Pengertian Minibar Hotel dan Prosedur Kerjanya

Istilah minibar mungkin sudah tidak asing lagi bagi kamu yang sering menginap di hotel. Namun, pemahaman terkait minibar hotel berbeda dengan konsep bar konvensional.

Sebagai salah satu fasilitas di hotel berbintang, keberadaan minibar di dalam kamar berwujud kulkas untuk yang berisi persediaan minuman dan snack untuk tamu.

Umumnya, fasilitas ini disediakan untuk tipe kamar tertentu saja dimana tamu akan tetap dibebankan tagihan atas biaya konsumsi.

Nah, untuk penjelasan lebih lanjut, simak pembahasan mengenai pengertian minibar dan prosedur kerja minibar di hotel berikut ini.

Pengertian Minibar Hotel

Minibar hotel adalah pelayanan atau fasilitas dari hotel berupa persediaan minuman, baik softdrink maupun makanan kecil di dalam kamar untuk tamu.

Konsepnya sendiri bersifat privat dimana persediaan tersebut difasilitasi oleh hotel untuk dinikmati tamu secara pribadi di dalam kamar.

Nantinya akan ada petugas khusus yang disebut Minibar Attendant yang bertanggungjawab untuk memeriksa dan melengkapi persediaan setiap hari.

Meski begitu, konsumsi dari minibar tidak gratis dan nantinya tamu akan dibebankan tagihan saat check out sesuai item yang berkurang atau dikonsumsi.

Penanganan Pemeriksaan Mini Bar

Pelayanan Minibar bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi tamu atas kebutuhan minuman ringan dan makanan kecil di kamar sekaligus menambah pendapatan hotel.

Dalam pelayanannya, penanganan pemeriksaan minibar sendiri melibatkan beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya sebagai berikut.

1. Petugas yang Bertanggungjawab

Beberapa hotel mungkin akan membebankan pelayanan dan pemeriksaan minibar pada divisi Housekeeping yang dikerjakan oleh Room Attanedant.

 Namun, ada juga hotel yang menugaskan bagian Food and Baverage Service untuk bertanggungjawab atas pelayanan ini.

Semua kembali pada kebijakan masing-masing hotel dalam upaya memberikan penanganan terbaik dan meminimalisir kehilangan biaya ekstra atau late charge atas tagihan di minibar.

2. Isi Minibar Hotel

Umumnya, minibar berupa kulkas kecil di dalam kamar hotel yang berisi minuman dan makanan yang bisa dikonsumsi oleh tamu.

Isi minibar hotel sendiri meliputi eberapa botol air mineral, softdrink, dan makanan ringan hingga minibar list/voucher yang merupakan bukti pembayaran untuk tamu.

Namun, sudah menjadi rahasia umum jika minuman dan makanan dalam minibar kamar hotel cenderung lebih mahal dibanding harga di pasaran.

3. Minibar Inventory

Penanganan minibar juga melibatkan minibar inventory yang akan memudahkan petugas dalam melakukan pemeriksaan rutin bulanan dengan perhitungan sebagai berikut:

  • Semua persediaan minibar di kamar dijumlah.
  • Semua persediaan minibar di gudang dijumlah.
  • Total makanan dan minuman yang sudah dikonsumsi tamu dijumlah.
  • Data dimasukkan dalam daftar minibar inventory.

4. Formulir Minibar

Dalam melakukan penanganan dan pemeriksaan, Minibar Attentant menggunakan beberapa jenis formulir, yaitu:

Minibar Bill

Minibar bill digunakan untuk mencatat minuman dan makanan yang dikonsumsi dengan kelengkapan informasi jumlah, jenis, harga, nomor kamar, dan nama tamu.

Nantinya, bill-bill tersebut akan dikirim dan diarsipkan dengan ketentuan berikut ini.

  • Bill warna putih untuk tamu.
  • Salinan bill warna merah akan dikirim ke Front Office Cashier sebagai informasi tagihan saat tamu check out.
  • Salinan bill warna biru untuk diarsipkan di minibar office.

Daily Sales Report

Daily salaes report merupakan formulir pencatatan untuk semua minuman dan makanan yang terjual atau sudah dikonsumsi tamu.

Di bagian ini, Minibar Attendant akan melakukan pemeriksaan secara teliti di occupied room atau kamar yang disewa, kamar check out, dan room change atau tamu yang pindah kamar.

Daily Late Charge Report

Sedangkan daily late charge report adalah formulir yang digunakan untuk mencatat semua minuman dan snack di minibar yang telah dikonsumsi tamu tetapi tidak terbayar.

Kondisi late charge ini umumnya disebabkan karena keterlambatan petugas dalam memberikan laporan minibar bill atau tamu skipper yang check out tanpa membayar.

Prosedur Kerja Minibar di Hotel

Ada prosedur kerja minibar di hotel yang ditetapkan sebagai bagian dari SOP untuk divisi yang bertugas dalam menyediakan fasilitas dalam minibar, yang antara lain sebagai berikut.

1. Housekeeping Office/Order Taker

  1. Order taker bertugas untuk menginformasikan kepada supervisor tentang kamar yang akan check out.
  2. Mengambil salinan bukti pembayaran minibar di kasir.
  3. Membuat dan menyimpan daftar minibar yang terjual.
  4. Membuat dan menyimpan daftar minibar yang hilang.
  5. Membuat bukti kehilangan yang disetujui oleh Housekeeper Supervisor dan Front Office Cashier jika minibar tak terbayar atau late charge.

2. Floor Supervisor

Prosedur kerja di minibar hotel selanjutnya yaitu tugas Floor Supervisor untuk segera menyampaikan kepada Room Attendant terkait pemeriksaan kamar yang check out.

3. Room Attendant

Prosedur kerja berikutnya di minibar hotel dilanjutkan oleh Room Attendant dengan tugas-tugas sebagai berikut:

  • Meminta izin kepada tamu untuk memeriksa minibar di kamar.
  • Melakukan pemeriksaan minibar di kamar dengan teliti.
  • Segera melaporkan daftar konsumsi minibar dari tamu kepada bagian Front Office Cashier.
  • Jika tamu tidak mengizinkan pemeriksaan minibar, Room Attendant harus menyampaikan kondisi ini kepada cashier.
  • Jika saat pemeriksaan ternyata tamu tidak berada di kamar, maka Room Attendant diperkenankan langsung memeriksa minibar.

4. Front Office Cashier

Selanjutnya, ada prosedur kerja minibar hotel untuk bagian Front Offoce Cashier, yaitu:

  • Menyiapkan rekening tamu atau bill, termasuk minibar bill.
  • Melayani pembayaran yang dilakukan oleh tamu.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian minibar dan prosedur kerja minibar di hotel yang sudah kami rangkum untuk memudahkan pemahaman.

Melalui informasi tadi, kamu akan lebih memahami fasilitas minibar yang disediakan oleh hotel dan bisa memanfaatkannya secara lebih bijak.

SHARE:

SEO Specialist di bidangnya. Mempunyai team yang punya pengalaman sebagai akademisi maupun praktisi.

Tinggalkan komentar

Konten dengan Hak Cipta Dilarang Copy-Paste