Blog

  • Hukum Waris dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat & Pembagian yang Adil

    Hukum Waris dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat & Pembagian yang Adil

    Seperti apa hukum waris dalam Islam? Selain hukum waris, setiap urusan manusia baik tentang duniawi atau ukhrawi sudah diatur di dalam ajaran agama Islam. Apalagi Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi keadilan dan kemaslahatan.

    Adil di sini bukan sama rata atau mendapatkan bagian sama. Adil tersebut yaitu mendapatkan sesuai proporsi atau haknya. Begitu juga terkait pembagian harta warisan ini. Sudah ada ketetapan di dalam agama Islam untuk membagi warisan tersebut seadil-adilnya.

    Pengertian Waris dalam Islam

    Islam merupakan agama yang sangat sempurna. Berbagai hal telah dijelaskan dalam Islam, termasuk mengenai pembagian harta waris. Di dalam Islam, membagi warisan harus ada aturannya yang wajib disepakati semua ahli waris.

    Pengertian waris dalam Islam yaitu proses perpindahan atau pengalihan harta seseorang yang sudah meninggal pada keluarga atau orang-orang yang menjadi ahli waris. Ahli waris adalah orang atau pihak-pihak yang memiliki hak menerima harta warisan.

    Adapun menurut Kompilasi Hukum Islam sesuai yang tertuang pada Pasal 171, hukum waris dalam Islam yaitu hukum yang dibuat dengan tujuan mengatur pemindahan hak terkait kepemilikan harta dari pewaris. Hal ini berkaitan tentang siapa saja yang berhak menerima warisan beserta jumlahnya.

    Bahkan hukum tersebut mengatur jenis harta atau warisan yang ditinggalkan. Semuanya akan diatur sedemikian rupa sesuai hak para ahli waris. Menetapkan hukum ini tentu sebuah kewajiban karena berkaitan dengan hak seseorang. 

    Rukun Waris dalam Islam

    Dalam menerapkan hukum waris dalam Islam, terdapat 3 rukun penting yang mesti dipenuhi. Ketiga rukun tersebut yaitu:

    1. Ada yang Mewariskan

    Rukun yang pertama sudah pasti harus ada orang yang mewariskan atau al-muwarits. Maksudnya, si mayit yang mempunyai harta warisan.

    2. Ada orang Berhak Mendapatkan Warisan

    Berikutnya ada al-warits yaitu seseorang yang berhak memperoleh warisan. Tentu saja bukan sembarang orang melainkan harus mempunyai hubungan dengan al-muwarits. Hubungan tersebut bisa berupa perkawinan, kekerabatan, dan sebagainya.

    3. Terdapat Warisan untuk Dibagikan

    Rukun yang ketiga yaitu ada warisan yang bisa dibagikan atau al-mauruts. Tentu saja sebelum memutuskan untuk membagi warisan, pastikan dulu si mayit mempunyai harta untuk dibagikan.

    Syarat Waris dalam Islam

    Menurut Dr. Musthafa Al-Khin di dalam kitab Al-Fiqhul Manhaji, terkait hukum waris dalam Islam ini terdapat 4 syarat penting untuk dipahami serta dipenuhi. Keempat syarat tersebut yaitu:

    1. Pewaris Telah Meninggal Dunia

    Jika hartanya hendak diwariskan, maka syarat pertama yaitu pewaris merupakan seseorang yang sudah meninggal dunia. Ketika orang tersebut masih dalam kondisi koma, maka harta masih belum boleh diwariskan. Sekali pun pewaris mengalami koma berkepanjangan. Ini karena sebab warisan adalah karena kematian. 

    Lalu bagaimana dengan seseorang yang sudah lama hilang dan bahkan bertahun-tahun belum ada kabar? Lalu pihak keluarga ingin membagi harta warisan orang tersebut? 

    Dari sini, pembagian warisan ditentukan berdasarkan keputusan hakim. Jika putusan hakim menyatakan bahwa benar seseorang sudah dinyatakan meninggal, maka harta tersebut boleh dibagikan.

    2. Ahli Waris secara Nyata Masih Hidup

    Syarat yang kedua yaitu ahli waris yang akan memperoleh warisan juga masih hidup. Bahkan ketika masa hidupnya hanya sebentar, orang tersebut berhak mendapatkan warisan sesuai haknya. Lalu bagaimana jika ahli waris tersebut meninggal dunia?

    Maka tentu yang berhak menerima adalah ahli waris lain yang masih hidup. Tinggal memutuskan siapa yang akan menjadi penerus ketika si ahli waris jika nanti sudah meninggal dunia. Islam sudah mengatur semuanya sesuai proporsi dan pastinya adil.

    3. Ada Hubungan Pernikahan, Kekerabatan, atau Memerdekakan Budak

    Berikutnya, syarat seseorang menerima warisan yaitu karena beberapa sebab seperti pernikahan, kekerabatan, atau wala’ alias memerdekakan budak. Seseorang tidak bisa dan tidak berhak untuk memperoleh warisan jika statusnya bukan sebagai kerabat atau bukan disebabkan karena pernikahan.

    Lalu bagaimana jika anak angkat atau seseorang yang tidak memiliki hubungan kekerabatan kemudian tetap diberikan warisan? Maka harta yang diberikan tersebut bukan merupakan harta warisan. Akan tetapi, menjadi shadaqah atau hibah.

    4. Ada Alasan untuk Seseorang Dapat Memperoleh Warisan

    Untuk syarat yang keempat ini khusus bagi hakim yang ingin menetapkan seseorang termasuk penerima warisan atau tidak. 

    Saksi tidak bisa hanya menyatakan “orang ini merupakan ahli waris dari si fulan”.  Seorang hakim tidak bisa langsung menerima kesaksian tersebut hanya berdasarkan ucapan. Akan tetapi, harus ada penjelasan serta bukti mengenai alasan mengapa orang tersebut berhak menerima warisan dari si mayit.

    Pembagian Waris dalam Islam

    Membagi warisan tentu tidak boleh sembarangan dan harus mengacu pada hukum waris dalam Islam. Terkait hal tersebut, berikut pembahasan selengkapnya.

    • Anak perempuan jika sendirian (anak tunggal), maka dia mendapatkan setengah bagian. Namun jika ada 2 orang atau lebih maka mereka sama-sama memperoleh sepertiga. Jika anak perempuan tersebut bersama anak-anak laki, maka bagian untuk anak laki-laki 2 berbanding 1 bagian anak perempuan.
    • Ayah memperoleh sepertiga jika pewaris tidak memiliki anak. Jika ada anak, maka ayah mendapatkan seperenam.
    • Ibu memperoleh seperenam jika ada anak maupun memiliki dua saudara/lebih. Jika pewaris tidak memiliki anak maupun saudara, maka ibu memperoleh sepertiga bagian.
    • Ibu memperoleh sepertiga bagian atas sisa atau setelah diambil janda/duda jika bersama-sama dengan ayah.
    • Duda memperoleh separuh bagian jika pewaris tidak memiliki anak. Jika ternyata punya anak, maka memperoleh seperempat.
    • Janda memperoleh seperempat jika pewaris tidak memiliki anak. Jika punya anak, maka janda memperoleh seperdelapan.
    • Jika pewaris meninggal dan tidak punya ayah/anak, maka saudara laki-laki maupun saudara perempuan seibu masing-masing dapat seperenam. Jika mereka dua orang/lebih maka sama-sama memperoleh sepertiga. 
    • Jika seseorang meninggal dan tidak meninggalkan ayah atau anak, sementara dia memiliki satu saudara perempuan kandung/seayah, dia mendapatkan setengah bagian. Namun jika saudara perempuan berjumlah dua orang/lebih dan seayah, maka sama-sama mendapatkan dua per tiga. Jika ternyata punya saudara laki-laki kandung, maka bagian saudara laki-laki tersebut dua kali lipat dari saudara perempuan.

    Membayar Utang atau Membagi Warisan?

    Pertanyaan yang berkali-kali muncul, jika si mayit meninggalkan utang dan masih memiliki harta untuk dibagikan, mana yang lebih dulu? Apakah membayar utang untuk si mayit atau langsung membagi warisan tersebut?

    Jawabannya sudah tentu membayar utang terlebih dahulu. Ini karena utang sifatnya wajib dan masih menjadi tanggungan meskipun seseorang sudah meninggal dunia. Setelah semua utangnya lunas, maka sisa utang tersebut baru bisa mulai dibagikan.

    Lalu bagaimana jika orang yang menagih utang memutuskan untuk ikhlas? Jika memang ikhlas, kemungkinan warisan sudah bisa langsung dibagikan. Hal ini karena jika benar-benar ikhlas, maka otomatis si mayit tidak mempunyai tanggungan.

    Kekeliruan dalam Menerapkan Hukum Waris dalam Islam

    Berikut beberapa hal yang mungkin terkesan sederhana namun menjadi sebuah kesalahan hukum waris dalam Islam yang bisa jatuh pada keharaman.

    1. Bagian untuk Anak Laki-laki serta Perempuan Dianggap Sama

    Kesalahan pertama yaitu menyamaratakan bagian untuk anak laki-laki dengan anak perempuan. Sebenarnya ini permasalahan klasik, padahal dalam hukum waris sesuai ajaran Islam tentu saja dilarang.

    Sesuai aturan, anak laki-laki memperoleh bagian sebanyak dua kali lipat dari anak perempuan. Seseorang yang mendapatkan tanggung jawab untuk membagi harta warisan harus benar-benar paham tentang hal tersebut.

    2. Membagi Harta Warisan Ketika Masih Hidup

    Seperti penjelasan sebelumnya, syarat warisan boleh dibagi yaitu ketika pemilik warisan tersebut sudah meninggal. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang tetap membagikan harta warisannya padahal masih hidup.

    Bahkan sampai timbul pertengkaran di antara keluarga karena warisan yang belum kunjung dibagi. Jika tetap dilakukan, maka harta yang dibagikan tentunya bukan merupakan harta waris melainkan hibah atau harta pemberian/hadiah.

    3. Harta Bersama Milik Suami-Istri

    Adanya harta milik bersama atau gono-gini menyebabkan sistem pembagian warisan menjadi rancu. Biasanya ketika suami/istri masih hidup, pembagian warisan menjadi tertunda. 

    Padahal dalam Islam, ketika telah menikah maka harta suami maupun istri tidak harus menjadi satu atau bahkan menjadi harta milik berdua. Prinsipnya, dalam harta suami terdapat hak istri namun di dalam harta istri tidak terdapat hak suami. Ini akan lebih memudahkan pembagian warisan.

    Sudah Paham Hukum Waris dalam Islam?

    Sekian informasi tentang hukum warisan di dalam Islam. Sebelum memutuskan untuk membagi warisan, seseorang wajib memahami rukun, syarat, dan bagaimana cara pembagiannya. Dengan begitu, proses pembagian berlangsung adil dan sama-sama ridho.

  • Sumber Hukum Islam: Pengertian, Jenis, dan Penjelasannya Lengkap!

    Sumber Hukum Islam: Pengertian, Jenis, dan Penjelasannya Lengkap!

    Dalam ajaran agama Islam, ada beberapa hukum yang harus dikembangkan oleh manusia. Melalui sumber hukum Islam, umat muslim dapat memenuhi perintah Allah SWT dengan maksimal. Lantas, apa saja jenisnya? Simak penjelasannya di bawah ini!

    Pengertian Hukum Islam

    Hukum Islam merupakan jalan yang harus ditempuh oleh manusia untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT, yakni pencipta alam semesta. Dengan kata lain, hukum Islam menjadi peraturan yang bertujuan untuk mengatur urusan dunia dan akhirat milik umat muslim. 

    Dalam Kisyaaf Ishthalahat al-Funun, Muhammad Ali At-Tahanawi berpendapat bahwa hukum Islam mencakup seluruh bagian yang mengajarkan agama Islam. Mulai dari bidang ibadah, akhlak, aqidah, dan muamalah. 

    Syariat Islam seringkali disebut sebagai syariah yang berisi tentang penetapan aturan dari Allah SWT. Hal tersebut terjadi karena aturan tersebut memiliki tujuan untuk mengatur hubungan makhluk hidup dengan Tuhannya, sesama muslim, manusia, makhluk hidup, dan alam semesta. 

    Pada peraturan yang ada di dalam hukum Islam, ada berbagai sumber yang dijadikan sebagai patokan umat muslim. Dengan demikian, hukum Islam menjadi solusi kehidupan yang harmonis untuk manusia penganut agama Islam.

    Oleh sebab itu, umat muslim wajib untuk mempelajari hukum Islam. Mulai dari sumber hukum Islam, tujuan hukum Islam, pembagian hukum Islam, dan lain sebagainya. Selain memberikan pemahaman, kesadaran mempelajari hukum Islam juga akan menimbulkan rasa toleransi yang tinggi.

    Selain itu, hukum Islam juga bisa dijadikan sebagai media belajar, khususnya dalam berperilaku yang baik. Ini karena syariat Islam tidak hanya mengajarkan interaksi sosial, namun juga cara untuk membangun hubungan baik dengan sesama makhluk hidup dan Tuhannya.

    Dengan syariat Islam, umat muslim dapat menjalani dunia dan akhirat secara tersusun. Seperti yang diketahui bahwa Indonesia memiliki masyarakat dengan kemajemukan yang beragam.

    Mulai dari agama, suku, dan golongan yang berbeda-beda. Adanya perbedaan tersebut tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan perpecahan antar masyarakat. Namun, hukum Islam mengajarkan umatnya untuk selalu menanamkan toleransi. Hingga saat ini, Indonesia belum ada golongan yang saling menyerang. 

    Berdasarkan buku yang ditulis oleh Abdul Ghani Abdullah dan diterbitkan oleg Gema Insani Press, ia menyatakan bahwa syariat Islam menjadi hukum yang bersumber langsung dari agama. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa syariat Islam menjadi konsep dasar dan kerangka hukum yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

    Bukan hanya tentang manusia dan Tuhannya saja, namun juga akan mengatur hubungan sesama makhluk hidup. Bahkan dengan alam semesta sekalipun. Jadi, hubungan tersebut akan memberikan timbal balik.

    Macam-macam Sumber Hukum Islam

    Agama Islam memiliki banyak interpretasi, sehingga interpretasi tersebut dapat menimbulkan terjadinya perbedaan. Adapun beberapa sumber hukum yang sering digunakan, berikut ini daftar dan penjelasannya:

    1. Al Qur’an

    Sumber paling dasar yang digunakan dalam Islam adalah Al Qur’an. Menjadi kitab suci bagi umat muslim, Al Qur’an berfungsi sebagai tiang penegak kehidupan di dunia dan akhirat. Ini karena Al Qur’an berisi tentang pesan Allah SWT yang diturunkan melalui Malaikat Jibril.

    Setelah itu, Malaikat Jibril menyampaikannya kepada Nabi Muhammad SAW. Al Qur’an memiliki isi muatan yang berkaitan tentang anjuran, perintah, hikmah, ketentuan, larangan, dan lain sebagainya. Di dalam Al Qur’an juga membahas tentang cara menjadi manusia yang berakhlak mulia.

    2. Hadits

    Selain Al Qur’an, keberadaan hadits sebagai syariat Islam juga tidak kalah penting. Ini karena hadits berisi tentang nasihat, pesat, perkataan, dan perilaku dari Rasulullah SAW. Menjadi salah satu ketetapan dalam hukum Islam, karena segala sabda atas persetujuan Rasulullah SAW.

    Dalam kandungan hadits terdapat berbagai aturan yang terperinci secara umum. Selain itu, aturan di hadits juga masih berkaitan dengan Al Qur’an. Pada masyarakat umum, perluasan makna hadits lebih dikenal sebagai sunnah.

    3. Ijma

    Meskipun asing untuk didengar, namun ijma termasuk ke dalam sumber hukum Islam. Ijma adalah syariat yang dibentuk berdasarkan kesepakatan ulama Mujtahid. Para ulama yang dimaksud adalah ulama yang berkembang setelah meninggalnya Nabi Muhammad SAW.

    Melalui kesepakatan para ulama tersebut, ijma memiliki isi yang dapat dipertanggungjawabkan. Kesepakatan ini dibuat oleh para ulama dengan tujuan untuk menyebarkan Islam.

    Adanya persebaran ajaran Islam akan memicu terjadinya perbedaan, yakni antara satu penyebar dan penyebar lainnya. Oleh sebab itu, kehadiran ijma diharapkan dapat mempersatukan perbedaan tersebut.

    4. Qiyas

    Sama seperti ijma, istilah qiyas memang banyak orang yang belum mengetahuinya. Meskipun ada yang tahu, namun perbedaan keyakinan masih mendominasi. Ada yang mengatakan bahwa qiyas bukan bagian sumber dasar Islam, namun para ulama sepakat untuk mengatakan kebalikannya. 

    Qiyas merupakan sumber hukum yang berfungsi sebagai penengah jika terjadi permasalahan tertentu. Jika tidak ditemukan solusi untuk permasalahan di Al Qur’an, hadits, maupun ijma. Maka dari itu, qiyas bisa jadi solusinya.

    Hal tersebut terjadi karena qiyas menjelaskan beberapa isi yang belum tentu disebutkan dalam Al Qur’an, hadits, dan ijma. Selain itu, qiyas juga cenderung mengacu kepada cara menganalogikan sesuatu dengan nalar dan logika manusia.

    Pembagian Hukum Islam

    Hukum Islam menjadi tuntutan yang harus dilakukan oleh umat manusia sebagaimana mestinya. Adapun beberapa hukum-hukum yang ada di Islam, yakni sebagai berikut:

    1. Wajib

    Secara singkatnya, wajib berarti sesuatu yang harus dilaksanakan. Umumnya, seseorang yang melakukan hal-hal wajib akan mendapatkan balasan sesuai dengan haknya. 

    Dalam pandangan Islam, wajib adalah perkata yang dikerjakan mendapatkan pahala dan ditinggalkan akan mendapatkan dosa. Ini mengacu pada amalan dan ibadah yang umat muslim kerjakan. Sebagai contoh, misalnya seperti sholat lima waktu, puasa, zakat, dan lain sebagainya.

    2. Sunnah

    Berasal dari bahasa Arab, sunnah memiliki arti kebiasaan atau biasa dilakukan. Menurut Islam, sunnah berarti hal-hal yang berkaitan dengan Rasulullah SAW. Baik itu ucapan, perbuatan, dan pengakuan.

    Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa seseorang yang melakukan sunnah akan mendapatkan pahala. Namun, jika tidak melakukan, maka ia tidak akan berdosa. Contohnya seperti Sholat Dhuha, Tahajud, Puasa Senin Kamis, dan lain sebagainya.

    3. Haram

    Haram didefinisikan sebagai perbuatan yang terlarang dan tercela dalam pandangan Islam. Ada banyak dalil sumber hukum Islam yang menegaskan keharaman sesuatu beserta dengan ancaman bagi pelaku yang melakukannya. Namun, ada juga imbalan bagi orang yang meninggalkan segala sesuatu tentang haram.

    Haram terbagi menjadi dua, yakni haram mutlak dan haram bersyarat. Pada haram mutlak, sesuatu yang haram bisa menurunkan martabat dan menjadi makruh. Meskipun begitu, ada perubahan yang dapat dilihat dari tempat dan waktunya. Contohnya seperti haram melakukan zina.

    4. Makruh

    Makruh adalah sesuatu yang dibenci, jadi dianjurkan untuk dihindari. Akan tetapi, makruh juga berhubungan dengan berbagai hal yang disukai dan dibenci oleh Allah SWT. 

    Sebagai contoh, misalnya seperti bernyanyi di dalam kamar mandi, tertawa keras secara terbahak-bahak, menyebut nama Allah SWT di dalam kamar mandi. Contoh lainnnya adalah boros dalam segala hal, makan minum sambil berdiri, dan lain sebagainya.

    5. Mubah

    Mubah memiliki arti sesuatu yang dikerjakan atau ditinggalkan tidak mendapatkan pahala dan dosa. Hukum Islam yang satu ini lebih sering ditetapkan pada perkara yang memiliki sifat dunia. 

    Contohnya seperti berdoa tanpa bahasa Arab, makan minum, berburu, berpakaian, dan lain-lain. Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa berpakaian termasuk perkara mubah, sehingga tidak diwajibkan maupun diharamkan.

    Sudah Tahu Apa Itu Sumber Hukum Islam?

    Sebagai umat muslim, sumber hukum Islam sangatlah penting untuk kehidupannya di dunia maupun akhirat. Oleh sebab itu, umat muslim wajib mempelajarinya secara mendalam. Semoga membantu!

  • Ukhuwah dalam Islam: Pengertian, Hakikat, dan Cara Mewujudkannya

    Ukhuwah dalam Islam: Pengertian, Hakikat, dan Cara Mewujudkannya

    Istilah ukhuwah seringkali disinggung ketika antar umat muslim ingin membangun persaudaraan atau suatu hubungan sosial yang baik dan rukun selama hidup berkelompok. 

    Walaupun begitu, konsep ini tidak hanya sebatas menjaga ikatan keluarga atau emosional. Tetapi lebih merujuk pada pengakuan atas persamaan iman dan tujuan spiritual di antara semua umat muslim.

    Nah, supaya pemahaman kamu tentang ukhuwah semakin jelas, mari simak keseluruhan konsep dasarnya pada artikel berikut ini! Sehingga, kamu dapat membangun tali persaudaraan yang kuat di antara umat muslim.

    Apa Itu Ukhuwah dalam Islam?

    Dalam bahasa Arab, ukhuwah artinya memberi perhatian dan persaudaraan. Sehingga, ukhuwah dalam konteks Islam adalah konsep atau prinsip sentral di mana kamu saling memberi perhatian dan membangun hubungan yang harmonis dengan muslim lainnya. 

    Prinsip yang juga dikenal sebagai ukhuwah Islamiyah ini mengajarkan betapa pentingnya membangun tali persaudaraan yang kokoh dan penuh perhatian dengan seseorang yang memiliki kesamaan agama, yaitu agama Islam. 

    Termasuk harus saling mencintai, saling menghormati, saling membantu, dan saling memuliakan satu sama lain. Tanpa memandang perbedaan latar belakang, bahasa, kebangsaan, profesi, pendidikan, tempat tinggal, dan status sosial. 

    Karena Rasulullah SAW mengajarkan bahwa umat muslim itu seperti satu tubuh, jika satu bagian tubuh merasakan sakit, maka seluruh tubuh juga akan ikut merasakannya.

    Melalui penerapan prinsip persaudaraan Islam, kamu senantiasa berproses menjadi pribadi yang memiliki keteguhan iman dan keyakinan hanya kepada Allah SWT. 

    Sehingga, kamu dapat menciptakan hubungan persahabatan yang semata-mata karena Allah SWT dan untuk Allah SWT. Bukan karena ingin mendapatkan keuntungan, jabatan, materi, dan hal lainnya.

    Meskipun demikian, sejumlah umat muslim juga meyakini dua bentuk ukhuwah lainnya, yaitu ukhuwah wathaniyah dan basyariyah. 

    Ukhuwah wathaniyah adalah konsep membangun persaudaraan antar masyarakat atas dasar kesamaan kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan hanya terbatas pada satu agama. 

    Artinya, prinsip wathaniyah ini menjadikan kamu dapat menciptakan hubungan yang menghargai dan berdamai dengan banyak masyarakat dari berbagai agama, bahasa, suku, dan budaya.

    Sedangkan ukhuwah basyariyah adalah konsep membangun hubungan yang berlandaskan prinsip bahwa setiap manusia di seluruh dunia itu saling bersaudara. Terlepas dari agama, bahasa, suku, budaya, dan bahkan batasan geografis, karena nilai utama dari hubungan persaudaraan ini adalah kemanusiaan.

    Manfaat Melakukan Ukhuwah

    Membangun hubungan persaudaraan dan kebersamaan dalam konteks Islam memiliki banyak manfaat positif bagi kamu maupun segenap masyarakat luas. Diantaranya adalah:

    1. Memperkuat Solidaritas Umat Muslim

    Ukhuwah dapat memperkuat solidaritas dan persatuan di antara umat muslim. Melalui upaya saling mendukung, bekerja sama, dan berbagi tanggung jawab, umat muslim dapat menghadapi tantangan dunia secara bersama. 

    Solidaritas pada hubungan persaudaraan ini juga dapat memberikan kekuatan dan pengaruh yang positif dalam mewujudkan perubahan dan kejayaan sosial beragama Islam yang lebih baik.

    2. Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Keimanan

    Selain itu, persaudaraan dalam Islam ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas ibadah kamu yang secara tidak langsung juga akan mempengaruhi keimanan kamu kepada Allah SWT. 

    Kamu dapat saling memotivasi untuk mencintai Allah SWT dan Rasulnya dengan cara meningkatkan ibadah. Seperti melaksanakan shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, menghadiri pengajian, atau berpuasa bersama. 

    Berkat dukungan dan dorongan dari sesama umat muslim, kamu dapat mencapai tingkat spiritual yang lebih tinggi, mencintai sesama umat muslim karena Allah, dan menghindari perbuatan musyrik.

    3. Mendekatkan Diri pada Allah SWT

    Manfaat lainnya adalah membantu kamu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam lingkungan persaudaraan yang penuh dengan nilai spiritual, kamu akan mendapatkan dukungan untuk meningkatkan hubungan dengan agama Allah melalui ibadah dan amalan yang benar. 

    Sehingga, dengan saling mengingatkan terkait perbuatan baik dan menjaga kesucian ajaran Islam. Hubungan persaudaraan Islam ini akan memperkuat ikatan spiritual kamu dengan sesama umat muslim dan Allah SWT.

    4. Mendapatkan Perlindungan dari Allah SWT

    Allah SWT dalam Al-Qur’an, tepatnya pada QS. At-Taubah ayat 71, telah berjanji untuk melindungi hamba-Nya yang menjalin hubungan ukhuwah dengan baik dan rukun. Kamu akan mendapatkan keberkahan dalam kesatuan, persaudaraan sejati, dan dukungan komunitas yang saling melindungi.

    Manfaat ini juga sejalan dengan firman Allah SWT yang diucapkan kepada Rasulullah: 

    “Di manakah umat-umat yang mencintai satu sama lain karena keagungan-Ku? Pada hari itu, Aku akan memberi naungan kepada mereka saat tidak ada lagi naungan selain Naungan-Ku.” (HR. Imam Muslim)

    Hakikat Ukhuwah dalam Islam

    Berdasarkan penjelasan definisi dan manfaatnya, pada hakikatnya ukhuwah dalam Islam melibatkan ikatan persaudaraan yang erat antar umat muslim berdasarkan ajaran agama. Berikut adalah beberapa hakikatnya yang perlu kamu pahami:

    1. Sebagai Nikmat dari Allah SWT

    Hakikat yang pertama mencakup pemahaman dan pengalaman tentang hubungan persaudaraan yang kuat dan hangat antar umat muslim sebagai anugerah Allah SWT yang patut kamu syukuri. 

    Kamu dapat memotivasi diri sendiri dan orang lain untuk saling mencintai, menghormati, dan membantu satu sama lain, tak terbatas dengan keluarga atau ikatan darah. Hal tersebut adalah salah satu nikmat hidup berkelompok dari Allah SWT.

    2. Solidaritas Umat Muslim

    Ukhuwah menginspirasi tindakan yang mengedepankan solidaritas dan keakraban di dalam masyarakat muslim. Umat muslim yang mengikat persaudaraan atas landasan bertaqwa kepada Allah SWT akan terus berlangsung di dunia maupun akhirat.

    Ketika ada saudara muslim yang membutuhkan bantuan, maka kamu atau saudara muslim lainnya merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka. Sehingga, solidaritas akan memperkuat hubungan sosial dan memastikan kesejahteraan bersama.

    3. Bentuk Kasih Sayang dari Allah SWT

    Selain itu, hubungan persaudaraan Islam ini juga membangun hubungan kasih sayang di antara sesama umat muslim. Allah SWT menyukai umat-Nya yang beriman untuk saling mencintai, menghormati, dan membantu satu sama lain. Sebab, Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

    4. Cerminan Kekuatan Iman Kepada Allah SWT

    Persaudaraan dalam Islam didasarkan pada ketaatan dan pengabdian umat muslim kepada Allah SWT. Hubungan persaudaraan yang kuat, terbentuk ketika setiap umat muslim bersatu dalam iman kepada Allah SWT dan melaksanakan perintah-Nya. 

    Sesungguhnya, orang-orang yang beriman adalah saudara, maka berdamailah dengan umat muslim lainnya dan bertakwalah kepada Allah SWT agar mendapat rahmat.

    Cara Mewujudkan Ukhuwah 

    Mewujudkan persaudaraan dalam Islam melibatkan berbagai langkah dan usaha yang dapat kamu lakukan sebagai umat muslim yang beriman. Berikut ini adalah beberapa caranya:

    1. Ta’aruf (Saling Mengenal)

    Ta’aruf dalam konteks ukhuwah mengacu pada proses saling mengenal lebih dalam antara umat muslim yang bermaksud untuk membangun hubungan persaudaraan. Mulai dari aspek agama, latar belakang, budaya, pendidikan, ide atau pemikiran, cita-cita, dan masalah kehidupan.

    2. Tafahum (Saling Memahami)

    Selanjutnya, kamu dapat melakukan perbuatan tafahum atau saling memahami kelebihan dan kekurang atau kekuatan dan kelemahan setiap umat muslim. Harapannya, kamu akan mampu menghindari segala bentuk kesalahpahaman antar masyarakat luas.

    3. Ta’awun (Saling Tolong Menolong)

    Ta’awun adalah sifat atau perbuatan saling bekerjasama dan tolong-menolong antara sesama dalam rangka mencapai kebaikan dan kemaslahatan bersama. Dengan kata lain, ta’awun mendasari hubungan sosial umat muslim untuk saling membantu, mendukung, dan bekerja sama sesuai kemampuan masing-masing.

    4. Takaful (Saling Melindungi)

    Terakhir, kamu juga perlu berbuat kebaikan dengan memberi jaminan rasa aman kepada sesama umat muslim. Sehingga, semua pihak terhindar dari rasa kecemasan dan kekhawatiran. Takaful menjadi cerminan perbuatan tolong menolong ketika terjadi suatu masalah.

    Yuk, Bangun Tali Persaudaraan dengan Prinsip Ukhuwah yang Baik!

    Itulah beberapa penjelasan yang perlu kamu pahami dari ukhuwah. Sejatinya prinsip ini selalu mengajarkan kita untuk mempererat tali persaudaraan dan solidaritas di antara umat Muslim. 

    Berkat upaya membangun hubungan persaudaraan yang kokoh, kamu dapat menciptakan kehidupan umat muslim yang kuat, penuh kasih sayang, dan saling mendukung dalam menghadapi segala tantangan. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

  • Husnudzon: Pengertian, Manfaat, Hikmah, Serta Penerapannya

    Husnudzon: Pengertian, Manfaat, Hikmah, Serta Penerapannya

    Berkaitan dengan cara pandang seseorang terhadap sesuatu, biasanya husnudzon atau husnuzan akan mengarah pada pandangan secara positif. Dengan demikian, manusia akan lebih jernih dalam memikirkan sesuatu. Sehingga hati tidak mudah berprasangka buruk. Lantas, bagaimana cara untuk menerapkan hikmahnya?

    Apa Itu Husnudzon?

    Husnuzan merupakan salah satu perilaku mulia yang disukai oleh Allah SWT. Berasal dari bahasa Arab, kata husnuzan terdiri dari husnu dan zan. Jika dalam bahasa Indonesia, maka berarti berprasangka baik.

    Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa husnuzan merupakan perbuatan yang memiliki pandangan baik kepada sesama manusia, Allah SWT, dan semua makhluk di bumi. Inilah yang menyebabkan terciptanya hubungan baik antar makhluk hidup.

    Sifat husnuzan memiliki lawan, yakni suudzon atau perasaan berburuk sangka. Suudzon dapat didefinisikan sebagai prasangka buruk terhadap orang lain, di mana kebenarannya belum muncul.

    Jika memiliki sifat yang baik, tentu membuat kita disukai oleh orang lain. Hal tersebut terjadi karena sifat positif yang membawa kebaikan kepada orang lain. Oleh sebab itu, setiap manusia perlu menanamkan sifat husnuzan.

    Manfaat dari Husnudzon

    Adapun beberapa sifat husnuzan yang bisa dilakukan, baik itu untuk Allah SWT, diri sendiri, maupun orang lain. Termasuk ke dalam perbuatan yang mulia, prasangka baik ini akan mendatangkan berbagai manfaat, antara lain sebagai berikut:

    1. Disukai Allah SWT

    Pada dasarnya, Allah SWT sangat menyukai manusia melakukan perbuatan yang mulia. Salah satunya adalah selalu husnuzan terhadap semua hal. Itulah mengapa husnuzan termasuk perilaku yang baik untuk dilakukan manusia. Selain bermanfaat bagi diri sendiri, sifat ini juga dapat membuatnya disukai Allah SWT.

    Selain itu, manusia juga tidak memiliki kemampuan untuk mengetahui ketepatan dalam kehidupan. Hal tersebut terjadi karena Allah SWT yang akan memberikan semua hikmah kepada umat yang mentaati dan menunaikan segala perintah-Nya.

    Setiap orang yang selalu berprasangka baik akan mendapatkan kebaikan dalam kehidupannya. Itu semua bukti dari amalan hamba yang baik, karena ia selalu bersikap mulia terhadap Allah SWT. Sehingga ia akan mendapatkan balasan berupa pahala dari amalannya tersebut.

    2. Membuat Hati dan Jiwa Menjadi Tenang

    Jika menanamkan sifat prasangka baik, maka akan menjadikan hidup lebih tenang. Dengan demikian, manusia dapat terhindar dari berbagai pikiran buruk. Seperti yang diketahui bahwa selalu curiga kepada orang lain adalah perasaan yang sangat tidak nyaman.

    Bahkan husnuzan juga dapat membangun hubungan sosial yang baik dan harmonis. Jika ingin dihormati dan disukai oleh orang lain, maka perlakukan mereka dengan baik. Jangan sampai menjadi orang yang memiliki sifat menyebalkan, apalagi berburuk sangka kepada orang lain.

    Husnuzan ini juga mampu membuat pikiran positif, sehingga menjauhkan dari stres. Selain mengurangi rasa stres, berpikir positif juga dapat meningkatkan prestasi dalam kehidupan sehari-hari. Ini karena ucapan dan pikiran yang positif dapat memunculkan respon yang baik terhadap tubuh manusia.

    3. Memunculkan Rasa Syukur

    Secara umum, rasa syukur berarti berterima kasih kepada yang memberikan sesuatu. Dalam konteks husnudzon, umat muslim dapat membangun rasa syukur kepada Allah SWT.

    Allah SWT berperan sebagai dzat paling berkuasa, di mana segala nikmat tak terhingga berasal dari-Nya. Oleh sebab itu, sebagai umat yang baik harus selalu merasa bersyukur kepada Allah SWT.

    Pada istilah syara’, syukur didefinisikan sebagai pengakuan nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Syukur harus disertai dengan rasa tunduk dan menggunakan pemberian nikmat yang sesuai kehendak Allah SWT.

    Adanya rasa syukur dapat menyebabkan emosi seseorang menjadi lebih positif. Juga ,erasakan pengalaman baik, meningkatkan kesehatan, mampu mengatasi masalah, dan membangun hubungan harmonis. Dengan demikian, rasa syukur karena husnuzan dapat mengubah hidup ke arah yang lebih baik.

    4. Menjadi Pribadi yang Baik 

    Husnuzan dapat menciptakan pribadi yang baik, yakni pribadi yang bisa membawa kebaikan. Baik itu pada diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Melalui kepribadian baik yang dimiliki, maka seseorang dapat membuat orang lain terpesona dan diterima dalam lingkungannya.

    Jika ingin memiliki pribadi yang baik, maka seseorang harus memperhatikan perilakunya. Mulai dari usaha, sikap, tutur kata, dan perbuatan. Prasangka baik juga akan membangun pribadi yang tidak mudah putus asa, sehingga manusia dapat memiliki sikap tangguh.

    Pribadi yang baik juga dibuktikan dari rasa percaya terhadap diri sendiri dan doa-doa yang dipanjatkannya. Bukan hanya itu saja, berprasangka baik juga akan membentuk kebahagiaan terhadap pencapain orang lain. Sehingga manusia tidak akan mudah iri dan dengki.

    5. Tidak Takut Pandangan Orang Lain

    Setiap manusia pasti pernah merasakan ketakutan dan itu adalah hal yang normal terjadi. Takut menjadi salah satu bentuk emosi yang dimiliki oleh manusia. Selain itu, rasa takut juga memiliki pengaruh terhadap kinerja otak.

    Jika rasa takut mendominasi otak secara kuat, maka manusia bisa mengalami ketakutan yang luar biasa aktif. Adanya kondisi ini dapat mengakibatkan munculnya risiko kecemasan, khususnya untuk melakukan interaksi dengan orang lain.

    Maka dari itu, seringlah husnuzan untuk melawan rasa takut tersebut. Ini karena rasa takut berlebihan dapat menciptakan perasaan pesimis. Sehingga prasangka dan pikiran negatif akan selalu menghantuinya. Agar hidup lebih tenang, lawanlah rasa takut terhadap pandangan orang lain dengan selalu berbaik sangka.

    6. Dijauhkan dari Masalah dan Penyesalan Hidup

    Ketika menghadapi masalah kehidupan, umat muslim dianjurkan untuk bersabar dan bersangka baik. Ini karena sifat husnudzon dapat memberikan ketenangan dan kebahagian pada jiwa. Selain itu, manusia juga sebaiknya jangan melakukan hal-hal yang dapat memperkeruh masalah.

    Sifat suudzon adalah sifat yang dapat mendatangkan penyesalan dalam kehidupan. Jika memiliki pikiran buruk terhadap sesuatu yang belum jelas, maka bisa mengakibatkan penyesalan. Lebih parahnya lagi menciptakan dosa dan berakhir menyalahkan diri sendiri.

    Apalagi jika kebenaran terungkap dan nyatanya prasangka buruk tersebut salah. Oleh sebab itu, tanamkan pikiran positif untuk menghindari berbagai perilaku yang dibenci oleh Allah SWT. Mulai dari iri, dengki, ghibah, dan lain sebagainya.

    Hikmah Husnudzon

    Memiliki banyak manfaat, tentu saja sifat husnuzan sangat penting untuk ditanamkan dalam diri. Ini karena berbagai hikmah bisa diambil oleh manusia, antara lain sebagai berikut:

    • Menyadarkan umat manusia terkait alam semesta yang berjalan sesuai dengan aturan dan perintah Allah SWT. Dengan demikian, semua kehidupan di bumi bukan hanya kebetulan saja.
    • Mendorong manusia untuk melakukan sikap yang baik dengan tulus. Hal tersebut bertujuan untuk membangun kehidupan yang baik di dunia dan akhirat. Selain itu, manusia juga akan mengamalkan segala hukum dan ketetapan Allah SWT.
    • Membentuk hubungan yang baik dan kuat dengan Allah SWT. Sikap ini secara otomatis akan mendorong manusia untuk mendekatkan diri terhadap Allah SWT. Di mana Allah SWT adalah dzat yang paling berkuasa atas semua nikmat. Jadi, manusia akan diberi kasih sayang yang berlimpah oleh Allah.
    • Membangun sikap tawakal, sehingga manusia percaya akan doa. Mereka akan berdoa semaksimal mungkin dan menunggu hasil dari Allah SWT sebagai pencipta dan pengatur kehidupan.
    • Membuat jiwa tenang dan tentram selama hidup. Hal tersebut terjadi karena manusia meyakini bahwa semua yang terjadi atas kehendak Allah SWT.

    Contoh Penerapan Husnudzon

    Dalam kehidupan sehari-hari, penerapan husnuzan akan membantu menciptakan perilaku yang baik. Adapun beberapa contoh penerapan husnuzan yang bisa dilakukan, yakni:

    • Memberikan semangat orang lain untuk melakukan aktivitas kebaikan.
    • Selalu bersabar dalam menghadapi cobaan hidup.
    • Tidak menelan berita yang didengar secara mudah, sehingga memeriksa kebenarannya terlebih dahulu.
    • Percaya akan kemampuan diri sendiri.
    • Bersikap ramah kepada orang lain.
    • Bersyukur kepada Allah SWT.

    Sudahkah Anda Menerapkan Husnudzon?

    Prasangka baik akan memberikan banyak manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Jika Anda ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT, maka mulai sekarang tanamkan sifat husnudzon!

  • Mujahadah An Nafs: Ciri-Ciri, Manfaat, dan Contoh Mengontrol Diri

    Mujahadah An Nafs: Ciri-Ciri, Manfaat, dan Contoh Mengontrol Diri

    Salah satu perilaku terpuji yang harus dimiliki dan diterapkan oleh semua umat muslim adalah Mujahadah an nafs. Perilaku ini termasuk tindakan untuk mengendalikan diri dari emosi maupun hawa nafsu. Anda tentu sering merasa kesulitan untuk mengontrol diri di situasi tertentu.

    Namun, apabila mampu mengendalikan semuanya, maka Anda bisa mendapatkan pahala jihad karena berjuang melawan perilaku yang buruk. Lebih lanjut, Anda bisa mencari tahu ciri-ciri, manfaat, dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari melalui ulasan di bawah ini.

    Apa Itu Mujahadah An Nafs?

    Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan mujahadah an nafs? Menurut ajaran agama islam, ini merupakan perilaku pengendalian diri atau kontrol diri. Umat muslim harus mengontrol diri untuk menghindari segala perbuatan atau tindakan yang melanggar hukum Allah dan merugikan.

    Artinya, seseorang perlu menahan diri dari semua perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Wajib hukumnya bagi setiap orang untuk mengamalkan ajaran pengendalian diri ini dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, manusia bisa saling menghargai dan terhindar dari konflik atau perpecahan.

    Segala bentuk perilaku yang perlu Anda kendalikan antara lain adalah amarah, emosi, kesombongan, atau hawa nafsu. Sebagaimana yang perlu Anda ketahui jika ada tiga bagian dari nafsu dalam islam, yaitu nafsu ammarah, nafsu lawwamah, dan nafsu mutmainnah.

    Salah satu ayat dalam Al Quran yang menjelaskan tentang sifat ini adalah Surat Hujurat Ayat 12. Di dalam ayat ini mengandung makna sebagai berikut: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka buruk atau kecurigaan karena sebagian dari prasangka itu adalah dosa. 

    Dan janganlah kamu mencari keburukan orang lain dan menggunjingkan satu sama lain. Adakah seseorang di antara kamu yang senang memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.” 

    Ciri-Ciri Mujahadah An Nafs

    Setelah Anda memahami arti dan makna yang sesungguhnya dari perilaku mengendalikan diri, Anda juga perlu mengetahui beberapa tanda atau ciri-ciri dari sifat ini. Berikut ini ciri-cirinya:

    1. Mempertimbangkan Kemampuan Diri

    Ciri-ciri yang pertama dari perilaku kontrol diri adalah selalu mempertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sesuai dengan kemampuan diri. Anda tidak perlu memaksakan diri untuk mendapatkan sesuatu di luar batas kemampuan diri. Dengan begitu, hidup Anda bisa menjadi lebih mudah.

    2. Selalu Mensyukuri Banyak Hal

    Seseorang yang mampu mengendalikan diri juga bisa Anda ketahui dari caranya yang selalu mensyukuri banyak hal dalam hidupnya. Pasalnya, tidak semua orang mampu bersyukur atas apa yang dimilikinya. Alih-alih bersyukur, manusia justru cenderung merasa iri terhadap orang lain dan kurang puas dengan diri sendiri.

    3. Selalu Bersabar

    Salah satu perilaku mujahadah an nafs dalam ajaran agama Islam adalah mempunyai sikap penyabar. Ini juga berkaitan dengan perilaku pengendalian diri. Seseorang yang mampu mengendalikan diri tentu selalu bersabar dalam berbagai situasi. Anda tidak akan dengan mudah terpancing emosi dan amarah sesaat.

    4. Bersikap Tenang dan Damai

    Ciri-ciri lain dari perilaku kontrol diri adalah mempunyai sikap yang tenang dan damai. Seseorang yang memahami kebutuhan dalam hidupnya dan tidak memaksakan kehendak untuk mendapatkan sesuatu biasanya mampu bersikap tenang dalam menjalani hidup. Selain itu, hidupnya juga akan menjadi lebih damai.

    Manfaat Mujahadah An Nafs

    Ada beberapa manfaat atau hikmah yang akan Anda dapatkan dari mengamalkan perilaku terpuji untuk mengontrol diri, yaitu sebagai berikut:

    1. Meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan. Seseorang yang pandai bersyukur tentu tidak akan mudah merasa iri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain.
    2. Menghindarkan umat muslim dari perbuatan buruk dan maksiat karena bisa mengendalikan diri dan membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk dilakukan.
    3. Menghindari adanya perselisihan dan perpecahan umat karena mampu mengontrol emosi dan amarah.
    4. Mengurangi rasa iri atas pencapaian orang lain dan tidak puas terhadap pencapaian diri sendiri.
    5. Meningkatkan kesabaran seorang muslim mengingat Allah SWT menyukai hamba-Nya yang selalu bersabar.
    6. Meningkatkan kadar keimanan seseorang terhadap Allah SWT dan membuat dirinya menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta.

    Contoh Mujahadah An Nafs

    Berikut ini beberapa contoh perilaku mengontrol diri yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari:

    1. Berpikir Positif

    Contoh perilaku kontrol diri yang pertama adalah selalu berpikir positif. Anda bisa mencoba menerapkannya untuk berpikir positif terhadap hal-hal yang Anda takutkan. Dengan begitu, Anda juga bisa mengurangi kecemasan dalam diri karena membuang pikiran yang negatif tentang sesuatu hal.

    2. Optimis dalam Segala Hal

    Apabila mampu mengendalikan diri dengan baik, maka Anda pasti selalu optimis dalam mengerjakan sesuatu. Anda tidak akan mudah menyerah begitu saja. Misalnya, Anda sedang mengikuti seleksi sekolah, maka Anda tidak akan mudah menyerah hanya karena soal-soalnya sulit. Justru Anda harus optimis bisa menyelesaikannya.

    3. Bekerja Keras dan Ikhlas

    Seseorang yang menerapkan mujahadah an nafs juga selalu bekerja keras dan melakukannya dengan penuh keikhlasan. Anda tidak akan mudah mengeluh lantaran menjalani kehidupan yang sulit karena yakin dengan rezeki yang Allah berikan.

    4. Bersabar Ketika Gagal

    Sebagai seorang muslim, sudah seharusnya Anda memiliki sikap penyabar. Apabila mendapati sebuah kegagalan, maka Anda harus tetap bersabar dan tidak mudah menyerah.

    5. Bersyukur Ketika Berhasil

    Apabila Anda mencapai sebuah keberhasilan, jangan lupa untuk bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Alih-alih bersyukur, sebagian orang biasanya cenderung melupakan Allah ketika diliputi oleh rasa bahagia dan justru menyombongkan diri atas keberhasilannya. Sikap ini tidak boleh Anda terapkan.

    6. Menghindari Perbuatan Dosa dan Maksiat

    Contoh lain dari mujahadah an nafs adalah menghindari perbuatan dosa dan maksiat. Seseorang yang bisa mengontrol diri pasti memiliki rasa takut dan enggan untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum-hukum Allah SWT.

    7. Memperbanyak Dzikir kepada Allah

    Contoh lain dari penerapan perilaku kontrol diri adalah memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. Seseorang yang bisa mengendalikan dirinya tentu memahami bahwa berdzikir dan berdoa bisa membawa dirinya lebih dekat dengan Allah SWT. Selain itu, hal ini juga bisa meningkatkan kadar keimanan dalam dirinya.

    8. Selalu Hati-Hati dalam Berkata

    Tahukah Anda, jika salah satu sumber dosa berasal dari lisan? Seseorang yang mampu mengendalikan lisannya pasti lebih mudah terhindar dari dosa. Anda perlu berhati-hati dalam berkata ataupun bertindak agar tidak merugikan diri sendiri atau menyakiti hati orang lain.

    9. Menahan Hawa Nafsu

    Mujahadah an nafs berkaitan erat dengan kemampuan seseorang dalam menahan diri dari hawa nafsu. Nafsu di sini ada banyak sekali macamnya, termasuk nafsu amarah, nafsu makan, maupun hasrat seksual. Misalnya, ketika sedang berpuasa, maka Anda harus menahan nafsu makan dan minum sampai waktu berbuka tiba.

    10. Saling Memaafkan

    Seseorang yang menerapkan perilaku kontrol diri tentu mau untuk mengakui dan meminta maaf apabila melakukan sebuah kesalahan. Begitu pula ketika ada orang lain yang berbuat salah dan meminta maaf kepada Anda. Anda harus memaafkannya dengan lapang dada agar hidup menjadi lebih damai.

    Sudah Tahu Pengertian Mujahadah An Nafs?

    Sebagai kesimpulan, perilaku mengendalikan atau mengontrol diri ini dibutuhkan oleh setiap orang agar bisa menahan nafsu dan menghargai satu sama lain. Anda perlu menerapkan batasan untuk diri sendiri agar tidak melakukan tindakan yang merugikan untuk diri sendiri maupun orang lain. Semoga bermanfaat!

  • 33 Jenis Tari Tradisional Lengkap dengan Penjelasannya

    33 Jenis Tari Tradisional Lengkap dengan Penjelasannya

    Tari tradisional di Indonesia cukup banyak dan terbagi berdasarkan daerah. Masing-masing daerah di Indonesia memiliki tarian dengan gerakan yang unik dan kental akan makna. Selain itu, umumnya para penari juga menggunakan baju adat daerah masing-masing ketika menari.

    Sehingga, aktivitas seni ini bisa sekaligus mempromosikan budaya daerah mereka saat ada wisatawan lokal maupun mancanegara yang menonton pertunjukan tari. Tak hanya pakaian atau kostum tari, lagu yang mengiringi tarian pun juga menggunakan bahasa daerah yang mengandung arti tersendiri.

    Bagi kamu yang penasaran dengan beragam jenis tarian di tanah air, yuk kenalan dengan 33 jenis tarian tradisional di Indonesia berikut ini!

    33 Jenis Tari Tradisional di Indonesia yang Lengkap dengan Penjelasannya

    Seperti penjelasan sebelumnya, Indonesia memiliki banyak jenis tarian tradisional yang tersebar di seluruh daerahnya, seperti 33 jenis tarian tradisional berikut ini yang dilengkapi dengan penjelasannya:

    1. Tari Piring

    PASBANA

    Pertama, ada Tari Piring yang berasal dari daerah Sumatera Barat. Dilansir dari buku karya Inoer H bersama Ipunk Kristianto yang berjudul “Yuk, Mengenal Tarian Daerah 34 Provinsi di Indonesia”, Tari Piring menjadi kebudayaan suku Minang yang masih populer dan dilestarikan.

    Dalam budaya suku Minang, Tari Piring tidak hanya merepresentasikan sebuah budaya, tapi juga tentang spiritual yang ditujukan untuk persembahan Dewi Padi. Sederhananya, Tari Piring bisa dijadikan sebagai media untuk memberikan penghormatan saat musim panen.

    Seperti namanya, tarian tradisional masyarakat Minangkabau ini menggunakan piring-piring yang melambangkan pemberian sajian kepada dewi.

    Tari Piring memiliki kurang lebih 20 gerakan. Mulai dari gerakan persembahan, singajuo lalai, gerakan mencangkul, menyiang, gerakan membuang sampah, memagar, menyemai, mencabut benih, menanam, menyabit padi, menumbuk padi, menginjak pecahan piring, dan gotong royong.

    Jumlah penari pada tari tradisional satu ini sekitar tiga hingga tujuh orang. Jumlah penari harus ganjil, baik penari perempuan atau penari laki-laki.

    2. Tari Saman

    Kompas

    Kedua, ada Tari Saman yang berasal dari Aceh Darussalam. Tari dari Tanah Gayo ini menjadi salah satu tari tradisional yang populer dan banyak dipentaskan untuk acara-acara besar, seperti pembukaan Asian Games 2018 lalu.

    Sebelum menjadi tarian tradisional, Tari Saman merupakan permainan rakyat Aceh yang dikenal dengan nama Pok Ane. Di mana permainan ini diciptakan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo, Aceh Tenggara. Karena berasal dari daerah Gayo, syair dalam Tari Saman ini menggunakan bahasa daerah Gayo.

    Jumlah penari dalam tari ini harus lebih dari 10 orang dan berjumlah ganjil. Tari kebanggaan masyarakat Aceh, khususnya daerah Gayo ini menyimbolkan tentang kebersamaan, kekompakan, keagamaan, pendidikan, dan sopan santun.

    Hal yang menarik dari tari ini adalah iringannya menggunakan suara serta bunyi tepuk tangan langsung dari para penarinya. Dalam gerakannya, Tari Saman akan dikombinasikan dengan memukul bagian pangkal paha dan dada. Kemudian, penari akan menghempaskan badan ke berbagai arah.

    3. Tari Tor-Tor

    Bobo.ID

    Tari tradisional Indonesia yang tidak kalah populer adalah Tari Tor-Tor. Tari ini berasal dari Sumatera Utara dan menjadi tarian tradisional suku Batak.

    Tari Tor-Tor diiringi oleh alat musik bernama gondang. Selain itu, suara dari Tari Tor-Tor juga berasal dari hentakan kaki para penarinya saat tampil di papan rumah milik suku Batak.

    Pada zaman Belanda, tari ini digunakan sebagai hiburan para raja yang bersembunyi dari perlawanan tentara Belanda. Seiring berjalan waktu, Tari Tor-Tor jadi tarian tradisional suku Batak.

    Tari asli Sumatera Utara ini terbagi menjadi banyak jenis, mulai dari Sipitu Cawan yang ditampilkan saat pengukuhan raja-raja. Kemudian, ada tari Pangurason yang digunakan untuk pembersihan atau pesta besar suku Batak.

    Ketiga, ada jenis Tunggal Panaluan, yaitu tarian yang digunakan saat sebuah desa sedang mendapatkan musibah. Tarian ini akan digunakan oleh dukun untuk mencari solusi mengatasi masalah tersebut.

    Tari Tor-Tor juga kerap ditampilkan dalam upacara adat perkawinan, yang dikenal dengan “Horja Haroan Batu”. Selain itu, tarian ini juga ditampilkan dalam upacara kematian suku Batak.

    4. Tari Kelindan Sumbay

    Kompas

    Selanjutnya, ada Tari Kelindan Sumbay yang berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel). Tari tradisional ini biasanya dimainkan oleh beberapa atau sekelompok orang dengan gerakan tangan sebagai gerakan utama yang mengikuti musik pengiring.

    Irama musik pengiring Tari Kelindan Sumbay berasal dari alat musik tradisional, seperti kendang, bonang, hingga rebab. Karena berasal dari alat tradisional, maka suara musik yang dihasilkan terdengar unik dan berbeda dari yang lain. Inilah yang menjadi ciri khas dari Tari Kelindan Sumbay.

    5. Tari Sigeh Penguten

    Indonesia Kaya

    Kemudian, ada Tari Sigeh Penguten. Tarian ini berasal dari Provinsi Lampung yang cukup populer, karena dijadikan sebagai pembuka acara adat di daerah tersebut. Selain itu, tarian ini juga digunakan tuan rumah untuk ucapan selamat datang serta terima kasih kepada tamu yang sudah hadir.

    Penari Sigeh Penguten ini terdiri dari beberapa orang yang berjumlah ganjil. Nantinya, salah satu penari akan memegang tepak dan posisinya berada di tengah. Tepak yang dipegang oleh penari tersebut biasanya berisi daun sirih yang akan diberikan kepada tamu-tamu penting.

    6. Tari Zapin

    Kumparan

    Masyarakat Kepulauan Riau memiliki tari tradisional bernama Tari Zapin. Sebagai suku Melayu, Tari Zapin sangat merepresentasikan budaya Melayu dan sudah mendapat sedikit pengaruh budaya Arab.

    Selain dijadikan untuk hiburan, tari ini juga sangat edukatif dan kerap ditampilkan untuk acara-acara penting. Tari Zapin juga dijadikan sebagai media untuk dakwah lewat syair lagu yang mengiringi tarian ini.

    Alat musik yang digunakan untuk mengiringi Tari Zapin, yaitu tiga buah marwas, satu gendang berukuran kecil, dan dua buah alat musik petik seperti gambus.

    7. Tari Sekapur Sirih

    Indonesia Kaya

    Daerah Jambi memiliki Tari Sekapur Sirih yang digunakan sebagai tari persembahan untuk menyambut tamu terhormat atau tamu-tamu penting, seperti presiden.

    Seperti namanya, Tari Sekapur Sirih akan diakhiri dengan pemberian daun sirih kepada tamu yang disambut untuk mengunyah daun sirih tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada tuan rumah.

    Tari Sekapur Sirih memang mirip seperti Tari Sigeh Penguten Lampung dan Tari Persembahan Riau. Perbedaannya terletak pada pakaian yang digunakan oleh penarinya.

    Selain itu, irama atau iringan musik dari ketiga tari tradisional tersebut juga tidak sama. Masing-masing menggunakan bahasa daerah pada lagunya.

    8. Tari Andun

    Gramedia

    Tari Andun merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Bengkulu. Masyarakat Bengkulu menggunakan Tari Andun sebagai tarian rakyat yang ditampilkan saat acara perkawinan. Pada zaman dulu, Tari Andun hanya digunakan sebagai media untuk mencari pasangan, setelah panen padi.

    Karena tujuannya untuk mencari pasangan, penari dalam tari ini harus berpasangan, yaitu gadis dan bujang Bengkulu. Penyelenggaraan Tari Andun biasanya dilakukan di malam hari.

    Menariknya, tari asli Bengkulu Selatan ini berlangsung cukup lama, yaitu 7 hari 7 malam atau selama satu minggu. Durasi ini tentu berbeda dengan pagelaran tari tradisional lainnya yang biasanya menggunakan hitungan jam.

    Hal yang membuat penyelenggaraan Tari Andun adalah persiapan kegiatan dan hal-hal penting lainnya.

    9. Tari Bidadari Teminang Anak

    Sering Jalan

    Selain Tari Andun, daerah Bengkulu juga memiliki tarian tradisional lain yang bernama Tari Bidadari Teminang Anak. Tari ini berasal dari Rejang Lebong, salah satu produsen kopi dan sayuran di daerah Bengkulu Utara.

    Tari Bidadari Teminang Anak memiliki makna cukup dalam, yaitu mencerminkan sifat atau tingkah laku yang luhur. Seperti namanya, tari ini menceritakan tentang seorang bidadari yang turun ke bumi untuk mengangkat atau meminang anak.

    Makna dari cerita tersebut, yaitu berkah yang turun dari langit untuk kehidupan seluruh umat manusia di bumi. Bisa dikatakan, Tari Bidadari Teminang Anak sebagai salah satu bentuk syukur masyarakat atas berkah dan rezeki yang turun ke bumi.

    10. Tari Cokek

    Seni Budaya Betawi

    Bergeser ke daerah Banten, terdapat Tari Cokek. Uniknya, nama tarian ini diambil dari Tan Sio Kek, seorang tuan tanah Tionghoa. Tari Cokek memiliki daya tarik sendiri, salah satunya adalah gerakan tarian yang mengandalkan tubuh penari, yang bergerak perlahan mengikuti iringan musik.

    Gerakan tarian ini diawali dengan formasi penari yang memanjang dan bersebelahan. Kemudian, kaki penari akan serentak melangkah maju dan mundur dengan posisi tangan yang direntangkan hingga setinggi bahu.

    Tari Cokek identik dengan gerakan yang lembut dan indah dari penarinya. Awalnya, tarian ini digunakan sebagai hiburan saja. Akan tetapi, saat ini tarian ini digunakan untuk acara-acara besar masyarakat Banten, seperti pernikahan.

    11. Tari Ronggeng

    romadecade

    Tari Ronggeng tidak hanya kental dengan budaya Jawa Barat, tapi juga identik dengan cerita magis di dalamnya.

    Menurut sejarah, Tari Ronggeng merupakan peninggalan zaman Kerajaan Pajajaran. Sedangkan, nama Ronggeng diambil dari bahasa Sunda yang artinya ruang, lubang, atau rongga. Sebagian juga mengartikan nama Ronggeng dengan kata Renggana, yaitu bahasa Sanskrit yang artinya perempuan pujaan.

    Terbentuknya tarian ini berawal dari usaha Kerajaan Pajajaran untuk melakukan balas dendam. Dahulu, Dewi Siti Semboja memiliki niat untuk balas dendam atas kematian Raden Anggalarang yang dibunuh oleh perampok dari Kasalamudra.

    Berawal dari kejadian tersebut, Dewi Siti Semboja pun melakukan pelesiran ke setiap daerah bersama dayang-dayang sebagai penari untuk melakukan balas dendam.

    12. Tari Jaipong

    zona ilmu

    Tari Jaipong termasuk salah satu tari tradisional Indonesia yang cukup populer. Tari ini berasal dari Karawang, Provinsi Jawa Barat.

    Menurut informasi yang didapatkan, Tari Jaipong mulai berkembang sejak tahun 1960-an. Di awal perkembangannya, tari ini dikenal dengan nama Tari Banjet, yaitu pertunjukan seni tari yang diiringi alunan musik berupa gamelan.

    Dahulu, masyarakat Karawang menggunakan tarian ini sebagai hiburan. Kini, Tari Jaipong sudah berkembang menjadi tarian daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Karawang.

    Tari Jaipong merupakan inovasi seni tari yang dibuat sekaligus dikembangkan oleh H. Suanda, seorang seniman populer daerah Karawang. Masyarakat Karawang mengenal beliau sebagai seniman yang berbakat dan menguasai berbagai jenis kesenian tradisional.

    13. Tari Gambyong

    theAsianparent

    Kemudian, ada tari Gambyong yang berasal dari Jawa, khususnya daerah Surakarta. Tarian Jawa klasik ini dahulu digunakan sebagai pertunjukan atau untuk menyambut tamu istimewa.

    Tari Gambyong terdiri dari berbagai jenis variasi, mulai dari Gambyong Pareanom hingga Gambyong Pangkur. Meski begitu, Tari Gambyong memiliki dasar gerakan sama, yaitu gerakan tarian ledhek atau tayub.

    Awalnya, Tari Gambyong diciptakan untuk penari tunggal. Akan tetapi, saat ini Tari Gambyong sudah dibawakan oleh beberapa penari yang menambahkan variasi gerakan blocking panggung, yang melibatkan gerak dan garis yang besar.

    Terdapat tiga bagian dari tarian tradisional ini, yaitu awalan, isi, dan akhir. Dalam bahasa Jawa Surakarta, istilah tersebut dikenal dengan maju beksan, beksan, serta mundur beksan.

    Pusat dari tarian ini terletak pada gerakan lengan, kaki, dan kepala. Bahkan, gerakan tangan dan kepala sudah menjadi ciri khas Tari Gambyong. Pandangan penari harus berfokus pada jari-jari tangan.

    14. Tari Jaran Kepang

    Tribunnews

    Masyarakat Ponorogo, Jawa Timur, memiliki tari tradisional yang cukup populer, yaitu Tari Jaran Kepang. Hal yang menarik dari tari ini adalah properti yang digunakan berupa anyaman jaran atau kuda dan makeup penari yang sedikit seram.

    Selain itu, tarian ini juga dianggap mistis, karena bisa membuat penari dan penonton yang menyaksikannya bisa mengalami kesurupan. Bahkan, Jaran Kepang juga menyelipkan sedikit atraksi yang cukup menegangkan dan tidak boleh ditiru oleh orang biasa.

    Di awal kemunculannya, penari Jaran Kepang hanya boleh ditarikan oleh laki-laki. Namun, seiring berjalannya waktu, tarian ini boleh ditarikan oleh perempuan.

    15. Tari Serimpi

    bibi.id

    Berdasarkan sejarahnya, Tari Serimpi hanya boleh ditampilkan di lingkungan Kerajaan Mataram Islam. Jadi, tarian tradisional ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu, yang sudah mengalami perkembangan.

    Ketika Kerajaan Mataram terbagi menjadi dua, yaitu Yogyakarta dan Surakarta, maka tarian ini juga terbagi dua, versi daerah Yogyakarta dan versi daerah Surakarta. Meski begitu, gerakan inti dari Tari Serimpi masih tetap sama, yaitu maju gawang, pokok, dan mundur gawang.

    Jenis Tari Serimpi versi daerah Yogyakarta terbagi atas Serimpi Genjung, Serimpi Babul Layar, dan Serimpi Dhempel. Sedangkan Tari Serimpi versi daerah Surakarta, yaitu Serimpi Sangupati dan Tari Serimpi Anglir Mendhung.

    Gerakan Tari Serimpi mengutamakan kelembutan dan keluwesan tubuh. Tempo gerakannya pun sedikit lambat.

    Meski sudah ada sejak ratusan tahun lalu, Tari Serimpi masih ditampilkan untuk melengkapi acara-acara besar atau sakral di Keraton Yogyakarta, Surakarta, Pakualaman, hingga Mangkunegaran.

    16. Tari Rejang

    Kompas

    Kemudian, ada Tari Rejang yang berasal dari Provinsi Bali. Tari ini biasanya ditampilkan di tempat-tempat sakral, yaitu marajan, pura, dan tempat penyelenggaraan upacara keagamaan lainnya.

    Tari Rejang memiliki gerakan yang sederhana. Para penari hanya perlu berbaris dan melingkar. Dibutuhkan kekompakan antar penarinya, agar tarian ini terlihat indah.

    Tari tradisional ini digunakan sebagai media untuk mengucapkan rasa syukur warga Bali. Di awal perkembangannya, tarian ini hanya dilakukan oleh para perempuan Bali saja. Namun, saat ini Tari Rejang juga sudah mulai ditampilkan oleh penari putra.

    Tari Rejang yang ditampilkan oleh penari putra biasanya menggunakan konsep Rejang Muani. Tari ini terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari Rejang Renteng, Rejang Dewa, Rejang Regong, Rejang Bengkol, Rejang Lilit, dan lainnya.

    Meski memiliki banyak jenis, tari kebanggaan masyarakat Bali ini mengandalkan gerakan lemah gemulai para penarinya. Sama seperti tarian lainnya, Tari Rejang diiringi alat musik tradisional, yaitu gamelan atau gong kebyar yang menghasilkan suara unik dan merdu.

    17. Tari Batunganga

    Tribunnews

    Daerah Nusa Tenggara Barat juga memiliki tarian tradisional bernama Batunganga. Tarian ini bercerita tentang rasa cinta dari rakyat kepada putri raja yang dikisahkan masuk ke dalam batu.

    Lewat tarian ini, rakyat memohon agar putri raja tersebut bisa keluar dari dalam batu tersebut. Dalam tarian ini, rakyat memperlihatkan ekspresi sedihnya. Ketika sang putri berhasil keluar dari batu, ekspresi rakyat berubah menjadi bahagia.

    Penari Batunganga berjumlah empat orang dan satu perempuan yang akan berperan sebagai putri raja. Jadi, jumlah orang yang terlibat dalam tarian ini adalah 5 orang.

    Keempat penari nantinya akan berperan sebagai rakyat. Perempuan atau laki-laki diperbolehkan untuk mengisi posisi ini.

    Tari Batunganga kerap ditampilkan di berbagai acara adat atau acara kebudayaan nasional, agar tarian tradisional ini semakin dikenal. Iringan musik Tari Batunganga berasal dari suara alat musik tradisional masyarakat Nusa Tenggara Barat.

    18. Tari Gareng Lameng

    Tribunnews

    Selain terkenal oleh pariwisatanya yang indah dan banyak, Nusa Tenggara Timur juga kaya akan budaya, salah satunya seni tari bernama Gareng Lameng. Tarian kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur ini melambangkan rasa syukur serta panjatan doa kesehatan serta kesuksesan anak yang melakukan khitan.

    Warga setempat begitu menjunjung nilai ketuhanan. Oleh karena itu, tari tradisional ini sangat sakral. Agar lebih menarik, gerakan Tari Gareng Lameng diiringi alat musik bernama Gong Waning. Ini merupakan alat musik tradisional masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya suku Sikka.

    Gong Waning adalah alat musik yang menggabungkan gendang, saur, dan gong. Cara mainnya sama seperti gong gamelan dari Jawa, yaitu ditabuh. Selain alat musiknya, Tari Gareng Lameng juga menggunakan pakaian serta properti khas, salah satunya adalah Lesu.

    19. Tari Gantar

    Tribunnews

    Daerah Kalimantan Barat memiliki tari tradisional bernama Tari Gantar. Tarian ini biasanya digunakan masyarakat setempat untuk acara adat dan menyambut tamu-tamu kehormatan.

    Tari Gantar menggambarkan keramahan dan keceriaan suku Dayak kepada tamu-tamu yang datang. Penari akan mengajak para tamu untuk menari bersama mengikuti iringan musik.

    Selain digunakan sebagai media upacara adat, Tari Gantar juga digunakan sebagai media pergaulan antara pemuda-pemudi suku Dayak Tunjung dengan suku Dayak Benuaq yang menjadi suku asli di Kalimantan Timur.

    Penari dalam Tari Gantar berjumlah lima hingga delapan orang remaja. Properti yang digunakan pada tarian ini meliputi tenun asli suku Dayak Benuaq yang dikenal dengan Ulap Doyo, hiasan kepala, bambu, hingga tongkat kayu.

    Gerakan Tari Gantar cukup mudah. Sekilas tarian tradisional ini mirip seperti gerakan sedang menanam padi. Inilah kenapa para penari akan menggunakan tongkat kayu yang dijadikan sebagai penumbuk.

    20. Tari Tandik Balian

    Sering Jalan

    Di daerah Kalimantan Timur, ada salah satu jenis tarian tradisional bernama Tari Tandik Balian. Tari ini merupakan kebanggaan dari suku Dayak Warukin, yaitu suku turunan dari Maanyan yang menempati desa Warukin dan desa Haus.

    Sejak dulu kala, suku Maanyan melakukan upacara Balian Bulat yang kini menjadi tradisi turun temurun yang tetap dilakukan lewat Tari Tandik Balian. Menariknya, pada tarian ini terdapat atraksi kesenian yang akan ditampilkan.

    Atraksi inilah yang menjadi ciri khas dari Tari Tandik Balian, jika dibandingkan dengan tarian tradisional yang berasal dari daerah Kalimantan lainnya.

    21. Tari Giring-Giring

    Kompas

    Bergeser ke Kalimantan Tengah, ada satu jenis tarian tradisional yang menjadi kebanggaan suku Dayak Maanyan, yaitu Tari Giring-Giring.

    Tarian ini berkembang pesat di daerah Barito. Di awal kemunculannya, Tari Giring-Giring digunakan untuk menyambut tamu kehormatan. Namun, saat ini Tari Giring-Giring juga bisa digunakan untuk hiburan sekaligus wadah pergaulan muda-mudi asli Kalimantan.

    Gerakan tarian ini melambangkan warga desa setempat yang bahagia menyambut pejuang suku Dayak yang sudah kembali dari medan perang.

    Baju atau kostum Tari Giring-Giring berwarna hitam atau merah. Namun, saat ini sudah muncul variasi warna baju selain kedua warna tersebut. Meski begitu, motif pada kostum tersebut masih sama, yaitu motif salur warna-warni.

    Selain kostumnya, penari Giring-Giring juga akan memakai atribut kepala yang dihiasi bulu rangkong atau bulu tingang. Bulu tersebut juga akan ditempelkan pada bagian jari penarinya. Kemudian, ada pula selendang yang melengkapi atributnya.

    22. Tari Kancet Papatai

    Kumparan

    Beralih ke Kalimantan Timur, masyarakat suku Dayak Kenyah memiliki tarian tradisional bernama Tari Kancet Papatai. Menariknya, tari tradisional ini mengusung konsep tarian perang. Seperti namanya, gerakan tarian ini seperti hendak berperang yang dilengkapi dengan properti pendukung.

    Tarian ini bercerita tentang pahlawan suku Dayak Kenyah yang sedang melawan musuh menggunakan alat perang tradisional. Makna tersirat dari tarian ini adalah sifat berani pria suku Dayak Kenyah dalam berperang dan tidak pernah menyerah.

    Sebagai warisan budaya daerah Kalimantan Timur, Tari Kancet Papatai masih ditampilkan untuk berbagai acara penting selain upacara adat setempat, seperti acara budaya nasional.

    Tarian ini ditarikan oleh dua kelompok anak muda. Keduanya nanti akan bergerak seolah-olah sedang berperang dengan memakai kelembit atau perisai. Selain itu, penari-penari tersebut juga harus memakai baju perang dan membawa mandau.

    23. Tari Mance

    Tribunnews

    Masyarakat Kalimantan Utara memiliki tarian daerah bernama Tari Mance. Tari tradisional ini juga terkenal sebagai tari silat. Namun, gerakan Tari Mance lebih luwes, ketimbang gerakan silat pada umumnya.

    Warga Kalimantan Utara sering menjadikan Tari Mance sebagai pertunjukan hiburan. Terkadang, tarian ini juga digunakan untuk acara-acara penting yang melibatkan tamu kehormatan atau pertunjukkan kebudayaan.

    Tari bernama lain Bemance ini bisa ditarikan oleh laki-laki dan perempuan. Terdapat aturan khusus untuk penari laki-laki, yaitu dua orang laki-laki yang bertindak sebagai penari harus melakukan duel dalam keadaan bertelanjang dada dan hanya memakai celana saja.

    Sedangkan untuk penari perempuan harus memakai kemben. Untuk gerakannya kurang lebih sama seperti penari laki-laki. Intinya, gerakan dalam tarian ini mengusung konsep bela diri dan mahir menggunakan senjata perang.

    Senjata atau atribut yang harus dibawa oleh penari Mance yaitu perisai bernama Talimpang dan tombak bernama lonjo. Karena senjata tradisional ini sungguhan, maka para penari harus berhati-hati saat menggunakannya, agar tidak melukai diri sendiri atau penari lain.

    24. Tari Bamba Manurung

    Sering Jalan

    Daerah Sulawesi Barat memiliki tarian tradisional bernama Tari Bamba Manurung. Ini adalah tarian tradisional masyarakat Mamuju yang kerap ditampilkan untuk acara-acara besar, seperti pesta.

    Gerakan tarian Bamba Manurung cukup unik dan hanya boleh dibawakan oleh penari perempuan. Selain tariannya, hal yang menarik lainnya dari tari tradisional warga Mamuju ini adalah filosofinya.

    Berbicara tentang filosofi, Tari Bamba Manurung berkaitan dengan kehormatan para perempuan setempat. Salah satu alasan kenapa Tari Bamba Manurung sangat dibanggakan oleh warga Mamuju ialah makna tariannya yang menyangkut harga diri seorang perempuan.

    Lewat tarian ini, perempuan-perempuan di Mamuju ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki harga diri, kehormatan, dan sifat luhur yang harus dijaga dengan baik.

    Penari Bamba Manurung harus memakai Badu, baju adat Sulawesi Barat yang bertaburkan hiasan manik-manik. Kemudian, tatanan rambut para penarinya juga harus sesuai dengan aturan, yaitu disanggul bersama bunga melati atau beru-beru.

    Properti lainnya yang dibawa oleh penari Bamba Manurung adalah kipas. Sekilas, penampilan dari penari Bamba Manurung ini hampir mirip dengan penampilan penari Patuddu.

    25. Tari Dinggu

    Sering Jalan

    Tari Dinggu adalah tarian tradisional kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara. Tarian ini dikenal sebagai gambaran suasana aktivitas masyarakat setempat saat musim panen tiba.

    Menariknya, tarian ini dikemas dengan inovasi baru, khususnya di lingkungan Kerajaan Mekongga yang berada di Kabupaten Kolaka.

    Gerakan Tari Dinggu sangat energik dan mengusung konsep yang ceria. Tarian ini dijadikan sebagai media untuk mengucap rasa syukur atas keberadaan Dewi Padi yang memberikan berkah dan menjaga kesuburan padi.

    Lewat tari ini, masyarakat sekitar bisa melihat gambaran kehidupan petani suku Tolaki pada zaman dahulu. Selain itu, tarian ini juga mengajarkan arti gotong royong sesungguhnya.

    26. Tari Pakarena

    Detik

    Di daerah Sulawesi Selatan terdapat satu jenis tarian tradisional bernama Tari Pakarena. Tarian ini menjadi ikon budaya Makassar yang merupakan ibukota dari Sulawesi Selatan.

    Masyarakat Gowa sudah mengenal Tari Pakarena sejak era Kerajaan Gantarang. Inilah kenapa Tari Pakarena jadi salah satu tari klasik yang masih dipertahankan hingga sampai saat ini.

    Penari Pakarena berjumlah empat orang. Jumlah ini bermakna tentang kehidupan, pelajaran, dan cara bertahan hidup di bumi, mulai dari mencari makan, bercocok tanam, dan lainnya.

    Cara bertahan hidup tersebut digambarkan lewat gerakan-gerakan para penarinya. Selain itu, gerakan tersebut juga bisa diartikan sebagai ungkapan terima kasih untuk seluruh penghuni langit.

    Jika dahulu tarian ini hanya digunakan sebagai ritual upacara kepada dewi, kini Tari Pakarena sudah bertransformasi menjadi tarian populer yang sifatnya menghibur dan dipentaskan untuk acara-acara besar.

    27. Tari Pontanu

    Sering jalan

    Tari tradisional Pontanu berasal dari Sulawesi Tengah. Tarian ini adalah kebanggaan dari suku Kaili, yaitu suku yang menenun kain sarung dengan motif dan sulaman indah.

    Hasil tenunan tersebut bernama Buya Sabe atau sarung Donggala. Nah, budaya menenun suku Kaili tersebut kemudian dijadikan sebagai tarian dasar Pontanu.

    Penari Pontanu minimal berjumlah empat orang perempuan. Jika dulu tarian ini digunakan sebagai hiburan suku Kaili saja, saat ini Tari Pontanu sudah mulai digunakan untuk menyambut tamu kehormatan.

    28. Tari Maengket

    Kumparan

    Di Provinsi Sulawesi Utara memiliki tarian tradisional bernama Tari Maengket. Tarian milik suku Minahasa ini dijadikan sebagai rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Tuhan.

    Dahulu, Tari Maengket hanya ditarikan oleh suku Minahasa ketika sudah selesai musim panen. Namun, saat ini Tari Maengket sudah ditampilkan untuk acara besar lainnya, mulai dari festival, pesta pernikahan, dan lainnya.

    29. Tari Saronde

    InfoPublik

    Tari tradisional lain di daerah Gorontalo adalah Tari Saronde. Tarian ini bermakna sebagai tarian keakraban untuk acara-acara besar.

    Tari Saronde juga dikenal dengan Tarian Malam Pertunangan. Ini dikarenakan kemunculannya berawal dari acara malam pertunangan saat upacara adat pernikahan masyarakat Gorontalo.

    Seperti namanya, tarian ini akan ditampilkan sebelum acara Hui atau akad nikah. Meski begitu, Tari Saronde tetap bisa ditampilkan untuk mengisi acara-acara penting yang melibatkan tamu kehormatan atau kebudayaan.

    30. Tari Cakalele

    Tribunnews

    Tari Cakalele adalah tarian tradisional Maluku yang dikenal dengan tarian perang. Gerakan tari Cakalele menggambarkan semangat patriotisme warga Maluku terhadap tanah kelahiran mereka. Meski termasuk ke dalam jenis tarian perang, nyatanya Tari Cakalele bisa ditarikan oleh perempuan.

    Selain digunakan untuk perang, Tari Cakalele juga berfungsi untuk hiburan masyarakat setempat, penghormatan kepada nenek moyang, dan sebagai upacara adat masyarakat Maluku.

    Tari Cakalele memiliki beberapa keunikan, yaitu didominasi oleh laki-laki, terdapat teriakan unik yang mengiringi gerakan tarian, dan prosesi ritual meminum darah.

    Jumlah penari Cakalele sebanyak 30 orang. Biasanya para penari laki-laki akan memakai pakaian perang. Sedangkan para penari perempuan akan memakai pakaian berwarna putih dan menggenggam lenso atau sapu tangan.

    31. Tari Bambu Gila

    Wartakotalive

    Tarian dari Maluku Utara ini sudah sangat terkenal dan menjadi kebanggaan masyarakat Ternate. Seperti namanya, Tari Bambu Gila menggunakan batang bambu sebagai properti utamanya. Batang bambu yang dipilih harus berukuran 10-15 meter.

    Di awal kemunculannya, tarian ini hanya digunakan untuk memindahkan kapal kayu. Namun, seiring berjalannya waktu, tarian ini dijadikan sebagai hiburan masyarakat setempat di acara-acara besar.

    Sebelum memulai tarian Bambu Gila, seorang pawang akan membakar kemenyan dan membacakan doa. Setelah itu, bambu akan berguncang semakin kencang. Inilah alasan kenapa tarian ini disebut dengan Bambu Gila.

    Jumlah penari yang terlibat cukup banyak. Semakin panjang batang bambu yang digunakan, maka semakin banyak pula jumlah penari yang ikut memegang bambu tersebut.

    32. Tari Sajojo

    Bobo.ID

    Tari Sajojo adalah salah satu jenis tari tradisional dari Papua yang juga sudah sangat terkenal. Ciri khas tarian ini terletak pada hentakan kaki dan tubuh yang bergoyang mengikuti irama lagu.

    Tari Sajojo lebih menarik jika ditarikan bersama-sama. Saat ini, Tari Sajojo jadi pilihan utama warga Papua ketika ada acara besar, seperti acara adat dan penyambutan tamu.

    33. Tari Suanggi

    Sering Jalan

    Terakhir ada Tari Suanggi yang berasal dari daerah Papua Barat. Tarian ini memiliki keunikan serta makna yang cukup dalam. Selain itu, tarian tradisional ini juga menggambarkan kepercayaan masyarakat Papua Barat terhadap hal-hal gaib.

    Manakah Tari Tradisional yang Pernah Kamu Tonton?

    Sebenarnya tarian tradisional Indonesia masih banyak lagi, 33 jenis tarian di atas hanya mewakili dari masing-masing daerah saja yang dapat menambah wawasan kebudayaan kamu. Jadi, apakah kamu pernah menonton salah satu tarian di atas atau pernah menarikannya?

  • 10 Adab Menerima Tamu dalam Islam beserta Penjelasannya

    10 Adab Menerima Tamu dalam Islam beserta Penjelasannya

    Bertamu dan menerima tamu ialah salah satu cara mempererat tali silaturahmi dengan sesama umat muslim. Oleh karena itu, ada banyak sekali adab menerima tamu yang wajib kamu perhatikan supaya tidak menimbulkan salah paham. Bacalah artikel di bawah ini untuk tahu tata caranya.

    10 Adab Menerima Tamu Menurut Ajaran Islam

    Seorang tamu, baik sendirian maupun berkelompok, tentunya tidak ingin jika kamu sebagai tuan rumah menyambut mereka dengan tidak pantas. Islam mengajarkan kurang lebih 10 cara menyambut tamu yang benar sebagai wujud memuliakan tamu di mata Allah SWT dan kamu juga.

    1. Menyambut Tamu dengan Wajah Gembira

    Mari kita mulai membahas adab menyambut orang yang bertamu ke rumah yang pertama, yaitu menyambut mereka dengan wajah gembira. Usahakan untuk menjaga agar kamu tidak menunjukkan perasaan lesu, jengkel, atau repot ketika ada tamu yang datang untuk bersilaturahmi.

    Jika kamu sebagai tuan rumah menunjukkan wajah gembira dan bersemangat saat tamu datang, maka tamu pun akan merasa senang pula. Ada sebuah hadits mengenai adab ini yang periwayatnya ialah Aisyah, Bukhari, dan Muslim yang berbunyi:

    Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya ia memuliakan tamunya dan menjamunya siang dan malam.”

    Bahkan andaikata tamu kamu adalah seorang non-muslim, kamu tetap harus menyambut mereka dengan sopan dan berwajah senang. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW seperti dalam hadits riwayat Abi Thalib:

    Muliakanlah tamu kamu walaupun dia adalah seorang kafir.”

    2. Mengucapkan dan Membalas Salam

    Adab menerima tamu yang berikutnya adalah mengucapkan salam kepada para tamu sebelum kamu mengizinkan mereka masuk ke dalam rumah. Namun, apabila tamu tersebut yang mengucapkan salam terlebih dulu, maka kamu wajib membalas ucapan salam mereka.

    Salam tersebut jangan sekadar ucapan “halo” atau “selamat pagi” saja, tetapi ucapan salam dalam ajaran Islam. Sebisa mungkin kamu mengucapkan serta membalas ucapan salam kepada tamu dengan lengkap dan jelas demi mendapatkan pahala secara penuh dari Allah SWT.

    3. Menjabat Tangan Para Tamu

    Kemudian ada adab menerima tamu yang sebaiknya kamu ikuti segera setelah mengucapkan salam kepada tamu, yaitu menjabat tangan mereka. Jabat tangan atau bersalaman ini ialah bentuk ekspresi terima kasih kepada para tamu yang bersedia untuk datang ke rumah kamu.

    Meskipun demikian, terkadang ada beberapa orang yang merasa malu atau kagok untuk berjabat tangan dengan kamu karena suatu alasan. Bila hal ini terjadi, maka cukup saja kamu membuat gestur bersalaman dengan kedua telapak tangan kamu menempel satu sama lain.

    4. Mengenakan Pakaian yang Rapi

    Apakah kamu masih ingat dengan hadits yang menyebutkan bahwa kebersihan itu adalah sebagian dari iman? Dalam hal ini, kebersihan yang dimaksud ialah pakaian yang rapi dan bersih. Kenakanlah baju yang pantas karena tamu pasti tak suka dilayani oleh tuan rumah yang tampak kusam.

    Maksudnya mengenakan pakaian yang rapi itu bukan berarti kamu harus berpakaian yang bagus-bagus dan formal seperti jas dan kemeja. Cukup saja kamu kenakan baju sehari-hari yang layak pakai dan bersih dari kotoran dan debu, serta mencuci tangan kamu sebelum menyambut tamu.

    5. Membersihkan Rumah sebelum Tamu Datang

    Bukan hanya diri kamu saja yang harus tampil rapi dan bersih di hadapan tamu, tetapi rumahmu juga. Itulah adab menerima tamu yang kelima, yakni membereskan rumah sampai bersih dan rapi sebelum tamu kamu datang. Rumah yang rapi akan membuat tamu kamu merasa senang dan betah.

    Usahakan untuk membersihkan rumah kamu luar dan dalam seluruhnya supaya tamu menjadi lebih terkesan. Jika kamu tak mampu melakukannya, maka cukup bersihkan teras depan, ruang tamu, dan ruang makan. Hal ini karena kamu pasti ingin menjamu tamu untuk makan siang atau makan malam.

    6. Siapkan Hidangan untuk Menjamu Tamu

    Tidak semua tamu ingin makan setiap kali mereka datang berkunjung ke rumah kamu. Meskipun begitu, salah satu adab yang tidak boleh kamu lewatkan ialah menyiapkan makan untuk mereka. Baik itu camilan seperti coklat dan permen, maupun makanan berat dari nasi, daging, dan sayur.

    Ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud tentang menyediakan makan untuk tamu yang datang ke rumah. Dalam hadits itu, seorang sahabat Rasulullah yang bernama Al-Mughirah bin Syu’bah menuturkan bahwa:

    Pada suatu malam saya pernah bertamu kepada Nabi SAW. Lalu beliau memerintahkan untuk diambilkan sepotong daging kambing besar. Setelah dipanggang, beliau mengambil sebilah pisau, lalu beliau memotong-motongnya untukku dengan pisau tersebut.”

    7. Bercakap-Cakap tentang Hal yang Berguna

    Ada adab yang juga jangan sampai kamu lupakan ketika ada tamu yang berkunjung ke rumahmu, yaitu bercakap-cakap tentang hal yang baik saja. Percakapan mengenai hal yang baik dan berguna akan mampu mempererat persahabatan dan membantu menyelesaikan masalah.

    Dalam beberapa kesempatan, mungkin makanan yang kamu sajikan kepada tamu tidak habis termakan, atau mereka sedang melakukan puasa. Berikanlah makanan itu atau sisanya yang masih layak makan kepada tamu apabila mereka hendak pulang agar tidak menjadi mubazir.

    Jika demikian, maka usahakan agar kegiatan silaturahmi ini tidak kamu dan tamu kamu jadikan kesempatan untuk ghibah atau bergunjing. Selain merupakan topik pembicaraan yang tidak berguna, hal ini hanya akan mengundang dosa. Perhatikan Surah Al-Hujurat ayat 12 berikut ini:

     يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اجْتَنِبُوْا كَثيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمُ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُم أَنْ يَأكُلَ لَحْمَ أَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُ ۚ وَاتَّقُوْا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوّابٌ رَحيمٌ

    (Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah perilaku berprasangka. Sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa. Janganlah kamu mencari kesalahan orang lain dan janganlah kalian menggunjing (bergosip) satu sama lain. Apakah di antara kalian suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kalian akan merasa jijik. Bertakwalah kalian pada Allah, sesungguhnya Allah itu Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.)

    8. Mendahulukan Tamu Orang Dewasa

    Pada beberapa acara khusus, misalnya hari raya Idul Fitri, biasanya tamu kamu datang berkunjung sambil membawa anak-anak mereka. Dalam kesempatan ini, kamu dianjurkan untuk mengizinkan tamu yang lebih dewasa masuk terlebih dulu, baru anak-anak mereka mengikuti setelahnya.

    Tentu saja, hal ini bukan untuk merendahkan tamu anak-anak kecil, tetapi untuk menunjukkan rasa hormat kepada tamu yang lebih tua. Adab menerima tamu menurut ajaran Islam ini telah dijelaskan dalam sebuah hadits riwayat Bukhari yang bunyinya kurang lebih seperti ini:

    Barang siapa yang tidak mengasihi yang lebih kecil dari kami serta tidak menghormati yang lebih tua dari kami bukanlah golongan kami.”

    9. Jangan Bermegah-Megahan dalam Menjamu

    Di nomor sembilan, ada adab menerima tamu yang sering masyarakat abaikan, yaitu menghindari aksi pamer atau bermegah-megahan. Kamu tentu saja harus melayani tamu dengan sebaik-baiknya, termasuk ketika menjamu mereka, namun jangan jadikan ini sebagai ajang pamer harta.

    Ingatlah, pihak yang seharusnya kamu muliakan adalah tamu yang berkunjung ke rumahmu, bukan kamu yang berbangga diri di hadapan mereka. Apabila kamu suka memamerkan harta dan status di depan tamu kamu, hal ini nantinya akan berujung kepada fitnah dan gunjingan.

    10. Mengantar Tamu Pulang Sampai Pintu Gerbang

    Apakah setelah tamu kamu pamit untuk pulang, lalu kewajiban kamu sebagai tuan rumah sudah selesai? Belum, sebab masih ada satu lagi adab untuk kamu ketahui Adab ini ialah mengantar tamu kamu yang hendak pulang hingga ke pintu gerbang rumah kamu.

    Jika memungkinkan, berjabat tanganlah dengan tamu kamu untuk yang terakhir kali sebelum mereka keluar dari gerbang rumah. Bisa juga kamu ikuti dengan melambaikan tangan dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan tamu kamu hingga para tamu tersebut berlalu pergi.

    Siap untuk Menerapkan Adab Menerima Tamu Ini?

    Itulah penjelasan lengkap mengenai tata cara menyambut tamu di rumah kamu yang sesuai dengan ajaran agama Islam dan sunnah Rasulullah. Jagalah tali silaturahmi dengan para tetangga, sahabat, dan sanak saudara supaya nanti kamu mendapat berkah yang banyak dari Allah SWT.

  • Cara Menghitung Perbandingan Beserta Jenis dan Contohnya

    Cara Menghitung Perbandingan Beserta Jenis dan Contohnya

    Perbandingan merupakan salah satu teknik yang sering digunakan untuk membandingkan dua besaran atau lebih. Umumnya, perbandingan ini muncul dalam ilmu matematika dan statistika. Lantas, bagaimana cara menghitung perbandingan agar bisa mendapatkan hasil yang benar?

    Bagi kamu yang tertarik ingin mengetahui cara perhitungan perbandingan lengkap dengan contohnya, simak ulasan selengkapnya dalam artikel di bawah ini!

    Cara Menghitung Perbandingan

    Memahami cara menghitung perbandingan dalam matematika yang benar adalah suatu hal yang wajib kamu kuasai. Sebab, dengan memahami cara tersebut, kamu akan lebih mudah mengetahui hasil perbandingan dari dua besaran.

    Sebenarnya cara perhitungan perbandingan ini sangat mudah untuk kamu lakukan. Berikut adalah panduan cara untuk menghitung perbandingan dalam matematika yang bisa kamu ikuti.

    • Pertama-tama, buatlah model dari permasalahan yang ingin diselesaikan.
    • Selanjutnya, kamu bisa langsung menentukan jenis perbandingan yang akan diselesaikan. Perlu dipahami, bahwa dalam matematika terdapat beberapa jenis perbandingan, ya. Jadi, pastikan kamu sudah paham tentang hal ini terlebih dahulu.
    • Terakhir, silahkan kamu susun persamaan dan mulai menghitung perbandingan untuk menentukan informasi yang ingin kamu dapatkan dengan menggunakan rumus perbandingan tersebut.

    Jenis-Jenis Perbandingan

    Setelah menyimak informasi singkat tentang cara menghitung perbandingan, tentunya kamu penasaran ingin tahu apa saja jenis-jenis perbandingan dalam ilmu matematika, kan? Nah, berikut ini adalah jenis-jenis perbandingan yang penerapannya banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari:

    1. Perbandingan Senilai

    Perbandingan senilai atau biasa disebut dengan proporso merupakan perbandingan yang melibatkan dua rasio yang bernilai sama. Dengan kata lain, perbandingan senilai merupakan sebuah pernyataan yang menyatakan tentang dua rasio adalah sama.

    Adapun rumus yang digunakan dalam perbandingan senilai, antara lain:

    a1/a2 = b1/b1

    Adapun contoh perbandingan senilai yang bisa dengan mudah kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari adalah perbandingan banyaknya tepung dengan jumlah mie yang akan dibuat. 

    Secara logis, semakin banyak tepung yang digunakan, sudah pasti akan semakin banyak juga mie yang dibuat. Begitu pula hasil sebaliknya dari jenis perbandingan ini.

    2. Perbandingan Berbalik Nilai

    Perbandingan berbalik nilai merupakan perbandingan yang menyatakan antara dua besaran, di mana jika suatu variabel bertambah, maka variabel lain akan berkurang dan sebaliknya. 

    Salah satu contoh dari perbandingan berbalik nilai yang sering kamu jumpai adalah kecepatan kendaraan dengan waktu tempuh. Selain itu, perbandingan antara persediaan makanan dengan banyaknya hewan ternak di peternakan.

    Adapun perbandingan berbalik nilai ini bisa dinyatakan dengan a : b berbanding terbalik dengan harga p : q. Berikut adalah rumus perbandingan berbalik nilai yang bisa kamu pahami:

    a : b = (1/p) : (1/q) = q : p, maka a x p = b x q

    3. Perbandingan Bertingkat

    Perbandingan bertingkat menjadi jenis perbandingan selanjutnya yang secara khusus melibatkan lebih dari satu perbandingan. Sebagai contoh, perbandingan apel Budi dan Toni adalah 3 : 5, sedangkan perbandingan apel Mawar dan Toni adalah 4 : 3.

    Agar bisa menyelesaikan permasalah tersebut, tentu kamu harus bisa menentukan rasio atau perbandingan dari ketiga apel milik Budi, Toni, dan Mawar.

    Contoh Soal Perbandingan

    Jika kamu ingin lebih mudah dalam memahami cara menghitung perbandingan yang benar, tentu bisa coba untuk mengerjakan latihan soal perbandingan. Dengan begitu, kamu bisa paham sekaligus hafal rumus-rumus dari setiap jenis perbandingan yang ada. Berikut ini adalah beberapa contoh soal perbandingan yang bisa kamu pahami.

    1. Soal Pertama

    Amin mengendarai mobil dengan menempuh jarak 35 km dan menghabiskan 5 liter bensin. Jika Amin mempunyai 7 liter bensin, berapa jarak yang dapat ditempuh dengan mobil tersebut?

    Penyelesaian:

    Bensin 5 liter = 35 km

    Bensin 7 liter = x

    Soal di atas merupakan contoh permasalahan dari jenis perbandingan senilai. Untuk itu, cara menghitung perbandingan senilai adalah sebagai berikut:

    5/7 = 35/x

    x = (7 x 35)/5 = 49 km

    Sehingga, jarak yang dapat ditempuh Amin dengan 7 liter bensin adalah 49 km.

    2. Soal Kedua

    Suatu pekerjaan apabila dikerjakan oleh 12 orang sekaligus akan selesai dalam jangka waktu 22 hari. Jika pekerjaan tersebut dikerjakan oleh 16 orang, maka berapa hari pekerjaan tersebut bisa diselesaikan?

    Penyelesaian:

    Banyak pekerja 12 orang = 22 hari

    Banyak pekerja 16 orang = x

    Soal tersebut merupakan perbandingan berbalik nilai, maka cara menghitung perbandingan berbalik nilai adalah seperti berikut:

    12/16 = x/22

    x = (12 x 22)/16 = 16,5 hari atau jika dibulatkan menjadi 17 hari.

    Jadi, dengan 16 orang, pekerjaan tersebut akan selesai dikerjakan dalam 17 hari.

    3. Soal Ketiga

    Perbandingan banyaknya apel yang dimiliki oleh Budi dan Ratih adalah 2 : 3, sedangkan perbandingan banyaknya apel Ratih dan Syarla adalah 2 : 5. Jika jumlah apel mereka bertiga adalah 75. Tentukan banyak apel Budi, Ratih, dan Syarla.

    Penyelesaian:

    Model permasalahan tersebut, yaitu perbandingan bertingkat. 

    A : B = 2 : 3

    B : C = 2 : 5

    A : B : C = 4 : 6 : 15

    Jumlah rasio = 4 + 6 + 15 = 25

    Banyak apel Budi:

    4/25 x 75 = 12 

    Banyak apel Ratih:

    6/25 x 75 = 18 

    Banyak apel Syarla:

    15/25 x 75 = 45 

    Jadi, banyak apel Budi, Ratih, dan Syarla yang dimiliki masing-masing adalah sebanyak 12, 18, dan 45 buah.

    4. Soal Keempat

    Mirna membuat 10 loyang kue, sehingga membutuhkan 8 kg tepung terigu. Pada suatu hari, Mirna ingin membuat lagi sebanyak 15 loyang kue. Berapakah banyak tepung terigu yang dibutuhkan oleh Mirna?

    Pembahasan:

    Pada soal ini, kamu perlu membuat model matematis terlebih dahulu untuk mempermudah pemahaman.

    10 loyang → 8 tepung terigu

    15 loyang → y tepung terigu

    Adapun cara menghitung perbandingan yang benar adalah sebagai berikut.

    Loyang 1 : Loyang 2 = Tepung 1 : Tepung 2

    10 : 15 = 8 : y

    10y = 15 x 8

    y = (120/10)= 12

    Jadi, kebutuhan Mirna untuk membuat 15 loyang kue sekaligus adalah sebanyak 12 kg tepung terigu.

    5. Soal Kelima

    Sebuah bus akan melakukan perjalanan dari kota Purwokerto ke Brebes dengan menempuh waktu 2 jam dalam kecepatan 60 km/jam. Jika bus tersebut ingin sampai 30 menit lebih cepat, berapakah kecepatan bus seharusnya?

    Pembahasan:

    Perbandingan berbalik nilai dapat digunakan kembali untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan membuat model matematis seperti di bawah ini.

    2 jam → 60 km/jam

    1,5 jam → v km/jam

    Cara menghitung yang benar adalah sebagai berikut.

    2 jam : 1,5 jam = v km/jam : 60 km/jam

    1,5v = 60 x 2

    v = (120/1,5)= 80 km/jam

    Jika bus tersebut ingin mencapai kota Brebes lebih cepat 30 menit, maka kecepatan bus yang seharusnya adalah 80 km/jam.

    Sudah Paham Cara Menghitung Perbandingan yang Benar?

    Nah, itu dia penjelasan mengenai cara menghitung perbandingan yang benar dalam matematika lengkap dengan jenis-jenis dan contoh soalnya. Jadi, apakah kamu sudah paham bagaimana cara menghitungnya dengan benar?

  • 30 Contoh Majas Hiperbola, Pengertian, Ciri & Artinya

    30 Contoh Majas Hiperbola, Pengertian, Ciri & Artinya

    Apakah kamu pernah mendengar tentang majas? Majas merupakan rangkaian kata yang indah di dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Biasanya terdapat pada karya sastra dan berfungsi untuk menghidupkan karya tersebut. Ada bermacam jenis majas yang bisa kamu jumpai pada sastra, salah satunya adalah majas hiperbola. 

    Hiperbola adalah salah satu gaya bahasa yang paling sering kita temukan di dalam karya sastra. Nah, untuk lebih tahu selengkapnya tentang majas ini, simak penjelasannya di sini!

    Apa Itu Majas Hiperbola?

    Majas hiperbola adalah jenis majas yang berisikan kata-kata dengan kesan berlebihan, terlalu dramatis, atau tidak logis. Menurut situs resmi Kemdikbud, majas ini juga diartikan sebagai majas yang memberi kesan yang berlebihan dari kenyataan sebenarnya, agar mengundang perhatian.

    Istilah hiperbola sendiri berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti “pemborosan” atau “berlebihan”. Majas jenis hiperbola memang memiliki ciri khas lebay atau bersifat lebih dramatis daripada fakta sebenarnya. 

    Biasanya, majas ini banyak kita jumpai dalam penulisan puisi, novel, artikel, cerpen, serta karya sastra lainnya. Majas ini bisa memberikan kesan pada tulisan agar terdengar lebih indah serta dramatis, namun makna aslinya tidak hilang dalam kalimat tersebut.

    Ciri-Ciri Majas Hiperbola

    Majas hiperbola memiliki ciri-ciri yang perlu kamu ketahui, agar dapat membedakannya dengan majas lainnya. Sehingga, kamu bisa lebih mengenalnya secara spesifik dan lebih mudah dalam memahaminya. Berikut beberapa cirinya, yaitu:

    • Kata-kata dan frasa yang digunakan terlalu kiasan, sehingga aneh dan tidak masuk akal. Misalnya kalimat tulang punggung berarti pencari nafkah.
    • Kata atau frasa yang digunakan harus memiliki karakter dan kesan yang dramatis. Sehingga menambah nilai keyakinan pembaca.
    • Kata-kata yang digunakan tidak mengandung makna yang sebenarnya.
    • Mengungkapkan sesuatu yang biasanya bertentangan.

    Contoh Majas Hiperbola dan Artinya

    Penggunaan majas ini biasanya bertujuan untuk mendapatkan perhatian yang lebih dari para pembaca. Berikut kami berikan contoh majas hiperbola beserta artinya:

    Contoh 1-10

    1. Pidato bung Tomo pada 10 November lalu membakar semangatku.

    Membakar semangat= Mengundang atau memicu semangat yang besar.

    2. Hati wanita mudah meleleh saat ia mendengar ucapan manis dari kekasihnya

    Meleleh= Tersentuh atau membuat perasaan jadi bahagia.

    3. Hati-hati saat berkendara, kamu tidak memiliki banyak nyawa seperti kucing.

    Banyak nyawa= Banyak kesempatan hidup.

    4. Harga sembilan bahan pokok di pasar mulai meroket menjelang hari raya Idul Fitri.

    Meroket= Harga naik drastis dan tak terkontrol.

    5. Tahun 2018, tsunami di Tanjung Lesung yang menewaskan tiga personel grup band Seventeen yakni Bani, Herman, dan Andi menggemparkan Indonesia.

    Menggemparkan dunia= Menghebohkan dunia atau beritanya tersebar ke seluruh penjuru dunia.

    6. Sering kali, perkataan tetangga itu sangat menusuk hati.

    Menusuk hati= Menyakiti atau melukai hati. 

    7. Rayuan maut pria tersebut telah memikat banyak hati wanita.

    Rayuan maut= Rayuan yang sangat halus dan manis.

    8. Saat kesetian hati seorang istri dikhianati oleh sang suami, membuat hati istri remuk redam.

    Remuk redam= Perasaannya sangat tersakiti hingga depresi.

    9. Jadilah anak sholeh yang doanya tak berhenti mengalir untuk keduanya orang tuanya.

    Doa mengalir= Doa yang tak pernah berhenti sampai kepada orang tuanya.

    10. Di era internet cepat saat ini, berita yang tidak benar menyebar melebihi kecepatan cahaya.

    Melebihi kecepatan cahaya= Penyampaiannya sangat cepat.

    Contoh 11-20

    11. Dengan melihat senyummu, hatiku rasanya berbunga-bunga.

    Berbunga-bunga= Sangat bahagia atau sangat senang.

    12. Irfan  begitu tergesa-gesa, sehingga ia memacu motornya secepat kilat.

    Secepat kilat= Ngebut atau sangat cepat. 

    13. Para model itu memiliki tubuh sekurus tusuk gigi.

    Sekurus tusuk gigi= Bentuk badan yang sangat kurus atau ramping. 

    14. Kopi yang aku minum pagi ini tidak sepahit nasibku.

    Kopi tidak sepahit nasibku= Kepahitan atau masalah hidup yang seseorang alami melebihi rasa kopi tersebut.

    15. Teriakan kekecewaan nya terhadap kekasihnya seakan membelah angkasa.

    Teriakan membelah angkasa= Suara teriakannya sangat keras atau nyaring.

    16. Tolong jangan ganggu aku dulu ya! Aku saat ini memiliki segudang pekerjaan yang harus aku selesaikan.

    Segudang pekerjaan= Pekerjaan yang banyak serta menumpuk.

    17. Darahku seakan mendidih saat mendengar pengkhianatan yang dia lakukan di belakang kekasihnya.

    Darah mendidih= Hati dan perasaan yang panas dan sangat marah.

    18. Reina tenggelam dalam air mata ketika ibunya pergi untuk selamanya tanpa memberikan firasat apapun.

    Tenggelam dalam air mata= Kesedihan yang sangat mendalam atau sangat sedih sehingga terus-terusan menangis.

    19. Suara Corey Taylor yang indah itu membuat seluruh penonton konser terhipnotis untuk mendengarkannya hingga selesai.

    Terhipnotis= Menandakan bahwa suara Corey Taylor sangatlah bagus dan merdu, hingga semua orang merasa seperti terlena dan terbawa suasana.

    20. Remuk hatiku hingga berkeping-keping melihat kamu memiliki percakapan yang manis dengan teman wanitamu.

    Remuk hati berkeping-keping= Sangat kecewa atau sangat sakit hati.

    Contoh 21-30

    21. Hatinya pasti seperti disayat sembilu saat mendengar kekasihnya mempunyai hubungan khusus dengan wanita lain.

    Disayat sembilu= Hatinya terluka hingga rasa sakitnya seperti di cincang-cincang dengan pisau yang sangat tajam.

    22. Baru sehari tak ada kabar, kamu sudah membombardir media sosialku dengan pesan-pesanmu.

    Membombardir media sosial= Mengirim pesan yang sangat banyak di media sosial.

    23. Kamu adalah jantung hatiku yang sangat aku cintai.

    Jantung hati= Seseorang yang sangat berharga atau kekasih.

    24. Wajahmu membuat para bidadari kehilangan rasa percaya dirinya.

    Para bidadari kehilangan rasa percaya diri= Artinya wajah wanita tersebut sangat cantik menurut orang yang mengucapkan pujian atau kalimat majas ini.

    25. Tidak bertemu denganmu sehari, serasa sewindu.

    Maknanya, seseorang tersebut merasakan kerinduan yang amat besar jika tidak bertemu orang tersebut sehari saja.

    26. Rumah ini seperti kapal pecah.

    Maknanya, rumah tersebut sangat berantakan, kotor, dan tidak terurus.

    27. Sudah lama dia tidak kelihatan, seperti tenggelam ditelan bumi.

    Tenggelam ditelan bumi= Seseorang yang tidak terdengar kabar beritanya atau tidak menampakkan diri di suatu tempat dalam waktu yang lama.

    28. Aku hanya bisa diam membisu saat melihatnya;

    Diam membisu= Tidak dapat berkata-kata.

    29. Rumah itu seperti istana.

    Maknanya, rumah tersebut sangat besar, mewah, dan indah.

    30. Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit di angkasa.

    Maknanya, kamu harus memiliki cita-cita atau harapan hidup yang tinggi atau bagus.

    Sudah Tahu Apa Itu Majas Hiperbola?

    Demikian penjelasan singkat mengenai definisi majas hiperbola, ciri-ciri, serta contohnya dalam kalimat dan artinya. Jadi, jangan sampai tertukar dengan majas jenis lainnya ya! Semoga penjelasan di atas bermanfaat.

  • Resensi Novel Perahu Kertas Singkat Lengkap Karya Dee Lestari

    Resensi Novel Perahu Kertas Singkat Lengkap Karya Dee Lestari

    Resensi digunakan oleh penulis untuk memberikan ulasan terhadap karya, baik karya seni, rupa, atau karya tulis seperti novel. Berbicara tentang novel, Perahu Kertas jadi salah satu novel best seller yang layak dijadikan sebagai topik ulasan atau resensi. Berikut ulasan perihal resensi novel Perahu Kertas.

    Resensi Novel Perahu Kertas

    Novel berjudul Perahu Kertas ini merupakan karya dari penulis ternama, Dee Lestari. Kepopuleran novel ini kemudian dilirik oleh industri perfilman Indonesia yang dengan senang hati mengadaptasi cerita Perahu Kertas menjadi film nasional.

    Jauh sebelum itu, novel Perahu Kertas milik Dee Lestari ini ternyata sudah lebih dulu dirilis dalam bentuk digital, tepatnya pada April 2008. Tepat satu tahun kemudian, novel Perahu Kertas diluncurkan berbentuk buku bersama Bentang Pustaka dan Truedee Books.

    Tidak banyak yang tahu, bahwa proses penulisan naskah novel Perahu Kertas sempat mengalami penundaan hingga 11 tahun lamanya. Meski begitu, Dee Lestari berhasil menyelesaikan novel ini dalam waktu 55 hari.

    Novel Perahu Kertas tidak hanya menceritakan tentang percintaan, akan tetapi juga menggambarkan semangat tokohnya dalam meraih mimpinya. Berikut resensi novel Perahu Kertas yang ditulis secara lengkap:

    Judul Novel

    Berdasarkan resensi novel Perahu Kertas, Dee Lestari memilih Perahu Kertas sebagai judul novelnya. Meski terkesan sederhana, ternyata judul tersebut memiliki makna tersirat yang sebenarnya menarik untuk diulas lebih dalam.

    Jika diartikan, Perahu Kertas bisa disimbolkan sebagai harapan yang berisi cita-cita yang ingin dicapai. Namun, proses mencapai cita-cita tersebut tentu tidak mudah dan memiliki banyak rintangan. Ibarat sebuah perahu yang terus mengikuti derasnya arus sungai hingga sampai di tempat tujuan.

    Selain itu, Perahu Kertas juga bisa disimbolkan sebagai perantara atau wadah untuk membawa sesuatu. Entah kapan isi dari perantara tersebut akan tersampaikan, perahu tersebut terus akan mengikuti arus.

    Pemilihan judul Perahu Kertas sepertinya sudah melalui proses penimbangan panjang dari sang penulis, Dee Lestari. Ia tidak ingin menjadikan judul novel sebagai pemanis sampul, tapi juga sebagai perantara isi novel kepada pembacanya.

    Nama Penulis, Penerbit, Tahun Terbit dan Jumlah Halaman

    Perahu Kertas adalah salah satu karya fenomenal milik Dee Lestari. Penulis wanita populer ini memiliki nama Dewi Lestari, tapi memakai nama pena Dee Lestari. Kini, nama tersebut sudah tidak asing lagi bagi para pecinta novel.

    Berdasarkan resensi novel Perahu Kertas, novel ini diterbitkan oleh Bentang Pustaka, salah satu penerbit populer yang sudah berpengalaman dalam menerbitkan karya-karya tulis. Novel milik Dee Lestari tersebut terbit pada tahun 2009, tepatnya di bulan Agustus.

    Meski mengalami penundaan yang cukup panjang dan mampu diselesaikan hanya dalam waktu 55 hari, novel Perahu Kertas memiliki total 444 halaman. Artinya, Dee Lestari menyuguhkan cerita yang cukup komplit dan menarik untuk dibaca.

    Jika dibandingkan dengan novel lainnya yang pengerjaannya hanya memakan waktu 55 hari, sepertinya tidak akan bisa mencapai hingga 400 halaman. Namun, berkat kegigihan Dee Lestari, novel fenomenal tersebut mampu memiliki lebih dari 400 halaman.

    Di dalamnya, pembaca akan dibawa oleh penulis untuk mengikuti setiap masalah yang dialami oleh tokoh di dalamnya. Ketebalan novel ini juga menandakan bahwa penggambaran kisah para tokohnya cukup banyak dan memiliki hubungan satu sama lain.

    Meski begitu, ketebalan novel Perahu Kertas juga bisa membuat orang-orang yang penasaran ingin membaca novel, tapi tidak memiliki hobi membaca, bisa kehilangan minat dan cenderung mengurungkan niatnya.

    Namun, sepertinya target utama dari novel Perahu Kertas ini adalah para pembaca setia yang sudah mengenal Dee Lestari atau mereka yang memiliki hobi membaca novel bertemakan romansa remaja ini.

    Sinopsis Novel Perahu Kertas

    Novel berjudul Perahu Kertas milik Dee Lestari ini bertemakan tentang persahabatan, percintaan, serta idealisme seseorang. Tema ini cukup umum, sehingga para pembaca mudah untuk terbawa suasana.

    Novel yang memiliki halaman berjumlah 444 ini menceritakan tentang seorang remaja laki-laki bernama Keenan yang baru saja lulus dari bangku Sekolah Menengah Akhir (SMA). Berikut resensi novel Perahu Kertas secara lengkapnya:

    Keenan merupakan siswa yang cerdas dan memiliki bakat di bidang seni lukis. Selain berminat menjadi seorang seniman, Keenan memiliki cita-cita lain menjadi seorang penulis terkenal.

    Namun, cita-cita tersebut harus ditinggalkan oleh Keenan, karena tidak mendapatkan restu dari sang ayah. Keenan harus meninggalkan Amsterdam dan melanjutkan pendidikannya di Indonesia, tepatnya di salah satu Fakultas Ekonomi di daerah Bandung.

    Novel Perahu Kertas juga memiliki tokoh utama lain, yaitu bernama Kugy. Ia merupakan perempuan yang memiliki imajinasi sangat tinggi. Selain pemikirannya yang unik, penampilan Kugy juga terbilang berbeda dari tokoh lainnya.

    Dengan gaya eksentrik yang cenderung berantakan, Kugy tampil percaya diri. Di sini Kugy diceritakan hendak melanjutkan pendidikan di kampus yang sama dengan Keenan, yaitu di daerah Bandung.

    Sejak kecil, Kugy sudah mencintai cerita-cerita dongeng. Inilah sebabnya kenapa tokoh Kugy memiliki imajinasi yang sangat tinggi ketimbang teman-teman nya. Bahkan, Kugy memiliki koleksi cerita hingga taman bacaan. Selain membaca, Kugy memiliki hobi menulis cerita-cerita dongeng.

    Hobi tersebut yang mendorong diri Kugy untuk menjadi seorang juru dongeng. Namun, impian tersebut harus ia pendam, karena Kugy sadar bahwa menjadi penulis atau juru dongeng bukan sebuah profesi yang menjanjikan dan menghasilkan.

    Agar bisa menikmati hobinya yang tidak jauh dari kepenulisan, Kugy akhirnya memilih Fakultas Sastra.

    Meski berbeda fakultas, Kugy dan Keenan justru bisa saling bertemu. Awal pertemuan keduanya terjadi karena Eko dan Noni. Tokoh Eko merupakan sepupu dari Keenan, sedangkan Noni adalah sahabat Kugy sedari kecil.

    Berkat pertemuan tersebut, Keenan, Kugy, Eko, dan Noni menjadi sangat akrab dan sering kumpul bersama. Tidak membutuhkan waktu lama untuk membuat keempat tokoh tersebut saling akrab dan menjadi sahabat baik.

    Intensitas pertemuan membuat Keenan dan Kugy memiliki rasa kagum satu sama lain. Perlahan, keduanya mengalami adanya perubahan yang tidak bisa dijelaskan. Perasaan Kugy dan Keenan tidak bisa diutarakan, karena mereka berada di waktu yang tidak tepat.

    Kugy sudah memiliki tambatan hati bernama Joshua atau yang akrab dipanggil Ojos. Sedangkan Keenan tengah dijodohkan oleh Eko dan Noni dengan seorang kurator muda bernama Wanda.

    Bisa dikatakan nasib Wanda hampir mirip dengan Keenan, sehingga memiliki kecocokan satu sama lain. Wanda sangat mahir di bidang seni lukis dan tertarik ingin menjadi pelukis. Namun, impian tersebut dipatahkan oleh restu kedua orang tua yang menganggap profesi pelukis tidak bisa menjamin kehidupannya kelak.

    Cerita hidup inilah yang membuat Keenan dan Wanda mulai dekat. Kedekatan keduanya diketahui oleh Kugy. Ada rasa cemburu yang muncul di benak Kugy, tapi ia tepis dengan sikap yang seolah-olah tidak peduli terhadap hubungan Keenan dan Wanda.

    Tidak berselang lama, Keenan dan Wanda menjadi sepasang kekasih. Wanda tidak segan untuk menunjukkan rasa sayangnya kepada Keenan secara terang-terangan. Begitu pula dengan Keenan yang melakukan hal yang sama.

    Kabar hubungan Keenan dan Wanda sudah terdengar sampai ke telinga Kugy. Ada perasaan sakit dan kecewa yang perlahan dirasakan oleh Kugy. Ia tidak tahu harus berbahagia atau justru sebaliknya. Kugy mulai ragu dengan perasaannya yang absurd.

    Di sisi lain, Kugy sadar bahwa dia sudah memiliki kekasih yang selalu ada untuknya, yaitu Ojos. Namun, di sisi lain Kugy merasa kecewa sekaligus sedih mengetahui Keenan dan Wanda sudah berpacaran.

    Ketidaknyamanan perasaan Kugy akhirnya berdampak pada hubungannya dengan Ojos. Tanpa Kugy sadari, Ojos selama ini mulai merasakan ada perubahan dalam sikap Kugy, salah satunya adalah mulai tidak peduli dengan hubungan mereka. Tidak butuh waktu lama, hubungan Kugy dan Ojos pun kandas di tengah jalan.

    Selain hubungan percintaan, persahabatan antara Kugy, Keenan, Eko, dan Noni pun mengalami masalah. Mereka berempat sudah jarang berkumpul dan bertemu, bahkan bisa dikatakan hubungan persahabatan mereka mulai merenggang.

    Tidak ingin larut dalam hubungan yang pelik, Kugy akhirnya mencari kesibukan baru, yaitu menjadi seorang relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. Di sini, Kugy mengembangkan kemampuan menulis cerita dongeng dengan mengambil cerita nyata dari para muridnya.

    Cerita dongeng yang berhasil Kugy tulis berjudul “Jenderal Pilik dan Pasukan Alit”. Cerita dongeng tersebut menceritakan tentang tokoh bernama Pilik, yaitu salah satu murid Sakola Alit yang terkenal bandel.

    Kugy berhasil menaklukan Pilik dan teman-temannya yang nakal. Setelah menemukan kedekatan, Kugy pun menulis cerita setiap hari tentang murid-murid di Sakola Alit tersebut. Nantinya, cerita tersebut akan dibuat dalam sebuah buku utuh yang akan diberikan kepada Keenan.

    Di saat Kugy sibuk menjadi relawan, Keenan masih menjalani hubungan bersama Wanda. Di awal, hubungan keduanya berjalan dengan baik. Namun, tidak butuh waktu lama, hubungan keduanya mulai berubah dan menemukan banyak perbedaan.

    Wanda merasa bahwa Keenan tidak sepenuh hati menyayanginya. Hal ini memicu konflik yang cukup besar hingga membuat hubungan keduanya kandas. Ini juga membuat Keenan mulai mengubur impiannya yang sudah ia persiapkan hanya dalam semalam.

    Karena perasaannya berantakan, Keenan harus terpaksa pergi meninggalkan kota Bandung dan pergi ke Ubud, Bali. Selama di Bali, Keenan tinggal di rumah Pak Wayan, sahabat dari ibunya.

    Pak Wayan merupakan seniman terkenal di Bali, sehingga Keenan merasa nyaman dan betah selama tinggal di sana. Perasaan sedih, kecewa, dan suasana hati yang  membuat Keenan tidak nyaman pun perlahan menghilang.

    Salah satu orang yang ikut andil dalam proses penyembuhan luka batin Keenan adalah Luhde Laksmi, yaitu keponakannya Pak Wayan. Berkat kelembutan hati Luhde dan kesabarannya mendengarkan Keenan bercerita, akhirnya Keenan kembali mau melukis.

    Lukisan pertama Keenan saat di Bali ternyata terinspirasi oleh buku cerita dongeng milik Kugy yang berjudul “Jenderal Pilik dan Pasukan Alit”. Berkat inspirasi tersebut, Keenan akhirnya bisa membuat lukisan fenomenal dan diincar oleh sejumlah kolektor lukisan.

    Hubungan Keenan dan Luhde pun semakin dekat. Luhde menemukan kenyamanan saat bersama Keenan. Begitu juga sebaliknya, Keenan merasa menemukan sesuatu yang sudah lama hilang dari diri Luhde. Tidak butuh waktu lama, Keenan dan Luhde pun menjalin hubungan.

    Jika Keenan sudah kembali pulih dan bisa melanjutkan hobi melukisnya, Kugy justru merasa kesepian, karena kehilangan sahabat-sahabatnya, salah satunya adalah Keenan.

    Setelah lulus dari kuliah, Kugy kembali menata hidupnya menjadi lebih baik. Kugy akhirnya bekerja sebagai copywriter di sebuah perusahaan iklan ternama di kota Jakarta.

    Di tempat kerja ini, Kugy bertemu dengan seorang pria bernama Remigius atau akrab disapa Remi. Ia merupakan atasan Kugy sekaligus sahabat dekat Karel, yaitu abangnya Kugy.

    Berkat pemikiran Kugy yang unik dan mendapatkan ide-ide fresh, Kugy tumbuh menjadi karyawan yang cukup diandalkan oleh perusahaannya, khususnya Remi. Ternyata, Remi memiliki pandangan berbeda terhadap Kugy. Baginya, Kugy adalah perempuan yang unik dan berbeda dari perempuan lainnya.

    Remi menyukai Kugy bukan hanya karena bakatnya, tapi juga semangat dan kepribadian Kugy. Bagi Remi, Kugy adalah perempuan luar biasa. Sadar jika perasaannya tumbuh menjadi rasa sayang, Remi tidak ingin membuang waktu dan mengungkapkan perasaannya kepada Kugy.

    Awalnya Kugy memandang Remi hanya sebagai atasan sekaligus sahabat dekat abangnya. Namun, berkat ketulusan yang diberikan oleh Remi kepadanya, akhirnya Kugy pun luluh juga.

    Sementara itu, kondisi kesehatan ayah Keenan yang semakin buruk membuatnya harus segera menentukan pilihan. Keenan tidak bisa terus menerus tinggal di Bali. Akhirnya, ia kembali pulang ke Jakarta dan menggantikan posisi ayahnya memimpin perusahaan milik keluarganya.

    Baik Keenan dan Kugy keduanya sudah merasa menemukan orang yang tepat. Namun, perasaan tersebut tidak sesuai dengan apa yang dirasakan oleh Remi dan Luhde. Remi merasa jika perasaan Kugy selama ini tidak sepenuhnya untuk dia, begitu pula dengan Luhde yang merasa jika Keenan hanya setengah hati.

    Takdir kembali mempertemukan Kugy dan Keenan. Pertemuan keduanya tidak bisa terhindarkan. Keempat sahabat yang dulu berpisah itu kembali bertemu, tapi dengan kondisi yang sudah berbeda.

    Tidak ada yang menyangka bahwa hubungan mereka kembali diuji, kisah persahabatan dan percintaan yang terjalin selama lima tahun pun kandas secara tidak terduga. Mereka hanya bisa pasrah dan membiarkannya mengalir hingga bermuara entah ke mana.

    Penokohan Dalam Novel Perahu Kertas

    Menulis resensi novel Perahu Kertas akan semakin lengkap, jika mengulas masing-masing tokoh yang terlibat di dalamnya. Novel Perahu Kertas memiliki banyak tokoh selain peran utamanya, yaitu:

    1. Kugy

    Tokoh pertama adalah Kugy. Ia merupakan tokoh utama wanita yang diceritakan memiliki kemampuan menulis cerita. Kugy memiliki badan yang mungil, imajinatif, ceria, spontan, dan cenderung berantakan dalam berpenampilan.

    Penampilan Kugy bisa dikatakan sangat eksentrik dan boyish. Selain pemikirannya, Kugy juga memiliki hobi yang unik, yaitu menulis kalimat-kalimat dalam kertas, lalu membentuknya menjadi perahu. Kemudian, perahu tersebut ia hanyutkan ke sungai dan Kugy akan setia mengamatinya.

    2. Keenan

    Tokoh kedua bernama Keenan. Ia adalah tokoh utama pria yang memiliki segudang talenta dalam seni lukis. Seperti seniman pada umumnya, Keenan memiliki penampilan yang unik dan tidak jauh berbeda dari Kugy.

    Keenan memiliki kepribadian yang penuh kejutan. Ia juga pandai berbaur dengan orang baru dan mudah membuat orang-orang merasa nyaman. Tidak hanya itu, Keenan juga sangat cerdas. Jiwa seni dan kecerdasannya membuat Keenan dengan mudah mendapat pujian.

    Sama seperti Kugy, Keenan juga bercita-cita ingin menjadi seorang seniman, entah itu penulis atau pelukis profesional. Namun, impian tersebut tidak mendapatkan dukungan dari orang tua hingga membuatnya terpaksa mengambil jurusan lain dan meneruskan perusahaan keluarganya.

    3. Noni

    Tokoh berikutnya ada Noni. Dia merupakan sahabat Kugy sejak kecil. Oleh karena itu, Noni menjadi saksi bisu bagaimana perjalanan hidup Kugy.

    Di resensi novel Perahu Kertas ini, Noni memiliki kepribadian yang dewasa, telaten, sabar, dan sigap membantu keperluan Kugy hampir setiap hari. Bisa dikatakan, tokoh Noni ini memiliki karakteristik yang berbanding terbalik dengan Kugy.

    4. Eko

    Kemudian, ada tokoh bernama Eko. Ia merupakan sepupu Keenan yang bersekolah dan menetap di Bandung. Eko memiliki kepribadian yang supel dan ceria.

    Eko sudah sangat dekat dengan Keenan sejak kecil. Bahkan, keduanya sudah dekat saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Kedekatan keduanya membuat Keenan dengan mudah berbaur bersama teman-teman Eko, yaitu Kugy dan Noni.

    Kedekatan Eko pun juga membuatnya sedikit tahu bagaimana kisah hidup Keenan, khususnya mengenai keluarga Keenan yang menentang keras cita-cita Keenan untuk menjadi seorang seniman.

    Namun, karena sadar jika Keenan memiliki kemampuan luar biasa tentang seni, khususnya seni lukis, Eko pun memberikan dukungan penuh kepada Keenan, baik sebagai sepupu ataupun sahabat.

    5. Karel

    Karel adalah tokoh pendukung menurut resensi novel Perahu Kertas ini. Tokoh Karel merupakan kakak laki-laki dari tokoh utama, Kugy. Hubungan Karel dan Kugy sangat dekat dan akrab.

    Tokoh Karel memiliki karakteristik yang penyayang dan pengertian. Selain itu, Karel juga sangat percaya pada Kugy. Sewaktu kecil, Karel mempercayai bahwa Kugy merupakan Dewa Neptunus karena berzodiak Aquarius.

    Karel tahu jika Kugy menyukai cerita dongeng sejak kecil. Sebagai kakak, Karel setia mendengar cerita-cerita yang ditulis oleh Kugy. Sejak saat itu, Karel kagum dan mendukung cita-cita Kugy untuk menjadi seorang penulis.

    Salah satu bentuk dukungan Karel terhadap Kugy adalah mengenalkan sahabatnya yang merupakan atasan di sebuah perusahaan iklan ternama. Di perusahaan tersebut, Kugy diberikan kepercayaan untuk mengisi posisi copywriter. Kemampuan menulis Kugy pun semakin terasah meski bukan menulis sebuah cerita.

    6. Wanda

    Wanda adalah tokoh pendukung yang hadir saat Kugy dan Keenan saling menyukai dalam diam. Ia adalah sepupu dari Noni, yang merupakan sahabat dekat Kugy.

    Karena hubungannya dengan Noni cukup dekat, Wanda dikenalkan dengan Keenan. Karena memiliki selera seni yang sama, hubungan Wanda dengan Keenan pun berlanjut menjadi sepasang kekasih.

    Karakter Wanda di sini digambarkan sebagai wanita yang baik dan suka membantu. Oleh karena itu, ia kerap membantu Keenan ketika mengalami masa-masa sulit. Ini juga dilakukan oleh Wanda sebagai bentuk sayang dan tulusnya mencintai Keenan.

    Wanda juga sangat perfeksionis dalam hal apapun, salah satunya soal penampilan. Maka dari itu, ia sangat memperhatikan penampilannya agar tetap terlihat sempurna, khususnya di mata Keenan.

    Sifat perfeksionis tersebut membuat Wanda sedikit sensitif jika mendapat kritikan, apalagi soal penampilannya. Wanda juga sedikit sinis, jika seseorang berani menyinggung penampilannya.

    7. Luhde Laksmi

    Di novel Perahu Kertas juga ada tokoh perempuan pendukung lainnya bernama Luhde Laksmi. Seperti namanya, tokoh ini merupakan gadis asli Bali yang merupakan keponakan dari Pak Wayan, sahabat dari ibunya Keenan.

    Tokoh Luhde Laksmi berdasarkan resensi novel Perahu Kertas ini adalah gadis desa pada umumnya, yaitu kalem, anggun, lembut, pemalu, dan penuh perhatian. Meski tinggal di desa, Luhde Laksmi memiliki kecerdasan seperti anak-anak kota lainnya.

    Karakter Luhde Laksmi tersebut membuat Keenan sedikit demi sedikit sembuh dari luka batin, baik soal percintaan, persahabatan, keluarga, dan cita-citanya. Bahkan, berkat kesabaran dan ketulusan Luhde Laksmi, akhirnya Keenan bisa bangkit dan kembali melukis.

    Pesona dan karakter Luhde Laksmi membuat Keenan luluh. Perasaan Luhde Laksmi pun disambut baik oleh Keenan. Keduanya pun menjalani hubungan dan menjadi pasangan yang saling mendukung satu sama lain.

    Namun, hubungan keduanya terpaksa berakhir ketika Luhde menyadari bahwa Keenan masih belum bisa melupakan Kugy sepenuhnya. Hal ini terjadi ketika Keenan menjadikan cerita dongeng milik Kugy sebagai inspirasi untuk lukisannya yang kemudian fenomenal.

    Selain karena keberadaan Kugy yang belum sepenuhnya hilang, hubungan Luhde dan Keenan harus terpaksa berakhir karena Keenan terpaksa kembali ke Jakarta untuk meneruskan perusahaan keluarganya.

    8. Remi

    Berikutnya ada tokoh bernama Remigius atau akrab disapa Remi. Tokoh pria pendukung ini diceritakan sebagai atasan Kugy sekaligus sahabat dekat Karel, kakaknya Kugy.

    Remi digambarkan sebagai sosok yang ramah, penuh perhatian, dewasa, bijaksana, dan romantis. Karakter ini yang membuat Kugy akhirnya luluh dan menjalin hubungan dengan Remi.

    Sayangnya, Remi menganggap bahwa Kugy tidak sepenuhnya memberikan hatinya. Hal ini membuat hubungan keduanya sering mengalami konflik hingga akhirnya kandas saat Kugy dan Keenan kembali bertemu di Jakarta.

    9. Pak Wayan

    Pak Wayan adalah tokoh pendukung yang keberadaannya muncul saat Keenan pergi ke Bali untuk menenangkan diri. Berdasarkan resensi novel Perahu Kertas ini, Pak Wayan digambarkan sebagai tokoh yang bijaksana dan pendengar yang baik.

    Karakter tersebut membuat Keenan tidak ragu-ragu untuk bercerita dan meminta pendapatnya. Apalagi selera seni Pak Wayan mirip seperti Keenan, sehingga keduanya bisa langsung akrab.

    Pak Wayan adalah sahabat dekat ibunya Keenan. Beliau terkenal sebagai seniman dan memiliki karya-karya yang luar biasa.

    Kepribadian tokoh Pak Wayan ini berbanding terbalik dengan ayahnya Keenan. Selama tinggal di rumah Pak Wayan, Keenan mendapatkan apa yang selama ini tidak didapatkan dari ayahnya, salah satunya adalah dukungan untuk melukis.

    10. Joshua

    Tokoh pendukung terakhir ada Joshua atau Ojos. Ia merupakan pacar Kugy saat masih kuliah dan belum mengenal Keenan. Ojos digambarkan sebagai kekasih yang penuh perhatian dan kasih sayang.

    Ojos sangat menerima keunikan Kugy. Namun, perhatian dan rasa sayang Ojos perlahan mulai goyah saat Kugy mulai berubah menjadi kurang peduli dengan hubungan mereka. Perubahan ini terjadi saat Kugy berteman dengan Keenan.

    Meski hanya muncul sebentar, keberadaan tokoh Ojos di dalam novel Perahu Kertas ini memiliki peran penting, khususnya perihal hubungan Kugy dan Keenan. Sebab, keduanya tidak bisa bersatu karena Ojos masih menjadi kekasih Kugy.

    Selain tokoh-tokoh yang diulas resensi novel Perahu Kertas di atas, ada juga tokoh pendukung lainnya, seperti keluarga Keenan dan keluarga Kugy. Keseluruhan tokoh di dalam novel ini memiliki perannya masing-masing untuk membuat cerita yang lebih seru dan menarik.

    Kemunculan tokohnya pun menyesuaikan setting atau latar tempat yang ada. Misalnya, Pak Wayan dan Luhde Laksmi yang merupakan warga Bali muncul saat Keenan memutuskan untuk tinggal sementara di Bali.

    Selain itu, kemunculan tokoh-tokohnya juga terbilang tepat dan menjadi penyelesaian sebuah konflik. Misalnya, Wanda menjadi penyelesaian konflik hubungan Kugy dan Keenan.

    Lalu, ada Luhde Laksmi yang menjadi penyelesaian konflik Keenan dengan Wanda hingga Kugy. Kemudian, ada Remi yang menjadi penyelesaian konflik perasaan Kugy kepada Keenan.

    Kemunculan tokoh yang bisa dikatakan cukup banyak ini dibagi berdasarkan kondisi dan situasi yang membuat cerita novel Perahu Kertas mengalir apa adanya dan menarik untuk dibaca.

    Kelebihan dan Kekurangan Novel Perahu Kertas

    Agar resensi novel Perahu Kertas semakin lengkap, maka harus disertai oleh kelebihan dan kekurangannya. Tujuannya agar bantu memudahkan pembaca untuk menentukan pilihannya, yaitu apakah akan membaca novel tersebut atau sebaliknya. Berikut kelebihan dan kekurangan dari novel Perahu Kertas:

    1. Kelebihan Novel Perahu Kertas

    Berdasarkan sinopsis yang sudah dijabarkan dalam resensi novel Perahu Kertas, novel ini bercerita tentang hubungan yang kompleks, yaitu persahabatan dan percintaan. Kemudian, juga diimbangi oleh impian dari masing-masing tokohnya, khususnya tokoh utama Kugy dan Keenan.

    Benang merah di atas sangat relate dan realistis, karena kebanyakan orang pasti akan mengalami hal yang sama. Inti dari cerita inilah yang membuat novel Perahu Kertas milik Dee Lestari menarik banyak pembaca.

    Alur cerita novel Perahu Kertas ini juga terbilang runtun, sehingga membuat pembaca merasa nyaman. Agar pesan cerita bisa tersampaikan dengan baik, Dee Lestari memakai gaya bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca.

    Kata-kata yang dipilih oleh Dee Lestari terbilang sederhana, ringan, serta menyesuaikan kondisi atau situasi yang terjadi. Tidak hanya mudah dimengerti, gaya bahasa dalam novel Perahu Kertas tersebut juga membuat pembaca larut dalam inti cerita yang dihadirkan.

    Gaya bahasa tersebut juga bisa dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa. Hal ini menjadi salah satu kelebihan dari novel Perahu Kertas yang akhirnya menarik banyak pembaca.

    Kemunculan setiap konfliknya juga tidak terlalu dipaksakan. Konflik-konflik yang dihadirkan oleh penulis juga terbilang realistis dan masih sesuai dengan benang merah atau inti ceritanya, yaitu persahabatan, percintaan, dan cita-cita.

    Novel Perahu Kertas juga memiliki pesan edukatif. Karena inti ceritanya cukup realistis dan menggambarkan kehidupan sehari-hari, maka pembaca bisa mengambil banyak pelajaran, salah satunya saat mewujudkan impian.

    Masing-masing tokoh memiliki cara sendiri untuk menyelesaikan masalah dan mewujudkan impiannya. Pembaca akan ikut belajar bagaimana cara memahami diri sendiri, menetapkan tujuan, pantang menyerah, dan cara menyelesaikan masalah yang ada.

    Gambaran setting waktu dan tempat pun cukup jelas dan terperinci. Tidak ada setting yang berlebihan, sehingga membuat pembaca mudah larut dalam cerita Perahu Kertas.

    Penjabaran antara alur cerita, setting, konflik, dan tokohnya pun terbilang hampir sempurna. Setiap halaman menghadirkan pengalaman yang unik dan menarik bagi para pembaca. Pengalaman tersebut masih cukup realistis dan dekat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mudah untuk dinikmati.

    2. Kekurangan Novel Perahu Kertas

    Meski memiliki beberapa kelebihan, novel karya Dee Lestari ini juga memiliki kekurangan yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan bagi para pembaca yang tertarik dengan novel Perahu Kertas.

    Dalam resensi novel Perahu Kertas, kekurangan yang patut diketahui dari novel ini adalah perpindahan setting tempat yang terjadi sangat cepat. Hal ini bisa menimbulkan kebingungan bagi para pembaca, jika tidak berkonsentrasi saat membaca novel ini.

    Ada juga beberapa penggalan cerita di dalam novel ini yang cenderung monoton, karena penulis kembali menampilkan masalah atau konflik yang itu-itu saja. Jadi, penyelesaian konflik bisa dikatakan belum maksimal, karena masih tetap muncul di beberapa halaman yang berkaitan dengan tokoh utama Kugy dan Keenan.

    Misalnya, Kugy dan Keenan yang masih sama-sama belum move on padahal sudah berpisah dan menjalani hubungan dengan orang baru. Hal ini bisa membuat pembaca merasa bosan dan bisa menebak alur cerita, meski belum selesai membacanya.

    Kamu Tertarik Membaca Novel Perahu Kertas?

    Itulah contoh resensi novel Perahu Kertas yang lengkap dan cukup singkat. Setelah membaca resensi dari novel karya Dee Lestari di atas, apakah kamu tertarik untuk membaca novelnya?