Category: Food & Beverage Service

  • Apa itu Bartender? Pengertian, Tugas, Peralatan, dan Kisaran Gajinya

    Apa itu Bartender? Pengertian, Tugas, Peralatan, dan Kisaran Gajinya

    Pernahkah kamu pergi ke sebuah hotel, bar resto, maupun club malam? Terkadang kamu akan menemui peracik minuman yang berdiri di belakang meja bar. Merekalah yang disebut dengan bartender.

    Dalam industri hospitality maupun food and beverage, seorang bartender punya peran layaknya front office. Merekalah yang menghidupkan suasana dan melayani para tamu yang datang.

    Lantas, apakah yang dimaksud dengan bartender? Apakah tugas bartender adalah hanya meracik minuman?

    Apa saja tugas seorang bartender? Apa saja peralatan yang dibutuhkan?

    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak penjelasannya di artikel berikut ini.

    Bartender Adalah…

    Menurut wikipedia, dalam bahasa Indonesia bartender artinya pramutama bar.

    Dalam bahasa Inggris, bartender punya arti yang beragam. Bisa disebut dengan, barman, barkeep, barmaid, barkeeper, barperson, dan bar attendant.

    Bartender adalah orang yang bertugas meracik dan menyajikan minuman beralkohol kepada tamu sebuah bar.

    Tidak hanya meracik, sorang pramutama bar diharapkan dapat menciptakan resep minuman baru. Dengan harapan, sebuah bar dapat memiliki ciri khas yang akan menarik pelanggan lebih banyak, dan menjadi pelanggan tetap bar tersebut.

    Dalam praktiknya, beberapa barman melakukan aksi dan pertunjukan ketika meracik minuman. Aksinya ini juga akan memikat pembeli, dan salah satu hiburan yang menarik bagi para pelanggan.

    Namun saat ini, di era bar modern, seorang bar attaendant tidak terlalu kaku untuk melayani minuman alkohol saja. Tetapi juga melayani minuman non alkohol, seperti orange juice, lime splash, dan masih banyak lagi.

    Hal ini tentu saja untuk menarik pelanggan yang tidak tertarik terhadap minuman beralkohol, tetapi ingin menikmati suasana bar.

    Baca juga: Struktur Organisasi Bar dan Tugas-tugasnya

    Kamu juga perlu tahu, pramutama bar adalah salah satu pekerjaan yang akan mendorong karirmu menuju kancah internasional.

    Tidak sedikit pramutama bar asal Indonesia yang bekerja di restoran, club, dan hotel di luar negeri.

    Tugas Bartender

    Tugas Bartender

    Melayani tamu dan meracik minuman adalah tugas utama seorang bartender. Namun sebetulnya tidak hanya itu.

    Ada beberapa tugas pokok seorang barman yang perlu diketahui.

    1. Menyajikan minuman kepada tamu, baik minuman beralkohol maupun non alkohol.
    2. Menciptakan resep baru berikut dengan kisaran harga yang cocok untuk minuman yang dibuatnya.
    3. Berinteraksi dengan pelanggan, menerima pesanan, dan menyajikan makanan ringan apabila diperlukan.
    4. Memahami apa yang diinginkan pelanggan, dan memberikan rekomendasi menu. Hal ini menjadi penting, karena tidak semua pelanggan yang datang adalah pelanggan lama. Tawarkan minuman sesuai dengan suasana hati pelanggan.
    5. Melakukan perhitungan stock bahan, dan memastikan ketersediaan bahan.
    6. Membersihkan peralatan sebelum dan sesudah bar dibuka.
    7. Kadang kala bertindak sebagai kasir langsung, untuk ukuran bar yang minimalis.
    8. Di beberapa negara memberlakukan aturan usia minimal untuk minum minuman beralkohol. Jadi pramutama bar bertugas untuk memastikan tamu yang memesan minuman sudah cukup usia.

    Syarat Menjadi Bartender

    Ingin menjadi seorang bar attendant?

    Untuk bisa menjadi seorang pramutama bar yang ahli dalam meracik minuman beralkohol, kamu harus memenuhi beberapa syarat dibawah ini.

    1. Berlatar belakang ilmu managemen perhotelan.
    2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam meracik minuman.
    3. Berpenampilan menarik, rapi, dan sehat. Karena bartender biasanya bekerja dalam posisi berdiri mulai dari 8-10 jam per hari.
    4. Menguasai kemampuan mixology minuman
    5. Kemampuan untuk melayani pelanggan
    6. Memiliki kemampuan management persedian bahan.
    7. Memiliki attitude yang baik.
    8. Penguasaan bahasa asing (Inggris).

    Syarat-syarat yang tertulis di atas adalah hanya beberapa syarat formal saja. Ada yang menerapkan, ada juga yang tidak.

    Semua kembali kepada kebutuhan bisnis. Ada yang tidak membutuhkan latar belakang pendidikan, ada juga yang tidak.

    Baca Juga: Apa itu Bar? Pengertian dan Jenis-Jenisnya

    Peralatan Bartender

    Peralatan Bartender

    Dalam menyajikan minuman, seorang bartender tentu memiliki peralatan penunjang. Berikut ini adalah peralatan bartender yang paling umum digunakan.

    1. Cocktail Shaker, Jigger Cup, & Cocktail Strainer

    cocktail shaker bartender

    Alat yang digunakan pramutama bar untuk shaking atau mengocok minuman. Terdiri dari tiga bagian, yaitu shaker, penyaring (stainer) dan sloki takar (jigger cup).

    2. Mixer Glass & Long Bar Spoon

    Peralatan bartender

    Gelas besar untuk mengaduk minuman campuran tanpa juice, syrup, atau cream (cukup diaduk saja). Biasanya digunakan untuk membuat campuran wiski.

    Sendok panjang untuk men-stir atau mengaduk minuman campuran, yang kadang-kadang juga digunakan sebagai alat untuk menakar.

    3. Bottle Opener 

    Alat untuk membuka tutup botol minuman yang terbuat dari kaleng, seperti bir, coca cola, soda, fanta, sprite, dan sebagainya.

    4. Corck Screw

    Peralatan bartender

    Alat untuk membuka tutup botol yang terbuat dari gabus, misalnya botol anggur. Alat ini ada beberapa macam tipe.

    Pada gambar di atas, cork dapat digunakan untuk membuka botol pada umumnya. Dan screw yang bawah digunakan untuk membutka botol wine.

    5. Cutting Board & Bar Knife

    Cutting board dan bar knife

    Alat untuk memotong buah – buahan, orange, lemon, dan sebagainya. Ada yang terbuat dari kayu dan ada pula yang terbuat dari plastik.

    6. Orange Squeezer

    pemeras jeruk

    Alat ini digunakan untuk memeras lemon, lime, orange, dan sebagainya.

    7. Cocktail Glass

    cocktail glass

    Digunakan untuk menuangkan coctail dan menyajikannya kepada pelanggan.

    8. Champagne Glass

    champagne glass

    Gelas yang digunakan untuk menyajikan minuman jenis champagne.

    9. Wine Glass

    Wine glass

    Gelas yang dikhususkan untuk menyajikan red wine maupun white wine. Namun biasanya untuk white wine menggunakan gelas yang sedikit runcing.

    Gaji Bartender

    Sebelum kita menilik gaji seorang bartender, ada baiknya memahami jenjang karir seorang bartender.

    Seperti kita tahu, bartender yang memiliki kemampuan bahasa inggris yang baik, lebih punya potensi untuk berkarir di restoran luar negeri. Namun sudahkah kamu tau posisi atau jabatan yang berada di atas bartender?

    1. Asistan Bartender.

    Bertugas membantu semua tugas-tugas pokok seorang bartender. Asistan bartender adalah posisi awal seseorang sebelum menjadi seorang pramutama bar.

    2. Bartender

    Posisi bartender adalah posisi yang didapat ketika seseorang sudah dianggap lulus melewati masa percobaan. Dan dinyatakan layak untuk berjalan secara mandiri.

    3. Bar Captain

    Bertanggung jawab akan kegiatan di bar mulai dari standar peracikan minuman, SDM bartender hingga pengelolaan pelayanan dan log book barang.

    Umumnya merupakan bartender yang telah senior. Kadang disamakan dengan bar supervisor namun ada juga yang menjadikannya setingkat di bawah supervisor.

    4. Bar Manager

    Seseorang yang bertugas mengawasi kerja bartender dan mengevaluasi penjualan hingga pembelian dan jalannya kegiatan di unit usaha.

    FAQ

    Berapa Gaji Bartender?

    Di Indonesia, gaji bartender berkisar antara 2,7 Juta hingga 5 Juta. Ini adalah gaji perkiraan, tergantung pada UMR masing-masing kota.

    Bartender biasanya akan mendapatkan uang tips maupun fee dari pelanggan yang puas terhadap pelayanannya. Dan hebatnya, jumlah fee yang didapat bisa lebih besar dari gaji yang ia dapat.

    Apa Sebutan untuk Bartender wanita?

    Kalau dalam istilah bahasa inggris, bartender wanita dipanggil dengan sebutan: Barmaid, barperson, hostess, dan bisa juga waitress.
  • Berbagai Macam Jenis Menu yang Ada Di Restaurant

    Berbagai Macam Jenis Menu yang Ada Di Restaurant

    Jenis Menu di Restaurant – Untuk kamu yang saat ini sedang menekuni bidang food and beverage service, sudah pasti sudah familiar dengan menu.

    Iya, sebuah kertas atau media yang berisi list makanan dan minuman yang biasa kamu tawarkan ke tamu untuk dipilih sebagai hidangan untuk mereka konsumsi. 

    Sejarah Menu di Restoran

    Sebelum membahas jenis menu yang ada, kita flashback dulu kapan sebenarnya menu ini muncul.

    Kata Menu berasal dari bahasa Prancis “Le Menu” yang bebarti daftar makanan yang disajikan kepada tamu di ruang makan. Menu adalah pedoman bagi seseorang yang menyiapkan makanan/hidangan, bahkan merupakan petunjuk  bagi mereka yang menikmatinya karena akan tergambar tentang apa dan bagaimana makanan tersebut dibuat.

    Pada tahun 1541 untuk pertama kalinya seorang ahli gastronomi bernama Pellapart mengenalkan kata “menu” untuk pertama kalinya.

    Tahun ke tahun khususnya setelah revolusi Perancis, kata dan jenis menu mengalami perkembangan sampai akhirnya menu menjadi sebuah standar yang harus ada dalam setiap jamuan makan.

    Struktur Menu

    Setiap negara mempunyai cara dan standar sendiri dalam penyusunan menu. Tetapi, secara umum sebenanrnya sama.

    Kita tau makanan ringan biasanya dijadikan sebagai hidangan pembuka atau yang sekarang lebih di kenal dengan appetizer, makanan inti sebagai main course dan yang manis-manis sebagai makanan penutup atau desert.

    Susunan dan bentuk menu berubah dan mengalami perkembangan mengikuti perubahan tingkat hidup suatu bangsa.

    Makanya kita mengenal ada menu klasik dan modern. Dalam menu klasik, hidangan biasanya tidak kurang dari 14 belas jenis dan di campur menjadi satu.

    Saat in bentuk menu klasik beberapa masih di gunakan cuma biasanya hidangannya lebih terbatas kurang lebih 7-8 menu terutama dalam acara jamuan-jamuan kenegaraan.

    Contoh Struktur Menu Klasik:

    • Hors-D’oeuvre (Froid) -Appetizer (cold)
    • Potage – Soup
    • Poisson – Fish
    • Oenfs/farineux – Eggs/Farinaceous
    • Entree (freod) – Entre (cold)
    • Relive – Main Cours
    • Legume – Vegetablese
    • Dessert – Dessert
    • Cafe/teh – Coffee/tea
    • Sapoureuk – Sweet

    Untuk menu modern ini awalnya berkembang di Amerika Serikat dan banyak di pakai hotel-hotel chain International.

    Menu modern ini lebih simple dan terstruktur, jadi para tamu bisa lebih efisien waktu dalam memilihnya.

    Contoh Menu Modern:

    • 3 jenis hidangan
    1. Appetizer
    2. Main Course
    3. Dessert

    Jenis – Jenis Menu

    Pada umumnya, ada 3 jenis menu yang saat ini familiar di kalangan hoteliers. Apa saja ?

    A’la Carte

    Menu A la carte adalah susunan menu yang mana setiap makanan dan minuman yang ada sudah di cantumkan harga masing-masing. Kata A la carte sendiri merupakan bahasa Perancis yang artinya “berdasarkan dari kartu” . 

    a la carte menu

    Karakterisitik dari menu alacarte ini adalah mencantumkan list makanan selengkap-lengkapnya yang bisa di sediakan oleh restaurant tersebut.

    Dengan hal ini para tamu leluasa memilih makanan mana yang mereka ingin konsumsi. Selain itu juga harga sudah terpasang jelas.

    Table D’hote Menu ( Set Menu )

    Jenis menu ini merupakan daftar makanan yang membentuk atau tersusun dalam satu set makanan dengan satu harga yang pasti.

    Table d’hote menu ini bisa  terdiri dari 2 courses, 3 courses atau bahkan 4 courses.

    table-d'hote-menu.jpg

    Dalam table d’hote menu ini tidak adanya banyak pilihan bagi tamu dan biasanya menu semacam ini akan banyak dihidangkan dalam melayani tamu group, karena akan lebih mudah mempersiapkan dan melayaninya.

    Special Party Menu

    Nah ini adalah jenis menu by request. Artinya sebelum acara, pihak tamu dan restaurant sudah melakukan kesepakatan jenis hidangan apa saja yang akan di sajikan dalam jamuannya nanti. 

    Dalam hal ini kesepakatan yang terjadi bisa 2 hal yaitu:

    • Harga di tetapkan oleh tamu dan menyerahkan menu ke pihak restaurant
    • Tamu menginginkan spesifik menu dan masalah harga di serahkan ke pihak restaurant

    Karena biasanya bentuk dari pelayanan menu ini adalah prasmanan (banquet), pihak pelanggan sudah  harus memperkirakan tamu yang datang dan memberikan informasi sejelas mungkin ke pihak restaurant.

    Agar nanti pihak restaurant bisa menyiapkan hidangan tersebut untuk berapa orang, mempertimbangkan kapasitas restaurant dan juga staff yang akan melayani acara tersebut.

    menu-special-party.jpg
    contoh menu special party : source-pinterest

    Contoh acara yang biasanya menggunakan special party menu : acara nikahan (wedding), ulang tahun, gathering dan lain-lain.

    Baca Juga: Sequence of Service, Pengertian dan Pelaksanaannya

  • 18 Jenis Service di Restoran, Jangan Sampai Salah!

    18 Jenis Service di Restoran, Jangan Sampai Salah!

    Jenis jenis service di restoran itu sangat beragam. Biasanya masing-masing restoran punya style dan ciri khasnya sendiri.

    Pelayanan yang diterapkan di setiap restoran biasanya dipengaruhi oleh budaya negara tertentu. Misal: Amerika, Prancis, Rusia, dan Italia. Di Indonesia sendiri saat ini sudah banyak mengadopsi banyak jenis pelayanan restoran, yang sudah tidak asing dan ditemui di setiap restoran.

    Meski tidak terbatas hanya pada “restoran” saja, namun secara umum jenis pelayanan yang ada di restoran akan kita bahas pada artikel di bawah ini.

    Jenis Jenis Service / Layanan yang Ada di Restoran

    Di bawah ini adalah daftar berbagai jenis layanan makanan dan minuman yang biasanya diterapkan di industri hospitality. Seperti: Hotel, resort, restoran, restoran cepat saji, dll.

    1. Table Service

    Jenis Jenis Service di Restoran

    Table service dianggap sebagai kategori gaya campuran yang terdiri dari Layanan Inggris, Layanan Amerika, Layanan Berlapis, dll.

    Dalam jenis layanan F&B ini, tamu duduk di meja dengan penutup yang diletakkan dan memesan dari menu.

    Tamu harus disambut dengan kontak mata dan sambutan hangat.

    Server atau pelayan biasanya harus menyapa tamu dengan tuan atau nyonya.

    Jika server mengetahui nama tamu maka mereka harus menyapa tamu dengan Nama Keluarga dan gelar mereka.

    Membantu tamu di tempat duduk sesuai jumlah orang atau permintaan khusus.

    Sementara tempat duduk tamu yang paling tidak diinginkan seperti meja di dekat side stand, dapur, area pencuci piring dll. Hanya boleh ditawarkan jika semua meja lainnya penuh.

    Menu yang akan disajikan setelah dibuka untuk wanita terlebih dahulu, kemudian lanjut ke host dan dilakukan searah jarum jam untuk tamu lainnya.

    Perhatian khusus harus diberikan kepada anak-anak.

    Saat melayani pesanan tamu, server atau pelayan harus memiliki pemahaman yang baik tentang siapa yang memesan dan hidangan apa yang diinginkan.

    2. English Service / Family Service

    English Service

    Jenis service selanjutnya adalah English Service. Layanan restoran ini mengharuskan makanan diletakkan di piring besar atau mangkuk besar.

    Porsi makanan ini kemudian diantarkan ke meja tamu oleh pramusaji/server.

    Setelah pelanggan memeriksa dan menyetujui makanan yang sama diletakkan di atas meja.

    Para tamu kemudian melewati makanan di sekitar meja dan melayani diri mereka sendiri.

    Dalam beberapa kasus, pelanggan mungkin juga meminta pelayan untuk menyajikan makanan.

    Ini adalah jenis gaya layanan F&B yang umum karena kemudahan layanan dan pelayan tidak harus sangat ahli dibidang ini.

    Layanan F&B Family style mudah diterapkan.

    Server atau pelayan tidak harus terlalu terampil.

    Jenis layanan ini juga membutuhkan sedikit ruang makan atau ruang. Ada tingkat perputaran meja yang lebih tinggi atau cepat dengan jenis layanan ini.

    Salah satu kelemahan utama dari layanan gaya keluarga adalah kesulitan untuk mengontrol ukuran porsi.

    Ini karena tamu terakhir yang dilayani mungkin tidak mendapatkan porsi yang cukup jika tamu lain mengambil lebih banyak.

    3. French Service

    French Service

    French Service adalah jenis layanan yang sangat detail dan sangat terampil.

    Jenis service Ini adalah yang sangat rumit dan mahal.

    Para juru masak menunjukkan keahlian kuliner, dengan menyiapkan makanan di depan para tamu.

    Biasanya semua restoran fine dining mengikuti jenis layanan ini.

    VIP dan VVIP juga diberikan gaya layanan semacam ini.

    Makanan pembuka berlapis disajikan dari kanan, semua hidangan lainnya dari kiri.

    Minuman disajikan dari kanan.

    Gaya French Service sangat mahal karena melibatkan pelayan profesional ke server dengan baik dan lambat.

    Suasana dan dekorasi restoran selalu mewah.

    Semua pengunjung diberikan perhatian individu dan mereka menikmatinya.

    4. Silver Service

    Silverware

    Gaya layanannya mirip dengan Layanan Prancis dan Layanan Guèridon.

    Perbedaannya adalah peralatan makan yang biasanya terdiri dari glassware, Silver Service menggunakan perak yang rumit digunakan untuk layanan makanan dan minuman.

    Karena peralatan dan peralatan makan dari perak mahal harganya, maka service ware EPNS (Electroplated Nickel Silver) paling sering digunakan di hotel dan restoran.

    Hanya restoran mewah atau restoran khusus yang menggunakan peralatan makan perak karena tingginya biaya investasi dan perawatan.

    Dalam layanan semacam ini, makanan dan minuman disajikan di peralatan makan dan peralatan masak perak.

    Meja biasanya diatur dengan perak murni.

    Semua makanan dibagi ke dalam peralatan makan dari dapur itu sendiri.

    Piring-piring perak yang disimpan adalah meja sisi stasiun biasanya dengan piring hotel.

    Selama melayani pelayan menyajikan makanan kepada tuan rumah untuk persetujuan dan melayani para tamu.

    Sendok dan garpu servis digunakan untuk menyajikan.

    5. American Service / Pre Plated Service

    Salah satu jenis layanan makanan dan minuman yang paling umum dan diterima secara luas.

    Server menerima pesanan tamu di area depan restoran.

    Kemudian pesanan dikirim ke staf dapur melalui KOT (Kitchen Order Ticket).

    Makanan disiapkan dan dimasak di dapur sendiri oleh koki.

    Steward membawa makanan ke area depan, yang kemudian disajikan kepada para tamu oleh server.

    6. Russian Service

    Mirip dengan Layanan Prancis tetapi Russian Service lebih cepat dan lebih murah.

    Tampilan dan presentasi adalah bagian utama dari layanan ini.

    Seluruh sajian makanan seperti unggas, hewan buruan, ikan, dll dihias dan didandani dengan rumit.

    Setelah menyajikan kepada tamu server atau pelayan porsi atau mengukirnya dan menyajikannya kepada para tamu.

    Biasanya hanya satu server yang diperlukan per meja.

    Tidak diperlukan ruang ekstra untuk peralatan seperti French Service.

    Sangat cocok untuk layanan perjamuan dengan menu tetap.

    7. Cart Service / Gueridon Service

    Dalam F&B Service jenis ini, makanan yang dimasak sebagian dari dapur dibawa ke area layanan dengan troli Guèridon.

    Trolli Gueridon memiliki unit pemanas portabel untuk menyelesaikan proses memasak.

    Berbagai macam ikan, daging, dan unggas dimasak atau dibakar (flambéed) di dalam troli.

    Chef du rang bertanggung jawab untuk menerima pesanan, menyajikan minuman dan menyiapkan makanan di meja.

    Di sebuah hotel besar, Commis du rang membantu Chef du rang.

    Kedua Koki harus tahu cara menggunakan sendok dan garpu untuk menyajikan makanan yang dimasak kepada tamu.

    Makanan yang disiapkan harus diberi hiasan sesuai standar sebelum disajikan.

    Jenis layanan F&B ini hanya dapat diterapkan pada ruang makan yang terencana dan dirancang dengan baik.

    Makanan selalu disajikan dari sisi kanan tamu.

    Semua perlengkapan furnitur, tata letak dll harus kompatibel dengan gaya layanan elegan yang ditawarkan.

    Jenis layanan F&B Gueridon menyediakan layanan tamu yang sangat personal.

    Tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi saat hidangan disiapkan, diukir atau dibakar di hadapan mereka.

    Perangkat merchandising yang bagus.

    Daya beli rata-rata tinggi.

    8. Snack Bar Service

    Sebuah bangku tinggi ditempatkan di atas meja sehingga tamu dapat memesan dan makan di meja itu sendiri.

    Kartu menu disajikan atau para tamu dapat memilih makanan langsung dari konter display.

    Di beberapa restoran, barang-barang yang tersedia hanya dipajang di papan tulis atau monitor LCD.

    Layanan semacam ini biasanya diikuti di BAR dan Pub.

    9. Self Service

    Pada Food and Beverage Service, jenis ini tamu/pelanggan dituntut untuk membantu dirinya sendiri.

    Biasanya makanan disimpan di konter atau prasmanan.

    Pelanggan mengambil makanan yang dibutuhkan dari prasmanan.

    Pembayaran dilakukan sebelum pengambilan makanan atau setelah makanan diambil.

    Tata letak untuk jenis layanan F&B seperti itu harus dilakukan untuk arus tamu gratis.

    10. Buffet Service

    Buffer Service

    Layanan prasmanan menampilkan makanan di piring gesekan di konter atau meja.

    Para tamu atau pelanggan membantu diri mereka sendiri untuk mengambil sebanyak mungkin barang yang ingin mereka makan.

    Piring dan sendok garpu (garpu dan sendok) disimpan di awal meja prasmanan.

    Ada server di belakang meja yang membantu para tamu dengan menyajikan makanan dari piring gesekan ke piring.

    Prasmanan bisa menjadi makanan sederhana yang tersebar hingga makanan, minuman, makanan pembuka, makanan penutup, presentasi salad yang sangat rumit.

    Staf harus secara konsisten menjaga wadah prasmanan tetap penuh.

    Dalam beberapa jenis pengaturan prasmanan seperti prasmanan duduk berfungsi untuk menyajikan makanan kepada tamu yang duduk di meja.

    Ada di tempat memasak di beberapa meja prasmanan misalnya. counter yang memasak ikan atau daging yang ditampilkan, atau counter untuk pasta dll.

    Tamu juga diperbolehkan untuk mengisi item apapun yang mereka inginkan.

    Perhatian dan perencanaan khusus diperlukan untuk tata letak prasmanan.

    Jumlah tamu yang direkomendasikan untuk satu server meja prasmanan adalah 70 – 75.

    Jumlah konter prasmanan dan tata letak perjamuan akan diputuskan sesuai dengan total minimum tamu yang dijamin yang akan menghadiri pesta.

    Jenis layanan ini direkomendasikan untuk pertemuan besar atau pesta.

    Staf perjamuan harus menjaga kebersihan dan ketertiban selama layanan prasmanan.

    11. Cavetaria Service

    Jenis layanan ini umumnya digunakan di Kantin, Industri, Kafetaria Staf, dll.

    Memiliki menu terbatas atau tetap.

    Penetapan harga mungkin atau mungkin tidak dengan tarif bersubsidi.

    Masuk ke kafetaria tersebut mungkin dibatasi hanya untuk orang yang berwenang.

    Ada ruang terbatas dengan fasilitas dasar.

    Pembersihan piring bekas dan segera dilakukan oleh tamu itu sendiri.

    Meja sempit dengan meja tinggi sering ditempatkan untuk menghemat ruang.

    12. Single Point Service

    Tamu membayar makanan dan minuman di atas meja.

    Dari loket yang sama, dia menerima makanan dan minuman.

    Sebagian besar makanan cepat saji, takeaways, Kios, drive through dll adalah contohnya.

    Mesin penjual otomatis juga dianggap sebagai layanan F&B satu titik.

    13. In-Room Dining Service

    bed breakfast

    Jenis layanan f&b sesuai dengan namanya disediakan di kamar tamu.

    Menu layanan kamar harus sesuai dengan kebutuhan tamu, harapan dan operasional hotel.

    Tamu membuat pesanan makanan dan minuman dari telepon kamar, televisi interaktif, atau aplikasi seluler hotel.

    Maksimal pemesanan room service di hotel adalah untuk sarapan pagi.

    Untuk pesanan kecil, nampan layanan kamar ditata dengan benar digunakan untuk melayani tamu.

    Untuk pemesanan dalam jumlah besar, digunakan room service trolly untuk melayani.

    14. Take Away Service

    Take away service

    Mirip dengan gaya satu titik layanan F&B.

    Pesanan take away diterima baik melalui konter, jalan masuk, telepon, situs web, atau aplikasi seluler.

    Pembayaran dilakukan di muka melalui pembayaran online atau dibayar tunai pada saat pengambilan pesanan.

    Semua restoran cepat saji menyediakan opsi take away.

    Kios Otomatis juga digunakan untuk memilih dan memesan makanan yang dibawa pulang.

    Mesin penjual otomatis juga digunakan untuk jenis layanan ini.

    15. Mobile Pantries

    Ini adalah dapur persiapan makanan bergerak yang dipasang di lift layanan.

    Pesanan yang diambil oleh pengambil pesanan diteruskan ke pantry yang bergerak.

    Makanan kemudian disiapkan dan disajikan di lantai yang sesuai.

    Ada jenis mobile pantry lainnya dimana makanan disiapkan di dapur utama dan kemudian dikirim ke lantai dengan mobile pantry mini.

    Staf In-Room Dining mengambil makanan dari lantai dan menyajikannya ke kamar tamu.

    16. Blue Plate Service

    Layanan piring biru adalah jenis layanan meja yang biasa digunakan untuk sekelompok kecil tamu.

    Biasanya meja dan ruang makan kecil dalam pelayanan.

    Ini adalah makanan pra-sepuh dengan daging, sayuran dll.

    Piring saji mungkin juga memiliki punggungan yang terbelah.

    17. Automatic Service

    Makanan dan minuman disajikan kepada tamu melalui meja yang dilengkapi sliding conveyour berjalan.

    Tamu melakukan pemesanan melalui aplikasi seluler restoran atau hotel setelah memilih meja atau nomor kursi.

    Makanan kemudian dikirim melalui ban berjalan ke meja.

    Ada restoran dengan sabuk konveyor terus beredar di sekitar konter, koki menempatkan hidangan yang sudah disiapkan di sabuk konveyor. Contoh: Restoran Sushi.

    18. Robotic Service

    Jenis layanan ini sering ditemukan di Kasino dan Kapal Pesiar Mewah

    Tamu membuat pesanan pada layar sentuh interaktif setelah memindai kartu kunci kamar mereka.

    Pilihan dibuat dari layar sentuh, yang kemudian dikirim ke prosesor lengan robot.

    Pesanan kemudian disiapkan oleh lengan Robot dan ditempatkan pada ban berjalan kecil.

    Pembayaran secara otomatis dibebankan ke rekening kamar tamu.

    Ponsel cerdas dengan aplikasi seluler hotel atau kapal pesiar terpasang juga digunakan untuk memilih pesanan.

    Biasanya jenis lengan Robot ini digunakan untuk menyiapkan koktail dan mocktail di BAR.

    Itulah rangkuman jenis service yang ada di restoran. Pilih yang mana paling cocok dengan konsep dan menu restoranmu ya.

  • Apa itu Waiter dan Waitress? Pengertian dan Tugas-Tugasnya

    Apa itu Waiter dan Waitress? Pengertian dan Tugas-Tugasnya

    Apakah kamu sedang mencari tahu tentang apa itu waiter dan waitress? Apa saja tugas seorang waiter? kalau iya, maka kamu datang pada artikel yang tepat.

    Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai apa itu waiter dan waitress, lengkap dengan apa saja tugas-tugasnya.

    Secara umum, waiter adalah bagian dari team food and beverage service yang mempunyai peran penting dalam lancarnya operasional di sebuah restaurant.

    Selain tugasnya yang mencatat dan membawakan makanan ke meja, peran waiter/waitress juga sangat penting dalam meningkatkan engagement.

    Guna memberikan kesan baik pada setiap tamu yang datang.

    Tentunya, hal ini akan sangat berpengaruh pada service of quality dari restaurant tersebut.

    Agar dapat memberikan kualitas pelayanan yang baik maka seorang waiter dituntut untuk menguasai sikap kerja seorang tenaga pelayanan dan pengetahuan hidangan, alat dan perlengkapan yang digunakan, serta system penyajian yang digunakan.

    Skill Dasar Menjadi Waiter/Waitress yang Baik

    Untuk bisa terjun langsung di restaurant menjadi waiters adalah hal yang cukup gampang, perdalam skill dan memahami sequence of service agar kamu bisa menjalankan tugas dan jobdeskmu secara lancar :

    1. Bahasa Inggris ( Untuk Restoran Mancanegara)

    Waiter adalah representasi dari sebuah restaurant. Kamu akan sering berinteraksi dengan tamu.

    Bahasa inggris sangat basic dan sangat wajib kamu miliki untuk menjadi seorang waiter. Apalagi ketika akan bekerja di restaurant yang memang memiliki tamu dominan bule. 

    Untuk memperdalam bahasa inggris bisa kamu lakukan dengan banyak cara di tengah perkembangan teknologi saat ini.

    Bisa belajar melalui youtube, blog, lirik lagu dan masih banyak cara lain. Ingat, bahasa inggris adalah modal awal untuk kamu berkarir di bidang perhotelan khususnya sebagai waiters.

    2. Cara Membawa Tray

    Nah ini juga tidak kalah penting. Ketika kamu sudah memutuskan akan memilih karir sebagai waiters atau waitress, pelajari dari sekarang bagaimana cara membawa tray biar kelihatan profesional dan elegan.

    Tapi tenang saja, biasanya kamu akan tetap dapat training secara berkala dari senior karena ini memang butuh jam terbang dan bersifat teknis.

    3. Humble dan Murah Senyum

    Sebenarnya bekerja dimana pun, kita harus selalu humble dan murah senyum di lingkungan kerja.

    Apalagi untuk yang bekerja di bidang jasa atau pelayanan seperti waiters / waitress.

    Percaya atau tidak dengan sebuah senyum yang kamu berikan pada setiap tamu yang datang, itu bisa saja mengubah mood mereka yang mungkin tadinya tidak bagus menjadi bagus.

    Ingat, smile doesn’t cost nothing ya.

    Secara umum, itu dia beberapa hal yang harus kamu siapkan kalau memang akan berkarir sebagai waiter / waitress nanti. 

    Tugas dan Tanggung Jawab Waiter / Waitress

    Tugas dan tanggung jawab waiter dan waitress

    Sebagai bayangan, tugas dan tanggung jawab dari seorang waiter / waitress adalah sebagai berikut:

    1. Persiapan Sebelum Mulai Bekerja

    Kunci sukses sebuah restoran berada pada pelayan yang diberikan oleh para waiter dan waitressnya.

    Dan sebuah restoran yang sukses dimulai dari persiapan sebelum restoran tersebut buka.

    Mulai dari:

    Menata Diri

    Penting sekali untuk menata diri dan merapikan penampilan bagi seorang waiter ataupun waitress.

    Waiter (laki-laki)

    • Potongan rambut pendek
    • Tidak memelihara kumis dan cambang
    • Aksesoris yang diperbolehkan hanya arloji. Tidak diperkenankan untuk menggunakan gelang dan kalung.

    Waitress (Wanita)

    Kebijakan penampilan untuk seorang waiterrs tidaklah sama antar restaurant. Namun beberapa hal yang sudah menjadi standar adalah sebagai berikut:

    • Mengikat rambut (Apabila berambut panjang), guna menghindari rambut masuk kedalam makanan
    • Tidak diperkenankan menggunakan aksesoris, seperti gelang dan kalung. Yang boleh hanya anting kecil saja.

    Menata Ruangan

    Masih dalam bagian persiapan sebelum mulai bekerja.

    Beberapa hal yang perlu dilakukan oleh waiter dan waitress adalah:

    • Tidak ada kotoran yang tertinggal di meja
    • Kelengkapan meja, seperti napkin dan sendok garpu perlu di perhatikan.

    2. Bersiap Menerima Tamu

    Setelah proses persiapan selesai, tugas waiter dan waitress selanjutnya adalah bersiap dan siaga menyambut tamu.

    Berdiri pada posisi yang dapat dijangkau oleh pandangan semua pengunjung.

    Sehingga, memudahkan tamu untuk memanggil ketika akan memesan makanan, ataupun mengajukan request yang lain.

    3. Memberi salam dan Menyambut Tamu dengan Senyuman

    Tahukah kamu, senyuman dapat membuat mood tamu menjadi baik. Mereka akan merasa sangat dihargai ketika berkunjung di restoran tersebut.

    Ketika waiter dan waitress lain sedang standby menunggu tamu melakukan pemesanan.

    Kamu wajib untuk menyambut tamu yang masuk.

    • Mulai dari memberi salam
    • Membukakan pintu
    • Menanyakan secara sopan meja yang hendak dipilih
    • Sembari memastikan kebersihan meja yang dipilih oleh tamu tersebut.

    4. Merekomendasikan Menu Terbaik Pada Customer

    Ingat, tidak semua customer adalah pelanggan lama.

    Ada beberapa dari mereka yang baru pertamakali datang ke restoran tempat kamu bekerja.

    Jadi tugas waiters atau waitress selanjutnya adalah menawarkan menu terbaik dan favorit di restoran tersebut.

    Tidak hanya berlaku untuk customer baru.

    Namun untuk pelanggan lama, kamu juga perlu menawarkan menu baru jika tersedia.

    5. Paham Situasi, Ketika Tamu Belum Siap Memesan

    Dalam suatu kondisi, customer bingung dan pelu ruang untuk memikirkan pilihannya.

    Sebagai waiter dan waitress, kamu mesti paham dan memilih untuk meninggalkan sejenak customer tersebut.

    Namun, tetap bersiaga pada lokasi yang mudah dijangkau oleh customer tersebut. Agar kamu mudah dipanggil kembali.

    6. Mencatat Pesanan dan Memastikan Ketepatan Pesanan

    Mencatat Makanan adalah salah satu tugas waiter dan waitress

    Kamu pasti tahu rasanya ketika pesanan yang kamu minta tidak sesuai dengan yang datang. Maka dari itu, kamu perlu mencatat pesanan customer dengan baik.

    Setelah itu, kamu dapat menyebutkan kembali pesanan yang dipesan oleh customer. Untuk berjaga-jaga kamu tidak salah dalam mencatat pesanan.

    7. Menawarkan Minuman Favorit

    Jangan lupa untuk menawarkan minuman pada customer yang datang.

    Jika memungkinkan, tawarkan minuman terbaik dan terfavorit di restoran tersebut.

    Tanyakan juga, kapan sebaiknya minuman yang ia pesan diantar.

    Dalam beberapa kasus, ada customer yang minta minuman diantar duluan. Ada juga yang minta minumannya diantar bersamaan.

    8. Menyampaikan Pesanan dengan Cepat

    Setelah mencatat pesanan pelanggan, bergegaslah menyampaikan catatan pesanan kepada divisi dapur (kitchen) maupun pantry.

    Tidak hanya sebatas itu.

    Dalam menyajikan makanan, hidangkan makanan secara berurutan.

    Mulai dari:

    9. Memperhatikan Tamu dengan Baik

    Apabila semua pesanan telah dihidangkan kepada tamu, bukan berarti tugas seorang waiters dan waitress selesai.

    Biasanya ada beberapa customer yang meminta tambahan piring, sendok, dan garpu.

    Tak sedikit juga yang ingin menambah pesanan. Jadi kamu tetap perhatin setiap pelanggan meski semua pesanan sudah terhidang.

    10. Membantu Janitor Team Membereskan Meja

    Apabila kamu melihat customer selesai makan, maka berinisiatiflah untuk mengambil piring dan peralatan makan yang sudah tidak digunakan.

    Sambil permisi untuk sedikit membersihkan meja bila perlu.

    11. Memberikan Bill / Nota Pembayaran pada tamu

    Dalam beberapa kasus, ada juga customer yang ingin membayar langsung ke kasir. Namun ada juga yang tidak ingin beranjak dan memilih memanggil waiters untuk menyiapkan bill.

    Saat memberikan bill, jangan lupa untuk menyebutkan nominal pembayarannya.

    “Jadi total tagihannya sebesar Rp. 500.000,00 bapak/ibu”.

    Setelah menyerahkan Bill dan menerima uang tunai dari tamu, selalu hitung terlebih dahulu uang yang diterima, lalu sebutkan dengan sopan uang yang diterima.

    Jangan sekali-kali hanya menyerahkan bill tanpa mengatakan suatu apapun.

    12. Berterimakasih dan Membukakan Pintu

    Jika seorang pelanggan disambut dengan salam saat masuk restauran. Maka ia wajib diakhiri dengan kata terimakasih.

    Ucapkanlah terimakasih dan persilahkan tamu untuk datang kembali dilain waktu. Sembari membukakan pintu.

    5 Tips Menjadi Waiter yang Handal

    Nah berikutnya, buat kamu yang sekarang sudah mendapat pekerjaan sebagai waiter / waitress, ini ada 5 hal yang bisa kamu lakukan agar semakin handal dan kompeten dalam melayani tamu

    waiters-adalah

    1. Tamu selalu benar

    Hal pertama menjadi seorang waiters adalah selalu ingat bahwa tamu selalu benar. Terdengar klise tapi ini faktanya. Ketika tamu komplin tentang makanan yang menurut mereka tidak enak dan tidak sesuai harapan, jangan coba membantah. 

    Tetaplah sopan, dan segera tawarkan menu lain  dan berikan mereka sesuatu yang special serta informasikan hal ini ke Manager yang ada.

    Karena tugas merekalah yang berbicara langsung kalau terjadi hal seperti ini. Ingat ya jangan membantah karena ini memang sudah jadi bagian dari pekerjaan.

    2. Friendly Tapi Tetap Profesional

    Ingat basic skill menjadi seorang waiters adalah selalu ramah dengan tamu. Tapi yang harus diingat adalah jangan terlalu berlebihan juga.

    Karena bisa saja ada beberapa tamu yang tidak terlalu suka diperlakukan seperti itu. Tetaplah profesional.

    3. Kuasai Product Knowledge

    Ibarat seorang pedagang, kamu harus tau apa yang kamu jual.

    Pelan-pelan kuasai dan hapalkan semua menu mulai dari bahan, cara memasaknya, kandungan di dalamnya dan lain. Karena jika ada tamu yang bertanya, kamu bisa jawab dengan sigap dan lancar. Terlihat keren bukan?

    4. Perhatikan Penampilan

    Karena waiters adalah representatif dari sebuah restaurant, tentunya kamu harus benar-benar memperhatikan grooming atau penampilan ketika akan melayani tamu.

    Dari rambut, kuku, uniform, nametag, kesegaran nafas ini sangat wajib kamu perhatikan ya.

    Coba misalnya kamu ke sebuah tempat makan, terus kamu melihat yang masak atau yang bawain makanan kukunya kotor, rambutnya berantakan, bajunya kucel, masih selera makan tidak disana?

    5. Selalu Upselling

    Apa itu upselling?

    Upselling adalah teknik kamu teknik yang dilakukan untuk memaksimalkan penjualan dengan merekomendasikan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi disertai kompensasi berupa manfaat tambahan.

    Nah dengan upselling kamu bisa menambah revenue dari restaurant. Tentunya ini harus menggunakan tehnik agar tidak kelihatan memaksa tamu.

    Kamu bisa informasikan promo yang sedang berjalan, tawarkan dessert dan lain sebagainya.

    Kalau menjadi waiters adalah bagian dari rencana perjalanan karir kamu kedepannya, semoga tips di atas bermanfaat dan selamat mencoba.

  • 10 Macam Dressing Salad yang Bisa Dibuat di Rumah

    10 Macam Dressing Salad yang Bisa Dibuat di Rumah

    Bagi kamu pencinta Salad, akan terasa bosan jika dressing salad yang dibuat tidak bervariatif. Kabar baiknya, pada artikel ini kamu akan mengetahui macam-macam dressing yang bisa kamu buat di rumah.

    Dressing Salad adalah salah satu komposisi utama dari 4 komponen penyusun salad yang sempurna. Bisa berbentuk cairan, saus, dan cuka.

    Di artikel ini kami merangkum macam-macam resep dressing yang dijamin salad buatanmu berada di level yang berbeda.

    Penasaran? mari cek semua rangkuman yang sudah kami kumpulkan di bawah ini:

    1. French Dressing

    French dressing

    Resep klasik yang disukai semua orang, dibuat dengan minyak dan cuka. Ini adalah dasar yang kuat dari dunia saus salad.

    Untuk membuatnya, kocok 1 sdt mustard Dijon dengan 2 sdm cuka anggur putih, 6 sdm minyak zaitun extra virgin, sedikit gula, garam ,dan merica dalam mangkuk kecil atau kocok bersama dalam stoples selai.

    2. Honey & Mustard

    Honey dan Mustard dressing salad

    Rasa manis dengan sedikit panas, dressing ini adalah kombinasi populer lainnya.

    Untuk membuat dressing yang super segar dengan sedikit rasa manis khas madu ini kamu hanya butuh 5 komposisi kecil yang selalu ada di dapurmu.

    Untuk membuatnya, aduk 2 sdt mustard gandum utuh dengan 2 sdt madu dan jus 1 lemon dalam mangkuk kecil.

    Secara bertahap aduk 6 sdm minyak zaitun extra virgin dan bumbui dengan garam dan merica.

    3. Sesame & Soy

    Sesame & Soy sauce

    Jika kamu mencari rasa pedas dan gurih yang halus, maka saus ala Asia ini sangat ideal.

    Cukup tambahkan 2 sdm kecap asin, 2 sdm minyak wijen panggang, 2 sdm minyak kacang tanah, 1 jeruk nipis, sdt cabai serpih, dan 1 sdt madu ke dalam mangkuk kecil dan aduk rata.

    4. Sherry dan Sultana

    Sultana yang belum keriput dan berair, serta cuka yang manis lembut berpadu dengan apik dalam saus jeruk ini.

    Kocok bersama kulit dan jus 1 jeruk, 4 sdm cuka sherry, dan 6 sdm minyak zaitun extra virgin dalam mangkuk kecil. Bumbui secukupnya lalu masukkan 2 sdm sultana.

    5. Parsley Dressing

    parsley Dressing

    Saus herby ringan dengan sedikit bawang putih ini cocok dengan ikan, salad pasta, atau tabbouleh yang kaya nutrisi.

    Tidak ada yang rumit dalam membuat dressing yang satu ini. Hanya perlu sedikit adukan saja.

    Untuk membuatnya, potong bungkus kecil peterseli lalu tambahkan ke mangkuk kecil dengan 1 sdt mustard Dijon, 1 sdm cuka sherry, 1 siung bawang putih parut, dan 3 sdm minyak zaitun extra virgin.

    6. Caper dan Achovy

    Caper dan Anchovy dressing salad

    Caper adalah salah satu tumbuhan yang sering dijadikan sebagai garnish untuk makanan bergaya mediteranian.

    Mengkombinasikan bawang putih dan ikan teri meciptakan rasa gurih dan asin terbaik. Finishing dengan beberapa tetes cuka anggur merah dan segenggam caper serbaguna.

    Untuk membuatnya, hancurkan 1 siung bawang putih dengan sedikit garam dan 2 fillet ikan teri dalam minyak dalam alu dan lesung. Kocok dalam 2 sdm cuka anggur merah diikuti dengan 6 sdm minyak zaitun extra virgin dan 2 sdm caper.

    7. Jahe dan Wasabi

    Ginger & wasabi Dressing salad

    Tambahkan sedikit panas ke salad standar buatanmu dengan saus jahe pedas ini.

    Untuk membuatnya, parut sepotong jahe seukuran ibu jari ke dalam mangkuk kecil.

    Masukkan 2 sdt pasta wasabi, 6 sdm minyak lobak, dan 1 sdm cuka anggur beras.

    8. Sweet Chili

    Sweet Chili dressing salad

    Orang Indonesia rasanya tidak pernah lepas dari rasa pedas. Oleh karena itu Sweet Chili Dressing Salad ini akan sangat cocok.

    Saus cabai yang manis dan lengket ini menambahkan sedikit citarasa tambahan pada salad setiap salad.

    Kami juga merekomendasikan untuk mencobanya sebagai saus celup atau bumbu manis. Untuk membuatnya, campur 2 sdm saus cabai manis dengan kulit 2 jeruk nipis dan 6 sdm cuka anggur beras dalam mangkuk kecil.

    9. Tahini

    Tahini dressing

    Saus berbahan dasar wijen yang sejuk dan lembut ini cocok dengan salad ala Timur Tengah atau ditaburkan di atas halloumi panggang.

    Untuk membuatnya, aduk 2 sdm tahini dengan jus 1 lemon, garam, merica, dan 6 sdm air dalam mangkuk kecil.

    10. Minty Yogurt

    Minty Yogurt

    Apa yang bisa lebih baik daripada potongan mentimun renyah dan saus mint yang ringan? Untuk membuatnya, cincang kasar bungkus mint dan mentimun.

    Campurkan ke dalam mangkuk dengan 150g yogurt alami, 1 sdm cuka anggur putih, kulit lemon lalu bumbui dengan garam dan merica.

  • Apa itu Gourmet? Pengertian dan Contoh Profesinya

    Apa itu Gourmet? Pengertian dan Contoh Profesinya

    Semakin berkembangnya era teknologi, tentu perkembangan dalam penggunaan kosa kata semakin meluas. Dari sekian banyak istilah, gourmet adalah salah satunya.

    Untuk yang berkecimpung di dunia restoran maupun food and beverage, tentu istilah ini tidaklah asing.

    Apa yang dimaksud dengan Gourmet?

    Terkadang banyak sekali orang yang salah kaprah tentang penggunaan istilah ini. Memang si, menambahkan kata “gourmet” dalam sebuah list menu semisal A La Carte akan menambahkan nilai jual.

    Namun tidak semua akan cocok dengan hal tersebut.

    Menurut kamus bahasa Inggris, Gourmet adalah:

    Kb. [1]Ahli Pencicip Makanan. [2]Ahli Mengenai Rasa.

    Namun, tidak dapat di artikan dalam kondisi yang sesempit itu.

    Ada beberapa contoh penggunaan kata atau istilah ini yang mesti Anda ketahui.

    • Gourmet adalah Seseorang yang merupakan penikmat makanan dan minuman yang baik.
    • Makanan dengan kualitas dan rasa tertinggi, disiapkan dengan presisi dan disajikan dengan sentuhan seni.
    • Restoran dan kokinya di mana makanan disiapkan dan disajikan dengan standar kualitas tertinggi.
    • Toko yang menyediakan dan menjual bahan-bahan berkualitas tinggi, unik, atau sulit ditemukan yang diperlukan untuk menyiapkan hidangan gourmet.
    • Dapur yang dilengkapi dengan peralatan kelas profesional dan area penyimpanan untuk barang dan peralatan khusus.

    Profesi Gourmet

    Di dalam dunia food and beverage, ada lho yang menjalani profesi ini. Justru peran mereka sangat penting dalam industry ini. Lantas apa saja yang mereka lakukan?

    Yuk Simak dibawah ini.

    Seorang gourmet tidak melihat makanan sebagai alat untuk mencapai tujuan.

    Bagi seorang mereka, makanan adalah seni. Penggemar makanan seperti itu menyukai kemewahan yang dapat dimakan.

    Penyandang profesi ini lebih menikmati pengalaman makan, membuat, atau memajang makanan.

    Beberapa bahkan mengeksplorasi sejarah dan antropologi makanan yang mereka makan.

    Seorang gourmet membutuhkan waktu dan kehati-hatian dalam menyiapkan makanan dan biasanya makan makanannya dengan perlahan.

    Tempat-tempat yang berlabel gourmet sering menawarkan informasi tambahan tentang asal makanan, memiliki bahan-bahan berkualitas tinggi, menyiapkan makanan dari awal, dan menyajikan hidangan dengan cara yang mewah.

    Bertahun-tahun yang lalu mungkin sekarang disebut sebagai “pecinta makanan”.

    Apa itu Gourmet Food?

    Apa itu Gourmet Food

    Gourmet food mengacu pada makanan dan minuman yang membutuhkan perhatian ekstra untuk dibuat atau diperoleh.

    Makanan gourmet sering ditemukan atau dibuat hanya di lokasi tertentu, dan bahannya mungkin tidak biasa, sulit ditemukan di toko kelontong biasa, hanya tersedia dalam jumlah terbatas, jarang diekspor ke luar tempat asalnya, atau hanya tersedia dalam waktu singkat. tahun.

    Beberapa, seperti truffle, harus dipanen secara liar dan tidak dapat dibudidayakan. Makanan ini seringkali unik dalam rasa atau tekstur.

    Bahan baku dapat mencampur bumbu dan rempah-rempah dengan cara yang menarik atau menambah rasa pada makanan yang biasanya tidak diberi rasa.

    Misalnya, semprotan minyak zaitun lemon, glasir balsamic truffle hitam, dan cuka anggur putih Calvi memiliki bahan-bahan yang sederhana.

    Anda akan menemukan bahan-bahan utama di bagian di toko kelontong atau di toko-toko bahan yang berdiri sendiri dan khusus.

    Misalnya, beberapa toko kelontong memiliki keju khas di lorong produk susu tetapi memiliki bagian keju Gourmet untuk keju berkualitas lebih tinggi dan keju impor.

    Toko gourmet sering kali menyediakan bahan-bahan dengan kualitas terbaik dari seluruh dunia, berkat kontak khusus yang membantu mengimpor makanan yang tidak tersedia di area tersebut.

    Anda mungkin dapat bekerja sama dengan toko untuk mendapatkan bahan berdasarkan permintaan.

    Selain itu, toko semacam itu sering menyediakan peralatan yang dibutuhkan untuk menyiapkan hidangan mewah.

    Apa Itu Gourmet Restaurant dan Chef Gourmet?

    Restoran gourmet menyiapkan hidangan dari bahan-bahan berkualitas tinggi dengan teknik sempurna, biasanya fine dining restaurant juga menyediakan makanan yang sudah berada di level gourmet.

    Mereka dapat menyajikan makanan yang menantang selera atau menawarkan sentuhan dari hidangan tradisional.

    Misalnya, mac dan keju mewah dapat menggunakan Gruyere, keju yang hampir secara eksklusif dibuat di Prancis dan Swiss.

    Hidangan daging sapi seperti filet mignon isi kepiting dengan saus wiski merica sangat lezat karena saus dan isiannya unik dan menantang rasa filet mignon dengan sendirinya.

    Chef berlabel profesi ini juga memiliki tingkat keterampilan yang sangat tinggi dalam menyiapkan makanan dan memanfaatkan bahan-bahan terbaik dengan baik.

    Koki mungkin berbakat dalam menciptakan hidangan baru dan menggunakan teknik inovatif. Keterampilan dalam penyajian makanan di piring juga mendefinisikan chef gourmet.

    Apa itu Kitchen Gourmet?

    Kitchen gourmet akan memiliki peralatan dan perlengkapan kelas profesional, sering kali diatur dengan nyaman untuk kemudahan persiapan makanan.

    Misalnya, mungkin memiliki kompor gas enam tungku dan oven ganda ditambah laci penghangat, dengan tudung ventilasi yang kuat dan keran pengisi pot di atas jangkauan.

    Lemari dapat menyediakan penyimpanan yang nyaman untuk peralatan, peralatan, dan barang-barang dapur.

    Kitchen dengan kelas ini juga memiliki ruang konter yang cukup untuk tugas persiapan makanan.

  • Ketahui Apa itu Moist Heat Cooking? dan Teknik yang Sering Digunakan

    Ketahui Apa itu Moist Heat Cooking? dan Teknik yang Sering Digunakan

    Kegiatan memasak memang selalu membutuhkan sebuah transfer energi. Yaitu berupa energi panas ke makanan yang temperaturnya lebih rendah. Pada umumnya, metode memasak dapat dibagi menjadi dua kategori. Yaitu Moist heat Cooking dan Dry Heat Cooking.

    Mengetahui bagaimana masing-masing proses bekerja akan membantumu mana metode memasak yang paling cocok dengan hasil masakan yang paling kamu inginkan.

    Untuk itu, simak selengkapnya penjelasannya di artikel berikut ini. Jangan sampai ada yang terlewat ya..

    Pengertian Moist Heat Cooking

    Metode Moist Heat Cooking adalah metode memasak dimana media yang digunakan adalah cairan dan uap panas atau steam.

    Cairan yang memiliki rasa juga dapat digunakan untuk melakukan transfer panas. Contohnya adalah wine, selain dapat digunakan untuk mentransfer panas, wine juga punya kegunaan yang dapat memperkaya cita rasa masakan yang dihasilkan.

    Tak hanya itu, biasanya sisa cairan yang sudah digunakan untuk memasak biasanya digunakan sebagai sauce atau dressing pada salad.

    Jenis-Jenis atau Teknik Moist heat Cooking

    • Boiling

    Boiling dalam bahasa Indonesia artinya merebus. Boiling adalah cara memasak yang menggunakan medium penghantar panas langsungnya adalah cairan. Cairan yang biasa digunakan adalah air kaldu (Stock), santan, susu, sirup, dan air.

    Gelembung-gelembung yang Nampak dari cairan bisanya pertanda sudah mencapai titik didih. Perlu diingat bahwa titik didik air adalah 100 celcius. Namun bisa jadi berbeda ketika media untuk merebus adalah bukan air.

    • Poaching

    Salah satu yang masih termasuk dalam Teknik memasak Moist Heat Cooking adalah Poaching. Poaching sendiri adalah Teknik pengolahan makanan yang direndam dalam cairan panas namun temperature dijaga agar tidak mencapai titik didih.

    • Steaming
    Steaming

    Steaming adalah Teknik memasak yang biasa disebut dengan kukus. Makanan yang di masak tidak langsung bertemu dengan media pemanas cair. Namun proses memasak menggunakan uap air yang sudah dipanaskan.

    Contohnya adalah bakpao, dimsum, dan ikan yang dimasak dengan metode steam.

    • Braising

    Teknik braising adalah Teknik memasak dengan menggunakan sedikit cairan yang mendidih. Makanan yang akan diolah dengan Teknik ini harus diolah terlebih dahulu.

    Tujuannya adalah agar bumbu yang dimarinasi pada permukaan bahan makanan dapat meresap sempurna ketika dimasak. Di Indonesia sendiri biasa disebut dengan Teknik memasak penyemuran ‘semur”.

    • Stewing

    Teknik memasak yang satu ini lebih mudah disebut dengan cara memasak dengan cara ditumis. Namun perlu diketahui, bahan utama yang biasanya berupa daging lah yang ditumis terlebih dahulu.

    Contoh masakan yang menggunakan Teknik ini adalah rendang dan opor ayam.

    • Simmering

    Pada teknik ini masih menggunakan air, dimana makanan akan direbus terlebih di dalam air yang didihkan hingga 100ºC kemudian api dikecilkan dibawah titik didih dan biarkan hingga dipermukaan makanan keluar gelembung-gelembung. Di aplikasikan pada kaldu, soto, rawon, kare, dll

    • Blancing

    Blanching melibatkan menjatuhkan makanan ke dalam air mendidih sebentar dan kemudian menghentikan proses memasak dengan merendam makanan ke dalam air es.

    Blanching digunakan untuk melonggarkan kulit pada buah dan sayuran dan untuk menghentikan aksi enzimatik yang menyebabkan buah dan sayuran membusuk.

    Buah dan sayuran sering direbus sebelum dibekukan untuk menjaga warna dan kesegarannya selama penyimpanan.

    Kesimpulan

    Kita telah membahas mengenai pengertian Moist Heat Cooking dan berikut dengan jenis jenisnya.

    Secara singkat Moist Heat cooking adalah Teknik memasak yang mengandalkan medium cairan dan uap sebagai media yang bekontak langsung dengan makanan.

    Kendati demikian masih ada banyak jenis dan Teknik yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan memasak.

    Kamu bisa mempertimbangkan bahan dan alat untuk mulai menerapkan Teknik ini.

  • 4 Contoh Analisis SWOT Usaha Makanan yang Benar

    4 Contoh Analisis SWOT Usaha Makanan yang Benar

    Semua jenis usaha akan membutuhkan analisis SWOT untuk menjalankan perkembangan bisnis secara lebih mudah dan efektif. Hal ini, juga akan berlaku pada usaha makanan, sehingga contoh analisis SWOT usaha makanan ini dapat dijadikan acuan bagi para pelaku usaha di bidang ini yang masih pemula.

    Sampai saat ini ada banyak pelaku usaha yang memilih membangun bisnisnya di bidang makanan. Sebab, bisnis kuliner dipercaya lebih menguntungkan dan praktis.

    Namun, jika perkembangan bisnis tersebut tidak disertai dengan analisis SWOT yang tepat, maka tingkat kelancarannya akan sedikit berbeda.

    4 Contoh Analisis SWOT Usaha Makanan

    Sebelum kita masuk ke pembahasan seputar contoh-contohnya, ada baiknya jika kita semakin memahami terlebih dahulu apa itu analisis SWOT. Analisis SWOT adalah proses analisis yang mencari kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman dalam sebuah bisnis tertentu.

    Karena disini kita sedang membahas analisis SWOT usaha makanan, jadi keempat hal tersebut nantinya akan berkaitan dengan kuliner. Nah, setelah memahami pengertian dari analisis SWOT itu sendiri, sekarang kamu bisa menyimak dengan baik contoh analisis SWOT usaha makanan berikut ini:

    1. Usaha Makanan Croffle

    Contoh Analisa SWOT Croffle

    Saat ini, usaha makanan croffle memang sedang digemari oleh banyak orang. Baik dari segi konsumen maupun penjual, setiap harinya selalu mengalami peningkatan yang signifikan. Kendati demikian, meskipun ketenarannya terus meningkat, tetapi untuk mengembangkan bisnis ini tidak selalu mudah.

    Supaya perkembangan bisnis makanan croffle dapat berjalan secara lebih lancar, pelaku usaha dari bisnis tersebut wajib menerapkan analisis SWOT yang tepat. Berikut adalah salah satu contoh analisis SWOT dalam usaha makanan croffle, yaitu:

    • Strengths/Kekuatan: Bahan baku yang mudah didapat dan rasanya yang unik, sehingga masih ada banyak orang yang penasaran dengan rasanya.
    • Weakness/Kelemahan: Makanan tidak tahan lama dan distribusi produk tergolong terbatas.
    • Opportunities/Peluang: Peminat terus meningkat dan dapat dijual secara online sekaligus.
    • Threats/Ancaman: Dapat dikategorikan sebagai bisnis yang mengikuti tren sesaat dan jumlah pesaing yang terus bertambah.

    2. Usaha Makanan Seblak

    Seblak khas Bandung

    Sepertinya hampir semua masyarakat Indonesia sekarang akan menyukai kelezatan kuliner khas Bandung yaitu seblak. Semakin bertambahnya pecinta menu ini, maka semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan peluang tersebut.

    Sama halnya dengan bisnis-bisnis lainnya yang untuk mengembangkannya tidak akan selalu berjalan mulus, mengembangkan bisnis kuliner seblak pun juga akan seperti itu. Untuk meminimalisir terjadinya kesulitan saat mengembangkan bisnis ini, kamu bisa memperhatikan analisis SWOT seperti berikut ini:

    • Strengths/Kekuatan: Bahan baku yang mudah didapatkan dan tergolong tahan lama, tidak membutuhkan banyak sumber daya manusia, serta membutuhkan modal yang relatif kecil.
    • Weakness/Kelemahan: Untuk melakukan ekspansi cukup menyulitkan dan membangun citra brand yang kuat juga cukup menyulitkan.
    • Opportunities/Peluang: Mendapat dukungan secara langsung dari pemerintah karena seblak adalah salah satu makanan khas daerah Indonesia dan terdapat channel penjualan online, sehingga jangkauan konsumen dapat tersebar secara lebih luas.
    • Threats/Ancaman: Sudah ada banyak pelaku usaha yang membangun bisnis ini di seluruh daerah di Indonesia.

    3. Usaha Makanan Rendang

    Contoh SWOT Usaha Makanan Rendang

    Meskipun menu rendang lebih identik dengan rumah makan masakan Padang, tetapi tidak menutup kemungkinan ada beberapa tempat makan yang hanya menjual menu rendang saja di dalamnya. Selain itu, bisa juga menu rendang ini menjadi menu andalan dari tempat makan tertentu.

    Hanya dengan melihat ketenaran rendang di Indonesia saja, kamu pasti bisa menilai betapa tingginya peluang dalam membangun bisnis di bidang ini. Namun, untuk memperjelas peluang yang ada ini, kamu bisa menyimak contoh analisis SWOT usaha makanan rendang berikut ini:

    • Strengths/Kekuatan: Tahan lama, rasanya yang lezat dan cocok di lidah masyarakat Indonesia, bahan baku yang mudah diperoleh, dan salah satu makanan yang wajib ada di hari raya.
    • Weakness/Kelemahan: Kadar kolesterol dalam rendang tergolong tinggi sehingga tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan, dan membutuhkan kemampuan masak yang mumpuni.
    • Opportunities/Peluang: Populer di kalangan banyak orang, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
    • Threats/Ancaman: Sudah ada banyak tempat makan yang menjual menu ini dengan resep rahasianya masing-masing dan harga daging yang cenderung mengalami perubahan harga setiap tahunnya.

    4. Usaha Makanan Dodol khas Garut

    Usaha Makanan Dodol khas Garut

    Ketika berlibur ke kota Garut, salah satu oleh-oleh yang patut dibeli adalah dodol. Dengan rasanya yang manis dan menyegarkan, dodol khas Garut berhasil memikat hati para wisatawan. Dengan demikian, peluang ini banyak dimanfaatkan oleh para pelaku usaha maupun pedagang kecil-kecilan.

    Meskipun memiliki peluang yang cukup tinggi, mengembangkan bisnis dodol khas Garut tergolong membutuhkan usaha yang tidak mudah. Maka dari itu, untuk mempermudah perkembangan bisnis ini, contoh analisis SWOT berikut ini dapat dijadikan sebagai acuan yang tepat:

    • Strengths/Kekuatan: Cocok dimakan di hari-hari besar, bahan mudah didapatkan di Indonesia, dan termasuk makanan yang kaya akan zat besi serta memiliki jumlah kalori yang rendah.
    • Weakness/Kelemahan: Membutuhkan kemampuan masak yang mumpuni dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuatnya.
    • Opportunities/Peluang: Dapat dijual secara online, sehingga jangkauan konsumen dapat meningkat secara lebih luas lagi.
    • Threats/Ancaman: Jumlah saingan yang terus bertambah dan lebih sering dibeli oleh para wisatawan yang membutuhkan oleh-oleh khas Garut.

    Pentingnya Analisis SWOT dalam Bisnis Kuliner

    Sebenarnya, analisis SWOT tidak hanya bermanfaat dalam bisnis kuliner saja, tapi di dunia bisnis bidang lainnya pun juga akan sangat bermanfaat. Bahkan, analisis SWOT juga dapat sangat bermanfaat untuk proses lamaran kerja.

    Nah, untuk bisnis kuliner sendiri memang sangat membutuhkan analisis SWOT. Apalagi, bisnis kuliner termasuk jenis usaha yang memiliki peluang cukup tinggi, meskipun risikonya juga menyeimbanginya. Untuk itu, penting untuk kamu ketahui manfaat dari analisis SWOT dalam bisnis kuliner, yaitu:

    • Mampu mengoptimalkan kekuatan atau keunggulan yang dimiliki perusahaan, sehingga keuntungan dapat lebih mudah untuk diraih.
    • Membantu perusahaan dalam mengevaluasi kelemahan yang dimilikinya, sehingga solusi terbaik dapat dipersiapkan sejak awal.
    • Membantu perusahaan dalam mencari strategi yang tepat untuk mengatasi kelemahan yang dimiliki.
    • Mampu memaksimalkan kekuatan perusahaan, supaya ketika ancaman terjadi atau menimpa perusahaan, perusahaan sudah bisa mengatasinya dengan cara yang tepat.

    Dengan melihat manfaat-manfaat di atas, kamu pasti sudah bisa menilai sendiri betapa pentingnya analisis SWOT dalam dunia bisnis kuliner.

    Selain itu, bisa dipastikan juga bahwa bisnis kuliner memiliki peluang yang tergolong tinggi, tapi tingkat risiko terjadinya hambatan di masa depan pun juga tergolong cukup tinggi.

    Penutup

    Jika kamu memiliki rencana untuk membangun sebuah bisnis di bidang kuliner, ada baiknya jika kamu mulai menyusun analisis SWOT terlebih dahulu, supaya bisnis tersebut dapat berkembang ke arah yang lebih baik di kurun waktu yang lebih cepat.

    Dengan memperhatikan beberapa contoh analisis SWOT usaha makanan di atas, kami harap kamu semua dapat menyerap ilmu yang berharga, sehingga bisnis yang sedang dijalankan dapat berkembang ke arah yang lebih baik dengan cara yang tepat.

  • Kenali Apa itu Napkin? Jenis, Ukuran, dan Cara Membuatnya

    Kenali Apa itu Napkin? Jenis, Ukuran, dan Cara Membuatnya

    Napkin adalah serbet atau handuk wajah yang ada di atas meja makan dan penggunaannya untuk menyeka bibir dan jari saat sesi makan. Serbet biasanya berukuran kecil dan diletakkan di meja dalam posisi terlipat. 

    Napkin selalu ditemui jika sedang berada di restoran fine dining yang menerapkan table manner. Bentuk lipatannya bisa bermacam-macam, mulai dari yang sederhana hingga yang rumit.

    Biasanya ukuran serbet makan atau napkin adalah 45 cm x 45 cm atau Ukuran 50 cm x 50 cm digunakan saat lunch dan dinner. Sedangkan untuk breakfast di sebut serbet jari ukurannya 35 cm x 35 cm atau 40 cm x 40 cm.

    Sejarah Napkin

    Jaman dahulu, saat masih zaman romawi kuno orang-orang dari kaum Yunani Kuno menggunakan roti untuk menyeka tangan mereka ketika makan. Dari sinilah muncul istilah roti serbet dan berlanjut penggunaan serbet kertas di Cina Kuno.

    Disinilah kertas ditemukan pada abad ke-2 sebelum masehi dan serbet kertas dikenal dengan nama Chih Pha yang bisa di lipat kotak serta di pakai untuk orang-orang yag memesan teh.

    Informasi ini diperkuat dengan bukti tekstual serbet kertas muncul dalam deskripsi harta milik keluarga Yu dari kita Hangzhou.

    Singkat cerita, awal pertengahan serbet / napkin tidak lagi dipakai. Tangan dan mulut diseka dengan apapun yg ada diatas meja. Tapi sekitar tahun 1415-1475 napkin dipakai kembali.

    Abad ke-17 napkin atau serbet mulai distandarkan panjang dan ukurannya. Untuk panjang standarnya adalah 35 inchi dan lebar 45 inchi.

    Beberapa tahun setelahnya, ukuran serbet mengalami kembali perubahan hingga menjadi 35 inchi dan lebar 30 inchi.

    Jenis-Jenis Lipatan Napkin dan Cara Membuatnya

    Berikut adalah contoh beberapa jenis napkin yang mungkin familiar dan bagaimana cara melipatnya :

    Napkin Pocket ( Lipatan Saku )

    Napkin jenis ini biasanya digunakan ketika piknik atau bertamasya

    Napkin Accordion ( Lipatan Kipas )

    Cara melipat napkin ini hampir sama dengan membuat origami.

    Napkin Classic

    Napkin Rose

    Napkin Rose adalah salah satu  jenis lipatan napkin yang elegan dan indah. Bentuknya yang lentur menjadikan suasana meja makan terasa lebih romantis dan intimate. 

    Fungsi Napkin

    Napkin atau serbet biasanya selalu di gunakan di sebuah restoran yang menerapkan konsep fine dining. Napkin adalah salah satu instrument penting dalam sebuah restaurant yang mempunyai beberapa fungsi seperti berikut :

    • Sebagai pelengkap dan mempercantik meja makan

    Napkin yang dibuat dengan lipatan-lipatan yang cantik akan menambah kesan indah dimeja para tamu. Tentunya ini akan meningkatkan kualitas pelayanan di mata tamu

    • Menjaga kebersihan area sekitar tamu duduk

    Dengan napkin, waiter atau waitress yang bertugas akan menaruh napkin dipangkuan tamu dengan tujuan jika ada makanan atau minuman yang jatuh itu tidak akan mengenai pakaian tamu

    • Membersihkan mulut

    Seperti yang kita tahu, ini adalah fungsi dasar dari napkin yaitu sebagai alat penyeka makanan yg menempel di sisi bibir / mulut.

    Tips Menghasilkan Lipatan Napkin yang Indah

    • Jangan membuat napkin yang terlalu tinggi sehingga dapat menutupi wajah tamu lainnya
    • Jangan membuat terlalu banyak lipatan karena serbet makan akan mudah kotor sebelum digunakan
    • Sebaiknya gunakan serbet yang berukuran agak besar (50 cm x 50 cm), dengan tujuan untuk memudahkan dalam melipatnya sehingga hasilnya akan lebih baik dan indah.
    • Ukuran serbet makan harus tepat dan simetris semua sisinya.
    • Untuk lipatan serbet makan yang standing, gunakanlah serbet makan yang kaku. Jika serbet makan halus gunakan serbet makan yang kuat

    Baca Juga :

    Banquet Hotel: Pengertian dan Struktur Organisasinya

    Apa Itu French Service? Simak Penjelasannya!

    Jenis Menu Yang Ada Di Restaurant