Category: Doa & Dzikir

  • Contoh Teks Doa Upacara Bendera Hari Senin di Sekolah

    Contoh Teks Doa Upacara Bendera Hari Senin di Sekolah

    Pada upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin, selalu ada pembacaan teks doa upacara dalam rangkaian tata caranya. Biasanya, sesi pembacaan doa berlangsung setelah pengibaran bendera merah putih.

    Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan supaya diberi kemudahan dan kelancaran dalam kegiatan belajar mengajar.

    Contoh Teks Doa Upacara

    Upacara bendera hari Senin merupakan momen yang menandai dimulainya pekan baru di lingkungan sekolah atau instansi. Upacara juga merupakan bentuk semangat dan dedikasi untuk memulai kegiatan di awal pekan.

    Memanjatkan doa kepada Allah SWT termasuk bagian penting dari upacara. Pasalnya, doa adalah bentuk ungkapan spiritual yang dapat memberikan semangat bagi orang yang memanjatkan.

    Nah, berikut beberapa contoh teks doa upacara yang dapat dijadikan referensi:

    1. Teks Doa Upacara dari Kemendikbud

    Bismillaahirrohmaanirrohiim… Alhamdulillaahirabbil’aalamiin…

    Wassholaatu wassalaamu’ala asyrofil ambiyaa’i walmursaliin wa’ala aalihi washohbihi ajma’iin.

    Ya Allah Yang Maha Pengampun

    Ampunilah dosa – dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dosa Bapak Ibu Guru kami serta dosa para pahlawan bangsa yang telah gugur mendahului kami.

    Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

    Anugerahilah rasa kasih sayang dan saling pengertian diantara kami serta berilah kesabaran dan keikhlasan kepada Bapak Ibu Guru kami dalam mendidik kami.

    Ya Allah Yang Maha Pemurah.

    Berikanlah kami kesehatan, kecerdasan serta petunjuk dan perlindungan – Mu dalam menuntut ilmu sehingga kelak kami dapat berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

    Ya Allah Yang Maha Kuasa.

    Karuniakanlah kepada kami semua, ilmu yang manfaat lagi berkah serta selamatkanlah kami dari semua marabahaya dan tipu daya.

    Ya Allah Yang Maha Bijaksana.

    Hanya kepadaMulah kami bergantung dan hanya kepadaMulah kami memohon pertolongan. Maka, kabulkanlah do’a dan permohonan dari hamba- Mu yang lemah ini.

    Rabbanaa aatinaa fiddunyaa khasanah wafil aakhirati khasanah waqinaa ‘adzaabannaar. Subhanaa rabbika rabbil izzati ‘amma yasifun.”

    Doa tersebut dilansir dari laman Kemendikbud dan banyak digunakan oleh berbagai sekolah dan instansi saat pelaksanaan upacara bendera. 

    Doa ini diawali dengan ucapan salam dan hamdalah. Selain itu, terdapat juga doa untuk Nabi dan Rasul.

    Kemudian pada bagian akhir tersemat doa sapu jagat untuk mendoakan kebaikan dunia dan akhirat.

    Baca juga: Penjelasan 5 Rukun Islam Beserta Contoh dan Maknanya

    2. Doa Upacara Bendera di Sekolah

    Selain doa upacara yang tertera pada halaman Kemendikbud, kita dapat menggunakan teks doa yang telah dimodifikasi sehingga khusus untuk lingkungan sekolah.

    Adapun bagian awal dan akhir teks doa sama dengan contoh sebelumnya, yang mana berupa salam dan doa untuk meminta rahmat Allah. 

    Setelah salam, lanjutkan dengan membaca teks berikut:

    “Ya Allah ya Tuhan kami

    Atas izin-Mu kami berkumpul di sini sambil menundukkan kepala untuk berdoa kepada-Mu. Berikanlah kelancaran pada berjalannya upacara bendera hari Senin. 

    Ya Allah yang Maha Pemurah

    Limpahkanlah hidayahMu, anugerahilah kepada kami, rasa kasih sayang, pengertian, dan saling menghormati satu sama lain. Berikanlah keikhlasan serta kesabaran kepada Bapak/Ibu guru dalam mendidik.

    Ya Allah yang Maha Penyayang

    Karuniakanlah kepada kami, “nama sekolah/ institusi“ ini, keimanan dan ketakwaan, serta ilmu yang bermanfaat, sehingga kelak menjadi amal jariah, dan berguna bagi nusa, bangsa, dan agama.

    Jadikanlah kami sebagai insan yang jujur dan memiliki budi pekerti luhur, patuh dan berbakti kepada orang tua dan Bapak/Ibu Guru.

    Ya Allah yang Maha Kuasa

    Angkatlah derajat kami, tempatkan pada derajat yang lebih tinggi, lebih luhur, sebagaimana engkau mengangkat orang-orang berilmu, serta jauhkanlah kami dari kebodohan.

    Ya Allah Yang Maha Pengampun

    Ampunilah segala dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dosa Bapak/ Ibu Guru kami serta dosa para pahlawan kami.

    Ya Allah Yang Maha Bijaksana

    Hanya kepada-Mu lah kami bergantung, kami memohon pertolongan, tiada kuasa selain atas izin engkau, maka kabulkanlah doa kami.”

    Baca juga: Doa Sebelum dan Sesudah Belajar yang Diajarkan Rasulullah SAW

    3. Doa Upacara Hari Senin

    Sama seperti sebelumnya, sebaiknya awali pembacaan teks doa dengan ucapan salam. Kemudian sebagai penutup, kita dapat membaca doa sapu jagat untuk memohon kebaikan.

    Berikut contoh teks doa untuk upacara bendera:

    “Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Bijaksana, 

    Pada pagi yang cerah ini, anugerahilah kami dengan kasih sayangMu, sehingga dapat melaksanakan upacara bendera dengan lancar.

    Mudahkanlah langkah kami dalam menuntut ilmu dan mencari pengalaman yang bermanfaat. 

    Izinkanlah minggu ini menjadi minggu yang penuh dengan kesuksesan, saling pengertian dan menghormati selama berinteraksi dengan teman dan rekan di sekolah/instansi ini. 

    Limpahkanlah berkah bagi Bapak/Ibu Guru dan para staf yang telah memberikan mengajari dan membimbing kami. 

    Ampunilah dosa-dosa kami, serta dosa para pahlawan dan pendahulu kami. Lindungilah keluarga kami dari segala bentuk kesulitan. Amin.

    4. Doa Upacara Bendera Instansi

    Contoh teks doa upacara yang berikutnya yaitu:

    “Ya Allah, pada pagi yang penuh berkah ini, kami memohon rahmat-Mu untuk membimbing langkah-langkah kami dalam membangun negara ini. 

    Berikanlah kekuatan dan semangat pada kami untuk berkontribusi menjaga persatuan dan kesatuan, serta mewujudkan cita-cita luhur bangsa. 

    Kami mohon kepada-Mu, Ya Allah, untuk memberikan hikmat kepada para pemimpin kami, sehingga dapat mengambil keputusan terbaik demi kesejahteraan rakyat. 

    Ya Allah yang Maha Pemurah, berikanlah kami kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan perubahan zaman. 

    Ya Allah, ampunilah dosa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemakmuran Indonesia.”

    5. Doa Upacara Bendera dengan Tanggal

    Kita juga dapat menyebutkan tanggal pelaksanaan dalam pembacaan doa upacara bendera hari Senin. Berikut contoh teksnya:

    “Segala puji dan syukur atas rahmat-Mu kamu persembahkan bersama-sama pada upacara hari Senin tanggal XX bulan XX tahun 2023.

    Ya Allah, terimakasih atas izin-Mu sehingga kami dapat berkumpul pagi ini untuk melaksanakan upacara bendera.

    Berikanlah kepada kami semua kecerdasan dan kesehatan sehingga dapat menuntut ilmu demi memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara kami.

    Mudahkanlah jalan kami dan jadikanlah minggu ini penuh berkah selama melaksanakan kegiatan di sekolah/instansi ini.

    Bimbinglah kami supaya senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kebersamaan. Jadikan kami sebagai insan berilmu yang selalu menghormati satu sama lain.

    Berikanlah perlindungan kepada kami semua supaya terhindar dari segala kesulitan.”

    Pentingnya Upacara Bendera Hari Senin

    Supaya makin khidmat dalam melaksanakan upacara, mari simak berbagai manfaat dari upacara bendera:

    • Upaya mendukung pertumbuhan budi pekerti dan karakter penerus bangsa yang baik
    • Menumbuhkan dan membiasakan sikap tertib dan disiplin
    • Meningkatkan kemampuan kepemimpinan
    • Menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia
    • Menanamkan rasa cinta tanah air
    • Momen untuk mengenang jasa para pahlawan

    Pelaksanaan upacara bendera memberikan banyak manfaat bagi setiap pesertanya. Lantas, bagaimana pandangan Islam mengenai pelaksanaan upacara?

    Melansir dari Islami, upacara bendera tidak pernah dilakukan dalam sejarah perjuangan Islam oleh para ulama generasi abad ketiga maupun pada masa sahabat dan Rasulullah.

    Namun, mengingat upacara memberikan banyak sisi positif termasuk meningkatkan jiwa patriotisme dan mensyukuri nikmat Allah, maka pelaksanaannya merupakan bid’ah hasanah (bid’ah yang baik dan membawa pahala.

    Itulah beberapa contoh teks doa upacara serta manfaat pelaksanaan upacara bendera. Supaya berkah, sebaiknya senantiasa mengawali pembacaan doa dengan salam dan syukur kepada Allah SWT.

  • Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah dan Artinya Lengkap

    Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah dan Artinya Lengkap

    Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah dan Artinya Lengkap – Surat Al-Waqiah disebut memiliki banyak keutamaan, salah satunya yaitu untuk memperlancar rezeki. Dengan harapan keinginan diijabah, kita bisa memanjatkan doa setelah membaca surat Al-Waqiah.

    Dalam Al-Qur’an, Surat Al-Waqiah merupakan surat ke-56. Surat yang termasuk golongan surat Makkiyah ini terdiri dari 96 ayat.

    Sejumlah ulama mengatakan bahwa membaca surat A-Waqiah setiap malam dan setelah melaksanakan shalat subuh bermanfaat untuk memudahkan rezeki. Selain itu, ada juga anjuran untuk berdoa setelah membacanya.

    Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah

    Berdoa merupakan amalan baik yang sangat dianjurkan bagi umat muslim. Melalui berdoa, kita juga meminta pertolongan Allah SWT untuk menghadapi berbagai kesulitan yang sedang dihadapi.

    Selain itu, kita juga bisa berdoa untuk memohonkan suatu keinginan, seperti diberikan rezeki lancar. Salah satunya yaitu dengan dzikir surat Al-Waqiah.

    Meski sebenarnya tidak ada doa setelah membaca surat Al-Waqiah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, kita bisa membaca doa dari para ulama.

    Baca juga: Doa Memakai dan Melepas Pakaian Sesuai Sunnah, Latin dan Artinya

    Salah satu doa setelah membaca surat Al Waqiah lengkap yang bisa kita amalkan yaitu doa yang disebutkan dalam Kitab Khalashah Nabawiy oleh Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz.

    Berikut bacaan Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah:

    اَللَّهُمَّ صُنْ وُجُوْهَنَا بِاْليَسَارِ,وَلاَتُوهِنَّابِاْلاِقْتَارِ , فَنَسْتَرْزِقَ طَالِبِيْ رِزْقِكَ وَنَسْتَعْطِفَ شِرَارَخَلْقِكَ وَنَشْتَغِلَ بِحَمْدِ مَنْ اَعْطَانَاوَنُبْتَلَى بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنَاوَاَنْتَ مِنْ وَرَاءِذَلِكَ كُلِّهِ اَهْلُ اْلعَطَاءِ وَاْلمَنْعِ . اَللَّهُمَّ كَمَاصُنْتَ وُجْوُ هَنَاعَنِ السُّجُوْدِاِلاَّلَكَ فَصُنَّاعَنِ اْلحاَجَةِاِلاَّاِلَيْكَ بِجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ وَفَضْلِكَ , يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (ثلاثا) اَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    Bacaan latinnya:

    Allahumma shun wujuhana bil yasar wala tuhinna bil iqtar fanastarziqa tholibi rizqika wa nasta’thifa syiroro kholqika wa nasytaghila bihamdi man a’thona wa nubtala bi zammi man mana’ana wa anta min wara-i zalika ahlul ‘atho-i wal man-‘i

    Allahumma kama shunta wujuhana ‘anis sujudi illa laka fa shunna ‘anil hajati illa ilaika bijudika wa karomika wa fadhlika ya arhamar rohimin wa shollallohu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam

    Artinya: “Ya Allah, jagalah wajah kami dengan kekayaan, dan jangan hinakan kami dengan kemiskinan sehingga kami harus mencari rizki dari para pencari rizki-Mu, dan minta dikasihani oleh manusia ciptaan-Mu yang berbudi buruk dan sibuk memuji orang yang memberi kami dan tergoda untuk mengecam yang tidak mau memberi kami. Padahal Engkau di balik semua itu adalah yang berwenang untuk memberi atau tidak memberi.”

    Baca juga: Inilah Niat Zakat Fitrah untuk Pribadi, Anak & Keluarga dan Artinya

    Doa Setelah Membaca Al-Qur’an

    Selain doa yang termuat dalam Kitab Khalashah Nabawiy, kita juga bisa membaca beberapa doa setelah membaca Al-Qur’an setelah membaca surat Al-Waqiah.

    Doa ini diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Adapun bacaannya yaitu:

    اللهم اجعل لنا من الأمرين رشداً ومن الخطأين عفواً ومن الفقراء يَشْرَحْ صدره ويسر له أمره

    Berikut bacaannya dalam tulisan latin:

    Allahumma ij’al lana min al-amrayni rushdan, wa min al-khatha’ayni ‘afwan, wa min al-fuqara’i yashrah sadruhu wa yassir lahu amruhu.

    Artinya: “Ya Allah, berikanlah kami petunjuk di antara dua hal yang baik, ampunan atas kesalahan, dan berikanlah kelegaan kepada orang-orang miskin dan mudahkanlah urusan mereka.”

    Selain mengucapkan doa dengan lisan, sebaiknya kita juga mendasarinya dengan niat tulus memohon kepada Allah SWT. Ada baiknya lagi jika mengamalkan sambil meresapi arti dari doa tersebut.

    Hadits Mengenai Keutamaan Surat Al-Waqiah

    Banyak umat muslim yang mengamalkan anjuran untuk membaca surat Al-Waqiah untuk meminta kelancaran rezeki. Maka, banyak pula yang mencari tahu mengenai doa setelah membaca Surat Al Waqiah.

    Tidak sedikit pula yang melaksanakan amalan tersebut pada waktu yang tepat membaca surat Al-Waqiah, sebagaimana anjuran ulama.

    Adapun hadis yang menjadi landasan anjuran tersebut yaitu hadits dari al Harits bin Abu Usamah yang berbunyi:

    مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْوَاقِعَةِ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ لَمْ تُصِبْهُ فَاقَةٌ أَبَدًا

    Artinya: “Barangsiapa membaca surat al-Wâqi’ah setiap malam, maka dia tidak akan jatuh miskin selamanya”

    Melansir dari Konsultasi Islam, al Harits bin Abu Usamah mencantumkan hadist tersebut dalam kitab Musnad no.178. Selain itu, hadits yang sama dikeluarkan oleh Ibnu Sunniy dalam kitab Amalul Yaum wal Lailah, no. 674.

    Namun, hadits tersebut telah mendapat hukum lemah oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Silsilah Âhadits Dha’îfah, 286 dan Dha’îf al-Jâmi’, 5773.

    Mengutip Konsultasi Syariah, terdapat banyak hadits yang menyebutkan keutamaan surat Al-Waqiah. Namun, semua hadits tersebut tidak bisa dijadikan hujjah karena sebagian lemah, bahkan ada yang palsu.

    Maka berdasarkan hukum dalilnya, tidak disyariatkan untuk mengamalkan hadits di atas.

    Itulah doa setelah membaca surat Al-Waqiah. Berhubung hadits yang mendasari tidak bisa dijadikan hujjah, maka tidak perlu mengamalkannya seperti waktu yang dianjurkan.

  • 7 Ayat Al-Qur’an untuk Jangan Mengeluh dalam Islam

    7 Ayat Al-Qur’an untuk Jangan Mengeluh dalam Islam

    Budaya mengeluh sudah menjadi hal yang biasa dilakukan terutama oleh orang yang kurang bersyukur. Padahal, ujaran jangan mengeluh dalam Islam seringkali kita temukan ketika hadir di acara pengajian.

    Beberapa pemuka agama bahkan mengucapkan beberapa ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan perintah untuk tidak mengeluh. Mengingat, mengeluh bukanlah perkataan yang baik justru terkesan kurang bersyukur.

    Orang yang hidupnya sering mengeluh menandakan kurang menikmati dan kurang bahagia. Padahal hidup kita bukanlah milik kita saja, tapi juga miliki Allah SWT.  

    Pahami! 7 Ayat Al-Qur’an untuk Jangan Mengeluh dalam Islam

    Coba ingat kembali, apa saja hal-hal yang sekiranya membuat kita mengeluh baik secara sengaja maupun tidak sengaja?

    Mengeluh bukanlah karakter atau sifat yang disukai oleh karena jauh dari rasa bersyukur. Berikut ini ayat suci Al-Qur’an yang membahas tentang larangan mengeluh dalam Islam:

    1. Al-Ma’arij Ayat 19-23

    Ayat suci Al-Qur’an pertama yang menjelaskan larangan mengeluh bisa kita temukan ketika membuka QS. Al-Ma’arij. Terjemahan ayat suci Al-Qur’an ini tidak hanya menunjukkan larangan mengeluh tapi juga memberikan solusi mengatasinya.

    Pada ayat suci Al-Qur’an surat Al-Ma’arij ayat 19 – 21 dijelaskan secara gamblang bagaimana sifat jelek manusia yang suka mengeluh:

    ()إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا () إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا () وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا

    Artinya:

    “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan (harta) ia amat kikir.” (QS Al-Ma’arij: 19-21).

    Dari ayat ini sesungguhnya sudah dijelaskan jika manusia tidak hanya mudah mengeluh saat kesulitan tapi juga amat kikir ketika memiliki kebaikan. Sifat seperti ini bukanlah sifat terpuji yang sebaiknya kita hindari.

    Dilanjutkan dengan ayat 22-23 yang menjadi kata kunci dari solusi mengatasi sifat mengeluh.

    ()إِلَّا ٱلْمُصَلِّينَ() الَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ دَاۤىِٕمُوْنَۖ

    Artinya:

    “Kecuali orang-orang yang melaksanakan shalat. Yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya.” (QS Al-Ma’arij: 22-23).

    Beribadah sholat merupakan jalan terbaik yang akan menghindarkan kita dari sifat jelek suka mengeluh. Ayat Al-Qur’an ini tentu bermakna sangat baik, karena selain mengajak kita untuk jangan mengeluh dalam Islam tapi juga memberi solusi.

    Baca juga: 17 Cara Mendidik Anak Laki-Laki Menurut Islam, Simak Ya

    2. Al-Baqarah Ayat 286

    Berikutnya adalah QS. Al-Baqarah ayat 286 yang secara gamblang menyampaikan pesan agar umat Islam tidak suka mengeluh. Adapun bunyi ayatnya berikut ini:

    لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

    Artinya:

    “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS Al-Baqarah: 286).

    Pada dasarnya mengeluh bukanlah jalan keluar dari semua persoalan atau ujian yang kita miliki. Mengeluh justru menjauhkan kita dari solusi dan tidak serta merta membuat hati menjadi lebih baik.

    Justru dengan banyak mengeluh secara tidak langsung kita mentransfer energi negatif pada orang lain yang ada di sekitar kita. Jika tidak ingin melakukan hal demikian, maka sebaiknya hindari kebiasaan mengeluh.

    3. Al-Baqarah Ayat 216


    كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

    Artinya:

    “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 216).

    QS. Al-Baqarah ayat 216 ini seakan-akan menyadarkan kita jika tidak semua yang kita inginkan atau kita cintai akan kita dapatkan. Justru, apa yang kita benci dan tolak, menurut Allah SWT adalah hal terbaik untuk kita.

    Maka dari itu, daripada terbiasa mengeluhkan sesuatu karena tidak sesuai dengan keinginan dan kehendak kita alangkah baiknya jika kita berbaik sangka.

    Baca juga: Hukum dan Cara Mengqodho Sholat Fardhu yang Terlewat Sesuai Syariat

    4. Ali Imran Ayat 139


    وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

    Artinya:

    “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamu lah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS Ali Imran: 139).

    Ketika merasakan keterpurukan, jangan mudah mengeluh ataupun bersedih berkepanjangan. Manusia memang bukan makhluk paling kuat di dunia tapi juga bukan makhluk terlemah.

    Kekuatan kita berasal dari keyakinan kita. Cobalah untuk terus meyakini dan mengimani Allah SWT meskipun kondisi kita saat ini kurang baik.

    5. Al-Baqarah Ayat 45

    Ayat Al-Qur’an selanjutnya yang mengatakan jangan mengeluh dalam Islam adalah QS Al-Baqarah ayat 45 yang berbunyi:

    وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

    Artinya:

    “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS Al-Baqarah: 45).

    Apakah hati dan nurani kita terketuk setelah mengetahui makna dari bacaan QS. Al-Baqarah ayat 45? Selama ini kita sering mengeluh pada Allah atau pada orang lain padahal sholat yang kita lakukan belumlah sempurna alias tidak khusyuk.

    Ini tandanya jika kita masih harus berbenah diri. Tidak hanya mengobati hati agar tidak lagi terbiasa mengeluh tapi juga memperbaiki ibadah terutama ibadah wajib seperti sholat 5 waktu.

    6. Ar-Ra’d Ayat 28

    ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

    Artinya:

    “(Yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah lah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra’d: 28).

    Apakah ibadah yang selama ini kita lakukan pasti diterima oleh Allah SWT? Jawabannya belum tentu. Mengapa demikian?

    Ibadah yang kita jalankan bisa menjadi sia-sia jika tidak dilaksanakan dengan baik dan benar. Contoh paling sederhananya adalah sholat wajib. Sholat yang dilaksanakan dalam kondisi tidak suci itu tidak sah.

    Sholat yang dilakukan tanpa kekhusyuan juga belum tentu diterima. Tugas kita sebagai muslim adalah berusaha untuk memahami Islam baik secara teori dan prakteknya.

    7. Al-Ankabut Ayat 2

    أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓا۟ أَن يَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

    Artinya:

    “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS Al-Ankabut: 2).

    Mengeluh bukanlah jawaban yang bisa mengatasi ujian. Mengeluh justru ekspresi tidak puas atau bahkan tidak bersyukur yang kita lakukan secara sadar maupun tak sadar.

    Mengeluh sebaiknya dihindari, dalam Al-Qur’an bahkan dibahas untuk tidak melakukan kebiasaan buruk tersebut. Semoga, artikel jangan mengeluh dalam Islam ini bisa bermanfaat untuk kita, menjauhkan diri dari sifat tercela tersebut.

  • Kumpulan Doa Ulang Tahun Bahasa Arab dan Artinya

    Kumpulan Doa Ulang Tahun Bahasa Arab dan Artinya

    Ulang tahun adalah salah satu momen yang berkesan bagi setiap manusia. Untuk merayakannya, kita sebaiknya membaca doa ketika ulang tahun. Apalagi ada banyak doa ulang tahun bahasa Arab yang bisa kita amalkan.

    Ketika membaca doa, sesungguhnya kita sudah bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah SWT berikan. Syukur terhadap keberkahan berupa umur dan juga nikmat berupa kesehatan untuk bisa merayakan ulang tahun. 

    Doa Ulang Tahun Bahasa Arab Lengkap dengan Artinya 

    Sebagai referensi, inilah berbagai doa ulang tahun bahasa Arab yang bisa kita panjatkan ketika hari lahir tiba:

    1. Doa Memohon Kemuliaan 

    Pertama ada doa kemuliaan. Jika ingin mendapatkan kemuliaan ketika hari lahir tiba, inilah doa yang bisa kita panjatkan: 

    رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

    Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a’yuni waj’alnaa lilmuttaqiina imaama.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, Anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami dan anak cucu kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

    Baca juga: Arti Fii Amanillah dan Cara Menjawab Ucapannya

    2. Doa Memohon Kesejahteraan dan Keselamatan 

    Doa ulang tahun berikut ini dapat kita panjatkan untuk memohon limpahan kesejahteraan dan keselamatan dari Allah SWT. Selain itu, di dalam doa ini terdapat permohonan agar mendapatkan berkah rezeki dan kesempatan bertaubat sebelum meninggal. 

    اَللهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

    Allaahumma innaa nas-aluka salaamatan fid diini wa ‘aafiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil ‘ilmi wa barokatan fir rizqi wa taubatan qoblal mauti wa rohmatan ‘indal mauti wa maghfirotan ba’dal mauti.

    Artinya: “Ya Allah kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan keampunan sesudah mati.”

    3. Doa Memohon Keberkahan dan Panjang Umur

    Doa Memohon Keberkahan dan Panjang Umur 

    Jika kita ingin mendapatkan keberkahan dan umur panjang yang bermanfaat, maka bisa memanjatkan doa ulang tahun yang satu ini. Di dalam doa ini juga terkandung permohonan agar bisa senantiasa dekat dengan kebaikan dan jauh dari kejahatan.

    اَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمُورَنَا وَصَحِّحْ أَجْسَادَنَا وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا وَثَبِّتْ إِيْمَانَنَا وَأَحْسِنْ أَعْمَالَنَا وَوَسِّعْ أَرْزَقَنَا وَإِلَى الخَيْرِ قَرِّبْنَا وَعَنِ الشَّرِّ اَبْعِدْنَا وَاقْضِ حَوَائِجَنَا فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالۤاخِرَةِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

    Allahumma thawwil’umurona washah ajsadana wanawir qulubana watsabit imanana wa ahsan u’malana wawasi’ arzaqona wa ilalkhoiri qarabna wa’anisy syahri ab’idna waqdhi khawaijana fid daini wad dunnya wal akhirat innaka ‘ala kuli syai’in qadir.

    Artinya: “Ya Allah panjangkanlah umur kami, sehatkanlah badan kami, terangilah hati kami, kuatkanlah hati kami, baikkanlah amal kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami dengan kebaikan dan jauhkanlah kami dengan kejahatan. Kabulkanlah semua kebutuhan kami dalam agama di dunia maupun di akhirat. Sesungguhnya hanya Engkaulah Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.”

    4. Doa Meminta Banyak Harta dan Anak 

    Selain beberapa doa ulang tahun sebelumnya, ada juga doa yang dapat kita panjatkan saat ingin mendapatkan banyak harta dan banyak anak. Doa ini berasal dari hadist riwayat Imam Al Bukhari. 

    Saat itu Nabi Muhammad SAW pernah mendatangi Ummu Sulaim yang memiliki anak bernama Anas. Ummu Sulaim berujar bahwa anaknya yaitu Anas bersedia dan siap menjadi pelayan Nabi Muhammad SAW. 

    Setelah itu, Nabi mendoakan Anas untuk urusan akhirat dan juga dunianya. Ada dua doa yang Nabi panjatkan ketika itu. Inilah kedua doa tersebut: 

    اللَّهُمَّ ارْزُقْهُ مَالًا، وَوَلَدًا، وَبَارِكْ لَهُ

    Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah rizki padanya berupa harta dan anak serta berkahilah dia dengan nikmat tersebut.” (HR. Bukhari no. 1982 dan Muslim no. 660)

    اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ

    Artinya: “Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, serta berkahilah apa yang engkau karuniakan padanya.” (HR. Bukhari no. 6334 dan Muslim no. 2480)

    Di dalam tersebut, bisa kita ketahui bahwa boleh untuk meminta pada Allah SWT akan berkah yang banyak dalam bentuk harta dan anak. Terdapat anjuran pula untuk mendoakan hal dunia yang lain, tetapi harus disertai keberkahan. 

    Dalam hal ini, maksud berkah adalah kebaikan yang bertambah dan tetap terus ada manfaatnya. Anak dan harta yang banyak bisa memberikan faedah apabila kita bisa memanfaatkan di jalan yang baik. 

    Hal ini sejalan seperti yang dikatakan Ibnu Hajar rahimahullah, “Hadist tersebut menunjukkan bolehnya berdoa meminta banyak anak dan harta kepada Allah SWT. Dan hal ini sama sekali tidak menafikan kebaikan akhirat (ukhrowi).” (Fathul Bari, 4/229).

    Baca juga: Kumpulan Doa Pelunas Hutang dan Amalan Pembuka Pintu Rezeki

    5. Doa Meminta Umur Panjang 

    Doa ulang tahun agar mendapatkan umur yang panjang pun bisa kita ikuti dari Nabi Sulaiman AS. Inilah lafal dan arti dari doa tersebut: 

    رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

    Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi.” (QS. Shad: 35).

    Di dalam doa Nabi Sulaiman AS ini, bisa kita lihat bahwa tidak hanya meminta anugerah kerjaan saja. Akan tetapi, beliau juga memohon ampunan terlebih dahulu kepada Allah SWT. 

    Jika Nabi Sulaiman saja memohon ampunan atau maghfirah dari Allah SWT, hendaknya kita sebagai manusia yang penuh kekurangan pun juga melakukannya. Hal ini juga sangat terkait kepada permintaan terhadap umur yang panjang. 

    Ada dalil yang menyatakan bahwa kita boleh meminta panjang umur kepada Allah SWT. Asalkan, umur tersebut harus dapat kita manfaatkan untuk kebaikan dan hal-hal yang ada di jalan Allah SWT. 

    Hadist tersebut berasal dari Abdurrahman bin Abi Bakroh. Dari ayahnya Abu Bakroh, suatu hari ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah. 

    يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ » قَالَ فَأَىُّ النَّاسِ شَرٌّ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ»

    Artinya: “Wahai Rasulullah, manusia mana yang dikatakan baik?” Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya namun baik amalnya.” “Lalu manusia mana yang dikatakan jelek?”, tanya laki-laki tadi. Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya namun jelek amalnya.” (HR. Tirmidzi no. 2330). 

    Dari hadist ini, bisa kita ketahui bahwa sebaik-baiknya umur adalah yang diisi dengan segala hal dan amalan yang baik. Jika umur penuh dengan kemaksiatan, sesungguhnya umur itu sangat sia-sia dan tidak berfaedah. 

    Cara Menyikapi Ulang Tahun yang Baik Menurut Islam 

    Sesungguhnya sebaik-baiknya ulang tahun adalah yang diisi dengan ibadah dan bentuk syukur kepada Allah SWT. Tidak baik jika ulang tahun justru menjadi tradisi atau kebiasaan yang tidak memiliki faedah dan manfaat di dalamnya. 

    Inilah beberapa cara menyikapi ulang tahun dalam Islam yang bisa kita lakukan:

    1. Ajang Memperbanyak Rasa Syukur dan Sedekah 

    Ketika ulang tahun, hendaknya kita bersyukur sebanyak mungkin kepada Allah SWT atas segala nikmat yang sudah didapat. Masih diberikan nikmat untuk menikmati pertambahan usia dan mensyukuri segala hal yang sudah Allah SWT berikan. 

    Kemudian, alangkah lebih baik jika uang yang kita miliki digunakan untuk bersedekah saja daripada untuk bersenang-senang. Berikanlah sedikit rezeki yang kita miliki kepada orang lain yang kekurangan dan membutuhkan. 

    Seperti contohnya dengan memberikan sejumlah uang, makanan, atau lain sebagainya. Ingat, sesungguhnya kita tidak akan pernah kekurangan dengan memberi kepada orang yang membutuhkan. 

    2. Mohon Ampunan Allah SWT 

    Ulang tahun juga menjadi salah satu momen yang pas untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Sadarilah bahwa umur dan segala kenikmatan yang bisa kita rasakan saat ini sesungguhnya berasal dari Allah SWT. 

    Sebagai manusia, kita memiliki banyak kekurangan dan bisa lalai melakukan dosa atau maksiat. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita banyak memohon ampunan kepada Allah SWT. 

    3. Ingat Kematian 

    Ketika ulang tahun tiba, sesungguhnya ini adalah pengingat bahwa kita semakin dekat dengan kematian. Pada hakikatnya, setiap yang bernyawa pasti akan meninggal juga. Oleh karena itu, persiapkan dengan baik bekal kematian tersebut.

    Karena sesungguhnya ketika telah mati, tidak akan ada seorangpun yang dapat menolong kita semua kecuali amalan yang selama hidup telah kita lakukan. Perbaiki shalat, mengaji, dan berbagai ibadah lainnya. 

    Dengan bekal yang cukup, kita bisa menjadi muslim yang meninggal dengan baik dan bisa masuk surga. Disitulah segala kenikmatan yang kekal dan abadi bisa kita rasakan.

    4. Introspeksi Diri 

    Ketika ulang tahun, kita sebaiknya juga melakukan introspeksi diri karena umur yang kita miliki semakin berkurang. Cobalah untuk bercermin ke diri sendiri mengenai segala perbuatan yang sudah kita lakukan selama hidup.

    Introspeksi dan buat tekad yang kuat untuk memperbaiki apa saja yang masih kurang agar menjadi manusia yang lebih baik. Tidak hanya bermanfaat kepada sesama, tetapi juga semakin baik dari segi ibadah kepada Allah SWT. 

    5. Tingkatkan Keimanan 

    Terakhir, ulang tahun pun bisa menjadi ajang meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Perbaiki ibadah dengan lebih baik agar keimanan semakin meningkat seiring bertambahnya usia. 

    Ingat, sesungguhnya kehidupan yang baik adalah hidup yang penuh dengan kebaikan dan amal shaleh. Dengan begitu, kita akan menjadi hamba yang penuh berkah dan mendapatkan cinta dari Sang Pencipta. 

    Itulah kumpulan doa ulang tahun bahasa Arab sekaligus artinya yang bisa menjadi referensi. Pada dasarnya, ulang tahun adalah momen yang sebaiknya kita sikapi dengan baik dan tidak berlebihan. 

    Ingatlah bahwa seluruh nikmat, usia, dan berkah yang selama ini telah kita peroleh berasal dari Allah SWT. Sudah sewajarnya bahwa kita pun bisa bersyukur terhadap berbagai kenikmatan tersebut.

  • Doa Kejatuhan Cicak, dan Pandangan Hukumnya dalam Islam

    Doa Kejatuhan Cicak, dan Pandangan Hukumnya dalam Islam

    Konon kejatuhan cicak merupakan pertanda akan terkena sial. Maka dari itu, banyak yang ingin tahu tentang doa kejatuhan cicak. Sehingga, saat tidak sengaja kejatuhan cicak kita bisa langsung memanjatkan doa yang tepat. 

    Namun, apakah pertanda tersebut benar?

    Bagaimana hukumnya kejatuhan cicak menurut Islam? Mari cari tahu bersama.

    Doa Kejatuhan Cicak

    Sudah tidak asing bagi orang Indonesia tentang pertanda sial saat tertimpa cicak jatuh. Cicak memang dianggap sebagai hewan pembawa sial. Sehingga banyak yang menganjurkan untuk menghindari. 

    Bahkan ada yang bilang untuk membunuhnya jika sampai kejatuhan. Selain itu, untuk menjauhkan kesialan banyak yang membaca doa kejatuhan cicak.

    Mengutip dari tulisan Luthfi Yanshya dalam buku “Doa-doa Rasulullah Sehari-hari dan Sepanjang Masa”, berikut bacaan doa kejatuhan cicak:

    اَللَّهُمَّ لاَ طَيْرَ إِلاَّ طَيْرُكَ، وَلاَ خَيْرَ إِلاَّ خَيْرُكَ، وَلاَ إِلَـهَ غَيْرُكَ.

    Allohumma laa thoiro illaa thoituka walaa khoiro illa khoiruka, walaa ilaaha ghoiruka.

    Artinya: “Ya Allah! Tidak ada kesialan kecuali kesialan yang Engkau tentukan. Dan tidak ada kebaikan kecuali kebaikan-Mu. Serta tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau.” (HR Ahmad dan Ibnu Sunni).

    Doa tersebut merupakan doa untuk memohon supaya dijauhkan dari kesialan. Bukan hanya karena kejatuhan cicak, doa tersebut dapat kita baca saat merasakan firasat buruk.

    Baca juga: Bacaan Doa Kehilangan Barang: Arab Latin dan Artinya Allah Ganti Lebih Baik!

    Pandangan Tanda Kesialan dalam Islam

    Kejatuhan cicak sebagai pertanda kesialan merupakan mitos yang terkenal di antara masyarakat Indonesia. Sementara, dalam ajaran Islam tidak terdapat mitos. Pasalnya, mitos termasuk larangan yang awalnya merupakan budaya masyarakat jahiliyah.

    Memang benar bahwa terdapat anjuran untuk membunuh cicak dalam Islam. Hal tersebut dikarenakan cicak merupakan hewan fasik yang berpotensi membawa dampak buruk bagi manusia.

    Meski demikian, tidak sepatutnya umat muslim mempercayai mitos kejatuhan cicak.

    Dalam ajaran Islam, percaya pada mitos termasuk perbuatan tathayyur, yang berarti menganggap suatu hal sebagai pembawa kesialan tanpa adanya dalil maupun bukti ilmiah.

    Tathayyur dapat muncul karena menyaksikan tanda-tanda tertentu, baik dari penglihatan, ucapan, maupun perbuatan.

    Para ulama menegaskan bahwa tathayyur termasuk tindakan yang dilarang dalam Islam. Bahkan, disebutkan bahwa perbuatan tersebut termasuk suatu bentuk kesyirikan.

    Hal ini berlandaskan pada hadits dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda:

    اَلطِّيَرَةُ شِرْكٌ، اَلطِّيَرَةُ شِرْكٌ، اَلطِّيَرَةُ شِرْكٌ، وَمَا مِنَّا إِلاَّ، وَلَكِنَّ اللهَ يُذْهِبُهُ بِالتَّوَكُّلِ.

    Artinya: 

    “Thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik, dan setiap orang pasti pernah terlintas dalam hatinya sesuatu dari hal ini. Hanya saja Allah menghilangkannya dengan tawakal kepada-Nya.” (Hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi).

    Selain itu, larangan mengenai thiyarah (beranggapan sial) juga disebutkan dalam hadits lain. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    لاَ عَدْوَى ، وَلاَ طِيَرَةَ ، وَلاَ هَامَةَ ، وَلاَ صَفَرَ

    Artinya: 

    “Tidak dibenarkan menganggap penyakit menular dengan sendirinya (tanpa ketentuan Allah), tidak dibenarkan beranggapan sial, tidak dibenarkan pula beranggapan nasib malang karena tempat, juga tidak dibenarkan beranggapan sial di bulan Shafar.” 

    (HR. Bukhari no. 5757 dan Muslim no. 2220).

    Memiliki perasaan buruk atau firasat merupakan hal yang manusiawi dan terjadi dengan sendirinya. Firasat bukan termasuk hal yang dilarang dalam Islam.

    Namun, alangkah baiknya untuk segera membuang kekhawatiran akibat perasaan tersebut alih-alih mempercayainya.

    Baca juga: 8 Doa agar Jualan Laris Bahasa Arab, Latin dan Artinya

    Cara Menghindari Kesialan

    Daripada khawatir mengenai pertanda dan mitos, umat muslim sebaiknya mengingatkan kembali bahwa sesungguhnya nasib baik maupun buruk datangnya dari Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah.

    فَإِذَا جَاءَتْهُمُ الْحَسَنَةُ قَالُوا لَنَا هَذِهِ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَطَّيَّرُوا بِمُوسَى وَمَنْ مَعَهُ أَلَا إِنَّمَا طَائِرُهُمْ عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

    Artinya: 

    “Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: ‘Itu adalah karena (usaha) kami’. Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. 

    Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al A’raf: 131).

    Maka, untuk menjauhkan kesialan caranya bukan dengan mempercayai pertanda pembawa sial dan mitos. Dalam ajaran Islam cara untuk menjauhkan kesialan yaitu:

    1. Tawakal

    Tawakal merupakan cara paling ampuh bagi umat muslim untuk menghilangkan kepercayaan dari anggapan sial. Pasalnya, dengan bertawakal kita akan lebih banyak mengingat Allah SWT, sehingga kita juga hanya bergantung pada Allah.

    Meningkatkan tawakal juga dianjurkan oleh Syaikh Sholeh Al Fauzan. Dalam I’anatul Mustafid, Beliau berkata:

    “Penyembuh dari beranggapan sial adalah dengan bertawakal pada Allah. Kemudian meninggalkan anggapan sial dan tidak memiliki keraguan lagi dalam hati.”

    Kita dapat mengingat kembali firman Allah SWT.

    وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

    Artinya: 

    “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq: 3).

    2. Mengucapkan Doa

    Ketika mengalami perasaan tidak enak ataupun mendapatkan firasat buruk, segeralah buang jauh-jauh pikiran yang mengarah pada anggapan sial.

    Ingatlah bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT. Mitos dan perkataan orang mengenai kesialan bukan hal yang bisa dipercaya.

    Allah SWT telah berfirman:

    قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

    Artinya: 

    “Katakanlah: ‘tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui hal ghaib kecuali Allah.’ dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS An-Naml 65)

    Oleh karena itu, kita sebaiknya mengucap doa untuk mengingat Allah SWT dan memohon perlindungan-Nya.

    Melansir dari Rumaysho, berikut doa yang dapat kita baca saat mendapatkan hal yang tidak mengenakkan.

    اللَّهُمَّ لاَ يَأْتِى بِالْحَسَنَاتِ إِلاَّ أَنْتَ وَلاَ يَدْفَعُ السَّيِّئَاتِ إِلاَّ أَنْتَ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِكَ

    Allahumma laa ya’ti bilhasanaati illa anta. Wa yadfa’us sayyi-ati illa anta. Wa laa hawla wa laa quwwata illa billah

    Artinya: 

    “Ya Allah, tiada yang dapat mendatangkan kebaikan kecuali engkau. Tidak ada yang dapat menolak bahaya kecuali engkau. Tidak ada daya dan upaya melainkan denganmu.”

    3. Menghindari Perbuatan Buruk

    Segala hal buruk, baik itu berupa musibah seperti bencana, hingga hal-hal kecil seperti kesialan kejatuhan cicak terjadi atas kehendak Allah SWT.

    Namun, ada kalanya saat kesialan atau kemalangan menimpa sebagai azab dari-Nya. Sebagaimana telah dikisahkan dalam Surat Yasin mengenai bencana yang terjadi pada penduduk negeri yang mendustakan utusan Allah.

     قَالُوا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْ ۚ أَئِنْ ذُكِّرْتُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ

    Artinya: 

    “Utusan-utusan itu berkata: ‘Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas’”.

    Selain itu, hal yang sama juga disampaikan dalam firman Allah berikut:

    وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آَمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

    Artinya: 

    “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” 

    (QS. Al A’raf: 96).

    Maka hal yang dapat kita lakukan supaya dijauhkan dari kesialan adalah meningkatkan iman dan takwa, serta menjauhi perbuatan buruk.

    Demikianlah doa kejatuhan cicak dan pandangan mengenai hukumnya dalam Islam. Semoga menjadi pengetahuan yang bermanfaat.

  • Doa Minum Air Zam Zam Latin Arab dan Artinya

    Doa Minum Air Zam Zam Latin Arab dan Artinya

    Umat muslim dianjurkan membaca doa minum air zam zam supaya mendapatkan keberkahan. Simak penjelasan lengkap tentang doanya dalam bahasa latin, arab beserta artinya di artikel ini.

    Masa kepulangan jemaah haji seperti sekarang ini biasanya diwarnai dengan pembagian buah tangan berupa kurma dan air zam zam. Air yang terkenal sebagai air paling suci ini memiliki banyak keistimewaan.

    Bahkan sudah banyak penelitian yang membuktikan manfaat dari air zam zam seperti menurunkan kolesterol, mengurangi kadar asam urat, mengandung banyak mineral baik untuk tubuh hingga sebagai anti-tumor.

    Nah, jika kita ingin meminum air zam-zam, maka perlu untuk menerapkan adab dan sunnah seperti membaca doa. Dengan membaca doa bisa membawa lebih banyak kebaikan saat kita meminumnya.

    Doa Minum Air Zam Zam

    Dalam bahasa Arab, zam zam memiliki arti melimpah ruah. Sumur air zam zam yang terletak pada kawasan Masjidil Haram sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

    Menurut riwayat, penemuan sumber air zam zam pertama kali terjadi saat Siti Hajar berlari bolak balik antara dua bukit, yaitu Shafa dan Marwah.

    Kala itu Siti Hajar sedang kebingungan mencarikan air untuk putranya, Nabi Ismail yang kehausan sementara posisi mereka berada di tengah padang pasing.

    Kemudian, Siti Hajar berlari di antara dua bukit atas petunjuk dari malaikat Jibril untuk mencari sumber air. Saat itulah, air zam zam ditemukan.

    Baca juga: Doa Bercermin Arab, Latin, dan Adab Saat Bercermin

    Menariknya, air zam zam tidak pernah kering atau habis. Sehingga umat muslim mempercayai zam zam sebagai mukjizat dari Allah SWT.

    Penelitian telah membuktikan bahwa air zam zam mengandung berbagai jenis mineral alami kaya manfaat. Kandungan tersebut membuat air paling murni ini berkhasiat menyembuhkan penyakit.

    Hal tersebut juga berlandaskan hadits berikut:

    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam pernah menyatakan:

    مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

    Bahasa latin: Màu Zamzama Lima Syuriba Lah

    Artinya, “Air zam-zam berkhasiat sebagaimana tujuan peminumnya” (HR. Ibnu Majah 3053 dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Irwa Al Ghalil no 1123)

    Dari hadits tersebut, terpapar jelas bahwa tujuan orang yang minum zam zam berkaitan erat dengan khasiatnya. Dengan kata lain, niat dan doa ketika minum air zam zam sangat penting jika kita ingin memperoleh manfaat.

    Berikut bacaan doa minum air zam zam latin arab dan artinya:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَامٍ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Adapun bacaan latinnya yaitu:

    Allahumma inni as’aluka ilman naafi’an, wa rizqan waasi’an, wasyifaa-an min kulli daa-in, wa saqamin birahmatika yaa arhamarraahimiin.

    Artinya:

    “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan dari tiap penyakit dengan rahmatMu. Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

    Sebagai informasi, doa minum air zam zam tersebut bukan berasal dari perkataan Rasulullah, melainkan doa yang Ibnu Abbas ucapkan saat meminum air zam zam. Meski begitu, doa ini banyak digunakan oleh ulama dan kalangan sahabat.

    Melansir dari halaman Muslim, terdapat dua hal utama yang perlu kita perhatikan saat minum air zam-zam, yaitu niatan yang baik dan berdoa kepada Allah setelah minum.

    Adab Minum Air Zam Zam

    Adab Minum Air Zam Zam

    Setelah mengetahui doa minum air zam zam dan artinya, alangkah baiknya apabila kita mempraktekkan adab yang tepat.

    Adapun adab yang perlu kita perhatikan saat minum air zam zam yaitu sebagai berikut:

    1. Menghadap ke Arah Kiblat

    Pertama, posisi tubuh sebaiknya menghadap ke arah kiblat, seperti saat sedang shalat.

    2. Meminum Sesuai Cara Nabi

    Nabi Muhammad SAW menggunakan cara minum dalam tiga nafas, kemudian melepas mulut dari gelas, lakukan sebanyak 3 kali.

    Menurut sabda Nabi, “cara tersebut lebih memuaskan, lebih bermanfaat untuk mengobati haus, lebih nikmat dan lebih mudah dicerna” (HR. Muslim 2028).

    3. Membaca Basmalah

    Muslim dianjurkan untuk membaca basmalah setiap kali hendak melakukan sesuatu. Hal ini juga sebaiknya kita terapkan saat minum air zam zam. Caranya ialah dengan mengucap Bismillah setiap kali minum.

    4. Mengucap Hamdalah

    Sebagaimana anjuran membaca basmalah saat memulai, umat muslim sebaiknya mengucap hamdalah setelah selesai.

    Maka saat minum air zam-zam, kita sebaiknya mengucapkan Alhamdulillah pada setiap kali menghela nafas.

    5. Menggunakan Tangan Kanan

    Salah satu ajaran Islam yaitu membiasakan menggunakan tangan kanan untuk makan dan minum. Jadi, jangan sampai lupa untuk minum air zam zam dengan tangan kanan.

    Perlu kita ingat bahwa menggunakan tangan kiri untuk makan dan minum seperti meniru kebiasaan setan.

    Baca juga: 8 Arti Mimpi Hamil dalam Islam, Sebuah Pertanda Baik?

    6. Minum Hingga Kenyang

    Terdapat anjuran bagi umat muslim untuk memperbanyak minum air zam-zam. Anjuran ini berlandaskan pada sebuah hadits riwayat Ibnu Majah, yang berbunyi:

    Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Sesungguhnya tanda yang membedakan antara kita dan orang orang munafik adalah mereka tidak pernah meminum air zam zam hingga kenyang.”

    7. Membaca Doa Setelah Selesai Minum

    Para ulama mempercayai bahwa doa yang mustajab yaitu doa yang kita panjatkan setelah selesai minum air zam zam.

    Hal tersebut berlandaskan dari hadits shahih yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas bin ‘Abdul Muthollib dalam riwayat Bukhari,

    سقيت رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏من زمزم وهو قائم

    “Aku pernah memberikan minum air zam-zam pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau meminumnya sambil berdiri.”

    Kita bisa membaca doa minum air zam-zam yang diucapkan oleh Ibnu Abbas maupun doa minum air zam zam lain sebagaimana para ulama panjatkan.

    Manfaat Air Zam Zam

    Sebagai air paling murni, zam zam aman untuk kita konsumsi secara langsung. Selain sumbernya tidak pernah kering, air zam zam juga merupakan air yang berbarokah.

    Hal ini sesuai dengan hadits shahih riwayat Imam Muslim, bahwa Nabi Muhammad menyebutkan:

    إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ، إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ

    “Sesungguhnya air zam-zam itu berbarakah, dan sebaik-baik makanan”

    Sementara ada pula hadits shahih lain yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah menggunakan air zam zam untuk mengobati penyakit.

    Berikut bunyi hadist tersebut:

    حَمَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الأَدَاوَى وَالْقِرَبِ وَكَانَ يَصُبُّ عَلَى الْمَرْضَى وَيَسْقِيهِمْ

    Artinya: “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah membawa air zam-zam dalam botol atau tempat air. Ada orang yang tertimpa sakit, kemudian Beliau menyembuhkan dengan air zam-zam.” (HR Al Baihaqy).

    Terlebih lagi, Rasulullah juga bersabda:

    “Air zam-zam tergantung orang yang meminumnya.”

    Kemajuan ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa air zam zam tidak mengandung kuman dan bakteri sama sekali. Selain itu, air zam zam mengandung mineral bermanfaat dalam konsentrasi tinggi.

    Di antara manfaat air zam-zam yakni untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit, membantu regenerasi kulit, mengampuni dosa-dosa, dan mewujudkan hal yang kita niatkan.

    Setelah mengetahui manfaatnya, sayang sekali jika kita melewatkan baca doa minum air zam zam.

    Itulah doa minum air zam zam serta adab yang perlu kita terapkan saat meminumnya. Semoga dengan mengucap doa dan menerapkan adab yang tepat, kita bisa memperoleh keberkahan Allah SWT.

  • Doa Ketika Mimpi Buruk Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

    Doa Ketika Mimpi Buruk Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

    Ketika sedang tidur, ada kalanya seseorang bermimpi. Bermimpi banyak hal, baik itu kejadian menyenangkan ataupun menyedihkan. Mimpi menyedihkan yang tergolong buruk perlu kita cari solusinya, salah satunya dengan membaca doa ketika mimpi buruk.

    Sebagai seorang muslim, meminta perlindungan kepada Allah merupakan hal yang wajib.

    Apalagi mimpi buruk biasanya berasal dari godaan setan yang membuat kita akan semakin gelisah atau tidak tenang.

    Doa Ketika Mimpi Buruk

    Mimpi buruk yang membawa dampak negatif tentu harus segera kita atasi. Mimpi buruk bisa menyebabkan kondisi seseorang menjadi cemas, tekanan mendalam dan bahkan rasa ketakutan.

    Untuk itu, jika kita mengalami mimpi buruk bisa langsung meminta perlindungan kepada Allah melalui doa mimpi buruk. Inilah beberapa doa yang bisa kita panjatkan yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah:

    1. Doa Pertama

    Riwayat doa pertama ini dari Ibnu Sunni. Bacaan doa ini menjadi anjuran ketika kita mengalami mimpi buruk, berikut doa ketika mimpi buruk dan artinya tersebut:

    هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

    Latinnya, “Huwallahu, allahu rabbi, la syarika lahu. A’udzu bikalimatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ibadihi wamin hamazatis syayatini wa an yahdhuruni.”

    Artinya: “Dialah Allah, Allah Tuhanku. Tidak sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.”

    2. Doa Kedua

    Doa ketika mimpi buruk selanjutnya yaitu riwayat oleh Ibnu Sunni. Inilah doa yang bisa kita ucapkan dengan keyakinan atas pertolongan dan perlindungan Allah SWT.

    أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَان وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ

    Doa ketika mimpi buruk latin, “Allahumma inni a’udzubika min ‘amalis syaithoni wa sayyiatil ahlam.”

    Artinya, “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi.”

    Anjuran dan Sunnah Rasulullah Ketika Mimpi Buruk

    Sebagai seorang muslim, tentu Rasulullah SAW menjadi panutan manusia di muka bumi. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang Rasulullah SAW ajarkan ketika seseorang mengalami mimpi buruk :

    1. Meludah Kekiri 3 Kali

    Ada banyak hadits yang menerangkan secara jelas akan hal tersebut. Sebagaimana jika seseorang bermimpi buruk, sebaiknya meludah ke kiri sebanyak 3 kali. Salah satunya dari Imam Nawawi yang menjelaskan dalam kitab Al-Adzkar halaman 92.

    Pada kitab tersebut menjelaskan bisa dengan meniup tanpa mengeluarkan ludah.

    “Mimpi yang baik bersumber dari Allah. Dan mimpi buruk datangnya dari setan. Maka barangsiapa bermimpi yang dibenci (mimpi buruk), hendaklah ia meludah ke kiri sebanyak tiga kali dan mohon perlindungan kepada Allah dari setan. Maka sesungguhnya mimpi itu tidak akan membahayakan.” (Muttafaq Alaih).

    Selain itu, juga ada hadits riwayat Muslim yang menjelaskan sebagai berikut :

    “Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaknya ia meludah kekiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan setan tiga kali…..”

    Baca juga: Ayat Kursi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Manfaat, dan Keutamaannya

    2. Meminta Perlindungan dan Pertolongan Kepada Allah SWT

    Selanjutnya, Rasulullah mengajarkan seorang muslim jika mengalami mimpi buruk hendaknya minta perlindungan dan pertolongan kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, caranya dengan membaca doa ta’awudz sebanyak tiga kali.

    “A’udzu billahi minasy syaithanir rajim.”

    Yang artinya, “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

    3. Menjalankan Sholat

    Selain membaca ta’awudz meminta perlindungan dan pertolongan kepada Allah melalui ucapan sebagai doa ketika mimpi buruk. Kita harus mengerjakan sholat untuk menghindari perasaan tidak tenang.

    Ketika shalat, kita bisa memperbanyak bacaan istighfar. Sebelum itu, tentu kita harus mengambil air wudhu terlebih dahulu untuk menjaga diri dari gangguan setan. Barulah tunaikan sholat dengan hati yang tenang dan khusuk.

    “Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah. Kemudian, sholatlah….” (HR. Muslim)

    4. Mengubah Posisi Tidur

    Selanjutnya mengubah posisi tidur setelah bacaan doa ketika mimpi buruk kita baca. Mengubah posisi tidur dari posisi semula, tentu hal ini bisa dilakukan ketika ingin melanjutkan tidur.

    Dari Jabir radhiallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Jika kalian mengalami mimpi yang dibenci (mimpi buruk) hendaklah meludah ke sebelah kiri tiga kali dan memohon perlindungan dari Allah dari godaan setan tiga kali, kemudian mengubah posisi tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim)

    5. Tidak Perlu Cerita kepada Orang Lain

    Jika kita bermimpi buruk sebaiknya kita tidak menceritakan mimpi tersebut kepada orang lain. Alasannya mungkin saja bisa membuat orang lain khawatir dan takut akan mimpi itu juga. Lebih baik kita langsung memanjatkan doa ketika mimpi buruk sesuai sunnah saja.

    “Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada seorang pun, niscaya mimpi itu tidak membahayakan.” (HR. Al-Bukhari)

    6. Tidak Boleh Menafsirkan Mimpi Secara Negatif

    Etika baiknya kita tidak boleh berprasangka sendiri atas mimpi tersebut. Sehingga, tidak boleh menafsirkan mimpi baik menafsirkan sendiri ataupun meminta bantu orang lain.

    Akhirnya langkah terbaik dengan kita mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk meminta pertolongan dan perlindungan dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Mendekatkan diri kepada Allah merupakan solusi jalan terbaik untuk setiap masalah.

    “Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta’birkan atau ditafsirkan, jika dita’birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi.” (HR. Ibnu Majah: shahih)

    Itulah bacaan doa ketika mimpi buruk dan beberapa sunnah yang Rasulullah SAW kerjakan ketika bermimpi buruk. Mulai dari meludah ke kiri sebanyak tiga kali, selanjutnya membaca ta’awudz, melanjutkan sholat.

  • Doa Bercermin Arab, Latin, dan Adab Saat Bercermin

    Doa Bercermin Arab, Latin, dan Adab Saat Bercermin

    Islam mengajarkan keutamaan menjaga akhlak yang baik dalam setiap tindakan. Salah satu contohnya dapat kita lihat dalam doa bercermin.

    Bagi muslim, bercermin bukan sekedar cara mengecek penampilan. Melainkan juga menjadi pengingat untuk mengenali diri dan bersyukur pada Allah SWT.

    Mari simak lebih lanjut mengenai doa ketika bercermin dan adab yang tepat.

    Doa Ketika Bercermin

    Bercermin termasuk dalam rutinitas sehari-hari yang biasa dilakukan sebelum beraktivitas. Cermin membantu untuk memperhatikan penampilan dengan pantulan diri yang terefleksi.

    Pantulan tersebut menunjukkan bagaimana Allah SWT telah menciptakan paras tampan, cantik, dan tubuh yang bagus.

    Semua karunia fisik tersebut hendaknya disertai dengan keindahan batin, yang berupa akhlak yang baik.

    Dengan demikian, kamu tidak hanya tampan atau cantik di luar, namun juga memancarkan kebaikan sehingga akan makin banyak orang yang menyayangimu.

    Dalam Islam, terdapat beberapa doa bercermin dan berpakaian yang bisa kamu amalkan.

    Berikut doa bercermin dalam bahasa Arab yang umum digunakan:

    اللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي

    Sedangkan doa bercermin dalam bahasa latin yaitu:

    Allahumma kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqi.

    Artinya: “Ya Allah, sebagaimana Engkau baguskan tubuhku, maka baguskanlah akhlakku.”

    Doa tersebut berasal dari hadist shahih riwayat Ibnu Hibban, Al Baihaqi, dan Abu Ya’la.

    Baca juga: 8 Arti Mimpi Hamil dalam Islam, Sebuah Pertanda Baik?

    Dengan membaca doa tersebut, diharapkan umat muslim mengingat untuk bersyukur atas karunia Allah. Selain itu, dalam doa itu juga meminta supaya memiliki akhlak yang baik.

    Selain mengamalkan doa bercermin, akan lebih baik lagi jika kamu juga membaca doa berpakaian. Berikut bacaan doa saat berpakaian:

    الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى كَسَانِى هَذَا الثَّوْبَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ

    Berikut bacaan doa dalam tulisan latin:

    Alhamdulillahilladzi kasaaniy hadzats tsauba wa rozaqonihi min ghoiri hawlin minniy wa laa quwwatin

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya tanpa daya dan kekuatan dariku.” (HR. Abu Daud no. 4023. Hasan)

    Seperti doa saat bercermin, doa saat berpakaian juga menjadi pengingat bagi umat muslim untuk bersyukur kepada Allah SWT. Namun, ternyata doa tersebut juga memiliki keutamaan lain.

    Melansir dari Rumaysho, membaca doa berpakaian memiliki keutamaan ghufiro lahu maa taqoddama min dzanbih. Artinya, akan diampuni dosa yang telah lalu.

    Bacaan doa ketika bercermin

    Keutamaan Doa Bercermin

    Sebagaimana setiap doa, membaca doa ketika bercermin juga membawa berbagai keutamaan, meliputi:

    1. Meningkatkan Rasa Syukur

    Membaca doa ketika bercermin dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmatnya. Pasalnya, penampilan dan keindahan fisik yang terlihat saat bercermin merupakan pemberian Allah.

    Dengan mengingat rasa syukur, kamu juga dapat terhindar dari perasaan sombong karena memiliki fisik yang cantik.

    2. Menjunjung Keindahan

    Dalam hadis disebutkan bahwa Allah mencintai keindahan. Maka, dengan membaca doa saat bercermin, umat muslim mengingat bahwa keindahan rupa yang dimiliki merupakan karunia pemberian Allah SWT.

    Sudah sewajarnya umat muslim menjaga keindahan tersebut dengan tampil rapi dan bersih.

    3. Menjauhkan Keburukan dan Mendatangkan Kebaikan

    Berdoa ketika bercermin akan menjauhkan keburukan. Sebagaimana berhias, saat bercermin kamu dapat memperbaiki penampilan sehingga lebih rapi.

    Selain itu, membaca doa juga akan mendatangkan pahala dan kebaikan. Saat membaca doa kamu juga memohon untuk diberikan akhlak yang baik. Dengan kebaikan akhlak, kamu juga akan mendapatkan lebih banyak kebaikan lain.

    Adab Saat Bercermin

    Biasanya, bercermin dilakukan untuk menata penampilan sebelum memulai kegiatan. Dalam Islam, hukum bercermin adalah mubah. Sehingga siapa saja, baik pria maupun wanita boleh bercermin.

    Meskipun tidak ada larangan, kamu perlu memperhatikan adab saat mematut diri di depan cermin.

    Mari pelajari apa saja adab bercermin yang sesuai dengan sunnah nabi:

    1. Niat yang Baik

    Pertama-tama, pastikan kamu memiliki niat yang baik saat bercermin. Maksudnya yaitu niat yang murni untuk menyenangkan Allah SWT.

    Bercermin sebagai rangkaian berhias atau berdandan hendaknya bertujuan untuk merawat diri agar tampil bersih dan rapi selama menjalani aktivitas.

    2. Membaca Doa

    Adab berikutnya yang perlu kamu terapkan yaitu membaca doa saat bercermin. Islam menganjurkan umatnya untuk berdoa sebelum dan selama melakukan setiap aktivitas.

    Doa bercermin untuk wanita maupun pria sama. Kamu bisa menghafalkan bacaan doa dan membacanya setiap kali hendak bercermin sesuai tuntunan sunnah.

    Dengan membaca doa tersebut, umat muslim akan mengingat untuk mensyukuri nikmat Allah, termasuk wajah dan fisik.

    3. Tidak Berlebihan

    Adab bercermin selanjutnya ialah menghindari melakukan dengan berlebihan. Seperti halnya saat berhias, bercermin sebaiknya kamu lakukan dengan sewajarnya saja.

    Hindari berhias dan bercermin berkali-kali. Selain itu, sebaiknya kamu juga tidak berlama-lama saat bercermin.

    Pasalnya, bercermin terlalu lama bisa menimbulkan perasaan tidak puas pada penampilan. Penyebabnya tidak lain adalah sifat manusia yang cenderung merasa kurang. Misalnya, merasa hidung kurang mancung atau mata kurang besar.

    Nah, perasaan yang demikian dapat membuat kita kurang bersyukur pada nikmat Allah SWT.

    4. Menghindari Tabarruj

    Tabarruj artinya perbuatan atau penampilan yang memancing perhatian orang lain. Ajaran Islam mengharamkan tabarruj karena dapat mengganggu ketertiban sosial dan memicu godaan menyesatkan, bahkan dapat mengundang kejahatan.

    Maka dari itu, umat muslim perlu memperhatikan batas-batas kesopanan saat berdandan. Salah satu contohnya ialah menggunakan riasan yang sederhana dan tidak berlebihan.

    Selain itu, muslim dianjurkan untuk menjaga aurat. Maka, kamu sebaiknya menghindari mengenakan pakaian yang mengekspos bagian tubuh. Contohnya, celana ketat.

    5. Tetap Rendah Hati

    Sikap rendah hati termasuk dalam adab bercermin yang penting untuk umat muslim terapkan. Artinya, kamu sebaiknya tidak terlalu bangga hingga menjadi sombong karena memiliki wajah yang tampan atau cantik.

    Ingatlah bahwa wajah tersebut merupakan nikmat pemberian Allah SWT. Kamu harus bersyukur telah mendapatkan nikmat tersebut sambil tetap rendah hati. Apalagi, Allah membenci orang yang bersifat sombong.

    6. Menggunakan Produk Halal

    Mengingat bercermin biasanya termasuk dalam rangkaian berdandan, kamu juga sebaiknya mencermati produk yang digunakan.

    Baik berupa produk perawatan maupun kosmetik, pastikan bahwa produk tersebut tidak mengandung bahan haram. Contoh bahan haram yang sering terkandung dalam produk perawatan dan kosmetik yaitu alkohol dan bahan hewani.

    Kamu bisa mengecek bahan-bahan produk pada kemasan. Atau bisa juga memilih produk yang telah mendapatkan sertifikasi halal.

    7. Menjaga Kebersihan

    Islam menganjurkan tindakan untuk menjaga kebersihan. Maka saat bercermin, tidak hanya kebersihan tubuh setelah berdandan yang perlu kamu perhatikan. Namun juga kebersihan lingkungan sekitar.

    Jangan sampai kamu sibuk mempercantik penampilan, tapi membiarkan ruangan tempat berdandan kotor dan berantakan.

    Setelah selesai berdandan dan memastikan penampilanmu rapi, sebaiknya bersihkan dan rapikan kembali ruangan sekitar kamu.

    Itulah doa bercermin dan adab yang perlu kamu terapkan saat bercermin. Meskipun termasuk amalan sederhana, membiasakan membaca doa saat bercermin dapat mendatangkan kebaikan.

  • Kumpulan Doa Aqiqah untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

    Kumpulan Doa Aqiqah untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

    Kelahiran bayi di dunia menjadi salah satu momen membahagiakan bagi seluruh orang tua dan merupakan salah satu rezeki yang diberikan Allah SWT, oleh karena itu, Rasulullah SAW memberikan sunnah berupa doa aqiqah untuk menebar keberkahan.

    Aqiqah sendiri tidak hanya bagian dari keyakinan seorang muslim semata, namun merupakan ajaran yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk syukur dan juga memahami bahwa segala hal di dunia hanya merupakan titipan Allah SWT.

    Selain itu, ungkapan doa aqiqah juga dilandasi ketaatan dan juga keikhlasan semata-mata hanya karena Allah SWT. Oleh sebab itu, saat menggelar aqiqah untuk si kecil, jangan lupa untuk melafalkan doa aqiqah ya!

    Mengenal Aqiqah dalam Islam

    Dalam ajaran Islam, setelah kelahiran seorang bayi ke dunia biasanya akan digelar acara syukuran karena telah lahir karunia Allah SWT sebagai bentuk rezeki dengan aqiqah. Aqiqah sendiri merupakan sebutan untuk binatang yang disembellih pada hari ke tujuh kelahiran seorang anak.

    Hukum aqiqah yakni sunah muakkadah, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis berikut ini:

    عَنْ سَمُرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ‌الغُلَامُ ‌مُرْتَهَنٌ ‌بِعَقِيقَتِهِ ‌يُذْبَحُ ‌عَنْهُ ‌يَوْمَ ‌السَّابِعِ، ‌وَيُسَمَّى، ‌وَيُحْلَقُ ‌رَأْسُهُ

    Artinya:”Dari Samurah, ia berkata, Nabi bersabda: Seorang bayi itu digadaikan dengan (jaminan) aqiqahnya; aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh (dari hari kelahiran), (pada hari itu pula) si bayi diberi nama dan dipotong rambutnya.” (HR Sunan al-Tirmidzi 4/101, dalam kitab Al-Adlaha bab Al-aqiqah).

    Selain itu, Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy berkata jika Rasulullah SAW bersabda, “Akikah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya,” (HR Riwayat Bukhari).

    Biasanya saat melakukan aqiqah, pihak keluarga akan menyembelih hewan kambing sebagai simbol pengurbanan. Jumlah kambing yang disembelih pun berbeda antara laki-laki maupun perempuan. Untuk bayi laki-laki, kambing yang disembelih haruslah berjumlah dua ekor, sedangkan untuk bayi perempuan kambing yang disembeli hanya satu ekor saja.

    Hal selanjutnya yang perlu diperhatkan yakni mengenai pemilian hewan. Pastikan hewan yang akan diqurbankan dalam keadaan sehat dan berumur lebih dari 1 tahun.

    Saat melakukan penyembelihan, seorang muslim haruslah menyertai doa aqiqah yang memang biasa dibaca selama acara. Mulai dari saat menyembelih hingga walimah Aqiqah.

    Meski kerap kali acara aqiqah digabungkan dengan tasyakuran dengan mengundang beberapa orang untuk melakuan beberapa prosesi adat lainnya, hal ini tidak wajib digunakan sebab pada dasarnya hal yang penting yakni penyembelihannya.

    Namun, tidak pula dilarang untuk melakukannya jika tidak melanggar syariat Islam.

    Rangkaian Kegiatan Aqiqah yang Diperbolehkan

    Dalam prosesi aqiqah, seorang bayi disunnahkan untuk dicukur beberapa helai rambutnya dan setelah itu menimbangnya. Kemudian berat rambut tersebut disesuaikan harga emas lalu disedekahkan kepada fakir orang miskin.

    Namun, prosesi ini tidak pula menjadi kewajiban sehingga harus dilakukan, jika hanya ingin menggelar doa dan aqiqah saja begitupun tidak menjadi masalah. Sebelum ini juga telah dibahas bahwa terdapat perbedaan jumlah kambing pada bayi laki-laki da perempuan.

    Dalil yang menjelaskan hal tersebut adalah sebagai berikut:

    عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : يُعَقُّ عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ ، وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ ، قَالَتْ عَائِشَةُ : فَعَقَّ رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم عَنِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ شَاتَيْنِ شَاتَيْنِ يَوْمَ السَّابِعِ ، وَأَمَرَ أَنْ يُمَاطَ عَنْ رَأْسِهِ الأَذَى وَقَالَ : اذْبَحُوا عَلَى اسْمِهِ وَقُولُوا بِسْمِ اللهِ ، اللَّهُ أَكْبَرُ ، اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ ، هَذِهِ عَقِيقَةُ فُلاَنٍ

    Artinya: “Dari Aisyah RA beliau berkata: ‘Anak laki-laki diakikahi dengan dua kambing yang setara, sementara itu anak perempuan satu kambing.’

    Aisyah berkata: Rasulullah SAW mengakikahi al-Hasan dan al-Husain masing-masing dua kambing pada hari ketujuh (kelahiran).

    Beliau memerintahkan agar pada kepala anak itu dihilangkan kotoran. Dan beliau bersabda: ‘Sembelihlah dengan (juga) menyebut nama (anak yang akan diakikahkan).’

    Katakan: ‘Bismillah Allahu Akbar Allaahumma minka wa laka, haadzihi ‘aqiiqotu fulaan (Dengan Nama Allah, Allah adalah Yang Terbesar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, Ini adalah akikah fulaan),” (HR Baihaqi).

    Baca juga: 14 Dosa Orang Tua Terhadap Anak yang Dibenci Allah SWT

    Bacaan Doa Aqiqah Sesuai Urutannya

    Terdapat beberapa doa aqiqah yang bisa dibacakan sesuai dengan urutan yang menyesuaikan dengan sunnah Rasulullah SAW dalam menggelar tasyakuran aqiqah. Adapun bacaan doa aqiqah tersebut adalah sebagai berikut:

    1. Doa Aqiqah saat Menyembelih Kambing

    Doa Aqiqah saat Menyembelih Kambing

    Adapun doa aqiqah saat menyembelih hewan adalah sebagai berikut:

    بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ [ اللهم مِنْكَ وَلَكَ ] اللهم تَقَبَّلْ مِنِّي هَذِهِ عَقِيْقَةُ …

    Bismillâhi walLâhu Akbar. Allahumma minka wa laka. Allahumma taqabbal minni. Hadzihi ‘aqiqatu…(sebutkan nama bayi).

    Artinya: “Dengan menyebut asma Allah. Allah Maha Besar. Ya Allah, dari dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dari kami. Inilah aqiqahnya … (sebutkan nama bayi).”

    2. Doa Aqiqah saat Mencukur Bayi

    Dalam traisi acara tasyakuran aqiqah, sunnah yang biasa dijalankan adalah dengan menggendong sang bayi berkeliling di antara keluarga atau saudara. Dan kemudian rambut bayi dipotong atau dicukur sedikit sembari memanjatkan doa.

    Berikut adalah bacaan doa aqiqah saat mencukur bayi yang perlu diketahui:

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَللهم نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ, اللهم سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Bismillâhirrahmânirrahîm. Alhamdulillâhirabbil ‘âlamîn. Allâhumma nûrus samâwâti wa nûrusy syamsyi wal qamari, Allâhumma sirruLlâhi nûrun nubuwwati RasuluLlâhi ShallaLlâhu ‘alaihi wasallam walhamduliLlâhi Rabbil ‘âlamin.

    Artinya: “Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Ya Allah, cahaya langit, matahari dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasululullah SAW, dan segala puji Bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

    3. Doa Aqiqah saat Meniup Ubun-ubun Bayi setelah Dicukur

    Tidak hanya saat mencukur bayi saja dalam membaca doa. Namun juga dianjurkan untuk meniup doa aqiqah saat meniup  ubun-ubun bayi setelah dicukur. Berikut adalah bacaannya:

    اللَّهُمَّإِنِّيأُعِيذُهَابِكَوَذُرِّيَّتَهَامِنَالشَّيْطَانِالرَّجِيمِ

    Allâhumma innî u’îdzuhâ bika wa dzurriyyatahâ minasy syaithânir rajîm.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarganya dari setan yang terkutuk.”

    Baca juga: Puasa Daud: Niat, Waktu Pelaksanaan, Tata Cara dan Keutamaannya

    4. Doa Walimah Aqiqah

    Dan yang terakhir yakni doa walimah aqiqah. Dimana dalam doa ini berisi permohonan agar sang bayi terjaga dari kejahatan jin, manusia maupun hal-hal yang maksiat. Berikut adalah doa aqiqah atau doa walimah aqiqah yang bisa kita baca:

    اللهماحْفَظْهُمِنْشَرِّالْجِنِّوَالْإِنْسِوَأُمِّالصِّبْيَانِوَمِنْجَمِيْعِالسَّيِّئَاتِوَالْعِصْيَانِوَاحْرِسْهُبِحَضَانَتِكَوَكَفَالَتِكَالْمَحْمُوْدَةِوَبِدَوَامِعِنَايَتِكَوَرِعَايَتِكَأَلنَّافِذَةِنُقَدِّمُبِهَاعَلَىالْقِيَامِبِمَاكَلَّفْتَنَامِنْحُقُوْقِرُبُوْبِيَّتِكَالْكَرِيْمَةِنَدَبْتَنَاإِلَيْهِفِيْمَابَيْنَنَاوَبَيْنَخَلْقِكَمِنْمَكَارِمِالْأَخْلَاقِوَأَطْيَبُمَافَضَّلْتَنَامِنَالْأَرْزَاقِاللهماجْعَلْنَاوَإِيَّاهُمْمِنْأَهْلِالْعِلْمِوَأَهْلِالْخَيْرِوَأَهْلِالْقُرْآنِوَلَاتَجْعَلْنَاوَإِيَّاهُمْمِنْأَهْلِالشَّرِوَالضَّيْرِوَالظُّلْمِوَالطُّغْيَانِ

    Allâhummahfadzhu min syarril jinni wal insi wa ummish shibyâni wa min jamî’is sayyiâti wal ‘ishyâni wahrishu bihadlânatika wa kafâlatika al-mahmûdati wa bidawâmi ‘inâyatika wa ri’âyatika an-nafîdzati nuqaddimu bihâ ‘alal qiyâmi bimâ kalaftanâ min huqûqi rububiyyâtika al-karîmati nadabtanâ ilaihi fîmâ bainanâ wa baina khalqika min makârimil akhlâqi wa athyabu mâ fadldlaltanâ minal arzâqi. Allâhummaj’alnâ wa iyyâhum min ahlil ‘ilmi wa ahlil khairi wa ahlil qur`âni wa lâ taj’alnâ wa iyyâhum min ahlisy syarri wadl dloiri wadz dzolami wath thughyâni.

    Artinya: “Ya Allah, jagalah dia (bayi) dari kejelekan jin, manusia ummi shibyan, serta segala kejelekan dan maksiat. Jagalah dia dengan penjagaan dan tanggungan-Mu yang terpuji, dengan perawatan dan perlindunganmu yang lestari. Dengan hal tersebut aku mampu melaksanakan apa yang Kau bebankan padaku, dari hak-hak ketuhanan yang mulia. Hiasi dia dengan apa yang ada diantara kami dan makhluk-Mu, yakni akhlak mulia dan anugerah yang paling indah. Ya Allah, jadikan kami dan mereka sebagai ahli ilmu, ahli kebaikan, dan ahli Al-Qur’an. Jangan kau jadikan kami dan mereka sebagai ahli kejelekan, keburukan, aniaya, dan tercela.”

    Waktu Pelaksanaan Aqiqah

    Setelah mengetahui bacaan doa aqiqah yang dijelaskan di atas, perlu juga untuk mengetahui waktu pelaksanaan aqiqah yang paling baik menurut Islam. Dalam sebuah hadis dijelaskan, Rasulullah saw bersabda:

    “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.”

    Dari hadits di atas, para ulama bersepakat bahwa waktu paling baik dalam melakukan aqiqah adalah saat hari ke-7 kelahiran bayi. Namun, jika berhalangan dalam melakukannya, maka aqiqah bisa dilakukan pada hari ke-14 atau ke-21.

    Namun apabila keadaan ekonomi dan ketidakmampuan seseorang sebab alasan yang syari maka kewajibannya pun telah gugur.

    Itulah dia sedikit uraian mengenai prosesi aqiqah hingga doa aqiqah yang perlu diketahui saat melakukan penyembelihan hewan yang dikurbankan. Semoga sedikit banyaknya dapat membantu ya!

  • Doa Agar Cepat Hamil yang Ada di Al-Qur’an, Yuk Amalkan!

    Doa Agar Cepat Hamil yang Ada di Al-Qur’an, Yuk Amalkan!

    Setiap pasangan yang sudah menikah, pasti memiliki keinginan untuk segera mendapatkan momongan. Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk segera mendapatkannya. Segala usaha dilakukan untuk menjemput segera sang buah hati. Selain ikhtiar dunia, dianjurkan pula melafalkan doa-doa agar cepat hamil.

    Setelah berusaha semaksimal mungkin, berdoa memohon kepada Allah yang Maha Esa adalah jalan yang bisa ditempuh termasuk dalam ihwal keinginan untuk hamil. Selain itu, berdoa merupakan bentuk kepercayaan kita atas kuasa Allah SWT, serta sarana komunikasi dan mencurahkan isi hati.

    Berikut beberapa doa agar cepat hamil yang bisa dijadikan pilihan.

    Ayat dan Doa Agar Cepat Hamil

    Memiliki keturanan menjadi impian bagi semua pasangan suami istri, bagi pasangan yang sedang ikhtiar garis dua, dianjurkan untuk banyak berdoa dan memohon kepada Sang Maha Pemilik segalanya. Baik istri maupun suami dianjurkan untuk berdoa setelah sholat fardhu dan meniatkan untuk menjalankan sholat sunnah juga.

    Berikut beberapa ayat Al-Qur’an yang bisa dijadikan ikhtiar dalam menjemput buah hati:

    1. QS. Ali-Imran Ayat 38

     رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

    Latin: Rabbi hab lii min ladun kadzurriyyatan thayyibatan innaka samii’uddu’aa.

    Artinya: “Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Mu seorang anak yang baik dan sesungguhnya Engkau maha mendengar Do’a.” QS Ali Imran: 38)

    Doa ini yang digunakan oleh Nabi Zakaria untuk meminta keturunan kepada Allah SWT.

    Baca juga: 700 Nama Bayi Laki-laki Islami dan Artinya Lengkap

    2. QS. Al-Furqon Ayat 74

    رَبَّنَا هَبۡ لَـنَا مِنۡ اَزۡوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعۡيُنٍ وَّاجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِيۡنَ اِمَامًا

    Latin: Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Furqon: 74)

    3. QS. Maryam Ayat 1-6

    كٓهٰيٰـعٓـصٓ • ذِكۡرُ رَحۡمَتِ رَبِّكَ عَـبۡدَهٗ زَكَرِيَّا • اِذۡ نَادٰى رَبَّهٗ نِدَآءً خَفِيًّا • قَالَ رَبِّ اِنِّىۡ وَهَنَ الۡعَظۡمُ مِنِّىۡ وَاشۡتَعَلَ الرَّاۡسُ شَيۡبًا وَّلَمۡ اَكُنۡۢ بِدُعَآٮِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا • وَاِنِّىۡ خِفۡتُ الۡمَوَالِىَ مِنۡ وَّرَآءِىۡ وَكَانَتِ امۡرَاَتِىۡ عَاقِرًا فَهَبۡ لِىۡ مِنۡ لَّدُنۡكَ وَلِيًّا • يَّرِثُنِىۡ وَيَرِثُ مِنۡ اٰلِ يَعۡقُوۡبَ ۖ وَاجۡعَلۡهُ رَبِّ رَضِيًّا

    Latin: (1) Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shaad. (2) Dzikru rahmati rabbika ‘abdahu zakariyyaa. (3) Idz naadaa rabbahu nidaa-an khafiyyaan. (4) Qaala rabbi innii wahana al’azhmu minnii waisyta’ala alrra/susyayban walam akun bidu’aa-ika rabbi syaqiyyaan. (5) Wa-innii khiftu almawaaliya min waraa-ii wakaanati imra-atii‘aaqiran fahab lii min ladunka waliyyaan. (6) Yaritsunii wayaritsu min aali ya’quuba waij’alhu rabbi radhiyyaan.

    Artinya: “(1) Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shaad. (2) Penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria. (3) Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. (4) Ia berkata “Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku. (5) Dan Sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, Maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera. (6) Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan Jadikanlah ia, Ya Tuhanku, seorang yang diridhai.” (Q.S Maryam: 1-6)

    4. QS. Al-Baqarah Ayat 128

    رَبَّنَا وَاجۡعَلۡنَا مُسۡلِمَيۡنِ لَـكَ وَ مِنۡ ذُرِّيَّتِنَآ اُمَّةً مُّسۡلِمَةً لَّكَ وَاَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبۡ عَلَيۡنَا 

    Latin: Rabbanaa waj’alnaa muslimaini laka wa min zurriyyatinaaa ummatam muslimatal laka wa arinaa manaasikanaa wa tub ‘alainaa innaka antat Tawwaabur Rahiim.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 128)

    5. QS. Al-Anbiya Ayat 89

     رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ

    Latin: Rabbi la tadzarnii fardan wa anta khairal waaritisiin.

    Artinya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris yang paling baik.” (QS Al Anbiya’: 89)

    6. QS. As Shaffat ayat 100

    Doa Agar Cepat Hamil (QS As-Shaffat: 100)

    رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

    Rabbi habliiminashshoolihin.”

    Artinya: Ya Tuhanku, anugerahkan kepadaku seorang anak yang termasuk orang saleh.(QS As-Shaffat: 100)

    Ayat ini sering dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS agar diberikan keturunan anak-anak yang saleh.

    Baca juga: 30 Ayat Alquran Tentang Cinta dan Kasih Sayang, Hati Lebih Tentram!

    Dzikir Agar Cepat Hamil

    Berikut rangkuman sebagai panduan dzikir yang dibaca setelah sholat:

    1. Membaca Al-Fatihah

    Membaca Al-Fatihah sebelum memanjatkan doa agar cepat hamil sangat dianjurkan.

    Al-Fatihah sendiri memiliki kedudukan sebagai Ummul Kitab atau induk A-Qur’an. Surat ini dipercaya bahwa dengan membacanya segala doa dapat diijabah.

    2. Membaca Asma’ul Husna

    Ketika kita memiliki hajat atau keinginan, salah satu jalan yang bisa kita ambil pertamakali yakni, berserah dan merayu Allah SWT sebagai Maha Pemberi dan Maha Menciptakan.

    Maka dari itu, menyebut nama-nama kebaikan Allah menjadi salah satu anjuran.

    Setiap sholat atau di waktu senggang, usahakan untuk membaca asma’ul husna “Al-Mushowwir” yang berarti “ Yang Maha Menciptakan segala bentuk dan rupa” sebanyak 100 kali sebagai salah satu doa agar cepat hamil

    3. Beristighfar Sebanyak 71 Kali

    Bacalah “Astaghfirullah” sebanyak 71 kali ketika sujud atau sesudah sholat. Membaca istighfar merupakan salah satu pengingat diri akan kesalahan-kesalahan yang diperbuat serta mengingatkan kebesaran Allah SWT.

    Nabi Muhammad SAW bersabda,”Barang siapa yang memperbanyak istighfar, niscaya Allah akan melepaskan kesusahannya, member jalan keluar pada setiap kesukarannya, dan member rezeki tanpa diduga-duga.”(HR.Abu Daud dan Nasa’i)

    4. Membaca Doa Memohon Keturunan

    Setelah membaca istighfar, dapat dilanjutkan dengan memanjatkan doa agar cepat hamil berikut:

    Allahummarzuqni waladan liusammihi bismi nabiyyika Muhammad sholallohu alaihi wa alaihi

    Artinya: “Ya Allah karuniakan kepadaku keturunan agar aku dapat menemaninya dengan nama Nabi Muhammad SAW.”

    5. Bersholawat Kepada Rasulullah SAW

    Salah satu keutamaan bersholawat nabi ialah dipermudahkan urusan dunia serta hajatnya.

    Oleh sebab itu seorang muslim dianjurkan untuk bersholawat, sebagai bentuk pujian dan penghormatan kepada Rasulullah SAW  

    6. Memperbanyak Dzikir

    Memperbanyak dzikir juga dianjurkan sebagai bentuk mengingat Allah SWT. Tak hanya itu saja, berdzikir juga bisa menambah keimanan, Membuat hati tenang dan mendapat amalan ibadah.

    Bahkan perintah berdzikir ini telah diserukan Allah kepada hambanya melalui QS. Al-Ahzab ayat 41-42 yang berbunyi:

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

    Yā ayyuhallażīna āmanużkurullāha żikrang kaṡīrā

    Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.

    Apabila kita mampu menjaga zikir setiap hari, maka Allah Ta-alapun akan mengijabahi apa yang menjadi harapan atau doa kita, termasuk keinginan memiliki momongan.

    7. Membaca Surat Al-Ikhlas

    Salah satu keutamaan dan keistimewaan membaca surat ini adalah membantu  menyelamatkan orang yang membacanya dari kesulitan dunia dan kesulitan akhirat. Oleh sebab itulah, membaca surat Al-Ikhlas membantu pasangan suami istri untuk menjemput momongan.

    8. Akhiri Dengan Membaca Doa Agar Cepat Hamil yang Dikuasai

    Dzikir terakhir ditutup dengan membaca doa agar cepat hamil yang dikuasai. Niatkan dalam hati untuk berdoa dengan ikhlas dan menyandarkan harapan kepada Sang Maha Segalanya.

    Amalan Agar Cepat Hamil

    Selain berdoa dan berikhtiar, ada baiknya pasangan suami istri melakukan beberapa amalan-amalan berikut:

    • Sholat sunnah sebelum berhubungan
    • Berwudhu dan berdoa sebelum berhubungan badan
    • Memperhatikan posisi yang tepat ketika berhubungan badan dengan pasangan
    • Menghidupkan lampu
    • Rutin sholat hajat atau sholat sunnah agar keinginan segera dikabulkan
    • Rajin bersedekah
    • Mengetahui siklus haid agar dapat berhubungan tepat pada masa ovulasi
    • Memakan makanan yang bergizi dan sehat

    Waktu yang Mustajab Untuk Berdoa

    Pada dasarnya, kita bisa membaca doa kapan saja dan dimana saja, sebab doa sendiri merupakan bentuk komunikasi bersama Allah SWT. Namun ada beberapa waktu mustajab, yang akan sayang sekali jika dilewatkan.

    Lantas, kapankah waktu mustajab berikut? simak penjelasan berikut:

    1. Di Sepertiga Malam

    Pada waktu ini, Allah SWT turun ke bumi untuk melihat umatnya yang bangun dan berdoa. Oleh sebab itulah, sepertiga malam disebut sebagai waktu yang paling mustajab untuk berdoa. Waktu sepertiga mala mini setara dengan waktu sahur di Indonesia.

    2. Saat Adzan Berkumandang

    Saat adzan berkumandang merupakan waktu mustajab dalam berdoa, seperti halnya dalam hadis riwayat Abdullah bin Amr bin Al-Ash,  Rasulullah SAW bersabda:

    إِذَا سَمِعْتُمُ الْمُؤَذِّنَ فَقُوْلُوْا مِثْلَ مَا يَقُوْلُ، ثُمَّ صَلُّوْا عَلَيَّ، فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاة صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا، ثُمَّ سَلُوا اللَّهَ لِيَ الْوَسِيلَةَ، فَإِنَّهَا مَنْزِلَةٌ فِي الْجَنَّةِ لَا تَنْبَغِي إِلَّا لِعَبْدِ مِنْ عِبَادِ اللَّهِ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَنا هُوَ، فَمَنْ سَأَلَ في الْوَسِيلَةَ حَلَّتْ لَهُ الشَّفَاعَةُ

    Artinya: “Apabila kamu mendengar muadzin maka ucapkanlah seperti yang dia ucapkan, kemudian bersholawatlah atasku, karena barang siapa bersholawat atasku satu kali, Allah akan bersholawat atasnya dengan sebab itu sepuluh kali. Kemudian mintalah pada Allah untukku wasilah. Sungguh ia adalah tempat di surga yang tidak patut kecuali kepada seorang hamba di antara hamba-hamba Allah Aku berharap bahwa hamba itu adalah aku. Barang siapa meminta untukku wasilah niscaya halal baginya syafaat.” (HR Muslim)

    Oleh karena itu, sayang untuk disia-siakan. Pun juga dianjurkan untuk menjawab setiap adzan yang dikumandangkan oleh muadzin.

    3. Antara Adzan dan Iqomah

    Selama jeda antara adzan dan iqamah dalam sholat lima waktu juga dianjurkan untuk berdoa. Berdasarkan Hadits Riwayat Tirmidzi, Hasan Shahih mengatakan bahwa “Tidak ada doa yang tertolak antara adzan dan iqomah.”

    4. Saat Turun Hujan

    Hujan merupakan salah satu rahmat yang diberikan Allah SWT bagi umatnya. Hal ini dijelaskan dalam hadis berikut ini:

    ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

    Artinya: “Dua do’a yang tidak akan ditolak, do’a ketika adzan dan do’a ketika ketika turunnya hujan.” (HR Al Hakim).

    Manfaatkan momen hujan sebagai bentuk syukur dan meminta kepada Allah SWT.

    5. Saat Berbuka Puasa

    Selain turun hujan, momen ketika berbuka puasa juga menjadi berkah bagi setiap muslim yang menjalankannya.

    Bulan Ramadhan merupakan bulan yang spesial bagi umat muslim dengan dilipatkan gandakan amalan pahala bagi yang menjalankan perntah-Nya.

    Oleh sebab itu, jangan sia-siakan waktu mustajab ini untuk berdoa.

    6. Saat Malam Lailatul Qadar

    Malam lailatul qadar disebut sebagai malam seribu bulan dengan seribu keutamaan yang Allah berikan kepada seorang muslim, pada malam ini orang-orang akan berlomba dan bersungguh-sungguh untuk berdoa dan meminta kepada pemilik dunia.

    Oleh sebab itulah, malam ini dijadikan waktu yang mustajab untuk berdoa.

    Demikianlah informasi terkait doa agar cepat hamil, dzikir serta amalan dan waktu mustajab berdoa. Semoga segala ikhtiar menjadi lading pahala dan dikabulkan oleh Allah SWT.

    Semoga bermanfaat ya, Assalamualaikum wr.wb.