Blog

  • Desain Penelitian: Pengertian, Jenis, Penerapaan, dan Contohnya

    Desain Penelitian: Pengertian, Jenis, Penerapaan, dan Contohnya

    Desain penelitian merupakan salah satu langkah awal dalam melakukan penelitian yang berperan penting untuk membantu penelitian Anda tetap pada jalur yang sesuai dengan hasil sesuai harapan. Pahami ragam jenis dan penerapannya melalui ulasan dalam artikel kali ini, yuk!

    Apa itu Desain Penelitian?

    Desain atau rancangan penelitian merupakan rencana atau kerangka penelitian yang berguna  untuk membuat penelitian menjadi terstruktur susunannya. 

    Bisa dikatakan bahwa riset desain merupakan rancangan dari kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan pengkajian data secara sistematis dan objektif guna memecahkan persoalan. Rancangan penelitian memiliki fungsi utama yaitu sebagai acuan dalam melakukan penelitian. 

    4 Karakteristik Rancangan Penelitian

    Ada empat karakteristik utama dari sebuah rancangan penelitian yang dapat Anda pelajari dalam penjelasan singkat berikut ini. 

    Karakter riset desain
    Karakter riset desain | leverageedu.com

    a. Netral

    Ketika melakukan penelitian, Anda mungkin memiliki asumsi atau hipotesis yang ingin Anda kemukakan dan simpulkan. Asumsi dan data yang Anda sampaikan harus bersifat netral dan terbebas dari bias. 

    b. Generalisasi

    Metode yang Anda pilih haruslah bisa mencakup atau relevan untuk semua jenis sampel, baik dalam skala besar maupun kecil. 

    c. Valid

    Setiap penelitian, asumsi, hipotesis maupun data harus menghasilkan konklusi yang valid dan benar. Validitas inilah yang menentukan apakah penelitian Anda dapat dipercaya atau tidak. 

    d. Keandalan

    Karakter ini mengacu pada frekuensi kesalahan muncul dan bagaimana cara menguranginya. 

    Apa saja Fungsi Desain Penelitian?

    Selain fungsi utama yang telah disinggung di awal, rancangan riset atau penelitian memiliki empat fungsi dan peranan lain untuk pelaksanaan penelitian yang Anda lakukan. 

    1. Menguji Hipotesis

    Tujuan dari penelitian adalah menjawab rumusan masalah atau hipotesis. Rancangan penelitian yang tepat akan membantu Anda untuk mencapai tujuan itu. Dalam rancangan, Anda bisa merencanakan waktu, tempat, metode, hingga batasan-batasan yang jelas sehingga hipotesis dapat terpecahkan.

    2. Pegangan Peneliti

    Rancangan penelitian terdiri atas langkah-langkah yang dapat Anda lakukan dalam proses penelitian. Rancangan riset ini bisa menjadi pegangan Anda agar tetap berada di jalur riset yang Anda inginkan. Misalnya, Anda perlu menentukan apakah penelitian Anda menggunakan pendekatan kualitatif atau kuantitatif.

    3. Mengemukakan Batas Penelitian

    Penelitian Anda juga memerlukan batasan yang berguna untuk memberikan limitasi atau ruang lingkup apa saja yang ingin Anda bahas. Dengan demikian, Anda mempunyai jalur yang jelas untuk mengkaji penelitian Anda. 

    Batasan dalam sebuah desain penelitian ini juga berguna supaya Anda tidak membahas sesuatu di luar kajian studi Anda.

    4. Memaparkan Hambatan Penelitian

    Ketika Anda merancang rancangan riset, Anda juga akan mempertimbangkan hambatan-hambatan yang mungkin Anda hadapi nanti. Contohnya antara lain jumlah responden, lokasi penelitian, hingga kajian pustaka yang ingin Anda gunakan. 

    Memaparkan hambatan ini akan membantu Anda untuk bisa mencari solusi supaya penelitian dapat berjalan lancar.

    Kenali 2 Jenis Pendekatan Penelitian beserta Jenis Desain Penelitiannya Berikut Ini!

    Rancangan penelitian umumnya memiliki banyak jenis, tergantung dari metode penelitian masing-masing. Akan tetapi, ada dua kategori pendekatan penelitian yang utama, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Dari masing-masing pendekatan, terdapat jenis riset desain yang lebih spesifik. Pelajari penjelasannya berikut ini. 

    Kualitatif dan Kuantitatif
    Kualitatif dan Kuantitatif | Revou.com

    1. Kualitatif

    Penelitian kualitatif lebih banyak menonjolkan proses dan pengolahan data berdasarkan landasan teori yang ada di lapangan. Pendekatan jenis ini cocok untuk menjawab penelitian yang berlandaskan pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. 

    Jenis penelitian ini cocok untuk Anda yang ingin mendalami dan memecahkan bagaimana suatu peristiwa, fenomena, ataupun kemungkinan bisa terjadi.

    Berikut ini adalah jenis-jenis desain penelitian untuk pendekatan kualitatif.

    a. Etnografi

    Etnografi adalah jenis penelitian yang meneliti kebudayaan manusia pada suatu etnik tertentu dalam waktu atau periode tertentu.

    Contoh: “Kajian Etnografi: Studi Mengenai Tutur Bahasa Perempuan Jawa dalam Bermasyarakat”.

    b. Studi Kasus

    Desain Penelitian studi kasus  merupakan penelitian menyelidiki sebuah fenomena atau kasus kontemporer yang terjadi di kehidupan nyata secara mendalam.

    Contoh judul: “Studi Kasus: Tingkat Kebebasan Berpendapat Siswa di Lingkungan”. 

    c. Studi Historikal

    Studi ini meneliti perihal sumber-sumber sejarah atau peristiwa masa lampau dan dikaji secara kronologis dan sistematis.

    Contoh: “Peran Kebudayaan Hindu dalam Era Majapahit Perkembangan Kota di Mojokerto”.

    d. Grounded Theory

    Jenis penelitian yang ingin mengulik lebih dalam sebuah kajian teori yang penelitian-penelitian sebelumnya belum pernah menjawab.

    Contoh: “Peran Media Sosial dalam Berpolitik untuk Kalangan Muda: Teori yang Membumi”.

    2. Kuantitatif

    Rancangan riset berbentuk kuantitatif merupakan pendekatan yang banyak menggunakan data berupa angka. Teknik ini banyak menggunakan data statistik dan survei responden sebagai sumber data yang dikelola. 

    Tujuan pendekatan ini adalah untuk mengembangkan hipotesis berdasarkan perhitungan dan pengukuran. Kemudian, hasil perhitungan tersebut dikaitkan dengan pengamatan data empiris. 

    Berikut ini adalah jenis-jenis riset desain untuk pendekatan kuantitatif.

    a. Eksperimental

    Eksperimental adalah jenis penelitian yang dilakukan berdasarkan percobaan atau eksperimen untuk menguji hipotesis. 

    Contohnya seperti studi kasus, “Pengaruh Pembelajaran Audio Visual terhadap Motivasi Belajar Siswa SMP”

    Kenali tiga jenis desain penelitian eksperimental berikut ini, yuk!

    1. True Experimental: Jenis penelitian yang bergantung pada eksperimen, percobaan, dan data statistik untuk membuktikan sebuah hipotesis. 
    2. Quasi-Experimental: Penelitian yang menggunakan sampel atau partisipan yang terkontrol atau tidak acak. 
    3. Pre-Experimental: Merupakan rancangan dari eksperimen. Jadi, belum termasuk dalam eksperimen karena masih ada variabel luar yang mempengaruhi variabel terkontrol.

    b. Non-Eksperimental

    Jenis penelitian ini hanya dapat meneliti hubungan antar variabel dan tidak mengutak-atik variabel. Dalam pendekatan kuantitatif, penelitian ini cukup mirip dengan penelitian survei. Hasil kesimpulan dari penelitian ini juga tergantung pada interaksi, interpretasi, dan observasi.

    Berikut adalah jenis-jenis penelitian non-eksperimental yang lebih spesifik.

    1. Cross-sectional: Penelitian membandingkan dua subjek atau lebih dalam satu variabel yang sama. Biasanya berlangsung dalam satu titik waktu yang relatif singkat.
    2. Longitudinal: Studi yang meneliti suatu variabel dalam satu titik waktu ke dalam suatu periode yang lama.
    3. Korelasional: Jenis penelitian yang membandingkan dua variabel dalam suatu data statistik.
    4. Observasional: Studi yang mengamati perilaku suatu subjek dalam kehidupan alamiah atau pengamatan dari laboratorium.

    6 Langkah untuk Membuat Desain Penelitian

    Ikuti langkah-langkah dalam panduan berikut ini agar Anda dapat menyusun sebuah rancangan riset yang efisien. 

    Langkah desain penelitian
    Langkah desain penelitian | researchprospect.com

    1. Menentukan Rumusan Masalah

    Salah satu langkah awal dalam meneliti adalah menentukan prioritas Anda, contohnya rumusan masalah. Tanpa adanya rumusan masalah, penelitian tidak akan bisa berjalan. 

    Anda bisa menggunakan satu dari tiga jenis rumusan masalah berikut ini. 

    1. Deskriptif: rumusan masalah membahas permasalahan mandiri pada satu variabel. Contohnya, “Bagaimana tingkat kerjasama masyarakat desa dalam pembangunan desa?”.
    2. Komparatif: rumusan yang membandingkan dua variabel atau lebih pada dua atau lebih sampel. Misalnya, “Bagaimana perbedaan warga desa dengan warga kota dalam membangun relasi sosial?”.
    3. Asosiatif: rumusan yang mempertanyakan hubungan dua atau lebih variabel dalam satu permasalahan. 

    2. Jenis Pendekatan

    Selanjutnya, Anda perlu menentukan jenis pendekatan penelitian. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda bisa menentukan apa penelitian Anda bersifat kualitatif atau kuantitatif. 

    3. Waktu dan Tempat

    Saat merencanakan sebuah penelitian, Anda juga perlu merencanakan tempat dan waktu penelitian Anda. Tentukan di mana dan berapa lama Anda melakukan penelitian.

    4. Kajian Pustaka

    Kajian pustaka atau literature review merupakan salah satu hal penting dalam desain penelitian. Pasalnya, pustaka atau teori akan mendukung hipotesis Anda. Penelitian Anda akan jadi lebih bisa dipertanggungjawabkan bila memiliki landasan teori yang valid dan konkret. 

    5. Sampel dan Teknik Pengumpulan Data

    Sampel dalam pendekatan kuantitatif berkaitan dengan populasi atau jumlah, baik itu manusia, hewan, maupun benda. Di sisi lain, pendekatan kualitatif lebih mengenal sampel dalam bentuk informan, narasumber, atau subjek.

    Ada beberapa cara untuk mengumpulkan data dan sampel. Berikut adalah beberapa diantaranya.

    TeknikYang Perlu Anda Perhatikan
    Survei/KuesionerRencana surveiBerapa banyak responden yang dibutuhkan?Bagaimana cara menyebarkan kuesioner?Pertanyaan apa saja yang ada dalam kuesioner?
    WawancaraKriteria narasumber yang ingin Anda wawancarai?Waktu dan lokasi bertemu dengan narasumberJenis wawancara (terstruktur atau bebas)
    EksperimenLokasi tempat melakukan percobaanPerhitungan variabelTeknik eksperimen
    Data SekunderKebenaran dari dataKriteria untuk memilih data dan referensiTeknik yang digunakan untuk menyortir data

    6. Teknik Analisis

    Teknik ini berkaitan kembali dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jika penelitian bersifat kualitatif, maka teknik analisis Anda akan lebih berbentuk penjelasan dan interpretasi untuk menerangkan hasil penelitian. 

    Di sisi lain, pendekatan kuantitatif akan banyak mengelola angka. Anda akan melakukan pengelompokan angka, membuat statistik, hingga memaparkan sebuah bagan untuk menjelaskan hasil perolehan data Anda.

    Contoh Desain Penelitian

    Pada penelitian kualitatif, kita bisa membuat contoh rancangan penelitian dengan topik, “Studi Kasus: Penerapan Nilai Kejujuran pada Siswa SD Negeri 9 Banyu Urip”. 

    Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Maka, pengambilan sampel ini berupa wawancara, observasi, serta diskusi grup dengan narasumber. Data yang sudah terkumpul akan dikelola menjadi sebuah eksplanasi atau penjelasan yang menjawab hipotesis/rumusan masalah. 

    Baca Juga : Penelitian Eksperimen: Pengertian, Ciri, Tujuan dan Contoh

    Temukan Desain Penelitian yang Tepat untuk Riset Anda

    Merancang desain penelitian akan memengaruhi cara Anda menyelesaikan penelitian. Pilihlah rancangan riset yang paling sesuai dengan tujuan penelitian Anda.

    Jika Anda ingin menunjukkan data statistik maka, pendekatan kuantitatif akan cocok untuk riset Anda. Sementara, kalau Anda ingin memaparkan sebuah interpretasi berdasarkan kajian pustaka yang valid, pendekatan kualitatif lah yang lebih cocok.

    Rencanakan penelitian Anda sedetail mungkin, supaya penelitian Anda tetap berada di jalur yang konsisten dan tepat, serta lebih terstruktur dalam memaparkan hasil penelitian Anda.

  • Penelitian Eksperimen: Pengertian, Ciri, Tujuan dan Contoh

    Penelitian Eksperimen: Pengertian, Ciri, Tujuan dan Contoh

    Tahukah kamu bahwa penelitian eksperimen tidak selalu mengacu pada eksperimen yang dilakukan di laboratorium. Lalu, apa yang menjadi maksud dari jenis metode penelitian ini? Jangan lewatkan informasinya hingga akhir!

    Apa Itu Penelitian Eksperimen?

    Penelitian eksperimen adalah metode ilmiah untuk melakukan penelitian dengan menggunakan dua variabel, yaitu independen dan dependen. 

    Definisi lain dari percobaan eksperimen adalah suatu jenis penelitian yang menggunakan pendekatan ilmiah untuk memanipulasi satu atau lebih variabel kontrol dari subjek penelitian dan mengukur efek manipulasi terhadap subjeknya.

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu hubungan sebab-akibat antara variabel yang ditentukan. Biasanya, pengukuran pada penelitian ini terjadi selama periode waktu tertentu untuk menentukan kesimpulannya, sehingga dapat diterapkan pada kepentingan yang lebih luas.

    Penerapan dari penelitian ini umumnya ada  dalam bidang pendidikan, psikologi, ilmu sosial, bahkan fisika. Oleh sebab itu, percobaan eksperimen tidak selalu tentang penelitian di laboratorium saja. Dasar dari penelitian adalah pengamatan, perhitungan, perbandingan dan logika.

    3 Jenis Variabel dalam Penelitian Eksperimen

    Nah, pada saat penelitian terkadang perlu ada pengontrolan variabel asing, seperti yang telah disinggung sepintas di awal. Ada tiga jenis variabel dalam penelitian dalam uraian singkat berikut ini. 

    1. Variabel Independen

    Variabel independen adalah variabel yang kamu manipulasi atau variasikan dalam studi eksperimental untuk mengetahui efek perubahannya. Kata “independen” menunjukkan bahwa variabel tersebut tidak terpengaruh oleh variabel lain. 

    Terminologi lain dari variabel independen adalah variabel sisi kanan, karena jika peneliti melakukan regresi linier hasilnya akan muncul di sisi kanan regresi linier. Istilah lainnya adalah prediktor karena membantu memprediksi hasil percobaan. 

    Selain itu, variabel independen juga dikenal sebagai variabel penjelas sebab fungsinya membantu menjelaskan hasil akhir.

    2. Variabel Dependen

    Sedangkan, variabel dependen adalah variabel yang berubah sebagai akibat dari manipulasi variabel independen. Beberapa peneliti menyebut variabel dependen sebagai variabel hasil atau variabel respons karena nilainya terkait dengan variabel independen.

    3. Variabel Asing

    Variable ini adalah variabel yang tidak termasuk dalam dalam konteks penelitian, tetapi memiliki kecenderungan untuk menimbulkan masalah pada hasil atau variabel dependen. Nama lain dari variabel asing adalah variabel pengganggu atau perancu. 

    Misalnya, kamu sedang meneliti kemampuan olahraga untuk mengurangi tekanan darah. Salah satu variabel asingnya adalah berat badan awal yang berkorelasi dengan olahraga dan memiliki efek langsung pada tekanan darah. 

    Sedangkan olahraga merupakan variabel independen dan tekanan darah adalah variabel dependen.

    Apa saja Ciri-Ciri yang Menunjukkan Penelitian Eksperimen?

    Penelitian jenis ini memiliki karakteristik khusus yang berasal dari metode analisisnya. Pembahasan berikut ini mengulas empat karakteristik dari percobaan eksperimen. 

    1. Variabel Dependen dan Variabel Independen

    Semua percobaan eksperimen bermula dari variabel dependen dan independen. Perbedaannya, variabel independen adalah variabel yang peneliti manipulasi untuk mendapatkan hasil tertentu, sedangkan variabel dependen adalah variabel tetapnya. 

    Berdasarkan kedua variabel tersebut, peneliti dapat menentukan hubungan sebab-akibatnya.

    2. Kondisi Terkontrol

    Peneliti selalu menerapkan kondisi yang terkontrol atau mengontrol variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi hasil. Tujuan dari kondisi terkontrol ini supaya jelas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku objek penelitian eksperimen. 

    3. Manipulasi variabel

    Percobaan diinisiasi oleh peneliti yang dengan sengaja memanipulasi satu atau lebih variabel independen untuk mendapatkan berbagai hasil yang mempengaruhi variabel dependen.

    4. Pengamatan Objek Penelitian

    Pengamatan Objek Penelitian
    Pengamatan Objek Penelitian | Sumber gambar: Unsplash.com

    Berdasarkan data-data yang telah diperoleh, peneliti harus mengamati perubahan dari objek penelitian dan terukur secara sistematis dan objektif untuk menghasilkan analisis yang akurat.

    4 Jenis Penelitian Eksperimen

    Berdasarkan cara peneliti melakukan percobaan, penelitian ini terbagi menjadi empat kategori. Selain itu, ada beberapa sub-jenis yang terpengaruh oleh suatu perilaku dalam percobaan.

    1. Eksperimen Laboratorium

    Eksperimen Laboratorium
    Eksperimen Laboratorium | Sumber gambar: Unsplash.com

    Penelitian jenis ini berlangsung di laboratorium. Seorang peneliti dapat memanipulasi dan mengendalikan variabel percobaan. Contohnya adalah mengukur efek pemberian dosis obat yang berbeda terhadap denyut jantung tikus di laboratorium.

    Kelebihan dari jenis penelitian ini adalah peneliti memiliki kontrol atas variabelnya, mudah untuk mencari hubungan sebab dan akibat dari variabel-variabelnya, murah, dan mudah untuk mengembangkannya ke dalam penelitian-penelitian lain.

    Kekurangannya adalah durasi percobaan yang singkat dalam laboratorium sehingga mungkin tidak cukup untuk mendapatkan hasil yang peneliti inginkan, dan kurang mencerminkan kondisi di dunia nyata.

    2. Penelitian Lapangan

    Penelitian Lapangan
    Penelitian Lapangan | Sumber gambar: Freepik

    Tempat dari penelitian jenis ini adalah di lapangan terbuka. Peserta dan lingkungan yang ada dapat bahan pertimbangan untuk menentukan kesimpulan pada penelitian. Misalnya, penelitian pengaruh penerapan suatu metode pengajaran di sekolah. 

    Peserta yang menjadi penilaian mengetahui bahwa dirinya merupakan bagian dari penelitian. 

    Keunggulan dari jenis penelitian eksperimen ini adalah peserta lebih cenderung berperilaku secara alami, cocok untuk mempelajari masalah sosial yang kompleks, sesuai keadaan di dunia nyata dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

    Kontrol variabel yang lebih terbatas dan sulitnya mengendalikan faktor-faktor luar yang dapat mempengaruhi hasil dapat menjadi kekurangan dari penelitian lapangan.

    3. Eksperimen Alami

    Penerapan penelitian eksperimen alami ini berada pada lingkungan alam. Para peserta umumnya tidak mengetahui bahwa telah menjadi objek pengamatan dari penelitian. Salah satu contohnya adalah pengaruh kenaikan harga tembakau terhadap tingkat penjualan tembakau.

    Beberapa keunggulan dari jenis penelitian ini adalah sumber variasinya jelas, tidak ada batasan jumlah peserta, sesuai keadaan di dunia nyata dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

    Lain halnya dengan kekurangannya, hasil yang peneliti peroleh mungkin dapat dipertanyakan, tidak ada validitas dari peserta secara langsung, dan peneliti tidak memiliki kendali atas variabel-variabelnya.

    4. Eksperimen Kuasi

    Kuasi-eksperimen adalah eksperimen yang memanfaatkan kejadian alam atau menggunakan kelompok yang sudah ada, bukan dari hasil pemilihan peserta secara acak. Contoh penelitian ini adalah dengan penelitian perbandingan prestasi akademik dua sekolah.

    Eksperimen kuasi dapat peneliti aplikasikan secara luas karena praktis untuk sampel penelitian yang besar sehingga sangat cocok untuk mengetahui kondisi nyata. 

    Peneliti juga dapat menganalisis pengaruh variabel independen yang terjadi dalam kondisi aktual. Selain itu, pemilihan eksperimen jenis ini efektif apabila pemilihan secara acak tidak memungkinkan untuk digunakan.

    Namun, karena tidak adanya kelompok kontrol,sulit untuk menghubungkan antara variabel independen dan dependen dengan jenis penelitian ini. 

    Contoh Penelitian Eksperimen Beserta Variabel Independen dan Dependen

    Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan penelitian dan variabel independen dan dependen yang sesuai dengan penelitian eksperimen.

    Pertanyaan PenelitianVariabel IndependenVariabel Dependen
    Apakah tomat tumbuh paling cepat di bawah lampu neon, pijar, atau alami?Jenis cahaya tanaman tomat ditanam di bawahTingkat pertumbuhan tanaman tomat
    Apa efek puasa intermiten pada kadar gula darah?Ada atau tidak adanya puasa intermitenKadar gula darah
    Apakah ganja medis efektif untuk mengurangi rasa sakit pada orang dengan nyeri kronis?Ada atau tidak adanya penggunaan ganja medisFrekuensi nyeri dan intensitas nyeri
    Sejauh mana kerja jarak jauh meningkatkan kepuasan kerja?Jenis lingkungan kerja (jarak jauh atau di kantor)Laporan kepuasan kerja

    Kelebihan dan Kekurangan Penerapan Penelitian Eksperimen

    Percobaan eksperimen punya beberapa kelebihan dan kekurangan. Kamu bisa mempertimbangkan kedua faktor ini dengan menyimak penjelasan singkatnya di bawah ini.

    6 Kelebihan Percobaan Eksperimen

    1. Peneliti memiliki kontrol yang kuat atas variabel untuk mendapatkan hasil.

    2. Subjek tidak mempengaruhi efektivitas penelitian eksperimental. Siapa pun dapat menerapkannya untuk tujuan penelitian.

    3. Hasilnya spesifik.

    4. Pasca analisis hasil, temuan penelitian dari data-data sebelumnya yang kiranya hampir sama dapat bermanfaat kembali untuk ide-ide penelitian serupa.

    5. Peneliti dapat mengidentifikasi sebab dan akibat hipotesis, serta menganalisis lebih lanjut hubungan tersebut untuk menentukan ide-ide secara lebih mendalam.

    6. Penelitian eksperimen menjadi titik awal yang ideal. Alasannya adalah data yang telah terkumpul bisa berperan sebagai landasan untuk membangun ide-ide penelitian baru untuk studi lebih lanjut.

    3 Kelemahan Percobaan Eksperimen

    1. Kesalahan manusia sering terjadi pada metode ini tergantung pada variabel yang termanipulasi. Penentuan variabel yang tidak tepat dapat mengurangi validitas dari penelitian.

    2. Mengabaikan variabel asing atau skenario yang benar-benar terjadi di kehidupan nyata dapat menghasilkan kesimpulan yang tidak akurat.

    3. Memerlukan waktu yang cukup lama dengan biaya penelitian yang tinggi.

    Apa Pentingnya Memahami Penelitian Eksperimen?

    Metode ilmiah dari penelitian eksperimen sangat berguna untuk mengidentifikasi hubungan sebab-akibat antar variabel. Dengan memanipulasi variabel independen dan menganalisis dampaknya terhadap variabel dependen, penelitian dapat menghasilkan informasi baru dan menerapkannya pada dunia nyata.

  • Mengenal Gelar ST (Sarjana Teknik) dan Prospek Kerja Terbaik

    Mengenal Gelar ST (Sarjana Teknik) dan Prospek Kerja Terbaik

    Hampir seluruh pekerjaan di Indonesia membutuhkan tenaga ahli dengan persyaratan pendidikan atau jenis gelar tertentu sebelum melamar pekerjaan. Contohnya seperti gelar ST atau Sarjana Teknik yang saat ini semakin dibutuhkan dalam dunia kerja. Artikel ini akan menjelaskan lebih lengkap tentang prospek kerja Sarjana Teknik. 

    Apa Itu Gelar ST Sarjana Teknik? 

    Sarjana Teknik merupakan lulusan strata 1 perguruan tinggi dalam bidang teknik yang sudah ada sejak tahun 1993. Dalam program internasional, gelar sarjana ini setara dengan Bachelor Degree of Engineering (B.E. atau B.Eng.). 

    Gelar adalah singkatan awal dan akhir yang akan tersemat pada nama orang setelah lulus dan menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi. Selain itu, gelar juga merupakan tanda profesional dan bentuk kehormatan seseorang atas keahlian dalam suatu bidang. 

    Secara umum, banyak juga yang menyebut gelar dengan istilah titel di mana berasal dari Bahasa Belanda yaitu titulis. Gelar ST atau Sarjana Teknik merupakan gelar yang akan tersemat pada lulusan perguruan tinggi dengan program studi teknik seperti teknik sipil, teknik informatika, teknik kimia, dan ilmu teknik lainnya. 

    Prospek Kerja Gelar ST (Sarjana Teknik)

    Setelah Anda mengetahui apa itu Sarjana Teknik, lalu bagaimana prospek kerjanya di Indonesia? Apakah jenjang karirnya bagus terutama bagi fresh graduate? Simak penjelasan berikut untuk mengetahui gambaran pekerjaan bagi gelar ST. 

    1. Prospek Kerja Teknik Informatika 

    Prospek Kerja Gelar ST Teknik Informatika
    Prospek Kerja Gelar ST Teknik Informatika | Sumber Gambar: Freepik.com

    Jurusan Teknik Informatika merupakan salah satu teknik yang memiliki prospek kerja menjanjikan. Berikut beberapa contoh pekerjaannya: 

    1. Programmer 

    Secara umum, profesi ini bertanggung jawab untuk membuat program dengan teknik coding agar menghasilkan aplikasi atau software yang bermanfaat. Programmer adalah salah satu pekerjaan yang prospek kerjanya menjanjikan terutama pada era teknologi yang semakin maju ini. 

    Lantaran tingginya permintaan terhadap pekerjaan ini, pendapatan para programmer cenderung tinggi, apalagi jika mereka telah memiliki banyak pengalaman di dunia IT. Gaji seorang programmer untuk pemula mulai dari Rp5.000.000,00 yang mana selanjutnya akan bertambah sesuai dengan pengalaman dan skill

    2. Data Scientist 

    Profesi gelar ST untuk jurusan Teknik Informatika yang saat ini juga banyak dibutuhkan oleh perusahaan adalah data scientist. Dengan tanggung jawab untuk mengumpulkan, mengekstrak, serta mengelola data dalam bentuk algoritma machine learning, data scientist bisa membantu proses pengambilan keputusan dalam bisnis. 

    Seorang data scientist perlu menguasai pengalaman dan keterampilan yang kuat dalam data mining, bahasa pemrograman seperti Java dan Python, tools analisis, dan pengetahuan statistik. Diketahui gaji data scientist berkisar mulai dari Rp10.000.000,00 yang mana menyesuaikan pengalaman, perusahaan tempat bekerja, dan skill

    3. UX Designer 

    Bagi lulusan Teknik Informatika yang tidak terlalu mahir dalam pembuatan program, maka mereka juga bisa menggeluti profesi lain seperti UX designer. Mereka bertanggung jawab untuk mendesain sebuah aplikasi atau situs web agar pengguna selalu nyaman dalam menggunakannya. 

    2. Prospek Kerja Teknik Sipil 

    Jurusan Teknik Sipil juga merupakan salah satu bidang ilmu teknik yang memiliki prospek kerja menjanjikan dan memiliki banyak peminat. Berikut beberapa contoh pekerjaan yang bisa digeluti oleh lulusan dengan gelar ST: 

    1. Konsultan Konstruksi Bangunan 

    Konsultan bangunan menjadi salah satu prospek kerja yang bagus untuk lulusan Teknik Sipil yang ingin berperan sebagai project manager. Pekerjaan sehari-harinya contohnya seperti mengawasi dan mengatur proses berjalannya pembangunan, pengelola biaya pembangunan, dan melihat potensi risiko pembangunan. 

    2. Kontraktor Insinyur Sipil 

    Seorang kontraktor insinyur berperan penting untuk merealisasikan rencana pembangunan dari pihak konsultan. Selain itu, mereka juga bertugas dalam memantau kondisi lapangan dan memikirkan cara agar bisa menerapkan rencana sesuai keinginan pihak konsultan. 

    3. Insinyur Situs Pembangunan 

    Gelar ST yang ingin bekerja sebagai insinyur situs pembangunan harus bisa memperhatikan kesehatan sebuah proyek. Dalam menjalankan pekerjaan, mereka akan berhubungan langsung dengan pihak lain seperti arsitek, supervisor, manager konstruksi, dan surveyor. 

    3. Prospek Kerja Teknik Industri 

    Prospek Kerja Gelar ST Teknik Industri
    Prospek Kerja Gelar ST Teknik Industri | Sumber Gambar: Freepik.com

    Jurusan Teknik Industri juga memiliki beberapa prospek kerja bagus. Simak daftarnya di bawah ini: 

    1. Product Analyst 

    Pekerjaan ini memiliki tanggung jawab untuk melakukan analisis terhadap proses produksi, termasuk memperhatikan kualitas produksi dan pemeliharaannya. Hasil analisisnya akan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas produksi selanjutnya agar lebih baik. 

    2. Quality Controller 

    Prospek kerja seseorang dengan gelar ST dari jurusan Teknik Industri selanjutnya yaitu sebagai quality controller yang sehari-harinya melakukan uji kelayakan produk. Selain itu, seorang quality controller juga harus mampu membuat laporan secara rinci tentang suatu produk untuk pihak manager. 

    3. Cost Control Engineer 

    Sesuai dengan namanya, cost control engineer artinya pekerja yang memiliki tanggung jawab untuk menghitung biaya, tenaga, dan waktu dalam pembuatan produk. Setelah memperhitungkan biaya, mereka akan membuat laporan biaya atas produk sehingga harus memiliki kemampuan budgeting

    4. Prospek Kerja Teknik Kimia 

    Jurusan Teknik Kimia juga memiliki beberapa prospek kerja bagus sebagai berikut: 

    1. Ahli Kimia 

    Ahli kimia merupakan profesi yang memiliki tanggung jawab untuk melakukan eksperimen dan analisis secara kualitatif maupun kuantitatif untuk kepentingan produksi. Biasanya, posisi tersebut bisa bekerja pada laboratorium atau industri farmasi. 

    2. Ahli Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan 

    Lulusan Teknik Kimia juga bisa bertanggung jawab dalam hal perancangan teknologi untuk mencegah kerusakan lingkungan. Gaji untuk profesi ini jika sudah sampai pada kancah internasional yang mana bisa mencapai Rp1.100.000.000,00 (1,1 miliar rupiah) per tahun. 

    3. Tenaga Pengajar 

    Selain bekerja pada industri, lulusan dengan gelar ST dari jurusan Teknik Kimia juga bisa menjadi tenaga pengajar seperti dosen praktisi perguruan tinggi atau guru kimia. Namun, untuk gaji tenaga pengajar tetap menyesuaikan dengan wilayah bekerja dan mengikuti standar UMP. 

    5. Prospek Jurusan Teknik Elektro 

    Prospek Kerja Gelar ST Teknik Elektro
    Prospek Kerja Gelar ST Teknik Elektro | Sumber Gambar: Freepik.com

    Jurusan Teknik Elektro adalah jurusan terakhir yang akan kita bahas yang mana juga menawarkan prospek cerah dan beragam dalam dunia pendidikan dan karier. Berikut adalah beberapa prospek jurusan Teknik Elektro:

    1. Power System Engineer 

    Singkatnya, power system engineer bertanggung jawab dalam merancang, mengembangkan, dan mengawasi listrik dalam berbagai sektor seperti industri, transportasi, dan energi. 

    Prospek kerja sebagai power system engineer juga semakin luas seiring dengan perkembangan infrastruktur dan perekonomian Indonesia. Kemampuan dalam perancangan listrik, jaringan distribusi listrik, sistem pencahayaan, kontrol dan pengawasan menjadi incaran banyak perusahaan. 

    2. Telecommunication Engineer 

    Tanggung jawab profesi dengan gelar ST ini adalah merancang dan mengawasi sistem telekomunikasi dari berbagai sektor industri. Peluang kerjanya semakin luas seiring dengan perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi. 

    Lulusan Teknik Elektro yang memiliki kemampuan dalam pengembangan telekomunikasi seperti jaringan internet, jaringan telepon, dan sistem wireless bisa menjadi modal untuk menjadi telecommunication engineer

    3. Electrical Design Engineer 

    Pekerjaan lulusan Sarjana Teknik ini juga sangat menjanjikan. Seorang electrical design engineer bertanggung jawab dalam hal perancangan dan pengembangan sistem listrik. Contohnya dari berbagai sektor seperti industri, gedung perkantoran, perumahan, transportasi. 

    Peluang ini juga semakin terbuka seiring perkembangan sektor konstruksi. Banyak perusahaan yang membutuhkan para ahli teknik elektro untuk mengembangkan sistem listrik agar lebih canggih, efisien, dan reliabel. 

    4. Sektor Manufaktur 

    Ahli teknik elektro pada sektor manufaktur bertanggung jawab untuk mengawasi sistem listrik saat proses produksi. Sektor manufaktur yang semakin meningkat membuat peluang kerja sebagai ahli teknik elektro juga semakin luas. 

    Jika Anda berminat untuk menjadi ahli teknik elektro pada industri manufaktur, maka sebaiknya persiapkan skill dalam hal perancangan sistem kontrol dan otomasi produksi. Hal tersebut bertujuan agar Anda menjadi kandidat sesuai kualifikasi perusahaan. 

    Tertarik untuk Berkuliah di Jurusan Teknik dan Mendapat Gelar ST? 

    Artikel ini sudah menjelaskan secara lengkap tentang gelar ST serta prospek kerjanya yang sangat menjanjikan. Pada intinya, setiap jurusan dengan jenjang Strata 1 memiliki prospek kerja yang bagus untuk para lulusannya. Tak heran jika jurusan teknik selalu menjadi incaran kalangan muda.Namun, tidak jarang Sarjana Teknik mampu menghasilkan lulusan yang bisa bersaing hingga kancah internasional dengan gaji yang cukup besar. Bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan atau karier dalam bidang teknik, sebaiknya mempersiapkan skill dengan baik agar berhasil mendapatkan pekerjaan impian.

  • Apa Tujuan ASEAN Dibentuk? Ini 7 Alasan dan Latar Belakangnya!

    Apa Tujuan ASEAN Dibentuk? Ini 7 Alasan dan Latar Belakangnya!

    Association of Southeast Asian Nation atau yang sering kita kenal dengan ASEAN ini merupakan perhimpunan bangsa-bangsa negara Asia Tenggara. ASEAN ini terbentuk pada tanggal 8 Agustus 1967 dan mempunyai berbagai tujuan. Lantas, apa tujuan ASEAN dibentuk?

    Salah satu tujuan dibentuknya ASEAN adalah sebagai bentuk kerjasama antarnegara di Asia Tenggara. Namun, selain menjalin kerjasama antarnegara, ASEAN juga memiliki tujuan yang lain. Dalam artikel ini, kamu akan mengetahui berbagai tujuan dibentuknya ASEAN sampai latar belakangnya jika membaca artikel ini hingga tuntas.

    Apa Itu ASEAN?

    ASEAN adalah suatu organisasi geopolitik ekonomi yang beranggotakan berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. Salah satu alasan terbentuknya ASEAN adalah untuk menciptakan kedamaian, keamanan, kestabilan, dan kesejahteraan di kawasan negara Asia Tenggara.

    Anggota ASEAN

    Anggota ASEAN
    Anggota ASEAN | Sumber Gambar: Stearthinktank.com

    Sebelum membahas apa tujuan ASEAN dibentuk, ketahui dulu negara mana saja yang menjadi anggota dari organisasi ini. Berdasarkan nama organisasinya, anggota ASEAN adalah semua negara Asia Tenggara. Namun, ketika awal terbentuk, ASEAN hanya memiliki 5 anggota yang disebut sebagai negara pendiri ASEAN.

    Negara pendiri ASEAN meliputi: Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Sekarang, sudah terdapat 11 negara yang menjadi anggota ASEAN. Berikut adalah daftar negara yang tergabung dalam ASEAN:

    1. Indonesia (negara pendiri)
    2. Singapura (negara pendiri)
    3. Malaysia (negara pendiri)
    4. Filipina (negara pendiri)
    5. Thailand (negara pendiri)
    6. Myanmar (bergabung pada 23 Juli 1997)
    7. Kamboja (bergabung pada 30 April 1999)
    8. Laos (bergabung pada 23 Juli 1997)
    9. Vietnam (bergabung pada 28 Juli 1995)
    10. Brunei Darussalam (bergabung di tanggal 7 Januari 1984)
    11. Timor Leste (bergabung pada 11 November 2022)

    Negara terakhir yang bergabung di ASEAN saat itu adalah Kamboja pada 30 April 1999. ASEAN hanya beranggotakan 10 negara, menyisakan Timor Leste. Hingga akhirnya pada tanggal 11 November 2022, ASEAN menyetujui Timor Leste untuk bergabung ke dalam ASEAN.

    Persetujuan keanggotaan terhadap Timor Leste tersebut dilakukan pada Konferensi Tingkat Tinggi ke-41 di Phnom Penh, Kamboja. Hingga akhirnya, sampai saat ini, jumlah anggota yang tergabung dalam ASEAN berjumlah 11 negara.

    Sejarah Terbentuknya ASEAN

    Apa tujuan ASEAN dibentuk? ASEAN dibentuk karena terdapat kesamaan dari negara-negara pendiri ASEAN yang pada kala itu baru saja terlepas dari jajahan kolonial, kecuali Thailand.

    ASEAN pertama kali berdiri di aula utama gedung Departemen Luar Negeri di Bangkok, Thailand.

    Kemudian, kelima menteri luar negeri mewakili Deklarasi ASEAN untuk ditandatangani. Deklarasi ASEAN ditandatangani oleh Adam Malik dari Indonesia, Tun Abdul Razak dari Malaysia, Narciso R. Ramos dari Filipina, Thanat Khoman dari Thailand, dan S. Rajaratnam dari Singapura.

    Deklarasi ASEAN merupakan suatu dokumen pendek yang berisi lima halaman. Dokumen tersebut berisi maksud serta tujuan berdirinya ASEAN.

    Pada awalnya, konsep pembentukan ASEAN timbul ketika Thailand berperan sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik antara Indonesia, Filipina, dan Malaysia terkait perselisihan tertentu. 

    Kemudian, keempat negara tersebut menyadari betapa pentingnya kerjasama regional untuk mencegah terjadinya ketidakpastian di wilayah mereka. Dengan tujuan memperbaiki hubungan dan menguatkan kawasan, mereka juga mengundang Singapura untuk ikut bergabung bersama di ASEAN.

    Apa Tujuan ASEAN Dibentuk?

    Berdasarkan konsep awal pembentukan ASEAN yang timbul ketika Thailand berperan sebagai mediator antara Indonesia, Filipina, dan Malaysia, ASEAN juga memiliki beberapa maksud dan tujuan yang lainnya.

    Apa tujuan ASEAN dibentuk yang lainnya? Berikut adalah beberapa tujuan berdirinya ASEAN:

    • Mendorong perkembangan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan di kawasan negara ASEAN melalui upaya bersama, dengan semangat kesetaraan dan persahabatan untuk memperkuat landasan sebuah masyarakat Asia Tenggara yang makmur, sejahtera, dan damai.
    • Membangun perdamaian dan stabilitas regional dengan upaya mengedepankan keadilan dan ketertiban terhadap hukum dalam hubungan antarnegara di kawasan Asia Tenggara, serta mematuhi dan mengikuti prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
    • Meningkatkan kolaborasi yang proaktif dan saling mendukung dalam isu-isu yang menjadi kepentingan bersama pada bidang sosial, ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta administrasi.
    • Memberikan bantuan dalam bentuk saran, pelatihan, dan penelitian di berbagai bidang, seperti teknik, profesi, pendidikan, dan administrasi.
    • Bekerja sama dengan lebih efektif untuk meningkatkan penggunaan sektor pertanian dan industri, memperluas perdagangan dan mempertimbangkan masalah-masalah komoditas internasional dengan lebih mendalam. Selain itu, meningkatkan infrastruktur transportasi dan komunikasi, serta meningkatkan kualitas hidup penduduk.
    • Mendorong pengkajian terkait negara di Asia Tenggara.
    • Menjaga kerjasama yang kuat dan bermanfaat dengan berbagai organisasi internasional dan regional yang memiliki tujuan yang serupa, serta mengeksplorasi segala peluang untuk bekerja sama secara erat dan dekat.

    Logo ASEAN beserta Maknanya

    Logo ASEAN
    Logo ASEAN | Sumber Gambar: Wikipedia.org

    Apa tujuan ASEAN dibentuk juga bisa dilihat dari filosofi logonya. Lantas, apa arti dan makna dari logo tersebut?

    Logo ASEAN adalah seikat padi yang berwarna kuning dengan latar belakang berwarna merah, lalu dikelilingi dengan lingkaran biru dan putih. Kemudian, terdapat juga tulisan ASEAN di bagian bawahnya.

    Logo ASEAN melambangkan kedamaian, keamanan, kestabilan, kesatuan, dinamis dan kesejahteraan. Semua elemen dan warna yang terkandung dalam logo tersebut juga memiliki arti tersendiri, yakni:

    • Seikat padi melambangkan impian para pendiri ASEAN. Selain itu, padi juga melambangkan kedamaian, keamanan, kestabilan, kesatuan, dinamis, dan kesejahteraan yang merupakan harapan negara-negara Asia Tenggara.
    • Lingkaran melambangkan persatuan negara-negara Asia Tenggara sebagai organisasi regional.
    • Warna kuning melambangkan kemakmuran.
    • Warna putih melambangkan kesucian.
    • Biru melambangkan kedamaian dan stabilitas.
    • Warna merah melambangkan keberanian dan dinamis.

    Latar Belakang Berdirinya ASEAN

    Bendera Negara ASEAN
    Bendera Negara ASEAN | Sumber Gambar: Kabar24.bisnis.com

    Apa tujuan ASEAN dibentuk? Salah satunya adalah untuk mengatasi konflik antarnegara di Asia Tenggara. Selain adanya konflik yang terjadi di antara negara ASEAN saat itu dan menjadi salah satu alasan terbentuknya ASEAN, terdapat beberapa latar belakang atau faktor pendorong kerjasama di antara negara Asia Tenggara, yakni:

    1. Persamaan Geografis

    Terdapat adanya persamaan letak negara-negara di wilayah Asia Tenggara, yaitu di antara Benua Australia dan daratan Benua Asia, dan di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.

    2. Persamaan Budaya

    Selanjutnya, terdapat persamaan budaya para penduduk Asia Tenggara yang merupakan keturunan dari ras Malayan Mongoloid. Ras Malayan Mongoloid ini mengalami perkembangan dari beberapa pengaruh budaya, seperti warna kulit, makanan, dan adat istiadat dari Arab Gujarat, India, dan Cina.

    3. Persamaan Kepentingan

    Semua negara yang tergabung di dalam ASEAN memiliki maksud dan tujuan yang sama. Apa tujuan ASEAN dibentuk? Secara umum tujuannya yaitu untuk mencapai kedamaian, keamanan, kestabilan, dan kesejahteraan di kawasan negara Asia Tenggara.

    4. Persamaan Nasib

    Selain memiliki kesamaan kepentingan, hampir semua negara di Asia Tenggara pernah menjadi jajahan negara kolonial, seperti Indonesia oleh Belanda, Malaysia dan Singapura oleh Inggris, dan Filipina oleh Spanyol dan Amerika, kecuali Thailand yang hanya terbebas dari penjajahan.

    Sudah Paham mengenai Apa Tujuan ASEAN Dibentuk?

    Itulah berbagai informasi terkait organisasi regional ASEAN dan apa tujuan ASEAN dibentuk. Selain menjalin kerjasama antarnegara di kawasan Asia Tenggara, ASEAN juga memiliki maksud dan tujuan yang lain yang tentunya bertujuan untuk meningkatkan dan menjaga kedamaian, keamanan, dan kesejahteraan di kawasan Asia Tenggara.

  • Kebijakan Publik Menurut Para Ahli: Definisi & Penjelasan Lengkap

    Kebijakan Publik Menurut Para Ahli: Definisi & Penjelasan Lengkap

    Dalam setiap lingkup masyarakat pasti ada aturan, adat, atau tradisi yang mana wujudnya adalah berupa kebijakan publik. Oleh karena itu, materi tentang kebijakan publik menurut para ahli ini harapannya akan dapat menambah ilmu dan sedikit menjawab keingintahuan kita mengenai koridor kebijakan-kebijakan publik saat ini.

    Arti dari Kebijakan

    Kebijakan publik memiliki 2 susunan kata yaitu “kebijakan” dan “publik”. Sebelum mendalami materi kebijakan publik menurut para ahli, kita perlu mengenal arti dari kata kebijakan.

    Kebijakan sendiri secara umum yaitu suatu hal atau konsep yang harus seorang atau bahkan sekelompok orang lakukan yang tujuannya untuk melalui permasalahan yang mereka hadapi.

    Konsep dan perencanaan yang telah ada tersebut memiliki batasan yang menjadi pengarah dari tindakan kedepannya. Tetap saja, pengambilan keputusan dari suatu konsep itu perlu melalui musyawarah yang telah mereka sepakati bersama.

    Kesimpulannya, kebijakan menjadi wadah pemecahan atas masalah yang ada pada suatu komunitas.

    Arti dari Publik

    Kata “publik” bisa memiliki banyak variasi karena sesuai dengan konteks yang kita bahas. Publik adalah objek yang penting dalam berbagai konteks. Seperti dalam bidang komunikasi, politik, kebijakan publik, dan kegiatan sosial lainnya.

    Berbincang
    Berbincang | Sumber: pexels.com

    Membicarakan istilah publik yang ada dalam konteks kebijakan publik menurut para ahli, tidak lain yakni merujuk kepada warga negara atau masyarakat yang menjadi sasaran atas adanya tindakan pemerintah.

    Publik memiliki peran penting serta mempunyai hak untuk mempengaruhi proses pembuatan kebijakan melalui partisipasi, penilaian, dan pendapat mereka dalam mewujudkan kebijakan-kebijakan yang ada. 

    Beberapa cara dalam menggambarkan “publik” yaitu:

    • Masyarakat umum, merupakan sekelompok individu yang memiliki beragam latar belakang, pandangan, dan kepentingan.
    • Audiens, sebutan publik dalam konteks komunikasi dan media massa.
    • Konstituen, kata ini biasa dipakai untuk kata publik dalam konteks politik.
    • Masyarakat sipil, istilah publik yang merujuk pada organisasi masyarakat non-pemerintah ini memiliki misi dalam mempengaruhi kebijakan publik, memperjuangkan hak-hak warga, atau mengejar tujuan sosial tertentu.
    • Khalayak, ada pada konteks pertunjukan atau acara-acara umum, di mana publik adalah menonton.
    • Opini publik, merujuk pada pandangan, pendapat, atau persepsi yang merupakan milik dari sebagian besar masyarakat.

    Definisi Kebijakan Publik

    Setelah memahami arti dari kata kebijakan dan publik, ketahui dulu pengertian dari kebijakan publik sebelum memasuki pembahasan kebijakan publik menurut para ahli.

    Kebijakan publik atau yang biasa dikenal dengan istilah “public policy” merupakan serangkaian hasil musyawarah berupa tindakan, keputusan, atau langkah-langkah yang telah pemerintah ambil. Bisa juga yang melakukan pengambilan keputusan musyawarah adalah lembaga pemerintahan, sebagai upaya mengatasi masalah serta isu-isu yang ada dalam masyarakat atau warga negara.

    Bentuk teori kebijakan publik biasanya memiliki tujuan untuk mencapai suatu cita-cita tertentu. Tujuan kebijakan publik pasti ada kaitannya dalam bidang kesejahteraan masyarakat, ekonomi, lingkungan, pelayanan fasilitas masyarakat atau isu-isu lain yang relevan untuk komunitas tersebut.

    Fasilitas masyarakat umum
    Fasilitas masyarakat umum | Sumber: pixabay.com

    Kebijakan publik menurut para ahli tidak lain memiliki gambaran yang luas. Poin pentingnya adalah kebijakan itu mempunyai dampak besar untuk banyak aspek kehidupan masyarakat, dan seringkali melibatkan sumber daya alam, manusia, serta cara kerja aturan.

    Definisi Kebijakan Publik Menurut Para Ahli

    Para ahli mengembangkan dari berbagai pendekatan dan teori untuk menganalisis  penjabaran dari kebijakan publik. Berikut merupakan 7 pandangan kebijakan publik menurut para ahli di bidangnya baik dari luar maupun dalam negeri:

    1. David Easton

    Easton memaparkan model teori “sistem politik” untuk menjelaskan bagaimana adanya kebijakan publik. Pada teori ini, kebijakan publik terdiri atas input (masukan) dari masyarakat, proses pembuatan kebijakan oleh pemerintah, dan output (keluaran) berupa kebijakan yang akan mempengaruhi masyarakat. 

    2. William N. Dunn

    Kebijakan publik menurut penggambarannya merupakan sebuah pola kompleks dan berdasarkan adanya pemilihan bersama yang mempunyai ketergantungan satu sama lain pada pola tersebut. Pilihan tersebut dilakukan oleh lembaga serta badan pemerintahan.

    3. Thomas R Dye

    Pada buku Understanding Public Policy tahun 1978, Dye menekankan bahwa kebijakan publik yaitu beberapa hal tentang bentuk perwujudan dan tindakan. Kebijakan publik juga bukan suatu keinginan dan pernyataan dari pejabat atau pemerintah saja.

    Selanjutnya, pilihan atas pemerintah sebagaimana memilih untuk tidak menindak sesuatu juga merupakan kebijakan publik. Mengapa begitu? Karena, hal itu sama saja dengan pilihan pemerintah ketika melakukan suatu tindakan.

    4. Charles Lindblom

    Lindblom pernah menyatakan suatu teori bernama “inkrementalisme”. Teori itu menggambarkan bahwa kebijakan publik sebagai proses yang memiliki tahapan. Perubahan yang kecil dan memiliki batas akan lebih cepat proses realisasinya daripada perubahan besar. 

    Poin yang menarik perhatiannya yaitu peran penting tokoh utama dalam mengembangkan dan melaksanakan suatu kebijakan.

    5. Kartasasmita

    Pengertian kebijakan publik menurut para ahli selanjutnya adalah berdasarkan pandangan dari Kartasasmita. Menurutnya, kebijakan publik adalah usaha memahami dan mendefinisikan hal yang pemerintah lakukan ataupun tidak. Hal tersebut tentunya mengenai suatu masalah, contohnya apa penyebab dan apa pengaruh dari masalah tersebut.

    6. Widodo

    Pendapat mengenai kebijakan publik menurut para ahli dari Widodo yaitu, dalam praktiknya, harus ada beberapa unsur pada kebijakan publik yang baik. Unsur-unsur itu adalah:

    • Suatu kebijakan selalu punya tujuan atau orientasi pada sebuah cita-cita tertentu.
    • Tiap kebijakan akan memiliki isi berupa tindakan atau konsep tindakan dari penyelenggara (pejabat pemerintahan).
    • Kebijakan merupakan hal yang memang betul-betul pengerjaannya dari pejabat pemerintah, bukan hal yang masih akan pemerintah kerjakan.
    • Suatu kebijakan publik akan mempunyai sifat positif atau “pemerintah melakukan tindakan atas suatu masalah”. Selain itu, kebijakan bisa juga mempunyai sifat negatif atau “putusan pejabat pemerintah untuk tidak menindak suatu masalah tertentu”.
    • Kebijakan publik yang memiliki sifat positif selalu atas landasan suatu perundang-undangan. Apabila seperti itu, maka peraturan tersebut sifatnya adalah memaksa (otoritatif).

    7. Said Zainal Abidin

    Tokoh Said Zainal Abidin mendefinisikan pengertian kebijakan publik adalah sesuatu  yang memiliki sifat yang strategis dan luas sehingga tidak mungkin memiliki sifat sempit dan statis. Oleh sebab itu, kebijakan publik memiliki fungsi sebagai pedoman umum dalam kebijakan serta mempunyai keputusan prioritas di bawahnya.

    Ciri Penting dari Kebijakan Publik

    Buku konstitusi
    Buku konstitusi | Sumber: istockphoto.com

    Melalui definisi kebijakan publik menurut para ahli dapat kita tarik kesimpulan bahwa kebijakan publik memiliki ciri khas penting, seperti:

    1. Masukan (input): Beberapa aspek yang mempengaruhi adanya kebijakan publik meliputi manusia sebagai tokoh utama, komunikasi, teknologi, informasi, ilmu pengetahuan, dan nilai yang ada di masyarakat.
    2. Tujuan masyarakat: Kebijakan publik yang telah menjadi rancangan memiliki tujuan serta arah dalam meningkatkan kesejahteraan atau mengatasi masalah yang dihadapi oleh tokoh pembuat kebijakan.
    3. Perangkat/alat: Proses menjalankan kebijakan publik membutuhkan tool tertentu. Bisa dalam bentuk penelitian, perencanaan, wadah musyawarah, dan kewenangan lembaga pemerintah (perundang-undangan), kemudian proses implementasi dan evaluasi.
    4. Keluaran (output): Bukti bahwa kebijakan publik bisa memiliki pengaruh signifikan untuk masyarakat, termasuk penerapan peraturan, alokasi sumber daya, dan perubahan dalam tingkah laku masyarakat.

    Sudah Paham Apa itu Kebijakan Publik Menurut Para Ahli?

    Selain kita perlu paham mengenai materi kebijakan publik menurut para ahli, penting pula untuk kita ingat bahwa kebijakan juga dapat berubah seiring pergantian zaman sebagai respons terhadap perubahan dalam masyarakat atau lingkungan bahkan politik.

    Dengan memahami apa itu kebijakan publik berdasarkan dari pandangan beberapa ahli, kita bisa sedikit lebih tahu tentang landasan dari kebijakan yang telah tersusun. Menurutmu, kebijakan publik saat ini apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi masa kini?

  • Pengertian Ketahanan Nasional: Fungsi, Jenis, dan Contoh

    Pengertian Ketahanan Nasional: Fungsi, Jenis, dan Contoh

    Dalam buku Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah, ketahanan nasional merupakan topik yang sangat umum. Namun, masih banyak orang yang masih belum mengenal mengenai hal tersebut. Artikel ini akan membantu semua orang untuk mengetahui lebih lengkap mengenai pengertian ketahanan nasional.

    Pengertian Ketahanan Nasional

    Ilustrasi Ketahanan Nasional
    (Ilustrasi Ketahanan Nasional | Sumber: pasla.jambiprov.go.id)

    Umumnya, ketahanan nasional merujuk pada kemampuan adaptif dan keberlanjutan sebuah bangsa dalam menangani serta melawan berbagai rintangan dan ancaman. Kemampuan tersebut berlaku bagi semua hal, termasuk yang datang dari dalam maupun luar negeri.

    Istilah ini bermula pada tahun 1960an. Saat itu, masih belum ada definisi yang lengkap mengenai hal tersebut. Namun pada tahun 1968, definisi mengenai istilah ini dibuat. Lalu, definisi tersebut mengalami beberapa revisi yang akhirnya bisa digunakan hingga saat ini. 

    Pengertian ketahanan nasional adalah sebuah gambaran kegigihan dan ketangguhan Indonesia dalam menangani ancaman dan tekanan, baik dari sumber eksternal maupun internal. Terutama bagi yang dapat mengancam eksistensi bangsa dan negaranya.

    Pada akhirnya, pada tahun 1969, ada beberapa definisi dari ini yang merupakan penyempurna dari definisi yang sebelumnya. Berikut penjelasannya:

    • Ketahanan nasional adalah kegigihan dan ketahanan sebuah bangsa dalam membangun dan mempertahankan kekuatan nasionalnya ketika berhadapan dengan berbagai ancaman. Ini berkaitan dari sumber eksternal atau internal, yang dapat langsung atau tidak langsung mengancam eksistensi Indonesia.
    • Ketahanan nasional menggambarkan keberanian dan ketegaran suatu bangsa dalam membangun dan menjaga kekuatannya. Terutama saat berhadapan dengan berbagai rintangan, ancaman, dan gangguan, baik dari sumber internal maupun eksternal. 

    Kedua definisi ini mewakili arti penting adanya hal ini untuk suatu bangsa. HIngga saat ini, definisi tersebut merupakan sebuah hal yang diimplementasikan dalam kehidupan bernegara.

    Fungsi Ketahanan Nasional yang Wajib Diketahui

    Ketahanan Nasional
    (Ketahanan Nasional | Sumber: liputan6.com)

    Salah satu komponen ketahanan nasional adalah pemahaman atas doktrin dasar negara. Ini penting untuk membentuk cara berpikir, bertindak, bersikap, dan bekerja yang dapat menyelaraskan upaya bangsa di tingkat lokal, internasional, dan berbagai macam cabang ilmu. 

    Doktrin ini sangat diperlukan karena untuk mencegah pemikiran yang terlalu terpaku dalam pembangunan dan mengakibatkan pemborosan waktu, tenaga, dan sumber daya. Selain itu, ketahanan ini akan selalu menjadi pondasi dasar dalam pembangunan dan berperan sebagai panduan dan tujuan.

    Dalam perkembangannya, Indonesia masih dihadapkan pada berbagai ancaman dalam aspek ketahanan nasional, baik dari internal maupun eksternal. Beberapa contoh ancaman meliputi gerakan-gerakan seperti separatisme dan terorisme, termasuk Organisasi Papua Merdeka, Gerakan Aceh Merdeka, dan sebagainya.

    Untuk menghindari hal tersebut, di suatu negara harus ada sebuah ketahanan untuk semakin maju. Berikut adalah beberapa fungsi dasar dari adanya ketahanan di suatu negara.

    1. Berperan sebagai dasar doktrin nasional sesuai dengan penjelasan sebelumnya.
    2. Menjadi landasan utama dalam pembangunan nasional.
    3. Digunakan sebagai pendekatan dalam membangun kehidupan bangsa.

    Sederhananya, konsep ketahanan nasional itu seperti pondasi yang memperkokoh dan meningkatkan kekuatan bangsa kita.

    Apa Saja Jenis Ketahanan Nasional?

    Pancasila sebagai dasar ketahanan nasional
    (Pancasila sebagai dasar ketahanan nasional | Sumber: kemenkopmk.go.id)

    Ketahanan nasional ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Berikut adalah jenis-jenisnya yang wajib diketahui.

    1. Ketahanan Ideologi

    Ketahanan ideologi merujuk pada kepercayaan mendalam bangsa Indonesia terhadap nilai-nilai Pancasila. Hal ini mencakup kemampuan untuk memperkuat dan menjaga kesatuan nasional serta mencegah pengaruh ideologi asing dan norma-norma yang bertentangan dengan karakter bangsa.

    2. Ketahanan Politik

    Ketahanan politik menggambarkan situasi politik bangsa Indonesia berdasarkan pada demokrasi politik yang berakar pada Pancasila dan UUD 1945. Ini mencakup kemampuan untuk menjaga sistem politik yang dinamis dan sehat, serta menerapkan kebijakan luar negeri yang independen dan proaktif.

    3. Ketahanan Ekonomi 

    Ketahanan ekonomi menggambarkan situasi ekonomi bangsa berdasarkan pada prinsip demokrasi ekonomi sesuai dengan Pancasila. 

    Ini termasuk kemampuan untuk menjaga kestabilan ekonomi yang sehat dan bergerak. Ketahanan ekonomi juga berkaitan dengan kapabilitas untuk membangun kemandirian ekonomi dengan kompetisi yang kompetitif dan mendorong kemakmuran yang adil bagi seluruh rakyat.

    4. Ketahanan Sosial Budaya

    Ketahanan sosial budaya menggambarkan kondisi kehidupan sosial dan budaya bangsa yang terefleksikan melalui karakter nasional berdasarkan Pancasila. Ini mencakup kemampuan untuk membina dan memajukan kehidupan sosial budaya masyarakat Indonesia yang memiliki iman, ketakwaan, kesatuan, dan patriotisme.

    Selain itu, ia dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan dalam harmoni dan memiliki kapabilitas untuk menolak pengaruh budaya asing yang tidak sejalan dengan budaya nasional.

    5. Ketahanan Pertahanan Keamanan

    Ketahanan pertahanan keamanan menggambarkan kemampuan bangsa dalam menangkal ancaman, berdasarkan kesadaran bela negara yang semua rakyat wajib miliki.

    Ini termasuk kemampuan untuk menjaga kestabilan pertahanan dan keamanan yang dinamis, melindungi pembangunan serta hasilnya, serta mempertahankan kedaulatan negara dan menolak berbagai bentuk ancaman.

    Beberapa Contoh dari Ketahanan Nasional

    Berikut adalah beberapa contoh dari ketahanan nasional yang ada dan terjadi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

    1. Berlakunya Hukum yang Tegas dan Adil

    Negara harus menegakkan hukum dengan ketat dan adil untuk memperkuat ketahanan nasional terhadap ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri. 

    Jika hukum diterapkan secara adil tanpa diskriminasi, maka rakyat akan patuh dan menghargai hukum, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kehidupan bernegara.

    2. Karakter Generasi Muda yang Semakin Kuat

    Evolusi dan transformasi seringkali memberikan dampak pada generasi muda. Namun, tren yang berlangsung tak selalu sejalan dengan norma dan standar di Indonesia. Oleh karena itu, menguatkan karakter generasi muda dan mendorong kebijaksanaan mereka dalam merespons perubahan adalah langkah yang penting.

    3. Sistem Perekonomian yang Teratur

    Pemerintah perlu menyusun regulasi terkait perekonomian nasional, terutama jika berkaitan dengan kepentingan publik, seperti pengelolaan sumber daya di negara ini. Misalnya, mengelola kekayaan alam dengan bijak demi menjamin kesejahteraan bagi seluruh penduduk Indonesia.

    4. Keamanan Lingkungan yang Terjaga

    Salah satu bentuk ketahanan nasional yang bisa kamu lihat sehari-hari adalah keamanan di sekitar lingkungan tempat tinggal. Misalnya, dengan segera memberitahu RT/RW saat melihat sesuatu yang tidak biasa untuk menghindari tindakan kriminal, seperti pencurian, perampokan, atau pungutan liar.

    5. Pengelolaan Masalah Kependudukan yang Baik

    Pemerintah harus mengelola masalah kependudukan dengan baik. Jika hal tersebut tidak terjadi, maka bisa memicu berbagai masalah negara, termasuk pengangguran, kekerasan, pemberontakan, dan isu-isu lain yang mengancam ketahanan nasional.

    Ciri-ciri dari Ketahanan Nasional

    Ciri-ciri ketahanan nasional yang paling utama adalah adanya sebuah kondisi yang akhirnya menjadi sebuah syarat bagi semua negara berkembang. Hal tersebut juga akan berfokus untuk mempertahankan keberlangsungan hidup dan perkembangan warga dalam mengembangkan kehidupan. 

    Ciri yang lainnya adalah adanya sebuah solusi dan keinginan untuk mengatasi berbagai macam tantangan dan hambatan yang membahayakan kelangsungan hidup bernegara. Tantangan tersebut bisa berasal dari dalam maupun luar negeri, secara langsung atau tidak langsung.

    Ketahanan nasional juga berdasarkan metode astagatra. Astagatra sendiri merupakan sebuah model perangkat hubungan berbagai bidang dalam kehidupan manusia.

    Astagatra ini terdiri dari tiga aspek penting, yaitu kependudukan, kekayaan alam, dan lima aspek lainnya. Lima aspek ini bernama pancagatra yang meliputi politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.

    Selain itu, istilah ini juga mengacu pada wawasan nasional. Hal tersebut merupakan suatu pandangan bangsa Indonesia pada diri sendiri dan lingkungan berdasarkan pada UUD 1945 dan Pancasila.

    Wawasan nasional ini juga diselenggarakan secara realistis dengan kepercayaan yang kuat pada diri sendiri. Sehingga, wawasan nasional bisa disebut juga landasan dari hal ini.

    Baca Juga : 18 Penerapan Contoh Nilai Persatuan serta Manfaat & Faktornya

    Sudah Paham tentang Pengertian Ketahanan Nasional?

    Sesuai dengan penjelasan di atas, pengertian ketahanan nasional adalah sebagai peran yang sangat penting dalam kehidupan bernegara. Dalam hal tersebut, negara bisa mengembangkan kekuatan nasional dengan meningkatkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat. 

    Namun, masyarakat dan negara harus bekerjasama untuk melakukannya, demi Indonesia yang lebih maju. Jadi, apakah kamu sudah siap memperkuat ketahanan negara dari ancaman internal dan eksternal?

  • Mari Mengenal 10 Daerah Penghasil Minyak di Indonesia

    Mari Mengenal 10 Daerah Penghasil Minyak di Indonesia

    Tahukah kamu, mana saja daerah penghasil minyak di Indonesia? Faktanya, hasil minyak bumi dari berbagai daerah tersebut turut berperan besar dalam dinamika perekonomian negara ini. Mana sajakah daerah itu? Temukan jawabannya lewat ulasan dalam artikel ini, yuk!

    Berkenalan dengan 10 Daerah Penghasil Minyak di Indonesia

    Sejumlah daerah di Indonesia mempunyai kilang minyak atau pabrik yang mengelola minyak dan gas bumi. Beberapa di antaranya juga merupakan salah satu kilang minyak terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Inilah daftar daerah-daerah tersebut. 

    1. Cilacap, Jawa Tengah

    Kilang Cilacap
    Kilang Cilacap | Kompas.com

    Daerah Cilacap memang cukup terkenal karena memiliki pabrik minyak bumi terbesar di Indonesia. Kilang minyak Cilacap atau Refinery Unit IV Cilacap merupakan merupakan salah satu dari 7 Refinery Unit oleh PT Pertamina dan mempunyai sarana dan fasilitas yang lengkap. 

    Lokasinya yang strategis membuat kilang minyak Cilacap berhasil memasarkan produk ke seluruh Indonesia. Distribusi produk dari kilang minyak ini memasok kebutuhan BBM nasional sebesar 34%, dan 60% kebutuhan BBM di Pulau Jawa . 

    Kilang minyak Cilacap memiliki kapasitas distribusi mencapai 348.000 barel per hari (mbsd). Jumlah tersebut membuat kilang minyak ini menjadi salah satu pabrik minyak terbesar se-Asia Tenggara. 

    Produk olahan dari kilang minyak ini antara lain: Premium, Kerosin, Solar, Dexlite, Pertamax, Minyak Diesel, Avtur, LSWR, Naphta, dan produk non-BBM, seperti aspal dan LPG. Tidak cuma itu, tetapi pada tahun 2022, Kilang minyak Cilacap juga telah memproduksi LPG mencapai kapasitas 318 mtpa (metrik ton per tahun).

    2. Balikpapan, Kalimantan Timur

    Daerah penghasil minyak di Indonesia berikutnya adalah Balikpapan. Kota ini memiliki kilang minyak yang tak kalah besar dengan Cilacap. Kilang minyak Balikpapan juga menjadi yang terbesar kedua setelah Cilacap di Indonesia. 

    Kilang ini adalah Refinery Unit V dari PT Pertamina dan banyak berperan dalam memasok kebutuhan BBM untuk Indonesia bagian timur.

    Pabrik ini telah beroperasi sejak 1992 serta memasok 26% kebutuhan BBM Indonesia. Lokasi kilang ini strategis, dan dilengkapi sarana distribusi yang baik seperti, pipa distribusi, kapal tanker, dan transportasi darat. 

    Oleh sebab itu, kilang minyak Balikpapan dapat mendistribusikan produk ke sebagian besar Indonesia bagian timur.

    Kapasitas produksi kilang minyak Balikpapan saat ini adalah 260 ribu barel per hari/bph (MBSD/Miles or thousand Barrels per Stream Day). Produk yang mereka buat antara lain, premium, pertamax, solar, avtur, hingga LPG.

    Pada tahun 2024, kilang minyak Balikpapan menargetkan untuk memproduksi dengan kapasitas 360 ribu bph. Target tersebut merupakan salah satu proyek ekspansi atau upgrading melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). 

    Proyek tersebut mendapat pendanaan dari Export Credit Agency seperti KEXIM, K-SURE, US EXIM dan SACE. Selain itu, 22 institusi perbankan juga ikut mendanai proyek ini. Jika proyek ini berhasil, maka kilang minyak Balikpapan akan memiliki kapasitas produksi yang lebih besar dari kilang minyak Cilacap.

    3. Palembang, Sumatera Selatan

    Kilang Plaju
    Kilang Plaju | Pertamina.com

    Palembang, Sumatera Selatan adalah salah satu daerah penghasil minyak di Indonesia. Di bawah naungan PT Pertamina, Refinery Unit III Plaju terletak di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kilang minyak Plaju adalah salah satu kilang minyak yang tertua di Indonesia. 

    Terdapat dua lokasi untuk pabrik kilang di Palembang ini, yaitu kilang Plaju dan kilang Sungai Gerong. Kedua area ini dipisahkan oleh Sungai Komering. Kilang Plaju berada di sisi barat Sungai di Kecamatan Plaju. Lalu, kilang Gerong berada di sisi timur Sungai Komering di Desa Sungai Gerong, Kecamatan Banyuasin.

    Meskipun merupakan salah satu kilang yang tertua di Indonesia, tetapi kilang Plaju/Gerong mampu melakukan produksi dengan kapasitas hingga 127.300 bph. Produksi kilang ini adalah mengolah minyak mentah menjadi produk jadi. 

    4. Dumai, Riau

    Riau mempunyai kilang minyak yang juga merupakan Refinery Unit II dari PT Pertamina. Kilang minyak yang terletak di Kota Dumai ini juga sering disebut dengan kilang Putri Tujuh atau kilang Sungai Pakning. 

    Salah satu daerah penghasil minyak di Indonesia ini terletak di Jalan Raya Kilang Putri Tujuh, Tanjung Palas, Kota Dumai, Provinsi Riau. Pabrik ini juga merupakan salah satu kilang terbesar keempat di Indonesia. 

    Kilang minyak Putri Tujuh memiliki kapasitas produksi hingga 177 ribu barel per hari. Dari produksi itu, pabrik ini menghasilkan berbagai jenis produk, seperti produk BBM dan non-BBM. 

    Kilang ini telah beroperasi dari tahun 1971 dan masih aktif hingga sekarang. Hasil produksi dari kilang ini telah didistribusikan ke seluruh Indonesia dan mancanegara.

    5. Balongan, Jawa Barat

    Kilang Balongan
    Kilang Balongan | Pertamina.com

    Kilang Balongan merupakan kilang minyak terbesar kelima di Indonesia. Pabrik ini adalah unit ke 6 dari 7 unit dari PT Pertamina dan berada di Indramayu, Jawa Barat. Selain itu, wilayah operasional kilang ini berada di Balongan, Mundu, dan Salam Darma.

    Kegiatan bisnis kilang Balongan adalah mengolah minyak mentah (crude oil) menjadi produk-produk BBM, Non-BBM, dan petrokimia. Sementara itu, kapasitas produksi pabrik ini bisa mencapai 125 ribu barel per hari (MBSD). 

    Keberadaan kilang minyak ini tidak hanya mengembangkan bisnis PT Pertamina, tetapi juga membantu perekonomian Indonesia. Meskipun terbilang baru, Kilang Balongan telah memiliki teknologi terkini dalam produksinya. Kondisi ini membuat kilang ini menjadi pabrik minyak bumi yang paling modern di Indonesia. 

    6. Kasim, Papua Barat

    Kasim adalah daerah penghasil minyak di Indonesia dari bagian timur Indonesia. Kilang minyak Kasim berdiri pada tahun 1997 dan menjadi Refinery Unit VII dari PT Pertamina yang berberlokasi di Desa Malabam, Kecamatan Seget, Sorong, Papua. 

    Pabrik ini juga terletak bersebelahan dengan Kasim Marine Terminal (KMT) Petrochina. 

    Sebelum kilang Kasim berdiri, pasokan BBM di daerah Indonesia timur banyak bergantung pada kilang Balikpapan. Tujuan pendirian kilang ini tak lain adalah untuk memenuhi kebutuhan BBM dan non-BBM untuk masyarakat Papua dan sekitarnya.

    Dalam masa produksinya, kilang Kasim telah memproduksi hingga kapasitas 10.000 barel per hari. Produksi ini membantu memenuhi kebutuhan BBM Indonesia hingga 15% terutama untuk daerah Papua dan Maluku.

    7. Cepu, Jawa Tengah 

    Kilang Cepu
    Kilang Cepu | ppsdmmigas.esdm.go.id

    Cepu merupakan salah satu daerah penghasil minyak di Indonesia yang mempunyai kilang minyak tertua. Pabrik ini didirikan oleh perusahaan Belanda, De Dordtsche Petroleum Maatschappij pada tahun 1893. Itu berarti pabrik ini merupakan pabrik yang tertua di Indonesia setelah kilang Pangkalan Brandan dan kilang Wonokromo. 

    Meskipun demikian, kilang yang berlokasi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini  masih aktif dan memiliki kapasitas produksi hingga 3,8 ribu barel per hari. 

    Saat ini, Kilang Cepu tidak hanya beroperasi sebagai produsen minyak bumi tapi juga tempat pelatihan sumber daya manusia, dan telah mendapatkan sertifikasi di sektor Minyak dan gas bumi. Wajar saja jika kilang Cepu banyak menyumbang pasokan sumber daya manusia untuk sektor industri terkait. 

    8. Tuban, Jawa Timur 

    Tuban memiliki sumber daya minyak yang melimpah. Kilang Tuban ini merupakan proyek kilang minyak baru milik PT Kilang  Pertamina Internasional (KPI) dan dikelola oleh PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). 

    Pemerintah juga merencanakan kilang Tuban dalam proyek “New Grass Root Refinery and Petrochemical” (NGRR). Jika proyek ini berhasil, kilang Tuban diharapkan bisa memproduksi BBM sekitar 12,8 juta kilo liter per tahun .

    Pertamina, melalui KPI, memiliki kepemilikan saham sebesar 55%, bersama dengan investor Rusia, Rosneft yang memiliki saham 45% untuk kilang Tuban. Namun sayang, proyek ini mengalami kendala karena konflik perang Rusia–Ukraina.

    9. Brandan, Sumatera Utara

    Daerah penghasil minyak di Indonesia selanjutnya adalah Brandan, Sumatera Utara. Kilang ini berlokasi di kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berjarak sekitar 80 km dari Kota Medan. 

    Belanda mendirikan kilang minyak ini pada tahun 1892 dan menjadi salah satu kilang tertua, setelah kilang Wonokromo di Surabaya yang berdiri pada tahun 1889. Namun, kilang ini lebih populer ketimbang Wonokromo karena merupakan kilang pertama Indonesia yang berhasil melakukan ekspor. 

    Di samping itu, Kilang Brandan juga jadi saksi sejarah dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pasalnya, pabrik ini mengalami aksi bumi hangus kilang sebagai bentuk perlawanan melawan Belanda, tepatnya pada Agresi Militer Belanda I di tahun 1947 dan Agresi Militer Belanda II pada tahun 1948.

    Kilang ini berhenti beroperasi pada tanggal 7 Maret 2007. Habisnya pasok minyak di dalam perut bumi di Pangkalan Brandan menjadi penyebab utama tutupnya pabrik ini.

    10. Surabaya, Jawa Timur

    Kilang Wonokromo
    Kilang Wonokromo | Kompasiana.com

    Tahukah kamu bahwa Surabaya menjadi daerah penghasil minyak di Indonesia yang pertama dan tertua di Indonesia? Sama seperti kilang Pangkalan Brandan dan kilang Cepu, kilang Surabaya atau kilang Wonokromo, Belanda pula lah yang mendirikan pabrik kilang minyak ini pada tahun 1889. 

    Sejarawan mengungkapkan bahwa kilang Wonokromo itu tidak besar, tapi punya pemasaran yang baik. Bahkan, pembeli datang sendiri dengan membawa kaleng bekas produk Amerika sebagai kemasan.

    Kilang ini juga pernah mengalami pengeboman oleh Sekutu. Pada akhirnya, kilang ini berhenti beroperasi pada tahun 1950 karena mengalami penurunan produksi. 

    Sudah Tahu Dengan Daerah Penghasil Minyak di Indonesia?

    Sebagian daerah seperti di Cilacap menjadi daerah penghasil minyak di Indonesia dengan kapasitas yang paling besar. Di sisi lain, Cepu menjadi daerah kilang minyak tertua dan masih aktif, meskipun lebih banyak beroperasi sebagai lembaga pelatihan. 

    Walaupun ada beberapa kilang yang sudah berhenti beroperasi, tetapi  kilang-kilang di berbagai daerah tersebut telah turut berperan besar dalam memutar roda ekonomi negara dan memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak di Indonesia.

  • Politik Aliran: Pengertian, Ciri, Faktor, dan Perkembangannya di Indonesia

    Politik Aliran: Pengertian, Ciri, Faktor, dan Perkembangannya di Indonesia

    Isu-isu politik memang selalu menarik untuk dikulik, salah satunya adalah politik aliran. Jenis politik yang satu ini kerap kali terbentuk karena adanya persamaan aliran; mulai dari agama, kelompok masyarakat, suku, atau kepercayaan. Maka dari itu, jenis politik ini sering disebut sebagai sektarian dalam kajian ilmu sosiologi. 

    Ingin tahu lebih lanjut tentang politik sektarian? Mari simak informasi selengkapnya dari ulasan berikut ini! 

    Mengenal Apa Itu Politik Aliran dan Contoh Konkritnya 

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, sektarian adalah salah satu jenis gagasan politik yang menganut paham aliran yang sama. Sampai saat ini, politik sektarian masih terus berkembang di Indonesia. 

    Beberapa partai politik terkenal menganut paham politik ini. Bahkan, terang-terangan menargetkan kelompok tertentu untuk mengembangkan tujuan politisnya. 

    Partai politik (parpol) yang menganut sektarian juga dikenal memiliki massa pendukung fanatik. Kondisi ini tentu akan memberi keuntungan bagi partai politik tersebut dalam kontestasi demokrasi seperti pemilu (pemilihan umum). 

    Beberapa contoh parpol yang terkenal menganut politik sektarian di antaranya adalah PKB, aliran Sunni dan Syiah, hingga PKI yang telah dibubarkan oleh pemerintah Indonesia. 

    Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, politik aliran telah memberi warna lain bagi kancah perpolitikan di tanah air. 

    Ciri-ciri Politik Aliran, Ada Apa Saja?  

    Partai politik yang menganut paham sektarian biasanya identik dengan ciri-ciri tertentu. Kamu bisa memahami lebih dalam tentang empat karakteristiknya lewat uraian di bawah ini. 

    Partai Politik Sektarian
    Partai Politik Sektarian | Sumber gambar: ElangNews.com

    1.  Menentukan Pilihan sesuai Ormas yang Diikuti 

    Setiap kali menjelang pemilu, cukup banyak politisi yang mempraktikkan politik sektarian untuk menjangkau suara publik. Akibatnya, sebagian masyarakat sering terjebak pada pilihan politik yang tidak sesuai dengan nuraninya karena pengaruh pihak tertentu. 

    Umumnya, anggota-anggota kelompok ormas sering menjadi target dari praktik politik seperti ini, agar anggota-anggota ormas memilih parpol yang beraliran sama dengan ormas tersebut.  

    2. Menjalin Afiliasi dengan Sebuah Organisasi  

    Pada umumnya, partai politik (parpol) berhubungan erat dengan organisasi dari sebuah negara. Oleh sebab itu, organisasi negara kerap kali memiliki tujuan politis yang sama dengan partai politik. 

    Walaupun Anda tidak bisa menggeneralisasi pernyataan ini untuk semua parpol, tetapi tidak jarang pendirian organisasi tersebut semata-mata bertujuan untuk memberi ruang bagi para anggotanya berkarir di dunia politik. 

    Parpol yang menganut politik aliran pasti identik dengan identitas tokoh-tokoh dominannya. Terlebih lagi, tokoh ini akan dikenal sebagai identitas dari sebuah parpol yang dibentuk. 

    3. Dukungan Berasal dari Suku Tertentu

    Politik sektarian sering memanfaatkan persamaan latar belakang suku untuk mendapatkan simpati. Dengan begitu, parpol semacam ini mudah mendapatkan dukungan publik, terutama dari kelompok-kelompok suku yang sama. 

    Pasalnya, ikatan solidaritas yang dimiliki oleh kelompok suku tertentu bisa menjadi daya tarik bagi seseorang untuk terjun ke ranah politik. Contoh kelompok suku di Indonesia yang terkenal memiliki kekuatan politik sektarian adalah Papua dan Aceh. 

    4. Menentukan Pilihan Berdasarkan Pengaruh Tokoh Ormas  

    Penganut paham sektarian juga identik dengan pilihannya yang mudah dikontrol oleh oknum-oknum tertentu. Kerap kali pendukung parpol tersebut menentukan pilihannya berdasarkan pengaruh dari seorang tokoh ormas, bukan berdasarkan hati nuraninya. 

    Maka, paham politik semacam ini telah menyuburkan bentuk-bentuk praktik primordialisme yang dapat menghambat demokrasi suatu negara. 

    Faktor-faktor Apa Saja yang Menyebabkan Munculnya Politik Aliran? 

    Rapat Partai Politik
    Rapat Partai Politik | Sumber gambar: Kompas.com

    Menurut sejarah, istilah politik sektarian pertama kali diperkenalkan oleh seorang peneliti bernama Clifford Geertz. Selama puluhan tahun, paham politik ini telah berkembang luas di Indonesia. Lantas, apa faktor penyebabnya? Yuk, simak! 

    1. Adanya Target Tujuan yang Harus Dicapai

    Setiap organisasi politik pasti memiliki tujuan politiknya masing-masing, baik secara internal maupun eksternal. Tujuan politik akan ditentukan oleh para anggota dan pejabat partai yang sedang bertugas.  

    Biasanya, tujuan tersebut masih berkaitan dengan visi dan misi partai politik, sehingga lebih condong pada suatu aliran tertentu. Itulah yang menyebabkan politik sektarian tumbuh subur di Indonesia. 

    2. Adanya Kepentingan Politik dari Organisasi 

    Belakangan, organisasi sosial mulai merambah ke dunia politik dengan mendirikan partai politiknya sendiri. Umumnya, organisasi semacam ini akan condong pada pemahaman politik aliran. 

    Tujuannya apa lagi, kalau bukan untuk meraup suara mayoritas demi mencapai kepentingan organisasi. Praktik politik semacam ini yang membuat sektarian populer dipakai oleh berbagai parpol di Indonesia. 

    3. Peluang untuk Memetakan Basis Dukungan

    Kondisi geografis yang luas menjadi salah satu faktor mengapa praktik sektarian berkembang luas di Indonesia. Oleh sebab itu, politik sektarian juga disinyalir muncul akibat adanya peluang untuk memetakan basis dukungan publik.

    Wilayah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke kerap kali dimanfaatkan oleh partai politik untuk mengotak-ngotakkan pemilih, sehingga rawan memicu perpecahan. 

    Apa Dampak Perkembangan Politik Aliran di Indonesia? 

    Hadirnya paham politik sektarian telah memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap perkembangan politik di Indonesia. Seberapa besar dampaknya bagi dunia politik saat ini? Berikut ulasannya! 

    Pendukung Fanatik
    Pendukung Fanatik | Sumber gambar: DW.com

    1. Memberi Edukasi Politik Melalui  Kelompok Tertentu

    Selama ini, politik sektarian sering dipandang secara negatif oleh sebagian masyarakat. Padahal, paham politik ini tidak melulu memberikan dampak buruk bagi perkembangan politik di Indonesia. 

    Faktanya, parpol penganut sektarian mampu memberikan edukasi politik kepada masyarakat melalui komunitas dan kelompok tertentu. Dengan demikian, masyarakat justru dapat lebih mengenal dan memahami politik praktis di sekitar mereka. 

    2. Meningkatkan Ikatan Solidaritas antar Sesama Pendukung Parpol  

    Munculnya politik aliran ternyata juga mampu meningkatkan rasa solidaritas di antara pendukung parpol. Parpol yang berafiliasi dengan organisasi besar akan lebih mudah bertahan daripada parpol yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun. 

    Mengapa begitu? Salah satu alasannya adalah adanya persamaan. Parpol yang menjalin hubungan erat dengan organisasi besar akan mendapatkan lebih banyak dukungan dari kedua belah pihak. Sebaliknya, parpol yang tidak menjalin kerja sama dengan organisasi besar, tentu akan kehilangan banyak dukungan. 

    Oleh sebab itu, adanya afiliasi dalam budaya politik sektarian telah menciptakan sistem dukungan yang solid.  

    3. Menarik Minat Masyarakat Terhadap Politik Aliran

    Parpol membutuhkan tenaga-tenaga relawan untuk keperluan kaderisasi atau menghimpun dukungan politik menjelang pemilu agar dapat mencapai tujuan politik mereka. Lalu, partai politik melakukan pembinaan pada calon kader untuk memperkenalkan seluk-beluk dunia politik.  

    Umumnya, pengkaderan lebih banyak terjadi pada anggota-anggota kelompok yang sudah berafiliasi dengan parpol tersebut. Namun, tidak menutup kemungkinan bila pengkaderan dilakukan pada masyarakat umum, seperti Anda. 

    Dengan demikian, pengkaderan semacam ini telah menumbuhkan minat masyarakat untuk ikut berkontribusi di ranah politik. 

    4. Rentan Memicu Konflik Antar Suku 

    Seperti yang Anda tahu, politik aliran mengusung paham persamaan, sehingga lazim untuk mendukung parpol dengan latar belakang suku, agama, atau kepercayaan yang sama. 

    Namun, adanya perbedaan aliran parpol justru menjadi pemicu timbulnya konflik antara suku minoritas dengan suku mayoritas. Tidak jarang konflik semacam ini bisa menimbulkan perpecahan dan peperangan. 

    5. Menciptakan Fanatisme 

    Sayangnya, politik aliran juga telah menimbulkan dampak negatif di masyarakat, salah satunya adalah dengan menciptakan fanatisme pada satu parpol tertentu. Fanatisme semacam ini tentu tidak baik bagi perkembangan politik di Indonesia. 

    Mengapa? Pasalnya, mendukung secara berlebihan salah satu tokoh atau parpol justru akan menimbulkan budaya politik yang tidak sehat. Akhirnya, praktik politik akan mudah dipengaruhi oleh kekuasaan yang lebih dominan.  

    6. Membentuk Perilaku Rasis dan Diskriminatif 

    Dampak negatif lain dari perkembangan politik sektarian lainnya adalah terbentuknya perilaku rasis dan diskriminatif di antara para anggota parpol. Perilaku semacam ini jelas tidak terpuji, dan cenderung menimbulkan perpecahan maupun konflik.  

    Apabila parpol penganut paham sektarian masih melazimkan budaya rasisme dan diskriminatif semacam ini, perkembangan politik dan demokrasi di tanah air tentu saja akan terganggu. 

    Mengapa Anda Harus Mempelajari Politik Aliran? 

    Walaupun Anda bukan mahasiswa dari jurusan ilmu politik, tetapi tidak ada salahnya untuk mempelajari paham-paham politik seperti politik aliran. Dengan demikian, wawasan Anda tentang praktik politik di tanah air akan lebih terbuka luas. 

    Mempelajari politik sektarian juga dapat mencegah Anda dari rasa fanatisme yang berlebihan, perilaku rasis dan diskriminatif, atau berkonflik dengan orang lain. 

    Di samping itu,  paham politik sektarian juga dapat menciptakan rasa solidaritas yang tinggi, menumbuhkan minat belajar politik, serta mengedukasi masyarakat tentang politik praktis. 

  • 20 Contoh Tenaga Kerja Terlatih dan Kualifikasinya, Lengkap!

    20 Contoh Tenaga Kerja Terlatih dan Kualifikasinya, Lengkap!

    Tenaga kerja terlatih merupakan aset yang sangat berharga untuk perkembangan perekonomian negara. Sebab, mereka mempunyai keterampilan dan pengetahuan masing-masing sesuai posisi dalam berbagai industri. Artikel ini membahas contoh tenaga kerja terlatih beserta kualifikasinya secara lengkap. 

    20 Contoh Tenaga Kerja Terlatih

    Mengetahui contoh tenaga kerja terlatih akan memudahkan Anda untuk menyesuaikan kualifikasi tenaga kerja sesuai keinginan. Berikut 20 tenaga kerja terlatih beserta kualifikasinya yang sangat penting untuk menjadi referensi bagi Anda, yaitu:

    1. Sopir

    Sopir
    Sopir | Sumber Gambar: Pexels.com

    Sopir menjadi contoh tenaga kerja terlatih yang pertama. Pekerjaan ini tentu sudah tidak asing bagi kita mengingat ada banyak orang yang menyandang profesi tersebut atau bahkan menggunakan jasanya. 

    Sopir terbagi menjadi beberapa jenis seperti sopir taksi, sopir truk, sopir pribadi, dan lain sebagainya.

    Untuk kualifikasi sopir, tentu wajib memiliki SIM sesuai kendaraannya. Selain itu, butuh juga catatan berkendara yang baik, pengalaman mengemudi yang baik, dan mengetahui tentang peraturan lalu lintas. 

    2. Penjahit

    Penjahit
    Penjahit | Sumber gambar: Pexels.com

    Penjahit berbeda dengan seorang desainer pakaian. Tugas utama seorang penjahit adalah menyatukan bahan mentah atau kain sesuai dengan desain yang ada menggunakan alat hingga menjadi pakaian siap pakai. 

    Untuk menjadi seorang penjahit, sebenarnya tidak membutuhkan pendidikan khusus. Namun, ada pelatihan yang bisa Anda ikuti. 

    Sebab ada kualifikasi yang harus Anda perhatikan yakni tentang pengalaman, sertifikas pelatihan dan tentunya kemampuan yang memadai agar hasilnya pun maksimal.

    3. Chef

    Chef
    Chef | Sumber gambar: Pexels.com

    Chef atau juru masak merupakan pekerja yang memiliki peran penting dalam industri kuliner. Sebab, industri kuliner menjual makanan sebagai produk utama. 

    Jika rasanya tidak enak, orang pasti enggan untuk membelinya. Maka dari itu ada spesifikasi khusus untuk tenaga kerja terlatih ini.

    Spesifikasi tersebut diantaranya, pendidikan atau pelatihan, pengalaman kerja, keterampilan kuliner, pengetahuan tentang bahan-bahan dapur, kreativitas dan sehat.

    4. Tukang Bangunan

    Tukang Bangunan
    Tukang Bangunan | Sumber Gambar: Pexels.com

    Contoh tenaga kerja terlatih berikutnya adalah tukang bangunan. Semewah apapun rumah tidak akan direalisasikan, apabila tidak dikerjakan oleh tukang bangunan profesional. 

    Meski selama ini pekerjaan tersebut tidak cukup memiliki value di mata masyarakat, nyatanya tidak semua orang mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

    Ada beberapa kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi tukang bangunan. Diantaranya yakni pelatihan, pengalaman, pengetahuan teknis, keselamatan kerja, keterampilan, keuletan, dan kemampuan dalam menggunakan peralatannya. Sedangkan, untuk pendidikan formal tidak terlalu dibutuhkan.

    5. Montir

    Montir
    Montir | Sumber gambar: Pexels.com

    Sama seperti tukang bangunan, profesi montir kebanyakan tidak membutuhkan pendidikan formal yang spesifik. Lulus SMK/SMA bisa langsung terjun asalkan mau belajar dan berkompeten.

    Untuk menggeluti bidang ini, Anda harus memiliki pengalaman kerja yang memadai, pengetahuan dalam reparasi kendaraan, pengetahuan tentang perlengkapan otomotif dan lain sebagainya.

    6. Tukang Potong atau Cukur

    Tukang potong rambut atau tukang cukur sepertinya juga bukan termasuk profesi yang umum kita temui di tengah masyarakat. 

    Kalau diperhatikan pekerjaan, ini tak sulit karena bahkan yang dilakoninya tak membutuhkan pendidikan formal khusus. Namun, jangan salah karena tukang cukup termasuk contoh tenaga kerja terlatih.

    Tukang cukur harus memiliki keterampilan dalam mencukur atau memotong rambut, kreativitas, komunikasi, kualitas, dan kemampuan manajemen waktu yang baik. Rambut adalah mahkota. Jika tidak bisa memuaskan customer, mereka tidak akan pernah kembali lagi menggunakan jasa Anda.

    7. Pengrajin Kayu

    Pengrajin kayu adalah orang-orang yang memiliki tugas untuk memodifikasi kayu utuh atau mentah menjadi barang-barang siap pakai seperti almari, meja, kursi, dan lain sebagainya. 

    Hasil karya mereka akan menentukan jumlah penghasilan. Semakin bagus dan rapi maka semakin mahal pula harganya.

    Adapun untuk menjadi pengrajin kayu dibutuhkan kualifikasi seperti keterampilan memahat, pengetahuan tentang jenis-jenis kayu, manajemen waktu, disiplin, kreativitas, kerapian, dan membuat model. Jadi, tak mudah ya!

    8. Ahli Mekanik

    Ahli Mekanik
    Ahli Mekanik | Sumber Gambar: Pexels.com

    Ahli mekanik merupakan professional yang mempunyai pengetahuan mendalam pada aspek perbaikan, pemeliharaan, hingga perawatan terhadap mesin ataupun peralatan mekanik.

    Beberapa perusahaan besar memberikan standar kualifikasi pendidikan bagi setiap pelamar seperti S1 Teknik Mesin. Namun, ada pula yang menargetkan SMK Teknik sudah bisa bekerja. Jadi, tergantung bagaimana perusahaan mencari kandidat terbaiknya.

    Namun pendidikan formal saja tidak cukup untuk menjadi ahli mekanik profesional. Melainkan, juga harus ada pengetahuan atau wawasan khusus, keterampilan, kemampuan diagnosis, kemampuan analisis, penggunaan alat, dan tentunya pengalaman.

    9. Tukang Pijat

    Tukang Pijat
    Tukang Pijat | Sumber gambar: Pexels.com

    Tahukah Anda bahwa tukang pijat termasuk contoh tenaga kerja terlatih yang sampai saat ini masih laris di pasaran? Tanpa mengerti teknik pijat yang tepat, profesi ini tidak bisa Anda jalankan.

    Maka dari itu, biasanya tukang pijat adalah orang-orang yang memiliki keterampilan khusus dalam memijat anggota tubuh dengan teknik tertentu. 

    Keterampilan tersebut ini bisa mereka dapatkan melalui pelatihan atau kursus bisa juga mendapatkan ilmu dari nenek moyang alias turun temurun.

    10. Penulis Buku atau Artikel

    Penulis Buku/Artikel
    Penulis Buku/Artikel | Sumber gambar: Pexels.com

    Pekerjaan content writer cukup trend di era modern seperti sekarang ini. Banyak perusahaan yang membutuhkan jasa mereka untuk mengisi situs resminya. 

    Namun, untuk menjadi content writer ada beberapa spesifikasi yang harus Anda penuhi. Diantaranya, memiliki kemampuan dalam menyusun kata, analisis, wawasan yang luas, tekun, manajemen waktu, editorial, teliti, dan paham struktur kalimat yang sesuai dengan kaidah KBBI.

    11. Petugas Keamanan

    Petugas Keamanan
    Petugas Keamanan | Sumber gambar: Pexels.com

    Petugas keamanan merupakan profesi yang mengharuskan individu untuk memastikan keamanan dan keselamatan di berbagai lingkungan. Butuh orang-orang yang andal dan berjiwa kuat agar bisa bertahan dengan profesi ini. 

    Adapun kualifikasi yang dibutuhkan yaitu memiliki kemampuan yang bagus dalam pengawasan, sertifikat khusus untuk petugas keamanan, kemampuan komunikasi, keterampilan fisik, etika, dan pendidikan tambahan seperti cardiopulmonary resuscitation (CPR).

    12. Desainer Grafis

    Desainer grafis merupakan contoh tenaga kerja terlatih yang job desk utamanya membuat ilustrasi, fotografi, grafis, dan lain sebagainya.

    Seorang graphic designer wajib memiliki kemampuan untuk menciptakan konsep visual secara manual atau menggunakan software komputer.

    Sebenarnya, untuk pekerjaan ini tidak membutuhkan pendidikan formal yang wajib. Akan tetapi, jika ingin melamar ke perusahaan besar tentu jenjang pendidikan sarjana harus Anda miliki sebagai syarat pertama.

    Namun, spesifikasi yang lebih penting adalah memiliki pengalaman kerja, kemampuan yang baik, portofolio, serta wawasan tentang teknologi dan desain yang mumpuni. 

    13. Desainer Baju

    Desainer Baju
    Desainer Baju | Sumber gambar: Pexels.com

    Namanya juga desainer, pasti pekerjaannya tidak jauh dari kata-kata menciptakan konsep atau ide untuk membuat suatu produk tertentu. 

    Jika desain grafis akan selalu berhubungan dengan komputer, untuk desainer baju akan berhubungan dengan dunia fashion.

    Meski jenjang pendidikan di Indonesia sudah menyediakan mata kuliah khusus untuk mewadahi calon desainer hebat, kualifikasi utama yang penting Anda miliki adalah pengalaman. 

    Dengan berbagai pengalaman yang hebat, Anda akan dilirik oleh perusahaan-perusahaan besar.

    Selain itu seorang desainer baju harus memiliki kreatifitas yang tinggi, wawasan yang luas, ketertarikan di bidang fashion, analysis thinking, dan ketekunan. Tanpa itu semua, pekerjaan mendesain baju tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

    14. Tukang Las

    Apakah di sekitar Anda ada tukang las? Jika iya, coba tanyakan apa saja spesifikasi yang mereka miliki. Pendidikan tidak terlalu dipikirkan karena memegang alat las tidak bisa dilakukan menggunakan teori, melainkan praktik.

    Secara mendasar spesifikasi tukang las ini, meliputi tentang pengalaman kerja, kemampuan teknis, pengetahuan las, wawasan blueprint, kemampuan pengukuran, dan lain sebagainya.

    15. Dokter Spesialis Penyakit Dalam

    Mungkin hampir sebagian besar contoh tenaga kerja terlatih yang kita bahas ini tidak terlalu menekankan pendidikan formal.

    Namun untuk nomor 15 ini, Anda membutuhkan pendidikan formal yang umumnya wajib tempuh kurang lebih selama 9 sampai 12 tahun. Tergantung masing-masing mahasiswa.

    Sebab, seorang dokter spesialis penyakit dalam tidak hanya wajib memahami gejala dari penyakit-penyakit organ dalam. Tapi juga tata letaknya, pengobatannya, resep obatnya, diagnosanya, dan hal lain yang berhubungan dengan penyakit dalam.

    Ada beberapa spesifikasi yang wajib Anda miliki, yakni pendidikan, sertifikasi, pengetahuan medis, pengetahuan tentang diagnosis serta penanganan penyakit, pemeriksaan fisik, pemakaian teknologi medis, dan pengelolaan penyakit kronis.

    16. Ahli Bedah

    Sama dengan  dokter spesialis penyakit dalam, seorang ahli bedah juga wajib memiliki latar belakang pendidikan formal yang sesuai dengan bidangnya. 

    Untuk spesifikasinya seperti pendidikan formal dan lanjutan, lisensi atau sertifikat, keterampilan bedah, kepatuhan etika medis, dan keterampilan manajemen.

    17. Ahli Forensik

    Ahli forensik memiliki job desk melakukan pemeriksaan yang berhubungan dengan forensik manusia.

    Biasanya, profesi ini membutuhkan spesifikasi seperti pendidikan formal, pelatihan lanjutan, lisensi dan sertifikat, pengetahuan tentang forensik, penggunaan alat-alat forensik, dan pemeriksaan kriminologi.

    18. Ahli Otopsi

    Contoh tenaga kerja terlatih berikutnya adalah ahli autopsi. Pekerjaan ini umumnya berkaitan dengan ahli forensik dan bahkan bisa saja keduanya saling bekerjasama untuk memecahkan misteri. 

    Untuk kualifikasinya, meliputi pendidikan formal, pengetahuan medis, sertifikat, otopsi, dan penggunaan alat forensik, 

    19. Konsultan Bisnis

    Profesi sebagai konsultan bisnis, membutuhkan pendidikan formal khusus seperti Manajemen atau Akuntansi. Kedua bidang ini sangat menunjang untuk pekerjaannya.

    Sedangkan, kualifikasi lain yakni pengalaman, analisa yang baik, berpikir kritis, wawasan luas, dan public speaking.

    20. Analisis Keuangan

    Mirip dengan tenaga kerja terlatih konsultan bisnis karena pendidikan formal juga sangat dibutuhkan untuk menunjang profesi analis keuangan. Tak semua orang paham tata cara mengelola keuangan perusahaan.

    Pekerjaan ini membutuhkan beberapa spesifikasi. Diantaranya yaitu kemampuan analisis yang baik, teliti, disiplin, rapi, manajemen waktu, menghitung, pengetahuan tentang rumus excel, perhitungan debit kredit, dan lain sebagainya.

    Mana Contoh Tenaga Kerja Terlatih yang Anda Minati?

    Setelah membaca secara keseluruhan tentang 20 contoh tenaga kerja terlatih beserta spesifikasinya, profesi mana yang paling Anda minati? Setiap pekerjaan memiliki tantangan masing-masing. Begitupun dengan kemampuan yang wajib Anda miliki.

    Meskipun tidak terdapat aturan pendidikan formal yang spesifik, kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan adalah pondasi utama untuk sukses di bidang yang Anda pilih. Jadi, jangan hanya terpaku pada pendidikan saja. Mulailah perbaiki kemampuan Anda sekarang!

  • 10 Keunggulan Negara Kesatuan dan Prinsipnya

    10 Keunggulan Negara Kesatuan dan Prinsipnya

    Sebagai negara kesatuan, Indonesia terdiri dari berbagai macam budaya dan adat istiadat yang tersebar luas dari Sabang sampai Merauke. Hal ini tentu tidak terlepas dari banyaknya keunggulan negara kesatuan itu sendiri.

    Jadi, kelebihan tersebut tidak hanya dirasakan oleh bangsa Indonesia, tetapi juga negara-negara lainnya dengan sistem pemerintahan yang sama. Oleh karena itu, sebagai bagian dari warga negara Indonesia, tak ada salahnya bagimu untuk mengetahui kelebihan-kelebihan tersebut.

    Selain untuk menambah wawasan, hal ini juga dapat meningkatkan kecintaan kita sebagai warga negara. Lantas, apa saja keunggulan dari negara kesatuan dan prinsip yang dianutnya? Yuk, simak ulasan lengkap tentang hal tersebut di bawah ini!

    10 Keunggulan Negara Kesatuan

    Peta Dunia
    Peta Dunia | Sumber gambar: Pixabay

    Secara umum, negara kesatuan merupakan bentuk negara yang terdiri dari banyak wilayah atau daerah yang terorganisir secara sentralistik, dengan sistem pemerintahan terpusat di ibu kota. Bentuk negara ini juga dianut oleh bangsa Indonesia. 

    Namun, sebenarnya apa saja keunggulan negara kesatuan? Berikut adalah sepuluh di antaranya yang penting untuk kamu ketahui:

    1. Dapat Menjaga Integritas Nasional

    Setiap negara yang menerapkan sistem pemerintahan ini, tentu akan memiliki pemerintah pusat dengan kekuasaan penuh. Khususnya dalam hal pengambilan keputusan dan mengatur seluruh wilayah atau daerah secara lebih efektif.

    Maka dari itu, sangat memungkinkan bagi pemerintah untuk mempertahankan integritas dan kesatuan nasional secara menyeluruh. Bukan hanya itu saja, pemerintah juga mempunyai hak dalam mengatasi segala potensi konflik di antara wilayah atau daerah yang berbeda tersebut.

    2. Memudahkan Proses Pembangunan Nasional

    Keunggulan negara kesatuan yang lainnya adalah memudahkan pemerintah dalam melakukan pembangunan nasional. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran pemerintah pusat yang berwenang penuh untuk mengkoordinasikan pembangunan nasional secara efektif.

    Selain itu, pemerintah pusat juga berhak untuk mengalokasikan sumber daya secara merata ke seluruh wilayah atau daerah. Dengan begitu, maka cita-cita pembangunan nasional dapat dilakukan dengan lebih efisien dan terencana.

    3. Mendorong Terciptanya Harmonisasi Hukum dan Regulasi

    Salah satu keunggulan negara kesatuan yang penting untuk kamu ketahui adalah dapat mendorong terciptanya harmonisasi hukum dan regulasi. Sebab, penerapan hukum dan regulasi di seluruh wilayah akan diatur oleh pemerintah pusat.

    Dengan begitu, sangat mungkin bagi pemerintah pusat untuk menciptakan harmonisasi hukum dan regulasi di seluruh wilayah atau daerah. Pada akhirnya, sebuah negara dapat menciptakan stabilitas dan kepastian hukum bagi seluruh warga negaranya.

    4. Meningkatkan Kekuatan Posisi Negara dalam Hubungan Internasional

    Sistem pemerintahan seperti ini tidak hanya menguntungkan masyarakat maupun pemerintah pusat. Namun, juga dapat memberikan keuntungan bagi negara itu sendiri, dari sisi hubungan internasional.

    Hal ini karena dengan penerapan sistem pemerintahan tersebut, pemerintah pusat akan memiliki kekuasaan dan juga otoritas yang kuat dalam hubungan internasional. Sebab, pemerintah mempunyai representasi yang lebih terpusat serta terkoordinasi.

    Pada akhirnya, kondisi ini akan memungkinkan negara untuk menjalankan proses diplomasi dan negosiasi dengan lebih efektif di tingkat internasional.

    5. Memperkuat Identitas Nasional Bangsa

    Salah satu keunggulan negara kesatuan lainnya adalah dapat memperkuat identitas nasional bangsa. Hal ini dapat terjadi karena setiap individu di masyarakat akan tunduk pada aturan dan kebijakan yang sama dari pemerintah pusat.

    Contohnya seperti di Indonesia, di mana terdapat sejumlah peraturan hukum yang bersifat mengikat dan berlaku secara nasional. Artinya, setiap individu wajib untuk memenuhi peraturan hukum yang berlaku sebagai wujud identitas nasional bangsa.

    Dengan begitu, tentu sangat mungkin untuk terciptanya kesatuan dalam keberagaman, sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan antar seluruh lapisan masyarakat.

    6. Memiliki Keberagaman di Segala Bidang Sosial Budaya

    Dari sisi sosial budaya, ternyata juga ada sejumlah keuntungan dari penerapan sistem pemerintahan yang satu ini. Contohnya seperti di Indonesia, di mana bangsa ini sangat kaya akan keberagamannya. Mulai dari suku, budaya, adat istiadat, ras, agama, dan lain-lainnya, semua ada di Indonesia.

    Keberagaman ini juga bisa terlihat dari kondisi ekonomi masyarakatnya. Hal inilah yang membuat bangsa Indonesia menjadi begitu kaya. Belum lagi setiap suku dan daerah di Nusantara mempunyai budaya dan adat istiadat yang berbeda. Keberagaman ini bahkan menjadi daya tarik pariwisata bagi wisatawan asing.

    7. Mempunyai Tanah Subur dan Sumber Daya Alam yang Kaya

    Selain dari segi sosial budaya, keunggulan negara kesatuan lainnya juga bisa terlihat dari sisi kondisi alam. Umumnya, negara kesatuan memiliki tanah yang subuh, dengan sumber daya alam yang begitu kaya. Sama halnya seperti Indonesia yang diberkahi kekayaan alam yang begitu luar biasa.

    Apalagi di Indonesia juga terdapat tambang emas, hutan kelapa sawit, tambang batu dan mineral, serta berbagai kekayaan alam lainnya yang dapat menunjang hajat hidup orang banyak. 

    Inilah yang menjadi salah satu potensi bagi bangsa Indonesia, yang tidak ada pada negara-negara lain.

    8. Mempunyai Wilayah yang Sangat Luas

    Kondisi wilayah yang sangat luas juga menjadi salah satu keunggulan negara kesatuan. Bahkan, Indonesia juga termasuk ke dalam negara yang memiliki wilayah begitu luas, dengan garis pantai yang masuk ke daftar garis pantai terpanjang di dunia.

    Menurut sejumlah data, luas wilayah NKRI sendiri mencapai 5.193.250 km persegi, di mana sepertiga dari luas daerah tersebut merupakan daratan. Artinya, luas wilayah perairan atau lautannya jauh lebih besar.

    Wilayah yang sangat luas ini tentu saja bisa menjadi modal bagi bangsa Indonesia untuk terus melaksanakan pembangunan, demi terciptanya cita-cita bangsa. Dengan kata lain, setiap warga negara harus mampu mengelola wilayah tersebut secara optimal, demi memajukan bangsa Indonesia.

    9. Keindahan Alam yang Sangat Mempesona

    Berkaitan dengan poin-poin sebelumnya, Indonesia sebagai negara kesatuan juga memiliki keindahan alam yang begitu mempesona dan sangat luar biasa. Bahkan, hal tersebut kini sudah menjadi daya tarik pariwisata yang mendatangkan devisa bagi bangsa Indonesia.

    Oleh karena itulah, tak heran, jika pemerintah begitu gencar menggalakkan potensi pariwisata di seluruh daerah Indonesia, terutama yang berkaitan dengan potensi wisata alam.

    Tak hanya itu saja, keindahan ini juga tercermin dari situs-situs peninggalan sejarah yang hingga kini masih berdiri megah di Indonesia. Contohnya saja seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang setiap tahunnya selalu ramai oleh wisatawan lokal maupun asing.

    10. Hubungan antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang Harmonis

    Terakhir, penerapan sistem pemerintahan seperti ini tentunya dapat menjaga hubungan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah tetap harmonis. Sebab, selain pemerintah pusat, pemerintah daerah juga memiliki kewenangannya sendiri dalam mengurus daerahnya masing-masing.

    Hal ini tentu tidak terlepas dari sistem desentralisasi yang memungkinkan pemerintah daerah untuk mengatur tugas dan wewenang daerahnya masing-masing. Dengan begitu, maka tidak akan muncul isu perebutan kekuasaan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

    Prinsip Negara Kesatuan di Indonesia

    Peta Indonesia
    Peta Indonesia | Sumber gambar: Pixabay

    Setelah mengetahui keunggulan negara kesatuan, berikut ini adalah berbagai prinsip negara kesatuan yang dianut oleh bangsa Indonesia:

    1. Bhinneka Tunggal Ika

    Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa Indonesia yang juga merupakan karya dari Mpu Tantular. Secara umum, semboyan ini memiliki makna “meskipun berbeda-beda, tetapi tetap satu jua”.

    Dengan kata lain, setiap masyarakat Indonesia harus mengakui adanya keberagaman suku, bahasa, agama, dan juga adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari mereka. Sebab, perbedaan inilah yang mengajarkan indahnya toleransi dan saling menghormati antar sesama.

    2. Nasional Indonesia

    Nasionalisme merupakan wujud rasa cinta individu terhadap NKRI, di mana setiap masyarakatnya akan meletakkan kesetiaan tertinggi terhadap bangsa Indonesia. Namun, nasionalisme bukan berarti mengagungkan bangsa sendiri, dengan cara merendahkan bangsa lain.

    Sebab, prinsip nasional yang dianut oleh NKRI adalah sebagai berikut:

    • Kesatuan atau unity yang penerapannya ada dalam wilayah teritorial, sistem politik pemerintahan, sistem perekonomian, ideologi, hingga pertahanan.
    • Kebebasan atau freedom dalam beragama, berpendapat, berkelompok, dan berbicara.
    • Kesamaan atau equality dalam kedudukan hukum, hak, dan kewajibannya.
    • Kepribadian atau personality, di mana setiap individu mempunyai harga diri dan rasa sayang terhadap identitas bangsa.
    • Prestasi atau achievement untuk mewujudkan kesejahteraan, kebesaran, dan kemanusiaan bangsanya.

    3. Kebebasan yang Bertanggung Jawab

    Pada dasarnya, kebebasan setiap individu berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Namun, dalam kebebasan juga terdapat tanggung jawab yang harus dipenuhi diri sendiri. Baik itu kepada sesama manusia maupun kepada Tuhan.

    4. Wawasan Nusantara

    Sederhananya, wawasan Nusantara merupakan cara pandang atau sikap bangsa mengenai diri sekaligus pengetahuan tentang politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan, sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

    Dalam wawasan Nusantara ini, maka kesatuan wilayah dan Bhinneka Tunggal Ika akan menjadi kunci utama untuk mencapai tujuan nasional.

    Sudah Paham tentang Keunggulan Negara Kesatuan?

    Penampakan pulau-pulau di Peta
    Penampakan pulau-pulau di Peta | Sumber gambar: Pixabay

    Dari penjelasan di atas, tentu bisa terlihat bahwa ada banyak sekali keunggulan negara kesatuan yang menarik untuk kamu ketahui lebih lanjut. Mulai dari dapat menjaga integritas nasional hingga hubungan antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang harmonis.

    Menariknya, semua kelebihan tersebut ada pada Indonesia sebagai bangsa yang juga menerapkan sistem pemerintahan ini. 

    Oleh karena itulah, sudah sepantasnya kita sebagai generasi muda bangsa untuk tetap memperjuangkan cita-cita NKRI, demi mewujudkan pembangunan nasional yang sudah diimpi-impikan sejak lama. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untukmu, ya!