Jenis-jenis minuman keras
source-freepik.com

Jenis Minuman Keras -Di setiap pesta atau acara apapun biasanya pasti akan terasa kurang lengkap tanpa ada minuman alkohol sebagai penutup acara. Entah itu banyak ataupun sedikit, kehadiran alkohol selalu menjadi pelengkap yang cukup manis di sebuah acara.

Terlepas dari itu, buat kamu yang punya impian untuk bekerja di bar hotel ataupun restaurant, tentunya dari sekarang harus mulai di pelajari pelan-pelan tentang jenis -jenis minuman keras atau alcoholic drink ini.

Sejarah Minuman Keras

Di tahun 1100, sebuah sekolah kedokteran di Italia mengembangkan distilasi, yang memiliki arti minuman mengandung alkohol yang lebih murni dan lebih kuat bisa dikembangkan.

Era Pertengahan di Eropa melihat perubahan ekstensif pilihan anggur, bir, dan mead (minuman mengandung alkohol yang dibuat dari madu). Anggur masih tetap jadi opsi terpopuler di daerah sebagai Italia, Spanyol, dan Prancis.

Beberapa biksu mulai menyeduh sebagian besar bir berkualitas baik, yang sekarang berisi hop, ditambahkan anggur untuk merayakan misa. Mereka pada akhirnya menambahkan brendi ke daftar barang dagangan mereka.

Manufacturing bir mulai berkembang di Jerman, dengan beberapa kota berkompetisi untuk memperoleh produk terbaik. Di akhir Zaman Pertengahan, produksi bir dan anggur menebar ke Skotlandia dan Inggris serta secara cepat menjadi industri penting.

Di tahun 1600-an, mabok menjadi permasalahan yang meluas di Inggris, karena bir dan anggur sering disalahgunakan.

Saat kelompok agama melarikan diri ke Amerika pada era berikutnya, banyak yang membuat warga pertarakan di negara baru. Beberapa pimpinan Protestan di Eropa mengatakan jika alkohol adalah hadiah dari Tuhan dan bisa dipakai seperlunya untuk kesenangan dan kesehatan.

Namun kemabukan adalah dosa. Saat budaya berusaha untuk menyeimbangkan subjek, petani Spanyol dan Polandia mengkonsumsi rata-rata tiga liter bir setiap hari, dan di sejumlah area di Inggris, konsumsi bir dan ale umumnya 17 pint per-orang, /minggu. Ini sepadan dengan 3 pint hari ini.

Di Swedia dan Denmark, pelaut dan pekerja diberi satu galon bir setiap hari. Penyulingan pertama Di Amerika dibangun di Staten Island dan hop ditanamkan di Massachusetts untuk memasok tempat pembuatan bir. Massachusetts mempunyai penyulingan rum, dimulai pada 1657 di Boston.

Ini akan segera menjadi industri paling makmur di New England serta memunculkan kegiatan penyelundupan di sepanjang pantai, karena produksi alkohol dikenakan pajak di koloni. Awalnya 1700-an di Inggris terjadi produksi juta-an galon gin, alkohol yang dibumbui dengan buah juniper.

Pada 1733, daerah London saja menghasilkan 11 juta galon gin. Orang miskin di London memperoleh kelegaan dari kesusahan kemiskinan perkotaan dengan minuman keras yang murah. Pajak atas gin segera dinaikkan untuk mengurangi pandemi mabuk yang mengikutinya.

Ada berapa jenis minuman keras ?

Jenis-jenis minuman keras
source : freepik.com

Secara umum jenis-jenis minuman keras (alcoholic drink) ini ada beberapa yaitu:

1. Minuman Campuran (Mixing Drink)

Minuman campuran adalah jenis minuman keras yang merupakan campuran dari beberapa minuman berbeda yang terdiri dari satu bagian atau lebih dengan kadar alkohol tinggi dan sisanya tidak mengandung alkohol.

Contoh minuman campuran:

  • Long drink
  • High ball
  • Cocktail
  • Squash
  • Collins
  • Sour
  • Punch
  • Sling

Pada umumnya mix drink ini mempunyai fungsi yang mungkin kebanyakan orang tidak tahu yaitu:

  • Sebagai aperitif : Penambah nafsu makan, contoh : dry martini cocktail, fruit punch, dll.
  • Sebagai penyegar dahaga, contoh : orange squash, fruit punch
  • Penambah kalori dan energi, contoh : pousse cafe cocktail.

2. Beer

Siapa yang tidak mengenal beer? Ini adalah minuman beralkohol sejuta umat. Hampir semua orang pernah mengkonsumsi minuman yang satu ini. Beer adalah jenis minuman keras yang mengandung alkohol 4-6 % yang dibuat melalui brewing proses, dari bahan barley/malt, bunga hops, gula, air, dan penjernih.

Pada umumnya, beer harus di simpan dalam ruangan dengan suhu udara -7 derajat celsius dengan posisi botol tegak. Suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin bisa membuat beer menjadu rusak.

Susunan Kimia Beer

Bir pilsener terdiri dari kurang lebih :

  • 92% air
  • 4% alkohol
  • 4% ekstrak hidrat arang , putih telur dan mineral
  • Dalam jumlah kecil, terdapat zat pahit kopi, zat penyamak, zat warna, dan asam organik
  • 0,5 % zat asam arang

3. Wine ( Anggur )

Wine biasanya memiliki kadar alkohol antara 14-16 % . Minuman yang cukup mewah ini didapat dari hasil peragian atau fermentasi sari buah anggur segar. Ragi dan gula yang terdapat dalam buah anggur akan menghasilkan alkohol dan CO2.

Anggur merupakan minuman elite dan cukup bergengsi dan berasal dari negara-negara penghasil anggur seperti Perancis, Jerman, Italia, Australia, Amerika, dan lain-lain.

Klasifikasi Wine ( anggur )

  • Natural wine / natural still wine
  • Sparkling wine
  • Fortified wine
  • Aromatic wine

Baca juga : Apa itu Itu Sparkling Wine dan Cara Membuatnya

4. Spirit / Liquor

Jenis minuman keras ini termasuk salah satu yang mengandung alkohol tinggi. Dibuar dari hasil penyulingan fermentasi suatu minuman. Spriti biasanya di gunakan sebagai bahan utama untuk membuat minuman campuran.

Spirit biasanya di sajikan pergelas berupa :

  • Straight : tanpa campuran apa-apa
  • Frapee : dengan es batu halus
  • On the rock : dengan es batu biasa

Kandungan alkohol pada spirit dinyatakan dalam proof dan di cantumkan pada label botol. 1 US proof = 1/2 % alkohol. Misalnya jika tertulis 50 proof artinya mengandung 25% alkohol.

Jenis spirit ada 7 yaitu :

  • Whisky ( hasil distilasi grain,biji padi-padian)
  • Brandy ( hasil distilasi buah-buahan)
  • Rum ( hasil distilasi sirup gula)
  • Gin ( hasil distilasi mash/bubur)
  • Vodka ( hasil distilasi grain,biji padi-padian)
  • Tequila ( hasil distilasi agave / kaktus)
  • Okalehao ( hasil distilasi T-root)

Referensi; H.Marsum Widjojo Atmodjo, SE – Bar, Minuman dan Pelayanannya dan https://traveling.bisnis.com