Category: Food & Beverage Service

  • Silverware adalah: Pengertian, Jenis dan Fungsinya

    Silverware adalah: Pengertian, Jenis dan Fungsinya

    Peralatan makan yang ada di restoran memiliki banyak jenis dengan fungsi yang bermacam-macam seperti silverware, chinesseware, dan lainnya. Banyaknya menu makanan yang harus disajikan kepada pegunjung mendorong pihak perusahaan untuk memiliki kelengkapan alat makan.

    Peralatan makan dan minum merupakan semua jenis peralatan yang bisa membantu di dalam atau luar dapur untuk kegiatan makan dan minum. Kelengkapan peralatan makan yang tersedia akan meningkatkan angka kepuasan dari pengunjung.

    Ketika memilih peralatan makan untuk restoran, pihak restoran pastinya sudah mempertimbangkan bahan dan material yang dipakai. Terdapat banyak jenis peralatan makan, salah satunya silverware. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat makan ini, simak penjelasan berikut ini!

    Apa Itu Silverware?

    Bagi kamu yang bekerja di bidang perhotelan dan restoran pastinya sudah hafal dengan peralatan makan yang satu ini. Silverware merupakan peralatan makan yang terbuat dari bahan perak yang tahan karat dan awet dan dilapisi stainless steel.

    Dengan warna perak yang disajikan, peralatan makan ini menimbulkan kesan mewah dan elegan ketika digunakan. Istilah silverware memang cukup jarang digunakan kamu temukan dalam kehidupan sehari – hari sehingga masih banyak orang yang belum memahaminya.

    Alat makan dari bahan perak ini ternyata sudah ada sejak zaman kekaisaran kuno Romawi. Perak diklaim sebagai bahan anti bakteri yang bisa meningkatkan kehigienisan makanan. Selain itu, penggunaan alat makan dari perak bisa meningkatkan imunitas, mencegah flu, dan menjaga kesehatan kulit. Makanan dan minuman yang disimpan dalam bahan perak ternyata bisa menjaga kesegaran dan keawetan.

    Jenis dan Fungsi Peralatan Makan Silverware

    Pada umumnya, silverware dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan bentuknya yaitu holloware, flatware, cuttery. Berikut ini merupakan penjelasan dari masing – masing kategori alat makan silverware, yaitu :

    1. Holloware

    Holloware merupakan salah satu alat makan yang memiliki bentuk cekung dan terbuat dari logam perak dan dilapisi dengan stainless steel. Cekungan yang terdapat pada alat makan ini bertujuan untuk wadah makanan atau minuman.

    Holloware bisa kamu temui pada beberapa restoran dan tempat makan di hotel berbintang. Peralatan holloware ini terdiri atas beberapa jenis yaitu :

    • Platter yang merupakan tempat penyajian makanan ala Rusia dan Perancis. Platter memiliki bentuk round, oval, hingga rectangular.
    • Sauce boat atau gravy boat merupakan tempat yang berfungsi untuk menyajikan saus dengan bentuk mirip perahu, dengan bagian atas yang memiliki lubang besar.
    • Water Pitcher merupakan alat logam yang berfungsi sebagai tempat air biasanya untuk menampung es. Dengan bentuknya yang besar, water pitcher dapat menampung lebih banyak air.
    • Pots merupakan poci yang terdiri atas tea pot untuk meracik minuman yang terdiri atas daun teh. Sedangkan coffee pot untuk meracik coffee yang sering kamu temui di coffee shop.
    • Creamer merupakan wadah yang berbentuk gelas dengan moncong yang berfungsi untuk menuang cream. Kamu akan menemui alat ini pada barista yang membuat kopi dengan pola atau motif.
    • Sugar bowl merupakan mangkuk gula sebagai penyimpanan gula yang memiliki tutup.
    • Vegetable bowl merupakan alat yang digunakan untuk menyimpan atau menghidangkan sayuran dengan skala yang cukup besar.
    • Finger bowl merupakan wadah yang berguna untuk mengaduk makanan atau adonan. Alat ini terbuat dari bahan yang kokoh sehingga tidak mudah pecah.
    • Butter place merupakan wadah yang berguna sebagai tempat butter atau mentega di atas meja.
    • Hot food cover merupakan peralatan yang berfungsi sebagai penutup makanan agar tidak dihinggapi oleh lalat dan serangga lainnya.
    • Ashtray merupakan asbak yang biasa digunakan sebagai wadah abu atau pembakaran dari rokok. Jenis asbak ini terbuat dari logam yang tahan panas.

    2. Flatware

    Flatware merupakan jenis peralatan makan yang terdiri atas macam – macam sendok dan garpu yang terbuat dari bahan terbaik. Bahan yang biasanya dipakai untuk membuat peralatan makan flatware ini yaitu perak, stainless steel, chrom, kuningan, dan melamin.

    Bahan yang paling utama untuk membuat flatware, merupakan bahan yang tahan karat, kuat, dan juga mudah untuk dibersihkan.

    Berikut ini bentuk – bentuk flatware yang bisa kamu ketahui, yaitu:

    A. Sendok (Spoon)

    Sendok dalam alat makan ini memiliki beberapa jenis sesuai dengan bentuk dan fungsinya, yaitu sebagai berikut :

    • Dinner spoon merupakan sendok yang digunakan untuk mengambil makanan sebagai pengganti dari serving spoon.
    • Soup spoon merupakan sendok yang digunakan untuk hidangan soup.
    • Dessert spoon merupakan sendok yang digunakan untuk menghidangkan makanan penutup.
    • Serving spoon merupakan sendok yang digunakan untuk penyajian makanan atau memindahkan makanan ke piring.
    • Ice cream spoon merupakan sendok yang digunakan untuk menyantap es krim.
    • Demintasse spoon merupakan sendok untuk menyantap kopi atau selai.
    • Coffee or tea spoon merupakan sendok untuk menyantap kopi dan teh.
    • Long spoon merupakan sendok yang berguna untuk menyantap jus.

    B. Garpu (Fork)

    Selain sendok, juga terdapat garpu yang akan melengkapi peralatan makan yang digunakan. Berikut ini beberapa macam jenis garpu pada peralatan makan flatware yang bisa kamu ketahui fungsinya, yaitu :

    • Dinner fork merupakan garpu yang berguna untuk menyantap hidangan utama, biasanya akan bersanding dengan dinner spoon.
    • Dessert fork merupakan garpu untuk menyantap hidangan pembuka maupun penutup.
    • Serving fork merupakan garpu untuk penyajian makanan, garpu ini memiliki ukuran yang besar.
    • Steak fork merupakan garpu yang berguna untuk menyantap steak.
    • Cake fork merupakan garpu yang berguna untuk menyantap kue.
    • Snail fork merupakan garpu yang berguna untuk menyantap hidangan kerang.
    • Fisk fork merupakan garpu yang berguna untuk menyantap hidangan ikan. Garpu ini memiliki bagian tajam yang bisa membantu dalam memisahkan duri – duri pada ikan.
    • Fruit fork merupakan garpu yang berguna untuk menyantap buah.

    3. Cuttlery

    Cuttlery adalah peralatan makan yang masuk ke dalam silverware, terdiri atas berbagai macam pisau (knife) dan alat untuk potong lainnya. Bahan ini terbuat dari perak, stainless steel, chrom, kuningan, dan melamin.

    Sebagian besar cuttlery terbuat dari bahan stainless steel karena tahan karat, kuat, dan memiliki harga yang terjangkau.

    Berikut ini beberapa jenis pisau cuttlery yang biasa digunakan, yaitu :

    • Dessert knife merupakan jenis pisau yang digunakan untuk memotong santapan hidangan pembuka dan penutup.
    • Dinner knife merupakan pisau untuk menyantap hidangan utama.
    • Steak knife merupakan pisau untuk menyantap hidangan steak.
    • Fish knife merupakan pisau untuk menyantap hidangan ikan.
    • Butter knife merupakan pisau untuk mengoles mentega atau butter spreader.
    • Cheese knife merupakan pisau untuk memotong dan makan keju.
    • Cake knife merupakan pisau untuk memotong kue.
    • Fruit knife merupakan pisau untuk makan buah.

    Itulah penjelasan mengenai silverware dan jenisnya yang bisa kamu ketahui. Peralatan makanan memang memiliki beberapa jenis sesuai dengan bahan yang digunakan.

    Perbedaan bahan pembuatan juga akan memengaruhi fungsi yang dimiliki. Semoga informasi tersebut bisa membantu meningkatkan informasi tentang silverware.

  • Macam-Macam Kitchen Utensils Beserta Fungsinya

    Macam-Macam Kitchen Utensils Beserta Fungsinya

    Kitchen utensils merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dalam proses persiapan hingga penyajian makanan. Memasak menjadi aktivitas rutin yang hampir dilakukan setiap hari oleh sebagian orang.

    Dengan memiliki kitchen utensils yang memadai maka akan menunjang kegiatan memasak yang kamu lakukan. Meskipun tidak harus memiliki semua jenis, namun tetap ada beberapa kitchen utensils yang tetap harus kamu miliki.

    Sebagian orang pasti masih merasa asing dengan istilah Kitchen utensils karena merupakan istilah yang masih jarang digunakan. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai kitchen utensils, simak penjelasan berikut ini!

    Apa Itu Kitchen Utensils?

    Kitchen utensils adalah seperangkat alat yang cukup penting di dapur yang berperan dalam mempersiapkan, mengolah, dan menyajikan suatu makanan yang sesuai dengan selera.

    Peralatan kitchen utensils merupakan alat yang berbentuk kecil namun memiliki peran yang cukup crusial. Di mana jika tidak ada kitchen utensils maka akan menyulitkan kamu ketika membuat makanan.

    Bagi dunia perhotelan, catering, dan restoran, istilah kitchen utensils pasti sudah tidak asing lagi karena memiliki peran yang cukup penting. Kitchen utensils memiliki ukuran yang praktis dan mudah dipindah-pindahkan.

    Pada dasarnya kitchen utensils menjadi komponen yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia.

    Untuk mengetahui macam – macam kitchen utensils, yuk simak penjelasan berikut ini!

    Macam – Macam Kitchen Utensils

    Kegiatan memasak terdiri atas banyak teknik yang digunakan untuk menghasilkan jenis makanan tertentu. Teknik memasak ini dipengaruhi oleh kelengkapan kitchen utensils yang dimiliki.

    Kelengkapan kitchen utensils yang dimiliki akan meningkatkan kualitas makanan yang dihasilkan. Kitchen utensils ternyata memiliki banyak jenis lho!, masing – masing jenisnya memiliki fungsi yang berbeda.

    1. Penggorengan

    Alat penggorengan menjadi peralatan yang sangat penting untuk memasak makanan apa saja. Penggorengan menjadi alat yang pasti akan kamu temui ketika berada di dapur.

    Penggorengan juga memiliki banyak jenis sesuai dengan fungsinya.

    Berikut ini jenis penggorengan yang bisa kamu ketahui yaitu :

    • Crepe pan adalah penggorengan yang memiliki bentuk kecil dan sering digunakan untuk menggoreng adonan secara tipis. Biasanya untuk membuat jajanan crepes.
    • Frying pan adalah penggorengan yang pasti diketahui oleh semua orang, alat penggorengan ini sangat umum digunakan untuk mengolah berbagai jenis makanan.
    • Fried egg adalah penggorengan yang digunakan untuk menggoreng telur karena memiliki bentuk unik.
    • Wok adalah jenis penggorengan yang digunakan untuk proses penggorengan dengan banyak minyak atau deep frying.

    2. Alat Pemanggang

    Ada banyak jenis makanan dengan proses pembuatan dipanggang. Sehingga alat pemanggang menjadi komponen kitchen utensils yang cukup penting.

    Alat pemanggang ternyata juga memiliki banyak jenis sesuai dengan fungsinya, yaitu :

    • Snack maker merupakan alat pemanggang khusus untuk membuat jenis kue atau makanan ringan yang dimasak dengan pan.
    • Fancy grill merupakan alat pemanggang khusus untuk sosis, daging, atau bahan lainnya.
    • Ultra grill merupakan alat yang berguna untuk memanggang ikan dan seafood.
    • Multi grill merupakan alat pemanggang yang memiliki sifat multifungsi karena terdapat bagian sisi yang bergigi dan sebagian lain datar sehingga bisa digunakan untuk memanggang beragam bahan makanan.

    3. Pisau

    Alat pemotong menjadi alat yang wajib ada dalam kitchen utensils karena ada begitu banyak bahan makanan yang perlu dipotong.

    Namun, ternyata alat pemotong memiliki beragam ukuran, bahan, dan juga fungsinya. Untuk menghindari adanya kesalahan dalam penggunaan alat pemotong ini.

    Berikut jenis – jenis pisau yang bisa kamu ketahui lengkap dengan fungsinya.

    1. Peeler merupakan jenis pisau yang berguna untuk mengupas buah atau sayur.
    2. Vegetable knife merupakan jenis pisau untuk memotong sayur atau buah.
    3. Small vegetable knife merupakan jenis pisau dengan ukuran kecil yang biasa digunakan untuk mengupas sayur atau buah dengan ukuran kecil.
    4. Filleting knife merupakan pisau yang digunakan utnuk memisahkan daging ikan dari tulangnya, biasanya kamu kenal dengan istilah fillet.
    5. Chooping knife merupakan pisau yang berguna untuk mencincang bahan makanan berupa sayur, bumbu, hingga daging.
    6. Clever knife merupakan pisau untuk memotong daging atau tulang yang cukup keras.
    7. Boning knife merupakan pisau yang digunakan untuk memisahkan daging dari tulang atau memotong tulang pada ikan besar.
    8. Bread knife merupakan jenis pisau khusus untuk memotong atau mengiris roti dan kue.
    9. Paring knife merupakan jenis pisau yang berguna untuk membentuk, mendesain, hingga membentuk buah sesuai dengan keinginan kamu.
    10. Chef’s knife merupakan jenis pisau multifungsi yang bisa kamu gunakan dalam memotong beragam bahan makanan dengan tekstur ringan hingga tebal.

    4. Panci

    Panci menjadi peralatan yang sudah lazim dan standar berada di setiap dapur. Kitchen utensils ini memiliki fungsi sebagai tempat menampung bahan makanan ketika memasuki tahap pemasakan.

    Panci ternyata juga memiliki beberapa ukuran lho, mulai dari panci yang berukuran kecil hingga besar.

    Berikut ini beberapa jenis panci, yaitu :

    • Panci sup berguna untuk memasak hidangan sup.
    • Pansi saus berguna untuk memasak mie instan, merebus telur, dan sisa sup.
    • Panci presto berguna untuk memasak dengan tekanan rendah hingga tinggi.
    • Panci kukus berguna untuk membuat menu makanan dengan cara dikukus.

    5. Mangkuk

    Mangkuk biasa digunakan untuk tempat menampung bahan hingga menyajikan makanan yang sudah matang.

    Terdapat beberapa jenis mangkuk dengan fungsinya yang berbeda, antara lain:

    • Whisking bowl adalah mangkuk yang biasa digunakan untuk mengocok adonan.
    • Mixing bowl adalah mangkuk yang biasa digunakan untuk wadah mengaduk berbagai bahan.

    6. Kompor

    Kompor merupakan alat yang paling penting dalam kitchen utensils untuk memasak hingga mematangkan makanan. Bentuk kompor yang saat ini banyak beredar adalah bentuk modern.

    Sebab pada zaman dulu, setiap orang memasak dengan menggunakan tungku bakar yang membutuhkan kayu bakar untuk membuat api. Saat ini sudah banyak muncul jenis kompor yang ada.

    Berikut ini jenis kompor yang bisa kamu ketahui yaitu :

    • Kompor gas portable merupakan kompor yang menggunakan bahan bakar gas butana.
    • Kompor gas satu tungku merupakan kompor yang hanya memiliki satu tempat tungku.
    • Kompor gas dua tungku merupakan kompor yang memiliki dua tempat tungku.
    • Kompor listrik merupakan kompor yang menggunakan tenaga listrik untuk pemakaiannya.

    7. Kulkas

    Kulkas merupakan alat yang digunakan untuk menyimpan bahan makanan agar tidak mudah busuk dan tidak terhinggap serangga. Tempat ini biasanya menjadi alat penyimpan sayur, buah-buahan, dan daging.

    Berikut ini merupakan jenis – jenis kulkas, yaitu :

    • Kulkas top freezer merupakan kulkas yang memiliki dua pintu dengan pintu atas freezer dan bawah tempat penyimpanan.
    • Kulkas deep-freezer merupakan kulkas yang hanya memiliki freezer.
    • Kulkas bottom freezer merupakan kulkas yang bagian freezernya terletak di bagian bawah dan tempat penyimpanan di atas.
    • Kulkas french door merupakan kulkas yang memiliki kapasitas penyimpanan besar dengan 3 hingga 4 pintu.

    8. Dispenser

    Dispenser merupakan alat yang berfungsi untuk mengalirkan air dari galon, saat ini dispenser telah hadir dengan kemampuan memanaskan air meskipun hanya menggunakan tenaga listrik.

    Berikut ini jenis – jenis dispenser, yaitu :

    • Dispenser klasik keramik
    • Dispenser panas dan normal
    • Dispenser panas – normal – dingin
    • Dispenser panas – normal – dingin dengan kulkas bawah

    9. Rolling Pin

    Rolling pin merupakan alat yang digunakan untuk menipiskan adonan agar memiliki ketebalan sesuai keinginan. Biasanya digunakan pada adonan rolls, pizza, atau cookies.

    Berikut ini jenis – jenis rolling pin berdasarkan bahannya yang bisa kamu ketahui, yaitu :

    • Rolling pin kayu
    • Rolling pin marmer
    • Rolling pin stainless style
    • Rolling pin dekorasi

    10. Spatula

    Spatula sangat berguna untuk membolak-balikan, mengaduk, dan meratakan bahan makanan di panci atau wajan. Spatula memiliki bahan yang tahan akan panas yang tinggi.

    Berdasarkan bahan pembuatannya, spatula dibagi menjadi :

    • Spatula kayu
    • Spatula logam
    • Spatula stainless steel
    • Spatula silikon
    • Spatula plastik

    11. Tumbukan atau Blender

    Tumbuhkan merupakan alat yang berguna untuk menghaluskan bumbu atau bahan makanan lain dengan teknik manual tradisional. Seiring berkembangnya waktu, saat ini lebih banyak digunakan blender untuk menghaluskan bumbu atau bahan makanan karena lebih praktis.

    Saat ini blender memiliki bentuk yang bermacam – macam berdasarkan fungsinya, yaitu :

    • Hand blender yang memiliki bentuk seperti tongkat.
    • Full size blender yang biasa kamu temui di dapur – dapur rumah.
    • Single serve blender yang memiliki ukuran lebih kecil dan ringkas.
    • Botol blender yang memiliki bentuk botol namun memiliki pisau blender di dalamnya.
    • Slow juicer yang menjadi alat untuk membuat juice dari buah atau sayuran.

    12. Talenan

    Talenan berfungsi dalam mengalasi bahan makanan agar tetap higienis dan memudahkan ketika dipotong. Untuk mencegah meja dapur yang tergores karena pisau ketika memotong, kamu bisa menggunakan talenan.

    Talenan memiliki beberapa jenis yang dibagi berdasarkan bahan pembuatannya, yaitu :

    • Talenan kayu
    • Talenan plastik
    • Talenan kaca
    • Talenan bambu

    Itulah beberapa informasi mengenai macam-macam kitchen utensils yang bisa kamu ketahui. Kitchen utensils menjadi komponen yang tidak bisa dipisahkan keberadaannya dengan proses memasak. Kesuksesan pengolahan sebuah makanan juga dipengaruhi oleh kelengkapan kitchen utensils yang dimiliki.

  • Pengertian Cutlery Lengkap dengan Jenis-Jenisnya

    Pengertian Cutlery Lengkap dengan Jenis-Jenisnya

    Cutlery menjadi hal yang sudah tidak asing bagi kamu yang bekerja di bagian FnB Service. Peralatan makan ini harus selalu tersedia ketika menyajikan makanan ke pengunjung yang datang.

    Peralatan makan merupakan alat yang biasanya digunakan dalam menyediakan peralatan, menyajikan, dan juga mengonsumsi makanan atau minuman. Dalam dunia FnB terdapat banyak ragam bentuk dan bahan dasar pembuatan cutlery.

    Apa Itu Cutlery?

    Cutlery adalah perlengkapan makan yang punya banyak jenis dan terbuat dari bahan yang berbeda-beda. Perlengkapan makan ini biasanya ditemukan ketika mengunjungi restoran yang menawarkan konsep fine dining.

    Cutlery menjadi peralatan makan yang biasanya ada di atas meja pengunjung restoran. Peralatan ini akan ditata sedemikian rupa untuk menimbulkan kesan menarik dan mewah.

    Cutlery Fnb Service

    Semua peralatan cutlery berfungsi untuk membantu pengunjung makan. Umumnya cutlery terbuat dari bahan stainless steel, keramik yang biasa disebut chinaware, hingga perak yang biasa disebut silverware.

    Cutlery set masuk ke dalam kategori flatware. Flatware merupakan alat makan atau alat untuk menghidangkan makanan yang terdiri atas sendok, garpu, dan pisau potong makanan.

    Saat ini bahkan telah dikembangkan edible cutlery di mana terbuat dari bahan yang bisa dimakan seperti beras, gandum, dan sorgum. Tujuan pembuatan edible cutlery yaitu untuk kepentingan kesehatan dan pelestarian lingkungan.

    Baca Juga:

    Jenis Cutlery Berdasarkan Bahan

    Cutlery set menjadi alat makan yang memiliki peran sangat penting dalam dunia FnB service. Pemilihan cutlery set yang unik akan memberikan kesan mewah pada meja makan.

    Berikut ini penjelasan mengenai jenis – jenis cutlery set yang bisa kamu ketahui, dengan pemilihan jenis yang tepat harapannya bisa memberikan kesan baik untuk pengunjung.

    Dibawah ini kami jelaskan 4 jenis cutlery berdasarkan bahan.

    1. Cutlery Set Bahan Stainless Steal

    Cutlery set yang terbuat dari stainless steal memang lebih umum untuk ditemukan. Jenis cutlery set ini memiliki kelebihan yaitu dari segi harga yang terjangkau di kantong.

    Bahan stainless steal juga memiliki keunggulan seperti:

    • Bahan yang kuat
    • Mudah ditemukan
    • Murah
    • Mudah untuk dibersihkan
    • Tidak memiliki reaksi yang berbahaya, dan
    • Tahan lama.

    Stainless steal yang digunakan untuk membuat cutlery set biasanya terbuat dari perpaduan bahan nikel, kromium, karbon, mangannesse, dan silikon.

    2. Cutlery Set Bahan Kayu

    Tidak selalu berbahan dari logam, cutlery set juga terbuat dari bahan kayu yang tahan panas. Memang bentunya berkesan lebih sederhana dari pada cutlery set yang terbuat dari bahan logam.

    Kayu menjadi bahan alat makan yang dinilai sangat efektif karena sifat kayu yang tahan karat, tahan panas, dan aman untuk makanan. Bahan kayu juga memiliki tampilan yang lebih artistik dan klasik.

    Selain itu, kayu bersifat anti karat, sehingga lebih aman untuk digunakan sebagai alat makan. Terakhir, kayu memiliki kesan yang lebih artistik, sehingga dapat membuat suasana meja makan Anda menjadi berbeda.

    3. Cutlery Set Bahan Perak

    Perak menjadi jenis logam yang biasa dibuat untuk perhiasan dan kerajinan untuk pajangan. Namun, bahan perak ternyata juga bisa digunakan untuk membuat peralatan makan seperti garpu, sumpit, sendok, cawan dan mangkok.

    Perak memiliki sifat anti karat dan tahan lama dari pada bahan stainless steal. Dari segi tampilannya, perak menimbulkan kesan yang lebih mewah dan elegan. Namun, untuk harga cutlery set dari bahan perak memiliki harga pasaran yang cukup tinggi.

    4. Cutlery Set Bahan Keramik

    Cutlery set yang terbuat dari bahan keramik biasanya digunakan oleh tempat makan China. Bahan keramik yang digunakan untuk membuat peralatan cutlery set terbuat dari bahan porselin.

    Bahan keramik memiliki tampilan yang lebih estetik dan elegan, cutlery set yang terbuat dari keramik memiliki sisi kelemahan mudah retak atau pecah. Namun, cutlery set dari bahan keramik memiliki ketahanan terhadap suhu panas dan awet.

    Jenis Cutlery Berdasarkan Ukuran

    Cutlery set memiliki ukuran yang berbeda-beda, di mana ukuran tersebut menyesuaikan dengan makanan yang akan disajikan.

    Berikut ini 3 jenis cutlery berdasarkan ukurannya:

    1. Mini Size

    Cutlery set mini size memiliki ukuran yang kecil dan kurang lebih hanya 14 cm bahkan ada pula yang memiliki ukuran 12 cm. Ukuran set cutlery set ini biasanya digunakan untuk penyajian teatime.

    Ccutlery set ini terdiri atas garpu kue, sendok teh, dan juga sendok kopi yang akan melengkapi kebutuhan teatime kamu. Kamu bisa menikmati makanan manis atau buah-buahan sambil menyeduh teh maupun kopi.

    2. Table Size

    Biasanya cutlery set ini akan disajikan ketika makan berat atau course meal. Umumnya memiliki ukuran 20 hingga 24 cm. Dalam table size kamu akan menemukan table spoon, table knife, table fork, garpu ikan, sendok sup, dan pisau ikan.

    3. Dessert Size

    Cutlery set Size untuk dessert digunakan untuk menyantap makanan yang tidak terlalu besar ukurannya. Tidak hanya ditunjukan untuk makanan penutup atau dessert.

    Namun, kamu bisa menggunakan cutlery set ini untuk menyantap course meals atau makanan pembuka. Ukuran yang dimiliki berkisar 18 hingga 22 cm dan lebih banyak digunakan orang Asia. Peralatan ini dilengkapi dengan sendok teh dan garpu kue.

    Fungsi Cutlery

    Adapun fungsinya adalah sebagai berikut:

    1. Dessert size

    Umumnya berukuran sekitar 18-22 cm dan sangat cocok digunakan oleh orang Asia. Ukurannya tidak terlalu besar sehingga sering digunakan untuk menyantap makanan utama maupun makanan pembuka.

    Tidak jarang beberapa restoran juga menggunakannya saat menyajikan course meals. Cutlery set ini dilengkapi sendok teh juga garpu untuk kue, sehingga emudahkan kita untuk menyantap makanan pembuka, acara minum teh maupun hidangat penutup.

    2. Mini size

    Mini size adalah ukuran yang tepat untuk teatime. Cutlery set ini terdiri dari garpu kue, sendok teh dan juga sendok kopi. Ukuran dari set produk yang kurang lebih 14 cm sangat cocok untuk digunakan ketika menikmati teh, es krim ataupun kopi.

    Tidak hanya itu, terdapat juga ukuran 12 cm yang cocok digunakan untuk menikmati makanan yang manis maupun buah-buahan. Sesuaikan cutlery set ini dengan kebutuhanmu, apabila ingin menikmati kopi pastikan terdapat sendok kopi didalam cutlery set. Begitu juga sebaliknya jika sahabat Duma ingin menikmati teh.

    3. Table size

    Table size sangat cocok bila sahabat Duma sedang mencari cutlery set untuk course meal. Produk ini bila di Eropadan Amerika memiliki ukuran 20-24 cm. Isi dari cutlery set ni adalah table spoon, table fork, table knife, garpu ikan, pisau ikan, dan sendok sup.

    Peralatan Cutlery Set Lengkap Dengan Fungsinya

    Cutlery set memiliki banyak komponen peralatan dengan bentuk beragam sesuai dengan fungsinya.

    Berikut ini macam peralatan cutlery set beserta fungsinya, yaitu sebagai berikut:

    1. Dinner Fork (Garpu Hidangan Malam)

    Dinner fork digunakan untuk makanan biasa, tapi garpu tersebut memiliki 4 tipe yang sama panjangnya. Ini merupakan jenis garpu utama yang digunakan ketika seseorang makan daging.

    Namun, ukurannya cukup besar sehingga membuat penggunanya bisa makan makanan yang kecil juga seperti sayuran. Dinner fork merupakan cutlery yang paling sering digunakan, hampir semua restorant dan rumah memilikinya.

    2. Dinner Spoon (Sendok Makan Malam)

    Cutlery adalah set makanan yang memiliki beragam jenis, termasuk peralatan sederhana termasuk sendok. Bentuknya sangat standar, memiliki mangkuk bulat sedikit memanjang yang dirancang untuk makan makanan sehari-hari.

    Dengan menggunakan sendok standar ini, penggunanya mudah menyendok nasi atau lauk dalam jumlah yang banyak. Penggunaan dinner spoon biasanya dipasangkan dengan dinner fork dan hampir semua rumah tangga memilikinya.

    3. Dinner Knife (Pisau Makan Malam)

    Pisau makan malam biasanya terpajang satu set dengan dinner spoon dan fork. Biasanya pisau ini akan disajikan ketika Anda mendatangi makan malam yang formal, tapi beberapa juga menggunakannya ketika informal.

    Penggunaan pisau pada cutlery adalah memotong atau mendorong makanan di sekitar piring. Bentuknya sedikit melengkung dan memiliki tepian bergerigi kecil yang memungkinkan untuk memotong beragam makanan

    4. Salad Fork & Spoon

    Sendok dan garpu salad memiliki bentuk memanjang untuk mencampur, memudahkan penyajian, serta memudahkan saat makan. Salad set terdiri dari sendok dan garpu yang memiliki bentuk relatif datar bermaterial mudah dicuci.

    Cara penggunaannya sendiri adalah dengan mencucinya dan mengeringkannya sebelum digunakan. Untuk cara menggunakannya adalah meletakkan sendok serta garpunya di antara ibu jari dan tengahnya. Hal tersebut dilakukan agar pegangannya kuat.

    5. Serving Spoon & Fork (Sendok & Garpu Saji)

    Jenis lain dari cutlery adalah serving spoon & fork digunakan untuk menyajikan makanan seperti pasta, salad, dan berbagai lainnya. Untuk bentuk peralatan ini cukup mirip dengan standarnya, tapi lebih besar.

    Secara individual, garpu saji ini digunakan untuk mengambil makanan dari piring besar. Berbeda dengan garpunya, set sendok sajinya digunakan untuk mengambil makanan dari mangkok besar.

    6. Teaspoon (Sendok Teh)

    Anda mungkin sudah sering melihat teaspoon, spoon untuk mengambil serta mengaduk teh. Bentuk dari spoon untuk mengambil teh ini memiliki bentuk berbeda dari lainnya, yakni oval.

    Teaspoon biasanya dipasangkan dengan cangkirnya, Anda akan mudah menemukannya di acara-acara teh. Akan tetapi, beberapa keluarga juga memiliki serta menggunakannya untuk minum teh bersama di rumah.

    7. Dessert Fork & Spoon

    Peralatan lain untuk menyantap makanan penutup dengan menggunakan cutlery adalah dessert fork & spoon. Dikenal sebagai fork & spoon kue di mana memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dengan set lainnya.

    Spoon dessert sering juga digunakan untuk menyantap sereal di pagi hari atau sup. Seringkali penggunaan fork & spoon ini digunakan pada acara-acara formal atau restoran mewah ketika menyantap makanan penutup.

    8. Fruit Spoon (Sendok Buah)

    Fruit spoon merupakan bagian cutlery adalah di mana digunakan untuk memakan buah-buahan yang telah dipotong. Karena memiliki fungsi untuk memakan buah-buahan yang telah terpotong bentuknya juga sedikit berbeda.

    Pada bagian ujung garpu memiliki gigi-gigi lebih lancip dan tajam. Ciri khas lain dari fruit spoon sendiri adalah hanya memiliki dua gigi. Hal tersebut agar Anda mudah memasukkan buah.

    9. Steak Knife (Pisau Steak)

    Pisau steak lebih tajam serta memiliki tepi gigi bergerigi karena digunakan untuk memotong daging. Pisau steak tidak disediakan pada makanan formal jika dagingnya dipanggang yang bisa dimakan menggunakan pisau-pisau biasa.

    Biasanya pisau ini memiliki ukuran panjang antara 21-23 cm, di mana ujungnya lebih tebal. Di beberapa tempat mungkin akan menggunakan pisau ini, meskipun beberapa waktu memakan steak menggunakan sarung tangan.

    Bagaimana Cara Memakai Cutlery Set yang Benar

    Table manner merupakan aturan makan yang diterapkan pada acara formal, budaya table manner pertama kali muncul di wilayah Eropa mulai abad ke 17.

    Berikut ini cara yang tepat dalam penggunaan cutlery set, yaitu sebagai berikut :

    • Mempersiapkan makan, letakan garpu dan pisau di kedua sisi piring dengan arah menyerong ke bawah.
    • Ketika berhenti sejenak, posisi pisau menindih garpu dan membentuk huruf A.
    • Ketika menunggu makanan, posisikan pisau dan garpu membentuk tanda silang atau (+).
    • Ketika sudah menyelesaikan makanan, letakan pisau dan garpu sejajar dan vertikal.
    • Ketika kamu tidak menyukai makanan, letakan pisau di antara celah garpu.
    • Saat kamu menyukai makanan, letakan garpu dan pisau secara sejajar.

    Itulah beberapa penjelasan mengenai pengertian cutlery set dan jenis-jenisnya yang bisa kamu ketahui. Semoga informasi di atas bisa membantu menambah pengetahuan kamu mengenai dunia FnB.

  • Bar di Hotel: Pengertian, Jenis, dan Peralatannya

    Bar di Hotel: Pengertian, Jenis, dan Peralatannya

    Cukup banyak fasilitas umum yang ada di berbagai jenis penginapan, salah satunya bar di hotel yang kerap dijadikan tempat bersantai sambil memesan minuman.

    Biasanya, hotel akan menyediakan area khusus untuk lounge dan bar yang menyajikan aneka minuman beralkohol maupun non-alkohol untuk tamu-tamunya.

    Untuk memudahkan pemahaman, berikut ini penjelasan tentang bar di hotel yang meliputi pengertian, jenis, dan peralatannya.

    Pengertian Bar di Hotel

    Bar di hotel adalah tempat khusus sekaligus layanan dan fasilitas hotel yang menjual dan menyajikan minuman beralkohol maupun non-alkohol hingga makanan kecil.

    Secara harafiah, bar dalam dunia hospitality berasal dari kata “barrier” yang artinya penghalang.

    Penggunaan istilah ini berkaitan dengan desain bar hotel maupun bar pada umumnya yang memiliki suatu meja bernama counter.

    Meja di bar ini sendiri juga sekaligus menjadi penghalang yang membatasi ruangan  kerja bartender dengan tempat para tamu duduk untuk menikmati minuman.

    Baik bar yang ada di hotel maupun bar yang berdiri sendiri pada bangunan khusus secara umum memiliki desain dan menyajikan menu yang sama.

    Selain itu, bar juga sering kali dilengkapi dengan berbagai hiburan, musik pengiring, maupun pertunjukan tertentu untuk menarik minat tamu.

    Jenis Bar di Hotel

    Jika berbicara tentang jenis bar di hotel, menurut fungsinya terbagi dalam dua kategori, yaitu public bar dan service bar.

    1. Public Bar

    Public bar merupakan jenis bar di dalam hotel maupun berdiri sendiri di luar hotel yang sifatnya umum di mana semua tipe pengunjung diperbolehkan masuk.

    Umumnya, lokasi bar publik ini mudah terlihat dan tamu bisa memesan aneka jenis minuman secara langsung pada bartender.

    Selain itu, bartender yang berkerja saat itu juga memiliki banyak kesempatan untuk menjalin komunikasi langsung yang akrab dengan tamu.

    2. Service Bar

    Berbeda dengan public bar, service bar adalah jenis bar hotel yang secara khusus hanya diperuntukkan bagi tamu yang menginap di hotel.

    Fungsi keberadaan bar ini yaitu untuk melayani dan menyediakan minuman yang di pesan oleh tamu hotel, baik yang ingin menikmati minumannya di area hotel maupun di kamar.

    Nantinya, tamu akan memesan lewat pramusaji yang juga melayani order melalui restoran, banquet, maupun dari Room Service untuk diantarkan ke kamar.

    Jadi, meski bar berada di dalam hotel, tetapi bartender tidak akan berhubungan atau berkomunikasi langsung dengan tamu dan bahkan tidak terlihat oleh tamu.

    Peralatan Kerja di Bar Hotel

    Peralatan kerja di bar hotel dan bar umum di luar hotel tidak jauh berbeda karena nantinya sama-sama akan digunakan oleh bartender, di antaranya sebagai berikut.

    1. Shaker

    Shaker adalah salah satu peralatan kerja bartender di bar hotel yang digunakan untuk mencampurkan bahan-bahan minuman dengan merata dan cepat.

    Biasanya, ada boston shaker yang terdiri dari bagian cangkir dan gelas kaca, serta cobbler shaker yang berupa cangkir, tutup, dan saringan.

    2. Jigger

    Selanjutnya, ada jigger merupakan alat kerja di bar hotel untuk mengukur jumlah berbagai bahan minuman yang akan dicampurkan.

    Alat ini memiliki dua ukuran di bagian atas dan bagian bawah yang memungkinkan bartender untuk mengukur jumlah minuman dengan tepat sesuai resep yang diinginkan.

    3. Strainer

    Strainer atau saringan menjadi alat bartender lainnya di bar hotel maupun bar umum untuk menyaring minuman dari shaker.

    Alat penyaring tersebut juga berfungsi untuk memisahkan bahan-bahan lain yang tidak diinginkan, termasuk es, dari minuman yang akan disajikan.

    4. Stirrer

    Stirrer yaitu salah satu peralatan di bar hotel yang berguna untuk mengaduk minuman saat tidak menggunakan shaker.

    Pengaduk ini biasa digunakan untuk membuat martini atau cocktail yang umumnya tidak menggunakan es hingga bisa mencampur bahan-bahan minuman dengan lembut dan merata.

    5. Blender

    Bartender di bar hotel juga menggunakan alat blender dalam pembuatan minuman untuk mencampur es atau bahan-bahan lain yang dihaluskan.

    Dengan alat ini, bartender bisa membuat minuman lembut tetapi tetap menyegarkan, seperti smoothies atau frozen cocktail.

    6. Bar Spoon

    Bar spoon digunakan sebagai salah satu alat penting di bar hotel yang bentuknya menyerupai sendok dengan tangkai panjang dan ramping.

    Fungsi alat ini yaitu untuk mengaduk minuman dan mencampurkan bahan-bahan minuman sesuai resep dengan lembut.

    7. Cutting Board & Bar Knife

    Cutting board dan bar knife merupakan alat untuk memotong buah – buahan, seperti orange, lemon, dan lainnya di bar hotel.

    Fingsinya tersebut tidak lepas dari kebutuhan memotong bahan minuman hingga membuat garnish untuk hiasan gelas minuman.

    8. Mixing Glass

    Gelas besar di bar hotel yang digunakan untuk membuat minuman campuran tanpa juice, syrup, atau cream yaitu mixing glass.

    Penggunaan alat ini lebih sering dipilih oleh bartender jika hanya perlu mengaduk saja saat membuat minuman.

    9. Measuring Glass

    Measuring glass atau gelas pengukur adalah alat bartender di bar hotel untuk mengukur jumlah minuman dengan takaran yang tepat.

    Dalam gelas tersebut tertera skala ukur di bagian samping untuk memudahkan bartender mengetahui takaran minuman.

    10. Ice Bucket

    Ice bucket yang ada di bar digunakan sebagai wadah untuk menyimpan es yang akan membantu bartender selalu memiliki persediaan yang cukup.

    11. Ice Picker & Ice Hammer

    Ice picker digunakan untuk memecah es saat akan membuat crack ice, sedangkan ice hammer merupakan alat pemecah bongkahan es.

    Selain peralatan di atas, biasanya bar di hotel maupun bar umum juga tersedia glass ware, aneka bar supplies, serta alat pelengkap lainnya seperti alat kebersihan dan asbak.

    Demikianlah penjelasan tentang bar di hotel yang meliputi pengertian, jenis, dan peralatannya yang sudah kami rangkum.

    Berdasar informasi dan gambaran umum di atas, kamu akan semakin mudah mengenali bar di hotel dan serba-serbi tentang bar secara umum.

  • Bedanya Buffet dan All You Can Eat yang Sering Dianggap Mirip

    Bedanya Buffet dan All You Can Eat yang Sering Dianggap Mirip

    Kamu yang gemar mencoba berbagai kuliner dengan konsep beragam pasti sudah mengetahui bedanya buffet dan All You Can Eat.

    Tren dining experience ini memiliki kemiripan dari sisi keleluasaan menikmati menu meski sebenarnya mengedepankan beberapa aspek pembeda yang cukup signifikan.

    Nah, untuk lebih jelasnya lagi, simak penjelasan lengkap tentang bedanya buffet dan All You Can Eat yang sering dianggap mirip berikut ini.

    Bedanya Buffet dan All You Can Eat

    Untuk memudahkan pemahaman terkait bedanya buffet dan All You Can Eat, kamu bisa melihat dari beberapa aspek berikut ini.

    1. Konsep Penyajian makanan

    Aspek pertama yang menjadi pembeda buffet dan All You Can Eat (AYCE) adalah konsep penyajian makanannya yang mudah dikenali.

    Konsep penyajian makanan a la buffet biasanya disediakan dalam keadaan matang dan sudah tertata rapi di meja saji untuk dipilih oleh pelanggan.

    Beragam menu yang bisa dijadikan pilihan tinggal kamu ambil sesuai selera untuk disantap di meja makan yang sudah disediakan dengan nyaman.

    Sedangkan menu paket makanan pada konsep AYCE biasanya disajikan dalam keadaan mentah untuk kemudian diantarkan ke meja pelanggan.

    Nantinya, kamu bisa memasak sendiri, baik dengan cara direbus maupun dipanggang sampai matang untuk dinikmati dalam keadaan fresh dan hangat.

    Beberapa resto AYCE juga menawarkan konsep pemilihan menu secara mandiri baru kemudian dibawa ke meja makan untuk di masak sendiri.

    2. Menu Makanan

    Menu makanan pada konsep buffet dan All You Can Eat juga memiliki perbedaan yang cukup mudah dikenali.

    Untuk konsep buffet, menu yang disediakan cukup beragam dengan rasa yang variatif, mulai dari nasi, sayur berkuah, tumis, aneka lauk, kerupuk, buah, hingga makanan penutup.

    Sedangkan AYCE umumnya terdiri dari daging, sayuran, jamur, dan sebagainya dalam bentuk paket menu, seperti shabu-shabu, suki, hingga grill daging,

    3. Harga Menu Makanan

    Perbedaan penerapan sistem harga menu makanan juga bisa memperlihatkan beda antara buffet dan All You Can Eat.

    Untuk buffet, makanan yang disajikan a la carte sudah ditentukan harganya per menu sesuai jenisnya yang sudah dipilih pelanggan.

    Jadi, kamu hanya harus membayar menu yang dipilih dan diambil dalam porsi kecil maupun personal sesuai selera.

    Sementara di restoran All You Can Eat, makanan yang ditawarkan memiliki harga satu paket menu tanpa ada biaya tambahan, kecuali pajak makanan dan servis.

    Meski begitu, ada juga beberapa restoran buffet yang menawarkan harga AYCE, seperti paket buffet breakfast di hotel tanpa menginap.                                 

    4. Lokasi Resto

    Aspek lokasi juga menyoroti bedanya All You Can Eat dan buffet meski juga sama-sama berada disajikan di restoran.

    Namun, konsep All You Can Eat lebih sering diterapkan di restoran berbintang maupun restoran khusus yang berdiri sendiri.

    Sedangkan konsep buffet jauh lebih luas sebab tersedia di berbagai kelas restoran maupun rumah makan.

    Beberapa restoran di hotel juga kedapatan menggunakan konsep buffet yang bertujuan menarik pelanggan dari luar tanpa menginap.

    5. Durasi Makan

    Beda All You Can Eat dan buffet selanjutnya terletak pada durasi makan yang cukup kentara hingga kamu semakin mudah mengenali kedua konsep ini.

    Umumnya, restoran AYCE memiliki durasi makan yang ditetapkan, mulai dari 60 menit, 90 menit, sampai 120 menit.

    Jika waktunya habis, maka pelanggan resto harus segera menyudahi aktivitas makan dan membayar paket menu yang dipesan.

    Uniknya, resto All You Can Eat juga kerap menawarkan promo makan gratis jika mampu menghabiskan paket menu dalam durasi waktu tertentu yang sudah ditentukan.

    Sementara di restoran buffet, termasuk di hotel berbintang, tidak menerapkan batasan waktu hingga pelanggan bisa menikmati sajian menu dengan lebih leluasa.

    Kamu bisa tetap duduk di resto selama masih buka atau di jam-jam makan tertentu untuk menghabiskan makanan yang sudah dipesan.

    Demikianlah rangkuman yang sudah kami buat terkait penjelasan lengkap tentang bedanya buffet dan All You Can Eat yang sering dianggap mirip.

    Melalui informasi di atas, diharapkan kamu bisa memahami dengan lebih mudah bedanya buffet dan All You Can Eat.

    Selain itu, kamu juga bisa menentukan ingin makan di restoran dengan konsep buffet maupun All You Can Eat sesuai keinginan dan selera masing-masing.

  • Mengenal Apa itu Executive Chef? Tugas, dan Kisaran Gajinya

    Mengenal Apa itu Executive Chef? Tugas, dan Kisaran Gajinya

    Di dunia bisnis Food and Bevarage (F&B), keberadaan seorang chef yang handal adalah salah satu tolak ukur akan kesuksesan yang bakal tercapai. Akan tetapi belum banyak yang tahu jika sebenarnya ada banyak sekali jenis chef, salah satunya adalah executive chef.

    Pengertian dari executive chef adalah pribadi profesional yang menggeluti bidang kuliner dengan tugas utamanya adalah memimpin dapur. Jadi adalah sebuah tuntutan bagi seorang chef untuk memiliki skill leadership serta manajemen waktu selain kemahirannya mengolah berbagai jenis masakan.

    Di tanah air, ada banyak jalan yang dapat Anda gunakan jika berminat untuk menjadi seorang chef. Anda dapat mempelajari berbagai hal tentang chef pada artikel ini sebelum memutuskan ingin mengambil kesempatan untuk dapat menjadi seorang chef profesional atau tidak.

    Tugas Exceutive Chef

    Dari uraian di atas Anda telah paham jika tugas utama seorang executive chef adalah mengelola sekaligus memantau semua kegiatan di dapur.

    Di bawah kedudukannya terdapat beberapa jenis chef yang juga merupakan jenjang atau level karir seorang chef.

    Entry level karir seorang chef executive biasanya bermula dari tingkatan paling dasar yaitu commis chef. Seiring dengan peningkatan jam terbang, pengalaman serta kemampuan yang ada, seorang commis chef dapat meniti karir hingga menjadi head of chef alias executive chef.

    Seorang head of chef memiliki tugas dalam memastikan semua makanan yang tersaji telah memenuhi standar yang ada. Hal tersebut tercapai melalui cara pengawasan proses pembuatan, mencicipi, memberi tambahan bumbu serta mengawasi tampilan akhir sebuah hidangan.

    Selain itu berikut beberapa tugas lain bagi seorang executive chef:

    1. Melakukan pengawasan atas operasional dapur.
    2. Melakukan pengelolaan anggaran serta persediaan bahan pangan.
    3. Mempekerjakan sekaligus melatih staf dapur.
    4. Mengelola hubungan dengan para vendor.
    5. Menyusun menu hidangan.
    6. Melakukan pengawasan ketat atas kualitas sajian termasuk teknik memasak.
    7. Melakukan pengawasan atas pemakaian standar keselamatan.
    8. Melakukan survei atas kepuasan layanan dan kualitas.

    Estimasi Gaji Chef di Indonesia

    Estimasi kisaran gaji bulanan yang menjadi hak bagi seorang executive chef sangat beragam. hal tersebut biasanya terpengaruh banyak hal, antara lain pendidikan, pengalaman kerja serta lokasi tempat kerja.

    Berikut ini variasi kisaran gaji seorang Chef berdasarkan tingkatan atau level karirnya:

    1. Commis chef = antara Rp 3.100.000 sampai Rp 3.600.000 tiap bulan.
    2. Chef de Partie (Station Chef or Line Chef) = berkisar Rp 3.000.000 sampai Rp 6.000.000 tiap bulan.
    3. Sous Chef (Under The Chef) = berkisar antara Rp 5.000.000 hingga Rp 7.000.000 tiap bulan.
    4. Chef de Cuisine (Head of Chef) = antara Rp 5.000.000 sampai Rp 9 .000.000 tiap bulan.
    5. Executive Chef (Group of Chef) = sekitar Rp 11.000.000 hingga Rp 14.000.000 tiap bulan.

    Tingkatan Karir Seorang Chef

    Tingkatan Karir Seorang Chef

    Sebelum naik sampai tingkatan executive chef, Anda harus melewati beberapa jenjang tahapan karir chef sebagai berikut:

    1. Commis chef

    Istilah lain dari Commis chef adalah asisten chef, yang mana posisi ini merupakan posisi awal jika Anda berminat meniti karir sebagai seorang chef profesional. Anda yang baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah kuliner akan menempati posisi ini.

    Untuk jumlah commis chef pada suatu dapur sangat bervariasi tergantung pada jenis dapur serta jenis hidangan yang harus tersajikan.

    2. Chef de Partie

    Istilah lain dari chef de partie adalah station chef atau ada juga yang menyebutnya sebagai line chef. Sesuai namanya, tugas utama chef de partie adalah mengelola station yang ada dalam suatu dapur.

    Pada jenjang chef de partie biasanya terdiri atas: fish chef, roast chef, saute chef, grill chef, fry chef, butcher, pastry chef, vegetable chef, pantry chef, dan chef de tournant. Tugas setiap chef tersebut adalah membuat hidangan masakan sesuai dengan nama bagiannya masing-masing.

    3. Sous Chef

    Sous chef atau second chef bertugas memberikan laporan kepada chef de cuisine, melakukan pengawasan pada chef de partie, serta menggantikan tugasnya ketika ada kendala.

    4. Chef de Cuisine

    Head of chef adalah istilah lainnya. Tugas utama chef de cuisine adalah melakukan pengelolaan menu, penyuplaian bahan makanan, anggaran belanja serta staf dapur. Biasanya pada skala restoran besar, posisi ini tak banyak terlibat pada proses persiapan hidangan.

    5. Executive Chef (group of chefs)

    Atau istilah lainnya group chef memiliki tugas utama untuk melakukan pengelolaan semua dapur dengan sedikit terlibat pada proses persiapan makanan.

    Keterampilan yang Wajib Dimiliki Chef

    Untuk menjadi seorang chef, dengan jenjang karir tertinggi yaitu executive, ada beberapa hal wajib yang harus Anda kuasai, yaitu:

    1. Memiliki Kreativitas

    Sudah pasti seorang chef perlu untuk selalu bisa kreatif agar mampu membuat  beragam inovasi menu makanan baru demi kesuksesan usaha kuliner yang dikelolanya.

    2. Mampu Mengelola Waktu

    Manajemen waktu juga wajib Anda miliki sebagai salah satu skill wajib pada pekerjaan bidang kuliner ini. Dengan kemampuan manajemen waktu yang baik, maka pekerjaan akan dapat menjadi lebih efektif.

    3. Kepemimpinan

    Chef harus mampu memimpin semua chef di bawahnya dalam mengatur standar serta metode memasak staf dapur. Hal tersebut memastikan agar standar bagi pelayan saat menyajikan makanan selalu terpenuhi.

    4. Teliti

    Chef juga harus mampu memperhatikan detail pada setiap elemen makanan sehingga akan dapat menghasilkan tak hanya tampilan mempesona dengan rasa yang luar biasa.

    5. Mampu Berkomunikasi

    Karena membawahi banyak chef lain, maka chef executive harus memiliki kemampuan berbahasa yang mumpuni agar komunikasi dapat berjalan dengan baik.

    Latar Belakang Pendidikan Chef

    Syarat pendidikan awal sebelum menjadi executive chef adalah telah lulus SMA atau yang sederajat. Setelah itu Anda harus mau mengupayakan pendidikan tambahan seperti Jurusan Tata Boga meski bukan syarat wajib.

    1. Pelatihan Jenjang Karier Chef

    Meski tak wajib namun sertifikasi adalah hal yang akan mampu menunjukkan keahlian umum seseorang di bidangnya. Selain itu, sertifikasi akan membuat Anda lebih unggul dibanding kandidat lain.

    2. Pengembangan Karier Chef

    Beberapa langkah yang dapat Anda tempuh untuk berkarir sebagai chef, yaitu:

    a. Tambah Ilmu

    Bacalah artikel atau sumber bacaan lain yang akan dapat meningkatkan pengetahuan Anda secara umum tentang berbagai hidangan kuliner. Bisa berupa pengetahuan tentang ragam masakan dan minuman kekinian atau ragam kuliner khas suatu daerah.

    Dengan wawasan dunia kuliner yang luas maka Anda akan semakin mudah saat harus berkreasi membuat aneka menu masakan baru.

    b. Perjelas Spesialisasi

    Dari awal Anda harus memiliki gambaran jelas akan karir yang sedang berjalan. Apakah ingin memiliki usaha kuliner mandiri atau bergabung dengan restaurant chain tingkat tinggi.

    c. Ikutilah Banyak Kelas Kuliner

    Tak hanya dengan membaca, demi peningkatan karir Anda juga harus mampu untuk meningkatkan keterampilan dengan ikut banyak kelas kuliner.

    Pilihlah berbagai tema serta jenis masakan guna menambah tinggi tingkat keterampilan yang ada.Demikianlah penjelasan mengenai berbagai hal tentang executive chef. Semoga membantu!

  • Cook Helper: Pengertian, Tugas, Syarat, dan Besaran Gajinya

    Cook Helper: Pengertian, Tugas, Syarat, dan Besaran Gajinya

    Cook Helper umumnya ada di restoran, hotel, rumah sakit, bahkan ada di lembaga pendidikan seperti sekolah. Tugasnya adalah untuk menjaga kebersihan, memelihara, menyiapkan, sampai dengan menyimpan berbagai bahan di dapur dengan baik.

    Profesi ini dikerjakan dengan membantu juru masak untuk menyiapkan makanan, mencuci piring, dan membersihkan dapur.

    Jadi, istilah tersebut juga disebut sebagai asisten memasak. Berikut informasi lebih lengkapnya tentang pengertian dan tugasnya.

    Apa itu Cook Helper?

    Pengertian Cook Helper adalah orang yang bertugas untuk membantu semua aktivitas di dapur tetapi bukan menjadi koki utama.

    Anda hanya akan bertindak sebagai asisten yang membantu mempersiapkan makanan dengan baik dan harus memenuhi standar pangan.

    Pasalnya, dalam hal membuat makanan, harus sesuai dengan standar kebersihan dan higienitas makanan. Untuk itu, setiap juru masak membutuhkan profesi ini untuk membantunya memberikan pelayanan yang maksimal untuk kesehatan dan kepuasan pelanggan.

    Cook Helper artinya asisten koki yang termasuk bagian dari departemen food and beverage service.

    Jangan meremehkan pekerjaan ini, karena banyak koki profesional yang memulai karirnya dengan pengalaman kerja sebagai asisten koki.

    Baca juga: Chef de Partie: Pengertian, Tugas dan Tanggung Jawab, Gaji

    Apa Saja Tugas Cook Helper?

    Apa Saja Tugas Cook Helper?

    Ada tugas dan tanggung jawab Cook Helper yang perlu Anda ketahui apabila tertarik dalam profesi tersebut. Peran profesi ini dalam bisnis restoran dan makanan sangat penting karena bisa memudahkan pekerjaan koki.

    Para koki juga bisa lebih fokus untuk memasak dan tidak perlu untuk membersihkan dapur sehingga hidangan yang disediakan menjadi lebih cepat masak. Jadi, ini memberikan fungsi untuk menunjang efisiensi dan efektivitas koki dan pekerja lainnya di dapur.

    Ada banyak tugas yang harus diemban oleh profesi yang satu ini. Mulai dari mempersiapkan makanan sampai membersihkan dapur adalah tugas yang tidak boleh dilewatkannya.

    Untuk mengetahui informasi lebih lengkap tentang tugasnya, berikut akan dijabarkan secara lebih rinci.

    Baca juga: Tugas Chef dan Mitos Keliru Soal Chef

    1. Mempersiapkan Alat Memasak

    Tugas pokok yang pertama adalah mempersiapkan alam memasak. Hal ini yang wajib dilakukan sebelum juru masak mulai mengolah makanan. Anda perlu menyediakannya di tempat yang mudah diambil oleh juru masak.

    Dengan begitu, proses memasaknya juga menjadi cepat. Juru masak juga tidak perlu kebingungan mencari alat yang penting dalam memasak. Oleh sebab itu, penting untuk memiliki pengetahuan tentang alat apa saja yang dibutuhkan.

    Mulai dari jenis pisau dan fungsinya, sampai dengan berbagai wadah yang tepat juga harus diketahui. Persiapan tersebut juga termasuk membersihkan peralatan yang dipakai sebelumnya.

    2. Mempersiapkan Bahan Masakan atau Mentah Untuk di Proses

    Berikutnya adalah memiliki tugas dalam mempersiapkan semua bahan yang diperlukan oleh chef tersebut. Anda perlu menyiapkannya di meja yang sudah disediakan. Tujuannya agar chef bisa langsung mengolahnya dengan baik.

    Banyak bahan mentah yang harus disiapkan mulai dari bahan utama sampai bumbu-bumbu yang dibutuhkan. Persiapan bahan mentah tidak hanya meletakkannya pada meja tetapi juga harus membersihkannya untuk bisa langsung diolah.

    Contohnya membersihkan ikan dan memotong-motongnya menjadi beberapa bagian. Dengan demikian, tugas  dari asisten koki ini tidak boleh disepelekan karena Anda harus membuat pekerjaan chef menjadi lebih mudah dan bukan malah mempersulitnya.

    Keahlian dalam memotong sampai membersihkan bahan mentah adalah wajib dimiliki.

    3. Membersihkan Berbagai Perlengkapan Dapur

    Setelah hidangan disajikan kepada pelanggan dan sudah disantap, tugasnya juga harus membersihkan perlengkapan alat yang sudah dipakai. Piring tempat hidangan harus dicuci sampai bersih.

    Tak hanya itu, alat dapur yang sebelumnya dipakai juga dibersihkan mulai dari wajan, panci, sendok, dsb. Semua itu, penting dilakukan agar kebersihan makanan terjaga. Dengan begitu, kualitas makanan yang dihidangkan juga lebih aman dan baik dikonsumsi.

    Kebersihan merupakan hal dasar yang perlu dilakukan terutama bagi hotel mewah atau restoran berkelas. Jangan sampai ada komplain terkait kebersihan peralatan makanan karena ini bisa memperburuk citra bisnis yang susah dibangun.

    4. Menyimpan Semua Peralatan dengan Baik

    Setelah peralatan sudah bersih, Cook Helper tugasnya juga harus memastikan peralatan tersimpan dengan baik. Anda harus mengetahui letak penyimpanan dengan baik. Selain itu, diperlukan juga penyimpanan dengan tata letak yang rapi.

    Misalnya, piring ditempatkan di lemari piring, dst. Hal ini bertujuan agar dalam proses persiapan alat menjadi lebih mudah dan cepat untuk digunakan pada esok harinya. Dibutuhkan ketelatenan dan kerapian dalam bekerja agar Anda menjadi ahli di bidang tersebut.

    5. Membantu Juru Masak Mengolah Makanan

    Tugas pokok lainnya yang diberikan oleh asisten juru masak adalah dapat membantu saat proses pengolahan makanan. Anda tidak hanya mempersiapkan bahan dan membersihkannya tetapi bisa turut andil dalam proses memasak.

    Oleh sebab itu, penting memiliki ketelitian, cepat tanggap, dan kurang lebih tahu banyak dalam proses memasak. Anda juga akan dipantau oleh juru masak sehingga perlu memasaknya dengan baik.

    Syarat Menjadi Cook Helper

    Setelah mengetahui tanggung jawab asisten memasak, ada juga kualifikasi Cook Helper yang harus Anda ketahui. Informasi ini perlu ditelusuri jika Anda memang tertarik untuk memiliki pekerjaan ini.

    Dengan mengetahui beberapa syarat ini juga akan membantu Anda untuk mempersiapkan dengan matang dokumen apa saja yang harus disediakan ketika melamar pekerjaan. Berikut ini adalah beberapa syarat yang harus Anda ketahui.

    • Memiliki Ijazah minimal SMA.
    • Punya pengalaman di bidang dapur. Hal ini dibuktikan dengan ahli dalam membantu pengelolaan yang ada di dapur.
    • Sudah punya lisensi food handler diutamakan.
    • Bisa berdiri dalam waktu yang lama. Pasalnya, kemampuan ini diperlukan ketika berada di dapur. Ada banyak pesanan yang mungkin menunggu masakan. Jadi, Anda harus mampu membantu juru masak dengan menyiapkan berbagai keperluan dalam waktu lama.
    • Memiliki keahlian dalam menggunakan peralatan dapur. Ini diperlukan untuk menyiapkan bahan masakan seperti mengupas bawang, memotong wortel, dsb.
    • Punya keterampilan komunikasi. Keterampilan ini adalah hal yang lumrah dimiliki oleh berbagai profesi. Adanya komunikasi yang baik bisa membuat Anda dapat menjalankan perintah tanpa adanya miskomunikasi karena dalam memasak diperlukan kecepatan.
    • Memiliki keahlian dalam berorganisasi. Semua pekerja yang ada di dapur juga harus memiliki integritas yang tinggi agar masakan yang dibuat cepat selesai. Oleh sebab itulah penting memahami bagaimana cara kerja sama yang baik antar pekerja.

    Gaji Cook Helper

    Informasi yang banyak ditunggu-tunggu adalah masalah gaji. Ketertarikan seseorang untuk bekerja tentu saja dipengaruhi oleh gajinya. Peluang Cook Helper saat ini cukup besar karena semakin berkembangnya industri.

    Akibatnya, banyak perhotelan, rumah sakit, panti jompo, sampai restoran yang membutuhkan jasa ini. Hal ini karena perannya yang begitu besar sehingga banyak lowongan pekerjaan yang terbuka di dalam bidang ini.

    Selain peluang kerjanya yang bagus, gajinya juga lumayan sesuai dengan kelas tempat yang dipilih. Adapun jika bekerja di hotel, maka gajinya terbilang lumayan. Untuk hotel bintang 2, Anda bisa mendapatkan penghasilan dari Rp 2 juta- Rp 2,5 juta.

    Sedangkan untuk hotel bintang 3, gajinya lebih besar lagi yaitu mencapai Rp 4 juta sampai Rp 5 juta tiap bulannya. Tentu ini terbilang menggiurkan. Namun, sekali lagi, ini juga tergantung dari tempat Anda bekerja.

    Jika bekerja di restoran kecil, maka gajinya juga bisa saja lebih rendah. Ada juga untuk pekerja part time yang upahnya diberikan setiap pertemuan saja. Selain itu, gaji profesi ini juga tergantung dari keahlian yang dimiliki.

    Apabila Anda memiliki sertifikat ahli maka tentu atasan dapat mempertimbangkan gaji Anda lebih baik lagi. Jadi, Anda bisa mengajukan kenaikan gaji kedepannya. Ada juga yang mendapatkan tunjangan mulai dari kesehatan, transportasi, sampai uang makan.

    Pilih Part Time atau Full Time?

    Bagi yang sudah memiliki pekerjaan tetap, maka Anda bisa menjadikan profesi ini sebagai sampingan. Artinya, Anda dapat melamar asisten juru masak sebagai part time atau  tidak penuh. Jamnya adalah sekitar 4-5 jam saja.

    Sedangkan apabila ingin menjadi pekerjaan utama, maka pilihlah yang full time dengan kisaran waktu 8 jam tiap hari.

    Penutup

    Demikian penjelasan tentang profesi Cook Helper yang bisa dijadikan profesi bagi Anda yang berminat dalam dunia dapur. Cari lowongan kerja terbaik sesuai dengan kualifikasi yang Anda miliki. Semoga bermanfaat!

  • English Service: Pengertian, Ciri dan Table Setup yang Benar

    English Service: Pengertian, Ciri dan Table Setup yang Benar

    English service adalah salah satu bagian dari table manner yang banyak diberikan di restoran atau rumah. Layanan ini diberikan untuk memberikan kesan positif pada pemilik rumah dan juga tamu yang nantinya akan hadir.

    Layanan ini bersifat formal sehingga berbagai hal yang nantinya akan diberikan sudah ditata dengan bahkan peletakan atau tab bus setup pun sudah dilakukan dengan sempurna sehingga para tamu atau pemilik rumah bisa langsung menikmatinya.

    Untuk mengetahui lebih lanjut terkait dengansalah satu jenis service restoran, khususnya pelayanan ala English bisa disimak dalam artikel di bawah ini. Dengan begitu akan ada sedikit gambaran bagaimana cara penyajian makanan sesuai dengan yang dilakukan di Inggris.

    English Service adalah

    Sebagai salah satu layanan restoran yang sangat formal, English service banyak dilakukan di beberapa hotel atau restoran fine dining yang ada di seluruh dunia. Dengan layanan ini semua orang akan merasakan bagaimana layanan yang diterima oleh keluarga kerajaan.

    Layanan ini diberikan dengan memberikan makanan atau minuman secara bergantian. Biasanya pemilik rumah atau orang yang mengadakannya akan mendapatkan pelayanan terlebih dahulu baru setelah itu dilanjutkan ke beberapa tamu yang ada di sekitarnya.

    Biasanya English service akan dilakukan dengan jumlah tamu yang cukup banyak atau terbatas. Jumlah makanan yang disajikan sama mulai dari bagian appetizer hingga bagian penutup atau dessert.

    Jadi semua orang akan mengkonsumsi makanan yang sama mulai dari awal hingga akhir. Selanjutnya menu-menunya disajikan adalah menu-menu Western atau yang sesuai dengan keinginan dari pemilik rumah atau yang dipilih tamu.

    Ciri-Ciri English Service

    Terdapat beberapa ciri khas dan khusus yang dimiliki oleh layanan English service. Berikut beberapa contoh ciri yang mungkin tidak akan bisa ditemukan di layanan lainnya.

    1. Host Dilayani Dahulu

    Satu hal yang menjadi salah satu ciri khas dari English service adalah orang yang menyediakan atau host akan dilayani terlebih dahulu oleh para waiters. Berbagai jenis makanan akan diletakkan di depannya baru ke tamu yang lain.

    Biasanya kamu terdekat dari host akan diberikan sajian terlebih dahulu lalu menjauh hingga paling akhir. Biasanya ini akan dilakukan dengan cukup cepat sehingga tidak perlu khawatir harus menunggu terlalu lama.

    Ketika sudah diberikan makanan host bisa langsung memakannya atau mengajak beberapa tamu untuk makan bersama-sama. Dari sinilah prosesi makan sudah bisa dilakukan mulai dari awal hingga akhir.

    2. Lebih Cepat Saat Penyajian

    Dibandingkan dengan layanan ala Rusia, English service adalah yang paling cepat. Biasanya jumlah waiters akan ada cukup banyak dan melayani semua tamu dari satu server dapur yang sama.

    Layanan ini akan diberikan satu persatu hingga selesai. Karena layanannya cepat semua tamu yang ada di sini akan menikmati seluruh hidangan dalam kondisi. Jadi mereka bisa menikmati kondisi terbaik dari makanan yang disajikan.

    Namun apabila jumlah tamunya cukup banyak biasanya akan sedikit memakan waktu. Namun tidak perlu khawatir karena makanan yang disajikan biasanya dalam kondisi hangat sehingga masih bisa dinikmati oleh semua orang.

    3. Dipakai untuk Acara Khusus

    Biasanya service tidak diadakan begitu saja tanpa ada alasan yang jelas. Cara makan ini biasanya disajikan untuk mereka yang sedang mengadakan acara khusus seperti pernikahan atau pesta lainnya.

    Pemilik rumah atau host akan mengundang rekan atau keluarga untuk ikut tergabung dalam acara makan itu. Ini dilakukan untuk memberikan penghormatan pada tamu yang datang sekaligus menikmati hidangan secara bersama-sama.

    4. Persiapan Lama

    Proses penyajian untuk cara makan ini memang cukup cepat dibandingkan dengan yang lain. Namun yang cukup lama adalah persiapannya karena ada banyak hal yang harus dilakukan.

    Itulah kenapa saat mengadakan pesta biasanya membutuhkan waktu yang cukup panjang di dapur. Kamu setelah semuanya matang bisa langsung dijadikan dengan cukup mudah.

    5. Aturan Makan yang Tetap

    Aturan makan yang nantinya akan dilakukan biasanya sama dan tidak akan berubah-ubah. Biasanya saat tamu sudah datang akan langsung disajikan makanan pembuka yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai peningkat nafsu makan.

    Setelah itu barulah gantian makanan utama yang akan disajikan terlebih dahulu pada host. Jika beberapa makanan membutuhkan pengirisan atau sejenisnya biasanya host akan melakukan itu dibantu oleh para waiters.

    Selanjutnya makanan akan dibagikan secara merata. Untuk saus atau sejenisnya akan diletakkan pada meja sehingga kamu bisa mengambilnya sendiri. Selanjutnya untuk beberapa minuman biasanya waiters akan mengisi satu persatu gelas yang kosong.

    Prosedur Table Setup English Service

    Table setup english service

    English service adalah salah satu layanan makanan dan minuman yang cukup kompleks. Bahkan urusan table setup pun juga harus diperhatikan dengan sempurna.

    Untuk urusan penataan meja biasanya akan mengikuti aturan di bawah ini.

    • Sendok dan juga pisau biasanya diletakkan pada sisi kanan piring. Sementara itu untuk garpu akan berada di sisi kiri dari piring.
    • Glassware atau gelas untuk wine atau anggur akan diletakkan di sisi kiri dari gelas yang nantinya akan digunakan untuk menuangkan air minum.
    • Selanjutnya untuk beberapa jenis minuman lain akan disajikan oleh waiters secara langsung ke tamu apabila mereka membutuhkannya.

    Prosedur Penyajian English Service

    Dalam hal ini, prosedur penyajian makanan dan minuman dalam english service sedikit berbeda dengan jenis service yang lainnnya. Berikut ini adalah prosedur dan langkah-langkahnya:

    • Menu main course biasanya diletakkan pada meja sementara saat tamu memasuki area dining.
    • Daging, atau main entree diletakkan langsung di depan host dengan piring yang hangat dimana ia menyiapkan porsi dagin yang hendak di berikan ke tamu terdekat.
    • Semua saus, side dish, dan sayuran disajikan di atas meja, dan akan diambikl sendiri oleh tamu.
    • Waiter/Waitress menuangkan air es dan meletakkan butter ke atas meja. Roti tidak disajikan jika tidak dibutuhkan atau diminta.
    • Soup disajikan oleh server ke setiap masing masing mangkuk pelanggan. Host bertugas untuk mengantarkan soup ke tamu terdekat hingga semua mendapat bagian.
    • Dalam satu kasus, bisa saja host mendapatkan piring terakhir, namun acara makan belum dimulai sampai host mulai makan.

    Kelebihan English Service

    English service adalah layanan terbaik yang memiliki beberapa kelebihan. Biasanya layanan ini akan memiliki hal berikut ini.

    • Menunjukkan suasana kekeluargaan yang sangat kental karena semua orang yang ada di sana akan mendapatkan makanan atau hidangan yang sama.
    • Semua tamu yang datang ke sana bisa menentukan seberapa besar jumlah porsi yang nantinya akan dimakan. Jadi tidak perlu khawatir apabila porsi makannya memang sedikit.
    • Cara pelayanannya sebenarnya sangat sederhana sehingga siapapun bisa melakukan itu dengan baik. Jadi waiters saya masih pemula sekalipun masih bisa melakukannya.
    • Proses pelayanan ini benar-benar sangat cepat dibandingkan dengan yang lain karena tamu juga akan melayani dirinya sendiri.
    • Waiters akan melayani lebih banyak tamu karena mereka tidak akan terpatok pada satu tempat saja.

    Kekurangan English Service

    Sementara itu untuk kelemahannya juga tetap ada meski sudah terbilang cukup sempurna dibandingkan dengan yang lain. Berikut beberapa kelemahan yang dimiliki oleh English service.

    • Tamu yang datang akan mendapatkan perhatian yang tidak terlalu banyak dan tergantung dengan kebutuhan mereka.
    • Koki akan sulit menentukan porsi sehingga mereka bisa saja kehabisan porsi ketika sudah disajikan.
    • Ada kemungkinan sajian yang diberikan jadi berantakan karena tamu akan mengambil sendiri.
    • Apabila diterapkan pada restoran fine dining kemungkinan besar tidak akan sesuai karena segala hal yang berkaitan dengan layanan lebih banyak dilakukan secara mandiri.

    English service adalah salah satu contoh dari penyajian makanan yang sangat sempurna. Biasanya penyajian ini dilakukan di rumah atau bisa juga dilakukan di restoran yang menyajikan layanan dining service.

    Bagi beberapa orang mungkin layanan ini terlihat sangat berlebihan karena semuanya dilayani dengan sempurna. Namun bagi beberapa orang justru layanan ini terlihat sangat sempurna karena semuanya sudah disiapkan dengan rapi.

  • Chef de Partie: Pengertian, Tugas dan Tanggung Jawab, Gaji

    Chef de Partie: Pengertian, Tugas dan Tanggung Jawab, Gaji

    Pekerja yang ada di dapur tidak hanya koki, tetapi ada juga Chef de Partie. Nama ini banyak yang masih asing di telinga kita. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahuinya terutama bagi yang tertarik dengan pekerjaan yang satu ini.

    Koki di dapur sejatinya terdiri dari beberapa tingkatan. Koki punya atasan yang disebut dengan Demi chef.

    Sedangkan di atasnya lagi dimiliki oleh profesi ini. Demi chef bekerja sebagai asistennya. Untuk informasi selengkapnya simak penjelasannya berikut.

    Apa itu Chef de Partie?

    Banyak yang belum tahu apa itu Chef De Partie. Sebutan lainnya adalah Station Chef yang merupakan orang bertanggung jawab dalam kategori kitchen station yang dipimpinnya.

    Dalam sebuah restoran atau hotel yang tingkat kesibukan bagian kitchen sangat padat, biasanya Chef de Partie dibantu oleh seorang asisten atau Demi Chef.

    Namun, dalam sebagain besar kitchen, Chef de Partie akan menjalankan sectionnya sendiri.

    Chef de Partie terdiri dari 3 level utama, yakni:

    • Demi: Demi chef adalah asisten dari Chef de Partie.
    • Chef de Partie: Seseorang yang bertugas atau incharge dalam section tertentu di sebuah kitchen.
    • Senior: Level untuk seseorang yang sudah punya banyak pengalaman dan keterampilan.

    Baca juga: Tugas Chef dan Mitos Keliru Soal Chef

    Tugas dari Chef de Partie

    Pekerjaan ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar yang harus Anda ketahui. Berikut adalah tugas utamanya:

    • Sebagai pengawas dalam station yang dipimpinnya.
    • Mengawasi kegiatan operasional di seksi yang dipimpinnya.
    • Melakukan briefing kepada bawahan setiap hari untuk melakukan tindakan yang tepat dalam proses pemasakan.
    • Membagikan penyerahan tugas kepada anak buah dan seluruh stafnya setiap hari.
    • Membantu dalam memberikan solusi ketika ada masalah muncul berkaitan dengan kegiatan operasional di dapur.
    • Memastikan semua kegiatan di dapur terkendali.

    Tanggung Jawab Chef de Partie

    Selain tugas, ada dua tanggung jawab umum yang harus dilakukan oleh pekerjaan yang satu ini.

    Pertama yaitu bertanggung jawab dalam kelancaran dan keselamatan kerja sectionnya. Oleh sebab itu, profesi ini mengharuskan Anda mengawasi setiap section dengan baik.

    Perlu juga diberikan briefing terkait dengan keselamatan kerja. Hal ini karena setiap pekerja di dapur memiliki risiko yang tinggi terhadap kecelakaan kerja di dapur. Pasalnya, dapur memiliki peralatan yang tajam sehingga rawan terkena pisau dan terluka.

    Selain itu, ada api di kompor yang juga membahayakan. Oleh sebab itu, penting untuk memberikan panduan terkait dengan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di tempat kerja.

    Selalu memberikan himbauan untuk menggunakan alat safety seperti sarung tangan, masker, atau sepatu pada saat memasak.

    Tanggung jawab kedua adalah meningkatkan disiplin kerja pada setiap staf.

    Disiplin kerja yang baik di kitchen harus ditingkatkan demi kelancaran aktivitas operasional. Hal ini membuatnya memiliki tanggung jawab besar yang harus diemban.

     Tanggung Jawab Khusus Chef de Partie

    1. Menyiapkan, memasak dan menyajikan makanan untuk section tertentu.
    2. Melakukan training dan managing chef lain yang levelnya di bawah Chef de Partie
    3. Membantu Sous Chef dan Head Chef dalam mengembangkan makanan dan menu baru.
    4. Mengikuti semua prosedur kesehatan dan keselamatan selama bekerja
    5. Tetap aware terhadap keuntungan dan sedikit mungkin waste
    6. Terbiasa dengan peraturan perusahaan dan tanggung jawab sebagai Chef de Partie

    Nama Lain dari Chef de Partie

    Selain Station Chef, ada nama lainnya yang diberikan untuk menyebut pekerjaan ini. Namanya disesuaikan dengan pekerjaan khusus mereka. Berikut adalah diantaranya:

    1. Garde Manger atau Pantry Chef

    Pantry chef adalah sebutan bagi para chef yang khusus untuk mengolah menu beku. Baik itu frozen food maupun cold appetizer. Contohnya adalah sosis, salad, dsb.

    2. Vegetable Chef atau Entremetier

    Sebutan chef yang khusus mengolah makanan dengan tema sayuran. Contohnya seperti salad, sup, dan pasta sayur.

    3. Butcher atau Boucher

    Merupakan chef yang khusus menangani perdagingan. Contohnya adalah mengolah daging ayam, sapi, kambing, dsb.

    4. Poissonnier atau Fish Chef

    Chef yang menangani hidangan seafood atau ikan.

    5. Fry Chef atau Friturier

    Sebutan untuk chef yang memiliki banyak pesanan dan berkaitan dengan penggorengan. Sebutan bagi banyaknya makanan yang digoreng tersebut, adalah friturier.

    5. Roast Chef atau Rotisseur

    Sesuai dengan namanya, sebutan ini khusus untuk chef yang mengolah makanan yang di roasting atau dioven. 

    6. Grill Chef atau Grillardin

    Chef ini juga berkolaborasi dengan Roast Chef karena tugasnya hampir sama. Namun, sebutan ini lebih kepada yang khusus mengolah makanan grill atau dipanggang.

    7. Saute Chef atau Saucier

    Chef ini berbakat dalam bidang pertumisan dan membuat saus.

    8. Pastry Chef atau Patissier

    Chef ini banyak ditemui karena tugasnya membuat hidangan penutup dan ringan. Contohnya adalah pudding, kue, cake, dsb.

    9. Tournant atau Roudsman

    Istilah untuk petugas cadangan yang menggantikan station ketika sudah kekurangan chef.