Category: Agama

  • Doa Angin Kencang dalam Islam: Arab, Latin, & Artinya

    Doa Angin Kencang dalam Islam: Arab, Latin, & Artinya

    Angin yang bertiup kencang merupakan salah satu fenomena alam. Ini merupakan salah satu cara Allah SWT dalam menunjukkan kebesaran-Nya. Melalui angin, umat muslim diminta untuk selalu mengingat kebesaran dari Allah SWT. Namun, ketika tiupan angin mulai kencang, Anda diwajibkan membaca doa angin kencang.

    Doa Angin Kencang

    Dalam Islam, segala sesuatu memiliki doanya masing-masing. Hal tersebut tidak terkecuali ketika angin bertiup dengan kencang. Doa ini bisa Anda lafadzkan ketika angin berhembus secara mengerikan dan membuat Anda takut melihatnya. 

    Dalam salah satu hadits Imam Muslim diriwayatkan bahwa, ketika hujan lebat disertai angin kencang, maka Rasulullah SAW akan membaca doa berikut ini:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

    Bahasa latinnya adalah sebagai berikut:

    “Allahumma inni as aluka khairaha wa khaira ma fiha wa khaira ma ursilat bihi wa a’udzubika min syarriha wa syarri ma fiha wa syarri ma ursilat bihi.”

    Arti dari doa angin kencang ini adalah berikut:

    “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya. Dan kebaikan yang dibawanya dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan angin ini. keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya.”

    Selain itu, ada juga hadits lain yang dikemukakan oleh Sayyidina Abu Hurairah RA. Di mana dijelaskan bahwa Rasulullah SAW berkata:

    “Aku mendengar bahwa Nabi SAW bersabda: ‘Angin adalah bagian dari pemberian Allah. Jadi, angin bisa membawa rahmat dan juga bisa membawa azab. Jika kalian melihatnya, jangan mencelanya. Mohonlah kepada Allah kebaikannya dan berlindunglah kepada Allah dari keburukannya.”

    Selain itu, berikut ini ada juga doa angin bertiup keras lainnya yang bisa Anda baca sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW:

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رَحْمَةً وَلَا تَجْعَلْهَا عَذَابًا، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رِيَاحًا وَلَا تَجْعَلْهَا ضَرُوْرَةً.

    Bahasa latinnya adalah sebagai berikut:

    “Allahumma inni as’aluka khairaha wa khaira ma fiha wa khaira ma ursilat bihi, wa a’udzubika min syarriha wa syarri ma fiha wa syarri maa ursilat bih. Allahummaj’alhu rahmatan wala taj’alha adzaban. Allahummaj’alhu riyahan wala taj’alha daruratan.”

    Artinya adalah:

    “Wahai Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini. Kebaikan barang yang ada di dalamnya, dan kebaikan barang yang diutus melaluinya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini. Kejahatan barang yang ada di dalamnya, dan kejahatan barang yang diutus melaluinya. 

    Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin rahmat dan jangan jadikan ini sebagai angin siksa. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin manfaat dan jangan jadikan ini sebagai angin bahaya.”

    Selain membaca doa angin kencang, Rasulullah SAW juga mengajarkan ketika angin bertiup kencang dianjurkan untuk membaca surat Mu’awwidzatain. Surat Mu’awwidzatain ini adalah surat Al-Falaq dan surat An-Nas. 

    Uqbah bin Amir RA meriwayatkan, bahwa “Suatu saat, aku berjalan bersama Rasulullah SAW di tempat antara Juhfah dan Abwa’. Tiba-tiba, kami diselimuti oleh angin gelap dan pekat. Maka, Rasulullah SAW pun ber-ta’awudz dengan ‘Qul a’udzu birabbil falaq’, dan ‘Qul A’uudzu birabbi nas’.”

    Kemudian, Rasulullah SAW pun bersabda: 

    “Hai Uqbah, mintalah perlindungan dengan keduanya. Tidak ada seorang yang berlindung lebih baik seperti keduanya.” (HR. Ibnu Mardawaih, Baihaqi dan Hakim)

    Penjelasan Al-Qur’an tentang Angin Kencang

    Angin dan hujan merupakan rahmat dari Allah. Jadi, sebagai seorang muslim tentunya dilarang mencela hujan dan angin tersebut. Rasulullah SAW sendiri bersabda:

    لاَ تَسُبُّوا الرِّيحَ

    Artinya adalah:

    “Janganlah kamu mencaci maki angin.”

    Allah sendiri mengatur waktu, cuaca, dan seluruh isi dari alam semesta. Maka, mencela dan memaki ketentuan Allah berarti mencela Allah. 

    Rasulullah SAW bersabda:

    قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يُؤْذِينِى ابْنُ آدَمَ يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ

    Artinya adalah:

    “Allah SWT berfirman, anak Adam menyakiti-Ku. Dia mencela waktu, padahal aku adalah pangatur waktu. Akulah yang membolak balikkan malam dan siang.”

    Hadits ini tentunya mengingatkan bahwa, kehidupan manusia tidak terlepas dari kondisi cuaca, baik malam dan siang hari. Karena itu, doa angin kencang tentunya harus diamalkan untuk mengingat kuasa-Nya. 

    Sementara angin merupakan salah satu bagian dari kebesaran Allah. Ada banyak sekali ayat Al-Qur’an yang menerangkan perihal angin ini. Antara lain adalah sebagai berikut:

    “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya. Dan supaya kapal bisa berlayar dengan perintah-Nya. Dan juga supaya kamu bisa mencari karunia-Nya. Mudah-mudahan kamu bersyukur.” (QS. Ar- Rum: 46)

    “Dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang memikirkan.” (QS. Al-Baqarah: 164)

    Diriwayatkan juga dalam kitab Ibnu as-Sunni, dari Salamah bin Al-Akwa’ RA, bahwa:

    “Jika angin bertiup kencang, Rasulullah SAW berucap, ‘Ya Allah semoga membawa air, dan bukan membawa kegersangan’.”

    Diriwayatkan juga oleh Anas bin Malik dan Jabir bin Abdullah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang doa angin bertiup keras, yaitu:

    إِذَا وَقَعَتْ كَبِيْرَةٌ، أَوْ هَاجَتْ رِيْحٌ عَظِيْمَةٌ، فَعَلَيْكُمْ بِالتَّكْبِيْرِ، فَإِنَّهُ يَجْ.لُو الْعَجَاجَ اْلأَسْوَدَ.

    Artinya adalah:

    “Jika terjadi peristiwa besar atau angin kencang bertiup, maka bertakbirlah; karena sesungguhnya ia akan menghilangkan petaka yang mencekam.”

    Selain itu, diriwayatkan juga dalam kitab Al-Umm oleh ibnu Abbas RA yang mengatakan bahwa:

    مَا هَبَّتِ الرِّيْحُ، إِلاَّ جَثَا النَّبِيُّ صلى الله عليه و سلم عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَقَالَ: اَللّهُمَّ اجْعَلْهَا رَحْمَةً وَلاَ 

    تَجْعَلْهَا عَذَابًا. اَللّهُمَّ اجْعَلْهَا رِيَاحًا وَلاَ تَجْعَلْهَا رِيْحًا.

    Artinya adalah:

    “Tidaklah angin bertiup kencang  melainkan Nabi SAW berlutut seraya mengucapkan, ‘Ya Allah, jadikanlah ia sebagai rahmat dan jangan jadikan sebagai petaka. Ya Allah, jadikanlah ia sebagai angin yang membawa manfaat dan jangan jadikan sebagai angin yang membawa bencana’.”

    Firman Allah tentang doa angin kencang:

    فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا

    “Maka Kami meniupkan angin yang amat gemuruh kepada mereka.” (Fushshilat: 16)

    إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الرِّيحَ الْعَقِيمَ

    “Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan.” (QS. Adz-Dzariyat:41)

    وَأَرْسَلْنَا الرِّيَاحَ لَوَاقِحَ

    “Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan tumbuhan.” (QS. Al-Hijr:22)

    وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَن يُرْسِلَ الرِّيَاحَ مُبَشِّرَاتٍ

    “Dan diantara tanda-tanda kekuasan-Nya ialah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira.” (QS. Ar-Rum: 46)

    Bacalah Doa Ketika Angin Bertiup Kencang

    Doa angin kencang memang tidak akan bisa menghentikan secara tiba-tiba. Namun, doa ini merupakan upaya manusia untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Sebab, hanya Allah yang berhak mengatur segalanya. Ingat! jangan pernah mencela atau mencaci maki, karena angin merupakan tanda kebesaran Allah SWT.

  • Doa Ketika Mimpi Baik dan Doa Mimpi Buruk: Arab, Latin, dan Artinya

    Doa Ketika Mimpi Baik dan Doa Mimpi Buruk: Arab, Latin, dan Artinya

    Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang sering terjadi saat kita tidur. Ketika kita mengalami mimpi baik, tentunya kita ingin agar kebaikan tersebut terus terwujud dalam kehidupan kita. Namun, bagaimana dengan mimpi buruk? Bagaimana cara memohon perlindungan dari Allah SWT dengan doa mimpi buruk? 

    Dalam artikel ini, kita akan membahas doa-doa yang bisa diamalkan ketika bermimpi baik maupun buruk, dengan penulisan dalam Bahasa Arab, Latin, dan artinya. Akan ada pula teladan-teladan dari Rasul yang mengalami mimpi. Yuk, simak detail penjelasannya. 

    Pentingnya Doa Mimpi Buruk dan Mimpi Baik 

    Pada saat menghadapi mimpi baik maupun buruk, penting bagi kita untuk mengamalkan doa. Berikut adalah pentingnya mengamalkan doa mimpi buruk dan mimpi baik.

    1. Sarana Mengungkapkan Syukur

    Ketika kita bermimpi baik, doa menjadi sarana untuk mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada Allah atas karunia yang diberikan-Nya. 

    2. Pelindung dan Penyejuk Hati

    Saat menghadapi mimpi buruk, doa mimpi buruk menjadi perlindungan dan penyejuk hati. Dalam Islam, kita diajarkan untuk mencari perlindungan dari Allah SWT terhadap segala bentuk kejahatan dan keburukan. 

    Dengan berdoa, kita memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT agar terhindar dari dampak negatif atau bahaya yang mungkin terkait dengan mimpi buruk tersebut.

    3. Sarana Memohon Petunjuk dari Allah SWT

    Doa juga menjadi sarana untuk memohon petunjuk dan penjelasan dari Allah SWT ketika menghadapi mimpi yang membingungkan. Dalam keadaan ini, kita dapat memanjatkan doa dengan tulus, memohon agar diberikan pemahaman yang benar mengenai arti dan pesan yang terkandung dalam mimpi tersebut. 

    4. Sarana Memperkuat Hubungan dengan Allah

    Selain itu, dalam doa, kita menyadari bahwa Allah SWT adalah Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan doa hamba-Nya yang tulus dan ikhlas. Dengan berdoa, kita merasa terhubung dengan-Nya dan meletakkan harapan serta kepercayaan sepenuhnya kepada-Nya.

    Keteladanan Para Rasul

    Pada zaman dahulu, terdapat sejumlah nabi yang diutus oleh Allah SWT untuk membimbing umat manusia. Mereka adalah para utusan yang mulia dan penuh keberkahan. Meski memiliki kedudukan yang tinggi, para nabi tidak terlepas dari pengalaman bermimpi baik maupun buruk.

    1. Mimpi Baik Nabi Ibrahim AS

    Salah satu contoh adalah Nabi Ibrahim AS, seorang nabi yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Suatu malam, Nabi Ibrahim mendapatkan mimpi yang menakjubkan. Dalam mimpinya, ia melihat dirinya sedang membangun Ka’bah, tempat suci yang akan menjadi rumah bagi ibadah kepada Allah SWT. 

    Setelah bangun dari tidur, Nabi Ibrahim merasa senang dan bersyukur kepada Allah atas mimpi yang diberikan-Nya. Ia segera memanjatkan doa syukur, memohon agar mimpi tersebut menjadi kenyataan.

    2. Mimpi Buruk Nabi Yusuf AS

    Namun, tidak hanya mimpi baik yang dihadapi oleh para nabi. Nabi Yusuf AS, seorang nabi yang diberikan keindahan dan kebijaksanaan oleh Allah, juga pernah mengalami mimpi buruk. 

    Dalam mimpinya, Nabi Yusuf melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan sedang bersujud kepadanya. Mimpi ini membuatnya merasa cemas dan khawatir akan arti dari mimpi tersebut.

    Namun, sebagai seorang nabi yang bijaksana, Nabi Yusuf tidak putus asa. Ia meminta petunjuk kepada Allah SWT dengan berdoa, memohon agar Allah SWT memberikan penjelasan yang benar mengenai mimpi tersebut. Dalam keheningan malam, Nabi Yusuf dengan tulus memanjatkan doa:

    “Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui segala yang tersembunyi. Berilah aku penjelasan yang benar mengenai mimpi yang aku alami ini.”

    Allah SWT, yang Maha Pengasih dan Maha Mengetahui, kemudian memberikan petunjuk dan penjelasan kepada Nabi Yusuf. Melalui perjalanan hidupnya, Nabi Yusuf memahami arti dari mimpi tersebut dan menjadi salah satu nabi yang dihormati dalam sejarah.

    Kisah-kisah ini mengajarkan kepada kita betapa pentingnya menghadapi mimpi baik maupun buruk dengan sikap yang benar. Para nabi telah menunjukkan contoh yang baik dalam berdoa kepada Allah SWT. 

    Doa-doa Ketika Bermimpi  

    Lanjutkan membaca artikel ini untuk mengetahui bagaimana doa-doa yang dapat dipanjatkan ketika mengalami mimpi buruk maupun mimpi baik.

    1. Doa Ketika Bermimpi Baik

    Pertama, ketika mengalami mimpi baik, ada beberapa doa yang bisa untuk diterapkan, yaitu

    a. Subhanallah! Alhamdulillah!

    Ketika kita terbangun dari tidur setelah mengalami mimpi yang indah, doa pertama yang bisa kita panjatkan adalah dengan mengucapkan “Subhanallah” yang berarti “Maha Suci Allah” sebagai ungkapan kekaguman kita atas keindahan dan kebaikan yang Allah berikan dalam mimpi tersebut. 

    Selanjutnya, kita juga dapat mengucapkan “Alhamdulillah” yang berarti “Segala puji bagi Allah” sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang kita terima.

    b. Doa Syukur

    Selain mengucapkan puji dan syukur kepada Allah, kita juga dapat memanjatkan doa syukur seperti:

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ قَطْلَ الْحَاجَتِ

    (Alhamdulillahil ladzii qatla haajaati)

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi hajatku”

    2. Doa Mimpi Buruk

    Selanjutnya, jika kita mengalami mimpi buruk, berikut adalah doa-doa mimpi buruk yang bisa kita panjatkan. Dalam mengamalkannya, kita sembari memohon dan meminta perlindungan dari-Nya.

    a. Isti’adzah (Untuk Memohon Perlindungan)

    Ketika kita mengalami mimpi buruk yang membuat kita merasa takut atau cemas, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT. 

    Untuk memohon perlindungan, bisa dengan membaca “A’udzubillahi minasy syaithonirrojim” yang berarti “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.” Dengan mengucapkan isti’adzah, kita meminta perlindungan Allah dari gangguan dan pengaruh negatif syaitan.

    b. Doa Perlindungan

    Setelah membaca isti’adzah, kita bisa melanjutkan dengan membaca doa perlindungan, seperti:

    هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

    (Huwallahu, allahu rabbi, la syarika lahu. A‘udzu bikalimatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ibaadihi wa min hamazatisy syayatini wa an yahdhurun.)

    Artinya: “Dialah Allah, Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.”

    Atau bisa juga dengan doa mimpi buruk yang lebih singkat, yaitu:

    أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَان وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ

    (Allohumma inni a’zubika min ‘amalis syaithoni wa sayyi-atil ahlam.)

    Artinya: “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi.”

    3. Doa Bangun Tidur

    Ketika kita terbangun dari tidur setelah mimpi indah ataupun mimpi buruk, kita bisa melafalkan doa terima kasih dan memohon keberkahan untuk hari yang baru, seperti:

    اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ

    “Alhamdulillahilladzi ahyaana ba’da ma amatana wa ilaihin nusyuur”

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati (tidur), dan kepadaNyalah kami akan kembali.”

    Doa ini mengingatkan kita bahwa Allah adalah pemberi kehidupan dan setiap kali kita terbangun, itu adalah anugerah-Nya.

    Sudah Tahu Doa Ketika Bermimpi Buruk dan Baik? 

    Demikianlah penjelasan lengkap mengenai doa mimpi buruk dan doa ketika mimpi baik dalam Arab dan Latin, serta artinya. Doa ketika bermimpi baik maupun buruk merupakan salah satu bentuk ibadah yang bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

    Dengan mengucapkan doa-doa ini, kita mengakui kekuasaan dan perlindungan Allah atas hidup kita, baik saat kita bermimpi indah maupun menghadapi mimpi buruk. Selalu ingatlah bahwa doa adalah sarana untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. 

    Dengan kita bersungguh-sungguh dalam mengamalkan doa-doa ini, kita bisa merasakan ketenangan, perlindungan, dan keberkahan dalam hidup kita.

  • Doa Nabi Daud, Melembutkan Hati hingga Mengucap Syukur

    Doa Nabi Daud, Melembutkan Hati hingga Mengucap Syukur

    Nabi Daud adalah salah satu nabi yang dikenal sebagai seorang raja, penyair, dan pemimpin yang bijaksana. Lebih-lebih lagi, Nabi Daud juga termasuk ke dalam kelompok Ulul Azmi (Rasul dengan ketabahan dan kekuatan luar yang biasa). Itulah sebabnya doa Nabi Daud sangat mustajab, bahkan masih diamalkan hingga kini oleh umat muslim.

    Mengenal Sosok Nabi Daud a.s

    Nabu Daud a.s dikenal sebagai sosok yang tawadlu’ (rendah hati) sekaligus pemimpin yang adil. Hal ini terbukti dari banyak kisahnya dalam Al-Qur’an tentang kebijaksanaan dan keadilan dalam memimpin umatnya. 

    Beliau dianugerahi kecerdasan yang luar biasa oleh Allah SWT dalam menyelesaikan konflik dan menetapkan keputusan yang adil.

    Nabi Daud juga diberikan muktizat berupa kekuasaan dan kendali terhadap jin dan angin. Sehingga, beliau dapat memanfaatkan bantuan mereka dalam tugas-tugasnya, seperti membangun Baitul Maqdis (Masjid Al-Aqsa) di Yerusalem.

    Yang tak kalah mencengangkan adalah kekuatan dan keberanian Nabi Daud a.s sebagaimana yang diceritakan dalam buku Kisah Menakjubkan 25 Nabi dan Rasul karya Nurul Ihsan. Salah satu kisah yang terkenal adalah ketika beliau berhasil mengalahkan raksasa Goliath (Jalut), padahal saat itu masih berusia 9 tahun.

    Mukjizat lain yang membuat doa Nabi Daud sangat mustajab adalah memiliki suara yang sangat indah saat berdoa dan berdzikir kepada Allah. Beliau juga mampu melelehkan logam dengan tangan kosong untuk membuat baju perang, seperti halnya doa-doa beliau yang mampu meluluhkan hati seseorang yang sekeras baja.

    Kumpulan Doa Nabi Daud a.s yang Mustajab

    Selama hidupnya, Nabi Daud a.s sangat sering berdoa kepada Allah SWT untuk meminta pengampunan atas dosa dan kekhilafannya, memohon petunjuk-Nya, serta memohon perlindungan-Nya dalam menghadapi cobaan. Selain meminta, Nabi Daud juga banyak mengucap syukur dan memuji kebesaran Allah SWT dalam setiap doanya.

    Tak heran, beliau terkenal sebagai nabi dengan kehusyukan dan kedekatannya dengan Allah SWT dalam berdoa. Salah satu doa Nabi Daud yang paling terkenal adalah ketika beliau berdoa memohon pengampunan dan pemurnian hati setelah kesalahannya dengan Sabig binti Syaik dan Uriah bin Hanna.

    1. Doa Nabi Daud untuk Melembutkan Hati Seseorang

    Bagi Nabi Daud a.s, melembutkan hati manusia adalah salah satu tugas yang sangat sulit. Sebab, hati yang keras akan sulit untuk menerima perubahan dan cenderung berpegang pada keyakinan yang sudah lama dianut, sekalipun itu keyakinan yang menyimpang.

    Oleh sebab itu, Nabi Daud a.s selalu memanjatkan doa, memohon agar Allah SWT melembutkan hati manusia. Doa ini bisa kamu jadikan acuan, jika kamu ingin melembutkan hati seseorang, misalnya saja melembutkan hati anak supaya lebih patuh kepada orang tua, meluluhkan hati pasangan, dan sebagainya.

    اَللَّهُمَّ لَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ لَيِّنْتَ لِدَاوُدَالْحَدِيْد

    Bacaan Latin: Allahumma layyin lii qalbahu, layyinta li Daudal hadiid.

    Artinya: “Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (akan) besi.”

    2. Doa Nabi Daud Memohon Kemenangan

    Nabi Daud a.s juga memanjatkan doa setiap hari kepada Allah SWT untuk memohon kemenangan ketika akan ikut berperang melawan raja Jalut yang perkasa. Doa ini bisa kamu ikuti, jika kamu sedang berada dalam kondisi yang sulit atau ingin mencapai keberhasilan atas apa yang telah kamu perjuangkan sekian lama. 

    Misalnya memohon agar lolos dalam mengikuti ujian, tes wawancara kerja, berhasil mengerjakan proyek besar, atau lainnya. Berikut ini doa dari Nabi Daud yang tercantum dalam Q.S Al-Baqarah ayat 250 untuk memohon kemenangan:

    وَلَمَّا بَرَزُوا۟ لِجَالُوتَ وَجُنُودِهِۦ قَالُوا۟ رَبَّنَآ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

    Bacaan Latin: Wa lammaa barazuu lijaluta wa junuudihi qaalu rabbanaa afrigh ‘alaina sabraw wa sabbit aqdaamana wanshurnaa ‘alal-qaumil-kaafirin.

    Artinya: “Tatkala Jalut dan tentaranya telah tampak oleh mereka, mereka pun (Thalut dan tentaranya) berdoa, ‘Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.’”

    3. Doa Nabi Daud agar Cepat Dipertemukan dengan Jodoh

    Bagi kamu yang ingin cepat dipertemukan dengan jodoh, ada bacaan doa dari Nabi Daud yang bisa kamu baca dan amalkan setiap hari, yaitu:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِي يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي وَأَهْلِي وَمِنْ الْمَاءِ الْبَارِدِ

    Bacaan Latin: Allahumma innii as’aluka hubbaka wa Hubba man yuhibbuka, wa ‘amalalladzii yuballighunii hubbaka. Allahummaj’al hubbaka ahabba ilayya min nafsii wa ahlii wa minal maa il baarid.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya hamba memohon kepada-Mu cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu, dan hamba memohon kepada-Mu, perbuatan yang dapat mengantarkan hamba kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih hamba cintai daripada diri hamba, keluarga hamba, serta air dingin”.

    4. Doa Nabi Daud agar Bersuara Merdu

    Nabi Daud a.s dikenal sebagai nabi yang bersuara sangat merdu dan indah. Ketika Nabi Daud berdoa, suaranya begitu memukau dan mampu menyentuh hati pendengarnya.

    Itulah sebabnya tak jarang umat muslim yang ingin memiliki suara merdu layaknya Nabi Daud, terutama muslim yang bercita-cita ingin menjadi tahfidz, dai, ataupun qori’ (pembaca Al-Qur’an). Buat kamu yang ingin meminta agar bersuara merdu, coba bacalah doa ini setiap hari:

    اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْئَلُكَ صَوْتًا خَفِيْفًا قَوِيًّا وَسَدِيْدًا كَصَوْتِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ

    Bacaan Latin: Allaahumma inni as-aluka shautan khofiifan hasanan qawiyyan ka shauti nabiyyina daawuda ‘alaihi salaam.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku minta kepada-Mu suara yang ringan, bagus, dan kuat seperti suara Nabi Daud ‘alaihissalam.”

    5. Doa Tasbih dan Memanjatkan Syukur

    Selama hidupnya, Nabi Daud a.s senantiasa memanjatkan kalimat-kalimat tasbih dan syukur atas anugerah yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya. Doa-doa ini menggambarkan ketundukan, pengakuan, dan keagungan Allah dalam kehidupan Nabi Daud. Doa Nabi Daud ini bahkan tertuang dalam Q.S An-Naml ayat 25, yaitu:

    وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ وَسُلَيْمَٰنَ عِلْمًا ۖ وَقَالَا ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى فَضَّلَنَا عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّنْ عِبَادِهِ ٱلْمُؤْمِنِينَ

    Bacaan Latin: Wa laqad ataina dawuda wa sulaimana ‘ilma, wa qalal-hamdu lillahillazi faddalana ‘ala kasirim min ‘ibadihil-mu’minin.

    Artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan, ‘Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambanya yang beriman.’”

    Doa ini mengingatkan kita agar tidak pernah lupa bersyukur atas segala nikmat dan keberhasilan yang telah Allah berikan dalam hidup kita, terlepas dari banyak atau sedikit nikmatnya. 

    Mari Amalkan Doa Nabi Daud Sesering Mungkin!

    Itulah beberapa doa dari Nabi Daud yang bisa kamu baca, mulai dari doa untuk memohon keberhasilan hingga doa tasbih sebagai wujud syukur atas keberhasilan tersebut. Semoga dengan mengamalkan doa-doa di atas, kita semua bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga semakin dicintai oleh-Nya. 

  • Doa Lailatul Qadar Sesuai Sunnah yang Disertai Artinya

    Doa Lailatul Qadar Sesuai Sunnah yang Disertai Artinya

    Malam Lailatul Qadar atau dikenal dengan malam seribu bulan merupakan salah satu momen istimewa bagi seluruh umat Muslim. Sebab, malam ini dipercaya memiliki banyak manfaat dan keistimewaan yang sayang untuk dilewatkan. Lantas, seperti apa doa Lailatul Qadar yang benar sesuai sunnah? Simak ulasan berikut ini!

    Mengenal Malam Lailatul Qadar

    Seperti penjelasan singkat di atas, Lailatul Qadar merupakan malam yang jauh lebih baik dari malam seribu bulan. Inilah kenapa Lailatul Qadar disebut dengan malam seribu bulan.

    Para ulama berpendapat bahwa siapapun umat Muslim yang melakukan ibadah di malam seribu bulan ini, niscaya akan memperoleh pahala. Jumlah pahala yang diperoleh jauh lebih baik daripada malam seribu bulan.

    Kata al-Qadar diartikan sebagai kemuliaan atau kebesaran. Selain itu, al-Qadar juga diartikan sebagai takdir.

    Hal yang membuat malam Qadar semakin istimewa, karena Allah SWT mengangkat kedudukan Nabi dan memuliakannya serta mengangkatnya menjadi Rasul.

    Keistimewaan malam Lailatul Qadar tertulis dalam Surah Al-Qadr ayat 1-5 yang berbunyi:

    إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡرٖ تَنَزَّلُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ بِإِذۡنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمۡرٖسَلَٰمٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطۡلَعِ ٱلۡفَجۡرِ

    Artinya:

    “Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Quran pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu jauh lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turunlah para malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.”

    Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar

    Allah SWT tidak menyebutkan kapan pastinya malam Lailatul Qadar akan terjadi. Meski begitu, umat Muslim harus mencari malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan puasa atau malam Ramadhan. Di malam ganjil tersebut, umat Muslim bisa membaca doa Lailatul Qadar.

    Berikut hadits riwayat dari Bukhari dan Muslim:

    تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ

    Artinya:

    “Carilah malam Lailatul Qadar di malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan.”

    Seruan tersebut juga bisa memotivasi para umat Muslim untuk terus konsisten dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan, baik ibadah wajib maupun ibadah sunnah.

    Kemunculan malam Lailatul Qadar sebenarnya bisa dirasakan oleh umat Muslim yang terpilih saja, salah satunya Nabi Muhammad SAW. Menurut Ustadz Abdul Somad yang dilansir dari Detik.com, malam Lailatul Qadar memiliki tanda-tanda sebagai berikut:

    1. Cahaya Matahari Redup di Pagi Hari

    Ustadz Abdul Somad mengatakan bahwa cahaya matahari di pagi hari akan redup. Ini dikarenakan cahaya para malaikat yang turun dari langit mengalahkan cahaya matahari pagi.

    Dalam hadits riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:

    “Sesungguhnya tanda malam Lailatul Qadar adalah malam cerah, terang, dan seolah-olah ada bulan. Malam itu juga sangat tenang dan tentram, tidak dingin ataupun tidak panas. Dan sesungguhnya tanda malam Lailatul Qadar, yaitu matahari di pagi hari terbit dengan indah, tidak terlalu cerah, seperti sinar bulan purnama.”

    2. Tidak Dingin dan Tidak Panas

    Tanda berikutnya adalah tidak dingin dan tidak panas. Tanda kedua ini terdapat dalam hadits riwayat Muslim yang berbunyi:

    إن ليلة القدر ليلة سمحة طلقة لا حارة ولا باردة يطلع صبيحتها الشمس دائرة حمراء ليس لها شعاع

    Artinya:

    “Sesungguhnya malam Lailatul Qadar merupakan malam yang cerah, lembut, tidak panas dan tidak dingin pula. Pada pagi harinya matahari terbit dalam keadaan bulat merah tanpa sinar.”

    3. Adanya Perubahan pada Sikap Seseorang

    Menurut ustadz Abdul Somad, tanda lainnya dari kemunculan malam Lailatul Qadar adalah adanya perubahan pada diri seseorang. Misalnya, seseorang berubah jadi dermawan, rajin shalat, dan mengerjakan ibadah sunnah.

    Doa Lailatul Qadar Sesuai Sunnah dan Artinya

    Rasulullah menganjurkan para umatnya untuk membaca doa di sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan. Memanjatkan doa Lailatul Qadar bertujuan untuk mendapatkan pengampunan dari Allah SWT serta dikabulkannya doa-doa yang dipanjatkan.

    Pernyataan di atas sesuai dengan isi hadits riwayat Ahmad dan Thabrani yang berbunyi:

    “Barang siapa yang di malam lailatul qadar mengerjakan ibadah dan memanjatkan doa dengan penuh keimanan yang ditujukan hanya untuk Allah SWT, maka akan diampuni dari segala dosa-dosa terdahulu dan dosa yang akan datang.”

    Memanjatkan doa Lailatul Qadar harus sesuai dengan sunnah atau ajaran Rasulullah. Bacaan doa pada malam Lailatul Qadar harus berisi permohonan keselamatan dunia akhirat seperti yang diajarkan oleh Rasulullah.

    Doa pada malam Lailatul Qadar juga diriwayatkan dalam hadits, salah satunya hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi. Berikut bunyinya:

    يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

    Artinya:

    “Wahai Rasulullah, bagaimana aku mengetahui malam Lailatul Qadar? Apa yang harus aku ucapkan?” Kemudian Rasulullah SAW menjawab, “Ucapkanlah Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemaaf dan pemberi maaf, maka maafkanlah aku).”

    Berdasarkan hadits di atas, maka bacaan doa Lailatul Qadar yang bisa diucapkan berbunyi sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

    Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni

    Artinya:

    “Ya Allah, Engkau adalah Maha Pemaaf dan suka memberi maaf, maka maafkanlah aku.”

    Tidak hanya membaca doa, umat Muslim juga bisa melakukan itikaf di masjid serta menjalankan ibadah shalat. Anjuran tersebut tertulis dalam surat Al-Baqarah ayat 125 yang berbunyi:

    وَإِذْ جَعَلْنَا ٱلْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَأَمْنًا وَٱتَّخِذُوا۟ مِن مَّقَامِ إِبْرَٰهِۦمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَآ إِلَىٰٓ إِبْرَٰهِۦمَ وَإِسْمَٰعِيلَ أَن طَهِّرَا بَيْتِىَ لِلطَّآئِفِينَ وَٱلْعَٰكِفِينَ وَٱلرُّكَّعِ ٱلسُّجُودِ

    Artinya:

    “Dan ingatlah, ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan Kami telah perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang bertawaf, itikaf, dan yang ruku’ serta sujud.”

    Keutamaan serta Keistimewaan Lailatul Qadar

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, malam Lailatul Qadar sangat istimewa dan jauh lebih baik daripada seribu bulan. Berikut beberapa keutamaan serta keistimewaan dari malam Lailatul Qadar:

    1. Dosa Terdahulu Akan Diampuni

    Keistimewaan pertama adalah mendapat ampunan dari Allah SWT. Tidak hanya dosa-dosa terdahulu, dosa yang akan datang juga akan mendapat ampunan, jika berdoa dengan penuh keimanan.

    2. Malam Penuh Berkah

    Kedua adalah malam penuh keberkahan. Keistimewaan ini tertulis dalam surah Ad-Dukhan ayat 3-4. Di malam penuh berkah ini juga penuh keselamatan, di mana setan-setan tidak bisa berbuat apa-apa di malam Lailatul Qadar.

    3. Turunnya Para Malaikat ke Bumi

    Di malam istimewa ini, para malaikat turun ke bumi, sehingga banyak berkah di malam tersebut. Keistimewaan ini tertuang dalam surat Al-Qadr ayat 4, yang artinya: “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril.”

    Yuk, Baca Doa Lailatul Qadar!

    Jadi, bagi kamu yang hendak mendapatkan keberkahan dan dosa-dosa terampuni, maka alangkah baiknya untuk berdoa saat Lailatul Qadar, yakni di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Jangan sampai kamu lewatkan!

  • Amalkan Doa Perjalanan Jauh dan Naik Kendaraan Darat, Laut, Udara

    Amalkan Doa Perjalanan Jauh dan Naik Kendaraan Darat, Laut, Udara

    Perjalanan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Baik itu perjalanan harian, perjalanan liburan, atau perjalanan bisnis, kita seringkali harus berpindah tempat menggunakan berbagai jenis kendaraan. Maka, sebaiknya kita juga mengamalkan doa perjalanan jauh dan naik kendaraan ketika bepergian.

    Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi doa selamat perjalanan dan naik kendaraan untuk berbagai jenis transportasi dan pentingnya mengamalkannya dalam setiap perjalanan yang kita lakukan. Yuk, simak selengkapnya!

    Pentingnya Doa Perjalanan Jauh dan Doa Naik Kendaraan

    Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali terlalu terfokus pada rencana perjalanan kita, namun seringkali kita lupa untuk memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT. 

    Doa ini membawa harapan dan perlindungan bagi setiap muslim yang akan melakukan perjalanan, baik itu perjalanan darat, laut, maupun udara. Dalam doa ini, umat muslim memohon kepada Allah SWT untuk memberikan keberkahan, keselamatan, dan perlindungan dalam perjalanan yang akan dilakukan.

    Mengamalkan doa perjalanan jauh dan naik kendaraan memberikan berbagai manfaat penting, antara lain:

    1. Mengingatkan Ketergantungan pada Allah SWT

    Dalam setiap perjalanan yang kita lakukan, kita harus selalu mengingat bahwa segala sesuatu berada di bawah kekuasaan dan kehendak Allah SWT. 

    Dengan mengamalkan doa selamat perjalanan, kita mengakui ketergantungan kita kepada-Nya dan memohon bimbingan serta perlindungan dalam setiap langkah perjalanan kita.

    2. Memohon Perlindungan dan Keselamatan

    Perjalanan tidak selalu bebas dari risiko dan bahaya. Mengamalkan doa selamat perjalanan adalah cara kita memohon perlindungan dari segala bahaya yang mungkin menghadang di perjalanan kita. 

    Kita meminta Allah SWT untuk menjaga dan melindungi kita dari kecelakaan, bencana, dan segala bentuk ancaman yang mungkin timbul selama perjalanan.

    3. Menjaga Kehati-hatian dan Kewaspadaan

    Doa selamat perjalanan bukan berarti kita hanya mengandalkan doa semata. Tetap menjaga kehati-hatian dan kewaspadaan dalam berkendara atau bepergian merupakan bagian penting dalam menjalankan perjalanan yang aman dan nyaman. 

    Doa selamat perjalanan seharusnya menjadi pengingat bagi kita untuk tetap berhati-hati, mengikuti peraturan lalu lintas, dan mematuhi petunjuk pengemudi yang berlaku.

    Doa-doa Perjalanan Jauh dan Naik Kendaraan 

    Lanjutkan membaca untuk mengetahui berbagai doa yang bisa kita gunakan ketika bepergian jauh dan ketika naik kendaraan. Akan disediakan doa-doa untuk perjalanan jauh dan naik kendaraan baik di darat, laut, maupun udara. Simak selengkapnya!

    1. Doa Selamat Perjalanan 

    Ketika kita melangkahkan kaki dari rumah untuk bepergian, alangkah baiknya jika kita mengamalkan doa ini.

    بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

    (Bismillahi, tawakkaltu ‘alallah, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah.)

    Artinya: Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya.

    2. Doa Perjalanan Jauh Naik Kendaraan Darat

    Perjalanan darat mencakup berbagai jenis kendaraan, seperti mobil, motor, bus, dan lainnya. Berikut adalah beberapa doa selamat perjalanan yang dapat kita amalkan:

    a. Doa Naik Kendaraan Darat Singkat

    Adapun doa ketika naik kendaraan darat yang singkat, yang juga diamalkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:

    سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

    (Subhaanalladzi sakhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa innaa ilaa robbina lamunqolibuun)

    Artinya: Maha suci Allah yang memudahkan ini (kendaraan) bagi kami dan tiada kami mempersekutukan bagi-Nya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.

    b. Doa Selamat Perjalanan dengan Kendaraan Pribadi

    Ketika kita menggunakan kendaraan atau mobil pribadi, kita dapat mengamalkan doa berikut ini:

    سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

    Subhanalladzi sakh-khoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa inna ila robbina lamun-qolibuun. Allahumma innaa nas’aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal ‘amali ma tardho. 

    Allahumma hawwin ‘alainaa safaronaa hadza, wathwi ‘anna bu’dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.

    Artinya: 

    Maha Suci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. 

    Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, takwa, dan amal yang Engkau ridai dalam perjalanan kami ini.

    Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. 

    Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga.

    c. Doa Selamat Perjalanan Jauh dengan Kendaraan Umum

    Ketika kita menggunakan kendaraan umum seperti bus atau taksi, kita dapat mengamalkan doa berikut ini:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

    (Allahumma inni a’udzubika min ‘adzabi jahannama wa min ‘adzabil-qabri, wa min fitnatil-mahya wal-mamati, wa min fitnatil-masihid-dajjal.)

    Artinya: Ya Allah, kami memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan dalam perjalanan kami ini, serta perlindungan dari siksa neraka, dan kami berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, fitnah kehidupan dan mati, serta fitnah al-Masih al-Dajjal.

    3. Doa Perjalanan Jauh Naik Kendaraan di Laut

    Perjalanan di laut memiliki keunikan tersendiri. Berlayar di lautan yang luas dan dalam menuntut perlindungan khusus. Berikut adalah doa selamat perjalanan untuk naik kapal atau berlayar:

    بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَا ۗاِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

    (Bismillahi majreehaa wa mursaahaa inna robbii laghofuurur rohiim)

    Artinya: Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    4. Doa Selamat Naik Kendaraan di Udara

    Perjalanan udara memberikan pengalaman yang unik dan cepat. Berikut adalah doa selamat perjalanan untuk naik pesawat:

    اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّا بُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُ فِى الْاَهْلِ

    (Allaahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu allaahumma anta ash shohibu fissafari wal khalifatu fil-ahl)

    Artinya: Ya Allah, mudahkanlah kami bepergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam bepergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga.

    Panduan Mengamalkan Doa Selamat Perjalanan Jauh 

    Di bawah ini adalah panduan bagi yang ingin mengamalkan doa perjalanan jauh dan ketika naik kendaraan agar selamat. Simak selengkapnya!

    1. Hafalan Doa dan Pengucapan yang Benar

    Pertama-tama, penting bagi kita untuk menghafalkan doa-doa selamat perjalanan dan naik kendaraan dengan baik. Pastikan kita memahami arti dan melafalkan dengan benar agar doa kita didengar dan diterima oleh Allah SWT.

    2. Kesungguhan dan Kehadiran Hati saat Berdoa

    Selain itu, saat melafalkan doa, kita perlu menghadirkan hati kita sepenuhnya. Rasakan setiap kata yang kita ucapkan dan tuangkan niat ikhlas serta harapan dalam setiap doa. 

    3. Niat dan Keyakinan dalam Doa

    Terakhir, penting untuk menyadari niat kita yang tulus untuk mendapatkan perlindungan dan keselamatan dari Allah SWT. Berdoalah dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan menjawab doa kita dan memberikan perlindungan dalam perjalanan kita.

    Siap Mengamalkan Doa Perjalanan Jauh dan Naik Kendaraan?

    Dalam perjalanan kita, baik di darat, laut, maupun udara, selalu ingatlah bahwa keselamatan dan keberhasilan perjalanan kita berada di tangan Allah SWT. Oleh karena itu, jangan pernah lupa mengamalkan doa perjalanan jauh dan selamat naik kendaraan sebagai bentuk ibadah dan upaya untuk mendapatkan perlindungan-Nya. 

    Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Aminkanlah doa kita dengan tulus dan ikhlas, serta perhatikan kehati-hatian dalam setiap perjalanan yang kita lakukan. Dengan izin Allah, kita akan selalu dalam lindungan-Nya. Selamat perjalanan dan semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua.

  • Bacaan Doa untuk Pengantin Baru, Rumah Tangga Berkah & Langgeng

    Bacaan Doa untuk Pengantin Baru, Rumah Tangga Berkah & Langgeng

    Menikah adalah momen penting dalam hidup dan bisa menjadi sarana ibadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu, ada doa untuk pengantin yang bisa dibaca sebagai bentuk ikhtiar supaya rumah tangga berkah. Yuk, belajar lebih lanjut mengenai doa-doa tersebut dengan membaca artikel ini sampai selesai!

    7 Bacaan Doa untuk Pengantin

    Berikut 7 bacaan doa khusus untuk pengantin yang dapat kamu pelajari, yaitu:

    1. Doa Saat Akad Nikah

    Pernikahan tidak lepas dari momen akad nikah atau ijab kabul. Akad merupakan ucapan yang dilakukan wali pengantin perempuan dan penerimaan oleh pengantin laki-laki.

    Ketika  prosesi akad nikah, ada doa yang perlu dipanjatkan. Berikut bacaan doanya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, yaitu:

    بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِى خَيْرٍ

    Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jama’a bainakumaa fii khoir.

    Artinya: 

    “Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan.”

    Setelah prosesi akad selesai, dilanjutkan dengan membaca doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Saat memanjatkan doa, pengantin pria memegang ubun-ubun istrinya sambil membaca doa berikut ini.

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ ، وَأَعُوْذَ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

    Allahumma innii as’aluka min khairihaa wa khairi maa jabaltahaa ‘alaih. Wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltahaa ‘alaih.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya.”

    2. Doa untuk Pengantin Baru

    Jika kamu datang ke pernikahan teman sebagai tamu undangan, setelah akad nikah, dianjurkan untuk memberikan doa kepada kedua mempelai.

    Berikut  doa khusus untuk pengantin baru yang dikutip dari karya Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, Al-Adzkâr al-Muntakhabah min Kalâmi Sayyid al-Abrâr (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 283:

    بَارَكَ اللهُ لَكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ. بَارَكَ اللهُ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْكُمَا فِيْ صَاحِبِهِ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ

    Bârakallâhu laka wa jama’a bainakumâ fî khairin. Bârakallahu likulli wâhidin minkumâ fî shâhibihi wa jama’a bainakumâ fî khairin.

    Artinya: 

    “Berkah Allah (semoga tercurahkan) bagimu. Dan (semoga) Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan. Berkah Allah (semoga tercurahkan) bagi masing-masing kalian berdua atas pasangannya, dan (semoga) Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.”

    3. Doa Memohon Berkah bagi Pengantin

    Selanjutnya, ada pula doa untuk pengantin supaya diberikan keberkahan sekaligus ridha Allah SWT. Doa tersebut termaktub dalam Surat Al Mumtahanah ayat 12, yaitu:

    يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ اِذَا جَاۤءَكَ الْمُؤْمِنٰتُ يُبَايِعْنَكَ عَلٰٓى اَنْ لَّا يُشْرِكْنَ بِاللّٰهِ شَيْـًٔا وَّلَا يَسْرِقْنَ وَلَا يَزْنِيْنَ وَلَا يَقْتُلْنَ اَوْلَادَهُنَّ وَلَا يَأْتِيْنَ بِبُهْتَانٍ يَّفْتَرِيْنَهٗ بَيْنَ اَيْدِيْهِنَّ وَاَرْجُلِهِنَّ وَلَا يَعْصِيْنَكَ فِيْ مَعْرُوْفٍ فَبَايِعْهُنَّ وَاسْتَغْفِرْ لَهُنَّ اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

    Yā ayyuhan-nabiyyu iżā jā`akal-mu`minātu yubāyi’naka ‘alā al lā yusyrikna billāhi syai`aw wa lā yasriqna wa lā yaznīna wa lā yaqtulna aulādahunna wa lā ya`tīna bibuhtāniy yaftarīnahụ baina aidīhinna wa arjulihinna wa lā ya’ṣīnaka fī ma’rụfin fa bāyi’hunna wastagfir lahunnallāh, innallāha gafụrur raḥīm

    Artinya: 

    “Wahai Nabi, apabila perempuan-perempuan mukmin datang kepadamu untuk mengadakan baiat (janji setia) bahwa mereka tidak akan mempersekutukan sesuatu apapun dengan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, terimalah baiat mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    4. Doa Memohon Kelancaran Rezeki dalam Keluarga

    Jika sudah memulai rumah tangga, kamu bisa memohon kepada Allah SWT agar diberi kelancaran rezeki dalam berkeluarga. Bacaan doa tersebut tercantum dalam Surat Al Maidah ayat 114 sebagai berikut:

    اللّٰهُمَّ رَبَّنَآ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَاۤىِٕدَةً مِّنَ السَّمَاۤءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِّنْكَ وَارْزُقْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

    Allahumma robbanaa anzil alaina maaidatamminassamaaa’i takuunu lana iidalli’aqolina wa’akhirina wa’ayatamminka wa’urzukna wa’anta khoirurroziqin

    Artinya: 

    “Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezeki lah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama.” (QS. Al-Maidah: 114)

    5. Doa Agar Mendapatkan Keturunan Shaleh

    Bacaan doa yang berikutnya adalah doa yang dipanjatkan jika kamu ingin memiliki keturunan. Doa tersebut terdapat dalam Surat As Saffat ayat 100, yaitu:

    رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

    Robbi hablii minash shoolihiin.

    Artinya: “Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku anak yang saleh”.

    6. Doa Memohon Rumah Tangga Langgeng

    Selanjutnya, doa untuk meminta rumah tangga yang langgeng. Doa ini termaktub dalam Surat Ar Rum ayat 21, yaitu:

    وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

    Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja’ala bainakum mawaddataw wa raḥmah, inna fī żālika la`āyātil liqaumiy yatafakkarụn

    Artinya:

    “Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan diantaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.”

    3 Alasan Pentingnya Bacaan Doa untuk Pengantin

    Berikut 3 alasan pentingnya bacaan doa bagi pengantin, yaitu:

    1. Mendapatkan Berkah dan Petunjuk Allah

    Dalam pernikahan, doa merupakan sarana untuk memohon berkah Allah SWT. Dengan berdoa, pengantin memohon agar Allah memberikan keberkahan dalam pernikahan, perlindungan dari segala masalah, dan kebahagiaan serta keharmonisan dalam hubungan mereka.

    Selain itu, pernikahan adalah komitmen dan tanggung jawab yang besar. Dalam menghadapi berbagai situasi dan tantangan pernikahan, doa menjadi sarana untuk memohon petunjuk dan bimbingan-Nya dalam mengambil keputusan yang benar dan mencapai tujuan bersama.

    2. Memperkuat Hubungan dengan Allah

    Doa merupakan bentuk ibadah yang penting dalam Islam. Selain itu, dalam sebuah pernikahan, doa membantu pengantin untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. 

    Melalui doa, pengantin mengakui ketergantungan kepada Allah, merenungkan kebesaran-Nya, dan memperkuat ikatan cinta dan kepercayaan kepada-Nya.

    3. Memperoleh Keberanian dan Kesabaran

    Pernikahan tentu saja dipenuhi dengan tantangan dan ujian yang menguji kesabaran pengantin. Dengan berdoa, pengantin bisa memohon kepada Allah agar diberikan keberanian. Di samping itu, supaya diberikan kesabaran dalam menghadapi cobaan dan kekuatan untuk menjaga komitmen sebagai pasangan yang saling mendukung.

    Makin Paham Doa untuk Pengantin Agar Berkah?

    Itulah penjelasan mengenai bacaan doa bagi pengantin yang bisa kamu panjatkan, baik sebagai pengantin maupun tamu undangan. Dengan mengetahui doa-doa yang baik dan tepat, semoga bisa membantu kamu dalam membina rumah tangga yang berkah dan langgeng.

  • Bacaan Doa Sakit Gigi Ajaran Rasul SAW Beserta Artinya, Mujarab!

    Bacaan Doa Sakit Gigi Ajaran Rasul SAW Beserta Artinya, Mujarab!

    Banyak orang belum tahu bahwa dalam Islam ada amalan doa sakit gigi yang pernah Rasul SAW ajarkan. Alih-alih langsung mengonsumsi obat, Anda bisa mencoba amalan ini yang menurut beberapa ulama insya allah shahih dan mujarab. Ingin tahu bagaimana doanya? Simak ulasan berikut sampai habis!

    Bacaan Doa Sakit Gigi

    Berikut adalah bacaan doa yang dapat Anda coba lantunkan:

    1. Bacaan Doa 1

    Sudah semestinya jika segala penyakit dan kesembuhan ada karena izin Allah. Berikut adalah bacaan pertama untuk sakit gigi yang bisa Anda amalkan:

    liputan6

    “Bismillah.” (x3)

    liputan6

    “A’udzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru.” (x7)

    Artinya:

    “Dengan menyebut nama Allah.”

    “Dengan menyebut nama Allah, dengan menyebut nama Allah, aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari kejelekan yang aku dapatkan dan aku waspadai.” (HR. Muslim no. 2202)

    Menurut beberapa alim ulama, doa sakit gigi ini dapat meredakan dan mengatasi rasa nyeri akibat sakit gigi. Namun, tetap saja selain berdoa dengan tulus, Anda juga masih harus berikhtiar dengan menjaga pola makan. Serta menghindari makanan manis berlebih dan minum obat sakit gigi.

    2. Bacaan Doa 2

    Dalam riwayat lain, Rasul SAW juga menyarankan doa lainnya yang bisa Anda baca untuk meredakan sakit gigi. Walaupun pada hadist ini tidak secara spesifik mengarah pada sakit gigi, namun para alim ulama beranggapan bahwa bacaan ini masih bisa Anda gunakan. Berikut doanya:

    liputan6

    “Allahumma adhibil ‘alam, rabb an-nas, was-hif anta ash-shafi, la shifa’a illa shifauka, syifaan la yughadiru saqaman.”

    Artinya: “Ya Allah, hilangkanlah rasa sakitnya, wahai Tuhan manusia, dan sembuhkanlah dia. Tidak ada penyembuhan kecuali dengan penyembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dia yang tidak meninggalkan penyakit apa pun.”

    Dari bacaan tersebut cukup jelas bahwa doa yang Anda panjatkan adalah untuk meminta disembuhkan dari sakit dan dijauhkan dari sakit lain. Sehingga menurut para ulama, doa ini masih bisa Anda amalkan saat penyakit kambuh lagi.

    3. Bacaan Doa 3

    Selain dua doa sakit gigi di atas, nabi juga pernah mengajarkan doa yang bisa menangkal dari keburukan (penyakit) yang Anda rasakan. Doa tersebut berbunyi:

    liputan6

    “Allahuma adzib ‘anhu su-a ma yajidu wa fuhsyahu bi da;wati nabiyyikal mubarakil makini indaka.”

    Artinya: “Ya Allah, lenyapkanlah darinya keburukan apa yang ia rasakan beserta kekejiannya dengan doa Nabi-Mu yang penuh berkah di sisi-Mu.”

    4. Doa untuk Menghilangkan Penyakit 

    Berikutnya memang bukan doa yang khusus untuk sakit gigi, namun doa ini juga memiliki tingkatan yang baik untuk Anda amalkan. Khususnya untuk menghilangkan penyakit serta mendatangkan kesembuhan. Berikut bacaan doanya:

    iqra.republika

    “Allahumma rabban naasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syaafiya illaa anta syifaa’an laa yughaadiru saqaman.”

    “Ya Allah, hilangkanlah penyakit, berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.”

    Alih-alih fokus pada sakit gigi, doa ini juga bisa Anda panjatkan saat mengalami berbagai penyakit, baik fisik maupun hati.

    5. Doa Meminta Kesembuhan untuk Orang Lain

    Terkadang, jika sakit gigi kambuh jangankan untuk membaca atau berbicara, sekedar berbaring dan berpikir saja bisa sangat sakit. Jika hal tersebut terjadi pada orang terkasih atau keluarga, pastinya Anda tidak akan tega. Untungnya, Nabi Muhammad SAW pernah mengajarkan amalan doa untuk meminta kesembuhan orang lain, yaitu:

    popmama

    “Syafaakallaahu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa”aafaaka fii diinika wa jismika ilaa muddati ajalika.”

    Artinya: “Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia.” (HR. Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, Darul Mallah)

    Anjuran Islam dalam Menjaga Kesehatan Gigi

    Walaupun Nabi Muhammad mengajarkan banyak doa sakit gigi atau berbagai penyakit lain, namun menjaga kesehatan adalah anjuran utama dalam Islam. Terutama pada kesehatan gigi dan mulut, seperti pada beberapa anjuran berikut ini:

    1. Sikat Gigi Harus Rutin!

    Banyak alim ulama dan ustadz yang mengajarkan beberapa kisah yang berkaitan dengan menjaga kebersihan diri karena menurut rasul:

    “Kebersihan adalah sebagian dari iman” (HR. Muslim)

    Terutama kebersihan gigi dan mulut, yang harus Anda jaga secara teratur. Hal tersebut sesuai dengan ajaran Rasul yang berbunyi:

    “Buanglah sisa-sisa makanan di gigimu, karena perbuatan itu adalah kebersihan, dan kebersihan itu akan mengajak (menggiring) kepada iman, dan iman itu akan bersama orang yang memilikinya dalam surga.” (HR. At-Thabrani)

    Dalam beberapa ajaran Islam, Rasul SAW juga mengajarkan menyikat gigi dengan siwak yang Anda gosok seperti halnya menyikat gigi pada umumnya. Ajaran ini sejalan dengan salah satu hadis yang berbunyi:

    “Siwak membuat bersih mulut dan mendatangkan ridha Allah.” (HR. Ahmad).

    Unikya, penggunaan siwak bisa Anda amalkan sebelum dan sesudah shalat, serta  sebelum tidur dan sesudah tidur. Selain menyehatkan dan membersihkan gigi dan gusi, siwak juga di percaya mampu menyegarkan mulut. Menurut Nabi Muhammad SAW, rajin menggunakan siwak juga dapat mendatangkan ridha Allah.

    2. Melakukan Medical Check Up

    Selain menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan siwak atau rajin sikat gigi, dalam beberapa ajarannya Nabi Muhammad SAW juga menyarankan untuk tetap memanfaatkan ilmu medis. Terutama saat Anda mengalami kendala medis, sesuai dengan ajaran nabi yang berbunyi:

    “Manfaatkan pengobatan, karena Allah tidak membuat penyakit tanpa menunjuk obatnya.” (HR. Abu Dawud)

    Sehingga walaupun Anda bisa mengamalkan doa sakit gigi yang Rasul SAW ajarkan, Anda masih harus melakukan ikhtiar dengan melakukan ilmu kemedisan. Mulai dari melakukan medical check up secara rutin serta meminum obat sakit gigi yang sesuai.

    3. Tidak Makan Manis Berlebihan

    Kebanyakan sakit gigi berawal dari seringnya makan makanan manis secara berlebihan. Namun, dalam ajaran Islam apapun yang berlebihan pasti menghasilkan sesuatu yang buruk. Hal inilah yang membuat Anda harus menghindari makanan yang dapat berisiko membuat sakit gigi menjadi kambuh.

    Dalam ajaran Islam sebenarnya umat Muslim diperintah untuk menjaga pola makan yang sehat untuk membantu mencegah kerusakan gigi. Seperti menghindari makanan dan minuman yang tinggi gula, asam, dan karbohidrat sederhana. Contohnya permen, minuman bersoda, dan makanan cepat saji.

    4. Meminta Kesehatan dan Kesejahteraan dalam Setiap Doa

    Dalam ajaran Islam, Anda tidak hanya harus berjuang, namun juga harus diimbangi dengan doa. Terutama doa terkait kesehatan dan kesejahteraan diri maupun keluarga. Hal tersevut sejalan dengan Firman Allah dalam Al Quran yang berbunyi:

    “Dan ketika saya sakit, Dialah yang menyembuhkan saya.” (Al Quran Surat Asy-Syu’ara Ayat 80)

    Doa tersebut bisa Anda panjatkan setiap sehabis shalat fardhu, sehingga doa bisa lebih terijabah. 

    Sudah Mengenal Berbagai Doa Sakit Gigi dan Anjurannya?

    Nah, itulah beberapa doa sakit gigi yang bisa Anda panjatkan saat kambuh. Pada dasarnya, sakit gigi memang akan mempengaruhi kualitas ibadah dengan rasa sakit yang menjalar ke seluruh tubuh. Karena itu, menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut adalah kewajiban setiap umat muslim!

  • Simak! 6 Doa Penutup Acara dan Membuka Acara yang Bisa Kamu Amalkan

    Simak! 6 Doa Penutup Acara dan Membuka Acara yang Bisa Kamu Amalkan

    Ketika mengadakan acara, seperti rapat, seminar, dan syukuran, ada baiknya dibuka dan ditutup dengan doa. Sebab, doa memiliki peran penting, agar acara tersebut dapat berjalan dengan lancar hingga akhir. Maka dari itu, penting untuk membaca doa penutup acara dan masuk acara.

    Adab Ketika Berdoa

    Berdoa, dalam hal ini untuk membuka dan menutup acara merupakan cara bagi setiap kaum muslimin untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Oleh sebab itu, ketika kamu membaca doa penutup acara maupun pembuka acara, ada beberapa adab yang sebaiknya diperhatikan, antara lain:

    • Membaca doa dengan keadaan khusyu dan bersungguh-sungguh, sembari mengharapkan ridho dan keberhakan dari Allah SWT.
    • Mengangkat kedua tangan. Posisi telapak tangan harus terbuka dan menghadap ke area dada.
    • Resapi dan mantapkan hati ketika sedang mengucapkan doa.
    • Pelan-pelan dan tidak tergesa-gesa dalam memanjatkan doa. Jadi, sebaiknya buatlah diri setenang mungkin.
    • Bacalah doa dengan mengagungkan Allah SWT dan jangan lupa membaca shalawat atas Rasulullah SAW.
    • Membaca doa penutup acara dan pembuka acara dengan menghadap kiblat, jika memungkinkan.
    • Tunduk dan merendahkan diri (tadharru’) dengan volume yang sedang. Adab ini tertuang dalam surat Al A’raf ayat 55 yang menyuruh umat muslim untuk menggunakan suara yang lembut, ketika berdoa kepada Allah SWT.
    • Menggunakan kalimat yang pasti dan tidak memakai kalimat yang berandai-andai.
    • Tidak boleh berdoa dengan memohon keburukan atau yang menimbulkan bencana, kecelakaan, ataupun hal-hal negatif lainnya.
    • Jika memungkinkan, ulangi doa hingga 3 kali.

    Doa Pembuka Acara

    Sebelum ke pembahasan doa penutup acara, tentu ada juga doa pembuka acara. Berikut adalah beberapa doa pembuka acara:

    1. Doa Pembuka Acara Rapat atau Seminar

    Di bawah ini adalah doa pembuka acara untuk rapat, seminar dan sebagainya:

    Orami

    Doa pembuka acara dalam huruf latin: “Alhamdulillahi wash-sholatu wassalaamu ‘alaa rosuulillahi sayyidinaa wamaulaanaa muhammadibni abdillahi amma ba’duhu.”

    Arti dari doa pembuka acara di atas adalah: “Puji syukur kepada Allah, doa salawat serta keselamatan biar selalu dicurahkan kepada Rasulullah, junjungan dan pembimbing kita, Nabi Muhammad bin Abdillah.”

    2. Doa Pembuka Acara Singkat

    Berikut adalah doa pembuka acara singkat yang bisa kamu panjatkan jika waktu tidak memungkinkan:

    Orami

    Doa pembuka acara dalam huruf latin: “Alhamdulillahi rabbil aalamiin, wash-sholaatu wassalamu ‘ala asyrofil anbiyaa i walmursaliin, wa’alaa alihi washohbihii ajma’iin ammaba’adu.”

    Arti dari doa pembuka acara di atas adalah: “Segala puji bagi Allah, Tuhan Seluruh Alam. Semoga shalawat dan keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul termulia, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.”

    3. Doa Pembuka Acara Singkat Ke-2

    Kamu juga bisa mengamalkan doa pembuka acara singkat di bawah ini:

    Bola

    Doa pembuka acara dalam huruf latin: “Alhamdulillahilladzi an’amanaa bini’matil iimaan walislaam. Wanushollii wanusallimu ‘alaa khoiril anaami sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi wasohbihi ajma’iina amma ba’du.”

    Arti dari doa pembuka acara di atas adalah: “Segala puji bagi Yang Mahakuasa, yang telah memberi sebaik-baik nikmat berupa iktikad dan Islam. Shalawat dan doa keselamatanku terlimpahkan selalu kepada Nabi Agung Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat-sahabat Nabi semuanya.”

    Doa Penutup Acara

    Setelah mengetahui doa pembuka acara, berikut ini adalah beberapa doa saat menutup acara yang bisa kamu baca, antara lain:

    1. Doa Penutup Acara Singkat

    Berikut adalah doa untuk menutup acara secara singkat yang bisa kamu panjatkan:

    Orami

    Doa menutup acara dalam huruf latin: “Subhaanakallaahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik.”

    Arti dari doa menutup acara di atas adalah: “Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah SWT, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku memohon ampunan dan bertaubat hanya pada-Mu.”

    2. Doa Penutup Acara Versi Lengkap

    Selain versi singkat, ada juga doa menutup acara yang bisa kamu panjatkan secara lengkap:

    Orami

    Doa menutup acara dalam huruf latin: “Allahummaqsim lanaa min khosyyatika maa tahuulu bihi baynanaa wa bayna ma’aashik. Wa min thoo ’atika maa tubalighunaa bihi jannatak. Wa minal yaqiin maa tuhawaiki ‘alaynaa mashooibad dunya.

    Allahumma matti’na bi asmaa’inaa wa abshorina, wa quwwatin aa maa ogyatanaa, waj’alna waaris minnaa, waj’al tsa rona ‘ala man zholamanaa, wan-shurna ‘alaa man ‘adaanaa, wa laa taj’al mushibatanaa fii diininaa wa laa tajal dunya akbara hammina, wa laa mablagho ‘ilminaa, wa laa tusallith ‘alaynaa mallaa yarhamunaa.”

    Arti dari doa menutup acara di atas adalah: “Ya Allah, anugerahkanlah untuk kami rasa takut kepada-Mu, yang dapat menghalangi antara kami dan perbuatan maksiat kepada-Mu, dan (anugerahkanlah kepada kami) ketaatan kepada-Mu yang akan menyampaikan kami ke surga-Mu dan (anugerahkanlah pula) keyakinan yang akan menyebabkan ringannya bagi kami segala musibah dunia ini.

    Ya Allah, anugerahkanlah kenikmatan kepada kami melalui pendengaran kami, penglihatan kami dan dalam kekuatan kami selama kami masih hidup, dan jadikanlah ia warisan dari kami. Jadikanlah balasan kami atas orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah kami dalam urusan agama kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai cita-cita terbesar kami dan puncak dari ilmu kami, dan jangan Engkau jadikan orang-orang yang tidak menyayangi kami berkuasa atas kami.”

    3. Doa Penutup Acara Lengkap Ke-2

    Jika dirasa terlalu panjang dan susah dihafal, kamu bisa mengamalkan doa untuk menutup acara di bawah ini:

    Media Indonesia

    Doa menutup acara dalam huruf latin: “Rabbana Afrigh Alainaa Shobran Wa Tsabit Aqdaamanaa. Rabbanaa Aatina Fiddunya Hasanah Wafil Aakhirati Hasanah Waqinaa Adzaabannaar. Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Ammaa Yashifuun Wasalaamu Alal Mursaliin Walhamdulillahi Rabbil Aalaamiin.”

    Arti dari doa menutup acara di atas adalah: “Ya Allah, curahkanlah kesabaran atas kami, dan teguhkanlah pendirian kami terhadap cobaan dan kebenaran. Ya Allah, berkahilah semua ilmu yang kami dapat selama kegiatan ini, sehingga kami dapat mengamalkan setelah kami bubar dan ke rumah masing-masing, sehingga kami bisa menjadi suri teladan dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.”

    Keutamaan Doa Penutup Acara dan Pembuka Acara

    Doa membuka dan menutup acara merupakan sunnah Rasul yang memiliki beberapa keutamaan. Jadi, ketika mengamalkannya, kamu juga mendapatkan keutamaannya, seperti:

    • Dapat menghapuskan dosa-dosa yang sudah diperbuat selama hidup, baik yang dilakukan secara sengaja ataupun tidak.
    • Berdoa agar ilmu dan pengetahuan dari acara atau pertemuan yang diadakan dapat diamalkan serta memiliki manfaat untuk diri sendiri dan orang banyak.
    • Allah SWT akan memudahkan orang-orang muslim untuk menuju surga Nya.
    • Diberikan kebaikan dalam setiap doa yang dipanjatkan
    • Menguatkan keimanan.
    • Membuat jiwa menjadi lebih tenang, karena telah meminta perlindungan dan kelancaran pada acara yang hendak diadakan, kepada Allah SWT.

    Sudah Tahu Doa Penutup Acara dan Pembuka Acara?

    Itulah beberapa doa pembuka dan penutup acara. Semoga kamu dapat mengamalkan sunnah Rasul ini dengan adab yang sesuai dengan aturan. Selain itu, semoga kamu juga mendapatkan keutamaan, karena telah membaca doa-doa di atas, amin. Semoga bermanfaat!

  • Doa Bercermin: Macam, Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya

    Doa Bercermin: Macam, Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya

    Dalam Islam, seorang muslim dianjurkan untuk selalu berdoa ketika melakukan suatu aktivitas. Setiap aktivitas yang disertai dengan doa akan mendatangkan kebaikan bagi orang yang melakukannya. Bercermin adalah salah satu aktivitas yang dianjurkan untuk berdoa. Berikut adalah doa bercermin dan keutamaannya!

    Doa Bercermin

    Salah satu aktivitas yang dianjurkan untuk berdoa, yaitu bercermin. Bercermin merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk berkaca dan merias diri. Dengan bercermin, maka akan meningkatkan rasa syukur seorang hamba, karena Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya.

    Berikut ini adalah macam-macam doa saat bercermin yang bisa kamu amalkan sehari-hari:

    1. Bacaan Doa Bercermin

    Doa saat bercermin yang satu ini bersumber dari hadits shahih yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, Ibnu Hibban, dan Abu Ya’la. 

    Kamu bisa membaca doa ini untuk meningkatkan rasa syukur, karena Allah telah menciptakan bentuk wajah dan tubuh yang sempurna tanpa kekurangan apapun. Berikut adalah bacaan doa saat bercermin:

    اللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي

    Allahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii

    Artinya: “Ya Allah, sebagaimana Engkau baguskan tubuhku, maka baguskanlah akhlakku.”

    2. Doa untuk Wajah Bercahaya

    Selain bercermin, ada juga doa yang bisa kamu amalkan untuk membuat wajah semakin bercahaya. Wajah yang bercahaya akan menambah kecantikan dari luar dan dalam. Jadi, selain rupa yang cantik, hati dan akhlak juga akan menjadi lebih baik. Berikut adalah doa untuk wajah bercahaya:

    رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

    Robbanaa at mimlana nuuronaa waghfirlanaa innaka ‘ala kulli syai’in qadiir

    Artinya: “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. At-Tahrim: 8).

    3. Doa Kemuliaan Rupa

    Ada juga doa lain yang bisa kamu amalkan ketika sedang berhias, yaitu doa untuk kemuliaan rupa, yaitu sebagai berikut:

    اَلْحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِى سَوَّى خَلْقِى فَعَدَّلَهُ وَكَرَّمَ صُوْرَةَ وَجْهِى فَحَسَّنَهَاوَجَعَلَنِى مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

    Alhamdulillaahilladzii sawwa khalqii fa’addalahu wa karrama shuurata wajhii fahassanahaa waja’alanii minal muslimiin

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menyempurnakan dan memperbaiki penciptaanku, memuliakan bentuk wajahku, maka Dia membaguskan dan menjadikan aku termasuk orang-orang Islam.” (HR Ibnu As-Sani).

    4. Doa Merias Diri

    Merias diri merupakan kegiatan berdandan untuk mempercantik diri. Berikut ini adalah bacaan doa merias diri yang bisa kamu amalkan:

    خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضَ بِالۡحَقِّ وَ صَوَّرَکُمۡ فَاَحۡسَنَ صُوَرَکُمۡ ۚ وَ اِلَیۡہِ الۡمَصِیۡرُ

    Khalaqas-samaawaati wal-ardha bil-haqqi wa sawwarakum faa ahsana suwarakum, wa ilaihil-masiir

    Artinya: “Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu dan hanya kepada Allah SWT kembali(mu).” (QS At-Taghabun: 3)

    5. Doa Ketampanan Wajah

    Selain doa untuk mempercantik diri, ada juga doa untuk ketampanan wajah, layaknya wajah Nabi Yusuf. Berikut ini adalah doa ketampanan wajah yang bisa kamu amalkan saat sedang merias diri:

    الَّلهُمَّ جَئَلْنِى نُوْرُ يُوْسُفَ عَلَى وَجْهِي فَمَنْ رَ اَنِى يُحِبُّنِي مَحَبَّتَنْي

    Allaahumma jaalnii nuuru yuusufa ‘ala wajhii fa man ro aanii yuhibbunii mahabbatan

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah Nur cahaya Nabi Yusuf pada wajahku, dan bagi siapa yang melihat akan menjadi kagum serta memiliki cinta kasih kepadaku”.

    Adab Ketika Bercermin

    Bercermin merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan berdasarkan adab. Berikut ini adalah adab atau etika dalam bercermin:

    1. Membaca Doa

    Adab bercermin yang pertama yaitu membaca doa bercermin. Apapun aktivitas yang kamu lakukan seperti bercermin dan merias diri sebaiknya dilakukan sambil membaca doa. Beberapa doa tersebut bisa kamu amalkan ketika hendak bercermin atau merias diri.

    2. Tidak Tabarruj

    Tabarruj secara harfiah berarti bintang atau sesuatu yang terang. Makna tabarruj dalam kehidupan sehari-hari berarti perhiasan yang berlebihan. Salah satu adab bercermin dalam Islam, yaitu tidak berdandan secara berlebihan.

    Makna berlebihan di sini bisa bermacam-macam, seperti tidak memakai pakaian dan perhiasan yang berlebihan. Selain itu, makna berlebihan juga berarti tidak memakai riasan wajah yang mencolok dan berlebihan.

    3. Mengucap Syukur

    Adab bercermin selanjutnya, yaitu mengucap syukur. Bersyukur atas wajah dan tubuh yang Allah ciptakan dengan sempurna tanpa kekurangan apapun. 

    Saat bercermin, kamu bisa melihat bagaimana Allah menciptakan manusia dalam sebaik-baiknya bentuk. Oleh karena itu, kamu harus selalu bersyukur atas nikmat tersebut.

    4. Rendah Hati

    Selain bersyukur, adab ketika bercermin selanjutnya, yaitu harus selalu rendah hati. Sifat rendah hati akan menghindarkan kamu dari sikap berbuat semena-mena dan merendahkan orang lain. Mempunyai tubuh dan wajah yang sempurna, harus diiringi dengan sifat rendah hati dan rasa syukur.

    5. Tidak Sombong

    Kondisi tubuh dan wajah yang sempurna harus selalu disyukuri dengan tetap rendah hati dan tidak sombong. Sifat sombong merupakan sifat tercela yang dilarang dalam Islam. Oleh karena itu, jauhi sifat sombong dan perbanyak rasa syukur serta tetap rendah hati.

    Keutamaan Mengamalkan Doa Bercermin

    Membaca doa saat bercermin setiap hari juga memiliki keutamaan atau manfaat tersendiri. Berikut ini adalah manfaat dan keutamaan membaca doa ketika sedang merias diri:

    1. Mensyukuri Keindahan

    Berpenampilan bersih dan rapi merupakan salah satu anjuran dalam Islam. Dengan bercermin, maka kamu akan mengetahui apakah pakaian yang kamu kenakan sudah rapi dan bersih.

    2. Menjaga Harga Diri

    Bercermin juga akan menjaga harga diri kamu. Salah satu hal yang membuat seseorang dihargai adalah penampilannya. Oleh karena itu, dengan bercermin, maka seseorang akan lebih memperhatikan penampilan wajah dan pakaiannya, sehingga bisa menjaga harga dirinya.

    3. Menghindari Hal yang Tidak Diinginkan

    Dengan bercermin, kamu juga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagai contoh, wanita yang bercermin sebelum keluar rumah akan bisa lebih memperhatikan penampilannya. Seperti memastikan apakah auratnya sudah tertutup, apakah pakaian dan riasannya tidak mencolok, dan lain sebagainya.

    Jika aurat sudah tertutup dan pakaian serta riasan yang digunakan sudah wajar, maka akan menghindarkan wanita dari kemungkinan hal yang tidak diinginkan seperti pelecehan.

    4. Selalu Rendah Hati

    Mengamalkan doa merias diri setiap hari juga akan menghindarkan seorang hamba dari sifat sombong dan tabarruj. Seseorang akan bisa selalu menjadi pribadi yang rendah hati, karena selalu bersyukur atas ciptaan yang telah Allah berikan. 

    Dengan selalu bersyukur dan rendah hati, maka akan menghindarkan seseorang dari sifat sombong.

    5. Mulia di Hadapan Allah

    Membaca doa ketika merias diri juga akan meningkatkan kemuliaan di hadapan Allah. Hal ini karena doa merupakan salah satu hal yang bisa memuliakan seseorang, tidak terkecuali doa saat bercermin. 

    Sudah Mengamalkan Doa Bercermin?

    Itulah beberapa bacaan doa bercermin, bagaimana adab ketika bercermin, dan keutamaan apa yang bisa kamu dapatkan saat mengamalkannya. Selain memperbaiki penampilan, membaca doa saat merias diri juga akan memperbaiki akhlak dan meningkatkan rasa syukur. Yuk, amalkan doa saat bercermin setiap hari!

  • Doa Khatam Alquran Latin dan Artinya yang Bisa Diamalkan

    Doa Khatam Alquran Latin dan Artinya yang Bisa Diamalkan

    Membaca doa khatam Alquran adalah hal yang biasa dilakukan oleh setiap umat muslim yang baru saja berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 30 juz. Oleh karena itulah, tak heran jika banyak umat muslim yang kerap mencari bacaan doa tersebut.

    Secara umum, bacaan doa khatam Al-Qur’an terbagi menjadi dua, yakni bacaan doa pendek dan panjang. Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui bacaan doa tersebut!

    Bacaan Doa Khatam Alquran dan Artinya

    Setiap umat muslim yang telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an, maka dianjurkan untuk membaca doa bersama dengan keluarga dan kerabat terdekat. Hal ini bertujuan agar umat muslim tersebut bisa mendapatkan limpahan rahmat dan juga karunia dari Allah SWT melalui keberkahan khatam Al-Qur’an.

    Apalagi ada banyak sekali keistimewaan berdoa ketika berhasil khatam Al-Quran. Salah satunya adalah mendapatkan rahmat yang langsung diturunkan oleh Allah SWT. Tak hanya itu saja, umat muslim yang telah khatam Al-Qur’an juga akan diaminkan segala doanya oleh 4.000 malaikat sekaligus.

    Adapun bacaan doa khatam Al-Qur’an lengkap dengan artinya yang bisa dihafalkan umat muslim adalah sebagai berikut:

    1. Doa Khatam Alquran Pendek

    اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

    Allahummarhamnii bilquran. Waj’alhu lii imaaman wa nuuran wa hudan wa rohmah. Allhumma dzakkirnii minhu maa nasiitu wa ‘allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilaawatahu aana-allaili wa athroofannahar waj’alhu lii hujjatan yaa rabbal ‘aalamiin.

    Artinya, “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam.”

    2. Doa Khatam Alquran Lengkap.

    صَدَقَ اللهُ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ النَّبِيُّ الْكَرِيمُ وَنَحْنُ عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِينَ وَالشَّاكِرِينَ وَالْحَمْدُ اللَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ اللهُمَّ ارْزُقْنَا بِكُلِّ حَرْفِ مِنَ الْقُرْآنِ حَلَاوَة وبكل جزء مِنَ الْقُرْآنِ جَزاء، اللهُمَّ ارْزُقْنَا بِالْأَلِفِ أَلْقَة، وَبِالْبَاءِ بَرَكَة وَبِالتَاءِ تَوْبَةٌ. وَبِالشَّاءِ ثَوَابًا. وَبِالْجِيْمِ جَمَالًا، وَبِالْحَاءِ حِكْمَةٌ. وَبِالْخَاءِ خَيْرًا. وَبِالدَّالِ دَلِيْلًا. وَبِالنَّالِ ذَكَاءً. وَبِالرَّاءِ رَحْمَةٍ. وَبِالزَّايِ زَكُوةً. وَبِالسَيْنِ سَعَادَةٌ. وَبِالشَّيْنِ شِفَاء. وَبِالصَّادِ صِدْقًا. وَبِالصَّادِ ضِيَاء وَبِالطَّاءِ طَرَاوَةً. وَبِالظَّاءِ ظَفَرًا. وَبِالْعَيْنِ عِلْمًا. وَبِالْغَيْنِ غِنِّى وَبِالْفَاءِ فَلَاحًا. وَبِالْقَافِ قُرْبَةٌ. وَبِالْكَافِ كَرَامَةً. وَبِاللَّامِ لُطْفًا، وَبِالْمِيْمِ مَوْعِظَةً. وَبِالنُّوْنِ نُوْرًا. وَبِالْوَاءِ وُصْلَةٌ. وَبِالْهَاءِ هِدَايَةً. وَبِالْيَاءِ يَقِينًا. اللَّهُمَّ انْفَعْنَا بِالْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَارْفَعْنَا بِالْآيَاتِ وَالذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنَّا قِرَانَتَنَ

    Shadaqallaahul ‘aliyyul ‘azhiim. Wa shadaqa rasuuluhun nabiyyul kariim. Wa nahnu ‘alaa dzaalika minasy syaahidin wasy syaakirin. Walhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim. Allaahummar zuqnaa bi-kulli harfin minal qur’aani halaawatan. Wa bikulli juz-in minal qur’aani jazaa-an. Allahummarzuqna bil alifi ulfatan. Wa bil baa-i barakatan. Wa bit taa-i taubatan. Wa bits tsaa-i tsawaaban wabil jiimi jamaalan. Wa bil haa-i hikmatan wa bil khaa-i khairan wa bid daali daliilan. Wa bidz dzaali dzakaa-an. Wa bir raa-i rahmatan wa biz zaayi zakaatan wa bis siini sa’aadatan. Wa bisy syiini syifaa-an wa bish shaadi shidqan wa bidh dhaa-i dhiyaa-an wa bith thaa-i tharaawatan. Wa bizh zhaa-i zhafaran wa bil ‘aini ilman wa bil ghaini ghinan wa bil faa-i falaahan wa bil qaafi qurbatan wa bil kaafi karaamatan wa bil laami luthfan wa bil miimi mau’izhatan. Wa bin nuuni nuuran wa bil waawi wushlatan wa bil haa-i hidaayatan wa bil yaa-I yaqiinan. Allahumman fa’na bil qur’aanil ‘azhiimi war fa’naa bil aayaati wadz dzikril hakiimi wa taqabbal qiraa-natana.

    Artinya: “Maha Benar Allah yang Mahatinggi dan Maha Agung. Dan Maha Benar utusan Allah. Nabi yang mulia. Kami termasuk orang-orang yang bersaksi dan bersyukur atas kemahabenaran Allah dan utusan-Nya. Segala puji milik Allah, Penguasa semesta alam. Wahai Tuhan kami, terimalah (bacaan Al-Qur’an) dari kami. Karena sesungguhnya, Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Berilah kami rezeki berupa manisnya hidup dengan setiap huruf dari Al-Qur’an. Dan balasan yang indah dari setiap juz Al-Qur’an. Ya Allah, berilah kami rezeki berupa kelembutan dengan huruf alif. Berkah hidup dengan huruf ba’. Taubat dengan huruf ta’. Pahala dengan huruf tsa’. Keindahan dengan huruf jim. Kebijaksanaan dengan huruf ha’, kebaikan dengan huruf kha’. Petunjuk dengan huruf dal. Kecerdasan dengan huruf dzal. Kasih sayang dengan huruf ra’. Kesucian jiwa dengan huruf zay. Kebahagiaan dengan huruf sin. Kesembuhan dengan huruf syin. Kejujuran dengan huruf shad. Cahaya hidup dengan huruf dhad. Kesantunan dengan huruf tha’. Prestasi dengan huruf zha’. Ilmu pengetahuan dengan huruf ‘ain. Kekayaan dengan huruf ghain. Kemakmuran dengan huruf fa’. Kedekatan dengan Allah dengan huruf qaf. Kemuliaan dengan huruf kaf. Keramahan dengan huruf lam. Peringatan dengan huruf mim. Bias cahaya dengan huruf nun. Koneksi/hubungan baik dengan huruf wawu. Petunjuk dengan huruf ha’. Dan keyakinan dengan huruf ya’. Ya Allah, berikan kami manfaat Al-Qur’an yang agung. Angkat setinggi-tingginya reputasi dan prestasi kami dengan ayat-ayat dan zikir yang kokoh. Dan terimalah bacaan kami.”

    Keutamaan Mengkhatamkan Al-Qur’an bagi Umat Muslim

    Setelah mengetahui bacaan doa khatam Alquran, berikut ini adalah berbagai keutamaan mengkhatamkan Al-Qur’an yang bisa diperoleh umat muslim:

    1. Amalan yang Paling Dicintai oleh Allah SWT

    Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT. Bahkan, hal ini telah dijelaskan dalam HR. Tirmidzi yang berbunyi, “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah? Lantas beliau menjawab, Al-hal wal murtahal. Kemudian orang ini bertanya lagi, Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah? Lalu, beliau menjawab, yaitu yang membaca Al-Qur’an dari awal hingga akhir. Jadi, setiap kali selesai, ia mengulanginya lagi dari awal.”

    2. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

    Keutamaan mengkhatamkan Al-Qur’an yang selanjutnya adalah mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Membaca Al-Qur’an memang menjadi amalan yang selalu dikerjakan oleh Rasulullah SAW.

    Hal inilah yang membuat beliau memberikan anjuran kepada setiap umat muslim untuk mengikutinya. Sebab, membaca Al-Qur’an memiliki pahala yang luar biasa besar.

    3. Memberi Ketenangan dan Rahmat

    Dengan berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an, lalu membaca doa khatam Alquran, maka umat muslim dapat merasakan ketenangan hati dan rahmat dari Allah SWT. Oleh karena itulah, orang yang sedang merasa gundah hatinya, akan merasa lebih tenang saat membaca Al-Qur’an.

    4. Mendapat Syafaat di Hari Kiamat

    Setiap umat muslim sudah pasti ingin mendapatkan syafaat di hari kiamat kelak. Hal tersebut bisa diperoleh dengan cara mengkhatamkan Al-Qur’an. Rasulullah SAW pernah menjelaskan bahwa mengkhatamkan Al-Qur’an dapat menjadi penolong di hari kiamat.

    5. Meningkatkan Derajat

    Salah satu keutamaan mengkhatamkan Al-Qur’an adalah dapat meningkatkan derajatnya di mata Allah SWT. Sebab, Allah SWT akan mencintai hamba-Nya yang senantiasa membaca Al-Qur’an.

    6. Mendapat Pahala yang Besar

    Keutamaan mengkhatamkan Al-Qur’an yang terakhir adalah akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Bahkan, hal ini juga sudah disampaikan Rasulullah SAW dalam HR. Ahmad yang berbunyi, “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam, dituliskan baginya pahala sholat sepanjang malam.”

    Yuk, Segera Khatamkan Al-Qur’an Sekarang Juga!

    Itu dia informasi singkat tentang bacaan doa khatam Alquran lengkap dengan arti dan keutamaannya bagi umat muslim. Semoga penjelasan tentang Al-Qur’an di atas dapat bermanfaat untukmu, ya.