Tag: Inspirasi Islam

  • Apa Itu Sunnah? Pengertian, Macam dan Contohnya

    Apa Itu Sunnah? Pengertian, Macam dan Contohnya

    Sunnah merupakan konsep yang memegang peranan sentral dalam membentuk ajaran dan praktik untuk umat Muslim. Kata sunnah sendiri merupakan bahasa Arab yang berarti cara atau jalan. Lantas, apa itu sunnah dalam pengertian Islam?

    Pada konteks Islam, sunnah merujuk pada tindakan, ucapan dan persetujuan yang dilakukan atau diperintahkan oleh Nabi Muhammad SAW selama hidupnya.

    Dalam artikel ini akan menggali lebih dalam mengenai hal yang berkaitan sunnah.

    Apa Itu Sunnah?

    Terdapat banyak ulama yang mengartikan sunnah dalam pengertiannya. Adapun apa itu sunnah atau As-Sunnah menurut istilah syariat merupakan segala sesuatu yang berasal atau bersumber dari Nabi Muhammad SAW.

    Dalam bentuk qaul atau ucapan, fi’il atau perbuatan, taqrir atau penetapan, sifat tubuh serta akhlak yang dimaksudkan dengannya sebagai tasyri’ atau pensyariatan bagi umat Islam.

    Selain itu, ada ulama yang menerangkan makna wasal secara bahasa mengenai arti sunnah dalam Islam yang berarti perbuatan dan taqrir, adapun hadits untuk ucapan.

    Sedangkan menurut ahli fiqih ialah segala sesuatu yang sudah tetap dari Nabi dan hukumnya tidak fardhu dan tidak wajib, yakni hukumnya sunnah. Hakikatnya dalam memahami apa itu sunnah terdapat dua komponen penting yang perlu kita ketahui.

    1. Hadis

    Apa Itu Sunnah? Pengertian, Macam dan Contohnya

    Hadis adalah catatan tertulis tentang perkataan, perbuatan dan persetujuan Nabi Muhammad SAW.

    Hadits memberikan panduan lebih rinci tentang bagaimana menerapkan atau mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

    Para ulama hadits melakukan pengkajian yang ketat untuk memverifikasi keaslian hadits agar informasi yang diteruskan tetap sahih dan dapat diandalkan. Hal ini menjadikan hadits sebagai pedoman setelah Al-Qur’an.

    Baca juga: Doa Malam Lailatul Qadar dan Amalan di malam Lailatul Qadar, Yuk Amalkan!

    2. Sira

    Sira merupakan biografi tentang Nabi Muhammad SAW yang menggambarkan riwayat hidup, perjalanan dan pengalaman beliau.

    Sira membantu umat Muslim memahami konteks di mana sunnah berkembang dan diimplementasikan oleh Nabi.

    Macam-macam Sunnah dan Contohnya

    Sunnah dalam Islam dibagi menjadi dua jenis atau macamnya, yakni sunnah mu’akkadah atau sunnah yang ditekankan dan sunnah ghairu mu’akkadah atau sunnah yang tidak ditekankan.

    Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang macam-macam sunnah yang bisa kita ketahui untuk diamalkan dalam kehidupan.

    1. Sunnah Mu’akkadah (Sunnah yang Ditekankan)

    Sunnah mu’akkadah merujuk pada tindakan dan praktik-praktik yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW dengan penekanan secara khusus. Sunnah ini yang lebih sering dilakukan oleh Nabi dan memiliki nilai keutamaan yang tinggi.

    Meskipun tidak diwajibkan, melaksanakan sunnah mu’akkadah memberikan pahala dan menghamparkan jalan menuju pendekatan diri kepada Allah SWT. Beberapa contoh sunnah mu’akkadah yang bisa kita ketahui meliputi:

    1. Shalat Sunnah Rawatib: Shalat sunnah yang dilakukan sebelum atau setelah shalat wajib. Contohnya adalah shalat sunnah Dhuha (subuh hari) dan sholat sunnah Dhuha (saat matahari naik di langit).
    2. Puasa Sunnah: Selain berpuasa di bulan Ramadhan, terdapat puasa sunnah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan pahala ekstra. Puasa sunnah termasuk puasa Senin dan Kamis, puasa Arafah, puasa Asyura dan lain-lain.
    3. Tahajjud: Shalat sunnah di tengah malam yang sangat dianjurkan. Ibadah ini adalah waktu di mana umat Muslim beribadah secara lebih khusyuk dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Baca juga: Bacaan Doa Agar Cepat Haid dan Tips Lancarkan Haid

    2. Sunnah Ghairu Mu’akkadah (Sunnah yang Tidak Ditekankan)

    Sunnah ghairu mu’akkadah merujuk pada tindakan dan praktik-praktik yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, tetapi tidak dengan penekanan yang sama seperti sunnah mu’akkadah.

    Melaksanakan sunnah ghairu mu’akkadah tetap membawa pahala dan memiliki nilai spiritual yang besar. Beberapa contoh sunnah ghairu mu’akkadah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, meliputi:

    1. Shalat sunnah Sehari-hari: Shalat-shalat sunnah yang bisa dilakukan setiap hari, seperti shalat sunnah sebelum shalat Dzuhur, shalat sunnah sebelum shalat Maghrib, dan shalat sunnah sebelum shalat Isya.
    2. Dzikir dan Doa Harian: Melakukan dzikir dan doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam berbagai situasi, seperti dzikir pagi dan petang, doa sebelum dan sesudah makan, serta doa masuk dan keluar rumah.
    3. Bersedekah: Memberikan sedekah dan amal kebajikan secara sukarela sebagai bagian dari perilaku baik dan membantu sesama.

    Jenis-jenis sunnah dalam Islam, yakni sunnah mu’akkadah dan sunnah ghairu mu’akkadah, menggambarkan tingkat penekanan dan keutamaan dari berbagai praktik yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

    Keduanya memberikan kesempatan kepada umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperkaya spiritualitas hingga memperkuat ikatan dengan ajaran agama mereka.

    Pentingnya Sunnah dalam Ajaran Islam

    Sunnah bukan hanya sekadar sekumpulan tindakan dan perkataan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga termasuk sebagai landasan ajaran dan praktik bagi umat Muslim.

    Pentingnya sunnah dalam Islam tercermin dalam berbagai aspek, mulai dari panduan dalam ibadah, moralitas, hukum, hingga keseluruhan pandangan hidup umat Muslim.

    Berikut adalah beberapa alasan mengapa sunnah memiliki signifikansi yang mendalam dalam konteks agama Islam:

    1. Penjelasan dan Elaborasi Al-Qur’an

    Al-Qur’an merupakan kitab suci dan sumber utama Islam untuk umat-Nya. Namun, untuk memahami banyak konteks dan rincian praktek yang sesuai dengan syariat, maka perlu dukungan yang lebih kompleks berupa sunnah dari Nabi.

    Sunnah menjelaskan dan menggambarkan cara implementasi ajaran-ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan nyata. Tanpa sunnah, banyak petunjuk Al-Qur’an mungkin sulit untuk dimengerti sepenuhnya oleh para ulama ataupun sebagainya.

    2. Kedekatan dengan Allah

    Sunnah menjadi salah satu cara umat Muslim dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tindakan dan sikap yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW membantu umat Muslim dalam menjalin hubungan yang lebih dekat.

    Selain itu, sunnah juga memberikan pedoman bagaimana cara beribadah, berdoa dan berhubungan dengan Allah SWT secara tepat.

    3. Kesempurnaan Moral dan Etika

    Nabi Muhammad SAW adalah contoh teladan dalam moral dan etika yang sangat sempurna. Sunnah memberikan panduan dalam berinteraksi dengan orang lain, bersikap jujur, ramah, bermurah hati hingga berakhlak yang mulia.

    Dengan mengikuti teladan Nabi, kita sebagai umat dapat mengembangkan karakter yang lebih baik dan mendukung kehidupan yang lebih harmonis dalam masyarakat. Terlepas dari hubungan yang dibangun untuk lebih dekat dengan Allah SWT. 

    4. Panduan dalam Beribadah

    Sunnah memberikan petunjuk tentang bagaimana melaksanakan ibadah dengan benar. Misalnya, rinciannya tentang cara melaksanakan shalat, puasa, zakat dan ibadah-ibadah lainnya.

    5. Pengembangan Hukum Islam

    Sunnah juga memiliki peran dalam membentuk hukum Islam, yang biasa kita bahas dalam “fiqh.” Ketika situasi dan konteks berubah, ulama menggunakan Sunnah untuk mengembangkan pemahaman hukum yang lebih rinci dan relevan.

    6. Pengayaan Spiritualitas

    Melaksanakan sunnah tidak hanya membawa pahala, tetapi juga mengembangkan spiritualitas. Tindakan-tindakan sunnah, terutama sunnah mu’akkadah, membantu memperdalam hubungan dengan Allah dan membentuk karakter yang lebih saleh.

    7. Pembentukan Identitas Muslim

    Mengikuti sunnah membantu umat Muslim dalam membedakan diri mereka sebagai penganut Islam. Selain itu, cara ini secara tidak langsung membentuk identitas keagamaan dan budaya yang unik.

    Demikian pembahasan apa itu sunnah, jenis atau macamnya hingga pentingnya dalam implementasi kehidupan.

    Terlepas dari bentuk ketaatan kepada Allah SWT, mengikuti sunnah juga akan membentuk perilaku yang baik sesuai dengan syari’at.

    Sudah tidak bingung lagi dengan apa itu sunnah?

  • 13 Adab Bertetangga dalam Islam, Dicintai Allah SWT

    13 Adab Bertetangga dalam Islam, Dicintai Allah SWT

    Dalam kehidupan bermasyarakat, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan yakni berhubungan baik dengan tetangga dan menerapkan adab bertetangga sesuai dengan aturan Islam.

    Adab bertetangga dalam Islam merupakan tuntunan dan etika dalam bertetangga yang perlu diperhatikan oleh muslim. Bahkan dalam ajaran Islam, perintah berbuat baik kepada tetangga disandingkan dengan perintah menyembah Allah dan larangan mempersekutuinya.

    Ada satu pepatah yang akrab didengar yakni ‘tetangga adalah saudara dekat’, karena tetanga adalah orang yang paling dekat dengan kita. Lantas, apa saja adab bertetangga tersebut? Yuk simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Dalil Adab Bertetangga dalam Islam

    Dalam Islam, tetangga memiliki hak-hak tertentu sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadits Rasulullah SAW dan juga firman-Nya, seperti hak untuk mendapatkan rasa aman dari gangguan dan lain sebagainya.

    Selain itu, menjalin hubungan baik dengan tetangga merupakan salah satu cara menjaga silaturahmi sesama muslim. Allah SWT bahkan dalam Surah An-Nisa ayat 36 memerintahkan kepada hamba-Nya untuk selalu berbuat baik kepada tetangga.

    وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ

    Wa’budullāha wa lā tusyrikụ bihī syai`aw wa bil-wālidaini iḥsānaw wa biżil-qurbā wal-yatāmā wal-masākīni wal-jāri żil-qurbā wal-jāril-junubi waṣ-ṣāḥibi bil-jambi wabnis-sabīli wa mā malakat aimānukum, innallāha lā yuḥibbu mang kāna mukhtālan fakhụra.

    Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, serta hamba sahaya yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri.”

    Begitu pula dengan Rasulullah dalam sabdanya,

    ما زالَ جِبْرِيلُ يُوصِينِي بالجارِ حتَّى ظَنَنْتُ أنَّه سَيُوَرِّثُهُ

    Artnya: “Malaikat Jibril tidak henti-hentinya berpesan kepadaku mengenai tetangga, sampai sampai aku menyangka tetangga akan dijadikan ahli waris.” (HR Abu Dawud)

    Dalam sabda Nabi SAW yang lain juga dikatakan, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah dia memuliakan tetangganya.” (HR Bukhari & Muslim)

    Mengingat keberagamaan serta perbedaan latar belakang, suku, budaya dan karakter, serta ekonomi dalam bertetanga berpotensi menimbulkan benturan. Oleh sebab itu, Islam mengatur adab bertetangga untuk mengatasi potensi perbedaan tersebut.

    Adab Bertetangga dalam Islam

    Mengingat bahwa perintah berbuat baik kepada tetangga disandingkan dengan perintah menyembah Allah dan larangan mempersekutukannya. Imam Al-Ghazali dalam risalahnya berjudul al-Adab fid Dîn dalam Majmû’ah Rasâil al-Imam al-Ghazâli (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, t.th., halaman 444) menjelaskan beberapa adab bertetangga dalam syariat Islam berikut ini:

    آداب الجار: ابتداؤه بالسلام، ولا يطيل معه الكلام، ولا يكثر عليه السؤال، ويعوده في مرضه، ويعزيه في مصيبته، ويهنيه في فرحه، ويتلطف لولده و عبده في الكلام، ويصفح عن زلته، ومعاتبته برفق عند هفوته، ويغض عن حرمته، ويعينه عند صرخته، ولا يديم النظر إلى خادمته

    “Adab bertetangga, yakni mendahului berucap salam, tidak lama-lama berbicara, tidak banyak bertanya, menjenguk yang sakit, berbela sungkawa kepada yang tertimpa musibah.

    Ikut bergembira atas kegembiraannya, berbicara dengan lembut kepada anak tetangga dan pembantunya, memaafkan kesalahan ucap, menegur secara halus ketika berbuat kesalahan, menundukkan mata dari memandang istrinya.

    Memberikan pertolongan ketika diperlukan, tidak terus-menerus memandang pembantu perempuannya.”

    Untuk penjabaran lebih jelas, berikut ini adab bertetangga yang disajikan dalam beberapa poin:

    1. Dahulukan Salam

    Adab pertama bertetangga dalam Islam yakni memberikan salah terlebih dahulu. Ketika bertemu, dianjurkan untuk saling menyapa dengan mengucapkan salam. Bahkan Allah SWT menjanjikan bagi mereka pahala yang lebih banyak ketika dengan rendah hati menyapa terlebih dahulu orang yang ditemuinya.

    Hal ini berdasarkan hadis Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, di mana ia berkata:

    كَانَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَلاَقَوْا تَصَافَحُوْا وَإِذَا قَدِمُوْا مِنْ سَفَرٍ تَعَانَقُوْا.

    Artinya: “Apabila Sahabat-Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam saling berjumpa, maka mereka saling berjabat tangan, dan apabila mereka datang dari bepergian, mereka saling berpelukan,” (HR. Ath-Thabrani dalam al-Mu’jamul Ausath no. 97 dan Imam al-Haitsami berkata dalam kitab Majma’uz Zawaa-id VIII/36, Para perawinya adalah para perawi tsiqah).

    Selain itu, dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lainnya juga menjelaskan pentingnya salam dalam hubungan baik.

    Adapun hadis tersebut, berbunyi:

    أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ.

    Artinya: “Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu perbuatan apabila kalian lakukan niscaya akan membuat kalian saling mencintai satu sama lain?

    Sebarkanlah salam di antara kalian (ketika saling bertemu),” (HR. Muslim no. 54, Abu Dawud no. 5193, Ibnu Majah no. 3692 dan Ahmad II/391, 442).

    Baca juga: Kumpulan Doa Nabi Yusuf, Keutamaan dan Cara Mengamalkannya

    2. Tidak Menggangu Tetangga

    Mendapat gangguan dari luar tentu sangat tidak nyaman. Maka dari itu, saling tidak mengganggu adalah adab bertetangga yang harus diikuti oleh umat Muslim yang baik.

    Hal ini akan menunjukkan bahwa adanya rasa saling menghargai. Adab ini dibahas dalam Hadis Riwayat Bukhari, di mana Rasulullah SAW bersabda:

    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِ جَارَهُ

    “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia mengganggu tetangganya,” (HR. Bukhari (no.1609); Muslim (no.2463).

    Contoh sederhana dalam menerapkan adab ini, ketika hendak membuat hajat di rumah, hendaknya meminta izin kepada tetangga terdekat agar tidak merasa terganggu dengan acara yang diselenggarakan.

    3. Cara Mengatasi Gangguan dari Tetangga

    Ketika tetangga melakukan perbuatan yang mengganggu, tindakan apa yang pantas kita lakukan?

    Sebagai seorang muslim yang menjaga adabnya, kita diperbolehkan untuk menegur namun dengan cara yang baik. Akan lebih baik jika gangguan tersebut dibalas dengan kebaikan.

    Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

    “Ada tiga kelompok manusia yang dicintai Allah, … Disebutkan diantaranya:

    “Seseorang yang mempunyai tetangga, ia selalu disakiti (diganggu) oleh tetangganya, namun ia sabar atas gangguannya itu hingga keduanya dipisah boleh kematian atau keberangkatannya,” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Al-Albani).

    4. Hindari Mengobrol Terlalu Lama dan Tidak Penting

    Hindari Mengobrol Terlalu Lama dan Tidak Penting

    Adab bertetangga selanjutnya yakni hindari mengobrol terlalu lama dan membicakan hal-hal yang tidak penting.

    Tidak dipungkiri, bahwa kehidupan bertetangga tidak lepas dari berkomunikasi satu sama lain, namun sayangnya kegiatan ini sering kali memberikan dampak buruk seperti menciptakan kesempatan untuk membicarakan orang lain atau bergibah.

    Sebaiknya hindari berkomunikasi terlalu lama sehinga tidak timbul fitnah dan mudhorot lainnya.

    5. Memaafkan Kesalahan Ucap

    Manusia tidak pernah luput akan kesalahan dari kesengajaan maupun tidak. Adab bertetangga kali ini, kita belajar memafkan kesalahan yang bisa saja terjadi saat berkomunikasi, baik salah dalam berucap maupun menyinggung.

    Karena kita tidak tahu, kapan hari kita akan melakukan kesalahan yang sama. Selain itu, memendam dendam juga bukan hal yang dianjurkan dalam Islam. Karena bisa menimbulkan kebencian yang merugikan.

    6. Siap Sedia Menolong Tetangga

    Seperti pepatah yang telah disinggung di atas, bahwa tetangga merupakan keluarga terdekat sebab orang yang lekas menolong saat kita membutuhkan bantuan adalah tetangga.

    Dan apabila tetangga kesulitan baik dalam ekonomi, tertimpa musibah, bahkan kehilangan, sebagai seorang muslim sudah sepantasnya memberikan bantuan sesuai dengan adab bertetangga dalam Islam.

    Berikan bantuan tersebut tanpa harus diminta, sebab itu adalah hak seorang Muslim terhadap saudaranya.

    7. Menjenguk Tetangga yang Sakit

    Ketika tetangga ada yang sakit, maka ia berhak untuk dikunjungi dan begitu pula sebaliknya, tetangga yang tidak sakit berkewajiban mengunjungi atau menjenguk tetangga yang sakit tanpa memandang status sosial pihak yang sakit.

    Sebab hal ini termasuk dalam menjaga silaturahmi dengan baik serta membuat ketenangan dan keharmonisan lingkungan masyarakat.

    8. Tidak Iri pada Tetangga

    Dewasa ini, sebagian muslim lupa untuk bersyukur dan tidak membanding-bandingkan pencapaian yang didapatkan, sehingga mereka merasa iri dengan rezeki atau berbagai bentuk kebaikan yang diterima oleh tetangganya.

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

    وَعَنْ أَنَسٍ – رضي الله عنه – عَنْ اَلنَّبِيِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: – وَاَلَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لِجَارِهِ – أَوْ لِأَخِيهِ- مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

    Artinya: “Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    “Demi Rabb yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang hamba dikatakan beriman (dengan iman yang sempurna) hingga ia mencintai tetangganya—atau saudaranya–sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri, Muttafaqun ‘alaih,” (HR. Bukhari, no. 13 dan Muslim, no. 45).

    9. Tidak Menghalangi Bangunan Tetangga

    Tidak jarang kericuhan bertetangga terjadi karena bangunan yang dibangun saling menutup, berhadapan maupun berdempetan yang menyebabkan satu diantaranya merasa tidak nyaman dan dihargai.

    Namun sebetulnya, sebagai tetangga yang baik, hendaknya memperhatikan design rumah yang akan didirikan dan juga memperhatikan kenyamanan tetangganya. Sehingga tidak akan terjadi, tetangga yang menghalangi bangunan berdiri seperti yang marak ditemui dewasa ini.

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,

    لاَ يَمْنَعْ أَحَدُكُمْ جَارَهُ أَنْ يَغْرِزَ خَشَبَةً فِى جِدَارِهِ

    Artinya: “Janganlah salah seorang di antara kalian melarang tetangganya menancapkan kayu di dinding (tembok)nya,” (HR.Bukhari (no.1609); Muslim (no.2463); dan lafazh hadis ini menurut riwayat beliau; Ahmad (no.7236); at-Tirmidzi (no.1353); Abu Dawud (no.3634); Ibnu Majah (no.2335); dan Malik (no.1462).

    10. Memelihara Hak Tetangga

    Ada beberapa hak tetangga yang perlu diperhatikan satu sama lain, salah satunya yakni perlu melindungi harta mereka dari orang-orang yang jahat, sesekali saling memberikan hadiah meski hanya sayur satu mangkuk.

    Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, aku memiliki dua tetangga, manakah yang aku beri hadiah?’ Rasulullah SAW menjawab,

    إِلَى أَقْرَبِهِمَا مِنْكَ باَباً

    Artinya: “Yang pintunya paling dekat dengan rumahmu,” (HR. Bukhari (no.6020); Ahmad (no.24895); dan Abu Dawud (no.5155)).

    11. Turut Berbela Sungkawa pada yang Tertimpa Musibah

    Dianjurkan untuk mengunjungi tetangga yang tertimpa musibah, terutama ketika salah satu anggota keluarga tetangganya meninggal dunia dengan kunjungan takziah, sebagai bentuk berbela sungkawa dengan menunjukan rasa duka dan mendoakan kebaikan terutama bagi si mayit dan keluarga yang ditinggalkan.

    12. Turut Bergembira atas Kegembiraannya

    Janganlah seseorang merasa tidak senang atas keberhasilan tetangganya disebabkan iri. Hal yang justru dianjurkan adalah saling mengucapkan selamat atas keberhasilan sesama tangga.

    Adab bertetangga ini mengajak umat Muslim untuk turut berbahagia atas apa yang diperoleh tetangga.

    Dengan cara ini perasaan iri atas keberhasilan tetangga bisa dihindarkan dan pertemanan sesama tetangga dapat terjaga.

    13. Berbagi Makanan

    Adab bertetangga lainnya yakni berbagi makanan dengan tetangga. Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alahi wassalam pernah bersabda kepada Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu:

    يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا طَبَخْتَ مَرَقَةً فَأَكْثِرْ مَاءَهَا وَتَعَاهَدْ جِيرَانَكَ

    Artinya: “Wahai Abu Dzar, apabila kamu memasak sayur (daging kuah) maka perbanyaklah airnya dan berilah tetanggamu,” (HR. Muslim).

    Lalu, utamakan juga tetangga yang memiliki jarak rumah lebih dekat dengan kita. Ini tidak hanya menambah pahala dari Allah SWT, namun juga dapat meningkatkan hubungan dengan baik antar sesama manusia.

    Itu dia beberapa adab bertetangga yang dianjurkan dalam Islam. Untuk mendapatkan ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat, mari lakukan kebaikan-kebaikan kecil untuk saling membahagiakan. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

  • 25 Menu Buka Puasa Berkuah yang Bergizi dan Bikin Kenyang

    25 Menu Buka Puasa Berkuah yang Bergizi dan Bikin Kenyang

    Menu berkuah untuk buka puasa adalah alternatif terbaik karena memberikan rasa hangat setelah berpuasa sepanjang hari. Deretan menu berbuka puasa berikut juga memiliki asupan nutrisi yang cukup untuk kebutuhan gizi harian.

    Pilihan hidangan berkuah bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah berpuasa. Terlebih lagi, kuah yang umumnya dibuat dari kaldu daging juga mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh seperti vitamin dan mineral.

    Makanan berkuah yang hangat juga dapat membantu proses detoksifikasi. Detoksifikasi yang berjalan lancar ini juga membantu menjaga pencernaan tetap lancar dan menghindari masalah sembelit selama berpuasa.

    25 Daftar Menu Berbuka Puasa

    Ada banyak pilihan menu berbuka puasa berkuah yang bisa menjadi inspirasi kalian. Jika ingin membuat sendiri, berikut kami sajikan resep lengkapnya:

    1. Sup Jagung Pakcoy

    Sup Jagung Pakcoy untuk menu Buka Puasa

    Sayuran berkuah merupakan pilihan tepat untuk berbuka puasa. Pakcoy memiliki kandungan mineral yang mampu menjaga imun tubuh. Apalagi jika berpuasa sebulan penuh, kita membutuhkan makanan untuk mempertahankan imunitas agar tetap sehat.

    Sup jagung pakcoy bisa kalian buat sendiri dari rumah. Berikut resep yang bisa diikuti:

    Bahan-bahan:

    • 2 siung bawang putih
    • 2 sdm minyak goreng
    • 300 ml air
    • 100 ml susu cair
    • Bumbu nasi goreng
    • 75 gr pakcoy
    • 50 gr jagung pipil
    • 100 gr cumi
    • 2 btr telur
    • Tepung bumbu putih

    Cara membuat:

    • Haluskan bawang putih lalu tumis sampai harum.
    • Masukkan air, susu, dan bumbu nasi goreng, aduk hingga rata.
    • Masukkan jagung, pakcoy, cumi, dan kocokan telur, aduk rata. Koreksi rasa sesuai selera.
    • Tambahkan tepung bumbu putih untuk mengentalkan, aduk hingga rata.

    Nah itu dia cara membuat sup jagung pakcoy. Sebaiknya kamu mengestimasi waktu masak sehingga menu berbuka puasa ini bisa disajikan saat masih hangat!

    Baca juga: 20 Ide Jualan Minuman Bulan Puasa yang Trend dan Laku

    2. Sop Tahu Jamur

    Sop Tahu jamur

    Sup tahu jamur juga nikmat dijadikan menu buka puasa. Lembutnya tahu dilengkapi jamur membuat isian sup lebih istimewa. Cara membuatnya cukup mudah seperti berikut:

    Bahan:

    • Jamur kancing/tiram yang telah diiris
    • Tahu (dipotong dadu)
    • ½ buah bawang bombay iris
    • 2 siung bawang putih dicincang kasar
    • ½ buah tomat
    • 1 batang daun bawang
    • ½ sdt saus tiram

    Cara Membuat:

    • Tumis bawang putih dan 1 sdm minyak hingga harum. Kemudian tambahkan daun bawang, tomat, bawang bombay, dan saus tiram.
    • Tambahkan sekitar 200 ml air hangat dan didihkan.
    • Masukkan irisan jamur, tambahkan lada halus dan garam sesuai selera. Lalu tambahkan tahu dan masak hingga sayuran menjadi layu.

    Sop tahu jamur siap menjadi hidangan buka puasa yang mengenyangkan. 

    Demikian deretan menu berbuka puasa lengkap dengan resepnya. Semoga bisa menjadi inspirasi bermanfaat untuk menemani momen buka puasa kalian.

    3. Sup Daging Bening

    3. Sup Daging Bening

    Sup daging berkuah bening adalah pilihan yang cocok sebagai hidangan berbuka puasa. Menu buka puasa ini kaya akan protein, mineral, dan vitamin yang penting bagi tubuh.

    Sup daging mengandung asam amino yang memiliki sifat antivirus, anti-pembengkakan, dan antioksidan. Menu ini juga membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan selama berpuasa. 

    Berikut adalah bahan-bahan dan cara membuat sup daging berkuah bening.

    Bahan-bahan:

    • 200 gram daging sapi
    • 1 buah kentang
    • 2 buah wortel
    • 1/4 potong kubis
    • 1 buah tomat segar
    • 1 batang daun bawang
    • 1 batang seledri
    • 1 liter air

    Bumbu Halus:

    • 6 siung bawang merah
    • 4 siung bawang putih
    • 1 sendok teh lada bubuk
    • 1 sendok teh garam
    • 1 sendok teh gula pasir

    Cara membuat:

    • Cuci bersih daging sapi dan potong menjadi irisan yang tidak terlalu tebal agar mudah dimasak. Sisihkan potongan daging.
    • Potong kentang, wortel, kubis, tomat, daun bawang, dan seledri sesuai selera.
    • Rebus potongan daging sapi selama sekitar 20-30 menit.
    • Sambil menunggu daging direbus, haluskan semua bumbu halus. Kalian dapat menggunakan ulekan atau blender.
    • Panaskan minyak dalam wajan dan tumis bumbu halus hingga tercium aroma harum.
    • Setelah itu, tambahkan bumbu yang telah ditumis ke dalam rebusan daging sapi dan aduk hingga merata.
    • Ketika daging sapi sudah lunak, tambahkan kentang dan biarkan hingga kentang terlihat setengah matang.
    • Kemudian, tambahkan wortel, kubis, tomat, daun bawang, dan seledri. Aduk rata dan koreksi rasa.
    • Masak selama sekitar 15 menit hingga semua bahan mendidih dan daging sapi empuk.
    • Matikan api, tuangkan sup daging sapi bening ke dalam mangkuk, dan sajikan dengan sepiring nasi hangat.

    Sup daging siap menemani buka puasa kalian. Tidak ada salahnya sekali-kali membuat olahan daging yang nikmat untuk buka puasa bukan?

    4. Sup Kepiting Asparagus

    4. Sup Kepiting Asparagus

    Menu berbuka puasa ini merupakan kombinasi antara sup krim asparagus, putih telur, dan daging kepiting. Rasanya yang kental, gurih, dan sedikit manis sangat cocok untuk dinikmati saat berbuka puasa.

    Selain kelezatannya, menu ini juga kaya gizi. Kepiting dan putih telur kaya protein. Asparagus mengandung antioksidan, vitamin A, B, dan K yang melindungi kulit dari dampak sinar matahari, menjaga kesehatan mata, serta memperkuat tulang.

    Bahan-bahan:

    • 5 siung bawang putih
    • 2 sdm kecap asin
    • 1 sdm kecap ikan
    • 1 sdt minyak wijen
    • 1 kaleng asparagus
    • 250 gram daging kepiting segar
    • 1,5 buah jagung manis (potong serut)
    • 2 butir telur
    • Garam, gula, merica secukupnya
    • 3 sendok makan tepung maizena + air untuk mengentalkan

    Cara membuat:

    • Pertama, tumis bawang putih hingga harum, tambahkan air.
    • Masukkan daging kepiting dan jagung ke dalam wajan. Tambahkan kecap asin, kecap ikan, garam, gula, dan merica sesuai selera.
    • Setelah jagung matang, masukkan asparagus. Selanjutnya, tambahkan telur sambil diaduk agar telur membentuk serabut-serabut. Koreksi rasa.
    • Kemudian tambahkan minyak wijen dan campuran tepung maizena sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.

    Berbuka puasa dengan sup kepiting asparagus akan memberikan kesan berbeda. Tertarik mencoba resepnya?

    5. Sop Buntut

    Menu buka puasa Sop Buntut

    Menu berbuka puasa berkuah yang mengandung buntut sapi ini memiliki aroma harum rempah dan dapat memberikan rasa hangat pada perut. Cocok untuk momen berbuka.

    Sup buntut umumnya disiapkan dengan memasak buntut sapi bersama dengan berbagai bahan dan rempah-rempah pilihan. Hidangan ini juga memiliki manfaat kesehatan. 

    Buntut sapi sebagai bahan utama mengandung protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, dan zat besi. Kandungan gizinya lengkap saat berbuka.

    Bahan:

    • 2 batang daun bawang
    • 2 batang seledri
    • Irisan bawang bombai
    • Irisan daun bawang
    • 2 sdt garam
    • 1 sdt merica bubuk
    • 1 biji pala
    • 1 kilogram buntut sapi
    • 2 liter air
    • 2 buah wortel
    • 2 buah kentang
    • 2 buah tomat

    Cara membuat:

    • Iris daging buntut sapi menjadi lapisan setebal kurang lebih 1 cm, lalu rebus.
    • Tambahkan biji pala yang sudah dimemarkan dan daun bawang. 
    • Setelah daging buntut sapi menjadi empuk, angkat, dan pisahkan dari kaldu.
    • Panaskan margarin dan tumis irisan bawang bombay hingga harum. Kemudian masukkan campuran ini ke dalam kaldu, tambahkan garam dan merica bubuk, lalu didihkan.
    • Masukkan potongan wortel, kentang, dan tomat. Masak hingga sayuran matang, lalu angkat.
    • Siapkan mangkuk saji. Tuangkan kuah dan isiannya, lalu taburi dengan potongan daun bawang.
    • Sajikan sup buntut selagi masih hangat.

    Resep sop buntut tersebut sangat mudah kamu tiru di rumah bukan? Cobalah membuatnya untuk menu buka puasa yang istimewa.

    6. Sup Kambing

    Menu Buka Puasa Sup kambing

    Sup kambing adalah menu berbuka puasa yang terbuat dari bahan daging kambing. Kuahnya bisa berlemak bisa juga bening. Kalian bisa menyesuaikan dengan selera. Berikut resep sup kambing.

    Bahan:

    • Potongan 1 kilogram daging kambing
    • 2 1/2 liter air
    • 1 biji pala
    • 8 butir cengkeh
    • 5 cm kayu manis
    • 6 lembar daun jeruk
    • 10 buah jahe
    • 3 buah tomat segar
    • 1 sdt garam
    • 1 sdt merica bubuk
    • 2 sdm minyak goreng
    • Irisan 10 siung bawang merah

    Bahan pelengkap:

    • Irisan daun bawang
    • Irisan seledri
    • Bawang goreng
    • Kecap manis
    • Sambal rebus (8 buah cabai merah besar, 10 buah cabai rawit merah, dan 1 sdt garam)

    Cara membuat:

    • Rebus potongan daging kambing bersama pala, cengkih, kayu manis, daun jeruk, jahe, dan lengkuas. 
    • Panaskan minyak, tumis irisan bawang merah hingga harum, lalu masukkan ke dalam kaldu. Tambahkan garam dan merica bubuk, kemudian didihkan lagi. Setelah itu, angkat.
    • Untuk membuat sambal rebus, rebus cabai merah besar dan cabai rawit merah, lalu haluskan dengan menambahkan garam. Angkat.
    • Siapkan mangkuk saji, letakkan potongan tomat, tuangkan sup kambing, dan taburi dengan irisan daun bawang, irisan seledri, serta emping goreng. Lengkapi juga dengan sambal rebus dan kecap manis.
    • Sajikan sup kambing dengan kuah bening selagi masih panas.

    Sup kambing siap disantap saat berbuka puasa. Selamat mencoba resepnya!

    Baca juga: Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Ini Kata Ulama

    7. Rawon Iga

    Rawon sebagai Menu Buka Puasa

    Rawon merupakan sup dengan kuah berwarna hitam yang disajikan dengan daging sapi. Daging sapi ini umumnya dipotong kecil-kecil atau disuwir. Berikut ini resep mudah membuat rawon iga.

    Bahan-bahan:

    • 10 bawang merah
    • 5 bawang putih
    • 7 cabai rawit
    • 1 ruas kunyit, lengkuas, kencur
    • 1 sdt ketumbar
    • 1 daun jeruk
    • 1 kg iga
    • Daun salam
    • Sereh
    • Iris daun bawang
    • Air asam jawa
    • Penyedap rasa, garam

    Topping:

    • Telur asin
    • Tempe
    • Kerupuk
    • Sambal (rebus bawang putih, cabai rawit. uleg dan beri sedikit terasi)

    Cara membuat:

    • Rebus iga dalam presto selama 1 jam.
    • Haluskan bumbu (bawang merah, bawang putih, cabai rawit, kunir, lengkuas, kencur, ketumbar) dan tumis hingga matang. Kemudian, masukkan minyak goreng, penyedap rasa, dan garam.
    • Setelah bumbu matang, tambahkan air dan masukkan iga yang sudah direbus dalam presto. Juga tambahkan bahan lain seperti daun salam, sereh, daun bawang, air asam jawa, dan daun jeruk.
    • Tes rasa sesuai selera kalian. Tambahkan topingnya.

    Selamat menikmati hidangan menu berbuka puasa dari iga yang lezat ini!

    8. Ayam Kuah Pedas

    Ayam Kuah Pedas

    Menu ini cukup simpel, apalagi kalian bisa membuatnya dari rumah. Bahan dasarnya daging ayam. Berikut ini resepnya.

    Bahan-bahan:

    • 3 siung bawang putih
    • 10 siung bawang merah
    • 1 sdt jintan
    • 1 sdt adas manis
    • ½ sdt merica
    • 1 sdm ketumbar
    • 10 buah cabai merah
    • 1 ruas kunyit
    • 1 ruas jahe
    • 1 sdt garam
    • 1 sdt kaldu ayam bubuk
    • 10 potong ayam
    • 5 pasang ati ampela

    Bahan bumbu tambahan

    • 2 batang daun kari
    • 1 lembar daun pandan

    Cara membuat:

    • Cuci bersih potongan ayam dan jeroan. Beri air jeruk nipis dan garam, lalu diamkan selama 15 menit. Setelah itu, cuci bersih kembali.
    • Selanjutnya, haluskan bumbu-bumbu (kecuali bawang merah) menggunakan blender.
    • Panaskan minyak, kemudian tumis irisan bawang merah hingga harum. Tambahkan daun kari dan daun pandan, lalu masak hingga harum. Masukkan bumbu yang telah dihaluskan dan aduk hingga merata.
    • Setelah bumbu mulai mengering, tambahkan potongan ayam dan jeroan. Lalu aduk.
    • Tambahkan air, aduk. Tutup wajan rapat-rapat dan masak hingga air mulai mengurang sambil sesekali diaduk.
    • Masak hingga ayam dan jeroan menjadi empuk, dan uji rasa.

    Setelah matang, hidangan ayam kuah pedas siap disajikan. Selamat menikmati!

    9. Bakmi Kuah Bakso

    Bakmi Kuah bakso

    Bagaimana kalau membuat menu berbuka puasa dari bahan bakso dan mie? Dengan konsep berkuah, campuran keduanya bisa menjadi hidangan lezat dan bergizi. Berikut resep lengkap membuat bakmi kuah bakso.

    Bahan-bahan:

    • 1 sdm bawang putih
    • 1 sdm minyak bawang
    • 1 batang seledri
    • 1 batang daun bawang
    • 1 buah tomat merah
    • 2 keping mie telur
    • 600 ml air putih
    • 7 butir bakso
    • 1 butir telur
    • 2 sdm kecap ikan
    • 2 sdm kecap asin
    • 1 sdm kecap manis
    • 1 sdm gulpas
    • ¼ sdt lada bubuk
    • 1 sdt kaldu sapi bubuk

    Cara membuat:

    • Tumis baceman bawang putih dan minyak bawang hingga harum, lalu tambahkan telur dan orak-arik.
    • Masukkan bakso, sayuran (seledri, daun bawang), garam, kecap ikan, gula pasir, lada bubuk, dan kaldu sapi bubuk. Aduk rata.
    • Selanjutnya, tambahkan mie yang telah direbus setengah matang dan air. Masak hingga matang sambil koreksi rasa.

    Mudah bukan? Sekarang kalian bisa mencoba bakmi kuah bakso sebagai menu berbuka puasa agar lebih bervariasi.

    10. Kwetiau Kuah

    Kwetiau Kuah

    Kuliner ini memang enak dan pas untuk dinikmati pada waktu makan malam. Kuahnya yang gurih membuatnya lebih lezat dan mengenyangkan. Kalian bisa menambahkan bahan lain seperti daging, telur, dan jamur sesuai dengan selera. 

    Kwetiau juga sering disajikan dengan berbagai jenis sayuran seperti caisim, pakcoy, dan sayuran hijau lainnya. Semuanya tergantung selera.

    Bahan-bahan:

    • 1 sdm garam
    • ½ sdt merica
    • ½ sdt kaldu jamur
    • 1 siung bawang merah
    • 1 siung bawang putih
    • Daun bawang
    • 100 ml kaldu ayam
    • 1 bungkus kwetiau beras
    • 1 butir telur ayam
    • 100 gram tauge
    • 6 pcs bakso ikan
    • 3 sdm ayam cincang giling
    • 400 ml air
    • 2 sdm kecap asin
    • 1 sdt saus raja rasa
    • 1 sdm minyak wijen

    Cara membuat:

    • Cuci bersih kwetiau, lalu siram dengan air panas. Tiriskan.
    • Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan telur, lalu orak-arik hingga setengah matang. Selanjutnya, tambahkan ayam cincang dan aduk hingga berubah warna. Terakhir, masukkan bakso ikan.
    • Tuangkan kaldu ayam dan air ke dalam tumisan bumbu. Masak hingga mendidih.
    • Tambahkan bumbu seperti kecap asin, saus raja rasa, garam, kaldu jamur, dan merica. Koreksi rasa sesuai selera.
    • Tata kwetiau di mangkuk, tambahkan tauge, dan siram dengan kuah panas. Taburi hidangan dengan daun bawang.

    Sekarang kwetiau kuah ini siap untuk disajikan. Selamat menikmati!

    11. Ikan Pindang Kuah Santan

    Ikan Pindang Kuah Santan

    Biasanya, ikan pindang dimasak dengan cara digoreng. Namun, ikan pindang juga bisa disajikan dalam bentuk kuah santan atau dengan saus sambal pedas. 

    Ikan pindang kuah santan ini bisa menjadi pilihan menu berbuka puasa yang siap memenuhi nutrisi harian sekaligus mengenyangkan. Berikut ini resepnya.

    Bahan-bahan:

    • 3 buah cabai merah keriting
    • 3 buah cabai rawit merah
    • 3 buah bawang merah
    • 2 siung bawang putih
    • 1 lembar daun salam
    • 2 lembar daun jeruk
    • 1 ruas lengkuas
    • 300 ml santan
    • 6 ekor ikan pindang
    • 1 sdt kaldu bubuk
    • Garam
    • 1 sdt gula pasir
    • 2 sdm Minyak goreng

    Cara membuat:

    • Mulai dengan menggoreng ikan pindang hingga matang/
    • Iris cabai, bawang merah, bawang putih, dan persiapkan bahan-bahan lainnya.
    • Tumis bawang, cabai iris, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas dalam sedikit minyak goreng.
    • Tuangkan santan setelah bumbu-bumbu tercampur rata dan mulai mendidih.
    • Setelah santan mendidih, masukkan ikan pindang yang telah digoreng, lalu tambahkan garam, kaldu bubuk, dan gula pasir sesuai selera.
    • Aduk rata dan biarkan ikan dan bumbu meresap.
    • Sajikan ikan pindang bersama dengan kuah santan yang gurih.

    Itu dia resep menu buka puasa dengan bahan dasar ikan pindang.

    12. Cumi Kuah Hitam

    Cumi hitam terbuat dari daging cumi dengan kuah gurih berwarna hitam yang khas. Meskipun kuahnya hitam pekat, hidangan cumi hitam ini tetap sangat lezat. 

    Bahan utamanya adalah daging cumi-cumi segar yang memiliki tekstur yang kenyal. Warna hitam dalam hidangan cumi hitam berasal dari tinta cumi-cumi. Berikut resep cumi kuah hitam kalau kalian ingin membuatnya sendiri.

    Bahan-bahan:

    • 4 siung bawang putih
    • 2 buah cabai hijau
    • 1 buah cabai merah besar
    • 1 buah tomat
    • 2 lembar daun salam
    • 2 lembar daun jeruk
    • 1 batang sereh
    • 1 sdt lengkuas halus
    • 1 sdt jahe bubuk
    • 500 gr cumi
    • 1 buah jeruk nipis
    • 5 siung bawang merah
    • Garam dan gula secukupnya
    • 2 sdm minyak goreng
    • 100–150 ml air

    Cara membuat:

    • Mulai dengan membersihkan cumi. Pastikan untuk menyimpan dan menjaga kantong tinta cumi agar tidak pecah. Buang gigi dan tulang cumi.
    • Potong bagian badan cumi sesuai selera. Kemudian, campurkan dengan air jeruk nipis yang sudah dicampur dengan sedikit jahe bubuk (sekitar ¼ sdt) dan garam. Diamkan sejenak.
    • Iris tipis bawang merah, bawang putih, cabai hijau, dan tomat. Geprek batang sereh dan buang tulang dari daun jeruk.
    • Panaskan minyak goreng. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Setelah itu, masukkan cabai merah, cabai hijau, dan tomat, aduk rata.
    • Tambahkan daun salam, daun jeruk, sereh, lengkuas, dan bubuk jahe. Lalu aduk.
    • Selanjutnya, masukkan cumi ke dalam tumisan. Tambahkan air sesuai selera. Lalu koreksi rasa.
    • Masak hingga kuah mendidih dan cumi matang. 

    Selamat menikmati hidangan cumi yang lezat ini! 

    13. Udang Cumi Kuah Pedas

    Siapa penggemar makanan laut alias seafood? Nah, kalian bisa mencoba menu ini untuk berbuka puasa. Udang dan cumi memiliki kandungan protein, vitamin, mineral, dan lainnya sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

    Bahan-bahan:

    • 400 gr Udang Segar. Cuci Bersih dan buang yang tidak diperlukan.
    • 400 gr Cumi-Cumi Segar. Cuci bersih. Potong sesuai selera.
    • 1 buah jeruk nipis
    • ½ sdm garam

    Bumbu yang dihaluskan:

    • 7 buah cabai merah besar
    • 5 buah cabai kecil
    • 2 siung bawang putih
    • 6 siung bawang merah
    • 1 buah tomat ukuran sedang
    • Garam

    Bumbu tambahan:

    • 1 sdm saus tiram
    • 2 sdm saus sambal
    • 300 ml ir
    • Minyak goreng

    Cara membuat:

    • Campur udang, cumi, perasan jeruk nipis, dan garam. Biarkan bumbu meresap.
    • Haluskan bumbu halus, kecuali tomat, bisa dengan cara diulek atau diblender.
    • Rebus tomat dengan air mendidih selama 1–2 menit hingga kulitnya mengelupas. Angkat tomat dan ulek kasar bersama bumbu yang sudah dihaluskan.
    • Panaskan minyak goreng dalam panci. Tumis bumbu halus sampai harum. Selanjutnya, tambahkan saus tiram, saus sambal, dan air. Aduk rata dan tunggu hingga mendidih.
    • Masukkan udang dan cumi ke dalam bumbu. Biarkan bumbu meresap dan air berkurang setengahnya. Masak hingga udang dan cumi matang sambil koreksi rasa sesuai selera. 

    Bagaimana, tertarik mencoba menu berbuka puasa yang satu ini? 

    14. Soto Ayam Lamongan

    Soto Lamongan adalah salah satu menu berkuah yang lezat dan cocok untuk hidangan berbuka puasa. Selain memiliki kuah bening yang gurih berbahan dasar kaldu ayam kampung, soto ini juga terkenal dengan penyajian serbuk kerupuk udang atau koya.

    Soto Lamongan memiliki beragam isian. Ada suwiran daging ayam, irisan kol, tomat, daun bawang, bihun, kentang, dan irisan telur ayam. Karena itulah yang menjadikannya sebagai hidangan berkuah yang kaya nutrisi.

    Bahan-bahan:

    • 1/2 kilogram ayam kampung
    • 2 batang serai, digeprek
    • 5 lembar daun jeruk
    • 2 cm lengkuas, digeprek
    • 2 lembar daun salam
    • 1 sdt garam
    • 1 sdt kaldu bubuk
    • 1/2 sdt gula
    • 2-3 batang daun bawang
    • 1 ikat kecil seledri
    • 1 liter air

    Bumbu Halus:

    • 6 siung bawang merah
    • 6 siung bawang putih
    • 4 buah kemiri, sangrai
    • 3 cm jahe
    • 3 cm kunyit atau 1 1/2 sendok teh kunyit bubuk
    • 1 sdt ketumbar bubuk
    • 1/4 sdt jinten

    Bahan Pelengkap:

    • Koya
    • Sambal
    • Telur rebus, irisan kol, sohun, seledri, bawang goreng, sohun
    • 1 buah jeruk nipis
    • Kerupuk udang
    • Telur iris

    Cara membuat:

    • Rebus ayam dengan serai, daun jeruk, lengkuas, dan salam. Setelah itu, haluskan bumbu dan tumis dengan sedikit minyak hingga harum.
    • Tambahkan setengah bagian daun bawang, masak hingga layu sambil diaduk.
    • Masukkan bumbu tumis ke dalam air rebusan ayam, tambahkan garam, gula, kaldu bubuk, dan lada. Tambahkan sisa daun bawang dan tes rasa. Masak hingga matang.
    • Sajikan soto dengan lontong atau nasi di dalam mangkuk, lalu tambahkan irisan kol, sohun, suwiran ayam, dan irisan telur.
    • Tuangkan kuah beserta ayamnya, beri taburan seledri dan bawang goreng, dan sajikan dengan kerupuk udang atau keripik kentang.

    Menu berbuka puasa ini menjadi menu spesial yang menemani waktu berbuka puasa bersama keluarga. Praktikkan resepnya dari rumah!

    15. Tongseng Ayam

    Tongseng adalah hidangan berkuah yang mirip dengan gulai tetapi dengan campuran rempah yang lebih kaya sehingga rasanya lebih kuat. Menu ini memiliki cita rasa manis dan gurih yang kuat, berkat campuran rempah-rempahnya.

    Daging ayam yang empuk, kol yang renyah, dan sentuhan pedas dari irisan cabe rawit melengkapi hidangan ini. Berikut resep lengkap agar kalian bisa membuatnya sendiri.

    Bahan:

    • 2 lembar daun salam
    • 2 lembar daun jeruk
    • 1 serai, geprek
    • Seruas lengkuas, geprek 1/2 ekor ayam
    • Kol secukupnya
    • 3 tomat hijau, potong menjadi 4 bagian
    • Cabai rawit
    • Kecap secukupnya
    • Garam secukupnya
    • Air untuk kuah secukupnya

    Bumbu halus:

    • 6 siung bawang merah
    • 4 siung bawang putih
    • Seruas kunyit
    • 4 butir kemiri

    Cara membuat:

    • Cuci ayam dengan bersih, lalu potong kecil. Selanjutnya, rebus sebentar dan tiriskan.
    • Tumis bumbu yang dihaluskan, daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas hingga matang. Aduk rata.
    • Masukkan potongan ayam dan air, masak hingga ayam menjadi empuk. Kemudian, tambahkan kecap, garam, dan penyedap sesuai selera. Aduk rata.
    • Tambahkan sawi, tomat, dan cabai rawit. 
    • Masak hingga matang, lalu angkat dan sajikan.

    Nah, itu dia resep tongseng ayam. Cocok untuk menu berbuka puasa berkuah yang menyehatkan.

    16. Pangsit Ayam

    Pangsit adalah makanan yang dibuat dengan membungkus daging dalam selembar adonan yang terbuat dari tepung. Bahannya tidak perlu banyak, cara membuatnya pun praktis seperti berikut ini.

    Bahan:

    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • 300 gr daging ayam giling
    • 1 sdm putih telur
    • 1/2 sdm tepung tapioka
    • Saus tiram
    • Garam
    • Kaldu bubuk atau lada sesuai selera

    Cara membuat:

    • Campurkan semua bahan, siapkan kulit pangsit beri isian dan bentuk sesuai selera.
    • Tumis bawang putih yang sudah dicincang halus, tambahkan daging ayam lalu aduk.
    • Tambahkan air atau kaldu ayam secukupnya, tambahkan potongan sayuran, garam, lada atau kaldu bubuk sesuai selera. Aduk rata.
    • Rebus pangsit dan kemudian tiriskan. Masukkan ke dalam kuah. Taburkan daun bawang, bawang goreng, atau sesuai selera.

    Cara membuat pangsit ayam cukup mudah bukan? Menu berbuka puasa ini bisa menjadi pilihan hemat karena kalian bisa memasak dari rumah.

    17. Sapo Tahu Seafood Jamur

    Seperti namanya, menu ini menggabungkan berbagai bahan makanan antara lain tahu, seafood, dan jamur. Hidangan ini sering kali disajikan dalam wajan atau panci khusus yang disebut “sapo” atau “hot pot”.

    Berikut resep lengkap sapo tahu seafood jamur bagi kalian yang ingin membuatnya sendiri.

    Bahan:

    • 1 batang daun bawang, ambil bagian putih nya
    • 1/2 buah bombay, potong besar
    • 4 siung bawang putih, cincang
    • 600 ml air
    • 2 pack tahu jepang, goreng berkulit
    • 125 gr udang, ambil dagingnya
    • 125 gr cumi, bersihkan potong agak kecil
    • 1 pack jamur shimeji
    • 1 sawi putih atau pakcoy
    • 1/2 wortel
    • 1/2 buah paprika hijau
    • 1/2 buah paprika merah
    • 1 sdm saus tiram
    • 1 sdm kecap asin
    • 1 sdm kecap ikan
    • 1 sdm kecap manis
    • Garam, gula, kaldu bubuk, dan lada
    • Tepung maizena secukupnya larutkan air

    Cara membuat:

    • Panaskan minyak, masukkan udang dan tumis hingga setengah matang.
    • Tambahkan bawang putih, bawang bombay, daun bawang, dan wortel. Tumis hingga harum.
    • Masukkan jamur, beri sedikit garam, dan tumis hingga harum. Aduk rata.
    • Tuangkan air, semua saus dan bumbu, serta sisa sayuran. Aduk rata.
    • Cek rasa. Kemudian, tambahkan cumi dan tahu Jepang yang telah digoreng, dan masak sebentar.

    Rasanya nikmat! Sapo tahu seafood jamur siap menemani momen buka puasa kalian.

    18. Semur Bola-Bola Daging Isi Telur Puyuh

    Daging dengan telur puyuh memang terasa nikmat untuk buka puasa. Kombinasi keduanya juga bergizi, cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh setelah seharian berpuasa. Berikut cara membuatnya.

    Bahan:

    • 300 gr daging cincang
    • 1 butir telur ayam
    • 2 buah tomat masak, potong dadu
    • 6 buah bawang merah, iris tipis
    • 3 buah bawang putih, iris tipis
    • 2 sdm saus tomat
    • Telur puyuh, rebus lalu kupas
    • 6 sdm penuh margarin untuk menumis

    Bahan bumbu:

    • Garam atau penyedap, dan gula pasir
    • Kecap manis
    • Lada atau merica halus
    • Pala
    • 2 buah kentang, potong kotak sedang
    • 600 ml air

    Cara membuat:

    • Campurkan daging cincang, gula, garam, merica, pala, kecap, dan telur. Aduk hingga merata.
    • Panaskan margarin, kemudian goreng bola-bola daging hingga berwarna kecoklatan. Tiriskan.
    • Tumis bawang merah dan bawang putih dengan sisa margarin hingga harum.
    • Tuangkan air hingga mendidih, lalu masukkan bola-bola daging yang telah digoreng.
    • Tambahkan kecap, gula, garam, pala, merica, saus tomat, potongan tomat, dan kentang. Aduk rata.
    • Masak hingga bumbu meresap. Angkat dan sajikan.

    Semur bola-bola daging isi telur puluh siap dinikmati sebagai menu berbuka puasa. 

    19. Sayur Asem

    Sayur asam memiliki karakter khas karena memakai bumbu spesifik sesuai namanya, yaitu asam jawa. Rasanya pun khas, paduan rasa asam, gurih, dan segar.

    Sayur asem biasa disajikan dengan berbagai lauk tambahan seperti tempe goreng, tahu goreng, dan ikan asin. 

    Kalian pun bisa menjadikan menu ini sebagai menu buka puasa, tapi tingkat keasamannya bisa disesuaikan agar tidak menimbulkan masalah lambung ya!

    Bahan:

    • 1250 ml kaldu
    • 100 gram nangka muda,kupas, cuci, potong kecil
    • 2 buah jagung muda, kupas, potong melintang
    • 10 buah asam muda, cuci
    • 100 gram kacang tanah
    • 2 lembar daun salam
    • 200 gram daun melinjo, cuci
    • 1 buah terong ungu, kupas, cuci, potong kecil
    • 6 buah kacang panjang, cuci, potong-potong
    • 10 buah belimbing wuluh, cuci
    • 1 sachet bumbu racik sayur asem

    Cara membuat:

    • Gabungkan bumbu racik dengan kaldu dan masak hingga mendidih.
    • Tambahkan nangka, jagung, asam muda, dan kacang tanah. Masak hingga setengah matang.
    • Selanjutnya, tambahkan daun salam, daun melinjo, terung, kacang panjang, dan belimbing wuluh.
    • Masak semua bahan hingga matang.

    Resep sayur asem untuk berbuka ternyata sangat mudah bukan? Mungkin beberapa dari kalian juga sudah sering memasaknya di rumah. Selamat mencoba!

    20. Sayur Lodeh

    Sayur lodeh juga menjadi menu berbuka puasa yang cukup familiar sehari-hari. Berikut resep sayur lodeh untuk berbuka.

    Bahan:

    • 8 siung bawang merah
    • 3 siung bawang putih
    • 3 cm lengkuas geprek
    • 2 butir kemiri sangrai
    • 2 buah cabai hijau, iris serong
    • 2 buah cabai merah, iris serong
    • 2 sdm gula merah sisir
    • 2 lembar daun salam
    • Labu siam potong kotak
    • Terong belah dua, iris
    • Kol
    • Buncis
    • Putren
    • Kacang panjang
    • 1 liter air
    • 1 sachet santan segitiga
    • ½ sdt ketumbar
    • Garam secukupnya

    Cara membuat sayur lodeh:

    • Rebus air dengan bumbu halus, daun salam, dan lengkuas hingga mendidih.
    • Tambahkan gula merah dan garam, lalu cek rasa.
    • Masukkan semua jenis sayuran yang ada.
    • Masak hingga semua sayuran matang.
    • Terakhir, tambahkan santan, masak selama 2 menit, lalu angkat.
    • Sajikan dengan taburan bawang goreng.

    Demikianlah cara membuat sayur lodeh yang lezat untuk hidangan berbuka puasa.

    21. Fuyunghai

    Fuyunghai atau egg fu young adalah hidangan yang terdiri dari campuran telur, potongan daging ayam, dan tepung terigu. Rasanya familiar di lidah orang karena bentuknya mencampur elemen omelet dan bakwan.

    Proses pembuatannya melibatkan penggunaan tepung terigu dan telur. Berikut resep lengkap menu berbuka puasa berkuah ini.

    Bahan:

    • 100 gram fillet ayam, potong dadu
    • 100 gram udang kupas, potong-potong
    • 6 butir telur 2-3 tangkai daun bawang, dirajang
    • 2 lembar kubis, iris tipis
    • 1 sdm kecap ikan
    • 1/2 sdt lada halus
    • 1/4 sdt baking soda
    • 1,5 sdm tepung terigu
    • 1,5 sdm tepung tapioka
    • 100 gram wortel (serut memanjang)
    • Garam secukupnya
    • Minyak secukupnya

    Bahan saus:

    • ½ buah bawang bombay, iris memanjang
    • 3 siung bawang putih, digeprak
    • 3 cm jahe, digeprak
    • 3 sdm gula pasir
    • 1 genggam kacang polong segar/ frozen
    • 5 sdm saus tomat
    • 1 sdm kecap ikan
    • 1/2 sdm kecap inggris
    • 400 cc air
    • Maizena
    • Garam dan lada secukupnya

    Cara memasak:

    • Kocok telur, tepung terigu, tepung tapioka, baking soda, kecap ikan, lada, dan garam. Campurkan semua bahan lainnya dan aduk rata.
    • Masak setengah dari campuran adonan fuyunghai. Angkat dan tiriskan. Kemudian, masak sisanya hingga setengah matang.
    • Tumis bawang putih, bawang bombay, dan jahe. Tuangkan air.
    • Tambahkan saus tomat, kecap ikan, kecap Inggris, lada, garam, dan gula pasir secara bertahap.
    • Masukkan kacang polong dan kecambah dengan maizena untuk mengentalkan saus.
    • Tuangkan saus ini di atas fuyunghai.

    Itu dia cara membuat Fuyunghai. Perhatikan setiap langkahnya agar rasa masakan kalian pas dan nikmat untuk berbuka puasa ya!

    22. Cah Kangkung Bakso

    Bahan kangkung dan bakso mungkin menjadi bahan makanan yang paling sering kita temui. Keduanya bisa menjadi olahan lezat dan bergizi untuk buka puasa. Ini dia resep cah kangkung bakso.

    Bahan-bahan:

    • 1 ikat kangkung
    • 200 gr kecambah
    • 10 bakso
    • 100 ml air
    • 1 sdm saus tiram
    • 2 sdt kecap asin
    • ½ sdm gula pasir
    • ½ sdt kaldu bubuk
    • 2 sdm minyak goreng
    • 4 butir bawang merah
    • 3 siung bawang putih
    • 8 cabai merah keriting
    • 10 cabai rawit

    Cara membuat:

    • Bersihkan kangkung dan kecambah. Potong bakso menjadi dua bagian. Lalu iris cabai, bawang merah, dan bawang putih.
    • Panaskan minyak goreng, kemudian tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
    • Masukkan bakso dan kecambah, dan tumis hingga layu.
    • Selanjutnya, tambahkan kangkung, 2 cabai, air, dan bumbui dengan saus tiram, kecap asin, gula pasir, serta kaldu bubuk.
    • Masak hingga semuanya matang dan koreksi rasa sesuai selera Anda.

    Mudah bukan? Hanya dengan dua bahan utama, kalian sudah bisa membuat menu berbuka puasa yang nikmat dan bergizi.

    23. Capcay

    Kalian tentu sudah tidak asing dengan makanan ini. Capcay merupakan menu yang terbuat dari berbagai jenis sayuran. Tiga jenis sayuran saja sudah cukup untuk disebut capcay. Membuatnya cukup mudah dan praktis untuk berbuka puasa.

    Bahan:

    • 3 siung bawang putih, cincang halus
    • Garam gula penyedap, lada bubuk secukupnya
    • 1 batang wortel iris serong
    • Kembang kol secukupnya
    • Brokoli secukupnya
    • 1 buah tomat (belah 8)
    • 5 buah jagung putren, potong-potong
    • 200 gram udang, kupas kulitnya
    • 1 sdm sagu (larutkan dengan air matang)
    • 1 butir telur, kocok lepas
    • 1 sdm saus tiram
    • Air matang secukupnya

    Cara memasak:

    • Tumis bawang putih, kemudian tambahkan udang dan tumis sebentar. 
    • Setelah itu, masukkan wortel, kembang kol, dan brokoli. Tumis hingga sayuran layu. Tambahkan jagung dan tumis sebentar lagi. Tuangkan air secukupnya.
    • Tambahkan garam, gula, saus tiram, penyedap, dan lada bubuk. Masak hingga mendidih. Masukkan kocokan telur sambil diaduk secara perlahan dengan garpu.
    • Setelah itu, tambahkan larutan sagu sambil terus diaduk. Ketika sudah mendidih, masukkan potongan tomat.

    Mudah bukan? Tak hanya sebagai menu buka puasa, capcay juga bisa menjadi menu andalan untuk sehari-hari.

    24. Tekwan

    Tekwan mirip seperti sop dengan isian bakso dan berbagai toping seperti bihun, jamur, atau bisa kalian sesuaikan dengan selera. Menu berbuka puasa ini bergizi dan mengenyangkan, sekaligus bisa dibuat dari rumah.

    Bahan:

    • 500 gram ikan tenggiri (haluskan)
    • 2 putih telur ayam
    • 400 gram sagu tani
    • 350 ml air
    • 1 sdm gula pasir
    • 11/2 sdm garam

    Bahan kuah :

    • 7 siung bawang putih, cincang
    • 1/2 sdt lada halus
    • 2 bungkus kecil sedap malam
    • 2 bungkus kecil jamur kuping, rendam air, potong2
    • 3 batang daun bawang, iris tipis
    • 3 batang seledri, iris tipis
    • 250 gram udang kupas
    • 1 bengkuang
    • Garam secukupnya
    • Gula pasir secukupnya
    • 3 sdm minyak untuk menumis
    • 1 bungkus soun, seduh dengan air panas, tiriskan
    • 2,5 liter air/kaldu udang

    Cara memasak bakso:

    • Campur ikan dengan air dan uleni hingga merata.
    • Tambahkan garam, gula pasir, dan putih telur. Aduk hingga adonan menjadi kental.
    • Masukkan sagu tani dan aduk perlahan. Bentuk adonan menjadi bola-bola.
    • Didihkan air, lalu masukkan adonan bakso sedikit demi sedikit.
    • Rebus hingga bakso mengapung, kemudian angkat dan tiriskan.

    Cara memasak kuah:

    • Tumis bawang putih, lalu tambahkan udang. Aduk hingga udang berubah warna.
    • Rebus kulit dan kepala udang, lalu saring. Rebus lagi udang dengan air untuk membuat kaldu udang. Masukkan bumbu tumis, lada, saus malam, jamur kuping, dan bakso.
    • Masukkan daun bawang dan seledri. Kemudian, angkat.
    • Sajikan dengan menata soun di mangkuk, lalu tuangkan kuah dan taburi dengan bawang goreng.

    Itu dia resep tekwan yang cocok untuk berbuka puasa. Berikan hidangan terbaik agar nutrisi ketika puasa tetap terpenuhi.

    25. Ramen

    Ramen adalah makanan dari Jepang yang terbuat dari mie gandum. Disajikan dalam kuah kaldu daging sapi atau ikan yang diberi rasa dengan kecap. Menu ini menjadi pilihan yang cocok untuk menghangatkan perut setelah berpuasa.

    Tersedia beberapa jenis ramen berdasarkan jenis kuahnya. Misalnya shoyu dengan kuah bening asin, shio dengan kuah kuning asin, miso yang memiliki rasa manis, serta kare yang berkuah bercita rasa kari.

    Biasanya, ramen disajikan dengan beragam tambahan seperti daging panggang, telur, daun bawang, tauge, rebung, rumput laut, serta sayuran seperti wortel atau bayam. Kamu bisa membuatnya sendiri dari rumah dengan resep berikut.

    Bahan:

    • Mie telur
    • Suwiran daging sapi
    • Bakso ikan
    • 2 buah wortel iris korek api
    • Daun bawang (iris)
    • Rumput laut
    • Telur rebus
    • Pokcoy

    Bahan kuah:

    • 2 siung bawang putih
    • 1/2 buah bawang bombay
    • 2 sdm kecap asin
    • 1 sdm saus tiram
    • 1 sdm Kecap ikan
    • Merica
    • Garam

    Cara membuat:

    • Untuk membuat kuah, tumis bawang putih dan bawang bombay. Kemudian, tambahkan kaldu dari rebusan daging sapi. 
    • Tambahkan bumbu pelengkap seperti kecap asin, saus tiram, kecap ikan, lada, dan garam. Aduk rata dan angkat setelah kuah mendidih.
    • Rebus mie dan pakcoy hingga matang, lalu tiriskan.
    • Sajikan mie dan pakcoy dalam mangkuk. Siram dengan kuah yang telah disiapkan. Tambahkan daging suwir, wortel iris, lembaran rumput laut, telur rebus, dan bakso ikan sebagai topping.

    Mudah bukan? Bahan-bahannya juga bisa kalian dapatkan dari pasar atau supermarket. Selamat mencoba!

    Demikian tadi menu berbuka puasa yang bisa menjadi inspirasi kalian. Banyaknya pilihan menu tersebut bisa menjadikan hidangan berbuka lebih bervariasi. 

    Sebagai muslim, mempersiapkan menu berbuka juga termasuk pahala. Itulah sebabnya kita perlu memberikan makanan terbaik yang lezat dan bergizi untuk orang yang berpuasa.

  • Cara Menilai Kesalehan, Kematangan Akal, dan Akhlak Seseorang

    Cara Menilai Kesalehan, Kematangan Akal, dan Akhlak Seseorang

    Pernahkah kita merenung seberapa baik kesalehan kita? Apakah kita pernah bertanya-tanya bagaimana cara menilai kesalehan? Baik itu diri sendiri atau orang lain? Sudahkan iman kita sangat baik selama di dunia?

    Saat ini, kebanyakan orang menilai kesalehan hanya berdasarkan dari penampilan. Bagi laki-laki, jenggot lebat menjadi ciri khas kita menganggapnya alim. Sementara bagi perempuan, mereka mengenakan jilbab sudah menandakan bahwa dirinya mulai taat.

    Perilaku juga menjadi faktor bagi kita untuk menilai kesalehan saat ini, mulai dari rajin beribadah seperti shalat. Kita terkadang terkagum-kagum menyaksikan penceramah atau imam menyampaikan ceramah di hadapan jamaah yang banyak di mana-mana.

    Ternyata menilai kesalehan bukan sekadar menilai perilaku seperti itu dan bagaimana cara berpenampilan. Jadi mengapa seperti itu? Pada akhirnya, kesalehan berasal dari akhlak diri sendiri sebagai dasarnya.

    Apa Itu Kesalehan?

    Sebelum mengetahui cara untuk menilai kesalehan, ada baiknya kita mengetahui dulu definisi kesalehan. Ini akan menjadi penting bagaimana kita menilai kesalehan saat ini dan yang seperti seharusnya.

    Kita mulai dari kata dasarnya, saleh. Menurut KBBI, saleh memiliki makna bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah. Saleh juga bisa menandakan beriman dan suci.

    Sementara kesalehan berarti ketaatan dalam menjalankan ibadah dan menunaikan ajaran agama secara bersungguh-sungguh. Dari definisi ini, sering sekali orangtua berharap kita agar menjadi soleh semenjak usia anak-anak.

    Sering sekali masyarakat membagi kesalehan menjadi dua macam secara dikotomis, yaitu kesalehan individual dan kesalehan sosial.  Umumnya, keduanya menjadi hal wajib yang dimiliki seorang muslim.

    Kesalehan individual menekankan pelaksanaan ibadah atau ritual bagi seorang muslim, seperti shalat, puasa, dan hji. Macam kesalehan ini menjadi hubungan antara seorang muslim dan Allah SWT.

    Di sisi lain, kesalehan sosial merujuk pada perilaku sosial seorang muslim yang menekankan nilai-nilai Islam. Tidak hanya sekadar kepekaan sosial, ia memiliki sikap santun pada orang lain, terutama suka menolong dan menghargai saudaranya.

    Baca juga: Apakah Berdosa Mengambil Keuntungan Hingga 1000%?

    Begini Cara Menilai Kesalehan

    Berdasarkan definisi yang sudah kita pahami bersama, kesalehan bukan hanya sekadar bagaimana berpenampilan. Bukan pula sekadar rajin beribadah seperti shalat dan puasa.

    Ternyata, kesalehan juga menandakan perilaku sosial terhadap sesama manusia. Seorang muslim yang saleh akan menghargai orang lain penuh cinta kasih, mempertahankan hubungan harmonis dengan saudara, dan membantu sesama.

    Terdapat pula tiga hadits yang membahas standar untuk menilai kesalehan. Coba kita perhatikan ketiga hadits berikut:

    Hadits Pertama

    مَا شَىْءٌ أَثْقَلُ فِى مِيزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللَّهَ لَيَبْغَضُ الْفَاحِشَ الْبَذِىءَ

    Artinya

    “Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin selain akhlak yang baik. Sungguh, Allah membenci orang yang berkata keji dan kotor.” (HR. Tirmidzi, No. 2002.).

    Hadits Kedua

    سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ فَقَالَ « تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ ». وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ فَقَالَ « الْفَمُ وَالْفَرْجُ

    Artinya:

    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai perkara yang banyak memasukkan seseorang ke dalam surga, beliau menjawab, “Takwa kepada Allah dan berakhlak yang baik.” Beliau ditanya pula mengenai perkara yang banyak memasukkan orang dalam neraka, jawab beliau, “Perkara yang disebabkan karena mulut dan kemaluan.” (HR. Tirmidzi, no. 2004 dan Ibnu Majah, no. 4246).

    Hadits Ketiga

    اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

    Artinya: 

    “Bertakwalah kepada Allah di manapun engkau berada; iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, maka kebaikan akan menghapuskan keburukan itu; dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Tirmidzi, no. 1987).

    Dari ketiga hadits tadi, bisa kita simpulkan bahwa kesalehan bukan sekadar taat beribadah dan menjauhi larangan Allah SWT. Perilaku saat bersosialisasi juga menjadi faktor dalam cara kita untuk menilai kesalehan.

    Bisa saja seseorang sudah rajin ibadah, tetapi ia memiliki perilaku yang sering berbuat tidak baik pada sesama. Lebih parah lagi, ia bisa jadi rajin beribadah demi mendapat pujian atau dengan tujuan duniawi tertentu seperti mendapatkan jodoh idaman.

    Pada akhirnya, cara menilai kesalehan kembali lagi pada akhlak masing-masing. Kesalehan bukan hanya sekadar berpenampilan atau rajin beribadah, tetapi juga bagaimana perilaku saat bersosialisasi.

  • 30 Kata Kata Islami untuk Menyadarkan orang

    30 Kata Kata Islami untuk Menyadarkan orang

    Kata kata islami untuk menyadarkan orang yang melakukan kesalahan sebenarnya sangat penting.

    Saat orang yang dicintai terus melakukan hal-hal buruk, kamu memiliki kewajiban untuk mengingatkannya agar segera waspada. 

    Salah satu caranya yaitu memberikan nasehat atau kritikan yang menyentuh hati. Misalnya saja seperti kata kata islami ini, untuk menggugah hati seseorang tersebut.

    Kata Kata Islami untuk Menyadarkan Orang

    Sebagai seorang manusia, memang perlu saling mengingat dalam hal kebaikan. Apalagi saat seseorang yang dikenal melakukan kesalahan, berikut ini contoh kata-kata islami untuk menyadarkan seseorang yang bisa digunakan :

    1. “Tidak ada yang bisa menyembunyikan sesuatu, tetapi Allah akan mengungkapkannya melalui ekspresi wajah dan kata-katanya.” (Usman bin Affan).
    2. “Jangan pernah paksa anak-anak menjadi sepertimu, karena mereka tidak dilahirkan di zamanmu.” (Ali Bin Abi Thalib).
    3. “Jangan menggunakan lidahmu yang tajam pada ibu yang mengajarimu berbicara.” (Ali Bin Abi Thalib).
    4. “Teman sejati manusia adalah akal dan musuhnya dan yang paling menyedihkan adalah ketidaktahuan.” (Ali Bin Abi Thalib).
    5. “Mereka yang berharap masuk surga seharusnya bisa belajar bagaimana berbuat baik kepada sesamanya.” (Abu Bakar).
    6. “Jika nasihat yang baik tidak dapat mengubah seseorang, maka ketahuilah bahwa hatinya kosong.” (Abu Bakar).
    7. “Salah satu dosa yang paling terburuk adalah ketika seseorang menganggap enteng dosanya.” (Abu Bakar).
    8. “Jadilah seperti pohon, dimana buahnya subur dan tumbuh di pinggir jalan. Batu yang dilempar, tapi buahnya selalu terbayar.” (Abu Bakar).
    9. “Semakin banyak ilmu yang dimiliki, maka akan semakin besar pengabdianmu kepada Allah.” (Abu Bakar).

    Baca juga: 30 Ucapan Terima kasih dalam Islam Arab Latin

    Kata Kata tentang Perbaikan Diri untuk Mengingatkan Orang

    Kata Kata Islami untuk Menyadarkan Orang

    Kamu juga bisa menggunakan kata kata islami untuk menyadarkan orang yang lebih sederhana. Berikut ini sudah ada beberapa contoh kalimat yang dapat digunakan, antara lain:

    1. “Bagus untuk menjadi pintar, tapi apa gunanya tidak memiliki rendah hati?.” 
    2. Tidak sempurna, bukan berarti harus terjebak di sana.”
    3. “Di dunia ini, memang perlu mengetahui apa yang biasa-biasa saja dan apa yang tidak biasa-biasa saja.”
    4. “Menjaga diri adalah salah satu cara bersyukur kepada Tuhan.”
    5. “Keikhlasan akan membuat langkah semakin ringan.”
    6. “Jangan pernah membenarkan kesalahanmu dengan alasan bahwa tidak sempurna. Jadilah seorang pembelajar seumur hidup.”  Kita sebagai pembelajar juga harus memiliki semangat perbaikan diri.”
    7. “Maaf tidak menunjukkan kelemahan. Hal ini karena tanda kedewasaan.”
    8. “Maafkan mereka yang telah menyakitimu meskipun tidak pernah meminta maaf.”
    9. “Kenapa kamu harus mengikuti keinginan semua orang, tapi lupa mencintai dirimu sendiri.

    Kata Kata Menyentuh Hati untuk Mengingatkan 

    Tahukah kamu, kata kata islami untuk menyadarkan orang seseorang cukup ampuh. Dengan mengutip ayat-ayat suci Al Quran, hati juga akan lebih mudah bergerak. 

    Agar ia terus menyadari bahwa perbuatannya selama ini telah merugikan orang lain dan dirinya sendiri. Berikut ini contoh kata-kata islami untuk menyadarkan seseorang yang kita cintai yang bisa menjadi inspirasi, antara lain:

    1. “Bersabarlah dan berdoalah untukmu, sesungguhnya Allah akan bersama orang-orang yang sabar. (Al-Baqarah 153).
    2. “Ingatlah Aku, dan Aku akan mengingatmu. Dan bersyukurlah kepadaku dan jangan mengingkari aku” (Al-Baqarah ayat 152).
    3. “…Ketika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, siapa pun juga akan mengikuti petunjuk-Ku, mereka tidak akan takut dan tidak bersedih hati.” (Al-Baqarah ayat 38).
    4. “Sesungguhnya kami adalah milik Tuhan, dan sesungguhnya kami juga akan kembali kepada-Nya.” (Al-Baqarah ayat 156).
    5. ‘Jadi bersabarlah. Sungguh, janji Allah itu benar. Dan janganlah mereka terus mengganggu kamu, kamu kafir (dalam iman).” (Ar-Rum ayat 60).
    6. “Katakan kepada orang-orang yang beriman untuk mengurangi (sebagian) penglihatan mereka dan menjaga kemaluan mereka. Bagi mereka itu lebih suci. Sungguh, Allah akan lebih mengetahui apa yang mereka lakukan.” (An-Nur ayat 30).
    7. “Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah selalu Dia. Inilah jalan yang lurus.” (Ali-Imran ayat 51).
    8. 26. “Dua hal yang menentukanmu: Kesabaranmu ketika kamu tidak memiliki apa-apa dan sikapmu ketika kamu memiliki segalanya.”
    9.  “Suatu musibah yang membuatmu kembali kepada Allah lebih baik bagimu dibandingkan dengan kenikmatan yang membuatmu lupa mengingat Allah.” Ibnu Taimiyah.
    10.  “Terkadang, mata memang perlu dicuci dengan derai air mata sehingga dapat melihat kehidupan dengan pemandangan yang lebih jelas.”
    11.  “Kenalilah Allah di waktu lapang, niscaya Allah akan mengenalimu di waktu yang sempit.” Hadis.
    12.  “Akan tetapi, Allahlah Pelindungmu dan Dialah sebaik-baiknya Penolong.” (QS. Ali Imran : 150).

    Baca juga: Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

    Tips Menyadarkan Orang ke Jalan yang Benar 

    Ada kalanya kita akan melihat orang yang dicintai tersesat atau tersesat dari jalan yang benar dalam hidupnya. 

    Hal inilah saatnya penting bagi kita untuk mencoba menyadarkan mereka dengan kasih sayang serta perhatian mendalam, berikut tipsnya:

    1. Tingkatkan Komunikasi

    Komunikasi yang baik adalah tips menyadarkan orang yang ampuh. Luangkanlah waktu untuk bisa mendengarkan mereka dengan saksama.

    Lalu beri mereka kesempatan untuk bisa berbicara tentang apa yang dijalani, pikirkan, serta rasakan. Ingatlah untuk tetap selalu berpikiran terbuka, hargai pendapat mereka, serta pertahankan suasana yang nyaman untuk berdialog.

    2. Mengekspresikan Emosi

    Saat kamu mencoba menarik perhatian seseorang, pasti penting untuk menunjukkan bahwa peduli dan mencintai mereka tanpa syarat. Berilah mereka dukungan emosional dan fisik, lalu beri mereka perhatian khusus.

    Kemudian, bisa langsung tunjukkan bahwa kamu bersama mereka dalam perjalanan hidupnya. Ingatlah bahwa bersikap penuh kasih sayang tentunya akan dapat membuka hati seseorang dan memperkuat ikatanmu.

    3. Menetapkan Pola yang Baik

    Salah satu cara menyadarkan seseorang adalah dengan menetapkan pola yang baik dalam hidupmu sendiri. 

    Tunjukkanlah pada mereka nilai-nilai positif yang ingin kamu sampaikan dan praktekkan secara konsisten. Saat mereka sudah melihat perubahan positif pada dirimu, maka mereka akan termotivasi untuk mengikuti jejakmu.

    4. Sisakan Ruang untuk Refleksi

    Seringkali seseorang membutuhkan waktu dan ruang untuk bisa langsung merenungkan kehidupannya sendiri. Beri mereka berbagai macam kesempatan untuk berhenti sejenak, berefleksi, dan mempertanyakan cara hidupnya. 

    Jangan terlalu terburu-buru dan memaksakan pendapat atau solusi pada mereka. Biarkan mereka untuk menemukan pemahaman dan jawaban sendiri melalui proses refleksi ini.

    5. Gunakan Kata-Kata Bijak

    Kata kata islami untuk menyadarkan orang sebenarnya bisa menjadi salah satu alat yang ampuh. Sampaikan pesanmu dengan lembut dan gunakan kata-kata yang relevan, memotivasi, serta membangkitkan semangat. 

    Pilihlah kata-kata yang sesuai dengan situasi dan kepribadian orang yang dikasihi. Hal ini tentunya untuk bisa memudahkan penerimaan pesanmu.

    6. Doa dan Peningkatan Spiritual

    Jika kamu memiliki keyakinan agama, maka berdoalah secara khusus untuk mereka. Berikan juga dukungan emosional melalui berdoa, membaca kitab suci bersama, serta berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan bersama. 

    Hal ini tentunya akan dapat membantu mereka memperkuat hubungannya dengan Tuhan. Cara menyadarkan ini untuk memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai agama.

    7. Sabar dan Mantap

    Mengubah visi dan sikap seseorang sebenarnya tidak terjadi dalam semalam. Hal ini adalah proses yang membutuhkan waktu, kesabaran serta ketekunan. 

    Jadi jangan menyerah dan kehilangan harapan. Teruslah bersabar dan konsisten dalam hal mendukung mereka, meskipun awalnya sudah menunjukkan penolakan atau ketidakpercayaan.

    Ingatlah bahwa setiap orang tentunya berhak atas kebebasan dan pilihan pribadi dalam hidup mereka. Bahkan jika kamu ingin mengubah mereka, maka keputusan akhir ada di tangan mereka. 

    Kata kata islami untuk menyadarkan orang memang menjadi salah satu upaya terbaik yang bisa dilakukan. Hal ini tentunya untuk bisa membangun komunikasi yang bermakna dan kehadiran positif. 

  • 10 Arti Mimpi Bertemu Mantan Pacar Menurut Islam, Benarkah Ada?

    10 Arti Mimpi Bertemu Mantan Pacar Menurut Islam, Benarkah Ada?

    Ketika seseorang bermimpi, pastinya menimbulkan rasa penasaran bukan? Termasuk arti bertemu mantan pacar menurut Islam. Sebab mimpi terkadang bisa diartikan secara luas, apalagi menurut pandangan Islam.

    Ada kalanya mimpi menurut Islam sebagai bentuk petunjuk atas apa yang telah seseorang doakan. Karena itu, banyak sekali umat Muslim yang tertarik memahami arti dari setiap mimpi tersebut.

    10 Arti Mimpi Bertemu Mantan Pacar Menurut Islam

    Dalam Islam mimpi juga bisa menjadi salah satu bentuk setan mengganggu manusia. Sebab itu, kita perlu yakin juga sumbernya mimpi tidak selamanya datang dari Allah SWT.

    Bisa juga godaan setan yang mempermainkan perasaan manusia atau hanya bunga tidur saja. Hal tersebut diperkuat dari adanya hadits riwayat Bukhari dan Muslim, dari abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.

    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Mimpi itu ada tiga macam : bisikan hati, ditakuti setan dan kabar gembira dari Allah.” 

    Sehingga, arti mimpi bertemu mantan pacar menurut Islam bisa bervariasi tergantung konteks dan kondisi masing-masing. Adapun arti dari mimpi bertemu mantan pacar yaitu sebagai berikut:

    1. Bentuk Peringatan dari Allah SWT

    Arti bertemu mantan pacar menurut Islam yaitu sebagai bentuk peringatan dari Allah SWT terhadap hubungan yang telah berakhir tersebut. 

    Mungkin saja, Allah SWT mengingatkan kita tentang kesalahan atau kegagalan dalam sebuah hubungan.

    Dari situ, kita bisa belajar sekaligus tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya di masa depan. Walaupun pada dasarnya perilaku pacaran dilarang oleh Allah SWT.

    Baca juga: Doa Sakit Gigi, Baca dan Usapkan Bagian Nyeri Agar Mereda!

    2. Hanya Bunga Tidur atau Mimpi Belaka

    Selanjutnya arti mimpi bertemu mantan menurut Islam sebagai bentuk bunga tidur atau hanya sekadar mimpi belaka saja. Hal semacam ini lumrah adanya, sebab bunga tidur sendirinya mempunyai dua sisi makna.

    Pertama, manifest sebagai bentuk dari sebuah gambaran ataupun aktivitas yang sedang kita ingat ketika hendak tidur. Biasanya mimpi tersebut akan muncul ketika kita mencoba mengingatnya kembali.

    Kedua, laten yang artinya suatu pikiran tersembunyi dan hanya bisa seseorang ungkapkan melalui emosi. Contohnya, saat kita melihat sebuah kejadian ataupun mengingat barang dari pemberian mantan pacar, bisa jadi akan muncul mimpi.

    3. Godaan dan Ujian

    Arti bertemu mantan pacar menurut Islam dalam mimpi ketiga yaitu dianggap sebagai godaan dan ujian. Dalam konteks ini, Allah SWT sedang menguji kesetiaan dan keimanan kita terhadap pasangan yang halal saat ini.

    Mimpi tersebut menjadi sebuah pengingat bahwa kita harus lebih menjaga hubungan yang sudah halal. Sekaligus harus tetap setia pada pasangan yang halal dalam ikatan pernikahan.

    4. Adanya Peluang Kesempatan untuk Memperbaiki Hubungan

    Keempat, arti mimpi bertemu dengan mantan pacar menurut Islam yaitu sebagai salah satu petunjuk kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang telah berakhir. 

    Bisa jadi, Allah SWT memberikan kita kesempatan untuk berkomunikasi dalam mimpi. Komunikasi untuk mengungkapkan perasaan yang belum terselesaikan. 

    Namun, perlu kita sadari bahwa memperbaiki hubungan pada masa lalu harus dilakukan dengan penuh pertimbangan.

    Selain harus memikirkan banyaknya pertimbangan, juga harus bijaksana dalam memutuskan sebuah persoalan. Tidak ketinggalan  yang paling penting menjaga batasan yang telah Allah SWT tetapkan.

    Maka dari itu, hendaknya kita sebagai manusia ciptaan Allah yang penuh dosa menghindari hal-hal yang menjerumuskan pada kemaksiatan. Sebab, godaan jin akan lebih dahsyat jika kita jauh dari Allah SWT.

    Baca juga: Bacaan Doa Awal Tahun Hijriyah: Arab Latin dan Artinya

    5. Hubungan yang Belum Tuntas

    Hubungan yang belum tuntas juga bisa masuk dalam arti mimpi bertemu mantan pacar. Sebab adanya perasaan yang belum tuntas kita selesaikan dengan mantan pacar, baik itu perilaku yang menyakiti atau menginginkan permintaan maaf.

    Melalui mimpi bertemu mantan pacar tersebutlah membuat kita menyadari akan kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Dengan begitu, kita bisa meminta maaf secara tulus untuk mendapatkan hati yang lebih damai.

    6. Pelajaran Hidup dan Pengingat Kenangan

    Ada kalanya arti bertemu mantan pacar menurut Islam di mimpi sebagai bentuk pengingat sebuah kenangan sekaligus pelajaran hidup. Allah SWT menginginkan kita untuk mengingat kejadian-kejadian berharga atau pengalaman yang baik.

    Dari pengalaman atau kejadian berharga itulah, kita bisa membentuk diri yang lebih baik daripada sebelumnya. Tentu itu semua bisa terjadi, jika kita selalu berusaha dan berdoa untuk memohon petunjuk dari Allah SWT.

    7. Bentuk Adanya Keinginan Terpendam

    Arti mimpi bertemu mantan menurut Islam yaitu sebagai bentuk adanya keinginan terpendam. Mimpi tersebut bisa berkaitan erat dengan perasaan kita sendiri, dengan  begitu menjadi pertanda untuk memahami perasaan sendiri lebih baik.

    Sebab, biasanya mimpi cenderung mengikuti perasaan manusia. Dimana bila kita merasakan senang, cemas, khawatir, dan lainnya, mimpi menjadi cerminan dari apa yang sedang dirasakan tersebut.

    Akan tetapi, tidak serta merta kita telaah secara mentah-mentah. Bisa jadi, bentuk perasaan terpendam tersebut termasuk bisikan setan yang mengharapkan kita untuk tidak bisa melupakan masa lalu.

    Sehingga, rasa percaya diri akan semakin hilang. Apalagi jika keyakinan akan kuasa Allah SWT semakin tipis. Bisa-bisa kita terjerumus kepada tindakan-tindakan yang dilarang oleh Allah SWT.

    8. Adanya Janji yang Belum Terpenuhi

    Sebenarnya arti bertemu mantan pacar menurut Islam dalam mimpi merupakan sebuah petunjuk. Salah satunya petunjuk akan adanya janji yang belum terpenuhi. Sebab janji harus manusia dipenuhi untuk mendapatkan hidup yang lebih tenang.

    Sehingga, Allah SWT mengingatkan kita akan janji-janji yang belum terpenuhi. Dengan maksud, menyelesaikan dan memenuhi semua janji yang tidak dilarang oleh Allah SWT.

    9. Adanya Trauma

    Tidak dapat kita pungkiri bahwa seseorang yang baru saja mengakhiri hubungan akan merasa tersakiti. Bahkan, ada beberapa kasus yang bisa berdampak pada terjadinya rasa trauma ketika menjalin hubungan baru.

    Lebih tepatnya hubungan yang halal, direstui oleh Allah SWT melalui pernikahan. Mimpi seperti itu, bisa menjadi bentuk refleksi akan trauma yang sedang dirasakan. Oleh sebab itu, segera cari solusinya kepada pihak-pihak yang berkaitan.

    Tentunya juga selalu dekatkan diri kepada Allah SWT. Sebab Allah SWT lah yang tahu baik dan buruknya hidup kita. Jika semua elemen, doa, usaha dan kepasrahan kita lakukan pasti Allah SWT menolong dan membantu hamba-nya.

    10. Kurang Bersyukur

    Terakhir, arti mimpi mantan menurut Islam yaitu adanya rasa kurang bersyukur. Karena kembali lagi pada mimpi yang berasal dari perasaan kita sendiri.

    Mantan pacar yang datang dalam mimpi bisa menjadi cerminan masa lalu yang begitu menyenangkan. Sehingga, kita akan terus mengingat dan berimbas pada kehidupan sekarang yang kurang disyukuri.

    Oleh sebab itu, jangan sampai kita terlena akan jebakan setan yang mengganggu kita dalam perjalanan kehidupan yang lebih baik. Setan akan terus mengganggu manusia yang sedang memperbaiki hidupnya.

    Itulah beberapa arti mimpi bertemu mantan pacar menurut Islam. Perlu kita tahu bahwa mimpi tidak hanya datang dari Allah SWT saja, bisa dari setan. Sebab itu, kita tetap harus waspada dan selalu meminta perlindungan kepada Allah SWT.

  • 7 Pola Hidup Sehat Menurut Islam ala Rasulullah SAW

    7 Pola Hidup Sehat Menurut Islam ala Rasulullah SAW

    Pola hidup sehat menurut Islam sebenarnya tidak terlalu berbeda jauh dengan pola hidup sehat yang dianjurkan oleh dokter atau ahli kesehatan. Ada aktivitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan seseorang supaya mendapatkan kondisi kesehatan yang prima.

    Dengan menerapkan pola hidup sehat, ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan. Kita akan merasa lebih bahagia karena jarang sakit-sakitan, lebih berenergi, bersemangat, dan tubuh menjadi kuat.

    Setiap umat muslim dianjurkan untuk hidup sehat. Bahkan ayat di dalam Al Quran cukup banyak yang menjelaskan tentang hal ini.

    Pola Hidup Sehat Menurut Islam ala Rasulullah SAW

    Ada beberapa hal yang bisa kita terapkan untuk hidup lebih sehat yang juga diajarkan oleh Rasulullah SAW:

    1. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

    1. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

    Kunci sehat tidaknya hidup manusia salah satunya dapat diketahui dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Jika makanan yang masuk adalah makanan bergizi, maka dipastikan tubuhnya sehat.

    Adapun yang dimaksud dengan makanan bergizi adalah makanan yang mengandung nutrisi lengkap seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. 

    Biasanya, makanan bergizi terdiri atas nasi, lauk pauk, sayuran, buah-buahan, dan susu yang lebih dikenal dengan sebutan 4 sehat 5 sempurna.

    Anjuran mengkonsumsi makanan sehat sebenarnya tidak hanya dari dokter. Jauh sebelum itu, Allah SWT sudah memerintahkan manusia untuk makan makanan yang sehat seperti yang termaktub di dalam Surah Al Baqarah ayat 57 berikut ini:

    وَظَلَّلْنَا عَلَيْكُمُ الْغَمَامَ وَاَنْزَلْنَا عَلَيْكُمُ الْمَنَّ وَالسَّلْوٰى ۗ كُلُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا رَزَقْنٰكُمْ ۗ وَمَا ظَلَمُوْنَا وَلٰكِنْ كَانُوْٓا اَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُوْنَ

    Wa zhallalnā alaykumul ghamāma wa anzalnā alaykumul manna was salwā, kulū min thayyibāti mā razaqnākum, wa mā zhalamūnā, wa lākin kānū anfusahum yazhlimūna.

    Artinya:

    “Kami menaungi kamu dengan awan dan Kami menurunkan kepadamu manna dan salwa. Makanlah (makanan) yang baik-baik dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu. Mereka tidak menzalimi Kami, tetapi justru merekalah yang menzalimi diri sendiri.”

    Baca juga: 5 Doa Meminta Jodoh dan Amalan Agar Cepat Bertemu Jodoh

    2. Makan Secukupnya

    Pola hidup sehat menurut Islam selanjutnya adalah makan secukupnya. Jangan terlalu banyak, lebih baik ambil sedikit terlebih dahulu dan jika memang kurang bisa nambah.

    Hal yang sama juga dicontoh oleh Baginda Rasulullah SAW. Beliau tidak pernah makan secara berlebihan, justru beliau menganjurkan kita supaya berhenti makan sebelum kenyang.

    Selain itu, Allah SWT juga memerintahkan manusia untuk tidak makan berlebihan seperti yang tertulis di dalam Al-Quran Surah Al A’raf ayat 31.

    يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَࣖ

    Yâ banî âdama khudzû zînatakum ‘inda kulli masjidiw wa kulû wasyrabû wa lâ tusrifû, innahû lâ yuḫibbul-musrifîn

    Artinya:

    “Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.”

    3. Makan dan Minum Secara Perlahan

    Selain porsi makanan, Rasulullah SAW juga mengajarkan pola hidup sehat dalam Islam dari cara beliau makan dan minum. Rasulullah makan dan minum secara perlahan-lahan tidak pernah terburu-buru.

    Makan pelan dapat membantu kinerja sistem pencernaan supaya tidak terlalu berat. Jika memang kamu harus pergi bekerja, lebih baik sarapan dilakukan 1-2 jam sebelum berangkat supaya tidak terlalu terburu-buru melakukannya.

    4. Jangan Mengkonsumsi Makanan Haram

    Dalam Islam, tentu kita mengetahui ada makanan yang boleh dimakan atau tidak boleh dimakan sama sekali. Makanan yang boleh dimakan disebut makanan halal, sedangkan makanan yang dilarang dikonsumsi adalah makanan haram

    Bukan tanpa alasan mengapa Allah SWT melarang kita mengkonsumsi makanan haram. Dari segi kesehatan, makanan haram sangat tidak layak dikonsumsi karena sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh.

    Selain itu, orang yang sering memakan makanan haram dengan sengaja akan masuk ke dalam neraka. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

    “Tidaklah tumbuh daging dari makanan haram, kecuali neraka lebih utama untuknya.” (HR. Tirmidzi).

    Tidak hanya itu saja, perintah meninggalkan makanan haram juga termaktub di dalam Surah Al Maidah ayat 3 yang berbunyi:

    حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيْرِ وَمَآ اُهِلَّ لِغَيْرِ اللّٰهِ بِهٖ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوْذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيْحَةُ وَمَآ اَكَلَ السَّبُعُ اِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْۗ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَاَنْ تَسْتَقْسِمُوْا بِالْاَزْلَامِۗ ذٰلِكُمْ فِسْقٌۗ اَلْيَوْمَ يَىِٕسَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ دِيْنِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِۗ اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ فَمَنِ اضْطُرَّ فِيْ مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّاِثْمٍۙ فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

    Hurrimat ‘alaikumul-maitatu wad-damu wa laḫmul-khinzîri wa mâ uhilla lighairillâhi bihî wal-munkhaniqatu wal-mauqûdzatu wal-mutaraddiyatu wan-nathîḫatu wa mâ akalas-sabu‘u illâ mâ dzakkaitum, wa mâ dzubiḫa ‘alan-nushubi wa an tastaqsimû bil-azlâm, dzâlikum fisq, al-yauma ya’isalladzîna kafarû min dînikum fa lâ takhsyauhum wakhsyaûn, al-yauma akmaltu lakum dînakum wa atmamtu ‘alaikum ni‘matî wa radlîtu lakumul-islâma dînâ, fa manidlthurra fî makhmashatin ghaira mutajânifil li’itsmin fa innallâha ghafûrur raḫîm

    Artinya:

    “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging hewan) yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang (sempat) kamu sembelih. (Diharamkan pula) apa yang disembelih untuk berhala. (Demikian pula) mengundi nasib dengan azlām (anak panah), (karena) itu suatu perbuatan fasik. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu. Oleh sebab itu, janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu. Maka, siapa yang terpaksa karena lapar, bukan karena ingin berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

    5. Berpuasa

    5. Berpuasa

    Pola hidup sehat menurut Islam yang juga sering Rasulullah contohkan yaitu berpuasa. Beliau adalah manusia yang sangat rutin berpuasa meski bukan pada bulan Ramadhan.

    Puasa memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh manusia antara lain yaitu mengontrol gula darah, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, menurunkan berat badan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Allah SWT berfirman dalam Surah Al Baqarah ayat 184 yang berbunyi:

    اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗۗ وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

    Ayyâmam ma‘dûdât, fa mang kâna mingkum marîdlan au ‘alâ safarin fa ‘iddatum min ayyâmin ukhar, wa ‘alalladzîna yuthîqûnahû fidyatun tha‘âmu miskîn, fa man tathawwa‘a khairan fa huwa khairul lah, wa an tashûmû khairul lakum ing kuntum ta‘lamûn

    Artinya:

    “(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan orang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”.

    6. Olahraga

    Rasulullah bisa memilih tubuh yang sehat dan bugar karena setiap harinya selalu berolahraga. Beliau berjalan kaki sambil menghirup udara segar di pagi hari.

    Tidak hanya itu saja, beliau juga melakukan aktivitas olahraga lainnya seperti berkuda, menunggang unta, lari dan memanah.

    Diterangkan dalam hadits shahih bahwa Rasulullah SAW bersabda:

    “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan. (HR. Muslim no.2664).

    7. Tidak Minum Alkohol

    Tidak pernah sekalipun Nabi Muhammad SAW meminum alkohol ataupun minuman memabukkan lainnya. Allah SWT secara tegas melarang umat-Nya untuk minum khamr, miras atau minuman jenis alkohol melalui Surah Al Baqarah ayat 219.

     يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِۗ قُلْ فِيْهِمَآ اِثْمٌ كَبِيْرٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِۖ وَاِثْمُهُمَآ اَكْبَرُ مِنْ نَّفْعِهِمَاۗ وَيَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ ەۗ قُلِ الْعَفْوَۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُوْنَۙ

    Yas’alûnaka ‘anil-khamri wal-maisir, qul fîhimâ itsmung kabîruw wa manafi‘u lin-nâsi wa itsmuhumâ akbaru min-naf‘ihimâ, wa yas’alûnaka mâdzâ yunfiqûn, qulil-‘afw, kadzâlika yubayyinullâhu lakumul-âyâti la‘allakum tatafakkarûn

    Artinya:

    Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, “Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. (Akan tetapi,) dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya.” Mereka (juga) bertanya kepadamu (tentang) apa yang mereka infakkan. Katakanlah, “(Yang diinfakkan adalah) kelebihan (dari apa yang diperlukan).” Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu berpikir

    Itulah dia ketujuh pola hidup sehat menurut Islam yang bisa kita terapkan bersama mulai dari sekarang.

  • 3 Arti Mimpi Membunuh Orang menurut Islam, Hanya Bunga Tidur saja?

    3 Arti Mimpi Membunuh Orang menurut Islam, Hanya Bunga Tidur saja?

    Bunga tidur atau mimpi bisa bermacam-macam. Bahkan terkadang, mimpi bisa menunjukkan kejadian yang sangat mengerikan. Hingga tidak sedikit yang bertanya-tanya apa arti mimpi membunuh orang menurut Islam.

    Mimpi buruk membuat kita khawatir dan takut kalau-kalau menandakan datangnya kemalangan.

    Nah, mari simak bersama mengenai arti dari mimpi membunuh orang menurut beberapa pendapat di bawah ini.

    Mimpi Membunuh Orang Menurut Islam

    Membunuh merupakan perbuatan yang dilarang dan dosa besar. Maka, mengalami mimpi melakukan perbuatan keji tersebut tentu membuat perasaan tidak enak, termasuk takut dan khawatir.

    Apalagi, orang sering bilang bahwa mimpi buruk merupakan pertanda akan datangnya kesialan. Lantas, apa kira-kira arti mimpi membunuh menurut tafsir dalam Islam?

    Melansir dari beberapa sumber, berikut ada tiga kemungkinan makna dari mimpi membunuh:

    1. Pertanda akan Melakukan Dosa

    Berdasarkan keterangan dari Ibnu Sirin, mimpi membunuh orang merupakan pertanda bahwa kita akan melakukan dosa besar.

    Hal ini disebutkan dalam kitab Tafsirul Ahlam an-Nabulisi, halaman 235 berikut:

    ومن رأى أنه قتل إنساناً فإنَه يذنب ذنباً عظيماً، والمقتول يصيب خيراً

    Artinya: 

    “Barang siapa melihat dalam mimpinya bahwa dia telah membunuh orang, maka hal itu pertanda dia akan melakukan dosa besar, sementara untuk orang yang telah dibunuhnya akan mendapatkan kebaikan.”

    Baca juga: Hukum Arisan dalam Islam: Bolehkah Dilakukan? Ini Jawabnya

    2. Mendapatkan Kebaikan

    Masih berdasarkan dari kitab Tafsirul Ahlam an-Nabulisi, mimpi membunuh dapat menandakan akan datangnya kebaikan.

    Hal ini diterangkan dalam bagian akhir kalimat dalam keterangan di atas. Menurut Ibnu Sirin, jika kita mengenal orang yang dibunuh dalam mimpi, maka artinya orang tersebut akan mendapatkan kebaikan.

    3. Peringatan untuk Menjauhi Sifat Buruk

    Mimpi membunuh dapat merupakan suatu peringatan agar kita memperbaiki diri dan menghindari sifat-sifat tercela.

    Pasalnya, mimpi tersebut dapat menandakan bahwa kita sedang diliputi perasaan negatif yang dapat mengarah pada timbulnya perilaku buruk, seperti marah, hasad (dengki), atau membenci dengan berlebihan.

    Menyikapi Makna Mimpi Sesuai Ajaran Islam

    Pengetahuan mengenai tafsir mimpi ditemukan dalam berbagai kitab yang dituliskan oleh para ulama. Mimpi juga disebut sebagai salah satu bagian dari wahyu kenabian.

    Hal ini dijelaskan dalam suatu hadits riwayat Bukhari yang berbunyi:

    وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – يَقُوْلُ: «لَمْ يَبْقَ مِنَ النُّبُوَّةِ إِلاَّ المُبَشِّرَاتِ» قَالُوْا: وَمَا المُبَشِّرَاتُ؟ قَالَ: «الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ». رَوَاهُ البُخَارِيُّ

    Artinya: 

    “Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidak tersisa dari kenabian kecuali kabar-kabar gembira.’ Para sahabat bertanya, ‘Apa kabar gembira tersebut?’ Beliau menjawab, ‘Mimpi yang baik.” (HR. Bukhari).

    Membaca dan mempelajari kitab tafsir seperti karya Ibnu Sirin juga diperbolehkan bagi muslim. Pasalnya, kitab-kitab itu dapat bermanfaat bagi pencari ilmu.

    Namun, rupanya tidak semua mimpi dapat ditafsirkan. Bahkan terdapat anjuran untuk tidak membicarakan apalagi menanyakan mengenai arti buruk.

    Rasulullah SAW menerangkan mengenai jenis mimpi dalam sabda Beliau.

    وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ، الحَسَنَةُ بُشْرَى مِنَ اللَّهِ، وَالرُّؤْيَا يُحَدِّثُ الرَّجُلُ بِهَا نَفْسَهُ، وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ رُؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلَا يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا وَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ

    Artinya: 

    “Mimpi itu ada tiga. Mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi karena bawaan pikiran seseorang (ketika terjaga), dan mimpi menyedihkan yang datang dari setan. Jika kalian mimpi sesuatu yang tak kalian senangi, maka jangan kalian ceritakan pada siapa pun, berdirilah dan shalatlah!” (HR Muslim).

    Jadi, bagaimana sebaiknya kita menyikapi mimpi membunuh orang?

    Terlepas dari makna mimpi tersebut, melakukan pembunuhan termasuk dalam mimpi buruk. Maka, cara menyikapinya ada dua:

    1. Membaca Ta’awudz

    Melansir dari Rumaysho, mimpi buruk datangnya dari setan. Mimpi ini memiliki sifat menggelisahkan. Jika mengalaminya, maka sebaiknya kita membaca ta’awudz utnuk meminta perlindungan kepada Allah SWT.

    Selain itu, mimpi buruk sebaiknya tidak diceritakan. Sikap yang benar saat mengalaminya adalah bersabar dan memperbanyak doa.

    2. Introspeksi dan Memperbaiki Diri

    Mimpi buruk juga dapat berasal dari diri sendiri. Maksudnya, mimpi itu merupakan bisikan jiwa atau wujud dari pikiran kita.

    Maka, sebaiknya kita tidak larut dalam kekhawatiran mengenai pertanda mimpi dan mulai memperbaiki diri untuk menghindari sifat-sifat tercela.

    Itulah arti mimpi membunuh orang menurut Islam serta cara menyikapi yang dianjurkan. Mari memperbanyak berdzikir supaya dijauhkan dari hal-hal buruk.

  • Hukum Menyukai KPOP dalam Islam, Kupas Tuntas

    Hukum Menyukai KPOP dalam Islam, Kupas Tuntas

    Industri Kpop kian gencar bekembang di kalangan muda mudi, bahkan beberapa perusahaan besar di Indonesia banyak yang berkiblat dengan Korea, salah satunya musik. Menilik ketenaran Kpop membuat sebagian orang menggilainya. Namun bagaimana sebenarnya hukum menyukai Kpop dalam Islam?

    Pengidola memang sering kali menutup mata dan tidak mempertanyakan keyakinan yang dianut idolanya, bahkan dengan sukarela untuk meniru budaya dan perilaku sang idola.

    Meski sebagian orang mengatakan bahwa mengidolakan juga memiliki batasan, namun bagaimana tanggapan Islam dalam hal ini?

    Mengenal Lebih Dekat Orang yang Mengidolakan Kpop

    Seiring dengan perkembangan tren musik dan juga fashion di seluruh dunia, memberi kesempatan yang besar bagi berkembangnya industri Kpop di gancah International. Dahsyatnya perkembangan ini, bahkan membuat virus Kpop menjadi satu di antara banyak virus yang menyerang Indonesia.

    Sudah menjadi pembahasan publik jika sebagian remaja Indonesia menggilai Kpop hingga kerap kali melupakan dunia nyata. Bahkan bukan hanya kaum remaja, orang-orang dewasa juga banyak yang mengalami kecanduan akan Kpop.

    Agamanya pun beragam, termasuk di antaranya adalah kaum muslim/muslimah. Tak jarang perdebatan pro-kontra sesama remaja mengenai hal-hal yang menyangkut obsesi mereka dengan Kpop.

    Beberapa pengamat, menyimpulkan bahwa sebagian orang yang menyukai Kpop akan lupa dengan jati diri mereka sendiri dan akan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Namun sebagian di antaranya hanya sekadar suka dan menikmati musik yang ada.

    1. Bahkan terdapat beberapa indikasi umum yang kerap kali kita lihat pada seseorang yang mengidolakan Kpop secara berlebihan:
    2. Menyukai drama korea dan atau lagu-lagu korea
    3. Rela meluangkan waktu berjam-jam hanya untuk menonton drama atau mendengarkan lagu korea
    4. Mengoleksi foto-foto artis korea
    5. Membeli majalah-majalah tertentu untuk mengetahui kehidupan artis korea favoritnya
    6. Berusaha keras untuk menonton konser offline artis korea
    7. Mempelajari bahasa korea tanpa tujuan yang jelas
    8. Menggunakan bahasa korea tertentu dalam kehidupan nyata
    9. Membaca AU atau karangan-karangan yang seringkali berbau gay dan pornografi.
    10. Meniru gaya hidup idola koreanya dan masih banyak lagi.

    Poin-poin di atas merupakan gambaran bagi mereka yang terlalu mengidolakan Kpop. Pada tahap akut, sebagian orang akan terhipnotis dan terikat dengan sosok yang diodalakan tersebut, hingga nasehat tidak akan pernah menjadi pertimbangan dalam hidupnya.

    Mereka akan terdorong berlaku implusif dan mengikuti perkembangan idolanya secara terus-menerus, mulai dari gaya hidup, drama, lagu, barang-barang yang digunakan hingga cara berpakaiannya. Maka jangan heran jika kerap kali frekuensi ibadah, belajar hingga bersosialisasi akan menurun drastis karena disibukkan oleh Kpop.

    Baca juga: 12 Contoh Puisi Agama Islam yang Inspiratif dan Penuh Makna

    Hukum Menyukai Kpop dalam Islam

    Allah SWT memberikan raga yang sempurna serta akal, guna kita mempertimbangkan sesuatu yang akan kita lakukan memiliki dampak baik atau buruk di dunia, termasuk mengenai perihal mengidolakan seseorang.

    Oleh sebab itu, sebelum mengidolakan Kpop, sebaiknya ketahui terlebih dahulu hukum menyukai Kpop dalam Islam. Ingat selalu bahwa setiap hal yang kita kerjakan di dunia harus dipertanggungjawabkan di akhirat kelak!

    Maka, sebelum terjerumus ke jalan yang salah, penting bagi kita untuk mengenal dan memahami terlebih dahulu ilmunya. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah pada surat An-Nahl ayat 106 yang berbunyi:

    مَنْ كَفَرَ بِاللَّهِ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِهِ إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُ مُطْمَئِنٌّ بِالْإِيمَانِ وَلَٰكِنْ مَنْ شَرَحَ بِالْكُفْرِ صَدْرًا فَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ مِنَ اللَّهِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

    “Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.” ( QS. An-Nahl : 106)

    Sebagian orang berpendapat bahwa baik buruknya suatu idola dilihat dari agamanya. Jika ia kafir, maka kafir pula yang mengidolakannya. Hal ini semakin diperkuat dengan firman Allah swt. berikut ini.

    Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad).

    Karena rasa kasih sayang, padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu.

    Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang.

    Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.” (QS. Al Mumtahanah : 1)

    Bahkan dalam suatu kisah, dari Anas bin Malik, beliau menceritakan bahwa seseorang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kapan terjadi hari kiamat, wahai Rasulullah?”

    Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya?”

    Orang tersebut menjawab,

    مَا أَعْدَدْتُ لَهَا مِنْ كَثِيرِ صَلاَةٍ وَلاَ صَوْمٍ وَلاَ صَدَقَةٍ ، وَلَكِنِّى أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

    “Aku tidaklah mempersiapkan untuk menghadapi hari tersebut dengan banyak sholat, banyak puasa dan banyak sedekah. Tetapi yang aku persiapkan adalah cinta Allah dan Rasul-Nya.”

    Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

    أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ

    “(Kalau begitu) engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    Dalam riwayat lain di Shahih Bukhari, Anas mengatakan,

    فَمَا فَرِحْنَا بِشَىْءٍ فَرَحَنَا بِقَوْلِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – « أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ » . قَالَ أَنَسٌ فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّى إِيَّاهُمْ ، وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ

    “Kami tidaklah pernah merasa gembira sebagaimana rasa gembira kami ketika mendengar sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Anta ma’a man ahbabta (Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai).”

    Anas pun mengatakan,

    فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّى إِيَّاهُمْ ، وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ

    “Kalau begitu aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, dan ‘Umar. Aku berharap bisa bersama dengan mereka karena kecintaanku pada mereka, walaupun aku tidak bisa beramal seperti amalan mereka.”

    Dalam kisah tersebut, Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan keutamaan orang yang mencintai Rasulullah SAW. Namun kecintaan ini tentu dilakukan dengan melakukan erintah Allah dan Rasul-Nya, menjauhi larangan dan beradab sesuai yang diajarkan oleh syariat Islam.

    Dan lihatlah bagaimana perbedaan antara yang mengidolakan aktor, aktris, selebriti dan olahragawan dengan umat muslim yang mengidolakan Rasulullah SAW. Perbedaan sesungguhnya terletak pada akhir kehidupan seseorang.

    Dalam riwayat Thobroni dalam Mu’jamnya, dari ‘Aisyah secara marfu’ (sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam),

    لَا يُحِبّ أَحَد قَوْمًا إِلَّا حُشِرَ مَعَهُمْ يَوْم الْقِيَامَة

    “Tidaklah seseorang mencintai suatu kaum melainkan dia akan dikumpulkan bersama mereka pada hari kiamat nanti.” (Lihat ‘Aunul Ma’bud, 11/164, Asy Syamilah).

    Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa hukum menyukai Kpop dalam Islam adalah haram, sebab kelemahan manusia yang sering lupa jika menyukai sesuatu dengan berlebihan. Sebab dianjurkan bagi seorang muslim untuk menghindari sesuatu hal yang memiliki banyak kemudhorotan.

    Selain itu, telah dijelaskan dalam suatu hadits Rasulullah SAW mengenai kelemahan manusia akan hal-hal tersebut, dikhawatirkan akan menjadi orang yang menyerupai meski tidak mengimani.

    Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ: فَهُوَ مِنْهُمْ

    “Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka.” (HR Abu Dawud : 4031 dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud).

    Ash-Shon’ani menyatakan tatkala menjelaskan makna hadits ini:

    والحديث دال على أن من تشبه بالفساق كان منهم أو بالكفار أو المبتدعة في أي شيء مما يختصون به من ملبوس أو مركوب أو هيئة

    “Dan hadis ini menunjukkan bahwa siapa yang meniru orang fasik atau orang kafir atau ahli bidah pada perkara yang menjadi ciri khas mereka, baik dari pakaian, tunggangan, rupa, maupun cara adalah bagian dari mereka.” (Subulussalam : 4/192-193).

    Itulah dia hukum menyukai Kpop dalam Islam. Pada dasarnya, Islam hadir dengan Allah berikan segala kemudahan bagi umatnya, namun akan lebih baik apabila kita memilah segaa perbuatan yang akan kita lakukan di dunia dan menghindari hal-hal ang mengandung mudhorot.

    Semoga artikel ini dapat menggugah hati ita agar selalu bertawakal dan mengidolakan yang sesuai dengan syariat muslim. Aamiin.

  • Inilah 10 Artis India Beragama Islam Selain Shah Rukh Khan

    Inilah 10 Artis India Beragama Islam Selain Shah Rukh Khan

    India identik dengan agama Hindu. Bisa kita lihat dari banyaknya tempat ibadah Hindu berdiri di berbagai tempat. Akan tetapi, ada juga masyarakat yang memilih memeluk Islam. Lalu, adakah artis India yang beragama Islam?

    Jawabannya ada dan cukup banyak. Shah Rukh Khan merupakan salah satu aktor tersohor India yang dikenal sejak lama sebagai muslim. Sebagai penggemar setianya, kita tentu tahu jika aktor tersebut lahir memeluk Islam.

    Uniknya, aktris yang memiliki nama belakang Khan beragama Islam. Tapi tidak menutup kemungkinan juga, jika ada artis lain dengan nama belakang berbeda yang turut beragama Islam.

    Daftar 10 Artis India yang Beragama Islam Selain Shah Rukh Khan

    Setiap orang memiliki kisah yang berbeda, termasuk bagaimana caranya memeluk agama Islam. Beberapa lahir dan dibesarkan sebagai muslim dan tidak sedikit pula yang pindah keyakinan hingga memeluk agama Islam.

    Berikut ini beberapa artis India yang beragama Islam:

    1. Aamir Khan

    1. Aamir Khan

    Salah satu aktor India paling populer yang memiliki banyak penggemar di Indonesia adalah Aamir Khan. Aamir Khan lahir dengan nama Mohammed Aamir Hussain Khan pada 14 Maret 1965.

    Aamir Khan tidak hanya dikenal sebagai aktor serba bisa tapi juga sutradara, penulis naskah, dan produser. Lahir sebagai muslim, siapa yang menyangka jika Aamir Khan adalah keturunan politikus sekaligus ulama, Maulana Abul Kalam Azad.

    Peran pertamanya yang membawa Aamir Khan pada kesuksesan adalah Qayamat Se Qayamat Tak. Film ini berhasil meraih kesuksesan dan mendongkrak karir Aamir Khan.

    Selama menjadi aktor, Aamir Khan memperoleh beberapa penghargaan di Filmfare Award. Tak puas bermain peran, Aamir Khan juga menyutradarai beberapa film salah satunya film Taare Zameen Par.

    Dari film itulah, Aamir Khan berhasil meraih penghargaan di Filmfare Award sebagai sutradara terbaik.

    Baca juga: ​​7 Tanda-Tanda Kiamat Sugra beserta Dalilnya

    2. Shaheer Sheikh

    2. Shaheer Sheikh

    Bagi masyarakat Indonesia, nama Shaheer Sheikh bukan nama yang asing lagi. Aktor India ini berhasil berkarir di tanah air bahkan pernah menjalin hubungan romantis dengan penyanyi dangdut, Ayu Ting Ting.

    Faktanya, Shaheer Sheikh merupakan aktor India yang beragama Islam. Shaheer Sheikh lahir di Kashmir pada 26 Maret 1984. Selaras dengan Aamir Khan, Shaheer Sheikh juga lahir dari keluarga muslim yang taat.

    Tidak banyak yang tahu, jika sebelum menjadi aktor terkenal seperti sekarang, Shaheer Sheikh berprofesi sebagai fotografer dan model. Film yang dibintanginya mendapatkan banyak apresiasi termasuk dari penggemar dalam negeri.

    Tahun 2020, Shaheer Sheikh mengumumkan pernikahannya dengan Ruchikaa Kapoor yang diketahui beragama Hindu. Keduanya menikah beda agama, di mana Shaheer Sheikh masih memegang teguh keyakinannya sebagai seorang muslim.

    3. Emraan Hashmi

    3. Emraan Hashmi

    Emraan Anwar Hashmi adalah artis India yang beragama Islam. Emraan Hashmi sejak kecil dibesarkan sebagai muslim, meskipun kedua orang tuanya menganut agama yang berbeda.

    Sebelum tenar seperti sekarang, Emraan Hashmi memulai karir di industri film sebagai asisten sutradara. Film Footpath yang dirilis tahun 2003 merupakan debut aktingnya yang pertama.

    Namun, Emraan Hashmi tidak serta merta memperoleh ketenaran dari film tersebut. Namanya baru populer setelah membintangi film Murder yang rilis tahun 2004.

    Emraan Hashmi menikah dengan upacara pernikahan Islami bersama istrinya, Parveen Shahani. Keduanya telah menjalin hubungan selama enam setengah tahun dan kemudian dikaruniai seorang putra, Ayaan Hashmi.

    Baca juga: Hak dan Kewajiban Suami Istri Lengkap, Simak Yuk!

    4. Nargis Fakhri

    4. Nargis Fakhri

    Nargis Fakhri lahir di Queens, New York pada 20 Oktober 1979. Nargis Fakhri merupakan seorang model, penyanyi, dan juga artis papan atas India. Fakhri lahir dan dibesarkan secara muslim.

    Ayah Fakhri, Mohammed Fakhri merupakan orang Pakistan sementara ibunya Marie Fakhri adalah orang Ceko. Aktris cantik ini memulai karir sebagai model dan pernah tampil di America’s Next Top Model tahun 2004.

    Drama romantis musikal Rockstar adalah debut akting Fakhri. Karirnya semakin menanjak hingga dia berkolaborasi dengan Varun Dhawan di film Main Tera Hero. Film tersebut cukup sukses dari segi pendapatan.

    5. Tabassum Fatima Hashmi

    5. Tabassum Fatima Hashmi

    Tabu dilahirkan dengan nama Tabassum Fatima Hashmi merupakan aktris India populer yang lahir dari keluarga muslim. Ayahnya, Jamal Ali Hashmi adalah aktor 1970-an yang cukup terkenal di Pakistan.

    Tabu merupakan salah satu aktris senior India yang mampu bertahan sampai sekarang. Karirnya dimulai sejak 1982, di usianya yang masih 11 tahun melalui Bazaar.

    Tabu telah menerima banyak penghargaan film termasuk di Filmfare Award sebagai aktris terbaik untuk film Varasat, Cheeni Kum, Astitva, dan masih banyak lagi.

    Kontribusi Tabu yang sangat besar di bidang seni, membawanya pada penghargaan sipil tertinggi yakni Padma Shri. Penghargaan ini diberikan oleh pemerintah India tahun 2011.

    6. Sara Ali Khan

    6. Sara Ali Khan

    Saif Ali Khan dan Amrita Singh merupakan artis senior India terpopuler di zamannya. Keduanya pernah menikah dan memiliki beberapa anak salah satunya, Sara Ali Khan.

    Sara Ali Khan Pataudi lahir  12 Agustus 1995 dari keluarga Pataudi yang dikenal luas di industri film Hindi India.

    Tak berbeda dengan Tabu yang memulai karir keartisannya di usia anak-anak, Sara Ali Khan berusia 4 tahun saat membintangi sebuah iklan. Akan tetapi, film pertama yang dibintanginya adalah Kedarnath di tahun 2018.

    Karir akting Khan yang pertama adalah film Kedarnath bersama lawan mainnya, Sushant Singh Rajput. Selanjutnya, Khan juga bermain pada film Simmba.

    Menariknya, kedua film yang diperankan oleh Khan tersebut meraih kesuksesan. Khan bahkan mendapatkan piala penghargaan pertamanya sebagai best female debut pada film Kedarnath.

    7. Ayesha Takia

    7. Ayesha Takia

    Sebelumnya, telah dijelaskan siapa saja artis India yang beragama Islam. Mayoritas memilih beragama Islam karena memang dibesarkan sebagai seorang muslim.

    Namun, kondisi yang sama tidak dengan Ayesha Takia. Ayesha Takia lahir pada 10 April 1986 di Bombay. Takia dibesarkan pada lingkungan keluarga campuran, di mana ayahnya merupakan keturunan dari Hindu Gujarati.

    Sebelum dikenal sebagai aktris, Takia lebih dahulu berkarir di dunia periklanan atau menjadi model video musik.

    Di tahun 2004, Takia memperoleh peran utamanya sebagai pemeran utama dalam film Taarzan: The Wonder Car. Sayangnya, film yang dimainkan Takiya kurang populer dan tidak berhasil secara finansial.

    Di usianya yang ke-23, Takia memutuskan menikah dengan pujaan hatinya, Farhan Azmi. Pasca pernikahan tersebut, Takia mengubah nama belakangnya kemudian memilih untuk memeluk Islam.

    8. Gauahar Khan

    8Gauahar Khan

    Gauahar Khan merupakan aktris India yang lahir dari keluarga muslim. Dia lahir pada 23 Agustus 1983 di Pune. Sebelum dikenal sebagai pemain peran, Khan lebih dahulu populer sebagai model.

    Karir modelnya cukup bersinar. Khan pernah berpartisipasi dalam kontes Femina Miss India tahun 2002. Adapun debut akting pertama Khan adalah film Rocket Singh: Salesman of The Year yang dirilis pada tahun 2009.

    Pada tahun 2017, Khan mendapatkan peran sebagai Laxmi di Badrinath Ki Dulhania. Film tersebut merupakan sekuel dari film yang sukses yaitu Humpty Sharma Ki Dulhania yang digarap oleh Karan Johar.

    9. Dia Mirza

    Dia Mirza

    Nama Dia Mirza mungkin tidak setenar Shah Rukh Khan akan tetapi karir di dunia perfilmannya tidak bisa dibilang sedikit. Dia Mirza Rekhi merupakan aktris India yang lahir di Hyderabad pada 09 Desember 1981.

    Sebelum memulai debut akting sebagai pemain film, Dia Mirza lebih dulu berkarir di dunia modelling. Hebatnya, Mirza berhasil dinobatkan sebagai Miss Asia Pacific International pada tahun 2000.

    Mirza memulai debutnya sebagai pemain peran di film Rehnaa Hai Terre Dil Mein yang dirilis pada tahun 2001. Sejak saat itu, karir Mirza di industri perfilman cukup menjanjikan.

    Banyak film yang berhasil dibintanginya mulai dari Alag, Tumko Na Bhool Paayenge, Dus, dan masih banyak lagi.

    10. Madhubala

    Madhubala

    Di posisi terakhir adalah Madhubala, aktris senior yang aktif bermain peran pada tahun 1942-1964.  

    Madhubala merupakan salah satu artis India dengan karir yang panjang dan gemilang di era pasca kemerdekaan. Dia termasuk sebagai artis dengan bayaran termahal di India.

    Meskipun hanya aktif selama satu dekade saja, tapi Madhubala berhasil mencatatkan karir yang panjang. Dia berhasil membintangi lebih dari 60 film.

    Sayangnya di tengah karirnya yang menanjak, Madhubala mengidap penyakit jantung yang parah. Dia juga mendapatkan banyak kontroversi karena menjalin percintaan dengan lawan mainnya, Dilip Kumar.

    Itulah informasi tentang artis India yang beragama Islam. Beberapa artis masih aktif sebagai pemain film hingga saat ini, meskipun ada juga yang sudah wafat.

    Islam memang minoritas di India, tapi para artis tersebut tetap memegang keyakinan mereka sebagai ciptaan Allah SWT.