Sales Counter VS Sales Executive, Pengertian, Tugas, dan Perbedaannya

Sales Counter adalah salah satu profesi yang saat ini sedang diminati oleh banyak orang. Setiap perusahaan produksi, biasanya akan memiliki posisi pekerjaan ini untuk menjual produk di setiap konter secara lebih luas.

Biasanya, seorang sales counter akan mempromosikan maupun menjual berbagai produk yang telah tersedia di konter tertentu.

Dengan adanya sales counter seperti ini, penjualan produk dari perusahaan dapat terus mengalami peningkatan yang menguntungkan.

Pengertian Sales Counter Adalah?

Dalam hal ini, keuntungan tidak hanya dirasakan oleh seseorang yang mengambil pekerjaan itu saja, tapi profesi ini juga dapat memberikan keuntungan yang maksimal kepada perusahaannya sendiri.

Sebab, tugas utama dari sales counter adalah memberikan pelayanan terbaik kepada para konsumen.

Sementara itu, untuk pengertian dari profesi sales counter itu sendiri sebenarnya adalah sebuah profesi yang mengharuskan seseorang untuk menjual produk maupun melayani konsumen sebaik mungkin.

Yang dimaksud konsumen disini adalah semua pembeli yang datang ke konter penjualan produk.

Misal, dalam dunia hospitality atau perhotelan biasanya petugas front office juga punya peran sebagai sales counter. Karena ia bertanggung jawab pada terjadinya konversi pengunjung menjadi pelanggan.

Sebagai sales counter, maka front office wajib membuat tamu yang datang ke sebuah hotel lanjut untuk memesan kamar yang ada di hotel tersebut.

Perlu diketahui, yang demikian disebut dengan teknik up-selling di dunia perhotelan.

Dengan memberikan pelayanan terbaik kepada para konsumen, hal ini dapat membuat citra perusahaan semakin terlihat baik, serta dapat membuat banyak konsumen merasa tertarik untuk membeli produk yang dipajang di konter tersebut.

Maka dari itu, sebagai sales counter seseorang harus memiliki sifat yang ramah dan rendah hati.

Dengan adanya sales counter yang ramah dan rendah hati, maka konsumen akan lebih mudah untuk merasa puas, dan dapat meningkatkan peluang untuk konsumen tersebut kembali membeli produk itu.

Tugas Sales Counter yang Cukup Beragam

Setiap profesi pasti akan memiliki tugas yang berbeda satu sama lain.

Maka dari itu, ketika melamar pekerjaan, baik pihak perusahaan maupun pelamar wajib menyesuaikan posisi pekerjaan dengan kemampuan yang dimiliki oleh pelamar pekerjaan tersebut.

Hal ini juga berlaku pada profesi sales counter. Profesi ini memiliki tugasnya tersendiri, yang akan sangat berkaitan dengan penjualan produk tertentu di sebuah konter.

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa menyimak beberapa daftar tugas sales counter berikut ini:

1. Menjual Produk

Sesuai dengan namanya, salah satu tugas utama dari profesi sales counter adalah menjual produk-produk tertentu yang ada di konter yang telah disediakan oleh pihak perusahaan produksi. Biasanya, ada misi tertentu yang harus dipenuhi oleh seorang sales counter.

Misal seperti setiap hari seorang sales counter harus bisa menjual produk dalam jumlah yang telah ditentukan oleh perusahaan. Namun, hal ini tidak akan berlaku di setiap perusahaan, karena setiap perusahaan pasti akan memiliki kebijakan yang berbeda-beda di dalamnya.

2. Menawarkan dan Memberi Informasi Lengkap terkait Produk yang Dijual

Untuk meningkatkan angka penjualan produk, ada baiknya jika sales counter cermat dalam mencari cara untuk menawarkan produk yang sedang dijual tersebut.

Penawaran ini wajib dilakukan dengan cara yang tepat, dan yang pasti harus bisa memikat hati para konsumen.

Selain itu, dengan memberikan pelayanan terbaik kepada para konsumen pun juga bisa dianggap sebagai penawaran menarik yang dapat memikat hati para konsumen.

Salah satu cara dalam memberikan pelayanan terbaik adalah dengan memberikan informasi lengkap terkait produk yang sedang dijual.

Dalam hal ini, seorang sales counter dapat memberikan semua informasi secara rinci tentang produk tersebut, sehingga konsumen dapat menilai apakah produk tersebut dapat memenuhi kebutuhannya atau tidak.

3. Melaporkan Aktivitas Penjualan kepada Atasan

Aktivitas penjualan wajib dipantau secara tepat. Dalam hal ini, tidak boleh ada kesalahpahaman antara pihak sales counter maupun pihak atasan, sehingga disarankan bagi para sales counter untuk selalu melaporkan semua hasil dari aktivitas penjualan kepada atasan secara rutin.

Laporan ini biasanya juga dapat berupa sebuah dokumen yang menampilkan semua kegiatan penjualan yang sudah terjadi.

Di dalam dokumen ini nantinya akan terdapat semua data dari mulai jenis produk yang terjual, jumlah produk yang terjual, hingga nilai jual yang berhasil didapatkan.

Semua data ini harus sesuai, sehingga tidak terjadi miss communication antara satu pihak dengan pihak lainnya.

4. Mempertahankan dan Menjaga Hubungan dengan Konsumen

Hubungan antara sales counter dengan konsumen bisa dibilang cukup erat. Sebab, konsumen akan melihat pelayanan yang diberikan oleh sales counter ketika mengunjungi sebuah konter tertentu.

Dengan melihat pelayanannya ini, konsumen dapat menilai kualitas dari perusahaan tersebut.

Dengan demikian, seorang sales counter wajib mempertahankan serta menjaga hubungannya dengan konsumen, supaya konsumen dapat kembali lagi untuk membeli produk yang ditawarkan lainnya.

Tentu saja tugas yang satu ini akan membawa keuntungan yang maksimal terhadap perusahaan.

5. Mencari dan Mempersiapkan Prospek Baru

Tugas lain dari seorang sales counter ialah mencari dan mempersiapkan prospek baru para konsumen.

Meskipun jika dilihat secara kasat mata tugas ini tergolong mudah, akan tetapi kenyataannya tugas ini cukup sulit untuk dilakukan.

Dengan melihat tugas ini, bisa disimpulkan bahwa semua tugas yang harus menjadi tanggung jawab dari seorang sales counter akan selalu berkaitan dengan konsumennya.

Maka dari itu, di awal kami mengatakan tugas utama dari sales counter ialah memberikan pelayanan terbaik kepada para konsumen.

Perbedaan Sales Counter dengan Sales Executive

Meski memiliki nama yang terlihat mirip, pada dasarnya profesi sales counter dan sales executive adalah jenis profesi yang berbeda.

Perbedaannya dapat dilihat dari segi pengertiannya, maupun dari segi tugas atau tanggung jawabnya.

Untuk bisa membedakan kedua jenis profesi ini secara lebih mudah, kamu bisa memperhatikan pengertian dan tugas dari profesi sales executive berikut ini:

1. Pengertian Sales Executive

Sales executive adalah sebuah profesi dalam tim penjualan yang membantu perusahaan dalam penjualan produk yang memenuhi target pasar.

Cukup berbeda dengan sales counter, untuk sales executive sendiri memiliki tugas yang lebih rumit.

Jadi, bisa dipastikan meskipun memiliki pengertian yang hampir sama, tetapi posisi sales executive akan lebih tinggi dibanding sales counter, karena sales executive dapat menjadi ujung tombak bagi sebuah perusahaan dalam menghasilkan keuntungan yang maksimal.

2. Tugas Sales Executive

Seperti yang sudah kami katakan sebelumnya, perbedaan antara sales counter dengan sales executive akan terletak pada pengertiannya dan juga tugasnya. Dengan demikian, tugas dari profesi ini pun juga akan berbeda.

Berikut adalah beberapa tugas dari profesi sales executive yang perlu kamu ketahui:

  • Memberi informasi lengkap tentang produk yang sedang dijual kepada para konsumen
  • Memenuhi target penjualan
  • Menghasilkan prospek penjualan yang baik
  • Memelihara basis data consumer relationship management
  • Melakukan presentasi untuk proses penjualan
  • Menjaga hubungan yang baik dengan konsumen
  • Mempersiapkan dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan penjualan
  • Menghadiri pameran dagang
  • Meninjau kinerja penjualan dengan baik

Akhir Kata

Dapat dipastikan bahwa profesi sales counter adalah sebuah profesi yang menarik untuk dibahas, karena profesi ini punya peran yang vital bagi sebuah bisnis.

Entah itu bisnis barang maupun jasa dan pelayanan seperti hotel yang mengusung industri hospitality.

Dengan memahami penjelasan di atas, kami yakin kamu bisa lebih mengenal tentang profesi ini.

SHARE:

Seorang traveller, penyuka dunia perhotelan dan pariwisata Indonesia. Ingin berbagi inspirasi melalui tulisan.

Tinggalkan komentar