Tag: Doa Sehari-hari

  • Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    Apakah kamu tahu doa ketika mendengar suara burung di malam hari? Seperti yang kita tahu bahwa suara burung terutama di malam hari berkaitan dengan hal-hal mistis.

    Dilansir dari berbagai sumber, suara hewan yang terdengar pada tengah malam, tepat jam 12 ke atas merupakan sinyal terbukanya pintu langit. Terlebih, suara burung yang berkicau di malam hari juga menandakan akan datangnya peristiwa gaib.

    Untuk itu, kita sebagai umat muslim disarankan untuk melaksanakan ibadah ketika mendengarnya, seperti sholat tahajud, mengaji atau doa-doa khusus yang akan dijelaskan di bawah ini.

    3 Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    1. Membaca surat ayat kursi

    Doa pertama yang bisa kamu amalkan adalah membaca ayat kursi. Dengan doa ini, kamu bisa meminta perlindungan dan memohon agar diberikan ketenangan oleh Allah SWT.

    Tak hanya itu, doa ini juga bisa membantu kita untuk mendapatkan kekuatan dan ketenangan jiwa saat mendengar suara burung di malam hari. Berikut bacaan surat ayat kursi dan artinya:

    ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ

    وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ

    وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ

    ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

    Bacaan latin: Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ‘ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm.

    Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

    2. Membaca surat Al-Baqarah

    Saat kita mendengar suara burung di malam hari, ada banyak macam doa yang bisa kita amalkan untuk mendapatkan perlindungan, bimbingan dan berkat dari Allah SWT. Salah satunya adalah surat Al-Baqarah.

    Dengan membaca surat Al-Baqarah, dapat membantu kita untuk menenangkan pikiran dan supaya menjadi lebih fokus.

    3. Membaca surat An-Nas dan Al-Falaq

    Doa yang terakhir adalah surat An-Nas dan Al-Falaq. Surat-surat tersebut dapat membantu kita untuk mendapatkan bimbingan dan perlindungan oleh Allah SWT dari kejahatan yang mengintai.

    A. Bacaan surat An-Nas dan artinya

    ١ قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ

    ٢ مَلِكِ النَّاسِۙ

    ٣ اِلٰهِ النَّاسِۙ

    ٤ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ

    ٥ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ

    ٦ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

    Bacaan latin:

    1. Qul a’ụżu birabbin-nās.
    2. Malikin-nās.
    3. Ilāhin-nās.
    4. Min syarril-waswāsil-khannās.
    5. Allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās.
    6. Minal-jinnati wan-nās.

    Artinya:

    1. Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
    2. Raja manusia,
    3. Sembahan manusia,
    4. Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
    5. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
    6. Dari (golongan) jin dan manusia.

    B. Bacaan surat Al-Falaq dan artinya

    ١ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ

    ٢ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ

    ٣ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

    ٤ وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ

    ٥ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

    Bacaan latin:

    1. qul a’ụżu birabbil-falaq
    2. min syarri mā khalaq
    3. wa min syarri gāsiqin iżā waqab
    4. wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad
    5. wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

    Artinya:

    1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
    2. Dari kejahatan makhluk-Nya,
    3. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
    4. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
    5. Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

    2 Cara Mengamalkan Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    1. Sholat tahajud

    Seperti yang telah dijelaskan di awal bahwa ketika mendengar suara burung di malam hari, alangkah lebih baiknya kita melaksanakan ibadah sholat Sunnah tahajud untuk meminta perlindungan oleh Allah SWT.

    Tak hanya itu, sholat tahajud juga bisa memberikan kita ketenangan jiwa dan membuat pikiran kita menjadi lebih fokus serta menghindari pikiran-pikiran negatif.

    Terkadang, ketika kita mendengar suara burung di malam hari, hati kita menjadi gelisah dan tidak tenang.

    Beberapa yang menjadi penyebabnya adalah kita terlalu percaya dengan berbagai mitos yang beredar, seperti pertanda kematian, akan terjadinya musibah besar dan jelmaan dari penyihir ketika mendengar suara burung di malam hari.

    Untuk itu, sholat tahajud-lah jika ingin menenangkan pikiran sekaligus berdoa meminta perlindungan pada Allah SWT.

    2. Berdoa dengan khusyuk

    Cara selanjutnya yaitu berdoa dengan khusyuk. Sebenarnya tak hanya doa ketika mendengar suara burung di malam hari saja, melainkan setiap doa yang kita amalkan, perlu dilakukan dengan tulus atau khusyuk.

    Terlebih, doa ini memiliki makna untuk menangkan hati. Berdoa dengan khusyuk juga dapat membawa pikiran kita ke hal yang lebih positif.

    Sampai pada akhir artikel ini, sudah tahu kan doa ketika mendengar burung di malam hari. Semoga membantu.

  • Doa Agar Hujan Berhenti dan Cuaca Cerah Sesuai Sunnah, Yuk Amalkan!

    Doa Agar Hujan Berhenti dan Cuaca Cerah Sesuai Sunnah, Yuk Amalkan!

    Ada banyak sekali rahmat Allah yang diberikan kepada manusia untuk patut disyukuri, salah satunya adalah hujan. Namun terkadang hujan juga dapat menimbulkan musibah jika terjadi secara terus menerus. Lantas, bolehkah seorang muslim melantunkan doa agar hujan berhenti?

    Berdoa agar hujan berhenti bukan berarti tidak bersyukur terhadap anugerah yang Allah SWT berikan. Namun, berdoa dalam hal ini merupakan bentuk ikhtiar agar diselamatkan dari hujan yang dapat menimbulkan bencana.

    Selain itu, berdoa merupakan salah satu sarana untuk membentuk komunikasi kepada Allah SWT serta mengungkapkan harapan dan kepasrahan diri kepada-Nya. Bagaimana doa agar hujan berhenti? Yuk simak artikel ini hingga akhir.

    Bacaan Doa Agar Hari Cerah

    Bacaan Doa Agar Hari Cerah

    Meminta hari tetap cerah bukan merupakan bentuk penolakan atas rahmat Allah SWT. Seperti yang disinggung di atas, boleh saja bagi seorang muslim meminta agar tidak ada hujan di hari tersebut, misalnya saat ingin menjemput rezeki.

    Berikut bacaan doa agar langit cerah dan tidak hujan serta memohon keselamatan Allah SWT:

    اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

    Latin: Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

    Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

    Baca juga: Bacaan Doa Sayyidul Istighfar (Arab, Latin, Artinya) serta Maknanya

    Bacaan Doa Agar Hujan Berhenti

    Bacaan Doa Agar Hujan Berhenti

    Ketika kita sedang dalam kesibukan dan tidak bisa melanjutkannya karena hujan. Ada doa yang bisa diamalkan agar hujan segera berhenti.

    Bacaan doa agar hujan berhenti satu ini kita amalkan ketika segera pulang atau ingin segera menuju suatu tempat dan ingin dimudahkan aksesnya dari hujan.

    Berikut ini adalah doa hujan agar segera berhenti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW:

    اللَّهُمّحَوَالَيْنَاوَلَاعَلَيْنَا,اللَّهُمَّعَلَىالْآكَامِوَالْجِبَالِوَالظِّرَابِوَبُطُونِالْأَوْدِيَةِوَمَنَابِتِالشَّجَر

    Latin: Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

    Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR Bukhari).

    Selain itu terdapat doa yang digunakan Nabi Nuh A.S. Doa ini digunakan pada masa Nabi Nuh AS, Allah SWT menurunkan hujan deras sampai banjir bandang. Namun, Allah SWT menghentikan hujan agar Nabi Nuh AS dan kaumnya selamat. 

    Berikut doa agar hujan berhenti Nabi Nuh A.S:

    Cerita Nabi Nuh AS tertuang dalam Al-Qur`an, yakni Surat Hud ayat 44.

    وَقِيلَ يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءَكِ وَيَا سَمَاءُ أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَاءُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ ۖ وَقِيلَ بُعْدًا لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

    Artinya: “Dan difirmankan: ‘Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,’ dan air pun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: Binasalah orang-orang yang zalim.”

    Baca juga: Doa Ketika Ada Petir Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya (Shahih)

    Bacaan Doa Saat Hujan Turun

    Allah SWT menurunkan hujan karena dua hal, yang pertama adalah memberikan rahmat serta rezeki dan yang kedua merupakan bentuk teguran dengan diberikannya hujan lebat disertai angin, hujan lebat disertai petir, atau hujan lebat yang tidak berhenti dan mengakibatkan banjir.

    Tak jarang hujan yang merupakan rahmat ini, tiba-tiba menjadi bencana bagi sebagian umat muslim. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui cara berdoa ketika hujan turun dalam keadaan tertentu.

    Berikut beberapa bacaan doanya:

    1. Doa Ketika Turun Hujan

    Doa  ini dipakai saat hujan yang turun dengan intensitas sedang, tidak terlalu deras ataupun disertai petir dan juga angina kencang. Doa ini digunakan sebagai rasa syukur terhadap rahamat yang Allah SWT beri.

    اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا

    Latin: Allahumma shayyiban haniyya wa sayyiban nafi’a

    Artinya: “Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat.”

    Selain manfaat bagi makhluk hidup, menurut beberapa pendapat ulama dan hadis ketika turun hujan menjadi salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Hal ini dijelaskan dalam hadis berikut ini:

    ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

    Artinya: “Dua do’a yang tidak akan ditolak, do’a ketika adzan dan do’a ketika ketika turunnya hujan.” (HR Al Hakim).

    اطْلُبُوا اسْتِجابَةَ الدّعاءِ عِنْدَ التِقاءِ الجُيُوشِ وَإقَامَةِ الصَّلاةِ وَنُزُولِ الغَيْثِ

    Artinya: “Burulah manjurnya doa ketika perang berkecamuk, iqamah shalat, dan turunnya hujan.”

    Dengan penjelasan hadis tersebut, dianjurkan bagi seorang muslim untuk berdoa kala hujan sebagai wujud syukur terhadap rahmatnya dan disertai dengan berdoa mengenai hajat yang diinginkan.

    2. Doa Ketika Hujan dan Angin Kencang

    Salah satu hujan yang membuat seseorang takut adalah hujan lebat disertai dengan angin kencang. Saat anginkencang, mungkin saja terjadi musibah seperti pohon tumbang, kabel listrik putus, angin puting beliung dan lain sebagainya.

     Doa dalam sebuah hadis ini diungkapkan oleh Nabi Muhammad SAW saat hujan yang disertai dengan angin yang kencang.

    اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ

    Latin: Allaahumma inni as-aluka koirohaa wa khoiro maa fiiha wa khoiro maa ursilat bih. Wa auudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih.

    Artinya: “Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya,” (HR Muslim).

    3. Doa Ketika Terjadi Hujan Petir

    Bagi beberapa orang, suara petir terasa sangat mengerikan. Dan tentu saja, petir yang berlebihan akan menyebabkan banyak masalah, seperti rusaknya seluruh elektronik di rumah, pohon yang mati, dan masih banyak lagi kemungkinan yang bisa terjadi karena hujan disertai petir.

    Berikut bacaan doa ketika terjadi hujan disertai petir kencang:

    سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

    Latin: Subhaanalladzii yusabbihur ro’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih.

    Artinya: “Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya.”

    Doa satu ini diperuntukan mengingat Allah SWT serta menyanjung karena telah menurunkan rahmat dan rezeki berupa hujan. Petir yang diturunkanpun sebagai tanda akan kebesaran Allah SWT.

    4. Doa agar Terhindar dari Bahaya Hujan Deras

    Doa ini dilafalkan bukan hanya agar hujan berhenti dan cuaca menjadi cerah, doa ini juga bisa dilafalkan agar terhindar dari segala marabahaya yang mungkin terjadi saat hujan.

    Hal ini diriwayatkan dalam hadis AbuDaud dan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

    بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    Latin: Bismillahilladzi la yadhurru ma’asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami’ul ‘alim

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di Bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” (HR Abu Daud dan Tirmidzi).

    Itulah informasi terkait doa agar hujan berhenti dan beberapa bacaan doa perlindungan dan wujud sukur atas kenikmatan Allah SWT.

    Semoga bermanfaat, Assalamualaikum wr.wb

  • Bacaan Doa Agar Cepat Haid dan Tips Lancarkan Haid

    Bacaan Doa Agar Cepat Haid dan Tips Lancarkan Haid

    Doa agar cepat haid bisa kamu amalkan ketika siklus menstruasi sedang tidak teratur. Haid yang tidak lancar memang terkadang membuat wanita cemas. Sudah melakukan berbagai cara, namun darah haid tidak kunjung keluar.

    Salah satu cara mempercepat keluarnya darah haid adalah dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Hal ini dikarenakan umat muslim percaya kalau darah haid yang keluar karena kehendak Allah SWT, sebagaimana pada hadis berikut ini:

    “Sesungguhnya darah haid itu merupakan perkara yang telah ditetapkan oleh Allah atas setiap wanita keturunan Nabi Adam AS.” (HR. Muslim).

    Tak hanya doa agar cepat haid saja, namun juga beberapa tips melancarkan haid pada artikel di bawah ini!

    4 Bacaan Doa Agar Cepat Haid

    Meski tidak ada doa agar cepat haid yang diriwayatkan khusus, namun berikut adalah bacaan doa yang bisa jadi refrensi agar haid lancar.

    1. Berdasarkan HR. Bukhari

    اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذهِبِ البَأسَ اشفِ أَنتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاوءُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

    Bacaan latin: Allahumma Rabbannasi, adz-hibil ba’sa isyfi anta asy-syafi la syifaa-a illa syifa-uka syifa-an la yughadiru saqoman.

    Artinya: “Ya Allah Tuhannya manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkan lah, engkau dzat Yang Maha Menyembuhkan, tak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tak meninggalkan rasa sakit.” (HR. Bukahari).

    Doa di atas adalah salah satu doa agar cepat haid yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berisikan permohonan agar Allah segera memberikan kesembuhan.

    Baca juga: 7 Doa untuk Menenangkan Hati dari Sedih dan Gelisah

    2. Surat Al-Anbiya ayat 84

    رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

    Bacaan latin: Robbi annii massani yadh dhurru wa anta arhamar roohimiin.

    Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. surat al-Anbiya ayat 84).

    Doa agar cepat haid yang satu ini dikutip dari surat Al-Anbiya ayat 84 yang berisikan doa memohon kesembuhan sebagaimana dikisahkan oleh Allah SWT sebagai doa yang pernah dipanjatkan Nabi Ayyub AS ketika ditimpa sakit parah.

    3. Doa Agar Cepat Haid HR. Muslim

    Doa Agar Cepat Haid HR. Muslim

    اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

    Bacaan latin: Allahumma inni a’uudzu bika min zawaali ni’matika wa tahawwuli ‘aafiyatika wa fujaa’ati niqmatik wa jamii’i sakhothik.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu.” (HR. Muslim Nomor 2739).

    4. Al-Fatihah

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ .الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ

    نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ

    عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

    Bacaan latin: Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil alamin. Ar rahmanir rahim. Maliki yaumid din. Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Ihdinas siratal mustaqim. Siratal lazina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alihim wa lad dallin.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kamu sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang Engkai beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

    Doa agar cepat haid ini merupakan doa yang diriwayatkan oleh Ad Darimi dari Abu sa’id yaitu berupa surat Al-Fatihah.

    Kenapa harus membaca surat Al-Fatihah? Karena Al-Fatihah sendiri disebut sebagai As-Syifa atau penyembuh dari setiap racun.

    Tak hanya itu, doa ini juga berfungsi agar diberi kesembuhan. Termasuk melancarkan siklus haid.

    3 Tips Lancarkan Haid

    Supaya haid berjalan dengan lancar tak hanya mengandalkan spiritual saja, melainkan kamu juga harus menerapkan tips-tips di bawah ini:

    1. Kurangi stress

    Stress menjadi salah satu faktor haid kamu tidak lancar. Sebab, sistem kerja hormon di otak dan darah bisa terganggu karena stress. Termasuk hormon reproduksi, yaitu hormon progesteron dan estrogen.

    Stress dapat membuat tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah yang banhak. Nah, hormon tersebut bisa menghambat produksinya progesteron dan estrogen di mana memiliki fungsi untuk menjaga siklus haid teratur.

    Maka dari itu, sebaiknya kamu kurangi atau mengelola stress dengan baik. Dengan cara mengalihkan stress dengan hal-hal yang disukai, seperti makan makanan enak, nonton film dan lain-lain. Atau kamu juga bisa melakukan meditasi untuk mengurangi stress.

    2. Olahraga teratur

    Olahraga menjadi cara alami untuk membantu siklus haid lancar. Sebab, dengan olahraga, otot akan lebih rileks sehingga dapat menormalkan siklus haid.

    Kamu bisa memulainya dengan olahraga ringan, seperti jogging atau berenang. Dan hindari melakukan olahraga berat, seperti angkat beban yang mempunyai intensitas tinggi setiap hari. Hal tersebut malah bisa menghambat menstruasi.

    Jangan lupa untuk melakukan olahraga rutin minimal 30 menit sehari dan tiga kali dalam seminggu agar siklus haid lancar.

    Meskipun, belum ada penelitian yang membuktikan olahraga dapat mempercepat menstruasi. Namun, tidak ada salahnya berolahraga setiap hari karena itu merupakan salah satu kegiatan positif yang dapat merileksasi seluruh tubuh.

    3. Relaksasi

    Melakukan relaksasi, seperti yoga atau latihan pernapasan lainnya dapat membantu meredakan stress. Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa stress bisa mengganggu siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

    Tak hanya itu, relaksasi juga dapat meningkatkan hormon di dalam tubuh sehingga bisa melancarkan haid.

    Itulah kumpulan doa agar cepat haid yang bisa kamu amalkan. Jangan lupa untuk terus berdzikir dan memohon ampun pada Allah SWT.

  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Sunnah: Arab, Latin dan Artinya

    Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Sunnah: Arab, Latin dan Artinya

    Salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah dzikir pagi. Perlu diketahui bahwa ibadah ini memiliki manfaat sangat luar biasa, salah satunya adalah membuka pintu rezeki.

    Dzikir secara bahasa artinya mengingat dengan mengucapkan puji-pujian kepada Allah SWT secara berulang-ulang. Dzikir pagi ini patut diamalkan karena akan membuat kita lebih semangat di pagi hari dan dimudahkan Allah dalam segala urusan.

    Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 41-42 yang berbunyi:

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا . وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

    Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.” (QS Al-Ahzab: 41-42).

    Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Sunnah

    Berikut beberapa dzikir pagi sesuai sunnah yang bisa dijadikan paduan:

    1. Membaca Ta’awudz dan Ayat Kursi

    Dzikir pagi yang pertama yakni membaca ta’awudz dan dilanjutkan dengan membaca ayat kursi atau Surat Al-Baqarah ayat 255. Adapun bacaan ta’awudz dan ayat kursi adalah sebagai berikut:

    Ta’awudz

    أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

    A’uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim.

    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

    Ayat Kursi

    اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُ

    Allahu la ilaha illa huw, al-hayyul-qayyum, la ta’khuzuhu sinatuw wa la na’um, lahu ma fis-samawati wa ma fil-ard, man zallazi yasyfa’u ‘indahu illa bi’iznih, ya’lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhituna bisyai’im min ‘ilmihi illa bima sya’, wasi’a kursiyyuhus-samawati wal-ard, wa la ya’uduhu hifzuhuma, wahuwal-‘aliyyul-‘azim

    Artinya: “Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) di hadapan mereka, dan di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS Al Baqarah: 255)

    Baca juga: Cara Menjamak Sholat Maghrib di Waktu Isya (Jamak Takhir)

    2. Membaca surat Al-Ikhlas, surat Al-Falaq, dan surat An-Naas (Baca 3x)

    Dzikir pagi yang kedua yakni membaca ketiga surat qul. keutamaanya adalah mampu menghindarkan dari ancaman sihir dan segala ancaman seperti gangguan setan, jin dan mimpi buruk sekalipun.

    Qs. Al-Ikhlas Ayat 1-4

    قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ ٤

    “Qul huwallāhu aḥad allāhuṣ-ṣamad lam yalid wa lam yụlad wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad”

    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), “Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.” (QS Al Ikhlas: 1-4)

    QS. Al-Falaq Ayat 1-5

    قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ ٢ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ ٣ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ ٥

    Qul a’ụżu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad”

    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), “Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan ( para penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” (QS Al Falaq” 1-5)

    QS. An-Nas Ayat 1-6

    قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ ١ مَلِكِ النَّاسِۙ ٢ اِلٰهِ النَّاسِۙ ٣ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ ٦

    “Qul a’ụżu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās minal-jinnati wan-nās.”

    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (QS An Nas: 1-6)

    3. Membaca Doa Minta Kebaikan dan Perlindungan

    Setelah selesai membaca tiga qul, dzikir pagi dilanjutkan dengan membaca doa meminta perlindungan dan kebaikan Allah SWT.

    Harapan dari membaca doa ini, kita selalu berada dalam perlindungan Allah SWT sepanjang hari hingga petang.

    Adapun bacaan doa meminta kebaikan dan perlindungan, yakni:

    أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ.

    Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro as u ’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri as u ’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali as u-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

    Artinya: “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.” (HR Muslim)

    Baca juga: Kumpulan Doa Ulang Tahun Bahasa Arab dan Artinya

    4. Membaca Doa Minta Pertolongan

    Dzikir pagi yang keempat adalah membaca doa minta pertolongan kepada Allah SWT. Berikut bacaannya:

    اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ أَصْبَحْنَا،وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

    Allahumma bika amsaynaa wa bika ash-bahnaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikal mashiir.

    Artinya: “Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan pertolonganMu kami hidup dan dengan kehendakMu kami mati. Dan kepada-Mu tempat kembali (bagi semua makhluk).”

    5. Membaca Sayyidul Istighfar

    Bacaan berikutnya dalam dzikir pagi adalah bacaan sayyidul istighfar. Bacaan Sayyidul Istighfar dibaca satu kali.

    Sayyidul istighfar diungkap melalui sabda Rasulullah SAW sebagai penghulu istighfar. Selain itu disebutkan pula bahwa pembaca lafal ini akan menjadi penghuni surga

    Adapun bacaan sayyidul istighfar adalah sebagai berikut:

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

    Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau, Engkau-lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan (apa) yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu (yang diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.” (HR Al Bukhari nomor 5522, 6306, dan 6323. At-Tirmidzi nomor 3393, An-Nasa’i 5522, dan lain-lain)

    6. Membaca Doa Keselamatan

    Bacaan dzikir selanjutnya yakni membaca doa keselamatan. Adapun bacaan doa keselamatan adalah sebagai berikut:

    اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

    Allaahumma ‘aafinii fii badanii, allaahumma ‘aafinii fii sam’ii, allaahumma ‘aafinii fii bashorii, laa ilaaha illaa anta. Allaahumma innii a’uudzu bika minal kufri wal faqr, wa a’uudzu bika min ‘adzaabil qobr, laa ilaaha illaa anta.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau, Engkau-lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan (apa) yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu (yang diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.” (HR Al Bukhari nomor 5522, 6306, dan 6323. At-Tirmidzi nomor 3393, An-Nasa’i 5522, dan lain-lain)

    Setelah itu dilanjutkan dengan bacaan doa keselamatan berikutnya sebanyak tiga kali. Adapun bacaan keselamatan ini adalah sebagai berikut:

    اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

    Allaahumma ‘aafinii fii badanii, allaahumma ‘aafinii fii sam’ii, allaahumma ‘aafinii fii bashorii, laa ilaaha illaa anta. Allaahumma innii a’uudzu bika minal kufri wal faqr, wa a’uudzu bika min ‘adzaabil qobr, laa ilaaha illaa anta.

    Artinya: “Ya Allah, selamatkanlah tubuhku (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah penglihatanku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau.”

    7. Membaca Doa Keselamatan Dunia Akhirat

    Bacaan dzikir pagi berikutnya adalah meminta kepada Allah SWT agar selamat di dunia maupun di akhirat. berikut bacaanya:

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

    Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).”

    8. Membaca Dzikir Perlindungan

    Bacaan dzikir pagi selanjutnya adalah dzikir perlindungan dari kejahatan. Berikut bacaanya:

    اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

    Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy-syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy-syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim

    Artinya: “Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya (godaan untuk berbuat syirik pada Allah), dan aku (berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang Muslim.”

    9. Bacaan Doa Dzikir Pagi Sesuai Sunnah

    Setelah itu, dzikir selanjutnya dengan bacaan doa dzikir pagi sesuai sunnah Rasulullah SAW. adapaun bacaan doa tersebut yakni:

    Dzikir Keagungan Allah Dibaca 3 Kali

    بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim

    Artinya: “Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

    Dzikir Pagi Mengharap Ridha Allah Dibaca 3 Kali

    رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

    Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.

    Artinya: “Aku rela (ridha) Allah sebagai Rabb-ku (untukku dan orang lain), Islam sebagai agamaku dan Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah).”

    Dzikir Ya Hayyu Ya Qayyum

    يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

    Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan

    Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).”

    Dzikir Pagi

    أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

    Ash-bahnaa ‘ala fithrotil islaam wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin

    Artinya: “Di waktu pagi kami berada di atas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, Muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.”

    Dzikir Pujian Dibaca 3 Kali

    سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

    Subhaanallaahi wa bihamdihi ‘adada kholqih, wa ridhoo nafsih, wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimatih.

    Artinya: “Maha Suci Allah, aku memuji-Nya sebanyak makhluk-Nya, sesuai keridhaan-Nya, seberat timbangan arasy-Nya dan sebanyak tinta (yang menulis) kalimat-Nya.”

    Dzikir Keberkahan

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

    Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

    Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal, dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”

    Dzikir Kekuasaan Allah Dibaca 10 Kali

    اَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

    Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir

    Artinya: “Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.”

    Dzikir Pagi Dibaca Masing-masing 100 Kali

    سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

    Subhaanallaahi wa bihamdih.

    Artinya: “Maha Suci Allah, aku memuji-Nya.”

    أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

    Astagh-firullah wa atuubu ilaih.

    Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.”

    Demikian urutan dzikir pagi sesuai sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Insyallah jika meniatkan segala sesuatunya untuk Allah SWT, kebaikan akan selalu menyertai kita. Aamiin.

    Semoga bermanfaat. Assalamualaikum wr. Wb.

  • Doa Setelah Wudhu dan Artinya Lengkap dengan Arab Latin

    Doa Setelah Wudhu dan Artinya Lengkap dengan Arab Latin

    Membaca doa setelah wudhu penting untuk dilakukan oleh umat muslim agar dapat menyempurnakan amalan tersebut. Seperti yang kita tahu bahwa sebelum melaksanakan sholat diharuskan untuk berwudhu supaya suci dari hadas kecil.

    Nah, jika kamu berdoa setelah wudhu dapat dikatakan sebagai penyempurna proses bersuci dan rangkaian terakhir dari wudhu. Doa setelah wudhu di dalam islam tidak diwajibkan, melainkan menjadi kategori amalan Sunnah oleh Rasulullah SAW.

    Ingin tahu bacaan doa setelah wudhu yang baik dan benar? Yuk, ketahui jawabannya melalui artikel di bawah ini!

    Pengertian Wudhu

    Wudhu diambil dari kata wadhah yang artinya kebersihan. Sedangkan, wudhu secara istilah adalah aktivitas menggunakan air pada anggota badan khusus yang diawali dengan niat.

    Jika tidak ada air, wudhu bisa dilakukan dengan menggunakan debu atau biasa disebut dengan tayamum. Tayamum adalah bersuci dari hadas kecil menggunakan debu sebelum melaksanakan sholat, ketika tidak ada air di sekitar.

    Wudhu biasanya dilakukan sebelum melaksanakan sholat wajib atau Sunnah, menyentuh atau membaca Al-Qur’an, dan ibadah lainnya.

    Hal-hal yang membatalkan wudhu antara lain menyentuh lawan jenis, melakukan hadas kecil dan besar, seperti buang air kecil dan besar, dan sebagainya.

    Wudhu harus dilakukan dengan benar sesuai urutan dan harus tertib. Sebab, wudhu merupakan bagian dari syarat sah sholat, yang mana jika tidak dilakukan atau salah dalam melaksanakan wudhu, sholatnya tidak akan sah atau diterima.

    Dalil Tentang Wudhu

    Perintah untuk melakukan wudhu tercantum di dalam surat Al-Maidah ayat 6, sebagai berikut:

    يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ


    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki.”

    Dan di dalam hadis, seperti berikut ini:

    “Allah tidak menerima sholat salah seorang di antara kamu sampai ia berwudhu.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi).

    Baca juga: Arti La Tahzan Innallaha Ma’ana, Tulisan Arab & Maknanya

    Anjuran Membaca Doa Setelah Wudhu

    Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa doa setelah wudhu merupakan amalan Sunnah sesuai sabda Rasulullah SAW, seperti di bawah ini:

    مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

    Artinya: “Barangsiapa berwudhu dengan menyempurnakan wudhunya kemudian ia membaca doa (yang artinya) ‘Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang yang menyucikan diri.’ Maka dibukalah delapan pintu untuknya delapan pintu surga yang dapat ia masuki dari mana saja ia mau.” (HR. Tirmidzi; hadits shahih).

    Bacaan Doa Setelah Wudhu

    Doa setelah wudhu

    Berikut ini bacaan doa setelah wudhu beserta latin dan artinya sesuai Sunnah Rasulullah SAW:

    أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ

    Bacaan latin: Asyhadu al lâ ilâha illaLlâh wahdahu lâ syarîka lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasûluhu. Allahumma ij’alni minat tawwâbîna waj’alni minal mutathahhirîn. Subhânaka Allâhumma wa bihamdika asyhadu al lâ ilâha illa Anta astaghfiruka wa atûbu ilaik. Wa shallaLlâhu ‘ala sayyidina Muhammad wa `âli Muhammad.

    Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku sebagian dari orang-orang yang bertaubat, dan jadikanlah aku sebagian dari orang yang suci. Mahasuci engkau Ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau, aku meminta ampunan pada-Mu, dan bertaubat pada-Mu. Semoga berkah rahmat Allah senantiasa terlimpahkan pada nabi Muhammad dan keluarganya.”

    Bacaan Doa Setelah Wudhu Pendek

    Jika kamu kesusahan menghafal doa setelah wudhu seperti di atas karena terlalu panjang, ada juga bacaan versi singkatnya yang mudah dihafal, seperti berikut ini:

    وَرَسُولُهُ دُهُ عَبْ مُحَمَّدًا أَنَّ وَأَشْهَدُ . لَهُ شَرِيكَ لاَ وَحْدَهُ اللَّهُ إِلاَّ إِلَهَ لاَ أَنْ أَشْهَدُ

    Bacaan Latin: Asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahuu laa syariikalah. Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluh.

    Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya.

    Bacaan Niat Wudhu

    Selain bacaan doa setelah wudhu, terdapat doa yang wajib kamu hafal adalah niat wudhu. Sebab, niat wudhu adalah hukumnya wajib, jika tidak dibaca maka wudhunya tidak sah.

    Niat wudhu diucapkan ketika sedang membasuh bagian wajah atau muka. Berikut ini adalah pelafalan niat wudhu beserta latin dan artinya:

    تَعَالَ ِللهِ فَرْضًا اْلاَصْغَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْوُضُوْءَ نَوَيْتُ

    Bacaan latin: Nawaitul whuduua liraf’il hadatsil ashghari fardal lillaahi ta’aalaa.

    Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta’ala.”

    Rukun dan Tata Cara Wudhu

    Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa melakukan wudhu secara benar merupakan bagian dari syarat sah sholat, di mana sholat tidak akan diterima jika pelaksanaan wudhunya masih salah.

    Berikut rukun dan tata cara wudhu yang baik dan benar:

    1. Membasuh Telapak Tangan

    كُلِّهَا مَعَاصِكَ مِنْ يَدَيَّ احْفَظْ اللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah peliharalah kedua tanganku dari perbuatan maksiat pada-Mu.”

    2. Berkumur

    عِبَادَتِكَ وَحُسْنِ وَشُكْرِكَ ذِكْرِكَ عَلَى أَعِنِّي اللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah bantulah aku untuk selalu berdzikir kepada-Mu dan selalu memperbaiki ibadah kepada-Mu.”

    3. Membasuh Lubang Hidung

    رَاضٍ عَنِّي وَاَنْتَ الجَـنَّةِ رَائِحَةَ أَرِحْنِي اَللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah berikan aku penciuman wewangian surga dan keadaan Engkau terhadap diriku yang selalu meridhoi.”

    4. Membasuh Wajah

    Khusus untuk doa membasuh wajah dibaca ketika membaca niat wudhu.

    وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ تَبْيَضُّ يَوْمَ وَجْهِى بَيِّضْ اللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah putihkan wajahku pada hari menjadi putih berseri-seri wajah kaum muslimin dan menjadi hitam legam wajah-wajah orang kafir.”

    5. Membasuh Tangan Kanan

    يَسِيْرً حِسَاباً وَحَاسِبْنِى بِيَمِيْنِى كِتاَبِى اَعْطِنِى اَللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah berikanlah kepadaku kitab amalku dari tangan kananku dan hisablah aku dengan penghisaban yang ringan.”

    6. Membasuh Tangan Kiri

    ظَهْرِىْ وَرَاءِ وَلاَمِنْ بِشِمَالِى كِتاَبِى تُعْطِنِى لاَ اَللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah jangan Engkau berikan kepadaku kitab amal dari tangan kiriku atau pada belakang punggungku.”

    7. Mengusap Rambut Kepala

    النَّارِ عَلَى وَبَشَرِيْ شَعْرِيْ حَرِّمْ اللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah haramkan rambut dan kulitku dari atas api neraka.”

    8. Membasuh Kedua Telinga

    أَحْسَنَهُ فَيَتَّبِعُوْنَ اْلقَوْلَ يَسْتَمِعُوْنَ الَّذِيْنَ مِنَ اجْعَلْنِ اَللَّهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengarkan nasihat dan mengikuti sesuatu yang terbaik.”

    9. Membasuh Kaki Kanan

    عَلَى قَدَمِيْ ثَبِّتْ اَللّٰهُمَّ .مُتَقَبَّلًا وَعَمَلًا مَغْفُوْرًا وَذَنْبًا مَشْكُوْرًا سَعْيًا اِجْعَلْهُ اللّٰهُمَّ يَوْمَ  الْأَقْدَامُ فِيْهِ تَزِلُّ يَوْمَ الصِّرَاطِ

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shiratal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir.”

    10. Membasuh Kaki Kiri

     الْمُنَافِقِيْنَ اَقْدَامُ فِيْهِ تَزِلُّ يَوْمَ النَّارِ فِي الصِّرَاطِ عَلَى قدَمَيَّ لَاتَزِلُّ اَللّٰهُمَّ

    وَالْمُشْرِكِين

    Artinya: “Ya Allah jangan kau gelincirkan langkah (pendirianku) pada jalan neraka pada hari digelincirkannya langkah (pendirian) orang-orang munafik dan orang-orang musyrik.”

    Itulah doa setelah wudhu yang perlu hafal dan dibaca. Senantiasa menjaga wudhu agar Allah selalu menjamu.

  • Doa Sebelum dan Sesudah Makan Beserta Adab Saat Makan dalam Islam

    Doa Sebelum dan Sesudah Makan Beserta Adab Saat Makan dalam Islam

    Doa sebelum makan dan doa sesudah makan – Sebagai umat muslim, sebelum makan kita wajib membaca doa sebelum makan. Pasalnya, makanan merupakan rezeki dari Allah yang patut kita syukuri.

    Maka dari itu, membaca doa sebelum makan ialah salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT dan memohon perlindungan agar terhindar dari godaan setan.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut doa makan beserta adab saat makan di dalam Islam!

    Pentingnya Membaca Doa Sebelum Makan

    Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa membaca doa sebelum makan artinya kita bersyukur dengan makanan yang Allah kasih.

    Doa sebelum makan juga salah satu cara mengakui bahwa makanan yang kita makan merupakan anugerah dari Allah dan kita bergantung kepada-Nya dalam kebutuhan sehari-hari.

    Setiap doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT merupakan sebagai bentuk mencari keberkahan dari-Nya dan meminta perlindungan dari marabahaya. Hal tersebut juga berlaku untuk doa makan.

    Doa sebelum makan juga sebagai pengingat untuk makan secukupnya dan menghargai berkah yang Allah berikan kepada umat muslim.

    Terakhir, doa makan bisa dikatakan sebagai simbol persaudaraan dan persatuan umat muslim. Karena dengan makanan, umat Islam bisa berbagi makanan dengan orang lain. Serta dengan membaca doa sebelum makan, kita diingatkan bahwa untuk saling berbagi berkah dengan orang-orang di sekitar kita.

    Doa Sebelum Makan Arab latin dan Artinya

    Doa Sebelum Makan Arab latin dan Artinya

    اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Bacaan latin: Allahumma barik lana fi ma razaqtana waqina ‘adhaban-nar.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah dan semoga Allah memberkahi makanan yang Engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari azab neraka.”

    Doa sebelum makan sangat dianjurkan untuk dibaca oleh semua kaum muslimin. Dengan membaca doa ini, kita sadar bahwa makanan adalah karunia Allah SWT dan berharap makanan yang kita makan membawa keberkahan.

    Selain itu, kita juga meminta kepada Allah SWT untuk terhindar dari godaan setan dan memberi perlindungan dari azab neraka karena hanya Dia yang memberi rezeki dan memiliki kuasa untuk mengambilnya kembali.

    Baca juga: 3 Doa Buka Puasa Ramadhan & Sunnah: Arab-Latin dan Artinya

    Doa Ketika Lupa Membaca Doa Sebelum Makan

    Sebagai manusia, lupa adalah hal yang sering dirasakan oleh semua orang. Termasuk lupa baca doa sebelum makan. Sangat wajar jika kamu lupa membaca doa sebelum makan dan baru ingat ketika sudah mulai makan.

    Jika kamu merasakan hal di atas, jangan khawatir, berikut doa ketika kamu lupa membaca doa sebelum makan:

    بِسْمِ اللهِ آوَلُهُ وَآخِرُهُ

    Bacaan latin: Bismillahi awwaluhu wa akhiruhu.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, untuk awal dan akhir (makan).”

    Bacaan di atas diambil dari hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:

    “Jika salah seorang kalian hendak makan, sebutlah nama Allah Ta’ala, jika terlupa katakanlah (doa di atas).”

    Serta terdapat kisah lainnya di balik doa tersebut, seperti yang dikutip dari Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar Imam an-Nawawi, diriwayatkan dalam kitab Ibnu Sunni dan an-Nasa’i, dari Umayyah bin Makhsyi, seorang sahabat Nabi dia berkata:

    “Rasulullah SAW sedang duduk, kemudian ada seseorang yang makan dengan tanpa menyebut nama Allah, hingga ada seseorang yang makan dengan tanpa menyebut nama Allah, hingga makanannya tersisa sesuap saja, ketika dia mengangkat tangannya pada suapan terakhir itu, dia membaca doa tersebut.”

    Nabi Muhammad SAW tertawa, dan beliau bersabda: “Syaitan sedang makan bersamanya, akan tetapi ketika dia menyebut nama Allah, syaitan memuntahkan apa yang ada di perutnya.”

    Doa Sesudah Makan dan Artinya

    Doa Sesudah Makan

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ

    Bacaan latin: Alhamdulillahi ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin.

    Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan telah memberi kami minum, dan menjadikan kami termasuk orang yang patuh.

    Selain itu, disebutkan juga di dalam hadis yang diriwayat oleh Mu’adz bin Anas, Rasulullah SAW bersabda:

    “Siapa yang makan suatu makanan kemudian berdoa:

    اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا الطَّعَامَ وَرَزَقْنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلً مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ

    (Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dengan makanan ini dan menjadikannya rezeki untukku, tanpa daya dan kekuatan dariku) Maka akan diampuni dosanya yang terdahulu.” (HR Abu Daud, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi).

    Baca juga: Hukum dan Cara Mengqodho Sholat Fardhu yang Terlewat Sesuai Syariat

    Adab Makan di Dalam Islam dan Dalilnya

    Selain berdoa, umat muslim juga harus mematuhi adab saat makan agar makanan yang dikonsumsi menjadi penuh berkah dan mendatangkan kebaikan untuk diri sendiri ataupun orang lain.

    Adab makan di dalam Islam juga disesuaikan dengan Al-Qur’an atau hadis nabi, seperti berikut ini:

    1. Makan sambil duduk atau berdiri jika kondisi tidak memungkinkan untuk duduk

    Poin ini tercantum di dalam hadis nabi, yang artinya:

    “Sesungguhnya aku makan seperti makan orang yang berdiri, dan aku duduk seperti duduk orang yang duduk.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    2. Makan menggunakan tangan kanan

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, yang artinya:

    “Sesungguhnya setan makan dengan tangan kirinya, maka janganlah kalian makan dengan tangan kalian yang kiri.” (HR. Muslim dan Abu Daud).

    3. Tidak terlalu banyak bicara saat makan

    Saat makan tidak boleh banyak bicara saat makan sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW bersabda:

    “Sesungguhnya tidak ada sesuatu yang lebih buruk daripada dua orang yang makan dalam satu meja yang sama, namun keduanya tidak bersikap sopan satu sama lain.” (HR. Tirmidzi).

    4. Bersihkan tangan sebelum dan sesudah makan

    Adab ini tercantum di dalam salah satu ayat Al-Qur’an yang berisikan sebagai berikut:

    “Hai orang-orang yang beriman, jika kalian hendak shalat, maka bersucilah kalian, dan jika kalian dalam keadaan junub maka mandilah. Jika kalian sakit atau sedang dalam perjalanan atau setelah kalian buang hajat, atau kalian telah menyentuh wanita, lalu kalian tidak mendapatkan air, maka bertayamumlah kalian dengan tanah yang baik (bersih), sapulah muka kalian dan tangan kalian.” (QS. Al-Maidah ayat 6).

    5. Membaca doa sebelum dan sesudah makan

    Membaca doa sebelum makan ternyata salah satu adab yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, seperti di bawah ini:

    “Barangsiapa yang makan dan kemudian mengucapkan hamdalah, maka dosa-dosanya terhapuskan.” (HR.Tirmidzi). Selain itu, dari Jabir bin Abdullah RA dia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang masuk ke dalam rumahnya, lalu ia menyebut nama Allah ketika masuk dan ketika menghadapi makanannya, maka setan akan berkata kepada teman-temannya, ‘Tidak ada tempat bermalam dan tidak ada pula makan malam untuk kalian.’

    Tetapi, sebaliknya, apabila ia masuk ke dalam rumah tanpa menyebut nama Allah pada waktu masuknya, maka setan pun akan berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam.’ Dan apabila ia tidak menyebut nama Allah pada saat menghadapi makanannya, maka setan pun akan berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam dan sekaligus makan malam.” (Muslim 6/108).

    Itulah doa sebelum makan dan doa sesudah makan yang bisa diamalkan. Dengan mengamalkannya, kita secara langsung mengingat bahwa apa yang kita makan adalah salah satu contoh rejeki dari Allah SWT yang bisa kita nikmati.

  • Doa Sakit Gigi, Baca dan Usapkan Bagian Nyeri Agar Mereda!

    Doa Sakit Gigi, Baca dan Usapkan Bagian Nyeri Agar Mereda!

    Bagi sebagian orang, sakit gigi merupakan kondisi paling tidak menyenangkan karena seringkali membuat beberapa aktivitas terhenti karena sakitnya yang tak terbayangkan. Namun, beberapa orang melupakan bahwa terdapat satu obat ampuh, yakni membaca doa sakit gigi.

    Membaca doa sakit gigi menjadi ikhtiar untuk menghilangkan rasa sakit dengan meminta kesembuhan kepada Allah SWT.

    Sembari mengusap bagian yang sakit, bacalah doa sakit gigi berikut ini!

    Bacaan Doa Sakit Gigi

    Ada banyak sekali doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk diamalkan, salah satunya yakni doa sakit gigi. Doa sakit gigi ini dibaca dengan memegang bagian yang terasa nyeri. Hal ini dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Muslim sebagai berikut:

    وروينا في صحيح مسلم رحمه الله، عن عثمان بن أبي العاص رضي الله عنه، أنه شكا إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم وجعا يجده في جسده، فقال له رسول الله صلى الله عليه وسلم ضَعْ يَدَك عَلَى الَّذِي تَأْلَمُ مِنْ جَسَدِك، وَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ ثَلَاثًا، وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاَللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

    Artinya: “Diriwayatkan kepada kami dalam shahih Muslim rahimahullah, dari Utsman bin Abil ‘Ash RA bahwa ia mengadu kepada Rasulullah SAW perihal penyakit yang ia rasakan pada tubuhnya. Rasulullah SAW lalu mengatakan kepadanya, ‘Letakkan tanganmu pada bagian tubuhmu yang dirasa sakit. Bacalah tiga kali, ‘Bismillāh.’

    Selain membutuhkan obat, membaca doa sakit gigi merupakan salah satu ikhtiar dengan mengingatkan manusia bahwa kebesaran Allah SWT dapat menghapuskan penyakit meski itu mustahil.

    Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit tersebut.” (HR. Bukhari)

    Seperti anjuran Rasulullah SAW, baca doa sakit gigi berikut ini dengan memegang bagian yang sakit.

    بِاسْمِ اللَّهِ (3×)

    Bismillah (3 x)

    أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ (7×)

    A’udzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7 x)

    Artinya: Dengan menyebut nama Allah, dengan menyebut nama Allah, aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari kejelekan yang aku dapatkan dan aku waspadai. (HR. Muslim no. 2202)

    Selain itu, ada lagi doa sakit gigi lainnya yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Berikut adalah bacaannya:

    اللَّهُمَّ أَذْهِبْ عَنْهُ سُوءَ مَا يَجِدُ وَفُحْشَهُ بِدَعْوَةِ نَبِيِّكَ الْمُبَارَكِ الْمَكِينِ عِنْدَكَ

    Allahuma adzib ‘anhu su-a ma yajidu wa fuhsyahu bi da;wati nabiyyikal mubarakil makini indaka.

    Artinya: “ Ya Allah, lenyapkanlah darinya keburukan apa yang ia rasakan beserta kekejiannya dengan doa Nabi-Mu yang penuh berkah di sisi-Mu.”

    Selain itu ada doa sakit gigi lain yang bisa kita baca untuk meredakan nyerinya. Meski doa sakit ini tidak diperuntukkan secara khusus untuk meredakan nyeri akibat sakit gigi saja, namun doa ini dapat dibaca untuk meredakan rasa nyerinya. Berikut bacaannya:

    اللهُمَّ أَذْهِبِ الْأَلَمَ، رَبَّ النَّاسِ، وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لا يُغَادِرُ سَقَمًا

    Allahumma adhibil ‘alam, rabb an-nas, was-hif anta ash-shafi, la shifa’a illa shifauka, syifaan la yughadiru saqaman.

    Artinya: “Ya Allah, hilangkanlah rasa sakitnya, wahai Tuhan manusia, dan sembuhkanlah dia. Tidak ada penyembuhan kecuali dengan penyembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dia yang tidak meninggalkan penyakit apa pun.”

    Baca juga: 30 Ayat Alquran Tentang Cinta dan Kasih Sayang, Hati Lebih Tentram!

    Anjuran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Islam

    Dalam ajaran Islam, menjaga kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu bentuk penjagaan diri. Gigi dan mulut menjadi bagian penting yang perlu dijaga kebersihannya karena merupakan media dalam berkomunikasi kita seorang muslim dengan Allah SWT.

    Selain itu, anjuran-anjuran yang ditetapkan oleh Allah SWT merupakan kebaikan yang diperuntukkan untuk umat-Nya sendiri. Salah satunya yakni bentuk pencegahan sakit gigi yang menyebabkan sebagian orang kesulitan dalam beraktivitas.

    Adapun anjuran agama Islam untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah sebagai berikut:

    1. Rajin Menyikat Gigi

    Anjuran mengenai rajin menyikat gigi ini berasal dari ajaran Rasulullah SAW. Menyikat gigi juga termasuk bentuk penjagaan diri baik kebersihan, fisik ataupun spiritual.

    Nabi Muhammad SAW bersabda:

    “Kebersihan adalah setengah dari iman.” (Sahih Muslim)

    Oleh karena itu, penting untuk menyikat dan membersihkan gigi secara teratur untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan gusi.

    Rasulullah SAW mengajarkan kepada setiap umatnya bagaimana cara membersihkan gigi dan mulut agar tetap sehat dan bersih. Di mana beliau menggunakan siwak yang digosok-gosokan pada gigi.

    Hal ini disebutkan dalam hadis riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:

    السِّوَاكَمَطْهَرَةٌلِلْفَمِّمَرْضَاةٌلِلرَّبِّ

    Artinya: “Siwak membuat bersih mulut dan mendatangkan ridha Allah.” (HR. Ahmad).

    Bahkan jika tidak menyulitkan, Nabi Muhammad SAW akan memerintahkan untuk menggunakan siwak setiap hendak sholat.

    Nabi Muhammad SAW berkata, “Jika saya tidak menemukan kesulitan bagi umat saya, saya akan memerintahkan mereka untuk menggunakan siwak sebelum setiap shalat.” (Sunan bin Majah)

    2. Rutin Check Up dengan Ahli

    Selain rajin menyikat gigi, Islam menganjurkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan melakukan tindakan pencegahan seperti rutin check di dokter gigi.

    Sama halnya ketika sakit gigi, mencari perawatan medis diperlukan sebagai ikhtiar yang dilakukan selain berdoa memohon kesembuhan kepada-Nya.

    Hal ini dijelaskan pula dalam salah satu hadis riwayat Abi Dawud, Rasulullah SAW bersabda:

    “Manfaatkan pengobatan, karena Allah tidak membuat penyakit tanpa menunjuk obatnya.” (Sunan Abi Dawud)

    Tips Mengobati Sakit Gigi

    Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan saat sakit gigi menyerang, salah satunya yakni meminum pereda nyeri serta membaca doa sakit gigi. Untuk tips sederhana lain, berikut beberapa di antaranya:

    1. Kompres dengan Es Batu

    Sakit gigi berlubang biasanya disertai dengan pipi bengkak. Untuk meredakan kondisi tersebut, Kamu bisa mengompres pipi yang bengkak dengan es batu.

    Cara mengobati sakit gigi satu ini tergolong sebagai opsi yang paling mudah dan sederhana.  Selain meredakan bengkak, kompres dingin juga membantu untuk mengurangi nyeri serta perdarahan ke dalam jaringan gusi.

    Kamu bisa melakukannya dengan membungkus beberapa keping es batu dalam sebuah handuk kecil dan tempelkan pada bagian yang sakit sekitar 10-15 menit. Lakukan setidaknya sebanyak 3 kali dalam sehari.

    2. Kumur-Kumur dengan Garam

    Berkumur dengan air garam dipercayai sejak dulu dapat meredakan nyeri saat sakit gigi. Air garam terbukti membantu meredakan peradangan serta sakit di gusi dan gigi.

    Caranya dengan membersihkan sela-sela gigi terlebih dahulu dengan benang, lalu berkumur dengan air garam yang sudah disiapkan dari 1-2 sendok garam yang dilarutkan di air hangat.

    Gunakan larutan garam tersebut untuk berkumur selama 30 detik, setelah itu buang. Ingat, air larutan garam ini tidak untuk ditelan.

    3. Kunyah Bawang Putih

    Siapa sangka bawang putih bisa menjadi solusi dari sakit gigi? Bawang putih bersifat sebagai antiseptik dan antibiotik alami yang dapat membantu melawan infeksi.

    Senyawa allicin yang terkandung dalam bawang putih juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri di gigi Anda.

    Siapkan satu siung bawang putih yang sudah dikupas lalu potong menjadi dua bagian. lalu letakkan pada bagian yang sakit, atau bisa juga dengan mengunyah bawang putih mentah secara langsung beberapa menit.

    Nah, itulah doa sakit gigi yang diajarkan Rasulullah SAW sebagai salah satu bentuk ikhtiar untuk sebuh. Meski begitu, jangan lupa berobat dan meminta pertolongan pada yang ahli ya!

    Semoga bermanfaat, Assalamualaikum wr.wb.

  • Bacaan Doa Awal Tahun Hijriyah: Arab Latin dan Artinya

    Bacaan Doa Awal Tahun Hijriyah: Arab Latin dan Artinya

    Tahun baru Islam diperingati setiap tanggal 1 Muharram. Umat Islam dianjurkan untuk mengerjakan amalan-amalan sunnah pada momen tersebut, salah satunya dengan membaca doa awal Tahun Hijriyah.

    Doa ini merupakan bentuk harapan dari seorang muslim agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, rezeki, perlindungan, keselamatan derta husnul khatimah.

    Adapun berikut ini doa awal tahun hijriyah lengkap dengan keutamaanya.

    Dalil Mengenai Anjuran Membaca Doa Akhir dan Doa Awal Tahun Hijriyah

    Terdapat dalil yang menyebutkan bahwa umat muslim dianjurkan untuk melakukan amalan sunnah yakni membaca doa akhir dan awal tahun hijriyah sebagaimana ajaran Nabi Muhammad SAW. Dalam QS. Al Ghafir ayat 60 yang berbunyi:

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَࣖ

    Wa qāla rabbukumud’ụnī astajib lakum, innallażīna yastakbirụna ‘an ‘ibādatī sayadkhulụna jahannama dākhirīn

    Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Ghafir: 60).

    Baca juga: Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

    Inilah dalil-dalil tentang doa awal dan akhir tahun. Namun perlu diingat bahwa jumhur ulama tidak pernah menganjurkan adanya ibadah khusus, apa pun bentuknya di tahun baru hijriyah. Bacaan doa ini hanya sebagai amalan sunnah yang boleh dikerjakan karena memiliki beberapa manfaat bagi umat Muslim.

    Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah

    Saat datang hari 1 Muharram, umat muslim tidak hanya dianjurkan untuk membaca doa awal tahun hijriyah, melainkan juga doa akhir tahun. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam QS. Ghafir ayat 60 yang berbunyi sebagai berikut:

    Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (Q.S. Ghafir: 60).

    Dengan mengamalkan doa awal maupun akhir tahun, harapannya adalah mendapatkan ampunan hingga keberkahan. Oleh sebab itu, akan sayang sekali jika menyambut 1 Muharram dengan melewatkan doa-doa tersebut. Untuk lebih jelasnya, berikut penjabarannya.

    1. Doa Akhir Tahun Hijriyah

    Doa Akhir Tahun Hijriyah

    Adapun bacaan doa akhir tahun hijriyah yang tertuang pada kitab Maslakul Akhyar adalah sebagai berikut.

    اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

    Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da’autanî ilat taubati min ba’di jarâ’atî ‘alâ ma’shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa’attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha’ rajâ’î minka yâ karîm.

    Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu.”

    Selain pada kitab Maslakul Akhyar. Ada pula doa mustajab yang bisa diamalkan ketika menutup akhir tahun Islam. Salah satunya terdapat di dalam kitab Al Jami Al Kabir.

    اَللّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ. وَهَذَاعَامٌ جَدْيُدٌ قَدْ أَقْبَل. أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مَنَ الشْيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وِالْعَوْنَ عَلَى هَذه النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالْاشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ وَصَلَّي اللهُ عَلَي سَيّدِنَا مُحَمّدً وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِه وَسَلَّم

    Allahumma anta al abadiyyul qadīm al awwal, wa ‘alā fadhlika al-‘azhīmi wujūdika al-mu’awwal. Wa hādzā ‘āmun jadīdun qad aqbala. Nas’alukal ‘ishmata fīhi min asy-syaithāni wa auliyāihī wa junūdihī. Wal’auna ‘alā hādzhi al nafsil amāarati bis syūi, wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfa. Yā dzal jalāli wal-ikrām, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin wa ‘alā ‘ālihi wa shahbihī wa sallam

    Artinya; “Ya Allah, Engkau adalah Yang Abadi, Yang Pertama, Yang Maha Awal. Aku mengharapkan limpahan karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang layak digantungkan harapannya. Tahun baru telah tiba.”

    “Aku memohon kepada-Mu perlindungan dari setan dan pengikut-pengikutnya, serta pertolongan atas diri yang cenderung kepada keburukan. Aku berusaha untuk mendekatkan diri kepada-Mu, wahai Yang Maha Agung dan Maha Pemurah. Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kita, Nabi Muhammad, serta keluarga dan sahabat-sahabatnya. Amin.”

    Baca juga: Tata Cara Sholat Tasbih: Niat, Hingga Doa Setelah Sholat yang Benar

    2. Doa Awal Tahun Hijriyah

    Doa Awal Tahun Hijriyah

    Berikut bacaan doa awal tahun hijriyah:

    اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

    Allahumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu’awwal. Hadza ‘amun jadidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fihi minas syaithani wa auliya’ih, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammarati bis su’i, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.

    Artinya, “Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

    Waktu Melafalkan Doa Awal dan Akhir Tahun Hijr iyah

    Untuk mencapai keberkahan yang sempurna, membaca doa akhir dan doa awal tahun hijriyah tentu memiliki waktu yang tepat dan mustajab. Untuk doa awal tahun sendiri dibaca saat setelah Maghrib atau tepatnya 1 Muharram, doa ini dibaca sebanyak 3 kali.

    Sedangkan doa akhir tahun yang dibaca 3 kali setelah waktu salat Ashar sampai sebelum Maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah atau tanggal 29/30 Dzulhijjah sesuai anjuran Rasulullah SAW.

    Keutamaan Melafalkan Bacaan Doa Awal Tahun Hijriyah

    Terdapat beragam keutaaman dari membaca doa akhir dan awal tahun hijriyah, berikut ini beberapa keutamaan dari membaca doa khir tahun, yakni sebagai berikut:

    1. Dilindungi dari godaan setan
    2. Meminta ampunan atas kesalahan yang pernah diperbuat
    3. Memohon keselamatan dunia dan akhirat

    Tidak hanya doa akhir tahun, melafalkan doa awal tahun hijriyah juga memiliki banyak sekali keutamaan. Di dalam Kitab Kanzun Najah was Surur, Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus bin Abdil Qadir menerangkan bahwa jika kita membaca doa awal tahun ini, kita akan terjaga dan aman dari godaan setan dan para pengikutnya, karena Allah akan menugaskan dua Malaikat untuk menjaganya.

    مَنْ يَقْرَأُهَذَا الدَّعَاءَ فِي اَوَّلِ يَوْمٍ مِنَ الْمُحَرَّمِ ثَلَاثًا، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَقُوْلُ: اِسْتَأْمَنَ عَلَى نَفْسِهِ وَتَوَكَّلَ بِهِ مَلَكَانِ يَحْرُسَانِهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَاتِّبَاعِهِ

    “Barang siapa membaca doa ini tiga kali di awal hari dari Bulan Muharram, maka setan berkata: ‘ia telah memohon penjagaan dan telah berserah diri, maka dua Malaikat akan menjaganya dari godaan setan dan para pengikutnya.”

    Tentu dengan membaca doa awal tahun hijriyah kita mengharapkan agar Allah SWT senantiasa memberikan rahmat serta keberkahan dan kasih sayang-Nya kepada kita. Tidak hanya itu,kita juga memohon agar seluruh amal dan ibadah yang kita kerjakan pada tahun berikutnya dapat diterima dan menjadi pemberat dalam timbangan pahala di akhirat kelak.

    Demikianlah informasi terkait bacaan doa akhir dan doa awal tahun hijriyah yang dianjurkan Rasulullah SAW sebagai amalan yang dikerjakan pada 1 Muharram. Semoga segala sesuatu yang diniatkan atas nama Allah SWT, akan selalu diberikan keberkahan. Aamiin.

    Semoga bermanfaat. Assalamualaikum wr.wb.

  • Doa Naik Kendaraan Darat, Udara, dan Laut, Amalkan Yuk!

    Doa Naik Kendaraan Darat, Udara, dan Laut, Amalkan Yuk!

    Berdoa merupakan aktivitas rutin di mana seorang muslim percaya bahwa hal itu bisa memberikan keselamatan baik di dunia maupun akhirat. Tidak terkecuali doa naik kendaraan yang wajib dibaca sebelum bepergian.

    Bukan karena tidak percaya bahwa dirinya bisa mengendarai kendaraan dengan berhati-hati. Namun, lebih kepada memasrahkan seluruh perjalanan hanya kepada Allah SWT dan berharap selalu berada dalam naungannya.

    Doa Naik Kendaraan Darat, Udara, dan Laut

    Apa doa perjalanan? Beberapa orang memiliki banyak versi untuk doa perjalanan. Pada beberapa kondisi yang tidak mengharuskan bepergian terlalu jauh. Biasanya seseorang lebih sering berdoa keluar rumah.

    Lantas, Allahumma majreha doa apa? Itu juga salah satu doa ketika seseorang hendak naik kendaraan yang diamalkan oleh seorang Muslim.

    Tapi, ada jenis doa yang sangat umum dan mungkin sudah familiar di antara sesama muslim yaitu :

    1. Doa Naik Kendaraan Darat

    Rasulullah SAW pun biasa berdoa saat berkendara. Adapun doa ketika naik bus atau kendaraan darat yang singkat adalah sebagai berikut:

    سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

    Subhaanalladzi sakhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa innaa ilaa robbina lamunqolibuun.

    Artinya: Maha suci Allah yang memudahkan ini (kendaraan) bagi kami dan tiada kami mempersekutukan bagi-Nya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

    Baca juga: Bacaan Doa Keluar Rumah: Arab, Latin dan Artinya

    2. Doa Naik Pesawat Udara

    Bacaan doa naik kendaraan pesawat yang bisa diamalkan yakni berbunyi:

    اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ

    Allaahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu allaahumma anta ashshoohibu fissafari walkholiifatu fil-ahl

    Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam berpergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga.”

    3. Doa Naik Kapal Laut

    Adapun ketika bepergian dengan naik kapal laut, para Muslimin dianjurkan membaca doa berikut:

    بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَا ۗاِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

    Bismillaahi majreehaa wa mursaahaa inna robbii laghofuurur rohiim

    Artinya: “Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    Doa Safar Ketika Sudah Berada di Atas Kendaraan

    Doa Safar Ketika Sudah Berada di Atas Kendaraan

    Selain bacaan doa naik kendaraan di atas, ada juga doa safar yang biasa dilakukan oleh beberapa mukmin. Doa ini paling sering seorang Muslim baca ketika sudah berada di atas kendaraan.

    الله أَكْبَرُ (3x)

    سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

    Allahuakbar 3x

    Subhaanalladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin. Wa innaa ilaa robbinaa lamun-qolibuun. Allohumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzaa al-birro wat taqwaa wa minal ‘amali maa tardhoo. Allohumma hawwin ‘alainaa safaronaa haadzaa, wathwi ‘annaa bu’dahuu. Allohumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allohumma innii a’uudzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.

    Artinya: Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.

    Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali.

    Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh.

    Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga.

    Baca juga: 3 Doa Saat Sujud Terakhir Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

    Manfaat Membaca Doa Naik Kendaraan

    Setelah mengetahui seperti apa bacaan ketika sedang naik kendaraan. Apa doa naik kendaraan memiliki manfaat bagi pembacanya?  Tentu saja. Pembaca doa bisa mendapatkan banyak sekali keutamaan dari bacaan di atas, antara lain :

    1. Mendapat Ketentraman Hati Selama Perjalanan Berlangsung

    Ketika bepergian tidak jarang penumpang merasa was-was dan khawatir akan keselamatan dirinya. Utamanya bagi seseorang yang tidak pernah melakukan perjalanan jauh, seperti keluar kota contohnya.

    Nah, dengan membaca beberapa doa saat naik kendaraan ternyata bisa membuat hati penumpang merasa lebih tenang dan juga tentram. Anda tidak ada rasa takut sedikitpun sebab seluruh keselamatannya sudah pasrah akan ketentuan Allah SWT.

    Dengan begitu, setiap hati akan merasa lebih damai dan tenang. Hal tersebut juga berdampak pada perjalanan yang terasa jadi lebih menyenangkan dan juga nyaman.

    2. Langsung Allah SWT Lindungi dari Berbagai Bahaya

    Apabila seseorang membacakan doa dengan sungguh-sungguh dan berpasrah atas ketetapan Allah SWT, maka telah percaya bahwa apa yang akan terjadi adalah pilihan terbaik.

    Dengan begitu, justru akan langsung memberikan perlindungan langsung untuk terhindar dari segala jenis mara bahaya selama perjalanan.

    Hal ini membuat doa yang Anda panjatkan seakan menjadi perisai diri untuk menjaga hati dan juga fisik dari sesuatu buruk yang tidak diinginkan.

    3. Pembaca Mendapatkan Pahala Kebaikan

    Mungkin beberapa orang paham kalau setiap doa pasti memiliki pahala masing-masing. Tetapi, sebagian justru berpendapat bahwa doa adalah media seorang Hamba untuk meminta pertolongan dari Tuhannya.

    Namun, keutamaan dari pembacaan ayat doa naik kendaraan tersebut, justru membuat Allah SWT mendatangkan pahala kebaikan berlibat ganda. Pasalnya, sebagai pengingat bahwa Anda selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT apapun yang terjadi.

    Sehingga di dalam doa tersebut pun terdapat banyak sekali pahala dan juga harapan baik. Karena Anda tidak hanya meminta perlindungan untuk diri sendiri, tetapi juga keselamatan orang lain dalam satu perjalanan yang sama.

    4. Mendapatkan Ridho Perjalanan dari Allah SWT

    Terkadang ketika melakukan perjalanan sering bertentangan dengan hati nurasi. Tanpa Anda pikir panjang bukankah hal tersebut bisa jadi karena Allah SWT kurang meridhoi keinginan Anda dalam melakukan perjalanan?

    Nah, dengan membacakan doa saat naik kendaraan, bisa jadi itu salah satu cara Allah SWT memberikan ridho perjalanan kepada Anda menggunakan transportasi tersebut.

    Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi setiap muslim untuk selalu mengingat Allah SWT apapun kondisinya. Salah satu caranya yaitu dengan memanjatkan doa meminta keselamatan selama perjalanan berlangsung dengan menaiki kendaraan.

    5. Jadi Pribadi yang Pandai Bersyukur

    Mengucapkan sebuah doa ketika Anda akan melakukan perjalanan merupakan salah satu wujud syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Kejadian tersebut Anda wujudkan dengan membaca doa keselamatan.

    Sebab, Anda percaya dan yakin tidak akan ada keselamatan dan perlindungan yang lebih berharga. Kecuali langsung dari yang Maha Memberi Keamanan yaitu Allah SWT.

    6. Memiliki Perjalanan yang Lancar

    Berdoa dengan kesaksian dan keyakinan atas kuasa dari Allah SWT yang Maha Besar merupakan wujud pasrah seorang hamba.

    Ketika Anda memasrahkan seluruh perjalanan di atas kendaraan, hal itu justru membuat Allah semakin mendekat dan memberikan kelancaran perjalanan.

    Jadi, apakah Anda sudah selalu membaca doa naik kendaraan ketika akan bepergian? Yuk, amalkan setiap perintah Allah SWT dari hal paling kecil sekalipun.

    Lakukan secara rutin agar Allah SWT semakin sayang dan selalu melindungi Anda dari berbagai kesulitan hidup.

  • 4 Doa Susah Tidur, Agar Dimudahkan Terlelap dan Memperoleh Perlindungan Allah SWT

    4 Doa Susah Tidur, Agar Dimudahkan Terlelap dan Memperoleh Perlindungan Allah SWT

    Ada banyak cara untuk mengatasi susah tidur, namun salah satunya adalah doa susah tidur yang diajarkan Rasulullah SAW.

    Seperti yang kita tahu bahwa tidur merupakan salah satu nikmat yang Allah SWT berikan kepada manusia. Dengan tidur, kita dapat mengistirahatkan tubuh dan pikiran setelah beraktivitas seharian.

    Namun, tidak semua orang dapat tidur dengan mudah dan nyenyak. Susah tidur tentu saja sangat mengganggu kualitas hidup seseorang.

    Oleh karena itu, kita perlu mencari solusi untuk mengatasi susah tidur, di mana salah satunya adalah doa susah tidur yang akan dijabarkan di bawah ini!

    7 Doa Susah Tidur

    Doa susah tidur adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya agar dapat tertidur dengan tenang dan mendapatkan perlindungan Allah SWT dari segala keburukan. Berikut ini adalah tujuh doa susah tidur yang dapat kita baca sebelum tidur:

    1. Doa Susah Tidur dari Hadis Abu Daud, Tirmidzi, dan Nasa’i

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila salah seorang di antara kamu resah (menjelang) tidur, maka hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Audzu bikalimaatillahit tammaati min ghodobi wa ‘iqoobihi wasyarri i’badihi. 

    Artinya: ‘Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, hukuman-Nya, kejahatan hamba-hamba-Nya.’

    Maka, sesungguhnya setan sama sekali tidak membahayakannya.”

    Doa ini bermakna bahwa kita memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna dari kemarahan-Nya, siksaan-Nya, dan kejahatan makhluk-Nya.

    Dengan demikian, kita akan terhindar dari gangguan setan yang dapat mengusik ketenangan kita saat tidur.

    Baca juga: Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Boleh atau Haram?

    2. Hadis Bukhari dan Muslim

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Alhamdulillahi alladzi ahyaana ba’da ma amaatana wa ilaihin nusyuur.

    Artinya: ‘Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya-lah kami dibangkitkan.’”

    Doa di atas bermakna bahwa kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan hidup kepada kita setelah mati (tidur) dan kepada-Nya-lah kita akan dikembalikan pada hari kiamat.

    Dengan demikian, kita akan menyadari bahwa hidup dan mati adalah hak prerogatif Allah SWT dan kita harus selalu berserah diri kepada-Nya.

    3. Hadis Ahmad

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Allaahumma rabbas samaawaatis sab’i wa maa adhlaana wa rabbal ardhinas sab’i wa maa aqlana wa rabbasy syayaathiini wa maa adhlala a’uudzu bika min syarri kulli ‘abdika ‘indaka laa yamliku nafsihi darran wa laa naf’an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuura.

    Artinya: ‘Ya Allah Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaungi-Nya, Tuhan bumi dan apa saja yang dikandungnya, dan Tuhan setan-setan dan apa saja yang disesatkannya, jadikanlah untukku pelindung dari keburukan semua makhluk-Mu yang ada di sisi-Mu yang tidak memiliki kekuasaan atas dirinya sendiri untuk mendatangkan mudarat atau manfaat, kematian atau kehidupan, atau kebangkitan.’”

    Makna dari doa ini adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT yang merupakan Tuhan segala sesuatu, baik di langit maupun di bumi, dari keburukan semua makhluk-Nya yang tidak memiliki kuasa atas dirinya sendiri.

    Dengan demikian, kita akan merasa aman dan tenang di bawah lindungan Allah SWT yang Maha Kuasa.

    Baca juga: Rahasia! Ini 4 Doa Meluluhkan Hati Suami yang Ampuh

    4. Hadis Ibnu Majah

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Allaahumma ghaaratin-nujuumu wa hada’atil ‘uyuunu wa anta hayyuun qayyuum, la ta’khuzuka sinatuw wa laa naumuy yaa hayyu yaa qoyyumu adhi’i lailii wa anim ‘aini.

    Artinya: ‘Ya Allah, bintang-bintang telah tenggelam dan mata-mata telah terpejam, sedangkan Engkau adalah Dzat Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus segala sesuatu. Tidak menimpa-Mu rasa kantuk dan tidur. Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Maha mengurusi makhluk, tenangkanlah malamku dan tidurkanlah mataku.’”

    Makna dari doa di atas adalah kita memuji Allah SWT yang adalah Dzat Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus segala sesuatu, yang tidak pernah tidur atau mengantuk.

    Tak hanya itu, kita juga meminta kepada-Nya agar memberikan ketenangan pada malam kita dan menidurkan mata kita dengan nyenyak.

    5. Hadis Bukhari dan Muslim

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Bismika rabbi wada’tu janbi wa bika arfa’uhu, fa in amsakta nafsi farhamha wa in arsaltaha fahfazha bima tahfazu bihi ‘ibadaka ash-shalihin.

    Artinya: ‘Dengan nama-Mu ya Tuhanku, aku menyerahkan diriku dan dengan-Mu aku bangun. Jika Engkau memegang jiwaku, maka rahmatilah dan jika Engkau melepaskannya, maka peliharalah sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih.’”

    Doa ini bermakna bahwa kita menyerahkan diri kita kepada Allah SWT saat tidur dan memohon rahmat dan perlindungan-Nya jika kita mati atau hidup.

    6. Hadis Abu Daud

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Allaahumma bismika amuutu wa ahya.

    Artinya: ‘Ya Allah, dengan nama-Mu aku mati dan hidup.’”

    Doa di atas bermakna bahwa kita mengucapkan syahadat sebelum tidur dan menyatakan bahwa hidup dan mati kita hanya karena Allah SWT.

    7. Hadis Ibnu Abbas

    Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Allaahumma qini ‘adhabaka yauma tab’atsu ‘ibadaka.

    Artinya: ‘Ya Allah, lindungilah aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.’”

    Makna dari doa ini adalah kita memohon perlindungan Allah SWT dari siksa kubur dan siksa neraka pada hari kiamat.

    4 Tips Tidur Nyenyak

    1. Membuat Jadwal Tidur yang Teratur

    Usahakan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan.

    Hal ini dapat membantumu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh kamu, sehingga tidurmu menjadi lebih berkualitas.

    2. Melakukan Relaksasi Sebelum Tidur

    Kamu dapat melakukan beberapa kegiatan yang menenangkan pikiran dan tubuhmu sebelum tidur, seperti meditasi, yoga, napas dalam, pijat, atau mandi air hangat. 

    Hal ini dapat mengurangi stres dan ketegangan yang dapat mengganggu tidur kamu.

    3. Membuat Suasana Kamar yang Nyaman

    Pastikan kamarmu memiliki suhu, pencahayaan, dan kebisingan yang sesuai dengan preferensimu. 

    Kamu juga dapat menggunakan tirai gelap, penutup mata, earplug, atau kipas angin untuk menciptakan suasana kamar yang kondusif untuk tidur.

    4. Menghindari Hal-Hal yang Dapat Mengganggu Tidur

    Jauhkan perangkat elektronik atau gadget dari tempat tidur kamu, karena cahaya biru yang dipancarkan oleh layar dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berperan dalam mengatur siklus tidur. 

    Selain itu, hindari juga mengecek jam saat terbangun di malam hari, karena hal ini dapat membuat kamu cemas dan sulit untuk kembali tertidur.

    5. Mengonsumsi Makanan atau Minuman yang Dapat Membantu Tidur

    Beberapa makanan atau minuman yang diketahui dapat meningkatkan kualitas tidur adalah susu hangat, pisang, almond, madu, oatmeal, dan teh chamomile.

    Namun, hindari mengonsumsi makanan atau minuman tersebut terlalu dekat dengan waktu tidur, karena hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau buang air kecil di malam hari.