Author: Arya Wirawan

  • Doa Malam Lailatul Qadar dan Amalan di malam Lailatul Qadar, Yuk Amalkan!

    Doa Malam Lailatul Qadar dan Amalan di malam Lailatul Qadar, Yuk Amalkan!

    Doa malam lailatul qadar adalah doa yang bisa kamu amalkan saat bulan Ramadhan. Lebih tepatnya ketika malam lailatul qadar tiba. Pada malam tersebut, kamu bisa memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk mendapatkan keutamaan malam lailatul qadar.

    Diketahui bahwa malam lailatul qadar adalah malam yang lebih mulia dari seribu bulan. Hal tersebut dibuktikan dalam surat Al-Qadr ayat 1-5, Allah SWT berfirman:

    ١ الْقَدْرِ لَيْلَةِ فِيْ اَنْزَلْنٰهُ اِنَّآ

    ٢ الْقَدْرِۗ لَيْلَةُ مَا اَدْرٰىكَ وَمَآ

    ٣ شَهْرٍۗ اَلْفِ مِّنْ خَيْرٌ ەۙ الْقَدْرِ لَيْلَةُ

    ٤ اَمْرٍۛ كُلِّ مِنْ رَبِّهِمْۚ بِاِذْنِ تَنَزَّلُ فِيْهَا وَالرُّوْحُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ

    ٥ الْفَجْرِ مَطْلَعِ حَتّٰى ۛهِيَ سَلٰمٌ

    Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam lailatul qadar, tahukah engkau apakah malam lailatul qadar itu ? Malam lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala urusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar.” (QS Al Qadr: 1-5).

    Dan malam lailatul qadar berada di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, lebih tepatnya pada malam ganjil. Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

    تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ

    Artinya: “Carilah malam lailatul qadar di (malam ganjil) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR Bukhari dan Muslim).

    Doa Malam Lailatul Qadar

    Berikut doa malam lailatul qadar beserta artinya:

    1. Doa malam lailatul Qadar menurut riwayat Imam At-Tirmidzi

    عَنِّي فَاعْفُ اَلْعَفْوَ تُحِبُّ كَرِيمٌ عَفُوٌّ إِنَّكَ اَللَّهُمَّ

    Bacaan latin: Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah).

    Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”

    Adapun berikut bunyi hadis riwayat Imam At-Tirmidzi:

    وَعَنْ عائشة رضي الله عنها: قالت: «قلت: يا رسولَ الله إِنْ وَافَقْتُ ليلةَ القَدْرِ ، ما أَدْعُو قال: قُولي: اللهم إنك عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فاعْفُ عَنِّي» أخرجه الترمذي

    Artinya: “Dari sayyidah Aisyah ra, ia bercerita, ia pernah bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku kedapatan menjumpai lailatul qadar, bagaimana doa yang harus kubaca?’ Rasulullah saw menjawab, ‘Bacalah, ‘Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī,”” (HR At-Tirmidzi).

    Baca juga: Doa Menghilangkan Pikiran Kotor dalam Islam, Pikiran Kembali Bersih

    2. Doa malam lailatul Qadar menurut riwayat lima Imam hadis kecuali Abu Dawud

    Doa malam lailatul qadar

    عَنِّي فَاعْفُ اَلْعَفْوَ تُحِبُّ عَفُوٌّ إِنَّكَ اَللَّهُمَّ

    Bacaan latin: Allāhumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah).

    Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”

    Adapun berikut bunyi riwayat hadis lima Imam hadis kecuali Abu Dawud:

    وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: قُلْتُ يَا رَسُولَ اَللَّهِ: أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيَّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ اَلْقَدْرِ, مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ: “قُولِي: اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي” رَوَاهُ اَلْخَمْسَةُ غَيْرَ أَبِي دَاوُدَ, وَصَحَّحَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ وَالْحَاكِمُ

    Artinya: “Dari sayyidah Aisyah ra, ia bercerita, ia pernah bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika aku mengerti sebuah malam itu adalah lailatul qadar. Bagaimana doa yang harus kubaca?’ Rasulullah saw menjawab, ‘Bacalah, ‘Allāhumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī’” (HR lima imam hadis kecuali Imam Abu Dawud. Hadis ini diakui shahih oleh Imam A-Tirmidzi dan Al-Hakim).

    5 Amalan di Malam Lailatul Qadar

    1. Memperpanjang sholat malam

    Amalan yang bisa kamu lakukan di malam lailatul qadar adalah melaksanakan sholat malam atau qiyamul lail. Hal ini sesuai dengan hadis yang artinya:

    Artinya: “Barang siapa yang bangun menegakkan salat malam di malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mencari ridha Allah maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.” (HR Bukhari dan Muslim).

    Selain itu, Nabi Muhammad SAW terbiasa memperpanjang sholat malam pada saat memasuki sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan. Berdasarkan hadis di bawah ini:

    Artinya: “Rasulullah SAW biasa ketika memasuki sepuluh Ramadan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR Bukhari dan Muslim).

    2. Menghadiri sholat berjamaah

    Amalan selanjutnya adalah sholat berjamaah, yakni sholat isya dan subuh secara berjamaah. Hal tersebut bersumber dari Abu Maryam Kautsar Amru dalam buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadan.

    Ulama besar Imam Syafi’i dalam Latha-if Al-Ma’arif pernah berkata, orang yang menghadiri sholat Isya dan Subuh berjamaah sudah termasuk dalam bagian orang-orang yang menghidupkan malam Lailatul Qadar. Ia berkata:

    Artinya: “Siapa yang menghadiri salat Isya dan sholat Subuh pada malam Lailatul Qadar maka ia telah mengambil bagian dari malam tersebut.”

    Pernyataan Imam Syafi’i di atas disandarkan dari sabda Rasulullah SAW yang diceritakan oleh Utsman bin Affan RA. Rasulullah SAW bersabda,

    Artinya: “Siapa yang menghadiri salat Isya berjamaah, maka baginya pahala salat separuh malam. Siapa yang melaksanakan salat Isya dan Subuh berjamaah, maka baginya pahala salat semalam penuh.” (HR Muslim dan Tirmidzi).

    Baca juga: Hukum dan Cara Mengqodho Sholat Fardhu yang Terlewat Sesuai Syariat

    3. Membaca doa lailatul qadar

    Saat malam lailatul qadar tidak afdhol jika tak membaca doa lailatul qadar. Bacaan doa lailatul qadar tujuannya supaya diberi permohonan agar mendapat keselamatan dunia dan akhirat.

    Doa yang dimaksud adalah doa Lailatul Qadar yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Imam Nasa’i, dan Imam Ibnu Majah dalam Kitab Riyadhus Shalihin oleh Imam an-Nawawi. Berikut bacaan doa lailatul qadar

    عَنِّي فَاعْفُ الْعَفْوَ تُحِبُّ عَفُوٌّ إِنَّكَ اللَّهُمَّ

    Bacaan latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwan fa’fu ‘anni.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau suka memberi maaf, maka maafkan aku.”

    Bacaan doa Lailatul Qadar tersebut merupakan potongan dalam hadits yang dikisahkan dari istri Rasulullah SAW, Aisyah RA. Ia pernah berkata:

    Artinya: “Wahai Rasulullah, bagaimana bila aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?” Beliau (Rasulullah SAW) menjawab, “Ucapkanlah, Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya, Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan suka memberi maaf, maka maafkanlah aku).’” (HR Tirmidzi).

    4. Itikaf di Masjid

    Itikaf merupakan ibadah dengan berdiam diri di masjid. Berdia diri yang dimaksud adalah tidak keluar masjid dikarenakan sibuk melaksanakan berbagai kegiatan ibadah, seperti sholat wajib dan Sunnah.

    Itikaf juga menjadi salah satu amalan malam lailatul qadar yang bisa kamu lakukan.


    Pengamalan itikaf pada malam Lailatul Qadar didasarkan dari hadits yang diceritakan Aisyah RA. Dikisahkan, Nabi Muhammad SAW melakukan itikaf selama 10 hari terakhir bulan Ramadan. Di bawah ini adalah hadisnya:


    Artinya: “Nabi SAW melakukan itikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadan, (beliau melakukannya) sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan itikaf setelah beliau wafat.” (HR Muslim).

    Itulah ringkasan mengenai doa malam Lailatul Qadar beserta amalan sunnah yang bisa dilakukan pada malam ganjil bulan Ramadhan.

    Mari berlomba meraih kemuliaan malam yang lebih baik dari seribu bulan ini.

  • Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    Apakah kamu tahu doa ketika mendengar suara burung di malam hari? Seperti yang kita tahu bahwa suara burung terutama di malam hari berkaitan dengan hal-hal mistis.

    Dilansir dari berbagai sumber, suara hewan yang terdengar pada tengah malam, tepat jam 12 ke atas merupakan sinyal terbukanya pintu langit. Terlebih, suara burung yang berkicau di malam hari juga menandakan akan datangnya peristiwa gaib.

    Untuk itu, kita sebagai umat muslim disarankan untuk melaksanakan ibadah ketika mendengarnya, seperti sholat tahajud, mengaji atau doa-doa khusus yang akan dijelaskan di bawah ini.

    3 Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    1. Membaca surat ayat kursi

    Doa pertama yang bisa kamu amalkan adalah membaca ayat kursi. Dengan doa ini, kamu bisa meminta perlindungan dan memohon agar diberikan ketenangan oleh Allah SWT.

    Tak hanya itu, doa ini juga bisa membantu kita untuk mendapatkan kekuatan dan ketenangan jiwa saat mendengar suara burung di malam hari. Berikut bacaan surat ayat kursi dan artinya:

    ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ

    وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ

    وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ

    ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

    Bacaan latin: Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ‘ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm.

    Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

    2. Membaca surat Al-Baqarah

    Saat kita mendengar suara burung di malam hari, ada banyak macam doa yang bisa kita amalkan untuk mendapatkan perlindungan, bimbingan dan berkat dari Allah SWT. Salah satunya adalah surat Al-Baqarah.

    Dengan membaca surat Al-Baqarah, dapat membantu kita untuk menenangkan pikiran dan supaya menjadi lebih fokus.

    3. Membaca surat An-Nas dan Al-Falaq

    Doa yang terakhir adalah surat An-Nas dan Al-Falaq. Surat-surat tersebut dapat membantu kita untuk mendapatkan bimbingan dan perlindungan oleh Allah SWT dari kejahatan yang mengintai.

    A. Bacaan surat An-Nas dan artinya

    ١ قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ

    ٢ مَلِكِ النَّاسِۙ

    ٣ اِلٰهِ النَّاسِۙ

    ٤ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ

    ٥ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ

    ٦ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

    Bacaan latin:

    1. Qul a’ụżu birabbin-nās.
    2. Malikin-nās.
    3. Ilāhin-nās.
    4. Min syarril-waswāsil-khannās.
    5. Allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās.
    6. Minal-jinnati wan-nās.

    Artinya:

    1. Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
    2. Raja manusia,
    3. Sembahan manusia,
    4. Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
    5. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
    6. Dari (golongan) jin dan manusia.

    B. Bacaan surat Al-Falaq dan artinya

    ١ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ

    ٢ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ

    ٣ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

    ٤ وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ

    ٥ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

    Bacaan latin:

    1. qul a’ụżu birabbil-falaq
    2. min syarri mā khalaq
    3. wa min syarri gāsiqin iżā waqab
    4. wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad
    5. wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

    Artinya:

    1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
    2. Dari kejahatan makhluk-Nya,
    3. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
    4. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
    5. Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

    2 Cara Mengamalkan Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    1. Sholat tahajud

    Seperti yang telah dijelaskan di awal bahwa ketika mendengar suara burung di malam hari, alangkah lebih baiknya kita melaksanakan ibadah sholat Sunnah tahajud untuk meminta perlindungan oleh Allah SWT.

    Tak hanya itu, sholat tahajud juga bisa memberikan kita ketenangan jiwa dan membuat pikiran kita menjadi lebih fokus serta menghindari pikiran-pikiran negatif.

    Terkadang, ketika kita mendengar suara burung di malam hari, hati kita menjadi gelisah dan tidak tenang.

    Beberapa yang menjadi penyebabnya adalah kita terlalu percaya dengan berbagai mitos yang beredar, seperti pertanda kematian, akan terjadinya musibah besar dan jelmaan dari penyihir ketika mendengar suara burung di malam hari.

    Untuk itu, sholat tahajud-lah jika ingin menenangkan pikiran sekaligus berdoa meminta perlindungan pada Allah SWT.

    2. Berdoa dengan khusyuk

    Cara selanjutnya yaitu berdoa dengan khusyuk. Sebenarnya tak hanya doa ketika mendengar suara burung di malam hari saja, melainkan setiap doa yang kita amalkan, perlu dilakukan dengan tulus atau khusyuk.

    Terlebih, doa ini memiliki makna untuk menangkan hati. Berdoa dengan khusyuk juga dapat membawa pikiran kita ke hal yang lebih positif.

    Sampai pada akhir artikel ini, sudah tahu kan doa ketika mendengar burung di malam hari. Semoga membantu.

  • Bacaan Doa Agar Cepat Haid dan Tips Lancarkan Haid

    Bacaan Doa Agar Cepat Haid dan Tips Lancarkan Haid

    Doa agar cepat haid bisa kamu amalkan ketika siklus menstruasi sedang tidak teratur. Haid yang tidak lancar memang terkadang membuat wanita cemas. Sudah melakukan berbagai cara, namun darah haid tidak kunjung keluar.

    Salah satu cara mempercepat keluarnya darah haid adalah dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Hal ini dikarenakan umat muslim percaya kalau darah haid yang keluar karena kehendak Allah SWT, sebagaimana pada hadis berikut ini:

    “Sesungguhnya darah haid itu merupakan perkara yang telah ditetapkan oleh Allah atas setiap wanita keturunan Nabi Adam AS.” (HR. Muslim).

    Tak hanya doa agar cepat haid saja, namun juga beberapa tips melancarkan haid pada artikel di bawah ini!

    4 Bacaan Doa Agar Cepat Haid

    Meski tidak ada doa agar cepat haid yang diriwayatkan khusus, namun berikut adalah bacaan doa yang bisa jadi refrensi agar haid lancar.

    1. Berdasarkan HR. Bukhari

    اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذهِبِ البَأسَ اشفِ أَنتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاوءُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

    Bacaan latin: Allahumma Rabbannasi, adz-hibil ba’sa isyfi anta asy-syafi la syifaa-a illa syifa-uka syifa-an la yughadiru saqoman.

    Artinya: “Ya Allah Tuhannya manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkan lah, engkau dzat Yang Maha Menyembuhkan, tak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tak meninggalkan rasa sakit.” (HR. Bukahari).

    Doa di atas adalah salah satu doa agar cepat haid yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berisikan permohonan agar Allah segera memberikan kesembuhan.

    Baca juga: 7 Doa untuk Menenangkan Hati dari Sedih dan Gelisah

    2. Surat Al-Anbiya ayat 84

    رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

    Bacaan latin: Robbi annii massani yadh dhurru wa anta arhamar roohimiin.

    Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. surat al-Anbiya ayat 84).

    Doa agar cepat haid yang satu ini dikutip dari surat Al-Anbiya ayat 84 yang berisikan doa memohon kesembuhan sebagaimana dikisahkan oleh Allah SWT sebagai doa yang pernah dipanjatkan Nabi Ayyub AS ketika ditimpa sakit parah.

    3. Doa Agar Cepat Haid HR. Muslim

    Doa Agar Cepat Haid HR. Muslim

    اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

    Bacaan latin: Allahumma inni a’uudzu bika min zawaali ni’matika wa tahawwuli ‘aafiyatika wa fujaa’ati niqmatik wa jamii’i sakhothik.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu.” (HR. Muslim Nomor 2739).

    4. Al-Fatihah

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ .الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ

    نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ

    عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

    Bacaan latin: Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil alamin. Ar rahmanir rahim. Maliki yaumid din. Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Ihdinas siratal mustaqim. Siratal lazina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alihim wa lad dallin.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kamu sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang Engkai beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

    Doa agar cepat haid ini merupakan doa yang diriwayatkan oleh Ad Darimi dari Abu sa’id yaitu berupa surat Al-Fatihah.

    Kenapa harus membaca surat Al-Fatihah? Karena Al-Fatihah sendiri disebut sebagai As-Syifa atau penyembuh dari setiap racun.

    Tak hanya itu, doa ini juga berfungsi agar diberi kesembuhan. Termasuk melancarkan siklus haid.

    3 Tips Lancarkan Haid

    Supaya haid berjalan dengan lancar tak hanya mengandalkan spiritual saja, melainkan kamu juga harus menerapkan tips-tips di bawah ini:

    1. Kurangi stress

    Stress menjadi salah satu faktor haid kamu tidak lancar. Sebab, sistem kerja hormon di otak dan darah bisa terganggu karena stress. Termasuk hormon reproduksi, yaitu hormon progesteron dan estrogen.

    Stress dapat membuat tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah yang banhak. Nah, hormon tersebut bisa menghambat produksinya progesteron dan estrogen di mana memiliki fungsi untuk menjaga siklus haid teratur.

    Maka dari itu, sebaiknya kamu kurangi atau mengelola stress dengan baik. Dengan cara mengalihkan stress dengan hal-hal yang disukai, seperti makan makanan enak, nonton film dan lain-lain. Atau kamu juga bisa melakukan meditasi untuk mengurangi stress.

    2. Olahraga teratur

    Olahraga menjadi cara alami untuk membantu siklus haid lancar. Sebab, dengan olahraga, otot akan lebih rileks sehingga dapat menormalkan siklus haid.

    Kamu bisa memulainya dengan olahraga ringan, seperti jogging atau berenang. Dan hindari melakukan olahraga berat, seperti angkat beban yang mempunyai intensitas tinggi setiap hari. Hal tersebut malah bisa menghambat menstruasi.

    Jangan lupa untuk melakukan olahraga rutin minimal 30 menit sehari dan tiga kali dalam seminggu agar siklus haid lancar.

    Meskipun, belum ada penelitian yang membuktikan olahraga dapat mempercepat menstruasi. Namun, tidak ada salahnya berolahraga setiap hari karena itu merupakan salah satu kegiatan positif yang dapat merileksasi seluruh tubuh.

    3. Relaksasi

    Melakukan relaksasi, seperti yoga atau latihan pernapasan lainnya dapat membantu meredakan stress. Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa stress bisa mengganggu siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

    Tak hanya itu, relaksasi juga dapat meningkatkan hormon di dalam tubuh sehingga bisa melancarkan haid.

    Itulah kumpulan doa agar cepat haid yang bisa kamu amalkan. Jangan lupa untuk terus berdzikir dan memohon ampun pada Allah SWT.

  • 8 Ciri-Ciri Perempuan yang Baik Menurut Islam, Apa Saja?

    8 Ciri-Ciri Perempuan yang Baik Menurut Islam, Apa Saja?

    Apa saja ciri-ciri perempuan yang baik menurut Islam? Yuk, simak jawabannya di bawah ini sampai habis!

    Seperti yang kita tahu bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan kesempurnaan bagi umat manusia.

    Tak hanya itu, Islam juga memberikan panduan dan kriteria bagi perempuan untuk menjadi wanita yang baik, salehah, dan berakhlak mulia.

    8 Ciri-Ciri Perempuan yang Baik Menurut Islam

    Nah, ciri-ciri perempuan yang baik menurut Islam adalah wanita yang memiliki sifat-sifat berikut ini:

    1. Beriman Kepada Allah dan Rasul-Nya

    Ciri-ciri perempuan yang baik menurut Islam yang pertama adalah wanita yang mengutamakan iman dan taqwa dalam hidupnya. Wanita yang baik meyakini rukun iman dan mengamalkan rukun Islam dengan sebaik-baiknya.

    Selain itu, wanita yang baik juga senantiasa mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam segala hal. Allah SWT berfirman:

    إِنَّ ٱلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَٰتِ وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَٱلْقَٰنِتِينَ وَٱلْقَٰنِتَٰتِ وَٱلصَّٰدِقِينَ

    وَٱلصَّٰدِقَٰتِ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَٱلصَّٰبِرَٰتِ وَٱلْخَٰشِعِينَ وَٱلْخَٰشِعَٰتِ وَٱلْمُتَصَدِّقِينَ

    وَٱلْمُتَصَدِّقَٰتِ وَٱلصَّٰٓئِمِينَ وَٱلصَّٰٓئِمَٰتِ وَٱلْحَٰفِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَٱلْحَٰفِظَٰتِ وَٱلذَّٰكِرِينَ

    ٱللَّهَ كَثِيرًا وَٱلذَّٰكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

    Artinya: “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keadaannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu`, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yag banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar”. (QS. Al-Ahzab: 35).

    Baca juga: Perbedaan Haji Reguler, Haji Furoda, dan Haji Plus, Waktu Tunggu hingga Fasilitas

    2. Menutup Aurat dengan Memenuhi Syarat Pakaian yang Syar’i

    Ciri-ciri yang selanjutnya adalah wanita yang menjaga auratnya dari pandangan orang-orang yang tidak berhak.

    Wanita yang baik pasti berbusana dengan pakaian yang longgar, tidak ketat, tidak tipis, tidak menyerupai pakaian laki-laki atau pakaian orang kafir, tidak mencolok atau menarik perhatian, dan menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

    Dan juga tidak berdandan atau berhias ketika keluar rumah tanpa keperluan syar’i. Rasulullah SAW bersabda:

    Artinya: “Ada dua golongan dari penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: sekelompok orang membawa cambuk seperti ekor sapi untuk memukuli manusia, dan sekelompok wanita berpakaian tapi telanjang, condong ke arah sesuatu (yang haram) dan membuat orang condong ke arahnya; kepala mereka seperti punuk unta miring; mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya; padahal baunya surga itu dapat tercium dari jarak sekian dan sekian”. (HR. Muslim).

    3. Betah Tinggal di Rumah

    Wanita yang baik adalah perempuan yang betah tinggal di rumah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan suaminya.

    Serta tidak suka keluar rumah tanpa izin suami atau tanpa keperluan mendesak dan mengisi waktu di rumah dengan ibadah, belajar ilmu agama, mengurus rumah tangga, mendidik anak-anak, dan melayani suami dengan sepenuh hati. Allah SWT berfirman:

    Artinya: “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dahulu”. (QS. Al-Ahzab: 33).

    4. Memiliki Sifat Malu

    Memiliki Sifat Malu

    Ciri-ciri perempuan yang baik menurut Islam adalah wanita yang memiliki sifat malu sebagai salah satu cabang dari iman.

    Seperti malu kepada Allah SWT, malu kepada Rasulullah SAW, malu kepada suami, malu kepada keluarga, malu kepada masyarakat, dan malu kepada diri sendiri.

    Wanita yang baik juga menjauhi segala perkataan dan perbuatan yang dapat merusak harga diri atau marwahnya sebagai seorang muslimah. Rasulullah SAW bersabda:

    Artinya: “Setiap agama itu memiliki akhlak (khas), dan akhlak Islam itu adalah malu”. (HR. Ahmad).

    Baca juga: 7+ Contoh Ceramah Singkat tentang Ikhlas dalam Islam

    5. Taat dan Menyenangkan Hati Suami

    Taat dan menyenangkan hati suami dalam hal-hal yang ma’ruf juga bisa menjadi salah satu ciri-ciri perempuan yang baik menurut Islan.

    Dan juga menuruti perintah suami, tidak menolak ajakan suami, tidak membantah suami, tidak menyakiti suami, tidak mengungkit-ungkit kebaikan suami, tidak mengadu domba suami, tidak menyia-nyiakan harta suami dan juga berusaha untuk selalu tampil cantik, bersih, wangi, serta ceria di hadapan suami. Rasulullah SAW bersabda:

    Artinya: “Apabila seorang wanita shalat lima waktu, puasa sebulan (Ramadhan), menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka dikatakan kepadanya: Masuklah engkau ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai”. (HR. Ahmad).

    6. Menjaga Kehormatan, Anak, dan Harta Suami

    Wanita yang baik adalah wanita yang menjaga kehormatan, anak, dan harta suami ketika suami tidak ada di rumah.

    Tidak membukakan pintu rumah untuk orang-orang yang tidak mahram, tidak bergaul dengan laki-laki yang bukan mahram, tidak membicarakan rahasia rumah tangga dengan orang lain, tidak mengumbar aib suami, dan tidak berkhianat kepada suami juga dianggap sebagai perempuan yang baik di dalam Islam.

    Perempuan yang baik juga mengasuh dan mendidik anak-anak sesuai dengan ajaran Islam, serta mengelola harta suami dengan bijak dan hemat. Rasulullah SAW bersabda:

    Artinya: “Wanita terbaik adalah yang jika engkau melihatnya maka engkau akan senang (karena kecantikan dan akhlaknya), jika engkau menyuruhnya maka ia akan mentaatimu, dan jika engkau berada di luar rumah maka ia akan menjaga dirinya dan hartamu”. (HR. Ibnu Majah).

    7. Memiliki Sifat Bersyukur dengan Pemberian Suami

    Wanita yang memiliki sifat bersyukur dengan pemberian suami, baik itu berupa nafkah, pakaian, perhiasan, atau lainnya.

    Wanita yang baik tidak sombong, tidak iri hati, tidak cemburu buta, tidak merasa kurang atau kecewa dengan apa yang diberikan suami adalah ciri-ciri perempuan yang baik menurut Islam.

    Dan juga tidak membanding-bandingkan dirinya dengan wanita lain atau membanding-bandingkan suaminya dengan laki-laki lain, serta selalu mengucapkan terima kasih kepada suami atas segala nikmat yang telah diberikan. Rasulullah SAW bersabda:

    Artinya: “Banyak sekali wanita-wanita penghuni neraka”. Lalu ada seorang wanita bertanya: “Mengapa demikian ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Karena mereka kufur”. Lalu wanita itu bertanya lagi: “Kufur kepada siapa?” Beliau menjawab: “Kufur kepada suaminya dan kufur kepada kebaikan. Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang dari mereka sepanjang masa hidupmu kemudian dia melihat sesuatu dari dirimu yang tidak dia sukai niscaya dia akan berkata: Aku belum pernah melihat kebaikan sedikit pun darimu”. (HR. Bukhari).

    8. Memiliki Sifat Sabar dan Ikhlas dalam Menghadapi Cobaan

    Terakhir, perempuan yang baik adalah wanita yang memiliki sifat sabar dan ikhlas dalam menghadapi cobaan yang datang dari Allah SWT, baik itu berupa sakit, kemiskinan, kematian, atau lainnya.

    Tak hanya itu, wanita yang baik juga tidak mengeluh, tidak marah, tidak putus asa, tidak berontak, dan tidak menyalahkan orang lain atas musibah yang menimpanya, serta selalu bersabar dengan mengharap ridha Allah SWT dan mengingat pahala yang besar bagi orang-orang yang sabar.

    Perempuan yang baik juga selalu ikhlas dengan menerima takdir Allah SWT dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.

  • Doa Setelah Wudhu dan Artinya Lengkap dengan Arab Latin

    Doa Setelah Wudhu dan Artinya Lengkap dengan Arab Latin

    Membaca doa setelah wudhu penting untuk dilakukan oleh umat muslim agar dapat menyempurnakan amalan tersebut. Seperti yang kita tahu bahwa sebelum melaksanakan sholat diharuskan untuk berwudhu supaya suci dari hadas kecil.

    Nah, jika kamu berdoa setelah wudhu dapat dikatakan sebagai penyempurna proses bersuci dan rangkaian terakhir dari wudhu. Doa setelah wudhu di dalam islam tidak diwajibkan, melainkan menjadi kategori amalan Sunnah oleh Rasulullah SAW.

    Ingin tahu bacaan doa setelah wudhu yang baik dan benar? Yuk, ketahui jawabannya melalui artikel di bawah ini!

    Pengertian Wudhu

    Wudhu diambil dari kata wadhah yang artinya kebersihan. Sedangkan, wudhu secara istilah adalah aktivitas menggunakan air pada anggota badan khusus yang diawali dengan niat.

    Jika tidak ada air, wudhu bisa dilakukan dengan menggunakan debu atau biasa disebut dengan tayamum. Tayamum adalah bersuci dari hadas kecil menggunakan debu sebelum melaksanakan sholat, ketika tidak ada air di sekitar.

    Wudhu biasanya dilakukan sebelum melaksanakan sholat wajib atau Sunnah, menyentuh atau membaca Al-Qur’an, dan ibadah lainnya.

    Hal-hal yang membatalkan wudhu antara lain menyentuh lawan jenis, melakukan hadas kecil dan besar, seperti buang air kecil dan besar, dan sebagainya.

    Wudhu harus dilakukan dengan benar sesuai urutan dan harus tertib. Sebab, wudhu merupakan bagian dari syarat sah sholat, yang mana jika tidak dilakukan atau salah dalam melaksanakan wudhu, sholatnya tidak akan sah atau diterima.

    Dalil Tentang Wudhu

    Perintah untuk melakukan wudhu tercantum di dalam surat Al-Maidah ayat 6, sebagai berikut:

    يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ


    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki.”

    Dan di dalam hadis, seperti berikut ini:

    “Allah tidak menerima sholat salah seorang di antara kamu sampai ia berwudhu.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi).

    Baca juga: Arti La Tahzan Innallaha Ma’ana, Tulisan Arab & Maknanya

    Anjuran Membaca Doa Setelah Wudhu

    Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa doa setelah wudhu merupakan amalan Sunnah sesuai sabda Rasulullah SAW, seperti di bawah ini:

    مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

    Artinya: “Barangsiapa berwudhu dengan menyempurnakan wudhunya kemudian ia membaca doa (yang artinya) ‘Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang yang menyucikan diri.’ Maka dibukalah delapan pintu untuknya delapan pintu surga yang dapat ia masuki dari mana saja ia mau.” (HR. Tirmidzi; hadits shahih).

    Bacaan Doa Setelah Wudhu

    Doa setelah wudhu

    Berikut ini bacaan doa setelah wudhu beserta latin dan artinya sesuai Sunnah Rasulullah SAW:

    أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ

    Bacaan latin: Asyhadu al lâ ilâha illaLlâh wahdahu lâ syarîka lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasûluhu. Allahumma ij’alni minat tawwâbîna waj’alni minal mutathahhirîn. Subhânaka Allâhumma wa bihamdika asyhadu al lâ ilâha illa Anta astaghfiruka wa atûbu ilaik. Wa shallaLlâhu ‘ala sayyidina Muhammad wa `âli Muhammad.

    Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku sebagian dari orang-orang yang bertaubat, dan jadikanlah aku sebagian dari orang yang suci. Mahasuci engkau Ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau, aku meminta ampunan pada-Mu, dan bertaubat pada-Mu. Semoga berkah rahmat Allah senantiasa terlimpahkan pada nabi Muhammad dan keluarganya.”

    Bacaan Doa Setelah Wudhu Pendek

    Jika kamu kesusahan menghafal doa setelah wudhu seperti di atas karena terlalu panjang, ada juga bacaan versi singkatnya yang mudah dihafal, seperti berikut ini:

    وَرَسُولُهُ دُهُ عَبْ مُحَمَّدًا أَنَّ وَأَشْهَدُ . لَهُ شَرِيكَ لاَ وَحْدَهُ اللَّهُ إِلاَّ إِلَهَ لاَ أَنْ أَشْهَدُ

    Bacaan Latin: Asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahuu laa syariikalah. Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluh.

    Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya.

    Bacaan Niat Wudhu

    Selain bacaan doa setelah wudhu, terdapat doa yang wajib kamu hafal adalah niat wudhu. Sebab, niat wudhu adalah hukumnya wajib, jika tidak dibaca maka wudhunya tidak sah.

    Niat wudhu diucapkan ketika sedang membasuh bagian wajah atau muka. Berikut ini adalah pelafalan niat wudhu beserta latin dan artinya:

    تَعَالَ ِللهِ فَرْضًا اْلاَصْغَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْوُضُوْءَ نَوَيْتُ

    Bacaan latin: Nawaitul whuduua liraf’il hadatsil ashghari fardal lillaahi ta’aalaa.

    Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta’ala.”

    Rukun dan Tata Cara Wudhu

    Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa melakukan wudhu secara benar merupakan bagian dari syarat sah sholat, di mana sholat tidak akan diterima jika pelaksanaan wudhunya masih salah.

    Berikut rukun dan tata cara wudhu yang baik dan benar:

    1. Membasuh Telapak Tangan

    كُلِّهَا مَعَاصِكَ مِنْ يَدَيَّ احْفَظْ اللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah peliharalah kedua tanganku dari perbuatan maksiat pada-Mu.”

    2. Berkumur

    عِبَادَتِكَ وَحُسْنِ وَشُكْرِكَ ذِكْرِكَ عَلَى أَعِنِّي اللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah bantulah aku untuk selalu berdzikir kepada-Mu dan selalu memperbaiki ibadah kepada-Mu.”

    3. Membasuh Lubang Hidung

    رَاضٍ عَنِّي وَاَنْتَ الجَـنَّةِ رَائِحَةَ أَرِحْنِي اَللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah berikan aku penciuman wewangian surga dan keadaan Engkau terhadap diriku yang selalu meridhoi.”

    4. Membasuh Wajah

    Khusus untuk doa membasuh wajah dibaca ketika membaca niat wudhu.

    وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ تَبْيَضُّ يَوْمَ وَجْهِى بَيِّضْ اللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah putihkan wajahku pada hari menjadi putih berseri-seri wajah kaum muslimin dan menjadi hitam legam wajah-wajah orang kafir.”

    5. Membasuh Tangan Kanan

    يَسِيْرً حِسَاباً وَحَاسِبْنِى بِيَمِيْنِى كِتاَبِى اَعْطِنِى اَللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah berikanlah kepadaku kitab amalku dari tangan kananku dan hisablah aku dengan penghisaban yang ringan.”

    6. Membasuh Tangan Kiri

    ظَهْرِىْ وَرَاءِ وَلاَمِنْ بِشِمَالِى كِتاَبِى تُعْطِنِى لاَ اَللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah jangan Engkau berikan kepadaku kitab amal dari tangan kiriku atau pada belakang punggungku.”

    7. Mengusap Rambut Kepala

    النَّارِ عَلَى وَبَشَرِيْ شَعْرِيْ حَرِّمْ اللّٰهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah haramkan rambut dan kulitku dari atas api neraka.”

    8. Membasuh Kedua Telinga

    أَحْسَنَهُ فَيَتَّبِعُوْنَ اْلقَوْلَ يَسْتَمِعُوْنَ الَّذِيْنَ مِنَ اجْعَلْنِ اَللَّهُمَّ

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengarkan nasihat dan mengikuti sesuatu yang terbaik.”

    9. Membasuh Kaki Kanan

    عَلَى قَدَمِيْ ثَبِّتْ اَللّٰهُمَّ .مُتَقَبَّلًا وَعَمَلًا مَغْفُوْرًا وَذَنْبًا مَشْكُوْرًا سَعْيًا اِجْعَلْهُ اللّٰهُمَّ يَوْمَ  الْأَقْدَامُ فِيْهِ تَزِلُّ يَوْمَ الصِّرَاطِ

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shiratal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir.”

    10. Membasuh Kaki Kiri

     الْمُنَافِقِيْنَ اَقْدَامُ فِيْهِ تَزِلُّ يَوْمَ النَّارِ فِي الصِّرَاطِ عَلَى قدَمَيَّ لَاتَزِلُّ اَللّٰهُمَّ

    وَالْمُشْرِكِين

    Artinya: “Ya Allah jangan kau gelincirkan langkah (pendirianku) pada jalan neraka pada hari digelincirkannya langkah (pendirian) orang-orang munafik dan orang-orang musyrik.”

    Itulah doa setelah wudhu yang perlu hafal dan dibaca. Senantiasa menjaga wudhu agar Allah selalu menjamu.

  • Doa Sebelum dan Sesudah Makan Beserta Adab Saat Makan dalam Islam

    Doa Sebelum dan Sesudah Makan Beserta Adab Saat Makan dalam Islam

    Doa sebelum makan dan doa sesudah makan – Sebagai umat muslim, sebelum makan kita wajib membaca doa sebelum makan. Pasalnya, makanan merupakan rezeki dari Allah yang patut kita syukuri.

    Maka dari itu, membaca doa sebelum makan ialah salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT dan memohon perlindungan agar terhindar dari godaan setan.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut doa makan beserta adab saat makan di dalam Islam!

    Pentingnya Membaca Doa Sebelum Makan

    Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa membaca doa sebelum makan artinya kita bersyukur dengan makanan yang Allah kasih.

    Doa sebelum makan juga salah satu cara mengakui bahwa makanan yang kita makan merupakan anugerah dari Allah dan kita bergantung kepada-Nya dalam kebutuhan sehari-hari.

    Setiap doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT merupakan sebagai bentuk mencari keberkahan dari-Nya dan meminta perlindungan dari marabahaya. Hal tersebut juga berlaku untuk doa makan.

    Doa sebelum makan juga sebagai pengingat untuk makan secukupnya dan menghargai berkah yang Allah berikan kepada umat muslim.

    Terakhir, doa makan bisa dikatakan sebagai simbol persaudaraan dan persatuan umat muslim. Karena dengan makanan, umat Islam bisa berbagi makanan dengan orang lain. Serta dengan membaca doa sebelum makan, kita diingatkan bahwa untuk saling berbagi berkah dengan orang-orang di sekitar kita.

    Doa Sebelum Makan Arab latin dan Artinya

    Doa Sebelum Makan Arab latin dan Artinya

    اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Bacaan latin: Allahumma barik lana fi ma razaqtana waqina ‘adhaban-nar.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah dan semoga Allah memberkahi makanan yang Engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari azab neraka.”

    Doa sebelum makan sangat dianjurkan untuk dibaca oleh semua kaum muslimin. Dengan membaca doa ini, kita sadar bahwa makanan adalah karunia Allah SWT dan berharap makanan yang kita makan membawa keberkahan.

    Selain itu, kita juga meminta kepada Allah SWT untuk terhindar dari godaan setan dan memberi perlindungan dari azab neraka karena hanya Dia yang memberi rezeki dan memiliki kuasa untuk mengambilnya kembali.

    Baca juga: 3 Doa Buka Puasa Ramadhan & Sunnah: Arab-Latin dan Artinya

    Doa Ketika Lupa Membaca Doa Sebelum Makan

    Sebagai manusia, lupa adalah hal yang sering dirasakan oleh semua orang. Termasuk lupa baca doa sebelum makan. Sangat wajar jika kamu lupa membaca doa sebelum makan dan baru ingat ketika sudah mulai makan.

    Jika kamu merasakan hal di atas, jangan khawatir, berikut doa ketika kamu lupa membaca doa sebelum makan:

    بِسْمِ اللهِ آوَلُهُ وَآخِرُهُ

    Bacaan latin: Bismillahi awwaluhu wa akhiruhu.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, untuk awal dan akhir (makan).”

    Bacaan di atas diambil dari hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:

    “Jika salah seorang kalian hendak makan, sebutlah nama Allah Ta’ala, jika terlupa katakanlah (doa di atas).”

    Serta terdapat kisah lainnya di balik doa tersebut, seperti yang dikutip dari Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar Imam an-Nawawi, diriwayatkan dalam kitab Ibnu Sunni dan an-Nasa’i, dari Umayyah bin Makhsyi, seorang sahabat Nabi dia berkata:

    “Rasulullah SAW sedang duduk, kemudian ada seseorang yang makan dengan tanpa menyebut nama Allah, hingga ada seseorang yang makan dengan tanpa menyebut nama Allah, hingga makanannya tersisa sesuap saja, ketika dia mengangkat tangannya pada suapan terakhir itu, dia membaca doa tersebut.”

    Nabi Muhammad SAW tertawa, dan beliau bersabda: “Syaitan sedang makan bersamanya, akan tetapi ketika dia menyebut nama Allah, syaitan memuntahkan apa yang ada di perutnya.”

    Doa Sesudah Makan dan Artinya

    Doa Sesudah Makan

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ

    Bacaan latin: Alhamdulillahi ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin.

    Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan telah memberi kami minum, dan menjadikan kami termasuk orang yang patuh.

    Selain itu, disebutkan juga di dalam hadis yang diriwayat oleh Mu’adz bin Anas, Rasulullah SAW bersabda:

    “Siapa yang makan suatu makanan kemudian berdoa:

    اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا الطَّعَامَ وَرَزَقْنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلً مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ

    (Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dengan makanan ini dan menjadikannya rezeki untukku, tanpa daya dan kekuatan dariku) Maka akan diampuni dosanya yang terdahulu.” (HR Abu Daud, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi).

    Baca juga: Hukum dan Cara Mengqodho Sholat Fardhu yang Terlewat Sesuai Syariat

    Adab Makan di Dalam Islam dan Dalilnya

    Selain berdoa, umat muslim juga harus mematuhi adab saat makan agar makanan yang dikonsumsi menjadi penuh berkah dan mendatangkan kebaikan untuk diri sendiri ataupun orang lain.

    Adab makan di dalam Islam juga disesuaikan dengan Al-Qur’an atau hadis nabi, seperti berikut ini:

    1. Makan sambil duduk atau berdiri jika kondisi tidak memungkinkan untuk duduk

    Poin ini tercantum di dalam hadis nabi, yang artinya:

    “Sesungguhnya aku makan seperti makan orang yang berdiri, dan aku duduk seperti duduk orang yang duduk.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    2. Makan menggunakan tangan kanan

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, yang artinya:

    “Sesungguhnya setan makan dengan tangan kirinya, maka janganlah kalian makan dengan tangan kalian yang kiri.” (HR. Muslim dan Abu Daud).

    3. Tidak terlalu banyak bicara saat makan

    Saat makan tidak boleh banyak bicara saat makan sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW bersabda:

    “Sesungguhnya tidak ada sesuatu yang lebih buruk daripada dua orang yang makan dalam satu meja yang sama, namun keduanya tidak bersikap sopan satu sama lain.” (HR. Tirmidzi).

    4. Bersihkan tangan sebelum dan sesudah makan

    Adab ini tercantum di dalam salah satu ayat Al-Qur’an yang berisikan sebagai berikut:

    “Hai orang-orang yang beriman, jika kalian hendak shalat, maka bersucilah kalian, dan jika kalian dalam keadaan junub maka mandilah. Jika kalian sakit atau sedang dalam perjalanan atau setelah kalian buang hajat, atau kalian telah menyentuh wanita, lalu kalian tidak mendapatkan air, maka bertayamumlah kalian dengan tanah yang baik (bersih), sapulah muka kalian dan tangan kalian.” (QS. Al-Maidah ayat 6).

    5. Membaca doa sebelum dan sesudah makan

    Membaca doa sebelum makan ternyata salah satu adab yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, seperti di bawah ini:

    “Barangsiapa yang makan dan kemudian mengucapkan hamdalah, maka dosa-dosanya terhapuskan.” (HR.Tirmidzi). Selain itu, dari Jabir bin Abdullah RA dia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang masuk ke dalam rumahnya, lalu ia menyebut nama Allah ketika masuk dan ketika menghadapi makanannya, maka setan akan berkata kepada teman-temannya, ‘Tidak ada tempat bermalam dan tidak ada pula makan malam untuk kalian.’

    Tetapi, sebaliknya, apabila ia masuk ke dalam rumah tanpa menyebut nama Allah pada waktu masuknya, maka setan pun akan berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam.’ Dan apabila ia tidak menyebut nama Allah pada saat menghadapi makanannya, maka setan pun akan berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam dan sekaligus makan malam.” (Muslim 6/108).

    Itulah doa sebelum makan dan doa sesudah makan yang bisa diamalkan. Dengan mengamalkannya, kita secara langsung mengingat bahwa apa yang kita makan adalah salah satu contoh rejeki dari Allah SWT yang bisa kita nikmati.

  • 12 Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam, Sukses Dunia Akhirat

    12 Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam, Sukses Dunia Akhirat

    Keutamaan menuntut ilmu dapat dianggap sebagai ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Maka dari itu, menuntut ilmu sangat dianjurkan di dalam Islam.

    Tak hanya dari segi ibadah saja, dengan menuntut ilmu kita bisa berkontribusi di dalam masyarakat dan menjadi orang bermanfaat untuk orang lain.

    Lantas, apa saja sih keutamaan menuntut ilmu di dalam Islam? Yuk, ikuti artikel berikut ini sampai habis!

    Keutamaan menuntut ilmu dapat dibagi menjadi dua, yaitu menurut hadis dan Islam, serta untuk kehidupan di dunia.

    Hukum Menuntut Ilmu

    Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa menuntut ilmu merupakan kegiatan yang sangat dianjurkan di dalam Islam dan bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat. Berikut hukum-hukum menuntut ilmu:

    1. Fardu kifayah

    Fardu kifayah adalah kegiatan yang wajib dilakukan oleh umat Islam, namun apabila terdapat umat muslim lainnya yang melasanakan kegiatan tersebut, maka kewajiban ini gugur.

    Contoh ilmu pengetahuan dari hukum ini adalah subjek pengetahuan umum, seperti ilmu kedokteran, ilmu bahasa, ilmu astronomi dan sebagainya.

    2. Fardu ‘Ain

    Fardu ‘Ain adalah kegiatan yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam yang telah memenuhi syarat, jika meninggalkan aktivitas tersebut dapat berdosa.

    Hukum ini akan berlaku jika ilmu tersebut wajib untuk dipelajari oleh seluruh umat muslim dalam segala situasi dan kondisi. Seperti misalkan ilmu agama Islam, ilmu mempelajari Al-Qur’an, ilmu tata cara beribadah dan lain-lain.

    Baca juga: 7 Doa untuk Menenangkan Hati dari Sedih dan Gelisah

    4 Adab Menuntut Ilmu Menurut Ajaran Islam

    Sebelum menuntut ilmu, harus memperhatikan adab-adabnya agar ilmu tersebut bisa bermanfaat dan berkah. Berikut beberapa adab menuntut ilmu:

    1. Niat karena Allah SWT

    Niat adalah suatu hal yang sangat penting di dalam kehidupan. Dengan niat, kita bisa membedakan antara aktivitas biasa dan kegiatan untuk beribadah kepada Allah SWT.

    Seperti misalkan niat untuk melaksanakan sholat, niat sebelum masuk kamar mandi, niat untuk ke luar rumah dan lain-lain. Termasuk niat sebelum menuntut ilmu.

    Dengan membaca niat, ilmu yang kita peroleh menjadi bermanfaat dan menuntut ilmu dengan penuh keikhlasan.

    2. Selalu berdoa saat menuntut ilmu

    Hal ini berdasarkan kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang sering kali berdoa kali setiap kali ingin menuntut ilmu, seperti berikut ini:

    “Ya Allah, berikanlah manfaat atas apa yang Engkau ajarkan untukku, ajarilah aku dengan hal-hal yang bermanfaat untukku, serta tambahkanlah aku ilmu.”

    3. Bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu

    Agar bisa memperoleh ilmu yang bermanfaat, hendaknya kita harus antusias atau bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

    Rasulullah SAW menganjurkan umat-Nya untuk terus menuntut ilmu seperti seolah-olah tidak kenyang atas seluruh ilmu yang didapatkan dan terus penasaran, agar selalu menuntut ilmu. Sebagaimana pada hadis berikut ini:

    “Terdapat dua orang yang rakus yang tidak pernah kenyang: yaitu untuk orang yang rakus atas ilmu serta tidak pernah puas atasnya serta orang yang rakus dengan dunia juga tidak pernah kenyang dengannya.” (HR. Al-Baihaqi).

    4. Menjauhi maksiat

    Pada hal ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW, yang artinya:

    “Seorang hamba yang melakukan sebuah kesalahan, maka akan dititipkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya serta meminta ampun juga bertaubat, hatinya akan dibersihkan. Apabila kembali (berbuat maksiat), maka akan ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Hal tersebutlah yang diistilahkan dengan nama ‘ar raan’ yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu akan menutupi hati mereka’.”

    6 Keutamaan Menuntut Ilmu Menurut Hadis dan Islam

    1. Jalan utama menuju surga

    Siapa di sini yang ingin masuk surga? Hampir setiap umat muslim pasti menginginkan masuk surga. Pasalnya, masuk surga adalah menjadi salah satu tujuan hidup umat Islam. Bahkan, ia menjadi janji dari Allah SWT untuk orang-orang muslim yang mempunyai banyak amalan shalih.

    Maka dari itu, ketika Allah SWT menjadikan ilmu sebagai jalan utama menuju surga, hal tersebut menunjukkan keutamaan menuntut ilmu. Sebagaimana hadis di bawah ini:

     “… Barang siapa yang meniti suatu jalan dalam rangka menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga…” (HR. Ahmad).

    2. Warisan para Nabi

    Ilmu merupakan warisan para Nabi yang sangat baik untuk diperoleh. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

     “Dan sesungguhnya para Nabi tidak pernah mewariskan uang emas dan tidak pula uang perak, akan tetapi mereka telah mewariskan ilmu (ilmu syar’i) barang siapa yang mengambil warisan tersebut maka sungguh ia telah mengambil bagian yang banyak,” (HR Ahmad).

    Dari hadis di atas dapat disimpulkan bahwa keutamaan menuntut ilmu lebih tinggi daripada uang atau yang bersifat materi.

    Hal tersebut dikarenakan jika ada seseorang memiliki ilmu dan mengarjakannya kepada orang lain, makahal tersebut akan menjadi amal jariyah untuk orang tersebut sampai ia meninggal dunia.

    Baca juga: Doa Menghilangkan Pikiran Kotor dalam Islam, Pikiran Kembali Bersih

    3. Kebaikan yang dikehendaki oleh Allah SWT

    Menuntut ilmu adalah suatu kebaikan yang dikehendaki oleh Allah SWT. Hal tersebut berdasarkan hadis di bawah ini:

     “Barang siapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Allah akan menjadikannya paham akan agamanya,” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz menafsirkan hadis tersebut:

    “Mafhum (makna tersirat) dari hadis ini bahwasanya orang yang tidak memahami agamanya berarti orang itu termasuk orang yang tidak dikehendaki kebaikan oleh Allah dan kami mohon perlindungan kepada Allah dari hal yang seperti itu.”

    4. Ditinggikan derajatnya

    Keutamaan Menuntut ilmu dalam islam

    Keutamaan menuntut ilmu selanjutnya adalah Allah akan meninggikan derajat golongan orang tersebut. Hal ini sebagaimana yang tercantum di dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ

    لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟

    ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

    Bacaan latin: “Yā ayyuhallażīna āmanū iżā qīla lakum tafassaḥụ fil-majālisi fafsaḥụ yafsaḥillāhu lakum, wa iżā qīlansyuzụ fansyuzụ yarfa’illāhullażīna āmanụ mingkum wallażīna ụtul-‘ilma darajāt, wallāhu bimā ta’malụna khabīr.”

    Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu:

    ‘Berlapang-lapanglah dalam majlis’, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.

    Dan apabila dikatakan: ‘Berdirilah kamu’, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.

    Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,” (Q.S. Al-Mujadalah: 11).

    Imam Syaukani menafsirkan ayat tersebut menjadi:

    “Dan makna ayat ini bahwasanya Allah mengangkat beberapa derajat orang-orang beriman dari orang-orang yang tidak beriman, dan mengangkat beberapa derajat orang-orang yang berilmu (dan beriman) dari orang-orang yang hanya beriman.

    Maka barang siapa yang memadukan antara iman dan ilmu maka Allah mengangkatnya beberapa derajat karena imannya lalu Allah mengangkat derajatnya karena ilmunya.”

    5. Memperbaiki akhlak

    Menuntut ilmu juga dapat mengembangkan akhlak dan karakter yang baik.

    Hal tersebut dikarenakan di dalam ilmu mempelajari nilai-nilai etika dan moral, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik, menghormati hak-hak orang lain, dan menjaga integritas.

    Dalam mempelajari ilmu pengetahuan juga kita tidak bisa sembarangan melakukan sesuatu, di setiap bidang ilmu pasti ada etika yang berlaku.

    Contohnya adalah ketika kita ingin meneliti seseorang, melakukan operasi, wawancara terhadap seseorang atau menjadi psikolog, pasti ada etika tertentu yang harus dipatuhi. Nah, dari situ kita bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Meningkatkan akhlak yang baik di dunia juga dapat memberikan manfaat yang baik untuk kehidupan akhirat kelak.

    Baca juga: 6 Doa Meminta Keturunan yang Dipanjatkan Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim

    6. Mendapatkan pahala yang terus mengalir meski telah meninggal

    Salah satu keutamaan menuntut ilmu adalah akan mendapatkan pahala yang mengalir, meskipun kita telah meninggal dunia. Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, yang artinya:

     “Apabila anak cucu Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali melalui tiga jalur: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang senantiasa mendoakannya,” (HR. Bukhari dan Muslim).

    6 Keutamaan Menuntut Ilmu untuk Kehidupan di Dunia

    Tak hanya dari sisi agama, menuntut ilmu juga mempunyai beberapa manfaat untuk kehidupan di dunia, yaitu:

    1. Mengembangkan keterampilan atau keahlian

    Mengembangkan keterampilan atau keahlian

    Keutamaan menuntut ilmu untuk kehidupan di dunia yang pertama adalah tentu saja dapat mengembangkan keahlian tertentu atau beberapa keterampilan.

    Ketika kamu menempuh pendidikan formal, pasti akan mendapatkan hard skill yang berguna, seperti menghitung, membaca, menganalisis dan sebagainya.

    Bahkan, kamu juga memperoleh hard skill di luar pendidikan formal, lho. Hal tersebut karena di zaman yang serba digital seperti sekarang ini, sudah banyak lembaga-lembaga non-formal yang menawarkan bootcamp keahlian tertentu, seperti coding, website atau application development, menulis, barista dan lain-lain.

    Belum lagi soft skill yang diperoleh dari organisasi, kepanitiaan atau volunteer yang diikuti.

    Keahlian-keahlian tersebut tentu saja penting di dalam dunia kerja maupun kehidupan pribadi.

    2. Meningkatkan kesempatan karir

    Seiring perkembangan zaman, persaingan dunia kerja semakin kompetitif, lho. Kamu dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relevan di dunia kerja.

    Bahkan, kalau bisa harus mempunyai pengetahuan yang lebih dalam terhadap bidang tertentu supaya dapat dipromosikan ke jenjang karir yang lebih tinggi.

    Dengan adanya pengetahuan ini, kamu bisa switching karir atau mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

    3. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis

    Jika kamu mempunyai pengetahuan yang baik, kamu dapat membuat keputusan yang bijaksana dalam berbagai aspek kehidupan.

    Terlebih, kehidupan itu dinamis dan tidak ada yang tahu tentang masa depan kecuali Allah SWT. Namun, dengan pengetahuan yang baik, kita dapat menyelesaikan masalah dengan bijak.

    Ilmu pengetahuan juga dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu kompleks, kemampuan untuk membuat yang rasional, dan kemampuan untuk mengevaluasi informasi dengan bijaksana.

    4. Meningkatkan penghasilan

    Pasti sudah sering mendengar istilah, pendidikan adalah investasi? Istilah tersebut ada benarnya.

    Investasi di sini maksudnya adalah dapat meningkatkan jenjang karir, sehingga berpeluang untuk menghasilkan penghasilan yang lebih tinggi.

    Pendidikan juga digadang-gadang dapat memberantas kemiskinan struktural. Sebab, pendidikan yang lebih tinggi disertai dengan kemampuan yang mumpuni cenderung berkorelasi terhadap penghasilan yang lebih tinggi.

    5. Menjadi panutan bagi orang lain

    Dengan memiliki pengetahuan yang luas, seseorang dapat memberikan pengaruh positif dan panutan kepada orang lain.

    Seperti ustadz-ustadz atau pendiri sesuatu, contohnya Bill Gates, pasti dapat memberikan motivasi belajar kepada orang lain.

    Hal tersebut dapat diartikan seseorang menjadi contoh teladang dalam tindakan, sikap dan pemikiran yang baik.

    Tak hanya itu, seseorang yang mempunyai pengetahuan yang luas dapat memberikan bimbingan dan inspirasi kepada orang lain untuk mengikuti jejak yang positif.

    6. Meningkatkan kualitas hidup

    Dengan menuntut ilmu, kita dapat memahami dunia dengan lebih baik. Seseorang yang memiliki pengetahuan yang luas, dapat memungkinkan untuk mengatasi tantangan dan masalah yang lebih baik.

    Kita juga mempunyai kesempatan untuk mengembangkan minat dan hobi, atau memperluas wawasan, sehingga mencapai kepuasan pribadi.

    Ilmu berperan penting dalam kehidupan supaya terus maju dan menjadi lebih baik. Menuntut ilmu dapat menghasilkan keunggulan yang kompetitif, penghasilan yang lebih tinggi, peluang karir yang lebih baik dan pengembangan pribadi. Itu semua bermuara pada peningkatan kualitas hidup.

  • 4 Doa Susah Tidur, Agar Dimudahkan Terlelap dan Memperoleh Perlindungan Allah SWT

    4 Doa Susah Tidur, Agar Dimudahkan Terlelap dan Memperoleh Perlindungan Allah SWT

    Ada banyak cara untuk mengatasi susah tidur, namun salah satunya adalah doa susah tidur yang diajarkan Rasulullah SAW.

    Seperti yang kita tahu bahwa tidur merupakan salah satu nikmat yang Allah SWT berikan kepada manusia. Dengan tidur, kita dapat mengistirahatkan tubuh dan pikiran setelah beraktivitas seharian.

    Namun, tidak semua orang dapat tidur dengan mudah dan nyenyak. Susah tidur tentu saja sangat mengganggu kualitas hidup seseorang.

    Oleh karena itu, kita perlu mencari solusi untuk mengatasi susah tidur, di mana salah satunya adalah doa susah tidur yang akan dijabarkan di bawah ini!

    7 Doa Susah Tidur

    Doa susah tidur adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya agar dapat tertidur dengan tenang dan mendapatkan perlindungan Allah SWT dari segala keburukan. Berikut ini adalah tujuh doa susah tidur yang dapat kita baca sebelum tidur:

    1. Doa Susah Tidur dari Hadis Abu Daud, Tirmidzi, dan Nasa’i

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila salah seorang di antara kamu resah (menjelang) tidur, maka hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Audzu bikalimaatillahit tammaati min ghodobi wa ‘iqoobihi wasyarri i’badihi. 

    Artinya: ‘Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, hukuman-Nya, kejahatan hamba-hamba-Nya.’

    Maka, sesungguhnya setan sama sekali tidak membahayakannya.”

    Doa ini bermakna bahwa kita memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna dari kemarahan-Nya, siksaan-Nya, dan kejahatan makhluk-Nya.

    Dengan demikian, kita akan terhindar dari gangguan setan yang dapat mengusik ketenangan kita saat tidur.

    Baca juga: Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Boleh atau Haram?

    2. Hadis Bukhari dan Muslim

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Alhamdulillahi alladzi ahyaana ba’da ma amaatana wa ilaihin nusyuur.

    Artinya: ‘Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya-lah kami dibangkitkan.’”

    Doa di atas bermakna bahwa kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan hidup kepada kita setelah mati (tidur) dan kepada-Nya-lah kita akan dikembalikan pada hari kiamat.

    Dengan demikian, kita akan menyadari bahwa hidup dan mati adalah hak prerogatif Allah SWT dan kita harus selalu berserah diri kepada-Nya.

    3. Hadis Ahmad

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Allaahumma rabbas samaawaatis sab’i wa maa adhlaana wa rabbal ardhinas sab’i wa maa aqlana wa rabbasy syayaathiini wa maa adhlala a’uudzu bika min syarri kulli ‘abdika ‘indaka laa yamliku nafsihi darran wa laa naf’an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuura.

    Artinya: ‘Ya Allah Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaungi-Nya, Tuhan bumi dan apa saja yang dikandungnya, dan Tuhan setan-setan dan apa saja yang disesatkannya, jadikanlah untukku pelindung dari keburukan semua makhluk-Mu yang ada di sisi-Mu yang tidak memiliki kekuasaan atas dirinya sendiri untuk mendatangkan mudarat atau manfaat, kematian atau kehidupan, atau kebangkitan.’”

    Makna dari doa ini adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT yang merupakan Tuhan segala sesuatu, baik di langit maupun di bumi, dari keburukan semua makhluk-Nya yang tidak memiliki kuasa atas dirinya sendiri.

    Dengan demikian, kita akan merasa aman dan tenang di bawah lindungan Allah SWT yang Maha Kuasa.

    Baca juga: Rahasia! Ini 4 Doa Meluluhkan Hati Suami yang Ampuh

    4. Hadis Ibnu Majah

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Allaahumma ghaaratin-nujuumu wa hada’atil ‘uyuunu wa anta hayyuun qayyuum, la ta’khuzuka sinatuw wa laa naumuy yaa hayyu yaa qoyyumu adhi’i lailii wa anim ‘aini.

    Artinya: ‘Ya Allah, bintang-bintang telah tenggelam dan mata-mata telah terpejam, sedangkan Engkau adalah Dzat Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus segala sesuatu. Tidak menimpa-Mu rasa kantuk dan tidur. Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Maha mengurusi makhluk, tenangkanlah malamku dan tidurkanlah mataku.’”

    Makna dari doa di atas adalah kita memuji Allah SWT yang adalah Dzat Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus segala sesuatu, yang tidak pernah tidur atau mengantuk.

    Tak hanya itu, kita juga meminta kepada-Nya agar memberikan ketenangan pada malam kita dan menidurkan mata kita dengan nyenyak.

    5. Hadis Bukhari dan Muslim

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Bismika rabbi wada’tu janbi wa bika arfa’uhu, fa in amsakta nafsi farhamha wa in arsaltaha fahfazha bima tahfazu bihi ‘ibadaka ash-shalihin.

    Artinya: ‘Dengan nama-Mu ya Tuhanku, aku menyerahkan diriku dan dengan-Mu aku bangun. Jika Engkau memegang jiwaku, maka rahmatilah dan jika Engkau melepaskannya, maka peliharalah sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih.’”

    Doa ini bermakna bahwa kita menyerahkan diri kita kepada Allah SWT saat tidur dan memohon rahmat dan perlindungan-Nya jika kita mati atau hidup.

    6. Hadis Abu Daud

    Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Allaahumma bismika amuutu wa ahya.

    Artinya: ‘Ya Allah, dengan nama-Mu aku mati dan hidup.’”

    Doa di atas bermakna bahwa kita mengucapkan syahadat sebelum tidur dan menyatakan bahwa hidup dan mati kita hanya karena Allah SWT.

    7. Hadis Ibnu Abbas

    Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu hendaklah membaca:

    Bacaan latin: Allaahumma qini ‘adhabaka yauma tab’atsu ‘ibadaka.

    Artinya: ‘Ya Allah, lindungilah aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.’”

    Makna dari doa ini adalah kita memohon perlindungan Allah SWT dari siksa kubur dan siksa neraka pada hari kiamat.

    4 Tips Tidur Nyenyak

    1. Membuat Jadwal Tidur yang Teratur

    Usahakan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan.

    Hal ini dapat membantumu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh kamu, sehingga tidurmu menjadi lebih berkualitas.

    2. Melakukan Relaksasi Sebelum Tidur

    Kamu dapat melakukan beberapa kegiatan yang menenangkan pikiran dan tubuhmu sebelum tidur, seperti meditasi, yoga, napas dalam, pijat, atau mandi air hangat. 

    Hal ini dapat mengurangi stres dan ketegangan yang dapat mengganggu tidur kamu.

    3. Membuat Suasana Kamar yang Nyaman

    Pastikan kamarmu memiliki suhu, pencahayaan, dan kebisingan yang sesuai dengan preferensimu. 

    Kamu juga dapat menggunakan tirai gelap, penutup mata, earplug, atau kipas angin untuk menciptakan suasana kamar yang kondusif untuk tidur.

    4. Menghindari Hal-Hal yang Dapat Mengganggu Tidur

    Jauhkan perangkat elektronik atau gadget dari tempat tidur kamu, karena cahaya biru yang dipancarkan oleh layar dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berperan dalam mengatur siklus tidur. 

    Selain itu, hindari juga mengecek jam saat terbangun di malam hari, karena hal ini dapat membuat kamu cemas dan sulit untuk kembali tertidur.

    5. Mengonsumsi Makanan atau Minuman yang Dapat Membantu Tidur

    Beberapa makanan atau minuman yang diketahui dapat meningkatkan kualitas tidur adalah susu hangat, pisang, almond, madu, oatmeal, dan teh chamomile.

    Namun, hindari mengonsumsi makanan atau minuman tersebut terlalu dekat dengan waktu tidur, karena hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau buang air kecil di malam hari.

  • 3 Waktu Tidur yang Dibenci Allah SWT, Kapan Saja?

    3 Waktu Tidur yang Dibenci Allah SWT, Kapan Saja?

    Waktu tidur yang dibenci Allah SWT. Tidur merupakan salah satu kebutuhan manusia yang tidak bisa diabaikan dan berfungsi untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran, serta memulihkan energi yang terkuras sepanjang hari.

    Namun, tidak semua waktu tidur baik bagi kesehatan dan keberkahan kita.

    Ada beberapa waktu tidur yang dibenci oleh Allah SWT karena dapat membawa dampak negatif bagi diri kita sendiri maupun orang lain.

    3 Waktu Tidur yang Dibenci Allah SWT

    Waktu tidur yang dibenci Allah SWT ini berdasarkan pada beberapa hadis yang diriwayatkan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW.

    Apa saja waktu tidur yang dibenci Allah SWT itu? Mari kita simak penjelasannya berikut ini!

    1. Tidur Setelah Sholat Subuh

    Sholat Subuh adalah sholat wajib yang dilakukan di awal pagi, sebelum matahari terbit. Sedangkan, waktu Subuh adalah waktu yang sangat berharga dan penuh dengan kebaikan.

    Di waktu Subuh juga Allah SWT menurunkan rezeki, rahmat, dan keberkahan bagi hamba-Nya yang giat mencarinya. Rasulullah SAW bersabda:

    Artinya: “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Dawud).  

    Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga bersabda:

    Artinya: “Apabila engkau telah selesai salat Subuh janganlah kamu tidur tanpa mencari rezeki.” (HR. Thabrani).

    Namun, sayangnya banyak dari kita yang menyia-nyiakan waktu Subuh dengan kembali tidur setelah menunaikan salat Subuh.

    Padahal, tidur setelah salat Subuh termasuk waktu tidur yang dibenci Allah SWT karena dapat menghalangi kita dari mendapatkan kebaikan dan rezeki yang Allah SWT berikan di waktu pagi.

    Selain itu, tidur setelah salat Subuh juga dapat mengurangi produktivitas kita karena membuat kita bangun terlalu siang dan melewatkan banyak kesempatan. Tidur setelah salat Subuh juga dapat merusak kesehatan tubuh kita karena mengganggu metabolisme dan sistem hormon kita.

    Oleh karena itu, sebaiknya kita hindari tidur setelah salat Subuh dan manfaatkan waktu pagi dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat seperti berdzikir, membaca Al-Quran, belajar, bekerja, atau berolahraga.

    Dengan begitu, kita akan mendapatkan keberkahan dan kesehatan dari Allah SWT.

    Baca juga: Sejarah Masuknya Islam di Indonesia dan Perkembangannya

    2. Tidur di Waktu Ashar Menjelang Maghrib

    Waktu Ashar adalah waktu antara sholat Ashar hingga sholat Maghrib. Waktu Ashar ini juga termasuk waktu tidur yang dibenci Allah SWT karena dapat membawa dampak buruk bagi jiwa dan raga kita. Rasulullah SAW bersabda:

    Artinya: “Tidurlah pada awal malam atau pada akhir malam, dan janganlah kamu tidur pada akhir siang (Ashar), karena sesungguhnya orang-orang yang tidur pada akhir siang itu tidak akan bangkit dari kuburnya kecuali dalam keadaan linglung.” (HR. Ahmad).

    Tidur di waktu Ashar menjelang Maghrib dapat membuat kita lalai dari salat Maghrib yang merupakan salat wajib pertama di malam hari. Padahal, salat Maghrib adalah salat yang sangat penting karena merupakan batas antara siang dan malam.

    Jika kita tertidur di waktu Ashar menjelang Maghrib, maka kita akan melewatkan salat Maghrib dan dosa besar karena meninggalkan salah satu rukun Islam.

    Selain itu, tidur di waktu Ashar menjelang Maghrib juga dapat mengganggu kesehatan tubuh kita karena membuat pola tidur kita tidak teratur. Tidur di waktu Ashar menjelang Maghrib dapat membuat kita sulit untuk tidur di malam hari atau bangun untuk salat Tahajud.

    Hal ini dapat menyebabkan gangguan tidur seperti insomnia atau kurang tidur yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental kita.

    Oleh karena itu, sebaiknya kita hindari tidur di waktu Ashar menjelang Maghrib dan manfaatkan waktu tersebut dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat seperti beribadah, beramal, atau bersosialisasi dengan keluarga dan teman. Dengan begitu, kita akan mendapatkan kebaikan dan kesejahteraan dari Allah SWT.

    3. Tidur Sebelum Menunaikan Sholat Isya

    Sholat Isya adalah sholat wajib terakhir di malam hari yang dilakukan setelah matahari terbenam hingga sebelum sholat Subuh.

    Sedangkan, waktu Isya adalah waktu yang sangat istimewa karena merupakan waktu yang disukai oleh Allah SWT untuk beribadah. Rasulullah SAW bersabda:

    Artinya: “Sesungguhnya Allah menambahkan satu waktu lagi (di malam hari) yang tidak diketahui oleh malaikat penulis amal, yaitu waktu antara salat Isya hingga salat Subu.,” (HR. Bukhari).

    Namun, sayangnya banyak dari kita yang menyia-nyiakan waktu Isya dengan tidur sebelum menunaikan sholat Isya. Padahal, tidur sebelum sholat Isya termasuk waktu tidur yang dibenci Allah SWT karena dapat membuat kita lalai dari kewajiban kita sebagai umat Islam.

    Jika kita tidur sebelum sholat Isya, maka kita akan melewatkan sholat Isya dan dosa besar karena meninggalkan salah satu rukun Islam.

    Selain itu, tidur sebelum sholat Isya juga dapat menghilangkan kesempatan kita untuk beribadah di malam hari seperti sholat Tahajud, Witir, atau Qiyamul Lail.

    Padahal, beribadah di malam hari adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan serta rahmat-Nya. Beribadah di malam hari juga dapat membawa keberkahan dan ketenangan bagi jiwa kita.

    Oleh karena itu, sebaiknya kita hindari tidur sebelum salat Isya dan manfaatkan waktu malam dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat seperti beribadah, membaca Al-Quran, atau beristighfar. Dengan begitu, kita akan mendapatkan kepuasan dan keridhaan dari Allah SWT.

    Baca juga: 10 Hikmah Puasa Ramadhan, Bukan Hanya Menahan Lapar dan Haus

    Hukuman untuk Orang yang Tidur pada Waktu Dibenci Allah SWT

    1. Hukuman Dunia

    Tidur di waktu-waktu tersebut dapat menyebabkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan, keberkahan, rezeki, dan keimanan seseorang. Contohnya adalah sebagai berikut:

    • Tidur setelah salat Subuh dapat melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa metabolisme yang seharusnya diurai dengan berolahraga atau beraktivitas.
    • Tidur sebelum salat Isya dapat menyebabkan seseorang linglung dan miskin.
    • Tidur setelah salat Ashar dapat membuat seseorang bodoh atau gila.

    Selain itu, tidur di waktu-waktu tersebut juga dapat menghalangi seseorang dari beribadah, mencari rezeki, dan mendapatkan keberkahan yang Allah SWT turunkan pada waktu-waktu tersebut.

    2. Hukuman Akhirat

    Tidur di waktu-waktu tersebut dapat mengurangi pahala dan meningkatkan dosa seseorang. Contohnya adalah sebagai berikut:

    • Tidur setelah salat Subuh dapat menghilangkan pahala salat Subuh berjamaah dan menghalangi seseorang dari membaca Al-Qur’an, dzikir, dan doa pada waktu mustajab. 
    • Tidur sebelum salat Isya dapat menghilangkan pahala salat Isya berjamaah, salat sunnah Rawatib, dan salat Tahajjud.
    • Tidur setelah salat Ashar dapat menghilangkan pahala salat Ashar berjamaah dan menghalangi seseorang dari membaca Al-Qur’an, dzikir, dan doa pada waktu mustajab. 

    Selain itu, tidur di waktu-waktu tersebut juga dapat menunjukkan ketidakpedulian dan ketidaktaatan seseorang terhadap perintah dan larangan Allah SWT.

    5 Cara Menghindari Waktu Tidur yang Dibenci Allah SWT

    Untuk menghindari tidur pada waktu yang dibenci Allah SWT, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, antara lain:

    1. Memahami Hikmah dan Bahaya dari Tidur pada Waktu-Waktu Tersebut

    Hal ini akan membantu kita untuk lebih berhati-hati dan bertanggung jawab terhadap waktu tidur kita.

    2. Membiasakan Diri untuk Bangun Sebelum Sholat Subuh dan Tidak Kembali tidur Setelahnya.

    Kita bisa memanfaatkan waktu pagi untuk beribadah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, atau melakukan aktivitas produktif lainnya atau bisa juga mengatur alarm atau meminta bantuan orang lain untuk membangunkan kita pada waktu Subuh.

    3. Membiasakan Diri untuk Tidak Tidur Sebelum Sholat Isya

    Kita bisa memanfaatkan waktu malam untuk beribadah, salat sunnah Rawatib, salat Tahajjud, atau melakukan aktivitas bermanfaat lainnya.

    Serta kita juga bisa mengatur jadwal tidur yang cukup dan teratur agar tidak mengantuk sebelum salat Isya.

    4. Membiasakan Diri untuk Tidak Tidur Setelah Sholat Ashar

    Kita bisa memanfaatkan waktu sore untuk beribadah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, atau melakukan aktivitas positif lainnya atau bisa juga menghindari makan berlebihan atau minum kopi yang dapat menyebabkan kantuk setelah salat Ashar.

    5. Menerapkan Gaya Hidup Sehat

    Beberapa tips yang bisa kita lakukan adalah:

    • Usahakan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya.
    • Meluangkan waktu minimal 1 jam untuk bersantai sebelum tidur, misalnya dengan mandi atau membaca buku.
    • Pastikan kamar tidur gelap dan tenang, menggunakan gorden, kerai, penutup mata, atau penutup telinga mungkin akan membantu.
    • Hindari penggunaan gadget, televisi, atau perangkat elektronik lainnya sebelum tidur.
    • Olahraga secara teratur, tetapi tidak terlalu dekat dengan waktu tidur.

    Konsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bergizi, hindari alkohol, kafein, atau nikotin yang dapat mengganggu tidur.

  • Doa Melembutkan Hati Anak yang Keras Kepala dalam Islam

    Doa Melembutkan Hati Anak yang Keras Kepala dalam Islam

    Tidak sedikit anak yang mempunyai sikap keras kepala dan susah diatur. Apakah anak kamu salah satunya? Jika iya, yuk coba amalkan doa melembutkan hati anak yang keras kepala di bawah ini!

    Seperti yang kita tahu bahwa anak adalah anugerah terindah dari Allah SWT bagi setiap orang tua. Namun, tidak jarang anak-anak juga menjadi cobaan bagi orang tua, terutama jika mereka bersikap keras kepala dan tidak mau mendengarkan nasihat.

    Hal tersebut tentu membuat orang tua merasa khawatir, sedih, dan marah. Lalu, bagaimana cara mengatasi anak yang keras kepala?

    4 Doa Melembutkan Hati Anak yang Keras Kepala

    Apakah ada doa yang bisa melembutkan hati anak yang keras kepala? Yuk, simak artikel di bawah ini sampai habis!

    1. Doa Agar Anak Menjadi Penurut dan Tidak Keras Kepala

    Doa yang pertama adalah doa yang diambil dari surat Al-Furqan ayat 74, yaitu sebagai berikut:

    وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ

    إِمَامًا

    Bacaan latin: Wallażīna yaqụlụna rabbanā hab lanā min azwājinā wa żurriyyātinā qurrata a’yuniw waj’alnā lil-muttaqīna imāmā.

    Artinya: Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Furqan: 74).

    Supaya anak bisa menjadi penurut dan tidak keras kepala memang tidaklah mudah, hal ini sebagaimana firman Allah SWT yang menjelaskan kalau anak juga bisa menjadi cobaan untuk orang tua, yaitu sebagai berikut:

    إِنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَأَوْلَٰدُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَٱللَّهُ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٌ

    Bacaan latin: Innamā amwālukum wa aulādukum fitnah, wallāhu ‘indahū ajrun ‘aẓīm.

    Artinya: “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. At-Taghabun: 15).

    Baca juga: Doa sebelum Berhubungan Suami Istri dan Lengkap dengan Artinya

    2. Doa Melembutkan Hati Anak Agar Tidak Tumbuh Keras Kepala

    pada doa ini berisikan agar anak tidak tumbuh keras kepala, memiliki hati yang lembut dan menjadi anak yang saleh dan salihah. Doanya adalah sebagai berikut:

    Bacaan latin: Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik.

    Artinya: “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu dan ketaatan kepada-Mu.”

    3. Doa Melembutkan Hati Anak dan Memberikan Rezeki Kepada Mereka

    Doa yang satu ini adalah doa yang mengandung nama Allah Al-Latif, yaitu berarti Yang Maha Lembut. Dengan berdoa dengan nama ini, kita memohon agar Allah SWT memberikan kelembutan hati kepada anak dan memberikan rezeki yang baik kepada mereka.

    Doanya yaitu sebagai berikut:

    ٱللَّهُ لَطِيفٌۢ بِعِبَادِهِۦ يَرْزُقُ مَن يَشَآءُ ۖ وَهُوَ ٱلْقَوِىُّ ٱلْعَزِيزُ

    Bacaan latin: Allāhu laṭīfum bi’ibādihī yarzuqu may yasyā`, wa huwal-qawiyyul-‘azīz.

    Artinya: “Allah Maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada yang di kehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. As-Syura: 19).

    4. Doa Cara Meneguhkan Hati Anak dan Menjadi Teladan Rasulullah SAW

    Selanjutnya adalah doa yang mengandung nama Allah Al-Muqallib, yaitu berarti Yang Maha Membolak-balikkan Hati. Dengan berdoa dengan nama ini, kita memohon agar Allah SWT meneguhkan hati anak di atas agama-Nya dan menjadikan mereka mengikuti teladan Rasulullah SAW.

    Doanya adalah sebagai berikut:

    لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ

    وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا

    Bacaan latin: Laqad kāna lakum fī rasụlillāhi uswatun ḥasanatul limang kāna yarjullāha wal-yaumal-ākhira wa żakarallāha kaṡīrā.

    Artinya: ”Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21).

    Baca juga: Contoh Ceramah Singkat tentang Ibu ini Bisa Jadi Referensi

    7 Cara Mengajarkan Anak Agar Tidak Keras Kepala

    1. Membiarkan Anak Belajar dari Pengalaman

    Jika anak melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan Anda, jangan langsung marah atau melarang, tetapi biarkan mereka merasakan akibatnya.

    Misalnya, jika anak tidak mau makan sayur, jangan paksa mereka untuk makan, tetapi beri tahu mereka bahwa sayur baik untuk kesehatan dan pertumbuhan mereka.

    Karena kalau anak merasa lemas atau sakit karena kurang gizi, mereka akan sadar bahwa makan sayur penting

    2. Jangan Menghakimi atau Menyalahkan Anak

    Jika anak melakukan kesalahan atau gagal dalam sesuatu, jangan langsung mengkritik atau mengejek mereka, tetapi beri dukungan dan motivasi.

    Tunjukkan bahwa kamu peduli dan menghargai usaha mereka. Hal ini akan membuat anak merasa dihargai dan percaya diri.

    3. Ajarkan Anak Tentang Tanggung Jawab

    Anak perlu belajar bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, baik positif maupun negatif. Beri anak tugas-tugas yang sesuai dengan usia dan kemampuan mereka

    Seperti merapikan mainan, membantu pekerjaan rumah tangga, atau menabung uang saku. Beri pujian atau hadiah jika anak berhasil menyelesaikan tugasnya, dan beri sanksi atau hukuman jika anak melanggar aturan.

    4. Jangan Biarkan Ada Perdebatan

    Jika anak bersikap keras kepala dan tidak mau mendengarkan kamu, jangan terlibat dalam perdebatan yang tidak penting. Tetap tenang dan tegas dalam menyampaikan pendapat kamu

    Dan juga jangan mudah terprovokasi oleh emosi anak. Jelaskan alasan kamu dengan logis dan rasional, dan minta anak untuk menghormati keputusan kamu.

    5. Selalu Ciptakan Suasana yang Damai

    Anak akan lebih mudah meniru perilaku orang tua dan lingkungan sekitarnya. Jika kamu sering bertengkar atau berteriak di depan anak, mereka akan belajar bahwa itu adalah cara yang normal untuk berkomunikasi. 

    Sebaliknya, jika kamu selalu bersikap sabar, lembut, dan harmonis dengan pasangan dan keluarga kamu,  anak akan belajar bahwa itu adalah cara yang baik untuk bersosialisasi.

    6. Jangan Diamkan atau Mengabaikan anak

    Anak yang keras kepala biasanya sedang mencari perhatian dari orang tua. Jika kamu mengabaikan atau membiarkan mereka tanpa respons, mereka akan merasa tidak dihargai atau dicintai.

    Hal ini akan membuat mereka semakin keras kepala dan sulit diatur. Sebaliknya, berikan perhatian yang cukup dan positif kepada anak, seperti memeluk, mencium, atau memuji mereka.

    7. Ajari Anak untuk Patuh pada Rutinitas

    Anak yang memiliki rutinitas yang teratur akan lebih mudah mengikuti aturan dan disiplin.

    Buat jadwal aktivitas sehari-hari untuk anak, seperti bangun tidur, mandi, sarapan, bermain, belajar, makan siang, tidur siang, mandi lagi, makan malam, dan tidur malam. Pastikan anak selalu mematuhi jadwal yang telah kamu buat.

    10 Tips Menghadapi Anak yang Keras Kepala

    Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menghadapi anak yang keras kepala:

    1. Mendengarkan Pendapat dan Kemauan Anak

    Anak yang keras kepala biasanya ingin didengar dan dihargai pendapatnya. Jadi, jangan langsung menolak atau memerintah anak tanpa memberikan kesempatan untuk berbicara.

    Dengarkan apa yang ia mau dan alasan di baliknya. Tunjukkan bahwa kamu menghormati pilihan dan keputusan anak, meskipun kamu tidak setuju dengannya.

    2. Tidak Memaksa

    Memaksa anak yang keras kepala hanya akan membuatnya semakin menentang dan marah. Jadi, hindari menggunakan kata-kata seperti “harus”, “wajib”, atau “tidak boleh”.

    Sebaliknya, gunakan kata-kata seperti “boleh”, “bisa”, atau “mungkin”. Berikan anak pilihan dan kesempatan untuk membuat keputusan sendiri, asalkan tidak membahayakan dirinya atau orang lain.

    3. Memberikan Anak Pilihan

    Anak yang keras kepala sering merasa tidak punya kendali atas hidupnya, karena orang tua selalu menentukan apa yang harus ia lakukan.

    Untuk mengurangi rasa frustrasi dan ketidakpuasan anak, berikan ia pilihan dalam hal-hal kecil, seperti mau pakai baju warna apa, mau makan apa, mau main apa, dan sebagainya. Dengan begitu, anak akan merasa lebih dihargai dan dihormati sebagai individu.

    4. Hadapi dengan Tenang

    Anak yang keras kepala sering membuat orang tua emosi dan stres. Namun, jangan sampai kamu kehilangan kesabaran dan meledakkan kemarahan kamu pada anak. Hal ini hanya akan membuat anak semakin takut, benci, atau malah meniru perilaku kamu.

    Hadapi anak dengan tenang dan sabar. Jika kamu merasa tidak bisa mengendalikan emosimu, ambil waktu untuk menenangkan diri terlebih dahulu sebelum berbicara dengan anak.

    5. Berikan Pujian dan Penghargaan Kepada Anak

    Anak yang keras kepala juga butuh mendapatkan pujian dan penghargaan dari orang tua, terutama jika mereka berhasil melakukan sesuatu dengan baik atau menunjukkan perilaku positif.

    Pujian dan penghargaan akan meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi anak untuk terus berusaha dan berkembang. Jadi, jangan pelit untuk memberikan pujian dan penghargaan kepada anak Anda.

    6. Berkomunikasi Dua Arah

    Komunikasi adalah kunci dalam hubungan antara orang tua dan anak. Komunikasi dua arah berarti kamu tidak hanya berbicara kepada anak, tetapi juga mendengarkan apa yang ia katakan.

    Komunikasi dua arah juga berarti kamu tidak hanya memberikan informasi kepada anak, tetapi juga meminta pendapat atau masukan darinya. Dengan berkomunikasi dua arah, kamu akan membangun hubungan yang lebih harmonis dan saling menghormati dengan anak.

    7. Memberikan contoh

    Anak adalah peniru yang ulung. Mereka akan meniru apa yang mereka lihat dan dengar dari orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua. Jadi, jika kamu ingin anak berperilaku baik, kamu sebagai orang tua harus memberikan contoh yang baik pula.

    Tunjukkan kepada anak bagaimana cara menghadapi masalah, mengendalikan emosi, menghargai orang lain, dan sebagainya. Dengan begitu, anak akan belajar dari kamu dan mencontoh perilakumu

    8. Ingatkan Anak

    Anak yang keras kepala sering lupa atau tidak peduli dengan aturan atau harapan yang telah ditetapkan oleh orang tua. Jadi, kamu perlu mengingatkan anak secara berkala tentang hal-hal yang penting.

    Seperti waktu tidur, waktu belajar, waktu makan, dan sebagainya. Ingatkan anak dengan cara yang baik dan sopan, bukan dengan cara yang mengancam atau menakut-nakuti.

    Jika perlu, berikan alasan atau manfaat dari aturan atau harapan tersebut, agar anak lebih mau mengikutinya.

    9. Mengajak Bekerjasama

    Anak yang keras kepala sering merasa bahwa orang tua adalah musuh yang ingin menghalangi keinginan atau kebebasannya. Jadi, kamu perlu mengubah persepsi tersebut dengan mengajak anak bekerjasama.

    Ajak anak untuk membuat kesepakatan atau kompromi dalam hal-hal yang bersifat negosiasi, seperti berapa lama ia boleh main game, berapa banyak ia harus mengerjakan PR, dan sebagainya.

    Dengan begitu, anak akan merasa lebih terlibat dan bertanggung jawab dalam proses pengambilan keputusan.

    10.  Menetapkan Batasan dan Konsekuensi

    Meskipun kamu harus memberikan anak pilihan dan kesempatan untuk membuat keputusan sendiri, kamu juga harus menetapkan batasan dan konsekuensi yang jelas dan tegas.

    Batasan dan konsekuensi ini bertujuan untuk melindungi anak dari hal-hal yang berbahaya atau merugikan dirinya atau orang lain.

    Jika anak melanggar batasan atau konsekuensi tersebut, kamu harus konsisten dalam memberikan sanksi atau hukuman yang sesuai. Jangan memberikan ancaman kosong atau hukuman yang tidak proporsional.

    Senantiasa amalkan doa melembutkan hati anak yang keras yang ada di atas, dan jangan hanya menuntut anak untuk tidak keras kepala, namun sebagai orang tua justru sebenarnya banyak hak anak yang tidak diberikan.