِنْ رَوْعَاتِيْ. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

    Allohumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyata fid dun-yaa wal aakhiroh. Allohumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyata fii diinii wa dun-yaaya wa ahlii wa maalii. Allohumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allohummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’uudzu bi ‘azhomatika an ugh-taala min tahtii.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutuplah auratmu (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri, dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan bencana lain yang membuat aku jatuh).”

    Baca juga: 8 Doa Meminta Rezeki yang Berlimpah dan Berkah, Amalkan Yuk!

    2. Doa Tolak Bala Umum

    Doa Tolak Bala Umum

    Beberapa dari kita pasti tidak asing lagi dengan doa tolak bala allahumma bihaqqil fatihah. Karena doa ini sangat mudah dihafalkan dan diambil dari kutipan kitab Kifayah Al Ubbadadin:

    اللّٰهُمَّ بِحَقِّ الْفَاتِحَةِ وَسِرِّ الْفَاتِحَةِ يَا فَارِجَ الْهَمِّ وَيَاكَاشِفَ الْغَمِّ، يَامَنْ لِعِبَادِهِ يَغْفِرُوَيَرْحَمُ، يَادَافِعَ الْبَلَاءِ يَا اَللّٰهُ، وَيَادَافِعَ الْبَلَاءِ يَارَحْمٰنُ وَيَادَافِعَ الْبَلَاءِ يَارَحِيْمُ وَ صَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ  اَجْمَعِيْنَ سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

    Allohumma bihaqqil Fatihah, Wasirril fatihah, Yaa Faarijal hamma, wa Yaa kasyifal ghomma, Yaa Man li ibaadihi yaghfiru wa yarham, Yaa dafi’al bala-i Yaa Allah, wa Yaa dafi’al bala-i Ya rohman, wa Yaa dafi’al bala-i Yaa Rohiim. Wa sholallohu wa sallama ‘ala khoiri kholqihi sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in. Subhaana robbika robbil izzati amma yashifun. Wasalamun ‘alal mursalin walhamdulillahi robbil ‘alamiin.

    Artinya: Ya Allah, dengan kebenaran Al-Fatihah dan rahasia Al-Fatihah, Wahai sang pembedah kegelisahan, wahai Sang penyingkap kebingungan, Wahai dzat yang mengampuni dan mengasihi para hambanya, Wahai Sang Penolak Bala, Ya Allah. Wahai Sang Penolak Bala, Ya Rohman. Wahai Sang Penolak Bala, Ya Rohim. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah untuk baginda Nabi Muhammad dan para keluarga serta sahabatnya semua. Maha suci Tuhanmu, Yang Memiliki Keperkasaan (lzzah) dari apa yang mereka katakan. Keselamatan semoga dilimpahkan kepada para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

    3. Doa Memohon Perlindungan dari Segala Jenis Bala

    Bala yang Allah SWT berikan kepada umat bermacam-macam. Ada yang sengaja Allah SWT turunkan sebagai bentuk ujian dan membuat umatNya sadar sehingga lebih dekat. 

    Namun, ada juga bala yang diberikan karena hasil perbuatan manusia itu sendiri.

    Lantas, apa doa perlindungan untuk jenis bala yang bermacam-macam? Berdasarkan ijazah daari KH Ahmadi Isa, ada doa yang bisa kita lakukan yaitu:

    اللهم ياوالي الولاء وياكاشف الضراء والبلاء، اصرف عنا القحط والطعون وجميع انواع البلاء، ادفع عنا شر الاعداء بحرمة سيدنا محمد المصطفى وبحرمة خديجة الكبرى وبحرمة عائشة البشري وبحرمة فاطمة الزهراء وبحرمة على المرتضى وبحرمة حسين الشهيد بكربلاء وبحرمة وما رميت اذ رميت ولكن الله رمى وبحرمة وليبلي المؤمنين منه بلاء حسنا وبحرمة خیر حافظا وهو أرحم الراحمين وبحرمة دعواهم فيها سبحنك اللهم وتحيتهم فيها سلام وآخر دعواهم ان الحمد لله رب العالمين.

    Allahumma yaa waliyal walaa-I way aa kaasyifad dharraa-I wal balaa-I, ishrif ‘anna syarral a’daa-I bi hurmati sayyidina muhammadinil mushtofaa wa bi hurmati khodiijatal kubraa wa bi hurmati ‘aaisyatal busyraa. Wa bi hurmati faatimataz zahraa wa bi hurmatii ‘aliyyul murtadhoo wa bi hurmati husaynu asy-syahiidu, bikarbalaa-I, wa bi hurmati wa maa ra mayta idz ramayta wa lakinnallaaha romaa wa bi hurmati. Yaa waliyyul mu’miniina minhu balaa-an hasanan wa bi hurmati da’waahum fiiha subhaanaka allahumma wa tahiyyatuhum fiiha salaamun wa aakhoru da’waahum an alhamdulillai rabbil ‘aalamiin.

    Artinya: “Ya Allah, wali dari segala wali, wahai Yang Menghindarkan dari kemudaratan dan bala, hindarkan kami dari kekeringan tidak turun hujan), penyakit menular (tha’un), dan berbagai macam bala. Tolak dari kami kejahatan musuh dengan kehormatan penghulu kami, yakni Nabi Muhammad Al Musthafa, dengan kehormatan Khadijah Al-Kubra, dengan kehormatan Aisyah Al-Busyra, dengan kehormatan Fatimah Az-Zahra. Dengan kehormatan ‘Ali Al-Murtadha, dengan kehormatan Husain, syahid di Karbala, dengan kehormatan bukan kamu yang melempar di kala kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. Dengan kehormatan untuk mengganti bala yang menimpa orang Mukmin dengan kebaikan, dengan kehormatan hanya Allah sebaik-baik penjaga dan Dia Maha Pengasih dan Penyayang. Dengan kehormatan Doa mereka terhadap semua itu. Maha Suci Engkau ya Allah, tercurah untuk mereka keselamatan, sebagai penutup Doa mereka, segala puji dan puja hanya teruntuk Allah, Tuhan Pencipta alam semesta.”

    4. Doa Tolak Bala Pagi dan Petang

    Datangnya bala tidak pernah diketahui waktu tepatnya, tetapi ada beberapa tanda-tanda dan waktu khusus yang mestinya diwaspadai.

    Untuk menghindari hal tidak diinginkan tersebut, lebih baik mengamalkan doa untuk tolak balak yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW setiap pagi dan juga petang.

    Berdasarkan Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud doanya sebagai berikut :

    َعَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُولُ فِي صَبَاحِ كُلِّ يَوْمٍ وَمَسَاءِ كُلِّ لَيْلَةٍ : بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ العَلِيمُ ، ثَلاثَ مَرَّاتٍ ، إِلاَّ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ )) . رَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ وَالتِّرْمِذِيُّ ، وَقَالَ : (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ صَحِيْحٌ ))

    Artinya:

    Dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

     “Tidaklah seorang hamba mengucapkan setiap pagi dari setiap harinya dan setiap petang dari setiap malamnya kalimat: 

    Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim (dengan nama Allah Yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi dan tidak juga di langit.

    Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, maka tidak aka nada apa pun yang membahayakannya.” 

    (HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih). [HR. Abu Daud, no. 5088; Tirmidzi, no. 3388; Ibnu Majah, no. 3388. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan].

    5. Doa Terhindar dari Bala dan Kekurangan

    Dari Abdullah bin Hubaib mengatakan:

    خَرَجْنَا فِي لَيلَةِ مَطَرٍ وَظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ النَبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ لِيُصَلِّيَ لَنَا ، فَأَدرَكْنَاه فَقَالَ : قُلْ ، فَلَمْ أَقُلْ شَيئًا ، ثُمَّ قَالَ: قُلْ ، فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ، ثُمَّ قَالَ : قُلْ ، فَقُلْتُ : يَارَسُولَ اللهِ مَا أَقُولُ ؟ قَالَ : قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدُ وَالـمُعَوِّذَتَينِ حِينَ تُمْسِي وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاثَ مَراتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيءٍ

    Artinya: Pada suatu malam saat turun hujan dan malam begitu pekat kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar beliau bersedia shalat bersama kami. Kami Pun menemukan beliau, beliau bersabda: 

    ”Bacalah!” Namun, aku hanya diam. Kemudian beliau mengatakan lagi, “Bacalah!” Aku masih tetap diam. 

    Kemudian beliau memerintahkan lagi, “Bacalah!” Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku baca?” 

    Beliau bersabda, “Bacalah Al Ikhlas dan Mu’awwidzatain (An Naas dan Al Falaq) di waktu sore dan pagi hari tiga kali, niscaya ia mencukupimu dari segala sesuatu” (HR. Abu Daud: 5082, dan Tirmidzi: 3575)

    Nah, itulah beberapa bacaan doa tolak bala yang bisa kita ikuti agar lebih khusu’ dan semakin dekat dengan Allah SWT. Jangan lupa untuk terus mengamalkannya.

  • 5 Doa Meminta Jodoh dan Amalan Agar Cepat Bertemu Jodoh

    5 Doa Meminta Jodoh dan Amalan Agar Cepat Bertemu Jodoh

    Membaca doa meminta jodoh kepada Allah SWT merupakan salah satu ikhtiar seorang muslim agar segera dipertemukan dengan jodoh.

    Terkadang kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mencari jodoh, namun hingga detik ini pun hilal jodoh masih belum keliatan.

    Hal tersebut bisa dibilang sangat wajar, karena mencari seseorang yang cocok untuk tinggal bersama seumur hidup tidak semudah yang orang-orang katakan.

    Namun, sebagai umat muslim tidak perlu khawatir. Sebab, jodoh sudah diatur oleh Allah SWT, bahkan sebelum kita dilahirkan di muka bumi.

    Di bawah ini adalah 5 doa meminta jodoh yang bisa kamu ikuti beserta amalannya agar segera bertemu dengan jodoh. Yuk, ikuti artikel berikut ini sampai habis!

    5 Doa Meminta Jodoh

    Sebenarnya, tidak ada doa khusus untuk meminta jodoh kepada Allah SWT. Namun, tidak ada salahnya untuk mengamalkan beberapa surat berikut ini supaya segera dipertemukan pasangan hidup.

    Apalagi Allah SWT sangat menyukai orang-orang yang gemar berdoa dan meminta sesuatu kepada-Nya.

    1. Surat Al-Furqan ayat 74

    Doa ini bisa kamu panjatkan setiap sesudah sholat secara rutin agar Allah SWT dapat mengabulkan keinginan kamu, yaitu dapat jodoh yang terbaik versi-Nya.

    Berikut bacaan surat Al-Furqan ayat 74 beserta artinya:

    لِلْمُتَّقِيْنَ وَّاجْعَلْنَا اَعْيُنٍ قُرَّةَ وَذُرِّيّٰتِنَا اَزْوَاجِنَا مِنْ لَنَا هَبْ رَبَّنَا يَقُوْلُوْنَ وَالَّذِيْنَ اِمَامًا

    Bacaan latin: Waladziina yaquuluuna rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzuriyyatinaa qurrota a’yuniwwaaj’alnaa lilmuttaqiin imaama.

    Artinya: Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

    2. Doa Meminta Jodoh di Al Quran Surat Al-Anbiya ayat 89

    Ayat ini bisa kamu amalkan sebagai doa meminta jodoh karena diangkat dari kisah Nabi Zakaria yang mengalami cobaan belum memiliki keturunan selama puluhan tahun.

    Meski begitu, doa ini juga bisa meminta pasangan hidup yang belum memilikinya kepada Allah SWT.

    Di bawah ini adalah bacaan surat Al-Anbiya ayat 89 dan artinya:

    الْوٰرِثِيْنَ خَيْرُ وَّاَنْتَ فَرْدًا تَذَرْنِيْ لَا رَبِّ رَبَّهٗ نَادٰى اِذْ وَزَكَرِيَّآ

    Bacaan latin: Wazakariyyaa idznaadaa rabbahuu rabbi laa tadzarnii fardan wa anta Khairul waaritsiin.

    Artinya: Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.

    Baca juga: Apakah Merokok Membatalkan Puasa? Ini Kata 4 Mazhab

    3. Surat Al-Qasas ayat 24

    Meskipun arti dari ayat ini adalah untuk mendapatkan kebaikan, namun kebaikan ini juga bisa dimaknakan dengan jodoh.

    Karena jodoh merupakan sesuatu yang baik, bahkan Allah SWT sendiri yang menyuruh untuk berpasang-pasangan.

    Berikut bacaan surat Al-Qasas ayat 24 beserta artinya:

    فَقِيْرٌ خَيْرٍ مِنْ اِلَيَّ اَنْزَلْتَ لِمَآ اِنِّيْ رَبِّ فَقَالَ الظِّلِّ اِلَى تَوَلّٰىٓ ثُمَّ لَهُمَا فَسَقٰى

    Bacaan latin: Fasaqaa lahumaa tsumma tawallaa iladzilli faqalaa rabbi innii ilmaa anzalta ilayya min khoirin faqiirun.

    Artinya: Maka dia (Musa) memberi minum kedua perempuan itu, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.”

    4. Doa meminta jodoh untuk laki-laki

    Khusus doa yang satu ini bisa kamu amalkan setelah selesai sholat dan mengaji hanya untuk kaum adam.

    Doa ini pun memiliki arti yang sangat mulia, yakni berkaitan dengan keinginan seorang laki-laki untuk mendapatkan jodoh dalam hal dunia dan akhirat.

    Berikut bacaan doa meminta jodoh untuk laki-laki dan artinya:

    Bacaan latin: Robbi hablii milladunka zaujatah thoyyibah akhtubuhaa wa atazawwaju biha watakunu shoohibatan lii fiddini waddunyaa wal aakhiroh.

    Artinya: “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku istri yang terbaik dan sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia, dan akhirat.”

    5. Doa meminta jodoh untuk perempuan

    Doa ini sama dengan laki-laki, yaitu segera dipertemukan pasangan hidup yang cocok. Arti dari doa ini juga sama dengan kaum adam, hanya beda gender saja.

    Namun, tetap berserah diri kepada Allah SWT dan berusaha untuk mencari jodoh. Kita hanya merencanakan, Allah SWT yang menentukan. Sebaik-baiknya rencana adalah rencana Allah SWT.

    Di bawah ini adalah bacaan doa meminta jodoh untuk perempuan beserta artinya:

    Bacaan latin: Robbi hablii milladunka zaujan thoyyiban wayakuuna shoohiban lii fiddini waddunya wal aakhiroh.

    Artinya: “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia, dan akhirat.”

    6 Amalan Agar Cepat Bertemu Jodoh

    Setelah selesai berdoa, langkah selanjutnya adalah berusaha mencari jodoh dengan amalan berikut ini.

    Sebab, semua doa harus diikuti dengan ikhtiar atau berusaha. Doa tanpa usaha akan sia-sia dan usaha tanpa doa akan menjadi hal yang mustahil.

    Berikut 5 amalan agar segera dipertemukan dengan pasangan hidup atas seizing Allah SWT:

    1. Menunaikan sholat hajat

    Langkah yang pertama adalah mengerjakan sholat hajat. Sholat hajat adalah senjata yang cukup ampuh untuk mencapai keinginan kita atas izin Allah SWT.

    Salah satu keinginan tersebut adalah jodoh. Jadi, tidak ada salahnya jika menunaikan sholat hajat secara rutin mulai dari sekarang agar cepat ditemukan dengan jodoh.

    2. Menunaikan sholat tahajud di sepertiga malam hari

    Sholat tahajud merupakan salah satu sholat Sunnah yang biasa dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW. Selain itu, sepertiga malam adalah momen yang pas untuk berdoa kepada Allah SWT, sebagaimana dengan firman Allah SWT dalam Surat As-Sajdah ayat 16-17 yang artinya:

    “Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka.

    Maka tak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yakni bermacam-macam nikmat yang dapat menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.” (QS. As-Sajdah: 16-17).

    Jadi, selain mendapatkan pahala yang luar biasa, sholat tahajud juga bisa mengabulkan doa kamu untuk segera dipertemukan dengan pasangan hidup.

    Baca juga: Doa Agar Cepat Hamil yang Ada di Al-Qur’an, Yuk Amalkan!

    3. Menjaga wudhu

    Seperti yang kita tahu bahwa dalam keadaan wudhu itu artinya kita sedang suci. Dan di dalam wudhu juga banyak pantangannya, seperti tidak boleh menyentuh najis dan lawan jenis.

    Menjaga wudhu artinya kita terhindar dari hal-hal negatif dan kecil kemungkinan untuk terjerumus kepada dosa.

    Tak hanya itu, sering berwudhu juga akan membuat wajah kita menjadi segar dan tidak kusam. Sering mendengar istilah, skincare terbaik adalah dengan berwudhu? Itu memang benar adanya.

    4. Puasa Sunnah

    Dengan puasa Sunnah, kamu dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan dipermudah urusannya, termasuk mencari jodoh. Jadi puasa Sunnah adalah amalan yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan hidup.

    5. Menjaga sholat wajib

    Sholat wajib adalah ibadah yang paling utama bagi umat muslim. Jika kamu tetap menjaga sholat wajib atau tidak bolong-bolong, niscaya Allah SWT akan mempermudah urusanmu. Salah satunya adalah perihal jodoh.

    Tak hanya menjaga sholat, memperbaiki sholat juga bisa mendapatkan jodoh dengan cepat. Sebab, memperbaiki sholat artinya memperbaiki hidup kamu.

    Jodoh atau pasangan hidup bisa melengkapi kekurangan atau menyempurnakan dalam hidup kamu.

    6. Bertawakal, berserah dan muhasabah diri

    Jodoh termasuk takdir manusia. Segala sesuatu yang berhubungan dengan takdir, seperti hidup, mati, jodoh dan rezeki semuanya ada di tangan Allah SWT. Dan itu semua di luar kuasa manusia.

    Bahkan, sebelum kamu lahir, Allah SWT sudah menyiapkan jodoh kamu seperti apa. Meskipun begitu, kamu tetap berusaha untuk mencari jodoh, dengan cara berdoa dan ikhtiar.

    Selain itu, kamu juga perlu muhasabah diri sambil mencari jodoh. Sebab, jodoh merupakan cerminan diri sendiri, seperti yang tercantum di dalam surat An-Nur ayat 26, yang artinya sebagai berikut: “Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga).” (QS. An-Nur: 26).

    Dalam upaya untuk menjalani perjalanan hidup yang penuh makna dan bermakna, doa dan amalan yang kita lakukan memiliki peranan yang sangat penting.

    Mencari jodoh adalah salah satu perjalanan yang tak selalu mudah, namun tetap merupakan bagian dari rencana yang lebih besar yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

    Dalam menghadapi keterbatasan dan tantangan, kita tidak perlu terjebak dalam kekhawatiran atau keputusasaan.

    Sebagai muslim, kita diingatkan untuk selalu bergantung pada-Nya dalam segala hal. Meskipun doa-doa dan amalan yang kita lakukan bukan jaminan pasti untuk bertemu dengan jodoh, namun ia adalah bentuk usaha dan tanda tulusnya kita kepada Sang Pencipta.

    Jangan lupa bahwa jalan menuju jodoh yang tepat juga berjalan seiring dengan pembentukan diri yang lebih baik.

    Oleh karena itu, mari kita terus doa meminta jodoh dan memohon kepada Allah SWT agar memberikan yang terbaik dalam hidup ini, sambil tetap menjaga hati dan perbuatan sesuai dengan ajaran-Nya.

    Semua ini adalah langkah-langkah menuju perjumpaan dengan jodoh yang diridhai, dalam ketundukan penuh kepada kehendak-Nya.

  • Doa Ketika Gempa Bumi sesuai Sunnah, Arab-Latin dan Artinya

    Doa Ketika Gempa Bumi sesuai Sunnah, Arab-Latin dan Artinya

    Bagi umat muslim, gempa bumi adalah salah satu bentuk teguran Allah SWT untuk mengingat kembali betapa lemahnya manusia di hadapan-Nya. Dengan alasan tersebut penting bagi kita membaca doa ketika gempa.

    Memperbanyak doa dan berdizikir menjadi sarana permohonan kepada Allah SWT agar selalu diberikan berkah keselamatan.

    Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai doa ketika gempa bumi terjadi serta amalannya, yuk simak informasi d bawah ini!

    Doa Gempa Bumi sesuai Sunnah Rasulullah SAW

    Berdoa saat terjadi gempa bumi merupakan bagian dari dzikrullah atau bentuk mengingat akan kekuasan Allah SWT sekaligus meminta perlindungan kepada-Nya. Berikut beberapa bacaan doa ketika gempa bumi terjadi:

    1. Doa ketika Gempa Bumi Kecil  

    Ketika kamu merasakan gempa bumi dengan getaran kecil, bacalah  doa berikut ini:

    اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ   

    Latin: Allahumma inni as-aluka khairaha wa khaira maa fihaa, wa khaira maa arsalta bihi, wa a’udzubika min syarriha, wa syarri maa fiha wa syarri ma arsalta bihi

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kehadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi didalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan.”

    Baca juga: Doa Setelah Sholat Hajat dan Tata Cara Sholat Hajat yang Benar dan Artinya

    2. Doa ketika Gempa Bumi Besar

    Doa gempa bumi ini telah Allah sampaikan dalam Al-Qur’an. Nabi Musa melafalkan doa ini saat gempa bumi terjadi. Bacaan ini tertuang pada surah Al-A’raf ayat 155-156, yang bunyinya:

    رَبِّ لَوْ شِئْتَ اَهْلَكْتَهُمْ مِّنْ قَبْلُ وَاِيَّايَۗ اَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ السُّفَهَاۤءُ مِنَّاۚ اِنْ هِيَ اِلَّا فِتْنَتُكَۗ تُضِلُّ بِهَا مَنْ تَشَاۤءُ وَتَهْدِيْ مَنْ تَشَاۤءُۗ اَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الْغٰفِرِيْنَ. وَاكْتُبْ لَنَا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ اِنَّا هُدْنَآ اِلَيْكَۗ

    Latin: Rabbi lau syi’ta ahlaktahum min qablu wa iyyaya, atuhlikunaa bimaa fa’alas-sufahaau minnaa, in hiya illa fitnatuka tudhillu bihaa man tasyaau wa tahdhi man tasyaa, anta waliyyuna faghfir lanaa warhamnaa, wa anta khairul-ghaafirin, waktub lanaa fiii haadzihid-dunya hasanatan wa fiil-akhirat inna hudna ilaika

    Artinya: “Ya Tuhanku, jika Engkau kehendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini. Apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang akal di antara kami? Itu hanyalah cobaan dari-Mu. Engkau menyesatkan siapa yang Engkau kehendaki dengan cobaan itu dan Engkau memberi petunjuk siapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah Pelindung kami. Maka, ampunilah kami dan berilah kami rahmat. Engkaulah sebaik-baik pemberi ampun. Tetapkanlah untuk kami kebaikan di dunia ini dan di akhirat. Sesungguhnya kami kembali (bertobat) kepada Engkau.” (QS Al-Araf [7]: 155-156)

    Baca juga: Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

    3. Doa Bagi yang Terkena Musibah Gempa Bumi

    Saat gempa bumi terjadi, seringkali terdapat banyak korban yang meninggal dunia ataupun hanya sekedar luka-luka.

    Sebagai umat muslim, kita dianjurkan untuk saling membantu dan mendoakan yang terkena musibah.

    Bacaan doa yang disunnahkan Rasulullah SAW diriwayatkan dalam hadis riwayat Imam Muslim yang bunyinya:

    إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْه

    Latin: Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, Allahumma ajirhum fii mushibatihim, wa akhlif lahum khoiran minha

    Artinya: “ Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah mereka pahala dalam musibah mereka dan gantilah dengan yang lebih baik.”

    Amalan yang Disunnahkan Rasulullah SAW saat Gempa Bumi

    Selain melafalkan doa ketika gempa bumi terjadi, kita juga dianjurkan untuk melakukan amalan yang sunnah dari tuntunan Nabi Muhammad SAW agar niscaya kita selalu dalam perlindungan-Nya. Yuk, simak beberapa amalan berikut:

    1. Memperbanyak Dzikir

    Amalan ini terdapat dalam surat Ash-Shoffat ayat 143-144 yang berbunyi:

    فَلَوْلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُسَبِّحِينَ ، لَلَبِثَ فِى بَطْنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

    “Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit” (QS. ash-Shoffat [37]: 143-144).

    2. Membantu Korban Bencana Gempa Bumi

    Sebagai umat muslim, kita wajib membantu sesama yang sedang dalam keadaan membutuhkan pertolongan.

    Selain sebagai bentuk kemanusiaan, membantu sesama juga berupa amalan yang disukai Allah SWT. Rasulullah Shallallahu’alahi Wasallam bersabda:

    مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ

    “Barang siapa yang membantu menghilangkan kesusahan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan menghilangkan kesusahan darinya besok di hari kiamat” (HR. Muslim).

    3. Menegakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

    Yang dimaksudkan menegakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar yakni menghindari perbuatan buruk dan melakukan hal-hal dalam kebaikan.

    Agar terhindar gempa dan azab Allah SWT, wajib untuk menghindari perbuatan buruk yang dapat menimbulkan dosa, misalnya berzinah, melakuakan ghibah, dan hidup rukun dengan sesama manusia.

    5 Hal yang Perlu Dihindari saat Terjadi Gempa Bumi

    Dilansir dari Get Prepared Canada About Earthquacke, berikut terdapat 5 hal yang harus dihindar saat terjadi gempa bumi:

    1. Menjauhi pintu, pintu dapat terbanting menutup dan menyebabkan cidera kepala.
    2. Menghindari penggunaan lift, menggunakan lift saat gempa  bumi beresiko untuk jatuh
    3. Berlarian menuruni tangga, berlarian menuruni tangga akan membahayakan diri sendiri dan orang lain.
    4. Hindari untuk berdekatan dengan jendela, rak buku, lampu besar dan furniture tinggi yang kemungkinan roboh.
    5. Menjauhi kabel listrik tumbang yang membahayakan

    Nah, itulah beberapa doa ketika gempa bumi yang dapat kita panjatkan. Jangan lupa untuk mengerjakan amalan-amalan yang disunnahkan juga ya! Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT. Terimakasih sudah membaca artikel ini, sampai jumpa lagi.

    Assalamualaikum. Wr. Wb.

  • Arti Nama Rasya dalam Islam dan 22 Ide Rangkaian Namanya

    Arti Nama Rasya dalam Islam dan 22 Ide Rangkaian Namanya

    Anak adalah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT. Sebagai bentuk rasa syukur dan bahagia, sudah sepatutnya kita memberikan nama yang baik untuk si Kecil. Contohnya Rasya yang bersifat unisex. Lantas, apa arti nama Rasya dalam Islam?

    Rasya merupakan salah satu nama berawal R yang bersifat unisex. Disebut demikian, karena nama ini dapat digunakan untuk anak perempuan maupun anak laki-laki.

    Mau tahu apa makna sebenarnya dari nama Rasya? Yuk, simak selengkapnya pada artikel ini.

    Arti Nama Rasya dalam Islam dan Contoh Rangkaian Namanya

    Dalam bahasa Arab Rasya bisa atau Rasha merupakan kata turunan dari Rasiyah yang memiliki banyak makna. Rasya bisa diartikan sebagai bangunan bisa juga bermakna tegap, sejahtera, dan tinggi.

    Sebagai orang tua, tentunya kita ingin anak memiliki masa depan yang cemerlang dan mampu mengangkat derajatnya setinggi mungkin. Berdasarkan kesimpulan itulah, nama Rasya banyak ditambahkan ke nama lengkap anak.

    Selain memiliki arti yang baik dalam bahasa Arab, Rasya juga bermakna indah dalam bahasa Latin yakni bunga mawar. Sementara itu dalam bahasa Sansekerta, nama tersebut bermakna penuh perasaan.

    Setelah mengetahui makna dari Rasya, kita pasti tertarik menggunakan nama tersebut untuk anak perempuan dan laki-laki. Berikut contoh rangkaian namanya:

    1. Ide Rangkaian Nama Anak Perempuan

    Apakah pantas memberikan nama Rasya untuk anak perempuan? Jawabannya sangat pantas dan justru unik karena belum banyak nama perempuan dari Rasya.

    Penyematan nama Rasya juga bisa menjadi doa. Dengan nama ini, diharapkan anak Perempuan kita bisa sekuat dan setangguh anak laki-laki. Berikut ini contoh rangkaian namanya:

    1. Rasya Anjana. Nama ini memiliki makna anak perempuan yang cantik dan kuat. Sehingga di masa depan, diharapkan anak bisa tumbuh dengan cantik, tapi mempunyai hati kuat seperti baja.
    2. Rasya Charusheela. Makna dari nama ini adalah anak perempuan yang mempunyai kepribadian indah serta tangguh.
    3. Rasya Dafina. Arti nama ini adalah anak perempuan yang hidup dengan kesejahteraan dan bernilai tinggi.
    4. Hania Rasya. Nama ini sederhana tapi memiliki makna yang indah yakni anak perempuan yang dirahmati dan memiliki derajat tinggi.
    5. Ilina Rasya. Makna nama ini adalah anak perempuan cerdas yang hidup dengan sejahtera.
    6. Isvara Rasya. Rangkaian nama ini bermakna anak perempuan yang bisa menjadi pemimpin dan berkuasa tinggi.
    7. Jiera Iniya Rasya. Kita yang ingin menambahkan nama Rasya untuk tiga kata bisa mempertimbangkan nama ini yang maknanya anak perempuan tercantik, manis, dan juga tangguh.
    8. Bharani Rasya Easha. Komposisi nama ini sangat indah apalagi jika kita mengetahui maknanya. Bharani Rasya Easha artinya anak perempuan permata hati yang berjiwa murni dan tangguh.
    9. Hasita Rasya Danti. Nama ini menggambarkan karakter anak perempuan yang ceria. Makna namanya adalah anak perempuan ceria yang tangguh dan istimewa.
    10. Ishana Rasya Falguni memiliki makna anak perempuan cantik dan kaya yang memiliki berderajat tinggi.

    Baca juga: Demokrasi dalam Islam: Pandangan hingga Contohnya di Indonesia

    2. Ide Rangkaian Nama Anak Laki-Laki

    Beberapa nama memang terdengar sangat feminim sehingga lebih cocok digunakan untuk anak perempuan saja. Sejumlah nama juga bersifat maskulin sehingga cenderung digunakan untuk bayi laki-laki.

    Menariknya, nama Rasya bisa digunakan oleh keduanya. Walaupun sekilas nama ini terdengar maskulin.

    Kita pastinya sependapat mengatakan, jika contoh rangkaian nama anak perempuan di atas sangat indah dan bermakna positif. Lalu, bagaimana dengan anak laki-laki? Berikut ini contoh rangkaian namanya:

    1. Rasya Arafabian Shaarim memiliki makna anak laki-laki yang tangguh, berpikiran tajam yang mempunyai kedudukan tinggi.
    2. Rasya Nafis Musyary. Nama ini artinya adalah anak laki-laki dengan derajat tinggi yang berharga dan hidup bergelimang harta.
    3.  Rasya Balu Arsalan. Nama ini sesungguhnya memiliki arti yang positif yakni anak laki-laki berkedudukan tinggi dengan masa anak-anak menyenangkan.
    4. Rasya Farzan Al-Maheer merupakan rangkaian nama yang bermakna anak laki-laki yang berkedudukan tinggi, berpengetahuan, dan pandai dalam berbagai hal.
    5. Alfarezel Rasya Akkira. Nama ini memiliki komposisi yang sempurna dan bila diartikan adalah anak laki-laki yang memiliki kebaikan dan berkarakter tangguh.
    6. Khatiri Rasya Sauqi. Nama ini artinya anak laki-laki yang berakhlak baik, sejahtera dan penuh kasih terhadap sesama.
    7. Fakih Rasya Quraisy merupakan nama Islami yang bermakna anak laki-laki pemikir atau ahli hukum yang hidup sejahtera. Sedangkan Quraisy merupakan suku bangsa Arab.
    8. Abdullah Rasya Zair. Nama yang sangat unik ini bermakna anak laki-laki yang hidup sejahtera, patuh, dan memancarkan sinar yang terang.
    9. Hikmaturizal Firas Rasya. Kita bisa memberikan nama ini untuk anak laki-laki baru lahir yang maknanya bagus yakni dirahmati, setia, dan sejahtera.
    10.  Muhammad Alam Rasya. Nama Muhammad diambil dari nama nabi yang bermakna yang terpuji, dirahmati. Disambung dengan Alam Rasya yang artinya alam semesta dan sejahtera.
    11. Shahnawaz Mandub Rasya. Ternyata arti nama Rasya dalam Islam sangatlah bagus. Buktinya banyak muslim yang menggunakan nama ini untuk bayi laki-laki yang maknanya anak laki-laki pemberani yang hidup sejahtera.
    12. Ghaffar Badruddin Rasya. Nama ini memiliki makna anak laki-laki yang berhati lembut tapi tangguh dan bijaksana.

    Nama Rasya di Indonesia sebenarnya bukanlah nama baru. Sudah banyak orang tua yang menggunakannya baik sebagai nama depan, nama tengah atau belakang. Cukup disesuaikan saja degan rangkaian nama lain yang diinginkan.

    Usai mengetahui makna arti nama Rasya, apakah kita masih ragu untuk menggunakan nama tersebut? Tentu saja tidak. Arti nama Rasya dalam Islam sangat bagus apalagi jika rangkaian Namanya dibuat seperti contoh sebelumnya.

  • Doa agar Cepat Menghafal dan Punya Ingatan yang Kuat

    Doa agar Cepat Menghafal dan Punya Ingatan yang Kuat

    Menjelang ujian yang penting, sering kali ada banyak materi pelajaran yang harus dihafalkan. Nah, kita bisa membaca doa agar cepat menghafal untuk memudahkan proses belajar sehari-hari.

    Pasalnya, tidak semua orang memiliki daya ingat kuat yang dapat menyerap semua materi dengan mudah. Bahkan bagi orang dengan ingatan kuat, ada kalanya mengalami kesulitan untuk konsentrasi dan menghafalkan.

    Doa agar Cepat Menghafal

    Belajar untuk mencari ilmu merupakan hal yang dianjurkan bagi umat muslim. Namun, ketika belajar kita terkadang dapat menghadapi kesulitan dalam memahami atau menghafalkan materi.

    Padahal, proses belajar tidak pernah lepas dari ujian yang memang berfungsi untuk mengukur tingkat pamahaman kita. Pengetahuan yang berlimpah akan memudahkan kita mengenal dunia dan karakteristik orang-orang di sekitar. 

    Biasanya, kita mengharapkan bisa cepat mengingat saat sedang belajar untuk ujian. Hal ini berlaku baik bagi pelajar yang masih sekolah, mahasiswa, maupun untuk pencari kerja 

    Daya ingat yang kuat merupakan karunia dari Allah SWT. Maka, hanya kepada Allah juga kita dapat memohon supaya dapat meningkatkan kemampuan tersebut. Daya ingat yang bagus tentunya baik untuk meningkatkan nilai dan pemahaman belajar.

    Melansir dari Konsultasi Syariah, tidak ada doa khusus supaya mudah dalam menghafalkan. Meski demikian, kita bisa berdoa menggunakan doa yang kita tahu atau dengan bacaan dalam Al-Qur’an.

    Berikut beberapa doa yang dapat kita amalkan supaya dapat menghafal dengan cepat.

    1. Doa agar Cepat Menghafal dan Mengingat

    Doa agar Cepat Menghafal dan Mengingat

    اَللّٰهُمَّ زِدْنَا وَلَا تَنْقُصْنَا وَأَكْرِمْنَا وَلَا تُهِنَّا وَأَعْطِنَا وَلَا تَحْرِمْنَا وَاَثِرْنَا وَلَا تُؤْثِرْ عَلَيْنَا وَارْضِنَا وَارْضَ عَنَّا

    Allahumma zidnaa walaa tan-qushnaa wa akrimnaa walaa tuhinna wa a’thinaa walaa tahrimnaa wa atsirnaa walaa tu’tsir ‘lainaa waardhinaa wardho ‘annaa.

    Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah buat kami jangan Engkau kurangkan, muliakanlah kami jangan dihina, berilah buat kami jangan ditahan, pilihlah kami jangan Engkau biarkan dan ridhoilah kami dan ridhoilah pula semua usaha kami.”

    Baca juga: Doa Memakai dan Melepas Pakaian Sesuai Sunnah, Latin dan Artinya

    2. Doa Mudah Menghafal dan Memahami

    اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا يَارَبِّ فَهْمَ النَّبِيِّيْنَ وَحِفْظَ الْمُرْ سَلِيْنَ وَإِلْهَامَ ألْمَلاَ ىِٕكَةَ ألْمُقَرَّبِيْنَ فِى عَافِيَةٍ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Allahummarzuqna ya robbi fahman-nabiyyina. Wahifzholmursalin, wa ilhamal-malaaikatil-muqorrobin fi’afiatin ya arhamarrohimin.

    Artinya: 

    “Ya Allah, karuniailah kami paham para nabi dan hafalan para rasul serta mendapat ilham para malaikat yang hampir dengan-Mu, juga kurniakanlah kami kesehatan wahai Maha Penyayang.”

    3. Doa sebelum Belajar

    Doa ini merupakan ayat Al-Qur’an yang dianjurkan bagi umat muslim untuk membacanya supaya dipermudah dalam mencari ilmu.

    Berikut bacaannya:

    رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

    Rabbi dzidni ‘ilma.

    Artinya: 

    “Ya Allah, tambahkanlah ilmu untukku.” (QS Thaha: 114).

    Selain itu, dapat dengan membaca doa sebelum belajar secara lengkap. Berikut bacaannya:

    رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

    Robbi zidnii ‘ilmaa, warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-sholihiin.

    Artinya: 

    “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku, dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikan lah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh.”

    4. Doa supaya Diberi Kecerdasan

    اللَّهُمَّ أَلْهِمْني رُشْدِي ، وَأَعِذْنِي مِنْ شَرِّ نَفْسِي

    Allaahummalhimnii rusydii wa a’idznii min syarri nafsii.

    Artinya: 

    “Ya Allah, berilah ilham kepadaku, kecerdasan dan lindungilah aku dari kejelekan diriku.” (HR. Tirmidzi).

    5. Doa agar Mudah Memahami

    اَللّٰهُمَّ اخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهْمِ وَاَكْرِمْنَا بِنُوْرِالْفَهْمِ وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَتِكَوَسَهِّلْ لَنَآ اَبْوَابَ فَضْلِكَ يَآ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Allahumma akhrijnaa min dhulumaatil wahmi, wa akrimnaa binuuril fahmi, waftah ‘alainaa bima’rifatil ilmi, wasahhil lanaa abwaaba fadhlika yaa arhamar raahimin.

    Artinya: 

    “Ya Allah, keluarkanlah kami dari gelapnya keraguan, dan muliakanlah kami dengan cahaya kepahaman. Bukakanlah untuk kami dengan kemakrifatan ilmu dan mudahkanlah pintu karunia-Mu bagi kami, wahai Dzat yang Maha Pengasih.”

    6. Doa agar Diberi Kemanfaatan Ilmu

    اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي ، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي ، وَزِدْنِي عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

    Allahummanfa’ni bima ‘allamtani wa ‘allimni ma yanfa’uni wa zidni ‘ilman walhamdulillahi ‘ala kulli halin.

    Artinya: 

    “Ya Allah, berilah kemanfaatan atas segala ilmu yang Engkau ajarkan pada saya. Berilah saya ilmu yang bermanfaat dan tambahkanlah ilmu pada saya. Segala puji bagi Allah dalam setiap waktu.”

    7. Doa Meminta Pertolongan

    بِسْمِ اللهِ سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهِ وَﭐللهُ أَكْبَرْ وَلاَ حَوْلاَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ عَدَدَ كُلِّ حَرْفٍ كُتِبَ أَوْ يُكْتَبُ أَبَدَ الأَبِدِيْنَ وَدَهْرَ الدَّاهِرِيْنَ يَا رَبَّ العالَمِيْنَ

    Bismillaahi, subhaanallaahi walhamdu lillaahi wallaahu akbaru wa laa hawla wa laa quwaata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi ‘adada kulli harfin kutiba aw yuktabu abadal aabidiin wa dahrod daahiriina yaa robbal ‘aalamiin.

    Artinya: 

    “Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar. Tiadalah daya dan kekuatan melainkan daya dan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

    Sebanyak setiap huruf yang telah ditulis (oleh manusia) atau yang akan ditulis, terus menerus selama berkekalan kurun dan berterusan masa, wahai Tuhan semesta alam.”

    Kiat agar Punya Ingatan Kuat 

    Selain membaca doa agar cepat menghafal, kita juga dapat menerapkan kiat-kiat agar memiliki ingatan kuat sesuai ajaran Islam.

    Lupa merupakan hal yang manusiawi, sehingga dapat dialami oleh siapa saja tanpa terkecuali. Namun, sifat lupa setiap orang dapat berbeda-beda tergantung pada kemampuan mengingatnya.

    Nah, dalam ajaran Islam terdapat beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi sifat pelupa, antara lain:

    1. Menjauhi Dosa

    Dosa atau maksiat membawa dampak buruk berupa lemahnya kemampuan menghafal atau mengingat. Dosa juga membuat kita sulit untuk memahami ilmu yang dipelajari.

    Dikisahkan bahwa dulunya Imam Syafi’i pernah mengalami kesulitan dalam menghafal. Kemudian Beliau mengeluhkan pada gurunya, Imam Waki’.

    Sang guru menyarankan untuk meninggalkan maksiat karena ilmu adalah cahaya. Sementara cahaya Allah tidak akan diberikan pada orang yang bermaksiat.

    2. Banyak Berdzikir

    Kiat kedua adalah memperbanyak berdzikir untuk mengingat Allah. Dzikir dapat dilakukan dengan membaca tasbih, tahmid, tahlil, maupun dzikir lainnya.

    Dalam firman Allah juga telah diterangkan mengenai perintah untuk banyak berdzikir.

    وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ

    “Ingatlah Tuhanmu ketika kamu lupa…” (QS. Al-Kahfi: 24).

    3. Hindari Makan Berlebihan

    Mengkonsumsi makanan secara berlebihan akan membuat kita mudah mengantuk, sehingga lebih banyak tidur dan sulit untuk berpikir.

    Oleh karena itu, dianjurkan untuk menjaga pola makan yang sehat. Pastikan untuk mengkonsumsi makanan bergizi seimbang. 

    4. Mengkonsumsi Makanan Penguat Hafalan

    Beberapa ulama menyebutkan mengenai jenis-jenis makanan yang dapat membantu menguatkan hafalan, yaitu madu, zabib (kismis), dan lubban.

    Madu dan zabib disebutkan dalam kitab al-Jami’ karya al-Khatib sebagai makanan yang baik untuk hafalan. Lubban juga disebutkan dalam kitab yang sama. Sementara khasiatnya adalah menyemangati hati dan menghilangkan lupa.

    Itulah beberapa doa agar cepat menghafal dan kiat-kiat yang dapat kita terapkan. Selain doa-doa yang telah disebutkan, masih ada berbagai doa lain yang dapat kita amalkan agar daya ingat kuat.

  • 4 Doa Pulang Umroh agar Mabrur Arab Latin dan Artinya

    4 Doa Pulang Umroh agar Mabrur Arab Latin dan Artinya

    Umroh yang mabrur adalah harapan dari setiap muslim yang telah melaksanakan. Nah, untuk melengkapi ibadah, kita dapat membaca doa umroh mabrur.

    Melalui doa tersebut kita dapat menyampaikan permohonan kepada Allah SWT untuk menerima ibadah yang telah dilakukan.

    Doa Pulang Umroh agar Mabrur

    Dapat melaksanakan umroh merupakan impian setiap muslim. Pasalnya, ibadah umroh merupakan kesempatan untuk mendapatkan pahala serta pengampunan dosa.

    Umat muslim juga bisa memperoleh pengalaman spiritual yang tidak terlupakan selama menjalani ibadah tersebut.

    Umroh mabrur merupakan istilah yang merujuk kepada ibadah umroh yang diterima oleh Allah SWT. Untuk mencapainya, kita perlu melaksanakan seluruh ibadah sesuai dengan tuntunan sunnah dan dengan hati yang tulus.

    Melansir dari Konsultasi Syariah, tidak diketahui adanya dalil yang menyebutkan mengenai doa khusus bagi orang yang baru pulang umroh. Meski, begitu kita boleh berdoa untuk memohonkan kebaikan, tanpa harus ada dalilnya.

    Diriwayatkan dari Muadz radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

    إِنَّ الدُّعَاءَ يَنْفَعُ مِمَّا نَزَلَ وَمِمَّا لَمْ يَنْزِلْ فَعَلَيْكُمْ عِبَادَ اللَّهِ بِالدُّعَاءِ

    Artinya: “Sesungguhnya doa itu bermanfaat (memberi kebaikan) untuk yang sudah turun (terjadi) dan yang belum terjadi. Karena itu, perbanyaklah berdoa, wahai hamba Allah” (HR. Ahmad 22044, Turmudzi 3548 dan dihasankan al-Albani).

    Berikut beberapa doa yang dapat kita baca untuk memohon supaya umroh mabrur:

    1. Doa Pulang Umroh Mabrur

    Doa Pulang Umroh Mabrur

    Doa ini dibaca ketika sudah selesai melaksanakan rangkaian ibadah umroh.

    اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَاحَجًّامَبْرُوْرًا، وَعُمْرَتَنَاعُمْرَةًمَبْرُوْرًا،وَسَعْيَنَاسَعْيًامَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَاذَنْبًامَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَاعَمَلًاصَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَتَنَاتِجَارَةً لَنْتَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِأَخْرِجْنَامِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ

    Allahummaj ‘al hajjana hajjan mabruro, wa umrotana ‘umrotan baruro, wa sa’yana sa’yan masykuro, wadzambana dzanban maghfuro, wa ‘amalana amalan sholihan maqbula, watijaarotana tijaarotan lan tabuur, ya ‘aalima maa fis shuduur Akhrijnaa minasldz dzulumaati ilannnur.

    Artinya: “Ya Allah jadikanlah haji kami haji yang mabrur, umroh kami umroh yang mabrur, sa’i kami sa’i yang disyukuri, dosa kami dosa yang diampuni, amal kami amal shaleh yang diterima dan perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi. Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam dada, keluarkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya”.

    Doa tersebut juga dapat dipanjatkan setelah selesai melaksanakan haji. Seperti terkandung dalam bacaannya, doa umroh mabrur ini memohon untuk ibadah yang mabrur dan ampunan dosa.

    Baca juga: Doa Memakai dan Melepas Pakaian Sesuai Sunnah, Latin dan Artinya

    2. Doa untuk Menyambut Pulang Umroh

    Keluarga dan teman yang menyambut kepulangan orang dari umroh juga dianjurkan untuk mendoakan supaya umrohnya diterima serta dosa-dosanya diampuni. Adapun bacaan doanya yaitu:

    تَقَبَّلَ اللَّهُ عُمْرَتَك ، وَغَفَرَ ذَنْبَك ، وَأَخْلَفَ عَلَيْك نَفَقَتَك

    Taqabbalallahu umrotaka wa ghafara dzanbaka wa akhlafa nafaqataka

    Artinya: 

    “Semoga Allah menerima umrah Anda, semoga Allah mengampuni dosa anda dan memberi ganti untuk biaya perjalanan Anda.”

    Doa ini bersumber dari Hasyiyah al-Qalyubi. Beliau juga menyebutkan mengenai anjuran untuk menyambut orang yang baru pulang umrah dengan memberikan doa.

    Sehingga menganjurkan doa tersebut, yang mana merupakan doa umroh mabrur yang diucapkan oleh orang-orang yang menyambut.

    3. Doa Pulang Umroh untuk Tamu

    اللهم سَهِّلْ أُمُوْرَنَا وَحَصِّلْ مَقَاصِدَنَا وَبَلِّغْنَا إِلَيْكَ يَا اَللهُ. اللهم اجْمَعْنَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا. اللهم إِنَّا نَسْئَلُكَ النِّعْمَةَ وَالرَّحْمَةَ وَحُسْنَ الْخَاتِمَةِ

    Allahumma sahhil umuurona wahasshil maqooshidana waballignaa ilaika ya Allah. Allahummaj ma’ jam’an marhuuma. Allahumma inna nas-alukanni’mata warrohmata wahusnal khootimah.

    Artinya: 

    “Ya Allah, mudahkanlah segala urusan kami, kabulkanlah segala keinginan kami, dan sampaikanlah kami kehadirat-Mu. Ya Allah kumpulkan kami bersama orang-orang yang mendapat rahmat-Mu. Ya Allah kami mohon kepada-Mu nikmat, rahmat dan akhir yang baik.”

    4. Doa-doa Pulang Umroh Lain 

    Ketika seseorang pulang umroh, maka para kerabat, teman, dan tetangga akan bertamu untuk menyambutnya. Nah, saat itu dianjurkan untuk mendoakan kebaikan untuk orang yang telah melaksanakan umroh supaya ibadahnya diterima.

    Selain, doa dari Hasyiyah al-Qlyulbi pada poin ketiga di atas, biasanya dibaca juga shalawat dan doa sapu jagat. Berikut bacaannya:

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىٰ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

    Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. Allahumma shalli wa sallim wabaa rik ‘alaa sayyidina muhammadin sholaatan tuballighuna bihaa hajja baitikal haraami waziyaarata qabri nabiyyika muhammadin shallallahu alaihi wasallam.

    Artinya: 

    “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 

    Ya Allah limpahkanlah shalawat, salam dan berkah kepada junjungan kami nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu bisa menyampaikan kami untuk berhaji ke baitil haram dan ziarah ke makam nabi Muhammad SAW.”

    رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّاِر. وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ.

    Robbanaa aatinaa fiddunya hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqinaa adzaabannaar. Walhamdulillaahi robbil ‘alamin.

    Artinya: 

    “Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta jauhkanlah kami dari siksa neraka. Dan segala puji milik Allah.”

    Baca juga: 25 Nama Nama Nabi dan Rasul Berurutan dan Mukjizatnya

    Mengenal Keutamaan Umroh

    Umrah merupakan ibadah sunnah yang mana selalu diidamkan oleh umat muslim. Pasalnya, umroh memiliki banyak keutamaan. Bahkan ada yang menyebut ibadah ini sebagai haji kecil.

    Ibadah umroh dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat, sehingga kemuliaannya sudah tidak perlu diragukan. Mari kenali apa saja keutamaan umroh.

    1. Menghapuskan Kefakiran dan Dosa

    Keutamaan umroh yang pertama yaitu dapat menghilangkan kefakiran dan dosa.

    Hal ini berdasarkan pada sabda Rasulullah SAW:

    تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

    Artinya: 

    “Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” 

    (HR. An Nasai No. 2631, Tirmidzi No. 810, Ahmad 1/387). Dalam riwayat lain disebutkan bahwa dosa-doa di antara dua umroh akan dihapuskan.

    Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

    Artinya: 

    “Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari No. 1773 dan Muslim No. 1349).

    2. Dikabulkan Keinginannya

    Berlandaskan pada hadits, bahwasanya orang yang melaksanakan haji dan umroh akan dikabulkan permintaannya oleh Allah SWT.

    Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah SAW bersabda:

    اَلْغَازِي فِيْ سَبِيْلِ اللهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ، وَفْدُ اللهِ، دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ. وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ.

    Artinya: 

    “Orang yang berperang di jalan Allah dan orang yang menunaikan haji dan umrah, adalah delegasi Allah. (ketika) Allah menyeru mereka, maka mereka memenuhi panggilan-Nya. 

    Dan (ketika) mereka meminta kepada-Nya, maka Allah mengabulkan (permintaan mereka).”

    3. Disetarakan dengan Jihad

    Ibadah umroh dan haji merupakan ibadah mulia sehingga disetarakan dengan jihad. Diriwayatkan bahwa ‘Aisyah berkata.

    قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ 

    Artinya: 

    “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah No. 2901).

    Itulah beberapa doa umroh mabrur dan berbagai keutamaan umroh. Selain doa yang telah disebutkan, kita juga boleh memanjatkan doa-doa lain untuk memohon kebaikan.

  • Doa untuk Orang Tua; Arab, Latin dan Terjemahnya

    Doa untuk Orang Tua; Arab, Latin dan Terjemahnya

    Umat muslim wajib menghormati dan menaati kedua orang tuanya. Maka sudah sepatutnya kita membaca doa untuk orang tua sebagai salah satu bentuk bakti.

    Orang tua merupakan sosok yang telah berjuang untuk melahirkan dan membesarkan kita. Bahkan tidak jarang mereka rela mempertaruhkan nyawa demi anaknya.

    Oleh karena itu, wajib bagi anak untuk menghormati kedua orang tuanya. 

    Pentingnya Doa Untuk Orang Tua

    Mengingat orang tua yang telah membesarkan dengan penuh kasih sayang, pada dasarnya anak tidak akan bisa membalas kebaikan mereka. 

    Dalam ajaran Islam, merupakan kewajiban anak untuk menghormati dan berbakti pada orang tua. Salah satunya yaitu dengan mendoakan kebaikan bagi kedua orang tua. 

    Pentingnya berbakti pada orang tua dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat 23-24. 

    وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا ﴿٢٣﴾ وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

    Latin: Wa qaḍā rabbuka allā ta‘budū illā iyyāhu wa bil-wālidaini iḥsānā(n), immā yabluganna ‘indakal-kibara aḥaduhumā au kilāhumā falā taqul lahumā uffiw wa lā tanhar humā wa qul lahumā qaulan karīmā(n) (23). Wakhfiḍ lahumā janāḥaż-żulli minar-raḥmati wa qur rabbirḥamhumā kamā rabbayānī ṣagīrā(n) (24).

    Artinya:

    Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduanya sampai usia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.

    Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan mengenai pentingnya menghormati orang tua. Diriwayatkan bahwa Nabi pernah ditanya mengenai amalan apa yang paling dicintai oleh Allah.

    Kemudian Nabi menjawab: Shalat yang dilaksanakan tepat waktu. 

    Saat ditanyakan amalan apa yang paling dicintai setelah itu, Nabi pun memberikan jawaban: “Taat kepada orang tua dan berusaha untuk berbuat baik kepada mereka.”

    Sementara amalan yang paling dicintai selanjutnya adalah jihad, yang berarti berjuang di jalan Islam.

    Baca juga: Penjelasan 5 Rukun Islam Beserta Contoh dan Maknanya

    Doa Untuk Orang Tua dan Artinya

    Doa Untuk Orang Tua dan Artinya

    Islam merupakan agama yang penuh kebaikan dan kasih sayang. Dalam ajaran Islam, berbakti kepada orang tua termasuk kewajiban kita sebagai anak. 

    Ada beberapa doa kepada orang tua yang bisa kita panjatkan sesuai kondisi. Mari simak bacaan doa dan artinya berikut.

    1. Doa untuk Orang Tua yang Umum

    Doa yang satu ini paling umum digunakan oleh umat muslim. Biasanya, doa ini diucapkan ketika sedang berdoa sendiri.

    Berikut bacaan doa kepada orang tua Arab:

    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

    Bacaan latin doa kedua orang tua saat berdoa sendiri:

    Robbighfir-lii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shogiiroo.

    Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan kasihanilah mereka sebagaimana mereka telah mendidikku sejak kecil.”

    2. Doa untuk Orang Tua Saat Menjadi Imam

    Saat menjadi imam bagi jamaah, kita perlu menggunakan doa dengan pelafalan yang sedikit berbeda. Tujuannya adalah untuk mendoakan orang tua dari seluruh jamaah.

    Berikut bacaan doanya:

     اللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارً

    Adapun doa kepada kedua orang tua latin, bacaannya yaitu:

    Allohummaghfirlanaa dzunuubanaa waliwaalidinaa warhamhumaa kamaa robbayaanaa shigooro.

    Artinya: “Ya Allah! ampunilah dosa kami dan kedua orang tua kami, Serta Sayangilah Mereka Sebagaimana Mereka Menyayangi Kami ketika kami anak kecil.”

    Baca juga: Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardu Sesuai Sunnah, Arab, Latin, dan Artinya

    3. Doa Untuk Orang Tua yang Sakit

    Saat orang tua sakit, kita bisa membacakan doa untuk memohonkan kesembuhan, sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِه وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

    Adapun dalam tulisan latin bacaannya yaitu:

    Allahumma robbannaasi adzhibil ba’sa wasy fihu, wa antas syaafi, laa syifaa-a illa syfaauka, syifaan laa yughaadiru saqaama.

    Artinya: “Ya Allah, Rabb Manusia dan alam semesta, hilangkanlah kesusahan dan berikanlah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain.”

    Apabila orang tua mengalami sakit keras, maka kita bisa membacakan doa untuk memohon agar diberikan kondisi yang lebih baik. 

    Berikut bacaan doa untuk orang tua yang sedang sakit keras:

    اللَّهُمَّ اَحْيِنِي مَاكَا نَتِ الْحَيَاةُ خَيْرً الِّى وَتَوَ فَّنِى مَاكَا نَتْ الوَ فَاةُ خَيْرًا لِى

    Adapun dalam tulisan latin bacaannya yaitu:

    Allahumma ahyini maa kaa natil khayatu khoirolli, watawaf fanni adza kaanat wafaatu khirolli.

    Artinya: “Ya Allah, hidupkanlah dia apabila itu lebih baik baginya. Dan matikanlah dia apabila kematian itu lebih baik baginya.”

    4. Doa Untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

    Kita wajib menghargai dan menaati orang tua selama mereka hidup. Sementara saat orang tua sudah meninggal kita masih bisa berbakti kepada mereka dengan mengirimkan doa. 

    Menurut hadist riwayat Syekh Nawawi, doa itu ibarat hadiah bagi orang yang telah meninggal.

    هَدَايَا الْأَحْيَاءِ لِلْأَمْوَاتِ الدُّعَاءُ وَالْإِسْتِغْفَارُ

    Artinya: Hadiah orang-orang yang masih hidup kepada orang-orang yang telah meninggal dunia adalah doa dan permohonan ampunan kepada Allah (istighfar) untuk mereka.

    Hadits lain menegaskan bahwa doa dari anak termasuk dalam amalan yang tidak terputus setelah meninggal.

    Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah bersabda: “Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya.” (HR Muslim).

    Oleh karena itu, umat muslim dianjurkan untuk mengirimkan doa bagi orang tuanya yang telah meninggal. 

    Adapun bacaan doanya yaitu:

    اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ.

    Berikut bacaan doa dalam tulisan latin:

    Allahummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘afihim, wa’fu ‘anhum. Allahumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafa’ata ‘ala ahlil quburi min ahli la ilaha illallahu Muhammadun rasulullah.

    Artinya: “Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat.”

    Setelah membaca doa tersebut, kita bisa melanjutkan dengan membaca doa sapu jagat, shalawat nabi, dan surah Al-Fatihah.

    5. Doa untuk Arwah Orang Tua

    Selain membacakan doa untuk orang tua untuk memohonkan ampunan, kita juga bisa memanjatkan doa untuk arwah mereka supaya diberikan tempat mulia. 

    Berikut doanya:

    اللَّهُمَّ ارْحَمْ عَبْدَكَ (nama ayah) وَعَبْدَتِكَ (nama ibu) وَاغْفِرْ لَهُمَا وَعَافِهِمَا وَاعْفُ عَنْهُمَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهُمَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُمَا وَاغْسِلْهُمَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِمَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ

    Adapun dalam tulisan latin bacaannya yaitu:

    “Allahummarham ‘abdaka (nama ayah) wa ‘abdatika (nama ibu) waghfir lahuma wa ‘afihima wa ‘fu ‘anhum wa akrim nuzulahuma wa wassi’ mudkhalahuma waghshilhum bilma’i waththalji walbaradi wa naqqihima minal khataya kama yunaqqa ath-thawbul abyadu minad danas.”

    Artinya: “Ya Allah, kasihanilah hamba-Mu (nama ayah) dan hamba-Mu (nama ibu), ampunilah mereka, berilah keselamatan kepada mereka, maafkanlah mereka, muliakan tempat mereka, luaskan pintu masuk mereka, bersihkanlah mereka dengan air, salju, dan es, serta sucikanlah mereka dari dosa sebagaimana kain putih dibersihkan dari kotoran.”

    Itulah beberapa doa kepada orang tua. Biasanya, waktu untuk membacakan doa adalah setelah shalat.