Blog

  • Ukuran Lapangan Softball secara Keseluruhan dan Gambarnya

    Ukuran Lapangan Softball secara Keseluruhan dan Gambarnya

    Softball merupakan olahraga bola kecil beregu pengembangan dari olahraga baseball. Olahraga softball sekilas mirip dengan olahraga baseball. Hanya saja ukuran lapangan yang digunakan pada kedua olahraga ini berbeda. Lantas, berapa ukuran lapangan softball dan bagaimana detailnya?

    Apa itu Olahraga Softball?

    Softball merupakan permainan bola kecil yang diciptakan oleh George Hancock pada tahun 1887. Olahraga ini merupakan pengembangan dari olahraga baseball dan hardball. Softball dimainkan oleh dua regu yang salah satunya bertindak sebagai penjaga (defensif) dan regu lainnya bertindak sebagai pemukul (ofensif).

    Setiap regu yang bertanding harus terdiri dari minimal 9 pemain. Pada saat bertindak sebagai pemukul, maka semua pemain akan bergiliran memukul hingga lawan mendapatkan 3 pemain out. Pada saat bertindak sebagai penjaga, maka pemain harus memposisikan diri sebagai pelempar, penangkap, atau penjaga.

    Agar bisa mendapatkan poin, regu yang mendapat giliran memukul harus memutari lapangan mulai dari base 1, base 2, base 3, hingga kembali ke home plate. Regu yang mendapatkan poin terbanyak dalam 7 babak akan menjadi pemenang.

    Permainan softball dan baseball memiliki perbedaan pada beberapa aspek yaitu ukuran bola, ukuran lapangan, dan durasi pertandingan. Permainan ini menggunakan ukuran bola lebih besar daripada baseball dengan diameter 28 cm. Ukuran lapangan softball juga lebih kecil dari baseball, yakni 16,76-18,29 m.

    Permainan softball terdiri dari base 1, base 2, dan base 3 yang dihubungkan dengan garis perpanjangan yaitu garis batas atau garis sektor. Garis ini akan membagi area menjadi 2, yaitu infield sebagai fair territory dan outfield sebagai foul territory. Berikut posisi pemain infield dan outfield pada saat bertindak sebagai penjaga.

    Baca Juga : Permainan Softball: Pengertian, Teknik Dasar dan Aturan Permainan

    1. Infield

    Pemain pada posisi infield memiliki tugas untuk menjaga bagian dalam lapangan pada saat bola akan dipukul. Berikut posisi pemain infield.

    • First baseman, posisi berada di antara base 1 dengan home plate dan base 2.
    • Second baseman, posisi berada di tengah base 1 dengan base 2. Bertugas melakukan penjagaan pada saat lawan akan menuju base 2.
    • Shortstop, posisi berada di sekitar base 1 hingga base 2 dan di depan area outfield.
    • Third baseman, posisi berada di area tengah batas base 3 hingga posisi shortstop. Posisinya tepat di bagian dalam left fielder.
    • Pitcher, bertindak sebagai pelempar bola yang memiliki kekuasaan pada area home plate.

    2. Outfield 

    Pemain pada posisi outfield memiliki peran penting untuk menjaga daerah luar lapangan. Pemain pada posisi outfield harus memiliki kemampuan untuk menangkap bola dan melemparkan kembali kepada baseman. Karena bola dari pemukul sebagian besar akan mengarah pada posisi outfield.

    Pemain outfield terdiri dari left fielder, center fielder, dan right fielder. Setiap posisi memiliki tanggung jawab untuk menangkap bola pada area masing-masing. Berikut beberapa tugas dari pemain outfield.

    • Menangkap bola lambung dari pukulan batter atau pemukul lawan.
    • Menjaga bola bergulir saat permainan dan melempar bola pada pemain infield. Pemain harus bertanggung jawab terhadap bola yang mengarah ke areanya. Setelah itu harus melempar bola dengan cepat menuju posisi infield untuk mematikan permainan.
    • Pemain outfield harus secara aktif saling berkomunikasi untuk mematikan setiap potensi poin lawan dari bola yang berhasil dipukul pada area outfield.

    Berapa Ukuran Lapangan Softball?

    Ukuran lapangan softball
    Ukuran lapangan softball | source dari perpustakaan.id

    Olahraga softball di Indonesia masih belum begitu familiar. Anda mungkin menganggap olahraga ini sama dengan baseball. Olahraga softball dengan baseball secara permainan memang mirip, namun ukuran lapangan yang digunakan pada softball lebih kecil. Berikut rincian ukuran lapangan softball yang perlu Anda ketahui.

    • Lapangan softball berbentuk bujur sangkar yang memiliki panjang ukuran lapangan 16,76 – 18,29 m di setiap sisinya
    • Jarak home base tempat memukul dengan pelempar adalah 13,07 m
    • Gundukan atau tempat pelempar memiliki ukuran 50 x 15 cm
    • Permainan softball terdiri dari home base, base 1, base 2, dan base 3 yang urutannya berlawanan arah jarum jam sebagai tempat berhenti setelah memukul bola
    • Setiap base memiliki bantalan sebagai plate dengan ukuran 38 x 38 cm dan memiliki tebal berukuran 5 x 12,5 cm
    • Pada home base terdapat home plate sebagai tempat pemukul bola yang berukuran 43 x 22 cm dengan sisi puncak berukuran 30 cm
    • Bagian belakang home plate terdapat batasan yang disebut backstop dengan jarak 7,62 m dan 19,14 m di belakang home plate
    • Garis perpanjangan antar base 1, base 2, dan base 3 disebut sebagai garis batas atau garis sektor. Garis ini berfungsi untuk menentukan bolanya jatuh di dalam garis batas atau di luar garis batas
    • Di sebelah kanan dan kiri dari home base terdapat on deck circle. Sebagai tempat berdiri sebelum mendapatkan giliran untuk memukul bola

    Pada umumnya olahraga softball dimainkan oleh pria dan wanita. Berbeda dengan baseball yang umumnya dimainkan oleh pria. Selain itu, olahraga softball juga cocok untuk anak-anak sebagai latihan sejak kecil untuk memperkuat fisik mulai dari memukul hingga berlari.

    Ukuran Lapangan Softball Tipe Fast Pitch dan Slow Pitch

    Olahraga softball memiliki standar lapangan tersendiri yang berbeda untuk tipe permainan fast pitch dan slow pitch. Selain itu, standar ukuran lapangan juga berbeda tergantung pada usia dan gender pemain. Berikut rincian perbedaan permainan fast pitch dan slow pitch.

    1. Jarak Lintasan Antar Base

    Jarak lintasan antar base pada permainan fast pitch dan slow pitch berbeda. Pada permainan fast pitch softball, jarak lintasan antar base memiliki panjang 60 kaki atau 18,29 m. Sementara pada permainan slow pitch softball, jarak lintasan antar base memiliki panjang 60 kaki hingga 65 kaki atau 10,81 m.

    2. Jarak Pelempar Fast Pitch

    Lapangan fast pitch softball
    Lapangan fast pitch softball | Sumber gambar: Pinterest.com

    Fast pitch softball cenderung memainkan game dengan lebih kompetitif. Oleh karena itu, kekuatan pelempar dan pemukul sangat dibutuhkan pada permainan. Berikut jarak pelempar ukuran lapangan softball pada tipe fast pitch softball.

    • Permainan dewasa pria, jarak pelempar dengan home base adalah 46 kaki atau 14,02 m
    • Permainan dewasa wanita, jarak pelempar dengan home base adalah 43 kaki 13,11 m
    • Bagi permainan untuk usia di bawah 18 tahun pria, jarak pelempar dengan home base adalah 46 kaki atau 14,02 m
    • Permainan untuk usia di bawah 18 tahun wanita, jarak pelempar dengan home base adalah 40 kaki atau 12,19 m
    • Sementara untuk anak laki-laki di bawah 15 tahun, jarak pelempar dengan home base adalah 46 kaki atau 14,02 m
    • Permainan untuk anak perempuan di bawah 15 tahun, jarak pelempar dengan home base adalah 40 kaki atau 12,19 m

    3. Ukuran atau Jarak Pelempar pada Lapangan Slow Pitch Softball

    Jarak pelempar pada lapangan slow pitch softball
    Jarak pelempar pada lapangan slow pitch softball | Sumber gambar: softball.ca

    Slow pitch softball cenderung memainkan game dengan santai dan kekuatan melempar bola yang lambat. Pada umumnya, slow pitch softball dimainkan untuk tujuan bersenang-senang dan menikmati permainan. Berikut jarak pelempar ukuran lapangan softball pada tipe slow pitch softball.

    • Jarak pelempar dengan home base pada permainan dewasa pria adalah 50 kaki atau 15,24 m
    • Sementara jarak pelempar dengan home base pada permainan dewasa wanita adalah 50 kaki atau 15,24 m
    • Jarak pelempar dengan home base untuk pemain usia di bawah 18 tahun pria adalah 50 kaki atau 15,24 m
    • Sedangkan jarak pelempar dengan home base untuk pemain usia di bawah 18 tahun wanita adalah 46 kaki atau 14,02 m
    • Jarak pelempar dengan home base pada permainan anak-anak di bawah 15 tahun adalah 50 kaki atau 15,24 m
    • Jarak pelempar dengan home base pada permainan anak-anak di bawah 15 tahun adalah 46 kaki atau 14,02 m

    Baca Juga : Ukuran Lapangan Sepak Bola Berdasarkan Aturan FIFA dan PSSI

    Sudah Tahukah Ukuran Lapangan Softball?

    Softball merupakan pengembangan olahraga bola kecil dari permainan baseball. Anda dapat memainkan olahraga softball sebagai olahraga ringan untuk menguatkan fisik bersama teman karena cara memainkannya cukup sederhana. Anda cukup menyiapkan tongkat pemukul, bola, dan lapangan dengan ukuran 16 m.

  • Mengenal 9 Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia

    Mengenal 9 Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia

    Salah satu bukti konkret adanya manusia purba yang ditemukan di Indonesia adalah fosil manusia purba di situs-situs arkeologi dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan menjadi bukti penting dalam penelitian tentang evolusi manusia di Asia Tenggara. 

    Salah satu penemuan terpenting adalah penemuan fosil manusia purba di Situs Sangiran, Jawa Tengah. Penemuan tersebut memberikan wawasan berharga tentang sejarah manusia di wilayah ini. 

    Meski begitu, masih banyak penemuan lainnya di Indonesia. Mari simak ulasan lengkapnya di artikel ini hingga akhir! Agar Anda bisa lebih memahami perihal jenis-jenis manusia purba di Indonesia.

    9 Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia

    Paling tidak, ada beberapa peninggalan fosil manusia purba yang ditemukan di Indonesia dari yang paling tua hingga yang termuda. Berikut penjelasannya!

    1. Homo Wajakensis (1888)

    Homo Wajakensis
    Homo Wajakensis | Sumber: Cerdika

    Homo Wajakensis jadi manusia purba yang ditemukan di Indonesia pertama. Tepatnya di Desa Wajak pada 1888 oleh Von Rietschoten dan pada 1889 oleh Eugene Dubois. 

    Mereka hidup sekitar 60.000 hingga 25.000 tahun lalu dan merupakan nenek moyang bangsa Aborigin. Klasifikasinya sebagai Homo, yakni berdasarkan pada kesamaan dengan manusia modern, serta volume otak yang lebih berkembang hingga 1.300 cc.

    Penemunya termasuk tulang paha, rahang atas, rahang bawah, tulang kering, dan fragmen tengkorak dengan volume sekitar 1.600 cc. Peneliti menganggapnya sebagai Homo Sapiens pertama di Asia dan sudah membuat alat-alat dari batu dan tahu cara memasak.

    Ciri-ciri fisik Homo Wajakensis meliputi wajah datar dan lebar, hidung lebar dengan bagian mulut menonjol, berat badan antara 30 hingga 150 kilogram, tinggi badan sekitar 130 hingga 210 sentimeter. Kemudian, memiliki otak yang lebih berkembang dan ada persamaan dengan ras Australoid

    2. Homo Sapiens (1889)

    Homo Sapiens
    Homo Sapiens | Sumber: The Mirror

    Merupakan manusia cerdas yang hidup pada zaman holosen. Tubuh mereka sudah mirip dengan manusia saat ini. Pada masa itu, Homo Sapiens telah mengembangkan struktur organisasi dan pembagian tugas.  Penemuan fosilnya, yakni pada tahun 1889. Sedangkan ciri-cirinya meliputi:

    • Volume otak berukuran kira-kira 1.000 cc – 1.200 cc.
    • Ukuran tinggi badan kurang lebih antara 130 – 210 cm.
    • Penyusutan otot tengkuk.
    • Penyusutan alat kunyah dan gigi.
    • Tidak memiliki wajah yang menonjol ke depan.
    • Berdiri dan berjalan tegak.
    • Tidak memiliki dagu dan rahang yang sangat kuat.

    Berdasarkan spesifikasi ini, Homo Sapiens telah menggunakan akalnya. Meskipun dalam hal sederhana, mereka telah menunjukkan karakteristik berburu dan mengumpulkan makanan. Menariknya, Homo Sapiens mencerminkan keberagaman budaya, ras, dan ragam bangsa Indonesia.

    Baca Juga: Pengertian Homo Sapiens: Persebaran & Penemuannya

    3. Pithecanthropus Erectus (1890-1892)

    Pithecanthropus Erectus
    Pithecanthropus Erectus | Sumber: Google Arts and Culture

    Eugene Dubois menemukan kelompok manusia purba ini pada tahun 1890-1892 di Desa Trinil, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Menurut perkiraan, mereka hidup sekitar 600.000 hingga 1 juta tahun yang lalu. Berdasarkan penemuan Dubois, kita dapat mengidentifikasi ciri-ciri manusia purba ini, yakni:

    • Tubuh yang kokoh, dengan gigi pengunyah yang kuat.
    • Tinggi badan berkisar antara 165 hingga 170 centimeter, dengan berat sekitar 100 kilogram.
    • Berjalan dengan sikap tegak.
    • Memakan makanan yang masih kasar, dengan sedikit pengolahan.
    • Kemampuan berpikir yang masih terbatas.
    • Volume otak mereka sekitar 900 cc, yang lebih kecil daripada otak manusia modern, yang sudah mencapai lebih dari 1000 cc, dan lebih besar daripada otak kera yang hanya sekitar 600 cc.

    4. Homo Erectus Soloensis (1931-1933)

    Homo Erectus Soloensis
    Homo Erectus Soloensis | Sumber: Kompas.com

    Manusia purba yang ditemukan di Indonesia lainnya adalah Homo Soloensis. Fosilnya terdapat di sepanjang Bengawan Solo, seperti Ngandong, Sambungmacan, dan Sangiran.

    Penemunya adalah C. Ter Haar, Von Koenigswald, serta W.F.F. Oppenoorth antara tahun 1931 hingga 1933. Perkiraannya, Homo Soloensis hidup sekitar 900.000 hingga 200.000 tahun yang lalu. 

    Von Koenigswald melakukan banyak penemuan di wilayah tersebut, termasuk fosil-fosil tengkorak anak-anak, hewan-hewan prasejarah, dan berbagai perkakas. Dia juga mengklasifikasikan lembah Bengawan Solo menjadi tiga lapisan, yaitu:

    • Jetis (Pleistosen Bawah), penemuan Pithecanthropus Robustus, Homo Mojokertensis, dan Meganthropus Paleojavanicus.
    • Trinil (Pleistosen Tengah), penemuan Pithecanthropus Erectus.
    • Ngandong (Pleistosen Atas), penemuan Homo Soloensis dan Homo Wajakensis.

    Von Koenigswald menemukan sebanyak 11 fosil tengkorak. Meskipun sebagian sudah rusak, beberapa masih menjadi  objek penelitian lebih lanjut, meskipun rahang dan gigi sebelas tengkorak itu sudah tidak lengkap.

    Menurut von Koenigswald dan R. Weidenreich, Homo Soloensis ini memiliki tingkat perkembangan yang lebih tinggi daripada Pithecanthropus Erectus. Mereka bahkan dianggap sebagai Homo, yaitu manusia. Perkiraannya, spesies ini merupakan hasil evolusi dari Pithecanthropus Mojokertensis atau Homo Mojokertensis.

    5. Pithecanthropus Mojokertensis (1936)

    Pithecanthropus Mojokertensis
    Pithecanthropus Mojokertensis | Sumber: Pinhome

    Salah satu manusia purba yang ditemukan di Indonesia adalah Pithecanthropus Mojokertensis atau ada juga yang menyebutnya Pithecanthropus Robustus. Penemunya, yakni Tjokrohandoyo atau Andojo yang bekerja dengan Ralph von Koenigswald pada tahun 1936 di Lembah Sungai Brantas. 

    Awalnya, Andojo mengira fosil itu milik orang utan, sehingga ia memberi nama Pithecanthropus, yang berarti manusia kera. Namun, Von Koenigswald mengidentifikasi fosil ini sebagai manusia purba dan menamainya Pithecanthropus Mojokertensis. Jenis ini adalah yang tertua di antara Pithecanthropus lainnya.

    Berdasarkan usia lapisan tanah, perkiraannya Pithecanthropus hidup sekitar 30.000 hingga 2.000.000 tahun yang lalu. Mereka hidup berkelompok-kelompok, mengumpulkan bahan makanan, serta berburu. 

    Pithecanthropus Robustus
    Pithecanthropus Robustus | Sumber: kompas.com

    Pithecanthropus sudah menggunakan alat sederhana, seperti kapak genggam dan alat batu lainnya yang peneliti temukan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Meskipun menggunakan alat, mereka belum tahu cara mengolah atau memasak makanan. 

    Penemuan ini memicu debat klasifikasi manusia purba, dan nama spesiesnya akhirnya mereka ubah menjadi Homo Mojokertensis. Ciri-cirinya, yakni memiliki postur tubuh tegak, tinggi tubuh 165-180 cm, rahang dan gigi kuat, kening menonjol, hidung lebar, dan otak dengan kapasitas 750-1.300 cc.

    6. Homo Mojokertensis (1936)

    Tengkorak Homo Mojokertensis
    Tengkorak Homo Mojokertensis | Sumber: The Forgotten Motherland

    Manusia purba yang ditemukan di Indonesia berikutnya adalah Homo Mojokertensis. Ralph von Koenigswald menemukannya pada tahun 1936 di Mojokerto. Fosil yang ia temukan adalah tengkorak anak-anak yang berusia di bawah lima tahun. Ia memperkirakan fosil Homo Mojokertensis sebagai fosil dari anak-anak Pithecanthropus.

    Berdasarkan penemuan fosil-fosilnya, Homo Mojokertensis memiliki ciri-ciri fisik yang mirip dengan manusia purba lainnya. Meskipun tidak ada banyak informasi rinci tentang spesies ini, penelitian lebih lanjut mungkin dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang karakteristik fisiknya.

    7. Pithecanthropus Dubuis (1939)

    Tengkorak Pithecanthropus Dubuis
    Tengkorak Pithecanthropus Dubuis | Sumber: Museum Nusantara

    Jenis manusia purba yang satu ini ditemukan pada tahun 1939 meski sedikit meragukan. Hal itu karena, meskipun berasal dari Sangiran, struktur tulang dan tengkoraknya tidak sepenuhnya sesuai dengan ciri-ciri Meganthropus maupun Pithecanthropus. 

    Selain itu sejarah ekspedisi dan penggalian arkeologis di Indonesia seringkali terkait dengan penjajahan. Sehingga, banyak peneliti Belanda yang bekerja sama dengan pemerintahan kolonial berhasil melakukan penggalian arkeologis, termasuk dalam penemuan fosil manusia purba ini. Maka dari itu, penelitiannya cukup diragukan.

    Lebih lanjut, manusia purba ini memiliki karakteristik fisik yang kuat dan gagah. Makanan utamanya adalah tumbuhan. Peneliti menduga bahwa mereka hidup dalam kelompok dan cenderung menetap.

    8. Meganthropus Palaeojavanicus (1941)

    Meganthropus Palaeojavanicus
    Meganthropus Palaeojavanicus | Sumber: Okezone.com

    Peneliti Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald menemukan fosil rahang bawah Meganthropus Palaeojavanicus pada tahun 1941 di dekat Desa Sangiran, Lembah Sungai Bengawan Solo. Fosil ini berasal dari Pleistosen awal (lapisan bawah) dan merupakan manusia purba tertua di Indonesia.

    Salah satu manusia purba yang ditemukan di Indonesia ini memiliki tubuh besar, kening menonjol, dan tulang pipi tebal, dengan rahang dan gigi yang hampir seukuran dengan gorila. Usia fosil ini diperkirakan sekitar 1.000.000–2.000.000 tahun. 

    Meganthropus perkiraannya hidup dengan cara food gathering atau mengumpulkan makanan, terutama tumbuh-tumbuhan. Hal itu karena mereka belum mengenal adanya api. 

    Nama ilmiahnya adalah Meganthropus Paleojavanicus, yang memiliki arti manusia besar tertua dari Jawa. Meski demikian, beberapa ahli mengklasifikasikannya sebagai Homo Erectus Paleojavanicus.

    Baca Juga: Meganthropus Palaeojavanicus: Ciri dan Sejarah Penemuannya

    9. Homo Floresiensis (2003)

    Homo Floresiensis
    Homo Floresiensis | Sumber: Kompas.com

    Manusia purba yang ditemukan di Indonesia terakhir ada Homo Floresiensis, penemunya ialah Peter Brown dan Mike J. Morwood pada bulan September tahun 2003, tepatnya di Liang Bua, Flores. Mereka menganggap manusia purba yang memiliki julukan Manusia Liang Bua ini sebagai spesies baru, lalu memberinya nama sesuai dengan tempat penemuannya.

    Ciri-cirinya, yakni memiliki kepala dan tubuh yang kecil. Selain itu, mereka juga otak berukuran kecil dengan volume sekitar 380 cc, rahang menonjol atau dahi yang sempit, berat badan sekitar 25 kilogram, dan tinggi badan sekitar 1,06 meter.

    Pengelompokan Homo Floresiensis sebagai manusia modern masih menjadi perdebatan. Beberapa ahli berpendapat bahwa spesies ini merupakan hasil evolusi dari Pithecantropus, sementara yang lain menduga bahwa Homo Floresiensis hidup secara bersamaan atau pada periode yang sama dengan Homo Sapiens.

    Manusia purba ini sering mendapatkan julukan sebagai “hobbit” karena kemiripannya dengan karakter hobbit dalam karya J.R.R. Tolkien pada film The Lord of the Rings and The Hobbit. 

    Para ilmuwan menduga bahwa Homo Floresiensis memiliki tubuh mungil, karena adaptasi lingkungan. Keterbatasan ruang di Pulau Flores selama ribuan tahun telah menyebabkan penurunan ukuran tubuh dari generasi ke generasi.

    Sudah Tahu Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia?

    Dalam usaha melihat masa lalu dan meresapi keragaman budaya manusia purba. Telah kita saksikan ragam manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Dari penemuan tersebut, kita bisa menyusuri jejak-jejak manusia purba yang menghidupi wilayah ini selama ribuan tahun. 

    Semua penemuan tersebut menjadi bukti nyata akan keragaman sejarah manusia di Indonesia. Dengan melihat masa lalu, kita semakin memahami diri kita sendiri dan menghargai warisan nenek moyang yang telah membentuk wawasan unik kita tentang perkembangan manusia. Semoga bermanfaat!

  • Kesultanan Ternate: Sejarah, Raja, Letak dan Peninggalan

    Kesultanan Ternate: Sejarah, Raja, Letak dan Peninggalan

    Sebagai kerajaan Islam tertua di Indonesia, Kesultanan Ternate memiliki history yang cukup kental untuk persebaran agama Islam. Pasalnya, peranannya dalam persebaran islam cukup besar, serta memiliki andil yang cukup berarti dalam memerangi penjajahan bangsa asing.

    Biar kamu nggak ketinggalan sejarah kesultanan, kepemimpinan, dan seluk beluk peninggalannya. Kamu bisa pelajari artikel ini, yang bakalan kupas tuntas terkait kerajaan Islam satu ini!

    Mengenal Kesultanan Ternate

    Museum Kesultanan Ternate
    Museum Kesultanan Ternate | Sumber: Kompas

    Kesultanan atau Kerajaan Ternate merupakan sebuah kerajaan Islam kuno, yang berlokasi di pulau Ternate, Maluku, Indonesia. Kerajaan ini memiliki sejarah yang panjang dan merupakan salah satu dari empat kesultanan utama di Kepulauan Maluku (termasuk Kesultanan Tidore, Kesultanan Bacan, dan Kesultanan Jailolo).

    Secara struktur sendiri, kerajaan ini melimpahkan kekuasaan tertinggi pada Sultan Agung. Sedangkan dalam kerajaan, terbagi atas beberapa wilayah yang dipimpin oleh seorang raja. Kerajaan ini merupakan salah satu yang paling makmur, bahkan menjadi pusat perdagangan rempah-rempah. 

    Mulai dari cengkeh dan pala, yang merupakan komoditas bernilai tinggi pada kala itu. Para pedagang tak hanya dari lokal saja, bahkan sudah sampai ke tanah Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris). 

    Selama beberapa abad, Kesultanan Ternate sering terlibat dalam konflik dan persaingan dengan Kesultanan Tidore, serta berbagai kekuatan Eropa. Alasannya tidak lain untuk merebutkan kekuasaan wilayah yang kaya akan rempah-rempah di Maluku.

    Sayang, beberapa sekutu seperti Belanda dalam perjuangan melawan musuh-musuh bersama, membuatnya menjadi kerajaan yang rawan identitas. Hal ini membuat kerajaan ini mengalami pembubaran paksa, demi upaya integrasi wilayah-wilayah bekas kolonial pada masa kemerdekaan. 

    Sejarah Kesultanan Ternate

    Ilustrasi Masjid Kerajaan Ternate
    Ilustrasi Masjid Kerajaan Ternate | Sumber: Kompas

    Sebagai kerajaan Islam tertua, ada history panjang dan kompleks yang kesultanan ini alami dari masa ke masa. Walaupun begitu, terdapat peranan besar, yang terangkum dalam sejarah berikut:

    1. Asal-usul

    Kesultanan Ternate memiliki peran penting di kawasan timur Nusantara, bahkan tak lama sejak didirikan pada tahun 1257. Pendiri kesultanan ini merupakan bangsawan lokal, yang merupakan sultan bernama Baab Mashur Malamo dan salah satu rekan sekaligus tokoh besar bernama Nuku (sultan pertama Ternate). 

    Kerajaan ini berkembang sangat pesat, tepatnya menjadi pusat perdagangan antara abad ke-13 hingga abad ke-19. Saat paruh abad ke-16, kesultanan ini mencapai kejayaan berkat perdagangan rempah-rempah serta kekuatan militer yang cukup mumpuni. 

    Ternate juga dikenal sebagai “The Spice Island”, karena menjadi kota penghasil rempah terbaik, terutama pala dan lada. Karena ini juga, kerajaan ini sering terdampak konflik perebutan wilayah kekuasaan, oleh kerajaan tetangga maupun pasukan asing dari Eropa.

    2. Perkembangan Islam di Kesultanan Ternate

    Awalnya, kerajaan ini tak memeluk agama Islam hingga mulai masuknya pedagang dari Arab Saudi, yang bermukim dengan alasan untuk berdagang. Kemudian, sekitar abad ke-14, Islam mulai menyebar, walaupun belum masuk ke dalam struktur kerajaan. 

    Setelah keluarga kerajaan mulai memeluk agama Islam pada abad ke-15, kesultanan ini malah semakin berkembang dan lebih makmur lagi. Pada masa kejayaannya, Kesultanan Ternate juga menjadi base Islamisasi, untuk wilayah Timur Nusantara. 

    Tak hanya di Indonesia, bahkan pengaruhnya sampai ke beberapa negara di Asia. Sayangnya, setelah berpulangnya Sultan Baabullah, kesultanan ini mengalami kemunduran. Apalagi gempuran VOC, juga mulai mengikis kekuasaan darah kesultanan dan menyingkirkannya dari persaingan pasar lokal!

    3. Jatuhnya Kesultanan Ternate

    Walaupun pertumbuhannya cukup pesat, namun sayangnya kesultanan ini sangat rawan terhadap serangan musuh, baik dari kerajaan tetangga maupun militer asing. Konflik dengan Portugis juga terkenal sengit, sehingga membuat Ternate harus bekerjasama dengan pihak Belanda.

    Sayangnya, setelah kemenangan tersebut, Belanda memperluas pengaruhnya di tanah Maluku, serta dengan perjanjian sekutu sebelumnya, membuat kesultanan semakin terpuruk. Belum lagi persaingan dengan kesultanan tetangga, seperti Tidore. 

    Hingga akhirnya, moment wafatnya Sultan Baabullah, yang membuat kemunduran kesultanan semakin jelas. Kemudian, seluruh bentuk kesultanan di Indonesia dihapuskan setelah kemerdekaan, demi menjaga kesatuan dan persatuan dan integrasi wilayah bekas jajahan.

    Peranan Kesultanan Ternate Melawan Penjajahan 

    Sultan Baabullah
    Sultan Baabullah | Sumber: antaranews

    Tak hanya berperan dalam penyebaran Islam, namun dalam sejarh yang tertulis, banyak peranan besar kerajaan ini untuk melawan penjajah. Seperti halnya beberapa upaya berikut ini:

    1. Mengusir Militer Portugis

    Keberhasilan rakyat Ternate di bawah Sultan Baabullah, terbayarkan dalam upaya mengusir Portugis pada tahun 1575. Hal ini menjadi kemenangan pertama pribumi Nusantara atas kekuatan barat, bahkan menjadi pemantik semangat muda-mudi bangsa, sekaligus menunda penjajahan barat selama lebih kurang 100 tahun.

    Dalam upayanya ini, kesultanan bekerjasama dengan Belanda sebagai sekutu satu musuh, dengan fokus untuk mengusir Portugis. Sayangnya, hal ini membuat pengaruh kolonial Belanda semakin menjadi-jadi. 

    2. Membendung Kolonialisme Belanda

    Walaupun bermusuhan, namun karena krisis Kesultanan Ternate bersama dengan Kesultanan Tidore dan Kesultanan Jailolo berperan aktif dalam memerangi kolonial Belanda. Kerajaan-kerajaan tersebut menjadi pilar pertama yang membendung kolonialisme Barat di Indonesia. 

    Hal ini membuat periode kejayaan tiga kesultanan ini sangat kuat, setidaknya selama abad 14 hingga 15. Walaupun pada akhirnya, kedaulatan ketiga kesultanan ini dihapuskan di Indonesia, untuk upaya integrasi wilayah terdampak dari penjajahan.

    3. Membentuk Persekutuan

    Pada masa kepemimpinan Sultan Ternate ke-7, Kolano Cili Aiya atau disebut juga Kolano Sida Arif Malamo (1322-1331) mengundang raja-raja Aibku untuk berdamai dan bermusyawarah membentuk persekutuan. Persekutuan ini merupakan motir Verbond.

    Raja-Raja Kesultanan Ternate

    Sebenarnya ada banyak raja dan sultan dari generasi ke generasi, namun dari beberapa deretan tersebut, ada beberapa tokoh yang cukup ternama, seperti halnya:

    • Kolano Marhum (1465-1486 M): Penguasa Ternate ke-18 dan raja pertama yang memeluk agama Islam, bersama seluruh kerabat dan pejabat istana dalam naungannya.
    • Sultan Zainal Abidin (1486-1500 M): Memimpin Ternate pada rentang waktu 1486-1500, tercatat dalam sejarah sebagai peletak dasar sistem pemerintahan Islam pada abad ke-15. Beliau juga memiliki nama lain, yakni “Raja Bulawa”, yang berarti Raja Cengkih. 

    Zainal juga membawa sejumlah ulama dari Pesantren Giri ke Ternate, untuk membuat perubahan besar dalam konstelasi politik, menjadi basis politik islami.

    • Sultan Bayanullah (1500-1522 M): Merupakan salah satu Sultan Ternate yang menjabat dari 1500 hingga 1522 Masehi.
    • Sultan Hidayatullah (1529-1533 M): Salah satu sultan yang terkenal ternama, yang menjabat pada 1529 sampai 1522 Masehi.
    • Sultan Baabullah Datu Syah (1570-1583 M): Dalam Kesultanan Ternate, nama Baabullah adalah salah satu tokoh paling disegani. Karena membawa kerajaannya ke puncak kejayaan, selama masa pemerintahannya. Prestasi terbesarnya adalah berhasil mengusir Portugis pada 25 Mei 1575.
    • Dan masih banyak lagi.

    Letak Kesultanan Ternate

    Kerajaan ini berada di Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara. Secara geografis, berada pada Kepulauan Halmahera, yang menjadi penghasil rempah, seperti pala, cengkih, dan lada. Termasuk kota tertua, karena sudah berdiri sebelum abad pertengahan, bahkan menjadi pusat peradaban Islam terbesar di Nusantara Timur.

    Peninggalan Bersejarah

    Sebagai kerajaan Islam terbesar, tentunya Kesultanan Ternate meninggalkan berbagai peninggalan sejarah terkenal, seperti halnya:

    1. Makam Sultan Baabulah

    Sebagai sultan agung, yang mengantarkan kejayaan ke tanah Ternate, Sultan Baabullah dikuburkan dengan layak dan terhormat. Kini, makam Sultan Babullah menjadi salah satu tempat wisata sejarah yang populer, yang terletak di Desa Gamalama, Ternate Utara.

    2. Istana Sultan Ternate

    Berikutnya, ada Istana Sultan Ternate, yang terletak di tengah Kota Ternate dan menghadap ke arah laut. Bangunan tersebut mengadopsi gaya arsitektur Tiongkok, yang bercampur dengan ciri khas lokal. Saat ini, istana tersebut berada dalam pengawasan pemerintah dan menjadi cagar budaya.

    3. Masjid Kerajaan Ternate

    Sebagai kerajaan Islam tertua, masjid yang terletak pada daerah perlintasan Sultan Khairun, Kelurahan Soa Siu, Ternate Utara juga menjadi bukti kejayaan Kesultanan Ternate. Masjid ini juga menjadi salah satu tempat wisata sejarah, yang paling banyak peminatnya.

    4. Benteng Tolukko

    Ada juga sebuah benteng bernama Tolukko, yang merupakan salah satu benteng yang erat dengan kisah perjalanan Ternate. Hingga kini, Benteng Tolukko masih berdiri kokoh dan menjadi salah satu tempat wisata sejarah.

    Baca Juga: Sejarah Kerajaan Islam di Sumatera dan Raja-Raja Pertamanya

    Sudah Lebih Mengenal Kesultanan Ternate?

    Dari penjelasan tersebut, kini kamu tahu bahwa Kesultanan Ternate menjadi salah satu kerajaan Islam pertama yang berperan dalam kehidupan bangsa serta persebaran Islam. Dengan daerah yang kaya akan potensi rempah, kerajaan ini sempat menjadi pusat perdagangan dunia pada masa kejayaannya.

    Sayangnya, kenyamanan berada di puncak selalu mendatangkan konflik dan bahaya yang mengintai, entah dari kerajaan tetangga maupun bangsa Eropa. Walaupun begitu, kesultanan ini telah berperan sebagai simbol sejarah dan kebudayaan di Maluku, serta titik awal perkembangan Islam di tanah Maluku. 

  • Peluang Kejadian Bersyarat: Pengertian, Rumus & Contoh Soal

    Peluang Kejadian Bersyarat: Pengertian, Rumus & Contoh Soal

    Apakah kamu mengenai peluang kejadian bersyarat? Probabilitas bersyarat ini dapat membantu kamu dalam memprediksi kejadian di masa depan dengan tepat. Dengan begitu, kamu bisa menemukan keputusan yang tepat. Nah, artikel ini membahas pengertian, rumus, hingga contoh soalnya.

    Apa Itu Peluang Kejadian Bersyarat?

    Peluang Bersyarat
    Peluang Bersyarat | Sumber gambar: Pexels.com

    Peluang atau probabilitas adalah cara mengungkapkan suatu peristiwa akan terjadi maupun sudah terjadi.

    Dalam matematika peluang dinotasikan sebagai P(A). Maksudnya, P adalah peluang kejadian yang terjadi dari peristiwa A. Nilainya bisa saja 0 ataupun 1.

    Peluang ini dibedakan menjadi 3 yaitu peluang kejadian bebas, majemuk, dan frekuensi harapan.

    Peluang kejadian bebas yaitu dua kejadian yang saling bebas atau tidak memiliki kaitan. Sedangkan, peluang kejadian majemuk adalah dua kejadian yang bisa saling lepas atau memiliki kaitan seperti peluang kejadian bersyarat. 

    Peluang kejadian bersyarat adalah bentuk dari peluang kejadian majemuk dimana terdapat peristiwa A dan B.

    Maksudnya, peristiwa A adalah penyebab terjadinya peristiwa B. Sehingga hal tersebut dinamakan peluang kejadian bersyarat.  

    Jika ditelaah lebih lanjut, banyak sekali peluang dari sebuah kejadian di dunia ini.  Misalnya, terjadinya hujan. Kamu bisa memprediksinya lewat keadaan cuaca,  angin, maupun melihat keadaan di pantai.

    Rumus Peluang Kejadian Bersyarat

    Siswa Sedang Menerjakan Soal
    Siswa Sedang Menerjakan Soal | Sumber gambar: Pexels.com 

    Berikut ini rumus dari peluang kejadian bersyarat yang perlu kamu pahami, yaitu:

    Dengan syarat P(A ) atau P(B)  tidak boleh sama dengan 0. 

    Keterangan:

    • P (B| A)  = Peluang kejadian B dengan syarat A
    • P (A ∩ B) = Peluang kejadian A irisan kejadian B
    • P (A) = peluang kejadian A 
    • P (B) =  peluang kejadian B

    Baca Juga : Peluang Kejadian Majemuk: Pengertian, Jenis, Contoh Soal, dan Pembahasan

    5 Manfaat Peluang Kejadian Bersyarat

    Peluang bersyarat digunakan untuk berbagai bidang kehidupan antara lain sebagai berikut.

    1. Meramalkan Cuaca

    Cuaca yang berubah ubah pasti tidak bisa kamu tebak secara cuma-cuma.  Dalam meramalkannya, pasti diperlukan data di masa lalu.  

    Nah, data tersebut digunakan sebagai data cuaca di masa depan. Kamu bisa melihatnya di ramalan cuaca per minggu di aplikasi cuaca.  

    2. Bidang Olahraga

    Pada bidang olahraga, biasanya peluang bersyarat digunakan sebagai penentu hasil perlombaan. Mereka memakai banyaknya kemenangan yang pernah atlet capai.

    3. Bidang Asuransi

    Dalam bidang asuransi, biasanya peluang kejadian bersyarat digunakan sebagai pengambilan keputusan. Mereka akan memakai metode ini untuk mencairkan jaminannya.  

    4. Mitigasi Bencana 

    Hal ini serupa dengan meramalkan cuaca. Kamu perlu data di masa lalu untuk melakukan mitigasi bencana jika memakai metode peluang bersyarat.

    Dengan begitu, kamu bisa mengetahui kapan terjadinya bencana. Misalkan seperti kapan terjadinya banjir, gunung meletus, abrasi,  dan lainnya.  

    5. Permainan Kartu 

    Apakah kamu pernah menjumpai persoalan kejadian bersyarat dalam permainan kartu? Nah, dalam bermain kartu kamu bisa memprediksi kapan kamu akan memenangkan perlombaan. Dengan demikian, kamu bisa menanggulangi terjadinya salah mengambil kartu.

    5 Contoh Soal Peluang Kejadian Bersyarat 

    Latihan Mengerjakan Soal
    Latihan Mengerjakan Soal | Sumber gambar: Pexels. com

    1. Soal Pertama

    Sebuah dadu akan kamu lempar sekali. Tentukan peluang munculnya mata dadu yang ganjil dengan syarat yaitu muncul kejadian mata dadu prima!

    Jawab:

    Misalnya, A adalah kejadian munculnya angka prima dengan penjelasan sebagai berikut : 

    Ruang sampel dari mata dadu: (S)= {1,2,3,4,5,6}, maka n(S)=6

    Ruang sampel kejadian A untuk mata dadu prima: A = {2,3,5}, sehingga n(A)=3.

    Untuk peluang kejadian A sebagai berikut, yaitu:

    Setelah itu, mari kita hitung B. Misal B adalah kejadian dari munculnya mata dadu yang ganjil. Ruang sampel B = {1,3,5} sehingga n(A)=3.

    Maka, peluang irisan dari peluang A dan B adalah P (A∩B) = {3,5}, dengan n(A∩B)=2. Peluang irisannya adalah sebagai berikut.

    Kemudian, mari kita menentukan peluang munculnya mata dadu ganjil dengan syarat munculnya kejadian mata dadu prima P(B | A).

    Jadi, hasil dari soal di atas adalah ⅔.

    2. Soal Kedua

    Sebuah kotak berisi bola merah dan bola putih. Berikut tabel dari penjelasan bola-bola yang ada dalam kotak, yaitu:

    TandaHitamPutihTotal
    X538
    Y123
    Total6511

    Dari beberapa bola yang ada pada kotak tersebut, nantinya akan dipilih satu bola secara acak. Tentukan peluang dari kejadian terambil bola hitam bertanda X!

    Jawab: 

    Pertama, tentukan peluang dari kejadian munculnya bola bertanda X sebagai berikut.

    Ada 8 bola yang memiliki tanda X dan terdapat 5 bola berwarna hitam. Artinya, n(B∩X)=5

    Peluang irisannya:

    Setelah menghitung peluang irisan, mari kita cari peluang bersyarat pengambilan bola warna hitam (B) dengan syarat bertanda X .

    Jadi, peluang dari kejadian terambil bola hitam bertanda X adalah  58.

    3. Soal Ketiga 

    Terdapat dua orang kakak beradik suka menonton film. Peluang kakak nonton film horor = 0,75. Sedangkan, peluang adik untuk menonton film horor sendiri adalah 0,60. Kemudian peluang kakak maupun adik menonton film horror adalah 0,60. 

    Tentukan peluang kakak nonton film horor jika adik telah menonton film horor itu terlebih dahulu.

    Jawab:

    • Peluang kakak nonton kartun sendiri, P(A)=0,75
    • Peluang adik nonton kartun sendiri, P(B)=0,60
    • Peluang kakak atau adik nonton kartun, P(AUB)=0,60

    Pertama, kita cari P(A∩B) terlebih dahulu. Masih ingat bukan cara mencari irisan pada bab gabungan? Nah inilah rumusnya, yaitu: 

    P(A U B) = P(A) + P(B) – P(A ∩ B)

    P(A U B) – P(A) – P(B)= – P(A ∩ B)

    P(A) + P(B)-P(A U B) =  P(A ∩ B)

    Maka, substitusikan peluang pada penjelasan diatas ke dalam rumus tersebut.

    P(A) + P(B)-P(A U B) =  P(A ∩ B)

    0.75 + 0.60 – 0.60=  P(A ∩ B)

    0.75 = P(A ∩ B)

    Kemudian, hitung peluang kakak nonton film kartun jika adik telah nonton terlebih dahulu yang artinya dapat dikatakan peluang A dengan syarat B. 

    4. Soal Keempat

    Seorang siswa mempunyai peluang untuk lulus dari ujian nasional matematika sebesar 0.65.

    Sedangkan, ia harus menjalani ujian komputer setelah lulus ujian matematika dengan peluang sebesar 0.80. Maka, peluang siswa tersebut untuk lulus keduanya berapa? 

    Jawab:

    Mari kita misalkan, P(M) adalah peluang matematika, dan P(K) adalah peluang ujian komputer. Maka, P(K|M) merupakan peluang lulus ujian komputer setelah lulus matematika. Dengan begitu, cara mencari peluangnya sebagai berikut. 

    Jadi, peluang siswa tersebut untuk lulus kedua ujian tersebut sebesar 0.52

    5. Soal Kelima

    Di kota Surabaya, peluang untuk tiap hari cerah adalah 0.80. Diketahui bahwa peluang untuk suatu hari juga cerah dan berawan adalah 0.30. Maka, berapa peluang untuk hari ini berawan jika awalnya cerah?

    Jawab: 

    Misalnya,

    • Peluang untuk cerah , P(A)=0.80
    • Peluang untuk cerah dan berawan, P(A ∩ B)=0.3

    Maka, hasilnya sebagai berikut: 

    Jadi, peluang untuk berawan setelah cerah adalah 83 .

    Kamu Siap Mengerjakan Soal Peluang Kejadian Bersyarat?

    Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam memahami peluang kejadian bersyarat. Namun, 5 soal tersebut tentu belum cukup. Kamu perlu menambah wawasan dengan membaca literatur lain serta perbanyak latihan soal. Dengan demikian, kamu mampu mengerjakan soal dengan benar.

  • Limit Fungsi Aljabar: Pengertian, Konsep, Metode & Contoh Soal

    Limit Fungsi Aljabar: Pengertian, Konsep, Metode & Contoh Soal

    Limit fungsi aljabar merupakan metode yang digunakan untuk menentukan nilai fungsi aljabar, apabila peubah fungsi tersebut mendekati nilai tertentu. Masih banyak orang yang kesulitan mengerjakan soal-soal fungsi aljabar. Kamu salah satunya? Nah, tak perlu khawatir. Artikel ini akan menjelaskannya secara lengkap untuk kamu.

    Pengertian dan Konsep Limit Fungsi Aljabar

    Limit fungsi aljabar adalah suatu limit yang di dalamnya mengandung unsur aljabar. Jadi misalkan ada suatu persamaan fungsi f(x) . 

    Fungsi tersebut memiliki interval x menuju a. Hasil dari limit fungsi aljabar ini adalah suatu bilangan yang riil. Simbol dari hasil itu adalah L. Jadi, jika dituliskan rumusnya adalah sebagai berikut: 

    Dengan ketentuan sebagai berikut:

    • Apabila x itu mendekati a dengan x a maka f(x) dapat mendekati L.
    • Untuk mendekatkan x a, dapat menggunakan cara dua sisi yaitu sisi kiri dan sisi kanan. Sehingga menghasil limit dari sisi kiri dan kanan juga.

    Dari hasil di atas, maka menghasilkan pernyataan berikut: 

    0 < |x – p| < δ ⇔ |f(x) – L|ε

    Maksudnya, suatu fungsi yang didekati dari dua sisi memiliki limit kiri dan kanan sehingga nilainya harus sama. Tetapi, apabila limit kanan dan kiri nilainya tidak sama maka nilai limitnya juga tidak ada.

    Secara garis besar, limit yaitu nilai yang didapatkan karena adanya pendekatan fungsi persamaan. Nilai tersebut menuju suatu batas yang dinotasikan dengan (a). Batas tersebut memang mendekati limit, namun tidak dapat dicapai.

    9 Kaidah Limit Fungsi Aljabar

    Kaidah Limit Fungsi
    Kaidah Limit Fungsi | Sumber gambar: Pexels.com

    Ada 9 kaidah yang terdapat pada limit fungsi aljabar. Kaidah tersebut antara lain yaitu:

    Keterangan: 

    n = bilangan bulat positif

    k = konstanta

    f(x)  dan  g(x) = fungsi yang akan dicari limitnya

    Metode Operasi Limit Fungsi Aljabar

    Metode Limit Fungsi
    Metode Limit Fungsi | Sumber gambar: Pexels.com

    Metode pengoperasian limit dibagi lagi menjadi 2, yaitu limit fungsi aljabar jika variabelnya mendekati nilai tertentu dan mendekati tak berhingga. Penjelasan mengenai kedua metode tersebut, yaitu:

    1. Variabel Mendekati Nilai Tertentu

    Dalam fungsi aljabar jika variabel mendekati nilai tertentu, ada 5 metode yang bisa kamu gunakan sebagai berikut.

    a. Metode Substitusi

    Pada metode substitusi dapat, kamu dapat lakukan dengan mengganti peubah yang mendekati nilai tertentu dengan fungsi aljabarnya. Kamu fokus pada x → a dan n.

    b. Metode Pemfaktoran

    Untuk metode pemfaktoran, dipakai jika metode dari substitusi tidak bisa terdefinisikan hasilnya.

    c. Metode Merasionalkan Penyebut

    Cara ini dapat kamu gunakan jika penyebut dari limit fungsi berbentuk akar, sehingga perlu dirasionalkan agar hasil dari limit terdefinisikan dengan tepat. 

    d. Metode Merasionalkan Pembilang

    Cara ini dapat kamu gunakan seperti metode sebelumnya, jika penyebut dari limit fungsi berbentuk akar. Maka dari itu, perlu dirasionalkan agar hasil dari limit terdefinisikan dengan tepat. 

    2. Variabel Mendekati Tak Terhingga

    Bentuk limit fungsi aljabar dikatakan mendekati tak hingga apabila x → ∞. Jika dituliskan seperti ini: 

    Jika ada soal seperti itu, dapat kamu selesaikan menggunakan 2 metode di bawah ini. 

    a. Metode Membagi dengan Pangkat Tertinggi Penyebut

    Cara menggunakan metode ini yaitu membagi f(x) dan g(x) dengan pangkat yang tertinggi (n) pada fungsi f(x) dan g(x).

    b. Metode Mengalikan dengan Faktor Sekawan

    Pada metode faktor sekawan, dapat kamu gunakan ketika menemukan soal seperti di bawah ini. 

    Baca Juga : Limit Tak Hingga: Pengertian, Sifat, Fungsi, dan Contoh Soal

    5 Contoh Soal Limit Fungsi Aljabar dan Pembahasan

    Contoh Soal Fungsi Limit
    Contoh Soal Fungsi Limit | Sumber gambar: Pexels.com

    Untuk memahami metode dari fungsi limit, mari berlatih sesuai kaidah yang ada pada limit fungsi. Perhatikan 5 contoh soal beserta pembahasannya berikut ini.

    Contoh Soal 1

    Tentukan nilai limit dari fungsi di bawah ini ! 

    Jawab: 

    Untuk mengerjakan soal tersebut, kamu bisa menggunakan metode substitusi sebagai berikut.

    Contoh Soal 2

    Tentukan limit fungsi di bawah ini!

    Jawab:

    Langkah pertama, kamu harus mensubstitusikan fungsi tersebut.

    Karena menghasilkan hasil yang tak terdefinisikan, maka kamu menggunakan metode pemfaktoran.

    Contoh Soal 3

    Kerjakan soal fungsi aljabar berikut.

    Jawab:

    Kamu bisa menggunakan metode merasionalkan penyebut.

    Contoh Soal 4

    Tentukan nilai dari persamaan fungsi limit di bawah ini!

    Jawab:

    Kamu bisa menggunakan cara atau metode membagi dengan pangkat tertinggi. Nah, di sini pangkat yang tertinggi adalah n=2 maka dibagi dengan x2.

    Contoh Soal 5

    Tentukan nilai limit fungsi persamaan berikut ini!

    Jawab: 

    Untuk metode yang bisa memecahkan persoalan ini yaitu metode mengalikan dengan faktor sekawannya. 

    Baca Juga : Turunan Fungsi Aljabar: Pengertian, Sifat, dan Rumus Dasar

    Jadi Lebih Paham Limit Fungsi Aljabar?

    Jika kita simpulkan dari penjelasan di atas, terdapat 9 kaidah limit fungsi aljabar yang harus kamu hafal. Selain itu, kamu juga perlu latihan lebih banyak lagi agar semakin pandai. Dengan terus berlatih, kamu tidak akan lagi kesulitan saat harus mengerjakan soal-soal limit fungsi aljabar. Selamat mencoba!

  • Kongres Pemuda II: Latar Belakang, Tujuan, Isi, Tokoh, dan Hasil

    Kongres Pemuda II: Latar Belakang, Tujuan, Isi, Tokoh, dan Hasil

    Apakah Anda tahu bahwasanya peringatan Sumpah Pemuda tercipta setelah adanya penyelenggaraan Kongres Pemuda II? Peringatan tanggal 28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda erat kaitannya dengan gagasan dari Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia yang muncul di dalam Kongres Pemuda II.

    Temukan semua jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang kongres ini dengan terus membaca artikel ini. Jadi, bacalah!

    Latar Belakang Penyelenggaraan Kongres Pemuda II

    Latar Belakang Penyelenggaraan Kongres Pemuda II
    Latar Belakang Penyelenggaraan Kongres Pemuda II | Sumber Gambar: Kompas.com

    Latar belakang perihal penyelenggaraan Kongres Pemuda II ini merupakan akibat atas gagalnya upaya di Kongres Pemuda I di tahun 1926 dalam mewujudkan adanya cita-cita persatuan pemuda Indonesia. Karena kegagalan yang terjadi di Kongres Pemuda I, akhirnya Kongres Pemuda Jilid 2 pun diselenggarakan.

    Lebih dari itu, hal lain yang mendorong adanya kongres ini adalah perkembangan pemikiran politik dari para pemuda Indonesia. Berkembangnya pemikiran-pemikiran politik ini didorong dari berbagai peristiwa yang terjadi selama masa memperjuangkan kemerdekaan.

    Contoh peristiwa-peristiwa ini adalah pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI), adanya pergerakan pemuda dengan sifat kooperatif maupun non kooperatif, kembalinya anggota Perhimpunan Indonesia dari negara Belanda, hingga terbentuknya berbagai partai politik sejak tahun 1927.

    Atas dasar peristiwa inilah yang akhirnya membuat beberapa pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan memutuskan untuk mengadakan sebuah pertemuan pada tanggal 27-28 Oktober 1928. Pertemuan inilah yang kemudian dikenal sebagai Kongres Pemuda II dengan Soegondo Djojopoespito sebagai ketuanya.

    Bagaimanapun, tujuan diadakannya kongres ini adalah untuk memperkukuh dan mempererat hubungan setiap pemuda pada zaman itu. Dalam Kongres Pemuda Jilid 2 ini, ada sekitar 700 orang yang berasal dari berbagai organisasi yang hadir untuk mengikuti kongres ini.

    Selain itu, kongres ini terbagi menjadi tiga rapat yang diadakan di tiga lokasi yang berbeda. Tiga hari rapat ini akhirnya menghasilkan rumusan perihal beberapa poin tentang persatuan. Nah, perlu untuk Anda ketahui, rumusan dari poin-poin inilah yang nanti menjadi isi dari teks Sumpah Pemuda.

    Tujuan Adanya Kongres Pemuda II

    Tujuan Adanya Kongres Pemuda II
    Tujuan Adanya Kongres Pemuda II | Sumber Gambar: Times Jabar

    Bukan hal yang umum lagi bahwasanya setiap penyelenggaraan kongres selalu memiliki tujuannya masing-masing, begitupun juga dengan Kongres Pemuda II. Apa tujuan dari diadakannya kongres ini pada tanggal 27-28 Oktober? Berikut adalah tujuan-tujuannya.

    • Melahirkan serta mewujudkan cita-cita dari semua perkumpulan pemuda yang ada di Indonesia
    • Berdiskusi mengenai beberapa masalah pergerakan yang dialami oleh pemuda-pemuda Indonesia
    • Meningkatkan kesadaran pemuda Indonesia tentang kebangsaan serta memperkuat persatuan seluruh rakyat Indonesia

    Di atas merupakan beberapa tujuan dari adanya penyelenggaraan Kongres Pemuda Jilid 2. Selain itu, tujuan-tujuan ini juga yang menuntun adanya deklarasi Sumpah Pemuda.

    Isi Kongres Pemuda II

    Isi Kongres Pemuda II
    Isi Kongres Pemuda II | Sumber Gambar: MerahPutih

    Selanjutnya adalah pembahasan mengenai isi dari Kongres Pemuda II. Sama seperti yang artikel ini sebut di awal, penyelenggaraan Kongres Pemuda Jilid 2 ini diselenggarakan di tiga tempat yang berbeda dalam rentang waktu 27 sampai 28 Oktober. Lalu apa saja isi dari ketiga rapat ini? Berikut penjelasannya.

    a. Pertemuan Pertama

    Pertemuan pertama berlokasi di Gedung Pemuda Katolik yang diadakan pada tanggal 27 Oktober 1928 mulai pukul 19.30 hingga 23.30. Dalam pertemuan ini, para pemuda yang hadir berdiskusi mengenai pentingnya bahasa Melayu sebagai bahasa politik demi menciptakan persatuan dan kesatuan Indonesia.

    Tidak hanya itu, namun pertemuan pertama ini juga menghasilkan satu gagasan untuk menjadi tuan rumah dari gerakan suatu perjuangan. Dalam gagasan ini, disebutkan bahwa gerakan perjuangan yang dimaksud hadir dalam bentuk sebuah organisasi sosial.

    b. Pertemuan Kedua

    Esoknya pada tanggal 28 Oktober 1928, tepatnya pada pukul 08.00 sampai 12.00, pertemuan kedua pun dilaksanakan. Pertemuan ini berlokasi di gedung Oost Java Bioscoop, sekarang adalah Jalan Medan Merdeka Utara. Apa saja pembahasan yang didiskusikan dalam pertemuan kedua ini?

    Dalam pertemuan ini, para peserta yang hadir membahas mengenai pentingnya peran pendidikan untuk memperjuangkan serta mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Saat itu, pembicaranya adalah Ki Hajar Dewantoro, Sarwono, dan Sarmidi Mangoensarkoro yang menekankan pentingnya pendidikan nasional.

    c. Pertemuan Ketiga

    Setelah pertemuan kedua, pada pukul 17,30 sampai 23.30  diadakan kembali pertemuan ketiga. Mengambil tempat di gedung Indonesische Club Bouw, pertemuan ketiga dalam kongres ini diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 1928. 

    Pertemuan ketiga sekaligus yang terakhir untuk kongres ini membahas perihal lima hal. Lima hal ini meliputi arak-arakan pandu, penyampaian dari Ramelan teruntuk kepanduan, penyampaian gagasan dari Pergerakan Pemuda Indonesia, pengambilan keputusan setelah kongres, dan penutupan Kongres Pemuda II.

    Tokoh yang Terlibat dalam Kongres Pemuda II

    Tokoh-Tokoh yang Terlibat dalam Kongres Pemuda II
    Tokoh-Tokoh yang Terlibat dalam Kongres Pemuda II | Sumber Gambar: Epicentrum.co.id

    Sama seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Kongres Pemuda II dihadiri oleh sekitar 700 pemuda. Siapa saja mereka? Berikut adalah beberapa tokoh penting dalam Kongres Pemuda Jilid 2 yang ikut membantu melahirkan adanya ikrar Sumpah Pemuda setelahnya.

    1. Soenario Sastrowardoyo

    Soenario Sastrowardoyo adalah seorang pemuda asal Madiun, Jawa Timur yang memiliki peran penting dalam Kongres Pemuda II. Beliau berperan sebagai penasehat panitia ketika merumuskan isi-isi dari Sumpah Pemuda sekaligus pembicaranya.

    Pada saat Indonesia berhasil mendapatkan kemerdekaannya, Soenario menjadi anggota dari Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat. Selain itu, Soenario Sastrowardoyo juga pernah memiliki jabatan sebagai Menteri Luar Negeri dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia.

    2. Amir Syarifuddin Harahap

    Amir Syarifuddin Harahap adalah seorang tokoh pemuda yang berasal dari organisasi Jong Batak Bond. Beliau juga merupakan seorang aktivis Indonesia yang sangat anti Jepang. Dalam kongres ini, Amir berperan sebagai seorang Bendahara dan sering menyampaikan ide-ide hebat saat perumusan Sumpah Pemuda.

    3. Mohammad Yamin

    Selanjutnya adalah Mohammad Yamin. Yamin merupakan seorang pemuda yang berasal dari Minangkabau sekaligus tokoh penting dalam Jong Sumatranen Bond. Selain itu, Mohammad Yamin juga merupakan seorang sastrawan, sejarawan, budayawan, ahli hukum, serta politikus.

    4. Djoko Marsaid

    Djoko Marsaid adalah seorang tokoh pemuda yang berasal dari organisasi Jong Java. Dalam Kongres Pemuda Jilid 2, Djoko Marsaid memiliki peran sebagai wakil ketua yang membantu memuluskan jalannya kongres ini sampai selesai.

    5. Soegondo Djojopoespito

    Soegondo Djojopoespito adalah ketua yang memimpin jalannya Kongres Pemuda Jilid 2 sejak tanggal 27 sampai 28 Oktober 1928. Beliau terpilih menjadi ketua yang mendapat amanat dari Mohammad Hatta karena ia merupakan salah satu anggota dari organisasi Persatuan Pemuda Indonesia (PPI).

    6. Johannes Leimena

    Selanjutnya adalah Johannes Leimena. Johannes merupakan panitia yang ikut membantu jalannya Kongres Pemuda I dan II dengan mulus. Johannes Leimena sendiri merupakan seorang pemuda dari organisasi Jong Ambon yang memiliki profesi sebagai dokter serta politisi.

    Selain keenam tokoh pemuda di atas, masih banyak tokoh-tokoh pemuda lainnya yang berperan penting atas jalannya Kongres Pemuda II. Tokoh-tokoh pemuda ini adalah Wage Rudolf Supratman, Sie Kong Lian, Noni Purnomowulan, Kasman Singodimedjo, Adnan Kapau Gani, Mohammad Roem, dan masih banyak lagi.

    Apa Hasil Kongres Pemuda II?

    Hasil Kongres Pemuda II
    Hasil Kongres Pemuda II | Sumber Gambar: Sekolah Tarsisius Vireta

    Apa hasil dari Kongres Pemuda Jilid 2 setelah selesainya pertemuan ketiga? Tepat pada tanggal 28 Oktober 1928 pada pukul 10.00 WIB, semua para pemuda yang ikut serta dalam kongres ini berkumpul untuk merangkum semua hasil kongres selama dua hari ini.

    Tidak hanya itu, pada tanggal 28 Oktober, ketua dari kongres ini, Soegondo Djojopoespito, membacakan hasil serta keputusan Kongres Pemuda II untuk mendapatkan persetujuan dari para peserta perihal hasil kongres ini. Lalu, hasil keputusan dari kongres ini dikenal sebagai Ikrar Pemuda atau Sumpah Pemuda.

    Dalam kata lain, hasil dari Kongres Pemuda Jilid 2 adalah Sumpah Pemuda. Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan, dan pengingat atas perjuangan dari para pemuda dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, pemerintah Indonesia pun menetapkan tanggal 28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda.

    Sudah Paham Mengenai Kongres Pemuda II?

    Demikian sedikit penjelasan mengenai Kongres Pemuda II, mulai dari asal usulnya, tujuannya, isinya, tokoh-tokoh yang terlibat, hingga hasil dari kongres ini. Sebagai kesimpulan, penyelenggaraan Kongres Pemuda Jilid 2 memiliki peran yang penting sebagai pelopor akan tercetusnya Sumpah Pemuda dan Hari Sumpah Pemuda.

  • Arti Psikologi Orang yang Mudah Menangis & Sensitif, Simak!

    Arti Psikologi Orang yang Mudah Menangis & Sensitif, Simak!

    Apakah kamu termasuk orang yang sering menangis? Menangis adalah hal normal, yang terjadi pada setiap orang. Menangis berkaitan dengan kondisi emosional seseorang. Misalnya, ketika seseorang berada di situasi yang menyedihkan. Namun, apakah kamu sudah memahami arti psikologi orang yang mudah menangis?

    Meski menangis adalah hal yang normal, sebagian orang cenderung lebih sering meneteskan air matanya. Orang-orang ini seringkali dianggap sebagai pribadi yang lemah. Padahal, menangis adalah salah satu cara yang tepat untuk mengekspresikan emosi. Jadi, simak fakta tentang orang yang mudah menangis berikut!

    Fakta Psikologi Orang yang Mudah Menangis

    Menangis merupakan reaksi alami dari tubuh manusia terhadap suatu emosi, baik kesedihan ataupun kebahagiaan. Menariknya, ada makna tersembunyi yang dimiliki oleh seseorang yang mudah menangis dan sensitif menurut ilmu psikologi. Berikut ini faktanya:

    1. Lebih Kuat Secara Fisik dan Mental

    Ilustrasi orang yang sedang menangis | Sumber gambar: Pexels

    Menurut psikologi, aktivitas menangis bisa membantu seseorang untuk melepaskan hormon endorfin di dalam tubuh secara alami. Ketika kamu menangis, tubuh akan mengeluarkan seluruh racun yang tertahan. Oleh sebab itu, kamu mungkin sering kali merasa lebih kuat secara mental dan fisik setelah menangis.

    Kamu tidak perlu menahan diri dengan tidak menangis, karena hal ini justru akan membuat emosi menjadi berantakan. Emosi yang terpendam ini membutuhkan pelepasan, yaitu dengan cara menangis. Apabila kamu terlalu dalam memendam dan menyimpannya, ini bisa menyebabkan gangguan mental.

    Sementara menurut ilmu kesehatan, menangis bisa meminimalisir tekanan darah dan denyut jantung. Dengan begitu, kamu bisa terhindari dari penyakit fisik yang berbahaya.

    2. Tidak Mudah Stress

    Fakta psikologi orang yang mudah menangis selanjutnya yaitu tidak mudah mengalami stres dalam hidupnya. Sebelumnya, kamu mungkin sering memilih untuk bersantai bersama teman-teman atau menyendiri untuk menenangkan diri. Memang benar, jika ada banyak cara untuk menghilangkan stres akibat aktivitas sehari-hari.

    Ternyata, menangis juga bisa menjadi salah satu cara agar pikiran sedikit lebih rileks. Sebagian orang yang suka menyendiri memilih untuk menangis di kamarnya. Orang-orang seperti ini biasanya lebih mudah terhindar dari stres. 

    Kamu bisa meluapkan semua emosi dan rasa sakit di dalam jiwa melalui air mata. Menariknya, air mata mampu meningkatkan penglihatan, mengeluarkan racun, dan membunuh bakteri di dalam tubuh. Jadi, tidak ada salahnya jika kamu ingin menangis ketika sedang kacau.

    3. Memiliki Kecerdasan Emosional yang Lebih Unggul

    Ilustrasi seseorang sedang menenangkan temannya yang menangis | Sumber gambar: Pexels

    Kecerdasan emosional merupakan bentuk keterampilan seseorang dalam menilai, mengelola, dan mengatur emosi di dalam dirinya dan orang lain di sekitarnya. Menurut ilmu psikologi, orang yang mudah menangis biasanya memiliki sifat penyayang dan penuh empati.

    Orang-orang ini cenderung lebih cerdas dalam memahami situasi di sekitarnya, termasuk perasaan orang lain, sehingga membuat dirinya lebih mudah menangis. Oleh karena itu, orang yang mudah menangis memiliki kecerdasan emosional yang lebih unggul daripada yang lain.

    Sehingga,kamu bisa lebih mudah berteman dengan orang lain, karena pandai beradaptasi dan memahami situasi. Selain itu, kamu juga bisa menilai kapan waktu yang tepat untuk serius, bercanda, mendengarkan, ataupun berbicara.

    4. Tidak Terfokus pada Gender

    Selama ini, kamu mungkin sudah memahami jika menangis telah menjadi stigma terkait gender di masyarakat. Jika seorang perempuan menangis, akan dianggap sebagai orang yang lemah. Sementara jika laki-laki menangis, akan dianggap pecundang. Ini tidak sesuai dengan fakta psikologi orang yang mudah menangis.

    Karena orang yang mudah menangis adalah orang yang jujur. Apabila kamu menangis, artinya kamu berani menunjukkan perasaanmu tanpa mempedulikan peran gender di masyarakat.

    5. Reaksi Kejutan

    Dalam beberapa kasus, seseorang biasanya mudah menangis ketika merasa terkejut. Misalnya, ada berita kematian dari orang yang kamu kenali. Kamu tentu akan lebih mudah menangis. Namun, tidak hanya berita kesedihan, psikologi orang yang mudah menangis juga mencakup berita bahagia.

    Kejutan yang membahagiakan juga bisa membuat seseorang meneteskan air mata. Misalnya, kamu mendapatkan kejutan berupa cincin pernikahan dari kekasih di waktu yang tidak terduga. Ini adalah reaksi alami dari tubuh yang menunjukkan jika kamu masih memiliki empati dan emosi yang normal. 

    6. Memiliki Kreativitas Tinggi

    Siapa sangka, orang yang mudah menangis dan perasa biasanya memiliki tingkat kreativitas yang tinggi. Orang-orang ini mempunyai intuisi yang luar biasa dan bisa dengan mudah menangkap inspirasi dari aktivitas sehari-hari. Ini bisa membuat seseorang menjadi lebih mudah dalam mengekspresikan dirinya.

    7. Tanda Depresi

    Ilustrasi orang yang sedang depresi | Sumber gambar: Pexels

    Fakta lain dari orang yang mudah menangis menurut psikologi adalah tanda bahwa kamu mengalami depresi. Dalam hal ini, cara menangis orang depresi dan orang normal tentu berbeda. 

    Seseorang yang normal akan menangis ketika masalah yang dihadapinya sangat berat. Atau ada momen membahagiakan tertentu. Namun, orang yang depresi bisa menangis secara tiba-tiba tanpa alasan tertentu. Orang yang terlalu sering mengalami hal ini biasanya memiliki luka batin yang terlalu lama terpendam. 

    8. Berani Menunjukkan Sisi Rapuhnya

    Tidak bisa kamu pungkiri, jika setiap orang pasti mempunyai sisi rapuhnya masing-masing. Psikologi orang yang mudah menangis juga menunjukkan bahwa kamu termasuk orang yang berani dalam menampilkan sisi lain dalam dirimu. 

    Jika sebagian orang lebih memilih untuk menyembunyikan perasaannya, kamu justru ingin mengekspresikan secara jujur dan berani. Kamu juga tidak takut dengan penilaian kurang menyenangkan dari orang lain terhadap sisi rapuh dalam dirimu.

    Ciri-Ciri Orang yang Mudah Menangis

    Tidak hanya mudah menangis, adapun beberapa ciri lainnya yang biasa dimiliki oleh orang berhati sensitif menurut psikologi,yaitu:

    1. Mampu Membaca Situasi

    Orang yang mudah menangis dan sensitif biasanya lebih peka terhadap situasi di sekitarnya. Ini termasuk perubahan suasana hati orang lain, karena bisa berpengaruh terhadap suasana hatinya juga.

    2. Memiliki Intuisi yang Tajam

    Setiap orang tentu memiliki intuisi yang bisa bekerja secara alami. Namun, psikologi orang yang mudah menangis umumnya memiliki intuisi yang lebih tajam, sehingga bisa melakukan suatu tindakan secara tiba-tiba.

    3. Tidak Menyukai Keramaian

    Sebagian orang yang sensitif dan mudah menangis cenderung lebih suka menyendiri. Orang-orang ini memiliki kepribadian introvert, sehingga tidak menyukai keramaian. Bahkan, seseorang terkadang membutuhkan waktu sendiri untuk beristirahat dari keramaian.

    4. Mempunyai Banyak Ide

    Kamu tentu sudah memahami jika orang yang mudah menangis dan sensitif mampu mempelajari situasi dengan mudah. Jadi, kamu bisa lebih terlatih untuk memikirkan hal-hal kecil yang sedang terjadi. Dengan begitu, ide-ide baru yang kreatif akan terus muncul dan bisa menguntungkan kamu di kondisi tertentu.

    Sudah Paham Arti Psikologi Orang yang Mudah Menangis?

    Kesimpulannya, terdapat beberapa fakta penting terkait orang yang mudah menangis dalam ilmu psikologi. Orang-orang ini biasanya tidak mudah stres, memiliki kecerdasan emosional tinggi, mudah terkejut, tidak terfokus pada gender, sangat kreatif, dan berani menunjukkan sisi rapuhnya.

    Sementara itu, beberapa ciri dari orang yang mudah menangis, antara lain mampu membaca situasi, memiliki intuisi yang tajam, tidak menyukai keramaian, dan memiliki banyak ide kreatif.

  • Ciri-Ciri Orang yang Cocok Masuk Jurusan Psikologi, Minat?

    Ciri-Ciri Orang yang Cocok Masuk Jurusan Psikologi, Minat?

    Psikologi jadi salah satu jurusan yang banyak dipilih mahasiswa baru. Dikenal sebagai ilmu sosial yang menganalisis pola pikir dan perilaku manusia, psikologi merupakan ilmu menarik. Yuk, cari tahu ciri-ciri orang yang cocok masuk jurusan psikologi untuk bantu kamu mengatasi kebingungan untuk masuk ke jurusan ini!

    Ciri-Ciri Orang yang Cocok Masuk Jurusan Psikologi

    Berikut ini merupakan ciri-ciri orang yang paling cocok masuk jurusan psikologi. Apakah kamu termasuk di dalamnya? Simak penjbaran berikut:

    1. Tertarik dengan Keunikan Manusia

    Ilustrasi Curhat dengan Teman | Sumber gambar: Pexels

    Hal paling mendasar dari seseorang yang cocok masuk jurusan psikologi adalah tertarik dengan keunikan manusia. Tiap manusia memiliki pola pikir, kecenderungan perilaku, latar belakang, lingkungan. hingga motivasi hidup yang berbeda-beda. Mustahil seseorang memiliki kemiripan hingga seratus persen dengan orang lain.

    Nah, jika kamu selalu tertarik dan ingin tahu alasan orang-orang berperilaku atau bagaimana pikiran mereka bekerja. Maka, kamu cocok masuk ke dalam jurusan psikologi. Sebab, ketertarikan ini akan menjadi modal utama untuk mempelajari ilmu-ilmu psikologi.

    2. Pendengar yang Baik 

    Ciri-ciri orang yang cocok masuk jurusan psikologi selanjutnya adalah pendengar yang baik. Mendengarkan adalah salah satu cara seorang psikolog membantu kliennya. 

    Menjadi pendengar yang baik, tidak hanya perkara mendengarkan cerita orang lain. Namun, kamu juga harus bisa membantu orang untuk memahami perasaan dan tindakannya serta tidak memberikan penghakiman. 

    Jika kerap mendengarkan sambil memberikan ruang seluas-luasnya untuk seseorang mengekspresikan perasaan dan pikirannya. Maka, kamu telah memenuhi komponen pendengar yang baik. 

    Komponen ini penting dimiliki oleh mahasiswa psikologi sebagai bahan analisis untuk mengetahui berbagai faktor yang mempengaruhi kondisi klien. 

    3. Mampu Berempati

    Empati adalah komponen penting selanjutnya yang harus dimiliki oleh mahasiswa psikologi. Berempati artinya merasakan dan memahami perasaan orang lain. Ada alasan tersendiri mengapa seseorang yang bergelut di bidang psikologi harus memiliki empati yang kuat.

    Sebab, melalui empati, kamu akan merasa terhubung dengan klien dan terdorong untuk membantunya. Perasaan terhubung ini harus dimiliki, agar kamu bisa memahami kondisi klien dengan maksimal tanpa penghakiman. 

    4. Mampu Bersikap Objektif

    Objektif merupakan sikap atau pola pikir seseorang yang didasari fakta, data, dan informasi yang konkrit. Melalui sikap objektif, kamu dapat melihat persoalan dengan jelas, tepat, dan akurat. Sehingga nantinya akan menghasilkan keputusan yang tepat dalam membantu klien.

    Demi menjaga keseimbangan dan membantu klien menemukan pokok permasalahannya. Maka, seorang psikolog atau konselor harus memberikan pandangan yang objektif pada klien.

    Nah, jika kamu merupakan pribadi yang tidak mudah terpengaruh oleh perasaan dan selalu berpikir secara objektif. Maka, kamu memiliki salah satu ciri orang yang cocok masuk jurusan psikologi.

    5. Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik

    Ilustrasi Konseling | Sumber gambar: Pexels

    Ciri-ciri orang yang cocok masuk jurusan psikologi berikutnya adalah memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan efektif. Seseorang yang bergelut dalam bidang ini harus mampu berbicara dengan jelas, mendengarkan aktif, mengarahkan percakapan.

    Psikolog juga harus mampu mengajukan berbagai pertanyaan yang tepat hingga menjelaskan berbagai ide untuk kemajuan klien. Kemampuan ini akan menjadi alat ketika kamu menghadapi klien dengan berbagai latar belakang. Jika merasa belum punya kemampuan komunikasi yang baik, kamu bisa melakukan banyak praktik.

    6. Kemampuan Analitis

    Meski tidak banyak orang yang mengetahui, sebenarnya jurusan psikologi melibatkan analisis data dari kumpulan informasi yang kompleks. Ketika mempelajari bidang studi ini, kamu akan dituntut untuk menganalisis, melakukan penalaran logis akan cerita klien, hingga mencari solusi agar klien mampu menangani masalahnya.

    Tak hanya itu, kemampuan analisis juga dibutuhkan saat kuliah untuk mengerjakan studi kasus dan skripsi. Jika pandai menganalisis persoalan, maka kamu akan memiliki cara berpikir sistematis. Sehingga, akan mudah untuk mengambil keputusan yang tepat.

    7. Kecerdasan Emosional yang Baik

    Kecerdasan atau kesadaran emosional sangat penting dimiliki oleh orang-orang yang bergelut di bidang psikologi. Jika memiliki kecerdasan emosional yang baik, kamu akan mudah memahami, mengelola, dan merespon emosi. Baik itu emosimu sendiri ataupun emosi klien yang kamu tangani.

    Faktanya, ini penting dimiliki karena psikolog harus menjadi teladan dalam mengendalikan emosi dan memberi dukungan. Sehingga, akan tercipta lingkungan yang aman untuk klien bisa terbuka. 

    Jika kamu merupakan pribadi yang tidak mudah marah dan mampu memahami orang lain, mungkin kamu cocok untuk masuk jurusan psikologi.

    8. Penyabar

    Memiliki kesabaran adalah ciri-ciri orang yang cocok masuk jurusan psikologi selanjutnya. Sifat penyabar akan membantu kamu dalam menangani masalah kompleks saat berinteraksi dengan berbagai jenis individu. Maka dari itu, sikap satu ini tidak boleh kamu sepelekan. 

    9. Mampu Menjaga Kerahasiaan

    Ilustrasi Menjaga Rahasia | Sumber Gambar: Pexels

    Pada berbagai situasi, kamu akan diminta untuk menjaga rahasia. Baik itu rahasia klien, organisasi, ataupun rahasia teman-teman terdekat yang kerap curhat padamu. Rahasia menjadi dasar kepercayaan satu sama lain. Terkadang emosional dan psikologis seseorang yang memiliki masalah pribadi sangat sensitif.

    Jadi, menjaga rahasia orang lain akan meningkatkan kepercayaannya padamu. Tak hanya itu, menjaga rahasia juga telah tertulis dalam kode etik dan hukum yang mengatur praktik psikolog. Jadi, kamu bisa mulai berlatih untuk menjaga rahasia dari sekarang. 

    Alasan Harus Memilih Kuliah Jurusan Psikologi

    Setelah mengetahui ciri-ciri orang yang cocok masuk jurusan psikologi, sebaiknya kamu juga mengetahui apa saja alasan-alasan menarik untuk memilih jurusan ini. Berikut adalah beberapa di antaranya:

    1. Prospek Karir Luas

    Prospek karir jurusan psikologi sangatlah luas. Selain bisa menjadi seorang psikolog, kamu juga bisa menjadi guru bimbingan konseling, dosen psikologi, peneliti, HRD dan masih banyak lainnya. Apalagi, seiring berkembangnya ilmu psikologi, semakin banyak pula lapangan pekerjaan di bidang ini.

    2. Membantu Memahami Diri Sendiri

    Jika sudah memasuki jurusan psikologi, kamu pasti tidak akan asing dengan ledekan ‘kuliah sambil berobat jalan’ yang kerap dilontarkan sesama mahasiswa. Hal tersebut memang benar adanya. Sebab, saat mempelajari psikologi kamu akan lebih bisa memahami diri sendiri. 

    Kamu jadi lebih mengenali berbagai karakter dan kecenderungan perilaku yang ada pada dirimu sendiri. Bahkan, tidak jarang dosen-dosen akan memberikan tugas untuk menganalisis diri sendiri melalui berbagai teori psikologi.

    3. Pengetahuan yang Aplikatif dalam Kehidupan

    Pada dasarnya, ilmu psikologi memang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu tersebut juga memberikan wawasan dan solusi dalam berbagai konteks permasalahan kehidupan sehari-hari. Kamu akan belajar terkait manajemen stres, pengelolaan amarah, empati, dan lain-lain. 

    Selain itu, juga akan belajar untuk memahami berbagai konflik sosial yang terjadi. Seperti tawuran, bullying, diskriminasi, kekerasan dalam rumah tangga, dan lainnya. Jadi, kamu bisa membuat strategi yang efektif sebagai langkah pencegahan atau penyembuhan untuk membantu orang lain.

    Sudah Tahu Ciri Orang yang Cocok di Jurusan Psikologi?

    Itu dia berbagai ciri-ciri orang yang cocok masuk jurusan psikologi. Jurusan psikologi merupakan pilihan menarik bagi kamu yang memiliki memiliki minat tentang isu kesehatan mental dan sosial. Kamu juga tidak perlu khawatir akan prospek karir dalam bidang ini. Sebab prospeknya sangat luas. 

    Ingat! Pilihlah jurusan yang memang sesuai dengan passion. Bukan karena trend atau ikut-ikut teman. Jika memang ingin masuk jurusan ini, kamu bisa mempertimbangkan beberapa universitas. Contohnya Universitas Indonesia dan Universitas Pendidikan Indonesia yang terkenal memiliki jurusan psikologi terbaik. 

  • Sejarah dan 7 Teori Perkembangan Anak Menurut Para Ahli

    Sejarah dan 7 Teori Perkembangan Anak Menurut Para Ahli

    Jika kamu pernah bertanya tentang apa yang mendasari perilaku dan pemikiran seorang anak, maka memahami pertumbuhan dan perkembangan anak akan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi kamu. Berikut adalah beberapa teori perkembangan anak yang terkenal menurut para ahli.

    Apa Itu Teori Perkembangan Anak?

    Teori perkembangan anak mengacu pada transformasi dan pertumbuhan yang terjadi pada seorang anak. Transformasi dan pertumbuhan pada anak tersebut juga termasuk bagian dari serangkaian perubahan menuju tahap kedewasaan atau kematangan. 

    Perubahan-perubahan ini umumnya terjadi secara teratur dan memiliki dampak yang saling mempengaruhi satu sama lain. Proses ini bersifat progresif, yang berarti melibatkan kemajuan, peningkatan, dan kedalaman. 

    Tidak hanya itu, proses perkembangan anak juga dapat terjadi dalam bentuk kuantitatif maupun kualitatif. Dengan demikian, maka perkembangan pada anak juga bersifat berkelanjutan dan mencakup aspek fisik dan psikis.

    Sejarah Teori Perkembangan Anak

    Perkembangan anak dari lahir hingga dewasa pada manusia cukup sering diabaikan. Anak-anak umumnya hanya dianggap sebagai versi kecil dari orang dewasa.

    Selain itu, para orang dewasa seringkali hanya memberikan sedikit perhatian pada perkembangan anak, baik dari aspek kemampuan kognitif, penggunaan bahasa, dan pertumbuhan fisik yang terjadi selama masa kanak-kanak dan remaja.

    Pada akhirnya, minat dalam bidang perkembangan anak mulai muncul pada awal abad ke-20. Namun, perkembangan anak pada waktu itu cenderung berfokus pada perilaku yang tidak normal. 

    Kini, para peneliti semakin tertarik pada topik perkembangan anak yang lain. Termasuk perkembangan anak normal pada umumnya serta aspek-aspek yang mempengaruhi perkembangan tersebut.

    Teori-teori yang lebih baru pun kemudian mulai menguraikan tahap-tahap perkembangan anak.

    Mengapa Teori Perkembangan Anak Sangat Penting?

    Teori perkembangan anak memberikan kerangka berpikir tentang pertumbuhan dan pembelajaran seorang anak. 

    Jika kamu pernah bertanya-tanya tentang apa yang memotivasi pemikiran dan perilaku seorang anak, maka memahami teori-teori ini akan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi kamu tentang perkembangan anak.

    Pengetahuan tentang perkembangan anak penting karena bisa membantu kamu untuk menghargai bagaimana cara anak-anak tumbuh, belajar, dan berkembang. Lalu mengapa penting untuk mempelajari bagaimana anak-anak tumbuh, belajar, dan berubah? 

    Pemahaman tentang perkembangan anak penting karena memungkinkan kamu untuk sepenuhnya menghargai pertumbuhan kognitif, emosional, fisik, sosial, dan pendidikan yang terjadi pada anak-anak dari lahir hingga awal dewasa.

    7 Teori Perkembangan Anak Menurut Para Ahli

    Istilah perkembangan anak mengacu pada transformasi dan pertumbuhan yang terjadi pada seorang anak. Selain aspek fisik, perkembangan anak ini juga mencakup berbagai aspek, termasuk aspek sosial, emosional, dan kognitif. Berikut adalah beberapa jenis teori perkembangan anak menurut para ahli:

    1. Teori Sigmund Freud

    Teori Sigmund Freud | Sumber: Freepik.com

    Teori perkembangan anak dari Sigmund Freud ini menyatakan bahwa pengalaman individu pada masa kecil serta dorongan alam bawah sadar memiliki dampak pada perilaku mereka. Freud juga menjelaskan bahwa konflik yang muncul pada berbagai tahap ini akan memiliki implikasi pada masa depan. 

    Teori ini juga menegaskan bahwa setiap tahap perkembangan anak memiliki titik fokus dorongan alam bawah sadar yang berbeda, yang disebut libido. Misalnya, pada usia 3-5 tahun, anak mulai menyadari tentang identitas seksualnya. Pada usia 5 tahun hingga masa pubertas, mereka memasuki tahap laten dan mulai memahami aspek-aspek seksualitas. 

    Jika seorang anak gagal mengatasi tahapan ini, maka akani dapat mempengaruhi karakter mereka saat dewasa. Freud juga berpendapat bahwa sifat individu sangat dipengaruhi oleh pengalaman yang mereka alami sejak usia 5 tahun.

    2. Teori Erik Erikson

    Berikutnya merupakan teori Erik Erikson yang menjadi salah satu teori psikososial yang sangat populer hingga saat ini. Dalam teorinya, Erikson mengidentifikasi delapan tahapan perkembangan psikososial individu yang menitikberatkan pada interaksi sosial dan konflik.

    Berbeda dengan teori Freud yang lebih fokus pada aspek seksual seseorang, teori Erikson lebih menekankan pentingnya interaksi sosial dan pengalaman individu sebagai penentu perkembangan. 

    Tahapan perkembangan yang terdapat dalam teori Erikson ini juga berlaku sepanjang rentang kehidupan individu, mulai dari bayi hingga akhir hayat. Berbagai konflik yang terjadi pada setiap tahap perkembangan tersebut juga akan berpengaruh pada pembentukan karakter individu saat dewasa.

    3. Teori Behavioral

    Teori perkembangan anak kali ini dirumuskan oleh John B. Watson, B.F. Skinner, dan Ivan Pavlov. Dasar teori ini berpusat pada pengalaman individu sepanjang hidup yang membentuk karakter mereka saat dewasa.

    Dalam pandangan teori ini, semua tindakan seseorang bisa kamu lihat dari pengaruh lingkungan. Teori behavioral juga menekankan pentingnya interaksi lingkungan dalam membentuk karakter individu.

    Hal yang membedakan teori ini dari teori lainnya adalah penekanannya pada pengabaian beberapa aspek, seperti perasaan dan pemikiran individu.

    4. Teori Kognitif atau Jean Piaget

    Bayi menggenggam jari ibu | Sumber: Freepik.com

    Teori yang dikembangkan oleh Jean Piaget adalah teori kognitif. Dasar teori ini berfokus pada pola pikir individu. Piaget mengemukakan bahwa cara berpikir seorang anak berbeda dari orang dewasa.

    Dalam teori ini, proses berpikir individu menjadi elemen penting yang menentukan cara mereka memahami dunia. Terdapat beberapa tahap perkembangan yang dibedakan oleh teori ini, yaitu:

    • Tahap Sensorimotor, terjadi dari lahir hingga usia 2 tahun. Pada tahap ini, pengetahuan anak terbatas pada persepsi sensori dan aktivitas motorik mereka.
    • Tahap Pra-Operasional, terjadi dari usia 2-6 tahun. Pada tahap ini, anak mulai belajar menggunakan bahasa tanpa memahami konsep logika.
    • Tahap Operasional Konkret, terjadi dari usia 7-11 tahun. Pada tahap ini, anak mulai memahami konsep berpikir logis, meskipun belum memahami konsep abstrak.
    • Tahap Operasional Formal, terjadi dari usia 12 tahun hingga dewasa. Pada tahap ini, individu telah mengembangkan kemampuan berpikir abstrak, berpikir logis, analisis deduktif, dan perencanaan sistematis.

    5. Teori John Bowlby

    Teori perkembangan anak berikutnya dirumuskan oleh John Bowlby termasuk salah satu teori perkembangan sosial paling awal yang ditemukan. Dalam teorinya, Bowlby mengungkapkan bahwa hubungan yang terbentuk sejak awal antara seorang anak dan pengasuhnya memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan anak.

    Hubungan ini juga memiliki dampak yang berkelanjutan pada interaksi sosial anak sepanjang hidupnya. Dalam teori ini, Bowlby juga berpendapat bahwa anak dilahirkan dengan kebutuhan yang mendalam akan kasih sayang.

    Teori ini juga menjelaskan mengapa anak cenderung merasa nyaman berada dekat dengan pengasuhnya, yang selanjutnya memberikan kasih sayang sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut.

    Para peneliti juga telah meneruskan teori awal Bowlby dan mengemukakan bahwa terdapat berbagai gaya kelekatan yang berbeda pada anak. 

    Anak-anak yang mendapatkan dukungan dan perawatan yang konsisten lebih mungkin memiliki gaya kelekatan yang aman. Sementara anak-anak yang menerima gaya perawatan yang tidak konsisten bisa memiliki gaya kelekatan yang ambivalen, menghindar, atau terorganisir.

    6. Teori Albert Bandura

    Teori kali ini dikemukakan oleh psikolog Albert Bandura. Dalam teorinya, Albert menekankan bahwa seorang anak memperoleh informasi dan keterampilan dengan mengamati perilaku orang lain di sekitarnya.

    Namun, penting untuk kamu ingat bahwa pengamatan ini tidak selalu terjadi secara langsung. Observasi ini dapat melibatkan pengamatan terhadap tokoh fiksi dalam buku atau film, atau bahkan melalui proses pembelajaran sosial yang dilakukan dengan cara mengamati orang lain.

    7. Teori Lev Vygotsky

    Anak belajar | Sumber: Freepik.com

    Teori perkembangan anak ini dirumuskan oleh Lev Vygotsky. Vygotsky mengungkapkan bahwa seorang anak akan aktif belajar melalui pengalaman langsung yang mereka alami.

    Dalam teori ini, Vygotsky juga menekankan peran penting orangtua, pengasuh, dan teman dalam membentuk perkembangan seorang anak. Teori ini juga menyoroti bahwa belajar adalah proses yang selalu terkait dengan aspek sosial. 

    Proses belajar seseorang terjadi melalui interaksi dengan individu lain atau kelompok, dan hal ini menjadi bagian integral dari pembelajaran individu tersebut.

    Sudah Tahu Apa Saja Teori Perkembangan Anak?

    Ketujuh teori perkembangan anak ini mungkin tidak semuanya masih dianggap relevan dalam kondisi saat ini. Namun, teori-teori tersebut bisa membantu kamu untuk lebih memahami bagaimana anak-anak tumbuh, berperilaku, dan berkomunikasi. 

    Perlu digaris bawahi pula, sikap orang dewasa terhadap anak dapat mempengaruhi sikap mereka saat sudah besar nanti. Pastikan untuk bijak bertindak dan jadilah teladan yang baik bagi anak kecil di manapun berada.

  • Teori Perkembangan Manusia: Pendapat Para Ahli dan Macamnya

    Teori Perkembangan Manusia: Pendapat Para Ahli dan Macamnya

    Sudah menjadi rahasia umum bagi manusia bahwa mereka telah mengalami perkembangan dari nenek moyang. Teori perkembangan manusia telah menjadi bahan perdebatan untuk jangka waktu yang cukup lama. Banyak ahli yang berpendapat dan membagi macamnya. Simak selengkapnya pada artikel ini!

    Penjelasan Teori Perkembangan Manusia

    Sistem perkembangan berjalan berdampingan sehingga akan membawa dampak terhadap tingkat kematangan individu. Sesuai dengan istilahnya, yaitu perkembangan, maka dalam sistem ini akan selalu maju dan berkembang. Selain berkembang, efek dari perkembangan juga bersifat mendalam.

    Oleh sebab itu, dalam teori perkembangan manusia terdapat tahapan yang terbagi dengan beberapa pendekatan. Dengan pendekatan-pendekatan itu, Anda dapat lebih memahami struktur perkembangan yang terjadi pada setiap individu.

    Pengertian Teori Perkembangan Manusia Menurut Ahli

    Beberapa ahli juga telah mengutarakan pendapat mereka tentang sistem perkembangan pada makhluk hidup termasuk manusia. Berikut ini adalah beberapa penjelasan dari para ahli.

    1. Akhmad Sudrajat

    Menurut Akhmad Sudrajat, sistem perkembangan pada manusia merupakan sebuah perubahan yang bersifat sistematis, progresif, dan juga saling memengaruhi satu sama lain. Perubahan ini membawa individu menuju tingkat kedewasaan yang lebih tinggi, hingga menjadikan individu berkembang dan dapat dibilang matang.

    2. E. B. Hurlock

    Selanjutnya, Hurlock berpendapat bahwa sistem perkembangan manusia merupakan perubahan progresif dari sebuah proses pematangan pengalaman individu. 

    Sistem perubahan tersebut dapat bersifat kuantitatif maupun kualitatif. Jadi, perubahan dapat terjadi pada penambahan tinggi badan hingga adanya perubahan pada sistem pemikiran seseorang.

    3. Dr. Siti Aminah Soepalarto

    Pendapat ahli selanjutnya dari Dr. Siti yang menjelaskan bahwa sistem perkembangan terjadi dari awal kelahiran hingga menuju umur yang lebih dewasa. Dari usia dini, terus berkembang hingga dewasa dengan perubahan mulai dari sikap hingga fisik menjadi lebih kompleks. 

    4. Santrok dan Yussen

    Lalu, sistem awal perkembangan dengan konsepsi ini berawal dari perkembangan sel di dalam rahim hingga terlahir sempurna dan mengalami perkembangan. 

    Setelah itu, perubahan terus terjadi dengan sifat involusi hingga waktu terakhir bagi para individu. Involusi terjadi karena usia individu akan terus menua dan akan ada kemunduran pada beberapa sel di dalam tubuh mereka.

    5. Dictionary of Psychology

    Pada kamus tersebut, perkembangan adalah struktur perubahan yang terjadi pada setiap individu ataupun organisme lainnya.

    Macam dari Teori Perkembangan Manusia 

    Setelah memahami pengertian dari para ahli tentang perkembangan manusia, berikut ini macam dari teori perkembangan manusia.

    1. Teori Perkembangan Menurut Sigmund Freud

    (Sigmund Freud | Sumber Gambar: Kompas.com)

    Siapa yang tidak mengenal Sigmund Freud? Freud merupakan seorang psikolog terkenal yang terlahir di Moravia. Dalam teori yang ia kembangkan, Freud menjelaskan bahwa pada sistem perkembangan pada manusia terdapat tiga tingkatan. 

    Tingkatan pertama adalah id, kedua ada ego, dan tingkatan terakhir adalah superego. Ketiga tingkatan tersebut memiliki fungsi hingga mekanisme berbeda namun saling berkaitan.

    Pertama, id atau pleasure principle yang merupakan sebuah tingkatan bagi manusia untuk memiliki rasa puas atas kebutuhannya. Kepuasan tersebut merupakan elemen penting dalam memenuhi kebutuhan mereka. Jika tidak, maka manusia akan merasa kekurangan dan ingin memenuhinya secara langsung.

    Kedua adalah ego yang menjadi jembatan penghubung antara fase pertama dan ketiga. Ego bertugas untuk membantu id memenuhi kebutuhannya dengan menggabungkan sistemnya kepada superego. Tingkatan ini terjadi pada anak yang sudah berkembang hingga usia 5 sampai 6 tahun.

    Fase yang terakhir adalah superego, yaitu tingkatan bagi seorang anak yang sudah menuju kedewasaan lebih. Pada tingkatan ini, anak sudah paham tentang hal-hal yang mampu mereka lakukan dan juga bisa membedakan mana hal baik dan buruk bagi dirinya.

    Sebagai tambahan, Freud juga berpendapat bahwa perkembangan seksualitas pada manusia sudah hadir dari mereka bayi. Perkembangan itu terus berkembang sebagaimana manusia tumbuh besar. Berikut ini daftar dorongan seksualitas pada seorang bayi.

    • Fase Oral merupakan fase di mana seorang bayi memiliki dorongan seksualitas pada area mulut.
    • Fase Anal terjadi pada bagian anus bayi dan fase ini hadir pada bayi yang sudah beranjak usia dua tahun atau dapat duduk.
    • Fase Phalic terdapat pada bagian kelamin anak, namun bukan dalam artian seperti gairah seksualitas orang dewasa.
    • Fase Latent terjadi secara tersembunyi pada diri seorang remaja. Pada fase ini remaja sudah merasakan rangsangan terhadap gairah seksual, hanya saja tidak terlihat dengan kasat mata.
    • Fase Genital merupakan fase saat para remaja telah mengetahui bahwa kepuasan seksual mereka terdapat pada alat kelamin.

    2. Teori Perkembangan Menurut Erik Erikson

    (Erik Erikson | Sumber Gambar: Gun Abraham)

    Teori perkembangan manusia dari Erik Erikson mengenai masa perkembangan anak berisi salah satu metode penting. Metode tersebut yaitu metode montessori, yang mana seorang anak akan berkembang melalui permainan dan pekerjaan.

    Erikson juga menjelaskan bahwa pada perkembangan manusia akan terjadi 8 fase yang terdiri dari 4 fase pada masa bayi hingga kanak-kanak. Sedangkan untuk fase lainnya mulai terjadi dari manusia remaja hingga dewasa akhir.

    Tetapi, Erikson menemukan gejala bahwa manusia akan mengalami krisis kepribadian pada saat melalui fase-fase tersebut. Pada setiap fase, manusia membutuhkan keseimbangan dari tendensi positif dan negatif agar dapat berkembang secara optimal.

    Berikut ini adalah delapan fase yang Erikson sebutkan.

    a. Trust vs Mistrust 

    Merupakan fase paling awal yang terjadi pada bayi berusia 12 hingga 18 bulan. Pada saat ini, bayi akan mengembangkan perasaan terhadap dunia yang akan menjadi tempat mereka hidup. Dengan perasaan itu, bayi dapat merasakan apakah dunia baik atau tidak kepada mereka.

    b. Autonomy vs Shame and Doubt 

    Pada tahapan ini, anak akan menjadi lebih mandiri karena memiliki dorongan dari rasa malu dan ragu.

    c. Initiative vs Guilt 

    Merupakan tahapan bagi anak berusia 3 sampai 6 tahun untuk mulai mencoba aktivitas baru. Selama percobaan, anak yang menemukan aktivitas baru tersebut tidak akan merasa menyesal atas apapun yang mereka lakukan.

    d. Industry vs Inferiority 

    Fase yang terjadi pada anak usia 6 tahun hingga masa pubertas di mana mulai tumbuh keinginan untuk belajar tentang keterampilan.

    e. Identity vs Identity Confusion 

    Memasuki pada fase untuk remaja dan dewasa muda. Pada tahapan ini, manusia akan merasakan bingung akan jati diri mereka masing-masing. Kebingungan menyebabkan selalu bertanya-tanya apakah tujuan mereka di dunia ini sudah sesuai atau belum.

    f. Intimacy vs Isolation 

    Fase yang dimulai dari masa dewasa muda, di mana individu membutuhkan komitmen dengan lawan jenis. Kebutuhan komitmen ini jika tidak terpenuhi maka akan mendorong individu untuk mengisolasi diri hingga mendapatkan sebuah komitmen.

    g. Generativity vs Stagnation 

    Terjadi perkembangan perasaan untuk membimbing generasi selanjutnya dan merasa peduli dengan sesama merupakan kunci dari fase perkembangan satu ini.

    h. Integrity vs Despair 

    Manusia telah menerima takdir akan kematian dan merasakan putus asa karena tidak bisa memutar waktu dan menghidupkan kehidupannya kembali.

    3. Teori Perkembangan Menurut Jean Piaget

    (Jean Piaget | Sumber Gambar: Teras Academy)

    Jean Piaget memiliki pendapat berbeda terhadap teori perkembangan manusia. Ia menjelaskan bahwa dalam teori perkembangan yang terjadi pada manusia lebih berfokus pada sistem kognisi. Sistem ini merujuk pada bagaimana pertambahan usia dapat memengaruhi kemampuan individu untuk memahami ilmu pengetahuan.

    Menurut Piaget, manusia akan melewati tiga tahapan dalam perkembangan, yaitu organization, adaptation, dan equilibration. Selama perkembangan, manusia akan melalui tahap pertama yaitu penyusunan (organization).

    Penyusunan (organization) ini merupakan tahap saat manusia mulai memerhatikan dan membedakan kategori-kategori tertentu dari makhluk hidup lainnya. Setelah mendapatkan informasi dari kategori tersebut, anak akan mulai membuat skema yang menjadi dasar berpikir dan menggambarkan sebuah situasi.

    Selanjutnya, tahap kedua yaitu adaptasi (adaptation) dimana bayi sudah mulai mampu menggabungkan informasi baru dan informasi yang sudah mereka terima. 

    Dalam fase ini terdapat dua jenis tahap lainnya, yaitu asimilasi dan akomodasi. Kedua tahap itu yaitu proses penyesuaian dari informasi baru menuju ke sistem kognitif.

    Terakhir adalah tahap keseimbangan (equilibration), yaitu fase saat bayi sudah mampu beradaptasi dengan informasi yang ia terima. Kemudian, mereka akan mencari titik keseimbangan pada sistem kognitif. Keseimbangan itu didapat melalui asimilasi dan akomodasi.

    Berikut ini tahapan dalam teori perkembangan manusia menurut Piaget.

    • Sensorimotor pada usia 0 sampai 2 tahun.
    • Pra operasi pada usia 2-7 tahun.
    • Operasi konkret pada usia 8 sampai 11 tahun.
    • Operasi formal bagi para remaja.

    Pastikan Perkembangan Terjadi Secara Optimal!

    Manusia yang terlahir dari bayi akan terus berkembang hingga dewasa dan menua. Pada tahap perkembangan itu, manusia akan melalui tahapan-tahapan tertentu untuk membentuk kepribadian individu. Tahapan paling menonjol adalah masa pubertas, namun masih ada tahapan lainnya yang juga tak kalah penting.

    Dengan teori perkembangan manusia, keunikan masa-masa perkembangan manusia telah terungkap. Melalui teori tersebut, individu dapat mengetahui tahapan secara luas dan dapat mengantisipasi untuk mendapatkan perkembangan secara optimal.