Category: Wawasan

  • Mengenal Penemu Mesin Uap, Biografi, dan Sejarah Singkatnya

    Mengenal Penemu Mesin Uap, Biografi, dan Sejarah Singkatnya

    Tahukah Anda bahwa mesin uap adalah salah satu penemuan paling revolusioner dalam sejarah manusia? Yap, sang penemu mesin uap berhasil membawa perubahan besar dalam dunia industri, transportasi, dan kehidupan manusia hingga hari ini.

    Sebut saja mesin produksi pabrik di beberapa bidang, kereta uap, dan lain sebagainya. Penasaran siapa saja tokoh-tokoh penemunya? Baca artikel ini sampai selesai!

    Biografi James Watt, Sang Penemu Mesin Uap

    Tokoh Penemu Mesin Uap
    Tokoh Penemu Mesin Uap | Sumber gambar: allthatsinteresting.com

    Penemu mesin uap yang paling terkenal dan berjasa adalah James Watt. Ia lahir di Skotlandia, tepatnya di Greenock, pada 19 Januari 1736. Watt tumbuh di lingkungan intelektual, walaupun ayahnya adalah seorang tukang kayu dan pembuat kapal sukses. 

    Kendati kesehatannya tergolong buruk, Watt memiliki ketertarikan yang besar pada matematika dan teknik mesin. Setelah ibunya meninggal pada tahun 1754, ia memutuskan pergi ke London untuk mengikuti pelatihan sebagai pembuat instrumen. 

    Namun, Watt tidak dapat menyelesaikan magangnya karena terhalang masalah kesehatan. Sehingga, ia memilih kembali ke Skotlandia dan membuka toko di Glasgow untuk memproduksi dan memperbaiki instrumen matematika. 

    Tokoh-tokoh Penemu Mesin Uap yang Mengoptimalkan Kinerja Mesin Uap

    Namun, di balik kesuksesan James Watt, ada sejumlah tokoh lain yang juga berperan penting dalam mengoptimalkan kinerja mesin uap. Oleh karena itu, berikut ini adalah uraian singkat tentang sejumlah tokoh penemu mesin uap sebelum James Watt:

    1. Penemuan Cikal Bakal Mesin Uap oleh Hero

    Dalam suatu waktu, manusia menyadari fenomena perubahan zat cair menjadi gas melalui pemanasan yang menciptakan tekanan. Contohnya adalah ketika air direbus dalam panci, terjadi dorongan uap yang menghasilkan suara siulan melalui lubang panci.

    Inspirasi awal untuk penemuan mesin uap berasal dari pengamatan ini. Pada abad pertama Masehi, seorang ahli matematika bernama Hero dari Alexandria menciptakan sebuah alat inovatif yang bernama Aeolipile

    Aeolipile oleh Hero
    Aeolipile oleh Hero | Sumber Gambar: Ruangguru.com

    Aeolipile adalah bola besi yang diisi dengan air dan memiliki dua cerobong “L” di dua sisi berlawanan. Hero memanaskan bola besi tersebut hingga airnya mendidih, dan uap yang keluar dari cerobong membuat bola besi berputar. 

    Meskipun hanya berfungsi sebagai mainan untuk menggambarkan kekuatan alam, Aeolipile membuka jalan bagi penemu mesin uap selanjutnya terkait penggunaan tenaga uap sebagai penggerak mesin di masa depan. Sehingga, banyak yang percaya bahwa Hero adalah tokoh yang mengenalkan konsep mesin uap pertama.

    2. Jeronimo de Ayanz

    Pada tahun 1606, seorang teknisi militer dan tambang asal Spanyol bernama Jeronimo de Ayanz membuat terobosan dalam penggunaan mesin uap. Ia menggunakan mesin uap untuk mengeluarkan gas beracun dan mengatasi banjir air tambang dengan memanfaatkan tekanan uap.

    Ayanz menciptakan sebuah sistem di mana air direbus dalam wadah dengan dua pipa kecil. Salah satu pipa ditempatkan di dalam tambang, sementara pipa yang lain berada di udara terbuka. 

    Ketika air mendidih, uap yang dihasilkan akan terdorong ke udara terbuka. Namun, di sisi lain, pipa yang berada di dalam tambang menghisap gas beracun dengan kuat menuju udara bebas. Dengan demikian, Ayanz menggunakan mesin uap untuk mengatasi masalah gas beracun dan banjir air tambang.

    Temuannya tersebut membuat Ayanz juga menjadi salah satu tokoh penemu mesin uap yang revolusioner pada saat itu. Walau pada saat bersamaan Thomas Savery mematenkan terobosan mesin uap yang lainnya.

    3. Thomas Savery

    Mesin Uap Rancangan Thomas Savery
    Mesin Uap Rancangan Thomas Savery | Sumber Gambar: Pinterest.com

    Thomas Savery, seorang teknisi dan ilmuwan asal Inggris, adalah tokoh berikutnya yang menemukan mesin uap. Ia telah mematenkan dan mengklaim diri sebagai penemu mesin uap pertama di dunia. 

    Mesin temuannya berfungsi untuk mengeluarkan air banjir dari tambang dan menggunakannya untuk penyiraman kebun. Savery menciptakan mesin uap yang menggunakan ruang kosong untuk mendidihkan air. 

    Air yang mendidih tersebut akan menghasilkan tekanan uap yang mendorong air keluar ke udara terbuka, memungkinkannya mengalir ke atas mesin. Namun, mesin yang ia buat memiliki keterbatasan karena hanya dapat menghisap air dari kedalaman yang dangkal.

    4. Penemu Mesin Uap Thomas Newcomen

    Keterbatasan mesin uap buatan Thomas Savery menjadi titik awal pengembangan oleh Thomas Newcomen. Pada tahun 1712, Newcomen menciptakan mesin uap yang menggunakan tekanan atmosfer. 

    Mesin ini mengandalkan perubahan tekanan udara dalam ruangan melalui uap untuk menggerakkan piston yang dapat memompa air keluar. Newcomen melakukan inovasi dengan memanfaatkan tenaga uap sebagai penggerak.

    Konsep ini menjadi dasar bagi perkembangan mesin uap yang lebih maju, yang nantinya ditemukan oleh James Watt. Hingga pada akhirnya menghasilkan mesin uap yang jauh lebih efisien, yang mengubah industri dan transportasi selamanya.

    Perkembangan Mesin Uap James Watt

    Pada tahun 1759, Watt tertarik pada mesin uap milik penemu mesin uap pertama, Newcomen, dan mulai melakukan eksperimen untuk meningkatkan efisiensinya. Sebelumnya, mesin Newcomen beroperasi dengan cara menarik uap ke dalam silinder.

    Kondisi tersebut meningkatkan tekanan atmosfer dan menciptakan ruang kosong yang mendorong piston ke dalam silinder. Oleh karena itu, Watt berupaya keras agar bisa mengurangi pemborosan uap dalam mesin.

    Hingga pada akhirnya Watt menyadari bahwa kelemahan utama dari mesin uap Newcomen adalah efisiensi bahan bakarnya yang rendah karena kehilangan panas laten yang cepat. Ia mengembangkan ide kondensor terpisah yang memungkinkan mesin uapnya lebih efisien dengan menggunakan 60% lebih sedikit batu bara.

    Masa Perbaikan Mesin oleh James Watt

    Pada tahun 1764, Watt melakukan sejumlah perbaikan penting pada mesin uap buatan Newcomen agar sesuai dengan visinya. Salah satu penambahan terpenting adalah ruang terpisah untuk memisahkan uap, mencegah panas masuk ke dalam silinder. 

    Perubahan ini berhasil membuat mesin empat kali lebih efisien. Watt juga menemukan perangkat gigi untuk mengubah gerakan bolak-balik menjadi gerakan putar, meningkatkan fungsionalitas mesin.

    Pencapaian Watt tidak berhenti di situ. Ia menciptakan pengontrol gerakan melingkar otomatis untuk mengawasi kecepatan mesin secara otomatis. 

    Selain itu, Watt menciptakan alat pengukur tekanan, alat penghitung kecepatan, alat petunjuk, dan pengontrol uap, menambahkan fungsionalitas tambahan. Dengan temuan lengkapnya, mesin uap Watt bukan hanya digunakan di pabrik, tetapi juga sebagai penggerak kapal dan lokomotif uap. 

    Watt mematenkan penemuan mesin uapnya pada tahun 1769, menjadikannya inovasi yang lebih lengkap dan efisien dibandingkan dengan mesin uap sebelumnya, cocok untuk berbagai industri. Pada tahun 1781, Watt bermitra dengan John Roebuck dan Matthew Boulton untuk memproduksi dan memasarkan mesin uapnya. 

    Mereka bekerja sama mengembangkan penggerak roda gigi, sebuah inovasi penting dalam produksi industri. Setelah mematenkan penemuannya, Watt bersama Boulton merambah bisnis dengan sukses sebagai penemu mesin uap revolusioner. 

    Namun, pada tahun 1819, Watt meninggal di Healthfield Hall, Marwick, Inggris, meninggalkan warisan inovatifnya yang terus mempengaruhi revolusi industri dan teknologi di masa mendatang. Mesin uap buatannya bermanfaat di berbagai aplikasi industri seperti penggilingan, penenunan, dan transportasi darat maupun air. 

    Kemudian, berkat penemuannya, James Watt menjadi tokoh pendidikan teknologi inovatif paling terkemuka pada saat itu. James Watt sebagai penemu mesin uap membuka jalan untuk revolusi industri dan berbagai inovasi yang membentuk dunia saat ini. 

    Pasalnya, hingga walaupun James Watt meninggal pada 25 Agustus 1819, warisannya tetap hidup melalui kontribusinya yang besar terhadap perkembangan teknologi modern. 

    Baca Juga : Mengenal 9 Penemu Matematika dan Sejarah Ringkas

    Sudah Tahu Sejarah dan Penemu Mesin Uap?

    Pada intinya, memahami sejarah dan peran penting para penemu mesin uap membawa kita menelusuri evolusi industri modern. Dari Aeolipile hingga penemuan revolusioner James Watt, setiap langkah membentuk landasan bagi teknologi yang membawa perubahan besar dalam dunia produksi. 

    Kita sebagai generasi yang lebih modern harus terus meneladani semangat para ilmuwan. Kita seharusnya mampu mendalami pengetahuan mereka dalam bidangnya, memahami prinsip-prinsip dasar, dan eksperimen secara terus-menerus untuk mencapai pemahaman yang lebih baik. Semoga artikel ini bermanfaat!

  • Mengenal 9 Penemu Matematika dan Sejarah Ringkas

    Mengenal 9 Penemu Matematika dan Sejarah Ringkas

    Tokoh penemu matematika memiliki kontribusi yang besar dalam perkembangan ilmu satu ini. Matematika adalah ilmu pengetahuan yang sangat berperan penting dalam kehidupan. Pasti kamu juga tidak asing lagi dengan penggunaan matematika, bukan?

    Nah, pada artikel ini akan dipaparkan mengenai siapa saja penemu matematika yang ikut andil dalam perkembangannya. Jadi, simak terus bacaan ini ya!

    9 Tokoh Penemu Matematika

    Sebetulnya, ada banyak sekali tokoh atau ilmuwan yang berperan dalam perkembangan ilmu matematika. Mari kenalkan beberapa ilmuwan yang menemukan serta mengembangkan matematika. Berikut ini 9 tokoh penemu matematika yang harus kamu kenal beserta sejarah ringkasnya, yaitu:  

    1. Pythagoras

    Pythagoras
    Pythagoras | Sumber Gambar: Mamikos

    Matematika terkuno ditemukan pada 1900 SM. Tulisan tersebut membahas tentang teorema pythagoras. Dari sinilah awal matematika berkembang. Kamu pasti sering bukan mendengar tentang beliau, bukan?  

    Pythagoras merupakan seorang filsuf sekaligus matematikawan pertama yang berasal dari Yunani yang lahir sekitar abad ke 6 SM. Karena kontribusinya, beliau mendapat julukan sebagai Bapak Bilangan. Di samping itu, beliau juga ahli dalam memainkan musik.

    Mengenal jauh tentang Phytagoras, kamu pasti tahu kalau teorema pythagoras berkaitan dengan segitiga siku-siku. Teori ini menyatakan sebagai berikut:

    “Kuadrat panjang sisi miring atau hipotenusa sama dengan jumlah kuadrat panjang dari kedua sisi yang pendek”.

    Adapun rumus pythagoras adalah sebagai berikut.

     c2 = a 2 + b 2 

    Keterangan: 

    a,b = dua sisi pendek segitiga siku-siku

    c = sisi panjang segitiga siku-siku

    Nah menariknya, Pythagoras tak hanya menemukan rumus tersebut saja. Beliau juga mengungkap misteri bilangan sempurna. 

    Bilangan sempurna terjadi jika suatu bilangan bulat positif difaktorkan, jumlah semua faktornya positif. Namun, bilangan itu tidak ikut dijumlahkan, ya! Pembahasan ini terus berlanjut hingga di zaman matematikawan kedua yaitu Euclid.

    2. Euclid

    Euclid adalah matematikawan Yunani kedua yang lahir sekitar 300 SM, beliau mendapatkan julukan sebagai Bapak Geometri. Lantas apa alasan dari julukan tersebut diberikan pada Euclid?

    Nah, asal usulnya karena beliau banyak menyumbangkan pemikirannya pada bidang matematika. Karya dari beliau yang paling terkenal yaitu Elements

    Buku tersebut membuat pengaruh besar dalam dunia matematika. Buku ini sampai saat ini masih menjadi sumber referensi bagi para pelajar, lo! Dari karya itulah, muncul geometri dan juga pembuktian kebenaran dalam matematika.

    Euclid mengatakan, untuk membuktikan sebuah pernyataan dalam matematika dapat menggunakan logika. 

    Sementara itu, geometri adalah salah satu cabang dari matematika yang mulanya adalah titik, kemudian  garis pada titik itu yang akan membentuk bidang. 

    Dengan demikian, bidang tersebut dapat dibuat berbagai macam bentuk segi. Itulah yang dinamakan dari geometri.

    3. Archimedes

    Masih di negara Yunani, ada satu lagi penemu matematika penerus dari Pythagoras yaitu Archimedes. Beliau lahir pada tahun 287 SM.

    Banyak sekali terobosan besar tentang matematika berkembang pesat di zamannya. Tidak hanya matematika sih, tetapi ada juga bidang fisika dan teknik.  

    Nah, salah satu kontribusi beliau yang terkenal adalah hukum archimedes. Hukum Archimedes menyatakan mengapa benda yang tenggelam tampak lebih ringan ketika berada dalam air. 

    Penemuan tersebut akhirnya diaplikasikan dalam kehidupan yaitu sebagai dasar perancangan kapal.

    Selain itu, dalam dunia matematika, beliau memberikan pemikirannya tentang kalkulus integral.  Rumus-rumus tersebut merupakan metode untuk menghitung luas dan volume ruangan.

    4. Fibonacci

    Fibonacci
    Fibonacci | Sumber Gambar: MoneyMuseum.com

    Nah, penemu matematika selanjutnya bernama Fibonacci atau yang biasanya dipanggil Leonardo Pisano. Beliau adalah ilmuwan yang berasal dari Italia.  

    Beliau terkenal dengan penemuan konsep-konsep matematika antara lain, yaitu: 

    • Akar kuadrat
    • Sistem penomoran arab
    • Urutan angka
    • Deret fibonacci

    Beliau juga mengarang sebuah buku yang berjudul “The Book of Calculation”. Buku tersebutlah yang menghasilkan sebuah deret angka yang dinamakan sebagai deret Fibonacci.

    Deret fibonacci ini sangat berguna dalam dunia kesenian dan biologi, loh!  Banyak juga karya lain dari beliau yang meliputi buku Practica Geometriae, Filos, dan Quadratorum.

    Atas banyak jasa dan kontribusinya dalam bidang matematika, Fibonacci juga terkenal dan dihormati oleh ilmuwan lainnya di dunia.

    5. Srinivasa Ramanujan

    Ramanujan adalah seorang matematikawan yang berasal dari India dan lahir di tahun 1887. Beliau adalah ilmuwan yang menyumbangkan pengembangan analisis matematika, pecahan lanjutan, dan teori bilangan.

    Beliau banyak belajar dari buku-buku matematika di perpustakaan dan mengembangkannya sebagai teorema. 

    Selain itu, Srinivasa Ramanujan juga menghasilkan rumus-rumus yang kompleks. Salah satunya ialah rumus bilangan π (pi) dan seputar rumus pada fungsi theta.

    6. Al-Khawarizmi 

    Abu Abdullah Muhammad bin Musa adalah penemu matematika yang terkenal dengan dengan nama Al-Khawarizmi. Beliau adalah tokoh Islam yang memberikan pemikirannya dalam dunia matematika.  

    Contoh dari penemuannya adalah adalah metode aljabar dan angka nol.  Bayangkan saja, apabila beliau tidak ada. Kamu pasti tidak akan mengenal bahwa sebelum bilangan 1 adalah angka nol.  

    Tidak hanya itu, Al-Khwarizmi juga terkenal dengan sebutan “Bapak Aljabar”. Dari aljabar inilah, kamu mudah untuk memecahkan berbagai masalah matematika yang rumit.

    Karena penemuannya yang bermanfaat dalam segala bidang termasuk kehidupan sehari-hari, Al-Khawarizmi juga mendapat sebutan Bapak Matematika.

    7. Rene Descartes

    Rene Descartes merupakan filsuf modern dan matematikawan asal Inggris. Salah satu karya terbesarnya yaitu sistem koordinat kartesius.

    Sistem koordinat kartesius adalah sistem yang memakai titik pada suatu bidang datar untuk menggambarkan suatu objek. Sistem ini memungkinkan kamu untuk tahu hubungan antara berbagai titik dalam ruang.

    Selain itu, sistem koordinat dalam bidang datar juga berguna untuk menunjukkan letak atau posisi dari suatu titik.

    8. Carl Friedrich Gauss

    Carl Friedrich Gauss adalah penemu matematika yang berasal Jerman. Salah satu karya Gauss adalah metode eliminasi Gauss-Jordan.

    Metode ini berguna untuk memecahkan sistem persamaan linear. Metode gauss Jordan sering diaplikasikan untuk mencari luas dalam ilmu matematika terapan.

    Selain itu, Gauss juga menemukan metode kuadrat terkecil yang digunakan untuk meminimalkan kesalahan data dalam model matematika. 

    Selain matematika, Gauss juga dikenal dalam penemuan perhitungan orbit dan penemuan kurva error Gaussian.

    9. Girolamo Cardano

    Cardano
    Cardano | Sumber Gambar: Riwayat Matematikawan

    Girolamo Cardano adalah seorang ilmuwan Italia yang lahir pada tahun 1501-1576. Cardano berperan penting dalam perkembangan teori probabilitas, mekanika, hidrodinamika, dan geologi. 

    Cardano berhasil menemukan teori tentang peluang dan probabilitas dalam Buku Tentang Permainan Dadu. Buku ini tentang peluang dalam permainan yang diselesaikan tahun 1563. 

    Namun, baru terbit pada tahun 1663. Isi buku ini adalah topik-topik yang ‘tabu’ lalu disentuh matematikawan “normal” menjadi dasar teori probabilitas.

    Baca Juga : Penemu Jam Tangan Pertama, Perkembangan dan Sejarahnya

    Sudah Tahukah Kamu Siapa Saja Penemu Matematika? 

    Masing-masing penemu matematika memiliki peran dan kontribusi yang besar dalam perkembangan ilmu matematika. Atas kegigihan dan ketekunannya, kita bisa menikmati temuan mereka untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

    Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kamu mengenai ilmuwan matematika. Lebih dari itu, semoga dapat membuatmu mengambil pelajaran berharga dari mereka untuk selalu berkontribusi demi kemajuan ilmu pengetahuan.

  • Menelusuri Biografi Pendiri Daulah Abbasiyah dan Masa Kejayaan

    Menelusuri Biografi Pendiri Daulah Abbasiyah dan Masa Kejayaan

    Pendiri Daulah Abbasiyah memiliki peran yang penting. Pasalnya, Daulah Abbasiyah atau Bani Abbasiyah memiliki masa kekuasaan selama 5 abad mulai dari 750-1258 Masehi. Masa kekuasaan ini menjadi waktu terlama kekhalifahan dengan khalifah pertama yakni Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Al Abbas

    Kejayaan dari Dinasti ini memberikan kemajuan pada bidang ilmu pengetahuan yang berskala dunia. Lalu, siapakah sebenarnya pendiri dari dinasti dengan masa kekhalifahan 5 abad ini? Bagaimana masa pemerintahannya? Artikel ini akan membahas biografi singkat yang bisa kamu pahami beserta masa pemerintahannya.

    Abu Abbas As Saffah Pendiri Daulah Abbasiyah

    Khalifah Abbasiyah
    Khalifah Abbasiyah | Sumber Gambar: sonora.id

    Sistem pemerintahan yang awalnya kekhalifahan dengan pemimpin empat sahabat Rasulullah SAW setelah wafatnya Nabi, berganti menjadi sistem dinasti. 

    Pada pemerintahan ini seseorang yang menjadi pimpinan adalah para raja. Salah satu masa kekhalifahan yang berhasil membawa peradaban Islam menuju masa keemasan adalah Daulah Abbasiyah atau Dinasti Abbasiyah. 

    Pada masa ini, Islam berhasil maju dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan politik serta penaklukan wilayah di berbagai negara.

    Pendiri Daulah Abbasiyah sekaligus khalifah pertama pada masa pemerintahan ini adalah Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Al Abbas atau Abu Abbas As Saffah dengan gelar As Saffah yang memiliki arti sebagai penumpah darah. Gelar tersebut tersemat karena keberhasilannya dalam membunuh tokoh-tokoh Bani Umayyah.

    Abdul Abbas juga melakukan pembakaran tulang belulang dari para khalifah Bani Umayyah sekaligus menggali kubur untuk para khalifah tersebut. 

    Keberhasilannya dalam menaklukkan Bani Umayyah tidak luput dari dukungan tentara bayaran Persia yakni Abu Muslim Al Khurasany. 

    Selain itu, terdapat pula peranan dari Kerajaan Mesir dan Romawi. Dibalik history hidup yang tersemat dalam diri Abdul Abbas, terdapat kegigihannya dalam membawa islam ke peradaban dunia.

    Pendiri Daulah Abbasiyah ini menjadi pemimpin Dinasti Islam yang ketiga setelah Khulafaur Rasyidin dan Dinasti Umayyah yang berhasil memajukan eksistensi islam pada zaman itu. 

    Beliau juga mampu menciptakan suasana pemerintahan yang kondusif dan bersih dari campur tangan keturunan Bani Umayyah.

    Kondisi ini tercipta akibat dari keberanian Abdul Abbas dalam memutuskan peraturan dan kebijakan pada masa pemerintahannya. 

    Namun, masa pemerintahan pendiri Daulah Abbasiyah ini hanya berlangsung selama empat tahun dan mampu mencapai masa kejayaan.

    Masa Pemerintahan Khalifah Dinasti Abbasiyah

    Daulah Abbasiyah memiliki daerah kekuasaan di Baghdad yang kemudian berpindah pada 1261 ke Kairo. Seperti yang telah dijelaskan, Daulah Abbasiyah berhasil meluluhlantakkan Bani Umayyah kecuali Andalusia.

    Pada 750 Masehi, Dinasti Abbasiyah memindahkan ibu kota Damaskus ke Baghdad yang saat ini merupakan Iran. Berlanjut dengan pemaksaan penyerahan kekuasaan oleh Bangsa Turki setelah 150 tahun berkuasa di Baghdad.

    Awalnya bangsa ini merupakan bagian dari tentara kekhalifahan yang terkenal dengan nama Mamluk. Bangsa ini meminta Dinasti Abbasiyah untuk menyerahkan kekuasaan kepada Sultan atau Amir. 

    Daulah Abbasiyah pun menyerahkan kekuasaan Andalusia yakni Maghreb dan Ifriqiya. Daerah ini diserahkan kepada keturunan Bani Umayyah yang berhasil melarikan diri yakni Aghlabiyah dan Fatimiyah. 

    Dinasti Abbasiyah juga mengalami penurunan kekuasaan pada 1258 Masehi. Penyebab dari penurunan kekuasaan ini karena adanya serangan dari Bangsa Mongol dengan Hulagu Khan sebagai pemimpinnya.

    Bangsa Mongol berhasil menjatuhkan Baghdad tanpa menyisakan ilmu pengetahuan yang terhimpun di perpustakaan Baghdad pada Masa Daulah Abbasiyah. Kepemimpinan Bani Abbasiyah berlanjut hingga 1261 dibawah kekuasaan Kesultanan Mamluk di Mesir.

    Kepemimpinan khalifah di Kairo berakhir pada 1517 ketika Kesultanan Utsmaniyah berhasil menaklukkan Mesir. Dinasti Utsmaniyah juga mengklaim gelar khalifah di Turki. Saat ini Bani Abbasiyah dan suku Al Abbasi bertempat tinggal di Timur Laut Tikrit, Irak.

    Masa Kejayaan Dinasti Abbasiyah

    Masa Kejayaan Bani Abbasiyah
    Masa Kejayaan Bani Abbasiyah | Sumber Gambar: okezone.com

    Bani Abbasiyah mengalami masa kejayaan yang dapat dilihat secara politik yakni dengan adanya tokoh-tokoh kuat dengan prestasi yang tinggi. 

    Selain itu, kemakmuran rakyat Islam pada pemerintahan Abdul Abbas mencapai kualitas hidup tertinggi. Khalifah Daulah Abbasiyah juga mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan filsafat.

    Abdul Abbas juga menunjuk Abu Ja’far yang merupakan saudaranya untuk menggantikan masa kepemimpinannya setelah beliau meninggal dunia. Masa pemerintahan pun dilanjutkan oleh Abu Ja’far pada 754 hingga 775 Masehi.

    Pendiri Daulah Abbasiyah berhasil membawa peradaban Islam menuju kejayaan baik itu di bidang politik, budaya, sosial, dan ilmu pengetahuan. Sejarawan Abbasiyah membagi kekuasaan Daulah Abbasiyah menjadi 5 periode.

    Periode tersebut pengaruh Persia sebagai periode pertama berlangsung pada 132 H atau 750 M hingga 232 H atau 847 M.

    Pengaruh Turki pertama sebagai periode kedua berlangsung pada 845 M hingga 945 M. Pengaruh Persia kedua sebagai periode ketiga berlangsung pada 945 M hingga 1055 M.

    Berlanjut pada pengaruh Turki kedua sebagai periode keempat yang berlangsung pada 447 H hingga 590 H yang merupakan kekuasaan dari Bani Seljuk. Terakhir periode kelima yang berlangsung pada 1194 M hingga 1258 M yang merupakan masa bebasnya kekhalifahan dari berbagai pengaruh dinasti lain.

    Namun, kekuasaan ini hanya berlangsung efektif pada wilayah Baghdad dan berakhir dengan invasi dari Bangsa Mongol. Masa puncak kejayaan dari Kepemimpinan Pendiri Daulah Abbasiyah berada pada periode pertama. 

    Setelah masa pemerintahan Abdul Abbas selesai dan digantikan oleh Abu Ja’far, lahirlah tokoh besar yang bersaing dengan Dinasti Abbasiyah. Namun, hal tersebut dapat tersingkirkan oleh Abu Ja’far atas kegigihannya dalam memimpin dan menjalankan amanah.

    Penyebab Mundurnya Daulah Abbasiyah

    Pemberontakan
    Pemberontakan | Sumber Gambar: geotimes.id

    Mundurnya masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah tentunya dimanfaatkan oleh berbagai daerah untuk memisahkan diri. Hal ini terjadi karena kekuasaan yang luas membuat komunikasi antara pusat dengan daerah tidak terjangkau.

    Tingginya profesionalisasi angkatan bersenjata yang bergantung pada khalifah. Penurunan kekuasaan Daulah Abbasiyah juga karena sulitnya keuangan negara karena pengeluaran untuk tentara bayaran yang tinggi.

    Apabila kekuatan militer mengalami penurunan, khalifah tidak mampu untuk mengirimkan pajak ke daerah Baghdad. Tidak hanya itu, penurunan kekuasaan Daulah Abbasiyah juga terjadi karena disintegrasi pada 1000 masehi hingga 1250 masehi.

    Disintegrasi terjadi karena kebijakan dari khalifah yang lebih condong ke pembinaan peradaban dan kebudayaan islam daripada sisi politik. 

    Kondisi ini membuat kekuasaan yang berada di daerah pinggiran mulai memisahkan diri  dengan melakukan pemberontakan untuk memperoleh kemerdekaan hingga menjadi daerah otonom.

    Tercatat pemimpin daerah melakukan dua cara untuk melepaskan atau memisahkan diri dari kekuasaan Daulah Abbasiyah mulai dari pemimpin lokal yang memimpin pemberontakan. 

    Akhirnya, berhasil memperoleh kemerdekaan sendiri seperti Bani Umayyah yang bertempat di Spanyol serta Bani  Idrisiyyah di Maroko.

    Cara kedua yakni kedudukan yang semakin kuat dari Gubernur atas petunjuk dari khalifah. Seperti Aghlabiyyah yang bertempat di Tunisia dan Thahiriyyah yang bertempat di Khurasan.

    Baca Juga : Sejarah Pendiri Kerajaan Sriwijaya dari Masa Kejayaan hingga Keruntuhan

    Sudah Kenal Lebih Dekat dengan Pendiri Daulah Abbasiyah?

    Sosok pendiri Daulah Abbasiyah dapat memberikan sedikit gambaran bagi kamu mengenai peradaban Islam. Namun, dalam studi Islam Daulah Abbasiyah tidak menjadi satu-satunya dinasti yang berkuasa dan berhasil membawa peradaban Islam hingga mencapai pada puncak kejayaan. 

    Oleh karena itu, kamu bisa memperluas wawasan mengenai peradaban di dunia melalui buku-buku sejarah peradaban Islam di dunia. Dengan begitu, pengetahuan kamu akan semakin bertambah.

  • Sejarah Pendiri Kerajaan Sriwijaya dari Masa Kejayaan hingga Keruntuhan

    Sejarah Pendiri Kerajaan Sriwijaya dari Masa Kejayaan hingga Keruntuhan

    Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan terbesar di Indonesia. Wilayahnya mencakup Pulau Sumatera, tepatnya Sumatera Selatan. Kerajaan ini menjadi kerajaan pertama bercorak Budha di Indonesia yang pernah menguasai jalur perdagangan utama Selat Malaka. Seperti apa sejarah pendiri Kerajaan Sriwijaya?

    Pada artikel kali ini kamu akan diajak memahami sejarah pendiri Kerjaan Sriwijaya, mulai dari cerita masa kejayaan dan masa keruntuhan Kerajaan Sriwijaya yang pernah terjadi. Langsung saja, berikut kisahnya!

    Sejarah Pendiri Kerajaan Sriwijaya

    Raja-raja Kerajaan Sriwijaya
    Raja-raja Kerajaan Sriwijaya | Sumber: berita99.co

    Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan bercorak Budha yang didirikan oleh Dapunta Hyang Sri Jayansa. Nama Sriwijaya sendiri asalnya dari bahasa Sansekerta, yakni “Sri” yang berarti cahaya dan “Wijaya” yang artinya kemenangan. Jadi Sriwijaya memiliki arti kemenangan gemilang. 

    Kerajaan ini termasuk kerajaan terbesar yang pernah berkuasa di Indonesia. Wilayah kekuasaannya meliputi berbagai daerah di Sumatera Selatan, seperti Kepulauan Bangka, Jambi, Lampung, bahkan kekuasaanya membentang sampai Kamboja, Thailand Selatan, Kalimantan Barat, dan sebagian Jawa. 

    Ia juga menjadi kerajaan maritim terbesar karena pernah menguasai jalur perdagangan dan pelayaran di Selat Malaka, Semenanjung Malaya, dan Selat Sunda. Dari sini tak heran jika kerajaan ini mendapat julukan penguasa maritim Asia Tenggara. 

    Menurut sejarah, diperkirakan kerajaan ini pertama kali berdiri pada abad 7 masehi. Data ini berdasarkan catatan perjalanan seorang biksu, i Tsing, yang menceritakan kisah persinggahannya selama 6 bulan di Kerajaan Sriwijaya. 

    Selain itu, bukti sejarah pendiri kerajaan Sriwijaya ini berdiri pada abad ke-7 dari prasasti yang ditemukan. Prasasti-prasasti tersebut diperkirakan ada sejak abad ke-7 dan jumlahnya pun terbilang cukup banyak. 

    Salah satu prasasti yang pernah ditemukan adalah prasasti Kota Kapur. Prasasti ini berupa tiang batu bersurat yang ditemukan di Pulau Bangka, Kota Kapur, Kabupaten Bangka. 

    Dalam prasasti juga tertulis keterangan bahwa pemimpin dan raja pertama kerajaan ini adalah Dapunta Hyang Sri Jayanasa atau Sri Jayanasa. Ada juga prasasti yang menyebut nama Sri Jayansa sebagai raja Sriwijaya, seperti prasasti Talang Tuo dan Kedukan Bukit. 

    Dari kiprahnya memimpin Sumatera itulah, Sriwijaya menjadi simbol kebesaran  Sumatera. Bahkan ada yang menyebut kebesarannya mengimbangi kebesaran Kerajaan Majapahit yang ada di Jawa. 

    Lokasi Kerajaan Sriwijaya

    peta kekuasaan Sriwijaya
    peta kekuasaan Sriwijaya | Sumber: merdeka.com

    Dari sejarah pendiri Kerajaan Sriwijaya tersebut, bisa diketahui kerajaan ini berdiri sekitar abad ke-7 masehi dan pendirinya adalah Sri Janayasa. Sekarang, di manakah lokasi Kerajaan Sriwijaya yang sebenarnya?

    Tadi sudah dipaparkan kerajaan ini berpusat di Sumatera Selatan. Namun lokasi pastinya masih menjadi perdebatan. Ada yang mengatakan lokasinya di Jambi, Kedah, Muara Takus, dan ada juga yang menyebutkan lokasinya di Palembang. 

    Beberapa ahli menjelaskan alasan munculnya perbedaan pendapat ini. Mereka berpendapat bahwa dulunya Sriwijaya mempunyai kebiasaan berpindah-pindah pusat kekuasaan sehingga tidak diketahui pasti daerah mana yang menjadi pusat pemerintahannya.

    Dari beberapa pendapat tersebut, ada satu pendapat yang diyakini benar bahwa itu lokasi pasti kerajaan Sriwijaya, yakni dari G. Coedes 1918. Ia berpendapat bahwa pusatnya adalah Palembang. Dari pendapat tersebut hingga saat ini masyarakat percaya bahwa pusat kerajaan Sriwijaya adalah Palembang. 

    Nama-Nama Raja yang Pernah Berkuasa

    Sejarah pendiri kerajaan Sriwijaya menyebut Dapunta Hyang Sri Jayanasa sebagai rajanya. Siapakah raja-raja selanjutnya yang pernah menjabat dan apakah hanya Sri Jayanasa saja yang jadi rajanya?

    Tentu saja tidak. Ada beberapa nama raja selain Sri Jayanasa yang pernah menjabat, seperti:

    • Sri Indrawarman
    • Raja Daranindra
    • Raja Samaratungga
    • Rakai Pikatan
    • Balaputradewa
    • Sri Udayadityawarman
    • Raja Sri Cudamaniwarman
    • Sri Marawijayatunggawarman
    • Sri Sanggaramawijayatunggawarman
    • Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa

    Masa Kejayaaan Kerajaan Sriwijaya

    Balaputradewa
    Balaputradewa | Sumber: intisari.grid.id

    Setiap kerajaan yang pernah berkuasa pasti mengalami masa kejayaan dan kemunduran. Sriwijaya sendiri mengalami masa emasnya pada akhir abad ketujuh sampai abad sembilan, yakni pada saat dipimpin oleh Raja Balaputradewa. 

    Masa emas ini berlanjut terus sampai kepemimpinan Sri Samarawijaya. Saat itu, kerajaan ini wilayah kekuasaannya semakin luas, mencakup Jawa Barat, Kalimantan Barat, Bangka, Belitung, Thailand Selatan, Malaysia, dan Singapura. 

    Wilayah kekuasaan tadi terus diperkuat dengan mengerahkan armada-armada laut yang kuat. Tujuannya agar kapal-kapal asing yang masuk merasa aman dari perompak saat berdagang. 

    Tidak hanya itu, hebatnya pada masa ini Sriwijaya mulai menguasai Selat Malaka. Di mana daerah ini adalah jalur utama perdagangan Cina dan India. Dari sinilah mengapa Sriwijaya mendapat julukan kerajaan Budha terbesar yang pernah ada. 

    Jika menilik lebih jauh, sebenarnya pencapaian ini tidak bisa lepas dari faktor pendukungnya, seperti:

    • Palembang adalah daerah strategis sebagai jalur perdagangan, terlebih dekat dengan Sungai Musi yang menghubungkan Palembang dengan pulau-pulau pedalaman Sumatera.
    • Hancurnya Kerajaan Funan di Vietnam karena ada serangan dari Kamboja. Ini yang membuat Sriwijaya bisa berkembang cepat.
    • Pantai timur Sumatra menjadi jalur pelayaran internasional sampai sekarang.
    • Sriwijaya memiliki keuntungan, khususnya kegiatan perdagangan dan pelayaran. 

    Karena keempat faktor itulah sejarah pendiri Kerajaan Sriwijaya bisa menunjukkan informasi mengenai perkembangan kerajaan yang pesat. 

    Masa Keruntuhan Kerajaan Sriwijaya

    Setelah mengetahui sejarah pendiri Kerajaan Sriwijaya dan masa keemasannya, Sriwijaya ternyata juga pernah mengalami kemunduran hingga keruntuhan. Masa kemunduran ini berlangsung sekitar abad-11, yang saat itu Sriwijaya mendapat serangan dari kerajaan lain, khususnya yang ada di Pulau Jawa.

    Awalnya, terjadi serangan besar-besaran dari Rajendra Coladewa dari Kerajaan Cola. Saat itu, raja Rajendra berhasil menawan salah satu raja dari Kerajaan Sriwijaya. 

    Masuk abad ke-13, Singasari berhasil merebut dan menguasai salah satu kerajaan hasil taklukan Sriwijaya. Melalui Ekspedisi Pamalayu, pemimpin Singasari, yakni Kertanegara, berhasil menjalin hubungan baik dengan Malayu. 

    Melihat hal tersebut, Sriwijaya semakin melemah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Kerajaan Sriwijaya tidak bisa mencegah negara taklukannya tersebut berhubungan baik dengan negara saingannya di Jawa.

    Nah, kondisi ini menjadi pertanda baik bagi Kerajaan Sukhodaya, Thailand. Mereka memanfaatkan momen ini untuk menyerang dan semakin melemahkan Sriwijaya. Singkat cerita, Semenanjung Malaysia yang sebelumnya menjadi wilayah Sriwijaya, berhasil direbut sehingga Selat Malaka bisa dikontrol. 

    Pada akhirnya, masuk akhir abad ke-14, Sriwijaya semakin tidak berdaya dan benar-benar runtuh akibat serangan Majapahit dari Jawa. 

    Dari sejarah keruntuhan Kerajaan Sriwijaya ini sebenarnya ada beberapa faktor yang membuat Sriwijaya bisa runtuh, yakni:

    1. Rajanya Tidak Bisa Memimpin dengan Baik

    Selepas kepergian Balaputradewa tahun 835 M, tidak ada lagi raja yang bisa memimpin dengan baik. 

    Dari sejarah pendiri Kerajaan Sriwijaya, Balaputradewalah sosok yang mampu membawa Sriwijaya menuju puncak keemasan. Namun setelah itu, tidak ada raja yang memiliki jiwa adil dan bijaksana saat memimpin. 

    Itulah yang menyebabkan kepercayaan masyarakat jadi berkurang, terlebih serangan dari kerajaan lain terus berdatangan. 

    2. Serangan dari Kerajaan Lain

    Kerajaan lain terus menyerang dan melemahkan Sriwijaya, terutama kerajaan-kerajaan yang ada di Jawa seperti Majapahit. Ini yang membuat Sriwijaya semakin angkat tangan karena serangan terus bermunculan. 

    3. Banyak Kehilangan Wilayah Kekuasaan

    Sriwijaya dulunya memiliki wilayah kekuasaan yang luas. Namun memasuki abad ke-13, pelan-pelan wilayah kekuasaannya berhasil lepas dan berhubungan baik dengan saingannya. Ini yang menyebabkan Sriwijaya lemah karena wilayahnya mulai perlahan berkurang. 

    4. Pesatnya Perkembangan Islam

    Agama Islam mulai berkembang pesat sejak abad ke-12. Kondisi ini juga memengaruhi kekuatan Kerajaan Sriwijaya, karena muncul kerajaan-kerajaan Islam seperti Aceh, Malaka, Samudera Pasai yang menguasai wilayah Sriwijaya. 

    5. Sektor Militer Mengalami Kelemahan

    Sektor militer Kerajaan Sriwijaya sempat melemah. Ini bisa terjadi karena sempat ada konflik internal maupun eksternal kerajaan. Militer lemah membuat Sriwijaya mudah terkena serangan dari kerajaan lain sehingga membuatnya semakin tak berdaya.

    Baca Juga : Pendiri Kerajaan Majapahit: Sejarah, Lokasi, Raja & Peninggalannya

    Sudah Tahu Sejarah Pendiri Kerajaan Sriwijaya?

    Sriwijaya adalah kerajaan bercorak Budha terbesar yang pernah berkuasa. Dari sejarah pendiri Kerajaan Sriwijaya ini, raja pertamanya adalah Dapunta Hyang Sri Jayanasa, lalu pemerintahannya turun kepada raja-raja lain seperti Sri Indrawarman, Daranindra hingga Trailokyaraja Maulibhusana.Dalam sejarah pendiri Kerajaan Sriwijaya juga dijelaskan bahwa Sriwijaya mengalami masa emas ketika dipimpin oleh Balaputradewa, pada akhir abad ke-7 hingga abad ke-9 masehi. Namun Sriwijaya perlahan melemah dan akhirnya runtuh akibat banyak konflik dan serangan sekitar abad ke-14.

  • Worksheet Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

    Worksheet Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

    Worksheet adalah istilah yang sering digunakan saat seseorang menggunakan software Microsoft Excel ataupun Spreadsheet. Secara umum, istilah worksheet merupakan lembar kerja yang digunakan untuk mengelola dan mengolah data.

    Meski sebenarnya penggunaan lembar kerja ini terbilang sangat familiar, tetapi  masih banyak orang yang belum paham apa fungsi dari lembar kerja tersebut. Nah, untuk kamu yang ingin tahu lebih banyak tentang istilah dalam software Microsoft Excel tersebut, simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini sampai akhir, ya!

    Pengertian Worksheet

    Seseorang menggunakan Microsoft Excel
    Seseorang menggunakan Microsoft Excel | Sumber gambar: freepik

    Worksheet adalah lembar kerja yang ada dalam aplikasi Microsoft Excel, Spreadsheet, ataupun aplikasi pengolah angka lainnya. Secara umum, lembar kerja ini berfungsi sebagai media untuk menyimpan dan mengelola data.

    Adapun lembar kerja ini terdiri dari banyak kolom dan baris yang bisa kamu gunakan untuk menyimpan maupun menganalisis data. Tak hanya itu saja, lembar kerja ini juga bisa kamu gunakan untuk memasukkan formula dan fungsi tertentu yang sangat berguna dalam proses pengolahan data.

    Penggunaan formula dan fungsi ini sudah pasti akan sangat membantu kamu untuk menghemat waktu dalam mengelola data. Sebab, formula dan fungsi tersebut terdiri dari rumus-rumus dengan fungsi yang berbeda-beda.

    Dalam lembar kerja sendiri, kamu juga bisa membuat tabel, grafik, hingga laporan yang berisi hasil analisis data. Dengan begitu, maka penyajian data terlihat lebih rapi dan profesional sehingga mudah dipahami oleh orang yang melihatnya.

    Fungsi Worksheet pada Microsoft Excel

    Ilustrasi menggunakan worksheet
    Ilustrasi menggunakan worksheet | Sumber gambar: freepik

    Meski sekilas tampak seperti lembar kerja biasa, tetapi sebenarnya ada banyak sekali fungsi worksheet pada Microsoft Excel yang penting untuk kamu ketahui sebagai user. Adapun berbagai fungsi worksheet adalah sebagai berikut.

    1. Mengolah Data

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, fungsi utama dari lembar kerja ini adalah untuk mengolah dan memproses data. Dalam prosesnya, kamu bisa menggunakan berbagai formula dan fungsi statistik sesuai dengan kebutuhan analisis data.

    Berikut adalah beberapa fungsi statistik yang sering digunakan saat proses mengolah data di Microsoft Excel.

    • SUM, untuk menghitung total data.
    • Average, untuk menghitung rata-rata keseluruhan data.
    • Count number, untuk menghitung sel yang berisi angka.
    • Max, untuk mencari nilai maksimum dalam sebuah tabel.
    • Min, untuk mencari nilai terkecil dalam tabel pemetaan.

    2. Basic Template

    Fungsi kedua dari worksheet adalah dapat berguna sebagai basic template. Jadi, ketika harus mengolah data, kamu bisa menggunakan berbagai template dasar yang telah tersedia di Microsoft Excel.

    Tentu saja setiap template yang ada tersebut bisa kamu gunakan sesuai dengan kebutuhan analisis data. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan grafik untuk membuat laporan menjadi lebih menarik.

    Misalnya, grafik berisi penganggaran keuangan, rencana harian, dan berbagai jenis laporan lain yang sesuai dengan kebutuhan atau pekerjaan masing-masing.

    3. Meminimalisir Terjadinya Kesalahan

    Fungsi yang ketiga adalah untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dalam pemrosesan data. Saat mengolah data yang jumlahnya ada banyak sekali, tak jarang terdapat beberapa data yang terlewat atau belum dimasukkan.

    Nah, di sini tugas lembar kerja pada Microsoft Excel adalah untuk menutup beberapa data yang sudah dibuat sebelumnya agar lebih mudah saat akan memasukkan data tambahan. Dengan begitu, tidak akan ada lagi data yang terlewat.

    Adapun untuk bisa melakukan fungsi yang satu ini, kamu dapat menggunakan fungsi Freezes yang ada pada tab View.

    4. Number Formatting

    Selanjutnya, lembar kerja juga berfungsi sebagai number formatting. Seperti yang kamu ketahui bahwa Microsoft Excel sering digunakan untuk mengolah data atau angka statistik. Artinya, software yang satu ini juga dapat berfungsi untuk mengatur format angka yang ada pada sheet.

    Agar bisa menggunakan number formatting, kamu bisa mencari tools-nya di bagian tab Home. Nantinya, kamu akan menemukan beberapa bentuk numbers formatting yang umum digunakan untuk memformat mata uang, tanggal, waktu, pecahan, dan lain sebagainya.

    5. Merapikan Data

    Fungsi terakhir dari worksheet adalah untuk merapikan data. Khususnya pada lembar kerja yang terdiri dari banyak sekali data. Salah satu contoh yang bisa kamu lakukan adalah merapikan penggunaan huruf kapital di dalam data worksheet yang belum seragam.

    Jadi, kamu tidak perlu merapikan setiap kata satu per satu, tetapi bisa menggunakan format khusus. Dengan begitu, secara otomatis, worksheet akan merapikan data sesuai dengan perintah yang diberikan. Beberapa formula khusus yang bisa membantumu dalam merapikan data yakni sebagai berikut.

    • =TRIM(CELL), untuk merapikan tulisan dan menghapus space yang tidak diinginkan.
    • =PROPER, untuk mengubah setiap kata dengan awalan huruf kapital.
    • =UPPER, untuk mengubah seluruh karakter dalam tulisan menjadi huruf kapital semua.
    • =LOWER, untuk mengubah karakter dalam tulisan menjadi huruf kecil.
    • =LEN, untuk menghitung jumlah karakter yang terdapat pada kata di sebuah sel.

    Cara Menggunakan Worksheet dengan Benar

    Ilustrasi diagram dan statistik di worksheet
    Ilustrasi diagram dan statistik di worksheet | Sumber gambar: freepik

    Secara default, lembar kerja yang ada di Microsoft Excel terdiri dari tiga sheet, yakni sheet1, sheet2, dan sheet3. Akan tetapi, kamu bisa menghapus maupun menambahkan lembar kerja tersebut sesuai kebutuhan. Bahkan kamu juga bisa mengganti nama sheet sesuai dengan data yang ada di dalamnya.

    Kemudian jika ingin berpindah ke sel lainnya, bisa langsung tekan tombol panah kanan atau kiri pada keyboard. Agar semakin paham, berikut ini adalah beberapa cara menggunakan worksheet pada Microsoft Excel yang sering dipakai oleh user.

    1. Cara Memilih Worksheet

    Adapun cara untuk memilih worksheet adalah sebagai berikut.

    a. Menggunakan Tab

    Kamu bisa menggunakan tab yang ada di bagian bawah jendela untuk memilih lembar kerja yang kamu inginkan. Caranya pun mudah karena kamu hanya perlu mengklik tab yang sesuai untuk membuka lembar kerja tersebut.

    b. Menggunakan Shortcut Keyboard

    Tak jarang user juga kerap membuka lembar kerja dengan menggunakan shortcut keyboard. Caranya adalah dengan menekan tombol ‘CTRL + Page Number’ berbarengan untuk memilih lembar kerja yang kamu inginkan.

    c. Menggunakan Menu

    Selain itu, kamu juga bisa memilih lembar kerja dengan menggunakan menu yang tersedia di Microsoft Excel. Umumnya, kamu akan menemukan pilihan Select Worksheet atau Switch to Worksheet yang ada dalam menu File atau Home.

    2. Cara Menambah Worksheet

    Setelah mengetahui cara memilihnya, berikut ini adalah cara menambah lembar kerja yang bisa kamu ikuti.

    a. Menggunakan Tab

    Jika ingin menambah lembar kerja dengan menggunakan tab, kamu cukup klik tab kosong yang ada di sebelah kanan tab. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan cara mengklik tombol ‘+’ yang ada di bagian sebelah kanan tab untuk menambah lembar kerja baru.

    b. Menggunakan Shortcut Keyboard

    Cara menambah lembar kerja dengan menggunakan shortcut keyboard adalah dengan menekan tombol ‘CTRL + Shift + + (plus)’. Nantinya, lembar kerja baru secara otomatis akan muncul.

    c. Menggunakan Task Pane

    Terakhir, kamu juga bisa menggunakan task pane untuk menambah lembar kerja. Caranya adalah klik tombol ‘+’ atau New Worksheet untuk menambah lembar kerja baru.

    3. Cara Menghapus Worksheet

    Cara selanjutnya yang kerap dicari oleh user Microsoft Excel adalah menghapus lembar kerja. Berikut adalah panduan selengkapnya yang bisa kamu ikuti dengan berbagai cara.

    a. Menggunakan Tab

    Jika ingin menghapus lembar kerja tertentu, kamu bisa klik dan menahan tombol klik kiri pada tab yang ingin dihapus. Setelah itu pilih Delete atau Remove dari menu yang muncul di layar.

    b. Menggunakan Menu

    Cara lainnya adalah dengan menggunakan menu yang sudah tersedia di lembar kerja Microsoft Excel. Umumnya, kamu akan menemukan pilihan Delete Worksheet atau Remove Worksheet yang ada di menu File atau Home.

    c. Menggunakan Right Click

    Selain kedua cara tersebut, kamu juga bisa menghapus lembar kerja baru dengan menggunakan right click. Caranya adalah dengan mengklik kanan tab yang ingin kamu hapus. Kemudian pilih Delete atau Remove dari menu yang muncul.

    4. Cara Menyembunyikan Worksheet

    Jika ada lembar kerja yang tidak penting, tetapi tidak ingin kamu hapus, maka bisa menyembunyikan lembar kerja tersebut. Adapun cara menyembunyikan worksheet adalah sebagai berikut.

    a. Menggunakan Tab

    Kamu bisa mengklik dan juga menahan tombol klik kiri pada tab yang ingin disembunyikan. Setelah itu, bisa langsung pilih Hide atau Unhide dari menu yang muncul.

    b. Menggunakan Menu

    Di bagian menu File atau Home, kamu dapat menemukan pilihan Hide Worksheet atau Unhide Worksheet. Silakan pilih menu tersebut untuk menyembunyikan lembar kerja.

    c. Menggunakan Right Click

    Caranya adalah dengan klik kanan pada tab yang ingin kamu sembunyikan. Lalu, pilih Hide atau Unhide pada menu yang muncul di layar.

    Baca Juga : Cara Menggunakan Rumus IF di Excel dan Format Penulisannya

    Sudah Lebih Paham tentang Apa Itu Worksheet?

    Berdasarkan penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa worksheet adalah lembar kerja pada Microsoft Excel yang berfungsi untuk membantu user dalam mengelola dan mengolah data.  Menariknya, ternyata ada banyak sekali formula dan fungsi yang bisa user gunakan untuk mempermudah proses pengolahan data. Oleh karena itu, user bisa menyajikan data statistik dengan tepat dan cepat menggunakan rumus tersebut. Dari penjelasan di atas, apakah kini kamu sudah semakin paham tentang cara menggunakan software statistik uang satu ini?

  • Cara Membuat Rumus Ranking Excel Secara Otomatis dan Mudah

    Cara Membuat Rumus Ranking Excel Secara Otomatis dan Mudah

    Sudah tahu bagaimana cara membuat rumus ranking excel secara otomatis? Aplikasi dari Microsoft Office ini memang memiliki banyak kegunaan. Microsoft Excel memang bukan sekadar aplikasi yang bisa kamu manfaatkan untuk memasukkan angka.

    Di dalamnya terdapat serangkaian rumus yang bisa kamu gunakan. Salah satunya adalah rumus untuk menentukan peringkat. Dengan rumus tersebut, kamu bisa membuat peringkat dengan mudah dan otomatis. Lalu, bagaimana cara melakukannya?

    Seputar Fungsi RANK pada Microsoft Excel

    Rumus-rumus pada Ms. Excel memang sangat bermanfaat. Di Excel, ada banyak sekali rumus yang bisa kamu gunakan dan salah satu rumus yang sering dipakai adalah rumus peringkat atau ranking.

    Sesuai namanya, ini merupakan rumus yang memungkinkanmu untuk mengurutkan peringkat data atau nilai. Kamu bisa memilih apakah ingin mengurutkan data tersebut mulai dari nilai/data terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

    Meskipun begitu, bagi yang menggunakan aplikasi Microsoft Excel versi 2010 atau versi lebih baru, Excel sudah menghadirkan fungsi baru berupa RANK.EQ serta RANK.AVG. Keduanya merupakan alternatif dari fungsi RANK.

    Akan tetapi, kamu masih tetap bisa menggunakan fungsi RANK tersebut. Tinggal kamu menyesuaikan mana rumus yang paling mudah untuk kamu gunakan. Ini karena pada dasarnya ketiga rumus yaitu RANK, RANK.EQ maupun RANK.AVG sama-sama bisa kamu gunakan untuk mencari peringkat dengan akurat di antara kelompok daftar nilai.

    Begini Cara Membuat Rumus Ranking Excel Secara Otomatis

    Di dalam mengurutkan data secara khusus, kamu perlu menggunakan rumus tertentu. Di dalam Microsoft Excel, rumus tersebut terkenal dengan istilah RANK.

    Rumus tersebut adalah rumus yang memungkinkanmu untuk mengurutkan data sesuai kriteria. Bahkan di Ms. Excel 2010, rumus tersebut sudah mempunyai urutan sehingga kamu lebih mudah melakukan sortir data secara lebih spesifik.

    Sementara itu, RANK mempunyai rumus turunan yaitu RANK.EQ dan RANK.AVG. Jika rumus RANK hanya mengurutkan data pada kelompok berdasarkan peringkat apa adanya, untuk RANK.AVG akan mengurutkan data dengan cara menambahkan rata-rata jumlah.

    Sementara itu, RANK.EQ merupakan rumus yang memiliki fungsi serupa seperti pada Microsoft Office terbaru. Adapun langkah-langkah dalam membuat peringkat di Ms. Excel seperti berikut.

    1. Buka Dokumen Excel yang Berisi Data yang Ingin Kamu Beri Peringkat

    Sebagai langkah pertama, kamu perlu membuka dokumen yang berisi data-data yang sebelumnya sudah kamu siapkan untuk kamu buat peringkat. Misalnya kamu sudah menyiapkan data-data seperti pada gambar di atas.

    2. Masukkan Rumus Peringkat Excel

    Setelah data-data sudah kamu masukkan, sekarang waktunya untuk memasukkan rumus peringkat atau ranking. Rumus yang harus kamu gunakan di sini yaitu =RANK (number;ref;[order]). Pada bagian number, kamu dapat mengisinya dengan nilai di cell paling atas.

    Selanjutnya kamu perlu mengisi pada bagian ref berupa rentang nilai di cell awal sampai akhir. Berikutnya masih ada order yang juga harus kamu isi. Bagian tersebut perlu kamu isi dengan angka 0 yang merupakan tanda bahwa kamu hendak membuat peringkat menurun.

    3. Klik Enter

    Jika dua langkah di atas telah kamu lakukan, pada langkah terakhir yaitu kamu perlu mengeklik Enter. Setelah itu, nilai sudah otomatis mempunyai peringkat. Sekarang kamu dapat mengurutkan peringkat dengan lebih cepat.

    Sebagai tambahan, untuk rumus =RANK (number;ref;[order]) mempunyai keterangan berupa fungsi sintaks berikut:

    • Number: nilai angka yang kamu cari ranking atau peringkatnya
    • Ref atau Referensi: kumpulan nilai angka yang bisa membentuk array, daftar angka, maupun referensi sel yang merupakan acuan pembuatan ranking
    • Order: angka 0 maupun 1 yang kamu gunakan sebagai acuan di dalam melakukan pengaturan referensi atau daftar nilai. Bagian ini yang nantinya akan menentukan suatu peringkat. Ketika kamu isi 0 atau kamu kosongkan, daftar nilai tersebut seolah-olah diurutkan secara menurun dan ketika kamu mengisinya dengan angka 1, tandanya nilai tersebut akan kamu urutkan dalam urutan naik

    Membuat Rumus Ranking Excel Otomatis agar Tidak Ganda

    Berikutnya mari kita bahas cara membuat rumus ranking excel secara otomatis agar tidak ganda. Mempunyai nilai atau data yang sama mengakibatkan urutan atau ranking menjadi terduplikasi. Microsoft Excel sudah menyediakan solusinya di mana kamu dapat membuat peringkat secara spesifik.

    Caranya hanya dengan memasukkan rumus COUNTIF ketika menghitung ranking. Sementara itu, rumus ranking tanpa ganda yaitu =RANK(angka; ref; [order]) + COUNTIF(range; criteria). Untuk penerapannya, berikut langkah-langkah selengkapnya:

    1. Masukkan Rumus Peringkat

    Langkah pertama yaitu kamu perlu membuat peringkat tak terduplikat di Microsoft Excel. Rumus yang harus kamu masukkan yaitu rumus =RANK dulu seperti pada pembahasan sebelumnya.

    2. Ketik + Lalu Tambahkan Rumus =COUNTIF

    Ketika rumus =RANK sudah kamu masukkan dan memastikan rumus tersebut sudah benar, maka jangan langsung kamu tekan Enter. Kamu masih harus menambahkan ikon + (plus) lalu masukkan rumus =COUNTIF.

    3. Klik Nilai Pertama yang Ingin Kamu Ranking

    Setelah rumus =COUNTIF sudah kamu masukkan, nanti secara otomatis terdapat buka kurung sebagai tempat untuk memasukkan data. Kamu perlu memilih data pertama yang ingin kamu ranking maupun letakkan di bagian paling atas.

    Kemudian kamu akhiri dengan petik dua (“). Selain itu, kamu juga perlu menyematkan $ sebelum huruf serta di antara huruf dan angka. Misalnya COUNTIF ($f$1:..;criteria).

    4. Masukkan Kembali Nilai yang Ingin Kamu Ranking

    Jika kamu sudah memasukkan tanda (“), langkah berikutnya yaitu klik lagi di bagian sel yang ingin kamu jadikan peringkat. Lalu kamu harus mengakhirinya dengan menambahkan tanda koma. Misalnya COUNTIF ($f$1:f1;criteria).

    5. Mengisi Kriteria dengan Cell Data Pertama

    Saat mengisi kriteria, kamu cukup mengeklik pada baris pertama seperti langkah sebelumnya. Kemudian kamu juga harus memasukkan tanda tutup kurung serta ‘-1’ sebagai tanda untuk mengakhiri rumus.

    Khusus contoh finalnya yaitu =RANK(f1; f$1:f$10) + COUNTIF ($f$1:f1;f1)-1. Selanjutnya kamu tinggal mengeklik Enter atau Return.

    Ketika penulisan serta sel yang kamu masukkan benar, nanti secara otomatis Microsoft Excel akan memberikan ranking baru dan menghindari duplikasi. Setelah itu kamu hanya perlu menarik pada bagian ujung kanan sebelah bawah sel sampai baris paling akhir nilai atau data untuk memperoleh seluruh peringkat.

    Menggunakan Rumus Ranking Excel Otomatis dengan RANK.EQ

    Kemudian ada cara menggunakan rumus ranking Excel secara otomatis dengan RANK.EQ. Adapun contoh kali ini memakai tabel seperti gambar berikut. 

    Daftar nilai
    Daftar nilai | sumber gambar: gramedia.com

    Setelah membuat tabel, kamu perlu memasukkan rumus Excel pada Cell D2. Adapun rumusnya yaitu =RANK.EQ(C2;$C$2:$C$11;0).

    Kamu tinggal copy paste rumus tersebut pada sel lain yang ada di bawahnya. Nanti hasil dari menggunakan RANK.EQ seperti berikut.

    Hasil rumus dengan Rank.EQ
    Hasil rumus dengan Rank.EQ | sumber gambar: gramedia.com

    Jadi, dengan memakai order 0, nanti nilai terbesar berada di peringkat tertinggi alias paling besar. Sementara bagi yang ingin mengurutkan dari nilai paling kecil ke paling besar, kamu perlu mengubah argument order ke angka 1.

    Baca Juga : Cara Menggunakan Rumus IF di Excel dan Format Penulisannya

    Menggunakan Rumus Ranking Excel Otomatis RANK.AVG

    Masih terkait cara membuat rumus ranking Excel secara otomatis, untuk tutorial berikutnya adalah bagaimana langkah-langkah memasukkan RANK.AVG. Sebenarnya langkah-langkahnya tak jauh berbeda dan penjelasan untuk setiap argumen fungsi dari RANK.AVG ini seperti argumen pada fungsi RANK.

    Rumus yang harus kamu masukkan yaitu RANK.AVG(Angka; Referensi; [order]). Silakan kamu masukkan atau copy paste rumus tersebut. 

    Sementara itu, pada argumen fungsi RANK.EQ tak jauh berbeda dengan RANK yang sebelumnya sudah dijelaskan. Begitu juga saat kamu menggunakan RANK.AVG yang argumen fungsinya pun juga sama.

    Hasil rumus RANK.AVG
    Hasil rumus RANK.AVG | sumber gambar: gramedia.com

    Paham Cara Membuat Rumus Ranking Excel Secara Otomatis?

    Sekian informasi tentang langkah membuat rumus peringkat di Microsoft Excel secara otomatis. Dengan mempelajarinya, kamu bisa membuat peringkat dengan jumlah data atau nilai sebanyak apa pun tanpa kesulitan. Kamu tinggal mengikuti tutorial di atas dan Excel akan otomatis memberikanmu data peringkat dalam waktu cepat.

  • Cara Menggunakan Rumus IF di Excel dan Format Penulisannya

    Cara Menggunakan Rumus IF di Excel dan Format Penulisannya

    Cara menggunakan rumus IF di Excel sering menjadi pertanyaan banyak orang. Banyaknya pekerjaan yang membutuhkan aplikasi ini membuat kamu setidaknya harus memahami rumus-rumus dasarnya. Salah satunya rumus IF yang akan dibahas dalam artikel ini.

    Apa Itu Rumus IF di Excel?

    Sheet Microsoft Excel
    Sheet Microsoft Excel | Sumber Gambar: Eduparx

    Microsoft Excel merupakan sebuah program aplikasi lembar kerja untuk mendistribusikan angka-angka agar lebih rapi dan terstruktur. 

    Excel menawarkan berbagai keunggulan daripada program lainnya. Untuk itu, aplikasi ini masih menjadi favorit semenjak penerbitannya tahun 1993 hingga sekarang.

    Sebelum kita masuk ke pembahasan tentang cara menggunakan rumus IF di Excel, ayo kita bahas dulu pengertiannya. 

    Rumus IF adalah fungsi Excel yang masuk ke dalam kategori atau kelompok logika yang berfungsi untuk melakukan uji logika pada rumus Microsoft Excel.

    Menggunakan rumus ini akan menghasilkan nilai tertentu. Apabila dalam uji coba yang kamu lakukan evaluasi terpenuhi, akan menghasilkan nilai (TRUE). 

    Namun, jika evaluasi tidak terpenuhi, akan menghasilkan nilai lainnya dan kondisi tersebut bermakna (FALSE).

    Untuk melakukan uji logika, biasanya kamu harus menggunakan perbandingan Excel, yakni menggunakan operator =, >=,  < atau <= dan lain sebagainya.

    Cara Menggunakan Rumus IF Tunggal di Excel

    Contoh Rumus IF
    Contoh Rumus IF | Sumber Gambar: Glints

    Rumus IF memang terdiri dari beberapa jenis. Akan tetapi, yang paling banyak digunakan adalah IF tunggal. Formula ini berarti menggunakan rumus tanpa harus menggabungkan rumus yang lainnya. Adapun cara menggunakan rumus IF di Excel adalah sebagai berikut.

    1. Versi Pertama

    Cara menggunakan rumus IF di Excel versi pertama bisa kamu contoh dengan langkah-langkah berikut ini:

    1. Buka program Microsoft Excel melalui perangkat yang kamu miliki.
    2. Kemudian, klik sel untuk menerapkan fungsi IF. Misalnya, Sel C1
    3. Ketikkan fungsi IF pada formula Bar. Contohnya, =IF ( untuk mengawali fungsi IF).
    4. Silahkan buat satu argument untuk menguji kriteria.
    5. Dalam contoh ini, kita akan menggunakan 2 kriteria pengujian yakni >= 75, maka lulus dan apabila kurang dari nilai tersebut artinya tidak lulus atau gagal.
    6. Setelah itu, masukkan kriteria yang pertama guna mendapatkan jawaban atas logical_test.
    7. Caranya gini, klik sel yang hendak kamu uji (B2). Ketikkan >= 70. Pastikan rumus tersebut berubah menjadi =IF(B2>=70).
    8. Lalu, masukkan argument dengan mengetikkan “value_if_true”, itu artinya B2 berisikan nilai >=70 dan hasil inilah yang akan diberikan Excel.
    9. Terakhir, masukkan “LULUS” atau rumus menjadi =IF(B2=>70, “LULUS”.

    2. Versi Kedua

    Untuk cara menggunakan rumus IF di Excel versi kedua ini memiliki langkah-langkah yang lebih mudah dan singkat. Berikut adalah langkah-langkahnya.

    1. Sama seperti langkah pertama, buka program Microsoft Excel melalui perangkat laptop ataupun komputer.
    2. Masukkan argument “(value_if_false) apabila logical_test tidak benar.
    3. Apabila nilai sel B2 tidak berisikan =>70, excel akan langsung memberikan hasil sesuai dengan value_if_false.
    4. Setelah itu, ketikkan “GAGAL” dan pilih tanda tutup kurung.
    5. Lalu, tekan Enter agar rumus IF bisa menghasilkan formula seperti ini =IF(B2>=70, “LULUS”, “GAGAL”).
    6. Kemudian, lakukan AutoFill untuk mendapatkan perhitungan secara otomatis.
    7. AutoFill ini berguna untuk menghitung nilai yang ada di sel B3 hingga B6 tanpa harus mengulangi penulisan rumus lagi.

    Cara Menggunakan Rumus IF Bertingkat

    Microsoft Excel Spreadsheet
    Microsoft Excel Spreadsheet | Sumber Gambar: Microsoft

    Tadi kita sudah membahas tentang cara menggunakan rumus IF di Excel jenis tunggal. Selanjutnya, ada rumus IF bertingkat. Khusus teknik ini digunakan untuk mempunyai lebih dari satu kriteria pengujian. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

    1. IF “Or”

    Jenis yang pertama adalah IF “Or” yang bisa kamu tulis menggunakan rumus seperti ini:

    =IF(B7>=70,“LULUS”,“GAGAL”)

    Contoh soalnya sebagai berikut.

    • Antara nilai 70 sampai dengan 100 itu artinya LULUS.
    • Nilai yang lebih kecil dari angka 70 itu menandakan kegagalan.

    Melalui kriteria di atas, menunjukkan tidak adanya hubungan antar keduanya. Dalam persoalan seperti ini, data yang perlu kamu uji berbasis angka. Tahapan pengujiannya adalah sebagai berikut:

    • Gunakan pengujian Logical_test =IF(B7<70.
    • Apabila nilai pada cell B7 menunjukkan angka yang lebih kecil dari 70, Microsoft Excel akan memperlihatkan hasil value_if_true.
    • Akan tetapi, jika nilai Cell B7 itu tidak lebih kecil dari angka 70, Excel bisa pasti menunjukkan hasil value_if_false.
    • Kemudian, silahkan masukkan rumus ini =IF(B7<70,”GAGAL”,IF(B7<=100,”LULUS”,”DATA SALAH”.
    • Jika logical_test yang kamu lakukan benar, hasilnya pasti value_if_true =IF(B7<70,”GAGAL”,IF(B7<=100,“LULUS”.
    • Apabila logical_test salah, hasil yang kamu dapatkan adalah value_if_false =IF(B7<70,”GAGAL”,IF(B7<=100,”LULUS”,“DATA SALAH”.

    2. IF “And”

    IF bertingkat yang kedua adalah jenis And. Kriteria ini menunjukkan adanya penggabungan antara fungsi IF dan And dengan 2 pengujian atau lebih menggunakan kriteria yang saling berhubungan atau sejenis. Rumusnya sebagai berikut.

    =IF(logical_test1,IF(logical_test2,[value_if_true2],[value_if_false2]),[value_if_false1] 

    Contoh Soal:

    Dalam ujian MID dan UAS, siswa bisa dinyatakan lulus apabila memenuhi persyaratan dan tidak lulus apabila tidak memenuhi standar yang telah menjadi ketentuan.

    Berikut adalah Standar Nilai Kelulusan, dengan angka minimal:

    • Nilai MID = 75
    • Nilai UAS = 80

    Untuk tahapan cara menggunakan rumus IF di Excel bisa kamu lihat di bawah ini:

    1. Masukkan rumus Fungsi IF dengan logical_test dengan operator pemisah rumus (, atau ;).
    2. Rumus yang kamu tulis akan berubah menjadi =IF(B2>=75/
    3. Ketikkan logical_test dengan operator pemisah rumus (, atau 😉 untuk menunjang fungsi IF yang kedua.
    4. Kemudian,  masukkan rumus yang kedua menjadi =IF(B2>=75,IF(C2>=80.
    5. Lalu, masukkan value_if_false atau rumus =IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”.
    6. Masukkan lagi value_if_valse dengan rumus =IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”,“GAGAL)”.
    7. Ketikkan kembali value_if_false dan tanda tutup kurung untuk fungsi IF yang pertama dengan rumus =IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”,”GAGAL”),“GAGAL”).
    8. Klik enter agar kamu bisa melihat hasilnya.
    9. Catatan, jika B2>= 75 dan C2 >= 80 maka hasilnya LULUS, begitupun jika salah satunya tidak terpenuhi, maka hasilnya akan gagal.

    Fungsi dan Format Rumus IF di Excel

    Dalam Microsoft Excel, rumus ini memiliki fungsi untuk menentukan apakah nilai itu benar atau salah. 

    Angka menunjukkan benar, apabila nilai pada suatu kondisi tertentu sudah terpenuhi dan kalaupun salah berarti merujuk pada kondisi yang tidak terpenuhi. Entah itu pada satu syarat ataupun keduanya.

    Dalam cara menggunakan rumus IF di Excel ada dua format umum yang biasanya digunakan. Pertama, format ini menggunakan pemisah koma (,) dengan rumus sebagai berikut:

    IF(kondisi, jika_kondisi_benar, jika_kondisi_salah)

    Kemudian format yang kedua ialah menggunakan pemisah titik koma dengan rumus sebagai berikut:

    IF(kondisi; jika_kondisi_benar; jika_kondisi_salah) 

    Merujuk pada kedua rumus yang tidak sama, apakah ada perbedaan antara keduanya? Tidak, karena ini fungsi dan hasilnya pun sama. Hanya saja, yang membedakan adalah regional yang telah diatur pada komputer atau perangkat laptop.

    Ketika setting regional komputer atau perangkat berada di wilayah Indonesia, maka yang kamu gunakan adalah rumus dengan pemisah titik koma.

    Sementara itu, apabila setting regional pada perangkat berada di luar negeri (Inggris), kamu harus memakai rumus dengan pemisah koma.

    Sebenarnya, hanya itu perbedaannya. Masalah hasil tetap sama. Kamu hanya perlu menempatkan rumus dengan benar dan sesuai aturan saja.

    Baca Juga : Cara Membuat Rumus Ranking Excel Secara Otomatis dan Mudah

    Kamu Sudah Paham Cara Menggunakan Rumus IF di Excel?

    Cara menggunakan rumus IF di Excel sebetulnya cukup mudah diaplikasikan. Bagi yang belum terbiasa, mungkin akan mengalami kebingungan. Namun, pastikan untuk terus mencoba agar kamu semakin pandai menggunakan rumus ini.

    Melalui rumus ini kamu bisa lebih mudah menghitung dan membuat laporan tentang nilai yang benar dan salah. Tidak perlu mencari satu per satu karena semua angka bisa kamu temukan dengan mudah. Tertarik mencoba?

  • Mencangkok adalah Cara Jitu Memperbanyak Hasil Panen, Ini Langkahnya!

    Mencangkok adalah Cara Jitu Memperbanyak Hasil Panen, Ini Langkahnya!

    Berbicara tentang perkembangbiakan pada tumbuhan, kamu mungkin sudah tahu bahwa ada dua cara untuk tumbuhan berkembangbiak, yaitu secara  generatif dan vegetatif. Perkembangbiakan vegetatif sendiri terbagi menjadi vegetatif alami dan buatan. Nah, mencangkok adalah cara mengembangbiakkan tumbuhan secara vegetatif buatan. 

    Metode cangkok termasuk salah satu cara yang paling populer untuk menghasilkan individu dengan kesamaan sifat dengan induknya. Mencangkok juga memungkinkan tumbuhan bisa tumbuh lebih cepat dan subur. Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui lebih lanjut seputar mencangkok dan langkah-langkah melakukannya!

    Mencangkok adalah?

    Mencangkok adalah salah satu cara perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif buatan. Vegetatif buatan artinya dalam teknik perbanyakannya membutuhkan bantuan manusia untuk melakukannya. Sementara jenis tumbuhan yang bisa berkembangbiak dengan cara ini, yakni kelompok tumbuhan dikotil atau berkambium. 

    Teknik perbanyakan dengan mencangkok adalah melakukan pengeratan cabang pohon induk, terutama pada bagian ranting pohon yang besar. Kamu harus membuat bagian yang sudah terkelupas sampai terlihat kambiumnya, kemudian dibungkus dengan media tanam, lalu dilapisi dengan plastik. 

    Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan cangkok, yaitu ukuran diameter batang dan media tanam yang ideal. Karena media tanam yang tepat bisa mendukung pertumbuhan cangkok dengan lebih baik. 

    Jenis-Jenis Teknik Mencangkok

    Berdasarkan cara melakukannya, teknik mencangkok terdiri dari beberapa jenis, yaitu ground layering dan air layering. Untuk mengetahui lebih jelas, jenis mencangkok adalah sebagai berikut:

    1.  Air Layering

    Teknik mencangkok yang pertama adalah menggunakan air layering. Jenis mencangkok ini cocok digunakan untuk jenis tumbuhan hortikultura. Cara mencangkok dengan air layering adalah cangkok sayat dan cangkok belah. Berikut penjelasannya:

    a. Cangkok Belah

    Cangkok belah merupakan jenis air layering yang digunakan untuk tumbuhan dengan cabang berukuran besar. Caranya, kamu bisa menyayat bagian cabang sampai setengah diameter cabang. Kemudian, belah cabang dengan ukuran panjang sekitar 15-20 cm. 

    Panjang belahan ini menyesuaikan dengan ukuran cabang yang kamu pilih. Semakin besar batang, maka bisa semakin panjang bagian yang harus kamu belah.

    b. Cangkok Sayat

    Berbeda dengan cangkok belah, jenis cangkok sayat lebih cocok untuk tumbuhan dengan batang atau cabang yang lebih kecil. Sehingga, cara mencangkoknya dengan menyayat bagian kulit cabang sepanjang 5-7 cm.

    2. Ground Layering

    Ground Layering
    Ground Layering | Sumber gambar: groworganic.com

    Jenis lain cara mencangkok adalah ground layering atau perundukan. Cara ini cukup mudah, yaitu dengan cara membengkokkan cabang tumbuhan sampai menyentuh permukaan tanah. Lalu, kamu perlu membenamkan sebagian cabang tersebut. Lebih lanjut, beberapa jenis ground layering dalam mencangkok adalah:

    a. Simple Layerage

    Teknik simple layering biasanya digunakan untuk perbanyakan tumbuhan mawar, apel, dan sejenisnya. Bagian cabang yang ditanam biasanya lebih panjang, yaitu sekitar 10-25 cm. 

    Sementara ujung cabang yang berada di bagian permukaan tanah berukuran 10-25 cm. Selain itu, cabang yang tertanam juga harus kamu sayat untuk mempercepat pertumbuhan akarnya.

    b. Tip Layerage

    Hampir sama dengan simple layerage, tip layerage membenamkan bagian ujung cabang ke tanah. Bedanya, kedalaman untuk teknik tip layering adalah 3-5 cm. Jenis cangkok ini biasanya digunakan untuk tumbuhan delima, murbei, azalea, dan lain sebagainya.

    c. Trench Layerage

    Ada pula jenis trench layerage yang mirip dengan tip layerage dan simple layerage. Pada teknik ini, bagian batang yang tertanam memiliki panjang sekitar 10-15 cm. Ada juga panjangnya sekitar 25-50 cm untuk jenis tumbuhan tertentu. Menariknya, trench layerage bisa menghasilkan 3-5 tunas dalam satu batang utama.

    d. Mound Layerage

    Mound layering dilakukan dengan cara memotong bagian batang utama tumbuhan induk, kemudian merundukkan batang tersebut ke tanah. Keberhasilan teknik ini ditandai dengan munculnya tunas baru dari batang yang tertanam setelah beberapa bulan. Jenis tumbuhan yang bisa menggunakan teknik ini adalah mawar dan krisan.

    e. Serpentine Layerage

    Serpentine layerage dapat kamu lakukan dengan cara melengkungkan ranting atau cabang tumbuhan secara memanjang. Kemudian, kamu bisa membenamkan cabang tersebut ke tanah secara berselang seling. Hasil dari teknik ini adalah muncul tunas pada bagian cabang yang tidak tertanam di tanah. 

    Sementara akar baru akan tumbuh pada batang yang tertanam di tanah. Apabila tunas dan akar sudah tumbuh dengan baik, kamu bisa memotong cabang tersebut dan memindahkannya sebagai tanaman baru.

    Cara Mencangkok

    Sebelum melakukan pencangkokan, kamu perlu memahami bagaimana cara atau langkah-langkah yang harus kamu lakukan. Ini sangat berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan dari perbanyakan tumbuhan dengan teknik mencangkok. Langkah-langkah dalam mencangkok adalah sebagai berikut:

    1. Mempersiapkan Alat dan Bahan

    Langkah yang pertama untuk mencangkok adalah menyiapkan alat dan bahan. Beberapa alat yang harus ada, antara lain pisau yang tajam, pot untuk media tanam, plastik untuk penutup, dan tali untuk mengikat hasil cangkokan. 

    Sementara bahan untuk mencangkok, antara lain cabang yang kuat dan sehat untuk cangkok dan campuran tanah dan pupuk sebagai media tanam.

    2. Memilih Bagian Tumbuhan Induk yang Lurus

    Selanjutnya, kamu harus memilih tumbuhan induk yang akan kamu cangkok. Pemilihan induk ini sangat penting untuk menentukan keberhasilan dalam mencangkok. Selain itu, ada beberapa syarat yang harus kamu perhatikan dalam memilih batang untuk mencangkok, yaitu hindari batang yang terlalu tua maupun terlalu muda.

    Bagian batang atau ranting juga harus berbentuk lurus dan mendapatkan akses sinar matahari yang cukup. Hal ini bertujuan untuk memastikan proses fotosintesis berjalan dengan baik dan mempercepat pertumbuhan akar baru.

    3. Membersihkan Kambium pada Batang

    Membersihkan Kambium
    Membersihkan Kambium | Sumber gambar: Youtube Channel Brahim Brothers

    Setelah menemukan bagian batang yang cocok untuk mencangkok, kamu bisa melanjutkan untuk proses pengupasan kulit dan pembersihan kambium. Pada tahap ini, kamu harus mengupas bagian kulit kayu yang menempel dengan panjang sekitar 5 cm. Setelah itu, kamu juga harus menghilangkan kambium yang menempel di batang.

    Oleh sebab itu, kamu harus menggunakan pisau yang tajam, agar prosesnya berjalan dengan baik dan tidak merusak batang. Pastikan kambium pada bagian ini sudah kamu bersihkan secara menyeluruh. 

    Cara paling mudah untuk memastikannya adalah meraba bagian batang yang terkelupas. Batang tumbuhan yang sudah bersih dari kambium akan terasa lebih kesat dan tidak berlendir.

    4. Mendiamkan Batang Selama 1 Hari

    Selanjutnya, langkah mencangkok adalah membiarkan batang yang sudah terbebas dari kulit dan kambium selama satu hari. Sebelumnya, kamu harus memastikan bahwa batangnya sudah bersih dan tidak ada kambium sedikitpun yang tersisa. 

    Ini bertujuan untuk mengeringkan batang tumbuhan dan melatih agar tahan terhadap penyakit dan jamur. Kamu perlu melakukan ini sebelum membungkus dengan plastik.

    5. Membungkus Batang Tumbuhan

    Membungkus Batang
    Membungkus Batang | Sumber gambar: Youtube Channel Brahim Brothers

    Apabila batang yang ingin kamu cangkok sudah siap, kamu bisa melanjutkan ke tahap pembungkusan. Kamu bisa membungkus batang tumbuhan dengan berbagai media, seperti plastik dan sabut kelapa. Cara membungkusnya adalah dengan mengikat plastik pada bagian bawah batang yang sudah terkelupas.

    Setelah itu, masukkan campuran tanah atau media tanam ke dalam plastik tersebut, sampai menutup semua permukaan batang. Jika sudah, kamu bisa membungkus bagian atas plastik sampai bentuknya seperti kapsul tertutup.

    6. Melakukan Perawatan secara Rutin

    Meski sudah selesai membungkus batang yang dicangkok, kamu perlu melakukan perawatan secara rutin. Perawatan ini mencakup penyiraman secara teratur. Jangan sampai media tanam dalam cangkok mengalami kekeringan. Namun, hindari pula kondisi yang terlalu lembab, karena bisa membuat batang membusuk.

    Pasalnya, asupan air yang cukup, bisa mendukung pertumbuhan akar cangkok dengan lebih baik. Kamu juga bisa melakukan pengecekan pertumbuhan akar pada cangkok sebagai indikator keberhasilannya.

    7. Menunggu Pertumbuhan Akar

    Hasil Mencangkok
    Hasil Mencangkok | Sumber gambar: Youtube Channel Brahim Brothers

    Salah satu indikator utama yang menunjukkan keberhasilan proses mencangkok adalah munculnya akar pada batang yang dicangkok. Pertumbuhan akar baru pada batang cangkok berwarna coklat dan bisa kamu lihat pada pembungkusnya. 

    Kemudian, batang cangkok yang sudah berakar, sudah bisa kamu pindahkan untuk penyemaian di media baru.

    8. Memindahkan di Media yang Tetap

    Langkah terakhir dalam proses mencangkok adalah memindahkan hasil cangkok ke media yang tetap. Kamu bisa memotong bagian batang tumbuhan yang menjadi tempat kamu mencangkok setelah akar baru muncul. Pindahkan batang ini pada media tumbuhan yang subur dan lebih luas.

    Baca juga : 20 Teknik Pengambilan Gambar dalam Fotografi dan Contohnya

    Siap Mencoba Cara Mencangkok yang Benar?

    Kesimpulannya, mencangkok bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menghasilkan individu baru secara relatif cepat dan mudah. Beberapa jenis teknik mencangkok adalah air layering dan ground layering. 

    Selain itu, cara mencangkok pun cukup mudah, mulai dari memilih tumbuhan induk, membersihkan kambium, membungkus batang, menyiram secara rutin, menunggu pertumbuhan akar baru, dan memindahkan ke media tanam yang tetap.

  • Pendiri Kerajaan Majapahit: Sejarah, Lokasi, Raja & Peninggalannya

    Pendiri Kerajaan Majapahit: Sejarah, Lokasi, Raja & Peninggalannya

    Pendiri Kerajaan Majapahit memiliki pengaruh kuat dalam berkembangnya salah satu kerajaan terbesar di wilayah Nusantara. Kerajaan ini memiliki sejarah hingga peninggalan-peninggalan yang masih dapat kita saksikan hingga saat ini. 

    Artikel ini mengajak kamu untuk menelusuri sejarah, lokasi, raja-raja, dan peninggalan Kerajaan Majapahit. Yuk, baca sekarang sampai akhir!

    Raden Wijaya Sang Pendiri Kerajaan Majapahit

    Raden Wijaya
    Raden Wijaya | Sumber Gambar: windowsnesia.com

    Sang Nararya Sanggramawijaya merupakan nama asli dari Raden Wijaya. Ia adalah sosok pendiri kerajaan Majapahit. 

    Ayahnya adalah seorang pangeran dari Kerajaan Sunda Galuh bernama Rakeyan Jayadarma. Sementara ibunya, Syah Lembu Tal, adalah cucu dari Ken Arok, pendiri Kerajaan Singasari.

    Raden Wijaya mewarisi keturunan kerajaan Sunda yang mengalir dalam darahnya. Ia sebenarnya memiliki peluang untuk mewarisi tahta Kerajaan Sunda Galuh. Namun, ia memutuskan untuk mengabdi di Kerajaan Singasari, tempat asal ibunya, pada masa pemerintahan Raja Kertanegara.

    Pilihan untuk mengabdi di Kerajaan Singasari bukanlah keputusan sembarangan dari Raden Wijaya. Ia sendiri merupakan menantu dari Raja Kertanegara.

    Menurut Kitab Negarakertagama, Raden Wijaya menikahi empat putri Kertanegara. Putri-putri tersebut antara lain Gayatri, Jayendradewi, Narendraduhita, dan Tribhuwaneswari. Tribhuwaneswari adalah permaisuri yang terpilih, sementara tiga lainnya menjadi selir Raden Wijaya.

    Namun, pada Kitab Pararaton tertulis bahwa Raden Wijaya hanya menikahi dua dari putri Kertanegara dan juga seorang putri dari Kerajaan Dharmasraya di Sumatera. Putri tersebut bernama Dara Petak.

    Putri Dara Petak kemudian ikut dalam ekspedisi Raden Wijaya atau lebih terkenal dengan sebutan Ekspedisi Pamalayu di tanah Melayu antara tahun 1275 hingga 1286 M.

    Raden Wijaya memiliki seorang putra yang bernama Jayanegara dari pernikahannya dengan Dara Petak. Dari selirnya yang bernama Gayatri, Raden Wijaya memiliki dua putri, yakni Dyah Ditarja atau Tribhuwana Wijayatunggadewi serta Dyah Wiyat atau Rajadewi Maharajasa.

    Jayanegara nantinya akan meneruskan kekuasaan ayahnya sebagai raja kedua Kerajaan Majapahit. Sementara itu, Tribhuwana Wijayatunggadewi akan menjadi penguasa ketiga dalam sejarah Kerajaan Majapahit.

    Sejarah Kerajaan Majapahit

    Sejarah Kerajaan Majapahit
    Sejarah Kerajaan Majapahit | Sumber Gambar: kitacerdas.com

    Terjadi pemberontakan terhadap Kerajaan Singasari oleh Jayakatwang pada tahun 1292 M. Ia adalah seorang Bupati Gelang-gelang di sekitar wilayah Madiun saat ini. Dalam rencana pemberontakannya, Jayakatwang mengirim pasukan yang bernama Jaran Guyang untuk menyerang Singasari dari arah utara.

    Raja Kertanegara yang telah mendengar rencana tersebut segera memerintahkan menantunya, yaitu Raden Wijaya, untuk memimpin pasukan Singasari dalam menghadapi ancaman tersebut.

    Raden Wijaya pada akhirnya pun berhasil mengalahkan pasukan Jaran Guyang. Namun, ternyata serangan tersebut hanyalah taktik pengalihan Jayakatwang. 

    Pasukan utama Jayakatwang bergerak menuju ibu kota Singasari yang saat itu berada di sekitar Malang, tempat Raja Kertanegara bersemayam.

    Saat itu pasukan Jayakatwang berhasil merebut istana. Raja Kertanegara tewas dalam insiden tersebut. Di sisi lain, pasukan yang di bawah pimpinan Raden Wijaya juga mengalami kekacauan setelah mengetahui jatuhnya Singasari dan kematian Kertanegara.

    Berdirinya Kerajaan Majapahit

    Berdirinya Kerajaan Majapahit
    Berdirinya Kerajaan Majapahit | Sumber Gambar: goodnewsfromindonesia.id

    Pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya, melarikan diri ke dalam hutan rimba di sekitar aliran Sungai Brantas bersama beberapa pengikut setia yang masih tersisa. Ia berusaha untuk membuka daerah hutan di sekitar Sungai Brantas tersebut.

    Daerah tersebut kemudian berkembang pesat menjadi sebuah kerajaan yang bernama Majapahit. Nama Majapahit berasal dari buah maja yang tumbuh subur di hutan tempat Raden Wijaya dan pengikutnya berlindung.

    Dengan dukungan dari panglima setia seperti Arya Wiraraja, Nambi, Kebo (Mahisa) Anabrang, Lembu Sora, dan lainnya, Raden Wijaya berhasil mengalahkan Jayakatwang.

    Ia juga mendapatkan bantuan pasukan utusan dari Kekaisaran Mongol yang tiba di Jawa. Kubilai Khan, penguasa Kekaisaran Mongol saat itu, mengirimkan pasukannya ke Jawa untuk menyerang Kerajaan Singasari yang ternyata telah dikuasai oleh Jayakatwang.

    Setelah mengalahkan Jayakatwang, Raden Wijaya berhasil mengalahkan pasukan Mongol dan menghancurkannya. Pada tahun 1293, Raden Wijaya menyatakan berdirinya Kerajaan Majapahit dengan pusat pemerintahan di Mojokerto.

    Ia menjadi raja pertama dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana (1293-1309). Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaan saat cucunya, Hayam Wuruk, memerintah sebagai Sri Rajasanagara (1350-1389).

    Hayam Wuruk didampingi oleh mahapatih terkenal, Gajah Mada. Di bawah pemerintahan Hayam Wuruk dan Gajah Mada, Kerajaan Majapahit berkembang menjadi imperium besar yang menguasai wilayah Nusantara dan sekitarnya.

    Lokasi Kerajaan Majapahit

    Lokasi Kerajaan Majapahit
    Lokasi Kerajaan Majapahit | Sumber Gambar: tokopedia.com

    Kerajaan Majapahit berlokasi di Mojokerto, Jawa Timur. Ini juga didukung dengan adanya bukti peninggalan sejarah di daerah tersebut. 

    Menurut Kitab Negarakertagama, awalnya, wilayah Majapahit adalah kota kecil yang berdiri di daerah Tarik.

    Mulanya daerah tersebut adalah hutan belantara. Kemudian, Aria Wiraraja mengorganisir orang-orang untuk membuka hutan tersebut. Daerah tersebut kemudian tumbuh menjadi sebuah desa yang bernama Majapahit

    Pada periode awal, Kerajaan Majapahit hanya mencakup sebagian wilayah Jawa Timur yang dulunya merupakan bagian dari Kerajaan Singasari.

    Lokasi Kerajaan Majapahit di Tarik dapat terbukti karena adanya Situs Medowo di Dusun Kedung Klinter, Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

    Pada tahun 1319 M, Keraton Majapahit di Tarik berhasil dikuasai akibat pemberontakan Kuti. Menurut keyakinan Jawa Kuno, ketika terjadi penodaan di ibukota kerajaan, raja yang memerintah harus memindahkan ibukota.

    Raja Jayanegara yang memimpin saat itu memutuskan untuk memindahkan kerajaan ke Trowulan pada tahun 1328. Pemindahan ini teridentifikasi melalui arca Wisnu di Bubat, seperti yang tercatat dalam Kitab Negarakertagama.

    Berdasarkan catatan Ma Huan, Ibukota Majapahit di Trowulan hancur pada tahun 1478 saat Girindrawardhana berhasil mengalahkan Kertabumi. Setelah itu, pemerintahan Majapahit pun berpindah ke Daha Kediri.

    Kerajaan Majapahit kemudian terbagi menjadi dua bagian, yakni bagian timur dan barat. Bagian timur mencakup wilayah Lumajang. Sementara bagian barat mencakup Kediri, Singasari, Jenggala, dan Madura.

    Silsilah Raja

    Terdapat beberapa raja yang memimpin pemerintahan selama berdirinya Kerajaan Majapahit, di antaranya sebagai berikut:

    • Raden Wijaya/Kertarajasa Jayawardhana sebagai raja pertama dan pendiri kerajaan Majapahit (1293-1309)
    • Kalagamet/Sri Jayanagara (1309-1328)
    • Sri Gitarja/Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328-1350)
    • Hayam Wuruk/Sri Rajasanagara (1350-1389)
    • Wikramawardhana (1389-1429)
    • Suhita/Dyah Ayu Kencana Wungu (1429-1447)
    • Kertawijaya/Brawijaya I (1447-1451)
    • Rajasawardhana/Brawijaya II (1451-1453)
    • Purwawisesa/Girishawardhana/Brawijaya III (1456-1466)
    • Bhre Pandansalas/Suraprabhawa/Brawijaya IV (1466-1468)
    • Bhre Kertabumi/Brawijaya V (1468-1478)
    • Girindrawardhana/Brawijaya VI (1478-1489)
    • Patih Udara/Brawijaya VII (1489-1527)

    Bukti Peninggalan Kerajaan Majapahit

    Peninggalan Kerajaan Majapahit
    Peninggalan Kerajaan Majapahit | Sumber Gambar: blogspot.com

    Setelah kamu mengetahui pendiri kerajaan Majapahit dan sejarahnya, berikut ini adalah ulasan mengenai beberapa peninggalan dari kerajaan Majapahit. Adapun bukti-bukti peninggalan Majapahit tersebut adalah sebagai berikut.

    1. Naskah

    • Kitab Pararaton
    • Kitab Negarakertagama
    • Kitab Sundayana
    • Kitab Usana Jawa
    • Kitab Sutasoma
    • Kitab Arjunawiwaha
    • Kitab Prapanca
    • Kitab Kunjarakarna
    • Kitab Usana Bali
    • Kitab Ranggalawe
    • Kitab Panjiwijayakrama

    2. Struktur bangunan

    • Candi Cetho (Karanganyar, Jawa Tengah)
    • Candi Tikus (Desa Bejijong, abad ke-13 atau 14 M)
    • Candi Sukuh (Desa Berjo, tahun 1437 M)
    • Candi Waringin Lawang (Trowulan, tahun 14 M)
    • Candi Bajang Ratu (Desa Temon, abad ke-14 M)
    • Candi Brahu (Desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto, abad ke-15 M)
    • Candi Jabung (Paiton, Probolinggo tahun 1354 M)
    • Candi Wringin Branjang (Desa Gandungan, Blitar)
    • Candi Pari (Porong, Sidoarjo, tahun 1371 M)
    • Candi Surawarna (Desa Canggu, Kediri, abad ke-14 M)

    3. Naskah sejarah

    • Babad Parahyangan
    • Babad Tanah Jawi
    • Babad Serat Sunda

    4. Prasasti

    • Prasasti Kudadu (1294 M)
    • Prasasti Sukamerta (1296 M)
    • Prasasti Balawi (1305 M)
    • Prasasti Waringin Pitu (1447 M)
    • Prasasti Canggu (1358 M)
    • Prasasti Karang Bogem (1387 M)
    • Prasasti Katiden I (1392 M)
    • Prasasti Alasantan (939 M)
    • Prasasti Kamban (941 M)
    • Prasasti Hara-hara (Trowulan VI) (966 M)
    • Prasasti Wurare (1289 M)
    • Prasasti Maribong (Trowulan II) (1264 M)
    • Prasasti Canggu (Trowulan I)

    5. Catatan dari Luar Negeri

    • Catatan dari Dinasti Ming
    • Catatan dari Dinasti Tang

    Itulah beberapa bukti peninggalan dari kerajaan Majapahit. Selain itu, kamu juga dapat menjelajahi peninggalan sejarah tersebut hingga saat ini, lho. 

    Tempat wisata di sekitar wilayah Kerajaan Majapahit, seperti Candi Wringin Lawang, Museum Trowulan Mojokerto, dan Maha Vihara Majapahit bisa kamu kunjungi.

    Baca Juga : Sejarah Pendiri Kerajaan Aceh dan 5 Contoh Peninggalannya

    Sudah Tahu Pendiri Kerajaan Majapahit dan Sejarahnya?

    Pendiri Kerajaan Majapahit adalah Raden Wijaya. Lokasi kerajaan yang strategis di Jawa Timur dan wilayah-wilayah sekitarnya memberikan kontrol atas jalur perdagangan penting dan menguatkan pengaruh politiknya.

    Peninggalan Majapahit menjadi saksi bisu kejayaan kerajaan ini. Tidak hanya memberikan wawasan tentang sejarah Majapahit, tetapi peninggalan ini juga menjadi bagian penting dari warisan budaya Indonesia.

  • Candid Adalah: Pengertian Bahasa Indonesia & Tips Memotret

    Candid Adalah: Pengertian Bahasa Indonesia & Tips Memotret

    Pernahkah kamu mendengar istilah candid? Candid adalah kata sifat yang berasal dari Bahasa Inggris. Istilah ini sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama di media sosial. 

    Bahkan, ada banyak sekali orang yang berbondong-bondong mempelajari bagaimana pose candid yang bagus. Namun, apabila kamu belum familiar dengan istilah ini, simak saja penjelasan lengkapnya pada artikel berikut ini!

    Candid Adalah?

    Dalam bahasa Indonesia istilah ini bisa kamu artikan sebagai asli atau jujur dengan semua hal yang dibuat-buat. Mudahnya, candid adalah salah satu istilah dalam dunia fotografi di mana subjeknya sendiri seakan tidak sadar bahwa dirinya sedang difoto. Jadi, hasil dari foto ini nantinya akan terlihat lebih natural dan menarik. 

    Pengertian yang sama juga bisa kamu temukan di buku Memotret Anak-Anak Buku Pegangan Fotografi Manual/Digital karya Atok Sugiarto. Di mana istilah tersebut artinya adalah foto spontan yang diambil tanpa disadari subjeknya. Jadi, subjek memang tidak tahu atau seolah tidak sadar dirinya tengah difoto oleh orang lain. 

    Namun, untuk mendapatkan foto dengan ekspresi yang natural dengan ekspresi yang natural bukanlah hal mudah. Sebab, seorang fotografer harus tahu kapan saat yang tepat untuk mengambil gambar. 

    Momen yang tepat biasanya terjadi ketika subjek sedang menunjukkan suatu ekspresi. Terlebih jika ekspresi ini sesuai dengan aktivitas yang sedang mereka lakukan.

    Nah, bagi kamu yang ingin mengambil foto dengan ekspresi natural ini, sebaiknya membawa lensa “tele”. Baik yang menengah maupun yang panjang. Kedua jenis lensa ini tentunya akan sangat mempermudah dalam membidik subjek dari jarak yang relatif jauh.

    Menurut kamus Oxford, candid adalah objek yang hendak di foto namun tidak menyadari kapan dan di mana fotografer akan memotretnya. Jadi, dalam menerapkan teknik ini tidak lantas asal ambil saja. Kamu harus memperhatikan ekspresi wajah dan tingkah laku dari subjeknya. 

    Penggunaan teknik ini paling sering digunakan untuk kepentingan jurnalistik. Di mana sang fotografer bisa mendapatkan berbagai foto dari kejadian yang sesungguhnya. Jadi, hasil foto akan lebih natural tanpa rekayasa dan memihak pihak manapun. 

    Tips Memotret Foto Candid

    Setelah mengetahui pengertiannya, maka kamu juga wajib mengetahui bagaimana cara memotret foto dengan teknik tersebut. Berikut ini adalah tips yang bisa kamu coba jika ingin mencoba foto candid:

    1. Berbaur dengan Lingkungan

    Agar bisa menghasilkan foto dengan ekspresi natural, maka cobalah untuk berbaur dengan lingkungan sekitar. Hal tersebut bertujuan agar subjek tidak merasa terganggu dengan keberadaan kamera yang kamu gunakan. Sehingga, foto candid yang akan kamu dapatkan pun benar-benar terlihat natural.

    2. Kamera Harus Selalu Ready

    Tips selanjutnya jika kamu ingin mengambil foto candid adalah karena harus selalu dalam kondisi siap. Tidak hanya sekedar menyala, namun pengaturan kameranya juga harus sudah kamu sesuaikan.

    Misalnya adalah untuk pengaturan ISO dan fokus yang harus sudah kamu sesuaikan dengan kondisi sekitar. Jadi, ketika momennya sudah pas, kamu tinggal memotret saja. 

    3. Gunakan Lensa yang Memadai

    Tips selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan hasil yang terbaik, yakni dengan menggunakan lensa telephoto. Lensa ini memungkinkan kamu untuk mengambil foto objek dari jarak yang jauh sekalipun.  Bahkan, hasil fotonya tetap close up dan tidak akan blur. 

    4. Terapkan Mode Burst

    Ketika ingin mengambil foto dengan ekspresi yang natural, maka kamu pun tidak bisa memprediksi adanya gerakan dari sang objek nantinya. Bisa saja objek yang awalnya tenang kemudian bergerak cepat atau berlari kencang. 

    Nah, salah satu cara untuk memaksimalkan kualitas foto candid adalah dengan menggunakan mode burst. Lewat mode ini, kamu bisa mengambil banyak gambar berbeda dalam waktu cukup singkat. Nantinya, dari semua hasil jepretan yang kamu ambil bisa dipilih foto mana yang paling bagus. 

    5. Matikan Flash Kamera

    Sebaiknya, kamu tidak menggunakan flash ketika sedang mengambil foto dengan ekspresi natural. Sebab, flash bisa membuat subjek merasa canggung untuk berpose alami. Jadi, jika mengambil foto dalam ruangan minim cahaya, kamu bisa menggunakan ISO kamera agar gambarnya lebih cerah.

    Inspirasi Angle dan Pose Foto Candid

    Tidak semua orang bisa bergaya foto secara natural. Untuk itu, berikut ini ada beberapa inspirasi pose foto candid yang bisa kamu coba untuk mendapatkan hasil gambar yang natural. 

    1. Long Shot

    Ilustrasi Long Shot Candid
    Ilustrasi Long Shot Candid | Sumber Gambar: Freepik

    Long shot candid adalah cara pengambilan foto dari jarak jauh. Cara pengambilan gambar ini akan membuat hasil foto terlihat lebih elegan. Namun, kamu tetap tidak boleh sembarangan dalam menentukan posenya.

    Objek bisa berdiri tegak dengan pandangan yang lurus kedepan. Kamu juga bisa menambahkan efek dramatis dengan memblur objek bunga. Sehingga, foto pun akan terlihat lebih menarik.

    2. Close Up Shot

    Jika ingin mendapatkan gambar dengan jarak yang dekat, maka kamu bisa menggunakan pose close up shot. Selain menunjukkan bentuk wajah yang sempurna, close up shot juga akan menghasilkan tampilan berwibawa.

    3. Teknik High Angle

    Ilustrasi High Angle Candid
    Ilustrasi High Angle Candid | Sumber Gambar: fineartamerica

    Selain pose close up shot dan long shot, kamu juga bisa mencoba teknik high angle. Teknik pengambilan foto candid dari ketinggian ini akan membuat hasil foto terlihat lebih keren. Selain itu, foto dengan teknik high angle akan membuat postur tubuh terlihat lebih jenjang. 

    4. Pengambilan Foto dengan Arah yang Sejajar

    Teknik selanjutnya yang bisa kamu coba jika ingin menghasilkan foto candid adalah pengambilan foto dari arah sejajar. Teknik pengambilan gambar ini akan membuat hasil foto terlihat lebih nyata. Selain itu, teknik ini juga sangat mudah untuk dilakukan, sekalipun oleh pemula.

    5. Pose Berpelukkan

    Hugging Candid
    Hugging Candid | Sumber Gambar: Pexels

    Jika sebelumnya adalah inspirasi angle, maka kamu bisa coba ide pose seperti berpelukan. Umumnya, gaya ini akan memberikan kesan akrab dan hangat. Objek bisa berupa sepasang kekasih, teman, saudara, atau orang tua dan anak.

    6. Pose Berjalan

    Selain berpelukkan, kamu juga bisa memotret orang yang sedang berjalan atau menyeberang jalan. Gaya ini sangat populer dan banyak artis lakukan. Mendapatkannya juga cenderung mudah, kamu bisa melakukan hunting di jalan raya atau mencari teman agar bisa menjadi objek foto. 

    Baca Juga : Contoh Kerajinan 3 Dimensi dan Cara Membuatnya

    Kamu Tertarik untuk Mencoba Mengambil Foto Candid?

    Intinya, candid adalah teknik pengambilan foto secara tersembunyi tanpa subjek ketahui. Kamu tinggal mengikuti beberapa tips yang ada untuk mendapatkan foto dengan ekspresi natural terbaik. Selain itu, kamu juga bisa mencoba beberapa inspirasi pose yang akan membuat hasil foto lebih paripurna.  

    Namun, kamu juga harus memahami bahwa, fokus utama dari teknik candid adalah mimik wajah, tingkah laku, dan adegan tak terduga. Sebenarnya, kamu tidak perlu terlalu memperhatikan teknik fotografi yang rumit. Cukup fokus saja pada cerita yang ingin diciptakan. 

    Kamu juga harus lebih bersabar jika ingin mengambil foto yang benar-benar natural tanpa kepura-puraan. Ingat! Semakin banyak praktik, maka kamu juga akan semakin peka terhadap momen. Yuk, coba praktik mulai dari sekarang!