Tag: Inspirasi Islam

  • Apa itu Indigo Menurut Islam? Ini Kata Para Ulama

    Apa itu Indigo Menurut Islam? Ini Kata Para Ulama

    Kemampuan melihat alam gaib pada orang Indigo sebenarnya bukanlah hal baru karena hal ini telah ada sejak ratusan tahun lalu. Meski bagi sebagian kalangan masyarakat ini adalah kemampuan istimewa namun Indigo menurut Islam tak seperti itu.

    Lantas seperti apakah keberadaan orang Indigo menurut Islam? Bagaimanakah Indigo menurut ulama?

    Apa sajakah ciri ciri anak Indigo menurut Islam? Jika Anda penasaran, yuk temukan jawabannya pada uraian artikel di bawah ini.

    Indigo, Kelebihan atau Kelainan?

    Istilah Indigo menurut psikologi atau dunia medis adalah Extra Sensory Perception (ESP). Istilah ini mengacu pada kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mendapatkan sekaligus mengirimkan suatu informasi tanpa penggunaan umumnya panca indera manusia.

    Sedangkan menurut pendapat umum yang beredar di masyarakat awam, orang Indigo adalah orang yang istimewa karena memiliki kelebihan indera keenam. Terlepas dari fakta yang ada di lapangan, Islam memiliki pandangannya sendiri yang berbeda dari kebanyakan.

    Anak Indigo menurut Islam itu adalah kelainan atau penyakit yang harus diwaspadai karena akan berpotensi merusak akidah. Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT di dalam surat Al Jin ayat 26. Disana dikatakan jika semua perkara ghaib hanya diketahui oleh Allah SWT saja.

    Ini artinya tak ada makhluk apapun(manusia, jin atau malaikat) yang mengetahuinya. Sehingga jika ada seseorang yang memiliki kemampuan Indigo maka sudah pasti itu semua adalah tipu muslihat setan untuk menyesatkan manusia.

    Indigo di Mata Para Ulama

    Agar semakin yakin, berikut beberapa pendapat dari ulama tentang keberadaan anak Indigo.

    1. Buya Yahya

    Melalui kanal Youtube Al Bahjah TV, Buya Yahya menyampaikan jika memang di dunia tasawuf terdapat penjelasan mengenai kelebihan tertentu seseorang. Yaitu kemampuan untuk melihat hal gaib karena diistimewakan oleh Allah dengan membuka “penglihatannya”.

    Akan tetapi orang yang memiliki mata batin dalam pandangan Islam adalah yang termasuk pada golongan orang-orang saleh. Yaitu ahli ibadah serta memiliki amal saleh yang istimewa baik di mata Allah maupun di mata manusia.

    Di luar golongan tersebut, kemampuan serupa di atas yang ada pada anak Indigo menurut syariat Islam berasal dari setan. Mengapa? Karena kemampuan istimewa tersebut hanya akan diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-hambaNya yang shaleh.

    Yang mana dengan kemampuan tersebut, akan membuat orang lain di sekitarnya menjadi lebih bertauhid serta merendahkan diri di hadapan Allah. Contoh Indigo di zaman Nabi adalah Nabi Khidir AS, sebagaimana penjelasan pada QS. Al Kahfi ayat 65.

    Nabi Khidir AS mendapatkan nikmat ilmu pengetahuan yang sangat luas oleh Allah tanpa proses belajar sebagaimana manusia pada umumnya. Sehingga pada saat Nabi Musa diperintahkan menemui dan mengikutinya ada banyak sekali hikmah yang didapatkan.

    Baca juga: Hukum Lelang dalam Islam,Ini Menurut Para Ulama

    2. Taufik Ginanjar

    Pada laman resmi milik Persisi (Persatuan Islam), Ustad Taufik Ginanjar memberikan nasehat bagi umat Islam mengenai hal ini. Yaitu jika suatu saat umat Islam menemukan suatu fenomena, maka wajib hukumnya untuk berpatokan pada Al Quran serta Hadist Shahih.

    Alasannya karena baik Alquran maupun Hadist merupakan panduan akan kebenaran yang mutlak. Selain itu selama ini ilmu pengetahuan dan sains di lapangan pada akhirnya akan selalu membuktikan jika semua yang ada di dalam Al Quran adalah benar.

    Di dalam Al Qur’an disebutkan jika pada prinsipnya tak ada satupun makhluk yang mampu mendapatkan informasi hal gaib. Sehingga semua umat Islam hukumnya wajib untuk mengimaninya.

    Sehingga ketika mendapati fenomena anak Indigo tak usah sibuk bertanya Indigo Anugerah atau kutukan. Karena jelas sekali firman Allah di surat Al Jin mengenai informasi gaib. Jadi umat Islam hendaknya tak terjebak untuk mempercayai tipu muslihat setan tersebut.

    3. Muhammad Faizar

    Kemampuan yang dimiliki anak Indigo menurut agama Islam juga dijelaskan oleh Ustad Muhammad Faizar melalui channel YouTube Ari Untung. Menurut Ustad Faizar, pengertian anak Indigo menurut Islam adalah kelainan.

    Istilah Indigo sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang berarti penggabungan beberapa warna seperti nila, ungu atau biru gelap. Yang mana tatanan warna tersebut merupakan warna cakra yang ada pada tubuh manusia (tujuh cakra).

    Letak cakra Indigo adalah tepat diantara kedua alis, yang bagi segolongan orang Indigo ini adalah semacam mata batin. Anak Indigo dipercaya memiliki kemampuan berkomunikasi dan berhubungan langsung dengan entitas astral (golongan bangsa jin).

    Yang mana bagi semua umat Islam wajib untuk menolak pendapat itu. Alasannya karena hal tersebut bertentangan dengan firman Allah di dalam Surat Al Jin ayat 6. Yang mana pada intinya menyatakan jika hanya Allah SWT saja yang mengetahui semua hal yang bersifat gaib.

    4. Khalid Basalamah

    Jawaban yang sama atas pertanyaan apa itu Indigo menurut Islam, juga dikemukakan oleh Ustad Khalid Basalamah. Indigo yang sering diyakini merupakan kelebihan bahkan keistimewaan, ternyata agama Islam justru memandang sebaliknya.

    Melalui channel YouTube Kajian Ar-Rahman, pada bagian cuplikan tanya jawab, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan jika Indigo itu bukan kelebihan. Sebaliknya Indigo itu adalah penyakit, sehingga pemiliknya harus waspada.

    Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan lebih lanjut jika Indigo itu merupakan penyakit gangguan syaitan. Sehingga cara menyembuhkan anak Indigo menurut Islam adalah dengan jalan melakukan ruqyah terhadapnya.

    Lebih lanjut kata Ustadz Khalid, jika tak percaya dan ingin bukti jika Indigo itu bentuk gangguan setan adalah dengan melakukan ruqyah. Nantinya pada saat proses ruqyah tersebut anak Indigo pasti akan seperti kesurupan akibat mendengar bacaan ayat suci Al Quran.

    5. Abdul Somad

    Indigo menurut pandangan Islam selanjutnya datang dari Ustad Abdul Somad yang ternyata juga memiliki pandangan yang sama. Yaitu anak Indigo adalah anak yang mengalami gangguan setan yang memasuki tubuhnya.

    Dari setan itulah, seorang anak Indigo memberikan informasi mengenai berbagai hal gaib yang berkaitan dengan ragam informasi masa lalu. Asal muasal ada setan bersarang di tubuh anak Indigo adalah karena keturunan setan yang menempel sejak nenek moyang.

    Yaitu melalui datuknya yang berkawan dengan jin, lalu turun kepada anak dan selanjutnya ke cucunya. Cara menyembuhkan anak Indigo menurut Islam, menurut Ustad Abdul Somad adalah melalui jalan ruqyah.

    Tanda Anak Indigo

    Umumnya ciri-ciri atau tanda seseorang Indigo baru terlihat saat dirinya berusia di atas 10 tahun. Berikut beberapa ciri umum yang biasanya terdapat pada anak Indigo, yaitu:

    1. Memiliki Kemampuan Lebih

    Ciri yang paling utama dan pertama adalah, anak Indigo memiliki kemampuan lebih dalam melihat sesuatu sebagai kebenaran. Sehingga pada saat anak Indigo melihat sesuatu yang salah maka akan segera menunjukkan bukti atas kebenaran yang sesungguhnya.

    Selain itu anak Indigo umumnya juga mempunyai banyak kelebihan dalam berbagai bidang, termasuk di bidang akademis. Sehingga biasanya anak Indigo mampu memahami hal yang belum dipahami oleh anak seusianya.

    Itulah juga yang menjadi alasan tak jarang anak Indigo memiliki kemampuan untuk meraih jenjang pendidikan lebih tinggi secara lebih cepat.

    Tak hanya bidang akademis, anak Indigo biasanya juga berjiwa kreatif dan inovatif. Anak Indigo dapat melihat suatu masalah dari sudut pandang yang berbeda dengan kebanyakan orang. Sehingga seringkali anak Indigo mampu memecahkan masalah yang sulit.

    Berbagai kelebihan yang ada pada anak Indigo itulah yang pada akhirnya membuat golongan anak ini memiliki kedewasaan sikap yang lebih. Nah tugas orang tualah yang memiliki anak, selalu mendampingi tumbuh kembangnya agar tak salah arah.

    2. Memiliki Intuisi Kuat & Keras Kepala

    Ciri menonjol lain yang terdapat pada anak Indigo adalah kepemilikan atas intuisi yang kuat sekaligus menjadikannya keras kepala karenanya.

    Seringkali anak Indigo memiliki intuisi yang kuat dan cenderung tepat. Misalnya intuisi keluarganya akan mengalami mara bahaya. Hal seperti inilah yang seringkali membuat rasa percaya dirinya terbangun begitu kuat.

    Yang akhirnya hal tersebut secara tak langsung membuat anak Indigo jadi merasa superior dan tanpa sengaja membangun sifat keras kepala. Sebab dominasi rasa percaya diri karena memiliki kemampuan yang lebih di atas rata-rata orang normal.

    3. Kemampuan Berkomunikasi Lintas Dimensi

    Anak Indigo memiliki kecenderungan untuk mampu melakukan komunikasi lintas dimensi. Hanya saja kelebihan yang satu ini banyak dipandang melalui sudut pandang psikologis jika anak Indigo memiliki teman imajiner.

    Selama masih ada di tahap usia anak, mungkin hal tersebut bisa jadi benar. Akan tetapi jika kebiasaan ini berlanjut hingga anak mencapai usia dewasa, maka orang tua sebaiknya mulai waspada.

    Orang tua harus secara aktif untuk mencari tahu mengenai hal tersebut serta berusaha menyiapkan langkah-langkah penanggulangan. Karena memiliki anak dengan kemampuan Extra Sensory Perception (ESP) alias Indigo adalah menurut Islam bagian dari cobaan.

    Yaitu ujian dari Allah SWT baik bagi anak itu sendiri maupun bagi orangtuanya. Jika salah menyikapinya, bisa membahayakan aqidah.

    Menyikapi Kemampuan Indigo

    Sebagai seorang muslim berikut beberapa sikap dalam menghadapi fenomena Indigo, yaitu:

    1. Tak Ikut Andil

    Muslim wajib untuk tak ikut arus dan terjebak pada fenomena Indigo. Sangat berbahaya bagi seorang muslim untuk ikut mempercayai serta mengamini berbagai hal yang diinformasikan oleh orang Indigo. Mulai dari ramalan dan berbagai hal berbau kemusyrikan.

    Sikap paling utama seorang muslim menghadapi anak atau orang Indigo adalah mengembalikannya pada petunjuk hidup yaitu Al Qur’an. Yaitu bahwasannya hal semacam fenomena Indigo ini nyata adanya sebagaimana kisah Nabi Khidir AS dengan Nabi Musa.

    Bertolak dari kisah sejarah tersebut maka sebagai muslim wajib paham jika karunia ilmu lebih dari Allah itu hanya bagi sosok pilihan.  Misalnya seorang nabi. Selain itu kemampuannya tersebut tak dipublikasikan dan banyak digunakan untuk berbuat kebaikan saja.

    Sehingga dengan begitu maka kemampuan Indigo yang dikaruniakan tersebut akan membantu orang lain untuk semakin bertauhid. Sekaligus merendahkan dirinya di hadapan Allah SWT.

    2. Waspada Akan Rusaknya Aqidah

    Seorang muslim harus waspada akan kerusakan aqidah jika ikut mempercayai informasi tak benar yang terkait dengan perkara ghaib. Jika menghadapi fenomena seperti itu wajib mengembalikan semuanya kepada sumber kebenaran, yaitu Quran maupun Hadits.

    Bagi orang tua yang memiliki anak dengan cobaan tersebut maka hendaknya wajib doa untuk anak Indigo menurut Islam. Sebab jika tidak disikapi dengan tepat maka urusannya menjadi berat, karena ini akan merusak urusan aqidah.

    Sehingga metode paling tepat dalam menghadapi anak Indigo adalah mengarahkannya agar selalu taqarrub kepada Allah. Selain itu ajak untuk memperkuat keimanannya kepada Allah SWT.

    Semoga penjelasan mengenai Indigo menurut Islam ini dapat bermanfaat.

  • Contoh Ceramah Singkat tentang Ibu ini Bisa Jadi Referensi

    Contoh Ceramah Singkat tentang Ibu ini Bisa Jadi Referensi

    Ibu merupakan sosok yang sangat luar biasa dalam kehidupan semua manusia. Ia adalah sumber kekuatan dan inspirasi bagi kita semua. Oleh karena itu, ceramah singkat tentang ibu ini bisa menjadi referensi kamu.

    Teks ceramah menyentuh hati beserta dalilnya ini akan mengingatkan kita semua tentang betapa pentingnya menghargai dan merayakan peran ibu dalam hidup kita.

    Dalam Islam, ibu memiliki posisi yang sangat tinggi sehingga harus kita hormati

    Contoh Ceramah Singkat tentang Ibu

    Ibu selalu memberikan contoh tentang bagaimana menghadapi hidup dengan tegar. Mereka tidak pernah menyerah di hadapan kesulitan. Mereka mengajarkan kita arti ketekunan dan kegigihan dalam mencapai tujuan hidup.

    Ibu adalah teladan tentang bagaimana menjalani hidup dengan semangat dan keyakinan. Adanya ceramah singkat tentang ibu akan membantu kita untuk selalu menyayangi dan mencintai ibu setulus hati.

    Dibawah ini beberapa contoh ceramah singkat tentang ibu beserta dalilnya yang bisa kamu jadikan referensi.

    Kasih Sayang Ibu yang Abadi

    Hari ini, kita akan berbicara tentang seseorang yang tak ternilai dalam hidup kita. Ibu adalah sosok yang memiliki tempat istimewa di hati kita. Ia adalah sumber cinta, dukungan dan kasih sayang yang tak pernah habis.

    Sejak saat kita dilahirkan, ibu adalah orang yang pertama kali menyambut kita di dunia ini. Ia adalah orang yang pertama kali memegang kita dengan penuh kasih sayang dan menyusui kita.

    Ia adalah orang yang pertama kali menyanyikan lagu-lagu lembut untuk kita saat kita susah tidur. Sejak saat itu, ikatan kita dengan ibu tidak pernah terputus. Kasih sayang seorang ibu adalah sesuatu yang luar biasa.

    Ia merawat kita sejak kita bayi hingga kita tumbuh menjadi anak-anak dan dewasa. Ia tak pernah mengharapkan imbalan apapun atas semua pengorbanan dan perhatian yang telah diberikannya.

    Kasih sayangnya adalah kasih sayang tulus, tanpa syarat dan tidak pernah berakhir. Ibu adalah pahlawan yang tak pernah kita kenal. Karena itu, kita sebagai anak harus selalu berbuat baik kepada ibu.

    وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ إِحْسَٰنًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُۥ وَفِصَٰلُهُۥ ثَلَٰثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِىٓ ۖ إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ

    Wa waṣṣainal-insāna biwālidaihi iḥsānā, ḥamalat-hu ummuhụ kurhaw wa waḍa’at-hu kurhā, wa ḥamluhụ wa fiṣāluhụ ṡalāṡụna syahrā, ḥattā iżā balaga asyuddahụ wa balaga arba’īna sanatang qāla rabbi auzi’nī an asykura ni’matakallatī an’amta ‘alayya wa ‘alā wālidayya wa an a’mala ṣāliḥan tarḍāhu wa aṣliḥ lī fī żurriyyatī, innī tubtu ilaika wa innī minal-muslimīn.

    Artinya:

    “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (QS. Al-Ahqaf: 15).

    Bahkan saat ia merasa lelah atau sakit, ia selalu ada untuk kita. Ibu adalah contoh nyata tentang apa itu pengorbanan tanpa batas. Islam mengajarkan selalu menghormati dan menaati orang tua.

    Ibu mendapatkan tempat atau posisi yang sangat mulia sehingga kita diwajibkan hormat kepada ibu. Karena ibu merupakan sosok yang sangat istimewa. Bahkan, hal tersebut dijelaskan dalam suatu hadis yang berbunyi:

    Dari Mu’awiyah bin Haidah Al Qusyairi radhiallahu anhu, beliau pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW:

    عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ

    “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari No. 5971 dan Muslim No. 2548).

    Selain kasih sayang dan pengorbanannya, ibu juga adalah guru pertama kita. Sebelum kita pergi ke sekolah, sebelum kita belajar dari buku-buku, kita belajar dari ibu kita. Ia mengajarkan kita tentang etika, moralitas dan nilai-nilai hidup.

    Ia adalah seseorang yang selalu memberikan nasihat bijak dan bimbingan saat kita menghadapi masalah. Ia adalah seseorang yang selalu merayakan keberhasilan kita dan mendukung kita dalam mimpi kita.

    Sebagai anak, kita seringkali mengambil kasih sayang ibu sebagai hal yang biasa saja. Kita lupa menghargai segala yang telah diberikannya kepada kita. Hari ini, mari kita refleksikan betapa berharganya ibu dalam hidup kita.

    Ceramah singkat tentang ibu ini membuat kita harus selalu menghormati, menyayangi dan menghargai ibu kita. Mari berusaha menjadi anak yang berbakti dan membahagiakan mereka.

    Baca juga: 13 Doa Agar Anak Sholeh dan Sholehah, Ayah Bunda Yuk Amalkan!

    Contoh Ceramah Singkat tentang Ibu: Kasih Sayang Ibu sebagai Sumber Kekuatan

    Contoh Ceramah Singkat tentang Ibu: Kasih Sayang Ibu sebagai Sumber Kekuatan

    Hari ini, kita akan berbicara tentang peran Ibu dalam hidup. Ibu adalah sosok yang begitu istimewa dan peran serta kasih sayangnya dalam hidup kita tak dapat diukur dengan kata-kata. 

    Ibu adalah sumber kekuatan yang luar biasa dalam kehidupan kita.

    Kita seringkali melupakan betapa kuatnya Ibu. Ia adalah sosok yang mampu mengatasi segala tantangan dan kesulitan. Sejak kita lahir hingga dewasa dirawat dengan penuh kasih sayang.

    وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَٰلُهُۥ فِى عَامَيْنِ أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

    Wa waṣṣainal-insāna biwālidaīh, ḥamalat-hu ummuhụ wahnan ‘alā wahniw wa fiṣāluhụ fī ‘āmaini anisykur lī wa liwālidaīk, ilayyal-maṣīr.

    Artinya:

    “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman: 14).

    Dalam ayat diatas menjelaskan bahwa kita sebagai anak harus berbuat baik kepada ibu dan bapak sebagai bentuk kasih sayang. Ibu yang telah mengandung sejak janin hingga lahir, tentunya mengorbankan waktu yang besar.

    Hal ini juga yang membuat ibu menjadi sosok selalu siap dalam menghadapi segala hal dengan kepala tegak dan hati yang penuh kasih sayang. Saat kita menghadapi masalah atau kesulitan, ibu selalu ada di samping kita.

    Ia adalah tempat kita mencari perlindungan dan ketenangan. Ia adalah orang yang selalu percaya pada kita bahkan saat kita meragukan diri sendiri. Ia adalah sosok yang memberi kita kepercayaan diri untuk menghadapi dunia.

    Selain itu, ibu juga adalah sosok yang selalu memberikan contoh tentang kebaikan dan empati. Ia mengajarkan kita untuk peduli terhadap orang lain dan membantu mereka dalam waktu sulit.

    Ibu adalah orang yang selalu memberikan kepada orang lain, tanpa mengharapkan apapun sebagai imbalan. Ia adalah sosok yang selalu memberi kita teladan tentang bagaimana menjadi orang yang baik dan berbudi luhur.

    Ia menjadi orang yang selalu ada untuk kita saat kita butuh seseorang untuk berbicara atau sekadar mendengarkan. Ia adalah orang yang selalu memahami kita bahkan saat kata-kata tidak cukup untuk mengungkapkan perasaan kita.

    Saudara-saudara, mari kita tidak pernah melupakan peran ibu dalam hidup kita. Mari kita selalu menghargai kasih sayang, dukungan dan inspirasi yang telah mereka berikan kepada kita.

    Contoh ceramah singkat tentang ibu ini membuat kita sebagai anak harus selalu menyayangi dan menghormatinya. 

    Mari kita menjadi anak yang berbakti dan berharga bagi ibu kita, sebagaimana mereka selalu berusaha memberikan yang terbaik. Cinta dan kasih ibu sepanjang masa, abadi kelak sampai kita turut menua.

  • Rahasia Kecantikan Alami Dengan Mengamalkan Doa Agar Kulit Putih Bersih

    Rahasia Kecantikan Alami Dengan Mengamalkan Doa Agar Kulit Putih Bersih

    Memiliki kulit yang putih bersih menjadi tujuan bagi banyak orang. Melakukan perawatan tentunya menjadi modal utama untuk merawat kulit menjadi putih bersih. Sebagian orang percaya dengan mengamalkan doa agar kulit putih bersih menjadi cara jitu yang dilakukan.

    Sebagian orang mempercayai bahwa ada doa agar kulit putih bersih yang sangat berpengaruh positif terhadap peningkatan kecerahan dan keputihan kulit.

    Berikut ini akan menjelaskan tentang doa agar kulit putih bersih yang dapat Anda amalkan untuk memiliki kecantikan sejati.

    Doa yang Dipercaya Membantu Mencerahkan dan Memutihkan Kulit

    Memiliki kulit yang cantik adalah sebuah harapan bagi semua orang terutama kaum Perempuan. Dalam berbagai budaya, kulit putih dan bersih sering dianggap sebuah simbol kecantikan dan kemurnian orang tersebut.

    Berbagai macam metode yang dilakukan, mulai dari detox kulit, obat-obat herbal maupun non herbal sering orang gunakan untuk memutihkan agar kulit putih. Namun rangkaian perawatan luar tersebut tidak berpengaruh besar jika hanya putih dari luar saja.

    Rangkaian perawatan luar seperti produk kecantikan dan perawatan kulit belum cukup untuk memutihkan kulit. Oleh karena itu banyak orang mengandalkan praktik-praktik spiritual seperti melakukan doa agar kulit putih bercahaya agar mencapai kulit yang mereka impikan.

    Dalam berbagai budaya, doa-doa dan amalan spiritual telah lama dihubungkan dengan kecantikan.

    Beberapa keyakinan berpendapat bahwa doa-doa tertentu memiliki kekuatan untuk membantu membersihkan aura dan energi negatif yang dapat mempengaruhi kesehatan kulit.

    Pandangan-pandangan ini seringkali terkait dengan budaya spiritual yang mengajarkan harmoni antara tubuh, jiwa, dan pikiran. Berikut adalah doa agar kulit putih bersih yang sering digunakan oleh sebagian orang menurut kepercayaannya masing-masing.

    Baca juga: Ini 3 Doa yang Dikabulkan oleh Allah SWT, Sangat Mustajab!

    1. Doa untuk Kecerahan

    Doa yang berfokus pada permohonan untuk mendapatkan cahaya alami dan kecerahan kulit yang berseri-seri.

    Lakukan setiap hari dalam hati dengan memohon agar mendapatkan cahaya yang berada dalam diri secara alami.

    2. Doa untuk Kebersihan Kulit

    Banyak amalan doa agar kulit putih bersih yang dilakukan oleh sebagian orang yang mempelajarinya, termasuk dengan mengamalkan doa agar kulit kita bersih. Salah satu amalan doa yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

    • Doa ini dimulai dengan membaca Bismillah yang artinya “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
    • Kemudian dilanjutkan membaca doa: “Allahumma yaa man haabadzal isyqo ilaa ma asyqaa ilaihi fiihi mink fa aktub lil kulubil amnaa’ wa soluufil adwaa’ wa dzil hawaashi minal farajil munaazzaa’

    Wa saffihlanaa badananaa wa thahirlanaa jildanaa wa isyraafnaa anfusanaa wa ajrnaa minal balaai wan niqmaati bimaa taqdiruhuu wa tatawaffanaa muslimiinaa walhiqnaa bis shoolihiinaa

    • Ya Rahman Ya Rahim
    • Ya Hafidz Ya Razzaq Ya Latif

    Doa tersebut dapat dibaca setiap hari, baik pagi maupun malam hari sebanyak 100 kali dalam satu harinya. Agar Anda mendapatkan pengaruh yang sangat signifikan dengan mengamalkan amalan tersebut.

    3. Doa untuk Kesehatan Kulit

    Doa yang berfokus pada kesehatan kulit secara keseluruhan, mencakup aspek keputihan dan kecerahan. Dengan begitu, kulit Anda akan menjadi lebih berseri dan kelihatan cantik alami tanpa harus menggunakan produk kimia.

    Adapun manfaat agar kulit putih bersih dengan mengamalkan doa tersebut bukanlah hal yang baru. Kaum wanita zaman dahulu telah mempraktikkan cara ini sejak dulu. Berikut adalah beberapa manfaat berdoa kulit putih bersih:

    • Menenangkan Hati

    Berdoa memiliki kekuatan untuk menenangkan hati dan pikiran. Kondisi yang tenang dan damai dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan yang berdampak buruk pada kesehatan kulit.

    • Meningkatkan Kepercayaan Diri

    Kulit yang cantik dan sehat dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Berdoa dapat membantu untuk memperoleh rasa percaya diri yang lebih baik. Maka dari itu, Anda akan merasakan kepercayaan diri pada diri Anda dengan sering berdoa.

    • Merawat Kulit dari Dalam

    Berdoa agar kulit putih bersih dapat membantu merawat kulit dari dalam. Dengan merawat kulit dari dalam, kulit akan terlihat lebih sehat dan cantik secara alami.

    Oleh karena itu dengan mengamalkan doa-doa dalam kehidupan sehari-hari yang dilakukan rutin pada pagi dan malam hari, akan menimbulkan efek yang sangat baik bagi Anda. Hal ini adalah salah satu cara agar kulit putih alami.

    Sisipkan doa-doa yang baik sebagai meditasi diri untuk merelaksasikan tubuh dan memanggil aura positif di dalam diri. Dan yakinkan juga di dalam diri, bahwasannya Anda bisa merubah kecantikan Anda dengan mengamalkan doa agar kulit putih bersih.

    Namun, meskipun doa-doa dapat memiliki pengaruh positif pada kepercayaan diri dan pandangan tentang kecantikan, penting untuk diingat bahwa kecantikan sejati juga berasal dari kesehatan kulit dan perawatan yang tepat.

    Penutup

    Mengamalkan doa-doa tertentu sebagai bagian dari rutinitas kecantikan dapat memberikan efek positif pada pandangan diri dan kepercayaan diri.

    Namun, kombinasikanlah praktik-praktik spiritual ini dengan perawatan kulit yang sehat dan pengetahuan yang akurat tentang perawatan kulit.

    Kecantikan alami yang sejati bersumber dari kesehatan dan kebahagiaan dalam tubuh, jiwa, dan pikiran. Serta tidak lupa juga selalu mengamalkan doa agar kulit badan putih bersih, dengan begitu Anda akan memiliki aura yang cantik dengan mengamalkan doa agar kulit putih bersih tersebut.

  • 13 Ayat dan Hadis Tentang Ibu, Kunci Surgamu!

    13 Ayat dan Hadis Tentang Ibu, Kunci Surgamu!

    Hadis tentang ibu patut dijadikan pegangan bagi umat Islam untuk menghormati dan memuliakan ibu yang telah melahirkan mereka ke dunia.

    Di dalam agama Islam, ibu ditempatkan di posisi yang paling mulia. Bahkan anak diwajibkan terlebih dahulu hormat kepada ibu sebelum ayahnya. Hal tersebut tercantum di dalam surat Al-Luqman ayat 14.

    Dari penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa betapa mulianya seorang ibu di dalam agama Islam. Nah, berikut ini kumpulan hadis tentang ibu yang harus diamalkan oleh setiap umat muslim:

    13 Ayat dan Hadis Tentang Ibu untuk Berbakti Kepada Ibu

    1. Berbuat baik kepada ibu

    إنَّ اللَّهَ يوصيكم بأمَّهاتِكُم ثلاثًا، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بآبائِكُم، إنَّ اللَّهَ

     يوصيكم بالأقرَبِ فالأقرَبِ

    Artinya: Sesungguhnya Allah berwasiat tiga kali kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat. (HR. Ibnu Majah).

    Baca juga: Amalkan Doa agar Tidak Malas dan Kiat Hidup Lebih Produktif

    2. Surga berada di bawah telapak kaki ibu

    عن معاوية بن جاهمة السلمي، أن جاهمة رضي الله عنه جاء إلى

    النبي صلى الله عليه وسلم فقال : يا رسول الله أردت أن

    أغزو وقد جئت أستشيرك . فقال : هل لك من أم؟ قال نعم. قال :

    فالزمها فإن الجنة تحت رجليها

    Artinya: Dari Mu’awiyah bin Jahimah As-Sulami, ia datang menemui Rasulullah SAW. la berkata, “Wahai Rasulullah, saya ingin ikut berperang dan saya sekarang memohon nasihat kepadamu?” Rasulullah SAW lalu bersabda, “Kamu masih punya ibu?” Mu’awiyah menjawab, “Ya, masih. Rasulullah SAW bersabda, “Berbaktilah kepada ibumu (lebih dahulu) karena sungguh ada surga di bawah kedua kakinya!”

    3. Pentingnya berbakti kepada ibu yang disebutkan sebanyak 3 kali

    Hadis tentang ibu ini menunjukkan betapa berbakti pada ibu ditekankan dalam hadis di bawah ini.

    جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ

    مَنْ أَحَقُّ بِحُسْنِ صَحَابَتِى قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « أُمُّكَ » قَالَ ثُمَّ مَنْ

    قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « ثُمَّ أَبُوكَ »

    Artinya: Seorang pria pernah mendatangi Rasulullah SAW lalu berkata, “Siapa dari kerabatku yang paling berhak aku berbuat baik?” Beliau mengatakan, “Ibumu.” Dia berkata lagi, “Kemudian siapa lagi?” Beliau mengatakan, “Ibumu.” Dia berkata lagi, “Kemudian siapa lagi?” Beliau mengatakan, “Ibumu.” Dia berkata lagi, “Kemudian siapa lagi?” Beliau mengatakan, “Ayahmu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    4. Sayang kepada ibu sebagai rasa syukur

    Hadis tentang ibu yang menunjukan kita agar bersyukur pada Allah SWT dan memiliki Bapak Ibu yang telah merawatnya.

    وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَٰلُهُۥ فِى عَامَيْنِ أَنِ

    ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

    Artinya: Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Lukman ayat 14).

    Baca juga: 11 Doa Minta Kesembuhan dari Sakit, Bersabar dan Percaya PadaNya

    5. Perintah meminta ampun kepada ibu

    إن خيرَ التابعين رجلٌ يقالُ له أويسٌ . وله والدةٌ . وكان به بياضٌ .

    فمروه فليستغفرْ لكم

    Artinya: Sesungguhnya tabi’in yang terbaik adalah seorang lelaki bernama Uwais, ia memiliki seorang ibu, dan ia memiliki tanda putih di tubuhnya. Maka temuilah ia dan mintalah ampunan kepada Allah melalui dia untuk kalian. (HR. Muslim).

    6. Sebagai doa yang sangat mustajab

    Hadis tentang ibu berikutnya memberitahu betapa mustajabnya doa seorang ibu.

    ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

    وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ

    Artinya: “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang bepergian (safar), dan doa baik orangtua kepada anaknya.” (HR. Ibnu Majah).

    7. Mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berbakti kepada ibu

    عن ابنِ عبَّاسٍ أنَّهُ أتاهُ رجلٌ ، فقالَ : إنِّي خَطبتُ امرأةً فأبَت أن تنكِحَني ،

    وخطبَها غَيري فأحبَّت أن تنكِحَهُ ، فَغِرْتُ علَيها فقتَلتُها ، فَهَل لي مِن تَوبةٍ

    ؟ قالَ : أُمُّكَ حَيَّةٌ ؟ قالَ : لا ، قالَ : تُب إلى اللَّهِ عزَّ وجلَّ ، وتقَرَّب إليهِ ما

    استَطعتَ ، فذَهَبتُ فسألتُ ابنَ عبَّاسٍ : لمَ سألتَهُ عن حياةِ أُمِّهِ ؟ فقالَ : إنِّي

    لا أعلَمُ عملًا أقرَبَ إلى اللَّهِ عزَّ وجلَّ مِن برِّ الوالِدةِ

    Artinya: Dari Ibnu Abbas RA, ada seorang lelaki datang menemuinya dan berkata, “Aku meminang seorang perempuan, tetapi ia menolakku. Lelaki lainnya meminangnya, lantas ia menerimanya dan menikah dengannya. Aku pun cemburu, lantas perempuan itu kubunuh. Akankah tobatku diterima?”

    Ibnu Abbas balik bertanya, “Apakah ibumu masih hidup?” Ia menjawab, “Tidak,” Ibnu Abbas pun berkata kepadanya, “Bertobatlak kepada Allah dan lakukanlah yang terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah.”

    Atha’ bin Yasar yang menuturkan riwayat ini dari Ibnu Abbas pun datang kepadanya. Ia berkata, “Kenapa engkau bertanya apakah ibunya masih hidup?” Ibnu Abbas menjawab, “Karena aku tidak tahu amal baik lain yang lebih mendekatkan orang kepada Allah selain berbakti kepada ibunya.” (HR. Bukhari).

    8. Meningat jasa orang tua yang telah merawat kita sejak kecil

    وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ

     Artinya: Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil. (QS. Al Isra ayat 24).

    9. Berbakti kepada orang tua setelah meninggal

    أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ: هَلْ بَقِيَ مِنْ بِرِّ أَبَوَيَّ شَيْئٌ أَبِرُّهُمَا

    بَعْدَ مَوْتِهِمَا؟ قَالَ نَعَمْ، خِصَالٌ أَرْبَعٌ: الصَّلاَةُ عَلَيْهِمَا وَالْإِسْتِغْفَارُ لَهُمَا وَإِنْفَاذُ

    عَهْدِهِمَا وَإِكْرَامُ صَدِيْقِهِمَا وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِى لاَ رَحِمَ لَكَ إِلاَّ مِنْ قِبَلِهِمَا، فَهٰذَا

    الَّذِى بَقِيَ عَلَيْكَ مِنْ بِرِّهِمَا بَعْدَ مَوْتِهِمَا. (رواه ابن ماجه عن أبي أسيد).

    Artinya: “Masih adakah kebaktian kepada kedua orang tuaku, setelah mereka meninggal dunia?” Rasulullah SAW menjawab, “Ya, masih ada empat perkara, mendoakan ibu bapak itu kepada Allah, memintakan ampun bagi mereka, menunaikan janji mereka, dan meng-hormati teman-teman mereka serta menghubungkan tali persaudaraan dengan orang-orang yang tidak mempunyai hubungan keluarga dengan kamu kecuali dari pihak mereka. Maka inilah kebaktian yang masih tinggal yang harus kamu tunaikan, sebagai kebaktian kepada mereka setelah mereka meninggal dunia.” (HR. Ibnu Majah).

    10. Hadis mendoakan orang tua yang sudah meninggal

    عن أبي هريرة رضي الله عنه: أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: إذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثَةِ: إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

    Artinya: Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah bersabda: “Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya.” (HR. Muslim).

    11. Melarang durhaka kepada kedua orang tua

    قُلۡ تَعَالَوۡاْ أَتۡلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمۡ عَلَيۡكُمۡۖ أَلَّا تُشۡرِكُواْ بِهِۦ شَيۡ‍ٔٗاۖ وَبِٱلۡوَٰلِدَيۡنِ إِحۡسَٰنٗاۖ وَلَا تَقۡتُلُوٓاْ أَوۡلَٰدَكُم مِّنۡ إِمۡلَٰقٖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكُمۡ وَإِيَّاهُمۡۖ وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلۡفَوَٰحِشَ مَا ظَهَرَ مِنۡهَا وَمَا بَطَنَۖ وَلَا تَقۡتُلُواْ ٱلنَّفۡسَ ٱلَّتِي حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلۡحَقِّۚ ذَٰلِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ

    Artinya: “Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar”. Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya),” (QS. Al-Anam ayat 151).

    12. Berbakti kepada orang tua yang telah meninggal

    بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ بَنِى سَلِمَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ بَقِىَ مِنْ بِرِّ أَبَوَىَّ شَىْءٌ أَبَرُّهُمَا بِهِ بَعْدَ مَوْتِهِمَا قَالَ « نَعَمِ الصَّلاَةُ عَلَيْهِمَا وَالاِسْتِغْفَارُ لَهُمَا وَإِنْفَاذُ عَهْدِهِمَا مِنْ بَعْدِهِمَا وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِى لاَ تُوصَلُ إِلاَّ بِهِمَا وَإِكْرَامُ صَدِيقِهِمَا »

    Artinya: “Wahai Rasulullah, apa masih ada cara berbakti kepada orang tua setelah meninggal?” Beliau menjawab: “Ya, dengan mendoakan, meminta ampun untuknya, melaksanakan wasiatnya, menyambung silaturahmi yang tidak bisa disambung kecuali jalan mereka dan memuliakan teman-temannya,” (HR. Abu Daud).

    13. Berbakti kepada ibu yang telah mengandung

    وَوَصَّيۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيۡهِ إِحۡسَٰنًاۖ حَمَلَتۡهُ أُمُّهُۥ كُرۡهٗا وَوَضَعَتۡهُ كُرۡهٗاۖ وَحَمۡلُهُۥ وَفِصَٰلُهُۥ ثَلَٰثُونَ شَهۡرًاۚ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ وَبَلَغَ أَرۡبَعِينَ سَنَةٗ قَالَ رَبِّ أَوۡزِعۡنِيٓ أَنۡ أَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَيَّ وَأَنۡ أَعۡمَلَ صَٰلِحٗا تَرۡضَىٰهُ وَأَصۡلِحۡ لِي فِي ذُرِّيَّتِيٓۖ إِنِّي تُبۡتُ إِلَيۡكَ وَإِنِّي مِنَ ٱلۡمُسۡلِمِينَ

    Artinya: “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri,” (QS. Al-Ahqaf ayat 15).

    Dengan mengetahui hadis tentang ibu dan ayat-ayat yang mejelaskan kemuliaan seorang ibu, kamu bisa lebih banyak mengamalkan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

  • 10 Contoh Ceramah Singkat Ramadhan yang Penuh Makna

    10 Contoh Ceramah Singkat Ramadhan yang Penuh Makna

    Ceramah singkat Ramadhan menjadi salah satu hal yang sering kita dengar setelah melakukan shalat Tarawih. Ceramah Ramadhan ini umumnya berisikan keutamaan hingga makna penting atau peristiwa yang terjadi.

    Adanya ceramah ini tentunya bertujuan agar kita semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Tidak hanya itu, tujuan dari ceramah ini tentunya agar kita menjadi pribadi yang lebih baik dalam setiap harinya tidak hanya di bulan Ramadhan saja.

    Referensi Ceramah Singkat Ramadhan

    Banyak sekali kita dengan ceramah yang membahas peristiwa penting hingga malam keutamaan yang ada di bulan Ramadhan. Tentunya cerita ini memiliki makna serta arti yang mendalam untuk seluruh umat Islam.

    Terlepas dari itu, kita juga bisa menjadikan ceramah tersebut sebagai acuan dan mengambil sisi positif untuk merubah kepribadian menjadi lebih baik. Berikut ini ceramah singkat Ramadhan yang bisa jadi referensi:

    1. Memaknai Pentingnya Bulan Ramadhan

    Bulan Ramadhan adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Sebagai bulan penuh berkah dan menjadi kesempatan yang diberikan Allah kepada kita untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

    Dalam ceramah singkat Ramadhan ini, kita akan merenungkan tentang pentingnya bulan Ramadhan berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

    “Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari)

    Sabda Rasulullah ini menggambarkan betapa besar nilai keutamaan Ramadhan. Bulan di mana pintu surga terbuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.

    Tentunya ini menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki diri kita, membersihkan hati kita, dan mendekatkan diri kepada Allah dengan lebih kuat lagi.

    Puasa adalah bentuk ibadah yang sangat istimewa. Bukan hanya sekedar menahan makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari perbuatan dosa dan perilaku buruk.

    Berpuasa dengan penuh keikhlasan dan harapan pahala dari Allah, kita bisa mendapatkan pengampunan atas dosa-dosa yang lalu. Selain itu, kita juga harus menjalankan ibadah lainnya seperti shalat, tilawah Quran dan berbuat kebaikan.

    Selain itu, bulan Ramadhan adalah saat untuk lebih mendekatkan diri kepada keluarga dan sahabat. Kita harus menjalin hubungan yang lebih baik, saling memaafkan, dan saling berbagi kasih sayang.

    Jadi, mari kita manfaatkan bulan Ramadhan ini sebaik-baiknya. Mari kita berpuasa dengan iman dan harapan pahala. Mari kita memohon ampunan atas dosa-dosa kita yang lalu dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

    Baca juga: Niat Mengganti Puasa Ramadhan (Qadha) Sekaligus Senin Kamis

    2. Ceramah Singkat Ramadhan Arti dari Berpuasa Sesungguhnya

     Ceramah Singkat Ramadhan Arti dari Berpuasa Sesungguhnya

    Puasa adalah salah satu ibadah yang sangat istimewa dalam Islam. Selain menjadi kewajiban, puasa memiliki banyak manfaat yang mendalam dalam membentuk karakter kita sebagai seorang Muslim.

    Ceramah singkat Ramadhan hari ini, yaitu membahas tentang arti berpuasa. Khususnya, dalam mengajarkan kita kesabaran dan ketakwaan. Sebagaimana yang ditegaskan dalam firman Allah SWT:

    “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

    Firman Allah SWT ini adalah tuntunan-Nya kepada kita untuk menjalankan ibadah puasa. Puasa mengajarkan kita dua hal yang sangat penting, yakni kesabaran dan ketaqwaan.

    Ketika kita berpuasa, kita menahan diri dari makanan dan minuman. Mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Ibadah ini mengajarkan kesabaran atas pengendalian diri demi mendapatkan rahmat dan pahala dari Allah SWT.

    Kita belajar untuk mengendalikan nafsu dan menjauhi perbuatan dosa. Ketaqwaan adalah hasil dari puasa yang dilakukan dengan penuh keimanan. Ketaqwaan membuat kita lebih sadar akan Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan kita.

    Puasa membantu kita membersihkan hati dan jiwa kita. Sementara, ketaqwaan akan membuat kita lebih berhati-hati dalam berperilaku dan berbicara sehingga kita tidak melanggar norma-norma agama.

    Jadi, mari kita manfaatkan ibadah puasa ini untuk melatih kesabaran kita dalam menghadapi cobaan-cobaan hidup. Selain itu, sebagai cara untuk memperkuat ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

    Baca juga: Niat Puasa Ramadhan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

    3. Dahsyatnya Shadaqah di Bulan Ramadhan

    Bersedekah merupakan salah satu nilai yang sangat ditekankan dalam Islam. Terlebih lagi jika kita melakukan perbuatan baik ini di bulan Ramadhan. Tentunya pahala yang diberikan menjadi berlipat ganda. Rasulullah SAW bersada:

    “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)

    Pesan yang disampaikan dalam hadis ini sangatlah kuat dan bermakna. Sedekah adalah salah satu bentuk amal kebaikan yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama selama bulan Ramadhan.

    Ketika kita bersedekah, kita tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga mendapatkan berbagai manfaat spiritual.

    Dengan memberikan sebagian rezeki kita kepada yang lebih membutuhkan. Kita sebagai manusia menunjukkan rasa syukur atas berkah dan nikmat yang telah Allah SWT berikan.

    Selain itu, sedekah juga membantu mengurangi penderitaan orang-orang yang kurang beruntung di sekitar kita. Cara ini merupakan tindakan nyata yang menunjukkan empati kita terhadap orang lain.

    Mari kita berbagi dengan mereka yang membutuhkan, baik melalui zakat, sedekah, atau bentuk bantuan lainnya. Dengan demikian, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga membantu membangun masyarakat yang lebih baik.

    4. Meningkatkan Rasa Syukur di Bulan Ramadhan

    Bulan Ramadhan adalah saat yang istimewa bagi kita umat Islam. Bulan ini adalah waktu yang penuh berkah. Dalam ceramah singkat Ramadhan penuh berkah ini akan merenungkan makna bersyukur sesuai dengan firman Allah SWT:

    وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

    Artinya:

    “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7)

    Ayat ini mengandung pesan yang sangat dalam tentang pentingnya bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah kita dapatkan. Termasuk kesempatan untuk menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

    Bersyukur bukan hanya tentang mengucapkan kata-kata terima kasih, tetapi juga tentang merasakan rasa syukur yang tulus dalam hati kita. Saat bersyukur, kita mengakui bahwa setiap nikmat yang kita miliki berasal dari Allah SWT.

    Dengan demikian, kita lebih menghargai dan memanfaatkan nikmat-nikmat tersebut dengan sebaik-baiknya. Selama bulan Ramadhan, kita dapat merenungkan nikmat puasa dan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Jadi, mari kita manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk benar-benar merenungkan makna bersyukur. Mari bersyukur kepada Allah SWT atas semua nikmat dan mari mengamalkan rasa syukur ini dengan berbagi dan berbuat baik kepada sesama.

    5. Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

    Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah dan kesempatan besar bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama Ramadhan adalah tilawah atau membaca Al-Quran.

    Tilawah atau membaca Al-Quran merupakan lebih dari sekadar membaca kata-kata. Kita sebagai penunjuk ini adalah cara kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Selama bulan Ramadhan, kita dianjurkan untuk membaca Al-Quran setiap hari. Bulan ini adalah waktu yang tepat untuk memperdalam pemahaman kita tentang Islam dan untuk memperbaiki perilaku agar semakin sesuai dengan ajaran agama.

    Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    “Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim itu satu huruf, tetapi aliif itu satu huruf, laam itu satu huruf, dan miim itu satu huruf.” (HR. Tirmidzi No. 2910)

    Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk mendalami Al-Quran dengan lebih dalam. Semakin kita mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui tilawah Al-Quran, maka semakin besar pula keberkahan dan petunjuk yang akan kita dapatkan.

    6. Mengendalikan Kemarahan dalam Bulan Ramadhan

    Selama bulan Ramadhan, kita berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berpuasa, beribadah dan merenungkan tindakan dan perilaku kita. Dalam ceramah singkat Ramadhan ini membahas tentang mengendalikan kemarahan dan ego.

    Kemarahan adalah emosi yang alami, tetapi kita dianjurkan untuk tidak membiarkannya menguasai kita. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa mereka yang mampu menahan kemarahan mereka akan mendapat ganjaran besar dari Allah SWT.

    Sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:

    “Siapa yang menahan amarahnya, padahal dia mampu melampiaskannya, Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk pada Hari Kiamat, lalu ia dapat memilih hoor (bidadari) yang dia sukai.” (HR. Ahmad).

    Sabda Rasulullah ini menggarisbawahi pentingnya mengendalikan kemarahan dan ego kita. Selama bulan Ramadhan, kita diajarkan untuk menjalani hidup dengan lebih sabar dan lebih penuh rasa kasih sayang.

    Kita diharuskan untuk melatih diri dalam merespons situasi-situasi yang mungkin saja membuat diri menjadi marah. Seperti menghindari konflik yang tidak perlu dan berusaha memaafkan mereka yang mungkin melakukan kesalahan.

    Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk merenungkan bagaimana kita bisa mengendalikan kemarahan. Yakinkan diri untuk selalu menjadi pribadi yang lebih sabar, penuh kasih sayang dan rendah hati.

    7. Ceramah Singkat Ramadhan Keutamaan Kejujuran di Bulan Ramadhan

    Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang penuh berkah dan rahmat. Bulan ini adalah waktu di mana seluruh umat Islam berusaha lebih dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mulai dari berpuasa, beribadah, hingga meningkatkan kualitas hidup.

    Dalam ceramah singkat Ramadhan ini akan membahas tema penting tentang menjaga lisan yang sering kita anggap sepele. Sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya:

    عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا ، وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِيْ إِلَى الْفُجُوْرِ ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِيْ إِلَى النَّارِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا

    Artinya:

    “Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka. Dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai pendusta (pembohong).” (HR. Muslim No. 2607)

    Sabda Nabi Muhammad ini mengajarkan kepada kita betapa pentingnya menjaga kejujuran terlebih di bulan Ramadhan. Karena jika kita senantiasa jujur, maka itu akan membawa kepada al-birr atau melakukan segala kebaikan.

    Tentunya kebaikan ini akan membantu kita dalam menuju surga dan puncak keinginan bagi semua umat manusia. Awal dari kejujuran jelas akan menyelamatkan kita dari siksaan api neraka yang sangat pedih.

    Allah SWT telah berfirman untuk orang yang munafik dan orang yang jujur:

    لِّيَجْزِيَ اللّٰهُ الصّٰدِقِيْنَ بِصِدْقِهِمْ وَيُعَذِّبَ الْمُنٰفِقِيْنَ اِنْ شَاۤءَ اَوْ يَتُوْبَ عَلَيْهِمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًاۚ

    Artinya:

    “Agar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan mengazab orang munafik jika Dia kehendaki, atau menerima tobat mereka. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Al-Azhab: 24).

    Pertama-tama, mari kita mulai dengan kejujuran kepada diri sendiri. Hal ini berarti kita harus jujur tentang kesalahan dan kelemahan diri. Dengan mengakui ini, kita bisa memperbaiki diri dan lebih mendekatkan kepada Allah SWT. 

    Kemudian, mari mulai bicarakan kejujuran dalam kata-kata sehari-hari. Selama bulan Ramadhan, menghindari gosip dan menjauhi perkataan yang tidak benar.

    Selain itu, praktikkan kejujuran dalam tindakan kapan saja. Jalani kehidupan dengan berintegritas, menepati janji-janji yang telah dibuat, dan tidak berbohong atau merugikan orang lain.

    Jadi, mari kita manfaatkan bulan Ramadhan ini sebagai kesempatan untuk menguatkan nilai kejujuran dalam diri. Semoga Allah SWT menerima amal kejujuran kita dan memberkahi bulan yang suci ini, Aamin.

    8. Ceramah Singkat Ramadhan Pentinya Menjaga Kesehatan di Bulan Ramadhan

    Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ibadah. Selama bulan ini, kita umat Islam berpuasa sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Namun, dalam perjalanan ibadah ini, kita juga tidak boleh melupakan pentingnya menjaga kesehatan.

    Dalam ceramah singkat ini, kita akan membahas tema penting tentang menjaga kesehatan, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW melalui tata cara makan yang baik dan benar dalam Islam:

    Dari Al-Miqdam bin Ma’dikarib radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada tempat yang lebih jelek daripada memenuhi perut keturunan Adam. Cukup keturunan Adam mengonsumsi yang dapat menegakkan tulangnya. Kalau memang menjadi suatu keharusan untuk diisi, maka sepertiga untuk makannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk nafasnya.” (HR. Imam Ahmad).

    Seringkali saat berbuka kita makan dalam porsi yang berlebih karena merasa lapar setelah seharian berpuasa penuh. Hal ini tentunya berdampak pada setelahnya karena kita kesulitan untuk beribadah kepada Allah SWT.

    Dalam sabda Rasulullah ini menggarisbawahi pentingnya kesehatan tubuh dalam menjalani ibadah. Sehat adalah modal utama dalam melaksanakan ibadah dengan baik, terlepas di bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan.

    Menjaga pola makan yang sehat serta konsumsi jumlah dan porsi yang cukup tentunya sangat baik untuk tubuh. Selama Bulan Ramadhan, kita berpuasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam.

    Oleh karena itu, saat berbuka dan sahur, kita harus memilih makanan yang sehat dan bergizi. Pilihlah makanan yang memberikan energi yang cukup untuk menjalani puasa dengan nyaman untuk seharian penuh.

    Kedua, penting untuk menjaga kecukupan cairan. Dehidrasi bisa menjadi masalah selama puasa. Pastikan untuk minum cukup air saat berbuka dan sahur. Hindari minuman yang tinggi gula dan kafein, karena mereka dapat menyebabkan dehidrasi.

    Manfaatkan bulan Ramadhan ini sebagai kesempatan untuk merawat kesehatan tubuh kita. Dengan tubuh yang sehat, kita akan lebih mudah menjalankan ibadah, lebih bugar dalam beribadah, dan mendapatkan manfaat spiritual yang lebih besar.

    9. Ceramah Singkat Ramadhan Hindari Perbuatan Haram di Bulan Ramadhan

    Selama bulan ini, kita umat Islam berpuasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Puasa adalah waktu di mana kita berusaha untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan menjalani hidup sesuai dengan ajaran-Nya.

    Dalam ceramah singkat kali ini, kita akan membahas tema penting tentang menghindari perbuatan haram, sebagaimana yang firman Allah SWT dalam Al-Quran:

    كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَلَوْءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرَهُمُ الْفَاسِقُونَ

    Artinya:

    “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Ali Imron:110).

    Ayat ini mengingatkan kita tentang pentingnya amar ma’ruf dan nahi munkar, yaitu mengajak kepada kebaikan dan mencegah dari perbuatan yang salah. Selama bulan Ramadhan, kita memiliki kesempatan yang luar biasa untuk memperbaiki diri kita.

    Menjauhi hal-hal yang mengarah pada perbuatan dosa merupakan cara terbaik untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk melakukan itu dan menjauhi segala bentuk perbuatan haram.

    Ibadah memperkuat iman kita dan membuat kita lebih sadar akan kehendak dan kebesaran Allah SWT pada seluruh umat-Nya.

    Manfaatkan bulan Ramadhan ini sebagai waktu untuk benar-benar menghindari perbuatan haram dan menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama kita.

    10. Keutamaan Malam Lailatul Qadar

    Ceramah singkat Ramadhan kali ini akan membahas tentang malam yang sangat istimewa, bahkan malam yang lebih baik dari seribu bulan yakni malam Lailatul Qadar.

    Malam ini adalah salah satu momen paling luar biasa dalam hidup seorang Muslim, dan kita akan mengupas makna dan keutamaan Lailatul Qadar dalam ceramah singkat Ramadhan ini.

    Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan, keberkahan, dan ampunan. Malam ini adalah malam ketika Allah SWT menurunkan Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW tepat di bulan Ramadhan. Malam ini juga disebutkan dalam Al-Quran:

    “Innaa anzalnaahu fii lailatil-qadri. Wamaa adraaka ma lailatu-l-qadri. Lailatu-l-qadri khairun min ‘alfi shahr.” (QS. Al-Qadr: 1-3).

    Artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”

    Lailatul Qadar adalah malam penentuan Allah SWT atas perjalanan hidup makhluk selama di tahun mendatang. Selain itu, malam ini juga menjadi makna bahwa Allah SWT menurunkan Al-Qur’an.

    Hal ini tentunya sebagai khittah yang mengatur nabi Muhammad SAW dalam mendakwahi manusia kepada kebaikan dan arah yang di ridhai Allah SWT kepada seluruh umatnya.

    Dalam kesimpulan, Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadhan. Tentunya malam ini adalah waktu di mana kita semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan lebih mendalam.

    Beberapa referensi ceramah singkat Ramadhan ini tentunya memiliki artian serta makna yang besar untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita selalu mendapatkan rahmat dan keberkahan dalam hidup.

  • 10 Contoh Pembukaan Pidato Islami, Referensi Terbaru

    10 Contoh Pembukaan Pidato Islami, Referensi Terbaru

    Beberapa contoh pembukaan pidato Islami ini bisa membantu siapapun yang ingin membuat teks pidatonya sendiri. Di sini akan dipaparkan berbagai versi pembukaan pidato untuk dijadikan referensi.

    Dalam berbagai acara, terutama acara Islami. Tentu pembukaan pidato menjadi  daya tarik tersendiri. Sebab pembukaan pidato yang menarik akan membuat pendengar lebih tertarik pada isi pidato lebih lanjut. 

    Maka dari itu, sangat penting bagi kita mengetahui beberapa contoh yang cocok jadi referensi untuk membuat teks pembuka pidato sendiri. 

    Contoh Pembukaan Pidato Islami

    Pembukaan pidato Islam menjadi suatu hal yang perlu kita perhatikan ketika membuat teks pidato. Sebab pembukaan menjadi salah satu kunci penentu dalam suksesnya pidato.

    Pembukaan pidato yang baik adalah pembukaan yang bisa memancing atensi dari pendengarnya. Nantinya mereka akan memperhatikan dan mendengarkan isi pidato sampai selesai.

    Adapun contoh pembukaan pidato Islami yang bisa kita pelajari sebagai referensi yakni:

    1. Contoh Pertama

    Sebenarnya contoh ini hanya sebagai referensi. Sebab biasanya setiap orang punya ciri khas dalam berpidato. Sehingga, tidak menutup kemungkinan contoh pembukaan pidato Islami ini bisa dimodifikasi.

    Berikut contoh pembukaan pidato yang bernuansa Islami:

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Segala puji hanya milik Allah SWT semata.

    Segala zat yang Maha Syukur, zat yang Maha Ghafur yang telah memberikan beribu-ribu nikmat yang tidak bisa terukur.

    Nikmat iman, nikmat Islam hingga nikmat sehat wal afiat. Sehingga, kita semua bisa berkumpul di tempat yang baik ini, Insya Allah diberkahi oleh Allah SWT.

    Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Agung Muhammad SAW yang telah bersama ahlul baitnya. Juga kepada guru-guru kita, orang tua kita, saudara kita, pemimpin-pemimpin kita, muslimin, dan muslimat serta yang terdahulu.

    Baca juga: Pengertian Islam Menurut Bahasa, Istilah, dan Al-Quran

    2. Contoh Kedua

    Selanjutnya ada contoh pembukaan ceramah singkat atau pidato Islami yang lebih pendek dari contoh pertama. Sebab ada kalanya seseorang ingin menyampaikan pidato singkat.

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Bismillahirrahmanirrahim.

    Muslimin muslimat Rahimakumullah, marilah kita memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Sholawat serta salam semoga tercurah kepada akhirul zaman, Nabi Agung Nabi Muhammad SAW.

    Semoga dalam acara yang mulia ini, kita semua bisa mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT.

    3. Contoh Ketiga

    Contoh pembukaan pidato Islami ketiga yang bisa jadi referensi lainnya ini juga cocok untuk acara Islami. Walaupun lebih panjang karena memasukan nama acara beserta topik pembahasannya, tapi memudahkan audiens untuk memahaminya.

    Berikut contoh pembukaan pidatonya:

    Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakaatuh.

    Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, was sholatu wassalamu ‘ala, asyrofil ambiyaa iwal mursalin, wa a’alaa alihi wa sahbihi ajmain amma ba’du.

    Mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat-Nya kepada kita. Sehingga, kita semua bisa berkumpul di pagi yang cerah ini dan di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat untuk melaksanakan (nama acara).

    Tidak lupa sholawat serta salam kita panjatkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW yang telah membawa umat ini dari kegelapan menuju risalah kebenaran yang terang benderang yaitu ad-dinul Islam.

    4. Contoh Keempat

    Berikut ada contoh pembukaan pidato Islam yang penuh makna. Inilah contoh pembukaan yang bisa jadi referensi pembuatan pidato dengan baik dan benar.

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Alhamdulillah, asyhadu alla ilaaha illallah wa asyhadu anna sayyidinaa Muhammadan rasuulullohi allohumma sholii ‘alaa sayyidina muhammadin wa ala alihi wa ashaabihi ajmaiin. Amma ba’du.

    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah dan rahmatnya kepada kita semua, sehingga dapat berkumpul pada kesempatan yang penuh kemuliaan.

    Sholawat serta salam tidak lupa kita panjatkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman yang Islamiyyah. 

    Semoga kita semua senantiasa dalam keadaan sehat dan tetap bersyukur atas semua takdir Allah SWT.

    Baca juga: Sejarah Masuknya Islam di Indonesia dan Perkembangannya

    5. Contoh Kelima

    Contoh pembukaan pidato Islami berikutnya cocok jadi bahan pertimbangan untuk perlombaan pidato. Berikut pemaparan contoh pembukaan pidatonya:

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Hamdan lillahi sholatan wa salaman rasulullah wa’alaa alaihi ashhaabihi wa man laahu wa laa haula wa laa quwwata illa billah. Amma ba’du.

    Marilah kita mengucap syukur kepada Allah SWT karena atas kebaikannya kita bisa berkumpul dalam acara perlombaan adzan dan menghafalan surat Juz Amma untuk tingkat anak-anak.

    Sholawat dan salam kita junjung kepada Nabi Agung Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju zaman terang benderang yaitu ad-dinul Islam.

    Sekiranya kita semua dalam keadaan sehat dan semoga teman-teman senantiasa menjadi kebanggan orang tua yang sholeh dan sholehah.

    6. Contoh Pembukaan Pidato Islami Keenam

    Tidak hanya contoh lima itu saja, masih banyak contoh pembukaan pidato Islami lainnya yang bisa kita jadikan referensi. Salah satunya contoh pembukaan pidato sebagai berikut:

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT, Yang Maha Penyayang dan Maha Pengasih.

    Yang membalas setiap doa yang kita panjatkan, apabila kita berdoa dan selalu mengingat-Nya.

    Pertama-tama, marilah kita selalu panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWt yang telah mempertemukan kita di sini dalam keadaan sehat walafiat.

    Tidak lupa kita panjatkan sholawat dan salam kepada Baginda Nabi Muhammad SAW bersama ahlul baitnya. Tak lupa pula, kepada guru-guru, orang tua, pemimpin, muslimin, dan muslimat beserta yang terdahulu juga yang akan datang.

    7. Contoh Ketujuh

    Selanjutnya terdapat contoh pembukaan pidato yang bisa masuk dalam kategori pembukaan ceramah yang bagus. Berikut contoh pembukaan pidatonya:

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Bismillahi Alhamdulillah wassalatu wassalamu ala rasulullah lahaula walaquwwata illabillahil wa ba’du.

    Segala puji bagi Allah SWT Tuhan Yang Maha Pengasih, yang telah melimpahkan segala rahmat-Nya kepada kita. Sehingga di pagi yang cerah ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat.

    Sholawat serta salam tidak lupa kita panjatkan kepada pemimpin muhsinin Nabiyullah Muhammad SAW. Semoga berkah dan kedamaian terus tercurahkan pada keluarga dan sahabatnya.

    8. Contoh Kedelapan

    Sama dengan contoh ketujuh, contoh pembukaan pidato Islami kedelapan ini akan dilengkapi dengan penulisan bahasa Arabnya. Berikut contoh pembukaan pidato yang bisa kita jadikan pembelajaran:

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ   

    الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Alhamdulillahi robbil ‘aalamiin, wassholatu wassalaamu ‘alaa asyrofil anbiyaa-I wal mursaliin, nabiyyina wa habiibinaa muhammadin, wa’ala alihi wa shahbihi aj’ma’iin, wa man tabi’ahum bi ihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

    Segala puji bagi Allah  SWT yang Maha Suci, yang Maha Mengetahui, dan Maha Melihat hamba-hamba-Nya, dan Maha Syukur yang telah memberikan beribu-ribu nikmat yang tidak dapat terukur.

    Sholawat serta salam semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi akhirul zaman, nabi yang membawa zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang yaitu Nabi Agung Muhammad SAW.

    Semoga keluarganya, sahabatnya, dan kita semua selaku umat yang mengikuti sunnah-sunnahnya mendapatkan syafaatnya di hari akhir kelak. Amiin ya Rabbal alamin.

    9. Contoh Kesembilan

    Selain dari kedelapan contoh tersebut, juga ada contoh pembukaan pidato alhamdulillah yang dimulai dengan tetap membaca basmallah. Berikut contohnya:

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي هَدَانَا لِهٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللّٰهُ ، اَشْهَدُ اَنْ لۤا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَاحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Alhamdulillahi-lladzii hadaana lihadzaa, wama kunna linahtadiya laula an hadanallah, Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah, wa Asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasuluh, La nibya ba’dah.

    Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kita beribu-ribu nikmat yang tidak terhitung.

    Tak lupa sholawat serta salam kita curahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya serta sahabatnya. Dan semoga kita semua mendapatkan syafaat dan petunjuknya hingga hari kiamat kelak.

    10. Contoh Kesepuluh

    Terakhir, ada contoh pembukaan pidato Islami arab yang penuh makna dan doa dengan menggunakan bahasa Arab secara penuh. Berikut contoh pembukaan pidato dengan bahasa Arab:

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

    اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ ورَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Alhamdulillaahil ladzii kaana bi’ibadihi khabiiran bashiraa, tabaarokal ladzii ja’ala fis samaa’I buruujaw waja’ala fiihaa sirojaw waqomarom miniira. Asyhadu an-laa ilaa ha-illallah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rosuluh, alladzi ba’atsahu bil haq basyiiraw wanadziiroo. Wa da’iyan ilal haqqi bi’idznihi wa sirojam muniiraa. Allahumma shalli ‘alaihi wa’alaa alihi wa shohbihi wa saliim tasliman katsiroo. Amma ba’du.

    Artinya, “Segala puji bagi Allah, yang Maha Mengetahui dan Maha Melihat hamba-hambanya, Maha Suci Allah, Dialah yang menciptakan bintang-bintang di langit dan dijadikan padanya penerangan dan Bulan yang bercahaya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya yang diutus dengan kebenaran sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, mengajak pada kebenaran dengan izin-Nya, dan cahaya penerang bagi umatnya. Ya Allah, curahkan sholawat dan salam baginya dan keluarganya yaitu doa dan keselamatan yang berlimpah.”

    Demikian beberapa contoh pembukaan pidato Islami yang bisa jadi referensi saat membuat pidato. Kita bisa memodifikasi contoh pembukaan dengan ciri khas masing-masing.

  • 12 Contoh Puisi Agama Islam yang Inspiratif dan Penuh Makna

    12 Contoh Puisi Agama Islam yang Inspiratif dan Penuh Makna

    Puisi adalah bentuk karya sastra tertulis yang mengandung pikiran, perasaan, pesan, dan imajinasi dari penyair. Temanya pun beragam, salah salah satunya unsur keagamaan. Jika ingin mencari inspirasi, pada artikel ini disajikan contoh puisi agama Islam.

    Bahasa puisi biasanya puitis, indah, mengikuti irama, dan rima, serta tersusun dalam larik dan bait.

    Puisi juga merupakan cara ekspresi diri yang mencerminkan berbagai perasaan, termasuk imajinasi, kritik, pemikiran, pengalaman, kesenangan, dan nasihat. 

    Contoh Puisi Agama Islam 

    Di zaman yang modern ini, puisi kerap digunakan sebagai sarana berdakwah. Adapun sebenarnya penggunaan puisi atau syair dalam berdakwah telah ada sejak awal perkenalan Islam. 

    Di Indonesia, para pendakwah sejak Islam pertama kali masuk juga telah memanfaatkan karya sastra sebagai alat untuk menyebarkan ajaran agama. Itulah sebabnya puisi cukup efektif menjadi sarana dakwah.

    Banyak contoh puisi bertema Islami yang bisa kita buat berdasarkan pemikiran sendiri. Jika masih kesulitan, tenang saja. Ada banyak contoh puisi Islami yang bisa menjadi inspirasi. Berikut beberapa contoh puisi bertema agama Islam:

    1. Cinta karena Allah

    Ya Allah…

    Tunjukkanlah agar cintaku ini menjadi sumber kenyamanan bagi orang lain

    Jangan biarkan hatiku yang belum memiliki iman menjadi sombong

    Biarkanlah cinta ini selalu mengharapkan keridhoan-Mu

    Bukan untuk merusak ciptaan-Mu

    Ya Allah…

    Bimbinglah setiap tindakan yang kulakukan dengan dasar cinta

    Agar aku tidak tersesat dalam hutan nafsu yang berbahaya

    Biarkan aku tetap teguh dan tidak tergoyahkan

    Seperti kapal yang aman dalam angin yang tenang dan akhirnya berlabuh di pelukan sungai-sungai surga-Mu

    Ya Allah…

    Berikan aku karunia cinta-Mu

    Dan temukanlah bagi aku mereka yang juga mencintai-Mu

    Kumpulkan kami bersama untuk mendekatkan diri kepada-Mu

    Satukan barisan kami dalam keimanan

    Ya Allah…

    Apabila aku merasakan cinta,

    Tunjukkanlah padaku untuk meletakkan cinta ini pada mereka yang juga mencintai-Mu

    Jangan biarkan cinta ini melebihi cinta yang ku miliki pada-Mu

    Hingga aku mencapai puncak berkat-Mu.

    Baca juga: Fiqih Adalah: Pengertian, Sumber Hukum, Ruang Lingkup, dan Contohnya

    2. Mohon Ampun

    Contoh puisi agama Islam selanjutnya berkaitan dengan seorang hamba yang memohon ampun kepada Tuhannya. Berikut curahan hati dalam bentuk puisi:

    Ya Robbi… Yang Maha Pengasih lagi Maha Pengampun,

    Dalam sujud terakhirku, aku memohon agar Engkau mengampuni segala dosaku.

    Bimbinglah hatiku ke dalam lingkup kasih sayang-Mu, ya Robb..

    Ya Allah, sebagai Pencipta seluruh alam semesta beserta isinya,

    Tidak ada kekuatan yang seharusnya disembah selain Engkau.

    Apabila saat yang Engkau tetapkan telah tiba,

    Terimalah aku dengan penuh kasih sayang.

    Jiwaku tidak mampu menahan siksaan-Mu, ya Robbi.

    Lindungilah diriku dari siksaan api neraka yang kekal.

    Kemuliaan kalimat-Mu membawa pesan Ilahi.

    Panji tauhid yang berkibar memberikan semangat.

    Aku mencintai Allah dan mencintai Rasulku.

    Aku ingin berada di masa itu,

    Di masa di mana Nabi Allah berjuang untuk menyampaikan dakwah,

    Membawa kebenaran, kebaikan, dan penerangan.

    3. Dalam Sajadahku

    Dalam sajadah yang telah usang itu,

    Tubuhku menjadi rapuh,

    Mengingat saat-saat yang telah berlalu,

    Ketika aku lupa akan janji yang akan dihitung kelak.

    Dalam sajadah yang usang itu,

    Teriakan tidak lagi terdengar,

    Mataku berkabut, tidak mampu melihat,

    Telingaku merasa kehilangan pendengarannya.

    Ya Allah,

    Izinkan aku bersimpuh,

    Dalam sajadah yang panjang dan usang ini,

    Aku berdoa dan memohon,

    Ampunilah segala dosaku.

    Dalam sajadah yang usang ini,

    Aku merenungkan hidupku,

    Mengukirnya di dinding-dinding hatiku,

    Hati ini gemetar, segalanya terasa lemah,

    Aku memikirkan betapa buruknya diriku,

    Tidak mampu merenungkan diri sendiri,

    Wahai hati yang kosong,

    Kembalilah kepada cahaya-Nya,

    Berdoalah dengan khidmat,

    Isilah kekosongan itu dengan wudhumu yang suci,

    Dengarkanlah lembutnya lantunan firman-Nya,

    Tenanglah… tenanglah,

    Berlarilah mengejar cahaya itu,

    Menggunakan renungan hidup dalam sajadah yang usang ini.

    4. Sepertiga Malam

    Meskipun malamnya dingin, waktu terus bergerak maju

    Bagi mereka yang mencari surga, jiwa manusia yang terhina

    Ibadah di bumi tidak akan cukup untuk membersihkan hati yang berkarat

    Capailah ibadah langitmu

    Pukullah pintunya pada saat itu

    Ketika orang-orang sedang mewujudkan impian mereka

    Ketika manusia terlupa akan janji mereka

    Murnikan hati saat sepertiga malam tiba

    Rasakan kehadiran Jibril yang mencatat segala amal itu

    Ceritakan segala kisah, luapkan semuanya

    Bersihkan semua luka-luka

    Kesombongan itu, wahai Jibril,

    Lihatlah aku, aku merindukanmu

    Aku ingin engkau mendekapku, wahai Jibril

    Dalam saat-saat malam yang penuh kerinduan itu.

    Itulah contoh puisi agama Islam yang mengekspresikan tentang ibadah pada sepertiga malam. Waktu tersebut sangat mustajab untuk berdoa sehingga kita sebagai muslim pun wajib memanfaatkannya.

    Baca juga: Bacaan Doa Selamat Dunia Akhirat Pendek, Panjang, Arab & Latin

    5. Al-Qur’an Kitabku

    Di saat senja mulai merayap,

    Adzan berkumandang dalam keheningan,

    Manusia berkerumun,

    Melangkah menuju musholla.

    Pada takbir yang terakhir,

    Salam mengakhiri ibadah,

    Mereka berangsur pergi,

    Sisanya hanya Si Alim yang menunggu.

    Di halaman dua ratus halaman terakhir,

    Si Alim membuka

    Sebuah Al-Quran yang telah uzur,

    Di dalam bilik surau yang sunyi.

    Apa yang berbeda?

    Ketika Si Alim melantunkan,

    Ayat demi ayat,

    Dengan tulus dan tanpa cacat?

    Mereka mendengarkan Si Alim

    Yang terus mengaji,

    Ketika adzan berikutnya berkumandang,

    Dengan hati yang lebih kaya.

    Mereka berpikir,

    Kekayaan adalah harta,

    Kedudukan yang penuh kuasa,

    Atau kemampuan untuk membuat janji-janji manis.

    Namun, lihatlah Si Alim,

    Wajahnya tenang,

    Tidak memiliki harta,

    Tidak memiliki kerabat dekat.

    Al-Quran menjadi sahabatnya,

    Dia mengaji pagi dan petang,

    Membuat kitab tua itu

    Menjadi saudara yang setia baginya.

    6. Siksa Neraka

    Tubuh terlempar seperti bola,

    Tidak memiliki amal baik sedikit pun,

    Masuk ke dalam kolam yang bergolak,

    Menelan bulatan-bulatan tubuh,

    Menunggu pukulan palu dan gada raksasa,

    Sebagai hukuman atas dosa-dosanya.

    Sedangkan yang lainnya terkena semburan api,

    Sepertinya berusaha membersihkan tubuh-tubuh mereka,

    Namun tubuh mereka menjadi terluka parah,

    Dosa-dosa yang tak terampuni terus diulang,

    Mereka terus menerima semburan api berulang kali.

    7. Perilaku Terpuji

    Islam mengajarkan penganutnya untuk berperilaku terpuji. Itulah sebabnya muncul contoh puisi agama Islam tentang akhlak terpuji seperti berikut ini:

    Indah melihat seseorang yang sederhana,

    Tidak perlu mengenakan sorban,

    Atau menghias jemarinya dengan tasbih.

    Hanya senyuman ikhlas yang mempercantik bibirnya.

    Akhlak yang baik tidak hanya bisa diukur

    Dari penampilan fisik seseorang,

    Bukan juga dari berapa kali dia sujud dalam sehari,

    Atau dari dalil-dalil yang dia tunjukkan.

    Kualitas ibadahmu adalah ukurannya,

    Kemurahan hatimu yang tulus yang akan diingat,

    Bukan seberapa lama kamu berada dalam ruku’,

    Tetapi sejauh mana kejujuran hatimu.

    8. Memberi Lebih Berarti

    Ketika kau memberi

    Tanpa mengharap balasan di hatimu

    Kepada seorang tua yang lelah

    Dengan wajah yang penuh kelelahan

    Di persimpangan jalan yang ramai

    Dia membawa surat kabar pagi

    Mengenakan selendang untuk melindungi diri

    Dari terik matahari yang menyengat

    Bagimu, lembaran yang kau berikan

    Mungkin terasa kecil

    Tapi jangan mengira hanya dia yang merasa bahagia

    Hatimu juga menjadi lebih bahagia

    Hartamu tidak akan berkurang

    Ketika kau memberi dengan ikhlas kepada orang tua itu

    Senyuman kebahagiaan akan mekar

    Di sisa hari yang masih panjang

    Dengan memberi tanpa pamrih,

    Kita menemukan kekayaan yang sesungguhnya,

    Yakni kebahagiaan dalam hati yang tulus.

    9. Hamba yang Berdosa

    Tanpa disadari,

    Sudah banyak tindakan yang tidak berguna yang telah aku lakukan,

    Sungguh, hati ini terasa begitu pedih,

    Bila aku mengingat kesalahan yang telah kulakukan.

    Wahai Tuhan, Yang Merangkai Alam Semesta,

    Teguhkan hati ini dengan kekuatan,

    Berikan ketenangan kepada jiwa ini,

    Jangan biarkan hati dan jiwa ini resah,

    Karena kesalahan yang telah aku perbuat.

    Tuhan, Yang Menjaga Alam Semesta,

    Tuntunlah hati ini,

    Agar terus memperbaiki diri,

    Dari segala kesalahan yang telah kulakukan.

    Tuhan, Yang Memberikan Ketenangan,

    Limpahkanlah segala keagungan-Mu,

    Hindarkanlah hamba-Mu ini dari dosa,

    Ampuni hamba yang penuh kesalahan

    10. Bersyukur

    Segenap puji,

    Aku sampaikan, Ya Allah.

    Untuk semua anugerah dan karunia-Mu.

    Ini adalah ungkapan syukur

    Dari hati yang dalam, Yang Engkau kurniakan.

    Aku hanya dapat menyatakan terima kasih,

    Sebagai hamba-Mu yang penuh dosa

    Berilah ampun atas dosa-dosa hamba,

    Yang selalu melakukan kesalahan,

    Setiap detik

    Dan setiap saat.

    Terima kasih, Ya Allah.

    Buatlah aku, hamba-Mu ini,

    Menjadi hamba yang selalu bersyukur,

    Untuk segala ciptaan-Mu, Ya Allah.

    Berikanlah kekuatan kepada hamba,

    Dalam menghadapi segala cobaan

    Yang Engkau berikan

    Kepada hamba yang lemah ini, Ya Allah..

    11. Rindu kepada-Nya

    Hati bergetar saat mendengar panggilan keagungan-Mu,

    Kaki bersorak melangkah menuju depan-Mu,

    Menyentuh air suci untuk membersihkan diri,

    Menuju tempat sujud yang kudus,

    Sambil mengucapkan doa yang mengangkat-Mu.

    Rasa syukur tak pernah berhenti mengalir dalam hati,

    Hati ini dipenuhi oleh gelora rindu,

    Rindu yang tak terbendung, ingin segera mendekat kepada-Mu,

    Rindu seorang hamba yang haus akan rahmat-Mu.

    Apakah ini adalah candu rindu kepada-Mu?

    Perasaan takut menyelimuti hati ini,

    Ketika tidak ada pertemuan dengan-Mu,

    Seolah-olah khawatir akan kehilangan-Mu.

    Hingga tak henti-hentinya aku bersimpuh di hadapan-Mu,

    Ya Robbi… Yang Maha Penyayang…

    Janganlah Engkau menghapus candu rindu ini,

    Candu rindu kepada diri-Mu yang selalu melingkupi hatiku.

    12. Bulan yang Penuh Berkah

    Tak terasa pagi tiba lagi,

    Membawa semangat untuk berjuang,

    Melewati hari-hari yang panjang,

    Yang selalu bersemangat dan tak pernah pudar.

    Ramadhan telah tiba,

    Membawa pesona yang gemilang,

    Menggapai harapan yang tinggi,

    Seperti cahaya gemerlap bintang-bintang di langit.

    Selamat datang, Ya Ramadhan,

    Kau telah membawa berkah pada bulan yang suci,

    Di mana segala amal kita diberkati,

    Dan Asma-Mu selalu kita sebutkan dengan penuh penghormatan.

    Itulah contoh puisi agama Islam dengan berbagai topik. Puisi tersebut menjadi cerminan pikiran dan perasaan seorang hamba terhadap Rabb-nya dan terhadap sesama manusia. Semoga dapat menjadi inspirasi penulisan bertema Islami.

  • Bank Syariah di Indonesia: Pengertian, Prinsip, dan Produknya

    Bank Syariah di Indonesia: Pengertian, Prinsip, dan Produknya

    Bank Syariah adalah layanan perbankan yang pengelolaannya berdasarkan prinsip syariah Islam. Saat ini pun pertumbuhan perbankan syariah semakin berkembang pesat di Indonesia.

    Beberapa orang menganggap bahwa bank syariah memiliki metode yang tidak merugikan maupun menguntungkan satu pihak saja. Pasalnya, kehadiran bank syariah ini menggunakan prinsip yang menjadi solusi masyarakat untuk menghindari riba dan gharar.

    Adapun skema yang digunakan dalam bank syariah di Indonesia yakni bagi hasil. Penasaran dengan penjelasan lainnya? Yuk simak lebih lanjut terkait pengertian, ciri, hingga fungsinya di bawah ini!

    Pengertian Bank Syariah di Indonesia

    Bank sendiri berasal dari bahasa italia, yakni banco yang bermakna meja. Penggunaan istilah banco ini disebabkan realita kesehariannya bahwa setiap aktivitas dan proses transaksi sejak dahulu dilakukan di atas meja.

    Sedangkan dalam bahasa Arab, bank disebut sebagai mashrof yang berarti tempat berlangsungnya menukar harta baik dengan cara mengambil ataupun menyimpan.

    Mengenai perbankan, Indonesia membahasa mengenainya dalam Undang-undangan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992. Bank diartikan sebagai badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

    Namun Undang-undang ini diperbaruhi menjadi Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992, Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk leinnya dalam rangka untuk meningkatkan taraf hidup orang banyak.

    Penjelasan di atas merupakan makna bank secara umum. Seiring dengan perkembangan prinsip dan permintaan konsumen atas sistem bank yang lebih mengutamakan syariat.

    Kemudian munculah bank syariah di Indonesia sebagai salah satu solusi mengenai permintaan tersbeut.

    Berdasarkan Undang-undang No.21 tahun 2008, bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, atau prinsip hukum islam yang diatur dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia atau MU.

    Prinsip tersebut, seperti prinsip keadilan dan keseimbangan (‘adl wa tawazun), kemaslahatan (maslahah), universalisme (alamiyah), serta tidak mengandung gharar, maysir, riba, zalim dan obyek yang haram.

    Secara umum, pengertian bank syariah adalah suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya menganut prinsip syariat Islam.

    Secara istilah, pengertian bank syariah adalah lembaga keuangan yang kegiatan operasional dan produknya menganut prinsip-prinsip Islam berdasarkan Al-Qur’an dan hadits.

    Dari penjelasan di atas, dapat di sederhanakan bahwasannya pengertian bank syariah adalah Perbankan yang aktivitas transaksinya sesuai syariat Islam.

    Ciri-ciri Bank Syariah di Indonesia

    Setelah mengenal bank syariah melalui penjabaran mengenai pengertiannya baik secara umum dan Undang-undang. Kenali beberapa cirinya berikut ini:

    1. Ada Dewan Pengawas Syariah (DPS)

    Setiap bank syariah di Indonesia tentu memiliki Dewan Pengawas Syariah sebagai pengawas lembaga di samping Otoritas Jasa Keuangan.

    Adanya dewan ini, guna memastikan kesyariaahan produk dan layanan yang disediakan.

    Selain itu, dewan ini turut memastikan tahapan perencanaan hingga proses produk atau layanan tersebut rilis dan siap ditawarkan kepada nasabah.

    2. Menggunakan Sistem Nisbah atau Bagi Hasil

    Telah disinggung sebelumnya, bahwasannya bank syariah memiliki perbedaan yang amat kentara dibanding dengan bank konvensional.

    Pasalnya, Bank Syariah di Indonesia menerapkan sistem nisbah atau bagi hasil sebagai bentuk pemberian keuntungan kepada nasabahnya.

    Akad yang digunakan di bank konvensional umumnya menyebabkan adanya riba. Sedangka, dalam bank syariah, akad yang diterapkan berupa mudhabarah.

    Serta, menetapkan nasabah sebagai pemilik dana. Adapun, pihak bank sebagai pengelola dana.

    3. Tidak Ada Fixed Return

    Bank konvesional menggunakan fixed return atau angka pembiayaan yang ditetapkan di awal, meski proyek belum berjalan.

    Tentu hal ini menjadi salah satu alasan terjadinya gharar, sementara dalam Islam, tidak diperbolehkan adanya gharar dalam akad yang dilakukan.

    Oleh sebab itu, memastikan nominal pembiayaan sebelum mengetahui untung atau rugi suatu proyek menjadi hal yang tidak diperbolehkan dalam bank syariah.

    4. Tidak Ada Presentase Tetap

    Ciri yang satu ini tidak kalah penting dari lainnya. Bank syariah di Indonesia tidak memiliki presentase tetap. Pasalnya, presentase tetap bersifat melekat pada sisa hutang meskipun batas waktu perjanjian telah berakhir.

    Baca juga: Hukum Deposito dalam Islam: Apakah Halal atau Haram?

    Tujuan Bank Syariah di Indonesia

    Sebelum memutuskan untuk turut serta menjadi salah satu nasabah dari bank syariah di Indonesia, ada baiknya untuk mengetahui apa tujuan dari berdirinya bank syariah sendiri. Aapun tujuannya sebagai berikut:

    1. Mengarahkan segala aktivitas ekonomi untuk muamalat secara Islam, khususnya aktivitas transaksi atau akad yang berhubungan dengan perbankan. Hal ini guna menghindari praktek riba maupun sejenisnya, atau perdagangan lain yang mengandung unsur gharar (penipuan). Dimana usaha tersbeut dilarang dalam Islam.
    2. Untuk menciptakan keadilan dalam bidang ekonomi dengan jalan meratakan pendapatan melalui kegiatan investasi, guna menghindari kesenjangan yang amat besar antar pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana.
    3. Untuk meningkatkan kemsalahatan umat dengan membuka peluang berusaha yang lebih besar terutama kelompok miskin, yang diarahkan kepada kegiatan usaha yang produktif, menuju terciptanya kemandirian usaha.
    4. Berupaya untuk mengentaskan kemiskinan berupa pembinaan nasabah yang lebih menonjolkan kebersamaannya dari siklus usaha yang lengkap seperti program pembinaan pengusaha produsen, pembinaan pedagang perantara, program pembinaan konsumen dan banyak program lainnya bersama-sama.
    5. Untuk menjaga stabilitas ekonomi dan moneter. Dengan aktivitas ini bank syariah Indonesia akan mampu menghindari pemanasan ekonomi yang diakibatkan oleh inflasi dan menghindari persaiangan yang tidak sehat antara lembaga keuangan.
    6. Untuk menyalamatkan ketergantungan umat Islam terhadap bank non-syariah.

    Fungsi Bank Syariah

    Fungsi serta peran bank syariah tercatat dalam pembukuan standar akutansi yang diterbitkan oleh Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institution (AAOIFI), yakni sebagai berikut:

    1. Fungsi Manajer Investasi

    Dalam hal penghimpunan dana, terutama dana mudharabah, bank syariah bertindak sebagai shahibul maal atau manajer investasi dari kumpulan dana nasabah.

    Sebagai manajer investasi, bank harus dapat mengelola dana tersbeut dengan tepat, memakai prinsip kehati-hatian dan profesional.

    Sebab, pada dasarnya, pengelolaan tersebut dapat menentukan tinggi atau rendahnya bagi hasil yang akan diterima oleh nasabah sebagai pemilik dana.

    2. Fungsi Investor

    Selain penghimpun kumpulan dana nasabah, bank syariah Indonesia juga berfungsi sebagai pemilik dana atau investor. Kegiatan investasi yang dilakukan oleh bank syariah harus dilakukan pada sektor yang produktif dan minim akan risiko.

    Kemudian, instrumen investasi juga haruslah yang diperbolehkan dalam syariat Islam saja. Jenis akad yang memerlukan fungsi ini antara lain mudharabah, musyarakah, murabahah, hingga ijarah.

    3. Fungsi Sosial

    Fungsi dari bank syariah di Indonesia selanjutnya yakni menjalankan aktivitas sosial. Salah satunya sebagai lembaga baitul mal di mana perbankan syariah dapat menerima dana yang berasal dari donasi dan amal nasabahnya.

    Dana yang diperoleh dari nasabah kemudian disalurkan kepada pengelola wakaf (nazhir) sesuai kehendak pemberi wakaf (wakif). Tentu fungsi ini menjadi kelebihan dari adanya bank syariah Indonesia.

    Tak hanya itu, fungsi sosial yang dijalankan oleh perbankan syariah juga dapat dilakukan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). Bank akan melaksanakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawab sosial perusahaan.

    4. Fungsi Penyedia Jasa Keuangan

    Untuk fungsi satu ini, bank syariah tidak jauh dengan bank konvensional, yakni sebagai penyedia layanan transaksi keuangan.

    Jasa keuangan yang disediakan seperti layanan transfer, kliring, inkaso, payroll, dan bank garansi. Layanan yang disediakan oleh perbankan syariah dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

    Pilihan Produk Bank Syariah di Indonesia

    Pilihan Produk Bank Syariah di Indonesia

    Semakin tertarik dengan Bank Syariah di Indonesia? Sebum memutuskan, berikut ini beberapa pilihan produk perbankan syariah yang setidaknya kita perlu ketahui.

    Secara garis besar, produk bank syariah dan konvensional tidaklah berbeda. Hanya saja, pelaksanaan perbankan syariah berdasarkan prinsip syariah. Adapun jenis produk perbankan syariah yang terdiri dari 3 tipe sebagai berikut:

    1. Penghimpunan Dana, produk simpanan seperti tabungan, giro, dan deposito yang memakai prinsip mudharabah dan wadiah.
    2. Penyaluran Dana, produk pembiayaan dengan memakai prinsip seperti jual beli (murabahah, istishna, dan salam), bagi hasil (mudharabah dan musyarakah), serta ujrah atau upah.
    3. Jasa Keuangan, produk bank syariah dengan memakai prinsip syariah, seperti Wakalah, Kafalah, Sharf, dan Hawalah. Contohnya layanan transfer, kliring, inkaso, payroll, dan bank garansi.

    Nah itulah informasi seputar bank syariah, tertarik untuk bergabung menjadi salah satu nasabahnya?.

    Tentu akan lebih baik jika segala aktivitas transaksi beralih pada metode syariah yang menjauhkan kita dari riba bukan? Semoga artikel ini dapat membantu ya!

  • 110 Quotes Islami Bermakna dan Mendalam dalam Hidup

    110 Quotes Islami Bermakna dan Mendalam dalam Hidup

    Membaca beberapa quotes Islami terkadang bisa membuat kita hidup lebih tenang. Apalagi jika quotes atau kutipannya memiliki makna yang sangat mendalam. Ditambah lagi, quotes tersebut dibuat oleh muslim yang mempunyai banyak pengalaman hidup. 

    Membaca kata-kata mutiara yang Islami pun bisa memberikan kita semangat untuk terus menjalani kehidupan. Bagaimana pun juga, setiap orang memiliki masalah dengan jenis dan porsi yang berbeda. 

    Manfaat membaca kata-kata mutiara tidak lain ada energi positif yang bisa terbangun, ada kesadaran baru yang bisa kita peroleh. Apalagi jika kita merenungkannya dengan sangat mendalam.

    Kumpulan Quotes Islami dengan Makna Mendalam

    Quotes mengenai kehidupan atau kata bijak Islami bermakna mendalam sekali waktu sangat kita butuhkan. Utamanya buat yang sering merasa sedih dalam hidup atau lelah dalam menjalani kehidupan. 

    Membacanya pun bisa menghadirkan semangat dan kekuatan tersendiri sekaligus kebijaksanaan yang luar biasa untuk yang membacanya. 

    Tidak hanya itu, berbagai kata Islami ini pun bisa membuat kita jadi sosok yang semakin bersyukur atas apa-apa yang telah menjadi takdir-Nya.

    Memahami beberapa kutipan Islami yang punya makna mendalam, terkadang bisa bikin hati kita jadi lebih tenang. Langsung aja cek kutipan-kutipan yang sudah kami sediakan ini: 

    1. Memaafkan bukanlah tentang menyerah dan kalah. Memaafkan pun bukan pasti kita yang salah, melainkan sekadar menjunjung tinggi nilai keislaman dalam hidup kita. 
    2. Mari belajar kepada burung untuk mencari rezeki. Semua dari mereka berangkat pagi dengan keadaan perut yang kosong dan pulang pada sore hari tapi sudah dalam keadaan kenyang. 
    3. Dunia ini cuma tempat singgah, yang sungguh-sungguh hanya kehidupan setelahnya. 
    4. Menangis bikin hati lapang, istighfar bikin kecewamu hilang, dan solat bisa buat hatimu lebih tenang. 
    5. Keputusan itu hak prerogatif tuhan, tapi berusaha adalah kewajiban setiap manusia. 
    6. Jangan mendahului apa-apa yang sudah jadi takdir. 
    7. Segala urusan bisa selesai dengan memasrahkan apapun kepada-Nya. 
    8. Berharap kepada manusia, adalah jalan terbaik untuk kecewa. 
    9. Melibatkan Allah SWT dalam segala hal membuat hidup jadi semakin mudah. 
    10.  Semua yang ada di dunia bisa meninggalkanmu, yang akan selalu setia bersamamu hanya Allah SWT. 
    11.  Semuanya memang tak selalu seperti yang kita harapkan, tapi selalu jadi yang terbaik karena Allah SWT yang menakdirkan. 
    12.  Sekecil apapun kebaikan, pasti akan dapat balasan. 
    13.  Berdoa tanpa bersusah-payah berusaha adalah bohong, dan usaha tanpa adanya doa adalah sombong. 
    14.  Doa-doa pasti terjawab. Bisa langsung terkabul, menunda, atau dapat pengganti yang jauh lebih baik. 
    15.  Bersyukur tidak hanya pada saat-saat bahagia, melainkan juga ketika semuanya terasa sulit.

    Baca juga: 7 Adab Menjenguk Orang Sakit Dalam Islam Sesuai Sunnah

    Kata-kata Islami tentang Ketenangan Hati

    1.  Bekerja tanpa pamrih dan bersyukur tanpa tapi. 
    2.  Sedekah adalah keran-keran rezeki. Semakin banyak membuka keran semakin deras rezeki yang berdatangan. Bersedekahlah. 
    3.  Hiduplah yang biasa-biasa saja. Tak perlu mewah, yang penting berkah. 
    4.  Bersyukur atas semua yang sudah ada lebih baik mengharapkan sesuatu yang hampa. 
    5.  Manusia dapat berkata juga berencana, tapi sisanya hanyalah menunggu takdir-Nya. 
    6.  Dunia ini ibarat penjara untuk semua orang yang beriman. 
    7.  Akhirat di hati, dunia di tangan, dan kematikan di pelupuk mata. 
    8.  Di dunia ini tidak ada yang kekal kecuali kasih dan sayang-Nya. 
    9.  Sehebat-hebatnya rencana, masih lebih hebat kekuatan takdir-Nya. 
    10.  Hidup tenang dan bahagia bisa kita capai kalau tak mencari-cari perhatian di hadapan manusia. 

    Kata-kata Islami yang Membangkitkan Harapan

    1.  Gantungkan kebahagiaan pada besar rasa syukur, bukan pada pujian manusia. 
    2.  Meskipun dunia terasa berat dan berantakan, tetap ada Allah SWT yang selalu membuka tangan. 
    3.  Senang karena dipuji hari ini, bisa jadi kekecewaan karena kecaman di kemudian hari. 
    4.  Tawakal kepada Allah akan membuat segalanya serasa tercukupi. 
    5.  Setiap langkah manusia bisa jadi berkah jika berniat Lillahita’ala. 
    6.  Memulai sesuatu karena Allah SWT tidak akan mudah menyerah hanya karena ucapan manusia. 
    7.  Bangkitlah karena Allah SWT, bukan karena merasa kita hebat, melainkan karena Allah SWT yang menjadikan kita kuat. 
    8.  Tampilan tak perlu, sopan santun dan baik hati yang nomer satu. 
    9.  Di dunia kita cuma butuh beberapa hal: bersedih sewajarnya, bahagia secukupnya, dan selalu beribadah kepada-Nya. 
    10.  Perbuatan baik kita sebenarnya bukan untuk orang lain, melainkan untuk diri kita sendiri. Berbuat jahat ke orang lain, maka kejahatan itu juga buat kita sendiri. 

    Dengan beberapa quotes Islami yang sudah kami sebutkan ini, kehidupan kita bisa terasa jauh lebih ringan dan lebih mudah untuk menjalaninya.

    Baca juga: 8 Doa agar Jualan Laris Bahasa Arab, Latin dan Artinya

    Quotes Islami yang Menginspirasi

    Termasuk dalam 100 kata mutiara Islami yang sering ada dalam ceramah-ceramah keagamaan, mungkin quotes ini bisa jadi inspirasi terbaik untuk kita yang sedang lelah dengan kehidupan. 

    Sebagai seorang Muslim, kita harus bisa menghadapi semua permasalahan yang ada dengan penuh rasa bijaksana. Perjuangan pada hidup memang nggak gampang. Akan tetapi, Allah selalu memberi kekuatan pada setiap hamba-Nya. 

    Ada banyak hal yang bisa kita perjuangkan di dunia. Misalnya berjuang jadi lebih baik, berjuang mencari rezeki yang halal, juga berjuang untuk terus berada dalam jalan Allah SWT. 

    Quotes Islami ini mungkin bisa jadi satu hal yang akan memberimu inspirasi. Bisa juga jadi motivasi untuk siapapun yang nanti membacanya: 

    1.  Mari bekerja keras agar selalu jadi orang dengan ‘tangan di atas’!
    2.  Mari bekerja untuk doa kita dan berdoa untuk kerja kita. 
    3.  Mencintai cinta dan membenci kebencian. 
    4.  Belajar bersyukur atas hal-hal baik dan hal-hal buruk dalam hidupmu. 
    5.  Berhenti untuk terus belajar akan bikin kita bodoh, berhenti dalam berpikir akan bikin kita pikun, berhenti berdzikir akan bikin kita jadi orang yang lupa diri. 
    6.  Setiap orang pasti punya kebaikan. Carilah itu dalam setiap kesempatan. 
    7.  Yang mencintai dunia dan senang dengan dunia, akan tercabut rasa takut akan akhirat dari dalam hatinya. 
    8. Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. 
    9.  Hati seorang muslim tidak boleh kehilangan harapan. 
    10.  Kesabaran adalah salah satu pilar iman. Makin sabar, makin kuat keimananmu. 
    11.  Dan Allah berada di manapun kamu dan Allah melihat semua yang kamu kerjakan. 
    12. Ikhlas adalah lupa tentang pandangan manusia dan terus bertumpu pada pandangan Sang Pencipta. 
    13.  Nikmat hidup bertambah jika rasa syukur jadi yang utama. 
    14.  Jarak masalah dan solusinya cuma sejauh kening dan tempatmu bersujud. 
    15.  Setelah berdoa, jangan lupa melangkah. 
    16.  Usaha dengan Allah SWT di hati kita akan terasa sangat mudah. 
    17.  Bukan kita yang kuat, tapi Allah yang memberi nikmat. 
    18.  Tidak perlu bersedih hati, Allah tahu apa yang terbaik buat kita dan kapan waktu yang tepat untuk mewujudkannya. 
    19.  Rencana Allah SWT akan jauh lebih baik dari rencana kita. 
    20.  Hanya karena sekarang belum terwujud, bukan berarti tidak bisa. 
    21.  Apa yang sudah tertulis, akan datang kepadamu. Apa yang tak menjadi takdir, tidak akan menghampirimu. 
    22.  Sabar bukan cuma kuat menunggu, tapi kemampuan agar bersikap baik ketika menunggu. 
    23.  Mengeluh bukan jalan terbaik. 
    24.  Allah akan mengganti semua yang telah hilang darimu. 
    25.  Jika sudah tidak ada yang mau mendengarmu, ada Allah SWT dengan kasih sayang-Nya yang Maha Besar yang bisa jadi tempatmu mengadu. 
    26.  Kesuksesan bukan karena usaha kita, melainkan sudah atas izin dari-Nya. 
    27.  Bahkan tanaman yang tumbuh hanya atas izin-Nya. 
    28.  Kalau kamu khawatir, artinya menderita dua kali. Jangan mau, serahkan aja kepada Allah SWT. 
    29.  Pada akhirnya, segala sesuatu yang ada akan kembali kepada-Nya. 
    30.  Dunia memang bukan tempat yang sempurna. 
    31.  Allah akan memberikan tantangan terberat untuk tentara dan orang-orang terkuat-Nya. 
    32.  Ingatlah tiga hal ini ketika bersedih: 1. Allah bersamamu, 2. Tetap bersamamu, juga 3. Akan selalu bersamamu. 
    33.  Berbaik hatilah dan berhenti untuk khawatir atas apa-apa yang tidak bisa kita kendalikan. 
    34.  Jangan pernah lupa, Allah SWT selalu mencintai kita. 
    35.  Tidak ada air mata sedih ketika di surga. 
    36.  Jangan lemah jangan pula bersedih, kamu adalah hamba yang Allah sangat mencintainya. 

    Quotes Islami Motivasi

    Tidak hanya ada yang inspiratif atau tentang kehidupan ini. Ada juga kutipan yang sangat bermakna dan bisa jadi motivasi buat kita. 

    Quotes Islami ini sejatinya bisa jadi semangat buat kita yang membaca. Tentu agar kembali bangkit atas semua keadaan yang tengah menimpa. 

    Sebagai umat Islam, kita harus selalu belajar agar tidak selalu larut dalam gelisah, sedih, atau bahkan juga kesenangan. 

    Segala sesuatu memang harus kita sikapi dengan wajar dan juga sesuai porsinya. Kita pun harus bersyukur atas apapun yang kita miliki. Dengan bersyukur, hidup akan jauh lebih menenangkan. 

    Meskipun begitu, nggak sedikit loh orang yang sedang kesulitan untuk keluar dari gelisah dan kekhawatirannya. Maka dari itu, quotes Islami yang kami buat ini bisa jadi bahan renungan sekaligus nasihat untuk menghadapi masalah. 

    Ini dia, beberapa kata motivasi Islami untuk diri sendiri dan juga orang lain: 

    1.  Tuhan tidak membiarkan hamba-Nya berjalan di dunia dengan tangan kosong. Ia memberikan kemampuan pada setiap individu. 
    2.  Percayalah, Allah tidak hanya membawamu pada fase ini hanya untuk jadi orang gagal. 
    3.  Pada setiap usahamu, pasti ada peran Allah yang membantu. 
    4.  Hidup sudah ada yang atur, mari jangan lupa bersyukur. 
    5.  Derajat manusia itu bisa lebih tinggi dari malaikat, tapi juga bisa lebih mengerikan daripada iblis. 
    6.  Mari terus beribadah dan berusaha, sampai waktunya Allah berkata, ‘Ayo, sudah waktunya ke surga.”
    7.  Mencintai makhluk-Nya tanpa mengingat siapa pencipta-Nya adalah jalan paling cepat untuk merasa kecewa. 
    8.  Berusaha dengan keras dan berdoa tanpa batas. 
    9.  Semua yang ada di dunia, sangat Allah cintai tanpa terkecuali. 

    Kata-kata Islami untuk jadi Bijak

    1.  Allah SWT menurunkan manusia ke dunia dengan bekal cinta dan kasih-Nya, terbarkanlah dan bagikanlah bekal yang telah kita punya. 
    2.  Apapun yang kita niatkan untuk Allah, tidak akan pernah membuahkan rasa kecewa. 
    3.  Cintai Allah SWT dan cintailah semua makhluknya. 
    4.  Tidak ada yang lebih bermakna dari mendapatkan cinta dan kasih-Nya. 
    5.  Hubungan cinta yang paling kuat adalah hubungan cinta antara hamba dengan Tuhannya. 
    6.  Makin besar rasa syukur, hidup semakin terasa makmur.  
    7.  Janji Allah SWT adalah jaminan terbaik dalam hidup kita. 
    8.  Benih senyuman yang  kita tebar, suatu saat akan tumbuh jadi keindahan. 
    9.  Bermalas-malasan adalah bukti bahwa kita menyia-nyiakan nikmatnya. 
    10.  Jangan cuma bijak dalam berkata-kata, tapi harus bijak pula dalam setiap perbuatannya. 
    11.  Jadilah bunga yang bisa memberi keharuman bahkan pada setiap tangan yang telah merusaknya. 
    12.  Berkata hanya untuk yang baik atau tetap diam. 
    13.  Isilah hatimu dengan Allah, agar hanya ada sedikit ruang untuk hal selain diri-Nya. 
    14.  Saat cinta sudah tak diterima, maka lupakan. Saat cinta sudah tak berharga, maka tinggalkan. Kita tinggal menunggu waktu, sampai tahu apa itu cinta sejati. 
    15.  Tetap dalam kebenaran meskipun bisa membunuhmu. 
    16.  Manusia paling baik adalah yang paling bagus akhlaknya. 
    17.  Jadi kaya bukan tergantung banyaknya harta, tapi apa yang kita miliki di hati. 
    18.  Tinggalkan apa-apa yang membuat kedamaianmu berantakan. 
    19.  Allah akan merubah keadaan suatu kaum jika mereka mengubah keadaan mereka sendiri. 

    Quotes Islami tentang Bersyukur

    Rasa syukur itu jadi hal yang sangat penting dalam menjalani hidup. Apalagi jika kita bisa bersyukur tanpa ada sebab tertentu. Kehidupan bisa jadi lebih tenang dengan begitu. 

    Kata-kata yang kami tuliskan di sini hanya sebagai pengingat untuk setiap yang membacanya agar selalu mensyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan agar kita selalu melakukannya dalam semua keadaan. 

    Bersyukur atas semua nikmat juga karunianya jadi satu hal yang sangat penting dalam ajaran Islam. Ini dia beberapa quotes Islami tentang rasa syukur: 

    1. Orang bersyukur bisa jauh lebih produktif, ia tak punya waktu buat menyesali diri dan terjebak dalam nestapa. 
    2. Orang bersyukur akan jauh lebih bahagia karena tidak sibuk untuk meratapi kegagalan yang terjadi. 
    3. Mengeluh tidak lantas menyelesaikan masalah dan solusi bisa datang jika kita bersyukur atas apa saja. 
    4. Manfaat bersyukur akan kita rasakan sendiri. 
    5. Menyebarkan nikmat yang sudah kita dapatkan adalah salah satu tanda bersyukur. 
    6. Bersyukur akan membuka dan menampakkan apa yang sebelumnya tidak kita anggap sebagai nikmat. 
    7. Bersyukur dulu, bahagia kemudian. 
    8. Ucap Alhamdulillah agar hati merasa lega. 
    9. Bersyukur ibarat seseorang dengan taman-taman bunga yang indah dalam hatinya. 
    10. Sedikit atau banyak, setiap rezeki patut kita syukuri. 
    11. Senyum, sapa dan salam. Biasakan ketiganya saat bertemu siapa pun baik saudara sesama muslim maupun tidak. 

    Quotes dari Sahabat Nabi

    Selain dari beberapa quotes yang bisa kamu gunakan di atas, berikut ada juga quotes Islami dari sahabat Nabi Muhammad SAW:

    • “Tidak perlu menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak akan percaya itu.” – Ali bin Abi Thalib
    • “Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia” – Ali bin Abi Thalib
    • “Cinta dunia adalah kegelapan di hati, sedangkan cinta akhirat adalah cahaya di hati.” – Ustman bin Affan
    • “Apa yang Melewatkanku tidak akan pernah menjadi Takdirku, dan apa yang Ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku.” – Umar bin Khattab
    • “Di antara para pendosa yang paling buruk ialah dia yang meluangkan waktunya untuk membahas kesalahan orang lain.” – Utsman bin Affan
    • “Jadilah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, tumbuh di tepi jalan. Dilempar buahnya dengan batu, tetapi tetap dibalas dengan buah.” – Abu Bakar Ash Shiddiq
    • “Barang siapa yang memasuki kubur tanpa membawa bekal yaitu berupa amal shalih maka keadaannya seperti orang yang menyeberangi lautan tanpa menggunakan perahu.” – Abu Bakar Ash Shiddiq

    Manfaat Membaca Quotes Islami

    Kata siapa membaca quotes Islami itu buang-buang waktu aja? Nggak kok. Membaca quotes dan kutipan ini bisa membuatmu jadi mendapatkan beberapa manfaat ini: 

    1. Bersikap Dewasa dan Lebih Tenang

    Walaupun klise, membaca banyak quotes akan membuatmu menjadi jauh lebih dewasa dan juga lebih tenang untuk menghadapi permasalahan. 

    2. Menjadi Pribadi yang Lebih Sabar

    Kalau gemar membaca kutipan, kita bisa jauh lebih sabar dalam kehidupanmu. Apalagi jika butuh kekuatan untuk memecahkan berbagai masalah hidup. Dengan sering membacanya, kita bisa jadi orang yang bisa menata hidup dengan lebih baik. 

    3. Menyelesaikan Masalah Lebih Bijak

    Beberapa quotes islami yang kita baca pun bisa membuat proses penyelesaian masalah dalam hidup akan jauh lebih bijak dan jauh lebih mudah. 

    Itulah sejumlah quotes Islami yang bisa kita renungi. Dengan ini, semoga kita menjadi sosok yang lebih baik setiap harinya. 

    Cara Menenangkan Hati dan Pikiran Menurut Islam

    Tidak hanya dengan membaca beberapa quotes yang sudah kami sebutkan. Kita pun bisa hidup dan memiliki hati dan pikiran yang tenang dengan beberapa cara ini:

    1. Beribadah kepada Allah

    Tentu saja, salah satu metode terbaik yang bisa kita lakukan adalah dengan beribadah kepada Allah. Kita bisa shalat, baca Al-Qur’an, juga berdoa agar gelisah dan kecemasanmu hilang.

    Dengan beribadah secara khusyuk juga penuh penghayatan, hubunganmu dengan Allah akan menyelesaikan semua kecemasan juga kegelisahan yang dialami.

    Buatlah ibadah menjadi sebuah kebiasaan sehingga kita tidak akan merasa sulit untuk mengerjakannya. Terutama, berbagai ibadah yang bersifat wajib seperti Sholat 5 waktu. 

    2. Berdzikir

    Selanjutnya kita bisa mendapatkan hati dan pikiran yang lebih tenang dengan cara dzikir. Cara ini bisa kita lakukan untuk mengingat-Nya serta memuji-Nya. Dzikir pun bisa dilakukan dengan banyak cara.

    Misalnya saja tasbih, tahmid, tahlil, dan juga yang lainnya. Dzikir tidak harus di tempat tertentu melainkan bisa kapanpun dan di manapun. Dzikir ini bisa membantu kita untuk mendapatkan hati dan pikiran yang lebih tenang.

    3. Membaca Al-Qur’an

    Tidak hanya itu saja. Ada cara yang juga efektif untuk menenangkan hati dan juga pikiran. Caranya adalah dengan membaca Al-Qur’an. Kitab suci merupakan sumber inspirasi sekaligus kebijaksanaan.

    Dengan membaca ayat-ayat suci, kita akan sangat terbantu untuk bisa merenungkan apa makna yang ada dalam kehidupan ini. Selain itu juga bisa membantumu untuk memiliki pikiran yang lebih jernih.

    4. Shalat Tahajud

    Dengan shalat tahajud, pikiran dan hati kita juga bisa lebih tenang. Shalat tahajud adalah shalat yang dilakukan di malam hari setelah tidur sebentar. Shalat ini memang sangat dianjurkan.

    Selain membuat hati dan pikiran tenang, shalat tahajud akan membantumu untuk memperbaiki kualitas tidur juga memberikan energi cukup buat menjalani aktivitas harian. 

    5. Puasa

    Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di dalam Islam yakni berpuasa. Selain membuat hati dan pikiran tenang, puasa pun memiliki manfaat untuk kesehatan fisik dan juga mental.

    Puasa bisa bantu kita untuk menenangkan diri sekaligus memperbaiki hubungan kita dengan Allah. Dalam segi kesehatan, puasa juga mempunyai banyak manfaat yang bisa jadi belum kita ketahui.

    Contohnya, dengan berpuasa kita bisa sekaligus menghilangkan racun dari dalam tubuh. Puasa juga bagus untuk muslim yang ingin menurunkan berat badan tentunya dengan diimbangi konsumsi makanan yang sehat ketika berbuka puasa. 

    6. Berbuat Baik kepada Orang Lain

    Kemudian ada lagi metode yang sangat ampuh untuk menenangkan hati juga pikiran. Salah satunya adalah dengan berbuat baik kepada semua orang atau orang lain.

    Saat membantu orang lain, kita akan merasakan kebahagiaan juga kedamaian di dalam hati. Berbuat baik pun bisa membantumu untuk menguatkan hubungan sosial.

  • 5 Cara Mengatasi Insecure dalam Islam, Muslim Harus Kuat!

    5 Cara Mengatasi Insecure dalam Islam, Muslim Harus Kuat!

    Belakangan ini banyak muncul istilah-istilah yang menyangkut mengenai kesehatan mental, salah satunya yakni insecure. Insecure sendiri merupakan rasa tidak percaya diri, akan sesuatu hal yang ada pada diri, baik itu kemampuan maupun fisik. Lantas, bagaimana cara mengatasi insecure dalam Islam?

    Rasa insecure bisa disebabkan oleh banyak hal, bisa saja dikarenakan pernah mengalami penilaian buruk dari orang lain atau karena pernah mengalami kejadian buruk yang mempermainkan fisiknya.

    Fatalnya, jika dibiarkan begitu saja, insecure bisa beralih menjadi depresi hingga mengalami ganguan kepribadian. Yuk, simak cara mengatasi insecure dalam Islam berikut ini!

    Pandangan Islam terhadap Insecure

    Sebelum membahas mengenai cara mengatasi insecure dalam Islam, akan lebih baik jika kita mengenal dan memahami bagaimana pandangan Islam terhadap insecure ini.

    Dewasa ini, ada banyak sekali remaja, dewasa bahkan anak-anak yang melakukan self dyagnosis mengenai kesehatan mental mereka, baik karena merasa tertekan di keluarga atau meraa dikucilkan di lingkungan masyarakat.

    Pun sama halnya, sudah menjadi hal biasa di zaman sekarang banyak dari kalangan, remaja, dewasa, baik laki-laki maupun perempuan berdalih mengenai kekurangan mereka dengan insecuritas.

    Mereka merasa tidak mampu mengemban suatu tanggung jawab sebab merasa memiliki kekurangan-kekurangan tertentu.

    Orang yang merasa insecure akna mudah membanding-bandingkan dirinya dengan kelebihan orangn lain dan merasa kekuranganyang mereka miliki merupakan sesuatu yang tidak berguna dan merendahkan diri mereka sendiri.

    Apabila ditelah kembali, Al-Qur’an turun sebagai pedoman dan petunjuk. Tentu saja Al-Qur’an dapat menjawab problematika yang terjadi di zaman ini.  Tinggal bagaimana diri kita sendiri, apakah mau menerima nasihat-nasihat yang ada di dalamnya.

    Dalam Islam sendiri, seorang muslim dilarang untuk merasa insecure. Sebab hal ini termasuk pada tindakan yang merendahkan diri dan tidak mensyukuri segala sesuatu yang Allah berikan.

    Beberapa ayat Al-Qur’an turut membahas mengenai insecure ini, yakni sebagai berikut:

    1. Surat At-Tin ayat 4

    Surat At-Tin memang tidak secara spesifik menyebutkan mengenai insecure. Namun ayat ini menjelaskan bagaimana Allah menciptakan manusia dengan keadaan dan bentuk paling baik menurut-Nya. Surat tersebut berbunyi:

    لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ

    Artinya: “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tin: 4)

    Di dalam surat ini, telah jelas bahwa manusia telah diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya.

    Seseorang yang merendahkan diri sebab membandingkan apa yang ia punyai dengan orang punyai, maka secara tidak langsunmg mereka tidak menghargai ciptaan Allah SWT.

    Baca juga: Doa Kelancaran Berbicara dalam Berbagai Situasi dan Artinya

    2. Surat Ali-Imran Ayat 139

    Surat yang kedua yakni surat Ali-Imran,yang berbunyi:

    وَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

    Artinya: “Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang yang beriman.” (QS. Ali-Imran: 139)

    Surat di atas menjelaskan bahwa orang yang beriman memiliki derajat paling tinggi di antara makhluk lain. Oleh sebab itulah, jangan sekali-kali merasa sedih dan lemah hati.

    3. Surat Al-Baqarah Ayat 216

    Surat lainnya yang juga menyinggung tentang insecure adalah surat Al-Baqarah ayat 216, yang berbunyi:

    لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّ كُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ ࣖ

    Artinya: “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 216)

    Segala sesuatu yang Allah rencanakan adalah sebaik-baiknya rencana untuk umat-Nya. Bisa jadi sesuatu yang kita inginkan tidak baik untuk kita.

    Satu hal yang pasti adalah Allah SWT mengetahui mana yang terbaik untuk hamba-Nya dan mana yang tidak. Ingatlah bahwa Allah SWT selalu bersikap adil terhadap hamba-Nya.

    Baca juga: 10 Keutamaan Silaturahmi bagi Umat Islam, Jadi Pintu Rezeki

    Cara Mengatasi Insecure dalam Islam

    Setelah memahami pandangan Islam mengenai insecure, kita jadi tahu bahwa sebaik-baiknya orang beriman adalah orang yang pandai mensyukuri segala sesuatu yang Allah beri.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi insecure dalam Islam? Ada lima cara mengatasi insecure dalam Islam yang bisa dicoba untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yakni:

    1. Belajar Mencintai dan Menerima Diri Sendiri

    Cara mengatasi insecure dalam Islam yang paling utama yakni belajar mencintai dan menerima diri sendiri. Orang yang merasa insecure kerap kali merasa dirinya berbeda dan tidak baik, padahal perbedaan bukanlah sesuatu hal yang harus dipermalukan.

    Baik itu perbedaan warna kulit, perbedaan tinggi badan, perbedaan kemampuan dan skill. Hal ini turut dijelaskan dalam salah satu firman Allah SWT dalam surat Ar-Rum ayat 22 yang berbunyi:

    وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦ خَلْقُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَٰنِكُمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّلْعَٰلِمِينَ

    Artinya: “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu dan warna kulitmu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.” (QS. Ar-Rum:22)

    Perbedaan merupakan hal biasa dan sangat wajar, jangan merasa insecure ataupun takut. Justru, perbedaan merupakan tanda kebesaran Allah SWT.

    2. Maksimalkan Kelebihan yang Dimiliki

    Cara mengatasi insecure dalam Islam yang kedua yakni memaksimalkan kelebihan diri. Setiap manusia Allah ciptakan dengan kelebihan-kelebihan yang akan membantunya dalam mencari rezeki sehingga memudahkan seseorang untuk memperdalam Islam dan ajarannya.

    Oleh sebab itu, kita harus pandai-pandai menggali potensi diri dan mengembangkannya secara maksimal. Selain itu, dalam berproses buatlah pacuan maupun standar tertentu agar kita terus berkembang.

    3. Hindari Membandingkan Diri dengan Orang Lain

    Hindari membandingkan diri dengan orang lain menjadi cara mengatasi insecure dalam Islam paling efektif yang bisa dilakukan.

    Setiap manusia terlahir dengan kelebihan maupun kekurangan masing-masing. Jangan merasa bahwa diri kita adalah orang yang paling banyak kekurangan, sebab kita tidak pernah tahu bahwa orang lain mungkin berupaya lebih agar kekurangan mereka tidak nampak sebab kelebihan mereka yang diasah.

    4. Sadari Bahwa Tidak Pernah Sendiri di Dunia Ini

    Jangan pernah merasa sendiri di dunia, sebab meski tidak terlahir dalam keluarga yang utuh pun, kita terlahir dengan memiliki Zat Maha Besar yakni Allah SWT.

    Meski demikian, tidak salah untuk mencari seseorang yang dapat menjadi pendengar baik untuk diri kita, entah itu teman, saudara jauh atau sahabat.

    Seburuk apa pun penilaian orang lain, masih ada orang di sekitar kita yang menyayangi dan mendukung apa yang kerjakan, meski itu hanya satu orang saja.

    5. Selalu Bersyukur Atas Nikmat dari Allah SWT

    Cara mengatasi insecure dalam Islam yang tidak kalah penting yakni mensyukuri segala nikmat yang Allah beri.

    Orang yang tidak bersyukur atau kufur terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah SWT inilah yang disebut insecure, mereka akan mendapatkan ganjaran atas segala hal permasalahan yang mereka buat sendiri.

    Nah, itu dia cara mengatasi insecure dalam Islam. Tidak sulit bukan? Yuk, selaltu tanamkan rasa syukur atas segala sesuatu yang kita miliki dan stop membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain ya!