source-freepik.com

Engineering hotel adalah salah satu departemen paling vital keberadaanya di sebuah properti. Terlepas dari apapun tipe propertinya, baik itu villa, resort atau hotel.

Bagaimana tidak? Semua yang berkaitan dengan dengan alat, mesin, instalasi air,gas maupun listrik yang ada di hotel itu menjadi ranahnya departement engineering hotel. Bisa di bayangkan ketika occupancy sedang penuh, dan malam-malam listrik di hotel padam? Siapa yang paling pertama di cari?

Selain pemeliharaan, engineering hotel khususnya Director of Engineering ataupun Chief Engineering mempunyai tugas untuk menjaga dan meminimalisir sekecil mungkin energy cost yang dikeluarkan masing-masing items. Ini tujuannya untuk menekan fixed cost setiap bulannya.

Baca Juga : Tugas Chef dan Mitos Keliru Soal Chef

Nah untuk menekan inilah biasanya engineering hotel menyusun Saving Energy Program di tiap properti.

SAVING ENERGY MANAGEMENT PROGRAM

Tujuan dari program ini adalah seperti yang di uraikan di atas adalah untuk mengontrol dan mengelola penggunaan energy di semua property hotel secara tepat, effective dan efficient. Berikut bagian-bagiannya :

1. Membangun Komitment Management Terhadap Saving Energy Program

Langkah awal yang sangat penting bagi pimpinan manajemen sebuah hotel dan engineering hotel adalah dengan berkomitmen dalam upaya penghematan energi jangka panjang dan berkelanjutan.

Ini diwujudkan melalui: penyusunan kebijakan energy, pengalokasian sumber daya (team management energy), serta pro aktif mengkomunikasikan dan mensosialisasikan pentingnya upaya penghematan energi ke semua jajaran di organisasi.

2. Menyusun Kebijakan (Pemakaian dan Pengelolaan) Energy

Kebijakan dalam pemakaian dan pengelolaan energy merupakan dokumen singkat yang disusun oleh pimpinan hotel yang berisikan paling tidak tentang:

  • Komitmen akan perbaikan kinerja energy yang berkelanjutan
  • Komitmen untuk mengikuti segala peraturan yang berlaku sehubungan dengan penggunaan dan penghematan energy
  • Berupaya untuk melakukan pemilihan atau pembelian terhadap produk, desain atau layanan yang hemat energy
  • Kebijakan energy juga dapat berisikan target penghematan energy yang ingin dicapai apabila sudah dapat mengetahui potensi penghematannya

3. Membentuk Team Management Program

Team management Energy dapat terdiri dari perwakilan pihak management, diketuai oleh seorang manager energy dan dibantu dengan anggota team sejumlah 5 -10 orang yang terdiri dari HOD, SPV dan Staff.

Jumlah Team Manajemen Energy sangat tergantung dari kompleksitas sistem yang ada di hotel itu sendiri. Pada praktek umumnya, peran seorang Manager Energy dipegang oleh seorang DOE/ Chief Engineering, namun di Hotel peran tersebut akan dipegang oleh RM masing-masing property, dari pihak engineering hotel, DOE dan CE akan berperan sebagai Auditor untuk kemudian melaporkan hasil saving energy kepada Managing Director dalam hal ini (Owner Hotel)

Kebijakan dalam pemakaian dan pengelolaan energy merupakan dokumen singkat yang disusun oleh pimpinan hotel (RM) yang berisikan paling tidak tentang Anggota Team Manajemen Energy dapat disesuaikan dengan kapasitas/kompleksitas Bangunan Hotel dan berasal dari beberapa perwakilan divisi/department yang ada.

Misalnya dari Bagian Teknis/Engineering Hotel , Bagian Finansial/Accounting, Bagian Umum/komunikasi, front-line staff, dll. Hal ini menjadi upaya memberikan ruang kontribusi bagi staf di semua bagian untuk memastikan penghematan yang lebih besar dapat dicapai.

Tugas utama dari team management energy adalah sebagai penanggung jawab penggunaan dan pengelolaan energy yang tepat, effective dan efficient di hotel. Keberadaan team ini dapat membantu mendorong dan meningkatkan motivasi pelaksanaan penghematan energy di semua departemen yang terlibat.

Saving energy managemen program

4. Perencanaan Penghematan Energy

Dalam melakukan perencanaan usaha penghematan energi dapat dilakukan dengan beberapa tahapan kegiatan sebagai berikut:

  • Review Penggunaan Energi : Dari pihak engineering hotel dalam hal ini DOE dan CE akan mereview penggunaan energy secara keseluruhan di masing-masing property guna mendapatkan data yang real dari consumption energy setiap hari, setiap minggu dan setiap bulan bahkan setiap tahunnya.
  • Audit Energi : DOE dan CE dibantu Eng Scretary akan memonitoring Consumption Energy setiap Minggunya di semua property melalui data pencatatan KWH setiap harinya yang sudah dilakukan oleh engineering team di masing-masing property.
  • Pemilihan Prioritas dan Rencana Aksi : DOE dan CE akan membuat breakdown list nama- nama equipment secara detail termasuk waktu pengoprasiannya yang nanti akan dilampirkan secara detail pada point no 5 yaitu (Implementasi penghematan energy).

5. Implementasi Penghematan Energy

Berikut data dan ketetuan pengoprasian equiptment yang akan kita jadikan pedoman dalam melaksanakan Saving energy.

engineering hotel
engineering hotel

Note : untuk menjaga performa mesin tetap aman kita running pada pagi hari pada saat tarif PLN LWBP ( Luar Waktu Beban Puncak) untuk diketahui tariff WBP (Waktu Beban Puncak) terjadi pada jam 18.00 –22.00 jadi usahakan pada jam tersebut penggunaan semua mesin kita minimalis karena saat WBP tariff PLN akan menjadi 2x lipat dari tarif normal.

6. Monitoring dan penghitungan hasil penghematan energy

DOE dan CE dari sisi engineering hotel akan melakukan monitoring dan memastikan bahwa program Saving Energy ini berjalan dengan baik dan effective, sebagai tolak ukur dan pedoman tercapainya target dari program saving energy yang sudah dilakukan, maka DOE dan CE harus melakukan analisa perbandingan Consumption energy pada setiap akhir bulan, dan akan diteruskan serta dilaporkan kepada Managing Director dalam hal ini (Owner Hotel).

7. Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan

Disetiap awal bulan, Management akan mengevaluasi hasil dari program saving energy yang sudah berjalan pada bulan sebelumnya, dan bilamana ditemukan hal yang berpotensi untuk melakukan peningkatan serta pengembangan program Saving energy maka management akan melakukan perbaikan berkelanjutan, yang akan disusun dan dibahas secara bersama dan mendapatkan approval dari Managing Director dalam hal ini (Owner Hotel).

Referensi : Pandhu Wijaya – Director of Engineering