Tag: Doa Sehari-hari

  • Doa agar Cepat Menghafal dan Punya Ingatan yang Kuat

    Doa agar Cepat Menghafal dan Punya Ingatan yang Kuat

    Menjelang ujian yang penting, sering kali ada banyak materi pelajaran yang harus dihafalkan. Nah, kita bisa membaca doa agar cepat menghafal untuk memudahkan proses belajar sehari-hari.

    Pasalnya, tidak semua orang memiliki daya ingat kuat yang dapat menyerap semua materi dengan mudah. Bahkan bagi orang dengan ingatan kuat, ada kalanya mengalami kesulitan untuk konsentrasi dan menghafalkan.

    Doa agar Cepat Menghafal

    Belajar untuk mencari ilmu merupakan hal yang dianjurkan bagi umat muslim. Namun, ketika belajar kita terkadang dapat menghadapi kesulitan dalam memahami atau menghafalkan materi.

    Padahal, proses belajar tidak pernah lepas dari ujian yang memang berfungsi untuk mengukur tingkat pamahaman kita. Pengetahuan yang berlimpah akan memudahkan kita mengenal dunia dan karakteristik orang-orang di sekitar. 

    Biasanya, kita mengharapkan bisa cepat mengingat saat sedang belajar untuk ujian. Hal ini berlaku baik bagi pelajar yang masih sekolah, mahasiswa, maupun untuk pencari kerja 

    Daya ingat yang kuat merupakan karunia dari Allah SWT. Maka, hanya kepada Allah juga kita dapat memohon supaya dapat meningkatkan kemampuan tersebut. Daya ingat yang bagus tentunya baik untuk meningkatkan nilai dan pemahaman belajar.

    Melansir dari Konsultasi Syariah, tidak ada doa khusus supaya mudah dalam menghafalkan. Meski demikian, kita bisa berdoa menggunakan doa yang kita tahu atau dengan bacaan dalam Al-Qur’an.

    Berikut beberapa doa yang dapat kita amalkan supaya dapat menghafal dengan cepat.

    1. Doa agar Cepat Menghafal dan Mengingat

    Doa agar Cepat Menghafal dan Mengingat

    اَللّٰهُمَّ زِدْنَا وَلَا تَنْقُصْنَا وَأَكْرِمْنَا وَلَا تُهِنَّا وَأَعْطِنَا وَلَا تَحْرِمْنَا وَاَثِرْنَا وَلَا تُؤْثِرْ عَلَيْنَا وَارْضِنَا وَارْضَ عَنَّا

    Allahumma zidnaa walaa tan-qushnaa wa akrimnaa walaa tuhinna wa a’thinaa walaa tahrimnaa wa atsirnaa walaa tu’tsir ‘lainaa waardhinaa wardho ‘annaa.

    Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah buat kami jangan Engkau kurangkan, muliakanlah kami jangan dihina, berilah buat kami jangan ditahan, pilihlah kami jangan Engkau biarkan dan ridhoilah kami dan ridhoilah pula semua usaha kami.”

    Baca juga: Doa Memakai dan Melepas Pakaian Sesuai Sunnah, Latin dan Artinya

    2. Doa Mudah Menghafal dan Memahami

    اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا يَارَبِّ فَهْمَ النَّبِيِّيْنَ وَحِفْظَ الْمُرْ سَلِيْنَ وَإِلْهَامَ ألْمَلاَ ىِٕكَةَ ألْمُقَرَّبِيْنَ فِى عَافِيَةٍ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Allahummarzuqna ya robbi fahman-nabiyyina. Wahifzholmursalin, wa ilhamal-malaaikatil-muqorrobin fi’afiatin ya arhamarrohimin.

    Artinya: 

    “Ya Allah, karuniailah kami paham para nabi dan hafalan para rasul serta mendapat ilham para malaikat yang hampir dengan-Mu, juga kurniakanlah kami kesehatan wahai Maha Penyayang.”

    3. Doa sebelum Belajar

    Doa ini merupakan ayat Al-Qur’an yang dianjurkan bagi umat muslim untuk membacanya supaya dipermudah dalam mencari ilmu.

    Berikut bacaannya:

    رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

    Rabbi dzidni ‘ilma.

    Artinya: 

    “Ya Allah, tambahkanlah ilmu untukku.” (QS Thaha: 114).

    Selain itu, dapat dengan membaca doa sebelum belajar secara lengkap. Berikut bacaannya:

    رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

    Robbi zidnii ‘ilmaa, warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-sholihiin.

    Artinya: 

    “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku, dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikan lah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh.”

    4. Doa supaya Diberi Kecerdasan

    اللَّهُمَّ أَلْهِمْني رُشْدِي ، وَأَعِذْنِي مِنْ شَرِّ نَفْسِي

    Allaahummalhimnii rusydii wa a’idznii min syarri nafsii.

    Artinya: 

    “Ya Allah, berilah ilham kepadaku, kecerdasan dan lindungilah aku dari kejelekan diriku.” (HR. Tirmidzi).

    5. Doa agar Mudah Memahami

    اَللّٰهُمَّ اخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهْمِ وَاَكْرِمْنَا بِنُوْرِالْفَهْمِ وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَتِكَوَسَهِّلْ لَنَآ اَبْوَابَ فَضْلِكَ يَآ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Allahumma akhrijnaa min dhulumaatil wahmi, wa akrimnaa binuuril fahmi, waftah ‘alainaa bima’rifatil ilmi, wasahhil lanaa abwaaba fadhlika yaa arhamar raahimin.

    Artinya: 

    “Ya Allah, keluarkanlah kami dari gelapnya keraguan, dan muliakanlah kami dengan cahaya kepahaman. Bukakanlah untuk kami dengan kemakrifatan ilmu dan mudahkanlah pintu karunia-Mu bagi kami, wahai Dzat yang Maha Pengasih.”

    6. Doa agar Diberi Kemanfaatan Ilmu

    اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي ، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي ، وَزِدْنِي عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

    Allahummanfa’ni bima ‘allamtani wa ‘allimni ma yanfa’uni wa zidni ‘ilman walhamdulillahi ‘ala kulli halin.

    Artinya: 

    “Ya Allah, berilah kemanfaatan atas segala ilmu yang Engkau ajarkan pada saya. Berilah saya ilmu yang bermanfaat dan tambahkanlah ilmu pada saya. Segala puji bagi Allah dalam setiap waktu.”

    7. Doa Meminta Pertolongan

    بِسْمِ اللهِ سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهِ وَﭐللهُ أَكْبَرْ وَلاَ حَوْلاَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ عَدَدَ كُلِّ حَرْفٍ كُتِبَ أَوْ يُكْتَبُ أَبَدَ الأَبِدِيْنَ وَدَهْرَ الدَّاهِرِيْنَ يَا رَبَّ العالَمِيْنَ

    Bismillaahi, subhaanallaahi walhamdu lillaahi wallaahu akbaru wa laa hawla wa laa quwaata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi ‘adada kulli harfin kutiba aw yuktabu abadal aabidiin wa dahrod daahiriina yaa robbal ‘aalamiin.

    Artinya: 

    “Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar. Tiadalah daya dan kekuatan melainkan daya dan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

    Sebanyak setiap huruf yang telah ditulis (oleh manusia) atau yang akan ditulis, terus menerus selama berkekalan kurun dan berterusan masa, wahai Tuhan semesta alam.”

    Kiat agar Punya Ingatan Kuat 

    Selain membaca doa agar cepat menghafal, kita juga dapat menerapkan kiat-kiat agar memiliki ingatan kuat sesuai ajaran Islam.

    Lupa merupakan hal yang manusiawi, sehingga dapat dialami oleh siapa saja tanpa terkecuali. Namun, sifat lupa setiap orang dapat berbeda-beda tergantung pada kemampuan mengingatnya.

    Nah, dalam ajaran Islam terdapat beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi sifat pelupa, antara lain:

    1. Menjauhi Dosa

    Dosa atau maksiat membawa dampak buruk berupa lemahnya kemampuan menghafal atau mengingat. Dosa juga membuat kita sulit untuk memahami ilmu yang dipelajari.

    Dikisahkan bahwa dulunya Imam Syafi’i pernah mengalami kesulitan dalam menghafal. Kemudian Beliau mengeluhkan pada gurunya, Imam Waki’.

    Sang guru menyarankan untuk meninggalkan maksiat karena ilmu adalah cahaya. Sementara cahaya Allah tidak akan diberikan pada orang yang bermaksiat.

    2. Banyak Berdzikir

    Kiat kedua adalah memperbanyak berdzikir untuk mengingat Allah. Dzikir dapat dilakukan dengan membaca tasbih, tahmid, tahlil, maupun dzikir lainnya.

    Dalam firman Allah juga telah diterangkan mengenai perintah untuk banyak berdzikir.

    وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ

    “Ingatlah Tuhanmu ketika kamu lupa…” (QS. Al-Kahfi: 24).

    3. Hindari Makan Berlebihan

    Mengkonsumsi makanan secara berlebihan akan membuat kita mudah mengantuk, sehingga lebih banyak tidur dan sulit untuk berpikir.

    Oleh karena itu, dianjurkan untuk menjaga pola makan yang sehat. Pastikan untuk mengkonsumsi makanan bergizi seimbang. 

    4. Mengkonsumsi Makanan Penguat Hafalan

    Beberapa ulama menyebutkan mengenai jenis-jenis makanan yang dapat membantu menguatkan hafalan, yaitu madu, zabib (kismis), dan lubban.

    Madu dan zabib disebutkan dalam kitab al-Jami’ karya al-Khatib sebagai makanan yang baik untuk hafalan. Lubban juga disebutkan dalam kitab yang sama. Sementara khasiatnya adalah menyemangati hati dan menghilangkan lupa.

    Itulah beberapa doa agar cepat menghafal dan kiat-kiat yang dapat kita terapkan. Selain doa-doa yang telah disebutkan, masih ada berbagai doa lain yang dapat kita amalkan agar daya ingat kuat.

  • 4 Doa Pulang Umroh agar Mabrur Arab Latin dan Artinya

    4 Doa Pulang Umroh agar Mabrur Arab Latin dan Artinya

    Umroh yang mabrur adalah harapan dari setiap muslim yang telah melaksanakan. Nah, untuk melengkapi ibadah, kita dapat membaca doa umroh mabrur.

    Melalui doa tersebut kita dapat menyampaikan permohonan kepada Allah SWT untuk menerima ibadah yang telah dilakukan.

    Doa Pulang Umroh agar Mabrur

    Dapat melaksanakan umroh merupakan impian setiap muslim. Pasalnya, ibadah umroh merupakan kesempatan untuk mendapatkan pahala serta pengampunan dosa.

    Umat muslim juga bisa memperoleh pengalaman spiritual yang tidak terlupakan selama menjalani ibadah tersebut.

    Umroh mabrur merupakan istilah yang merujuk kepada ibadah umroh yang diterima oleh Allah SWT. Untuk mencapainya, kita perlu melaksanakan seluruh ibadah sesuai dengan tuntunan sunnah dan dengan hati yang tulus.

    Melansir dari Konsultasi Syariah, tidak diketahui adanya dalil yang menyebutkan mengenai doa khusus bagi orang yang baru pulang umroh. Meski, begitu kita boleh berdoa untuk memohonkan kebaikan, tanpa harus ada dalilnya.

    Diriwayatkan dari Muadz radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

    إِنَّ الدُّعَاءَ يَنْفَعُ مِمَّا نَزَلَ وَمِمَّا لَمْ يَنْزِلْ فَعَلَيْكُمْ عِبَادَ اللَّهِ بِالدُّعَاءِ

    Artinya: “Sesungguhnya doa itu bermanfaat (memberi kebaikan) untuk yang sudah turun (terjadi) dan yang belum terjadi. Karena itu, perbanyaklah berdoa, wahai hamba Allah” (HR. Ahmad 22044, Turmudzi 3548 dan dihasankan al-Albani).

    Berikut beberapa doa yang dapat kita baca untuk memohon supaya umroh mabrur:

    1. Doa Pulang Umroh Mabrur

    Doa Pulang Umroh Mabrur

    Doa ini dibaca ketika sudah selesai melaksanakan rangkaian ibadah umroh.

    اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَاحَجًّامَبْرُوْرًا، وَعُمْرَتَنَاعُمْرَةًمَبْرُوْرًا،وَسَعْيَنَاسَعْيًامَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَاذَنْبًامَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَاعَمَلًاصَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَتَنَاتِجَارَةً لَنْتَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِأَخْرِجْنَامِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ

    Allahummaj ‘al hajjana hajjan mabruro, wa umrotana ‘umrotan baruro, wa sa’yana sa’yan masykuro, wadzambana dzanban maghfuro, wa ‘amalana amalan sholihan maqbula, watijaarotana tijaarotan lan tabuur, ya ‘aalima maa fis shuduur Akhrijnaa minasldz dzulumaati ilannnur.

    Artinya: “Ya Allah jadikanlah haji kami haji yang mabrur, umroh kami umroh yang mabrur, sa’i kami sa’i yang disyukuri, dosa kami dosa yang diampuni, amal kami amal shaleh yang diterima dan perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi. Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam dada, keluarkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya”.

    Doa tersebut juga dapat dipanjatkan setelah selesai melaksanakan haji. Seperti terkandung dalam bacaannya, doa umroh mabrur ini memohon untuk ibadah yang mabrur dan ampunan dosa.

    Baca juga: Doa Memakai dan Melepas Pakaian Sesuai Sunnah, Latin dan Artinya

    2. Doa untuk Menyambut Pulang Umroh

    Keluarga dan teman yang menyambut kepulangan orang dari umroh juga dianjurkan untuk mendoakan supaya umrohnya diterima serta dosa-dosanya diampuni. Adapun bacaan doanya yaitu:

    تَقَبَّلَ اللَّهُ عُمْرَتَك ، وَغَفَرَ ذَنْبَك ، وَأَخْلَفَ عَلَيْك نَفَقَتَك

    Taqabbalallahu umrotaka wa ghafara dzanbaka wa akhlafa nafaqataka

    Artinya: 

    “Semoga Allah menerima umrah Anda, semoga Allah mengampuni dosa anda dan memberi ganti untuk biaya perjalanan Anda.”

    Doa ini bersumber dari Hasyiyah al-Qalyubi. Beliau juga menyebutkan mengenai anjuran untuk menyambut orang yang baru pulang umrah dengan memberikan doa.

    Sehingga menganjurkan doa tersebut, yang mana merupakan doa umroh mabrur yang diucapkan oleh orang-orang yang menyambut.

    3. Doa Pulang Umroh untuk Tamu

    اللهم سَهِّلْ أُمُوْرَنَا وَحَصِّلْ مَقَاصِدَنَا وَبَلِّغْنَا إِلَيْكَ يَا اَللهُ. اللهم اجْمَعْنَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا. اللهم إِنَّا نَسْئَلُكَ النِّعْمَةَ وَالرَّحْمَةَ وَحُسْنَ الْخَاتِمَةِ

    Allahumma sahhil umuurona wahasshil maqooshidana waballignaa ilaika ya Allah. Allahummaj ma’ jam’an marhuuma. Allahumma inna nas-alukanni’mata warrohmata wahusnal khootimah.

    Artinya: 

    “Ya Allah, mudahkanlah segala urusan kami, kabulkanlah segala keinginan kami, dan sampaikanlah kami kehadirat-Mu. Ya Allah kumpulkan kami bersama orang-orang yang mendapat rahmat-Mu. Ya Allah kami mohon kepada-Mu nikmat, rahmat dan akhir yang baik.”

    4. Doa-doa Pulang Umroh Lain 

    Ketika seseorang pulang umroh, maka para kerabat, teman, dan tetangga akan bertamu untuk menyambutnya. Nah, saat itu dianjurkan untuk mendoakan kebaikan untuk orang yang telah melaksanakan umroh supaya ibadahnya diterima.

    Selain, doa dari Hasyiyah al-Qlyulbi pada poin ketiga di atas, biasanya dibaca juga shalawat dan doa sapu jagat. Berikut bacaannya:

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىٰ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

    Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. Allahumma shalli wa sallim wabaa rik ‘alaa sayyidina muhammadin sholaatan tuballighuna bihaa hajja baitikal haraami waziyaarata qabri nabiyyika muhammadin shallallahu alaihi wasallam.

    Artinya: 

    “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 

    Ya Allah limpahkanlah shalawat, salam dan berkah kepada junjungan kami nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu bisa menyampaikan kami untuk berhaji ke baitil haram dan ziarah ke makam nabi Muhammad SAW.”

    رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّاِر. وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ.

    Robbanaa aatinaa fiddunya hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqinaa adzaabannaar. Walhamdulillaahi robbil ‘alamin.

    Artinya: 

    “Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta jauhkanlah kami dari siksa neraka. Dan segala puji milik Allah.”

    Baca juga: 25 Nama Nama Nabi dan Rasul Berurutan dan Mukjizatnya

    Mengenal Keutamaan Umroh

    Umrah merupakan ibadah sunnah yang mana selalu diidamkan oleh umat muslim. Pasalnya, umroh memiliki banyak keutamaan. Bahkan ada yang menyebut ibadah ini sebagai haji kecil.

    Ibadah umroh dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat, sehingga kemuliaannya sudah tidak perlu diragukan. Mari kenali apa saja keutamaan umroh.

    1. Menghapuskan Kefakiran dan Dosa

    Keutamaan umroh yang pertama yaitu dapat menghilangkan kefakiran dan dosa.

    Hal ini berdasarkan pada sabda Rasulullah SAW:

    تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

    Artinya: 

    “Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” 

    (HR. An Nasai No. 2631, Tirmidzi No. 810, Ahmad 1/387). Dalam riwayat lain disebutkan bahwa dosa-doa di antara dua umroh akan dihapuskan.

    Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

    Artinya: 

    “Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari No. 1773 dan Muslim No. 1349).

    2. Dikabulkan Keinginannya

    Berlandaskan pada hadits, bahwasanya orang yang melaksanakan haji dan umroh akan dikabulkan permintaannya oleh Allah SWT.

    Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah SAW bersabda:

    اَلْغَازِي فِيْ سَبِيْلِ اللهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ، وَفْدُ اللهِ، دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ. وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ.

    Artinya: 

    “Orang yang berperang di jalan Allah dan orang yang menunaikan haji dan umrah, adalah delegasi Allah. (ketika) Allah menyeru mereka, maka mereka memenuhi panggilan-Nya. 

    Dan (ketika) mereka meminta kepada-Nya, maka Allah mengabulkan (permintaan mereka).”

    3. Disetarakan dengan Jihad

    Ibadah umroh dan haji merupakan ibadah mulia sehingga disetarakan dengan jihad. Diriwayatkan bahwa ‘Aisyah berkata.

    قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ 

    Artinya: 

    “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah No. 2901).

    Itulah beberapa doa umroh mabrur dan berbagai keutamaan umroh. Selain doa yang telah disebutkan, kita juga boleh memanjatkan doa-doa lain untuk memohon kebaikan.

  • Doa untuk Orang Tua; Arab, Latin dan Terjemahnya

    Doa untuk Orang Tua; Arab, Latin dan Terjemahnya

    Umat muslim wajib menghormati dan menaati kedua orang tuanya. Maka sudah sepatutnya kita membaca doa untuk orang tua sebagai salah satu bentuk bakti.

    Orang tua merupakan sosok yang telah berjuang untuk melahirkan dan membesarkan kita. Bahkan tidak jarang mereka rela mempertaruhkan nyawa demi anaknya.

    Oleh karena itu, wajib bagi anak untuk menghormati kedua orang tuanya. 

    Pentingnya Doa Untuk Orang Tua

    Mengingat orang tua yang telah membesarkan dengan penuh kasih sayang, pada dasarnya anak tidak akan bisa membalas kebaikan mereka. 

    Dalam ajaran Islam, merupakan kewajiban anak untuk menghormati dan berbakti pada orang tua. Salah satunya yaitu dengan mendoakan kebaikan bagi kedua orang tua. 

    Pentingnya berbakti pada orang tua dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat 23-24. 

    وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا ﴿٢٣﴾ وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

    Latin: Wa qaḍā rabbuka allā ta‘budū illā iyyāhu wa bil-wālidaini iḥsānā(n), immā yabluganna ‘indakal-kibara aḥaduhumā au kilāhumā falā taqul lahumā uffiw wa lā tanhar humā wa qul lahumā qaulan karīmā(n) (23). Wakhfiḍ lahumā janāḥaż-żulli minar-raḥmati wa qur rabbirḥamhumā kamā rabbayānī ṣagīrā(n) (24).

    Artinya:

    Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduanya sampai usia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.

    Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan mengenai pentingnya menghormati orang tua. Diriwayatkan bahwa Nabi pernah ditanya mengenai amalan apa yang paling dicintai oleh Allah.

    Kemudian Nabi menjawab: Shalat yang dilaksanakan tepat waktu. 

    Saat ditanyakan amalan apa yang paling dicintai setelah itu, Nabi pun memberikan jawaban: “Taat kepada orang tua dan berusaha untuk berbuat baik kepada mereka.”

    Sementara amalan yang paling dicintai selanjutnya adalah jihad, yang berarti berjuang di jalan Islam.

    Baca juga: Penjelasan 5 Rukun Islam Beserta Contoh dan Maknanya

    Doa Untuk Orang Tua dan Artinya

    Doa Untuk Orang Tua dan Artinya

    Islam merupakan agama yang penuh kebaikan dan kasih sayang. Dalam ajaran Islam, berbakti kepada orang tua termasuk kewajiban kita sebagai anak. 

    Ada beberapa doa kepada orang tua yang bisa kita panjatkan sesuai kondisi. Mari simak bacaan doa dan artinya berikut.

    1. Doa untuk Orang Tua yang Umum

    Doa yang satu ini paling umum digunakan oleh umat muslim. Biasanya, doa ini diucapkan ketika sedang berdoa sendiri.

    Berikut bacaan doa kepada orang tua Arab:

    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

    Bacaan latin doa kedua orang tua saat berdoa sendiri:

    Robbighfir-lii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shogiiroo.

    Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan kasihanilah mereka sebagaimana mereka telah mendidikku sejak kecil.”

    2. Doa untuk Orang Tua Saat Menjadi Imam

    Saat menjadi imam bagi jamaah, kita perlu menggunakan doa dengan pelafalan yang sedikit berbeda. Tujuannya adalah untuk mendoakan orang tua dari seluruh jamaah.

    Berikut bacaan doanya:

     اللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارً

    Adapun doa kepada kedua orang tua latin, bacaannya yaitu:

    Allohummaghfirlanaa dzunuubanaa waliwaalidinaa warhamhumaa kamaa robbayaanaa shigooro.

    Artinya: “Ya Allah! ampunilah dosa kami dan kedua orang tua kami, Serta Sayangilah Mereka Sebagaimana Mereka Menyayangi Kami ketika kami anak kecil.”

    Baca juga: Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardu Sesuai Sunnah, Arab, Latin, dan Artinya

    3. Doa Untuk Orang Tua yang Sakit

    Saat orang tua sakit, kita bisa membacakan doa untuk memohonkan kesembuhan, sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِه وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

    Adapun dalam tulisan latin bacaannya yaitu:

    Allahumma robbannaasi adzhibil ba’sa wasy fihu, wa antas syaafi, laa syifaa-a illa syfaauka, syifaan laa yughaadiru saqaama.

    Artinya: “Ya Allah, Rabb Manusia dan alam semesta, hilangkanlah kesusahan dan berikanlah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain.”

    Apabila orang tua mengalami sakit keras, maka kita bisa membacakan doa untuk memohon agar diberikan kondisi yang lebih baik. 

    Berikut bacaan doa untuk orang tua yang sedang sakit keras:

    اللَّهُمَّ اَحْيِنِي مَاكَا نَتِ الْحَيَاةُ خَيْرً الِّى وَتَوَ فَّنِى مَاكَا نَتْ الوَ فَاةُ خَيْرًا لِى

    Adapun dalam tulisan latin bacaannya yaitu:

    Allahumma ahyini maa kaa natil khayatu khoirolli, watawaf fanni adza kaanat wafaatu khirolli.

    Artinya: “Ya Allah, hidupkanlah dia apabila itu lebih baik baginya. Dan matikanlah dia apabila kematian itu lebih baik baginya.”

    4. Doa Untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

    Kita wajib menghargai dan menaati orang tua selama mereka hidup. Sementara saat orang tua sudah meninggal kita masih bisa berbakti kepada mereka dengan mengirimkan doa. 

    Menurut hadist riwayat Syekh Nawawi, doa itu ibarat hadiah bagi orang yang telah meninggal.

    هَدَايَا الْأَحْيَاءِ لِلْأَمْوَاتِ الدُّعَاءُ وَالْإِسْتِغْفَارُ

    Artinya: Hadiah orang-orang yang masih hidup kepada orang-orang yang telah meninggal dunia adalah doa dan permohonan ampunan kepada Allah (istighfar) untuk mereka.

    Hadits lain menegaskan bahwa doa dari anak termasuk dalam amalan yang tidak terputus setelah meninggal.

    Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah bersabda: “Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya.” (HR Muslim).

    Oleh karena itu, umat muslim dianjurkan untuk mengirimkan doa bagi orang tuanya yang telah meninggal. 

    Adapun bacaan doanya yaitu:

    اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ.

    Berikut bacaan doa dalam tulisan latin:

    Allahummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘afihim, wa’fu ‘anhum. Allahumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafa’ata ‘ala ahlil quburi min ahli la ilaha illallahu Muhammadun rasulullah.

    Artinya: “Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat.”

    Setelah membaca doa tersebut, kita bisa melanjutkan dengan membaca doa sapu jagat, shalawat nabi, dan surah Al-Fatihah.

    5. Doa untuk Arwah Orang Tua

    Selain membacakan doa untuk orang tua untuk memohonkan ampunan, kita juga bisa memanjatkan doa untuk arwah mereka supaya diberikan tempat mulia. 

    Berikut doanya:

    اللَّهُمَّ ارْحَمْ عَبْدَكَ (nama ayah) وَعَبْدَتِكَ (nama ibu) وَاغْفِرْ لَهُمَا وَعَافِهِمَا وَاعْفُ عَنْهُمَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهُمَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُمَا وَاغْسِلْهُمَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِمَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ

    Adapun dalam tulisan latin bacaannya yaitu:

    “Allahummarham ‘abdaka (nama ayah) wa ‘abdatika (nama ibu) waghfir lahuma wa ‘afihima wa ‘fu ‘anhum wa akrim nuzulahuma wa wassi’ mudkhalahuma waghshilhum bilma’i waththalji walbaradi wa naqqihima minal khataya kama yunaqqa ath-thawbul abyadu minad danas.”

    Artinya: “Ya Allah, kasihanilah hamba-Mu (nama ayah) dan hamba-Mu (nama ibu), ampunilah mereka, berilah keselamatan kepada mereka, maafkanlah mereka, muliakan tempat mereka, luaskan pintu masuk mereka, bersihkanlah mereka dengan air, salju, dan es, serta sucikanlah mereka dari dosa sebagaimana kain putih dibersihkan dari kotoran.”

    Itulah beberapa doa kepada orang tua. Biasanya, waktu untuk membacakan doa adalah setelah shalat.

  • Contoh Teks Doa Upacara Bendera Hari Senin di Sekolah

    Contoh Teks Doa Upacara Bendera Hari Senin di Sekolah

    Pada upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin, selalu ada pembacaan teks doa upacara dalam rangkaian tata caranya. Biasanya, sesi pembacaan doa berlangsung setelah pengibaran bendera merah putih.

    Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan supaya diberi kemudahan dan kelancaran dalam kegiatan belajar mengajar.

    Contoh Teks Doa Upacara

    Upacara bendera hari Senin merupakan momen yang menandai dimulainya pekan baru di lingkungan sekolah atau instansi. Upacara juga merupakan bentuk semangat dan dedikasi untuk memulai kegiatan di awal pekan.

    Memanjatkan doa kepada Allah SWT termasuk bagian penting dari upacara. Pasalnya, doa adalah bentuk ungkapan spiritual yang dapat memberikan semangat bagi orang yang memanjatkan.

    Nah, berikut beberapa contoh teks doa upacara yang dapat dijadikan referensi:

    1. Teks Doa Upacara dari Kemendikbud

    Bismillaahirrohmaanirrohiim… Alhamdulillaahirabbil’aalamiin…

    Wassholaatu wassalaamu’ala asyrofil ambiyaa’i walmursaliin wa’ala aalihi washohbihi ajma’iin.

    Ya Allah Yang Maha Pengampun

    Ampunilah dosa – dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dosa Bapak Ibu Guru kami serta dosa para pahlawan bangsa yang telah gugur mendahului kami.

    Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

    Anugerahilah rasa kasih sayang dan saling pengertian diantara kami serta berilah kesabaran dan keikhlasan kepada Bapak Ibu Guru kami dalam mendidik kami.

    Ya Allah Yang Maha Pemurah.

    Berikanlah kami kesehatan, kecerdasan serta petunjuk dan perlindungan – Mu dalam menuntut ilmu sehingga kelak kami dapat berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

    Ya Allah Yang Maha Kuasa.

    Karuniakanlah kepada kami semua, ilmu yang manfaat lagi berkah serta selamatkanlah kami dari semua marabahaya dan tipu daya.

    Ya Allah Yang Maha Bijaksana.

    Hanya kepadaMulah kami bergantung dan hanya kepadaMulah kami memohon pertolongan. Maka, kabulkanlah do’a dan permohonan dari hamba- Mu yang lemah ini.

    Rabbanaa aatinaa fiddunyaa khasanah wafil aakhirati khasanah waqinaa ‘adzaabannaar. Subhanaa rabbika rabbil izzati ‘amma yasifun.”

    Doa tersebut dilansir dari laman Kemendikbud dan banyak digunakan oleh berbagai sekolah dan instansi saat pelaksanaan upacara bendera. 

    Doa ini diawali dengan ucapan salam dan hamdalah. Selain itu, terdapat juga doa untuk Nabi dan Rasul.

    Kemudian pada bagian akhir tersemat doa sapu jagat untuk mendoakan kebaikan dunia dan akhirat.

    Baca juga: Penjelasan 5 Rukun Islam Beserta Contoh dan Maknanya

    2. Doa Upacara Bendera di Sekolah

    Selain doa upacara yang tertera pada halaman Kemendikbud, kita dapat menggunakan teks doa yang telah dimodifikasi sehingga khusus untuk lingkungan sekolah.

    Adapun bagian awal dan akhir teks doa sama dengan contoh sebelumnya, yang mana berupa salam dan doa untuk meminta rahmat Allah. 

    Setelah salam, lanjutkan dengan membaca teks berikut:

    “Ya Allah ya Tuhan kami

    Atas izin-Mu kami berkumpul di sini sambil menundukkan kepala untuk berdoa kepada-Mu. Berikanlah kelancaran pada berjalannya upacara bendera hari Senin. 

    Ya Allah yang Maha Pemurah

    Limpahkanlah hidayahMu, anugerahilah kepada kami, rasa kasih sayang, pengertian, dan saling menghormati satu sama lain. Berikanlah keikhlasan serta kesabaran kepada Bapak/Ibu guru dalam mendidik.

    Ya Allah yang Maha Penyayang

    Karuniakanlah kepada kami, “nama sekolah/ institusi“ ini, keimanan dan ketakwaan, serta ilmu yang bermanfaat, sehingga kelak menjadi amal jariah, dan berguna bagi nusa, bangsa, dan agama.

    Jadikanlah kami sebagai insan yang jujur dan memiliki budi pekerti luhur, patuh dan berbakti kepada orang tua dan Bapak/Ibu Guru.

    Ya Allah yang Maha Kuasa

    Angkatlah derajat kami, tempatkan pada derajat yang lebih tinggi, lebih luhur, sebagaimana engkau mengangkat orang-orang berilmu, serta jauhkanlah kami dari kebodohan.

    Ya Allah Yang Maha Pengampun

    Ampunilah segala dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dosa Bapak/ Ibu Guru kami serta dosa para pahlawan kami.

    Ya Allah Yang Maha Bijaksana

    Hanya kepada-Mu lah kami bergantung, kami memohon pertolongan, tiada kuasa selain atas izin engkau, maka kabulkanlah doa kami.”

    Baca juga: Doa Sebelum dan Sesudah Belajar yang Diajarkan Rasulullah SAW

    3. Doa Upacara Hari Senin

    Sama seperti sebelumnya, sebaiknya awali pembacaan teks doa dengan ucapan salam. Kemudian sebagai penutup, kita dapat membaca doa sapu jagat untuk memohon kebaikan.

    Berikut contoh teks doa untuk upacara bendera:

    “Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Bijaksana, 

    Pada pagi yang cerah ini, anugerahilah kami dengan kasih sayangMu, sehingga dapat melaksanakan upacara bendera dengan lancar.

    Mudahkanlah langkah kami dalam menuntut ilmu dan mencari pengalaman yang bermanfaat. 

    Izinkanlah minggu ini menjadi minggu yang penuh dengan kesuksesan, saling pengertian dan menghormati selama berinteraksi dengan teman dan rekan di sekolah/instansi ini. 

    Limpahkanlah berkah bagi Bapak/Ibu Guru dan para staf yang telah memberikan mengajari dan membimbing kami. 

    Ampunilah dosa-dosa kami, serta dosa para pahlawan dan pendahulu kami. Lindungilah keluarga kami dari segala bentuk kesulitan. Amin.

    4. Doa Upacara Bendera Instansi

    Contoh teks doa upacara yang berikutnya yaitu:

    “Ya Allah, pada pagi yang penuh berkah ini, kami memohon rahmat-Mu untuk membimbing langkah-langkah kami dalam membangun negara ini. 

    Berikanlah kekuatan dan semangat pada kami untuk berkontribusi menjaga persatuan dan kesatuan, serta mewujudkan cita-cita luhur bangsa. 

    Kami mohon kepada-Mu, Ya Allah, untuk memberikan hikmat kepada para pemimpin kami, sehingga dapat mengambil keputusan terbaik demi kesejahteraan rakyat. 

    Ya Allah yang Maha Pemurah, berikanlah kami kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan perubahan zaman. 

    Ya Allah, ampunilah dosa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemakmuran Indonesia.”

    5. Doa Upacara Bendera dengan Tanggal

    Kita juga dapat menyebutkan tanggal pelaksanaan dalam pembacaan doa upacara bendera hari Senin. Berikut contoh teksnya:

    “Segala puji dan syukur atas rahmat-Mu kamu persembahkan bersama-sama pada upacara hari Senin tanggal XX bulan XX tahun 2023.

    Ya Allah, terimakasih atas izin-Mu sehingga kami dapat berkumpul pagi ini untuk melaksanakan upacara bendera.

    Berikanlah kepada kami semua kecerdasan dan kesehatan sehingga dapat menuntut ilmu demi memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara kami.

    Mudahkanlah jalan kami dan jadikanlah minggu ini penuh berkah selama melaksanakan kegiatan di sekolah/instansi ini.

    Bimbinglah kami supaya senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kebersamaan. Jadikan kami sebagai insan berilmu yang selalu menghormati satu sama lain.

    Berikanlah perlindungan kepada kami semua supaya terhindar dari segala kesulitan.”

    Pentingnya Upacara Bendera Hari Senin

    Supaya makin khidmat dalam melaksanakan upacara, mari simak berbagai manfaat dari upacara bendera:

    • Upaya mendukung pertumbuhan budi pekerti dan karakter penerus bangsa yang baik
    • Menumbuhkan dan membiasakan sikap tertib dan disiplin
    • Meningkatkan kemampuan kepemimpinan
    • Menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia
    • Menanamkan rasa cinta tanah air
    • Momen untuk mengenang jasa para pahlawan

    Pelaksanaan upacara bendera memberikan banyak manfaat bagi setiap pesertanya. Lantas, bagaimana pandangan Islam mengenai pelaksanaan upacara?

    Melansir dari Islami, upacara bendera tidak pernah dilakukan dalam sejarah perjuangan Islam oleh para ulama generasi abad ketiga maupun pada masa sahabat dan Rasulullah.

    Namun, mengingat upacara memberikan banyak sisi positif termasuk meningkatkan jiwa patriotisme dan mensyukuri nikmat Allah, maka pelaksanaannya merupakan bid’ah hasanah (bid’ah yang baik dan membawa pahala.

    Itulah beberapa contoh teks doa upacara serta manfaat pelaksanaan upacara bendera. Supaya berkah, sebaiknya senantiasa mengawali pembacaan doa dengan salam dan syukur kepada Allah SWT.

  • Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah dan Artinya Lengkap

    Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah dan Artinya Lengkap

    Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah dan Artinya Lengkap – Surat Al-Waqiah disebut memiliki banyak keutamaan, salah satunya yaitu untuk memperlancar rezeki. Dengan harapan keinginan diijabah, kita bisa memanjatkan doa setelah membaca surat Al-Waqiah.

    Dalam Al-Qur’an, Surat Al-Waqiah merupakan surat ke-56. Surat yang termasuk golongan surat Makkiyah ini terdiri dari 96 ayat.

    Sejumlah ulama mengatakan bahwa membaca surat A-Waqiah setiap malam dan setelah melaksanakan shalat subuh bermanfaat untuk memudahkan rezeki. Selain itu, ada juga anjuran untuk berdoa setelah membacanya.

    Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah

    Berdoa merupakan amalan baik yang sangat dianjurkan bagi umat muslim. Melalui berdoa, kita juga meminta pertolongan Allah SWT untuk menghadapi berbagai kesulitan yang sedang dihadapi.

    Selain itu, kita juga bisa berdoa untuk memohonkan suatu keinginan, seperti diberikan rezeki lancar. Salah satunya yaitu dengan dzikir surat Al-Waqiah.

    Meski sebenarnya tidak ada doa setelah membaca surat Al-Waqiah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, kita bisa membaca doa dari para ulama.

    Baca juga: Doa Memakai dan Melepas Pakaian Sesuai Sunnah, Latin dan Artinya

    Salah satu doa setelah membaca surat Al Waqiah lengkap yang bisa kita amalkan yaitu doa yang disebutkan dalam Kitab Khalashah Nabawiy oleh Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz.

    Berikut bacaan Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah:

    اَللَّهُمَّ صُنْ وُجُوْهَنَا بِاْليَسَارِ,وَلاَتُوهِنَّابِاْلاِقْتَارِ , فَنَسْتَرْزِقَ طَالِبِيْ رِزْقِكَ وَنَسْتَعْطِفَ شِرَارَخَلْقِكَ وَنَشْتَغِلَ بِحَمْدِ مَنْ اَعْطَانَاوَنُبْتَلَى بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنَاوَاَنْتَ مِنْ وَرَاءِذَلِكَ كُلِّهِ اَهْلُ اْلعَطَاءِ وَاْلمَنْعِ . اَللَّهُمَّ كَمَاصُنْتَ وُجْوُ هَنَاعَنِ السُّجُوْدِاِلاَّلَكَ فَصُنَّاعَنِ اْلحاَجَةِاِلاَّاِلَيْكَ بِجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ وَفَضْلِكَ , يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (ثلاثا) اَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    Bacaan latinnya:

    Allahumma shun wujuhana bil yasar wala tuhinna bil iqtar fanastarziqa tholibi rizqika wa nasta’thifa syiroro kholqika wa nasytaghila bihamdi man a’thona wa nubtala bi zammi man mana’ana wa anta min wara-i zalika ahlul ‘atho-i wal man-‘i

    Allahumma kama shunta wujuhana ‘anis sujudi illa laka fa shunna ‘anil hajati illa ilaika bijudika wa karomika wa fadhlika ya arhamar rohimin wa shollallohu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam

    Artinya: “Ya Allah, jagalah wajah kami dengan kekayaan, dan jangan hinakan kami dengan kemiskinan sehingga kami harus mencari rizki dari para pencari rizki-Mu, dan minta dikasihani oleh manusia ciptaan-Mu yang berbudi buruk dan sibuk memuji orang yang memberi kami dan tergoda untuk mengecam yang tidak mau memberi kami. Padahal Engkau di balik semua itu adalah yang berwenang untuk memberi atau tidak memberi.”

    Baca juga: Inilah Niat Zakat Fitrah untuk Pribadi, Anak & Keluarga dan Artinya

    Doa Setelah Membaca Al-Qur’an

    Selain doa yang termuat dalam Kitab Khalashah Nabawiy, kita juga bisa membaca beberapa doa setelah membaca Al-Qur’an setelah membaca surat Al-Waqiah.

    Doa ini diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Adapun bacaannya yaitu:

    اللهم اجعل لنا من الأمرين رشداً ومن الخطأين عفواً ومن الفقراء يَشْرَحْ صدره ويسر له أمره

    Berikut bacaannya dalam tulisan latin:

    Allahumma ij’al lana min al-amrayni rushdan, wa min al-khatha’ayni ‘afwan, wa min al-fuqara’i yashrah sadruhu wa yassir lahu amruhu.

    Artinya: “Ya Allah, berikanlah kami petunjuk di antara dua hal yang baik, ampunan atas kesalahan, dan berikanlah kelegaan kepada orang-orang miskin dan mudahkanlah urusan mereka.”

    Selain mengucapkan doa dengan lisan, sebaiknya kita juga mendasarinya dengan niat tulus memohon kepada Allah SWT. Ada baiknya lagi jika mengamalkan sambil meresapi arti dari doa tersebut.

    Hadits Mengenai Keutamaan Surat Al-Waqiah

    Banyak umat muslim yang mengamalkan anjuran untuk membaca surat Al-Waqiah untuk meminta kelancaran rezeki. Maka, banyak pula yang mencari tahu mengenai doa setelah membaca Surat Al Waqiah.

    Tidak sedikit pula yang melaksanakan amalan tersebut pada waktu yang tepat membaca surat Al-Waqiah, sebagaimana anjuran ulama.

    Adapun hadis yang menjadi landasan anjuran tersebut yaitu hadits dari al Harits bin Abu Usamah yang berbunyi:

    مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْوَاقِعَةِ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ لَمْ تُصِبْهُ فَاقَةٌ أَبَدًا

    Artinya: “Barangsiapa membaca surat al-Wâqi’ah setiap malam, maka dia tidak akan jatuh miskin selamanya”

    Melansir dari Konsultasi Islam, al Harits bin Abu Usamah mencantumkan hadist tersebut dalam kitab Musnad no.178. Selain itu, hadits yang sama dikeluarkan oleh Ibnu Sunniy dalam kitab Amalul Yaum wal Lailah, no. 674.

    Namun, hadits tersebut telah mendapat hukum lemah oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Silsilah Âhadits Dha’îfah, 286 dan Dha’îf al-Jâmi’, 5773.

    Mengutip Konsultasi Syariah, terdapat banyak hadits yang menyebutkan keutamaan surat Al-Waqiah. Namun, semua hadits tersebut tidak bisa dijadikan hujjah karena sebagian lemah, bahkan ada yang palsu.

    Maka berdasarkan hukum dalilnya, tidak disyariatkan untuk mengamalkan hadits di atas.

    Itulah doa setelah membaca surat Al-Waqiah. Berhubung hadits yang mendasari tidak bisa dijadikan hujjah, maka tidak perlu mengamalkannya seperti waktu yang dianjurkan.

  • Kumpulan Doa Ulang Tahun Bahasa Arab dan Artinya

    Kumpulan Doa Ulang Tahun Bahasa Arab dan Artinya

    Ulang tahun adalah salah satu momen yang berkesan bagi setiap manusia. Untuk merayakannya, kita sebaiknya membaca doa ketika ulang tahun. Apalagi ada banyak doa ulang tahun bahasa Arab yang bisa kita amalkan.

    Ketika membaca doa, sesungguhnya kita sudah bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah SWT berikan. Syukur terhadap keberkahan berupa umur dan juga nikmat berupa kesehatan untuk bisa merayakan ulang tahun. 

    Doa Ulang Tahun Bahasa Arab Lengkap dengan Artinya 

    Sebagai referensi, inilah berbagai doa ulang tahun bahasa Arab yang bisa kita panjatkan ketika hari lahir tiba:

    1. Doa Memohon Kemuliaan 

    Pertama ada doa kemuliaan. Jika ingin mendapatkan kemuliaan ketika hari lahir tiba, inilah doa yang bisa kita panjatkan: 

    رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

    Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a’yuni waj’alnaa lilmuttaqiina imaama.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, Anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami dan anak cucu kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

    Baca juga: Arti Fii Amanillah dan Cara Menjawab Ucapannya

    2. Doa Memohon Kesejahteraan dan Keselamatan 

    Doa ulang tahun berikut ini dapat kita panjatkan untuk memohon limpahan kesejahteraan dan keselamatan dari Allah SWT. Selain itu, di dalam doa ini terdapat permohonan agar mendapatkan berkah rezeki dan kesempatan bertaubat sebelum meninggal. 

    اَللهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

    Allaahumma innaa nas-aluka salaamatan fid diini wa ‘aafiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil ‘ilmi wa barokatan fir rizqi wa taubatan qoblal mauti wa rohmatan ‘indal mauti wa maghfirotan ba’dal mauti.

    Artinya: “Ya Allah kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan keampunan sesudah mati.”

    3. Doa Memohon Keberkahan dan Panjang Umur

    Doa Memohon Keberkahan dan Panjang Umur 

    Jika kita ingin mendapatkan keberkahan dan umur panjang yang bermanfaat, maka bisa memanjatkan doa ulang tahun yang satu ini. Di dalam doa ini juga terkandung permohonan agar bisa senantiasa dekat dengan kebaikan dan jauh dari kejahatan.

    اَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمُورَنَا وَصَحِّحْ أَجْسَادَنَا وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا وَثَبِّتْ إِيْمَانَنَا وَأَحْسِنْ أَعْمَالَنَا وَوَسِّعْ أَرْزَقَنَا وَإِلَى الخَيْرِ قَرِّبْنَا وَعَنِ الشَّرِّ اَبْعِدْنَا وَاقْضِ حَوَائِجَنَا فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالۤاخِرَةِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

    Allahumma thawwil’umurona washah ajsadana wanawir qulubana watsabit imanana wa ahsan u’malana wawasi’ arzaqona wa ilalkhoiri qarabna wa’anisy syahri ab’idna waqdhi khawaijana fid daini wad dunnya wal akhirat innaka ‘ala kuli syai’in qadir.

    Artinya: “Ya Allah panjangkanlah umur kami, sehatkanlah badan kami, terangilah hati kami, kuatkanlah hati kami, baikkanlah amal kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami dengan kebaikan dan jauhkanlah kami dengan kejahatan. Kabulkanlah semua kebutuhan kami dalam agama di dunia maupun di akhirat. Sesungguhnya hanya Engkaulah Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.”

    4. Doa Meminta Banyak Harta dan Anak 

    Selain beberapa doa ulang tahun sebelumnya, ada juga doa yang dapat kita panjatkan saat ingin mendapatkan banyak harta dan banyak anak. Doa ini berasal dari hadist riwayat Imam Al Bukhari. 

    Saat itu Nabi Muhammad SAW pernah mendatangi Ummu Sulaim yang memiliki anak bernama Anas. Ummu Sulaim berujar bahwa anaknya yaitu Anas bersedia dan siap menjadi pelayan Nabi Muhammad SAW. 

    Setelah itu, Nabi mendoakan Anas untuk urusan akhirat dan juga dunianya. Ada dua doa yang Nabi panjatkan ketika itu. Inilah kedua doa tersebut: 

    اللَّهُمَّ ارْزُقْهُ مَالًا، وَوَلَدًا، وَبَارِكْ لَهُ

    Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah rizki padanya berupa harta dan anak serta berkahilah dia dengan nikmat tersebut.” (HR. Bukhari no. 1982 dan Muslim no. 660)

    اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ

    Artinya: “Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, serta berkahilah apa yang engkau karuniakan padanya.” (HR. Bukhari no. 6334 dan Muslim no. 2480)

    Di dalam tersebut, bisa kita ketahui bahwa boleh untuk meminta pada Allah SWT akan berkah yang banyak dalam bentuk harta dan anak. Terdapat anjuran pula untuk mendoakan hal dunia yang lain, tetapi harus disertai keberkahan. 

    Dalam hal ini, maksud berkah adalah kebaikan yang bertambah dan tetap terus ada manfaatnya. Anak dan harta yang banyak bisa memberikan faedah apabila kita bisa memanfaatkan di jalan yang baik. 

    Hal ini sejalan seperti yang dikatakan Ibnu Hajar rahimahullah, “Hadist tersebut menunjukkan bolehnya berdoa meminta banyak anak dan harta kepada Allah SWT. Dan hal ini sama sekali tidak menafikan kebaikan akhirat (ukhrowi).” (Fathul Bari, 4/229).

    Baca juga: Kumpulan Doa Pelunas Hutang dan Amalan Pembuka Pintu Rezeki

    5. Doa Meminta Umur Panjang 

    Doa ulang tahun agar mendapatkan umur yang panjang pun bisa kita ikuti dari Nabi Sulaiman AS. Inilah lafal dan arti dari doa tersebut: 

    رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

    Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi.” (QS. Shad: 35).

    Di dalam doa Nabi Sulaiman AS ini, bisa kita lihat bahwa tidak hanya meminta anugerah kerjaan saja. Akan tetapi, beliau juga memohon ampunan terlebih dahulu kepada Allah SWT. 

    Jika Nabi Sulaiman saja memohon ampunan atau maghfirah dari Allah SWT, hendaknya kita sebagai manusia yang penuh kekurangan pun juga melakukannya. Hal ini juga sangat terkait kepada permintaan terhadap umur yang panjang. 

    Ada dalil yang menyatakan bahwa kita boleh meminta panjang umur kepada Allah SWT. Asalkan, umur tersebut harus dapat kita manfaatkan untuk kebaikan dan hal-hal yang ada di jalan Allah SWT. 

    Hadist tersebut berasal dari Abdurrahman bin Abi Bakroh. Dari ayahnya Abu Bakroh, suatu hari ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah. 

    يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ » قَالَ فَأَىُّ النَّاسِ شَرٌّ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ»

    Artinya: “Wahai Rasulullah, manusia mana yang dikatakan baik?” Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya namun baik amalnya.” “Lalu manusia mana yang dikatakan jelek?”, tanya laki-laki tadi. Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya namun jelek amalnya.” (HR. Tirmidzi no. 2330). 

    Dari hadist ini, bisa kita ketahui bahwa sebaik-baiknya umur adalah yang diisi dengan segala hal dan amalan yang baik. Jika umur penuh dengan kemaksiatan, sesungguhnya umur itu sangat sia-sia dan tidak berfaedah. 

    Cara Menyikapi Ulang Tahun yang Baik Menurut Islam 

    Sesungguhnya sebaik-baiknya ulang tahun adalah yang diisi dengan ibadah dan bentuk syukur kepada Allah SWT. Tidak baik jika ulang tahun justru menjadi tradisi atau kebiasaan yang tidak memiliki faedah dan manfaat di dalamnya. 

    Inilah beberapa cara menyikapi ulang tahun dalam Islam yang bisa kita lakukan:

    1. Ajang Memperbanyak Rasa Syukur dan Sedekah 

    Ketika ulang tahun, hendaknya kita bersyukur sebanyak mungkin kepada Allah SWT atas segala nikmat yang sudah didapat. Masih diberikan nikmat untuk menikmati pertambahan usia dan mensyukuri segala hal yang sudah Allah SWT berikan. 

    Kemudian, alangkah lebih baik jika uang yang kita miliki digunakan untuk bersedekah saja daripada untuk bersenang-senang. Berikanlah sedikit rezeki yang kita miliki kepada orang lain yang kekurangan dan membutuhkan. 

    Seperti contohnya dengan memberikan sejumlah uang, makanan, atau lain sebagainya. Ingat, sesungguhnya kita tidak akan pernah kekurangan dengan memberi kepada orang yang membutuhkan. 

    2. Mohon Ampunan Allah SWT 

    Ulang tahun juga menjadi salah satu momen yang pas untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Sadarilah bahwa umur dan segala kenikmatan yang bisa kita rasakan saat ini sesungguhnya berasal dari Allah SWT. 

    Sebagai manusia, kita memiliki banyak kekurangan dan bisa lalai melakukan dosa atau maksiat. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita banyak memohon ampunan kepada Allah SWT. 

    3. Ingat Kematian 

    Ketika ulang tahun tiba, sesungguhnya ini adalah pengingat bahwa kita semakin dekat dengan kematian. Pada hakikatnya, setiap yang bernyawa pasti akan meninggal juga. Oleh karena itu, persiapkan dengan baik bekal kematian tersebut.

    Karena sesungguhnya ketika telah mati, tidak akan ada seorangpun yang dapat menolong kita semua kecuali amalan yang selama hidup telah kita lakukan. Perbaiki shalat, mengaji, dan berbagai ibadah lainnya. 

    Dengan bekal yang cukup, kita bisa menjadi muslim yang meninggal dengan baik dan bisa masuk surga. Disitulah segala kenikmatan yang kekal dan abadi bisa kita rasakan.

    4. Introspeksi Diri 

    Ketika ulang tahun, kita sebaiknya juga melakukan introspeksi diri karena umur yang kita miliki semakin berkurang. Cobalah untuk bercermin ke diri sendiri mengenai segala perbuatan yang sudah kita lakukan selama hidup.

    Introspeksi dan buat tekad yang kuat untuk memperbaiki apa saja yang masih kurang agar menjadi manusia yang lebih baik. Tidak hanya bermanfaat kepada sesama, tetapi juga semakin baik dari segi ibadah kepada Allah SWT. 

    5. Tingkatkan Keimanan 

    Terakhir, ulang tahun pun bisa menjadi ajang meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Perbaiki ibadah dengan lebih baik agar keimanan semakin meningkat seiring bertambahnya usia. 

    Ingat, sesungguhnya kehidupan yang baik adalah hidup yang penuh dengan kebaikan dan amal shaleh. Dengan begitu, kita akan menjadi hamba yang penuh berkah dan mendapatkan cinta dari Sang Pencipta. 

    Itulah kumpulan doa ulang tahun bahasa Arab sekaligus artinya yang bisa menjadi referensi. Pada dasarnya, ulang tahun adalah momen yang sebaiknya kita sikapi dengan baik dan tidak berlebihan. 

    Ingatlah bahwa seluruh nikmat, usia, dan berkah yang selama ini telah kita peroleh berasal dari Allah SWT. Sudah sewajarnya bahwa kita pun bisa bersyukur terhadap berbagai kenikmatan tersebut.

  • Doa Kejatuhan Cicak, dan Pandangan Hukumnya dalam Islam

    Doa Kejatuhan Cicak, dan Pandangan Hukumnya dalam Islam

    Konon kejatuhan cicak merupakan pertanda akan terkena sial. Maka dari itu, banyak yang ingin tahu tentang doa kejatuhan cicak. Sehingga, saat tidak sengaja kejatuhan cicak kita bisa langsung memanjatkan doa yang tepat. 

    Namun, apakah pertanda tersebut benar?

    Bagaimana hukumnya kejatuhan cicak menurut Islam? Mari cari tahu bersama.

    Doa Kejatuhan Cicak

    Sudah tidak asing bagi orang Indonesia tentang pertanda sial saat tertimpa cicak jatuh. Cicak memang dianggap sebagai hewan pembawa sial. Sehingga banyak yang menganjurkan untuk menghindari. 

    Bahkan ada yang bilang untuk membunuhnya jika sampai kejatuhan. Selain itu, untuk menjauhkan kesialan banyak yang membaca doa kejatuhan cicak.

    Mengutip dari tulisan Luthfi Yanshya dalam buku “Doa-doa Rasulullah Sehari-hari dan Sepanjang Masa”, berikut bacaan doa kejatuhan cicak:

    اَللَّهُمَّ لاَ طَيْرَ إِلاَّ طَيْرُكَ، وَلاَ خَيْرَ إِلاَّ خَيْرُكَ، وَلاَ إِلَـهَ غَيْرُكَ.

    Allohumma laa thoiro illaa thoituka walaa khoiro illa khoiruka, walaa ilaaha ghoiruka.

    Artinya: “Ya Allah! Tidak ada kesialan kecuali kesialan yang Engkau tentukan. Dan tidak ada kebaikan kecuali kebaikan-Mu. Serta tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau.” (HR Ahmad dan Ibnu Sunni).

    Doa tersebut merupakan doa untuk memohon supaya dijauhkan dari kesialan. Bukan hanya karena kejatuhan cicak, doa tersebut dapat kita baca saat merasakan firasat buruk.

    Baca juga: Bacaan Doa Kehilangan Barang: Arab Latin dan Artinya Allah Ganti Lebih Baik!

    Pandangan Tanda Kesialan dalam Islam

    Kejatuhan cicak sebagai pertanda kesialan merupakan mitos yang terkenal di antara masyarakat Indonesia. Sementara, dalam ajaran Islam tidak terdapat mitos. Pasalnya, mitos termasuk larangan yang awalnya merupakan budaya masyarakat jahiliyah.

    Memang benar bahwa terdapat anjuran untuk membunuh cicak dalam Islam. Hal tersebut dikarenakan cicak merupakan hewan fasik yang berpotensi membawa dampak buruk bagi manusia.

    Meski demikian, tidak sepatutnya umat muslim mempercayai mitos kejatuhan cicak.

    Dalam ajaran Islam, percaya pada mitos termasuk perbuatan tathayyur, yang berarti menganggap suatu hal sebagai pembawa kesialan tanpa adanya dalil maupun bukti ilmiah.

    Tathayyur dapat muncul karena menyaksikan tanda-tanda tertentu, baik dari penglihatan, ucapan, maupun perbuatan.

    Para ulama menegaskan bahwa tathayyur termasuk tindakan yang dilarang dalam Islam. Bahkan, disebutkan bahwa perbuatan tersebut termasuk suatu bentuk kesyirikan.

    Hal ini berlandaskan pada hadits dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda:

    اَلطِّيَرَةُ شِرْكٌ، اَلطِّيَرَةُ شِرْكٌ، اَلطِّيَرَةُ شِرْكٌ، وَمَا مِنَّا إِلاَّ، وَلَكِنَّ اللهَ يُذْهِبُهُ بِالتَّوَكُّلِ.

    Artinya: 

    “Thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik, dan setiap orang pasti pernah terlintas dalam hatinya sesuatu dari hal ini. Hanya saja Allah menghilangkannya dengan tawakal kepada-Nya.” (Hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi).

    Selain itu, larangan mengenai thiyarah (beranggapan sial) juga disebutkan dalam hadits lain. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    لاَ عَدْوَى ، وَلاَ طِيَرَةَ ، وَلاَ هَامَةَ ، وَلاَ صَفَرَ

    Artinya: 

    “Tidak dibenarkan menganggap penyakit menular dengan sendirinya (tanpa ketentuan Allah), tidak dibenarkan beranggapan sial, tidak dibenarkan pula beranggapan nasib malang karena tempat, juga tidak dibenarkan beranggapan sial di bulan Shafar.” 

    (HR. Bukhari no. 5757 dan Muslim no. 2220).

    Memiliki perasaan buruk atau firasat merupakan hal yang manusiawi dan terjadi dengan sendirinya. Firasat bukan termasuk hal yang dilarang dalam Islam.

    Namun, alangkah baiknya untuk segera membuang kekhawatiran akibat perasaan tersebut alih-alih mempercayainya.

    Baca juga: 8 Doa agar Jualan Laris Bahasa Arab, Latin dan Artinya

    Cara Menghindari Kesialan

    Daripada khawatir mengenai pertanda dan mitos, umat muslim sebaiknya mengingatkan kembali bahwa sesungguhnya nasib baik maupun buruk datangnya dari Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah.

    فَإِذَا جَاءَتْهُمُ الْحَسَنَةُ قَالُوا لَنَا هَذِهِ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَطَّيَّرُوا بِمُوسَى وَمَنْ مَعَهُ أَلَا إِنَّمَا طَائِرُهُمْ عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

    Artinya: 

    “Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: ‘Itu adalah karena (usaha) kami’. Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. 

    Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al A’raf: 131).

    Maka, untuk menjauhkan kesialan caranya bukan dengan mempercayai pertanda pembawa sial dan mitos. Dalam ajaran Islam cara untuk menjauhkan kesialan yaitu:

    1. Tawakal

    Tawakal merupakan cara paling ampuh bagi umat muslim untuk menghilangkan kepercayaan dari anggapan sial. Pasalnya, dengan bertawakal kita akan lebih banyak mengingat Allah SWT, sehingga kita juga hanya bergantung pada Allah.

    Meningkatkan tawakal juga dianjurkan oleh Syaikh Sholeh Al Fauzan. Dalam I’anatul Mustafid, Beliau berkata:

    “Penyembuh dari beranggapan sial adalah dengan bertawakal pada Allah. Kemudian meninggalkan anggapan sial dan tidak memiliki keraguan lagi dalam hati.”

    Kita dapat mengingat kembali firman Allah SWT.

    وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

    Artinya: 

    “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq: 3).

    2. Mengucapkan Doa

    Ketika mengalami perasaan tidak enak ataupun mendapatkan firasat buruk, segeralah buang jauh-jauh pikiran yang mengarah pada anggapan sial.

    Ingatlah bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT. Mitos dan perkataan orang mengenai kesialan bukan hal yang bisa dipercaya.

    Allah SWT telah berfirman:

    قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

    Artinya: 

    “Katakanlah: ‘tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui hal ghaib kecuali Allah.’ dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS An-Naml 65)

    Oleh karena itu, kita sebaiknya mengucap doa untuk mengingat Allah SWT dan memohon perlindungan-Nya.

    Melansir dari Rumaysho, berikut doa yang dapat kita baca saat mendapatkan hal yang tidak mengenakkan.

    اللَّهُمَّ لاَ يَأْتِى بِالْحَسَنَاتِ إِلاَّ أَنْتَ وَلاَ يَدْفَعُ السَّيِّئَاتِ إِلاَّ أَنْتَ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِكَ

    Allahumma laa ya’ti bilhasanaati illa anta. Wa yadfa’us sayyi-ati illa anta. Wa laa hawla wa laa quwwata illa billah

    Artinya: 

    “Ya Allah, tiada yang dapat mendatangkan kebaikan kecuali engkau. Tidak ada yang dapat menolak bahaya kecuali engkau. Tidak ada daya dan upaya melainkan denganmu.”

    3. Menghindari Perbuatan Buruk

    Segala hal buruk, baik itu berupa musibah seperti bencana, hingga hal-hal kecil seperti kesialan kejatuhan cicak terjadi atas kehendak Allah SWT.

    Namun, ada kalanya saat kesialan atau kemalangan menimpa sebagai azab dari-Nya. Sebagaimana telah dikisahkan dalam Surat Yasin mengenai bencana yang terjadi pada penduduk negeri yang mendustakan utusan Allah.

     قَالُوا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْ ۚ أَئِنْ ذُكِّرْتُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ

    Artinya: 

    “Utusan-utusan itu berkata: ‘Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas’”.

    Selain itu, hal yang sama juga disampaikan dalam firman Allah berikut:

    وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آَمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

    Artinya: 

    “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” 

    (QS. Al A’raf: 96).

    Maka hal yang dapat kita lakukan supaya dijauhkan dari kesialan adalah meningkatkan iman dan takwa, serta menjauhi perbuatan buruk.

    Demikianlah doa kejatuhan cicak dan pandangan mengenai hukumnya dalam Islam. Semoga menjadi pengetahuan yang bermanfaat.

  • Doa Minum Air Zam Zam Latin Arab dan Artinya

    Doa Minum Air Zam Zam Latin Arab dan Artinya

    Umat muslim dianjurkan membaca doa minum air zam zam supaya mendapatkan keberkahan. Simak penjelasan lengkap tentang doanya dalam bahasa latin, arab beserta artinya di artikel ini.

    Masa kepulangan jemaah haji seperti sekarang ini biasanya diwarnai dengan pembagian buah tangan berupa kurma dan air zam zam. Air yang terkenal sebagai air paling suci ini memiliki banyak keistimewaan.

    Bahkan sudah banyak penelitian yang membuktikan manfaat dari air zam zam seperti menurunkan kolesterol, mengurangi kadar asam urat, mengandung banyak mineral baik untuk tubuh hingga sebagai anti-tumor.

    Nah, jika kita ingin meminum air zam-zam, maka perlu untuk menerapkan adab dan sunnah seperti membaca doa. Dengan membaca doa bisa membawa lebih banyak kebaikan saat kita meminumnya.

    Doa Minum Air Zam Zam

    Dalam bahasa Arab, zam zam memiliki arti melimpah ruah. Sumur air zam zam yang terletak pada kawasan Masjidil Haram sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

    Menurut riwayat, penemuan sumber air zam zam pertama kali terjadi saat Siti Hajar berlari bolak balik antara dua bukit, yaitu Shafa dan Marwah.

    Kala itu Siti Hajar sedang kebingungan mencarikan air untuk putranya, Nabi Ismail yang kehausan sementara posisi mereka berada di tengah padang pasing.

    Kemudian, Siti Hajar berlari di antara dua bukit atas petunjuk dari malaikat Jibril untuk mencari sumber air. Saat itulah, air zam zam ditemukan.

    Baca juga: Doa Bercermin Arab, Latin, dan Adab Saat Bercermin

    Menariknya, air zam zam tidak pernah kering atau habis. Sehingga umat muslim mempercayai zam zam sebagai mukjizat dari Allah SWT.

    Penelitian telah membuktikan bahwa air zam zam mengandung berbagai jenis mineral alami kaya manfaat. Kandungan tersebut membuat air paling murni ini berkhasiat menyembuhkan penyakit.

    Hal tersebut juga berlandaskan hadits berikut:

    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam pernah menyatakan:

    مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

    Bahasa latin: Màu Zamzama Lima Syuriba Lah

    Artinya, “Air zam-zam berkhasiat sebagaimana tujuan peminumnya” (HR. Ibnu Majah 3053 dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Irwa Al Ghalil no 1123)

    Dari hadits tersebut, terpapar jelas bahwa tujuan orang yang minum zam zam berkaitan erat dengan khasiatnya. Dengan kata lain, niat dan doa ketika minum air zam zam sangat penting jika kita ingin memperoleh manfaat.

    Berikut bacaan doa minum air zam zam latin arab dan artinya:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَامٍ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Adapun bacaan latinnya yaitu:

    Allahumma inni as’aluka ilman naafi’an, wa rizqan waasi’an, wasyifaa-an min kulli daa-in, wa saqamin birahmatika yaa arhamarraahimiin.

    Artinya:

    “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan dari tiap penyakit dengan rahmatMu. Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

    Sebagai informasi, doa minum air zam zam tersebut bukan berasal dari perkataan Rasulullah, melainkan doa yang Ibnu Abbas ucapkan saat meminum air zam zam. Meski begitu, doa ini banyak digunakan oleh ulama dan kalangan sahabat.

    Melansir dari halaman Muslim, terdapat dua hal utama yang perlu kita perhatikan saat minum air zam-zam, yaitu niatan yang baik dan berdoa kepada Allah setelah minum.

    Adab Minum Air Zam Zam

    Adab Minum Air Zam Zam

    Setelah mengetahui doa minum air zam zam dan artinya, alangkah baiknya apabila kita mempraktekkan adab yang tepat.

    Adapun adab yang perlu kita perhatikan saat minum air zam zam yaitu sebagai berikut:

    1. Menghadap ke Arah Kiblat

    Pertama, posisi tubuh sebaiknya menghadap ke arah kiblat, seperti saat sedang shalat.

    2. Meminum Sesuai Cara Nabi

    Nabi Muhammad SAW menggunakan cara minum dalam tiga nafas, kemudian melepas mulut dari gelas, lakukan sebanyak 3 kali.

    Menurut sabda Nabi, “cara tersebut lebih memuaskan, lebih bermanfaat untuk mengobati haus, lebih nikmat dan lebih mudah dicerna” (HR. Muslim 2028).

    3. Membaca Basmalah

    Muslim dianjurkan untuk membaca basmalah setiap kali hendak melakukan sesuatu. Hal ini juga sebaiknya kita terapkan saat minum air zam zam. Caranya ialah dengan mengucap Bismillah setiap kali minum.

    4. Mengucap Hamdalah

    Sebagaimana anjuran membaca basmalah saat memulai, umat muslim sebaiknya mengucap hamdalah setelah selesai.

    Maka saat minum air zam-zam, kita sebaiknya mengucapkan Alhamdulillah pada setiap kali menghela nafas.

    5. Menggunakan Tangan Kanan

    Salah satu ajaran Islam yaitu membiasakan menggunakan tangan kanan untuk makan dan minum. Jadi, jangan sampai lupa untuk minum air zam zam dengan tangan kanan.

    Perlu kita ingat bahwa menggunakan tangan kiri untuk makan dan minum seperti meniru kebiasaan setan.

    Baca juga: 8 Arti Mimpi Hamil dalam Islam, Sebuah Pertanda Baik?

    6. Minum Hingga Kenyang

    Terdapat anjuran bagi umat muslim untuk memperbanyak minum air zam-zam. Anjuran ini berlandaskan pada sebuah hadits riwayat Ibnu Majah, yang berbunyi:

    Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Sesungguhnya tanda yang membedakan antara kita dan orang orang munafik adalah mereka tidak pernah meminum air zam zam hingga kenyang.”

    7. Membaca Doa Setelah Selesai Minum

    Para ulama mempercayai bahwa doa yang mustajab yaitu doa yang kita panjatkan setelah selesai minum air zam zam.

    Hal tersebut berlandaskan dari hadits shahih yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas bin ‘Abdul Muthollib dalam riwayat Bukhari,

    سقيت رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏من زمزم وهو قائم

    “Aku pernah memberikan minum air zam-zam pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau meminumnya sambil berdiri.”

    Kita bisa membaca doa minum air zam-zam yang diucapkan oleh Ibnu Abbas maupun doa minum air zam zam lain sebagaimana para ulama panjatkan.

    Manfaat Air Zam Zam

    Sebagai air paling murni, zam zam aman untuk kita konsumsi secara langsung. Selain sumbernya tidak pernah kering, air zam zam juga merupakan air yang berbarokah.

    Hal ini sesuai dengan hadits shahih riwayat Imam Muslim, bahwa Nabi Muhammad menyebutkan:

    إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ، إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ

    “Sesungguhnya air zam-zam itu berbarakah, dan sebaik-baik makanan”

    Sementara ada pula hadits shahih lain yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah menggunakan air zam zam untuk mengobati penyakit.

    Berikut bunyi hadist tersebut:

    حَمَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الأَدَاوَى وَالْقِرَبِ وَكَانَ يَصُبُّ عَلَى الْمَرْضَى وَيَسْقِيهِمْ

    Artinya: “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah membawa air zam-zam dalam botol atau tempat air. Ada orang yang tertimpa sakit, kemudian Beliau menyembuhkan dengan air zam-zam.” (HR Al Baihaqy).

    Terlebih lagi, Rasulullah juga bersabda:

    “Air zam-zam tergantung orang yang meminumnya.”

    Kemajuan ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa air zam zam tidak mengandung kuman dan bakteri sama sekali. Selain itu, air zam zam mengandung mineral bermanfaat dalam konsentrasi tinggi.

    Di antara manfaat air zam-zam yakni untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit, membantu regenerasi kulit, mengampuni dosa-dosa, dan mewujudkan hal yang kita niatkan.

    Setelah mengetahui manfaatnya, sayang sekali jika kita melewatkan baca doa minum air zam zam.

    Itulah doa minum air zam zam serta adab yang perlu kita terapkan saat meminumnya. Semoga dengan mengucap doa dan menerapkan adab yang tepat, kita bisa memperoleh keberkahan Allah SWT.

  • Doa Ketika Mimpi Buruk Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

    Doa Ketika Mimpi Buruk Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

    Ketika sedang tidur, ada kalanya seseorang bermimpi. Bermimpi banyak hal, baik itu kejadian menyenangkan ataupun menyedihkan. Mimpi menyedihkan yang tergolong buruk perlu kita cari solusinya, salah satunya dengan membaca doa ketika mimpi buruk.

    Sebagai seorang muslim, meminta perlindungan kepada Allah merupakan hal yang wajib.

    Apalagi mimpi buruk biasanya berasal dari godaan setan yang membuat kita akan semakin gelisah atau tidak tenang.

    Doa Ketika Mimpi Buruk

    Mimpi buruk yang membawa dampak negatif tentu harus segera kita atasi. Mimpi buruk bisa menyebabkan kondisi seseorang menjadi cemas, tekanan mendalam dan bahkan rasa ketakutan.

    Untuk itu, jika kita mengalami mimpi buruk bisa langsung meminta perlindungan kepada Allah melalui doa mimpi buruk. Inilah beberapa doa yang bisa kita panjatkan yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah:

    1. Doa Pertama

    Riwayat doa pertama ini dari Ibnu Sunni. Bacaan doa ini menjadi anjuran ketika kita mengalami mimpi buruk, berikut doa ketika mimpi buruk dan artinya tersebut:

    هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

    Latinnya, “Huwallahu, allahu rabbi, la syarika lahu. A’udzu bikalimatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ibadihi wamin hamazatis syayatini wa an yahdhuruni.”

    Artinya: “Dialah Allah, Allah Tuhanku. Tidak sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.”

    2. Doa Kedua

    Doa ketika mimpi buruk selanjutnya yaitu riwayat oleh Ibnu Sunni. Inilah doa yang bisa kita ucapkan dengan keyakinan atas pertolongan dan perlindungan Allah SWT.

    أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَان وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ

    Doa ketika mimpi buruk latin, “Allahumma inni a’udzubika min ‘amalis syaithoni wa sayyiatil ahlam.”

    Artinya, “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi.”

    Anjuran dan Sunnah Rasulullah Ketika Mimpi Buruk

    Sebagai seorang muslim, tentu Rasulullah SAW menjadi panutan manusia di muka bumi. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang Rasulullah SAW ajarkan ketika seseorang mengalami mimpi buruk :

    1. Meludah Kekiri 3 Kali

    Ada banyak hadits yang menerangkan secara jelas akan hal tersebut. Sebagaimana jika seseorang bermimpi buruk, sebaiknya meludah ke kiri sebanyak 3 kali. Salah satunya dari Imam Nawawi yang menjelaskan dalam kitab Al-Adzkar halaman 92.

    Pada kitab tersebut menjelaskan bisa dengan meniup tanpa mengeluarkan ludah.

    “Mimpi yang baik bersumber dari Allah. Dan mimpi buruk datangnya dari setan. Maka barangsiapa bermimpi yang dibenci (mimpi buruk), hendaklah ia meludah ke kiri sebanyak tiga kali dan mohon perlindungan kepada Allah dari setan. Maka sesungguhnya mimpi itu tidak akan membahayakan.” (Muttafaq Alaih).

    Selain itu, juga ada hadits riwayat Muslim yang menjelaskan sebagai berikut :

    “Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaknya ia meludah kekiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan setan tiga kali…..”

    Baca juga: Ayat Kursi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Manfaat, dan Keutamaannya

    2. Meminta Perlindungan dan Pertolongan Kepada Allah SWT

    Selanjutnya, Rasulullah mengajarkan seorang muslim jika mengalami mimpi buruk hendaknya minta perlindungan dan pertolongan kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, caranya dengan membaca doa ta’awudz sebanyak tiga kali.

    “A’udzu billahi minasy syaithanir rajim.”

    Yang artinya, “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

    3. Menjalankan Sholat

    Selain membaca ta’awudz meminta perlindungan dan pertolongan kepada Allah melalui ucapan sebagai doa ketika mimpi buruk. Kita harus mengerjakan sholat untuk menghindari perasaan tidak tenang.

    Ketika shalat, kita bisa memperbanyak bacaan istighfar. Sebelum itu, tentu kita harus mengambil air wudhu terlebih dahulu untuk menjaga diri dari gangguan setan. Barulah tunaikan sholat dengan hati yang tenang dan khusuk.

    “Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah. Kemudian, sholatlah….” (HR. Muslim)

    4. Mengubah Posisi Tidur

    Selanjutnya mengubah posisi tidur setelah bacaan doa ketika mimpi buruk kita baca. Mengubah posisi tidur dari posisi semula, tentu hal ini bisa dilakukan ketika ingin melanjutkan tidur.

    Dari Jabir radhiallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Jika kalian mengalami mimpi yang dibenci (mimpi buruk) hendaklah meludah ke sebelah kiri tiga kali dan memohon perlindungan dari Allah dari godaan setan tiga kali, kemudian mengubah posisi tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim)

    5. Tidak Perlu Cerita kepada Orang Lain

    Jika kita bermimpi buruk sebaiknya kita tidak menceritakan mimpi tersebut kepada orang lain. Alasannya mungkin saja bisa membuat orang lain khawatir dan takut akan mimpi itu juga. Lebih baik kita langsung memanjatkan doa ketika mimpi buruk sesuai sunnah saja.

    “Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada seorang pun, niscaya mimpi itu tidak membahayakan.” (HR. Al-Bukhari)

    6. Tidak Boleh Menafsirkan Mimpi Secara Negatif

    Etika baiknya kita tidak boleh berprasangka sendiri atas mimpi tersebut. Sehingga, tidak boleh menafsirkan mimpi baik menafsirkan sendiri ataupun meminta bantu orang lain.

    Akhirnya langkah terbaik dengan kita mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk meminta pertolongan dan perlindungan dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Mendekatkan diri kepada Allah merupakan solusi jalan terbaik untuk setiap masalah.

    “Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta’birkan atau ditafsirkan, jika dita’birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi.” (HR. Ibnu Majah: shahih)

    Itulah bacaan doa ketika mimpi buruk dan beberapa sunnah yang Rasulullah SAW kerjakan ketika bermimpi buruk. Mulai dari meludah ke kiri sebanyak tiga kali, selanjutnya membaca ta’awudz, melanjutkan sholat.

  • Doa Bercermin Arab, Latin, dan Adab Saat Bercermin

    Doa Bercermin Arab, Latin, dan Adab Saat Bercermin

    Islam mengajarkan keutamaan menjaga akhlak yang baik dalam setiap tindakan. Salah satu contohnya dapat kita lihat dalam doa bercermin.

    Bagi muslim, bercermin bukan sekedar cara mengecek penampilan. Melainkan juga menjadi pengingat untuk mengenali diri dan bersyukur pada Allah SWT.

    Mari simak lebih lanjut mengenai doa ketika bercermin dan adab yang tepat.

    Doa Ketika Bercermin

    Bercermin termasuk dalam rutinitas sehari-hari yang biasa dilakukan sebelum beraktivitas. Cermin membantu untuk memperhatikan penampilan dengan pantulan diri yang terefleksi.

    Pantulan tersebut menunjukkan bagaimana Allah SWT telah menciptakan paras tampan, cantik, dan tubuh yang bagus.

    Semua karunia fisik tersebut hendaknya disertai dengan keindahan batin, yang berupa akhlak yang baik.

    Dengan demikian, kamu tidak hanya tampan atau cantik di luar, namun juga memancarkan kebaikan sehingga akan makin banyak orang yang menyayangimu.

    Dalam Islam, terdapat beberapa doa bercermin dan berpakaian yang bisa kamu amalkan.

    Berikut doa bercermin dalam bahasa Arab yang umum digunakan:

    اللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي

    Sedangkan doa bercermin dalam bahasa latin yaitu:

    Allahumma kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqi.

    Artinya: “Ya Allah, sebagaimana Engkau baguskan tubuhku, maka baguskanlah akhlakku.”

    Doa tersebut berasal dari hadist shahih riwayat Ibnu Hibban, Al Baihaqi, dan Abu Ya’la.

    Baca juga: 8 Arti Mimpi Hamil dalam Islam, Sebuah Pertanda Baik?

    Dengan membaca doa tersebut, diharapkan umat muslim mengingat untuk bersyukur atas karunia Allah. Selain itu, dalam doa itu juga meminta supaya memiliki akhlak yang baik.

    Selain mengamalkan doa bercermin, akan lebih baik lagi jika kamu juga membaca doa berpakaian. Berikut bacaan doa saat berpakaian:

    الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى كَسَانِى هَذَا الثَّوْبَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ

    Berikut bacaan doa dalam tulisan latin:

    Alhamdulillahilladzi kasaaniy hadzats tsauba wa rozaqonihi min ghoiri hawlin minniy wa laa quwwatin

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya tanpa daya dan kekuatan dariku.” (HR. Abu Daud no. 4023. Hasan)

    Seperti doa saat bercermin, doa saat berpakaian juga menjadi pengingat bagi umat muslim untuk bersyukur kepada Allah SWT. Namun, ternyata doa tersebut juga memiliki keutamaan lain.

    Melansir dari Rumaysho, membaca doa berpakaian memiliki keutamaan ghufiro lahu maa taqoddama min dzanbih. Artinya, akan diampuni dosa yang telah lalu.

    Bacaan doa ketika bercermin

    Keutamaan Doa Bercermin

    Sebagaimana setiap doa, membaca doa ketika bercermin juga membawa berbagai keutamaan, meliputi:

    1. Meningkatkan Rasa Syukur

    Membaca doa ketika bercermin dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmatnya. Pasalnya, penampilan dan keindahan fisik yang terlihat saat bercermin merupakan pemberian Allah.

    Dengan mengingat rasa syukur, kamu juga dapat terhindar dari perasaan sombong karena memiliki fisik yang cantik.

    2. Menjunjung Keindahan

    Dalam hadis disebutkan bahwa Allah mencintai keindahan. Maka, dengan membaca doa saat bercermin, umat muslim mengingat bahwa keindahan rupa yang dimiliki merupakan karunia pemberian Allah SWT.

    Sudah sewajarnya umat muslim menjaga keindahan tersebut dengan tampil rapi dan bersih.

    3. Menjauhkan Keburukan dan Mendatangkan Kebaikan

    Berdoa ketika bercermin akan menjauhkan keburukan. Sebagaimana berhias, saat bercermin kamu dapat memperbaiki penampilan sehingga lebih rapi.

    Selain itu, membaca doa juga akan mendatangkan pahala dan kebaikan. Saat membaca doa kamu juga memohon untuk diberikan akhlak yang baik. Dengan kebaikan akhlak, kamu juga akan mendapatkan lebih banyak kebaikan lain.

    Adab Saat Bercermin

    Biasanya, bercermin dilakukan untuk menata penampilan sebelum memulai kegiatan. Dalam Islam, hukum bercermin adalah mubah. Sehingga siapa saja, baik pria maupun wanita boleh bercermin.

    Meskipun tidak ada larangan, kamu perlu memperhatikan adab saat mematut diri di depan cermin.

    Mari pelajari apa saja adab bercermin yang sesuai dengan sunnah nabi:

    1. Niat yang Baik

    Pertama-tama, pastikan kamu memiliki niat yang baik saat bercermin. Maksudnya yaitu niat yang murni untuk menyenangkan Allah SWT.

    Bercermin sebagai rangkaian berhias atau berdandan hendaknya bertujuan untuk merawat diri agar tampil bersih dan rapi selama menjalani aktivitas.

    2. Membaca Doa

    Adab berikutnya yang perlu kamu terapkan yaitu membaca doa saat bercermin. Islam menganjurkan umatnya untuk berdoa sebelum dan selama melakukan setiap aktivitas.

    Doa bercermin untuk wanita maupun pria sama. Kamu bisa menghafalkan bacaan doa dan membacanya setiap kali hendak bercermin sesuai tuntunan sunnah.

    Dengan membaca doa tersebut, umat muslim akan mengingat untuk mensyukuri nikmat Allah, termasuk wajah dan fisik.

    3. Tidak Berlebihan

    Adab bercermin selanjutnya ialah menghindari melakukan dengan berlebihan. Seperti halnya saat berhias, bercermin sebaiknya kamu lakukan dengan sewajarnya saja.

    Hindari berhias dan bercermin berkali-kali. Selain itu, sebaiknya kamu juga tidak berlama-lama saat bercermin.

    Pasalnya, bercermin terlalu lama bisa menimbulkan perasaan tidak puas pada penampilan. Penyebabnya tidak lain adalah sifat manusia yang cenderung merasa kurang. Misalnya, merasa hidung kurang mancung atau mata kurang besar.

    Nah, perasaan yang demikian dapat membuat kita kurang bersyukur pada nikmat Allah SWT.

    4. Menghindari Tabarruj

    Tabarruj artinya perbuatan atau penampilan yang memancing perhatian orang lain. Ajaran Islam mengharamkan tabarruj karena dapat mengganggu ketertiban sosial dan memicu godaan menyesatkan, bahkan dapat mengundang kejahatan.

    Maka dari itu, umat muslim perlu memperhatikan batas-batas kesopanan saat berdandan. Salah satu contohnya ialah menggunakan riasan yang sederhana dan tidak berlebihan.

    Selain itu, muslim dianjurkan untuk menjaga aurat. Maka, kamu sebaiknya menghindari mengenakan pakaian yang mengekspos bagian tubuh. Contohnya, celana ketat.

    5. Tetap Rendah Hati

    Sikap rendah hati termasuk dalam adab bercermin yang penting untuk umat muslim terapkan. Artinya, kamu sebaiknya tidak terlalu bangga hingga menjadi sombong karena memiliki wajah yang tampan atau cantik.

    Ingatlah bahwa wajah tersebut merupakan nikmat pemberian Allah SWT. Kamu harus bersyukur telah mendapatkan nikmat tersebut sambil tetap rendah hati. Apalagi, Allah membenci orang yang bersifat sombong.

    6. Menggunakan Produk Halal

    Mengingat bercermin biasanya termasuk dalam rangkaian berdandan, kamu juga sebaiknya mencermati produk yang digunakan.

    Baik berupa produk perawatan maupun kosmetik, pastikan bahwa produk tersebut tidak mengandung bahan haram. Contoh bahan haram yang sering terkandung dalam produk perawatan dan kosmetik yaitu alkohol dan bahan hewani.

    Kamu bisa mengecek bahan-bahan produk pada kemasan. Atau bisa juga memilih produk yang telah mendapatkan sertifikasi halal.

    7. Menjaga Kebersihan

    Islam menganjurkan tindakan untuk menjaga kebersihan. Maka saat bercermin, tidak hanya kebersihan tubuh setelah berdandan yang perlu kamu perhatikan. Namun juga kebersihan lingkungan sekitar.

    Jangan sampai kamu sibuk mempercantik penampilan, tapi membiarkan ruangan tempat berdandan kotor dan berantakan.

    Setelah selesai berdandan dan memastikan penampilanmu rapi, sebaiknya bersihkan dan rapikan kembali ruangan sekitar kamu.

    Itulah doa bercermin dan adab yang perlu kamu terapkan saat bercermin. Meskipun termasuk amalan sederhana, membiasakan membaca doa saat bercermin dapat mendatangkan kebaikan.