Category: Doa & Dzikir

  • Doa Masuk WC dan Keluar WC yang Benar Sesuai Sunnah

    Doa Masuk WC dan Keluar WC yang Benar Sesuai Sunnah

    Doa masuk WC sering sekali terlupakan ketika seorang Muslim akan melakukan buang hajat. Jika kita akan melakukannya, kita masuk WC, buang hajat, lalu keluar dengan perasaan lega. Sering sekali kita melupakan untuk membaca doa.

    Padahal kamar mandi atau WC biasanya menjadi tempat setan untuk menggoda kita. Seperti yang kita tahu, setan merupakan musuh nyata bagi manusia. Mereka akan selalu melakukan apapun demi menyesatkan kita untuk berpaling dari Allah SWT.

    Sudah tidak terbantahkan bahwa kita selalu beribadah dan berdoa demi perlindungan Allah SWT. Membaca doa sebelum masuk WC tentu menjadi bentuk permohonan kita agar Allah SWT melindungi kita dari godaan setan yang keji dan mungkar.

    Nah, ada baiknya kita mempelajari doa masuk wc atau kamar mandi agar kita bisa tetap dalam perlindungan Allah SWT. Membaca doa yang tepat dan sesuai sunnah juga akan mendatangkan pahala bagi kita.

    Inilah Cara Setan Menggoda Kita di Kamar Mandi

    Seperti yang kita sudah tahu, setan dan jin menjadikan kamar mandi di rumah kita sebagai sarangnya, apalagi yang kotor sekalipun. Tujuannya agar mereka dapat menjerumuskan kita ke dalam kesesatan. Pasalnya, mereka ingin kita menemaninya di neraka kelak.

    Sering sekali kita lupa membaca doa masuk WC sebelum kita melakukan buang hajat atau mandi. Tapi banyak dari kita ternyata tidak menyadari bahwa setan menggunakan kesempatan iu untuk menggoda kita

    Berikut adalah berbagai cara setan menggoda kita di kamar mandi:

    1. Sangat Lama Menghabiskan Waktu di Kamar Mandi

    Ternyata setan sangat menyukai kalau kita berlama-lama di kamar mandi. Pasalnya, ini menjadi cara mereka dalam menggoda manusia karena kamar mandi ibaratnya sebuah markas.

    Para ulama merekomendasikan kita agar segera keluar dari kamar mandi agar tidak terlalu terjerumus godaan setan. Sudah sepantasnya kita sebagai umat Muslim agar berdoa dan memohon perlindungan dari godaan makhluk keji dan mungkar itu.

    Baca juga: Cara Menjamak Sholat Maghrib di Waktu Isya (Jamak Takhir)

    2. Bernyanyi dan Berbicara Sendiri

    Umumnya, kita sering sekali menggunakan kamar mandi sambil bernyanyi dan berbicara sendiri sebagai cara agar melepas penat. Tapi ini ternyata menjadi bentuk dari godaan setan.

    Para ulama sepakat bahwa bernyanyi atau berbicara sendiri di kamar mandi adalah makruh. Makruh sendiri merupakan perbuatan yang sebaiknya tidak dilakukan, tapi tidak berdosa. Meski begitu, lebih baik meninggalkan perbuatan itu.

    3. Membiarkan Baju Kotor Tetap Berada di Kamar Mandi

    Membiarkan baju kotor tetap tergantung dan menumpuk kamar mandi juga merupakan salah satu tipu daya setan. Ada kemungkinan kita sampai malas mengeluarkannya dari kamar mandi, sehingga hal ini sangat setan sukai.

    Baju kotor saja sudah mengandung bakteri jahat. Jika sampai menumpuk, bakteri akan berkembang biak dengan cepat, apalagi kalau di kamar mandi. Tidak jarang hal ini akan memunculkan penyakit dan kesehatan tubuh jadi terganggu.

    Baca juga: Doa Ketika Hujan Lebat, Ketika Reda, Arab, Latin & Artinya (Allahumma Shoyyiban Nafi’an)

    4. Berwudhu sambil Tidak Berpakaian

    Jika mandi sebelum waktu shalat, sering sekali kita berwudhu setelahnya tanpa mengenakan sehelai benang satupun. Akan tetapi, ini juga menjadi salah satu dari godaan setan di kamar mandi.

    Allah SWT lebih menyukai hamba-Nya yang menutup aurat. Godaan setan yang membuat kita berwudhu sambil tidak berpakaian tentu menjadi dorongan agar kita melanggar larangan-Nya.

    5. Merencanakan Tindakan Kejahatan

    Jika tiba-tiba mendapat sebuah ide cemerlang saat berada di kamar mandi, sebaiknya kita berpikir lagi. Sering sekali ide yang muncul ini merujuk pada tindakan dengan niat buruk, termasuk kejahatan dan asusila.

    Tentu saja, hal ini menjadi bentuk dari godaan setan agar kita melakukan tindakan buruk yang tidak diperbolehkan dalam agama. Tidak heran kamar mandi ibaratnya menjadi senjata setan agar kita terjerumus dalam perbuatan keji dan mungkar.

     6. Lupa Melantunkan Bacaan Doa Masuk WC

    Terakhir, ironisnya, setan mendorong kita agar lupa membaca doa sebelum masuk kamar mandi. Ini mempermudah setan agar dapat meluncurkan tipu dayanya terhadap manusia.

    Padahal, membaca doa masuk WC bisa membantu kita terlindungi dari godaan jin dan setan. Sebaiknya kita ubah kebiasaan itu dengan melantunkan doa sebelum masuk kamar mandi. Niscaya, pandangan setan terhadap kita akan tertutupi.

    Adab saat Kita Berada di Kamar Mandi

    Saat kita berada di kamar mandi, sering sekali kita lupa melakukan berbagai adab yang sudah ditetapkan untuk umat Muslim. Ini wajib kita lakukan agar kita terlindung dari kejadian yang tidak diinginkan dan juga godaan setan.

    Berikut adalah beberapa adab yang wajib kita terapkan saat buang hajat di kamar mandi.

    1. Membaca doa masuk WC

    2. Masuk WC dengan menggunakan kaki kiri terlebih dahulu. Lalu keluar menggunakan kaki kanan terlebih dahulu.

    3. Tidak menghadap kiblat saat buang air kecil atau buang air besar

    4. Tidak membersihkan kemaluan dengan tangan kanan.

    5. Benar-benar membersihkan anggota tubuh dari najis. Setidaknya bersihkan tiga kali atau sesuai kebutuhan.

    6. Sebaiknya berjongkok saat buang hajat

    7. Menutup diri dari pandangan saat buang hajat, yaitu tutup dan kunci pintu WC rapat-rapat.

    8. Tidak buang air pada air yang tidak mengalir atau genangan air seperti baskom atau ember.

    Doa Masuk Kamar WC beserta Artinya

    Doa Masuk Kamar WC beserta Artinya

    بِسْمِ اللهِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

    Latinnya: Bismillaahi, Allaahumma Innii A’uudzu bika Minal Khubutsi Wal Khabaa-its

    Arti doa masuk WC: “Dengan menyebut nama Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada Allah dari jin laki-laki dan jin perempuan”

    Doa Keluar Kamar Mandi beserta Artinya

    غُفْرَانَكَ

    Ghuf-raanak

    Arti doa keluar kamar mandi: “Ya Allah, hamba memohon ampunan Mu”

    Bagaimana Jika Lupa?

    Ada kalanya kita sering lupa membaca doa masuk WC. Namun, saat kita terlanjur masuk, terkadang kita ingin sekali membaca doa atau berdzikir. Ibnu Mundzir menjelaskan hal ini melalui riwayat dari Ikrimah – murid Ibnu Abbas –

    لا يذكر الله وهو على الخلاء بلسانه ولكن بقلبه

    Tidak boleh menyebut nama Allah dengan lisan ketika di dalam WC, namun disebut namanya dalam hati. (al-Ausath, 1/341).

    Jadi apa yang harus kita lakukan kalau tidak boleh berdzikir saat buang hajat? Para ulama telah memberi rincian bahwa jika kita lupa membaca doa sebelum masuk WC, lakukanlah dalam hati dan bukan dalam ucapan.

    Hal ini juga dijelaskan oleh at-Thahthawi dalam Hasyiyah (catatan pinggir) untuk kitab Maraqi al-Falah sebagai berikut:

    وإن نسي ذلك أتى به في نفسه لا بلسانه

    Jika dia lupa, maka dia membacanya di batin bukan di lisan. (Hasyiyah al-Tahtawi, 1/51).

    Manfaat Baca Doa Masuk WC

    Tujuan utama untuk membaca doa sebelum masuk kamar mandi agar kita terlindung dari godaan setan. Seperti yang sudah diketahui, kamar mandi atau WC menjadi markas utama atau tempat tinggal setan.

    Hal ini senada dengan penjelasan Syekh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah sebagai berikut:

    ولأن هذا المكان مأوى الخبثاء فهو مأوى الشياطين، فناسب أن يستعيذ عند ذلك حتى لا يصيبه الخبث وهو الشر ولا الخبائث وهي النفوس الشريرة

    “Karena WC / kamar mandi adalah tempat persembunyian hal yang keji; tempat persembunyian setan-setan. Sehingga tepat ketika seorang masuk WC / kamar mandi berlindung dari setan-setan tersebut.

    Agar dia tidak terkena keburukan atau bahaya dari jiwa-jiwa yang jahat.” (Dikutip secara ringkas dari kitab Bidayatul Faqih, ringkasan Syarah Al-Mumti’ karya Syekh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin).

    Selain itu, berikut adalah berbagai manfaat yang bisa kita dapatkan saat melantunkan bacaan doa masuk wc dan keluar wc.

    1. Mendapat perlindungan dari Allah SWT terhadap godaan jin dan setan

    2. Sebagai bentuk rasa syukur pada Allah SWT

    3. Mendapat pahala

    Itulah pembahasan doa masuk WC dan keluar WC yang tepat dan sesuai sunnah. Semoga kita tidak lupa lagi untuk mengucapkannya ya!

  • Doa Melembutkan Hati Anak yang Keras Kepala dalam Islam

    Doa Melembutkan Hati Anak yang Keras Kepala dalam Islam

    Tidak sedikit anak yang mempunyai sikap keras kepala dan susah diatur. Apakah anak kamu salah satunya? Jika iya, yuk coba amalkan doa melembutkan hati anak yang keras kepala di bawah ini!

    Seperti yang kita tahu bahwa anak adalah anugerah terindah dari Allah SWT bagi setiap orang tua. Namun, tidak jarang anak-anak juga menjadi cobaan bagi orang tua, terutama jika mereka bersikap keras kepala dan tidak mau mendengarkan nasihat.

    Hal tersebut tentu membuat orang tua merasa khawatir, sedih, dan marah. Lalu, bagaimana cara mengatasi anak yang keras kepala?

    4 Doa Melembutkan Hati Anak yang Keras Kepala

    Apakah ada doa yang bisa melembutkan hati anak yang keras kepala? Yuk, simak artikel di bawah ini sampai habis!

    1. Doa Agar Anak Menjadi Penurut dan Tidak Keras Kepala

    Doa yang pertama adalah doa yang diambil dari surat Al-Furqan ayat 74, yaitu sebagai berikut:

    وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ

    إِمَامًا

    Bacaan latin: Wallażīna yaqụlụna rabbanā hab lanā min azwājinā wa żurriyyātinā qurrata a’yuniw waj’alnā lil-muttaqīna imāmā.

    Artinya: Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Furqan: 74).

    Supaya anak bisa menjadi penurut dan tidak keras kepala memang tidaklah mudah, hal ini sebagaimana firman Allah SWT yang menjelaskan kalau anak juga bisa menjadi cobaan untuk orang tua, yaitu sebagai berikut:

    إِنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَأَوْلَٰدُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَٱللَّهُ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٌ

    Bacaan latin: Innamā amwālukum wa aulādukum fitnah, wallāhu ‘indahū ajrun ‘aẓīm.

    Artinya: “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. At-Taghabun: 15).

    Baca juga: Doa sebelum Berhubungan Suami Istri dan Lengkap dengan Artinya

    2. Doa Melembutkan Hati Anak Agar Tidak Tumbuh Keras Kepala

    pada doa ini berisikan agar anak tidak tumbuh keras kepala, memiliki hati yang lembut dan menjadi anak yang saleh dan salihah. Doanya adalah sebagai berikut:

    Bacaan latin: Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik.

    Artinya: “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu dan ketaatan kepada-Mu.”

    3. Doa Melembutkan Hati Anak dan Memberikan Rezeki Kepada Mereka

    Doa yang satu ini adalah doa yang mengandung nama Allah Al-Latif, yaitu berarti Yang Maha Lembut. Dengan berdoa dengan nama ini, kita memohon agar Allah SWT memberikan kelembutan hati kepada anak dan memberikan rezeki yang baik kepada mereka.

    Doanya yaitu sebagai berikut:

    ٱللَّهُ لَطِيفٌۢ بِعِبَادِهِۦ يَرْزُقُ مَن يَشَآءُ ۖ وَهُوَ ٱلْقَوِىُّ ٱلْعَزِيزُ

    Bacaan latin: Allāhu laṭīfum bi’ibādihī yarzuqu may yasyā`, wa huwal-qawiyyul-‘azīz.

    Artinya: “Allah Maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada yang di kehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. As-Syura: 19).

    4. Doa Cara Meneguhkan Hati Anak dan Menjadi Teladan Rasulullah SAW

    Selanjutnya adalah doa yang mengandung nama Allah Al-Muqallib, yaitu berarti Yang Maha Membolak-balikkan Hati. Dengan berdoa dengan nama ini, kita memohon agar Allah SWT meneguhkan hati anak di atas agama-Nya dan menjadikan mereka mengikuti teladan Rasulullah SAW.

    Doanya adalah sebagai berikut:

    لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ

    وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا

    Bacaan latin: Laqad kāna lakum fī rasụlillāhi uswatun ḥasanatul limang kāna yarjullāha wal-yaumal-ākhira wa żakarallāha kaṡīrā.

    Artinya: ”Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21).

    Baca juga: Contoh Ceramah Singkat tentang Ibu ini Bisa Jadi Referensi

    7 Cara Mengajarkan Anak Agar Tidak Keras Kepala

    1. Membiarkan Anak Belajar dari Pengalaman

    Jika anak melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan Anda, jangan langsung marah atau melarang, tetapi biarkan mereka merasakan akibatnya.

    Misalnya, jika anak tidak mau makan sayur, jangan paksa mereka untuk makan, tetapi beri tahu mereka bahwa sayur baik untuk kesehatan dan pertumbuhan mereka.

    Karena kalau anak merasa lemas atau sakit karena kurang gizi, mereka akan sadar bahwa makan sayur penting

    2. Jangan Menghakimi atau Menyalahkan Anak

    Jika anak melakukan kesalahan atau gagal dalam sesuatu, jangan langsung mengkritik atau mengejek mereka, tetapi beri dukungan dan motivasi.

    Tunjukkan bahwa kamu peduli dan menghargai usaha mereka. Hal ini akan membuat anak merasa dihargai dan percaya diri.

    3. Ajarkan Anak Tentang Tanggung Jawab

    Anak perlu belajar bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, baik positif maupun negatif. Beri anak tugas-tugas yang sesuai dengan usia dan kemampuan mereka

    Seperti merapikan mainan, membantu pekerjaan rumah tangga, atau menabung uang saku. Beri pujian atau hadiah jika anak berhasil menyelesaikan tugasnya, dan beri sanksi atau hukuman jika anak melanggar aturan.

    4. Jangan Biarkan Ada Perdebatan

    Jika anak bersikap keras kepala dan tidak mau mendengarkan kamu, jangan terlibat dalam perdebatan yang tidak penting. Tetap tenang dan tegas dalam menyampaikan pendapat kamu

    Dan juga jangan mudah terprovokasi oleh emosi anak. Jelaskan alasan kamu dengan logis dan rasional, dan minta anak untuk menghormati keputusan kamu.

    5. Selalu Ciptakan Suasana yang Damai

    Anak akan lebih mudah meniru perilaku orang tua dan lingkungan sekitarnya. Jika kamu sering bertengkar atau berteriak di depan anak, mereka akan belajar bahwa itu adalah cara yang normal untuk berkomunikasi. 

    Sebaliknya, jika kamu selalu bersikap sabar, lembut, dan harmonis dengan pasangan dan keluarga kamu,  anak akan belajar bahwa itu adalah cara yang baik untuk bersosialisasi.

    6. Jangan Diamkan atau Mengabaikan anak

    Anak yang keras kepala biasanya sedang mencari perhatian dari orang tua. Jika kamu mengabaikan atau membiarkan mereka tanpa respons, mereka akan merasa tidak dihargai atau dicintai.

    Hal ini akan membuat mereka semakin keras kepala dan sulit diatur. Sebaliknya, berikan perhatian yang cukup dan positif kepada anak, seperti memeluk, mencium, atau memuji mereka.

    7. Ajari Anak untuk Patuh pada Rutinitas

    Anak yang memiliki rutinitas yang teratur akan lebih mudah mengikuti aturan dan disiplin.

    Buat jadwal aktivitas sehari-hari untuk anak, seperti bangun tidur, mandi, sarapan, bermain, belajar, makan siang, tidur siang, mandi lagi, makan malam, dan tidur malam. Pastikan anak selalu mematuhi jadwal yang telah kamu buat.

    10 Tips Menghadapi Anak yang Keras Kepala

    Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menghadapi anak yang keras kepala:

    1. Mendengarkan Pendapat dan Kemauan Anak

    Anak yang keras kepala biasanya ingin didengar dan dihargai pendapatnya. Jadi, jangan langsung menolak atau memerintah anak tanpa memberikan kesempatan untuk berbicara.

    Dengarkan apa yang ia mau dan alasan di baliknya. Tunjukkan bahwa kamu menghormati pilihan dan keputusan anak, meskipun kamu tidak setuju dengannya.

    2. Tidak Memaksa

    Memaksa anak yang keras kepala hanya akan membuatnya semakin menentang dan marah. Jadi, hindari menggunakan kata-kata seperti “harus”, “wajib”, atau “tidak boleh”.

    Sebaliknya, gunakan kata-kata seperti “boleh”, “bisa”, atau “mungkin”. Berikan anak pilihan dan kesempatan untuk membuat keputusan sendiri, asalkan tidak membahayakan dirinya atau orang lain.

    3. Memberikan Anak Pilihan

    Anak yang keras kepala sering merasa tidak punya kendali atas hidupnya, karena orang tua selalu menentukan apa yang harus ia lakukan.

    Untuk mengurangi rasa frustrasi dan ketidakpuasan anak, berikan ia pilihan dalam hal-hal kecil, seperti mau pakai baju warna apa, mau makan apa, mau main apa, dan sebagainya. Dengan begitu, anak akan merasa lebih dihargai dan dihormati sebagai individu.

    4. Hadapi dengan Tenang

    Anak yang keras kepala sering membuat orang tua emosi dan stres. Namun, jangan sampai kamu kehilangan kesabaran dan meledakkan kemarahan kamu pada anak. Hal ini hanya akan membuat anak semakin takut, benci, atau malah meniru perilaku kamu.

    Hadapi anak dengan tenang dan sabar. Jika kamu merasa tidak bisa mengendalikan emosimu, ambil waktu untuk menenangkan diri terlebih dahulu sebelum berbicara dengan anak.

    5. Berikan Pujian dan Penghargaan Kepada Anak

    Anak yang keras kepala juga butuh mendapatkan pujian dan penghargaan dari orang tua, terutama jika mereka berhasil melakukan sesuatu dengan baik atau menunjukkan perilaku positif.

    Pujian dan penghargaan akan meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi anak untuk terus berusaha dan berkembang. Jadi, jangan pelit untuk memberikan pujian dan penghargaan kepada anak Anda.

    6. Berkomunikasi Dua Arah

    Komunikasi adalah kunci dalam hubungan antara orang tua dan anak. Komunikasi dua arah berarti kamu tidak hanya berbicara kepada anak, tetapi juga mendengarkan apa yang ia katakan.

    Komunikasi dua arah juga berarti kamu tidak hanya memberikan informasi kepada anak, tetapi juga meminta pendapat atau masukan darinya. Dengan berkomunikasi dua arah, kamu akan membangun hubungan yang lebih harmonis dan saling menghormati dengan anak.

    7. Memberikan contoh

    Anak adalah peniru yang ulung. Mereka akan meniru apa yang mereka lihat dan dengar dari orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua. Jadi, jika kamu ingin anak berperilaku baik, kamu sebagai orang tua harus memberikan contoh yang baik pula.

    Tunjukkan kepada anak bagaimana cara menghadapi masalah, mengendalikan emosi, menghargai orang lain, dan sebagainya. Dengan begitu, anak akan belajar dari kamu dan mencontoh perilakumu

    8. Ingatkan Anak

    Anak yang keras kepala sering lupa atau tidak peduli dengan aturan atau harapan yang telah ditetapkan oleh orang tua. Jadi, kamu perlu mengingatkan anak secara berkala tentang hal-hal yang penting.

    Seperti waktu tidur, waktu belajar, waktu makan, dan sebagainya. Ingatkan anak dengan cara yang baik dan sopan, bukan dengan cara yang mengancam atau menakut-nakuti.

    Jika perlu, berikan alasan atau manfaat dari aturan atau harapan tersebut, agar anak lebih mau mengikutinya.

    9. Mengajak Bekerjasama

    Anak yang keras kepala sering merasa bahwa orang tua adalah musuh yang ingin menghalangi keinginan atau kebebasannya. Jadi, kamu perlu mengubah persepsi tersebut dengan mengajak anak bekerjasama.

    Ajak anak untuk membuat kesepakatan atau kompromi dalam hal-hal yang bersifat negosiasi, seperti berapa lama ia boleh main game, berapa banyak ia harus mengerjakan PR, dan sebagainya.

    Dengan begitu, anak akan merasa lebih terlibat dan bertanggung jawab dalam proses pengambilan keputusan.

    10.  Menetapkan Batasan dan Konsekuensi

    Meskipun kamu harus memberikan anak pilihan dan kesempatan untuk membuat keputusan sendiri, kamu juga harus menetapkan batasan dan konsekuensi yang jelas dan tegas.

    Batasan dan konsekuensi ini bertujuan untuk melindungi anak dari hal-hal yang berbahaya atau merugikan dirinya atau orang lain.

    Jika anak melanggar batasan atau konsekuensi tersebut, kamu harus konsisten dalam memberikan sanksi atau hukuman yang sesuai. Jangan memberikan ancaman kosong atau hukuman yang tidak proporsional.

    Senantiasa amalkan doa melembutkan hati anak yang keras yang ada di atas, dan jangan hanya menuntut anak untuk tidak keras kepala, namun sebagai orang tua justru sebenarnya banyak hak anak yang tidak diberikan.

  • 8 doa untuk anak yang susah diatur, amalkan setiap hari

    8 doa untuk anak yang susah diatur, amalkan setiap hari

    Tidak sedikit anak yang mempunyai sifat keras kepala. Apakah anak kamu salah satunya? Jika iya, yuk coba amalkan doa untuk anak yang susah diatur di bawah ini!

    Seperti yang kita tahu bahwa anak adalah anugerah terindah yang diberikan Allah SWT kepada setiap pasangan suami istri. Namun, mengasuh anak tidaklah mudah, apalagi jika anak memiliki sifat yang keras, bandel, atau susah diatur.

    Selain memberikan pendidikan dan bimbingan yang baik, kita juga perlu berdoa kepada Allah SWT agar anak-anak kita mendapatkan hidayah dan petunjuk-Nya. Doa adalah senjata orang mukmin yang paling ampuh dan mujarab. Dengan berdoa, kita menunjukkan kepasrahan dan ketawakalan kita kepada Allah SWT, sekaligus memohon perlindungan dan pertolongan-Nya.

    8 Doa untuk Anak yang Susah Diatur

    Berikut ini adalah 8 doa untuk anak yang susah diatur dalam Islam yang bisa kita amalkan sebagai orang tua:

    1. Doa dari Ustadz Ahmad Zahrudin M. Nafis

    Ustadz tersebut menyarankan untuk orang tua mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW sebagaimana yang tercantum dalam kitab Sa’adatuddaroin karya Syekh Yusuf Bin Ismail Annabahani. Doanya untuk anak yang susah diatur ini berbunyi sebagai berikut:

    أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ تَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

    Bacaan latin: Afaghayro dini llahi tabghuna walahu aslama man fis samawati wal ardi thow’an wakarhan wailayhi turja’un.

    Artinya: “Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allah lah mereka dikembalikan.” (QS Ali Imron: 83)

    Doa ini bisa dibaca sebanyak 7 kali setiap hari sambil menepuk-nepuk pundak anak atau mengusap kepala anak. Doa ini bertujuan agar anak menjadi taat kepada Allah SWT dan orang tua.

    Baca juga: 10 Arti Mimpi Banjir Menurut Islam, Pertanda Buruk?

    2. Membaca Surat Al Fajr

    Surat Al Fajr adalah surat ke-89 dalam Al Quran yang terdiri dari 30 ayat. Surat ini termasuk surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Makkah sebelum hijrah. 

    Surat ini mengandung beberapa tema pokok, antara lain tentang kekuasaan Allah SWT atas segala sesuatu, tentang sikap manusia terhadap nikmat dan cobaan, tentang kisah bangsa-bangsa terdahulu yang durhaka, dan tentang hari kiamat serta balasan bagi orang-orang beriman dan kafir.

    Surat Al Fajr bisa dibaca sebagai doa untuk melembutkan hati anak yang susah diatur. Caranya adalah dengan membaca surat ini sebanyak 7 kali sambil mengusap ubun-ubun anak saat tidur. Lakukan dengan istiqomah dan niat yang tulus.

    3. Doa Agar Anak Saleh dan Salihah

    Sebagai orang tua, kita tentu menginginkan anak-anak kita menjadi saleh dan salihah, yaitu anak-anak yang beriman, bertakwa, berilmu, beramal, dan berakhlaq mulia. Untuk itu, kita bisa mengamalkan doa berikut ini setelah sholat fardhu:

    رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

    Bacaan latin: Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yunin waj’alna lilmuttaqina imama.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami, dan keturunan-keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al Furqan: 74)

    Doa ini mengandung permohonan agar kita dan keluarga kita menjadi orang-orang yang dicintai Allah SWT dan menjadi panutan bagi orang-orang yang bertakwa.

    4. Doa Agar Anak Diberi Kecerdasan dan Kebijaksanaan

    Kecerdasan dan kebijaksanaan adalah dua hal yang sangat penting bagi anak-anak kita. Dengan kecerdasan, anak-anak kita bisa menyerap ilmu pengetahuan dengan mudah dan mengembangkan potensi diri mereka.

    Dengan kebijaksanaan, anak-anak kita bisa membedakan antara yang baik dan buruk, serta mengambil keputusan yang tepat dalam hidup mereka.

    Untuk memohon agar anak-anak kita diberi kecerdasan dan kebijaksanaan oleh Allah SWT, kita bisa mengamalkan doa berikut ini:

    رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِي فَهْمًا وَاجْعَلْنِي مِنَ الصَّالِحِينَ

    Bacaan latin: Rabbi zidni ilma warzuqni fahma waj’alni minash sholihin.

    Artinya: “Ya Tuhanku, tambahkanlah aku ilmu dan berilah aku rizki akan kepahaman dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang sholeh.” (Doa Nabi Musa AS).

    Doa ini bisa dibaca setiap hari, terutama sebelum belajar atau mengajar anak.

    5. Doa Agar Anak Diberi Keselamatan dan Kesehatan

    Keselamatan dan kesehatan adalah dua nikmat yang tidak ternilai harganya. Tanpa keselamatan dan kesehatan, kita tidak bisa menjalani hidup dengan baik.

    Oleh karena itu, kita harus selalu bersyukur atas keselamatan dan kesehatan yang Allah SWT berikan kepada kita dan keluarga kita.

    Untuk memohon agar anak-anak kita selalu diberi keselamatan dan kesehatan oleh Allah SWT, kita bisa mengamalkan doa berikut ini:

    اللَّهُمَّ احْفَظْهُ وَبَارِكْ لَنَا فِيهِ وَاجْعَلْهُ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

    Bacaan latin: Allahumma hfazhu wa barik lana fih waj’alhu min ibadikash sholihin.

    Artinya: “Ya Allah, peliharalah dia (anakku) dan berkahilah kami padanya dan jadikanlah dia termasuk hamba-hamba-Mu yang sholeh.” (Doa Nabi Ibrahim AS untuk anaknya Ismail AS).

    Doa ini bisa dibaca setiap hari, terutama sebelum anak berangkat sekolah atau melakukan aktivitas lainnya.

    6. Doa Agar Anak Diberi Kemudahan dalam Segala Urusan

    Kemudahan dalam segala urusan adalah salah satu doa yang sering kita panjatkan kepada Allah SWT.

     Kita tentu ingin anak-anak kita juga mendapatkan kemudahan dalam segala urusan mereka, baik dalam belajar, bekerja, beribadah, maupun bermuamalah.

    Untuk memohon agar anak-anak kita diberi kemudahan dalam segala urusan oleh Allah SWT, kita bisa mengamalkan doa berikut ini:

    رَبِّ يَسِّرْ وَلَا تُعَسِّرْ رَبِّ تَمِّمْ بِالْخَيْرِ

    Bacaan latin: Rabbi yassir wala tu’assir rabbi tamim bilkhoir.

    Artinya: “Ya Tuhanku, mudahkanlah dan janganlah Engkau persulit. Ya Tuhanku, sempurnakanlah dengan kebaikan.”

    Doa ini bisa dibaca setiap hari, terutama sebelum memulai sesuatu atau menghadapi suatu masalah.

    Baca juga: Puasa Nazar: Niat, Tata Cara, Hukum, Konsekuensi, dan Macamnya

    7. Doa untuk Anak Agar Menjadi Anak yang Berbakti Kepada Orang Tua

    Doa ini adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ismail AS ketika ia bersedia untuk dikorbankan oleh ayahnya, Nabi Ibrahim AS.

    رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    Bacaan latin: Rabbana taqabbal minna innaka antas samii’ul ‘aliim.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, terimalah (korban) dari kami. Sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah ayat 127).

    8. Doa untuk Anak Agar Menjadi Anak yang Cerdas dan Berilmu

    Doa ini adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Musa AS ketika ia meminta Allah SWT untuk mengajarkan kepadanya ilmu yang bermanfaat.

    رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

    Bacaan latin: Rabbi zidnii ‘ilma.

    Artinya: “Ya Tuhanku, tambahkanlah aku ilmu.” (QS. Thaha ayat 114).

    5 Cara Mengamalkan Doa untuk Anak yang Susah Diatur

    Untuk mengamalkan doa-doa tersebut, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    1. Bersihkan Hati dan Niat

    Niatkan bahwa kamu berdoa hanya karena Allah SWT dan mengharap ridho-Nya.

    2. Membaca dengan Penuh Keyakinan, Khusyuk, dan Tawakal

    Bacalah dengan suara yang jelas, pelan, dan merdu. Jika Anda tidak hafal, Anda bisa membaca dari buku atau media lain yang tersedia.

    3. Membaca Sesuai dengan Waktu dan Situasi yang Tepat

    Misalnya adalah sebagai berikut:

    • Baca doa agar anak saleh dan salihah setelah sholat fardhu.
    • Baca doa agar anak diberi kecerdasan dan kebijaksanaan sebelum belajar atau mengajar anak.
    • Baca doa agar anak diberi keselamatan dan kesehatan sebelum anak berangkat sekolah atau melakukan aktivitas lainnya.
    • Baca doa agar anak diberi kemudahan dalam segala urusan sebelum memulai sesuatu atau menghadapi suatu masalah.

    4. Ulangi Doa-Doa Tersebut Secara Rutin dan Istiqomah

    Jangan bosan atau putus asa jika belum mendapatkan hasil yang diinginkan. Tetap berusaha dan berikhtiar untuk memberikan yang terbaik bagi anak kamu

    5. Sertakan Doa-Doa Tersebut dalam Dzikir dan Sholawat Anda

    Dzikir dan sholawat adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, doa-doa Anda akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

    Itulah doa untuk anak yang susah diatur, yang sejatinya menurut Ustad Adi Hidayat, tidak ada anak yang nakal maupun tidak dapat diatur, hanya saja kita sebagai orang tua yang kurang banyak sabarnya.

  • 15 Hadits dan Ayat Al-Qur’an tentang Motivasi Hidup, Masya Allah!

    15 Hadits dan Ayat Al-Qur’an tentang Motivasi Hidup, Masya Allah!

    Ada banyak sekali hadits dan ayat Al-Qur’an tentang motivasi hidup yang bisa dijadikan petunjuk dan semangat dalam menghadapi segala ujian hidup di dunia.

    Sudah menjadi hal lumrah, ketika manusia tertimpa suatu masalah, bencana maupun kesulitan hidup, mereka akan cenderung mengeluh. Dan sebaliknya, ketika mendapatkan kenikmatan, manusia kerap kali akan lupa bersyukur serta lupa siapa yang telah memberikan kenikmatan.

    Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk selalu menanamkan rasa syukur dan sabar dalam menghadapi segala kesuitan bahkan kenikmatan sekalipun. Sebab, kedua hal tersebut sejatinya hanyalah ujian Allah kepada hamba-Nya yang beriman.

    Ayat-ayat Al-Qur’an tentang Motivasi Hidup

    Dalam kehidupan, akan ada banyak hal yang akan kita hadapi. Sebab pada dasarnya, manusia dihidupkan di dunia hanya untuk berlomba-lomba menaikan kedudukan dan derajat dihadapan Allah SWT melalui segala ujian-Nya.

    Meski kerap kali ujian yang datang membuat kita merasa tidak mampu dan juga berputus asa, namun selalu ingat bahwa Allah SWT tidak akan memberikan ujian tanpa jawaban yang Allah juga siapkan.

    Selain itu, Allah SWT tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya dan membiarkannya pulang dengan tangan kosong.

    Apa saja ayat Al-Qur’an tentang motivasi hidup yang bisa memberi semangat dan juga pedoman tersebut? Berikut ayat-ayatnya:

    1. Surat Al-Baqarah ayat 216

    كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

    Artinya: “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah: 216)

    Makna dari ayat tersebut adalah di balik kegagalan dan kesulitan yang kita alami akan selalu ada kebaikan yang menanti.

    Baca juga: Apa Hukum Asuransi dalam Islam? Halal atau Haram Ini Pendapat Ulama

    2. Surat Al-Baqarah ayat 286

    لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

    Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.” (Q.S Al-Baqarah: 286)

    Makna dari ayat ini adalah ketika kita merasa ujian yang kita terima sangat berat, percayalah bahwa kita akan jauh lebih kuat dari masalah tersebut. Sebab Allah SWT tidak akan pernah menguji suatu hamba, diluar batas kemampuannya.

    3. Surat Ar-Rad ayat 11

    لَهُۥ مُعَقِّبَٰتٌ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوْمٍ سُوٓءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ

    Artinya: Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (Q.S. Ar-Rad: 11)

    Makna dari ayat di atas yakni, meski ada banyak hal sulit yang kita hadapi, jangan berhenti berusaha.

    Sebab Allah SWT tidak akan mengubah nasib hamba-Nya, jika hamba-Nya sendiri tidak berusaha.

    4. Surat Al-Insyirah ayat 5-6

    فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا. إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا

    Artinya: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (Q.S. Al-Insyirah: 5-6)

    Makna dari ayat tersebut yakni ketika kita mengalami ujian, kesulitan maupun musibah. Percaya saja bahwa segala sesuatu kesulitan akan selalu ada kemudahan dibaliknya.

    5. Surat Al-Insyirah ayat 8

    وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرْغَب

    Artinya: “Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.” (Q.S. Al-Insyirah: 8)

    Makna dari ayat tersebut, yakni ketika kita merasa tersudut sebab tidak ada jalan keluar dari masalah yang dihadapi. Satu-satunya jalan yang bisa kita lakukan adalah berserah diri kepada Allah SWT. Sebab, hanya kepada Allah kita berharap dan memohon pertolongan.

    6.  Surat At-Thalaq ayat 2-3

    وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا. وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا

    Artinya: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (Q.S. At-Thalaq: 2-3)

    Makna dari ayat tersebut yakni jangan pernah berburuk sangka kepada Allah SWT akan segala ujiannya. Apabila kita bertawakal dan sabar menghadapi segala ujian yang datang. Suatu ketika kita akan merasa bahwa pertolongan Allah SWT datang dari segala penjuru tanpa kita sangka-sangka.

    7. Surat Yusuf ayat 87

    يَٰبَنِىَّ ٱذْهَبُوا۟ فَتَحَسَّسُوا۟ مِن يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَا۟يْـَٔسُوا۟ مِن رَّوْحِ ٱللَّهِ ۖ إِنَّهُۥ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِن رَّوْحِ ٱللَّهِ إِلَّا ٱلْقَوْمُ ٱلْكَٰفِرُونَ

    Artinya: “Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (Q.S. Yusuf: 87)

    Makna dari ayat diatas yakni meski kita merasa bahwa ujian yang datang bukanlah perkara mudah untuk dihadapi.

    Namun yaknilah bahwa kita bisa melewatinya, sebab Allah SWT menyukai hamba-Nya yang selalu sabar dan berusaha serta tidak gampang berputus asa.

    Baca juga: 7+ Contoh Ceramah Singkat tentang Ikhlas dalam Islam

    8. Surat At-Taubah ayat 40

    إِلَّا تَنصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ ٱللَّهُ إِذْ أَخْرَجَهُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ثَانِىَ ٱثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِى ٱلْغَارِ إِذْ يَقُولُ لِصَٰحِبِهِۦ لَا تَحْزَنْ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَنَا ۖ فَأَنزَلَ ٱللَّهُ سَكِينَتَهُۥ عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُۥ بِجُنُودٍ لَّمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱلسُّفْلَىٰ ۗ وَكَلِمَةُ ٱللَّهِ هِىَ ٱلْعُلْيَا ۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

    Artinya: “Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: ‘Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita’. Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. At-Taubah: 40)

    Makna dari ayat ini bahwa Allah SWT selalu berpesan kepada kita untuk tidak bersedih berlarut-larut dan percaya bahwa Allah SWT selalu memberikan jalan keluar dari segala masalah yang ada.

    9.  Surat At-Taubah ayat 129

    فَإِن تَوَلَّوْا۟ فَقُلْ حَسْبِىَ ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْعَظِيمِ

    Artinya: “Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: ‘Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung’.” (Q.S. At-Taubah: 129)

    Makna dari ayat di atas yakni bahwa tidak diperbolehkan seorang muslim untuk mencari jalan pintas yang tidak sesuai dengan syariat yang dibenarkan seperti menyekutukan Allah SWT.

    10. Surat Ali Imran ayat 139

    وَلَا تَهِنُوا۟ وَلَا تَحْزَنُوا۟ وَأَنتُمُ ٱلْأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

    Artinya: “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (Q.S. Ali Imran: 139)

    Makna dari ayat tersebut yakni, janganlah kita sebagai umat muslim merasa lemah dan bersedih terlalu berlarut-larut. Sebab Allah SWT menciptakan kita sesempurna mungkin, agar kita dapat berusaha dan selalu bertawakal kepaa-Nya.

    11. Surat At-Taubah ayat 129

    فَإِن تَوَلَّوْا۟ فَقُلْ حَسْبِىَ ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْعَظِيمِ

    Artinya: “Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: ‘Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung’.” (Q.S. At-Taubah: 129)

    Makna dari ayat tersebut yakni agar kita selalu bertawakal dan percaya akan kebesaran Allah yang akan selalu membantu ketika umat-Nya dalam masalah seberat apapun.

    Dan janganlah memilih jalan pintas. Apalagi memilih untuk menyekutukan Allah SWT.

    12. Surat Al-An’am Ayat 165

     وَهُوَ الَّذِيْ جَعَلَكُمْ خَلٰۤىِٕفَ الْاَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجٰتٍ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْۗ اِنَّ رَبَّكَ سَرِيْعُ الْعِقَابِۖ وَاِنَّهٗ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

    Artinya: Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikanNya kepadamu. Sesungguhnya Rabbmu amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al An’am:165).

    Makna ayat tersebut adalah segala ujian yang Allah SWT beri tidak lain hanyalah sebagai penguji kualitas keimanan seseorang.

    13. Surat Al-Baqarah ayat 155-156

    وَلَنَبۡلُوَنَّكُم بِشَيۡءٖ مِّنَ ٱلۡخَوۡفِ وَٱلۡجُوعِ وَنَقۡصٖ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةٞ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ

    Artinya: Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

    (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun,”. (QS Al-Baqarah: 155-156)

    Makna dari ayat di atas yakni agar selalu mengingat Allah SWT jika tertimpa suatu ujian, kemalangan, ketakutan dan segala hal musibah yang menimpa.

    14. Surat An-Nahl Ayat 97

    مَنْ عَمِلَ صَٰلِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

    Artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”

    Maknanya, apabila seorang muslim baik laki-laki maupun perempuan melakukan amalan sholeh. Allah SWT akan berikan kepadanya kehidupan yang baik dan juga pahala dari segala amalan yang dilakukan.

    15. Surat Ali Imran Ayat 200

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱصْبِرُوا۟ وَصَابِرُوا۟ وَرَابِطُوا۟ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

    Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.

    Maknanya yakni, bersabarlah dari segala ujian maupun masalah hidup dan hendaknya selalu bertawakal kepada Allah SWT, agar selalu diberikan petunjuk dan juga kenikmatan di dunia maupun di akhirat kelak.

    Hadits tentang Motivasi Hidup

    Selain ayat Al-Qur’an tentang motivasi hidup, berikut juga terdapat beberapa hadits yang bisa dijadikan sebagai penyemangat dalam menghadapi masalah:

    1. Hadits tentang Roda Kehidupan

    Hadits yang pertama yakni mengenai hidup akan selalu berputar, tidak selamanya manusia akan berada di bawah. Sebab setiap muslim berkesempatan untuk memperbaiki dan mengembangkan diri.

    Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: “Ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan kesulitan bersama kemudahan,” (HR Tirmidzi).

    2. Hadits tentang Kegalauan

    Hadits tentang Kegalauan

    Hadits ini membahas mengenai setiap hal yang datang kepada seorang muslim, baik itu kepedihan, ujian, musibah maupun kegalauan tidak lain akan dijadikan sebagai penggugur dosa.

    Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah suatu kegalauan, kesedihan, kebimbangan, kekalutan yang menimpa seorang mukmin atau bahkan tertusuk duri sekalipun, melainkan karenanya Allah akan menggugurkan dosa-dosanya,” (HR Bukhari dan Muslim)

    3. Hadits tentang Urusan Dunia dan Akhirat

    Hadits ini mengingatkan bahwa manusia hidup hanya untuk berlomba-lomba mencari kebaikan dan juga amalan seperti mereka akan dimatikan diesok harinya.

    Rasulullah SAW bersabda: “Kerjakanlah urusan duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya dan laksanakanlah urusan akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besok,” (HR Ibnu Asakir)

    4. Hadits tentang Kebaikan

    Hadits ini menjelaskan mengenai bagi siapa saja yang menunjukan kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala yang banyak seperti yang ia kerjakan.

    Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia akan mendapat pahala sebanyak yang didapat oleh yang mengerjakannya,” (HR Muslim)

    Itulah tadi kumpulan hadits dan ayat Al-Qur’an tentang motivasi hidup yang cocok untuk dijadikan semangat dalam menghadapi cobaan hidup.

    Semoga dengan membaca ayat-ayat ini, kita bisa jadi lebih tenang dan dapat berpikir lebih jernih untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi.

  • Ayat Kursi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Manfaat, dan Keutamaannya

    Ayat Kursi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Manfaat, dan Keutamaannya

    Ayat Kursi merupakan potongan dari surat Al-Baqarah Juz 3 ayat 255 yang memiliki banyak keutamaan jika diamalkan. Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW menyebutkan Ayat ini adalah salah satu ayat memiliki keutamaan dalam Al-Qur’an, hal ini juga dibuktikan dengan sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

    “Di dalam surat Al-Baqarah ada satu ayat yang menjadi kepala pada semua ayat-ayat Al-Qur’an, tidak dibaca ayat itu dalam rumah yang ada setan di dalamnya melainkan ia keluar daripada rumah itu yaitu Ayat Kursi”.

    Sementara itu, Syaikh bin Baz Rahimahullah mengatakan, Ayat Kursi merupakan ayat yang agung. Ayat ini memiliki keutamaan dalam kitab Allah dan mengandung unsur ketauhidan serta keikhlasan kepada Allah SWT.

    Selain itu, ketika seseorang mengamalkan ayat ini sebelum tidur, maka Allah akan menurunkan malaikat untuk menjaga tidurmu hingga pagi.

    Salah satu riwayat Rasulullah SAW, baginda Nabi Muhammad SAW juga sering membaca Ayat Kursi sebelum masuk rumah agar menjadi penghalang bagi masuknya Syaitan.

    Ayat ini juga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Waktu terbaik untuk baca Ayat Kursi adalah setelah sholat fardu, saat hendak tidur, saat hendak bepergian, atau sebagai bacaan doa ketika mengharapkan pertolongan Allah SWT.

    Abu umamah menjelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

     مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَكُلِّ صَلَاةٍ مَكْتُوْبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُوْلِ الْجَنَّةِ إِلَّا أَنْ يَمُوْتَ

    Artinya:

    Barang siapa yang membaca Ayat Kursi tiap usia shalat wajib, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain belum datangnya kematian. (HR. An-Nasa’i dalam Al-Yaum wa Al-Lailah: 10)

    Bacaan Ayat Kursi Latin dan Arab Berserta Artinya

    Berikut adalah eks Ayat Kursi dalam bahasa arab yang dikutip langsung dari Kemenag RI:

    Bacaan Ayat Kursi Arab (Allah SWT berfirman):

    اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

    Ayat Kursi Latin:

    Allohu la ilaha illa huwal hayyul qoyyum, laa ta’huzuhu sinatu wa la naum. Lahu maa fii ssammaa waati wa maa fil ardi, man dzallazii yashfa’u indahu illa bi’idznihi, ya’alamu maa baina aidiihim wa maa gholfahum, wa laa yuhiituuna bisyai’in min” ilmihi illaa bimaa syaa’a wasi’a kursiyuhu ssammaaa waati wal ardo, wa laa ya’uu duhu hifzuhumaa wahuwal aliyyul adzhiim

    Arti Ayat Kursi:

    “Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung”. (QS. Al Baqarah : 225)

    Keutamaan Membaca Ayat Kursi

    Ayar Kursi Arab

    Sebagai ayat yang paling utama, jika umat muslim mengamalkannya setiap hari, tentu akan memberikan banyak keutamaan bagi hidup, antara lain:

    1. Dijauhkan dari Kemiskinan

    Keutamaan membaca Ayat Kursi yang pertama, yaitu dijauhkan dari kemiskinan.

    Setiap muslim telah dijanjikan akan terjauhkan dari meminta-minta selama masa hidupnya serta akan dibukakan pintu rezeki.

    Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam sebuah hadist yang berbunyi:

    “Barang siapa yang pulang ke rumahnya dan membaca Ayat Kursi, Allah akan menghilangkan segala kefakiran di depan matanya”.

    2. Dimudahkan Masuk Surga

    Keutamaan selanjutnya adalah dimudahkan langkahnya untuk masuk ke dalam surga Allah SWT.

    Sebab, setiap muslim yang senantiasa melafalkan dan mengamalkannya dijanjikan surga.

    Hal ini dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadistnya yang berbunyi:

    مَن قرأَ آيةَ الكرسيِّ دبُرَ كلِّ صلاةٍ مَكْتوبةٍ ، لم يمنَعهُ مِن دخولِ الجنَّةِ ، إلَّا الموتُ

    Artinya: “Barangsiapa membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat wajib, maka tidak ada yang bisa menghalanginya untuk masuk surga kecuali kematian.” (HR An Nasa’i).

    3. Terhindar dari Gangguan Setan

    Membaca Ayat Kursi sebelum tidur akan terjaga dari gangguan setan, serta dijaga tidurnya hingga pagi. Keutamaan penjagaan hingga pagi ini dijelaskan dalam hadist dari Abu Hurairah yang berbunyi:

    لِى إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ مِنْ أَوَّلِهَا حَتَّى تَخْتِمَ ( اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ) وَقَالَ لِى لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبَكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

    Artinya:

    “… bila engkau akan beranjak ke tempat tidurmu maka bacakah ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum’. Karena sesungguhnya ia (dapat menjadikanmu) senantiasa mendapatkan penjagaan dari Allah dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari.” (HR. Bukhari)

    4. Dijaga Selama Perjalanan

    Keutamaan membaca Ayat Kursi selanjutnya adalah dijaga selama perjalanan.

    Mengamalkan secara istiqomah Ayat dengan 11 kali bacaan, akan membuat kita dilindungi oleh Allah dari segala marabahaya.

    Selain itu, Allah SWT juga akan memudahkan perjalanan dan melancarkan segala urusan dalam hal kebaikan.

    5. Keagunganya Melebih Langit dan Bumi

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa Ayatul Kursi merupakan Ayat Allah SWT yang paling agung, hal ini juga didasari dengan hadist yang berbunyi:

    ي تَفْسِيرِ حَدِيثِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ مَا خَلَقَ اللَّهُ مِنْ سَمَاءٍ وَلاَ أَرْضٍ أَعْظَمَ مِنْ آيَةِ الْكُرْسِيِّ ‏.‏ قَالَ سُفْيَانُ لأَنَّ آيَةَ الْكُرْسِيِّ هُوَ كَلاَمُ اللَّهِ وَكَلاَمُ اللَّهِ أَعْظَمُ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ مِنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ

    Artinya:

    Seperti diceritakan Abdullah bin Mas’ud: “Tidaklah Allah menciptakan langit dan bumi melebihi agungnya Ayat Kursi (karena di dalam ayat tersebut telah mencakup Nama dan Sifat Allah).” Sufyan ats-Tsauri berkata, “Sebab ayat kursi merupakan (salah satu) kalamullah (perkataan Allah), sedangkan kalamullah itu lebih agung dari ciptaan Allah yang berupa langit dan bumi” (HR Tirmidzi)

    6. Setara Membaca Seperempat Al-Qur’an

    Dikutip dalam kitab Taisiril Ushul Ila Jami’ Ushul Min Hadits Rasul SAW karya seorang ulama besar Asy-Syaikh Abdurrahman Ad-Diba’iy Asy-Syaibani Asy-Syafi’i, diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda:

    قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامٌ وَإِنَّ سَنَامَ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَفِيهَا آيَةٌ هِيَ سَيِّدَةُ آىِ الْقُرْآنِ هِيَ آيَةُ الْكُرْسِيِّ ‏”

    Artinya:

    “Sesungguhnya segala sesuatu pasti memiliki punuk dan punuknya adalah Al Quran adalah surat Al Baqarah dan di dalamnya terdapat penghulu dari ayat-ayat Al Quran yaitu, Ayat Kursi.” (HR At Tirmidzi)

    7. Melindungi Muslim Sepanjang Hari

    Melindungi muslim sepanjang hari turut menjadi keutamaan dalam membaca Ayat Kursi.

    Jika umat muslim membacanya saat pagi hari, maka dia lindungi Allah SWT hinga petang, dan jika dibaca pada sore hari, maka ia akan dilindungi Allah SWT hingga sampai pagi.

    Dasar tuntunannya merujuk pada hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab yang berbunyi:

    “Siapa yang membaca Ayat ini ketika pagi, maka Ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga petang. Siapa yang membacanya ketika petang, maka Ia akan dilindungi hingga pagi”.

    HR. Al Hakim 1:562

    Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi

    Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi

    Waktu terbaik untuk membaca Ayat yang istimewa ini yakni setelah menunaikan shalat wajib dan sebelum mengucapkan Dzikir tasbih.

    Dengan membacanya maka Ia akan dilindungi hingga menunaikan shalat wajib berikutnya.

    Selain itu, Ayat kursi boleh dibacakan saat hendak tidur, hendak bepergian, dan hendak meninggalkan rumah, menyesuaikan dengan situasi dan tempat yang akan ditempati.

    Sebetulnya, untuk mendapatkan keutamaan Ayat kursi, umat muslim bisa membacanya kapan saja, namun Rasulullah SAW menganjurkan untuk membacanya pada tiga waktu ini.

    Tiga waktu tersebut yakni:

    • Setelah melaksanakan shalat lima waktu,
    • setiap pagi dan petang hari
    • Sebelum tidur.

    Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda yang dijelaskan melalui hadits riwayat Tirmidzi yang berbunyi:

    لِكُلِّ شَىْءٍ سَنَامٌ وَإِنَّ سَنَامَ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَفِيهَا آيَةٌ هِىَ سَيِّدَةُ آىِ الْقُرْآنِ هِىَ آيَةُ الْكُرْسِىِّ

    Artinya: segala sesuatu itu memiliki puncaknya dan puncak dari Alquran adalah surat Al-Baqarah, di dalam surat tersebut ada sebuah ayat pemimpin seluruh ayat Alquran yang lain yaitu ayat kursi. (HR. Tirmidzi).

    Alasan Mengapa dinamakan Ayat Kursi

    Dinamakan Ayat Kursi terletak pada Surat Al-Baqarah Jus 1 ayat ke-255, yang merupakan salah satu ayat yang paling popular dan sering dibaca oleh umat muslim di seluruh dunia. Nama ini dari istilah “Kursi” dalam bahasa Arab yang berarti ‘Singgasana’ atau ‘Tahta’.

    Ayat ini menggambarkan keagungan dan kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas, yang duduk diatas singgasananya yang megah dan agung, yang tidak tidur dan juga tidak mengantuk. Selain itu faktor keistimewaanya adalah menjadi salah satu elemen penting kehidupan beragama umat islam karena al hayyu dan al qayyuum.

    Diriwayatkan tatkala Ayat Kursi diturunkan ke muka Bumi. Sesuai dengan keyakinan umat muslim, seluruh dunia, jagat alam semesta beserta seisinya tunduk penuh hormat ketika menyambut kedatangannya.

    Bersama dengan itu, malaikat Jibril turun ke Bumi disertai 70.000 malaikat lainnya. Dikisahkan kala itu Bumi menjadi gemetar dan terjadilah gempa di seluruh Bumi. Terdengar suara dahsyat yang tak pernah terjadi sebelumnya.

    Getaran tersebut bahkan mampu melepaskan mahkota di atas kepala para Raja Iblis. Bukan Cuma umat manusia yang mengalami kegemparan. Setan ikut serta kocar-kacir berlarian menuju pemimpinnya, iblis. Raja iblis kemudian memerintahkan setan mengusut sumber kegemparan tersebut.

    Ternyata, getaran itu berasal dari kedatangan ribuan malaikat yang membawa Ayat Kursi kepada Rasulullah SAW. Tak mengherankan bila kemudian Ayat Kursi memiliki keutamaan dan manfaat yang luar biasa bagi umat muslim.

    Manfaat Membaca Ayat Kursi

    Manfaat jika umat muslim membaca Ayat Kursi sangatlah beragam, baik secara emosional, psikologis, dan juga spiritual. Berikut ini merupakan manfaat penting yang kita peroleh jika membacanya:

    1. Perlindungan dari gangguan jin dan setan

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, membaca Ayat Kursi membuat diri terhindar dari gangguan setan, baik saat pagi hingga petang ataupun dari petang hingga ke pagi lagi.   

    2. Melindungi dalam setiap perjalanan

    Manfaat selanjutnya adalah dijanjikannya terlindungi sepanjang perjalanan saat melafalkan Ayat kursi sebelum beranjak dari tempat kita berdiri.

    3. Meningkatkan keimanan

    Tentu membaca dan mengamalkan surah-surah yang ada dalam Al-Quran menjadi pengingat akan keagungan Allah SWT dan segala kuasa-Nya, serta mendekatkan diri ke sisi-Nya.

    4. Menciptakan rasa tenang dan damai

    Allah menciptakan ayat paling utama ini tidak hanya sebagai pelindung dan pertolongan, Melafalkannya dengan kusyhu dan mengingat adanya Arsy yang diturunkan-Nya menciptakan kedamaian dan juga ketenangan  dalam diri umat muslim.

    5. Melindungi waktu tidur dari malam hingga pagi

    Seperti menghindarkan diri dari gangguan setan, Ayat Kursi juga bermanfaat untuk menjaga waktu tidur jika kita membacanya sebelum terlelap.

    6. Mengurangi kekhawatiran dan juga stres emosional

    Ayat Kursi disebutkan sebagai asma Allah yang paling Agung, tentu dengan istiqamah membacanya dengan rutin dan kusyhu akan menurunkan kekhawatiran akan dunia yang fana karena kebesaran-Nya.

    Hadist Mengenai Ayat Kursi

    Ayat kursi atau Ayatul Arsy disebutkan dalam beberapa hadist Rasulullah SAW:

    Dari Abu Zarra al-Ghifari, Muhammad ibn Abu Syaiba menyampaikan dalam “Kitab al-Arsh”:

    Bahwa pada suatu hari, ketika mengunjungi Masjidil Haram atau Masjid Suci, Ia bertemu Rasulullah SAW yang duduk sendirian, dan Ia duduk bersama Nabi dengan pertanyaan tentang ayat mana yang dianggap terbaik oleh Rasulullah SAW dari sekian banyak ayat yang diturunkan kepadanya.

    Kemudian Nabi Muhammad SAW menjawab bahwa Ia menganggap Ayat Kursi sebagai ayat terbaik, dengan menekankan bahwa ketujuh langit dibandingkan dengan Singgasana Allah hanyalah seperti cincin yang dilemparkan ke padang pasir – begitu Singgasana Allah melampaui Singgasana-Nya, sebagaimana padang pasir melampaui cincin yang dilemparkan itu. Hadits ini dianggap sahih oleh Syaikh al-Albani.

    Ada hadits lain yang menyampaikan kata-kata Nabi Muhammad SAW dari Abu Umamah:

    hadits tersebut mengisahkan bahwa Rasulullah SAW mengatakan bahwa kaum muslim yang membaca Ayat Arsy atau Ayat Kursi setelah menyelesaikan shalat wajib tidak akan terhalang oleh apapun untuk masuk Surga selain kematian.

    Hadits ini disampaikan oleh an-Nasa’i dalam “Amal al-Yaumi wa al-Laili”, serta dalam “al-Mujam al-Ausat” dan “al-Mujam al-Kabir” oleh at-Tabarani, juga disampaikan oleh Ibn Hibban, dan keabsahan hadits ini dikonfirmasi oleh ad-Dimyati, Hafiz al-Munziri, Syaikh Ahmad Syakir, as-Suyuti, dan Syaikh al-Albani.

    Demikian Ayat kursi serta keutamaannya yang luar biasa besar bagi segenap umat muslim. Insyallah jika membaca dan mengamalkannya secara istiqamah, semua umat muslim dan muslimin akan mendapatkan syafa’at dan keutamaannya.

    Cara mengembalikan barang yang hilang dengan ayat kursi?

    Meskipun tidak ada hadist yang meyebutkan secara terperinci mengenai cara mengembalikan barang yang hilang menggunakan ayat kursi. Namun, disebutkan bahwa siapa yang membaca ayat kursi lalu berdoa, maka Allah SWT akan mengabulkan doanya karena ayat kursi merupakan asma Allah SW yang paling agung.

    Langkah-langkah yang bisa diakukan untuk mengembalikan barang yang hilang, yakni:

    Pertama, ciptakan suasana yang tenang dan kondusif. Kedua, berwudhu yang benar. Ketiga, Duduklah menghadap kiblat. Kempat, Lafalkan ayat kursi dengan khusyuk dan yakin. Terakhir, sampaikan hajat yang diinginkan agar barang segera ditemukan. Selain itu, pentingnya berserah dan usaha sangat penting dalam hal ini.
  • 7 Doa untuk Menenangkan Hati dari Sedih dan Gelisah

    7 Doa untuk Menenangkan Hati dari Sedih dan Gelisah

    Setiap manusia tidak luput dari masalah di hidupnya. Rasa sedih dan gelisah adalah hal yang menyertainya ketika belum ada solusinya. Meski begitu, ada bacaan doa untuk menenangkan hati yang bisa kita amalkan.

    Doa merupakan salah satu obat yang efektif untuk membuat hati merasa tenang. Dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT, setiap permasalahan bisa teratasi dengan baik disamping berusaha dan bertawakal.

    Lalu, Apa bacaan doa menenangkan hati saat ada masalah? Apa hikmah dari doa ketenangan hati ini? Yuk, ketahui informasinya di bawah ini!

    Mengapa Hati Tidak Tenang dan Gelisah?

    Hati merasa tidak tenang dan gelisah merupakan suatu keadaan yang wajar terjadi pada setiap manusia. Kegelisahan dan rasa sedih hadir sebagai bentuk ekspresi diri ketika memiliki masalah yang tak kunjung usai.

    Rasa sedih, marah, gelisah, dan hati merasa tidak tenang adalah bagian dari emosi yang melekat pada manusia. Di tengah rasa emosi ini, sebaiknya selalu mengingat Allah SWT dengan cara berdoa dan beribadah.

    Gelisah sendiri bisa muncul karena berbagai faktor penyebab, mulai dari stres berlebihan hingga cobaan yang silih berganti. Ketika hati merasa gelisah, tak jarang kita kehilangan arah dan jauh dari ketenangan.

    Ada banyak cara mengatasi hati sedih dan gelisah, salah satunya adalah baca doa untuk membantu menenangkan hati yang bisa kita amalkan. Ketika hati gelisah bercampur sedih, semua akan terganti dengan ketenangan.

    Bacaan Doa untuk Menenangkan Hati

    Berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT tidak boleh terlewat ketika dirundung kesedihan dan kegelisahan, Allah senantiasa membantu mengatasinya. Berikut doa menenangkan hati saat ujian menerpa, antara lain:

    1. Doa agar Hati Tenang yang Pertama

    1. Doa agar Hati Tenang yang Pertama

    Saat hati mengalami kegelisahan dan kecemasan berlebih yang menimbulkan rasa lemah karena beban hutang. Kita bisa baca doa berikut ini:

    أَللّٰهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الْرِّجَالِ

    Allahumma Innii a’uudzubika minal hammi wal huzni, wal ‘ajzi, wal kasali, wal bukhli, wal jubni, wal dhola’id daini, wa gholabatir rijali.

    Artinya: “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan duka cita atau kecemasan, dari rasa lemah dan kelemahan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan beban hutang serta tekanan orang-orang (jahat).”

    Baca juga: Doa Nabi Nuh dalam Al-Qur’an untuk Kaum dan Anaknya!!

    2. Doa Kedua agar Hati Tenang

    Bacaan untuk menenangkan hati ini bisa kita panjatkan saat ingin mendapat ketenangan hati dan bersyukur atas nikmat dari Allah. Berikut bacaannya:

    أَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ

    Allahumma inni as aluka nafsaan bika muthma innah tu’minu biliqoika watardho biqodhoika wataqna bi’athooika.

    Artinya: 

    “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridha dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.”

    3. Doa Ketiga agar Hati Tenang

    Doa untuk menenangkan hati agar selalu diberi kemudahan dalam setiap urusan yang bisa kita amalkan setiap hari adalah sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِي كُلَّهُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

    Allahumma rahmataka arju fala takilni ila nafsi tharfaka ainin ashlihli syani kullahu lailaha illa anta.

    Artinya: 

    “Ya Allah, rahmat-Mu aku harapkan, maka janganlah Engkau bebankan pada diriku walau sekejap mata pun (urusan-urusan tersebut) dan perbaikilah segala urusanku, tidak ada Tuhan selain Engkau.”

    4. Doa agar Hati Tidak Galau

    Jika kita merasa galau atau sakit hati, maka bisa membaca doa ini yang akan membuat hati terasa tenang kembali. Berikut doa yang bisa kita baca:

    رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

    Rabbish rahli sadri. Wayassirli amri. Wahlul uqdatam millisani. Yafqahu qauli.

    Artinya: 

    “Wahai Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka paham ucapanku.”

    5. Doa Ketenangan Hati dan Kesabaran

    Doa untuk ketenangan hati dan kesabaran ini dapat memberikan manfaat bagi yang sedang mengalami cobaan. Berikut adalah bacaan doanya:

    رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

    Rabbana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaitana wahablana minladunka rahmatan innaka antal wahhab.

    Artinya: “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau palingkan hati kami dari Islam setelah Engkau beri hidayah kepada kami. Limpahkanlah keimanan kepada kami dari sisi-Mu. Engkau Maha Pemberi rahmat kepada orang-orang mukmin.”

    6. Doa Membersihkan Pikiran Kotor

    Pikiran kotor adalah salah satu bentuk adanya gangguan setan sehingga membuat hati tidak tenang. Kita bisa bersihkan dengan bacaan doa berikut:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلاَقِ ، وَالأَعْمَالِ ، وَالأَهْوَاءِ

    Allahumma Inni A’udzu Bika Min Munkarotil Akhlaaqi Wal Amali Wal Ahwaa.

    Artinya: 

    “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari akhlak, amal, dan hawa nafsu yang jelek.”

    7. Doa untuk Kesedihan Mendalam

    Jika hati sedih karena suatu permasalahan yang tidak ada jalan keluarnya, maka bisa amalkan doa berikut ini untuk mendapat pencerahan:

    لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّماَوَاتِ، وَرَبُّ اْلأَرْضِ، وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

    Laa ilaaha illallahul ‘azhimul haliim laa ilaaha illallah rabbul ‘arsyil ‘azhiim, laa ilaaha illallah rabbus samawati wa rabbul ardhi wa rabbul arsyil kariim.

    Artinya: 

    “Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. 

    Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Rabb (Pemilik) ‘Arsy yang agung. Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Rabb langit dan juga Rabb bumi, serta Rabb pemilik ‘Arsy yang mulia.”

    Hikmah Dibalik Doa Penenang Hati

    Setelah mengetahui bacaan doa menenangkan hati dan pikiran saat ada masalah, selanjutnya ketahui hikmahnya dibalik bacaan doa tersebut. Kita bisa lanjutan doa ini setiap hari saat setelah shalat agar berkah.

    Hikmah dari doa untuk menenangkan hati adalah bermanfaat untuk kesehatan mental dan jiwa. Kita bisa terhindar dari stres, hal ini tentu saja bisa membuat seseorang tetap produktif dengan hati yang selalu tenang.

    Ketika hati merasa tenang dan tidak gelisah, maka sangat baik untuk kesehatan diri. Pengelolaan stres bisa kita tangani dengan baik sehingga pikiran selalu berpikir positif dan hidup pun akan menjadi berkualitas.

    Amalan untuk Membuat Hati Tenang

    Selain membaca doa untuk menenangkan hati yang sedih dan gelisah, kita juga bisa mengamalkan cara lain untuk membuat hati menjadi tenang. Berikut beberapa cara untuk menenangkan hati dan pikiran, yaitu:

    1. Bersabar dan Berserah

    Ketika mengalami permasalahan dalam hidup, maka sabar dan berserah kepada Allah SWT menjadi hal yang perlu dilakukan. Hadapi setiap masalah dengan hati tenang dan pikiran yang selalu bersikap positif.

    Hal ini bisa kita barengi dengan mengamalkan doa ketenangan serta membersihkan hati dan pikiran yang kotor. Dengan begitu, setiap permasalahan yang ada dapat kita hadapi dengan baik dan solusi terbaik.

    2. Membaca Al-Qur’an

    Salah satu cara membuat hati dan pikiran tenang adalah dengan membaca atau mendengarkan Al-Qur’an. Hal ini akan membantu dalam menjernihkan hati dan pikiran, serta membuat batin pun akan terasa tentram.

    Apalagi saat ini sudah ada aplikasi Al-Qur’an yang bisa kita baca di handphone. Hal ini lebih praktis dan bisa kita amalkan di mana saja dan kapan saja selama diri dalam keadaan bersuci dari najis dan kotoran.

    3. Mengerjakan Shalat Tahajud

    Shalat tahajud merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ketenangan hati dari kegelisahan dan kesedihan. Kondisi hening dan tenang, kita bisa mengerjakan shalat tahajud dengan khusyuk kepada Allah.

    Setelah selesai menjalankan shalat tahajud, bisa baca doa untuk menenangkan hati agar lebih tenang. Hal ini bisa kita amalkan setiap hari atau ketika hati dan pikiran selalu merasa gelisah dan sedih.

    4. Perbanyak Istighfar dan Dzikir

    Melanjutkan sholawat dan dzikir menjadi salah satu obat untuk menenangkan hati. Apalagi jika amalan ini sering dilakukan bisa membuat hati lebih merasa tenang meskipun banyak masalah yang sedang dihadapi.

    Dengan mengingat Allah melalui dzikir, hati akan menjadi lebih tentram dan tenang. Selain itu, perbanyak istighfar agar setiap permasalahan yang dihadapi terasa mudah dan mendapat jalan keluar yang baik.

    Demikian beberapa amalan dan doa untuk menenangkan hati bagi yang bersedih dan gelisah. Dengan mengamalkannya, hal ini dapat membuat hati menjadi tenang dan tentram serta tidak ada kegelisahan.

  • Doa Menghilangkan Pikiran Kotor dalam Islam, Pikiran Kembali Bersih

    Doa Menghilangkan Pikiran Kotor dalam Islam, Pikiran Kembali Bersih

    Berbagai macam perbuatan dosa yang bisa saja dilakukan oleh umat muslim. Salah satunya adalah berpikiran kotor dalam berbagai situasi dan kondisi. Demi menjaga pikiran ini kita dianjurkan untuk memanjatkan doa menghilangkan pikiran kotor.

    Pikiran kotor termasuk sebagai bentuk dosa yang mungkin jarang kita sadari.

    Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga pikiran dari hal yang mungkin menyebabkan kita berbuat maksiat hingga menjerumuskan ke dosa besar.

    Kumpulan Doa Menghilangkan Pikiran Kotor

    Kita sebagai umat muslim yang taat sudah seharusnya menjaga pikiran dari hal-hal yang tidak baik. Adanya pikiran yang tidak baik tentu saja akan mempengaruhi hati serta perilaku yang tidak baik juga.

    Pikiran-pikiran ini bisa muncul akibat dari berbagai hal, seperti lingkungan yang tidak sehat, pergaulan yang buruk serta paparan media yang negatif. Ketika pikiran kotor muncul, hal ini dapat merusak keimanan serta ketaatan kepada Allah SWT.

    Bagi umat muslim, doa menghilangkan pikiran gelisah dapat menjadi sarana yang tepat untuk membersihkan diri. Doa menjadi bentuk komunikasi langsung dengan Allah SWT untuk berlindung dari segala bentuk keburukan.

    1. Doa Berlindung dari Keburukan Akhlak, Amal dan Hawa Nafsu

    Doa Berlindung dari Keburukan Akhlak, Amal dan Hawa Nafsu

    Keburukan akan akhlak, amal dan hawa nafsu merupakan tantangan besar yang sering dihadapi oleh kita dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentu saja akan berdampak pada sifat-sifat negatif yang dapat mengganggu ketenangan batin.

    Tidak hanya itu, sifat yang buruk ini juga akan berpengaruh pada sedikitnya kebaikan dalam amal perbuatan atau bahkan menjauhkan diri dari jalan kebenaran. 

    Oleh karena itu, doa menghilangkan pikiran aneh ini sangat dianjurkan untuk diamalkan.

    Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ziyad bin ‘Illaqah dari pamannya, Quthbah bin Malik, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW berdoa sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلاَقِ ، وَالأَعْمَالِ ، وَالأَهْوَاءِ

    Allohumma Inni A’udzu Bika Min Munkarootil Akhlaaqi Wal A’maali Wal Ahwaa.

    Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari akhlak, amal, dan hawa nafsu yang jelek.”

    Baca juga: Tata Cara Sholat Jamak Qasar: Niat dan Syarat Sah Melakukannya

    2. Doa Bertaqwa dan Kesucian Jiwa

    Sebagai umat muslim sudah seharusnya kita selalu bertaqwa kepada Allah SWT agar bisa menggambarkan sikap atau bentuk ketaatan, menjaga diri dari perbuatan dosa hingga melaksanakan perintah-perintah Allah dengan ikhlas.

    Bertaqwa adalah bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, serta kesadaran bahwa Dia Maha Mengetahui dan Maha Melihat segala sesuatu yang dilakukan oleh hamba-Nya. Karena itu, penting bagi kita untuk menghindari perbuatan dosa.

    Adapun kesucian jiwa adalah kondisi hati yang suci dan bersih dari noda-noda dosa. Ini mencakup kebersihan pikiran, perasaan dan niat yang diarahkan sepenuhnya pada ketaatan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

    Sebagai manusia biasa, tentu kita khilaf akan dosa seperti pikiran yang kotor. Karena itu, kita dianjurkan berdoa agar terhindar dari dosa-dosa yang bisa menjerumuskan ke perbuatan keji.

    Berikut ini amalan doa yang bisa kita terapkan pada kehidupan sehari-hari:

    اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَن زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا

    Allaahumma aati nafsii taqwaahaa wazakkihaa, anta khairu man zakkaahaa, anta waliyyuhaa wa maulaahaa.

    Artinya:

    “Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku ketaqwaan jiwa, dan sucikanlah ia karena Engkau-lah sebaik-baik Rabb yang mensucikannya, Engkau Pelindung dan Pemeliharanya.” (HR Imam Muslim)

    3. Doa Mohon Perlindungan Diri dari Setan dan Bala Tentaranya

    Pikiran yang kotor bisa saja datang dari mana ketika kondisi apapun. Namun, seperti yang kita ketahui bahwa pikiran ini juga disebabkan oleh pengaruh bisikan setan yang ingin menjerumuskan kita sebagai umat yang taat.

    Di dalam Islam, kita diajarkan bagaimana cara agar terhindar dari ajakan setan. Cara yang paling umum dilakukan adalah dengan berdoa pada Allah SWT agar terhindar dari bisikan yang mengajak pada pikiran hingga perbuatan kotor.

    Adapun doa memohon perlindungan pada Allah SWT dari ajakan setan dan bala tentaranya yang bisa kita amalkan dalam kehidupan, yaitu:

    اللَّهُمَّ عاَلِمَ الغَيْبِ والشَّهَادَةِ ، فَاطِرَ السَّمواتِ والأَرْضِ ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إلَهَ إلَّا أَنْتَ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ

    Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy-syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy-syaythooni wa syirkihi.

    Artinya:

    “Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. 

    Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah dengan benar kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya.”

    Baca juga: Niat Puasa Rajab Lengkap Arab Latin, Arti dan Keutamaannya 

    Manfaat Membaca Doa Menghilangkan Pikiran Kotor

    Membaca doa menyingkirkan pikiran kotor dalam Islam memiliki banyak manfaat spiritual hingga psikologis bagi seorang. Doa ini bisa membantu kita membersihkan hati dan pikiran dari segala pikiran negatif, dosa, dan pengaruh buruk.

    Berikut ini manfaat membaca doa dari menghilangkan pikiran yang kotor pada diri seseorang.

    1. Membersihkan Hati dan Pikiran

    Membaca doa ini tentunya akan membantu kita membersihkan hati dan pikiran dari pikiran-pikiran kotor dan negatif. Ketika seseorang berdoa dengan tulus, hati akan menjadi lebih bersih dan terbebas dari kegelapan pikiran.

    2. Mendekatkan Diri kepada Allah

    Doa merupakan sarana untuk berkomunikasi secara langsung pada Allah SWT. Adanya membaca doa untuk menghilangkan pikiran kotor, tentunya akan membuat seseorang akan merasa lebih dekat akan sang Pencipta.

    3. Mendapatkan Ketenangan Batin

    Pikiran kotor dan negatif dapat menyebabkan kecemasan, stres hingga ketidak tenangan batin. Dengan membaca doa, seseorang akan merasa lebih tentram dan damai dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    4. Meningkatkan Kesadaran Spiritual

    Membaca doa menghilangkan pikiran kotor ini akan membantu meningkatkan kesadaran spiritual serta mengingatkan diri kita tentang kehadiran Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan yang tentunya juga bisa melihat segala perbuatan manusia.

    5. Meningkatkan Kualitas Ibadah

    Adanya pikiran yang bersih dan hati yang suci, ibadah yang kita lakukan tentunya akan lebih khusyuk dan berarti. Hal ini dikarenakan setiap doa yang dipanjatkan akan berdampak secara langsung pada hubungan spiritual dan ibadah.

    Mengamalkan doa menghilangkan pikiran kotor dengan sungguh-sungguh akan membantu kita menguatkan keimanan dalam menghadapi berbagai godaan dan cobaan yang mengancam kebaikan akhlak, amal hingga hawa nafsu kita.

  • 6 Doa Meminta Keturunan yang Dipanjatkan Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim

    6 Doa Meminta Keturunan yang Dipanjatkan Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim

    Memiliki keturunan tentu menjadi impian bagi banyak pasangan. Akan tetapi, ada juga orang yang sudah bertahun-tahun belum mendapatkan karunia anak. Selain berusaha, ada doa meminta keturunan yang bisa kita panjatkan. 

    Doa ini berasal dari Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim. Seperti yang kita tahu bahwa para nabi pun ada yang harus menanti dalam waktu yang panjang agar mendapatkan keturunan. 

    Kita bisa turut mengamalkan doa yang Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria panjatkan agar mendapatkan keturunan. Lantas, seperti apa doanya? Berikut adalah lafal doa yang bisa kita simak. 

    6 Doa Meminta Keturunan yang Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim Panjatkan 

    Berdoa adalah salah satu hal penting yang harus kita lakukan agar mendapatkan ridha Allah SWT. Setidaknya ada 6 (enam) buah doa yang dapat kita panjatkan agar bisa mendapatkan keturunan: 

    1. QS. Ali Imran

    Doa Meminta Keturunan Nabi Zakaria

    Nabi Zakaria AS pernah sangat tergerak untuk mendapatkan buah hati. Akan tetapi, saat itu usia Nabi Zakaria sudah tua dan istrinya pun juga sudah tua.

    Akhirnya nabi pun berdoa kepada Allah SWT agar mendapatkan keturunan. 

    Di dalam doanya Nabi Zakaria berdoa agar mendapatkan anugerah keturunan yang baik akhlak dan adab. Selain itu, juga memohon agar nikmat dunia dan agama bisa sempurna dengan kehadiran mereka. 

    رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

    Rabbi habli milladunka dzurriyyatan ṭayyibah, innaka sami’ud-du’a 

    Artinya: “Wahai Rabbku! Berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”. (QS Ali Imran: 38).

    Baca juga: 8 Doa Mohon Perlindungan dan Keselamatan pada Allah SWT

    2. QS. Maryam 

    Selain di surat Ali Imran, kita dapat melihat doa lain yang Nabi Zakaria panjatkan saat ingin mendapatkan keturunan. Doa tersebut adalah dari QS. Maryam. Berikut adalah doa tersebut:

    وَاِنِّيْ خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَّرَاۤءِيْ وَكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّا ۙ * يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا 

    Wa innii khiftul-mawaaliya miw wara’ii wa kaanatim ra atii ‘aaqiran fa hab lii mil ladungka waliyyaa(n). Yaritsunii wa yaritsu min aali ya’quuba waj’alhu rabbi radhiyya (n).

    Artinya: “Sesungguhnya aku khawatir terhadap keluargaku sepeninggalku, sedangkan istriku adalah seorang yang mandul. Anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu. (Seorang anak) yang akan mewarisi aku dan keluarga Ya‘qub serta jadikanlah dia, wahai Tuhanku, seorang yang diridhai.” (QS. Maryam:5-6). 

    3. QS. Ash Shaffaat 

    Kemudian ada doa yang Nabi Ibrahim panjatkan supaya bisa mendapatkan keturunan. Doa tersebut berasal dari QS. Ash-Shaffat. Inilah doa tersebut:

    رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

    “Robbi hablii minash shoolihiin”

    Artinya: “Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh”. (QS. Ash Shaffaat: 100)

    4. QS. Al Ahqof

    Kemudian ada doa QS. Al Ahqof yang juga berisi permintaan agar mendapatkan keturunan. Kita bisa memanjatkan doa ini agar nantinya keturunan bisa memiliki akhlak yang mulia dan penuh kebaikan. Berikut adalah doa tersebut: 

    رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

    Robbi awzi’nii an asy-kuro ni’matakallatii an’amta ‘alayya wa ‘ala walidayya wa an a’mala shoolihan tardhooh, wa ash-lihlii fii dzurriyatii, inni tubtu ilaika wa inni minal muslimiin

    Artinya: “Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri”. (QS. Al Ahqof: 15).

    5. QS. Al Furqon 

    Kemudian ada doa dari QS. Al Furqon tepatnya pada ayat 74. Doa ini berisi permohonan agar mendapatkan keturunan serta istri sebagai penenang hati. Berikut adalah doa tersebut:

    رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

    “Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa”

    Artinya: “Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS. Al Furqon: 74)

    6. QS. Al Anbiya 

    Terakhir, doa yang dapat kita panjatkan agar bisa memperoleh ridha Allah SWT dan mendapatkan keturunan adalah dari QS. Al Anbiya. Berikut adalah doa tersebut selengkapnya: 

    وَزَكَرِيَّآ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ ۚ

    Wa zakariyyā iż nādā rabbahū rabbi lā tażarnī fardaw wa anta khairul-wāriṡīn(a).

    Artinya: “(Ingatlah) Zakaria ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan), sedang Engkau adalah sebaik-baik waris”. (QS. Al Anbiya: 89)

    Baca juga: 8 Doa Meluluhkan Hati Seseorang yang Kita Cintai dengan Menyebut Namanya Jarak jauh

    Tips Agar Cepat Hamil Menurut Islam 

    Selain memanjatkan doa, ada beberapa ikhtiar lain yang bisa kita lakukan agar mendapatkan keturunan. Beberapa ikhtiar tersebut adalah:

    1. Berwudhu Terlebih Dahulu Sebelum Berhubungan Suami Istri 

    Melakukan wudhu sebelum bercinta adalah salah satu bentuk mensucikan diri. Kemudian, setelah berwudhu kita bisa memanjatkan doa agar bisa mendapatkan keturunan. 

    Dengan doa yang baik dan ikhtiar yang suci, harapannya hubungan suami istri bisa menjadi ibadah yang akan menghasilkan keturunan. Tentunya keturunan yang mendapatkan ridha Allah SWT.  

    2. Praktekkan Posisi yang Tepat 

    Maksud posisi dalam hal ini adalah posisi ketika berhubungan intim suami istri. Pada dasarnya, ada beberapa posisi yang membuat peluang kehamilan jauh lebih besar. Karena, pada posisi tersebut akan membuat sperma lebih mudah menuju sel telur. 

    Salah satu posisi tersebut adalah posisi suami berada di atas dan istri berada di bawah. Jadi, jika kita ingin memperbesar peluang kehamilan, bisa memilih untuk melakukan posisi ini ketika berhubungan intim dengan pasangan. 

    3. Mengamalkan Shalat Sunnah Setiap Hari 

    Terakhir, kita bisa melakukan amalan berupa shalat sunnah setiap hari. Ketika shalat, jangan pernah lupa untuk berdoa dan memohon ridha dan kemudahan agar mendapatkan keturunan yang baik adab maupun akhlaknya. 

    Kita sebaiknya melakukan shalat hajat setiap hari sampai pada akhirnya hamil dan mendapatkan keturunan. Ini menjadi bentuk usaha yang nyata bahwa kita memang ingin sekali untuk mendapatkan keturunan. 

    Selain itu, jangan lupa untuk senantiasa berprasangka baik kepada Allah SWT. Ingat, apapun yang terjadi di dalam hidup ini sesungguhnya adalah ketetapan dari Allah SWT dan merupakan ketetapan yang terbaik. 

    Meskipun bagi manusia mungkin kurang berkenan, tetapi sebenarnya segala ketetapan dan takdir dari Allah SWT adalah yang terbaik. Jadi tetaplah berprasangka baik kepada Allah SWT sampai mendapatkan keturunan.

    Sahabat Muslim dimanapun berada, itulah berbagai doa meminta keturunan yang dapat kita panjatkan. Selain selalu berdoa, jangan lupa melakukan ikhtiar lainnya. 

    Mulai dari melakukan shalat sunnah, melakukan wudhu sebelum bercinta, dan memilih posisi bercinta yang tepat. Dengan ikhtiar dan doa yang maksimal, semoga Allah SWT segera mengabulkan doa kita semua untuk mendapatkan keturunan.

  • 3 Doa Buka Puasa Ramadhan & Sunnah: Arab-Latin dan Artinya

    3 Doa Buka Puasa Ramadhan & Sunnah: Arab-Latin dan Artinya

    Mungkin sebagai orang muslim ada yang belum tahu bagaimana doa buka puasa yang shahih. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika Anda mencoba mencari tahu mulai dari sekarang.

    Agar apa yang telah Anda laksanakan dengan baik diterima Allah dengan baik pula.

    Apalagi seseorang yang berpuasa, doa ketika berbukanya tidaklah tertolak. Jadi, jangan lupa untuk memohon hajat melalui doa saat berbuka puasa.

    Baik itu dalam rangka doa buka puasa Ramadhan, Asyura, maupun sunnah Senin-Kamis.

    Doa Buka Puasa yang Shahih dan Benar

    Alasan sederhana itulah yang mengharuskan Anda terus belajar dan belajar untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih shahih dan benar.

    Apalagi jika berhubungan erat dengan amalan-amalan yang Anda lakukan sebagai seorang muslim.

    Terdapat beberapa hadits shahih yang membahas tentang doa buka puasa.

    Tentunya diriwayatkan dari Rasulullah SAW, yaitu sebagai berikut :

    1.  Doa Pertama

    ذَهَبَ  الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

    Latinnya, “Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah”

    Artinya: “ Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan jika Allah menghendakinya.” ( HR Abu Daud 2/306 no. 2357)

    Sebelum doa buka puasa pendek tersebut, hendaknya tetap membaca ucapan bismillah basmalah terlebih dahulu dengan ucapan “bismillah”. Hal ini sebagaimana sabda dari Nabi SAW.

    Yang artinya, “Apabila salah seorang diantara kalian makan, hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaknya ia mengucapkan : “Bismillahi awwalahu wa aakhirohu.””

    Artinya sendiri, dengan nama Allah pada awal dan akhirnya. (HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no 1858).

    Baca juga: Ayat Kursi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Manfaat, dan Keutamaannya

    2. Doa Kedua

    Selain itu, Anda juga bisa melafadzkan doa yang merupakan atsar. Atsar dari perkataannya Abdullah bin ‘Amr bin al-Ash radhiyallahu ‘anhuma yaitu sebagai berikut :

    اَللَّهُمَّ إنِّي أَسْألُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ، أنْ تَغْفِرَ لِيْ

    Latinnya doa buka puasa shahih, “Allahumma inni as-aluka bi rohmatikal latii wasi’at kulla syai in an taghfirolii.”

    Yang artinya, “Ya Allah, aku memohon rahmatmu yang meliputi segala sesuatu, yang dengannya Engkau mengampuni aku.” (HR. Ibnu Majah 1/557).

    Salah Satu Sebab Doa Buka Puasa Ini Berstatus Lemah

    Sementara itu, untuk doa buka puasa yang tersebar luas pada masyarakat derajat keshahihannya masih kurang.

    Doa buka puasa tersebut yaitu sebagai berikut :

    اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

    Latinnya, “Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin”

    Doa buka puasa artinya, “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan kepadaMu akan beriman, dengan rizkiMu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang.”

    Jika Anda mencoba mengecek pada kitab-kitab hadits, maka informasi yang tersebar mengatakan tidak bisa menemukan lafal yang demikian. 

    Meski demikian, memang ada beberapa riwayat hadist yang menyebutkan doa berbuka puasa yang mirip dengan lafadz tersebut.

    Hadits ini keluar dari Ibnu Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 1413 yang artinya, “Abu Qasim At-Tanuji menyampaikan kepadaku secara imla’. Ia berkata, Abul Husain Muhammad bin Muthfir bin Musa Al-Hafidz menuturkan kepadaku…”

    Masih dilanjutkan dengan, “…Muhammad bin Khalaf bin Hibban menuturkan kepadaku, Waki menurunkan kepadaku, Al-Qasim bin Hasyim bin Sa’d menuturkan kepadaku, ayahku, Hasyim bin Sa’id menurutrkan kepadaku, Ibnu Ruzain  menuturkan kepada dari Tsabit dari Anas ia berkata…”

    “… ‘Biasanya Rasulullah SAW ketika berbuka puasa membaca doa, Allahumma laka shumtu wa’ alaa rizqika afthartu fataqabbal minni, innaka antas samii’ul ‘aliim.”

    Arti doa buka puasa, “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan rezekiMu aku berbuka, maka terimalah puasaku ini, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

    Riwayat hadits tersebut lemah, karena ada dua masalah yaitu :

    1. Hasyim bin Sa’id As-Simmsaar, memiliki status majhul haal.
    2. Ibnu Ruzain atau Said bin Zurbi dari Al-Hakim mengatakan jika ia sangat munkarul. Selain itu, ada Al-Baihaqi mengatakan ia dha’if, Ibnu Hajar menyebutkan ia munkarul hadits. Ada pula Imam Bukhari dan Imam Muslim yang menyatakan ia suka meriwayatkan al-aja’ib. Oleh sebab itu, para ulama hadits menyimpulkan bahwa ia munkarul hadits.

    Waktu Membaca Doa Buka Puasa

    Dari banyaknya sumber informasi, salah satunya dalam Hasyiyah I’anatut-thalibin juz 2 halaman 279 oleh Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha menjelaskan waktu membaca doa buka puasa.

    Doa buka puasa bisa Anda baca setelah berbuka, bukan sebelum ataupun bukan pula saat berbuka puasa. Tentunya penempatan ini berdasarkan rujukan makna yang terkandung dalam doa tersebut.

    Selain itu, ada pula dalam Kitab Busyra al-Karim halaman 598 oleh Syekh Said bin Muhammad Ba’ali yang menjelaskan sunnah membaca doa buka puasa saat hendak berbuka. Akan tetapi, waktu yang lebih utama ketiak setelah berbuka puasa.

    Demikian informasi lengkap mengenai beberapa doa buka puasa yang shahih. Jika Anda sudah tahu seperti ini, maka hendaknya berusaha untuk mengubah yang tadinya belum shahih menjadi doa yang shahih.

  • Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal dan Amalan Sunnahnya

    Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal dan Amalan Sunnahnya

    Kedatangan Dajjal di dunia merupakan salah satu tanda hari kiamat akan segera hadir, Rasulullah SAW pun pernah mengingatkan umatnya bahwa, akan terjadi hari dimana umatnya akan kebingungan karena hasutan Dajjal. Sebab tersebut, beliau membekali doa terhindar dari fitnah Dajjal.

    Tentu, sebagai seorang muslim Anda perlu mengantisipasi dan memperkuat amalan Ibadan serta mempertebal iman.

    Agar tidak tersesat, yuk simak bacaan doa terhindar dari fitnah Dajjal berikut ini.

    Mengenal Dajjal dan Kemunculannya

    Memahami apa itu fitnah Dajjal dan bentuknya menjadi salah satu cara untuk menghidarinya sebelum mengetahui apa saja bacaan doa terhindari dari fitnah Dajjal.

    Mendekati akhir zaman, tanda kiamat kini mulai bermunculan satu persatu, dimana kemunculan Dajjal menjadi salah satu tanda akan terjadi kiamat dalam waktu dekat. Dajjal akan datang bersama dengan fitnah yang membuat umat manusia terombang-ambing.

    Nabi Muhammad SAW pernah menceritakan mengenai ciri Dajjal yang akan muncul di akhir zaman. Dia akan menjadi seorang pemuda dengan kulit kemerahan, pendek, dengan rambut keriting tebal, dahi lebar, dan dada lebar, mata kiri buta atau cacat (mamsooh).

    Mata ini tidak akan menonjol atau cekung, dan akan terlihat seperti buah anggur yang mengapung. Mata kirinya akan ditutupi dengan sepotong daging tebal yang tumbuh di ujung matanya.

    Baca juga: Doa Khatam Quran 30 Juz: Arab, Latin dan Artinya!

    Tertulis di antara matanya adalah “Kaaf faa’ raa’”, dalam huruf (Arab) yang terpisah, atau “kaafir”, dengan huruf-huruf yang digabungkan. Ketika huruf ini terbaca maka akan mandul baginya atau tanpa anak yang lahir darinya.

    Hal ini diriwayatkan dalam Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda:

    Saya telah memberi tahu Anda begitu banyak tentang Dajjal sehingga saya khawatir Anda tidak akan mengerti. Dajjal akan menjadi pria pendek, berjari merpati, dengan rambut keriting. Dia akan bermata satu, dengan matanya tidak menonjol atau cekung. Jika kamu bingung tentang dia, maka ingatlah bahwa Tuhanmu tidak bermata satu.” [Abu Dawud, tidak. 3763

    Kemunculan Dajjal pertama kali juga beliau ceritakan. Bahwa Dajjal akan muncul dari arah timur dari khurasan dari kalangan Yahudi Isfahaan.

    Dia kemudian akan melakukan perjalanan ke seluruh bumi dan tidak akan meninggalkan kota tanpa memasukinya, selain Makkah dan Madinah, yang tidak akan bisa dia masuki karena para malaikat menjaganya.

    Hal ini diperkuat dengan hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

    “Dia akan (muncul) dari arah laut Suriah atau dari arah laut Yaman … Tidak, melainkan dari timur …” – dan dia menunjuk ke arah timur.” [Muslim, tidak. 5228]

    Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal

    Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa Dajjal akan muncul di akhir zaman. Nabi Muhammad SAW menganjurkan kepada seluruh umatnya untuk senantiasa membaca doa terhindar dari fitnah Dajjal yang begitu keji.

    Dajjal menjadi mahluk yang diciptakan Allah SWT untuk menguji manusia. Hal ini dijelaskan dalam salah satu hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:

    Semenjak Adam diciptakan sampai datangnya hari Kiamat, tidak ada cobaan yang lebih besar daripada Dajjal.” (HR Imam Ahmad)

    Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa tidak ada cobaan yang paling berat bagi seorang muslim, selain fitnah Dajjal. Sebab tersebutlah, Rasulullah SAW menganjurkan seorang muslim senantiasa berdoa dan mengingat Allah SWT.

    Dengan membaca doa terhindar dari fitnah Dajjal, diharapkan Allah SWT akan melindungi diri dari perbuatan-perbuatan fitnah serta menjauhkan diri dari orang-orang yang dengki dan hasad.

    Untuk menghindari fitnah Dajjal, ada beberapa doa yang dapat dibaca. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

    1. Bacaan Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal yang Umum Dipakai

    Doa berlindung dari fitnah Dajjal ini salah satunya terdapat dalam kitab Shahih Muslim yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Ia mendengar Rasulullah SAW bersabda:

    إذا فرغ أحدكم من التشهد ‏الآخر فليتعوذ بالله من أربع من عذاب جهنم، ومن عذاب ‏القبر ومن فتنة المحيا والممات، ومن شر المسيح الدجال” رواه مسلم

    Artinya: “Jika kalian selesai melakukan tasyahud akhir, berlindunglah kepada Allah dari empat hal, azab neraka Jahanam, azab kubur, fitnah hidup dan mati, dan keburukan Dajjal yang terhapus dari rahmat Allah.” (HR Muslim)

    Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

    Allahumma inni audzubika min ‘adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid Dajjal.

    Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah al-masikh ad-Dajjal” (Hadits riwayat Imam Muslim dari Anas dan Abu Hurairah).

    Setelah membaca doa berikut, lanjutkan dengan membaca doa sebagaimana dianjurkan Abu Hurairah RA setelah selesai membaca bacaan doa tahiyatul akhir. Doa ini dimaksudkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari siksa neraka, bencana dan khusunya fitnah Dajjal.

    Berikut bacaanya:

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Rabbana atinaa fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina ‘adzabannaar

    Artinya: “Ya Allah, berilah kami kebaikan dalam kehidupan di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksaan api neraka,” (HR Bukhari).

    Baca juga: Hukum Musik dalam Islam Menurut 4 Mazhab, Halal atau Haram?

    2. Bacaan Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal dalam Surat Al-Kahfi 1-10

    Sebetulnya, doa agar terhindar dari fitnah dajal juga bisa ditambahkan dengan membaca sepuluh  ayat pertama dalam surat Al-Kahfi. Pada dasarnya, setiap ayat dalam Al-Qur’an sendiri telah mengandng berbagai macam manfaat yang bisa didapatkan

    Seperti dalam 10 ayat pertama surat Al-Kahfi yang di dalamnya terdapat banyak sekali keistimewaan, salah satunya terhindar dari fitnah Dajjal. Hal ini juga disebutkan dalam salah satu riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

    “Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) dajal,” (HR. Muslim).

    Bacaan lengkap surah Al Kahfi ayat 1-10

    1.اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜ

    al-ḥamdu lillāhillażī anzala ‘alā ‘abdihil-kitāba wa lam yaj’al lahụ ‘iwajā

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok”

    2. قَيِّمًا لِيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيدًا مِنْ لَدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًا

    qayyimal liyunżira ba`san syadīdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minīnallażīna ya’malụnaṣ-ṣāliḥāti anna lahum ajran ḥasanā

    Artinya: “sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik”

    3. مَاكِثِينَ فِيهِ أَبَدًا

    mākiṡīna fīhi abadā

    Artinya: “Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.”

    4. وَيُنْذِرَ الَّذِينَ قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا

    wa yunżirallażīna qāluttakhażallāhu waladā

    Artinya: Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, “Allah mengambil seorang anak.”

    5. مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ ۚ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ ۚ إِنْ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا

    mā lahum bihī min ‘ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqụlụna illā każibā

    Artinya: “Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.”

    6. فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ اِنْ لَّمْ يُؤْمِنُوْا بِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَسَفًا

    fa la’allaka bākhi’un nafsaka ‘alā āṡārihim il lam yu`minụ bihāżal-ḥadīṡi asafā

    Artinya: “Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an).”

    7. اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَيُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا

    innā ja’alnā mā ‘alal-arḍi zīnatal lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu ‘amalā

    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.”

    8. وَإِنَّا لَجَاعِلُونَ مَا عَلَيْهَا صَعِيدًا جُرُزًا

    wa innā lajā’ilụna mā ‘alaihā ṣa’īdan juruzā

    Artinya: “Dan Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering.”

    9. اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ كَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًا

    am ḥasibta anna aṣ-ḥābal-kahfi war-raqīmi kānụ min āyātinā ‘ajabā

    Artinya: “Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?”

    10. اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

    iż awal-fityatu ilal-kahfi fa qālụ rabbanā ātinā mil ladungka raḥmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadā

    Artinya: “(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

    Demikianlah bacaan doa terhindar dari fitnah Dajjal serta ciri-ciri Dajjal dan kemunculannya. Insyallah jika kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menghindari larangan-larangannya, kita akan dijauhkan dari keburukan dunia. Aamiin.

    Terimakasih sudah membaca. Assalamualaikum wr.wb