Blog

  • Teks Eksplanasi: Ciri ciri, Struktur dan Kaidahnya

    Teks Eksplanasi: Ciri ciri, Struktur dan Kaidahnya

    Pernahkah kamu membaca artikel yang membahas tentang bencana alam, di media cetak atau situs online? Artikel tersebutlah yang bisa kamu sebut sebagai teks eksplanasi, di mana ada penjelasan dan paparan di setiap kata yang tertulis. Lantas bagaimana ciri ciri teks eksplanasi untuk membedakan dengan jenis teks lain?

    Meski familiar, tak menutup kemungkinan pembaca masih merasa bingung dengan ciri khusus dari teks eksplanasi itu sendiri. Sementara itu, secara garis besar tujuan teks ini ialah untuk menjelaskan secara jelas tentang suatu fenomena yang terjadi di lingkungan masyarakat. Jadi, pembahasannya pun lugas dan mudah dipahami.

    Ciri Ciri Teks Eksplanasi

    Setiap jenis tulisan atau teks sebenarnya memiliki keunikan tersendiri. Tujuannya adalah untuk memudahkan pembaca mengetahui tujuan dari informasi yang tertulis. Meski sama-sama menggunakan pola yang mirip, namun terdapat perbedaan yang signifikan. Berikut adalah ciri teks eksplanasi yang wajib kamu ketahui:

    1. Topik Fenomena yang Berhubungan dengan Ilmu Pengetahuan

    Topik merupakan suatu hal yang dibahas dalam artikel ataupun buku. Teks eksplanasi selalu mengangkat topik terkait fenomena yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Maksudnya, tujuan dari informasi yang disampaikan agar pembaca mengetahui dan menambah wawasan terkait suatu kejadian.

    Misalnya, pembahasan tentang banjir. Dalam ulasannya akan ada beberapa hal yang tertulis, seperti pengertian banjir, penyebab, dampak, cara menanggulangi, hingga tindakan pencegahan. Sehingga, pembaca menjadi lebih tahu tentang bencana alam yang sering melanda Indonesia ini.

    2. Bersifat Informatif

    Dalam KBBI, informatif memiliki arti sebagai sesuatu yang bersifat menerangkan dan memberi informasi. Adapun ciri teks ini yang kedua adalah informatif, di mana keseluruhan isinya bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena alam untuk para pembacanya.

    Meski bertujuan untuk memberikan informasi pada pembaca, namun penulis tidak memiliki tujuan memaksa atau mempengaruhi audiens agar mempercayai tulisannya. 

    Ingat satu hal! Teks ini terfokus pada pembahasan yang mengalir. Lebih tepatnya adalah menjelaskan proses terjadinya fenomena, bukan untuk membujuk atau mempropaganda pembaca.

    3. Informasi Berdasarkan Fakta

    Ciri ciri teks eksplanasi yang berikutnya adalah menyediakan informasi berdasarkan dengan fakta yang sebenarnya. Semua kalimat yang tertulis atau tertuang di dalam teks eksplanasi tidak hanya menggunakan asumsi dan logika penulis. Namun, harus merujuk pada data yang sudah terbukti kebenarannya.

    Mengacu pada poin pertama dan kedua yang berkaitan, yakni teks ini harus mampu memberikan informasi berupa wawasan ilmu pengetahuan bagi pembaca. 

    Oleh sebab itu, tidak ada bumbu kebohongan dalam setiap tulisan. Bisa kamu katakan bahwa penulis teks ini membutuhkan data yang banyak untuk bisa menyelesaikan satu teks agar isinya lengkap.

    4. Pembahasan Fokus pada Hal-Hal yang Umum

    Mungkin kamu pernah bertemu dengan beberapa teks yang membahas tentang suatu fenomena langka. Dalam artian pembahasannya menggunakan bahasa yang sulit kamu pahami, karena sejak awal memang topiknya tidak familiar atau jarang terdengar. Nah, berarti teks tersebut bukan termasuk eksplanasi.

    Karena, ciri teks ini adalah membahas tentang sesuatu fenomena yang sering kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, bencana alam (banjir, gempa bumi, angin puting beliung, tsunami, dan lain sebagainya), sejarah, hujan, gerhana bulan, pasang surut air laut, dan lain-lain. 

    5. Menjawab pertanyaan Bagaimana dan Mengapa

    Pertanyaan bagaimana dan mengapa memiliki jawaban yang panjang. Teks eksplanasi juga mengandung dua pertanyaan ini untuk menjabarkan setiap informasi yang hendak penulis sampaikan pada pembaca. Pada pertanyaan bagaimana membutuhkan jawaban berupa proses terjadinya suatu fenomena.

    Sedangkan pertanyaan mengapa memerlukan jawaban berupa sebab-akibat. Memang sebab-akibat menjadi pola yang umum penulis gunakan untuk membuat sebuah teks informatif agar lebih terstruktur dan lengkap. 

    6. Menggunakan Urutan Kejadian

    Urutan kejadian atau sering orang sebut sebagai sequence markers merupakan ciri ciri teks eksplanasi yang tak kalah penting. Dalam teks ini, struktur kejadian akan mempermudah penulis dalam mengelompokkan alur. Seperti penggunaan kata pertama, kedua, ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya.

    7. Mempunyai Struktur Teks

    Dalam praktiknya, menulis teks eksplanasi membutuhkan ketelitian yang mendetail. Mengingat jika teks ini membutuhkan struktur yang berbeda dengan jenis teks lain. 

    Ada 3 struktur teks yang biasanya penulis gunakan sebagai acuan untuk menulis. Struktur tersebut adalah pernyataan umum, urutan sebab dan akibat, serta interpretasi atau kesimpulan.

    Struktur ini harus penulis tulis secara berurutan. Jika kamu gambarkan, pada bagian pertama teks berisikan kalimat-kalimat umum. Kemudian akan ada pembahasan secara mendetail dan ditutup dengan kesimpulan. Penulisannya tidak boleh terlalu bertele-tele agar tidak menimbulkan miss communication dengan pembaca.

    Struktur Teks Eksplanasi

    Kamu telah mengetahui detail tentang ciri ciri teks eksplanasi yang dapat membantu kamu untuk membedakan jika dihadapkan dengan suatu teks dan informasi. Nah, agar dapat menambah pemahamanmu mengenai struktur dari teks eksplanasi yang sudah disinggung sebelumnya, berikut adalah uraian penjelasan lengkapnya:

    1. Pernyataan Umum

    Bagian ini memiliki isi tentang suatu hal yang dijelaskan secara umum. Biasanya pernyataan yang tertuang berkaitan dengan fenomena seperti budaya, alam, sosial, dan lain sebagainya. Pernyataan ini biasanya tertulis dengan jenis kata kopula, seperti ialah ataupun adalah. 

    Struktur pernyataan umum ini akan menjelaskan tentang gambaran dari peristiwa atau fenomena yang tengah terjadi. Adapun inti dari pembahasannya adalah bagaimana fenomena tersebut bisa terjadi. Isinya juga cenderung tidak panjang, serta jelas dan padat. Sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

    2. Penjelasan (Eksplanasi)

    Setelah membahas gambaran umum, isinya akan lebih mengerucut pada penjelasan yang lebih detail. Pada bagian eksplanasi, biasanya akan terdiri dari beberapa paragraf dengan penjelasan hubungan antara sebab dan akibat dari suatu peristiwa. Paragraf ini juga memiliki nama lain, yakni deretan penjelas.

    3. Interpretasi

    Struktur yang terakhir adalah interpretasi. Dalam penjelasannya, ciri ciri teks eksplanasi menyangkut tentang suatu informasi yang ditulis oleh penulis dengan sebenar-benarnya. 

    Maka dari itu, setelah penulis teks membahas secara rinci mulai dari pernyataan umum hingga penjelasan, untuk menutup teks dibutuhkan interpretasi yang berisi tentang kesimpulan.

    Tanggapan ataupun pernyataan terkait fenomena yang penulis angkat akan dibahas dalam paragraf terakhir atau penutup. Singkatnya, penulis akan menyimpulkan isi dari keseluruhan paragraf yang sudah mereka jelaskan pada struktur-struktur sebelumnya.

    Kaidah Teks Eksplanasi

    Dalam penulisannya, teks eksplanasi membutuhkan beberapa pola yang jenis teks lain tidak miliki. Apabila kamu sudah membaca dan memahami penjelasan di atas, ada satu informasi penting lagi yang bisa kamu pahami, yakni mengenai kaidah tata bahasa dari teks eksplanasi. Adapun kaidah-kaidah tersebut antara lain:

    • Penjelasan bersifat informatif.
    • Memakai konjungsi kausal dan waktu dalam penulisan.
    • Memakai kalimat-kalimat pasif dan aktif.
    • Terdapat istilah ilmiah untuk memperkuat isi.
    • Menggunakan kata kerja material dan rasional.

    Sudah Tahu Apa Saja Ciri Ciri Teks Eksplanasi?

    Demikianlah penjelasan tentang ciri ciri teks eksplanasi. Menuliskan informasi yang akurat dan bisa dipercaya bukan suatu hal yang mudah. Kamu tentu membutuhkan riset untuk mengumpulkan data-data yang kemudian kamu susun menjadi kalimat yang runtut. Jadi, siapkah kamu untuk melakukan praktik penulisan teks eksplanasi?

  • Kalimat Imperatif: Pengertian, Prosedur dan Contohnya, Terlengkap

    Kalimat Imperatif: Pengertian, Prosedur dan Contohnya, Terlengkap

    Kalimat imperatif merupakan jenis kalimat perintah yang sering muncul di dalam teks prosedur atau lainnya. Selain itu, kalimat ini juga mengandung ajakan atau nasihat. Sementara prosedur penyusunan kalimatnya bisa menambahkan kata di awal kalimat dan imbuhan partikel yang cocok dengan kata-kata tersebut.

    Fungsi utama dari kalimat perintah adalah memberikan perintah kepada lawan bicara. Namun, selain itu, kalimat ini memiliki fungsi lain, yaitu ajakan, isyarat, komando, dan larangan. Seluruh fungsinya disesuaikan dengan konteks atau topik yang dibicarakan.

    Kalimat perintah ternyata sering digunakan setiap hari. Ciri-ciri dari kalimat ini, antara lain menggunakan tanda baca seru di akhir kalimat, menambahkan kata lain sesuai jenis kalimatnya dan imbuhan partikel “lah” atau “di”, dan posisi subjek tepat berada setelah predikat. Berikut penjelasan lengkapya!

    Mengenal Apa Itu Kalimat Imperatif

    Secara umum, imperatif adalah salah satu jenis kalimat di dalam tatanan Bahasa Indonesia. Seperti penjelasan sebelumnya, imperatif merupakan jenis kalimat perintah yang sering dijumpai di dalam teks atau kehidupan sehari-hari.

    Jenis kalimat ini tidak hanya mengandung makna perintah saja, tapi juga bermakna nasihat atau ajakan.

    Dalam penyusunannya, kalimat perintah atau imperatif hanya menggunakan kata kerja atau kalimat verbal tanpa subjek. Sebab, subjek pada kalimat perintah diambil dari konteks yang dibicarakan. Jadi, kalimat perintah ini dapat dengan mudah diterima oleh lawan bicara.

    Meskipun jadi salah satu jenis kalimat, keberadaan kalimat perintah ternyata berperan penting dalam objek penelitian, seperti analisis semantik, pragmatik, atau sintaksis. Dalam penggunaan kalimat perintah juga harus melibatkan konteks atau topik obrolan.

    Ciri-Ciri Kalimat Imperatif

    Salah satu ciri khas dari penggunaan kalimat perintah atau imperatif adalah penggunaan tanda seru di akhir kalimat. Maknanya, pengucapan kalimat perintah akan menggunakan intonasi tinggi. Selain itu, ciri khas dari kalimat perintah lainnya yang perlu diketahui, antara lain:

    • Menggunakan kalimat “tolong”, “ambilkan”, dan “jangan”. Sehingga, kalimat perintah lebih halus.
    • Diikuti dengan partikel “kan” atau “lah”, agar kalimat perintah lebih lengkap dan jelas.
    • Posisi subjek tepat berada setelah predikat. Jadi, struktur kalimatnya jelas.
    • Tanda seru bisa digantikan oleh tanda titik. Hal ini tergantung dengan situasi.
    • Intonasi suara bisa saja rendah, tapi penekanan kalimat perintahnya jelas.

    Nah, ciri-ciri kalimat imperatif di atas perlu diketahui, agar bisa membuat dan mengenal kalimat perintah dengan tepat. Ciri-ciri di atas juga hanya dimiliki oleh kalimat perintah, khususnya saat membuat struktur kalimatnya.

    5 Fungsi Kalimat Perintah

    Keberadaan kalimat perintah memang ditujukan untuk memberi perintah lawan bicara, agar bersedia melakukan sesuatu yang diperintahkan tadi. Selain itu, kalimat perintah juga memiliki fungsi lain, yaitu:

    1. Sebagai Bentuk Larangan

    Fungsi pertama adalah sebagai bentuk larangan. Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan kalimat perintah tidak hanya ditujukan untuk memberikan arahan atau perintah, tapi juga bermakna sebagai larangan.

    Larangan ini berhubungan dengan hal-hal yang harus dihindari. Contohnya adalah sebagai berikut:

    “Jangan makan dan minum tergesa-gesa!”

    Larangan di atas bertujuan agar tidak tersedak saat mengonsumsi makanan atau minuman.

    “Jangan terlalu berisik di ruangan ini!”

    Larangan kedua ini bertujuan untuk menciptakan suasana tenang dan nyaman. Biasanya, larangan tersebut kerap dijumpai di rumah sakit, ruang kerja, dan tempat lainnya.

    “Jangan merokok di area ini!”

    Larangan tersebut bertujuan untuk menjaga udara tetap sehat atau menghindari percikan api di area tertentu. Penggunaan jenis kalimat perintah berupa larangan ini biasanya ditemukan di fasilitas umum, seperti area sekolah, SPBU, taman, rumah sakit, dan lainnya.

    Berdasarkan tiga contoh di atas, kalimat perintah yang ditujukan sebagai larangan selalu diawali kalimat “jangan”. Kalimat tersebut bisa digantikan dengan kalimat lain, seperti “dilarang”. Namun, agar kalimat perintah lebih terkesan halus, penggunaan kalimat “jangan” bisa menjadi pilihan terbaik.

    2. Sebagai Bentuk Komando

    Fungsi kalimat imperatif atau perintah yang kedua adalah sebagai bentuk komando. Dalam KBBI, perintah juga bisa bermakna sebagai komando. Hanya saja, penggunaannya hanya digunakan oleh seseorang yang memiliki jabatan.

    Maknanya, perintah yang bersifat komando ini diucapkan oleh pemimpin kepada bawahan atau anggotanya. Berikut contoh kalimat perintah bersifat sebagai komando:

    “Kerjakan sesuai dengan prosedur yang berlaku!”

    “Siapkan 100 personil untuk meredam kerusuhan massa yang sedang berdemo!”

    “Perketat keamanan menjelang liburan Idul Fitri!”

    “Siapkan strategi lalu lintas untuk menghindari kemacetan jelang lebaran!”

    “Tambah jumlah pasukan untuk mengevakuasi korban banjir!”

    Contoh-contoh di atas adalah kalimat imperatif yang bermakna sebagai komando. Biasanya, bentuk kalimat ini digunakan untuk lembaga pemerintah, seperti kepolisian atau TNI.

    Alih-alih menyebut istilah perintah, lembaga TNI POLRI memang lebih dominan menyebutnya sebagai komando. Apalagi di dalam lembaga ini terdapat pimpinan yang memiliki jabatan tertinggi dan berperan sebagai komandan yang memberikan komando kepada anggotanya.

    Komando memang terdengar sebagai kalimat yang baku. Inilah yang kemudian membuat instansi TNI dan POLRI menggunakan kalimat perintah yang bersifat komando.

    3. Sebagai Sebuah Isyarat

    Kalimat perintah juga berfungsi sebagai penyampaian isyarat kepada lawan bicara. Biasanya, isyarat ini hanya bisa dipahami oleh lawan bicara. Isyarat diberikan sesuai dengan konteks, seperti topik obrolan atau seputar kegiatan.

    Namun, tidak semua isyarat atau kode masuk ke dalam kalimat perintah. Seperti penjelasan sebelumnya, kalimat perintah identik dengan seruan atau perintah dalam sebuah percakapan.

    Supaya tidak salah, berikut beberapa contoh kalimat isyarat yang termasuk ke dalam jenis kalimat perintah:

    “Belilah sesuatu yang kamu butuhkan!”

    “Pilihlah makanan yang kamu suka!”

    “Ambil saja apa yang kamu inginkan!”

    “Jangan ragu, buka saja benda itu!”

    “Sabar dulu. Tunggu saja di tempat kemarin!”

    Berdasarkan contoh di atas, isyarat yang dimaksud dari kalimat perintah ini adalah konteks yang hanya bisa dipahami oleh lawan bicara. Sedangkan orang lain yang tidak paham dengan konteks atau topik obrolan, maka tidak akan mengerti maksud dari kalimat imperatif tersebut.

    4. Sebagai Bentuk Perintah

    Tentu saja fungsi utama dari kalimat imperatif adalah sebagai perintah kepada lawan bicara agar mau melakukan sesuatu yang diperintahkan. Supaya lebih sopan atau terdengar halus, penggunaan kalimat perintah bisa ditambahkan oleh kata “tolong” atau “mohon”. Berikut ini contohnya:

    “Tolong ambilkan buku di atas meja!”

    “Tolong selesaikan pekerjaan sesuai dengan waktunya!”

    “Bisa tolong tuangkan teh itu ke dalam gelas!”

    “Tolong kunci pagar jika ingin keluar rumah!”

    “Tolong bersihkan teras rumah menggunakan sapu!”

    “Minta tolong siramkan bunga-bunga di taman seminggu tiga kali setiap pagi!”

    “Tolong bangunkan saya jam 08.00 pagi, karena ada meeting kerja!”

    “Tolong tutup pintu kamar dengan pelan!”

    “Mohon patuhi rambu-rambu jalan!”

    “Tolong hati-hati di jalan!”

    Contoh-contoh di atas adalah fungsi kalimat perintah yang paling umum digunakan. Agar terkesan lebih sopan dan halus, seseorang yang memberikan perintah akan menyelipkan kata “tolong” atau “mohon” kepada lawan bicara.

    Selain lebih halus, lawan bicara yang mendengar dan mendapatkan perintah pun akan merasa dihargai. Kalimat perintah yang halus juga akan bantu membangun komunikasi yang baik.

    5. Sebagai Bentuk Ajakan

    Fungsi terakhir dari kalimat imperatif adalah sebagai bentuk ajakan. Sekilas, fungsi ini sama seperti kalimat persuasif. Akan tetapi, kalimat perintah berupa ajakan ini lebih bersifat umum.

    Karena hampir sama, agar bisa membedakan kalimat perintah berupa ajakan dengan kalimat persuasif, simak beberapa contoh kalimat perintah ajakan berikut ini:

    “Ayo segera berangkat ke sekolah agar tidak telat!”

    “Ayo kemas pakaian agar kamar tidak berantakan!”

    “Yuk, kita pergi menonton pertunjukan teater di balai sore ini!”

    “Ayo kerjakan tugas tepat waktu!”

    “Ayo bergotong royong membersihkan pekarangan sekolah!”

    “Yuk, saling menghargai perbedaan dan pilihan!”

    Itulah beberapa contoh sederhana dari kalimat perintah ajakan yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari. Sekilas kalimat ajakan tersebut mirip dengan persuasif, hanya saja tujuan dan konteksnya berbeda.

    6 Jenis Kalimat Perintah

    Kalimat imperatif terbagi menjadi dua, yaitu kalimat positif yang berisikan perintah atau ajakan, kemudian ada kalimat negatif yang berisikan perintah atau larangan. Secara garis besar, keduanya terbagi lagi menjadi enam jenis, yaitu:

    1. Kalimat Perintah Halus

    Pertama, kalimat perintah halus. Seperti namanya, kalimat imperatif ini digunakan untuk memberikan perintah secara halus. Selain menggunakan imbuhan kata “tolong”, penggunaan kalimat perintah halus juga bisa diimbuhi oleh kata “di” sebagai kalimat pasif dan diakhiri oleh partikel “lah”.

    Kata-kata lain yang juga bisa digunakan untuk menyusun kalimat perintah halus, antara lain “silakan”, “coba” dan “mohon”. Agar lebih jelas, berikut beberapa contoh kalimat perintah kategori halus yang bisa dijadikan sebagai rekomendasi:

    • Tolong jaga kebersihan agar lingkungan tetap nyaman!
    • Tolong datang tepat waktu sebelum toko tutup!
    • Mohon buang sampah sesuai dengan jenis-jenisnya!
    • Silakan duduk dan nikmati camilan di atas meja!
    • Silakan datang kembali lagi jika ada yang perlu ditanyakan!
    • Tolong isi formulir terlebih dahulu, agar data-data tersimpan dalam komputer!
    • Cobalah kesempatan lain lagi dan jangan menyerah!
    • Coba buka jendela itu agar udara di dalam rumah lebih segar!
    • Coba sekali lagi jika kamu gagal hari ini!
    • Mohon tunggu sebentar hingga nama Anda dipanggil oleh customer service!
    • Mohon agar tetap tenang selama ujian berlangsung!
    • Dimohon untuk datang tepat waktu saat upacara minggu depan!

    Itulah beberapa contoh kalimat perintah jenis halus yang kerap ditemui di kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penambahan kata-kata, seperti “tolong”, “coba”, dan “mohon” adalah untuk membuat perintah lebih sopan, khususnya kepada orang yang tidak dikenal.

    2. Kalimat Perintah Permintaan

    Kedua adalah jenis perintah permintaan. Dalam hal ini, penggunaannya digunakan oleh seseorang untuk menyampaikan permintaan kepada lawan bicara dengan melibatkan kata “minta” atau “mohon”.

    Penggunaan kata tersebut bisa di awal kalimat atau bahkan di tengah-tengah kalimat. Agar lebih jelas bagaimana cara menyusun kalimat perintah jenis permintaan, simak contoh-contoh berikut ini!

    • Saya minta maaf atas kejadian tahun lalu!
    • Mohon maaf lahir dan batin!
    • Pria itu minta ampun setelah ketahuan mencuri!
    • Mohon hati-hati lain kali, ya!
    • Saya minta segera dikembalikan buku-buku yang sudah dipinjam!
    • Saya mohon masalahnya jangan diperpanjang lagi!
    • Mohon masyarakat tetap tenang di tengah wabah Covid-19, karena pemerintah akan segera turun tangan!
    • Saya minta seluruh pegawai lebih teliti lagi dalam menyelesaikan tanggung jawabnya!
    • Minta perhatiannya sebentar, karena akan ada informasi penting yang akan disampaikan oleh kepala sekolah!
    • Mohon lengkapi berkas-berkas yang sudah ditentukan oleh pihak penyelenggara!

    Contoh-contoh di atas merupakan jenis kalimat perintah permintaan yang sering digunakan untuk kepentingan sehari-hari. Jadi, kalimat perintah juga bisa ditujukan untuk sebuah permintaan yang isinya berupa instruksi melakukan yang diperintahkan.

    3. Kalimat Perintah Ajakan

    Jenis ketiga adalah kalimat imperatif yang berjenis ajakan. Seperti namanya, kalimat perintah satu ini digunakan untuk mengungkapkan sebuah ajakan kepada lawan bicara.

    Kalimat perintah ajakan juga akan menambahkan imbuhan kata-kata, seperti “ayo” dan “mari”. Selain itu, penggunaannya juga bisa ditambah oleh partikel “lah”. Berikut beberapa contoh kalimat perintah berjenis ajakan:

    • Ayo kita sama-sama menjaga ketertiban lingkungan selama bulan suci Ramadhan!
    • Mari jaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan oleh panitia acara!
    • Ayolah kita meriahkan acara perpisahan sekolah yang diselenggarakan minggu depan!
    • Marilah kita sejenak berdoa menurut kepercayaan dan agama masing-masing sebelum mulai bertanding!
    • Ayo sama-sama sukseskan pemilu tahun ini!
    • Mari kita lihat bagaimana perkembangan bibit-bibit bunga mawar kemarin!

    Dari contoh di atas, dapat dilihat bahwa menggunakan kalimat perintah ajakan harus diawali kata “ayo” dan “mari”. Bahkan, kata-kata tersebut juga bisa ditambah oleh partikel “lah” di akhir kata. Penggunaan partikel “lah” bukanlah sebuah keharusan, jadi keberadaannya hanya sebuah tambahan.

    4. Kalimat Perintah Harapan

    Jenis keempat ada kalimat perintah harapan. Jenis kalimat ini digunakan oleh seseorang untuk mengungkapkan sebuah harapan.

    Sama seperti jenis kalimat imperatif lainnya, penggunaan kalimat perintah harapan juga harus melibatkan kata-kata, seperti “harap” dan “hendaknya”. Berikut contoh kalimatnya:

    • Harap maklum, karena nenek sudah tua!
    • Harap tenang, selama rapat kerja berlangsung!
    • Hendaknya belajar dengan giat agar lulus ujian!
    • Hendaknya jaga sikap selama tinggal di rumah orang!
    • Harap berhati-hati di jalan, karena hujan cukup deras yang membuat jalanan licin dan jarak pandang terganggu!
    • Harap mengikuti arahan dari petugas selama upacara berlangsung!
    • Hendaknya membayar tagihan tepat waktu, agar tidak terkena denda!
    • Hendaknya datang lebih awal, agar mendapat nomor antrian pertama!

    5. Kalimat Perintah Larangan

    Jenis kelima ada perintah berupa larangan. Tujuan dari jenis kalimat perintah ini adalah memberikan sebuah larangan kepada lawan bicara. Kalimat perintah larangan termasuk jenis kalimat negatif, karena berisi ajakan untuk tidak melakukan sesuatu.

    Kalimat perintah satu ini biasanya ditandai dengan penggunaan kata “jangan” atau “hindari”. Berikut contohnya:

    • Jangan pulang larut malam demi menjaga keselamatan!
    • Jangan menghidupkan handphone selama rapat!
    • Hindari menyimpan air soda di dalam freezer!
    • Jangan salah pilih ukuran sepatu!
    • Jangan terlalu boros membeli benda-benda yang tidak dibutuhkan!
    • Hindari sifat malas bekerja, agar tidak dipecat!
    • Jangan sepelekan arahan dari ketua!
    • Jangan berdiri di sebelah kanan!
    • Hindari memarkir kendaraan di area terlarang!

    Contoh-contoh di atas sama seperti contoh fungsi kalimat perintah sebagai larangan yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya. Penempatan kata “jangan” bisa diletakkan di awal atau di tengah-tengah kalimat.

    Contoh penempatan kata “jangan” di tengah-tengah kalimat, yaitu:

    • Minggu depan jangan memakai baju putih, karena jadwalnya memakai baju batik!
    • Hari ini mendung, jangan pergi keluar rumah tanpa payung atau jas hujan!
    • Setelah makan, jangan buang sampah sembarangan!
    • Lantai masih basah, jangan diinjak!
    • Selama sholat, jangan membuat suasana gaduh!
    • Demi kenyamanan, jangan menutup pintu terlalu kasar!
    • Suasana belum kondusif, jangan ditambah dengan masalah lain!
    • Website sedang diperbaiki, jangan mengunggah file kerja hingga batas waktu yang ditetapkan!

    6. Kalimat Perintah Pembiaran

    Jenis kalimat perintah terakhir adalah pembiaran. Kalimat ini digunakan seseorang untuk membiarkan sesuatu terjadi.

    Prosedur penyusunan kalimat perintah pembiaran harus menggunakan kata “biar” atau “biarkan”. Selain itu, partikel “lah” juga bisa digunakan di akhir kata-kata tersebut. Berikut ini contohnya:

    • Biarkan saja dia menyendiri hingga suasana hatinya membaik!
    • Biarlah itu urusan mereka. Kita tidak perlu ikut campur!
    • Biarkan kucing-kucing itu main di pekarangan rumah!
    • Biarkan aku menunggumu sampai kau kembali!
    • Biarkanlah dia menanggung malu atas perbuatannya!
    • Biarkan waktu yang menjawab semuanya!
    • Biarkan adik membeli buku cerita favoritnya!
    • Biar dia sadar dengan sendirinya!
    • Biar Tuhan yang membalas semua perbuatannya!

    Pembiaran juga bagian dari kalimat perintah, karena mengajak lawan bicaranya untuk membiarkan sesuatu terjadi. Hal ini akan membuat lawan bicara menuruti kalimat yang disampaikan.

    Meski begitu, penggunaan kalimat perintah jenis pembiaran ini tidak terlalu banyak digunakan seperti jenis kalimat imperatif lainnya. Sebab, penggunaan kalimatnya bisa digantikan dengan kalimat lebih sederhana lainnya. Misalnya:

    • Lupakan saja masalah kemarin!
    • Jangan dibalas perbuatan liciknya!
    • Lebih baik tidur daripada ikut campur masalah tersebut.

    Berdasarkan contoh di atas, kalimat pembiaran bisa digantikan oleh kalimat perintah jenis lain, seperti larangan dan ajakan. Jadi, inilah kenapa penggunaan kalimat perintah berupa pembiaran jarang ditemui, karena penerapannya bisa diganti dengan jenis kalimat imperatif lainnya.

    Sudah Paham Cara Membuat Kalimat Perintah?

    Kalimat imperatif juga disebut sebagai kalimat perintah yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kalimat perintah positif dan kalimat perintah bersifat negatif. Kalimat positif digunakan untuk mengajak melakukan sesuatu. Sedangkan kalimat negatif digunakan untuk sebuah larangan.

    Kategori tersebut terbagi lagi menjadi enam jenis, yaitu larangan, ajakan, perintah halus, permintaan, harapan, dan pembiaran. Keenam jenis kalimat perintah tersebut memiliki tujuan dan prosedur penyusunan kalimat yang berbeda-beda.

  • Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

    Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

    Setiap negara memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang berbeda-beda. Berdasarkan tingkat ekonominya negara dibagi menjadi 3 kategori, yakni maju, berkembang, dan miskin. Lantas, bagaimana cara menghitung pertumbuhan ekonomi untuk mengetahui taraf kualitas hidup rakyat dalam suatu negara tertentu?

    Negara dapat dikatakan sukses apabila memiliki pertumbuhan ekonomi yang makmur. Artinya segala bentuk upaya pemerintah berhasil membuat masyarakat memiliki kehidupan yang sejahtera tanpa kekurangan finansial. Berikut adalah cara yang dapat Anda coba untuk melakukan perhitungan pertumbuhan ekonomi!

    Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi

    Menjadi salah satu indikator untuk menilai perkembangan suatu negara, pertumbuhan ekonomi harus selalu pemerintah perhatikan. Jika Anda termasuk salah satu orang yang ingin mengetahui perkembangan negara Indonesia, Anda wajib memahami rumus perhitungannya. Berikut adalah penjelasannya:

    R(t-1, t) = (PDBt – PDBt-1)/PDBt-1 x 100%

    Dengan keterangan:

    R = Tingkat pertumbuhan perekonomian suatu negara (dalam satuan persen %)

    PDBt = Produk Domestik Bruto atau pendapatan nasional riil pada tahun t

    PDBt-1 = Produk Domestik Bruto atau pendapatan nasional riil pada tahun sebelumnya

    Sebagai catatan, dalam menerapkan cara menghitung pertumbuhan ekonomi di atas, nilai PDB dalam periode tertentu harus Anda ketahui terlebih dahulu. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan Anda dalam menghitung nilainya. Berikut ini adalah contoh soalnya:

    Diketahui data PDB pada tahun 2017 hingga 2020 adalah sebagai berikut:

    2017 = Rp 7.000.000,00

    2018 = Rp 8.000.000,00

    2019 = Rp 9.000.000,00

    2020 = Rp 10.000.000,00

    Jawab : 

    R(t-1, t) = (PDBt – PDBt-1)/PDBt-1 x 100%

    2018 = (Rp 8.000.000,00 – Rp 7.000.000,00) / Rp 7.000.000,00 x 100%

             = 14,28%

    R(t-1, t) = (PDBt – PDBt-1)/PDBt-1 x 100%

    2019 = ( Rp 9.000.000,00 – Rp 8.000.000,00) / Rp 8.000.000,00 x 100%

             = 12,5%

    R(t-1, t) = (PDBt – PDBt-1)/PDBt-1 x 100%

    2020 =  (10.000.000,00 – Rp 9.000.000,00) / Rp 9.000.000,00 x 100%

            = 11,1%

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

    Dalam pertumbuhan ekonomi adalah beberapa faktor yang mempengaruhinya. Jika faktor ini terjadi secara berkepanjangan, maka imbasnya pun akan masyarakat rasakan, terutama pada aspek pendapatan. Karena itu, selain mengetahui cara menghitung pertumbuhan ekonomi, berikut beberapa faktor yang mempengaruhinya:

    1. Politik

    Politik ini seringkali dikaitkan dengan aturan dari pemerintah yang menetapkan sebuah perundang-undangan. Sehingga berpengaruh langsung terhadap perekonomian negara. Ketika politik suatu negara sedang berada dalam kondisi yang bagus, maka ekonomi juga bisa meningkat.

    Begitupun jika terjadi masalah dalam dunia politik, maka perekonomian juga bisa menurun drastis. Maka dari itu, sebisa mungkin pemerintah harus menjaga sistem politiknya agar tetap stabil.

    2. Pajak

    Dalam menghitung pertumbuhan ekonomi memperhatikan pajak juga wajib Anda lakukan. Pasalnya, pajak menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keadaan finansial dan perkembangan ekonomi negara. Dalam perundang-undangan tepatnya nomor 28 tahun 2007 pajak menjadi kontribusi wajib untuk negara. 

    Kontribusi ini harus pihak terwajib bayarkan, baik secara pribadi maupun badan yang sifatnya memaksa sesuai dengan jumlah yang tertera. Sementara untuk imbalan langsung dari pemerintah tidak bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat, namun untuk keperluan negara demi kemakmuran rakyat.

    3. Akumulasi Modal

    Akumulasi modal atau modal accumulation merupakan pengumpulan semua jenis aset yang memiliki nilai untuk investasi dengan tujuan mengembalikan nilai aset. Pengembalian ini bisa berupa keuntungan, sewa, bunga, royalty, keuntungan modal, dan masih banyak lagi lainnya.

    Akumulasi modal berfokus pada pertumbuhan kekayaan. Tepatnya pada investasi dari tabungan dan keuntungan yang didapatkan. Sehingga, pendapatan negara akan lebih terorganisir untuk membantu pertumbuhan ekonomi.

    4. Produk Domestik Bruto

    Sesuai dengan rumusnya, cara menghitung pertumbuhan ekonomi membutuhkan nilai PDB atau Produk Domestik Bruto. Maka dari itu, PDB juga menjadi indikator yang sangat penting yang akan mempengaruhi perekonomian negara. Pada poin ini, pertumbuhan ekonomi bahkan sangat bergantung pada PDB.

    PDB sendiri adalah jumlah nilai tambah yang diperoleh dari seluruh unit usaha pada negara, termasuk jumlah jasa akhir dan nilai barang yang dihasilkan dari seluruh unit ekonomi. Sementara itu, PDB menggambarkan nilai tambah jasa dan barang yang perhitungannya memakai harga yang berlaku di setiap tahunnya.

    5. Inflasi dan Suku Bunga

    Permasalahan ekonomi di setiap negara hampir sama. Contohnya saja inflasi dan suku bunga. Inflasi sendiri merupakan sebuah kondisi di mana jumlah permintaan lebih banyak daripada jumlah barang yang beredar. Alhasil, kenaikan harga terjadi secara keseluruhan dan memberikan dampak negatif pada sistem perekonomian.

    Inflasi memiliki dampak yang spesifik pada perekonomian, seperti kenaikan suku bunga. Semakin rendah suku bunga, maka semakin kecil pula pendapatan masyarakat. Begitupun sebaliknya, jika tingkat suku bunga meningkat maka pendapatan masyarakat pun juga cenderung naik.

    6. Ekspor

    Perdagangan internasional seolah menjadi kegiatan yang umum dilakukan oleh setiap negara. Selain menambah devisa, kegiatan ini juga bisa memperkuat hubungan antar negara. Dalam menghitung pertumbuhan ekonomi, ekspor menjadi faktor yang juga memberikan pengaruh besar untuk keberhasilan strategi negara.

    Ekspor adalah kegiatan menjual atau mengeluarkan produk-produk dari daerah pabean. Dalam kegiatan ini, pihak yang mengerjakan ekspor adalah eksportir, di mana pelakunya bukan hanya dari pihak perorangan saja melainkan juga bisa badan usaha. 

    Sekarang ini, Indonesia menjadi pelopor ekspor cukup besar di negara lain. Indonesia juga memiliki banyak komoditas yang bisa diekspor. Mulai dari sumber daya alam hingga hasil kerajinan tangan masyarakat. Negara tujuan ekspor Indonesia pun sangat banyak, mulai dari Asia hingga Eropa.

    7. Nilai Tukar

    Faktor terakhir yang bisa mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah nilai tukar atau kurs. Kurs adalah nilai mata uang negara yang dinyatakan dengan nilai mata uang milik negara lain. Pada dasarnya, nilai tukar yang bisa memberikan dampak pada pergeseran tingkat permintaan juga penawaran.

    Nilai tukar mata uang sendiri dapat terpengaruh oleh beberapa hal. Seperti perubahan struktural, kenaikan harga domestic produk ekspor, arus modal, perubahan tingkat harga keseluruhan, dan kenaikan harga produk impor di luar negeri.

    Indikator-Indikator Pertumbuhan Ekonomi

    Setelah mengetahui cara menghitung pertumbuhan ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat menjadi indikator pertumbuhan ekonomi:

    1. Lapangan Kerja 

    Ketersediaan lapangan pekerjaan dapat menjadi tolak ukur untuk menilai apakah suatu negara memiliki tingkat kesejahteraan tinggi atau sebaliknya. Apabila ada banyak lapangan pekerjaan, maka bisa dipastikan jika kondisi perekonomian negara stabil dan sejahtera.

    2. Pendapatan per Kapita

    Indikator kedua adalah pendapatan per kapita. Pendapatan ini dapat menunjukkan kondisi masyarakat terhadap suatu negara. Hasil perolehan negara harus bisa didistribusikan secara adil dan merata untuk masyarakat. Sehingga, nilai ini dapat membuat laju pertumbuhan ekonomi berubah menjadi positif.

    3. PDB

    PDB atau Produk Domestik Bruto tidak hanya berperan sebagai faktor yang mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi saja. Namun, juga dapat menjadi indikatornya. Nilai ini berasal dari produk yang dihasilkan negara dan memiliki nilai jual.

    Sudah Tahu Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi?

    Demikianlah penjelasan tentang cara menghitung pertumbuhan ekonomi yang bisa Anda ketahui dan praktikkan. Selain mengetahui rumusnya, Anda juga bisa memahami faktor sekaligus indikator dari pertumbuhan laju perekonomian negara. Semoga membantu!

  • Contoh Novel Sejarah beserta Pengertian dan Struktur Bahasanya

    Contoh Novel Sejarah beserta Pengertian dan Struktur Bahasanya

    Orang-orang di Indonesia suka berpikiran jika novel itu hanya tentang cerita cinta saja. Padahal tidak begitu, sebab ada pula jenis novel yang tema utamanya ialah sejarah. Supaya kamu lebih paham mengenai pengertian, struktur bahasa, dan contoh novel sejarah, simaklah artikel di bawah ini.

    Apa Itu Novel Sejarah?

    Sebelum Anda mencari tahu tentang contoh novel sejarah, Anda harus tahu dulu seperti apa karya sastra ini. Novel sejarah adalah sebuah cerita yang melibatkan peristiwa-peristiwa di masa lalu dengan sejumlah kebenaran historis.

    Ada pula yang menyatakan bahwa novel sejarah itu menceritakan tentang peristiwa di masa lalu secara pasti dan seutuh-utuhnya. Cerita sejarah tersebut tidak boleh menambahkan elemen fiksi apapun demi menjaga keaslian ceritanya.

    Apa saja ciri-ciri yang biasa terdapat dalam karya sastra yang bertema sejarah ini? Dalam kebanyakan contoh novel sejarah, baik lokal maupun mancanegara, Anda bisa menemukan aneka ciri penting sebagaimana yang tertera di bawah ini:

    • Ceritanya tersaji dalam urutan kronologis yang kaku, tidak ada momen kenangan atau flashback, atau plot yang maju-mundur.
    • Bentuk-bentuk kalimatnya menggunakan pola lampau, atau past tense jika novelnya tertulis dalam bahasa Inggris.
    • Peristiwa bersejarah yang diceritakan dalam novel harus bersumber dari sejarah nyata, meskipun detail-detail kecilnya tidak sama persis.
    • Ada naskah sejarah nyata yang dapat menjelaskan peristiwa di masa lalu, tetapi naskah tersebut sifatnya hanyalah pembuka cerita saja.
    • Dialog di antara karakter-karakter dalam novel tersebut banyak yang terinspirasi oleh rekaman percakapan sejarah nyata.

    Struktur Bahasa Novel Sejarah

    Sekarang, Anda akan mempelajari tentang pola struktur bahasa dan kalimat yang dapat Anda temukan pada novel bertemakan sejarah. Di bagian ini mungkin ada sedikit contoh novel sejarah, namun bentuknya tak lebih daripada paragraf-paragraf singkat saja.

    1. Pengenalan

    Setiap cerita tentu membutuhkan sedikit orientasi atau pengenalan agar pembacanya punya gambaran terhadap novel tersebut. Misalnya, contoh novel sejarah dalam ranah pengenalan adalah berikut ini:

    Pada hari ini, cuaca sedang mendung dan gerimis. Namun aku mendapati ribuan orang berkerumun di alun-alun seakan menunggu para tentara pulang. Supaya aku tak lupa, aku menuliskan tanggal 10 Oktober 1943 di buku harianku.

    Tentara-tentara muda ini awalnya pergi melawan para Nazi dengan wajah berani. Mereka berkata bahwa mereka akan segera pulang untuk ikut merayakan Natal bersama kami. Namun, empat bulan setelah Natal berlalu, para tentara tersebut masih juga belum pulang.”

    Bagian orientasi ini merupakan saat yang paling tepat untuk mengenalkan karakter utama dalam novel tersebut. Bukan cuma karakternya saja, tetapi juga latar tempat, waktu, dan sudut pandang atau point-of-view. Jika Anda ingin menulis novel sejarah, jangan menjabarkan semuanya terlalu awal.

    2. Pengungkapan

    Di nomor dua, ada struktur berupa pengungkapan yang sifatnya menjabarkan sedikit tentang topik-topik yang nantinya akan menjadi penting. Bagian pengungkapan ini ialah sebuah “jembatan” yang menghubungkan antara bagian pengenalan dan bagian konfrontasi.

    Inilah momen dimana penulis novel wajib menebarkan bibit-bibit konflik, baik itu konflik yang sifatnya interpersonal maupun yang intrapersonal. Karena tema novel ini terkait dengan kejadian bersejarah, konflik tersebut bisa jadi pemicu kejadian suatu hal bersejarah atau dipicu oleh kejadian tersebut.

    3. Konfrontasi

    Struktur ketiga dalam sebuah novel sejarah adalah konfrontasi. Bagian ini ialah tempat aneka konflik bermunculan dan mulai mengganggu karakter utama. Pertikaian tersebut tidak serta-merta langsung menjadi besar, tetapi muncul secara bertahap hingga kemudian masuk ke bagian klimaks.

    Biasanya, konfrontasi ini timbul dari tindakan atau perkataan yang tampak sepele, tapi membawa akibat besar di kemudian hari. Bibit konflik ini juga bisa timbul dari karakter lain, seringkali antagonis, yang bersikap mau menang sendiri sehingga mereka menciptakan kekacauan.

    4. Klimaks

    Klimaks adalah puncak dari pertikaian yang telah tumbuh dari bagian konfrontasi sebelumnya. Ini merupakan bagian dimana Anda wajib menceritakan tentang momen-momen penting dalam sejarah tersebut. Nasib karakter-karakter dalam novel sejarah akan ditentukan di bagian ini.

    Misalnya, Anda menulis tentang revolusi politik di suatu negeri; bagian klimaks ini harus menggambarkan kejatuhan rezim politik yang lama. Sementara itu, jika Anda menulis tentang peperangan, maka klimaks harus menggambarkan karakter Anda yang berjuang di medan perang itu.

    5. Resolusi

    Begitu klimaks sudah Anda ceritakan dalam novel sejarah tersebut, tibalah Anda di bagian nomor lima, yaitu resolusi. Bagian resolusi atau penyelesaian mempunyai fungsi menuntaskan semua plot cerita, juga sebagai persiapan memasuki bagian penutup cerita.

    Supaya Anda punya gambaran mengenai resolusi ini, coba Anda telaah dulu contoh novel sejarah dalam paragraf resolusi berikut ini:

    Setelah mengibarkan bendera merah putih, aku berbalik menghadap Sudarman, yang tampak sedang menulis sepucuk surat. “Apa kegiatanmu berikutnya, Jenderal Sudarman? Negeri kita sudah merdeka secara sah! Tidak akan ada lagi penjajah di tanah Indonesia!” Aku berkata dengan gembira.

    Sang jenderal menggelengkan kepala seraya berkata, “Belum. Pekerjaan kita masih banyak. Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda, tidak lebih daripada sebuah seremoni belaka.” Sudarman pun beranjak pergi tanpa berkata apa-apa.”

    Jika sebuah karya novel sudah mencapai titik resolusinya, maka Anda tidak boleh mengembalikan cerita tersebut ke bagian-bagian sebelumnya lagi. Hal ini untuk menjaga urutan kronologis novel sejarah tersebut supaya tetap rapi dan masuk akal di benak pembacanya.

    6. Penutup

    Kesimpulan pada novel sejarah dapat Anda tuliskan pada struktur terakhir, yaitu penutup atau koda. Ada penutup yang bentuknya berupa dialog singkat antara karakter-karakter dalam novel itu, namun ada juga yang bentuknya berupa sepucuk surat.

    Ada sejumlah penulis novel sejarah yang mengakhiri karya sastra mereka dengan kata-kata penting dari tokoh-tokoh sejarah. Selain itu, ada pula penulis novel yang menambahkan kata-kata mutiara di akhir ceritanya. Anda boleh saja mengikuti cara mereka atau langsung mengakhiri cerita dalam novel yang ditulis.

    Contoh Novel Sejarah dan Sinopsisnya

    Setelah membaca penjelasan panjang lebar di atas, Anda pasti merasa penasaran dengan macam-macam contoh novel sejarah yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, di bagian ini ada tiga macam contoh karya sastra bertemakan sejarah beserta sedikit sinopsis novel tersebut.

    1. The Sea Speaks His Name

    Pada tahun 2017, seorang penulis Indonesia bernama Leila Chudori menerbitkan sebuah novel dramatis berjudul “The Sea Speaks His Name”. Judulnya memang sengaja beliau tulis dalam bahasa Inggris, hingga pada akhirnya beberapa situs menerjemahkannya menjadi “Laut Bercerita”.

    Novel ini berkisah tentang hari-hari terakhir pemerintahan Orde Baru di Indonesia. Empat orang pemuda bernama Biru Laut, Alex, Daniel, dan juga Sunu ditangkap dan dituduh merencanakan demo. Sementara itu, seorang pria bernama Aswin Pradana berusaha membongkar kekejaman rezim tersebut.

    2. Max Havelaar

    Berikutnya, ada contoh novel sejarah legendaris bernama “Max Havelaar”, hasil karya Douwes Dekker alias Multatuli. Tahun terbit novel ini ialah 1860 serta mendapat terjemahan resmi dalam bahasa Indonesia pada tahun 1972, dan menerima izin untuk pencetakan ulang setahun setelahnya.

    Latar utama novel “Max Havelaar” ialah masa penjajahan Indonesia oleh kaum kolonial Belanda. Multatuli menceritakan penderitaan masyarakat asli indonesia, yang bekerja sebagai buruh tanam paksa di bawah perusahaan VOC. Novel ini pun kemudian menjadi salah satu sumber gerakan anti-kolonialisme.

    3. This Earth of Mankind

    Adapun novel sejarah yang berkutat dengan topik politik yang berjudul “This Earth of Mankind” karangan Pramoedya Ananta Toer. Beliau menulis novel ini ketika sedang dipenjara di Pulau Buru, Maluku, Indonesia Timur, karena berani mengkritik rezim Orde Baru.

    Novel ini bercerita tentang seorang pribumi Jawa di zaman kolonial Belanda, Minke, dan gadis keturunan Belanda, Annelies. Timbullah cinta terlarang di antara mereka, sebab Minke adalah seorang siswa dari sekolah kolonial HRS, sedangkan Annelies hanyalah anak hasil kawin siri.

    Tertarik untuk Mencari Contoh Novel Sejarah untuk Bacaan?

    Itulah penjelasan mengenai novel sejarah, beserta beberapa contoh dan pola bahasa yang karya sastra ini gunakan. Belajar sejarah itu tak harus menggunakan buku pelajaran yang membosankan. Ada beberapa cara lainnya yang dapat membuat pelajaran sejarah lebih enak dan memikat perhatian.

  • 14 Contoh Puisi Cita Citaku Menjadi Guru yang Inspiratif untuk Anak SD

    14 Contoh Puisi Cita Citaku Menjadi Guru yang Inspiratif untuk Anak SD

    Puisi cita citaku menjadi guru merupakan contoh puisi yang bertema impian yang mulia dan inspiratif. Guru merupakan profesi mulia. Menjadi seorang guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Maka dari itu, tidak heran jika banyak anak-anak yang bercita-cita menjadi seorang guru. 

    Nah, melalui artikel di bawah ini terdapat berbagai macam puisi bertema cita-cita menjadi seorang guru. Anda bisa membayangkan betapa besar keinginan seseorang yang mulia untuk membagikan pengaruh positif terhadap orang lain. Kumpulan puisi ini juga cocok digunakan untuk peringatan hari pendidikan, hari guru, dan sebagainya.

    Contoh Puisi Cita Citaku Menjadi Guru

    Berikut ini merupakan beberapa contoh puisi seputar cita citaku ingin menjadi seorang guru yang bisa anak Anda gunakan untuk berbagai kepentingan di sekolah:

    1. Cita Citaku Menjadi Guru

    Karya: Putu Surya Nata

    Sosok ramah berhiaskan senyum

    Penuh ilmu yang membuat kagum

    Memberi nasihat seindah kultum

    Jadi manfaat khalayak umum

    Dialah guruku yang penyabar

    Semangatnya selalu berkobar

    Setia memandu ke jalan benar

    Agar muridnya terang bersinar

    Ingin rasanya mengikuti jejaknya

    Berbagi ilmu ketika dewasa

    Memberi tuntunan dan juga arah

    Kepada yang muda dalam melangkah

    Ya, cita-citaku menjadi guru

    Guru mulia yang pandai berseru

    Mengajak anak didik untuk berburu

    Berburu ilmu dan wawasan baru

    2. Cita Citaku Menjadi Guru 2

    Karya: NN

    Anganku melayang ke masa depan

    Aku ingin menjadi seorang Guru

    Guru adalah pejuang ilmu di garis depan

    Guru tanpa pamrih berbagi ilmu

    Aku akan berusaha mencapai cita-cita

    Aku takkan lelah untuk mencari ilmu

    Takkan aku berpangku tangan saja

    Demi menggapai cita-citaku

    Kuingin menjadi seorang guru

    Yang mengajarkan manusia ilmu

    Agar ilmu di dalam dada

    Akhlak mulia dan bijaksana.

    Kuingin menjadi seorang guru

    Yang teladan untuk ditiru

    Selalu sopan dan bijaksana

    Menjadi contoh bagi manusia.

    Kau ajarkan kami

    Cita-citaku menjadi guru

    Para guru sangat mulia

    Mengajarkan kami ilmu

    Belajar berhitung dan membaca.

    Karena guru kami tahu

    Mana buruk mana yang baik

    Bukan sekedar ilmu

    Tetapi juga akhlak yang baik.

    3. Impianku 

    Kaulah yang mendidikku

    Membekali aku dengan ilmu

    Mengajarkan ketulusan

    Mengajarkan makna kesabaran

    Senyumanmu membuatku bersemangat

    Hatiku ini terasa hangat

    ‘Tuk masa depan kami nanti

    Engkaulah pejuang tiada henti

    Engkaulah jembatan

    Mampu menghantarkan

    Murid-murid mau ke masa depan

    Masa depan yang gilang gemilang

    Terima kasih, wahai guru

    Perjuanganmu begitu berarti bagiku

    Tanpamu siapalah diriku

    Hanya seseorang yang tak paham ilmu

    4. Guruku Inspirasiku

    Karya: Ari Wulandari

    Guruku, sang pahlawan

    Memberikan ilmu dan inspirasi

    Mendidik dengan hati

    Menjadi teladan bagi banyak orang

    Setiap kata yang diucapkan

    Memberikan makna yang mendalam

    Membimbing langkah ke depan

    Membuka jalan menuju impian

    Dalam hidup yang rumit

    Guruku memberikan kekuatan

    Menanamkan nilai kebaikan

    Yang ‘kan kubawa sampai akhir hayat

    Guruku, tempat bernaung

    Teman sejati dalam belajar

    Menjaga langkahku agar tak tersesat

    Membantu mewujudkan cita-cita

    Semoga Tuhan selalu memberikan

    Rahmat dan keberkahan-Nya

    Agar guruku senantiasa sehat

    Inspirasi bagi setiap siswanya

    Guruku, engkaulah inspirasiku

    Dalam mencapai cita-cita

    Terima kasih atas segalanya

    Yang kau berikan padaku selama ini

    5. Jasa Guru

    Contoh puisi cita citaku menjadi guru selanjutnya berjudul “Jasa Guru”. Berikut bait-baitnya:

    Semenjak aku masih kecil

    Tak mengerti apa-apa

    Lalu engkau mengajarkan

    Bagaimana berhitung dan membaca

    Engkau sabar ketika mendidik

    Sehingga kami bisa mengerti

    Berbagai ilmu yang bermanfaat

    Baik di dunia maupun di akhirat

    Ku ucapkan beribu terima kasih

    Kepadamu guruku yang tercinta

    Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa

    Pejuang terdepan pembangun bangsa

    Perjuanganmu akan ku lanjutkan

    Akupun ingin menjadi seorang guru

    Yang selalu membagi ilmu

    Setiap hari tanpa rasa jemu

    6. Teladan

    Engkau mengajar setiap hari

    Tanpa lelah tanpa mengeluh

    Menerangkan berbagai ilmu

    Sampai kami benar-benar mengerti

    Bagiku engkaulah teladan

    Pengajaran bijak dalam kehidupan

    Suatu saat dalam hidupku

    Ku ingin bisa seperti dirimu

    7. Guru Sejuta Cinta

    Karya: Dwi Lindah Permatasari

    Kini semangatku merah menyala

    Aku ingin selalu rajin membaca

    Agar masa depan selalu berjaya

    Agar tidak kehilangan arah

    Kini semangatku menggebu-gebu

    Aku siap menyerap ilmu dari buku

    Banyak ilmu untuk masa depanku

    Aku ingin menjadi guru

    Akan ku raih cita-citaku

    Menjadi guru berbagi ilmu

    Setiap hari menyampaikan wawasan baru

    Akan kugapai cita-cita sekuat tenagaku

    8. Menjadi Guru Impian

    Karya: Ari Wulandari

    Jika Tuhan mengizinkan takdir

    Ingin rasanya jadi guru sejati

    Bukan hanya sekadar profesi

    Tapi panggilan hati yang suci

    Mengukir masa depan cerah

    Membuka pintu ilmu pengetahuan

    Menjadi panutan para siswa

    Menebar cahaya untuk kehidupan

    Mewujudkan cita-cita mulia

    Menjadi guru yang berakhlak

    Tuk mendidik generasi emas

    Demi kemajuan masa depan bangsa

    9. Guru yang Mulia

    Alangkah mulianya seorang guru

    Begitu sabar mendidikku

    Menjelaskan berbagai ilmu

    Sehingga prestasi menghampiriku

    Kelak bila aku dewasa

    Aku pun ingin seperti dirinya

    Begitu sayang kepada kami

    Mendidik dengan sepenuh hati

    10. Mimpiku, Guru

    Berikut adalah puisi cita citaku menjadi guru berjudul “Mimpiku, Guru”:

    Karya: Dwi Lindah Permatasari

    Berbagi ilmu adalah harapanku

    Menjadi guru adalah cita citaku

    Aku pun berdoa selalu

    Agar bisa meraih mimpiku, guru

    11. Cita-Citaku

    Cita-citaku

    Aku ingin menjadi orang yang berguna

    Tidak akan diam terpaku

    Untuk menggapai itu semua

    Cita-citaku

    Aku ingin menjadi seorang guru

    Untuk mencapai itu semua

    Aku akan giat berdoa dan belajar.

    12. Menjadi Guru

    Aku akan belajar dengan tekun

    Untuk menggapai cita cita ku

    Menjadi guru yg bermutu

    Demi masa depan indonesiaku

    Itu saja semoga bermanfaat dan membantu

    13. Cita-Citaku Ingin Menjadi Guru

    Tiap kali aku melihat

    Ibu guru mengajar

    Aku ingin sepertimu

    Yang dengan sabar mengajar murid – murid

    Mengeja, membaca, menghitung

    Aku ingin menjadi guru

    Yang tidak galak saat mendidik murid

    Tetapi guru yang ramah dan dicintai murid – murid

    14. Guru yang Berjasa

    Aku ingin menjadi guru

    Guru sangat berjasa

    Aku ingin mengajari orang sampai pandai

    Menjadi guru harus sabar

    Ya, Tuhan aku ingin cita cita ku tercapai

    Supaya dapat mengajari orang sampai sukses

    Aku ingin giat belajar

    Supaya cita citaku dapat tercapai

    15. Guru, Impian Kecilku

    Berikut adalah puisi cita citaku menjadi guru dengan judul “Guru, Impian Kecilku”:

    Aku adalah seorang anak

    Anak yang mengimpikan semua hal

    Menginginkan semuanya

    Aku selalu bermimpi agar kelak dewasa aku bisa menjadi seorang guru

    Guru adalah cita citaku sejak kecil

    semoga kelak aku menjadi seorang guru

    16. Guru yang Sabar

    Aku memperhatikanmu setiap hari

    Betapa mulianya guru guruku

    Mengajar kami dengan sepenuh hati tanpa susah payah dan aku pun ingin seperti dirimu

    Aku akan belajar dengan tekun dan giat

    Untuk menggapai cita citaku

    Menjadi guru yang sabar dan bertanggung jawab seperti dirimu

    Terimakasih guru telah mengajar kami

    Tanpa mengenal lelah

    17. Guruku

    Guru….

    pekerjaanmu sangatlah mulia bagiku

    engkau selalu membimbingku

    mengajarku setiap waktu

    kelak besar nanti aku mau menjadi guru

    mengasuh anak didik

    memberi para pelajar ilmu

    ku kan raih setinggi langit cita-citaku

    18. Membalas Jasa

    Sosokmu adalah pahlawan mulia,

    Meski tak mengenal tanda jasa,

    Pengorbananmu sungguh tak terkira,

    Demi kemajuan generasi bangsa…

    Amanah suci diembankan padamu,

    Bukan sehari ataupun seminggu,

    Namun, tak kurang dari sewindu,

    Kau didik si bodoh menjadi tahu

     Oh guruku,

    Aku ingin menjadi sepertimu,

    Seorang pendidik yang menuang ilmu,

    Majukan generasi dalam harapan baru…

    19. Menjadi Guru yang Penyabar

    Karya: Arif Rahmawan

    Berseragam rapi

    Nampak berwibawa

    Engkaulah guruku

    Sosok teladan bagiku

    Yang membuat cita-citaku pasti

    Aku ingin menjadi guru yang penyabar

    Saat mendidik para murid

    Penuh kasih sayang

    Tanpa pilih kasih

    20. Semangat Jadi Guru

    Selanjutnya adalah puisi cita citaku menjadi guru berjudul “Semangat Jadi Guru”:

    Pagi hari ku pergi sekolah

    Kakiku semangat melangkah

    Tanpa mengenal letih dan lelah

    Supaya tidak terlambat sekolah

    Aku bukan anak orang berpunya

    Aku anak orang desa

    Tapi aku punya cita cita

    Menjadi guru untuk bahagiakan orang tua

    21. Guruku Mulia

    Karya: Dwi Lindah Permatasari

    Kau sungguh mulia

    Tiada lelah mendidik siswa

    Dari pagi hari hingga petang

    Kau pahlawan tanpa tanda jasa

    Guruku,

    Ku ingin menjadi sepertimu

    Berbagi ilmu sepanjang hari

    Tanpa mengenal lelah dan pamrih

    22. Impianku Menjadi Guru Hebat

    Impianku menjadi guru

    Bukan guru yang biasa

    Aku ingin jadi guru yang hebat

    Yang mau membantu semua siswa

    Agar cerdas dan berwawasan luas

    Supaya mereka bangga dan berwibawa

    Orang tua pun turut bahagia

    23. Pelita Hidupku

    Guruku sang pemberi pelita

    Membuatku mengerti banyak hal

    Bisa membedakan mitos dan fakta

    Agar aku tidak buta arah

    Guruku sang pencerah

    Menuntunku meraih asa

    Aku ingin seperti guruku

    Mendidik anak bangsa tanpa pamrih

    24. Guruku Pemberi Cahaya

    Menyuluh terang dalam gulita

    Membawa semangat dalam lelahnya

    Setiap hari berbagi hal baru

    Membuat siswa tidak pernah bosan belajar

    Guruku pemberi cahaya

    Menuntun siswa dari gelap menuju terang

    Dari tidak tahu menjadi tahu banyak hal baru

    Aku ingin menjadi sepertimu

    Sudah Bisa Membuat Puisi Cita Citaku Menjadi Guru?

    Itulah berbagai contoh puisi cita-citaku menjadi guru yang inspiratif dan menarik. Puisi tersebut bisa menjadi contoh untuk anak sekolah termasuk anak SD dalam menyusun puisi yang indah seputar guru dan cita-cita. Anda bisa mengembangkannya lagi agar lebih kreatif. Selamat berpuisi!

  • Cara Menghitung Mikrometer Sekrup dan Membacanya dengan Benar

    Cara Menghitung Mikrometer Sekrup dan Membacanya dengan Benar

    Mikrometer sekrup adalah alat ukur yang sangat presisi. Penggunaan alat ini yaitu biasanya untuk mengukur ketebalan atau jarak antara dua permukaan dengan akurasi tinggi. Setelah ini, akan ada penjelasan mengenai mikrometer sekrup secara umum dan bagaimana cara menghitung mikrometer sekrup. 

    Apa itu Mikrometer Sekrup dan Apa Saja Bagian-bagiannya?

    Sebelum menuju ke cara menghitung mikrometer sekrup, ada baiknya jika mengetahui pengertian dan bagian-bagian mikrometer sekrup terlebih dahulu. 

    Mikrometer sekrup adalah alat ukur untuk mengukur dimensi suatu objek dengan sangat akurat, biasanya dalam kisaran 0 sampai 25 mm. 

    Mikrometer sekrup memiliki kemampuan untuk membaca ukuran benda dengan ketelitian hingga 0,01 mm atau bahkan lebih kecil. Alat ini biasanya berperan penting pada bidang teknik mesin, manufaktur, dan lain-lain. 

    idschool

    Mikrometer sekrup terdiri dari dua bagian utama, yaitu bagian kerja dan bagian pengukur. Bagian kerja adalah bagian yang terdiri dari pelatuk, ulir sekrup, dan spindle (atau rahang geser). 

    Sedangkan bagian pengukur adalah bagian yang berisi skala yang terukur dan juga vernier. Istilah lain untuk skala vernier ini ialah skala nonius.

    Bagian lainnya dari mikrometer sekrup mencakup kerangka luar, laras, sekrup pengukur, dan rahang tetap. 

    Bagian kerangka luar berfungsi sebagai pegangan atau gagang yang memudahkan pengguna mengoperasikan mikrometer sekrup. Laras mikrometer berfungsi sebagai patokan atau penunjuk. 

    Sekrup pengukur adalah bagian yang berbentuk seperti sekrup. Berfungsi untuk menggerakkan rahang geser. Rahang tetap dan rahang geser merupakan bagian yang berfungsi untuk menempatkan benda yang akan diukur.

    Perbedaan Skala Vernier dan Skala Nonius

    Skala vernier merupakan bagian yang berisi dua setengah garis yang terukur dan posisinya pada bagian pengukur. Pada mikrometer sekrup, skala vernier biasanya terdiri dari 10 atau 20 bagian yang masing-masing mewakili 0,01 mm. 

    Garis pertama pada skala vernier yang sejajar dengan skala utama menunjukkan satuan milimeter. Nilai ini yang kemudian akan ditambahkan dengan angka pada skala utama untuk mendapatkan hasil akhir. 

    Membaca skala vernier dengan benar merupakan kunci dari cara menghitung mikrometer sekrup ketika mengukur dimensi suatu objek. 

    Apa Saja Fungsinya? 

    Fungsi mikrometer sekrup ada banyak, sehingga sangat penting untuk mengatui dengan baik cara menghitung mikrometer sekrup. Fungsi utamanya adalah untuk mengukur ketebalan atau diameter suatu benda dengan sangat akurat. Adapun beberapa fungsi lain sebagai berikut:

    1. Mengukur Benda dengan Ketelitian yang Tinggi

    Mikrometer sekrup mampu mengukur ketebalan atau diameter suatu benda hingga pecahan milimeter. Sehingga, alat ini sangat penting dalam bidang-bidang yang membutuhkan ketelitian yang tinggi, seperti bidang teknik dan industri.

    2. Mempermudah Pengukuran Benda-benda Kecil

    Mikrometer sekrup sangat ideal untuk mengukur benda-benda dengan ukuran kecil dan yang sulit diukur menggunakan alat ukur lainnya. Dengan alat ini, pengguna dapat mengukur ketebalan atau diameter benda yang sangat kecil dengan mudah dan akurat.

    3. Menyediakan Pembacaan yang Jelas dan Tepat

    Terdapat sistem pembacaan yang sangat jelas dan tepat pada mikrometer sekrup. Karena itu, alat ini memiliki dengan skala atau dial yang memungkinkan pengguna untuk membaca hasil pengukuran dengan sangat akurat.

    4. Menyediakan Pengukuran yang Konsisten

    Mikrometer sekrup memungkinkan pengukuran yang konsisten dan akurat. Faktanya, alat ini dirancang untuk memberikan tekanan yang konsisten pada benda yang diukur, sehingga hasil pengukurannya menjadi lebih konsisten.

    5. Menghemat Waktu dan Tenaga

    Mikrometer sekrup memungkinkan pengukuran yang cepat dan efisien. Alat ini dirancang untuk memberikan pengukuran yang akurat dalam waktu yang singkat. Sehingga, jika mengetahui cara mengukur mikrometer sekrup dengan benar, pengguna dapat menghemat waktu dan tenaga ketika melakukan pengukuran.

    6. Menyediakan Variasi Ukuran Pengukuran

    Mikrometer sekrup tersedia dalam berbagai ukuran dan variasi, mulai dari ukuran kecil hingga besar. Hasilnya, alat ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkannya dalam kebutuhan pengukuran yang spesifik.

    Bagaimana Cara Menghitung Mikrometer Sekrup?

    Bagian-bagian mikrometer sekrup sudah ada pada bagian sebelumnya, seperti bagian kerja yang meliputi pelatuk, ulir sekrup, dan rahang geser. Juga terdapat skala utama dan vernier pada bagian pengukur.

    Sebelum menghitung, pertama-tama perlu memastikan bahwa ulir sekrup dan spindle bersih serta tidak tergores. Kemudian, letakkan benda yang akan diukur di antara ulir sekrup dan spindle. Lalu putar ulir sekrup untuk menekan spindle ke benda tersebut.

    Setelah persiapan tersebut selesai, maka ikutilah cara menghitung mikrometer sekrup di bawah ini secara berurutan:  

    1. Mula-mula dengan mengukur jarak antara dua ujung rahang mikrometer dengan memutar skrup pada bagian bawah mikrometer sekrup. Ukuran yang terbaca pada skala mikrometer menunjukkan jarak antara dua ujung rahang tersebut.
    2. Selanjutnya, carilah garis pada skala vernier yang sejajar dengan garis pada skala utama. Lihatlah pada skala utama pada bagian kerja. Skala utama biasanya memiliki tanda angka-angka yang mewakili ukuran dalam mm.  Dan catatlah angka terdekat sebelum skala vernier. 
    3. Setelah itu, perhatikan posisi skala vernier pada mikrometer sekrup yang sejajar dengan skala utama. 
    4. Dalam menghitung hasil pengukuran mikrometer sekrup, gabungkan angka pada skala utama dengan angka pada skala vernier yang sejajar.

    Cara Menghitung Mikrometer Sekrup dengan Lebih Akurat

    Selain itu, untuk membaca skala mikrometer sekrup dengan lebih akurat, perhatikan juga garis-garis paralel yang terdapat pada skala vernier. Garis-garis paralel ini biasanya berfungsi untuk membantu menentukan angka yang sesuai pada skala vernier.

    Untuk menghitung hasil pengukuran mikrometer sekrup dengan lebih akurat, kamu juga perlu memperhatikan faktor zero error atau kesalahan nol pada alat. Zero error terjadi ketika skrup mikrometer tidak menunjukkan angka 0 pada saat kedua rahang mikrometer sekrup bersentuhan pada permukaan datar. 

    Dalam hal ini, perlu adanya koreksi pada hasil pengukuran dengan mengurangi atau menambahkan nilai zero error pada hasil pengukuran.

    Contoh Perhitungan

    Misalnya, jika angka pada skala utama adalah 3,0 mm dan angka pada skala vernier yang sejajar dengan skala utama adalah 7, maka hasil pengukuran mikrometer sekrup adalah 3,07 mm. Jadi, kamu harus teliti agar mendapatkan angka yang tepat. Tidak perlu terburu-buru, namun perlahan dan pasti akan memberi hasil yang benar.

    Siapkah Praktik Cara Menghitung Mikrometer Sekrup?

    Perlu keterampilan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat menggunakan mikrometer sekrup, sehingga penting untuk memahami cara menghitung mikrometer sekrup dengan benar. Namun jangan khawatir, ikuti saja carac-cara di atas untuk mendapatkan hasil yang akurat.

  • 10 Contoh Cerpen Kehidupan Sehari hari untuk Tugas Sekolah

    10 Contoh Cerpen Kehidupan Sehari hari untuk Tugas Sekolah

    Cerpen kehidupan sehari hari ini bisa menjadi ide untukmu yang mungkin sekarang mendapatkan tugas membuat cerpen. Sebenarnya membuat cerpen tidak sulit asalkan kamu tahu tema dan alur cerita yang akan kamu tuangkan pada ceritamu tersebut.

    Contoh Cerpen Kehidupan Sehari hari

    Berikut beberapa contoh cerpen bertema kehidupan sehari-hari sebagai bahan referensi.

    1. Cerpen Kehidupan tentang Tugas Sekolah

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari tentang tugas sekolah:

    Tugas Bahasa Indonesia ini menurutku cukup membingungkan. Pasalnya, Pak Anton yang merupakan guru Bahasa Indonesia memberikan tugas padaku dan teman-teman sekelas untuk membuat video dengan durasi maksimal 10 menit. Video tersebut harus menggambarkan tentang kehidupan kelas.

    Menurutnya, tugas ini akan menjadi cerita tentang pelajaran di tahun ajaran 2022/2023. Jumlah siswa di kelasku sebanyak 30 orang dan Pak Anton mulai membagi beberapa kelompok. Total ada 6 kelompok dengan masing-masing anggota berjumlah 5 anak.

    Aku ditunjuk sebagai ketua kelompok 3 yang beranggotakan Ana, Andika, Ratna, Septyan, dan Roni. Padahal aku memiliki keterampilan edit video yang sangat mengkhawatirkan. Namun penunjukkan tersebut sudah tidak bisa digugat sehingga kami langsung berdiskusi terkait tugas yang diberikan.

    Setelah melakukan diskusi panjang, kami akhirnya sepakat membagi tugas dan mulai menemukan tema video. Untungnya anggotaku, Roni dan Ana, punya kemampuan edit video yang bagus. Tugas pun aku serahkan pada mereka.

    Teman-teman lain berusaha membantu membuat konsep, skrip, menyiapkan properti, dan apa pun yang dibutuhkan. Semuanya saling bekerja sama untuk hasil video terbaik yang bisa kami tunjukkan.

    “Kata Pak Anton tugas dikumpulkan 2 minggu lagi. Tapi ayo kita mulai membuatnya besok. Kita pikirkan dulu konsep dan bagaimana cara take video-nya. Baru setelah siap semuanya kita mulai pengambilan videonya.” ajakanku tersebut lalu disepakati semua anggota kelompok.

    Sesuai tugas yang diberikan, kami pun mulai membuat konsep, skrip, dan lain-lain. Setelah semuanya sudah tersusun dan dicek, kami mulai melakukan perekaman kegiatan salah satu anggota kelompok kami, yaitu Ratna, mulai dari bangun tidur, berangkat sekolah, sampai kembali ke rumah.

    Untuk tema video dari kelompok kami yaitu “A day in my life”. Setelah proses perekaman selesai, tahap selanjutnya yaitu editing. Akan tetapi, file rekaman saat Ratna berada di sekolah malah terhapus.

    “Kamu sih gak hati-hati, Sep. File-nya jadi hilang, kan”, ujar Ana menyalahkan Roni karena tindakannya yang ceroboh.

    “Ya gak tau, ku kira sudah dipindah ke laptop, An. Makanya aku hapus. Lagian memori kameranya sudah penuh dan kita masih harus merekam lagi.” Ujar Septyan membela diri.

    “Sudah-sudah. Mau gak mau kita harus rekam ulang”, kataku menengahi perdebatan di antara mereka berdua. Untungnya, deadline pengumpulan tugas masih lama. Kami pun akhirnya merekam kembali bagian yang sempat hilang tersebut.

    Dua minggu sudah berlalu, proses editing hanya menyisakan waktu 5 hari saja. Di hari tugas pengumpulan video, kami berhasil menyelesaikan dan mengumpulkannya tepat waktu.

    Kami menjadi kelompok pertama yang mengumpulkan video ke Pak Anton. Setelah semuanya terkumpul, Pak Anton mulai memutar video tersebut satu per satu. Video diputar di kelas dan setiap kelompok bisa memberikan saran atau komentar terhadap video tersebut.

    Dari video yang ditampilkan, aku menjadi paham kenapa Pak Anton menyuruh kami mengerjakan tugas ini. Apalagi ini merupakan tugas yang menurutku cukup rumit, khususnya bagi aku yang tak pandai edit video.

    Meskipun banyak hambatan yang dilalui dan bahkan video sempat terhapus, tapi kami senang karena berhasil menyelesaikannya tepat waktu. Video-video yang ditampilkan tersebut juga bisa menjadi kenangan. Terakhir, kami diminta untuk mengunggah video tersebut ke media sosial masing-masing.

    2. Cerpen Kisah Lucu di Sekolah

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari tentang kehidupan di sekolah:

    Aku adalah siswa di SMK Darul Ulum. Aku ingin bercerita sedikit tentang hari yang tak biasa aku alami.

    Suatu hari pada Selasa pagi, seperti biasa yang aku lakukan pertama kali setelah bangun adalah mandi karena siap-siap untuk berangkat sekolah. Jarak rumah ke sekolahku tak terlalu jauh, mungkin sekitar 400 meter.

    Setelah semuanya sudah aku siapkan, aku bergegas berangkat ke sekolah. Tidak lupa aku juga berpamitan kepada kedua orang tuaku karena bagiku doa dan ridho kedua orang tua merupakan kunci untuk kesuksesanku di mana pun berada.

    “Pak, Bu, Rizki berangkat dulu ya”, kataku berpamitan pada bapak dan ibuku.

    Lalu ayahku menjawab, “Ya, hati-hati di jalan. Belajar yang tekun”. Kemudian ibuku menjawab, “Memang rajin betul anakku yang satu ini. Selalu buat bangga orang tuanya”.

    “Assalamualaikum”, jawabku sambil bersalaman dan mencium tangan kedua orang tuaku.

    “Wa’alaikumussalam”, jawab keduanya serentak.

    Lalu aku berangkat dengan bersepeda yang dibelikan ayah saat aku masih di bangku SMP. Sepeda itu pun sekarang masih aku pakai karena aku anggap sebagai temanku sendiri. Sepanjang jalan tiba-tiba aku merasa ada sesuatu yang aneh, perasaanku pun menjadi tak enak dan gugup.

    Biasanya ketika aku berangkat, pasti banyak murid lainnya yang juga berangkat ke sekolah. Tidak jarang aku berpapasan dengan teman-temanku baik teman sekelas atau teman dari kelas lain. Tapi hari ini satu pun aku tidak berpapasan dengan mereka.

    Ketika aku sudah sampai di gerbang sekolah, masih tak terlihat satu pun siswa SMK Darul Ulum yang berkeliaran. Apalagi kondisi gerbang masih tutup, padahal waktu itu sudah pukul 06.25 WIB.

    “Lho, kok jam segini gerbang masih dikunci?, kataku.

    Setelah aku bertanya-tanya, aku mulai membuka ponselku dan menelepon temanku, Andika. Aku pun mulai menanyakan kenapa tidak ada satu siswa pun dan gerbangnya masih terkunci.

    “Halo, Assalamualaikum, Dik”, kataku

    “Iya, wa’laikumussalam. Ada apa bro jam segini kok telepon? Aku masih ngantuk nih”, jawabnya.

    “Ngantuk? Kamu gak ke sekolah?”, dan dari sini aku pun mulai bertanya-tanya.

    “Emangnya kamu lupa?”, Andika bertanya.

    “Lupa apa, bro?”, jawabku.

    “Sekarang, kan libur. Kemarin juga sudah diumumkan oleh wali kelas dan di-share di grup WA. Udah aku mau tidur lagi”, katanya.

    “Oh ya sudah terima kasih. Lanjut tidur aja sana. Assalamualaikum”.

    “Wa’laikumussalam”, jawab Andika.

    Aku pun kembali pulang ke rumah dengan perasaan yang masih bingung kenapa aku bisa lupa. Kenapa juga aku tidak mengecek grup kelas.

    3. Cerpen Kehidupan Sehari hari Seorang Satpam

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari seorang satpam:

    Di pagi hari aku sedang sarapan dan tiba-tiba tersedak saat jarum jam sudah menunjuk pukul 6.50. Aku putuskan langsung menggowes sepedaku dengan cepat. Namun sialnya, gerbang sekolah tutup dan di sana pak satpam terlihat dengan wajah kesalnya karena melihatku yang telat dan menunggu di balik gerbang.

    Setelah itu, pak satpam membuka gerbang. Tapi aku beserta murid lain yang juga telat harus dihukum sesuai aturan sekolah. Hukumannya adalah berdiri di halaman sekolah hingga jam pertama selesai. Waktu itu aku melirik ke pos satpam, tempat di mana dia setiap hari datang lalu bekerja sampai sore hari.

    Satpam di sekolahku namanya Pak Wahyu, tapi anak-anak lebih sering memanggilnya dengan “Mang Yu”, entah aku pun tidak tahu siapa yang pertama kali membuat panggilan tersebut.

    Dia adalah satpam yang sangat populer di sekolahku, SMK Darul Ulum. Dia terkenal karena memang dekat dengan para siswa di sana, terutama siswa laki-laki.

    Lama-kelamaan aku pun juga semakin akrab dengan Mang Yu. Pernah suatu waktu dia bercerita padaku dan teman-teman saat dia masih seusia kami.

    “Dulu, aku pernah sekolah sepertimu. Aku pernah di usiamu. Tapi aku tidak dapat lanjut belajar sampai lulus karena orang tua tidak mampu membiayainya”,  imbuh Mang Yu dengan senyuman menutupi.

    “Kalian harus bisa memanfaatkan kesempatan semaksimal mungkin untuk menimba ilmu di sini. Makanya aku suka marah ketika ada siswa yang suka terlambat sekolah”, sambungnya.

    Lalu dia melanjutkan ceritanya. Ternyata di rumah Mang Yu menyediakan perpustakaan mini bagi para tetangganya. Mereka yang ingin bersekolah namun terkendala biaya, biasanya akan menghabiskan waktu di perpustakaan mini. Dari sini aku semakin kagum dengan apa yang diperjuangkan Pak Wahyu.

    Kondisi ekonomi Mang Yu terlihat semakin susah. Kulitnya pun keriput dan rambutnya semakin memutih. Tapi, dia masih tetap membantu orang-orang di sekitarnya tanpa pamrih. Terima kasih Pak Wahyu.

    4. Cerita Pendek tentang Kehidupan di Kantor

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari dengan latar tempat kantor:

    Terdengar bunyi dari alarm yang mengusik tidur Anton yang terlihat sangat terlelap. Lalu dia melihat dan masih menahan rasa kantuknya untuk membuka matanya secara perlahan.

    “Oh Tuhan!”, Anton terkejut saat melihat yang sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi. Dia langsung bergegas menuju kamar mandi dan tak butuh waktu lama langsung merapikan diri dan pergi ke kantor.

    Sesampainya Anton di kantor, dia ternyata sudah terlambat untuk menghadiri pertemuan yang jadwalnya dimajukan dari sebelumnya dikarenakan bosnya sudah berencana untuk pergi ke luar negeri.

    “Maaf, pak. Apa saya boleh masuk?”, tanya Anton pada bosnya yang tengah memimpin rapat.

    “Iya, silakan duduk, Anton tapi maaf proyekmu sudah digantikan oleh Alvin”.

    “Tapi kenapa, pak? Saya, kan hanya terlambat sebentar?”

    “Ini bukan karena masalah kamu datang terlambat atau tidak. Dari dulu proyek perusahaan sudah banyak saya pasrahkan kepada kamu. Tapi ternyata kamu tidak konsisten. Meskipun telat sebentar, tapi sudah ada temanmu yang memberikan ide bagus untuk proyek saat ini. Jadi maaf sekali lagi, lagian sudah bagus kamu tidak saya keluarkan”, jelas bos dengan suara tegas.

    Waktu itu Anton langsung terdiam seketika. Wajahnya penuh dengan penyesalan. Setelah pertemuan selesai, Anton langsung beranjak dan pergi ke meja kerjanya.

    “Kamu kenapa hari ini, Ton? Sampai telat begitu. Gak biasanya kamu kayak gini”, tanya Zaskia.

    “Ini salahku, Zas. Aku tadi malam begadang nonton bola karena tim favoritku sedang bertanding. Aku menontonnya tanpa melihat jam padahal besok aku ada meeting penting. Akhirnya aku pun ketiduran dan bangun telat”.

    “Hmmm makanya kamu itu harus mengutamakan pekerjaan daripada hobimu”, sambung Zaskia sedikit menasihati.

    5. Cerita Pendek tentang Sahabat

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari tentang sahabat:

    Aku adalah siswi dari SMP Taruna Bangsa. Aku akan bercerita tentang kisah masa laluku saat bertemu dengan mereka yang sekarang menjadi sahabatku. 

    Pertemuanku dan sahabatku bermula saat di gedung sekolah. Dia dan aku bertemu dengan Nanda yang saat ini bermain bulu tangkis. Ya. Memang aku adalah penggemar Nanda. Awalnya, aku melihatnya di kejuaraan bulu tangkis. Dia merupakan seseorang yang semangat di setiap pertandingan. Skill bulu tangkis yang dimilikinya pun juga bagus.

    Pada akhirnya dia berhasil menjadi pemenang di tingkat nasional. Pencapaian Nanda membuatku semakin termotivasi untuk ikut masuk ekskul bulu tangkis. Akhirnya aku memutuskan untuk mendaftar di ekskul tersebut.

    Awalnya aku tidak kenal Nanda, tapi aku tetap memberanikan diri bersalaman karena sedari awal aku sangat kagum dengan bagaimana semangat dan pencapaiannya selama ini.

    “Hai, namaku Ria. Tadi aku sempat lihat kamu main bulu tangkis. Kamu benar-benar keren, sih. Boleh dong ajari aku”, kataku.

    “Hai Ria, namaku Nanda. Kalau gitu ayo kita tanding. Nanti kamu bisa lancar sendiri main bulu tangkis kalau sering berlatih”, sambutnya dengan senyum.

    Akhirnya kami pun bertanding. Rasanya mengasyikkan bisa bermain dengan Nanda. Tidak terasa waktu pun sudah sore dan keringat kami sudah bercucuran. Kami lelah dan memutuskan beristirahat sambil menyandarkan diri ke tembok karena telah melalui pertandingan yang seru.

    “Mainmu asyik juga. Kamu juga tidak terlihat kaku dan sepertinya sudah cukup lama main bulu tangkis”, ujar Nanda.

    “Iya, aku belajar bulu tangkis dari ayah. Tapi aku tidak profesional. Tidak sepertimu yang sudah lama berkecimpung dan berhasil menjadi juara. Aku saja baru hari ini gabung ekskul bulu tangkis”, jawabku dengan nada gugup karena berada di samping pemain bulu tangkis hebat dan ku kagumi.

    “Wahhh.. baru pertama kali, ya. Pantas saja aku sepertinya belum pernah ketemu kamu sebelumnya. Tapi menurutku permainanmu sudah bagus, kok. Tinggal perlu diasah saja dan sering-sering latihan. Kali aja nanti kamu bisa kayak aku atau bahkan lebih hebat dariku”, tuturnya sambil tersenyum.

    Mendengar pernyataan Nanda membuatku sangat senang. Aku pun semakin termotivasi untuk bisa sepertinya atau bahkan kalau bisa melebihinya. Lalu ku putuskan untuk terus berlatih dan tak pernah sehari pun aku absen dari latihan bulu tangkis.

    Seiring berjalannya waktu, hubunganku dan Nanda semakin dekat. Meskipun dia banyak menorehkan prestasi, ternyata dia tidak sombong. Dia sosok cewek yang rendah hati dan malah tidak pelit ilmu. Dia tidak ragu untuk berbagi ilmu dan pengalamannya denganku.

    Aku tidak menyesal mengidolakan Nanda. Bahkan semakin membuatku termotivasi untuk mendekati, setara, atau bahkan melebihinya.

    Sekarang ku bukan hanya sebagai penggemarnya. Aku juga menjadi sahabat Nanda. Kita pun saling memberikan dukungan saat mengikuti pertandingan bulu tangkis.

    6. Cerita Pendek Aktivitas Sehari-hari di Rumah

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari tentang aktivitas di rumah:

    Libur Idulfitri telah tiba. Ku habiskan waktuku hanya di rumah saja. Sebenarnya memang aku tidak ingin ke tempat wisata, pantai, atau tempat hiburan lainnya. 

    Apalagi melihat kondisi cuaca yang semakin buruk membuatku semakin bersemangat untuk menghabiskan waktu di rumah.

    Jangan salah, berlibur di rumah juga tetap berarti. Misalnya aku menghabiskan waktuku untuk beristirahat untuk menjaga kondisi di tengah cuaca yang buruk. Aku juga membantu orang tua, khususnya ibuku untuk beres-beres rumah, membantu menyapu, mengepel, dan lain-lain.

    Bukan itu saja, aku juga bisa bersantai tanpa harus memikirkan beban tugas di sekolah. Tidak kalah seru, waktuku juga bisa aku manfaatkan untuk bermain gim. Tak lupa aku juga melaksanakan ibadah serta melakukan kegiatan lainnya.

    Di saat aku main gim, orang tuaku juga tidak memarahiku. Mungkin karena ini memang momen liburan jadi mereka memberikanku kesempatan sepuasnya. 

    Biasanya orang tuaku hanya mengizinkanku untuk main gim saat akhir pekan dan saat semua tugas sekolah telah ku selesaikan. Meskipun aku banyak menghabiskan waktu untuk main gim, aku juga tak lupa membantu orang tua. Langsung datang saat dipanggil dan tidak menolak saat dimintai tolong untuk mengantarkan ke mana pun

    Di malam hari, aku juga sempat membaca buku sekolah. Aku ingin agar apa yang aku dapatkan tidak mudah ku lupakan. Jadi saat masuk nanti, aku masih paham materi yang diajarkan.

    7. Cerpen Kehidupan tentang Romansa

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari tentang kisah romansa:

    “I was enchanted to meet you”

    Inilah lagi yang terus aku senandungkan setiap hari. 99,9% lagu tersebut membuatku merasakan sesuatu yang sama seperti Taylor Swift dan mungkin banyak orang di dunia ini juga mengalami hal yang sama seperti yang diceritakan di lagu tersebut. Menyukai seseorang dan terpesona setiap kali berjumpa, namun sayang hanya bisa terpesona tanpa bisa memilikinya.

    Ini terjadi saat aku ikut ekstrakurikuler jurnalistik di sekolah. Di sana aku mengenal sosok yang dikenal bernama Vika. Dia termasuk anggota jurnalistik senior pada bidang fotografi. 

    Saat pertama aku bertemu dengannya, aku tahu bahwa ada sesuatu yang membuatmu tertarik. Lalu, aku berjumpa lagi untuk yang kedua kali dan perasaan itu semakin menggebu-gebu. Apalagi saat masa orientasi baru, Vika terus mengajariku memotret memakai kamera DSLR. Dia mengajariku dengan sabar karena memang aku tak berpengalaman menggunakan kamera tersebut.

    “Objeknya pastikan di tengah, ya Dan, habis itu langsung jepret”, dia menjelaskan dengan suara lembutnya melihat kameraku yang condong agak ke kiri.

    Sejak saat itu, kami melanjutkan percakapan melalui WA. Aku kerap bercerita tentang aktivitasku, begitu pun dia juga bercerita tentang aktivitasnya. Akan tetapi, saat bertemu malah aku merasa gugup. Meskipun aku sudah mencoba bersikap biasa, tetap saja terlihat bahwa aku memang gugup saat mengobrol dengannya.

    Aku tidak punya keberanian untuk menyatakan perasaanku padanya. Padahal perasaan ini semakin menggebu. Bahkan aku sering lewat kelas Vika hanya untuk melihat ke bangkunya. Dia pun juga tidak tahu alasanku tetap bertahan mengikuti ekskul karena aku ingin terus berjumpa dengannya.

    Sampai sekarang pun dia tidak tahu perasaanku. Namun akhirnya sesuatu besar menyadarkanku. Aku mendengar kabar bahwa dia balikan dengan mantannya. Itu membuatmu sangat kecewa meskipun aku tahu tak ada yang bisa aku lakukan.

    8. Cerpen tentang Suasana Kelas

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari dengan latar tempat kelas/sekolah:

    Cuaca yang terik di siang hari membuat suasana kelas menjadi sangat penat. Ditambah AC bermasalah sehingga tidak mau menyala dan membuat ruangan pun semakin panas. Ini membuatku dan teman-teman merasa malas belajar.

    Apalagi waktu itu kami mendapatkan mata pelajaran yang menguras otak yaitu Matematika. Meskipun begitu, aku dan teman-temanku terpaksa tetap belajar dan mendengarkan penjelasan Bu Fitri.

    “Selamat siang, guys. Mari kita lanjutkan materi tentang Kalkulus,” Bu Fitri memulai pelajaran.

    10 menit pertama kondisi kelas masih baik-baik saja. Namun di menit berikutnya mulai muncul kegaduhan. Ridwan dan Kamil yang juga duduk di belakang mulai mengobrol satu sama lain sambil mengibaskan bukunya.

    Kemudian murid lainnya pun bolak-balik izin ke kamar mandi. Kondisi ini ternyata disadari Bu Fitri.

    “Kalian gak siap belajar, ya?”

    Sontak membuat semua siswa di kelas terdiam. Ria dan Rita yang awalnya mau izin ke toilet pun tak jadi keluar kelas.

    “Materinya masih banyak, Ibu ini mengajar bukan untuk kepentingan ibu tapi untuk kalian”

    “Maaf bu, kami tidak fokus belajar karena AC-nya mati. Kelas jadi panas banget”, Kamil memberanikan diri untuk menjawab perkataan Bu Fitri.

    “Oke deh, kayaknya kalian memang gak butuh pelajaran Ibu dan malah ribut masalah AC”, terlihat bagaimana wajah Bu Fitri yang terlihat kesal dan menahan tangis.

    Bu Fitri pun langsung membereskan buku-bukunya dan bergegas keluar kelas. Tanpa sekalipun menoleh ke para siswanya dan kami di sini juga bingung.

    “Ria, gimana dong?”, Kamil merasa sangat bersalah karena sudah menjawab pernyataan Bu Fitri.

    “Ya sudah gini saja. Habis pulang kita semua minta maaf ke Bu Fitri. Sekarang biarkan beliau tenang dulu” Jawab Ria.

    Saat bel pulang sudah berbunyi, aku beserta teman-teman langsung bergegas menuju ruangan Bu Fitri. Beliau pun masih ada di mejanya dan untung belum pulang. Kemudian kami meminta maaf karena sudah membuat Bu Fitri marah. Beliau pun memaafkan kami dan minta maaf juga karena sempat tersulut emosi.

    9. Cerpen Kehidupan tentang Tragedi Handphone

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari tentang tragedi handphone:

    Kelas 9 SMP Taruna dihebohkan berita hilangnya HP milik Yani. HP tersebut keluaran terbaru yang dibelikan orang tuanya ketika liburan ke Singapura. Dia pun sangat cemas dan meminta bantuan teman-temannya untuk memeriksa seluruh ruang kelas, termasuk tas semua siswa.

    “Pasti kalian iseng, kan? Coba buka satu-satu tas kalian”, paksa Yani.

    Satu persatu tas semua siswa di kelas 9 tersebut mulai diperiksa dan dilihat Yani. Tapi tak ada satu pun tas yang berisi HP-nya.

    “Tuh lihat, kita gak ada yang menyembunyikan HP kamu, kan?”, Rendi menjawab dengan nada yang seolah dia tak terima dituduh Yani.

    “Sorry ni guys, kok aku curiga ke Reni, ya. Dia kan kemarin HP-nya jadul. Apa mungkin dia yang ngambil?”

    Semakin kesal karena HP-nya tidak kunjung ketemu, dengan beraninya Yani menuduh Reni, murid yang mendapatkan beasiswa di sekolah tersebut.

    “Ya gak tau, tanya aja sendiri ke Reni”, Rendi memberikan jawaban seolah acuh tak acuh. Dia pun langsung pergi meninggalkan Yani.

    Lalu Yani menemui Reni yang sedang membaca buku. Yani langsung menuduhnya dan membuat Reni pun kaget mendapatkan tuduhan seperti itu.

    Tapi tiba-tiba Mrs. Nia menghampiri mereka berdua sambil membawa HP bagus yang tak lain adalah milik Yani. 

    Yani pun terkejut, malu, dan langsung mengambil HP dari tangan Mrs. Nia. Dia pun meminta maaf kepada teman-temannya, terutama Reni karena sudah menuduhnya sembarangan.

    10. Cerpen tentang Lomba di Sekolah

    Berikut contoh cerpen kehidupan sehari hari tentang perlombaan di sekolah:

    Momen classmeeting memang sangat ditunggu karena ini merupakan momen untuk menunjukkan siapa kelas terbaik lewat berbagai lomba yang diadakan sekolah. 

    Adapun lomba yang peminatnya paling banyak yaitu band. Banyak kelas yang mulai mempersiapkan dengan menunjuk para peserta yang ikut lomba tersebut. 

    Saat hari H, masing-masing siswa perwakilan kelas menunjukkan kemampuan terbaiknya. Lalu sampailah pada pengumuman siapa kelas yang berhasil memenangkan perlombaan tersebut.

    Akhirnya, kelas XI IPA 1 dinyatakan sebagai pemenang. Beberapa kelas menerima keputusan tersebut namun ada juga kelas yang tak terima, seperti XI IPA 3. 

    Menurut mereka penampilan XI IPA 1 biasa saja tapi malah menjadi juara. Bahkan ada yang mengatakan bahwa mereka menang karena yang menjadi juri adalah wali kelasnya sendiri.

    “Dapat piala dari walas (wali kelas) sendiri nih ye”, kata Dani, salah satu siswa kelas XI IPA 3.

    “Iya. Padahal mainnya biasa saja tuh”, Nonik menimpali.

    “Kan sudah ada juri dan jurinya bukan cuma 1 tapi 3”, Joko selaku ketua kelas XI IPA 1 membela diri.

    Akhirnya adu mulut terjadi dan bahkan hampir mengarah ke perkelahian. Untungnya Pak Rizki yang merupakan guru BK langsung membubarkan keributan tersebut. Mereka pun juga disuruh saling meminta maaf.

    Mana Cerpen Kehidupan Sehari Hari Favoritmu?

    Itulah beberapa contoh cerpen kehidupan sehari-hari. Kamu bisa membuat cerpen versimu sendiri karena sebenarnya membuatnya pun tidak sulit. Ingat-ingat kisah hidup yang kamu anggap menarik lalu mulailah menulis cerpenmu sendiri.

  • 5 Contoh Teks Eksplanasi Singkat Beserta Strukturnya

    5 Contoh Teks Eksplanasi Singkat Beserta Strukturnya

    Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang suatu fenomena atau peristiwa alam, sosial, dan budaya yang ada di sekitar. Karena itu, teks eksplanasi berisi tentang informasi yang benar-benar ada dan nyata. Namun, seperti apa contoh teks eksplanasi? Yuk, simak lewat artikel di bawah ini!

    Struktur Teks Eksplanasi

    Sebelum melihat contoh teks eksplanasi, ada baiknya untuk mengetahui struktur dari jenis tulisan ini terlebih dahulu. Teks eksplanasi memiliki 3 bagian atau struktur. Ke-3 struktur ini harus ada, agar sebuah naskah bisa dianggap sebuah teks eksplanasi. Adapun 3 struktur ini adalah sebagai berikut:

    • Identifikasi fenomena: Gambaran umum fenomena, kejadian, maupun peristiwa yang disampaikan.
    • Rangkaian kejadian: Pada bagian ini, teks akan membahas proses terjadinya (urutan sebab-akibat) fenomena yang dibahas beserta dampak yang ditimbulkan.
    • Interpretasi: Bisa disebut juga dengan ulasan atau penarikan kesimpulan. Isinya yakni penilaian atau komentar penulis tentang fenomena yang sedang dibahas di dalam teks.

    Contoh Teks Eksplanasi

    Berikut adalah beberapa contoh tulisan eksplanasi mengenai beberapa fenomena yang terjadi:

    1. Teks Eksplanasi Bencana Alam Tsunami

    Berikut adalah contoh teks eksplanasi dengan tema tsunami beserta strukturnya:

    [Identifikasi fenomena]

    Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat mewaspadai bencana alam Tsunami. Apalagi, Indonesia pernah dihantam Tsunami besar di Aceh pada 2015 silam. Tsunami berasal dari dua kata dalam bahasa Jepang yakni “Tsu” yang berarti pelabuhan. Sedangkan kata “Nami”, berarti gelombang laut.

    Tsunami adalah gelombang air besar yang menyebar dikarenakan gangguan aktivitas di dasar laut, seperti gempa atau gunung meletus. Gelombang ini akan menjalar dengan kecepatan 600-900 km per jam.

    [Contoh Teks Eksplanasi: Rangkaian kejadian]

    Dalam proses tsunami akibat gempa, dasar laut akan mengalami pergerakan naik-turun pada lempeng yang berupa patahan. Pergerakan lempengan ini menyebabkan getaran yang memicu ketidak seimbangan air, sehingga menimbulkan gelombang tsunami yang menjalar ke berbagai arah.

    Meski begitu, tidak semua gempa bumi dalam laut bisa mengakibatkan tsunami.  Sebab, tsunami bisa tercipta jika kekuatan gempa di atas 6,5 SR. Selain gempa, tsunami bisa diakibatkan oleh peningkatan aktivitas vulkanik, seperti letusan gunung berapi, sehingga menimbulkan efek getaran seperti gempa.

    [Interpretasi]

    Dampak yang ditimbulkan tsunami adalah kerusakan sarana dan prasarana di area pantai maupun sekitarnya. Selain itu, aliran air tsunami menimbulkan kerusakan lahan pertanian dan perkebunan hingga pengikisan topsoil.

    Oleh karena itu, masyarakat, terutama yang berada di area pantai harus selalu waspada dan dan melakukan mitigasi bencana, seperti menyimpan batu pemecah gelombang dan membuat bangunan tempat menyelamatkan diri.

    2. Teks Eksplanasi Fenomena Alam – Global Warming

    Di bawah ini adalah contoh teks eksplanasi mengenai fenomena alam, yakni pemanasan global. Untuk mengetahuinya, kamu bisa melihat contoh teks di bawah ini.

    [Identifikasi fenomena]

    Di Indonesia, sudah banyak kota-kota yang mengalami peningkatan suhu, sehingga membuat masyarakat tidak nyaman. Hal ini merupakan salah satu efek dari pemanasan global (global warming). Global warming merupakan fenomena alam yang terjadi karena suhu atmosfer, laut, dan daratan bumi yang meningkat.

    Fenomena ini terjadi karena aktivitas manusia, seperti penggunaan dan pembakaran fosil dan kegiatan alih guna lahan. Aktivitas tersebut menghasilkan banyak gas senyawa karbon di atmosfer Bumi, sehingga menimbulkan efek rumah kaca yang berlebih

    [Contoh Teks Eksplanasi: Rangkaian kejadian]

    Sumber energi utama Bumi yakni berasal dari matahari. Saat energi dari matahari sampai ke permukaan bumi, maka energi ini berubah menjadi panas yang bisa membuat bumi hangat. Hal ini karena permukaan bumi akan menyerap sebagian panas dari Matahari. Setelah itu, Bumi akan memantulkan kembali sisa panas tersebut.

    Sisa panas ini berupa gelombang radiasi infra merah yang seharusnya dikembalikan ke luar angkasa. Namun, infra merah tersebut terperangkap, karena jumlah gas rumah kaca, seperti CO2, metana, dan uap air yang menumpuk.

    Akibatnya, gas-gas tersebut memantulkan kembali radiasi panas dan disimpan di permukaan Bumi. Hal tersebut terjadi secara berkelanjutan, sehingga membuat suhu rata-rata Bumi meningkat.

    [Interpretasi]

    Efek rumah kaca sebenarnya cukup bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia. Namun, jika kadarnya berlebihan, maka akan berakibat buruk bagi Bumi itu sendiri. Maka dari itu, pengurangan bahan bakar fosil dan beralih ke energi lain yang ramah lingkungan dapat membuat Bumi menjadi lebih baik.

    3. Teks Eksplanasi Tentang Fenomena Bullying

    Berikut adalah contoh teks eksplanasi mengenai fenomena sosial bullying atau perundungan yang terjadi pada anak-anak:

    [Identifikasi fenomena]

    Bullying merupakan penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan penuh kesadaran oleh seseorang atau suatu kelompok. Biasanya, bullying dilakukan oleh mereka yang memiliki power atau kekuatan. Bullying juga bisa diartikan sebagai perilaku agresif yang membuat korban bully merasa tidak nyaman.

    Cara yang mereka lakukan untuk mem-bully adalah dengan menyakiti secara verbal maupun fisik. Selain itu, bullying dilakukan secara terus menerus. Berdasarkan data KPAI, dilaporkan sudah ada 226 kasus bullying di tahun 2022. Jumlah tersebut belum termasuk dengan kasus yang tidak dilaporkan oleh KPAI.

    Penyebab bullying cukup beragam, yakni karena lingkungan keluarga, sosial, dan media.

    [Contoh Teks Eksplanasi: Rangkaian kejadian]

    Dari penyebab keluarga, pelaku bullying biasanya terjadi dari keluarga yang bermasalah, seperti menghukum secara berlebihan. Selain itu, bullying bisa dipicu karena kondisi rumah yang tidak baik. Nantinya, anak akan mengamati konflik yang ada di dalam keluarga. Kemudian, menirukan perilaku yang dilihat kepada teman-temannya.

    Selain itu, media sering juga menayangkan aksi yang tidak patut dicontoh. Misalnya, film dengan adegan kekerasan atau kata-kata kasar dan tidak senonoh. Akibatnya, anak-anak yang melihatnya tidak bisa menahan diri untuk meniru aksi tersebut. Sehingga, berujung pada pembullyan kepada teman-temannya.  

    Hal tersebut dapat membentuk pola perilaku bullying. Bahkan, menurut survey, 56,9% anak meniru adegan film yang mereka tonton. Baik gerakan maupun kata-kata yang dilontarkan.

    [Interpretasi]

    Bullying jelas bukan sebuah perilaku yang baik dan boleh dicontoh. Sebab, korban bullying akan sangat menderita, mulai dari mengalami gangguan psikologis hingga mengakhiri hidupnya. Oleh karena itu, semua harus terlibat untuk mengajarkan kepada anak nilai-nilai kesusilaan dan agama, agar terjalin hubungan baik antar sesama.

    4. Teks Eksplanasi Tentang Pelangi

    Di bawah ini adalah contoh teks eksplanasi mengenai pelangi dan seperti apa proses terjadinya.

    [Identifikasi fenomena]

    Pelangi merupakan fenomena alam berupa refraksi (pembiasan cahaya) yang tercipta karena tetesan-tetesan air mengenai sinar dari matahari. Kemudian, pembiasan ini membentuk sebuah busur cahaya yang memiliki 7 warna dasar.

    Pelangi terbentuk secara alami. Fenomena ilusi optik ini terjadi dari sebuah interaksi antara sinar matahari, air, dan udara. Itulah mengapa pelangi sering terlihat ketika ada sinar matahari setelah hujan turun.

    [Contoh Teks Eksplanasi: Rangkaian kejadian]

    Sinar matahari, memiliki warna dasar yang disebut dengan MeJiKuHiBiNiU (merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu) yang berkumpul menjadi satuan warna putih. Sebelum masuk ke permukaan bumi, sinar matahari ditahan  melalui atmosfer, struktur bumi, dan komponennya.

    Setelah itu, cahaya matahari harus melewati presipitasi (titik-titik air hujan) sebelum ke permukaan bumi. Jatuhnya presipitasi tidak turun dengan lurus ke bawah. Sehingga, cahaya matahari yang lewat, akan dibelokkan dan memisahkan antara satu warna dengan warna lainnya. Alhasil, terbentuklah pembiasan cahaya menjadi 7 warna.

    Ketujuh warna ini memiliki panjang gelombannya masing-masing, sehingga menciptakan pelangi dengan sudut warna yang berbeda-beda. Warna pertama yang dibelokan adalah ungu. Sedangkan yang terakhir adalah warna merah.

    [Interpretasi]

    Pada dasarnya, pelangi merupakan fenomena meteorology yang terjadi akibat cahaya yang dipantulkan, dibiaskan, dan dipisahkan dalam tetesan air yang menciptakan spektrum cahaya. Kemudian, cahaya ini menghasilkan warna-warna yang ,yang muncul di langit. Fenomena ini bisa dinikmati oleh semua kalangan, karena aman.

    5. Teks Eksplanasi Tentang Gunung Tangkuban Perahu

    Berikut adalah contoh teks eksplanasi mengenai bagaimana Gunung Tangkuban Perahu terbentuk:

    [Identifikasi fenomena]

    Gunung Tangkuban Perahu atau Parahu dalam bahasa Sunda adalah destinasi wisata yang sangat populer di Bandung, tepatnya di daerah Lembang. Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung berapi yang aktif sampai sekarang. Selain itu, Tangkuban Perahu merupakan sisa gunung api purba di Indonesia

    [Rangkaian kejadian]

    Sekitar 2 juta tahun yang lalu, aktivitas vulkanik terjadi di area pegunungan utara. Aktivitas ini kemudian membentuk gunung berapi purba. Gunung ini diberi nama Gunung Sunda yang diperkirakan memiliki ketinggian lebih dari 4000 mdpl.

    Gunung Sunda sendiri telah 2 kali meletus. Kedua letusannya cukup besar, sehingga menghancurkan bagian puncak gunung dan menghasilkan awan abu tebal seperti bom atom. Pada 105.000 tahun yang lalu, letusan pertama terjadi. Sementara, 50.000 ribu tahun setelahnya, letusan kedua terjadi.

    Letusan kedua inilah yang akhirnya menyebabkan runtuhnya kaldera Gunung Sunda. Kaldera sendiri merupakan lubang besar seperti kuali berukuran 2 km lebih dan terbentuk setelah pengosongan kantung magma dalam erupsi gunung berapi. Akibatnya, tercipta daerah gunung baru yang dinamakan Gunung Tangkuban Perahu.

    [Interpretasi]

    Gunung Tangkuban Parahu terkenal karena cerita rakyatnya yang berjudul Sangkuriang. Namun, keindahan Tangkuban Parahu yang eksotis juga dapat memikat orang-orang untuk mengunjungi gunung ini. Sebab, cukup banyak keunikan yang bisa ditemui, mulai dari banyak kawah aktif sampai flora dan fauna endemik yang unik.

    Sudah Tahu Contoh Teks Eksplanasi?

    Itulah beberapa contoh jenis tulisan eksplanasi beserta strukturnya. Teks ini bertujuan untuk menjelaskan informasi secara detail mengenai ‘bagaimana’ sebuah peristiwa bisa terjadi. Semoga artikel di atas dapat membantu untuk mengenali seperti apa teks eksplanasi.

  • Cara Menghitung Standar Deviasi dengan Metode Manual dan Excel

    Cara Menghitung Standar Deviasi dengan Metode Manual dan Excel

    Standar deviasi atau juga dikenal dengan istilah simpangan baku merupakan salah satu ilmu statistik yang tujuannya untuk mengukur tingkat kedekatan serta kesamaan dalam kelompok. Oleh sebab itu, penting untuk kamu mengetahui cara menghitung standar deviasi, agar bisa mendapatkan ukuran yang tepat.

    Sekilas Tentang Standar Deviasi

    Standar deviasi merupakan perhitungan dalam statistik yang digunakan untuk menentukan kedekatan sebaran data dalam sampel dan kedekatan data individu dengan rata-rata nilai atau mean dari sampel tersebut.

    Perhitungan deviasi memang dipakai oleh para ahli statistik untuk mencari tahu sampel data yang sudah diambil dan mewakili keseluruhan dari populasi. Sebab, mencari data yang benar dalam sebuah populasi tidak mudah. Maka dari itu, harus menggunakan standar deviasi agar mempermudah prosesnya.

    Selain ranah statistik, standar deviasi juga berperan penting terhadap dunia investasi atau bisnis.

    Di dunia investasi, perhitungan menggunakan deviasi standar berfungsi untuk bantu mengetahui jumlah risiko dan volatilitas yang berkaitan dengan kegiatan investasi. Jadi, para investor bisa mengetahui kestabilan angka saat mengembalikan dana investasi melalui cara menghitung standar deviasi.

    Rumus Standar Deviasi

    Seperti perhitungan statistika lainnya, standar deviasi juga memiliki rumus yang digunakan sebagai acuan dasar saat melakukan perhitungan, baik untuk kegiatan penelitian atau investasi. Rumus tersebut adalah:

    Keterangan:

    • s merupakan simbol dari standar deviasi.
    • n adalah simbol dari jumlah atau total keseluruhan data.
    • y2 merupakan nilai kuadrat dari jumlah data (i= 1,2,3,…,n).
    • y adalah keseluruhan data.

    Dalam buku Investigasi dan Pengendalian Wabah di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Kathleen Meehan Arias menyatakan bahwa standar deviasi merupakan akar kuadrat dari varians yang jumlah nilainya tidak pernah negatif.

    Artinya, jika nilai dalam kumpulan data mendekati nilai rata-rata atau mean, maka standar deviasi akan berubah menjadi kecil. Sebaliknya, jika nilai dalam data tidak mendekati mean, maka standar deviasi akan jadi besar.

    3 Cara Menghitung Standar Deviasi

    Perhitungan standar deviasi bisa dilakukan dengan 3 cara, yaitu manual, kalkulator, dan excel. Agar lebih paham bagaimana cara menghitungnya yang benar berdasarkan masing-masing metodenya, simak rangkuman berikut ini!

    1. Cara Menghitung Standar Deviasi Secara Manual

    Perhitungan manual masih menjadi metode yang paling umum dilakukan. Metode ini tentu saja berpatokan pada rumus standar deviasi yang sudah dijelaskan di atas. Berikut cara menghitungnya secara manual:

    • Menentukan mean atau nilai rata-rata. Caranya adalah menjumlahkan nilai keseluruhan data. Setelah itu, dibagi dengan jumlah data.
    • Selanjutnya mencari nilai varian. Caranya adalah mengurangi nilai rata-rata atau mean dari nilai data.
    • Langkah berikutnya melakukan pengkuadratan dari masing-masing nilai yang sudah diperoleh. Kemudian, jumlahkan hasilnya.
    • Lakukan pembagian antara hasil penjumlahan tadi dengan jumlah titik data yang kemudian dikurangi satu.
    • Mencari akar kuadrat dari hasil pembagian tadi. Hasil dari akar kuadrat ini merupakan nilai dari standar deviasi.

    Perhitungan menggunakan cara manual harus mengikuti rumus standar deviasi yang berlaku. Selain itu, juga harus memahami komponen-komponen di dalamnya agar mempermudah perhitungan nantinya.

    Meski sedikit rumit, perhitungan manual dinilai efektif, karena langsung berpatokan pada rumus standar deviasi. Sehingga, hasil dari perhitungannya dianggap lebih efektif.

    2. Cara Mencari Standar Deviasi Menggunakan Kalkulator

    Mencari standar deviasi juga bisa menggunakan kalkulator, yaitu alat bantu perhitungan. Seiring berkembangnya teknologi, sudah banyak kalkulator yang memiliki berbagai tombol dan kegunaan, salah satunya untuk menghitung deviasi. Berikut caranya:

    • Tekan tombol mode statistik. Caranya menekan tombol angka 3 (STAT).
    • Selanjutnya, tekan tombol angka 2 (VAR 1).
    • Masukkan data yang akan dihitung, kemudian tekan simbol (=), angka, (=), dan seterusnya hingga angka di dalam data habis.
    • Lanjutkan dengan menekan tombol (=) untuk menghitung keseluruhan data tadi.
    • Kemudian, tekan tombol kalkulator AC, lanjutkan dengan menekan tombol Shift.
    • Setelah itu, tekan tombol angka 1 (STAT), 4 (VAR), dan 3 (σ x). Lalu, tekan tombol (=) di kalkulator untuk mengetahui hasil akhirnya.

    Perhitungan standar deviasi menggunakan kalkulator terlihat seperti tidak menggunakan rumus, faktanya langkah-langkah di atas merupakan cara sederhana yang masih berpatokan pada rumus standar deviasi.

    Sebagai catatan, metode ini bisa dilakukan jika kalkulator memang mendukung fitur-fitur ilmu statistik. Jika tidak ada, maka perhitungan standar deviasi menggunakan kalkulator tidak bisa dilakukan.

    Jadi, metode perhitungan menggunakan kalkulator tidak bisa dilakukan di semua jenis kalkulator. Perhitungan ini hanya bisa dilakukan menggunakan kalkulator yang sudah didukung fitur statistik, sehingga langkah-langkah perhitungan di atas bisa diterapkan.

    3. Menghitung Standar Deviasi Menggunakan Excel

    Metode perhitungan standar deviasi terakhir adalah menggunakan excel. Ini merupakan metode kekinian yang dinilai lebih cepat dan efektif. Sama seperti metode sebelumnya, cara menghitung standar deviasi menggunakan excel juga harus menggunakan rumus, yaitu:

    a. STDEV

    Rumus pertama ini bertujuan untuk mencari standar deviasi berupa data sampel dengan tidak melibatkan nilai logika atau teks.

    Cara penerapannya, yaitu menempatkan kursor di kolom yang akan dimasukkan standar deviasi. Kemudian, input formula =STDEV. Setelah itu, blok keseluruhan data range yang akan dihitung, lalu klik Enter.

    Jika hasil dari perhitungan di atas adalah 0 atau nol, maka data tersebut sudah sesuai dengan rata-rata dan mewakili sampel.

    Namun, saat ini formula STDEV pada excel kurang direkomendasikan, khususnya untuk mencari standar deviasi sampel dari keseluruhan populasi. Cara yang lebih efektif adalah menggunakan rumus atau formula =STDEV.P untuk populasi dan =STDEV.S untuk mencari sampel.

    b. STDEV.P

    Perhitungan menggunakan STDEV,P cukup mudah, yaitu memasukkan formula =STDEV.P(angka 1, angka 2, angka 3,…,n). Misalnya, populasi data ada 6, maka untuk mencari simpangan baku atau standar deviasinya adalah =STDEV.P(1,2,3,4,5,6).

    c. STDEV.S

    Sedangkan untuk mencari simpangan baku atau standar deviasi sampel dari keseluruhan data adalah menggunakan rumus atau formula =STDEV,S(angka 1, angka 2, angka 3,…,n).

    Misalnya, jumlah data yang tersedia ada 20. Namun, peneliti hanya akan mengambil 10 data sebagai sampel. Maka, cara menghitung standar deviasi menggunakan formula sampel adalah =STDEV.S(1,2,3,…,10).

    Perbedaan formula STDEV.S dengan STDEV.P adalah adanya pengurangan 1 di dalam formula STDEV.S. Jadi, hasilnya data akan berkurang, jika hanya menghitung jumlah sampelnya saja. Hal tersebut sesuai dengan rumus standar deviasi.

    Ada pula formula excel lain yang bisa dicoba untuk mencari standar deviasi yang melibatkan teks atau nilai logika, yaitu STDEV.A dan STDEV.PA. Caranya pun sama, yaitu meng-input formula tersebut, kemudian memasukkan data keseluruhan.

    Sudah Lebih Paham Cara Menghitung Standar Deviasi?

    Jadi, menentukan standar deviasi dalam proses analisis statistik dapat kamu lakukan dengan metode manual, menggunakan kalkulator, hingga dengan bantuan perangkat lunak Excel. Tentunya masing-masing metode perhitungan memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, jadi kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhan.

  • Kumpulan Puisi Cita Citaku Menjadi Polisi untuk Tugas Sekolah

    Kumpulan Puisi Cita Citaku Menjadi Polisi untuk Tugas Sekolah

    Puisi cita citaku menjadi polisi adalah salah satu puisi anak yang sangat menarik dan bagus untuk perkembangan bakat sang buah hati. Melalui puisi dengan tema cita-cita, sang anak tentu akan terpacu mental serta keinginannya untuk dapat mewujudkan mimpi menjadi seorang polisi.

    Selain itu, tema puisi ini juga sangat cocok untuk tugas sekolah terutama dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Kewarganegaraan. Lantas, apa saja puisi terbaik dengan tema cita-cita ingin menjadi seorang polisi? Daripada penasaran, yuk simak selengkapnya dalam artikel ini!

    Kumpulan Puisi Cita Citaku Menjadi Polisi

    Langsung saja, ini dia kumpulan puisi dengan tema cita-cita menjadi seorang polisi. Simak penjelasan lengkapnya:

    1. Puisi Tentang Cita-Cita Anak yang Ingin Menjadi Seorang Polisi

    Berikut adalah contoh puisi dengan tema cita-cita anak yang ingin menjadi seorang polisi:

    Berdiri gagah di simpang jalan
    Mengamankan para pengguna jalan
    Walau hujan, panas, dirimu tetap teguh dengan pendirian
    Menemani mereka dalam hingar bingar bisingnya jalan

    Polisi, engkaulah sang penolong kami yang lemah
    Menolong tanpa pernah membedakan
    Suatu hari, aku ingin menjadi polisi yang kuat, tangguh dan tak pernah kenal lelah
    Agar kelak, aku bisa menjadi pahlawan bagi mereka yang membutuhkan

    2. Puisi Inspirasi Anak dari Ayahnya yang Seorang Polisi

    Berikut adalah contoh puisi inspirasi untuk anak, dari ayahnya yang seorang polisi:

    Ayahku yang gagah ialah seorang polisi
    Badannya tegap dan pemberani
    Bekerja dengan disiplin tak kenal lelah
    Tidak pernah sekalipun terbesit rasa malas.

    Aku ingin menjadi seperti ayahku
    Menjadi seorang polisi yang membanggakan
    Selalu membantu dan menolong yang lemah
    Dan tak takut dengan apapun

    3. Puisi Inspirasi untuk Anak yang Ingin Menjadi Polwan

    Berikut adalah contoh puisi cita cita ku menjadi polisi, untuk anak perempuan yang punya mimpi menjadi seorang polwan:

    Cita-citaku jadi seorang polwan

    Yang cantik dan juga pintar

    Suka menolong orang

    Menjadi pahlawan

    Cita-citaku jadi seorang polwan

    Yang pemberani berantas kejahatan

    Tidak takut pada orang

    Berani membela yang benar

    4. Puisi Anak Tentang Polisi yang Mengabdi Kepada Bangsa

    Berikut adalah contoh puisi anak tentang seorang polisi yang ingin selalu mengabdi kepada bangsa dan negara:

    Aku punya cita-cita yang sangat mulia

    Mengabdi tanpa pamrih kepada bangsa dan negara

    Sebagai seorang pelayan masyarakat

    Ya, itulah diriku yang ingin menjadi seorang Polisi

    Polisi yang kuat tanpa ada rasa takut

     Polisi yang ramah dan selalu membela yang lemah

    Senang menolong kepada masyarakat

    Dan ikhlas berbakti tanpa mengharap imbalan dan pamrih

    5. Puisi Tentang Polisi yang Adil

    Berikut adalah contoh puisi bertema anak yang bercita-cita menjadi seorang polisi yang adil:

    Cita-citaku menjadi polisi

    Memakai seragam gagah berani

    Menolong orang yang dijahati

    Menegakkan keadilan di bumi ini

    Akan ku berantas para penjahat

    Agar semua hidup damai

    Kemanapun tak ada yang ditakutkan

    Sama orang hidupnya tenang

    6. Puisi Anak yang Ingin Menjadi Polisi dan Menjaga Keamanan

    Berikut adalah contoh puisi cita citaku menjadi polisi yang hebat, kuat, dan mampu menjaga keamanan negara:

    Bagiku polisi tak hanya sekedar profesi

    Bukan pula tempat mencari hati

    Melainkan sebuah pengabdian sejati

    Dengan rasa tulus menjaga keamanan

    Bekerja siang maupun malam

    Mengabdi untuk negara tercinta

    Melakukan tugasnya tanpa ada rasa Lelah

    Itulah cita-citaku untuk menjadi polisi yang sesungguhnya.

    7. Puisi Tentang Anak yang Giat Belajar untuk Menjadi Polisi

    Berikut adalah contoh puisi tentang anak yang giat belajar demi cita-citanya menjadi seorang abdi negara:

    Hari demi hari aku terus belajar

    Supaya cita-citaku menjadi polisi dapat ku kejar

    Menjalankan suatu profesi yang mulia

    Bekerja untuk membantu sesama

    Aku harus selalu semangat dalam menggapainya

    Supaya cita-citaku bisa terwujud

    Jangan cuma berangan-angan

    Tapi harus selalu giat dalam belajar

    Mana Puisi yang Menurut Anda Paling Bagus?

    Itulah pembahasan tentang kumpulan puisi cita citaku menjadi polisi. Puisi dengan tema mimpi dan cita-cita sangatlah bagus untuk perkembangan pola pikir dan juga kecerdasan sang buah hati. Apalagi, polisi merupakan profesi yang sangat mulia. Menjadi abdi negara demi melindungi keamanan bangsa. Semoga bermanfaat!