Category: Bahasa Indonesia

  • Arti Deklamasi Puisi, Tujuannya, serta Unsur-Unsur Pembuatannya

    Arti Deklamasi Puisi, Tujuannya, serta Unsur-Unsur Pembuatannya

    Puisi merupakan contoh karya literatur yang banyak kalangan pecinta buku gemari. Sebuah karya puisi dapat Anda nikmati dalam berbagai kesempatan, dan deklamasi puisi adalah salah satu caranya. Untuk mengetahui apa itu deklamasi, tujuan, dan cara membuatnya, bacalah artikel berikut ini.

    Pengertian Deklamasi Puisi

    Apakah Anda tahu asal mulanya kata deklamasi ini? Bahasa Inggris dari kata ini ialah “declamation”, dengan bentuk kata kerja berupa “to declaim”. Makna dari kata dalam bahasa Inggris ini ialah aktivitas menyuarakan sesuatu dengan suara yang lantang dan perasaan yang bersungguh-sungguh.

    Melalui kata dalam bahasa Inggris itu, Anda bisa menyimpulkan bahwa deklamasi puisi adalah sebuah kegiatan membaca puisi dengan penuh jiwa dan emosi. Pembacaan puisi itu harus melibatkan sejumlah unsur-unsur fisik dan psikologis supaya audiens mampu ikut merasakan emosi dalam puisi itu.

    Sementara itu, pada Kamus Besar Bahasa Indonesia menjabarkan deklamasi puisi sebagai aktivitas penyajian puisi dengan nada lagu dan gaya yang emosional. Nada lagu tersebut bukan benar-benar lagu, melainkan tinggi dan rendahnya intonasi suara yang harus terdengar nyaring.

    Kegiatan deklamasi ini berbeda dengan orasi, sebab orasi hanya menyampaikan pesan si pembacanya secara lantang saja tanpa adanya penjiwaan. Sementara itu, deklamasi membutuhkan penjiwaan dan perasaan yang nyata supaya pendengarnya dapat ikut menikmati keindahan karya tersebut.

    Apa Tujuan Melakukan Deklamasi Puisi?

    Setelah Anda membaca pengertian tersebut, Anda mungkin penasaran; apa tujuan utama dari aktivitas deklamasi ini? Bukankah sebuah puisi dapat orang baca tanpa harus menggunakan emosi atau nada yang tinggi? Tujuan utama deklamasi puisi adalah sebagai berikut.

    Pertama, mendeklamasikan sebuah puisi dapat membantu para pendengarnya dalam memahami nilai-nilai seni yang terkandung dalam puisi itu. Nilai-nilai tersebut bisa berupa nilai spiritual, nilai emosional, dan nilai kemanusiaan yang terlukis dalam puisi tersebut secara nyata atau konkret.

    Kedua, puisi yang dibaca dalam gaya deklamasi dapat mengajarkan berbagai macam ilmu dan nilai kepada orang-orang yang mendengarkannya. Ilmu dan nilai tersebut misalnya seperti kekeluargaan, agama, moral dan etika, serta kesadaran terhadap lingkungan hidup dan dunia di sekitarnya.

    Ketiga, membaca puisi dalam bentuk deklamasi dapat masyarakat gunakan sebagai sarana untuk mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat. Ketimbang berorasi dengan nada keras, deklamasi puisi jauh lebih berkemanusiaan dan sanggup memancing rasa simpati dari banyak orang.

    Unsur-Unsur dalam Deklamasi Puisi

    Sebagaimana karya-karya literatur lainnya, puisi juga mengandung beberapa unsur yang wajib ada. Jika satu saja unsur tersebut hilang, maka deklamasinya tidak dapat Anda lakukan dengan benar. Macam-macam unsur yang terkandung dalam deklamasi puisi adalah seperti di bawah ini.

    1. Intonasi

    Unsur pertama yang sebaiknya Anda perhatikan dalam mendeklamasikan puisi yaitu intonasi atau tinggi rendahnya nada dalam puisi. Unsur intonasi ini dapat Anda gunakan untuk menekankan bagian-bagian dalam puisi Anda yang berhak untuk mendapat perhatian utama dari para pendengar.

    Baik itu baris yang mengandung kalimat interogatif, kalimat persuasi, atau bahkan kalimat eksklamasi, intonasi harus diatur dengan seksama. Semakin tinggi intonasi yang Anda berikan, maka baris atau bait tersebut harus Anda jadikan inti utama dari keseluruhan puisi Anda.

    2. Penjiwaan

    Sekadar mengetahui tinggi rendah nada dan penekanan saja belum cukup; Anda wajib tahu unsur deklamasi puisi berikutnya. Unsur itu adalah penjiwaan, dimana Anda memahami emosi-emosi yang terkandung di dalam puisi tersebut dengan sungguh-sungguh dan penuh jiwa.

    Apakah itu puisi yang memuji-muji pahlawan nasional, sebuah sajak yang meratapi kepergian orang tercinta, atau bahkan sebuah kritik terhadap ketidak-adilan di dunia sekitar, apapun temanya, yang patut Anda perhatikan ialah rasa, emosi, dan penjiwaan yang tersirat dalam puisi itu.

    3. Volume Suara

    Inilah unsur yang harus selalu Anda perhatikan setiap kali Anda berdeklamasi di depan banyak orang. Tinggikan volume suara Anda ketika Anda sedang membaca puisi dengan nada nyaring dan perasaan mendalam. Ingat, yang perlu Anda lakukan ialah meninggikan volume suara, bukan berteriak.

    Para pendengar akan menjadi lebih terkesan apabila Anda mampu membawakan puisi yang suaranya tinggi dan menggelegar. Oleh karena itu, sebisa mungkin Anda tidak bergantung kepada mikrofon atau alat pengeras suara lainnya, sebab mereka belum tentu memiliki suara yang jernih.

    4. Kejelasan Suara

    Selain tingginya volume suara, unsur penting lainnya dalam deklamasi puisi adalah kejelasan pembacaan puisi. Anda jangan sampai salah membaca kata-kata dalam puisi maupun memberikan nada yang kurang meyakinkan. Hal itu demi mencegah audiens dari kehilangan minat pada puisi Anda.

    Kejelasan suara Anda juga perlu dibantu oleh jeda, yang ditandai dengan koma pada baris-baris puisi. Adanya jeda dalam puisi merupakan kesempatan bagi Anda untuk menarik nafas sejenak. Hal ini juga baik untuk membantu audiens memahami baris-baris puisi yang baru saja Anda bacakan.

    5. Mimik Wajah

    Unsur kelima dalam deklamasi puisi adalah mimik wajah Anda saat membacakan puisi di hadapan audiens. Puisi yang bernada sendu membutuhkan mimik wajah yang sedih. Sedangkan puisi yang nadanya berapi-api perlu Anda lengkapi dengan ekspresi wajah yang kuat dan tegas.

    Selain mimik wajah, jangan lupakan tatapan mata Anda yang mampu melengkapi ekspresi yang Anda tampilkan di hadapan audiens. Anda tentunya tak mungkin hanya menatap naskah ketika berdeklamasi; Anda pasti ingin melihat pendengar dengan tatapan dan ekspresi muka yang meyakinkan.

    Cara Mendeklamasikan Sebuah Puisi

    Membacakan sebuah puisi di depan khalayak luas membutuhkan persiapan yang lebih matang daripada sekadar membacanya keras-keras. Ada banyak langkah yang patut Anda ikuti apabila Anda hendak mengadakan sebuah deklamasi puisi di depan masyarakat umum, seperti di bawah ini.

    1. Pelajari Puisi untuk Mengerti Pesan di Dalamnya

    Cara pertama yang suka orang-orang abaikan dalam berdeklamasi ialah membaca puisi. Ini bukan untuk menghafal baris-barisnya saja, tetapi untuk mengerti pesan apa yang terkandung dalam puisi tersebut. Begitu Anda paham inti pesan di dalamnya, barulah Anda bisa mulai berlatih deklamasi.

    2. Ketahui Jenis Emosi pada Puisi Pilihan Anda

    Karena emosi merupakan bagian penting dalam puisi, Anda coba teliti dulu emosi apa yang ingin Anda tampilkan pada saat berdeklamasi. Mau itu berani, mencela, memuji, atau meratapi, mengetahui jenis penjiwaan dalam deklamasi puisi adalah faktor yang penting bagi pembaca pemula.

    3. Praktikkan Ekspresi Wajah Anda

    Selanjutnya, unsur yang harus Anda ingat pada waktu berdeklamasi yaitu mimik wajah yang realistis, hidup, dan tidak dibuat-buat. Baik itu ekspresi marah, sedih, atau penuh perjuangan, apabila Anda mampu menunjukkannya di wajah Anda, maka pendengar pun akan menjadi tertarik.

    Salah satu metode paling mudah yang boleh Anda coba untuk melatih ekspresi dan mimik wajah Anda ialah berdiri di depan cermin. Coba baca satu baris pada puisi itu, lalu Anda atur ekspresi wajah Anda supaya sesuai dengan emosi pada puisi tersebut.

    4. Latihan Membaca Puisi dengan Irama

    Inilah waktunya Anda mencoba membaca puisi dengan sedikit irama begitu Anda mengerti dimana letak tinggi dan rendah intonasinya. Irama pada puisi tersebut bisa Anda jadikan sebagai sumber penjiwaan, yang nantinya bisa membawakan emosi dalam benak para audiens.

    Usahakan agar pembacaan puisi dengan irama tersebut tidak menyerupai lagu yang biasa Anda dengar di TV atau radio. Itu karena lagu cenderung bersifat menghibur, sementara puisi dalam bentuk deklamasi bersifat emosional dan memiliki pesan yang tersifat.

    5. Lafalkan Puisi Per Baris, Bukan Per Bait

    Anda jangan terpaku pada keseluruhan isi puisi, sebab itu dapat membuat konsentrasi Anda buyar. Langkah kelima dalam deklamasi puisi adalah dengan melafalkan baris-baris puisi tersebut satu per satu. Dengan cara ini, Anda akan mampu menghayati perasaan yang terkandung dalam setiap barisnya.

    6. Jangan Lupa Jeda dan Intonasi Suara

    Langkah nomor enam dalam deklamasi puisi adalah berlatih intonasi suara. Sekarang Anda lihat dulu naskah puisi lalu lihat bagian mana yang perlu mendapat penekanan supaya audiens memperhatikannya. Tinggikan suara Anda di bagian yang perlu ditekankan itu.

    Kemudian ada lagi yang wajib Anda praktikkan, yaitu jeda di antara baris-baris puisi. Hindari membaca cepat-cepat sebab itu tidak akan memancing emosi apa-apa dari pendengar. Aturlah kecepatan membaca Anda dan jangan lupa untuk menarik nafas pada jeda tersebut.

    7. Belajar Deklamasi di Hadapan Cermin

    Jika Anda sudah mengikuti langkah-langkah di atas, maka langkah terakhir sebelum Anda berdeklamasi di hadapan umum adalah dengan berlatih di hadapan cermin. Dengan menghadap bayangan Anda di cermin, Anda bisa melihat apakah gestur, mimik wajah, dan intonasi Anda sudah betul atau belum.

    Sudah Paham Apa Itu Deklamasi Puisi?

    Demikianlah artikel ini menjelaskan tentang aktivitas membaca puisi dalam bentuk deklamasi. Membaca sebuah karya literatur dengan ekspresi yang sungguh-sungguh dapat membantu pembaca dalam merasakan emosinya. Oleh karena itu, Anda jangan ragu untuk berlatih dan mempelajari ilmu deklamasi.

  • 15 Contoh Teks Tanggapan Singkat Beserta Struktur dan Ciri-cirinya

    15 Contoh Teks Tanggapan Singkat Beserta Struktur dan Ciri-cirinya

    Salah satu jenis teks yang umum kita temui dalam kehidupan sehari-hari adalah teks tanggapan. Teks tanggapan adalah teks yang berisi penilaian, gagasan, ide, atau pendapat seseorang tentang suatu hal atau permasalahan tertentu. Untuk lebih jelasnya, yuk simak 15 contoh teks tanggapan pada artikel ini!

    Contoh Teks Tanggapan 

    Adapun 15 contoh teks tanggapan singkat lengkap dengan strukturnya yaitu:

    1. Pendidikan SMA atau SMK

    Contoh pertama yaitu tentang perbandingan pendidikan SMA dan SMK. Adapun teks nya yaitu:

    Evaluasi:

    Untuk Anda yang telah lulus SMP, tentu akan dihadapkan pada dua pilihan yaitu SMA atau SMK. Setiap pilihan yang Anda buat tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan atau konsekuensi di masa depan. Dalam proses pemilihan ini, tentu harus berdasar pada beberapa pertimbangan, tidak boleh asal. 

    Deskripsi:

    Jika Anda memilih SMA, maka akan mempermudah dalam memasuki perguruan tinggi yang sesuai dengan bidang yang dipilih saat SMA. Contohnya jurusan IPA, maka akan lebih mudah untuk masuk ke perguruan tinggi dengan jurusan yang berkaitan dengan ilmu IPA, begitupun untuk jurusan lainnya. 

    Penegasan Ulang:

    Berbeda halnya jika memilih SMK, maka orientasi lebih ke pekerjaan. Setelah lulus Anda bisa memilih pekerjaan yang sesuai dengan jurusan Anda. Selain itu, jurusan SMA juga lebih mengutamakan teori daripada praktik. Berbeda dengan SMK yang lebih fokus pada kegiatan praktik daripada teori.

    2. Pesawat Kepresidenan

    Adapun contoh teks tanggapan selanjutnya tentang kepresidenan yaitu:

    Evaluasi:

    Pesawat khusus kepresidenan sudah lama pemerintah Indonesia inginkan, dan sekarang keinginan pemerintah Indonesia tersebut sudah terealisasikan meskipun mendapat banyak tanggapan beragam dari masyarakat. Sejak Kamis 10 April 2014, pesawat Boeing Business Jet 2 (BJJ2) 737-800 itu sudah berada di Indonesia. Pesawat tersebut mendarat pertama kali di bandara Halim Perdanakusuma.

    Deskripsi:

    Meskipun pesawat tersebut tidak mewah, namun tetap saja ini merupakan pesawat baru dengan perlengkapan yang begitu modern. Warna pesawat tersebut biru dan putih pada permukaannya. Selain itu, ada juga garis lengkung berwarna merah putih yang berfungsi sebagai garis pembatas dan ada tulisan “REPUBLIK INDONESIA” di bagian sisi kanan dan kirinya. 

    Namun ternyata banyak orang yang belum setuju dengan keberadaan pesawat tersebut. Hal ini karena beberapa alasan seperti alasan ekonomi yaitu biaya operasional yang tinggi. Ada juga karena alasan sosial yaitu kemiskinan yang belum terselesaikan dan alasan politik yaitu dengan pesawat komersial pun keamanan pejabat masih dapat terjaga. 

    Penegasan Ulang:

    Saya berpendapat bahwa saat ini bukan waktu yang pas untuk mempunyai pesawat kepresidenan. Namun jika pembelian pesawat tersebut bertujuan untuk kebutuhan mobilitas, keamanan, dan efektivitas kegiatan presiden, maka ini perlu.

    3. Pengaruh Gadget Terhadap Remaja

    Contoh teks tanggapan tentang pengaruh gadget terhadap remaja yaitu:

    Evaluasi:

    Adanya perkembangan teknologi informasi membuat banyak perubahan, termasuk untuk kehidupan di kalangan remaja. Banyak remaja yang menggunakan gadget untuk hal negatif seperti membuka situs terlarang. Hal ini tentunya akan membawa dampak dan pengaruh negatif terhadap perkembangan pola pikir dan lingkungan remaja.

    Deskripsi:

    Gadget banyak remaja gunakan untuk memenuhi hasrat dan hobi mereka. Akan tetapi gadget memiliki banyak dampak negatif terhadap remaja dan lingkungannya.

    Jika remaja menggunakan gadget secara berlebihan bahkan sampai membuka situs terlarang dan game, maka bisa menurunkan konsentrasi belajar. Tidak hanya itu, gadget juga memiliki dampak negatif terhadap kesehatan tubuh. 

    Adanya radiasi yang dikeluarkan oleh gadget bisa merusak mata dan saraf otak. Apalagi jika saat menggunakan gadget dengan jarak yang sangat dekat, maka pasti akan memberikan efek buruk. 

    Selain itu, gadget juga bisa memberikan efek kecanduan pada remaja. Apalagi jika mengingat kecanggihan gadget yang bisa membuat para remaja mengenal dunia bebas yang mungkin bisa membahayakan diri mereka sendiri.

    Argumen tersebut mungkin benar, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa gadget tetap memiliki sisi positif terutama jika Anda mempergunakannya dengan benar. Alasan pertama yaitu gadget bisa membantu para remaja untuk mencari tugas di sekolah sehingga bisa meningkatkan prestasi mereka. 

    Alasan selanjutnya yaitu dengan gadget orang tua bisa lebih mudah mengetahui kabar anak. Apalagi jika ada ada masalah tiba-tiba, maka orang tua bisa langsung menghubungi anaknya. 

    Penegasan Ulang:

    Secara umum, jika berdasarkan pada dampak positifnya maka saya mendukung penggunaan gadget di lingkungan remaja. Namun karena gadget saat ini lebih berdampak negatif, maka sebaiknya para orang tua tidak memberikan kebebasan kepada anaknya untuk menggunakan dan memiliki gadget.

    4.  Gerhana Matahari Menyebabkan Kebutaan

    Adapun contoh teks tanggapan tentang pernyataan bahwa gerhana matahari menyebabkan kebutaan yaitu:

    Evaluasi:

    Jika berbicara tentang gerhana matahari, kebanyakan dari kita mungkin langsung berpikir bahwa melihat gerhana matahari secara langsung menyebabkan kebutaan. Adapun gerhana matahari sendiri merupakan sebuah fenomena dimana posisi bumi, matahari, dan bulan sejajar serta berada pada satu garis lurus. Lalu apa hubungannya?

    Deskripsi:

    Berdasarkan pendapat dari seorang Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Thomas Djamaluddin, merupakan sebuah mitos modern jika Anda melihat gerhana matahari total secara langsung dan menyebabkan kebutaan. 

    Faktanya yaitu melihat cahaya matahari secara langsung bisa menyebabkan kerusakan mata baik itu saat gerhana maupun dalam kehidupan sehari-hari.  Kerusakan ini biasanya terjadi pada bagian retina dimana akan mengalami gejala abnormalitas yaitu muncul titik hitam pada setiap kita memandang. 

    Hal ini bisa terjadi karena saat fase gerhana matahari total, lingkungan sekitar menjadi sangat gelap dan pupil mata membesar. Ini karena mata berusaha menangkap cahaya sekitar sebanyak mungkin. 

    Kemudian saat gerhana berakhir, kondisi lingkungan akan terang kembali dan perpindahan ini yang sangat berbahaya untuk mata. 

    Penegasan Ulang:

    Berdasarkan pada beberapa faktor tersebut, kita bisa mengetahui bahwa melihat gerhana matahari bisa menyebabkan buta merupakan mitos modern. Faktanya sinar matahari memang sangat berbahaya untuk mata baik itu gerhana maupun tidak. 

    5. Transportasi Umum Mengurangi Kemacetan Jakarta

    Adapun contoh teks tanggapan lengkap dengan strukturnya yaitu:

    Evaluasi:

    Jakarta adalah salah satu kota dengan kemacetan tertinggi dan akan sulit untuk diatasi. Namun ternyata, setelah adanya Transjakarta dan MRT, kemacetan di Jakarta setidaknya bisa dikurangi. 

    Walau begitu, sebagai pengguna transportasi umum, ada kalanya saat menggunakan Transjakarta dan MRT membuat saya tidak nyaman karena armadanya yang selalu penuh. Hal ini membuat beberapa orang ada yang menghabiskan banyak waktu untuk menunggu armada selanjutnya. 

    Masalah ini tentu saja akan membuat orang beralih kembali ke kendaraan pribadi sehingga bisa menggunakan tol yang lebih hemat waktu.

    Deskripsi: 

    Namun Pemprov Jakarta harus tetap diberikan acungkan jempol karena pada tahun 2020, akhirnya Jakarta berhasil keluar dari urutan ke 10 kota termacet  di dunia. Akhirnya Jakarta berada di peringkat ke-31 dari total 416 kota. 

    Ini tentunya adalah pencapaian yang luar biasa dan perlu kita banggakan. Untuk itulah, menanggapi hal ini saya ingin berterima kasih kepada Pemprov DKI karena sudah berhasil menangani kemacetan Jakarta dengan cukup baik.

    Penegasan Ulang:

    Meskipun banyak hal yang masih harus diperbaiki terutama dalam upaya mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Tentunya hal ini juga sebaiknya diiringi dengan penambahan transportasi umum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

    6. Bahaya Rokok di Kalangan Pelajar

    Adapun contoh teks tanggapan tentang bahaya rokok di kalangan pelajar yaitu:

    Evaluasi:

    Salah satu cara untuk menjaga agar tubuh sehat adalah dengan tidak mengonsumsi barang yang bisa mengganggu kesehatan seperti rokok. Rokok merupakan silinder dari kertas yang berisi tembakau dan zat kimia berbahaya. 

    Namun saat ini, banyak pelajar yang mengonsumsi rokok dengan bebas dan pastinya ini akan sangat memengaruhi kehidupan mereka. Adapun kebanyakan dampak yang ditimbulkan bersifat negatif.

    Deskripsi:

    Terhitung sampai saat ini, jumlah penghisap rokok di dunia mencapai 1,3 miliar. Bahkan berdasarkan laporan dari Badan Kesehatan Dunia, ada sekitar 250 juta anak berisiko meninggal akibat dari menghisap rokok. 

    Di Indonesia, fenomena merokok di bawah umur sudah bukan rahasia umum  lagi. Bahkan menurut survei, 40 persen siswa SMP sudah pernah mencoba rokok. Hal ini karena mayoritas dari mereka beranggapan bahwa dengan merokok mereka akan terlihat lebih keren dan dewasa. 

    Tidak hanya itu, mereka juga beranggapan bahwa dengan merokok mereka akan lebih mudah mendapatkan teman. Alasan lainnya dari siswa yang merokok adalah untuk menghilangkan kantuk dan stres akibat belajar. 

    Padahal jika menelusuri lebih dalam, merokok memiliki banyak dampak negatif dibandingkan dampak positifnya. Merokok bisa menyebabkan prestasi siswa menurun karena tidak fokus belajar. Selain itu zat kimia yang ada pada rokok juga bisa menyebabkan berbagai penyakit serius terutama kerusakan organ tubuh. 

    Merokok bisa menyebabkan komplikasi pada organ tubuh seperti kanker, penyakit paru-paru, serangan jantung hingga sakit tenggorokan. Untuk itulah sangat perlu dilakukan suatu upaya untuk meminimalisir jumlah perokok. Salah satunya dengan memberikan keterangan bahaya merokok pada produk rokok. 

    Penegasan Ulang:

    Merokok pada dasarnya menimbulkan kerugian untuk kesehatan, bahkan menyebabkan kematian. Oleh karena itulah, perlu adanya kesadaran dari pelajar terutama para orang tua untuk mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah sehingga bisa  meminimalisir jumlah perokok.

    7. Pergaulan Bebas

    Adapun contoh teks tanggapan beserta strukturnya yaitu:

    Evaluasi:

    Di tengah modernisasi yang kian meningkat, banyak remaja  yang terjebak dalam pergaulan bebas. Pergaulan bebas merupakan suatu bentuk perilaku yang menyimpang, sesuatu dengan asal katanya “bebas” yang berarti melewati batas. 

    Deskripsi:

    Pergaulan bebas memiliki dampak negatif bagi kehidupan karena memang kebanyakan melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti minum-minuman keras.  Namun tidak menutup kemungkinan juga bahwa pergaulan bebas memiliki dampak positif bagi pelakunya.

    Beberapa dampak positif yang mungkin Anda dapatkan yaitu belajar cara berkomunikasi, memiliki banyak teman, bisa menghormati dan mengendalikan diri di tengah masyarakat. Walau begitu tetap saja, pergaulan bebas lebih banyak dampak negatifnya.

    Pergaulan bebas ini biasanya muncul karena adanya rasa gengsi, broken home, keimanan, dan faktor lainnya. Tidak hanya itu, perkembangan teknologi juga menjadi faktor penting timbulnya pergaulan bebas ini. Hal ini karena akses internet yang sangat mudah bisa memicu remaja melakukan hal buruk. 

    Penegasan Ulang:

    Melihat dari dampak negatif yang lebih banyak ditimbulkan oleh pergaulan bebas ini, maka alangkah lebih baiknya jika orang tua bisa lebih mengawasi dan mendidik anaknya. Ini sebagai bentuk pencegahan agar anak tidak terjerumus pada pergaulan bebas yang merugikan.

    8. Keselamatan Berkendara

    Contoh teks tanggapan berikutnya tentang keselamatan berkendara. Adapun teksnya yaitu:

    Evaluasi:

    Berita kecelakaan lalu lintas sudah menjadi hal yang tidak asing lagi di telinga kita. Bahkan jumlah kecelakaan lalu lintas terus bertambah setiap harinya. Melihat pemandangan anak dibawah umur yang mengendarai motor bahkan tanpa helm sudah menjadi hal yang lumrah. 

    Deskripsi:

    Mengutip data dari Kominfo, setiap jamnya rata-rata ada 3 orang yang meninggal dunia akibat dari kecelakaan lalu lintas. Terdapat sekitar 61% kecelakaan lalu lintas terjadi akibat dari faktor manusia seperti kemampuan dan karakter dari pengemudinya. 

    Berdasarkan pernyataan tersebut kita tahu bahwa kesadaran akan keselamatan berkendara di tengah masyarakat masih sangat minim saat ini. Tidak hanya itu, bahkan banyak sekali kasus orang kecelakaan dan mengalami cedera berat akibat tidak menggunakan sabuk pengaman.

    Penegasan Ulang:

    Berangkat dari masalah tersebut, peningkatan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara sangat kita perlukan. Hal pertama yaitu mulai dari diri kita sendiri dengan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. 

    Selain itu, orang tua juga diharapkan untuk bijak dalam mendidik anak-anaknya terutama dalam belajar berkendara ketika sudah cukup umur. Alangkah lebih baik untuk mencegah daripada menyesal di kemudian hari.

    9. Kebakaran Hutan

    Adapun contoh teks tanggapan tentang kebakaran hutan yaitu:

    Evaluasi:

    Adanya kebun kelapa sawit di Indonesia memang cukup menjanjikan untuk sumber keuangan terutama untuk pemasukan devisa negara. Namun ternyata keberadaan kelapa sawit bisa memberikan efek buruk untuk lingkungan seperti kebakaran hutan. Apa hubungannya?

    Deskripsi:

    Kebakaran hutan merupakan salah satu fenomena yang tidak bisa dihindari di beberapa daerah di Indonesia saat musim kemarau terutama untuk wilayah Sumatra dan Kalimantan. Bahkan ini bisa menimbulkan bencana kabut asap yang sampai ke negara lain. 

    Disisi lain, adanya  kegiatan perluasan perkebunan kelapa sawit membuat lapangan pekerjaan memang semakin luas. Namun, ini tidak sejalan dengan dampak lingkungan yang diakibatkannya. Hal ini karena perluasan kelapa sawit mengikutsertakan kegiatan pembakaran hutan.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa, salah satu faktor kebakaran hutan adalah kegiatan pembakaran lahan secara langsung oleh pemilik perusahaan sawit dengan tujuan pembukaan lahan baru. Ini tentunya sangat merugikan tidak hanya untuk Indonesia tetapi juga untuk negara tetangga. 

    Peran pemerintah pun mulai dipertanyakan, bahkan oleh dunia internasional tentang bagaimana kebijakan pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini, apakah kebijakan pemerintah kepada usaha perkebunan sawit sudah tepat atau tidak. 

    Penegasan Ulang:

    Melihat dari permasalah ini, sangat diperlukan peran dari pemerintah terutama dalam membuat aturan dan kebijakan yang bisa menguntungkan kedua belah pihak yaitu alam dan penduduk. Sikap tegas dari pemerintah dalam menindaklanjuti masalah pembakaran hutan ini juga sangat kita perlukan. 

    10. Ujian Nasional Online, Perlu atau Tidak?

    Contoh teks tanggapan tentang ujian nasional online diperlukan atau tidak yaitu:

    Evaluasi:

    Penyelenggaran ujian nasional secara online sudah diwacanakan sejak awal tahun 2014 lalu. Namun penyelenggaraan tersebut masih belum jelas karena dalam pelaksanaan ujian nasional online harus melewati proses penyesuaian kesiapan infrastruktur di berbagai sekolah.

    Deskripsi:

    Adapun proses ujian nasional online rencananya akan diselenggarakan di berbagai Laboratorium Komputer Sekolah. Kemudian jawabannya akan dikumpulkan di dalam sebuah server internet. Adapun untuk sekolah yang terpilih akan mendapatkan kesempatan uji coba untuk ujian nasional online.

    Tujuan dari adanya ujian nasional ini yaitu untuk mengatasi pemborosan penggunaan kertas, kebocoran soal saat ujian, dan praktisitas. Tidak hanya itu, manfaat lainnya dari ujian online ini yaitu kita bisa mengetahui nilai dengan lebih cepat dan kemungkinan siswa tidak akan bisa mencontek jawaban siswa lainnya. 

    Namun sisi negatif dari adanya ujian ini yaitu bergantung pada jaringan listrik dan koneksi internet. Jika koneksi terputus, tentu Anda tidak bisa lanjut mengerjakan soal.

    Penegasan Ulang:

    Ujian nasional secara online memiliki sisi positif dan negatif. Namun jika kita melihat secara keseluruhan, ujian ini memiliki sisi positif yang menguntungkan namun tentunya harus dengan fasilitas yang mendukung seperti koneksi internet yang baik.

    11. Olahraga

    Adapun contoh teks tanggapan tentang olahraga yaitu:

    Evaluasi:

    Salah satu kegiatan yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia adalah olahraga. Ada banyak sekali jenis olahraga yang bisa Anda lakukan yaitu jogging, bermain bola, bulu tangkis, dan sebagainya.

    Deskripsi:

    Tidak hanya membuat tubuh sehat dan bugar, olahraga juga sangat bermanfaat untuk membantu terhindar dari berbagai jenis penyakit seperti hipertensi, penyakit stroke, kanker, kegelisahan, dan sebagainya.

    Walau begitu, olahraga juga bisa menimbulkan efek negatif jika dilakukan secara berlebihan seperti bisa menyebabkan gagal jantung, cedera, gangguan menstruasi pada wanita, sulit tidur, melemahnya sistem kekebalan tubuh, hingga depresi.

    Penegasan Ulang:

    Kita memang bisa menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga, namun jika berlebihan justru akan menyebabkan dampak buruk untuk tubuh. Sebaiknya kita melakukan olahraga sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing sehingga tidak membawa dampak buruk untuk tubuh. 

    12. Anime

    Contoh teks tanggapan berikutnya tentang anime. Adapun isinya yaitu:

    Evaluasi:

    Saat ini, pecinta anime terus meningkat terutama dari kalangan remaja dan anak-anak. Anime sendiri merupakan sebuah animasi produksi Jepang yang ditandai dengan gambar warna-warni yang menunjukkan sebuah cerita.

    Deskripsi:

    Anime memiliki ciri khas yaitu tingkat grafisnya yang sangat bagus. Tidak hanya visual grafisnya, tetapi juga plot twist ceritanya juga  sangat bagus sehingga berhasil membuat banyak kalangan menyukainya. Selain itu anime juga memiliki banyak pesan moral yang baik untuk kita terapkan dalam hidup.

    Namun, terlalu sering menonton anime juga tidaklah baik, hal ini karena bisa mengganggu kemampuan berkomunikasi seseorang dengan lain. Bahkan ini bisa menyebabkan seseorang menjadi anti sosial. Tidak hanya itu, anime juga bisa membuat kecanduan sehingga orang bisa melupakan istirahat.

    Lebih lanjut, anime juga bisa menyebabkan penurunan produktivitas pada anak. Hal ini karena anak akan lebih memilih untuk menonton anime daripada belajar. 

    Penegasan Ulang:

    Anime memang memiliki kekurangan dan kelebihannya tersendiri. Adapun untuk baik dan buruknya dampak dari anime ini tergantung dari orang yang melihatnya. Menonton anime memang boleh-boleh saja, namun sebaiknya tidak terlalu sering mengingat dampak negatifnya tersebut.

    13. Hukuman Mati

    Adapun contoh teks tanggapan berkaitan dengan hukuman mati yaitu:

    Evaluasi:

    Eksekusi mati yang dilakukan oleh pemerintah mendapatkan tanggapan positif dan negatif dari kalangan masyarakat. Salah satu pelanggaran yang mendapatkan hukuman mati adalah terorisme. Tapi saya tidak setuju dengan adanya hukuman mati mengingat ini melanggar hak dasar manusia untuk hidup.

    Deskripsi:

    Tercatat ada sekitar 52 negara yang masih menerapkan praktik hukuman mati, salah satunya adalah Indonesia. Indonesia telat mencetak angka vonis hukuman mati mencapai 114 vonis di tahun 2021 lalu. Ini tentunya bukan angka yang sedikit.

    Hukuman mati tidak akan menurunkan angka terorisme, sebaliknya ini akan menimbulkan kebencian di antara para pengikutnya. Jika kebencian itu mengakar dan mendarah daging, maka tentunya rantai terorisme tidak akan bisa diputuskan. 

    Penegasan Ulang:

    Eksekusi mati bukanlah pilihan terbaik untuk memutuskan rantai terorisme. Untuk itulah saya tidak setuju dengan adanya hukuman mati ini.

    14. Pembatalan Piala Dunia U20 di Indonesia

    Contoh teks tanggapan tentang Piala Dunia U20 lengkap dengan strukturnya yaitu:

    Evaluasi:

    Berita terbaru mengabarkan bahwa Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Padahal ini merupakan event yang sangat ditunggu-tunggu oleh bangsa Indonesia, bahkan beberapa hal sudah dipersiapkan.

    Deskripsi:

    Piala Dunia U20 adalah event sepak bola terbesar yang akan digelar kurang dari dua bulan yaitu pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023. Awalnya Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Namun pada Rabu, 29 Maret 2023, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20. 

    Keputusan ini tentu saja menimbulkan banyak pro dan kontra di berbagai kalangan mengingat Indonesia sudah mempersiapkan piala dunia ini. Adapun keputusan ini keluar seiring dengan adanya penolakan keikutsertaan Israel di ajang tersebut atas dasar konstitusi sehingga membuat beberapa masyarakat Indonesia saling menyalahkan satu sama lain. 

    Seharusnya kita sebagai masyarakat Indonesia harus bersatu padu dalam menegakkan sepak bola Indonesia terlepas dari pencabutan ini. Bukannya saling menyalahkan satu sama lain, karena memang nasi sudah menjadi bubur dan keputusan tidak bisa diubah. 

    Penegasan Ulang:

    Terlepas dari apapun alasan pencabutan Indonesia menjadi tuan rumah U20, kita sebagai bangsa Indonesia sebaiknya bersatu untuk membuktikan pada FIFA bahwa kita bisa menjadi lebih baik dan mengubah sepak bola Indonesia menuju sepak bola yang bersih dan berprestasi.

    15. Terorisme

    Adapun contoh teks tanggapan tentang terorisme dan strukturnya yaitu:

    Evaluasi:

    Terorisme bisa dilakukan oleh siapapun tanpa pandang agama dan latar belakang suku. Tapi kita juga tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa struktur ideologi dari aliran agama yang melatarbelakangi tindakan ini.

    Deskripsi:

    Salah satu kasus yang pernah terjadi yaitu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) membunuh satu keluarga dan membakar tujuh rumah di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada 2020 lalu. Hal ini pun membuat munculnya perdebatan di media sosial mengenai agama dan terorisme.

    Pada dasarnya terorisme terjadi karena adanya pengaruh diskriminasi di tengah masyarakat yang menyebabkan penafsiran suatu agama menjadi over ekstrim. Kemudian pengaruh tersebut dikuatkan dengan kondisi politik, budaya, dan ekonomi masyarakat. 

    Penegasan Ulang:

    Terorisme tidak hanya soal agama, tetapi juga bisa dilakukan oleh orang dari  kelompok mana saja. Untuk itulah, pendekatan lebih dalam kepada masyarakat sangat diperlukan demi mencegah lingkar terorisme semakin mengakar. 

    Ciri-Ciri Teks Tanggapan

    Setelah mengetahui contoh teks tanggapan tersebut, Anda juga perlu tahu ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri dari teks tanggapan berdasarkan kebahasaannya yaitu:

    1. Tanggapan yang dibuat biasanya berhubungan dengan kejadian atau fenomena terkini atau sedang terjadi.
    2. Tanggapan tersebut berisi tentang fakta atau alasan yang berfungsi sebagai penguat dari suatu pendapat yang disampaikan.
    3. Peristiwa ataupun kejadian yang diletakkan dalam teks tanggapan didasarkan pada data dan fakta yang ada.

    Sudah Tahu Contoh Teks Tanggapan?

    Nah setelah Anda mengetahui contoh, struktur dan ciri-cirinya tersebut, bisa langsung buat teks tanggapan sendiri. Teks tanggapan memuat fakta dan terdiri dari tiga struktur yaitu evaluasi, deskripsi, dan penegasan ulang. Jadi ketiga unsur tersebut harus Anda letakkan. 

  • Contoh Majas Perbandingan Berdasarkan Jenis, Serta Pengertian & Cirinya

    Contoh Majas Perbandingan Berdasarkan Jenis, Serta Pengertian & Cirinya

    Dalam karya sastra ada yang namanya majas. Mungkin Anda sudah tidak asing dengan istilah ini, mengingat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pasti dijelaskan. Majas sendiri terdiri dari beberapa jenis, salah satunya ialah majas perbandingan. Mari simak untuk memahami majas jenis ini lebih dalam!

    Apa itu Majas Perbandingan?

    Sebelumnya majas memiliki arti sebagai bentuk gaya bahasa yang digunakan penulis dalam menyampaikan pesan melalui imajinasi dan kiasan. Tujuan pemakaian efek ini adalah untuk memberikan kesan tersendiri pada pembaca dan tentunya lebih menarik untuk dibaca. 

    Lantas apa pengertian dari majas perbandingan? Majas satu ini merupakan jenis majas yang diutarakan dengan cara membandingkan atau menyandingkan suatu objek tertentu yang dianggap mirip. Tujuannya adalah untuk memberikan pengaruh pada pembaca. 

    Ciri-Ciri Majas Perbandingan

    Agar bisa membedakan antara majas yang membandingkan dengan jenis lainnya, Anda sebaiknya mengetahui ciri-ciri khususnya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri khusus yang wajib untuk Anda ketahui: 

    • Menggunakan metode mengganti, menyamakan, dan melebihkan kata.
    • Dalam kalimat yang tertulis menggunakan kata pembanding seperti sebagai, seperti, semisal, seumpama, laksana, bak, bagai, dan lain sebagainya.
    • Digunakan untuk membandingkan baik secara langsung maupun tidak.

    Contoh Majas Perbandingan Berdasarkan Jenisnya

    Menurut beberapa sumber, majas ini dibagi menjadi beberapa jenis. Setiap jenis memiliki makna dan arti tersendiri. Berikut penjelasannya:

    1. Majas Metafora

    Majas metafora merupakan majas yang memakai perumpamaan atau analogi terhadap sesuatu hal yang dianggap memiliki sifat sama, namun bentuknya berbeda. 

    Jadi kalimat yang digunakan tidak mengandung makna yang sebenarnya melainkan hanya gambaran semata berdasarkan persamaan atau perbandingan yang diangkat. Dalam metafora, biasanya ungkapan terhadap suatu hal akan menghilangkan kata seperti bagaikan, sebagainya, dan layaknya. Adapun berikut ini adalah contohnya:

    • Jangan cari muka dengan bos.
    • Anak itu memiliki otak dang
    • Kelak laki-laki akan menjadi tulang punggung keluarga.
    • Kita semua merupakan tiang di negeri ini.
    • Bisnis yang dibangun sejak lama itu bangkrut karena terlilit banyak hutang dengan lintah darat.
    • Rani terkenal dengan sebutan kutu buku di kelasnya.
    • Sang raja siang telah bersinar untuk memberikan kehangatan bagi penduduk bumi.
    • Tak disangka pria itu seorang hidung belang.
    • Orang tua pasti menyayangi buah hatinya.
    • Dulu ibunya adalah kembang desa.
    • Banyak tikus berdasi di kota ini.
    • Dasar laki-laki buaya darat.
    • Bahkan pohon cemara pun akan gugur daunnya.
    • Dewi malam telah pulang dari peraduan.
    • Sekarang orang itu memiliki gelar baru, yakni sampah masyarakat karena tabiatnya yang buruk.
    • Kapal itu menggergaji ombak.
    • Kakak berkecil hati karena nilainya tidak lulus KKM saat ujian di sekolah.

    2. Majas Personifikasi

    Jenis majas perbandingan kedua adalah personifikasi. Dalam tata bahasanya personifikasi berasal dari bahasa latin, yakni persona yang memiliki arti sebagai pelaku, topeng, orang, aktor yang memainkan drama. Serta kata fic yang artinya membuat. 

    Singkatnya, majas personifikasi merupakan perumpamaan yang menjelaskan tentang benda-benda mati atau tidak bernyawa dan seolah memiliki sifat seperti manusia. Berikut adalah beberapa contohnya.

    • Bulan pun tersipu malu saat ingin menampakkan kecantikannya.
    • Rasa rindu ini membunuhku perlahan.
    • Pesta kembang api terlihat berkilauan menyambut pergantian tahun.
    • Sarung tinju usang itu telah membawa Ali menjadi juara bertahan.
    • Mie pedas itu membakar lidah penikmatnya.
    • Daun-daun kering di jalanan melayang-layang saat tertiup angin kencang.
    • Bendera Merah Putih Indonesia berkibar dengan gagah berani.
    • Semangat para pejuang berkobar demi meraih kemerdekaan.
    • Iklan rokok sudah memperingati para penggunanya akan bahaya dan dampak merokok.
    • Lagu kenangan itu mengingatkanku akan kisah masa lalu.
    • Siaran televisi yang tidak disaring merusak moral anak bangsa.
    • Suara gemuruh hujan mulai terdengar.
    • Tiang listrik berbaris rapi di sepanjang jalan pedesaan.
    • Mobil antar jemput setiap hari mengantar para siswa pergi ke sekolahnya.
    • Cacing di perutku berteriak untuk meminta makan.
    • CCTV di toko berhasil menyelamatkannya dari tuduhan perkara yang dilayangkan.
    • Badai tsunami tahun 2004 menyapu bersih wilayah Aceh.
    • Gunung Semeru di Lumajang siang ini memuntahkan kembali lava dan awan panasnya.

    3. Majas Simile

    Majas simile adalah majas yang menjelaskan tentang suatu kondisi tertentu untuk membandingkannya dengan suatu hal yang sebenarnya berbeda namun sengaja disamakan. Istilahnya, perbandingan yang digunakan bersifat eksplisit. Artinya langsung menyatakan sesuatu yang bermakna.

    Tujuannya adalah agar pembaca bisa langsung mengetahui maksud atau makna yang diucapkan tanpa harus berpikir terlebih dahulu. Berikut adalah contoh majasnya:

    • Dua sejoli yang berpacaran itu bak merpati.
    • Ibu sangat cerewet seperti burung beo.
    • Wajah Ayu sangat cantik laksana bunga yang bermekaran.
    • Ibarat air di daun talas.
    • Kamu tidak bisa diam seperti cacing kepanasan.
    • Adik menangis, air matanya terus turun bak air terjun.
    • Tatapannya sangat teduh bagaikan embun di pagi hari.
    • Anjing dan kucing sulit akur, ibarat air dan minyak yang tak bisa menyatu.
    • Sifatku dengannya sangat bertolak belakang bagaikan langit dan bumi.
    • Jalanmu sangat lambat seperti kura-kura.
    • Bekerja keras bagaikan kuda.
    • Sifat Andi sangat keras kepala seperti batu.
    • Rapat hari ini sangat kacau seperti terserang angin ribut.
    • Tulisannya sangat rapi dan indah ibarat penyair yang sedang jatuh cinta.

    4. Majas Eufemisme

    Jenis majas berikutnya adalah eufemisme. Majas ini berasal dari bahasa Yunani, yakni euphemizein yang maknanya kata-kata baik. Gaya bahasa yang digunakan penulis biasanya memakai ungkapan yang lebih halus. Tujuannya agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Seperti ini contohnya:

    • Bu Nisa menjadi asisten rumah tangga di rumah depan. (asisten rumah tangga = pembantu).
    • Jember menjadi menduduki peringkat pertama sebagai daerah penyandang tuna aksara di Jawa Timur (tuna aksara = tidak bisa membaca huruf dan tulisan).
    • Muncul aroma kurang sedap di rumah (aroma kurang sedap = bau).
    • Pramusaji di restoran baru bekerja dengan baik (pramusaji = pelayan).
    • Banyak wanita yang menjadi tuna sosial karena faktor ekonomi (tuna sosial = pelacur).
    • Banyak karyawan dirumahkan karena perusahaan mengalami kebangkrutan (dirumahkan = dipecat).
    • Bantuan sudah diturunkan dari Dinas Sosial untuk para tuna wisma (tuna wisma = tidak memiliki rumah).
    • Nenek telah berpulang ke rahmat Tuhan sejak satu tahun yang lalu (berpulang = meninggal dunia).
    • Perempuan itu sedikit mengalami gangguan kejiwaan (gangguan kejiwaan = gila).

    5. Majas Litotes

    Litotes merupakan majas perbandingan yang ditunjukkan untuk menurunkan kualitas suatu hal dengan maksud merendahkan diri. Biasanya, majas ini akan memuat fakta, namun dikecilkan atau disederhanakan. Agar lebih jelas, silakan lihat contoh berikut ini:

    • Maukah kamu menerima hadiah yang tak bernilai ini?
    • Jangan lupa untuk singgah ke gubuk milikku sebentar.
    • Apakah dia sudah lupa dengan ibunya yang tua renta ini?
    • Jika tak keberatan kamu bisa ikut naik dengan motor bututku ini.
    • Rumah makan ini hanya usaha kecil saya.
    • Pegawai rendahan sepertiku tidak pantas untuk bersanding dengan wanita kaya sepertinya.
    • Gerobak butut inilah yang menemani keseharian saya untuk mencari nafkah.
    • Tulisanku lebih jelek dibandingkan denganmu.
    • Saya tidak bisa apa-apa selain memberikan uang.
    • Aku hanya sarjana dengan otak udang.
    • Aku ini hanya pekerja serabutan yang pendapatanku di bawah rata-rata.
    • Sudikah para saudara mendengar keluhan dari orang tidak berdaya seperti saya?
    • Meskipun gajiku kecil dan hanya cukup untuk membeli makan, namun aku bahagia dengan profesiku.
    • Aku hanya anak baru yang tidak tahu apa-apa.
    • Saya hanya orang kampung, apakah pantas bersanding denganmu?
    • Hanya televisi tua ini yang mampu menjadi hiburanku di setiap harinya.
    • Mobil renta ini selalu menemani hariku yang penuh liku.

    6. Majas Hiperbola

    Jenis majas yang terakhir adalah hiperbola. Majas ini akan mengungkapkan tentang suatu kondisi dengan cara berlebihan, bahkan tidak masuk akal. Meski demikian, ada tujuan tertentu dari penulis untuk pembacanya, yakni agar dapat memberi kesan yang mendalam. Berikut adalah beberapa contohnya:

    • Aku berlari secepat kilat agar tidak telat masuk gerbang sekolah.
    • Kisah mereka berhasil menggemparkan dunia.
    • Tidak ada yang melarang manusia untuk memiliki mimpi setinggi langit.
    • Wajahnya sangat tampan hingga berhasil mengalihkan duniaku.
    • Tingkah orang tersebut selalu membuat keluarganya meradang kepanasan.
    • Baru saja menerima gaji tapi dompetku sudah terkuras habis untuk membeli keperluanku.
    • Kakak membanting tulang demi menyekolahkan adiknya.
    • Tanganmu ternyata lebih kuat dari besi.
    • Cintaku padamu luasnya melebihi samudera.
    • Kamu berjalan sangat lambat seperti siput.
    • Makanan ini lebih panas daripada lava pijar.
    • Dia membacakan pidato perjuangan kemerdekaan sampai berapi-api.
    • Sinar matahari siang ini sampai membakar kulitku.
    • Guru sejarah di sekolahku sudah mengajar sejak zaman baru.
    • Pujian Ibu Dina yang cantik jelita sampai membuatku melayang-layang.
    • Kulitmu lebih lembut daripada sutra.
    • Kasih ibu sepanjang masa.

    Sudah Siap Membuat Majas Perbandingan Sendiri?

    Selesai sudah pembahasan tentang apa itu majas perbandingan, ciri-ciri, beserta jenis dan contohnya. Semoga penjelasan di atas bisa memberikan ilmu pengetahuan untuk Anda. Terlebih bagi Anda yang ingin memiliki karya majas sendiri. Ayo mulai tuangkan inspirasi Anda!

  • 10 Contoh Puisi Balada Baru Lengkap dengan Pengertiannya

    10 Contoh Puisi Balada Baru Lengkap dengan Pengertiannya

    Puisi balada merupakan jenis puisi baru yang memiliki ciri khas menarik. Sebab, isi puisi balada cenderung menggambarkan tingkah laku seseorang. Baik itu melalui dialog maupun monolog. Nah, untukmu yang sedang mencari contoh puisi balada, simak artikel di bawah ini, ya!

    Apa Itu Puisi Balada?

    Puisi balada adalah jenis puisi naratif yang fokus menggunakan kata-kata indah serta kaya akan makna. Keindahan diksi pada puisi ini bisa terlihat dari diksi, rima, majas, dan irama yang terkandung di dalamnya.

    Adapun menurut Waluyo Herman, puisi balada merupakan puisi yang isinya tentang cerita orang-orang perkasa atau tokoh pujaan. 

    Contoh Puisi Balada Terbaru

    Berikut ini adalah 10 contoh puisi balada terbaru yang bisa kamu simak:

    1. Balada Terbunuhnya Atma Karpo Karya Rendra

    Dengan kuku-kuku besi kuda menebah perut bumi

    Bulan berkhianat gosok-gosokkan tubuhnya di pucuk-pucuk para

    Mengepit kuat-kuat lutut menunggang perampok yang diburu

    Surai bau keringat basah, jenawi pun telanjang

    Segenap warga desa mengepung hutan itu

    Dalam satu pusaran pulang balik Atmo Karpo

    Mengutuki bulan betina dan nasibnya yang malang

    Berpancaran bunga api, anak panah di bahu kiri

    Satu demi satu yang maju terhadap darahnya

    Penunggang baja dan kuda mengangkat kaki muka

    Nyawamu barang pasar, hai orang-orang bebal!

    Tombakmu pucuk daun dan matiku jauh orang papa

    Majulah Joko Pandan! Dimana ia?

    Majulah ia kerna padanya kukandung dosa

    Anak panah empat arah dan musuh tiga silang

    Atmo Karpo tegak, luka tujuh liang

    Joko Pandan! Dimana ia!

    Hanya padanya seorang kukandung dosa

    Bedah perutnya tapi masih setan ia

    Menggertak kuda, di tiap ayun menungging kepala

    Joko Pandan! Dimanakah ia!

    Hanya padanya seorang kukandung dosa

    Berberita ringkik kuda muncullah Joko Pandan

    Segala menyibak bagi derapnya kuda hitam

    Ridla dada bagi derunya dendam yang tiba

    Pada langkah pertama keduanya sama baja

    Pada langkah ketiga rubuhlah Atmo Karpo

    Panas luka-luka, terbuka daging kelopak-kelopak angsoka

    Malam bagai kedok hutan bopeng oleh luka

    Pesta bulan, sorak-sorai, anggur darah

    Joko Pandan menegak, menjilat darah di pedang

    Ia telah membunuh bapanya

    2. Contoh Puisi Balada: Aku, Kau, dan Sejumput Asa

    Aku, kau, dan sejumput asa

    Berbalik saat ia pergi menyapa

    Menerpa jauh, hingga tiada

    Mungkin cuma sampai di sini

    Cuma kau, aku, dan sejumput asa yang tiada berkata

    Hey,

    Kenapa sejumput asa ini terasa semakin mencekik ulu hati?

    Berdiam dalam sunyi

    Lalu menyeruak kembali

    Padahal cuma antara kau, aku, dan sejumput asa yang kupendam sendirian

    Tapi kenapa terasa begitu menyesakkan?

    Belumkah puas sejumput asa ini menampakkan diri tanpa tahu malu?

    Bergerak cepat memompa jantung saat kau kembali

    Ah.

    Kapan pula ini akan ku akhiri?

    Mengubur paksa sejumput asa yang tumbuh tanpa tahu diri

    Tak ada yang terjadi antara kau dan aku

    Toh sampai esok tiba atau sampai kau pergi lagi pun semua tetap sama

    Cuma kau dan aku

    Hanya…

    Antara kau dan aku tersimpan sejumput asa yang tak mau menjauh dariku

    Sejumput asa yang sialnya selalu jadi milikku

    Kau pergi lagi kan?

    Tak apa.

    Semoga saat kau kembali lagi nanti,

    Sejumput asa ini sudah terkubur di dasar paling dalam sanubari

    Hingga tak bisa kembali lagi ia saat kau pulang nanti

    3. Contoh Puisi Balada: Lupa

    Aku ingin membakar kenangan hingga hanya menyisakan debu

    Inginku, menghapus ingat yang tertinggal di sanubari

    Biar saat aku kembali tak ada lagi yang tersisa

    Hilang terhapus lupa

    Izinkan aku menghapus pinta yang pernah terkata,

    Juga syair yang tak sengaja ku titipkan pada angin saat ia berhembus

    Biar saat nanti lenyap

    Tak ada sisa yang mengganjal sanubari

    Lupa seolah menjauhiku

    Menolak pintaku mentah-mentah

    Hey, apa setelah senja, lupa juga tak mau menemuiku?

    Menemui aku yang ingin menghapus senyap saat ia hampa

    Katakan padaku

    Kenapa melupakan tak semudah mengingat?

    Hey, sebegitu bencikah lupa padaku hingga ia enggan menghapus ingatku?

    Menolak menemuiku

    Jika ku tahu lupa akan menolakku dan melupakan akan sesulit ini,

    Tidak akan ku biarkan ingat menggelantung tenang di sanubari

    Tidak akan ku simpan kenang di bilik hati

    Ku biarkan saja mereka menggelembung dan pergi

    Hey,

    Kenapa lupa tak mau menemuiku?

    4. Contoh Puisi Balada: Puisi Abadi

    Puisi yang kau lantunkan kemarin, saat tak ada lagi sesak menyapa

    Bergerak tak mau tau

    Meninggalkan aku dan luka menganga

    Bergerak secepat angin berhembus

    Meninggalkan luka menganga yang enggan tertutup

    Puisi yang kau tinggalkan bersama luka ini,

    Kenapa begitu sulit ku paksa pergi?

    Bergerak mengikuti seumpama bayang

    Menyatu bersama kelam saat ia tiba

    Apa puisi ini bak lantunan sunyi yang di lantunkan alam?

    Abadi sampai nanti?

    Hey,

    Jangan lagi tinggalkan sepotong puisi yang belum usai jika kau tak mau menyudahinya

    Berhenti melantunkan puisi saat angin menyapa

    Berhenti meninggalkan sebait puisi yang tak kau akhiri

    Kau tahu?

    Potongan puisi yang terpenggalmu itu,

    Bagai puisi abadi saat kau meninggalkannya sebelum mengakhirinya

    Abadi bersama lagu alam

    Penuh teka teki bagai pazel yang sukar ku selesaikan

    Usaikan dulu penggalan puisimu sebelum kau pergi

    Tahukah?

    Sepotong puisimu itu buatku menanti hanya demi penggalan akhir dari baitnya

    Esok, 

    Jika mungkin waktu sedikit berbaik hati mengingatkanmu akan penggalan puisi ini,

    Selesaikan ia

    Akhiri ia hingga tak perlu aku menunggu lagi

    Hingga sepenggal puisimu itu tak menjelma jadi puisi abadi,

    Yang ikut di lantunkan alam saat ia menyapa

    5. Contoh Puisi Balada: Jika

    Jika kau adalah alasan di balik rindu yang menyesaki

    Juga napas yang hanya tinggal separuh,

    Apa saat kau benar-benar lenyap rindu yang menyesaki dan separuh napas itu akan hilang?

    Pergi bersama dengan lenyapnya eksistensimu?

    Jika tak pernah ada temu antara kau dan aku,

    Apa aku tetap akan mengenal rindu?

    Atau…

    Napas yang tinggal separuh saja?

    Hey,

    Jika alasan rindu berdiam diri di sisiku tanpa mau pergi

    Dan napas yang kupunya hanya bersisa separuh saja adalah dirimu,

    Apa tetap akan berdiam rindu di sisiku saat kau tiada?

    Lenyap bersama dengan alasan ia tiba?

    Jika waktu tak pernah hadirkan tentu,

    Apa rindu akan berdiam diri di sisiku?

    Apa juga tak akan pernah ada rindu yang ku kenali di antara jalan hidupku?

    Seandainya saja semuanya berjalan seakan jika,

    Mungkin tak akan ada rindu yang berdiam diri di sini

    Tak akan pernah ada juga separuh napas yang tiba-tiba saja pergi entah kemana

    Jika saatnya tiba,

    Kala kau akhirnya lenyap bersama eksistensimu

    Kuharap rindu yang terus berdiam diri pun ikut lenyap bersama tiadanya dirimu

    Biar aku tidak terpekur bersama rindu yang semakin meniskala

    Biar tak ada lagi ruang yang tersisa saat rindu kembali menghampiri

    Biar semuanya usai bersama lenyapnya eksistensimu

    Juga…

    Kuharap separuh napas yang entah bagaimana hilang itu,

    Kembali lagi padaku

    Biar aku cukup bernapas dengan seluruh napas yang ku punya

    Dan biar aku bernapas meski hanya cukup menghela

    Hey,

    Kau dan aku tidak pernah sedekat itu kan hingga kau mengucap selamat tinggal saat kau akan lenyap?

    Jadi jika saatnya tiba buatmu berakhir dari mimpi panjangku dan lenyap dari eksistensimu  yang ku temui,

    Ku harap rindu itu pergi bersama dengan alasan ia menjadi

    Lalu, 

    Kan ku sampaikan ucapan selama tinggalku meski aku tahu itu tak perlu pada rinai hujan yang menyapa saat ia kembali

    Ku doakan rindu yang terus menerus mengikutiku

    Pun akan ikut lenyap setelah ucapan selamat tinggal yang ku titipkan pada rinai hujan

    6. Contoh Puisi Balada: Waktu

    Yang berkuasa adalah waktu

    Mempertemukan lalu meninggalkan

    Mencari lalu hilang

    Ia cuma waktu

    Berjalan pongah tak peduli

    Tidak berbalik apalagi kembali

    Dia hanya waktu

    Berkuasa atas harap juga nestapa

    Juga, berakhirnya sebuah temu

    Atau rindu yang tak juga sirna

    Hanya waktu

    Mempertemukan sebelum akhirnya dengan begitu tak tahu malunya memisahkan

    Mengukir kisah lalu menghancurkannya dalam hitungan detik

    Ya, dia waktu

    Karenanya ada temu yang antarkan aku dan kau

    Lalu jarak yang kian melebar sebelum akhirnya hilang tanpa temu

    Dia yang pertemukan aku dan kau pada sebuah detik

    Tapi dia pula yang dengan mudahnya meniskala aku dan kau

    Waktu

    Ah, ia tetap berjalan pongah

    Tak mau tau apa yang ia tinggalkan

    Tak peduli banyak yang memintanya berhenti

    Ya, dia cuma waktu!

    Dengan pongah menciptakan temu lalu memisahkannya dalam detik selanjutnya

    Dia waktu

    Begitu pongah buat kabulkan pinta ‘tolong berhenti sedetik saja’

    7. Contoh Puisi Balada: Sejenak Saja

    Sejenak saja,

    Biarkan aku memasuh luka,

    Mencerai hati yang berdarah-darah

    Sebelum kembali kau gores ia semakin dalam

    Biarkan aku menyuguhi kelana dengan segelas air

    Jangan lagi kau campurkan duri

    Sejenak saja,

    Biarkan raga yang berkelana itu menegak seteguk air

    Sebelum kembali kau buat ia dahaga semakin lama

    Sekali ini saja,

    Meski hanya sedetik

    Biarkan ku resapi rindu lain yang hampir mendekati

    Mendengarkan bait puisinya

    Sebelum kembali kau bungkam aku dengan rindu yang tak kunjung usai,

    Dan sebelum kau tikam aku dengan sembilu puisimu kala fajar tiba

    Tidak bisakah, sejenak saja berhenti mengikuti,

    Membiarkanku kembali tanpa toreh luka juga rindu yang ikut menyiksa?

    Meski hanya sejenak,

    Tidak maukah kau lepaskan segala luka juga rindu yang kian membebani?

    8. Contoh Puisi Balada: Kau dan Imaji

    Kau berjalan lagi

    Tak ada yang terjadi

    Hanya ada imaji

    Lupakan saja kata yang disampaikan angin

    Biaskan pula syair purnama

    Biar, biarkan saja

    Biar kau melangkah pergi

    Aku juga pergi

    Tapi tak mau ku biarkan kata-kata angin pergi

    Tak ku biarkan membias jaring purnama

    Embun juga ada padaku

    Biarkan saja aku

    Kau tetap saja pergi, melangkah

    Karena aku juga punya mimpi

    Lalu, sekeras apapun ku yakinkan diri,

    Nyatanya kau cuma sebatas imaji

    Imaji yang tak kunjung pergi

    Lalu, ku biarkan kau melangkah pergi

    Meski, lupa tak akan kembali

    9. Derita Anak Bangsa

    Ia mengayuh sepedanya

    Ia mengayuh semangatnya

    menjual koran di pagi hari

    Panasnya matahari, dinginnya hujan

    Tak ia rasakan

    Ia sampai putus sekolah

    Cita-cita tak lagi ia gantungkan

    Hanya ada satu kewajiban

    Menjual koran, mencari makan

    10. Jante Arkidam Karya Ajip Rosidi

    Sepasang mata biji saga

    Tajam tangannya lelancip gobang

    Berbahan tubuh-tubuh lalang dia tebang

    Arkidam, Jante Arkidam

    Dinding tembok hanyalah tabir embun

    Lunak besi dilengkungkannya

    Tubuhnya lolos di tiap liang sinar

    Arkidam, Jante Arkidam

    Malam berudara tuba

    Jante merajai kegelapan

    Disibaknya ruji besi pegadean

    Malam berudara lembut

    Jante merajai kalangan ronggeng

    Ia menari, ia ketawa

    ‘Mantri polisi lihat kemari!

    Bakar meja judi dengan uangku sepenuh saku

    Wedana jangan ketawa sendiri!

    Tangkaplah satu ronggeng berpantat padat

    Bersama Jante Arkidam menari

    Telah kusibak ruji besi’

    Berpandangan wedana dan mantri polisi

    Jante, jante Arkidam!

    Telah dibongkarnya pegadaean malam tadi

    Dan kini ia menari

    ‘Aku, akulah Jante Arkidam

    Siapa berani melangkah kutigas tubuhnya batang pisang

    Tajam tanganku lelancip gobang

    Telah kulipat ruji besi’

    Diam ketakutan seluruh kalangan

    Memandang kepada Jante bermata kembang sepatu

    ‘Mengapa kalian memandang begitu?

    Menarilah, malam senyampang lalu!’

    Hidup kembali kalangan, hidup kembali perjudian

    Jante masih menari berselempang selendang

    Diteguknya sloki ke sembilan likur

    Waktu mentari bangun, Jante tertidur

    Kala terbangun dari mabuknya

    Mantri polisi berdiri di sisi kiri:

    ‘Jante, Jante Arkidam, Nusa Kambangan!’

    Digisiknya mata yang sidik

    ‘Mantri polisi, tindakanmu betina punya!

    Membokong orang yang nyenyak’

    Arkidam diam dirante kedua belah tangan

    Dendamnya merah lidah ular tanah

    Sebelum habis hari pertama

    Jante pilin ruji penjara

    Dia minggat meniti cahya

    Sebelum tiba malam pertama

    Terbenam tubuh mantri polisi di dasar kali

    ‘Siapa lelaki menuntut bela?

    Datanglah kala aku jaga!’

    Teriaknya gaung dilunas malam

    Dan Jante di atas jembatan

    Tak ada orang yang datang

    Jante hincit menikam kelam

    Janda yang lakinya terbunuh di dasar kali

    Jante datang ke pangkuannya

    Mulut mana yang tak direguknya

    Dada mana tak diperasnya?

    Bidang riap berbulu hitam

    Ruas tulangnya panjang-panjang

    Telah terbenam beratus perempuan

    Di wajahnya yang tegap

    Betina mana yang tak ditaklukannya?

    Mulutnya manis jeruk garut

    Lidahnya serbuk kelapa puan

    Kumisnya tajam sapu ijuk

    Arkidam, Jante Arkidam

    Teng tiga di tangsi polisi

    Jante terbangun ketiga kali

    Diremasnya rambut hitam janda bawahnya

    Teng kelima di tangsi polisi

    Jante terbangun dari lelapnya

    Perempuan berkhianat, tak ada di sisinya

    Berdegap langkah mengepung rumah

    Didengarnya lelaki menantang:

    ‘Jante, bangun! Kami datang jika kau jaga!’

    ‘Datang saja yang jantan

    Kutunggu di atas ranjang’

    ‘Mana Jante yang berani

    Hingga tak keluar menemui kami?’

    ‘Tubuh kalian batang pisang

    Tajam tanganku lelancip pedang’

    Menembus genteng kaca Jante berdiri di atas atap

    Memandang hina pada orang yang banyak

    Dipejamkan matanya dan ia sudah berdiri di atas tanah

    ‘He, lelaki mata badak lihatlah yang tegas

    Jante Arkidam ada di mana?’

    Berpaling seluruh mata ke belakang

    Jante Arkidam lolos dari kepungan

    Dan masuk ke kebun tebu

    ‘Kejar jahanam yang lari!’

    Jante dikepung lelaki satu kampung

    Di lingkung kebun tebu mulai berbunga

    Jante sembunyi di lorong dalamnya

    ‘Keluar Jante yang sakti!’

    Digelengkannya kepala yang angkuh

    Sekejap Jante telah bersanggul

    ‘Alangkah cantik perempuan yang lewat

    Adakah ketemu Jante di dalam kebun?’

    ‘Jante? Tak kusua barang seorang

    Masih samar dilorong dalam’

    ‘Alangkah eneng bergegas

    Adakah yang diburu?’

    ‘Jangan hadang jalanku

    Pasar kan segera usai!’

    Sesudah jauh Jante dari mereka

    Kembali dijelmakan dirinya

    ‘He, lelaki sekampung bermata dadu

    Apa kerja kalian mengantuk di situ?’

    Berpalingan lelaki ke arah Jante

    Ia telah lolos dari kepungan

    Kembali Jante diburu

    Lari dalam gelap

    Meniti muka air kali

    Tiba di persembunyiannya

    Sudah Tahu Apa Itu Puisi Balada?

    Demikian ulasan tentang pengertian dan berbagai contoh puisi balada yang bisa kamu pahami. Manakah yang menurutmu paling menarik?

  • 5 Contoh Teks Ceramah Berbagai Topik beserta Struktur Bahasa

    5 Contoh Teks Ceramah Berbagai Topik beserta Struktur Bahasa

    Ketika menghadiri acara keagamaan seperti pengajian atau majelis ta’lim, pasti kamu pernah melihat ada seseorang yang berdiri di mimbar sambil menyampaikan pidato keagamaan yang menyejukkan. Pidato itulah yang disebut dengan ceramah. 

    Biasanya ceramah ini juga seringkali ditemukan saat ibadah salat Jumat bagi para laki-laki, atau saat salat Idul Fitri dan Idul Adha di masjid. Nah untuk kamu yang ingin belajar menyusun contoh teks ceramah, berikut pemaparannya.

    Teks Ceramah dan Ciri-Cirinya

    Kalau dilihat dari definisinya, teks ceramah merupakan sebuah teks berisi pengetahuan yang tujuannya untuk menyebarkan nilai-nilai dan ajaran suatu agama. Teks ini bisa juga disamakan dengan pidato, namun ini berbeda dengan sambutan yang biasanya disampaikan pada pembukaan suatu acara.

    Jika kamu perhatikan betul ketika mendengarkan ceramah, kamu akan mendapati inti dari isi ceramah tersebut biasanya adalah petunjuk, petuah, kisah, dan nasihat keagamaan. Isi ceramah ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi kehidupan banyak orang, karena mengajak kepada kebaikan dan mendekat kepada Tuhan. 

    Adapun ciri-ciri dari contoh teks ceramah antara lain:

    • Berisi sebuah materi tentang sesuatu sesuai dengan topik yang ingin disampaikan.
    • Ceramah ini adalah keterampilan berbahasa satu arah.
    • Penceramah adalah orang yang kompeten dalam disiplin ilmu yang akan diceramahkan.
    • Materinya mengandung ajakan untuk mengubah sikap atau tindakan seseorang ke arah lebih baik sesuai topik ceramah.
    • Diawali dengan salam pembukaan, penghormatan, ucapan puji syukur, pengantar materi, dan materi. Kemudian ditutup dengan penutup materi, ucapan maaf dan terimakasih, lalu salam penutup.
    • Mengandung argumen yang bisa menguatkan materi yang sedang dibicarakan.
    • Mempunyai fakta dan data yang bisa memperkuat argumen dalam teks.

    Meskipun ceramah identik punya cara penyampaian satu arah, namun tak jarang ada juga ceramah yang menggunakan konsep dua arah, dimana penceramah melakukan dialog dan tanya jawab kepada jamaah. Jadi, kamu bisa menggunakan metode itu agar ceramah lebih interaktif dan pesan mudah tersampaikan.

    Struktur Teks Ceramah

    Dalam membuat teks ceramah, tentu kamu harus memperhatikan struktur penyusunnya dulu supaya hasil bisa maksimal. Apa saja struktur contoh teks ceramah ini?

    1. Pendahuluan

    Pada bagian awal contoh teks ceramah, kamu perlu membuat pendahuluannya dulu sebelum masuk ke materi. Pendahuluan ini biasanya terdiri dari salam pembuka, sapaan, ucapan penghormatan, ucapan syukur, pengenalan tentang materi yang akan dibahas, atau pandangan penceramah terkait masalah atau topik tersebut. 

    2. Isi Ceramah

    Nah setelah selesai menyusun pendahuluannya, baru kamu bisa masuk ke isi materi. Isi ceramah ini terdiri dari 2 bagian, yakni inti dan gagasan penceramah. 

    Pada bagian inti, penceramah memaparkan pandangan umum tentang suatu topik kemudian mengilustrasikan topik tersebut ke jamaah. Sementara gagasan berisi tentang ide besar penceramah untuk disampaikan ke audiens atau jamaah. 

    Penting diketahui bahwa untuk mendapatkan isi ceramah yang baik, kembangkan gagasan tersebut menjadi beberapa sub topik tertentu. 

    3. Penutup Ceramah

    Teks penutup ini jelas harus diletakkan pada bagian akhir. Teks ini berisi kesimpulan dari materi yang sudah disampaikan penceramah. Usahakan pada bagian kesimpulan ini disampaikan dengan jelas, singkat, dan padat. Jangan terlalu panjang dan berbelit-belit, karena membuat jamaah bingung. 

    Setelah kesimpulan, buatlah ucapan permintaan maaf kepada audiens apabila ada salah kata dan salah perilaku. Ini penting karena menunjukkan adab kesopanan penceramah kepada para jamaah. Terakhir, buatlah salam penutup. 

    Tips Menulis Contoh Teks Ceramah yang Bagus

    Sekarang, begini tips menulis teks ceramah yang baik dan bisa kamu terapkan untuk persiapan ceramah di depan umum. 

    1. Tentukan Topik Teks Ceramah

    Langkah pertama adalah tentukan dulu topik apa yang kamu ingin sampaikan. Kamu bisa memilih topik tentang suatu masalah yang sedang ramai dibicarakan, tentang momen penting seperti idul fitri, idul adha, ramadhan, atau bisa juga topik tentang ajakan berbuat baik kepada siapapun. 

    Pemilihan topik yang tepat itu penting agar ceramah bisa berjalan lancar dan tujuannya bisa tercapai dengan baik. Oleh karena itu, saat memilih topik perhatikan juga situasi, waktu, latar belakang audience, dan lain-lain.

    2. Susun Kerangka Ceramah

    Nah agar kamu tidak kesulitan atau ngeblank saat berbicara di depan umum, sebaiknya susun dulu kerangka ceramah atau poin-poin dari isi ceramah. Kerangka tulisan akan membuatmu tidak mudah keluar dari topik yang sudah ditentukan tadi, serta membantu dalam mengingat materi yang ingin disampaikan. 

    3. Kembangkan Kerangka Menggunakan Kalimat

    Setelah membuat poin-poin tadi, mulailah mengembangkan kerangka menggunakan kalimat panjang. Saat menulis teks, jangan lupa ikuti struktur penulisan teks ceramah tadi serta kalau perlu kutiplah ayat-ayat atau hadis sebagai penguat isi ceramahmu. 

    Contoh Teks Ceramah 

    Kalau sudah tahu struktur dan cara menyusun teks ceramah tadi, sekarang simak beberapa contoh teks ceramah berikut. Dari contoh teks ini kamu bisa mengambilnya sebagai materi tanpa perlu repot-repot menyusunnya.

    1. Contoh Teks Ceramah Pertama

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Hadirin sekalian, para bapak/ibu yang dirahmati oleh Allah. Puji syukur ke hadirat Allah Ta’ala karena berkat-Nya, para hadirin semua mendapat kesehatan sehingga bisa berkumpul di lokasi ini.

    Selawat serta salam dijunjungkan kepada nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman terang benderang, yakni Ad-Dinul Islam.

    Bapak/Ibu sekalian,

    Nikmat yang sudah Allah berikan kepada kita itu banyak sekali. Maka sudah semestinya kita mensyukurinya. Allah memberikan nikmat sejatinya untuk menguji apakah kita bersyukur yang kemudian Allah akan melipat gandakannya, atau justru kita mengkufurinya. Maka sesungguhnya siksa-Nya sangatlah pedih.

    Ini seperti yang tertuang dalam firman-Nya yang berbunyi:

    وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

    …Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat itu kepadamu, namun jika kamu mengingkari nikmat itu, maka sesungguhnya azab-Ku sangatlah pedih.” Dari sini nikmat terbesar itu nikmat kesehatan dan kekayaan sebagai modal beribadah kepada Allah SWT.

    Dan di antara cara mensyukuri nikmat kekayaan adalah mengeluarkan zakatnya atau menggunakannya dalam kebaikan, seperti mendorong untuk bersedekah, menolong fakir miskin, mempererat tali persaudaraan, pembangunan masjid dan musala, pembangunan pesantren dan yayasan yatim piatu, dan lain-lain.

    Semua itu termasuk cara mensyukuri nikmat kekayaan yang menjadikan harta kita semua barokah dan bertambah. Sedangkan sebaik-baik manusia adalah menjadi teladan dalam setiap kebaikan.

    Sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa siapa yang mengajak pada kebaikan kemudian diikuti oleh orang banyak, maka dia juga mendapatkan pahala mereka sampai hari kiamat.

    Bapak/ Ibu sekalian,

    Marilah kita menyisihkan sebagian harta kita kepada orang-orang yang membutuhkan. Dan bagi saudara-saudara kita yang ingin mendapatkan rizki yang luas, jangan suka pelit untuk mendermakan harta bendanya. Insya Allah ada ganti yang berlipat ganda dari Allah SWT.

    Hal itu juga diceritakan dalam salah satu hadis, “Terdapat seorang laki-laki yang menghadap ke Nabi sambil melapor: Wahai Rasul Allah, saya memiliki harta benda yang banyak, bagaimana cara membelanjakannya?

    Nabi menjawab: Keluarkan zakat harta bendamu, sebab ia bisa membersihkan dan mempererat  kekeluargaan serta mengetahui hak-hak orang miskin dan tetangga yang membutuhkan.

    Bapak/Ibu sekalian,

    Sebagai orang Muslim yang taat, kita memang wajib mengeluarkan zakat. Namun bukan berarti mengharapkan adanya fakir miskin. 

    Kalau kita dengan sungguh-sungguh melaksanakan perintah agama Islam seperti salat, puasa, zakat, dan lain-lain, tentu tidak ada saudara-saudara yang kekurangan, dan hidup akan tentram.

    Rasulullah SAW pernah bersabda, “Pada suatu pagi seluruh hamba akan didatangi dua malaikat yang berdoa: Ya Allah, semoga Engkau mengganti rizki terhadap hamba Engkau yang gemar berderma. Yang satu lagi berdoa: Ya Allah  semoga Engkau mengganti rizki dengan kerusakan bagi hamba yang tidak suka berderma”.

    Ini juga sesuai dengan sabda nabi yang lain bahwa harta seseorang yang disedekahkan sesungguhnya tidak berkurang. Dan justru takutlah pada sifat kikir dan pelit, karena kerusakan umat sebelumnya dikarenakan sifat yang pelit.

    Bapak/Ibu, itulah betapa pentingnya kita untuk memberikan sebagian harta benda kepada orang yang membutuhkan. Itu tidak akan membuat kita miskin dan kekurangan, justru membuat harta dan rezeki kita semakin berlimpah serta berkah.

    Cukup sekian, jika ada salah kata dan perbuatan mohon dimaafkan. Terima kasih. 

    Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.

    2. Contoh Teks Ceramah Kedua

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Hadirin sekalian, saudara-saudara sekalian yang dirahmati oleh Allah. Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita semua keselamatan dan kesehatan sehingga bisa berkumpul di masjid tercinta ini.

    Selawat serta salam dijunjungkan kepada Rasulullah SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman terang benderang, yakni Ad-Dinul Islam wal Iman.

    Saudara-saudara sekalian,

    Bulan Ramadhan adalah bulan yang sudah jelas sekali bagi umat Islam untuk melaksanakan kewajiban ibadah puasa, yang dilakukan selama satu bulan penuh.

    Selain dalam Al-Qur’an, kitab Injil dan Taurat pun juga menjelaskan keutamaan berpuasa. Kaum Yahudi zaman dahulu juga melaksanakan puasa, tidak makan dan minum kecuali hanya sekali.

    Para pendeta kaum Nasrani juga mempunyai aturan puasa sendiri, ada yang berpuasa daging, berpuasa ikan, dan ada juga yang berpuasa telur. Begitu juga para penyembah berhala melaksanakan puasa agar dapat meredam kemarahan berhala-berhalanya yang mereka anggap sebagai Tuhan.

    Jadi, semua agama sebenarnya juga sama-sama mengakui kebenaran keutamaan ibadah puasa akan tetapi caranya yang berbeda-beda. Puasa menurut syariat Islam adalah meninggalkan hal-hal yang dapat membatalkan, seperti makan, minum, dan hawa nafsu dari terbit fajar (subuh) hingga terbenamnya matahari.

    Saudara-saudara sekalian,

    Nabi Muhammad SAW menerima kewajiban berpuasa pada bulan sya’ban tahun ke-2 hijriyah. Kemudian pada tahun tersebut beliau dan para sahabat menunaikan ibadah puasa. Adapun hikmah berpuasa ini, antara lain:

    • Timbul rasa kasihan kepada fakir miskin yakni agar sama-sama merasakan lapar dan dahaga yang seringkali mereka rasakan setiap harinya.
    • Mencerdaskan akal seperti yang dinasehatkan Lukman kepada puteranya, “Wahai anakku, jika perut kalian penuh dengan makanan, maka akal pikiran kalian akan tidur (tidak berfungsi)”.
    • Menyehatkan tubuh, seperti sabda Rasulullah, “Berpuasalah maka kamu (jiwa dan raga) akan merasa sehat”.
    • Mengurangi hawa nafsu.
    • Mengurangi pengeluaran harian.
    • Supaya memahami bagaimana kira-kira panasnya api neraka, karena terbiasa dengan panasnya dunia.

    Nabi Muhammad SAW bersabda, “Allah akan melipat gandakan seluruh amal perbuatan manusia sebanyak 10 kali lipat kecuali puasa, karena puasa adalah hak-Ku dan Aku sendirilah yang akan memberikan pahalanya karena ia sudah meninggalkan makan, minum, dan hawa nafsunya karena Aku.

    Dari keterangan tersebut marilah dalam bulan Ramadhan ini kita perbanyak amal ibadah, seperti membaca Al-Qur’an. salat tarawih, salat witir, sadaqah, dan lain-lain. Karena hanya di bulan inilah salat tarawih bisa kita laksanakan dalam setahun.

    Sahabat Muadz berkata: Pada suatu hari saya mengikuti Rasulullah, lalu bertanya kepada beliau, “Wahai Rasulullah, sudikah engkau memberikan nasehat yang dapat saya ambil manfaatnya?”

    Jawaban Rasulullah SAW: “Kalau ingin punya kehidupan yang berkecukupan dan bahagia, mati dalam keadaan syahid, dan selamat dari panasnya padang mahsyar, maka bacalah Al-Qur’an sebanyak-banyaknya secara istiqamah. Karena Al-Qur’an adalah firman-Nya yang bisa menjadi benteng bagimu dari godaan setan dan memperberat timbangan.

    Nabi juga pernah bersabda, ada empat golongan yang dijamin masuk surga, yakni:

    • Orang yang memperbanyak membaca Al-Qur’an.
    • Orang yang menjaga lisannya.
    • Orang yang menjaga perutnya.
    • Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

    Jadi, marilah di dalam bulan Ramadhan ini kita ramaikan syiar Islam seperti pengajian, tadarus Al-Qur’an, dan salat tarawih agar kita mendapatkan pahala-pahala yang tak terhitung jumlahnya.

    3. Contoh Teks Ceramah Ketiga

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Hadirin sekalian, saudara-saudara sekalian yang dirahmati oleh Allah. Puji syukur ke hadirat Allah Ta’ala yang telah memberikan kita semua keselamatan dan kesehatan sehingga bisa berkumpul di lokasi ini.

    Selawat serta salam kita junjungkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman Ad-Dinul Islam wal Iman.

    Para hadirin yang berbahagia,

    Setelah Rasulullah menghadapi berbagai cobaan dan fitnah dari kelompok kafir Quraisy tepat pada tanggal 27 Rajab tahun 10 kenabian, beliau mendapatkan perintah melakukan isra’ mi’raj mulai dari masjid al-Haram menuju masjid Al-Aqsa di Palestina dengan menaiki kendaraan yang bernama buraq.

    Saat melakukan perjalanan isra’ mi’raj ini, beliau diperlihatkan banyak hal yang mengagumkan dan membuat heran karena beliau belum pernah menyaksikan sebelumnya sebagai perumpamaan bagi umatnya.

    Dalam perjalanan isra’, Rasulullah menyaksikan ada kaum yang menanam padi dan pada saat itu pula langsung memanen. Setelah memanen pada saat itu pula tumbuh lagi tanaman seperti semula.

    Melihat hal itu, Rasulullah SAW bertanya kepada malaikat Jibril, “Apa yang terjadi dengan kaum itu?” Jibril pun menjawab, “Kaum itu gemar menafkahkan hartanya untuk menegakkan agama Islam dan pahalanya dilipatgandakan sebanyak 700 lipat.

    Selanjutnya beliau melanjutkan perjalanannya, dan pada saat itu beliau mencium bau wangi lantas bertanya kepada malaikat Jibril, “Itu bau wangi apa?” Jibril pun menjawab, “Itu adalah bau wangi dari Masyithoh”, beliau adalah satu-satunya pembantu raja Fir’aun.

    Pada suatu hari beliau sedang menyisir putrinya raja Fir’aun kemudian tiba-tiba sisirnya  jatuh lalu mengucap, “Bismillahi ta’isa Fir’aun” (Dengan menyebut nama Allah celakalah Fir’aun), putri Fir’aun mendengar perkataan Siti Masyithoh yang menyebut nama Tuhan selain Fir’aun.

    Mendengar kabar itu, Fir’aun pun marah dan bertanya, “Apakah engkau mempunyai Tuhan selain aku?”, jawaban Masyitoh: “Tuhan kita semua adalah Allah SWT”. Karena menjawab itu, akhirnya Masyithoh dibunuh di dalam keadaan memperjuangkan agama Allah. Karena itulah nama dan kuburannya selalu harum.

    Nabi juga menyaksikan sekelompok orang yang memukul–mukul kepalanya tanpa henti. Setiap kepalanya hancur lebur kepalanya kembali utuh lagi lalu dipukul-pukul lagi seperti sedia kala. 

    Melihat itu Rasulullah kembali bertanya, “Mengapa orang itu memukul-mukul kepalanya sendiri, Jibril?”. Jibril pun menjawab, “Itu adalah perumpamaan umatmu yang meninggalkan salat atau menunda-nunda waktu salat.” 

    Di sana Nabi Muhammad SAW juga menyaksikan kaum yang memandang mangkuk yang berisi daging yang baik dan sudah dimasak, serta mangkuk berisi daging mentah yang sudah busuk.

    Nabi tanya lagi kepada Jibril, “Ada apa dengan orang tersebut, wahai Jibril?”, Jibril menjawab, “Itu perumpamaan umat kamu yang sudah memiliki istri/suami yang sah tetapi masih berselingkuh atau berzina”.

    Nabi Muhammad juga menyaksikan sekelompok orang yang lidahnya dipotong sampai ke mulut dengan menggunakan gunting besi.  Setiap dipotong hancurlah lidah tersebut akan tetapi bisa kembali seperti sediakala. Nabi Muhammad pun kembali bertanya kepada Jibril, “Ada apa dengan orang-orang itu?

    Jibril menjawab, “Itu adalah perumpamaan umat kamu yang suka berkhutbah (pidato) menganjurkan berbuat baik akan tetapi dirinya sendiri tidak melakukannya”. Seperti firman Allah Surah Al-Baqarah ayat 44:

    أَتَأْمُرُونَ ٱلنَّاسَ بِٱلْبِرِّ وَتَنسَوْنَ أَنفُسَكُمْ وَأَنتُمْ تَتْلُونَ ٱلْكِتَٰبَ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

    Artinya: “Apakah kalian menyuruh manusia melakukan perbuatan baik akan tetapi dirinya sendiri lupa tidak melakukannya, padahal kalian mengetahuinya dalam Al-Qur’an. Apakah kalian tidak berfikir?

    Selanjutnya, Nabi tiba di masjid Baitul Maqdis untuk melakukan salat 2 rakaat bersama dengan Malaikat Jibril. Tidak lama kemudian para nabi datang sambil berdiri, rukuk, dan sujud, lalu ada yang berdiri lantas iqamah. Kemudian mereka membuat barisan menunggu imamnya.

    Jibril mempersilakan Nabi Muhammad untuk menjadi imamnya. Akhirnya beliau menjadi imam dan oleh karena itu pula beliau disebut imamnya para nabi dan rasul.

    Setelah itu beliau naik ke langit. Di langit pertama, beliau berjumpa dengan Nabi Adam, kedua Nabi Isa, ketiga Nabi Yusuf, keempat Nabi Idris, kelima Nabi Harun, keenam Nabi Musa, dan di langit ketujuh berjumpa dengan Nabi Ibrahim.

    Kemudian Nabi Muhammad meneruskan perjalanan ke sidratul muntaha untuk menghadap langsung ke Allah SWT. Di sanalah beliau menerima perintah salat sebanyak 50 waktu, kemudian berkurang dan berkurang menjadi 5 waktu yang pahalanya sama dengan 50 waktu.

    Setelah itu, beliau pulang kembali ke Mekkah menjelaskan hasil perjalanan beliau. Sebagian kaum tidak mempercayai beliau kecuali sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq (orang yang percaya).

    Semoga kisah perjalanan isra’ mi’raj  ini menjadi bukti keimanan kita kepada Allah dan Rasul-Nya dan semoga mempertebal keimanan kita untuk selalu menjaga ajaran yang dibawa oleh Rasulullah shallahu alaihi wa sallam yaitu menjalankan salat lima waktu.

    Para hadirin sekalian, itulah materi kali ini tentang isra’ mi’raj, kurang lebihnya apabila ada salah kata dan perbuatan mohon dimaafkan. 

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh

    4. Contoh Teks Ceramah Keempat

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Hadirin sekalian, saudara-saudara sekalian yang dirahmati oleh Allah. Puji syukur ke hadirat Allah Ta’ala yang telah memberikan kita semua keselamatan dan kesehatan sehingga bisa berkumpul di masjid tercinta ini.

    Selawat serta salam kita junjungkan kepada Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman terang seperti sekarang ini.

    Para hadirin yang mulia dan dirahmati Allah,

    Bahwasannya agama yang dikehendaki Allah adalah Islam. Siapa yang tidak memeluknya niscaya akan menyesal. Barangsiapa yang memilih cahaya Islam sebagai pedoman hidup dan keimanannya, sesungguhnya dia berada pada jalan yang benar. Namun jika sebaliknya, dia berada pada jalan yang sesat.

    Agama Islam menjamin kemuliaan dan kesejahteraan para pemeluknya seperti yang dijelaskan dalam firman Allah Surah Al-Munafiqun:8, yang berbunyi “Sesungguhnya kemuliaan itu hanya milik Allah, Rasul-nya, dan orang-orang yang beriman”.

    Allah memberikan kemuliaan pada agama Islam melebihi agama lainnya, begitu pula dengan kehadiran pemimpin besar Islam, yakni Rasulullah SAW yang kedudukannya melebihi pemimpin agama lainnya. 

    Agama Islam mengajarkan kepada semua pemeluknya tentang cinta dan kasih sayang, kedamaian dan persaudaraan. Ia juga mengajarkan untuk membersihkan jiwa dari perilaku yang buruk dan amal dosa. Agama Islam mengajarkan untuk hidup sederhana, berusaha menanam amal kebajikan untuk akhirat kelak.

    Agama Islam sudah ada sejak masa para pendahulu kita yang memiliki kemuliaan sampai-sampai membawa kepemimpinan yang adil dan makmur  karena jiwa mereka yang bersih dan suci.

    Saudara seiman dan setanah air,

    Agama Islam adalah agama yang paling bijak. Hal itu dapat dibuktikan dengan adanya perintah untuk meyakini Nabi Muhammad, Nabi Musa, Nabi Isa, atau seluruh para nabi dan lainnya. Kita juga diperintahkan untuk meyakini Al-Qur’an, Taurat, Injil, dan Zabur berasal dari Allah SWT.

    Hadirin sekalian yang berbahagia, marilah kita selalu memanjatkan puji syukur kepada Allah yang telah memberikan islam dan iman  kepada kita yang tidak hanya ada pada lisan. 

    Ucap syukur haruslah diimplementasikan dalam perbuatan, karena  jika perbuatan dan lisan tidak sesuai maka termasuk golongan orang munafik. Sedangkan orang munafik itu tempatnya di neraka.

    Hadirin yang bahagia,

    Sesungguhnya salat itu adalah pusaka agama Islam. Oleh karena itu, siapa saja yang melaksanakan salat berarti menegakkan agama Islam. Begitu sebaliknya, siapa yang meninggalkan salat berarti merobohkan agama Islam. Seperti yang dijelaskan dalam Surah An-Nisa: 103:

    إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ كَانَتْ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ كِتَٰبًا مَّوْقُوتًا

    Artinya: “Sesungguhnya salat itu diwajibkan bagi seluruh umat yang beriman dengan waktu yang sudah ditentukan.

    Salat merupakan salah satu amal yang menghubungkan antara hamba dan Tuhannya, serta salah satu olahraga yang menyehatkan tubuh dan mensucikan jiwa.

    Nabi Muhammad pernah bersabda yang artinya “Perumpamaan salat 5 waktu itu seperti sungai yang airnya mengalir tawar. Siapapun yang mandi sebanyak 5 kali setiap kalinya niscaya tidak akan ada sama sekali kotoran yang menempel di tubuhnya.

    Oleh karena itu, hadirin sekalian marilah kita membiasakan salat terlebih salat berjamaah di dalam masjid atau musala dan meminta perlindungan Allah agar tidak meninggalkan salat berjamaah serta membiasakan beri’tikaf di masjid karena sesungguhnya semua itu memiliki manfaat yang besar.

    Demikian ceramah kali ini, apabila ada salah kata dan perbuatan, kami haturkan mohon maaf sebesar-besarnya. 

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

    5. Contoh Teks Ceramah Kelima

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Alhamdulillah kita semua masih diberikan keselamatan dan kesehatan jasmani maupun rohani sehingga bisa berkumpul pada hari ini dalam keadaan berbahagia.

    Selawat serta salam dihaturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam yang telah menuntun kita ke arah yang lebih baik, dan jauh dari sifat-sifat jahiliyah. 

    Hadirin yang kami muliakan,

    Ilmu pengetahuan memberi kita pemahaman mengenai pentingnya menuntut ilmu sebagaimana telah diberikan contoh Allah melalui firman pertama yang turun, yakni Surah Al-Alaq yang menjelaskan bahwa Allah mengajari Nabi Muhammad untuk membaca.

    Selain itu, seperti yang tertera dalam surat Al Mujadalah ayat 11 yang menjelaskan bahwa orang berilmu akan diberikan kedudukan yang tinggi oleh Allah SWT dimana dalam firman-Nya akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu, siapapun itu.

    Tanpa ilmu pengetahuan, seseorang akan buta dengan apa yang ada di sekitarnya. Oleh sebab itu, jangan lelah untuk mencari ilmu setinggi-tingginya, baik perempuan maupun laki-laki, baik yang masih muda maupun sudah tua.

    Demikian yang bisa saya sampaikan, apabila ada salah kata dan perbuatan, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh.

    Sudah Siap Mempraktikkan Contoh Teks Ceramah Ini?

    Itulah beberapa contoh teks ceramah komplit dengan penjelasan struktur dan cara membuatnya. Agar kamu bisa berceramah dengan lancar, jangan lupa latihan terlebih dahulu supaya lebih menguasai materi dan tampil lebih percaya diri.

  • 15+ Contoh Majas Asosiasi: Pengertian, Ciri, & Maknanya

    15+ Contoh Majas Asosiasi: Pengertian, Ciri, & Maknanya

    Dalam pelajaran Indonesia, majas adalah salah satu gaya bahasa yang digunakan untuk menghidupkan kalimat. Ada banyak jenis majas, salah satunya adalah majas asosiasi. Ketahui pengertian dan beberapa contohnya berikut ini!

    Pengertian Majas Asosiasi

    Majas adalah gaya bahasa yang berupa ibarat, umpama, dan kiasan. Majas bertujuan untuk membuat kalimat lebih indah dengan makna dan pesan yang mendalam. Ada empat bagian dalam majas, antara lain majas penegasan, sindiran, pertentangan, dan perbandingan.

    Majas sendiri dibedakan menjadi dua bentuk, yakni secara lisan dan tertulis. Pasa bentuk lisan, majas akan diucapkan dengan mulut. Sedangkan majas tertulis adalah majas yang dibuat dalam bentuk tulisan karya fiksi. Misalnya seperti sajak, puisi, dan cerpen.

    Lantas, apa itu majas asosiasi? Majas ini didefinisikan sebagai gaya bahasa dengan bentuk hubungan yang berbeda, namun dianggap sama. Dengan demikian, majas ini akan memperlihatkan kelainan yang sengaja ditetapkan memiliki persamaan tertentu.

    Dalam membuat majas ini, isinya akan memiliki sifat yang sama. Sehingga membentuk hubungan yang saling berkaitan sama satu lain, meski memiliki perbandingan yang berbeda secara signifikan.

    Secara sederhana, majas ini akan memperlihatkan sesuatu yang sebenarnya berbeda namun terlihat sama. Umumnya, majas jenis ini dapat Anda temukan saat seseorang mengucapkan atau menuliskan kata “Seperti”, “Seumpama”, “Bagaikan”, dan sejenisnya.

    Ciri-Ciri Majas Asosiasi

    Sebelum membuat majas ini, Anda harus mengetahui apa saja ciri-cirinya. Sehingga proses pembuatannya akan terasa lebih mudah. Berikut ini adalah ciri-cirinya:

    1. Menunjukkan dua objek yang sama, namun memiliki sifat yang berbeda.
    2. Sering menggunakan kata-kata yang bersifat perumpamaan. Contohnya adalah Seperti, Bagai, Bagaikan, Bak, Seumpama, Laksana, Umpama, dan lain sebagainya.
    3. Hampir sama dengan majas simile yang memperlihatkan perumpamaan objek. Akan tetapi, majas simile berisi tentang perbandingan dan kebalikan dari objek yang dibahas.
    4. Memiliki efek untuk menciptakan kata-kata yang imajinatif.
    5. Setiap bunyi majas memiliki penafsiran yang berbeda antara satu sama lain.

    15+ Contoh Majas Asosiasi Beserta Maknanya

    Meskipun mudah untuk dibuat, namun tentu masih ada yang belum terlalu paham tentang majas ini. Nah, agar pengetahuan Anda lebih luas lagi, berikut ini beberapa contoh dari majas jenis perumpamaan ini:

    1. Contoh 1

    Hidup di Jakarta tidak seindah seperti di film-film.

    Makna: Kalimat tersebut mengungkapkan bahwa kehidupan yang ada di Jakarta tidak sama seperti di film atau sinetron. Ini tergantung pada setiap individu menjalani kehidupannya. Semakin banyak usahanya, maka semakin indah pula hidupnya.

    2. Contoh 2

    Wajahmu bak rembulan malam.

    Makna:  Memiliki pesan yang romantis, karena mengumpamakan wajah seseorang dengan keindahan rembulan di malam hari. Biasanya, kiasan ini sering digunakan saat kedua orang sedang jatuh cinta.

    3. Contoh 3

    Badannya seperti Samson.

    Makna: Sekilas memang mengandung ungkapan yang mengejek, namun itu tergantung individu yang menerimanya. Sebab, kata Samson juga digunakan untuk memuji seseorang yang memiliki tubuh kuat.

    4. Contoh 4

    Gaya berjalanmu seperti Putri Solo.

    Makna: Putri Solo identik dengan keanggunan dan kelembutan. Kalimat ini bisa berupa pujian dan ejekan. Namun yang pasti, kata Seperti menunjukkan perumpamaan.

    5. Contoh 5

    Matamu indah bagai bintang kejora.

    Makna: Majas asosiasi ini termasuk ke dalam ungkapan romantis. Lewat diksi indah ini, orang-orang menggunakannya untuk membuat puisi. Kalimat ini bermakna tentang seseorang yang memiliki mata seindah bintang kejora.

    6. Contoh 6

    Bibirnya cantik tapi omongannya bak babai rawit.

    Makna: Kalimat ini memiliki makna bahwa, seseorang yang suka berbicara dengan pedas dan dikenal memiliki sifat yang cerewet.

    7. Contoh 7

    Pertolonganmu bagaikan oase di padang pasir.

    Makna: Oase adalah suatu tempat yang memberikan keteduhan dan kenyamanan. Dari kalimat ini, majas merujuk pada bantuan yang mampu membuat seseorang nyaman meski sedang dalam masalah.

    8. Contoh 8

    Larinya seperti kuda.

    Makna: Kuda adalah salah satu hewan yang cepat dalam berlari. Kalimat di atas merujuk pada seseorang yang memiliki gerakan lari dengan sangat cepat.

    9. Contoh 9

    Tanganmu kuatnya seperti baja.

    Makna: Ini mengungkapkan bahwa seseorang memiliki permasalahan hidup yang berat, namun tidak mudah menyerah. Tangan diumpamakan seperti penopang hidup, sedangkan baja menjadi perumpamaan seberapa kuat ia berjuang dalam kehidupannya.

    10. Contoh 10

    Otaknya encer bagai air.

    Makna: Merujuk pada kepintaran seseorang yang terus mengalir, sehingga orang tersebut mampu menerima segala pengetahuan baru. Selain itu, seseorang yang memiliki otak encer cenderung mudah memahami sesuatu.

    11. Contoh 11

    Dia pintar bak tukang sihir.

    Makna: Majas asosiasi ini digunakan untuk memuji kepintaran seseorang. Di sini tukang sihir tidak bermakna negatif. Karena majas ini mengungkapkan bahwa kepintaran seperti tukang sihir adalah kepintaran di atas rata-rata.

    12. Contoh 12

    Kamu akan sakit jika cara kerjamu seperti mesin.

    Makna: Kalimat ini bermakna tentang seseorang yang terlalu keras dan terus menerus akan menyebabkan kelelahan. Oleh sebab itu, sebaiknya jangan kerja seperti mesin yang tidak ada lelahnya. Hal tersebut karena manusia memiliki kapasitasnya sendiri.

    13. Contoh 13

    Badannya seksi bagaikan sebuah gitar.

    Makna: Pastinya Anda sudah tidak asing dengan kalimat di atas. Kalimat tersebut sering digunakan untuk memuji perempuan yang memiliki tubuh bagus. Gitar memiliki bentuk yang lekukannya sungguh eksotis. Sehingga, seseorang yang memiliki tubuh seperti gitar memiliki tubuh yang seksi. 

    14. Contoh 14

    Kecantikannya laksana Dewi Sinta.

    Makna: Dewi Sinta terkenal akan keelokan yang memukau di dunia pewayangan. Seseorang yang diumpamakan seperti Dewi Sinta, maka ia memiliki wajah yang begitu cantik.

    15. Contoh 15

    Ia bercerita laksana air yang mengalir.

    Makna: Merujuk gaya bicara seseorang yang mengalir seperti air, di mana saat ia bercerita sangatlah lancar dan mudah untuk dipahami oleh semua orang sekitarnya. Jadi, ia mudah bersosialisasi dan berbicara di depan banyak orang.

    16. Contoh 16

    Pelari itu melesat seperti anak panah.

    Makna: Ketika anak panah dilesatkan, ia akan bergerak dengan cepat. Pada majas asosiasi ini, maka seseorang berlari dengan sangat cepat dan sulit dikalahkan oleh orang lain.

    17. Contoh 17

    Saat bangun tidur kau bagai mayat hidup.

    Makna: Seseorang yang baru bangun tidur memiliki penampilan seperti mayat hidup. Di mana mayat identik dengan wajah yang pucat, sehingga saat bangun tidur orang tersebut memiliki wajah yang kurang fresh dan pucat pasih.

    18. Contoh 18

    Diamlah, ucapanmu bagaikan tong kosong nyaring bunyinya.

    Makna: Ungkapan yang digunakan untuk seseorang yang banyak berbicara, namun tidak bermanfaat dan tidak ada perubahan. Biasanya ini digunakan untuk sarkasme kepada orang bebal.

    19. Contoh 19

    Niat tanpa tindakan nyata, ibarat sayur tanpa garam.

    Makna: Jika Anda memiliki niat, namun tidak ada tindakan secara nyata. Maka, rasanya seperti sayur tanpa garam. Sehingga membuatnya pahit atau bahkan tanpa rasa dan sia-sia.

    Sudah Tahu Apa Itu Majas Asosiasi dan Contohnya?

    Intinya, majas Asosiasi dapat berfungsi sebagai gaya bahasa yang menghibur maupun untuk edukasi. Lewat majas, suatu kalimat dapat hidup secara nyata. Sehingga pembaca dapat memahaminya lebih jelas. Sudah pernahkah Anda membuat majas ini sendiri?

  • Apa Itu Majas Metonimia? Pengertian, Ciri, Hingga Contohnya Terlengkap

    Apa Itu Majas Metonimia? Pengertian, Ciri, Hingga Contohnya Terlengkap

    Ilmu berbahasa Indonesia memiliki banyak sekali istilah-istilah khusus yang perlu dipahami lebih mendalam. Salah satu istilah yang banyak digunakan adalah majas. Majas sendiri merupakan kata ganti atau perumpamaan. Salah satu majas yang populer adalah jenis majas metonimia. Yuk, simak dan pelajari lewat ulasan berikut!

    Apa Itu Majas Metonimia?

    Sebelum memahami apa itu metonimia. Anda sebaiknya memahami arti majas itu sendiri lebih dulu. Majas merupakan makna atau gambaran terkait suatu objek dengan cara menyamakan dengan sesuatu lain yang memiliki kesamaan. Singkatnya, majas merupakan bahasa kiasan dari suatu objek atau subjek tertentu.

    Adanya majas dapat memperindah tatanan sebuah kalimat, karena mengandung nilai sastra yang tinggi. Sehingga, orang yang membaca atau mendengarkan akan tertarik pada suatu kalimat. Majas sendiri memiliki banyak jenis yang mengacu pada makna ataupun jenis pemilihan kiasan.

    Salah satu jenis majas yang cukup sering digunakan adalah majas metonimia. Metonimia sendiri merupakan salah satu jenis gaya bahasa yang menggunakan merek dagang atau label pada suatu kalimat sebagai kata ganti benda. Majas satu ini bersifat fleksibel dan tergantung pada trend merek dagang saat itu.

    Adanya gaya bahasa metonimia juga dapat berguna untuk mengemukakan atau menggantikan sifat, nama, kegunaan atau sesuatu tersendiri yang menjadi ciri khas dari kata tersebut. Metonimia sendiri termasuk ke dalam golongan gaya bahasa perbandingan.  

    Mengenal Ciri Majas Metonimia

    Agar dapat lebih memahami tentang gaya bahasa metonimia, Anda harus mengenal ciri-ciri khusus yang terdapat di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa ciri khusus metonimia yang perlu Anda ketahui:

    1. Menggunakan Nama Merek

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, majas satu ini selalu menggunakan kata ganti nama merek sebagai kiasan. Hal tersebut karena pada dahulu kala sebagian orang tidak mengerti nama benda. Namun lebih mengerti ketika kita menyebutkan merek dari benda tersebut. 

    Contohnya saja, ‘air mineral’ digantikan menjadi kata ‘Aqua’ sebagai kiasan yang lebih dapat dipahami.

    2. Menunjukkan Perubahan Kata

    Setiap majas pasti menggantikan suatu kata dengan kata lain yang memiliki makna serupa sebagai kiasan. Hal tersebut juga berlaku pada majas metonimia. Pada majas tersebut, terdapat perubahan kata dengan menggunakan nama tertentu atau tidak menggunakan makna sebenarnya. 

    3. Majas Bersifat Fleksibel

    Seperti yang telah kita ketahui bahwa, gaya bahasa metonimia menggunakan nama merek dagang sebagai kata ganti. Sehingga, majas ini memiliki sifat yang fleksibel. Hal tersebut karena trend merek dagang pasti akan terus berganti seiring waktu. Sehingga penggunaan kata ganti mengacu pada trend tersebut.

    50 Contoh Kalimat Menggunakan Majas Metonimia

    Setelah memahami pengertian majas, majas metonimia hingga ciri-cirinya, kini saatnya Anda menyimak beberapa kalimat yang mengandung majas metonimia beserta sedikit penjelasannya. Simak penjabaran berikut ini:

    1. Biasanya Toni selalu membawa Aqua setiap melakukan olahraga pagi.

    Penjelasan: Aqua merupakan kata ganti untuk menerangkan kata air mineral.

    2. Tante hendak pergi ke Surabaya dengan menggunakan Garuda pada hari esok.

    Penjelasan: Garuda merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pesawat Terbang.

    3. Setiap hari Arin hanya makan Indomie.

    Penjelasan: Indomie merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Mie Instan.

    4. Guru menerangkan materi di papan tulis menggunakan Snowman.

    Penjelasan: Snowman merupakan kata ganti untuk menerangkan kata spidol papan tulis.

    5. Ayah berangkat kerja menggunakan Honda barunya yang sangat gagah.

    Penjelasan: Honda merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sepeda Motor.

    6. Kakek mencukur janggutnya menggunakan Tatra setiap satu bulan sekali.

    Penjelasan: Tatra merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pisau Cukur atau Silet.

    7. Kapal Api memang teman yang paling cocok untuk menikmati pagi hari.

    Penjelasan: Kapal Api menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Kopi Instan.

    8. Adhiska adalah seorang atlet lari yang selalu menggunakan Adidas setiap latihan.

    Penjelasan: Adidas merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sepatu Olahraga.

    9. Kakak selalu membawa Swallow di jok motor kalau-kalau hujan datang.

    Penjelasan: Swallow merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sandal Jepit.

    10. Adik mengikuti lomba menggambar dengan menggunakan Faber Castel.

    Penjelasan: Faber Castel merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pensil Warna.

    11. Roy membeli Surya isi 16 di sebuah toko kelontong dekat stasiun.

    Penjelasan: Surya merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Rokok Batang.

    12. Gunakan Hit sebelum tidur agar kamu terbebas dari gigitan nyamuk.

    Penjelasan: Hit merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Obat Anti Nyamuk.

    13. Bekerja menggunakan Acer memang lebih efektif dan efisien.

    Penjelasan: Acer merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Laptop.

    14. Kemarin, Ara sekeluarga melakukan sesi foto bersama menggunakan Nikon.

    Penjelasan: Nikon merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Kamera DSLR.

    15. Dia mendaki gunung dan membawa semua barangnya menggunakan Polo.

    Penjelasan: Polo merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Tas Ransel.

    16. Mencuci baju dengan Daia membuat baju mu sangat bersih.

    Penjelasan: Daia merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Detergen.

    17. Keramaslah setiap hari menggunakan Clear agar rambutmu tetap sehat dan wangi.

    Penjelasan: Clear menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Shampoo

    18. Minuman Marjan dan kolak yang manis menjadi ciri khas saat Ramadhan tiba.

    Penjelasan: Marjan merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sirup manis.

    19. Orang kaya itu mengoleksi banyak sekali Gucci di rumahnya.

    Penjelasan: Gucci merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Tas Branded.

    20. Sebulan sekali, ibu pergi ke Superindo untuk membeli berbagai kebutuhan dapur.

    Penjelasan: Superindo merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pasar Swalayan.

    21. Bepergian menggunakan Gojek jauh lebih mudah saat ini jika dibandingkan menggunakan angkutan kota.

    Penjelasan: Gojek merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Ojek Online.

    22. Ketika sakit kepala, Nala harus mengkonsumsi Bodrex untuk meredakannya.

    Penjelasan: Bodrex merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Obat Sakit Kepala.

    23. Melumuri Switzal pada bayi bisa membuatnya lebih hangat dan nyaman.

    Penjelasan: Switzal merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Minyak Telon atau Minyak Kayu Putih.

    24. Perpaduan Sariwangi dengan roti bisa menghangatkan suasana sore yang dingin.

    Penjelasan: Sariwangi merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Teh Celup.

    25. Setiap hari aku pergi ke Indomaret untuk membeli camilan kesukaan.

    Penjelasan: Indomaret merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Mini Market.

    26. Mandi menggunakan Lifebuoy membuat badan harum dan segar.

    Penjelasan: Lifebuoy merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sabun Mandi.

    27. Berkendara menggunakan motor akan lebih aman jika kamu memakai NHK.

    Penjelasan: NHK merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Helm Keamanan.

    28. Ayah menggunakan Yamalube untuk merawat mesin motornya.

    Penjelasan: Yamalube menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Oli Motor

    29. Ayla membuat kue lapis menggunakan Rose Brand 

    Penjelasan: Rose Brand merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Tepung Beras atau Tepung Ketan

    30. Bibirnya merah merona karena dia menggunakan Revlon sebelumnya

    Penjelasan: Revlon merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Perona Bibir

    31. Ibu memasak ikan kembung goreng menggunakan Bimoli 

    Penjelasan: Bimoli merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Minyak Goreng

    32. Kakak lebih senang berbelanja di Shopee daripada harus pergi ke mall.

    Penjelasan: Shopee merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Toko Online atau E-commerce.

    33. Shania setiap hari menggosok gigi menggunakan Pepsodent.

    Penjelasan: Pepsodent merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Pasta Gigi.

    34. Anak kecil memiliki hobi bertukar Harvest dengan temannya.

    Penjelasan: Harvest merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Kertas Binder.

    35. Jika sedang haid, perempuan harus menggunakan Softex.

    Penjelasan: Softex merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Pembalut Wanita.

    36. Adik menggunakan Sidu untuk mencatat pelajaran biologi.

    Penjelasan: Sidu merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Buku Tulis.

    37. Rajinlah menabung di BRI untuk masa depan gemilang.

    Penjelasan: BRI menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Bank.

    38. Sanyo digunakan untuk menyedot air dari dalam tanah.

    Penjelasan: Sanyo merupakan kata ganti untuk menerangkan kata pompa air.

    39. Ayah kehabisan bensin di tengah jalan, sehingga harus mampir ke Pertamina dulu.

    Penjelasan: Pertamina merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pom Bensin.

    40. Sasa menonton pertandingan sepak bola menggunakan Sharp.

    Penjelasan: Sharp merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Televisi Kabel.

    41. Aku mengirim paket ke teman menggunakan JNE.

    Penjelasan: JNE merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Jasa Ekspedisi.

    42. Aku membersihkan tumpahan air menggunakan Paseo.

    Penjelasan: Paseo merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Tisu Pembersih.

    43. Kamu bisa gunakan Samsung untuk berkirim pesan dengan orang yang jauh.

    Penjelasan: Samsung merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Handphone.

    44. Relaxa bisa menghilangkan nafas yang baru. 

    Penjelasan: Relaxa merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Permen Mint.

    45. Dia cocok memakai celana Levis dipadukan dengan kemeja hitam.

    Penjelasan: Levis merupakan kata ganti untuk menerangkan kata celana berbahan jeans atau denim.

    46. Suasana lebaran sangat identik dengan hidangan Khong Guan.

    Penjelasan: Khong Guan menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Biskuit Kaleng.

    47. Memasak akan sangat enak jika ditambah dengan Raja Rasa.

    Penjelasan: Raja Rasa merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Saos Inggris.

    48. Sebagai penyedap, tambahkan Masako ketika sayur akan matang.

    Penjelasan: Masako merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Kaldu Ayam Bubuk.

    49. Memasak tumis kangkung tidak lengkap jika tidak menggunakan Bango.

    Penjelasan: Bango merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Kecap Manis.

    50. Dia mencetak hasil kerja menggunakan Epson.

    Penjelasan: Epson merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Mesin Cetak atau Printer.

    Contoh Soal Majas Metonimia

    Agar Anda lebih memahami metonimia, berikut ini ada contoh soal yang umumnya muncul dalam pembelajaran: 

    1. Kalimat yang mengandung gaya bahasa metonimia di bawah ini adalah…

    A. Pena menari-nari di atas kertas

    B. Bulunya hitam, sehitam malam

    C. Adik belanja di Matahari

    D. Sang bulan kelak menyapaku tadi malam

    E. Kau laksana pelita dalam gulita

    Jawaban: C

    1. Ayah mengantar aku ke sekolah naik Tiger

    Majas metonimia di atas mengandung makna…

    A. Tiger adalah nama motor

    B. Tiger merupakan nama seseorang

    C. Tiger adalah hewan harimau

    D. Tiger sebagai nama kakak si adik

    Jawaban: A

    1. Susi pergi ke Solo menggunakan Ayla.

    Makna kata Ayla pada kalimat di atas adalah…

    A. Nama saudara susi sebagai kata ganti orang

    B. Nama suatu daerah di dekat Solo

    C. Mobil untuk Berkendara

    D. Nama perusahaan tertentu

    Jawaban: C

    Sudah Memahami Apa Itu Majas Metonimia?

    Sekian ulasan mengenai pengertian majas metonimia, ciri, hingga berbagai contohnya. Melalui penjabaran di atas, semoga Anda lebih bisa memahami salah satu istilah umum yang digunakan dalam bahasa Indonesia. Semoga membantu!

  • Kumpulan Puisi Senja Singkat Romantis, Bisa Dijadikan Curahan Isi Hati

    Kumpulan Puisi Senja Singkat Romantis, Bisa Dijadikan Curahan Isi Hati

    Puisi adalah karya sastra yang menggunakan diksi-diksi cantik dengan makna khusus. Siapapun bisa membuat puisi, asal paham terkait ketentuan dalam menulisnya. Agar lebih memahami, mari simak beberapa contoh puisi senja di bawah ini!

    Contoh Kumpulan Puisi Senja

    Senja sering dikaitkan dengan hal romantis, karena suasananya yang mendukung. Jika Anda menyukai puisi dan senja, keduanya dapat digabung menjadi kesatuan yang saling melengkapi. Berikut ini kumpulan puisi senja yang bisa Anda jadikan referensi:

    1. Romantisme Senja

    Aku berjalan,

    Di tengah jalan yang padang,

    Kesepian, sendiri…

    Angin meliuk-liuk,

    Meniupkan ilalang, 

    Bai itu pasir maupun bebatuan,

    Bermain dengan tanpa batas.

    Pada langit yang indah,

    Sekumpulan burung pulang,

    Mereka kembali ke sarang,

    Tempat menanti sang pasangan,

    Aku mengaduh.

    Duhai,

    Aku di sini,

    Berkawan dengan sepi,

    Ku langkahkan kaki,

    Semakin lelah bernyanyi.

    Aku masih di sini,

    Dengan sendiri, 

    Menanti datangnya senja romantis,

    Mengisi hati yang kosong ini.

    2. Ingatan Tentang Kamu

    Aku menatap senja dengan lekat,

    Sembari menahan perih di dada,

    Bolehkah aku menyesal,

    Sebab telah mengenalnya?

    Bolehkah rasa cinta di hati ini tak seharusnya ada?

    Atau bolehkah aku memberontak kepada Tuhan,

    Sebab telah menciptakan fatamorgana ini?

    Jeritan perih sedang menusuk hati,

    Entah sudah berapa lama aku menatap langit,

    Yang berwarna oranye ini,

    Apapun yang kulakukan, 

    Aku hanya ingin melupakan.

    Namun sakit,

    Yang sungguhan menyayat hati,

    Masih saja,

    Tidak bosan bersemayam di sana.

    Langit berwarna kemerah-merahan ini,

    Mungkin sudah bosan melihat guratan piluku,

    Andai engkau tahu bahwa melupakanmu,

    Tidak secepat langit menjadi gelap.

    3. Menunggu Bersama Sang Senja

    Senja telah datang menyapa,

    Dan aku masih tetap duduk di tempat dan posisi yang sama.

    Bersama dengan angin yang tidak pernah bosan menerpa,

    Menunggu sosok raga yang sekarang entah di mana.

    Tiada penantian yang terasa menyenangkan.

    Sesuatu yang membosankan tanpa adanya kepastian,

    Namun, diriku masih saja menjadi penikmat rindumu.

    Pada penantian kelabu yang hanya berujung semu,

    Bukan aku tidak mampu untuk mencari yang baru sebagai penggantimu,

    Namun, hanya saja hati ini masih terisi oleh namamu.

    Sulit bagiku untuk menghapusmu dari ingatanku,

    Sebab aku terlalu pandai dalam menyimpan rasa.

    Hanya bertahan pada satu nama dan masih berharap semua akan tetap sama,

    Meski terkadang menyesakkan dada dan tidak lupa menyisakan luka.

    Aku masih berharap, penantianku ini akan berbalas temu,

    Hingga dua hati kembali bersatu dan tidak ada lagi kata sembilu yang merindu.

    4. Di Balik Senja

    Tatkala aku memandang senja,

    Terlukis wajahmu dalam masa laluku.

    Terlihat dengan bias-bias,

    Tintanya menggunakan darahku.

    Kuasnya memakai jiwaku,

    Kanvasnya dengan langit.

    Angin kencang meniup raga,

    Saksi bergoyang dengan lembut.

    Teriakan burung terdengar menyeringai,

    Lihatlah cakrawala itu.

    Tanyakan pada matahari,

    Apa hakikat bahasa alam?

    Yang perlu kita maknai dan pahami,

    Teruslah pandang senja,

    Hingga rautmu terlihat di sana.

    Adalah cerminanmu,

    Yang selalu teringat,

    Seakan terhapus dalam benak dan otak.

    Sayangnya,

    Rasa ini telah meneror jiwa.

    Sudah lama terpendam,

    Kini muncul kembali ke permukaan.

    Dan menyeretku ke dalam gua yang hitam,

    Hatiku mulai meluap,

    Takut akan masuk ke dalam jiwa.

    Semakin dalam,

    Rasa ini semakin resah dan gelisah.

    Hingga pusara sukma yang tergali,

    Ah, sudah kulepaskan.

    Biarkan saja terbang bersama angin alam,

    Aku hidup sekarang.

    Aku akan terlahir kembali,

    Dengan jiwa dan nyawa yang baru.

    5. Senjaku

    Contoh puisi senja yang selanjutnya berkaitan dengan penantian dan menunggu seseorang. Berikut baitnya:

    Ketika proses ini mulai menjadi angka,

    Dan senja pergi untuk meninggalkan mentari,

    Tidak ada satupun yang terlihat terang,

    Begitu pula dari kejauhan,

    Keheningan yang terbias dalam menunggumu,

    Tetapi, senja tidak pernah mengingkarinya,

    Tentang kesepakatan pergi yang akan selalu kembali pada esok hari,

    Tidak akan pernah lari,

    Selalu tiba dengan waktu yang sempurna,

    Menunggu mentari dan pergi bersamanya,

    Tidakkah engkau menyadari betapa indahnya hari itu?

    Betapa indahnya ombak yang berderu,

    Yang menyerbu bibir pantai,

    Seakan membawa rindu yang hanyut bersamamu.

    6. Asa yang Tersisa

    Ketika langit jingga cerah telah berganti warna,

    Perlahan warna akan semakin menipis berganti menjadi gelap.

    Kicauan burung terdengar semakin lirih hingga menjadi sunyi,

    Sepenggal asa yang sudah usang.

    Gejolak rasa yang diantar oleh luka dan kecewa,

    Inilah aku yang hidup tanpa belahan jiwa.

    Menyimpan segala khayalanku yang terlalu tinggi itu,

    Aku berharap senja akan mengerti perasaanku,

    Sehingga khayalanku dapat segera terwujud.

    7. Senja dan Januari

    Apa yang paling disukai setelah bergantinya tahun?

    Adalah senja yang berwarna jingga cerah.

    Warna yang menggambarkan ketenangan dan kenyamanan,

    Pergantian sore dan malam hari,

    Diiringi dengan hal-hal yang menakjubkan.

    Begitu besar kuasa Tuhan,

    Atas semua kemampuannya dalam membuat bahagia manusia.

    Yakni dengan cara yang sederhana,

    Langit yang luas dengan hamparan warna jingga,

    Berhasil membuatku merasa terkesan.

    Ternyata sebagian jiwaku adalah sebuah warna yang lebih berarti,

    Senja dan Januari, keindahan yang memesona.

    8. Kita dan Senja

    Aku melihat goresan penaku yang masih sama,

    Masih menceritakan tentang hal-hal itu.

    Mengukir tiap kata tentang senja,

    Ketika awal pertemuan kita dimulai.

    Aku, kamu, kita, dan senja,

    Tak sama sekali ada yang menyadari,

    Bahwa skenario takdir terjadi pada pertemuan ini.

    Memulai dengan lembaran kisah kita,

    Sungguh, awalnya bahkan aku tak percaya.

    Tetapi, senja yang mengatakannya,

    Bahwa aku dan kamu,

    Akan saling terhubung dalam balutan senja yang sama.

    9. Senja dalam Lantunan Gitar

    Mentari menepi sambil menghadirkan jingga,

    Meleburkan segala lelah dalam jiwa.

    Sedikit gelap, sepercik cahaya,

    Menimpa raga, membangkitkan gelora dalam asa.

    Dan aku di sini, berada di sampingmu,

    Menikmati senja dengan bayangan semu.

    Ditemani dengan sebuah gitar dan beberapa bait lagu,

    Kita nyanyikan lagu bersama, hingga jerih mulai berlalu.

    Lantunan demi lantunan berbunyi pasti,

    Kupetikkan nada dari gitar tua ini,

    Menyanyikan lagu-lagu yang kamu sukai,

    Sementara mentari, kini semakin menepi.

    Kulihat senyum keluar dari bibir indahmu,

    Oh betapa cantiknya, tidak ingin rasanya ini berlalu,

    Semoga tetaplah engkau yang bersamaku,

    Hingga tidak lagi dimakan oleh waktu.

    10. Jingga Bersamamu

    Puisi senja ini berisi makna tentang percintaan remaja, simak puisinya sebagai berikut:

    Ada kata yang sulit untuk kuucap,

    Ada bibir yang enggan untuk bicara,

    Ada rasa yang enggan untuk diam,

    Ada rindu yang terus menguat,

    Semua itu karena kamu.

    Sebab kamu yang selalu kurindukan,

    Sebab kamu yang selalu kucintai,

    Sebab kamu yang membuat rasa itu ada.

    Tahukah kamu?

    Bahwa senja itu seperti kamu,

    Tidak akan pernah bisa aku gapai dengan jemariku,

    Tidak bisa aku raih meski oleh jutaan rindu.

    Terkadang,

    Aku ingin menjadi seperti angin,

    Yang dapat membawa puing-puing kenangan,

    Yang dapat membawa sejuta asa,

    Aku ingin menjadi sejuta cahaya,

    Yang bisa membiaskan seluruh keindahanmu,

    Yang bisa berwarna jingga di langit sore.

    Yang bersinar layaknya senja.

    Namun, tentu saja aku tidak bisa,

    Aku hanyalah aku,

    Yang hanya miliki kenangan sederhana biasa,

    Yang kebetulan ada kamu di dalamnya.

    11. Aku Adalah Senja

    Aku adalah senja,

    Bagaikan pemberi bahagia,

    Yang selalu akan memberi cinta,

    Dan seolah memupuk semua asa.

    Pun senja adalah aku,

    Hadir diantara banyaknya perbedaan,

    Seolah memberikan sebuah peringatan,

    Dimana tibanya waktu untuk pergantian.

    Di penghujung September kering ini,

    Senja akan selalu cerah,

    Senja akan memberi cinta,

    Tapi tidak bisa memupuk asa.

    Semburatnya akan berwarna jingga,

    Berkelumat dengan warna hitam,

    Membaur menjadi gelap,

    Yang lenyap bersama kapas.

    Hadirnya dengan tangisan langit,

    Bersua dengan keributan,

    Bertanya pada senja,

    Engkau itu kenapa?

    Jingga yang menua,

    Pada titik temu dalam pergantian,

    Memberi satu suara,

    Kini, aku sudah lengah dan lelah.

    12. Garis Rindu

    Pada cahaya,

    Pada seratan purnama atau renjana sekalipun,

    Nantinya, kita akan tetap hilang jua.

    Meremang pada riak-riak yang petang,

    Menjelma menjadi rasa yang kian gamang.

    Pada takdir semesta, seringkali aku mengeluh,

    Tentang kita yang tidak pernah menjadi utuh.

    Tentang segala yang pernah kita upayakan,

    Namun, pada akhirnya menjadi kisah-kisah yang kusam.

    Bayanganmu masih berpijar bagaikan bianglala,

    Memekakkan segala ingatan yang ada di kepala.

    Lalu kamu kembali hadir,

    Dalam bentuk yang paling dingin.

    Serupa angin,

    Membuat aksara rindu yang bisa dikumpulkan.

    Menjadi berantakan

    Lantas, mengapa hilang?

    Mengapa tidak bisa bertahan?

    Bahkan masa lalumu masih menjadi tanda tanya,

    Yang tidak pernah ingin aku ketahui jawabannya.

    Diammu seolah menjadi pengingat,

    Bahwa kita tidak lagi hangat.

    Garis senjamu kini berubah ,menjadi dingin

    Sedingin malam pada bulan Desember.

    13. Senja yang Kelabu

    Sore kembali pulang,

    Akan tetapi, keindahan senja terlihat menghilang.

    Hanya kelabulah yang kini datang,

    Seakan merubah semuanya menjadi warna hitam.

    Dan menjadikannya seperti sang malam,

    Entah kenapa ia berubah menghilang?

    Saat mata ini menunggu untuk datang,

    Datang untuk menghiasi soreku dengan keindahannya.

    Kecewa, mungkin itulah yang kini sedang kurasakan.

    Ketika ia pergi tanpa mengungkapkan sebuah alasan,

    Yang meninggalkan kenangan dan harapan.

    Hatiku kini hanya bisa terdiam,

    Hanya pikiranku yang saat ini terus berjalan.

    Berjalan dengan bertemakan banyak pertanyaan,

    Pertanyaan yang tidak memiliki jawaban.

    Harapan.

    Kini harapanku yang terangkai telah hilang.

    Sebab senja pun tidak ada dalam pandangan.

    Kini yang tersisa hanyalah cahaya kerinduan,

    Yang aku titipkan pada senja kelabu untuk mengganti keindahan.

    14. Lenteraku

    Piringan matahari hampir lenyap di tepi langit,

    Berganti menjadi malam dingin yang menusuk kulit.

    Engkau bagaikan senja,

    Yang datang sekejap dengan membawa luka.

    Katanya engkau hadir bagaikan lentera,

    Menjadi penyambung hidupku yang dirundung oleh duka.

    Yang melambungkanku di atas mega,

    Lalu jatuh bersama rintik air mata.

    Tidak sempat aku goreskan tinta,

    Tuk menuliskan kisah hidupku yang gelita.

    Engkau yang datang lalu hilang entah kemana,

    Jauh di dasar sukma yang aku cinta.

    Cinta itu yang menenggelamkanku,

    Yang menghancurkanku.

    Ketika detik-detik aku merasa berbahagia,

    Engkau malah meninggalkanku.

    Bodohnya aku ini yang dibutakan oleh rasa cinta,

    Merelakanmu pergi bersama dia.

    Kini aku sendiri,

    Di penghujung September ini.

    Namun, aku rela melepaskanmu,

    Ikhlas akan kepergianmu,

    Daripada cintaku nantinya dimadu.

    Sendu, merindu.

    Pagi ini aku enggan rasanya untuk bangun.

    Aku membuka jendela, rintik hujan kian banyak menetes di tepi teras ku.

    Aku hanya berharap matahari datang lebih awal,

    Untuk menyinari genangan hujan yang masih tersisah.

    Merindu,

    Sungguh aku rindu.

    Hatiku terasa begitu sendu, 

    Dengan pemilu yang membelenggu.

    Semakin memicu aroma tubuhmu yang ada di pikiranku,

    Namun, aku tau itu telah berlalu.

    Berlalu dengan menyisakan kisah yang luka.

    Membuat cerita di goresan lukanya dengan imajinasi di kisah,

    Sungguh, aku rela.

    15. Sudut Kenangan

    Sesuai dengan judulnya, puisi senja ini membahas tentang momen-momen penuh kenangan. Berikut ini puisinya:

    Aku kembali memandang senja,

    Setelah sekian lama aku mengurung diri.

    Kembali terdiam sambil melamun di depan senja,

    Selamat datang kembali senja yang cantik nan indah.

    Semoga malam ini diriku akan menjadi lebih baik lagi setelah melihatmu,

    Tolong bantu aku untuk menghilangkan kenangan,

    Dengan cara menampakkan keindahanmu.

    Aku hanya tidak ingin air mata mengalir dengan sia-sia,

    Kenangan hanya akan tetap menjadi kenangan.

    Namun, janganlah menyudutkan aku dalam sebuah kenangan.

    Hingga aku merasa tertimpah lara.

    16. Pelabuhan Senja

    Deru ombak yang dapat menghantam bebatuan,

    Suara angin berbisik memecahkan suasana yang begitu pilu,

    Terlebih lagi adanya cahaya indah yang ada di hadapanku.

    Ya, itulah yang dinamakan dengan senja.

    Senja terlihat begitu hebat,

    Sebab mampu menghilangkan rasa gundah di hati.

    Aku tak lagi merasa sepi,

    Dan merasa terpuruk dalam kesedihan.

    Senja sore ini berhasil membuatku tersenyum lagi,

    Menghangatkan suasana,

    Layaknya seperti berada di dalam dekapan kekasih.

    17. Luka

    Ini tentang senja yang ke seribu duhai sayang,

    Terlihat begitu usang kutanggung dalam penantian.

    Diam di sela angin yang membungkam,

    Alam mematung sambil menadah hujan.

    Luka ini tidak akan bisa sembuh sayang,

    Terlalu dalam kau menggoreskan luka di hatiku yang kelam.

    Membisu sambil menatap hari yang semakin temaram,

    Jingga telah bergeser memeluk malam.

    Aku hanya bisa menuliskan aksara yang berisi tentang senja,

    Menggumpal dalam kalimat untuk menyapa.

    Tentang rindu, cinta, dan air mata,

    Di seberang malam agar kau dapat merasakannya.

    Entahlah, hingga kapan aku akan bertahan,

    Sebab bayanganmu tidak pernah hilang.

    Menyapaku dalam heningnya malam,

    Lembut, hangat menyatu dalam satu perasaan.

    Aku menutup senja yang ada di depan jendela,

    Harapanku pudar dalam penantian yang sia-sia.

    Bersama malam yang tiba dalam kerudung warna hitam,

    Inilah, akhir dari penantian yang ku ucapkan selamat malam.

    18. Angin Lalu

    Semburat jingga yang terbias dalam langit barat,

    Matahari seolah melambai riang sebelum tenggelam.

    Malam tiba tanpa perlu membuat sepucuk surat,

    Tanpa harus berteriak keras kepada seluruh alam.

    Angin bertiup kencang menerpa rambutku,

    Berbagai dedaunan lunglai dan dibawa angin,

    Menerbangkan puing-puing penuh asa.

    Berharap ada kenangan yang ikut terbang jua,

    Namun, itu hanya sia-sia saja.

    Tiada insan yang kuat menerbangkan rasa ini,

    Tiada insan yang mampu menghilangkan kenangan ini.

    Mata coklatmu yang terbias oleh mentari,

    Bibir tipismu melengkung cemberut tanpa henti.

    Harum tubuhmu yang berbaur dengan lembabnya bumi,

    Kehangatan yang hanya bisa kukenang hingga kini.

    Oh sayang,

    Senja tidak lagi indah tanpa adanya hadirmu,

    Sore tidak lagi hangat tanpa pelukanmu.

    Yang ada hanyalah rasa untuk menyendu,

    Kini, hanya sepi yang bisa kunikmati.

    Waktu senja untuk menyendiri,

    Dan segala kenangan tentang hadirmu,

    Kuanggap hanya angin dan senja lalu dari Sukabumi.

    19. Senja yang dirindukan

    Layung senja telah memunculkan keindahannya,

    Kini, langit berubah menjadi warna jingga.

    Aku tidak bisa dengan lama memandangnya,

    Senja tenggelam dalam banyak kenangan.

    Aku berjalan dengan pelan,

    Mencoba untuk menyusuri jalanan.

    Melewati setiap jejak langkah yang telah dihapus oleh masa,

    Kenangan yang sudah usang,

    Kini, telah menjadi saksi.

    Bahwa semuanya sudah melangkah untuk pergi,

    Senyumnya tidak pernah luntur.

    Wajahnya pun masih terbayang di benak,

    Rangkulan tangannya seolah belum terlepaskan.

    Mataku masih tidak mampu untuk membayangkannya,

    Bahkan, duniaku masih tidak bisa meyakinkannya.

    Padahal itu semua telah hilang,

    Dirimu dimana, ini kataku.

    Rindu ini telah menjadi jeda,

    Ketika kita sudah tidak saling berjumpa.

    Kepada angin yang rindu,

    Ijinkan aku menitipkannya.

    Melalui serangkai doa-doa,

    Mampukah ia mendengarnya?

    20. Jingganya Senja

    Selanjutnya, puisi senja yang berkaitan tentang jati diri dengan sentuhan senja yang memukau. Berikut baitnya:

    Ingatkah kau dengan ucapanmu?

    Kala itu, saat senja bersama jingganya.

    Bersama bait-bait yang begitu indah,

    Hingga menjadikannya sebagai sajak yang elok.

    Burung-burung pun tidak malu untuk berdiam.

    Diam untuk menikmatinya,

    Mereka berceloteh bersama kicauan sahabat-sahabat.

    Sahabat, di pesanggrahan yang setia,

    Kini, angin mulai membelai kulit lembut ini.

    Tidak ada satupun yang terdengar,

    Tetapi dapat dirasakan.

    Bisikan ke dalam perasaan dan jiwa,

    Itu adalah saksi jiwa yang sesungguhnya.

    Yang bisu enggan untuk berbicara,

    Tidak akan bisa dilupakan.

    Itu adalah bagian dari kehidupan,

    Isi dan irisan dari kisah nyata.

    Membuat kokoh dan kuat hidup,

    Untuk mengarungi janji-janji yang sudah terlewati.

    Namun itu pun telah dilewati,

    Kini, aku telah terlahir kembali.

    Tidak akan ku bawa sampai mati.

    21. Aksara Tentang Senja

    Terlihat bias jingga dari ujung cakrawala,

    Terukir dengan indah dalam remang.

    Lembayungnya yang menata warna,

    Pada garis lurus sang surya senja.

    Hembusan bayu,

    Untuk membelai pucuk riak.

    Sambil berkejaran menuju ke pantai.

    Menghempaskannya di tepian karang,

    Pecah berderai dan menciprak pasir.

    Tolong, camar kepakkan sayapmu,

    Terbang tinggi dari tiang sampan.

    Berteriak memekik di antara embusan angin,

    Lalu pergi meninggalkan jejak.

    Membuat redupnya lentera bahtera sang nelayan,

    Datang menghampiri dengan gelap.

    Upaya meninggalkan pesisir pantai,

    Berharap agar anugerah akan segera datang.

    Sampai menjingga bersamamu,

    Berbagai kata yang sulit terucap.

    Bibir yang enggan untuk berbicara,

    Dan ada rasa yang tidak ingin diam.

    Membuat rindu terus menguat, 

    Semua itu disebabkan oleh kamu,

    Sebab kamu yang kurindu,

    Sebab hanya kamu yang kucintai,

    Sebab kamu yang membuat rasa itu ada.

    Kamu tahu,

    Kamu itu serupa senja,

    Tidak akan bisa kugapai dengan jemariku,

    Tidak bisa diraih oleh jutaan rindu yang ada.

    Terkadang,

    Aku hanya ingin menjadi angin,

    Yang dapat membawa kenangan,

    Yang dapat membawa sejuta asa.

    Aku ingin jua menjadi sejuta cahaya,

    Yang bisa membiaskan segala keindahanmu,

    Yang bisa menjingga bersama langit sore,

    Yang bisa bersinar layaknya senja.

    Semua itu sia-sia,

    Sebab aku manusia biasa,

    Yang memiliki kenangan sederhana,

    Dan kamu sebagai pemeran utamanya.

    22. Tolong Aku Senja

    Senja, bolehkah aku berbicara denganmu?

    Tentang segala kalut yang memenuhi hati dan perasaanku?

    Ini bukan lagi tentang berat dalam menjalani hidup,

    Namun, ada ruang yang engkau sematkan untukku.

    Senja, bahkan aku tidak pernah mendengar kisah lalumu.

    Menyeringai dengan pedih tanpa menyisakan kesedihan.

    Hadirmu selalu disukai oleh mereka,

    Yang menyukai redupnya langit sore dan malam.

    Hadirmu akan selalu dinanti oleh mereka,

    Hingga mereka rela mendaki bukit,

    Agar mendapatkan salam dari keindahanmu.

    Senja, aku hanya ingin disapa olehmu.

    Tanpa harus kesulitan dalam mengejarmu.

    Atau mungkin hanya pejuang senja,

    Yang akan mendapatkan sapaanmu.

    Mengapa aku tidak berjuang untuk mengejar keindahanmu?

    Aku tahu semua tentangmu, 

    Membawa berbagai keindahan,

    Namun, kau terus meninggalkanku dalam malam yang gelap.

    Senja, tolonglah beritahu aku.

    Apa saja yang ada di dunia ini,

    Yang tidak akan pernah berpisah,

    Dan takkan pernah meninggalkan luka?

    Senja, kau telah mengajariku tentang keindahan tak selamanya terus bersama.

    23. Keindahan Senja

    Jejak-jejak kaki berjalan dengan elok,

    Menampakkan betapa dalamnya hati,

    Yang selalu membayangkan angan,

    Pada setiap lamunan dalam halusinasi.

    Saat itu senja tiba,

    Menorehkan pena di atas secarik kertas,

    Menuangkan berbagai kata imajinasi,

    Dari cinta hingga rindu, bercampur menjadi satu jiwa,

    Cakrawala senja sungguhlah mempesona.

    Terlihat begitu indah dengan sinar jingganya,

    Membuat silau akan gairah hasrat,

    Untuk melihat betapa indahnya sinar senja.

    Mana Puisi Senja yang Menjadi Paling Menarik?

    Dalam mencurahkan perasaan, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan membuat puisi. Karya sastra puisi menawarkan campuran diksi yang dapat mencerminkan diri. Dari contoh puisi senja di atas, manakah puisi favorit Anda?

  • 100+ Kumpulan Pantun Nyindir: Pedas dan Menusuk!

    100+ Kumpulan Pantun Nyindir: Pedas dan Menusuk!

    Setiap orang pasti tidak pernah terlepas dari rasa marah, jengkel, sedih, atau bahkan kecewa. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengekspresikan perasaan tidak nyaman tersebut. Supaya lebih kreatif dan berseni, coba gunakan pantun nyindir yang pedas atau bahkan menohok.

    Menyindir merupakan cara komunikasi tidak langsung namun kamu tetap bisa menyampaikan tujuan secara langsung kepada orang yang kamu sindir. Biasanya, sindiran ini dilakukan ketika seseorang sudah enggan atau tidak ingin berkomunikasi secara tatap muka.

    Yuk, intip kumpulan pantun dengan isi sindiran yang menohok yang sangat berhubungan dengan realita sehari-hari!

    Contoh Pantun Nyindir

    Di bawah ini merupakan kumpulan contoh pantun dari berbagai macam tema sindiran untuk mantan, teman, utang, dan berbagai permasalahan lainnya:

    1. Menagih Hutang

    Jalan-jalan ke sebuah taman

    Tampak indah saat pagi

    Bila mengaku seorang teman

    Ditagih hutang, tak akan pergi

    2. Hutang Tak Mau Bayar

    Si Unyil makan kentang

    Duduk sambil membaca surat kabar

    Saat susah datang berhutang

    Sudah kaya tapi tak kunjung bayar

    3. Merasa Kecewa

    Biri-biri bulunya lebat

    Sangat suka makan tomat

    Kukira teman dekat

    Tapi ternyata berkhianat

    4. Mantan Minta Balikan

    Liburan camping ke hutan

    Tidak lupa membawa pepaya

    Si mantan minta balikan

    Idih.. ogah lah ya!

    5. Sudah Ada yang Baru

    Pergi ke Batu membeli ketan

    Minumnya teh gula batu

    Buat apa pusing mikir mantan

    Karena sekarang ada yang baru

    6. Teman Curang

    Bang Boris berambut pirang

    Di tangan membawa parang

    Punya teman suka curang

    Ditambah tambah pandai mengarang

    Bagi kamu yang punya teman jomblo atau masih sendiri, bisa coba gunakan pantun nyindir berikut yang lucu tapi juga menohok:

    7. Lupa kalau Masih Sendiri

    Siang-siang minum es kelapa

    Camilannya biji kuaci

    Eh maaf aku lupa

    Kalau kamu masih sendiri

    8. Friend Zone

    Kemoceng terbuat dari bulu

    Fungsinya untuk menjaga kebersihan

    Maunya segera ke penghulu

    Tapi status hubungan masih pertemanan

    9. Sahabat Sudah pada Menikah tapi Masih Sendiri

    Dari desa pergi ke kota

    Hanya untuk mencari kerja

    Sahabat sudah beranak dua

    Tapi aku masih sendiri saja

    10. Tanpa Kekasih yang Menemani

    Bangun tidur langsung mandi

    Pergi ke toko membeli gergaji

    Kemana-mana selalu sendiri

    Karena tak punya kekasih yang menemani

    11. Jomblo Pilih-Pilih

    Beli baju pergi ke toko

    Ke pasar beli sirih

    Kenapa masih jomblo?

    Karena angkuh dan pilih-pilih

    12. Jodoh Tak Tahu di Mana

    Mendaki gunung, gua, dan lembah

    Sebuah perjalanan menuju istana

    Umur yang kian bertambah

    Namun jodoh entah di mana

    13. Jomblo Risau

    Ke pasar ibu membeli pisau

    Sekalian membeli loyang

    Kamu para jomblo jangan risau

    Lebih baik menari dan bergoyang

    Untuk kamu yang merasa kecewa karena dikhianati, bisa lihat contoh pantun nyindir berikut untuk mewakili perasaanmu:

    14. Musuh dalam Selimut

    Obat apotik sangat manjur

    Badan menggigil pakai selimut

    Kukira kau jujur

    Ternyata musuh dalam selimut

    15. Teman yang Selalu Melukai

    Sejarah meninggalkan prasasti

    Bukti nyata yang dipercayai

    Lain di mulut lain di hati

    Katanya teman tapi selalu melukai

    16. Mengaku Teman Saat Ada Maunya

    Setiap hari pergi ke taman

    Duduk sambil menikmati senja

    Ke semua mengaku teman

    Hanya bila ada maunya saja

    17. Cari Sahabat Baru

    Saat diuji haruslah tabah

    Terus belajar sesuatu yang baru

    Dinasehati tapi tak berubah

    Lebih baik ku cari sahabat baru

    18. Teman Menusuk dari Belakang

    Bahagia karena beriman

    Hasrat maksiat dapat dikekang

    Ngakunya teman

    Tapi tega menusuk dari belakang

    19. Datang Jika Ada Maunya

    Sayur jengkol tajam baunya

    Semerbak seperti dupa

    Merapat kalau ada maunya

    Kalau tak butuh dia lupa

    20. Teman Palsu

    Burung jalak burung kenari

    Warna-warni menghiasi bumi

    Sahabat sejati susah dicari

    Teman palsu banyak sekali

    Pantun nyindir di bawah ini bisa kamu gunakan jika ingin menyindir secara halus namun menusuk:

    21. Tetangga Suka Menyakiti

    Bunga mawar bunga melati

    Di taman mekar sendiri

    Ada tetangga iri hati

    Mulutnya suka menyakiti

    22. Orang Sombong

    Matahari senja mulai redup

    Mata terjaga hingga subuh

    Bersahaja dalam menjalani hidup

    Kita tak tahu kapan terjatuh

    23. Orang Sombong Tak Punya Teman

    Berladang menanam bawang

    Bertani penuh harapan

    Orang sombong akan terbuang

    Hidup sengsara tak punya teman

    24. Banyak Harta Tak Punya Akhlak

    Ke pasar membeli kerudung

    Dipakai cantik rupanya

    Banyak harta hingga menggunung

    Tanpa akhlak apa gunanya

    25. Jangan Sombong

    Burung gelatik burung dara

    Melesat kencang di udara

    Jangan sombong dengan harta dunia

    Jikalau miskin terlunta-lunta

    26. Gayanya Tak seperti Kenyataannya

    Mengambil air menggunakan timba

    Hendak dibawa ke dalam hutan

    Gayanya bak harimau rimba

    Kenyataannya hanya kucing rumahan

    27. Omong Besar Nyali Kecil

    Taman bunga semerbak harum

    Tumbuh pula rerumputan

    Mulutnya pandai mengaum

    Dibentak badan gemetaran

    28. Lebih Baik Kehilangan Teman Tapi Bahagia

    Siang-siang minum soda gembira

    Segarnya membasahi kerongkongan

    Daripada kehilangan bahagia

    Aku rela kehilangan teman

    29. Teman yang Suka Membicarakan Teman

    Pulang sekolah langsung ke rumah

    Baju basah karena hujan

    Saat bersama terlihat ramah

    Di belakang, kita diceritakan

    30. Jangan Mengajak Ke Keburukan

    Umroh pergi ke Arab

    Pikiran tenang hatipun bijak

    Wahai teman akrab

    Bila ke neraka jangan kau mengajak

    31. Janji Manis Tanpa Bukti

    Gerimis di hari Selasa

    Tetap kukayuh roda sepeda

    Mulut manis sungguh berbisa

    Janji-janji, bukti tak ada

    Berurusan dengan orang-orang munafik memang bikin kesal dan menguras emosi. Berikut adalah kumpulan pantun nyindir yang cocok untuk orang-orang munafik:

    32. Sahabat Munafik

    Berlayar ke Samudra Pasifik

    Berbekal selimut lurik

    Kalian para sahabat munafik

    Awas kesambet setan burik!

    33. Sahabat Asik Ternyata Munafik

    Sungguh terlarang perbuatan musyrik

    Jadilah orang beriman yang baik

    Jadi sahabat sangat asyik

    Eh, ternyata munafik

    34. Teman Munafik Hati Tercabik

    Kursus komputer membuat grafik

    Dapat tugas membuat kubik

    Hati-hati dengan teman munafik

    Karena hati siap tercabik

    35. Wajah Cantik tapi Munafik

    Gerimis turun rintik-rintik

    Belajar kelompok bersama Taufik

    Parasnya sungguh cantik

    Tapi sayang hatinya munafik

    36. Tampan Kharismatik tapi Munafik

    Di kantor berjajar mesin ketik

    Di sampingnya setoples keripik

    Muka tampan dan kharismatik

    Apalah artinya jika munafik

    37. Berotak Licik Lagi Munafik

    Beli obat menunggu di racik

    Supaya dapat dosis spesifik

    Jadi orang berotak licik

    Masih juga ditambah munafik

    38. Mendukung tapi Menikung

    Sayur bayam sayur kangkung

    Disajikan dengan lauk pendukung

    Di depan pura-pura mendukung

    Di belakang ternyata aku ditikung

    39. Sahabat Karib Munafik

    Spongebob berteman dengan Patrick

    Bintang laut di dasar laut Pasifik

    Tak menyangka sababat karib berintrik

    Sangat pantas jika disebut munafik

    40. Jijik Berjumpa Orang Munafik

    Kue kelapa kue wajik

    Cocok dimakan sama keripik

    Lihat muka terasa jijik

    Karena dia orang munafik

    41. Teman Munafik Terlihat Panik

    Kuliah jurusan teknik

    Dapat tugas membuat karya unik

    Kupandang teman yang munafik

    Mukanya langsung panik

    42. Jangan Suka Berbohong

    Buah kelapa buah kedondong

    Pergi ke Jogja naik andong

    Jadi orang jangan suka bohong

    Awas saja nanti dibawa sundel bolong

    Jika contoh pantun sebelumnya banyak ditujukan untuk orang-orang munafik, maka silakan lihat pantun nyindir dibawah ini. Kumpulan pantun berikut cocok untuk menyindir orang yang sombong dan angkuh:

    43. Belum Kaya Sudah Sombong

    Buah srikaya buah kedondong

    Ke pasar sekalian membeli ketan

    Belum kaya lagaknya sombong

    Sudah kaya pasti lupa daratan

    44. Orang Sombong Tak Ada yang Menolong

    Hari Minggu masak sayur lontong

    Camilannya kacang polong

    Tak baik jadi orang sombong

    Saat susah tak ada yang menolong

    45. Hindari Sifat Sombong

    Ulat berubah menjadi kepompong

    Menggantung di dahan kayu

    Buang jauh-jauh sifat sombong

    Kapan kita terjatuh tak ada yang tahu

    46. Hidup Sederhana Tanpa Pamer Harta

    Semerbak wangi aroma kenanga

    Pohonnya tumbuh depan jendela

    Lebih baik hidup sederhana

    Tanpa perlu pamer harta

    47. Jangan Sombong Sampai Lupa Akhirat

    Ke Bandung naik kereta

    Membawa oleh-oleh biskuit kelapa

    Kau yang sombong karena harta

    Akhirat jangan kau lupa!

    48. Suka Berbohong dan Sombong

    Bermain gamelan menabuh gong

    Besarnya menyerupai dugong

    Jadi orang jangan banyak bohong

    Jika tak ingin dikenal sombong dan omong kosong

    49. Orang Angkuh akan Runtuh

    Kapal-kapal merapat berlabuh

    Berjajar-jajar jumlahnya tujuh

    Teruslah bersikap angkuh

    Sebentar lagi pasti segera runtuh

    50. Songong Pertanda Sombong

    Naik kereta masuk ke dalam gerbong

    Para penumpang lari berbondong-bondong

    Banyak bicara terlihat kosong

    Itulah ciri dari orang sombong

    Rasa kecewa tidak hanya terjadi karena perlakuan orang terdekat karena juga bisa datang dari pemerintah. Berikut adalah contoh pantun nyindir pemerintah yang bisa kamu gunakan untuk mengutarakan ketidakpuasan tersebut:

    51. Jangan Lupa Janji Saat dapat Kursi

    Daun pandan daun suji

    Membuat adonan dari tepung kanji

    Sudah menjabat mendapat kursi

    Pastikan ingat semua janji-janji

    52. Pejabat Mencari Simpati Rakyat

    Beli sabun beli sikat

    Mandinya pakai air hangat

    Pejabat unggah foto sholat

    Pertanda cari simpati rakyat

    53. Pemilu Sudah Dekat Pejabat Merakyat

    Sore-sore makan alpukat

    Minumnya jus tomat

    Pemilu sudah mulai dekat

    Pejabat mendadak merakyat

    54. Janji Berantas Korupsi Malah Jadi Koruptor

    Ke hutan bertemu babi

    Berlari sekencang motor

    Katanya mau berantas korupsi

    Ternyata jadi koruptor

    55. Berpolitiklah dengan Santun

    Kain batik kain katun

    Ketumpahan minyak zaitun

    Berpolitiklah dengan santun

    Agar menjadi contoh penuntun

    56. Jangan Ingkar Janji

    Belanja ke pasar membeli terasi

    Supaya bisa untuk masak sehari-hari

    Jika suara sudah diraih

    Ingat janji jangan diingkari

    57. Masih Banyak Politis Baik

    Burung merak burung gelatik

    Bulunya tampak indah menarik

    Politik memang penuh intrik

    Masih banyak politisi baik

    58. Jangan Terima Politik Uang

    Buah apel dimakan beruang

    Hanya tersisa buah bengkoang

    Hentikan politik uang

    Agar budaya curang tidak berkembang

    59. Jangan Salah Pilih Partai

    Menikmati senja di tepi pantai

    Rasa lelah membuat langkah menjadi gontai

    Hati-hati memilih partai

    Alih-alih masa depan bisa terbantai

    60. Jadi Politisi Jangan Rakus

    Roti bolu roti kukus

    Dibuat harus dengan fokus

    Meniti karir menjadi politikus

    Jaga diri agar tidak rakus

    Pantun nyindir di bawah ini juga bisa kamu gunakan untuk mengekspresikan kekecewaan atau bahkan mungkin harapanmu kepada para politisi:

    61.Pemimpin Harus Yakin

    Perut lapar pergi ke kantin

    Pesan mie masih dibikin

    Wahai Anda para pemimpin

    Tetaplah disiplin dan yakin

    62. Beda Pilihan adalah Hal Biasa

    Bulan Ramadhan bulan puasa

    Menahan diri dari segala rasa

    Beda pilihan adalah hal biasa

    Paling utama adalah persatuan bangsa

    63. Jadi Pejabat Jangan Sengsarakan Rakyat

    Buah tomat daunnya lebat

    Masak ikan dikerat-kerat

    Jika sudah mulai menjabat

    Ingat, jangan susahkan rakyat

    64. Jangan Suka Korupsi

    Kelinci di taman berlari-lari

    Seekor kucing tidur di kursi

    Para pemimpin belajarlah memberi

    Jangan malah hobi korupsi

    65. Janji akan Amanah

    Sepatu baru dari kulit buaya

    Jalan hati-hati agar tidak kena tanah

    Mohon dukung saya

    Karena pasti akan amanah

    66. Korupsi Haram

    Sayur hambar kurang garam

    Dimakan terasa kurang

    Korupsi jelas-jelas haram

    Karena uang hasil curang

    67. Sejahterakan Rakyat

    Ingin sehat makan alpukat

    Minumnya dengan jus tomat

    Jikalau menjadi wakil rakyat

    Tujuannya mensejahterakan rakyat

    68. Jangan Lupa Janji

    Nenek duduk makan daun sirih

    Ibu ke pasar membeli kanji

    Para pemimpin yang terpilih

    Jangan lupa dengan semua janji

    69. Pemilu Jangan Rusuh

    Masak ikan menjelang subuh

    Di makan dengan sepiring nasi

    Pemilu jangan gaduh dan jangan rusuh

    Rayakan pesta demokrasi

    70. Jadilah Pemimpin Amanah

    Membuat kue dengan kapur sirih

    Kue matang dimakan Aminah

    Jika nanti Anda terpilih

    Jadilah pemimpin yang amanah

    Masih ada banyak kumpulan pantun nyindir lainnya yang bisa kamu manfaatkan untuk mengekspresikan kejengkelan yang kamu rasakan. Silakan simak berikut ini:

    71. Bau Mulut Menyengat

    Berangkat kerja dengan penuh semangat

    Agar tidak terlambat berangkat pagi-pagi

    Bau mulut sungguh sangat menyengat

    Lantaran malas menggosok gigi

    72. Ditagih Hutang Jadi Galak

    Berladang menanam kentang

    Dikejar anjing yang terus menyalak

    Saat aku menagih hutang

    Kenapa dia yang jadi galak

    73. Tetangga Jahat

    Kayu jati cocok dipahat

    Dijadikan meja dan kursi

    Punya satu tetangga jahat

    Hatinya selalu iri dan dengki

    74. Semoga Tetangga Diberi Hidayah

    Segelas air tumpah di meja

    Gelas menggelinding untung tidak pecah

    Biarlah aku doakan saja

    Agar tetangga dapat hidayah

    75. Dimarahi karena Menagih Hutang

    Pergi ke pantai memakai bikini

    Belinya keliling kota Cimahi

    Malang sekali nasibku ini

    Meminta uang sendiri malah dimarahi

    76. Saat Pinjam Muka Melas, Sudah Dapat Malah Lupa

    Belum sarapan badan terasa lemas

    Membuat ketupat dari daun kelapa

    Waktu hutang wajah memelas

    Dapat uang malah pura-pura lupa

    77. Pasangan Bermain Mata

    Hendak menikah pergi ke penghulu

    Riasan pengantin sungguh jelita

    Kau berkenalan dengan pacarku

    Lalu di belakangku bermain mata

    78. Teman yang Suka Terlambat

    Hujan-hujan makan bakwan

    Lebih nikmat ditemani es kelapa

    Sudah biasa melihat teman

    Datang terlambat dengan muka tanpa dosa

    79. Jangan Koar-Koar Jika Benar

    Penyanyi Korea sedang tenar

    Sering nyanyi di panggung besar

    Boleh saja merasa benar

    Buktikan saja, jangan hanya berkoar-koar

    80. Hamil Duluan

    Mati lampu cahaya suram

    Duduk di kursi mencari sandaran

    Katanya gadis pendiam

    Kok malah hamil duluan

    81. Berkali Dimaafkan Tapi Masih Mengulang Kesalahan

    Latihan menari di akhir pekan

    Melakukan gerakan secara perlahan-lahan

    Berkali-kali sering dimaafkan

    Tapi masih mengulang kesalahan

    82. Rejeki Lancar Tak Bayar Hutang

    Bapak pulang membawa oleh-oleh kentang

    Sama ibu dimasak bumbu acar

    Bisa-bisanya tidak membayar hutang

    Padahal punya rejeki lancar

    83. Suka Hutang Tapi Giliran Dipinjam Pelit

    Duduk di bawah pohon makan kerupuk bawang

    Lihat anak-anak main jungkat-jungkit

    Sering langganan meminjam uang

    Giliran aku pinjam dianya pelit

    84. Hutang Maksa Bayar Susah

    Ke Singapura membeli laksa

    Kehujanan badanpun basah

    Waktu pinjam uang sangat memaksa

    Gilaran bayar kok malah susah

    85. Jangan Diganggu karena Sudah Bahagia

    Berhektar-hektar kebun pepaya

    Tampak segar ketika pagi hari

    Aku sudah lebih bahagia

    Tolong jangan ganggu-ganggu lagi

    86. Ingin Lebih dari Teman

    Ke perpustakaan membaca roman

    Sayang perpustakaannya tutup

    Awalnya nyaman berteman

    Tapi bolehkah jadi teman hidup?

    87. Bau Badan karena Belum Mandi

    Badan sehat rajin minum jamu

    Minumnya sudah dari tadi

    Tahukah asal bau di sebelahmu

    Karena dari kemarin belum mandi

    Mantan adalah bagian dari masa lalu yang sering sering kali menjengkelkan. Nah, kamu yang merasa terusik kenyamanan dengan kehadiran mantan, coba gunakan pantun nyindir di bawah ini:

    88. Ogah Balikan Sama Mantan

    Mencari kayu ke dalam hutan

    Bertemu anak-anak pulang sekolah

    Mantan cukuplah mantan

    Diajak balikan aku pun ogah

    89. Maaf Sudah Sah

    Di tepi kolam memancing ikan

    Jangan berenang kalau takut basah

    Ada mantan minta balikan

    Aduh, maaf aku sudah sah

    90. Pacar Baru Mantan Jelek

    Buah nangka buah cempedak

    Hidung buntu karena pilek

    Melihat mantan aku terbahak

    Pacar barunya ternyata jelek

    91. Jangan Menyakiti Jika Tidak Ingin Disakiti

    Suasana malam gelap sekali

    Meraba-raba mencari lilin

    Jika tidak suka disakiti

    Jangan duluan nyakitin

    92. Katanya Cinta Mati Tapi Berpaling

    Berangkat kursus setiap hari

    Belajarnya menjahit dan menggunting

    Bilangnya cinta mati

    Belum lama sudah berpaling

    93. Bilang Sayang Tapi Banyak Selingkuhan

    Menari menggunakan selendang

    Perut lapar makan ketan

    Berkali-kali bilang sayang

    Dibelakang banyak selingkuhan

    94. Sudah Tidak Laku

    Jika pergi ke Bengkulu

    Aku titip belikan buku

    Buat kamu yang mutusin aku

    Sorry kamu udah nggak laku

    95. Mantan Sok Cantik

    Barang unik barang antik

    Di pajang di Pasar Minggu

    Mantanku yang sok cantik

    Ingat, kamu pernah bersamaku

    96. Mantan Minta Balikan

    Memarut kelapa membuat santan

    Biar segar tambahkan es batu

    Mantan datang ngajak balikan

    Eits, tidak semudah itu!

    97. Jangan Mengenang Mantan

    Ke pantai melihat para nelayan

    Bekerja mencari ikan di lautan

    Sudah jangan mengenang mantan

    Karena dia bukan pahlawan

    98. Jangan Bodoh Dua Kali dengan Balikan Sama Mantan

    Buah kelapa menghasilkan santan

    Ditampung ke dalam kuali

    Jangan mau balikan sama mantan

    Jika tak ingin bodoh dua kali

    99. Jangan Memikirkan Mantan

    Di dapur ibu masak sayur labu

    Adik makan rujukan kedondong

    Mantan tempatnya di masa lalu

    Jangan lagi dipikirin, dong!

    100. Mantan Berkhianat

    Di taman penuh bunga seruni

    Bunga mekar dihinggapi kupu-kupu

    Kamu yang dulu kusayangi

    Menyingkirlah jauh dengan khianatmu

    101. Dia yang Mutusin Dia yang Malu

    Ke toko buah membeli duku

    Paman titip beli palu

    Dia yang mutusin aku

    Sekarang dia yang malu

    Punya pacar yang terlewat sibuk dan kurang peka memang bisa menjadi sumber kejengkelan. Supaya doi sadar, coba gunakan pantun nyindir untuk pacar di bawah ini:

    102. Pacar Tidak Pengertian

    Lampu kuning tanda berhati-hati

    Warnanya mencolok mencuri perhatian

    Sudah aku berjuang mati-matian

    Tapi dia tetap saja tak perhatian

    103. Dianggap Beban

    Bungkus paket menggunakan lakban

    Dibungkus plastik agar tidak kena kotoran

    Sudah aku banyak berkorban

    Namun sayang dianggap beban

    104. Pacar Sibuk

    Ke Kota Malang mampir ke Batu

    Singgah sebentar sambil makan jeruk

    Punya pacar tak punya waktu

    Alasannya selalu sibuk

    105. Aku Setia Dia Mendua

    Menyambut Agustus jadi panitia

    Bikin acara sambil makan mie kuah

    Jiwa raga aku selalu setia

    Namun malang, dia justru mendua

    106. Kesepian dan Kurang Perhatian

    Muda-mudi gembira berlarian

    Berjalan di pesisir ke tepian

    Punya pacar tak perhatian

    Aku pun kesepian

    107. Pacar Cemburu

    Berpetualang mendaki Gunung Semeru

    Di bawah naungan langit yang biru

    Pacarku gampang cemburu

    Merasa diawasi dari berbagai penjuru

    108. Pacar Tukang Gombal

    Cabai rawit enak dibuat sambal

    Lauk ikan nila berdaging tebal

    Punya pacar jago menggombal

    Tak jarang suka bikin kesal

    109. Pacar Istimewa tapi Buat Kecewa

    Cuaca panas minum es belewa

    Bentuknya unik bikin tertawa

    Pacarku orang yang istimewa

    Tapi kenapa sering bikin kecewa

    110. Berjuang tapi Tak Berarti

    Sun Go Kong si kera sakti

    Mencari kitab suci dengan teman sejati

    Aku yang berjuang sepenuh hati

    Namun sama sekali tak ada arti

    111. Cinta yang Tidak Lagi Mendidih

    Masak tahu jangan ditindih

    Terpecik bumbu matapun pedih

    Cintamu tak lagi hangat mendidih

    Hal ini buatku merasa sedih

    112. Sakit Hati Sudah Sembuhnya

    Kurang energi lemah badannya

    Lemas kaki sempoyongan jalannya

    Sakit gigi banyak obatnya

    Sakit hati susah sembuhnya

    113. Cinta yang Tak Dipilih

    Kantong kosong hutang ditagih

    Bikin emosi kian mendidih

    Wahai engkau kenapa bersedih?

    Punya cinta, tapi tak terpilih?

    114. Ditinggal Kekasih

    Cuaca panas terasa mendidih

    Biar segar bikin es selasih

    Setiap hari hatiku sedih

    Ditinggal sendiri oleh sang kekasih

    115. Cinta Berakhir

    Menggelegar terdengar suara petir

    Kukira dunia akan berakhir

    Patah hati terasa getir

    Menerima kenyataan cinta telah berakhir

    116. Merana karena Dibohongi

    Habis hujan muncul pelangi

    Kulihat ibu memanen kemangi

    Hancur sudah hati ini dibohongi

    Hati kecewa tak lagi mewangi

    117. Sayang yang Berakhir

    Pelawak Madura namanya Kadir

    Mengocok perut tanpa harus berpikir

    Ini memang sudah menjadi takdir

    Sayangmu untukku telah berakhir

    118. Cinta Merana

    Bunga cantik penuh warna

    Ku petik satu yang paling merona

    Kukira cintamu sangat mempesona

    Namun yang kau torehkan hanya luka merana

    119. Cinta yang Tak Dihiraukan

    Berlayar ke samudra menangkap ikan

    Jaring disebar tertangkap ikan segerombolan

    Hatiku pilu bagai dihancurkan

    Cinta berkobar dan membara tapi diabaikan

    120. Dibayangi Sakit hati

    Bunga mawar bunga Melati

    Mekar cantik putih berseri

    Sakit sesak di dalam hati

    Tak berhenti membayangi setiap hari

    121. Cinta yang Tertatih

    Gubernur disebut patih

    Mengawal raja memakai baju putih

    Cinta kita ini tertatih-tatih

    Aku pun sudah mulai letih

    Mana Pantun Nyindir yang Mewakili Perasaanmu?

    Itulah kumpulan contoh pantun nyindir dari berbagai macam tema yang bisa kamu gunakan untuk mengungkapkan perasaan dengan cara yang lebih berseni. Selain bisa menggunakan contoh yang diberikan diatas, kamu juga bisa belajar membuat pantun sendiri.

    Umumnya, pantun terdiri dari empat baris dan menggunakan sajak. Adapun sajak yang kerap digunakan dalam membuat pantun, yakni a-b-a-b, a-a-a-a, dan a-a-b-b. Yuk, asah kreatifitasmu dengan berpantun!

  • Pengertian Majas Litotes, Ciri & Contohnya dalam Kalimat

    Pengertian Majas Litotes, Ciri & Contohnya dalam Kalimat

    Bahasa Indonesia memiliki beragam gaya bahasa seperti majas pertentangan, pertautan, perbandingan, penegasan, dan sindiran. Salah satu majas yang termasuk pertentangan adalah majas litotes.

    Dalam kehidupan sehari-hari, disadari atau tidak, sebagian orang menggunakan majas ini dengan tujuan untuk merendahkan diri di depan lawan bicara. Nah, artikel ini akan menjelaskan pengertian, ciri, fungsi, hingga contoh majas litotes dalam kalimat, lengkap beserta penjelasannya.

    Pengertian Majas Litotes

    Majas merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk mengungkapkan pikiran atau perasaan dengan bahasa yang dibuat sedemikian rupa. Sehingga, dapat menimbulkan kesan atau efek tertentu kepada para pembaca maupun pendengar.

    Sementara itu, majas litotes merupakan salah satu majas pertentangan yang menggambarkan keadaan dengan kata-kata yang memiliki arti berlawanan dengan kenyataan.

    Selain itu, majas ini dapat diartikan sebagai ungkapan untuk mengecilkan sebuah fakta. Tujuannya supaya dapat menjaga kesopanan atau bersikap halus. Di samping itu, majas ini juga digunakan untuk merendahkan diri.

    Maka, secara sederhana litotes adalah mengungkapkan suatu hal yang bernilai positif dengan bentuk negatif. 

    Bahkan, majas yang satu ini sering dimanfaatkan pada kondisi “merendah untuk meroket”. Pasalnya, apa yang dikatakan bernilai negatif untuk mengungkapkan suatu hal positif.

    Ciri-Ciri Majas Litotes

    Berikut ciri-ciri majas litotes yang perlu diketahui, yaitu:

    • Pernyataan atau ungkapan yang disampaikan berlawanan dengan kenyataan sebenarnya.
    • Diksi atau pilihan kata yang digunakan memberikan kesan merendahkan atau menetralisir kenyataan sebenarnya.
    • Terkadang menggunakan kiasan yang mengandung pilihan kata untuk menyamakan satu hal dengan lainnya.
    • Biasanya menggunakan kata-kata abstrak untuk melukiskan maksud dan tujuan dari isi puisi dan cerita.
    • Terkadang memakai kata pembanding. Contohnya lebih, lama, seperti, sama, dan lain sebagainya.
    • Kalimat majas ini memiliki maksud dan tujuan untuk merendahkan diri dengan kata-kata sedemikian rupa, agar tetap sopan.

    Fungsi Majas Litotes

    Berikut fungsi majas litotes yang perlu diketahui, yaitu:

    • Dapat menghasilkan efek kesenangan imajinatif.
    • Bisa menghasilkan tambahan imajinasi. Sehingga, sesuatu yang abstrak dapat terlihat menjadi lebih konkret dan nyata untuk dinikmati.
    • Menyampaikan maksud dan tujuan tertentu menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.

    Contoh Kalimat Majas Litotes dan Penjelasannya

    Berikut 10 contoh kalimat yang mengandung majas litotes beserta penjelasannya, yaitu:

    Contoh 1

    Janganlah sungkan untuk mampir ke gubuk kami yang sederhana.

    Penjelasan:

    Kata gubuk yang digunakan dalam kalimat di atas bukanlah gubuk yang sebenarnya. Namun, bentuk perendahan dari rumah. Selain itu, sangat mungkin rumah yang dimaksud cukup besar dan mewah.

    Dengan menggunakan diksi gubuk, maka menunjukkan kesopanan dan tidak seperti sedang menyombongkan diri. Meskipun, ternyata rumahnya sangat besar, sama sekali tidak mirip dengan gubuk.

    Contoh 2

    Mohon maaf, kami tidak bisa menyajikan apa-apa, hanya hidangan kampung yang tak seberapa ini.

    Penjelasan:

    Majas yang menunjukkan pertentangan dengan keadaan sebenarnya yaitu hidangan kampung yang tak seberapa. Dengan adanya kata-kata tersebut, tentunya sudah menentang atau menyanggah pernyataan “tidak bisa menyajikan apa-apa”.

    Nah, maksud dari kalimat tersebut adalah sebagai bentuk kesopanan dan merendah kepada tamu. Selain itu, untuk memastikan bahwa penerima tamu menyambut kedatangan tamu dengan baik serta peduli.

    Contoh 3

    Saya hanya bisa memberikan bantuan kecil titipan dari Tuhan ini, terimalah!

    Penjelasan:

    Pada dasarnya, bantuan meski sedikit bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan oleh siapa saja. Selain itu, bantuan sekecil apapun sangat berharga. Sehingga, bisa dikatakan tidak ada bantuan kecil.

    Walaupun bantuan yang diberikan adalah rezeki dari Tuhan, orang yang memberikan bantuan tersebutlah yang melakukan ikhtiar. Sehingga, itu juga termasuk bentuk merendahkan diri atau menunjukkan kesopanan kepada penerima bantuan.

    Contoh 4

    Hari ini aku tidak masak banyak, hanya opor, sop, sayur lodeh, rendang, ayam goreng, dan sambal.

    Penjelasan:

    Pernyataan “tidak masak banyak”, pada akhirnya bertentangan dengan keadaan sebenarnya. Pasalnya, ia memasak banyak seperti yang disebutkan, mulai dari opor, sop, sayur lodeh, rendang, ayam goreng, hingga sambal.

    Supaya tidak terkesan sombong dan memamerkan masakannya, ia memilih menggunakan pilihan kata “tidak masak banyak”. Sehingga, lebih terkesan merendah atau menetralisir kondisi sebenarnya.

    Contoh 5

    Alas kaki sederhana ini aku beli saat liburan ke Korea Selatan.

    Penjelasan:

    Pemilihan kata-kata “alas kaki sederhana” berlawanan dengan pernyataan “liburan ke Korea Selatan”. Dengan membeli barang di luar negeri saat liburan saja sudah menunjukkan bahwa ia memiliki banyak uang.

    Bisa saja alas kaki yang disebut sederhana tersebut adalah sandal atau bahkan sepatu. Selain itu, memiliki harga yang mahal dan termasuk barang dari brand terkenal. Namun, agar tidak menimbulkan kesan sombong, ia mengatakan bahwa sandalnya sederhana.

    Contoh 6

    Saya persilahkan teman-teman untuk menyampaikan gagasan atau pendapat, dari tadi aku terus yang berbicara, memangnya siapalah diriku ini?

    Penjelasan:

    Pernyataan “siapalah diriku ini” menunjukkan penggunaan majas litotes untuk merendahkan diri di depan forum atau orang-orang yang diajak bicara. Bisa jadi, ia adalah pemimpin forum yang sangat dihormati dan disegani.

    Tetapi, agar peserta forum berani mengemukakan pendapat, ia mengatakan bahwa dirinya bukan siapa-siapa. Sehingga, rasa enggan lawan bicara untuk mengungkapkan pendapatnya dapat berkurang.

    Contoh 7

    Aku menyelesaikan gelar magister di Jerman dengan otak yang tumpul.

    Penjelasan:

    Tanpa perlu diperhatikan lebih lama, kalimat tersebut sudah menunjukkan pertentangan. Menyelesaikan S2 di dalam negeri saja sudah membutuhkan otak yang cerdas, apalagi jika di Jerman yang terkenal dengan seleksi masuk cukup ketat.

    Maka dari itu, pilihan kata “otak yang tumpul” sudah menunjukkan makna berlawanan dengan keadaan sebenarnya. Sangat mungkin, dia adalah orang cerdas. Sehingga, mampu menyelesaikan gelar S2 di Jerman.

    Contoh 8

    Aku hanyalah orang biasa yang tidak pantas menerima penghargaan luar biasa ini.

    Penjelasan:

    Seseorang yang menerima sebuah penghargaan pasti memiliki jasa yang luar biasa. Tentu saja, penghargaan tersebut sudah melewati proses seleksi dan banyak pertimbangan dari berbagai pihak hingga akhirnya memutuskan orang tersebut layak mendapat penghargaan.

    Maka dari itu, kata “orang biasa” berlawanan dengan kenyataan sebenarnya. Sangat mungkin orang yang mendapat penghargaan tersebut memiliki jasa atau pencapaian besar yang tidak semua orang bisa melakukannya.

    Contoh 9

    Dengan laptop jelek ini saya bekerja sebagai editor video untuk mendapatkan gaji. 

    Penjelasan:

    Laptop yang digunakan untuk mengedit video biasanya harus memiliki spesifikasi tertentu. Tentu saja, kebutuhan seseorang yang hanya untuk browsing maupun streaming akan berbeda dengan editor video.

    Pernyataan “laptop jelek” memiliki makna berlawanan dengan kenyataan sebenarnya. Laptop yang ia gunakan bisa saja harganya mahal dan memiliki spesifikasi yang baik, karena tahan untuk mengedit video.

    Namun, agar tidak terlihat menyombongkan diri, ia memilih untuk merendahkan diri. Dengan begitu, ia bisa menunjukkan kesopanan kepada lawan bicara. 

    Contoh 10

    Apartemen dengan atap jerami ini adalah hasil kerja kerasku selama 5 tahun.

    Penjelasan:

    Umumnya, sebuah apartemen pasti harganya mahal serta cukup mewah. Sesederhana apapun apartemen, tentu lebih baik daripada kos-kosan. 

    Selain itu, kenyataan bahwa dia membeli apartemen dengan uang hasil bekerja selama 5 tahun sudah menunjukkan harganya tidak murah. Maka dari itu, apartemen dengan atap jerami mengandung makna berlawanan dengan kondisi atau kenyataan sebenarnya.

    Contoh 11

    Mark Zuckerberg mengatakan bahwa aplikasi Facebook hanyalah situs sederhana yang jumlah penggunanya masih kalah jauh dari para kompetitornya.

    Penjelasan:

    Memang betul bahwa Facebook merupakan sebuah situs yang sederhana. Namun demikian, nyatanya pengembangan dan perawatannya tidak gampang, apalagi sesederhana itu. 

    Meskipun fakta menyebutkan kalau Facebook masih kalah jumlah penggunanya jika dibandingkan dengan Google. Tetapi, situs milik Mark tersebut tetap menduduki peringkat tiga besar bahkan berhasil menjadi nomor satu untuk jenis situs media sosial.

    Contoh 12

    Hal yang kami kerjakan hanyalah membangun jembatan, supaya generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa dapat melanjutkan perjuangan.

    Penjelasan:

    Dari kalimat di atas, sangat jelas terlihat adanya sebuah pertentangan dengan kondisi sebenarnya. Pasalnya, mengupayakan sesuatu untuk membangun atau memperbaiki, bukan sebuah hal yang mudah.

    Justru melakukan hal-hal agar generasi penerus bangsa melanjutkan perjuangan, itu adalah hal yang sulit. Nah, makna jembatan di atas bukanlah jembatan dalam artian bangunan jembatan. Lebih dari itu, “jembatan” adalah hal kompleks yang justru lebih bernilai, tapi seolah dikecilkan pada kalimat di atas.

    Contoh 13

    Gelar juara ini bukanlah milik saya, tapi milik Indonesia.

    Penjelasan:

    Pada contoh di atas, terdapat suatu hal yang dikecil-kecilkan atau dikurangi, yaitu gelar juara yang disebut bukan menjadi miliknya. Walaupun begitu, orang yang memperoleh prestasi lah yang berhasil menjadi juara. 

    Nah, kalimat di atas menunjukkan kalau ia mengecilkan usaha dirinya untuk mengharumkan nama bangsa.

    Contoh 14

    Tempat yang paling menjadi favorit saya adalah Rumah Tuhan, tempat tersebut dapat membuat saya menjadi lebih dekat dengan-Nya.

    Penjelasan:

    Arti dari kata Rumah Tuhan bisa dimaknai dengan tempat ibadah. Sekecil apapun tempat ibadah, kemungkinan besar akan mempunyai ukuran atau setidaknya arsitektur yang lebih kompleks jika dibandingkan dengan rumah biasa pada umumnya.

    Dengan menyebutnya sebagai rumah, alih-alih tempat ibadah, ia ingin menunjukkan kerendahan hati kepada lawan bicara.

    Contoh 15

    Terimalah ini sekadar buah tangan tak seberapa dari ayahku.

    Penjelasan:

    Contoh kalimat di atas mengandung gaya bahasa litotes. Bagaimanapun, buah tangan atau oleh-oleh memiliki nilai. 

    Sehingga, dengan mengatakannya sebagai “sekedar” itu menunjukkan ia ingin mengecilkan makna buah tangan tersebut, agar tidak terlihat pamer terhadap apa yang diberikannya.

    Contoh Majas Litotes dalam Puisi

    Penggunaan majas litotes tidak hanya digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam sebuah karya sastra. Misalnya, puisi. 

    Dengan adanya penggunaan majas, maka sebuah puisi menjadi lebih menarik, indah, serta kaya makna. Oleh karena itu, para penyair menggunakan majas saat menulis puisi.

    Berikut ini beberapa contoh puisi yang mengandung majas pertentangan, khususnya litotes. Simak contoh di bawah ini yang sudah disertai dengan penjelasan!

    1. Puisi Berhenti Karya Iyun

    Apa yang kita cari?

    Jauh telah langkah kaki

    Berjalan berhari-hari.

    Apakah kamu ingin

    Mendapatkan istana yang megah?

    Ataukah rimba

    Dengan pepohonan rimbun

    Yang dihiasi sungai mengalir?

    Tidakkah engkau cukup

    Dengan segenap keindahan ini?

    Sungguh aku ingin berhenti

    Karena saya tak sekuat dirimu.

    Aku hanyalah insan biasa

    Yang cita-cita yang begitu kecil.

    Dan mirip dirimu

    Yang tinggi menjulang.

    Penjelasan:

    Puisi berjudul Berhenti yang ditulis oleh Iyun tersebut mengandung gaya bahasa litotes. Adapun larik yang menunjukkan majas tersebut adalah sebagai berikut:

    Aku hanyalah manusia biasa

    Yang cita-cita yang begitu kecil.

    Dari pernyataan tersebut, dapat diketahui si aku lirik merendahkan dirinya sendiri. Ia menganggap bahwa dirinya hanya manusia biasa yang tidak perlu memiliki cita-cita besar. Sehingga, ia mengatakan bahwa dirinya hanya memiliki cita-cita kecil saja.

    Namun, pada larik selanjutnya disebutkan, yaitu:

    Dan mirip dirimu

    Yang tinggi menjulang.

    Adanya pernyataan seperti di atas menunjukkan bahwa kenyataan sebenarnya tidak demikian, si aku lirik bukanlah manusia biasa. Pasalnya, ia mengatakan bahwa dirinya mirip seseorang yang tinggi menjulang.

    Arti kata tinggi menjulang, pastilah orang tersebut memiliki derajat atau posisi yang tinggi dan dihormati banyak orang. Sehingga, dalam pernyataan tersebut terdapat pertentangan dengan keadaan sebenarnya.

    2. Puisi Taman Karya Chairil Anwar

    Taman

    Taman punya kita berdua

    Tak lebar luas, kecil saja

    Satu tak kehilangan lain dalamnya.

    Bagi kau dan aku cukuplah

    Taman kembangnya tak berpuluh warna

    Padang rumputnya tak berbanding permadani

    Halus lembut dipijak kaki.

    Bagi kita itu bukan halangan.

    Karena

    Dalam taman punya berdua

    Kau kembang, aku kumbang

    Aku kumbang, kau kembang.

    Kecil, penuh surya taman kita

    Tempat merenggut dari dunia dan ‘nusia

    Penjelasan:

    Majas litotes merupakan gaya bahasa yang mengandung pernyataan dikecil-kecilkan atau dikurangi dari kondisi sebenarnya. Dalam puisi yang berjudul Taman karya Chairil Anwar, terdapat kalimat yang menggunakan gaya bahasa litotes. Adapun bunyi kalimatnya adalah sebagai berikut:

    Aku kumbang, kau kembang.

    Kecil, penuh surya taman kita

    Tak lebar luas, kecil saja,

    Kalimat di atas, bisa dimaknai untuk mengungkapkan sebuah tempat. Nah, bahasa yang digunakan seolah-olah mengecilkan arti yang sebenarnya. Pemilihan kata “tak lebar luas kecil saja” menunjukkan tempat atau lokasi yang pas-pasan.

    Namun, dengan pemilihan kata tersebut untuk mengatakannya, arti sebenarnya dari lokasi yang terlihat menjadi dikecilkan maknanya.

    3. Puisi Kepada Peminta-minta Karya Chairil Anwar

    Baik, baik aku akan menghadap Dia

    Menyerahkan diri dan segala dosa

    Tapi jangan tentang lagi aku

    Nanti darahku jadi beku.

    Jangan lagi kau bercerita

    Sudah bercacar semua di muka

    Nanah meleleh dari luka

    Sambil berjalan kau usap juga.

    Bersuara tiap kau melangkah

    Mengerang tiap kau memandang

    Menetes dari suasana kau datang

    Sembarang kau merebah.

    Mengganggu dalam mimpiku

    Menghempas aku di bumi keras

    Di bibirku terasa pedas

    Mengaum di telingaku.

    Baik, baik aku akan menghadap Dia

    Menyerahkan diri dan segala dosa

    Tapi jangan tentang lagi aku

    Nanti darahku jadi beku

    Penjelasan:

    Contoh gaya bahasa litotes dalam puisi yang ketiga ada pada puisi berjudul Kepada Peminta-minta karya Chairil Anwar. Adapun larik yang mengandung gaya bahasa litotes adalah sebagai berikut:

    Baik, baik aku akan menghadap Dia

    Menyerahkan diri dan segala dosa

    Dari penggalan puisi di atas, dapat diketahui bahwa seseorang ingin segera bertobat atas kesalahan yang dilakukan pada masa lalu. Selain itu, dia ingin memulai kembali hidup yang sesuai syariat serta selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

    Contoh Kalimat Majas Litotes Lainnya

    Berikut contoh kalimat yang mengandung majas litotes, yaitu:

    Contoh 1-20

    • Nama saya yang kecil ini tidak pantas disandingkan dengan dirimu.
    • Receh demi receh aku kumpulkan untuk memberangkatkan bapak ke Makkah.
    • Maaf kawan, hanya sayur bening yang bisa aku sajikan.
    • Apalah saya dibandingkan Anda, saya hanya sebutir debu halus.
    • Orang kampung sepertiku mana bisa beli apartemen di Jakarta Barat.
    • Penghasilan yang tak seberapa ini hanya cukup untuk membeli makan dan minum.
    • Masih terlalu dini buatku untuk terlibat dalam proyek pembangunan sebesar ini.
    • Penampilanku yang awut-awutan ini tidak pantas disandingkan dengan dirimu.
    • Perhiasan imitasi ini adalah pemberian dari ibuku.
    • Ah, tidak perlu berlebihan, ini hanya oleh-oleh dari desa.
    • Gubuk kecil ini mungkin membuatmu menjadi tidak nyaman.
    • Bantuan yang tidak seberapa ini semoga bisa mengurangi beban Anda.
    • Aku sudah setua ini, tapi layak untuk sekolah lagi.
    • Saya punya wajah biasa saja, bagaimana mungkin ada seseorang yang ingin melamar?
    • Duduklah meski kamu tidak merasa lelah.
    • Tanganku setiap saat terbuka untukmu kapanpun kamu membutuhkan.
    • Saya senang diundang ke tempat Anda.
    • Silakan nikmati adonan yang sederhana ini.
    • Maaf, saya hanya dapat menyajikan sayuran bening.
    • Tubuh saya yang kurus ini tidak akan pernah bisa memenangkan pertandingan atletik.

    Contoh 21-40

    • Sepotong harapanku telah menggantung di sini.
    •  Walaupun menang, masih ada orang yang lebih besar dariku.
    • Apalagi mobil, hanya rumah gubuk ini yang mampu saya beli.
    • Mungkin hanya dalam mimpi aku telah menjadi dokter.
    • Aku hanya berharap bisa datang ke pesta mewah itu.
    • Jauh dari apa yang saya bayangkan, saya berhasil masuk ke perguruan tinggi bergengsi itu.
    • Anda tidak akan bisa menemukan apapun dari saya yang rendah ini.
    • Tak ada yang bisa dibanggakan dengan orang cacat macam saya.
    • Beristirahatlah dengan tenang di rumah beralaskan tanah ini.
    • Cahaya yang terpancar ini tidak terlalu terang bagimu.
    • Gaji saya hanya cukup untuk membeli nasi kucing.
    • Sebenarnya terlalu dini bagi saya untuk bergabung dengan proyek sebesar itu.
    • Kami hanya makan buka puasa dengan berkencan.
    • Penampilan diriku yang ketinggalan zaman merupakan apa yang pantas disebut eksekutif.
    • Minum air gula hanyalah sebagai pelepas dahaga.
    • Cincin imitasi satu ini pemberian dari nenekku. 
    • Saya bertempat tinggal di kawasan yang sempit.
    • Kami dan keluarga kami masih tinggal di kota sempit ini.
    • Peran saya tidak begitu penting dalam proyek film besar ini.
    • Betapa orang miskin sepertiku ingin menikah dengan bidadari duniawi sepertimu.

    Contoh 41-60

    • Mainan murah dibeli hanya untuk menyenangkan anak saya.
    • Saya adalah orang biasa yang mencoba berbagi informasi. Saya hanya seorang programmer pemula, tidak mungkin untuk mencintai Anda.
    • Biarkan saya membayarnya, jumlahnya tidak signifikan dibandingkan dengan layanan Anda.
    • Dengan laptop jelek ini, saya bekerja untuk menghasilkan uang.
    • Seorang pekerja rendahan seperti saya tidak mampu membayar liburan di tempat yang begitu keren.
    • Maaf, saya rasa Anda tidak akan senang datang ke rumah saya hanya karena ini kampung terpencil
    • Meski tidak mewah, terimalah hadiah ulang tahun ini. Semoga bermanfaat!
    • Saya adalah orang biasa yang tidak pantas mendapatkan penghargaan ini.
    • Terima souvenir murah ini dari kampung.
    • Saya tidak membeli banyak, hanya kue dan buah saja.
    • Datanglah ke rumah kami hanya untuk menikmati makanan desa!
    • Ah, itu benar-benar sepeda motor tua tak berharga dari abad ke-21!
    • Ayo menginap di rumah liburan sederhana kami!
    • Badan saya kurus banget, ukuran baju yang saya pakai XXXL buktinya.
    • Ya benar, saya hanya seorang pelajar berotak udang yang hanya tahu bagaimana membangun masjid kecil ini.
    • Meski tidak mahal, gaun ini adalah pakaian andalanku.
    • Gaji saya tidaklah seberapa, ya cukuplah untuk memenuhi kebutuhan istri dan 2 anak.
    • Toko kecil ini adalah bisnis yang saya mulai beberapa tahun yang lalu.
    • Salah satu harta saya adalah sebidang tanah ini.
    • Sika dan keluarganya sepertinya masih tinggal di kota kecil ini.

    Contoh 61-83

    • Peran saya tidak begitu penting dalam proyek konser besar dan megah ini.
    • Informasi dariku ini tidaklah penting, kenapa badanmu sampai gemetaran seperti itu? 
    • Saya adalah orang biasa yang mencoba berbagi informasi.
    • Saya hanya seorang pemuda desa, tidak mungkin untuk mencintai Anda.
    • Biarkan saya membayarnya, jumlahnya tidak sepadan dibandingkan dengan pertolongan yang Anda berikan.
    • Dengan mobil rongsokan ini, saya bekerja untuk menghasilkan uang.
    • Seorang pekerja rendahan seperti saya tidak mampu membayar liburan ke tempat yang begitu keren.
    • Mohon maaf, saya rasa Anda tidak akan nyaman istirahat di rumah kecil pinggiran kota ini. 
    • Jauh dari yang saya bayangkan, saya berhasil mendapatkan beasiswa bergengsi ini.
    • Anda tidak akan bisa menerima saya yang rendah itu.
    • Orang miskin seperti saya tidak punya apa-apa untuk dibanggakan, jadi kamu tenang saja tidak perlu takut tersaingi.
    • Lampu redup ini mungkin tidak terlalu terang untuk Anda.
    • Bagaimana mungkin penampilanku yang berantakan layak disebut sebagai seorang pemimpin?
    • Sayuran bening ini semoga bisa menghilangkan rasa laparmu.
    • Mainan murah ini aku beli saat berkunjung ke pameran seni bergengsi.
    • Saya tinggal di daerah yang sempit, tapi selalu ramai dan padat penduduk.
    • Suaraku yang melengking mungkin hanya bisa ditertawakan.
    • Aku yang jelek ini tidak mungkin pantas bersanding denganmu.
    • Alas kaki sederhana ini oleh-oleh dari nenek ku saat pergi umroh.
    • Aku hanya pernah menjadi ketua OSIS, bagaimana mungkin bisa mengalahkan dirimu?
    • Aku tidak pernah merasa pantas mendapat beasiswa ini.
    • Orang tuaku hanya seorang buruh, tapi bisa membiayaiku sampai ke perguruan tinggi.
    • Bajuku sangat lusuh, tidak pantas untuk datang ke pesta itu.

    Sudah Paham Tentang Majas Litotes?

    Itulah pengertian majas litotes, ciri-ciri, fungsi, serta berbagai contoh dalam kalimat, kehidupan sehari-hari, serta puisi lengkap dengan penjelasannya. Setelah mengetahui informasi ini, kamu sudah bisa menggunakan gaya bahasa litotes dalam berbagai kondisi.

    Dengan demikian, kamu tidak akan terlihat sombong atau arogan saat menyampaikan suatu hal kepada lawan bicara. Sehingga, kamu bisa bersikap lebih sopan dalam berbicara tanpa menyakiti atau merendahkan yang diajak bicara.