Lundry Section
ilustrasi : freepik.com

Laundry section adalah merupakan salah satu bagian dari team housekeeping yang mempunyai tugas untuk mencuci segala linen dan kain hotel dan mencuci pakaian dari tamu juga.

Tentunya keberadaan laundry section team dalam hal ini sangat penting berkaitan dengan kebersihan kain ataupun linen yang ada di hotel. Karena tamu sebagian waktunya akan dihabiskan di kamar, oleh karena itu sudah menjadi keharusan dari pihak hotel menggunakan linen yang bersih dan terpelihara dengan baik.

Untuk mengantisipasi hal tersebut maka perlu perawatan dan menjaga kebersihannya, sehingga paratamu akan merasa nyaman dan betah tinggal dikamar.

Keberadaan laundry section disuatu hotel di tentukan oleh besar kecilnya hotel yang bersangkutan dan perhitungan budget/biaya. Biaya yang diperlukan untuk diperlukan untuk memiliki fasilitas laundry yang lengkap sangat besar. Tidak semua hotel mampu memiliki fasilitas laundry yang lengkap.

Sejarah Laundry

Laundry dulunya menggunakan suatu aliran air guna membersihkan dari partikel-partikel noda dan bau pakaian yang tidak sedap. Mereka biasanya
memukul dengan menggunakan alat pemukul kayu.

Dengan menggunakan papan mereka menggosokan pakaian mereka distasnya sehingga partikel dari kotoran kotoran yang ada menjadi pecah dan terurai. Begitupun dengan batu mereka memukul-mukulkan pakaian mereka diatas batu dengan tujuan yang sama.

Metode ini banyak digunakan didaerah-daerah bahkan di Amerika utara dan diidentifikasi di Jepang pun menggunakan metode yang sama pada jaman dahulu. Sedangkan deterjen yang biasanya pada masa itu, mereka lebih banyak menggunakan akar-akaranselain air.

Bahkan ada yang menggunakan sabun yang diambil dari lemak hewan. Sabun ini digunakan oleh orang-orang eropa.
Proses pencucian pun ada yang menggunakan ember yang besar dan terbuat dari metal dengan merendam dan merebus pakaian tersebut sehingga dengan air panas itu bisa mengangakat partikel- partikel noda yang melekat. Nah setelah direbus pakaian itu akan dipindahkan ke ember satunya dengan menggunakan air yang hangat untuk pembilasan.

Singkat ceritanya sampai di awal abad ke 20 seiring ditemukannya dengan listrik mulailah ditemukan mesin cuci dengan menggunakan penggerak otomatis yang menggantikan mesin penggerak manual yang di
pelopori oleh The Mangle, mereka membuat inovasi pada masanya dengan menggunakan double tub dalam satu mesin sehingga lebih mempercepat proses pencuciannya.

Sruktur Organisasi Laundry Section di Hotel

Laundry Section

Tugas Laundry Manager

Secara general seorang Laundry Manager bertugas Memastikan kelancaran operasional di laundry section, melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara mengenai kondisi peralatan dengan tetap memnuhi standar yang telah ditetapkan.

Uraian Tugas :

  • Melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara continue terhadap pencucian pakaian tamu, staff, uniform pegawai dan linen hotel.
  • Memeriksa secara rutin mengenai kondisi peralatan didalam upaya memelihara peralatan tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan.
  • Menyusun budget setiap tahun
  • Menyusun program kerja bulanan untuk satu tahun serta melaporkan hasilnya setiap awal bulan.
  • Bertanggung jawab terhadap produktivitas semua anggota team linen

Tugas Assistance Laundry Manager

  • Memeriksa semua pencatatan items yang dicuci ke laundry
  • Membantu laundry manager menyusun budget tahunan
  • Mengatur schedule kerja dan penugasan bawahan sehingga semua tempat terisi demi kelancaran operasional laundry
  • Memperhatikan dan meneliti cara kerja bawahan yang menyangkut kwalitas dan kesehatan serta keselamatan kerja dan standar hasil kerja.
  • Meneliti pemakaian supplies agar sesuai dengan dengan ukuran yang telah ditetepkan untuk menghindari pemborosan.
  • Menampung dan menangangani keluhan tamu mengenai laundry dan apabila tidak dapat menyelesaikan disampaikan kepada atasan atau Duty Manager

Tugas Guest Laundry Supervisor

  • Memerikasa sisa cucian hari sebelumnya sesuai dengan permintaan untuk didahulukan
  • Memisahakan dan meneliti pakaian tamu yang baru diterima untuk mengetahui yang perlu express service, klo ada yang robek, ada yang luntur atau noda, menyampaikan kepada
  • tamutentang kondisi pakaiannya melalui telephone atau memo kalau tamunya tidak ada dikamar
  • Memperhatikan dan mengingatkan guest washer mengenai penggunaan supplies sesuai dengan standardkan prosedur yang telah ditetapkan
  • Meneliti pakaian tamu yang telah diproses sebelum dikirim ke kekamar
  • Menyusun daftar kebutuhan supplies dan menyampaikan kekurangan persediaan

Tugas House Laundry Supervisor

  • Menerima form valet control berdasarkan order tamu dan salinan list of voucher untuk mengetahui cucian yang akan dikirim kelaundry service yang diperlukan
  • Memberikan perhatian khusus kepada tamu VIP atau tamu yang memerlukan service cepat demi kepuasan tamu
  • Menyimpan pakaian tamu yang telah selesai diperoses dilaundry atas permintaan tamu dalam kalau misalnya tidur di luar hotel.
  • Meneliti guest laundry list sebelum mengirim pakaian tamu ke kamar sesuai dengan jenis, jumlah dan cara pencucian sebai tertera di dalam laundry list.
  • Menghubungi Duty Manageruntuk memesukan pakaian tamu yang kamarnya D.C D atau D.L.
  • Memeriksa valet rak dan mencatat hanger kawat yang keluar.

Tugas Checker

  • Mengecek setiap laundry bag apakah cuciannya sesuai dengan laundry list yang menyertainya.
  • Memeriksa setiap cucian, mengenai jenisnya, jumlah tiap jenis cucian, service yang diminta oleh tamu, no. kamar tamu. Bila ada perbedaan jumlah tiap jenis cucian dengan yang tertulis dalam laundry list maka harus segera memberitahukan kepada Valet atau Supervisor.
  • Memeriksa cucian, barangkali ada berang yang terbawa di dalam saku pakaian. Segera beritahukan kepada supervisor bila menemukannya
  • Memisahkan pakaian yang menghendaki sepesial service , express service/urgent, untuk didahulukan penanganannya
  • Mengecek cucian barangkali ada yang terkena noda. Checker harus memberitahukan kepada washer agar diproses secara khusus.
  • Mengecek cucian mengkin ada kancing baju yang terlepas, jahitan yang robek dan lain-lainnya
  • Bila menemukannya kembalikan kepada seamstress/tailor agar diperbaiki.
  • Memeriksa cucian-cucian yang telah selesai dicuci barangkali masih ada yang belum bersih. Bila menemukannya, kembalikan ke Washer agar dicuci kembali.
  • Memperhatikan orderan tamu, misalnya ada cucian-cucian yang diminta di kanji, dicuci secara manual, di hanger, dipack dan lain-lain.
  • Melipat dan membungkus dengan plasik bag cucian-cucian yang kecil-kecil yang telah selesai dicuci, diseterika (seperti kaos kaki, kaos singlet, sapu tangan dan sebagainya)
  • Pakaian-pakain yang besar dihanger, ditata didalam trolley besar beserta laundry list sesuai dengan nomor kamar masing-masing, agar tidak kusut; misalnya jas, hem lengan panjang, long dress dan lain-lain.
  • Cucian-cucian tadi disisapkan di linen trolley lengkap dengan laundry list untuk dikirim ke tiap kamar oleh Valet

Tugas Marker

  • Memberikan tanda atau kode pada pakaian tamu hotel yang dicuci ke laundry, sehingga checker dengan mudah dapat mengumpulkan dan mengelompokan cucian tamu dan terhindar terjadinya kekeliruan didalam mengembalikan cucian tamu.
  • Memisahkan-misahkan cucian berdasarkan : Proses penanganan (washing/laundry, press only, dry cleaning), Jenis bahan(jeans, katun, dan lain-lain) Warna cucian (warna putih tidak dicampur dengan dengan warna kuning, merah, hijau dan sebagainya, biar tidak kelunturan), Tingkat kekotorannya, (misalnya yang terkena lumpur, tanah dan lainnya agar tidak mengotori yang lainnya).
  • Setelah cucian dipisah-pisahkan, marker kemudian menyerahkannya ke Washer untuk diproses sedangkan laundry list diberikan kepada Office Clerk/Order Taker.

Tugas Washer

  • Memeriksa noda dan kootoran yang melekat pada cucian dan menyikatnya
  • Memisah-misahkan cucian menurut jenis, warna dan tingkat kekotorannya
  • Memasukkan cucian-cucian yang halus dan kecil kedalam net agar tidak hilang atau rusak, lalu memasukkannya ke dalam washing machine untuk dicuci bersama-sama dengan cucian yang lain.
  • Mencuci dengan tangan cucian-cucian yang halus (kecil) yang tidak dapat dicuci dengan washing machine
  • Memindahkan cucian-cucian yang sudah dicuci dengan washing machine ke machine extractor.
  • Memindahkan semua cucian yang sudah diperas ke dalam drying tumbler untuk dikeringkan.
  • Mengeringkan cucian yang tebal seperti kaos dan handuk dengan drying tumbler
  • Mengeluarkan pakaian-pakaian dan linen yang sudah kering dari drying tumbler untuk diserahkan kepada presser supaya disetrika.
  • Menyerahkan cucian yang tipis dan halus, setelah dicuci kemudian digantung/dihanger, bila sudah kering, kepada peresser agar segera disetrika

Tugas Presser

  • Membuka kran steam dan membersihkan flat (alat pengepres) dengan lilin
  • Menyetrika semua pakaian tamu, pegawai sesuai dengan prosedur dan setandar yang telah ditetapkan
  • Melaporkan pakaian tamu yang masih ada noda, robek atau warnanya luntur kepada atasan agar dapat penanganan lebih lanjut.
  • Menggantung dan melipat pakaian setelah selesai diproses sesuai dengan permintaan
  • Memeriksa kondisi mesin apabila terdapat gangguan dan melaporkan keatasaan untuk mendapatkan penanganan.

Tugas Mengler

  • Memeriksa kondisi mesin, apron, padding, tali pengantar, balt dan menaruh lilin pada roll untuk melicinkan dan apabilla ada kerusakan segera melaporkan kepada atasan untuk mendapatkan perbaikan
  • Menyetel switch pada ironer sesuai dengan ketentuan, membuka steam, angin, pembuangan air steam, dan menutup apabila selesai digunakan.
  • Menyisihkan dan mengumpulkan linen yang masih ada nodanyadan yang kurang baik presannya untuk dibersihkan kembali dan dipres kembali.
  • Mengumpulkan linen yang robek dan melaporkan kepada atasan untuk mendapatkan penanganan kembali.

Baca Juga : Jenis Laundry Di Hotel dan Penentuan Harganya

Tugas Dry Cleaning Operator

  • Memeriksa kondisi mesin Dry Cleaning, kebutuhan akan solvent
  • Mengisi solvent menurut akuran yang telah ditetapkan.
  • Mengelompokkan pakaian yang akan di dry clening sebelum diproses dengan memperhatikan jenis kain, warna, kadar kotoran serta kalau ada noda
  • Menghilangkan noda yang ada pada pakaian yang masih kotor, kemudian mulai diproses dengan Dry Cleaning.
  • Mencuci dengan tangan pakaian yang tidak bisa dicuci dengan mesin cuci dengan mesin cuci.
  • Mengumpulkan pakaian yang telah selesai diproses dan menyerahkan kepada checker untuk dicek.
  • Melakukan destilasi terhadap mesin cuci kering sesuai dengan jadwal pembersihan

Tugas Order Taker

  • Menerima telepon yang ditujukan Laundry and Dry Cleaning Service Section, baik itu dari tamu yang ada dikamar maupun dari seluruh departemen serta seksi yang ada di dalam hotel hotel tersebut.
  • Mengerjakan administrasi laundry section, seperti :
  1. Membuat laundry voucher/bill cucian tamu dan segera mengirimkam nya ke Front Office Cashier untuk ditagihkan saat tamu check out.
  2. Membuat laporan harian, mingguan maupun bulanan atas penggunaan obat-obat pencuci.
  3. Membuat laporan untuk atasan mengenai obat-obat pencuci yang hamper habis, agar dibelikan.
  4. Membuat laporan harian dan mingguan mengenai penghasilan dari laundry.
  5. Membuat Purchase Requestition dengan persetujuan atasan atas obat-obat pencuci yang hampir habis. Purchase Requestition adalah permintaan pembelian barang yang ditunjukkan kepada Purchasing Departemen.
  6. Membuat Store Requestition atas persetujuan atasan untuk meminta atau mengambil barang di gudang.
  7. Membuat Work Order kepada Engineering Departement (Repair and Maintenance) bila ada kerusakkan alat-alat / mesin-mesin di laundry, supaya segera dperbaiki, dengan persetujuan atasan.