Blog

  • 12 Adab Makan dan Minum yang Benar Menurut Islam Sesuai Sunnah

    12 Adab Makan dan Minum yang Benar Menurut Islam Sesuai Sunnah

    Islam mengatur adab serta sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Adab yang dicontohkan Rasulullah dalam kehidupan, harus kita terapkan sebagai perwujudan penerapan sunnah Rasulullah dan manifestasi jati diri muslim. Salah satu aturan yang Islam tekankan adalah adab makan dan minum.

    Pada artikel berikut ini, kami akan membagikan apa saja adab saat makan dan minum sesuai yang diajarkan Rasulullah dalam Hadits Shahih. Langsung saja berikut ulasannya untuk kamu.

    12 Adab Makan dan Minum yang Benar Menurut Islam

    Berikut ini beberapa adab makan dan minum yang benar sesuai ajaran Rasulullah SAW: 

    1. Makan Makanan yang Halal

    Tidak semua makanan dan minuman halal dikonsumsi oleh umat Islam. Ada kategori halal yang harus dijadikan acuan. Salah satu yang menjadi acuan halal adalah adanya label oleh MUI. Makanan halal adalah makanan yang telah disembelih dan diolah atas nama Allah SWT.

    Makanan dan minuman halal dijelaskan dengan jelas dalam banyak ayat Alquran dan Hadits Nabi. Salah satunya adalah dalam surat Al-Maidah ayat 3 yang menjelaskan bahwa makanan yang tidak halal meliputi bangkai, babi, darah, dan daging hewan yang proses sembelihannya tidak menyebut nama Allah SWT.

    Sedangkan untuk minuman, kategori halal adalah air atau cairan yang tidak mengandung zat-zat yang dapat menyebabkan keracunan dan memabukkan. Karena minuman tersebut dapat merusak iman.

    2. Mencuci Tangan

    Sejak zaman dulu, umat Islam dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum makan. Mengapa? Alasan utamanya adalah agar tangan kamu bebas dari kuman dan bakteri.

    Tangan yang bersih mencegah bakteri dan penyakit masuk ke dalam tubuh. Cara mencuci tangan yang benar adalah dengan mencucinya di bawah air mengalir, lalu ke persendian, hingga benar-benar bersih.

    Hal ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, bahwa Rasulullah mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, dan setelah itu beliau berdoa.

    3. Membaca Basmalah & Doa

    Islam mengajarkan bahwa semua umatnya yang hendak memulai sesuatu pada umumnya dianjurkan untuk terlebih dahulu mengucapkan “bismillah”. Tak terkecuali saat akan makan dan minum. Setelah membaca basmalah, dilanjutkan dengan membaca doa sebelum makan.

    Dengan mengawali kegiatan makan dan minum dengan mengucapkan kalimat basmalah dan doa. Ini adalah bagian dari rasa syukur yang kita tunjukkan kepada Allah SWT sebagai Maha Pemberi Rezeki.

    4. Makan dengan Posisi Duduk

    Rasulullah sangat menganjurkan adab makan dan minum yakni dalam posisi duduk. Anjuran ini bukan tanpa alasan, karena ada kekhawatiran bahwa makan dan minum sambil berdiri dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan peradangan.

    5. Menggunakan Tangan Kanan

    Anjuran makan dengan tangan kanan juga sering disebutkan, salah satunya dalam hadits, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda untuk tidak makan atau minum dengan tangan kiri.

    Alasannya adalah setan makan dan minum dengan tangan kirinya. Hal itu diperkuat dengan komentar oleh ulama besar Syeikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin. Ia mengatakan makan dan minum dengan tangan kiri mengandung unsur yang bertentangan dengan syariat Islam.

    6. Segera Makan Saat Setelah Dihidangkan

    Umat ​​Islam dianjurkan untuk memakan makanan yang sudah dihidangkan dengan segera. Jangan membiarkan makan yang sudah tersaji begitu saja atau didiamkan hingga dingin.

    Bahkan, dalam hadis dijelaskan bahwa saat kita mendengar adzan, makan harus didahulukan. Hal ini agar kita bisa melaksanakan ibadah sholat nantinya dengan hati dan pikiran yang tenang, karena perut tidak kosong, sehingga lebih berkonsentrasi.

    7. Jangan Meniup Makanan dan Minuman yang Masih Panas

    Dianjurkan untuk tidak meniup makanan saat masih panas serta mengikuti etika makan dan minum dalam Islam, seperti yang dicontohkan oleh Rasul. Saat Rasulullah minum, beliau menarik napas tiga kali sebelum meminumnya.

    Ini juga berlaku untuk makanan. Jika masih panas, tunggu hingga hangat. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dari Ibnu Luhai’ah, bahwa Asma binti Abi Bakar mendengar Rasulullah berkata bahwa makanan yang ditiup dalam kondisi tidak memiliki keberkahan.

    8. Lebih Baik Tidak Menggunakan Peralatan Makan dari Emas atau Perak

    Rasulullah tidak menganjurkan makan dengan peralatan yang terbuat dari perak atau emas. Disarankan untuk menggunakan peralatan kayu, seperti sendok, garpu, piring, dan gelas. Hal ini karena peralatan perak dan emas tidak memiliki enzim untuk membantu kita mencerna makanan lebih baik.

    9. Makan Secara Bersama-sama

    Ternyata, kebiasaan makan bersama merupakan salah satu adab makan yang dianjurkan Rasulullah sejak lama. Dalam Hadits Abu Daud, Rasulullah bersabda untuk menyuruh kita semua makan bersama dan mengucapkan dengan nama Allah, sehingga umat Islam akan diberkati.

    Jadi, jika sebelumnya kamu memiliki keluarga, namun selalu makan sendirian di rumah, sekaranglah saatnya untuk mengubah kesempatan dan makan bersama. Hal ini agar setiap anggota keluarga dapat mengambil manfaat dari kebiasaan makan bersama.

    10. Jangan Membuang Makanan yang Jatuh

    Beberapa orang tidak pernah mengambil makanan yang terjatuh, karena dianggap tidak pantas dan kotor. Dalam Islam, makan makanan yang jatuh lebih disukai, tetapi memakannya tetap membutuhkan tata cara yang benar.

    Jika kamu menjatuhkan makanan tanpa sengaja, ambillah, lalu cuci, bagian yang kotor dibuang, dan bagian yang masih layak konsumsi bisa dimakan. Ini dilakukan untuk menghindari pemborosan.

    11. Tidak Makan dan Minum Secara Berlebihan

    Dalam Surat Al-Araf ayat 31, Allah SWT menyebutkan perintah untuk tidak makan atau minum terlalu banyak atau berlebihan, karena Allah tidak menyukai orang yang melebih-lebihkan sesuatu.

    Oleh karena itu, sebelum makan, ukur terlebih dahulu berapa banyak yang mampu untuk kamu konsumsi. Kemudian, taruh makanan di piring dengan baik sebelum makan. Sebab, saat kamu makan makanan tersebut dengan nyaman, dipastikan bahwa makanan tersebut akan habis dan tidak memiliki sisa sedikitpun.

    12. Mengakhiri Makan dengan Membaca Hamdalah & Doa

    Bukan hanya saat mengawali makan saja, setelah selesai pun kamu juga dianjurkan untuk membaca doa. Hal ini sebagai ucapan syukur bahwa Allah SWT yang memberikan kamu rezeki untuk makan dan memberikan rasa kenyang juga setelah makan.

    Manfaat Makan Makanan Sesuai Ajaran Islam

    Nah, setelah mengetahui apa saja adab makan dan minum sesuai ajaran Rasulullah SAW, kamu juga perlu tahu apa saja manfaat mengikuti adab tersebut. Karena Rasulullah mengajarkan umatnya selalu dengan tujuan. Berikut beberapa manfaatnya:

    • Terhindar dari sifat tercela, karena adab yang diajarkan Rasulullah melatih kita untuk memiliki sopan santun saat menyantap makanan.
    • Dapat terhindar dari penyakit.
    • Mendapatkan ridha Allah SWT saat menyantap makanan tersebut.
    • Dapat memaksimalkan energi yang terserap kedalam tubuh.
    • Dapat menuntun kita ke surga.

    Sudah Paham Apa Saja Adab Makan dan Minum dalam Islam?

    Demikian penjelasan tentang adab makan dan minum dalam Islam yang harus kamu ketahui. Saya harap artikel ini memberikan beberapa wawasan tentang bagaimana seharusnya umat Islam berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.

  • Adab terhadap Orang Tua dalam Islam beserta Keutamaannya

    Adab terhadap Orang Tua dalam Islam beserta Keutamaannya

    Memuliakan orang tua adalah salah satu perintah dalam ajaran agama Islam yang wajib semua umat muslim taati. Saking utamanya adab terhadap orang tua ini, bahkan ada beberapa ayat Al-Qur’an yang membahasnya secara khusus. Maka dari itu, mari simak artikel ini agar kamu lebih paham.

    9 Adab terhadap Orang Tua Menurut Agama Islam

    Agama Islam secara khusus telah mengatur interaksi antara kamu sebagai anak dengan orang tuamu. Tidak cuma dalam Al-Qur’an saja, tetapi juga melalui hadits-hadits dari Rasulullah SAW. Oleh sebab itu, di bawah ini ada sembilan adab tentang memuliakan orang tua yang perlu kamu pahami.

    1. Mensyukuri Kehadiran Orang Tua

    Mulailah dengan adab yang pertama, yaitu selalu mensyukuri kehadiran dan kerja keras orang tua yang masih hidup. Tanpa adanya orang tua yang memberi nafkah, maka kita tidak akan mampu untuk tumbuh, belajar, dan berjuang di muka bumi ini.

    Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan kepada seluruh umat muslim untuk tidak seenaknya mengabaikan jerih payah orang tua kita. Oleh karena itu, mari perhatikan Surah Luqman ayat 14 ini yang membahas tentang rasa syukur terhadap kehadiran orang tua:

    وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَٰلُهُۥ فِى عَامَيْنِ أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

    (Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kamu kembali.)

    2. Jangan Memotong Pembicaraan Orang Tua

    Selanjutnya, adab terhadap orang tua yang kedua adalah menghindari menyela pada saat orang tua sedang bicara. Tahanlah lidahmu bahkan apabila orang tua kamu lupa atau salah menyebutkan sesuatu. Jika mereka sudah selesai berbicara, baru kamu boleh menyatakan pendapat kamu.

    Adab berkeluarga ini juga berlaku bila kamu hendak membetulkan kesalahan yang terjadi sewaktu orang tua sedang berkata-kata. Tunggu dulu sejenak sampai orang tua sudah selesai, baru kamu membetulkan kesalahpahaman mereka dengan kata-kata yang sopan dan lembut.

    3. Jagalah Perkataanmu di Depan Orang Tua

    Adab terhadap orang tua yang ketiga ialah menjaga lisan setiap kali kamu berbicara kepada orang tua. Selalu ucapkan hal-hal yang baik kepada mereka, dan hindari ucapan-ucapan kotor. Jangan sampai kamu mendapat laknat dari Allah SWT karena mengumpat di hadapan orang tuamu.

    Dalam Surah Al-Isra ayat 23, Allah SWT telah menegaskan pentingnya berkata-kata yang baik di hadapan orang tua. Bunyi ayat tersebut kurang lebih adalah seperti di bawah ini:

    وَقَضَى رَبُّكَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاهُمَا فَلا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلا كَرِيمًا 

    (Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan ‘ah’ kepada keduanya. Dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.)

    4. Tersenyumlah saat Melihat Wajah Orang Tua

    Adab yang satu ini tampak sederhana dan mudah untuk kita lupakan, padahal ini merupakan kewajiban seorang anak muslim kepada orang tuanya. Apabila kamu melihat wajah orang tuamu, tersenyumlah dan tampakkan raut muka yang bahagia dan berseri-seri.

    Allah SWT menjanjikan surga kepada seorang anak apabila dia tersenyum saat melihat wajah orang tuanya, dan mereka tersenyum kembali. Oleh karena itu, jagalah agar raut muka dan ekspresimu tidak menunjukkan perasaan kesal, marah, atau sebal ketika berinteraksi dengan orang tua.

    5. Jangan Membuat Orang Tua Repot

    Di nomor lima, adab terhadap orang tua yang pantas untuk kamu ikuti ialah membantu orang tua dan jangan merepotkan mereka. Orang tua tidak selamanya punya waktu dan energi untuk mengurus kamu, jadi kamu jangan membuat mereka lelah dan kesal terhadap perilaku kamu.

    Seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya harus mau membantu orang tua merawat rumah. Selain itu, anak yang berbakti juga harus siap untuk membantu pekerjaan orang tuanya apabila mereka memintanya. Lebih baik energi kamu habis untuk membantu orang tua daripada bermain-main.

    6. Mendo’akan Orang Tua setelah Sholat

    Apakah kamu tahu bahwa banyak orang yang suka langsung berdiri setelah mereka selesai menunaikan sholat fardhu? Perilaku ini sebetulnya sangat tidak dianjurkan, sebab ada satu lagi kewajiban yang patut kamu lakukan setelah sholat, yaitu mendo’akan orang tua.

    Do’a ini bukanlah sebuah do’a yang sepele, sebab anak yang membacanya berarti dia telah berbakti kepada Allah dan kedua orang tuanya. Sebaliknya, siapa yang tidak membaca do’a untuk orang tua sehabis sholat, berarti anak itu telah mengabaikan kewajibannya kepada Allah dan orang tua.

    Berikut adalah do’a dari anak untuk kedua orang tua.

    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

    (Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku sewaktu aku masih kecil.)

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

    (Ya Allah, ampunilah kaum mukminin, mukminat, muslimin, dan muslimat yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut. Terutama bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, orang yang telah berbuat baik terhadap kami, dan orang yang masih memiliki hak terhadap kami.)

    7. Selalu Mengasihi Orang Tua Meski Sudah Uzur

    Bagi kamu yang mempunyai orang tua yang berusia lanjut atau uzur, perhatikanlah adab terhadap orang tua yang satu ini. Ketahuilah bahwa orang tua berusia lanjut itu mendapat rahmat khusus dari Allah, yakni penghapusan dosa-dosa yang tak mereka ingat lagi.

    Tentu saja orang tua yang sudah uzur bisa membuat kamu agak kewalahan dalam mengurusnya, tetapi kamu jangan mengeluh. Mengasihi orang tua berusia lanjut merupakan kesempatan terbaik kamu untuk memaafkan dosa-dosa mereka yang sudah lalu serta melunasi utang-utang mereka.

    8. Tidak Berbohong di Hadapan Orang Tua

    Salah satu perilaku buruk yang suka dilakukan oleh anak-anak sewaktu masih kecil, yaitu berbohong ketika orang tua menanyakan sesuatu. Mungkin itu karena anak merasa malu atau bersalah akan sesuatu, atau mungkin karena ingin menghindari dari hukuman orang tua.

    Adab terhadap orang tua berikutnya yaitu selalu berkata yang jujur kepada orang tuamu dan hindari kebiasaan berbohong. Anak yang suka berbohong akan kena hukuman dari orang tuanya apabila ketahuan; jika tidak ketahuan, maka hukumannya datang dari Allah SWT.

    9. Berikan Sebagian Nafkah untuk Orang Tua

    Setiap anak kelak akan tumbuh besar dan perlu mencari pekerjaan mereka sendiri. Hal ini karena orang tua mereka tak mungkin sanggup bekerja selamanya untuk menghidupi anak-anaknya. Meskipun demikian, sang anak mempunyai kewajiban untuk menafkahi kedua orang tuanya.

    Inilah adab yang wajib seorang anak lakukan begitu dia tumbuh besar dan sudah mampu mencari penghasilannya sendiri dan sudah berkeluarga. Nafkah yang anak tersebut dapatkan wajib dia bagikan kepada orang tua karena sesungguhnya anak itu ialah milik orang tuanya.

    Sudahkah Kamu Ingat Adab terhadap Orang Tua Tersebut?

    Itulah penjelasan lengkap dan mendetail tentang perilaku memuliakan orang tua yang disertai dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits dari Rasulullah SAW. Ingatlah selalu dengan adab-adab berkeluarga ini, sebab orang tua dapat menyelamatkan kamu dari siksa di hari akhirat kelak.

  • Ketahui 20 Adab terhadap Guru dan Hadits Shahihnya

    Ketahui 20 Adab terhadap Guru dan Hadits Shahihnya

    Adab terhadap guru menjadi hal kritis bagi para murid sejak zaman dahulu. Bahkan semakin bertambahnya waktu, tata krama murid kepada guru pun masih perlu diperbaiki lagi. Hal ini bertujuan untuk membina anak bangsa dalam bersikap sehingga tidak hanya ilmu umum yang dimiliki tetapi juga ilmu dalam bertata krama.

    Lalu, adalah hadits yang menjelaskan bahwa seorang murid harus menjaga sikap ketika berhadapan dengan guru? Bagaimana tata krama yang baik terhadap seorang guru? Baca uraian berikut untuk penjelasan lengkapnya.

    Hadits Shahih tentang Adab terhadap Guru

    Tata krama terhadap seorang guru merupakan hal penting yang harus dipahami oleh seorang murid. Bahkan dalam HR. Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk memperlakukan para ulama sesuai dengan haknya.

    Hak tersebut berupa perilaku dan adab yang baik dari murid kepada guru. Oleh karena itu, diperlukan adanya tata krama saat berhadap dengan seorang ulama atau guru.

    Adab Terhadap Guru yang Perlu Anda Pahami

    Berikut tata krama kepada guru yang perlu Anda terapkan dalam kehidupan, antara lain: 

    1. Memperhatikan Ketika Guru Berbicara

    Kegiatan belajar mengajar menjadi salah satu media dalam menyampaikan ilmu dari guru kepada murid. Hakikatnya, ketika seorang guru sedang memberikan penjelasan baik itu di dalam maupun di luar kelas, murid haruslah menyimak dengan baik apa yang disampaikan.

    Ilmu yang disampaikan oleh guru tidak selalu berhubungan dengan mata pelajaran umum tetapi juga berkaitan dengan kehidupan atau pesan-pesan moral. Meskipun demikian, ketika seseorang memiliki status sebagai murid, perlu menghargai guru saat menyampaikan suatu hal.

    Dengan adanya perhatian penuh terhadap hal yang dibicarakan guru, maka seorang murid bisa memperoleh ilmu yang bermanfaat dan barokah. Oleh karena itu, adab saat berhadapan dengan guru apalagi saat guru berbicara sangat diperlukan dalam kehidupan.

    2. Patuh terhadap Tugas yang Diberikan

    Adab terhadap guru berikutnya adalah memenuhi tugas yang diberikan. Artinya sebagai seorang murid hendaknya Anda dapat menyelesaikan sesuatu hal yang telah ditugaskan oleh seorang guru.

    Karena sejatinya tugas merupakan suatu amanah dan perlu Anda kerjakan untuk tujuan kebaikan. Apalagi tugas tersebut diberikan dengan maksud supaya Anda bisa menerapkan atau lebih memahami ilmu yang Anda peroleh baik itu di sekolah atau di tempat lainnya.

    3. Berbicara dengan Sopan Santun

    Tidak hanya memperhatikan guru saat berbicara tetapi seorang murid juga perlu bersikap sopan santun apabila berkomunikasi dengan guru. Hal ini menunjukkan bahwa Anda menghormati seseorang yang telah memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas kepada Anda.

    Berbicara dengan santun dapat Anda lakukan kepada seluruh guru yang Anda miliki baik itu guru yang sudah tua, muda, dan guru baru atau guru lama. Dengan bersikap demikian Anda juga bisa memperoleh faedah yang besar yakni ilmu yang bermanfaat.

    4. Memberikan Salam Ketika Bertemu Guru

    Tidak sedikit dari murid yang memilih untuk pura-pura tidak melihat saat berjumpa dengan guru. Alasan yang diberikan karena malu atau hal lain yang sebenarnya tidak dapat dibenarkan.

    Bahkan dengan melakukan demikian, seorang guru akan merasa kecewa kepada muridnya dan merasa tidak dihormati. Maka dari itu, adab terhadap guru apabila saling bertemu adalah memberikan salam dan menyapa dengan senyuman.

    Hal itu nantinya yang akan membuat hati dari seorang guru menjadi lebih berbunga dan lebih ridha untuk memberikan ilmunya kepada murid. Selain itu, bersikap ramah dan memberikan senyuman merupakan sesuatu hal yang disukai oleh Allah.

    5. Mencium atau Menangkupkan Tangan Ketika Bertemu Guru

    Ketika bertemu dengan guru, Anda juga perlu mencium atau menangkupkan tangan sambil mengucapkan salam. Anda bisa mencium tangan seorang guru perempuan dan menangkupkan tangan ketika bertemu dengan guru laki-laki.

    6. Tidak Memotong Pembicaraan Guru

    Berikutnya, saat berbicara dengan guru hendaknya Anda tidak memotong perkataannya. Apabila ingin menyampaikan pendapat atau sekedar membalas pembicaraan guru, maka tunggu saat guru menyelesaikan perkataannya. 

    7. Meminta Izin saat Keluar Kelas

    Saat proses pembelajaran, hendaknya seorang murid meminta izin terlebih dahulu ketika akan keluar kelas. Hal ini merupakan sesuatu yang sepele namun bernilai penting dalam tata krama di kehidupan.

    8. Bersikap Rendah Hati

    Sikap rendah hati juga harus dimiliki oleh seseorang kepada siapapun. Hal ini menunjukkan bahwa seseorang tersebut memiliki adab dan perilaku yang baik di mata masyarakat.

    Hal ini juga berlaku bagi seorang murid terhadap guru. Karena terkadang seorang murid memiliki ingatan yang lebih tinggi dari seorang guru atau telah mengetahui sesuatu hal yang akan disampaikan oleh guru.

    Dalam hal ini, Anda tidak boleh mengabaikan penjelasan dari guru. Alangkah lebih baiknya Anda bersikap rendah hati dengan tetap memperhatikan penjelasan guru hingga selesai.

    9. Tidak Mengghibahi Guru

    Adab terhadap guru yang mungkin saja terlupakan adalah tidak boleh membicarakan guru saat berada di belakangnya atau mengghibah. Apalagi hal yang dibicarakan merupakan keburukan dari seorang guru. Hal ini dapat memberikan dampak yang buruk berupa ilmu yang tidak barakah. 

    10. Tidak Boleh Memaksakan Kehendak

    Ketika menyampaikan pendapat atau mengajukan keinginan kepada guru, hendaknya murid tidak memaksakan kehendaknya. Karena bagaimanapun seorang guru juga memiliki hak dalam menentukan sesuatu hal yang berkaitan dengan pendidikan seperti penugasan atau yang lainnya.

    11. Berbicara Tidak Bertele-tele

    Ketika berbicara dengan guru, hendaknya Anda menyampaikan sesuatu hal secara to the point. Karena terkadang guru memiliki waktu yang terbatas dalam mendiskusikan sesuatu hal maka diperlukan penyampaian yang singkat, padat, dan jelas.

    12. Tidak Berjalan Mendahului Guru

    Seorang murid juga perlu memperhatikan sikap saat berjalan apalagi bersamaan dengan guru. Alangkah lebih baiknya jika Anda memberikan ruang supaya guru dapat berjalan terlebih dahulu. Dengan demikian Anda tidak mendahului guru saat berjalan.

    13. Bersikap Sportif

    Adab terhadap guru berikutnya adalah bersikap sportif dan tepat waktu. Sikap sportif ini ditunjukkan dengan menepati ketika ada janji bertemu atau diskusi bersama guru, mengumpulkan tugas dengan tepat waktu, dan teliti.

    14. Berbaik Sangka kepada Guru

    Berbaik sangka merupakan sikap yang dapat memberikan dampak positif. Oleh karena itu, sikap ini juga menjadi sebagian dari adab terhadap guru yang harus dimiliki oleh murid.

    15. Turun dari Motor saat Ada Guru

    Poin selanjutnya, sikap yang perlu dipahami oleh murid adalah turun dari motor saat ada guru. Hal ini berlaku saat berada di sekolah dan biasanya guru akan menunggu di gerbang sekolah. Pada saat itu pula, murid yang membawa motor bisa turun terlebih dahulu.

    Setelah memberikan salam dan melewati guru, barulah seorang murid bisa mengendarai motornya lagi. Namun, saat membawa mobil seorang murid bisa memberikan salam kepada guru.

    16. Perhatikan Kondisi saat Duduk Bersama Guru

    Adab terhadap guru juga berlaku saat murid dan guru duduk bersamaan. Anda harus memperhatikan posisi saat duduk, menjaga pandangan, dan gerak tubuh saat berada di samping atau berdekatan dengan guru.

    17. Lebih Mendahulukan Guru

    Guru merupakan seseorang yang patut untuk dihormati dan dihargai. Oleh karena itu, lebih mendahulukan guru menjadi salah satu sikap yang perlu dilakukan. Hal ini bisa Anda terapkan saat berada di kantin sekolah atau sekadar mempersilahkan guru duduk terlebih dahulu.

    18. Bersikap Sabar

    Terkadang beberapa guru seringkali melupakan sesuatu saat proses belajar mengajar atau berulang kali menjelaskan suatu materi. Dalam hal ini, Anda perlu menyikapinya dengan sabar. Apabila ingin mengingatkan maka sampaikan dengan nada bicara yang lembut.

    19. Tidak Meninggikan Diri

    Adab terhadap guru lainnya yang perlu Anda pahami adalah tidak meninggikan diri atau bersikap sombong. Bisa saja seorang murid mengetahui terlebih dahulu akan suatu ilmu daripada seorang guru.

    Apabila hal ini terjadi, Anda harus tetap menjaga sikap. Jika perlu, lakukan diskusi bersama guru saat di kelas untuk saling bertukar pendapat dan membagikan ilmu.

    20. Menghargai Hak Guru

    Guru tentunya juga memiliki hak dan kewajiban utamanya saat berada di sekolah. Maka dari itu, seorang murid tidak boleh mencela guru saat mengetahui hak antara guru dan murid sedikit berbeda.

    Terapkan Adab terhadap Guru!

    Tata krama menjadi salah satu hal yang menunjukkan sifat dan sikap seseorang. Sifat dan sikap ini juga bisa dididik sejak dini. Sama halnya dengan pengetahuan mengenai adab terhadap guru bisa ditanamkan sejak dini kepada murid. Oleh karena itu, pahami dan terapkan tata krama terhadap semua orang termasuk guru.

  • Adab-Adab Bertamu Menurut Islam, Anda Wajib Tahu!

    Adab-Adab Bertamu Menurut Islam, Anda Wajib Tahu!

    Menyambung tali silaturahmi dengan kerabat, tetangga, dan sesama umat Islam merupakan kegiatan yang dianjurkan. Mengingat hubungan persaudaraan yang erat akan memberikan nilai positif untuk hidup, maka Anda perlu memperhatikan beberapa adab bertamu sesuai dengan ajaran Islam.

    Saling berkunjung memang diperbolehkan, namun tidak boleh semena-mena. Dalam artian sikap kesopanan harus ditanamkan sejak awal sehingga tidak membuat tuan rumah merasa tidak nyaman dengan keberadaan Anda. Jika Anda termasuk orang yang sering bertamu, silakan luangkan waktu membaca penjelasan adabnya berikut.

    8 Adab Bertamu Sesuai Ajaran Islam

    Adab mempunyai arti sebagai keramahan, kehalusan, budi pekerti, dan kesopanan. Tentu, Islam sangat menjunjung tinggi sikap tersebut sebagai bentuk pengajaran untuk umatnya agar tidak bertindak sesuka hati dan merugikan orang lain. Adapun inilah 8 adab bertamu yang bisa Anda terapkan.

    1. Ucapkan Salam dan Minta Izin untuk Masuk

    Ketika merasa sudah dekat, seseorang terkadang bertamu dengan cara yang tidak sepenuhnya benar. Mereka biasanya akan memanggil nama dari pemilik rumah atau orang yang hendak ditemui dengan kata sekedarnya. Dalam ajarannya, Rasulullah SAW mengajarkan hendaknya seseorang mengucapkan salam.

    Selain itu meminta izin untuk masuk juga menjadi adab yang tidak boleh dilupakan. Dalam firmannya Allah SWT menyebutkan seperti berikut:

    “Kepada orang-orang yang beriman, janganlah kalian masuk ke dalam rumah yang bukan rumah kalian tanpa meminta izin dan mengucapkan salam kepada pemilik rumah tersebut. Yang demikian itu jauh lebih baik bagimu supaya kamu selalu mengingatnya.” QS. An-Nuur [24]: 27.

    2. Datang di Waktu yang Tepat

    Adab yang kedua adalah datang di waktu yang tepat. Bertamu artinya mengunjungi, jadi tuan rumah harus dalam kondisi yang baik dan tidak sibuk. Jangan datang pada waktu tiga aurat dalam Islam, yakni sehabis Dzuhur, sesudah Isya dan sebelum Subuh.

    Islam menganggap rumah ibarat penutup aurat bagi penghuninya. Maka dari itu, selagi Anda bertamu berikan tuan rumah kesempatan untuk mempersiapkan kondisi rumahnya agar lebih rapi dan bersih. Hargai mereka karena Anda berniat untuk silaturahmi dan bertamu.

    3. Minta Izin Maksimal Tiga Kali

    Masih seputar bagaimana cara yang baik untuk berkunjung ke rumah orang. Berbicara tentang hal ini, Anda harus tahu bahwa Islam memiliki aturan seperti mengucapkan salam dan meminta izin untuk masuk. Bahkan dalam adab bertamu, permintaan izin ini maksimal hanya tiga kali saja.

    Lebih dari itu, artinya pemilik rumah sedang tidak ingin diganggu atau memiliki urusan lain. Jika Anda diizinkan masuk, maka masuklah. Namun, apabila tidak mendapatkan izinnya maka silakan pulang. Sebagaimana dalam sabda Rasulullah SAW berikut ini:

    Rasulullah SAW bersabda “Minta izinlah untuk masuk rumah seseorang sebanyak tiga kali, jika diizinkan untuk kamu masuk maka masukkah namun jika tidak maka pulanglah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    4. Perhatikan Posisi Berdiri Agar Tidak Menghadap Pintu

    Pemilik rumah memiliki hak sepenuhnya terhadap huniannya. Karena itu, dalam bertamu yang baik ialah hendaknya posisi tamu tidak berdiri di depan pintu dan menghadap langsung ke dalam ruangan. Sehingga dalam posisi tersebut tidak membuat tamu melihat secara langsung isi dalam rumah.

    Sebagaimana Rasulullah SAW berkata seperti berikut:

    “Rasulullah SAW apabila datang ke rumah suatu kaum, beliau tidak akan menghadapkan langsung wajahnya di depan pintu melainkan di sebelah kanannya atau kirinya dan mengucapkan salam.” ( HR. Abu Dawud).

    5. Tidak Bertamu dengan Cara Mengintip

    Tak banyak yang tahu mengintip ke dalam rumah untuk memastikan apakah ada orang di dalamnya merupakan perbuatan yang tercela. Banyak yang masih berlaku demikian padahal Rasulullah SAW tidak menyukai dan memberi ancaman kepada orang-orang yang suka mengintip. Sebagaimana sabdanya berikut ini:

    “Seandainya ada seseorang yang melihatmu di rumah tanpa izin darimu, maka engkau melemparnya dengan batu kecil lalu kamu cungkil matanya, maka tidak berdosalah kamu.” (HR. Bukhari Kitabul Isti’dzan).

    6. Jaga Lisan dan Kesopanan

    Adab bertamu berikutnya adalah jaga lisan dan kesopanan selama berkunjung. Sikap sopan santun dalam perilaku Islam ditunjukkan sebagai bentuk saling menghormati dan menghargai baik penerima tamu maupun tuan rumah. Selain itu, kesopanan dapat menjadi kunci agar kita selalu menjaga perbuatan.

    Dengan begitu, tidak akan ada pihak yang tersakiti oleh sikap Anda. Sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, lisan akan berubah menjadi boomerang ketika Anda tidak mau menjaganya dengan baik. Karena itu, jangan pernah mengatakan hal yang tidak-tidak kepada tuan rumah yang Anda kunjungi.

    7. Perhatikan Batasan Waktu Bertamu

    Ketika berkunjung, jangan lupakan untuk mengucapkan salam, menjaga kesopanan, meminta izin, dan datang di waktu yang tepat. Selain itu, ada satu adab lagi yang harus Anda lakukan, yakni silakan perhatikan batasan waktu untuk bertamu. Meski memiliki urusan yang banyak, namun pastikan jangan terlalu lama.

    Sebab dikhawatirkan tuan rumah merasa tidak nyaman sehingga bisa saja membebaninya karena keberadaaan Anda. Adapun sabda Rasulullah SAW yang mengajarkan kepada umatnya agar selalu memperhatikan waktu bertamu adalah sebagai berikut:

    “Menjami tamu membutuhkan waktu tiga hari, adapun untuk memuliakannya dilakukan selama sehari semalam dan tidak halal bagi seorang muslim jika tetap tinggal pada tempat saudaranya sehingga malah memberikan dampak menyakitinya.”

    Para sahabat Rasulullah kemudian berkata “Ya Rasulullah SAW bagaimana bisa seorang tamu malah menyakitinya? Rasulullah menjawab “Sang tamu yang tinggal cukup lama bersamanya sehingga ia tidak memiliki apapun untuk menjamu tamunya”.” (HR Baihaqi).

    8. Segera Pulang Jika Disuruh Pulang

    Adab terakhir ialah Anda harus segera pulang atau menunda kunjungan apabila setelah mengucapkan salam dan meminta izin 3 kali pemilik rumah tidak mengizinkan kita untuk masuk. Hendaklah seorang tamu tidak merasa tersinggung atau kecewa dan dilecehkan ketika mereka tidak mempersilahkannya masuk.

    Sebab, hal ini termasuk adab untuk berkunjung ke rumah orang lain yang penuh dengan hikmah dalam syariat Islam. Adapun Allah SWT berfirman sebagai berikut:

    Jika kamu tidak bertemu siapapun di dalam rumahnya maka janganlah kamu masuk sebelum mendapatkan izin dari tuan rumahnya. Apabila dikatakan kepadamu “Kembali saja” maka hendaklah kamu kembali pulang. Itu bersih untukmu dan Allah SWT maha mengetahui apa yang manusia kerjakan.”. QS. An-Nuur [24]: 28

    Meminta izin dalam bertamu itu kewajiban bagi seorang tamu dan menerima atau menolak tamu adalah hak dari tuan rumah. Maka dari itu, kaum muslim harus paham, ketika ada orang yang menolak kedatangan Anda jangan marah. Sebab, setiap orang memiliki haknya masing-masing untuk menerima kunjungan.

    Ingatkan Sanak Saudara untuk Menerapkan Adab Bertamu Ini!

    8 adab bertamu di atas bisa menjadi pembelajaran berharga untuk Anda di ke depannya. Jangan sampai berkunjung dengan hal-hal yang kurang baik dan mengganggu tuan rumah. Jadilah orang yang berbudi pekerti luhur, jaga sikap Anda dimanapun dan kapanpun!

  • Doa Kanzul Arsy, Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya

    Doa Kanzul Arsy, Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya

    Dari sekian banyak doa dalam Islam, tahukah kamu tentang doa kanzul arsy? Doa ini dianggap sebagai salah satu doa yang paling mulia dan penuh berkah, loh. Tak heran jika doa ini sering diamalkan dalam berbagai praktik keagamaan.

    Doa ini terdiri dari rangkaian pujian dan permohonan kepada Allah SWT. Isinya mencakup kalimat-kalimat tahlil yang memuji sifat-sifat kebesaran Allah dan permohonan untuk meminta perlindungan, pengampunan, serta keberkahan-Nya. Jadi, doa ini memiliki keutamaan dan manfaat yang besar bagi yang mengamalkannya.

    Bacaan Doa Kanzul Arsy

    Secara bahasa, kanzul arsy terdiri dari dua kata, yakni kanzul yang berasal dari kata ;kanzun’ (berarti harta karun atau harta simpanan), dan al-arsh (berarti arsy atau singgasana). Jadi,  secara keseluruhan, doa Kanzul Arsy bisa diartikan sebagai “Doa Harta Karun Arsy”.

    Penamaan tersebut kepada doa ini karena diyakini dapat membuka pintu-pintu keberkahan dan rahmat dari Allah SWT bagi siapapun yang mengamalkannya. Dalam doa ini, seluruh nabi yang menerima kitab Allah disebutkan. Berikut ini bacaan lengkapnya:

    1. Arab Doa Kanzul Arsy

    2. Latin Doa Kanzul Arsy

    Bismillaahir Rahmaanir Rahiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Malikil Qudduus. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Aziizil Jabbaar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanar Rouufir Rahiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Ghafuurir Rahiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Kariimil Hakiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Qawiyyil Wafiy. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Lathiifil Khabiir. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanash Shamadil Ma’buud. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Ghafuuril Waduud. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Wakiilil Kafiil. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanar Raqiibil Hafiizh. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanad Daa-imil Qaa-im. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Muhyil Mumiit. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Hayyil Qayyuum. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Khaaliqil Baarii’. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Aliyyil ‘Adzhiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Waahidil Ahad. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Mu’minil Muhaimin. 

    Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Habiibis Syahiid. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Haliimil Kariim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Awwalil Qadiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Awwalil Aakhir. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanazh Dzaahiril Baathin. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Kabiiril Muta’aal. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Qaadhayyil Haajaat. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Rabbil ‘Arsyil ‘Azhiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanar Rahmaanir Rohiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Rabbiyal A’laa. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Burhaaniis Sulthaan. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanas Samii’il Bashiir. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Waahidil Qahhaar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Aliimil Hakiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanas Sattaaril Ghaffaar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanar Rahmaanid Dayyaan. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Kabiiril Akbar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Aliimil ‘Allaam. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanasy Syaafil Kaafii. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Azhiimil Baaqii. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanash Shamadil Ahad. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Rabbil Ardhi Was Samawaat. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Khaaliqil Makhluuqaat. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Man Kholaqal Laila Wan Nahaar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Khaaliqir Raaziq.

    Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Fattaahil ‘Aliim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Aziizil Ghaniyy. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Ghafuuris Syakuur. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Azhiimil ‘Aliim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Dzil Mulki Wal Malakuut. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Dzil ‘Izzati Wal ‘Adzhamah. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Dzil Haibati Wal Qudrah. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Dzil Kib-riyaa-i Wal Jabaruut. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanas Sattaaril ‘Azhiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Aalimil Ghaib. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Hamiidil Majiid. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Hakiimil Qadiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Qaadiris Sattaar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanas Samii’il Aliim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Ghaniyyil ‘Azhiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Allaamis Salaam. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Malikin Nashiir. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Ghoniyyir Rahiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Qoriibil Hasanaat. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Waliyyil Hasanaat.

    Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanas Shobuuris Sattaar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Khaaliqin Nuur. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Ghoniyyil Mu’jiz. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Faadhilis Syakuur. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Ghoniyyil Qodiim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Dzil Jalaalil Mubiin. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Khaalishil Mukhlish. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanash Shaadiqil Wa’d. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Haqqil Mubiin. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Dzil Quwwatil Matiin. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Qawiyyil ‘Aziiz. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Hayyil Ladzii Laa Yamuut. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Allamil Ghuyuub. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanas Sattaaril ‘Uyuub. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Dzil Ghufraanil Musta’aan. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Rabbil ‘Aalamiin. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanar Rahmaanis Sattaar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanar Rohiimil Ghaffaar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Aziizil Wahhab. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Qaadiril Muqtadir. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Dzil Ghufraanil Haliim. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Malikil Mulk. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Baari-il Mushawwir. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal ‘Aziizil Jabbaar. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Jabbaaril Mutakabbir. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanallaahi ‘Ammaa Yashifuun.

    Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Qudduusis Subbuuh. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Rabbil Malaa-ikati War Ruuh. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haana Dzil Aalaa-i Wan Na’maa’. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Malikil Maqshuud. Laa Ilaaha Illallaahu Sub-haanal Hannaanil Mannaan. Laa Ilaaha Illallaahu Aadamu Shafiyyullah. Laa Ilaaha Illallaahu Nuuhun Najiyyullah. Laa Ilaaha Illallaahu Ibraahiimu Khaliilullah. Laa Ilaaha Illallaahu Ismaa’iilu Dzabiihullah. Laa Ilaaha Illallaahu Muusaa Kaliimullah. Laa Ilaaha Illallaahu Daawuudu Kholiifatullah. Laa Ilaaha Illallaahu ‘Iisaa Ruuhulloh. Laa Ilaaha Illallaahu Muhammadur Rosuulullah. Allahummar Hamnaa Bibarkati Tauraati Muusaa, Wa Injiili ‘Iisaa Wa Zabuuri Daawuuda Wa Furqaani Muhammadir Rasuulillahi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallama Bi Rahmatika Yaa Arhamar Raahimiin. Wal Hamdu Lillahi Rabbil ‘Aalamiin.

    3. Arti Doa Kanzul Arsy

    “Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.

    Kalimat tahlil (Tidak ada Tuhan selain Allah) Maha Suci Raja Yang Maha Qudus.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Perkasa Lagi Maha Kuasa.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mulia Lagi Maha Bijaksana.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Kuat Lagi Maha Memenuhi.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Halus Lagi Maha Mengetahui.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Bergantung Kepadanya Segala Sesuatu Lagi Yang Disembah.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Pengampun Lagi Maha Pecinta.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Penolong Lagi Maha Pelindung

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mengawasi Lagi Maha Memelihara

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Kekal Lagi Mengurus Makhluk-Nya.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menghidupkan Lagi Yang Mematikan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Hidup Kekal Lagi Terus Menerus Mengurus Makhluk-Nya.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menciptakan Lagi Menjadikan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Tinggi Lagi Maha Besar.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Satu Lagi Esa.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Memberikan Keamanan Lagi Maha Memelihara.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mencintai Lagi Maha Memyaksikan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Penyantun Lagi Maha Mulia.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Pertama Lagi Maha Terdahulu Pertama Lagi Yang Terakhir.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Lahir Lagi Yang Batin (Nyata Lagi Tersembunyi).

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Besar Lagi Maha Tinggi..

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Memenuhi Semua Keperluan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menguasai Arsy Yang Besar.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Memiliki Bukti Lagi Kekuasaan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mendengar Lagi Maha Melihat.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Satu Lai Yang Maha Mengalahkan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mengetahui Lagi Maha Bijaksana.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Menutupi Kesalahan Lagi Maha Pengampun.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Pemurah Lagi Maha Membalas.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Agung Lagi Maha Besar.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mengetahui Lagi Maha Memeriksa.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menyembuhkan Lagi Maha Mencukupi.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Besar Lagi Kekal.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Bergantung Kepadanya Segala Sesuatu Lagi Esa.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menguasai Bumi dan Langit.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan Pencipta Semua Makhluk.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menciptakan Malam dan Siang Hari.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menciptakan Lagi yang Memberi Rizki.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Pemberi Keputusan Lagi Maha Mengetahui.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Perkasa Lagi Maha Kaya.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Pengampun Lagi Maha Mensyukuri.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Besar Lagi Maha Mengetahui.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Memiliki Kerajaan Bumi dan Langit.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Mempunyai Keagungan dan Kebesaran.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Mempunyai Pengaruh dan Kekuasaan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Memiliki Kekuasaan dan Kebesaran.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Menutupi Kesalahan Lagi Maha Besar.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Mengetahui Hal yang Ghaib.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Terpuji Lagi Maha Mulia.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Bijaksana Lagi Maha Terdahulu.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Kuasa Lagi Maha Menutupi.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Kaya Lagi Maha Besar.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mengetahui Lagi Maha Sejahtera.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menjadi Raja Lagi Maha Penolong.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Kaya Lagi Maha Pemurah.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Dekat Kebaikan Kebaikan-Nya.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menguasai Kebaikan-Kebaikan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Penyabar Lagi Maha Menutupi Kesalahan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menciptakan Nur.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Kaya Lagi Maha Mengalahkan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mulia Lagi Maha Mensyukuri.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Kaya Lagi Maha Terdahulu.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Mempunyai Keagungan Lagi Maha Menerangkan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Murni Lagi Memurnikan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Benar Janji Nya.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Hak Lagi yang Menerangkan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Mempunyai Kekuatan Lagi Maha Kokoh.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Kuat Lagi Maha Perkasa.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Hidup Lagi Tidak Mati.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Mengetahui Semua yang Ghaib.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Menutupi Semua Cacat (Aib).

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Mempunyai Ampunan Lagi Dimintai Pertolongan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan Semesta Alam.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Pemurah Lagi Maha Menutupi.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Penyayang Lagi Maha Pengampun.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Perkasa Lagi Maha Pemberi Karunia.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Kuasa Lagi Memberi Kekuasaan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Memiliki Ampunan Lagi Maha Penyantun.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Memiliki Semua Kerajaan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Menciptakan Lagi Memberi Bentuk.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Perkasa Lagi Maha Kuasa.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Kuasa Lagi Maha Agung.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Allah dari Apa yang Digambarkan Oleh Mereka (Orang Orang Musyrik).

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan Dalam Dzat dan Sifat-Nya.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan Para Malaikat dan Ruh.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Mempunyai Tanda-Tanda Kebesaran dan Nikmat.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Raja yang Menjadi Tujuan.

    Kalimat tahlil, Maha Suci Tuhan yang Maha Pengasih Lagi Maha Pemberi Anugerah.

    Kalimat tahlil, Adam Pilihan Allah.

    Kalimat tahlil, Nuh Orang yang Diselamatkan Oleh Allah.

    Kalimat tahlil, Ibrahim Kekasih Allah.

    Kalimat tahlil, Ismail yang Disembelih Allah.

    Kalimat tahlil, Musa Orang yang Diajak Berbicara Oleh Allah.

    Kalimat tahlil, Daud Khalifah yang Diangkat Oleh Allah.

    Kalimat tahlil, ‘Isa adalah Ruh Ciptaan Allah.

    Kalimat tahlil, Muhammad Utusan Allah.

    Ya Allah, Rahmatilah Kami Berkat Kitab Tauratnya Nabi Musa, Kitab Injilnya Nabi Isa, Kitab Zaburnya Nabi Daud, dan Kitab Al-Qur’annya Nabi Muhammad SAW Utusan Allah. Dengan Berkat Rahmat-Mu Wahai Yang Maha Penyayang di antara Para Penyayang. Dan Segala Puji Bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”

    Keutamaan Membaca Doa Kanzul Arsy

    Siapapun yang membaca doa ini, maka ia akan memperoleh keutamaan-keutamaan seperti:

    • Diberikan cahaya terang oleh Allah layaknya cahaya bulan tanggal 14 (purnama), sehingga tampak seperti dari golongan nabi.
    • Diberikan Buraq sebagai kendaraan menuju surga.
    • Diampuni dosa-dosanya oleh Allah, meskipun seluas lautan atau sebanyak tetesan hujan dan dedaunan.
    • Dipermudah melewati shiratal mustaqim (jembatan shirath) bagaikan kilat yang menyambar.
    • Pahalanya akan ditulis sebanyak 1.000 kali ibadah haji dan umrah.
    • Diangkat penyakitnya.
    • Dicukupkan kebutuhannya di dunia.
    • Mendapat perlindungan dari Allah dari kezaliman pemerintah yang berkuasa dan kemudharatan bangsa setan.
    • Jika diamalkan oleh istri, maka ia akan dimuliakan oleh suaminya.
    • Jika dibaca 5 kali, maka akan bermimpi berjumpa dengan nur Rasulullah SAW.

    Mari Amalkan Doa Kanzul Arsy Setiap Hari!

    Ternyata ada banyak sekali keutamaan dari membaca doa kanzul arsy bagi yang mengamalkannya. Bagi kamu yang ingin membaca doa ini, kamu bisa gunakan referensi bacaannya di atas.

  • Doa Upacara Hari Senin Lengkap dengan Teks Serta Arab & Latinnya

    Doa Upacara Hari Senin Lengkap dengan Teks Serta Arab & Latinnya

    Upacara merupakan aktivitas rutin yang diselenggarakan pada hari Senin. Dalam kegiatan tersebut terdapat beberapa susunan acara. Salah satunya adalah berdoa. 

    Umumnya, ada siswa yang ditunjuk membaca teks doa. Berikut beberapa contoh teks doa upacara yang bisa Anda gunakan.

    Kumpulan Doa Upacara Hari Senin Lengkap

    Doa termasuk di dalam berita acara pelaksanaan upacara. Bagi yang mencari teks doa untuk kegiatan upacara, berikut beberapa referensi yang dapat Anda gunakan.

    1. Teks Doa Upacara Hari Senin #1

    Bismillahirrahmanirrahim

    Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin

    Wassholatu Wassalamu ‘Ala Asyrofil Ambiyaa’i Wal Mursalin

    Wa’ala Aalihi Wa Shohbihi Ajma’in

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Pengampun

    Ampunilah segala dosa-dosa kami, doa dari kedua orang tua kami, doa para guru kami, serta dosa pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan yang telah mendahului kami.

    Ya Allah, Dzat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

    Mohon anugerahkanlah rasa kasih dan sayang-Mu. Jadikan saling pengertian di antara kami. Kami memohon jadikanlah bapak/ibu guru kami sebagai hamba-hamba yang sabar serta ikhlas dalam mendidik kami.

    Ya Allah, Dzat Yang Maha Pemurah

    Berikanlah kami kesehatan, kemudahan dalam memahami pelajaran, dan berikanlah kami petunjuk serta perlindungan-Mu. Agar kami dapat menuntut ilmu sehingga kami menjadi generasi penerus bangsa yang berguna bagi agama, keluarga, nusa, dan bangsa.

    Ya Allah, Dzat yang Maha Kuasa

    Mohon karuniakanlah kepada kami yang hadir di upacara bendera hari ini, ilmu yang bermanfaat dan berkah. Selamatkanlah kami dari seluruh marabahaya serta tipu daya. Jauhkanlah kami dari perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan murka-Mu.

    Ya Allah, Dzat yang Maha Bijaksana

    Hanya kepada-Mu kami memohon dan hanya kepada-Mu kami meminta ampunan. Kabulkanlah doa-doa dari hamba-Mu yang penuh dosa dan lemah ini.

    Rabbana Atina Fiddunya Khasanah. Wafil Akhiroti Khasanah Waqinaa ‘Adzaabannaar. Subhana Rabbika Rabbil ‘Izzati Amma Yasyifun. Wassalamu ‘Alal Mursalin. Walhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.

    2. Teks Doa Upacara Hari Senin #2

    Bismillahirrahmanirrahim

    Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin

    Wassholatu Wassalamu ‘Ala Asyrofil Ambiyaa’i Wal Mursalin

    Wa’ala Aalihi Wa Shohbihi Ajma’i

    Dengan menyebut nama-Mu, Dzat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Segala puji ku panjatkan kepada-Mu Ya Allah, Tuhan seluruh alam. Engkau satu-satunya tempat kami memohon ampun, Engkau satu-satunya tempat kami meminta pertolongan.

    Ya Allah, Dzat yang Maha Segala

    Saat ini, kami berkumpul untuk melaksanakan upacara bendera di hari Senin. Dalam momen yang penuh khidmat ini, kami memohon ridho dan berkah dari-Mu Ya Allah.

    Ya Allah, Dzat Yang Maha Mengetahui

    Kami memohon, bersihkanlah hati kami dari berbagai sifat yang buruk. Penuhilah hati kami dengan sifat-sifat yang mulia sehingga kami tidak pernah jauh dari ridho-Mu. Satukan hati serta perbuatan kami di dalam membangun negeri ini, khususnya bidang pendidikan agar semakin maju dan berkualitas.

    Ridhoi-lah setiap langkah kami sehingga kami mampu meningkatkan kualitas pendidikan kami sehingga bisa lebih baik. Jadikanlah negeri kami sebagai negeri yang berkah. Negeri dengan rakyat yang makmur nan sejahtera. Negeri yang selalu dalam iman serta taqwa kepada-Mu.

    Ya Allah, Dzat yang Maha Kuasa

    Kami menyadari betapa banyaknya tantangan dan rintangan dalam dunia pendidikan saat ini. Maka dari itu, kami memohon bimbingan dan petunjuk-Mu. Berilah selalu kami kekuatan sehingga kami selalu mampu menyelesaikan setiap tantangan dan rintangan sehingga menuntut kami menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

    Ridhoilah setiap langkah kami di dalam membangun dunia pendidikan ini karena kami sadar bahwa kami merupakan generasi besar yang akan meneruskan mandat para founding fathers untuk memajukan negeri ini, khususnya di bidang pendidikan. Kami ingin berperan untuk menjadikan negeri ini sebagai negeri pendidikan.

    Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim

    Kami memohon kepada-Mu agar selalu melimpahkan rahmat serta hidayah-Mu kepada kami. Curahkanlah selalu ilmu serta hikmah-Mu pada kami sehingga kami bisa menjadi hamba-Mu yang amanah di dalam menjalankan kehidupan ini, lulus di dalam menghadapi setiap ujian serta cobaan yang Engkau berikan.

    Ya Allah, Dzat yang Maha Membolak-balikkan Hati

    Jadikanlah kami hamba-hamba yang selalu sabar dan ikhlas menerima cobaan dan ketetapan dari-Mu. Sadarkanlah kami agar selalu yakin bahwa apa yang datang dari-Mu merupakan yang terbaik untuk kamu sehingga kami akan menjadi hamba yang semakin bertaqwa kepada-Mu, Ya Allah.

    Ya Allah, Yang Maha Pengampun

    Kami adalah hamba-hamba yang tidak luput dari dosa dan kekhilafan. Untuk itu, kami senantiasa memohon ampunan dari-Mu serta jauhkanlah kami dari perbuatan-perbuatan yang mendatangkan murka-Mu. Jadikanlah kami hamba yang pandai bersyukur kepadamu. 

    Ya Allah, Dzat yang Maha Bijaksana

    Hanya kepada-Mu kami memohon dan hanya kepada-Mu kami meminta ampunan. Kabulkanlah doa-doa dari hamba-Mu yang penuh dosa dan lemah ini.

    Rabbana Atina Fiddunya Khasanah. Wafil Akhiroti Khasanah Waqinaa ‘Adzaabannaar. Subhana Rabbika Rabbil ‘Izzati Amma Yasyifun. Wassalamu ‘Alal Mursalin. Walhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.

    3. Teks Doa Upacara Hari Senin #3

    بِسْمِ اللّٰهِ الرَحْمنِ الرَّحِيْم

    اَلْحَمْدُ لِهِٰ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَ الصَّلَاةُ وَ السَّلَامُ عَلَيْ اَشْرَفِ الْمُرْسَلِيْنَ وَ عَلَيْ اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ اَجْمَعيْنَ

    Dengan nama-Mu, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Segala puji selalu ku panjatkan kepada-Mu, Tuhan seluruh alam semesta. Engkaulah tempat kami meminta, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon. Kami berdoa atas kehadirat-mu Ya Allah.

    Ya Allah

    Pada Senin (tanggal, bulan, tahun pelaksanaan upacara) kami berkumpul di sekolah tercinta ini dalam rangka melaksanakan upacara bendera hari Senin. Semoga Engkau selalu memberikan ridho dan keberkahan untuk kami atas setiap kegiatan yang kami lakukan.

    Lancarkanlah segala urusan kami. Berikanlah petunjuk, kemudahan, serta kelapangan hati kepada para guru tercinta agar selalu semangat dan tidak lelah mengajari kami. Anugerahkanlah mereka kesabaran dalam mendidik kami, Ya Allah.

    Ya Allah, Dzat yang Maha Pengampun

    Ampunilah segala dosa-dosa kami, doa dari kedua orang tua kami, doa para guru kami, serta dosa pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan yang telah mendahului kami.

    Ya Allah, Tuhan Semesta Alam

    Anugerahkanlah rasa kasih dan sayang-Mu. Jadikan saling pengertian di antara kami. Kami memohon jadikanlah bapak/ibu guru kami sebagai hamba-hamba yang sabar serta ikhlas dalam mendidik kami.

    Ya Allah

    Berikanlah kami kemudahan serta pemahaman sehingga mudah menyerap penjelasan dan materi yang diberikan para guru kami. Jadikanlah kami sebagai para generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia sehingga dapat bermanfaat bagi negara kami, khususnya di bidang pendidikan.

    Rabbana Atina Fiddunya Khasanah. Wafil Akhiroti Khasanah Waqinaa ‘Adzaabannaar. Subhana Rabbika Rabbil ‘Izzati Amma Yasyifun. Wassalamu ‘Alal Mursalin. Walhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.

    Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    4. Teks Doa Upacara Hari Senin #4

    أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبَّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًايُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍوَعَلَى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ.

    Ya Allah Yang Maha Pengampun…

    Ampunilah dosa–dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dosa Bapak Ibu Guru kami serta dosa para pahlawan bangsa yang telah gugur mendahului kami.

    Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang

    Anugerahilah rasa kasih sayang dan saling pengertian di antara kami, serta berilah kesabaran dan keikhlasan kepada Bapak Ibu Guru kami dalam mendidik kami.

    Ya Allah, Dzat Yang Maha Pemurah

    Berikanlah kami kesehatan, kecerdasan, serta petunjuk dan perlindungan-Mu dalam menuntut ilmu sehingga kelak kami dapat berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.

    Ya Allah Yang Maha Kuasa

    Karuniakanlah kepada kami, ilmu yang bermanfaat dan berkah. Selamatkanlah kami dari semua marabahaya dan tipu daya.

    Ya Allah, Dzat yang Maha Bijaksana

    Hanya kepada-Mu kami memohon dan hanya kepada-Mu kami meminta ampunan. Kabulkanlah doa-doa dari hamba-Mu yang penuh dosa dan lemah ini.

    Rabbana Atina Fiddunya Khasanah. Wafil Akhiroti Khasanah Waqinaa ‘Adzaabannaar. Subhana Rabbika Rabbil ‘Izzati Amma Yasyifun. Wassalamu ‘Alal Mursalin. Walhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.

    Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Sudah Pernah Mendengar Contoh Doa Upacara di Atas?

    Sekian informasi tentang beberapa kumpulan doa upacara hari Senin. Namun sebenarnya Anda dapat berkreasi sendiri dalam membuat doa yang ingin dipanjatkan dalam kegiatan rutin hari Senin tersebut. Semoga bermanfaat.

  • Bacaan Doa Melihat Kabah Lengkap: Latin, Arab & Artinya

    Bacaan Doa Melihat Kabah Lengkap: Latin, Arab & Artinya

    Salah satu bagian yang paling diimpikan saat umrah dan haji adalah melihat Kabah.  Saat melihat Kabah tentu saja ada bacaan doanya sehingga berkah. Pada artikel berikut akan diuraikan bacaan doa melihat Kabah yang bisa Anda amalkan. 

    Amalan Doa Melihat Kabah

    Berikut ini beberapa doa yang bisa Anda baca saat melihat Kabah. 

    1. Doa Melihat Kabah Pertama

    Melihat Kabah menciptakan kebahagiaan sendiri bagi setiap muslim. Hal ini karena Kabah merupakan tempat suci dan mulia. Karena saking sucinya inilah yang membuat Anda sebaiknya membaca doa saat melihat Kabah. 

    Adapun doa saat melihat Kabah yaitu:

    اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ وَاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا

    Allahumma zid hâdzal baita tasyrîfan wa ta‘dzîman wa takrîman wa mahâbatan wa zid man syarafahu wa karramahu mim man hajjahu wa’tamarohu tasyrîfan wa takriiman wa ta’dzhîman wa birran.

    Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan dan wibawa pada Bait (Kabah) ini. Dan tambahkanlah pula pada orang-orang yang memuliakan, mengagungkan, menghormatinya di antara mereka yang berhaji atau yang berumrah dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kebaikan.”

    Sambil mengangkat tangan di depan Kabah, Anda bisa mengucapkan doa tersebut. Dengan penuh keyakinan dan hati yang berserah diri kepada Allah SWT, insyaa Allah doa tersebut bisa terijabah.

    2. Doa Melihat Kabah Kedua

    Setelah membaca doa yang pertama, Anda dianjurkan untuk membaca doa lanjutan. Adapun bacaan doanya yaitu:

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ

    Allāhumma antas salām, wa minkas salām, fa hayyinā rabbanā bis salām.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah keselamatan. Dari-Mu keselamatan berasal. Wahai Tuhan kami, berikan kehormatan pada kami melalui keselamatan.”

    Setelah selesai membaca doa tersebut, Anda bisa lanjutkan dengan membaca doa lainnya sesuai kepentingan. Misalnya doa agar dimudahkan segala urusan, doa bisa lulus ujian, dan sebagainya. 

    Namun alangkah lebih baiknya jika Anda memohon ampunan atas segala dosa kepada Allah SWT saat melihat Kabah. Hal ini karena beberapa orang percaya bahwa semua pintu akhirat akan dibuka untuk orang-orang yang sedang melihat Kabah. 

    Doa Terkait saat Mengunjungi Kabah

    Berikut beberapa doa tambahan saat melihat Kabah.

    1. Bacaan Doa Melihat Hajar Aswad

    Hajar Aswad merupakan sebuah batu yang terletak di dekat Kabah dan dipercayai berasal dari surga. Batu ini juga dipercaya bisa menghapus dosa manusia yang menyentuhnya. 

    Karena keunggulannya inilah yang membuat Anda sangat dianjurkan untuk membaca doa saat melihatnya. Adapun doa saat melihat Hajar Aswad yaitu:

     بِسْمِ اللهِ ، وَاللهُ أَكْبَر اللَّهُمَّ إِيمَاناً بِكَ ، وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ ، وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ ، وَاتِّبَاعاً لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عليه وسلم

    Bismillahi, Wallahu Akbar, Allahumma imanan bika, wa tashdiqon bi kitabika, wa wafa-an bi ‘ahdika, wattiba’an li sunnati nabiyyika Muhammadin shallahu ‘alaihi wa sallam.

    Artinya: “Dengan nama Allah, Allah lah Yang Maha Agung. Ya Allah, aku beriman pada-Mu, membenarkan kitab suci-Mu, memenuhi janji-Mu, dan mengikuti sunah Nabi-Mu SAW.”

    Anda bisa melafalkan doa tersebut saat melihat Hajar Aswad sambil mengangkat kedua tangan. Namun alangkah lebih baik jika Anda ucapkan saat Anda mencium dan menyentuh Hajar Aswad. 

    2. Doa Saat Masuk Masjidil Haram

    Tidak hanya saat melihat Kabah, Anda juga dianjurkan membaca doa saat baru masuk Masjidil Haram. Adapun doa yang bisa Anda amalkan saat akan masuk Masjidil Haram yaitu:

    اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامَ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلَالِ وَاْلإِكْرَامِ. اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ وَأَدْخِلْنِيْ فِيْهَا. بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ ِللهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى رَسُوْلِ اللهِ

    Allahumma antassalaam, waminkassalaam fahayyinaa rabbanaa bissalaam wa adkhilnal jannata daarassalaam tabaarakta wata’aalaita yaa dzaljalaali wal ikraam. Allahummaftah lii abwaaba rahmatika wamaghfiratika wa adkhilnii fiihaa. Bismillahi walhamdulillahi washshalaatu wassalaamu ‘alaa rasuulillaah.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dari pada-Mu lah datangnya keselamatan dan kepada-Mu kembalinya keselamatan. Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan dengan selamat sejahtera dan masukkanlah ke dalam surga negeri keselamatan. Maha Banyak anugerah-Mu dan Maha Tinggi Engkau. Wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kehormatan. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu, aku masuk masjid ini dengan nama Allah disertai dengan segala puji bagi Allah serta sholawat dan salam untuk Rasulullah SAW.”

    Adab Ketika Melihat Kabah

    Tidak hanya membaca doa, Anda juga sangat dianjurkan untuk menjaga perilaku saat melihat Kabah. Adapun adab saat melihat Kabah yang sebaiknya Anda amalkan yaitu:

    1. Mengangkat Kedua Tangan 

    Saat membaca doa apapun, Anda sangat dianjurkan untuk mengangkat kedua tangan. Apalagi jika kondisinya Anda sedang di depan Kabah, maka sebaiknya Anda mengangkat kedua tangan saat berdoa. 

    Mungkin ini terlihat sepele, namun ini sebagai bentuk diri yang penuh harap kepada Allah SWT. Selain itu dengan mengangkat tangan juga bisa sebagai nilai tambah untuk terijabahnya sebuah doa. 

    Selain itu, berdasarkan riwayat Imam Syafi’i dalam musnadnya menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW apabila melihat Kabah beliau akan mengangkat kedua tangannya sambil berdoa.

    2. Dianjurkan untuk mendekati Hajar Aswad

    Saat melihat Kabah, Anda sangat dianjurkan untuk mendekati dan mencium Hajar Aswad. Bahkan akan sangat rugi rasanya jika Anda ke Makkah tanpa mencium tempat paling penting di Kabah ini. Selain itu, yang terpenting adalah Anda membaca setiap doa tersebut. 

    Namun jika memang tidak memungkinkan untuk mencium Hajar Aswad secara langsung karena kerumunan orang yang sangat banyak. Anda bisa lakukan dengan mencium tangan kanan kemudian letakkan tangan Anda pada Hajar Aswad. 

    Jika cara tersebut tidak bisa juga Anda lakukan, maka Anda bisa melakukan cara alternatif lainnya yaitu dengan melambaikan tangan dari jauh ke arah Hajar Aswad sebagai isyarat telah menyentuhnya. Walau begitu, alangkah lebih baiknya lagi jika Anda bisa mencium Hajar Aswad secara langsung. 

    3. Perbanyak Dzikir dan Doa

    Kabah merupakan tempat suci dan pusat ibadahnya umat muslim. Untuk itulah, Anda sangat dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan doa saat di depan Kabah. 

    Untuk doanya bisa seperti doa yang sudah dituliskan sebelumnya, sedangkan untuk zikirnya bisa apapun yang Anda tahu selama itu menyebut dan mengagungkan Allah. Hal terpenting, Anda sebaiknya perbanyak istighfar sebagai salah satu cara agar Allah SWT mengampuni setiap dosa yang pernah dilakukan.

    Selain itu, mengucapkan Alhamdulillah sebagai bentuk rasa syukur karena melihat Kabah juga sangat dianjurkan. Dalam hal ini Anda bisa berzikir dengan jumlah berapapun sesuai dengan keyakinan Anda. Namun biasanya setiap lafaz zikir dilakukan sebanyak 33x. 

    Sudah Tahu Doa saat Melihat Kabah?

    Ada beberapa doa melihat Kabah dan tentunya Anda bisa mengamalkan semuanya. Dalam mengamalkan setiap doa tersebut sebaiknya diniatkan semata-mata karena untuk Allah SWT agar lebih berkah. Semoga bermanfaat!

  • Doa Mencari Barang Hilang agar Cepat Kembali, Arab, Latin & Artinya

    Doa Mencari Barang Hilang agar Cepat Kembali, Arab, Latin & Artinya

    Kehilangan barang menjadi salah satu hal yang menyebalkan bagi semua orang. Apalagi jika yang hilang adalah barang berharga, seperti uang, ponsel, laptop, dan lainnya. Adapun dalam agama Islam sendiri, orang yang kehilangan barang dianjurkan untuk membaca doa mencari barang hilang, agar bisa segera ketemu. 

    Dengan membaca doa tersebut, maka umat muslim berharap jika Allah SWT bisa membantunya untuk segera menemukan barang yang hilang itu. Lantas, bagaimana bacaan doa ketika mencari barang hilang sesuai sunnah? Simak informasi selengkapnya tentang doa untuk mencari barang yang hilang dalam artikel ini!

    Bacaan Doa Mencari Barang Hilang agar Segera Ketemu

    Berikut ini adalah beberapa bacaan doa saat mencari barang hilang agar bisa segera ketemu lengkap dengan artinya yang bisa kamu amalkan:

    1. Doa Mencari Barang Hilang

    Kehilangan barang dapat disebabkan oleh banyak faktor. Misalnya, lupa menaruh barang tersebut atau bahkan hilang dicuri orang. Nah, berikut ini adalah bacaan doa untuk mencari barang yang hilang dikutip dari laman NU Online:

    اَللّٰهُمَّ يَا جَامِعَ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيْهِ، اِجْمَعْ بَيْنِيْ وَبَيْنَ ضَالَّتِيْ فِيْ خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ

    Allâhumma yâ jâmi‘an nâsi liyaumin lâ raiba fîh, ijma’ bainî wa baina dlâllatî fî khairin wa ‘âfiyah.

    Artinya: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhan yang mengumpulkan semua manusia di hari yang tiada ragu lagi padanya. Pertemukan aku dan barangku yang hilang dengan kebaikan dan ‘afiyah.”

    2. Doa Mencari Barang yang Hilang agar Segera Kembali

    Sebagai salah satu langkah ikhtiar, agar barang yang hilang bisa segera kembali, kamu dapat membaca doa berikut ini:

    Ya haadiyadl-dlalli wa raddadl dlallati urdud ‘alayya dhallati bi ‘izzatika wa sulthonika wa innaha min ‘athoika wa fadllika.

    Artinya: “Ya Allah, Dzat yang memberi petunjuk bagi orang tersesat, yang mengembalikan barang hilang, kembalikanlah barangku yang hilang dengan kemuliaan dan kekuasaan-Mu. Sesungguhnya, barang itu adalah bagian dari pemberian dan karunia-Mu.”

    3. Doa Meminta Petunjuk atas Barang yang Hilang

    Kamu juga bisa memanjatkan doa agar diberikan petunjuk atas barang yang hilang, supaya bisa segera kembali. Berikut adalah bacaan doa tersebut dan artinya:

    اللهم يارب الضالة وياهاديا من الضلالة رد ضالتي

    Allahumma ya robbana dhoollati wa yaa haadiyan minadh dholaalati rudda dhoollatii.

    Artinya: “Ya Allah, Tuhan dari sesuatu yang hilang, ya Tuhan yang memberikan petunjuk dari kesesatan, kembalikanlah barangku yang hilang.”

    4. Doa Mencari Barang Hilang dengan Pasrah kepada Allah SWT

    Allahumma huwa maluka wa rizquka wa ana ‘abduka khowwaltani hina razaqtanii. Allahumma fa alhimni syukraka fihi wash shabra ‘alaihi hina ashobta wa akhodzta. Allahumma anta a’thoita wa anta ashobta. Allahumma la tuhrimni tsawabahu wa la tunsini min kholfihi fi dunyaya wal akhirati innaka ‘ala kulli syai-in qodir. Allahumma ana laka wa bika wa ilaika wa minka la amliku linafsi dhorran wa la naf’an.

    Artinya: “Ya Allah, ia adalah harta dan rezeki-Mu, dan aku adalah hamba-Mu, Engkau mempercayaiku ketika Engkau memberi aku rezeki. Ya Allah, beri aku ilham untuk bersyukur pada-Mu dengannya, dan beri aku kesabaran atasnya ketika Engkau mencabut dan mengambilnya. Ya Allah, Engkau memberi dan Engkau mencabut. Ya Allah, jangan Engkau halangi aku untuk mendapatkan pahalanya dan jangan Engkau lupakan aku setelahnya di duniaku dan akhiratku, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, aku milik-Mu, bersama-Mu, menuju kepada-Mu, dan berasal dari-Mu, aku tidak memiliki diriku sendiri untuk mendatangkan bahaya maupun manfaat.”

    5. Doa untuk Mencari Barang yang Hilang Singkat

    Jika kamu kehilangan barang karena menjadi korban pencurian atau penipuan, maka bisa membaca doa berikut ini:

    اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ

    Allażīna iżā aṣābat-hum muṣībah, qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rāji’ụn.

    Artinya: “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji’ūn” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali).”

    Hukum Mengambil Barang Temuan dalam Perspektif Islam

    Setelah mengetahui doa mencari barang hilang dan artinya, setiap muslim juga perlu mengetahui bagaimana hukum mengambil barang temuan dalam perspektif agama Islam. 

    Hal ini menjadi penting, karena ternyata Islam telah menjelaskan secara rinci terkait hukum dan ketentuan mengambil barang temuan. Apalagi terdapat sejumlah etika yang harus diperhatikan oleh umat muslim pada saat menemukan barang yang hilang.

    Misalnya, jika kamu menemukan emas, maka simpan dan diumumkan ke khalayak umum selama satu tahun. Sedangkan jika menemukan barang yang tidak tahan lama, seperti makanan, maka boleh segera memakannya.

    Ketentuan tersebut selaras dengan sebuah HR. Bukhari dan Muslim, di mana Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Bila seseorang menemukan emas dan perak, kenalilah ikatnya, tempat (ditemukannya barang tersebut), kemudian beritahukan kepada umum dalam waktu satu tahun. Apabila suatu hari datang yang mencari atau pemiliknya, maka serahkanlah pada si pemilik. Setelah satu tahun tidak datang pemiliknya, maka terserah kepadamu (si penemu).”

    Akan tetapi, jika ternyata pada akhirnya diketahui oleh si pemilik, maka orang yang menemukan tersebut wajib untuk menggantinya seharga makanan yang dimakannya tadi.

    Dengan kata lain, hukum mengambil barang temuan dalam perspektif Islam tergantung pada kondisi tempat dan juga kemampuan si penemu. Adapun kewajiban dari orang yang menemukan barang temuan tanpa diketahui pemiliknya adalah ia harus segera mengumumkan barang tersebut sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya.

    Apabila tak kunjung ditemukan pemiliknya, maka barang tersebut dapat dikelola sebagai barang titipan hingga nantinya si pemilik datang dan mengambil barangnya.

    Selain itu, dalam perspektif Islam, terdapat tiga hukum yang menjelaskan mengenai ketentuan mengambil barang temuan. Ada yang berpendapat jika hal tersebut hukumnya adalah sunnah, namun ada juga yang berpendapat bahwa hukumnya wajib dan makruh.

    Berikut adalah penjelasan selengkapnya tentang hukum dan ketentuan mengambil barang temuan dalam perspektif Islam:

    1. Sunnah, jika si penemu percaya pada dirinya sendiri. Dengan kata lain, ia menyanggupi untuk mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan pemeliharaan barang tersebut.
    2. Wajib, jika si penemu percaya bahwa dirinya mampu mengurus benda-benda temuan tersebut dengan sebagaimana mestinya. Lalu, terdapat sangkaan apabila benda tersebut tidak diambil, maka akan hilang sia-sia atau diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jadi, hukum mengambil barang temuan menjadi wajib, jika ditemukan di tempat yang tidak aman. Hal ini karena setiap muslim wajib untuk menjaga kekayaan umat muslim lainnya.
    3. Makruh, jika si penemu tidak percaya terhadap dirinya sendiri. Dengan kata lain, ia khawatir akan berbuat khianat terhadap barang yang ditemukannya tersebut.

    Sudah Hafal Doa Mencari Barang Hilang yang Sesuai Sunnah?

    Nah, itu dia penjelasan tentang beberapa bacaan doa saat mencari barang hilang, agar bisa segera ketemu. Semoga informasi di atas dapat membantu kamu yang sekarang ini sedang kehilangan barang berharga, ya.

  • Doa Mengusir Setan dan Jin hingga Terbakar, Mustajab!

    Doa Mengusir Setan dan Jin hingga Terbakar, Mustajab!

    Sangat penting bagi semua umat muslim untuk mengetahui lafal doa mengusir setan dan juga jin. Sebab, sebagai manusia yang lemah dan tidak berdaya di hadapan Allah Swt, kita dianjurkan untuk selalu meminta dan memohon pertolongan kepada-Nya. Termasuk meminta perlindungan dari godaan setan maupun jin.

    Godaan serta gangguan dari jin dan setan bisa saja datang melalui berbagai cara. Mulai dari hal-hal yang cukup umum seperti perasaan gelisah, amarah yang menggebu-gebu, serta perasaan malas mendirikan ibadah menjadi salah satunya. 

    Adapun cara lain mereka dalam mengganggu yang terbilang lebih ekstrim, seperti menggerakkan benda atau bahkan menampakkan wujudnya secara langsung. Oleh sebab itu, usirlah mereka menggunakan doa-doa di artikel ini!

    Janji Iblis dan Setan dalam Al-Qur’an

    Dalam Al-Qur’an tercatat sebuah janji yang diucapkan oleh setan di hadapan Allah SWT, yakni pada Surah Al-Hijr ayat 39, yang berbunyi:

    قَالَ رَبِّ بِمَآ أَغْوَيْتَنِى لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِي

    Latin: Qāla rabbi bimā agwaitanī la`uzayyinanna lahum fil-arḍi wa la`ugwiyannahum ajma’īn

    Artinya: “Iblis berkata: ‘Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.’”

    Janji tersebut akan selalu dipegang teguh oleh para jin dan setan sampai nanti saat hari kiamat. Namun, kita dapat melindungi diri kita dari godaan dan gangguan setan dengan cara memohon kepada Allah SWT melalui bacaan doa mengusir setan.

    Doa Mengusir Setan yang Mustajab

    Berikut adalah beberapa doa yang bisa kamu panjatkan untuk mengusir setan maupun jin:

    1. Bacaan Ta’awudz serta Basmalah

    Doa pengusir setan yang pertama adalah bacaan ta’awudz dan basmalah. Bacaan ini sangatlah pendek dan mudah dihafalkan. Bahkan, sepertinya semua umat muslim sudah hafal dengan bacaan ini, mengingat bacaan ini seringkali digunakan untuk mengawali doa ataupun bacaan-bacaan yang lain.

    Berikut adalah bacaan ta’awudz yang bisa kamu lafalkan:

    أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    Latin: A’udzu billa hi minasy syaitho nir rajim.

    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

    Sementara bacaan basmalah, yakni sebagai berikut:

    بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Latin: Bismillaahirrahmaanirrahiim

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”

    2. Ayat Kursi

    Doa selanjutnya yang mustajab mengusir jin dan setan adalah Ayat Kursi. Ayat Kursi memiliki keutamaan yang luar biasa, sebagaimana yang terdapat dalam sabda Rasulullah SAW, “Sesungguhnya ia (Ayat Kursi) adalah ayat yang sangat agung yang terdapat dalam Al-Qur’an.”

    Ayat ini dapat ditemukan pada Surah Al-Baqarah, tepatnya pada ayat 255. Ayat Kursi secara jelas menegaskan tentang keesaan Allah SWT serta kekuasaan-Nya yang mutlak. Berikut bacaan Ayat Kursi beserta latin dan artinya:

    ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا .يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

    Latin: Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ‘ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm.

    Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

    3. Doa yang Diajarkan oleh Malaikat Jibril

    Selanjutnya terdapat doa mengusir setan yang diajarkan Malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW. Dikisahkan oleh Ibnu Mas’ud, pada suatu malam, Rasulullah SAW didatangi oleh jin ifrit yang membawa sebuah obor api di genggaman tangannya. 

    Rasulullah SAW kala itu langsung melafalkan berbagai ayat-ayat Al-Qur’an, tapi tidak terjadi apa-apa, melainkan jin ifrit tersebut semakin mendekat.

    Tidak lama setelah itu, datanglah Malaikat JIbril seraya berkata, “Maukah jika kuajarkan kepadamu beberapa kalimat yang apabila engkau membacanya, maka ia akan jatuh tersungkur dan obornya akan mati?” (HR. Malik, an-Nasa’i, ath-Thabrani, dan yang lain). Malaikat Jibril kemudian berkata lagi:

    أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ. 

    Latin: A‘ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ’i, wa min syarri ma ya‘ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thârinin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.

    Artinya: “Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampauinya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Dzat yang maha penyayang.”

    4. Surah Al-Mu’minun Ayat 97-98

    Doa mengusir setan selanjutnya adalah QS. Al-Mu’minun Ayat 97-98, ayat ini berisi tentang permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari godaan bisikan jin dan juga setan. Berikut bunyi ayatnya:

    رَّبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّیٰطِیْنِۙ وَ اَعُوْذُ بِكَ رَبِّ اَنْ یَّحْضُرُوْنِ

    Latin: Robbi a’uudzubika min hamazaatisy-syayaathiin wa a’udzubika robbi ayyahdhuruun.

    Artinya: “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan dan aku berlindung pula kepada-Mu ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.”

    Yuk, Menghafal Doa Mengusir Setan!

    Kurang lebih itulah contoh-contoh doa mengusir setan dan jin yang mustajab. Kamu juga bisa mencoba menghafalkan doa-doa yang lain, seperti Surah an-Naas dan juga Surat al-Falaq, kedua doa itu juga seringkali dilafalkan untuk mengusir makhluk gaib yang negatif.

    Doa-doa tersebut dapat kamu lafalkan ketika kamu merasakan gangguan-gangguan yang berasal dari makhluk ghaib. Dengan membaca doa tersebut, selain mendapatkan perlindungan dan pertolongan, umat muslim juga dapat memperkuat hubungan dengan Allah SWT. 

  • 4 Doa untuk Bayi Baru Lahir, Beserta Huruf Latin, Arti & Tata Caranya

    4 Doa untuk Bayi Baru Lahir, Beserta Huruf Latin, Arti & Tata Caranya

    Seorang bayi yang lahir ke dunia ini adalah anugerah bagi kedua orang tua dari Allah SWT. Dalam Islam, momen ini biasanya diiringi dengan doa untuk bayi baru lahir yang harus dibacakan oleh sang ayah ataupun kerabat yang datang menjenguk. Namun, pembacaan doa ini tidak sembarangan, sebab ada tata caranya. Seperti apa?

    4 Doa untuk Bayi Baru Lahir

    Di bawah ini merupakan beberapa doa untuk bayi yang telah lahir ke dunia, diantaranya:

    1. Doa Agar Bayi Dapat Tumbuh Baik

    Di bawah ini merupakan doa yang bisa diamalkan ketika si kecil baru lahir ke dunia dalam tulisan arab, latih, serta artinya yang dilansir dari halaman NU. Adapun doa tersebut adalah sebagai berikut:


    اللهم اجْعَلْهُ بَارًّا تَقِيًّا رَشِيْدًا وَأَنْبِتْهُ فِي الْإِسْلَامِ نَبَاتًا حَسَنًا

    Doa dalam tulisan latin: Allahummaj’alhu barran taqiyyan rasyidan wa-anbit-hu fil Islam nabatan hasana.

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah ia (bayi) orang yang baik, bertakwa, dan cerdas. Tumbuhkanlah ia dalam Islam dengan pertumbuhan yang baik.”

    2. Doa Meminta Perlindungan untuk si Bayi

    Seperti yang kita ketahui, siapapun, bahkan termasuk bayi, bisa saja ditimpa dengan hal-hal negatif atau yang tidak diinginkan. Atau, bisa juga bayi yang sedang beranjak dewasa diiringi dengan hal buruk.

    Oleh sebab itu, dengan membaca doa di bawah, semoga anak atau bayi yang baru lahir akan selalu berada dalam perlindungan Allah yang Maha Esa. Berikut adalah doa untuk bayi baru lahir agar dihindarkan dari hal buruk:

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَآمَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَآمَّةٍ

    Doa dalam tulisan latin: A’udzu bikalimatillahi at-tammati min kulli syaithanin wa hammatin wamin kulli ‘ainin lammatin.

    Artinya: “Aku mohon perlindungan (kepada Allah SWT) untuk kamu (si bayi) dengan menyebut kalam Allah yang sempurna dari tiap-tiap godaan setan dan binatang berbisa, serta dari setiap mata yang memandang rendah.”

    3. Doa Melindungi Bayi dari Setan

    Kamu juga bisa membacakan ayat Quran surah Ali Imran (3: 36) pada telinga bayi sebelah kanan. Hal tersebut bertujuan sebagai bentuk permohonan kepada Allah atas perlindungan dari setan terkutuk yang nantinya selalu menggoda si bayi dalam hidup di dunia. Berikut adalah doanya:

    وَإِنّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    Doa dalam tulisan latin: Wa inni u’idzu bika wadzurriyyataha minasysyaithanir rajim

    Artinya: “Aku memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari pada setan yang terkutuk.”

    4. Doa agar Bayi jadi Anak Berbakti

    Saat mendoakan si buah hati, doa tersebut tidak hanya datang dari seorang ayah ataupun ibu yang menjadi orang tuanya. Tapi, doa untuk bayi baru lahir juga bisa dibaca oleh siapapun yang ingin menjenguk si kecil. Misalnya, oleh kerabat, teman, atau saudara.

    Bisa dibilang, doa ini adalah hadiah untuk orang tua yang telah melahirkan bayi tersebut. Caranya dengan berdoa sebagai bentuk harapan supaya si buah hati bisa menjadi tumbuh menjadi orang dewasa yang berbakti suatu saat. Di bawah ini adalah doanya:

    بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ وَبَلَغَ أَشُدَّهُ وَرُزِقْتَ بِرَّهُ

    Doa dalam tulisan latin: Barakallahu laka fil mauhubi laka wasyakarta al-wahiba wa balagha asyuddahu wa ruziqta birrahu.

    Artinya: “Keberkahan bagimu atas apa yang telah dianugerahkan padamu. Kau bersyukur pada Sang Pemberi, telah sampai pada kesenangan dari-Nya, dan (semoga) diberikan rezeki atas kebaikan-Nya.”

    Tata Cara Membaca Doa untuk Bayi Baru Lahir

    Di bawah ini adalah tata cara membacakan doa si buah hati yang baru saja lahir, antara lain:

    1. Membaca Adzan dan Iqomah di Telinga Bayi

    Langkah pertama adalah membacakan lafadz adzan ketika sang bayi baru saja terlahir ke dunia. Dalam agama Islam, tentu hal ini penting dan sangat dianjurkan untuk dilakukan. Umumnya, pembacaan adzan ini akan dikumandangkan oleh seorang ayah.

    Selain itu, adzan yang dilakukan oleh sang ayah akan dibacakan tepat di sebelah telinga kanan bayi yang baru saja lahir. Hal tersebut bertujuan agar suara pertama yang didengar bayi adalah kalimat tauhid.

    Selain itu, kalimat dari adzan juga bisa melindungi bayi dari setan yang mengganggu kelahiran bayi agar tidak bisa melihat yang benar atau salah. Setelah membaca adzan, bayi dibacakan iqamah pada telinga kirinya. Hal tersebut memiliki tujuan yang kurang lebih sama dengan pembacaan adzan di telinga kanan.

    Selain itu, membaca iqomah juga membantu memproses penanaman syiar islam sejak dini ke dalam jiwa sang buah hati. Namun, pastikan juga suara ketika membacakan adzan dan iqomah cukup kecil. Hal ini karena telinga bayi masih sensitif.

    2. Membaca Doa untuk Bayi Baru Lahir

    Berikutnya, sang bayi yang lahir ke dunia bisa dibacakan sebuah doa yang telah kita bahas di poin-poin sebelumnya. Doa yang bisa kamu panjatkan adalah seperti yang dilansir pada halaman NU.or.id berikut ini:

    اللهم اجْعَلْهُ بَارًّا تَقِيًّا رَشِيْدًا وَأَنْبِتْهُ فِي الْإِسْلَامِ نَبَاتًا حَسَنًا

    3. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Qadr, dan Al-Imran

    Setelah itu, bacalah surat pendek Al-Ikhlas, jika telah membaca doa untuk bayi baru lahir. Surat ini bisa dibacakan tidak hanya oleh ayah, tetapi juga ibu. Selain itu, surat Al-Ikhlas dibacakan pada telinga kanan si bayi. Kemudian, kamu bisa melanjutkannya dengan membaca surat lain, seperti An-Nas, Al-Falaq, Al-Fatihah, dan Ayat Kursi.

    Jika sudah, kemudian bacalah surat Al-Qadr di telinga kanan bayi. Surat ini bisa dibaca oleh ibu atau kerabat yang hadir. Selain itu, jangan lupa baca surat Al-Qadr secara lengkap, dari ayat 1 sampai dengan 5. Setelah itu, bacalah surat Al-Imran. Surat ini tidak dibaca semua seperti Al-Qadr dan hanya pada ayat 36 saja.

    Kamu juga dapat membaca sepenggal saja, tepatnya di bagian akhir ayat 36 pada telinga kanan sang buah hati. Hal tersebut bertujuan untuk memohon perlindungan untuk si bayi kepada Allah SWT dari setan yang terkutuk.

    4. Membaca Doa Memohon Perlindungan

    Jika sudah membaca beberapa surah yang dianjurkan, maka doa untuk bayi baru lahir berikutnya adalah membaca doa meminta perlindungan untuk si bayi yang telah diberitahukan sebelumnya.

    Doa tersebut bisa menjadi bentuk perlindungan dari penyakit ‘ain pada bayi yang cukup berbahaya. Selain itu, doa ini dibaca pada telinga kanan bayi.

    5. Membaca Doa Syukur atas Kelahiran Sang Bayi

    Terakhir, doa untuk bayi baru lahir adalah memanjatkan bacaan berisi ungkapan syukur atas kelahiran si kecil. Namun, terlebih dahulu, kamu bisa membaca doa agar bayi jadi anak berbakti yang telah disebutkan sebelumnya. Lalu, kamu dapat membaca doa berikut ini:

    جَعَلَهُ اللهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَعَلَى أُمَّةِ مُحَمَّد

    “Ja’alahullahu mubaarokan ‘alaika wa ‘ala ummati Muhammadin”

    Yang artinya adalah: “Semoga Allah memberinya keberkahan untukmu dan untuk umat Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam.”

    Sudah Tahu Doa untuk Bayi Baru Lahir?

    Demikian beberapa bacaan doa untuk si kecil yang baru saja lahir beserta tata caranya. Dengan membaca doa tersebut, diharapkan agar si anak tumbuh sehat, cerdas, dilindungi oleh Allah SWT, dan berbakti kepada orang tua. Selain itu, dengan tata cara yang tepat, semoga doa yang diamalkan diterima oleh Yang Maha Esa.