Category: Food & Beverage Product

  • Apa Itu Wine? Pengertian, Cara Mengolah, Rasa, Bahan, dan Manfaat

    Apa Itu Wine? Pengertian, Cara Mengolah, Rasa, Bahan, dan Manfaat

    Wine adalah salah satu jenis minuman yang paling banyak disediakan di beberapa restoran mewah. Selain itu minuman ini juga banyak disajikan pada acara-acara khusus seperti pesta pernikahan atau acara ulang tahun.

    Wine biasanya banyak ditemukan di beberapa negara khususnya kawasan Eropa dan Amerika yang memiliki budaya ini. Di Indonesia sendiri pengolahannya juga sudah ada seperti di Bali meski tidak terlalu banyak.

    Untuk mengetahui seperti apa wine dan bagaimana cara pengolahannya bisa disimak dalam artikel ini. Selain itu juga akan dibahas tentang bagaimana manfaat dari mengonsumsi wine dengan jumlah yang tidak berlebihan.

    Pengertian Wine adalah

    Wine adalah minuman yang terbuat dari fermentasi buah anggur. Pada perkebunan Anggur khsuus Wine, biasanya Anggur akan dipanen dalam kondisi matang lalu segera diolah dengan cara diperas.

    Dari pengolahan ini anggur akan difermentasi dengan menggunakan bahan tertentu seperti ragi. Selanjutnya hasil dari fermentasi inilah yang akan menghasilkan cita rasa khusus dan mengandung sedikit alkohol.

    Selain dengan menggunakan anggur beberapa jenis wine juga terbuat buah-buahan. Namun salah satu olahan paling tradisional dan masih tetap ada hingga saat ini adalah wine yang memanfaatkan anggur khusus.

    Setiap varian dari anggur akan menghasilkan rasa yang berbeda-beda. Jadi biasanya pada tempat pengolahan wine akan menggunakan spesies yang bervariasi dan menghasilkan banyak sekali varian minuman anggur yang berbeda-beda.

    Bahkan jenis anggur yang digunakan juga menjadi ciri khas dari pabrik pengolahannya. Itulah kenapa varietas dari anggur yang ada di seluruh dunia ada banyak termasuk anggur yang diolah di kawasan Indonesia.

    Harga Wine biasanya di bandrol mulai dari Jutaan hingga ratusan juta rupiah per botolnya. Namun untuk beberapa restoran fine dining, kamu juga bisa memesannya sebagai minuman pelengkap dan kombinasi yang cocok dengan hidangan.

    Baca juga: Apa Itu Sparkling Wine dan Cara Membuatnya

    Komposisi dan Bahan Pembuat Wine

    Seperti yang sudah dibahas di atas, wine adalah minuman yang diolah dengan cara melakukan proses fermentasi. Lantas seperti apa unsur dari minuman ini yang membuatnya terasa sangat enak.

    1. Anggur

    Komponen pertama yang harus ada ketika membuat minuman ini adalah anggur yang memiliki kualitas tinggi. Biasanya pabrik pengolahan atau pembuat wine akan memiliki perkebunan anggur sendiri yang diolah secara khusus.

    Selain itu ada juga yang sampai mengimpor buah anggur dari beberapa negara. Ini dilakukan karena anggur hanya bisa tumbuh pada iklim tertentu dan hanya akan menghasilkan rasa khusus jika ditanam di tempat yang tepat.

    2. Ragi

    Ragi digunakan untuk melakukan proses fermentasi pada anggur yang nantinya dipakai. Seharusnya secara tradisional mereka akan menggunakan ragi alami yang nantinya akan muncul dengan sendirinya dari anggur.

    Namun ada juga yang menggunakan ragi komersial untuk mempermudah proses pembuatan. Sayangnya jika menggunakan ragi komersial biasanya akan ada produk residu yang tidak akan bisa digunakan.

    3. Agen Fining

    Terkadang wine yang digunakan sering menjadi keruh sehingga tidak bisa dinikmati secara maksimal. Untuk membuatnya menjadi lebih jernih biasanya akan langsung ditambahkan agen finning.

    Sayangnya agen fining yang digunakan saat ini lebih banyak menggunakan bahan-bahan yang berasal dari hewani. Jadi akan sedikit sulit untuk mereka yang sedang menerapkan gaya hidup vegetarian.

    Baca juga: Mocktail Adalah: Pengertian, Sejarah, Jenis, dan Fungsinya

    4. Tanin

    Komponen ini biasanya terbentuk dengan sendirinya dan akan memberikan warna atau kepekatan pada wine. Biasanya tanin akan didapatkan dari kulit anggur atau permukaan tempat untuk melakukan proses fermentasi.

    5. Zat Aditif

    Disadari atau tidak beberapa klasifikasi wine yang dijual secara komersial juga akan ditambahkan zat aditif. Biasanya penambahan ini tidak akan dilakukan dalam jumlah banyak.

    Proses ini dilakukan agar anggur yang nantinya digunakan atau dijual tidak akan mudah busuk. Jadi minuman anggur bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama.

    Rasa dari Wine

    Wine adalah salah satu minuman yang memiliki rasa berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Untuk mengetahui apa saja rasa yang dimiliki oleh minuman anggur, simak berikut ini.

    1. Manis

    Salah satu rasa yang paling disukai dari minuman ini adalah manis. Beberapa jenis wine terasa sangat manis meski tidak terlalu pekat sehingga masih bisa dinikmati dan digunakan untuk teman ketika mengkonsumsi makanan tertentu.

    Rasa manis yang dikeluarkan juga kerap digunakan sebagai rasa pada beberapa jenis makanan. Itulah kenapa beberapa jenis wan juga digunakan untuk memasak.

    2. Asam

    Tingkat keasaman dari setiap wine berbeda-beda. Ada yang memiliki tingkat keasaman cukup tinggi dan ada juga yang memiliki tingkat keasaman rendah sehingga akan lebih disukai oleh banyak orang.

    Wine adalah minuman yang beragam sehingga akan menyesuaikan selera dari setiap orang. Akan ada orang yang menyukai wine dengan rasa sangat asam tetapi ada juga yang menyukai rasanya sedikit kemanisan.

    3. Kering

    Tanin adalah komponen dari wine yang akan membuat rasa dari minuman ini sedikit kering ketika selesai. Itulah kenapa jika meminum wine disarankan untuk sedikit demi sedikit agar bisa menikmati dan mencegah tenggorokan menjadi sakit.

    4. Pekat

    Selain itu juga ada rasa yang sangat pekat dan biasanya ditentukan dengan jenis anggur yang digunakan. Selain itu ditentukan juga dengan lamanya penyimpanan dari minuman ini.

    Semakin lama disimpan biasanya tingkat kepekatannya juga sangat tinggi. Tetapi biasanya masih tetap bisa dinikmati bahkan memiliki rasa yang sangat khas.

    5. Alkohol

    Wine akan memiliki kadar alkohol yang bervariasi. Biasanya yang memiliki kadar alkohol cukup tinggi akan terasa sangat tidak nyaman ketika diminum. Namun yang tingkat alkoholnya rendah masih nyaman untuk diminum dalam jumlah sedikit banyak.

    Manfaat Wine

    Wine adalah salah satu minuman yang punya manfaat

    Meski dalam Islam wine adalah salah satu minuman yang diharamkan untuk diminum. Namun menurut beberapa penelitian, Wine memiliki manfaat yang cukup banyak untuk tubuh. Berikut diantaranya:

    1. Meningkatkan Kekebalan

    Mengonsumsi koin dalam jumlah terbatas juga bisa meningkatkan kekebalan sehingga kita tidak akan mudah sakit. Itulah kenapa minuman ini lebih banyak dikonsumsi saat musim dingin atau ketika malam hari agar tubuh menjadi lebih hangat.

    2. Baik untuk Penurunam Berat Badan

    Beberapa penelitian menunjukkan jika mengonsumsi wine secara rutin dalam jumlah yang tepat akan membantu proses penurunan berat. Namun proses ini tidak terjadi secara begitu saja kecuali dengan gaya hidup yang sehat.

    Kamu juga tetap disarankan untuk berolahraga secara rutin dan mengatur pola makan setiap harinya.

    3. Menurunkan Risiko Depresi

    Mengonsumsi minuman wine akan membantu seseorang untuk mengatasi depresi atau menurunkan risiko itu. Itulah kenapa sangat disarankan untuk mengonsumsi minuman ini dalam jumlah terbatas.

    4. Komponen Antipenuaan

    Wine adalah minuman yang bisa menjadi mencegah terjadinya penuaan dini pada seseorang. Penuaan dunia terjadi pada seseorang bisa muncul pada bagian wajah sehingga akan terlihat banyak sekali kerutan.

    Mengonsumsi went dalam jumlah yang tepat dan tidak berlebihan justru bisa menyebabkan penuaan dini itu jadi hilang. Namun pastikan untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Jika berlebihan akan menyebabkan gangguan pada tubuh.

    Wine adalah salah satu minuman yang selalu digunakan untuk acara-acara penting. Itulah kenapa minuman ini selalu memiliki nilai tersendiri dan menjadi bagian dari budaya di beberapa negara. Meski Indonesia tidak memiliki budaya itu tetapi masih bisa dipelajari.

    Terlebih mempelajari wine ini juga sangat penting khususnya untuk mereka yang memang bergerak di bidang food and beverage khususnya restoran. Mau tidak mau harus mempelajari segala hal yang berkaitan agar bisa memahami dengan baik.

    Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan tujuan sebagai referensi edukasi. Karena dalam Industri Hospitality, Wine adalah salah satu materi pelajaran. Penulis tidak menyarankan pengkonsumsian Wine karena perintah Agama.

  • Dry Heat Cooking Adalah: Pengertian, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya

    Dry Heat Cooking Adalah: Pengertian, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya

    Dry heat cooking adalah salah satu teknik memasak yang paling banyak digunakan di dunia saat ini. Bahkan disadari atau tidak teknik masa ini sudah sering dilakukan oleh banyak orang bahkan dimanfaatkan untuk pengolahan makanan harian.

    Dengan menggunakan teknik masa ini seseorang tidak akan memerlukan bantuan cairan ataupun air untuk melakukan proses memasak. Mereka hanya menggunakan teknik untuk memanaskan agar makanan menjadi matang.

    Selanjutnya setelah matang makanan bisa langsung disajikan dan disantap dalam kondisi yang hangat. Untuk mengetahui seperti apa pengertian dan beberapa contoh teknik masa ini ada baiknya untuk menyimak ulasan berikut.

    Dry Heat Cooking Adalah

    Sebelum membahas beberapa jenis teknik memasak yang memanfaatkan panas, tidak ada salahnya untuk mengetahui apa pengertian dari dry heat cooking itu sendiri.

    Dry heat cooking adalah salah satu teknik memasak yang tidak menggunakan cairan atau air untuk metode pematangannya.

    Bahan mentah yang nantinya digunakan akan diolah dengan menggunakan radiasi panas langsung atau melalui beberapa perantara lain seperti minyak dan lemak.

    Jadi panas bisa diantarkan melalui udara, logam, atau minyak. Asalkan tidak menggunakan air bisa dikategorikan sebagai salah satu cara memasak Dry Heat Cooking. Hal ini adalah kebalikan dari teknik Moist Heat Cooking yang membutuhkan air sebagai media penghantar panasnya.

    Karena tidak memerlukan adanya cairan maka teknik masa ini biasanya akan menghasilkan tekstur yang lebih kering.

    amun justru ini yang dicari oleh beberapa orang meski ada beberapa kekurangan dari metode yang dilakukan.

    Dengan pengertian seperti ini kita bisa menyebarkan jika pengolahan makanan ini jenisnya ada. Salah satu yang sering digunakan adalah pengolahan dengan cara digoreng dengan memanfaatkan minyak.

    Selain itu ada juga cara masak lain yang menggunakan panas dengan perantara udara ataupun logam. Bisa memasak dengan cara dibakar atau bisa juga dimasukkan ke dalam air fryer atau microwave.

    Teknik Dry Heat Cooking

    Dry heat cooking memiliki cukup banyak tekniknya, dan sebagian besar sudah sering kita gunakan. Untuk mengetahui jenis-jenis dari teknik memasak ini bisa disimak berikut ini.

    1. Shallow Frying

    Shallow Frying adalah salah satu teknik memasak dengan Dry Heat cooking

    Salah satu teknik pertama yang dimiliki oleh dry heat cooking adalah shallow frying. Memasak atau menggoreng dengan cara ini akan dilakukan dengan hanya menggunakan sedikit minyak saja di atas wajan ataupun teflon.

    Minyak yang digunakan tidak terlalu banyak karena teflon adalah bahan yang tidak akan membuatnya lengket. Selain itu bahan makanan yang digunakan juga cukup sedikit seperti menggoreng telur sehingga tidak membutuhkan minyak terlalu banyak.

    Minyak goreng tidak dikategorikan sebagai cairan karena berbentuk minyak ataupun lemak. Jadi cara masak ini berbeda dengan menggunakan air seperti ketika membuat sup atau makanan lainnya. Jadi cara ini bisa digunakan untuk menyalurkan panas dari minyak ke bahan makanan.

    2. Deep Frying

    Sakit terbalik dibandingkan dengan cara masak pertama, jika menggunakan cara ini maka jumlah minyak yang digunakan akan sangat banyak. Ini dilakukan karena permukaan dari bahan makanan yang dibuat atau adonannya cukup besar.

    Biasanya teknik memasak ini akan digunakan untuk mematangkan bahan makanannya jumlahnya cukup banyak seperti ayam goreng hingga kentang. Selain itu bisa juga digunakan untuk memasak berbagai jenis protein seperti ikan.

    Dengan teknik masa ini panas yang berasal dari minyak bisa langsung disalurkan pada makanan. Teknik masak ini banyak digunakan meski terdapat beberapa kekurangan. Salah satunya adalah minyak yang digunakan akan banyak tersisa pada makanan.

    3. Roasting/Membakar

    Alternatif dari teknik mengolah makanan dengan udara yang kering atau tidak menggunakan cairan adalah dengan melakukan proses pembakaran. Ini dilakukan dengan cara memberikan api secara langsung atau menggunakan metode konduksi.

    Beberapa logam yang digunakan akan dikenai panas dari bawah lalu makanan yang berada di atas akan terkena perambatan panas itu. Akhirnya makanan jadi terbakar sedikit demi sedikit hingga matang.

    Teknik ini juga bisa dengan memanfaatkan panas yang berasal dari udara. Misal ketika mengolah makanan dengan teknik aksara yang biasanya akan memberikan panas dari bawah sehingga cairan akan keluar dan makanan matang dengan sendirinya.

    4. Menumis (Sauteing)

    Teknik dry heat cooking selanjutnya adalah dengan melakukan proses menumis. Biasanya teknik ini banyak digunakan pada beberapa jenis makanan seperti sayuran atau bisa juga protein yang bentuknya tebal seperti daging.

    Proses menumis ini bisa dilakukan dengan penambahan minyak dalam jumlah sedikit ketika makanan sudah dimasukkan. Atau bisa juga dengan sengaja menuangkan beberapa minyak secara terus-menerus pada makanan.

    Sauteing adalah teknik memasak yang banyak digunakan untuk mengolah sayuran atau bisa juga untuk membuat steak. Jadi orang yang memasak akan menuangkan sedikit demi sedikit minyak hingga akhirnya makanan matang dengan sempurna.

    5. Memanggang (Baking)

    Baking

    Baking adalah teknik dry heat cooking yang akan dibahas dalam artikel. Cara ini banyak dilakukan untuk membuat beberapa jenis kue atau roti dan memasukkannya ke dalam oven.

    Dengan menggunakan teknik ini maka bahan makanan akan diberikan panas di seluruh penjuru. Nantinya panas ini akan membuat adonan dari kue ataupun roti menjadi mengembang dan akhirnya kering serta matang dengan sempurna.

    Teknik memegang ini banyak digunakan saat ini karena akan meminimalkan penggunaan dari minyak. Jadi cocok sekali untuk mereka yang sedang diet dan menghindari makanan berlemak yang tidak menyehatkan.

    6. Pan Frying

    Menggoreng dengan wajan sangat mirip dengan menumis, tetapi teknik ini menggoreng menggunakan sedikit lebih banyak lemak (minyak) dan suhu yang sedikit lebih rendah daripada menumis (Sauteing).

    Ini menjadikannya metode yang baik untuk memasak potongan daging yang lebih besar yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dimasak. Daging yang digoreng terkadang selesai di oven untuk dimasak.

    7. Broiling

    Teknik Broiling melibatkan memasak makanan menggunakan panas radiasi dari sumber di oven. Makanan biasanya diletakkan di atas jeruji logam yang telah dipanaskan sebelumnya, yang dapat menandai makanan dengan tanda khas saat makanan dimasak.

    Makanan yang dipanggang cenderung matang dengan cepat dan merata karena makanan terkena panas tinggi untuk waktu yang singkat.

    Salamander, broiler overhead, dan rotisserie adalah contoh peralatan yang dapat digunakan untuk memanggang. Di rumah, Anda bisa memanggang makanan Anda selama Anda memiliki oven dengan pengaturan broiler dan juga peralatan masak yang aman untuk oven.

    8. Grilling

    Teknik Memasak Grilling contohnya adalah BBQ

    Teknik Grilling mirip dengan Broiling, dalam makanan itu juga dimasak menggunakan panas radiasi.

    Perbedaan utama antara kedua metode tersebut adalah bahwa Grilling melibatkan memasak makanan menggunakan sumber panas dari bawah permukaan memasak, sedangkan memasak dengan teknik Broiling menggunakan panas dari bagian atas oven.

    Teknik Grilling yang dapat ditemui di rumah adalah ketika memanggang daging atau barbeque. Beberapa cara lain untuk memanggang makanan, jika Anda tidak memiliki barbeque, adalah menggunakan panggangan dalam ruangan atau menggunakan wajan di atas kompor Anda.

    Kelebihan Dry Heat Cooking

    Terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki oleh cara masak dengan konsep dry heat cooking. Berikut beberapa kelebihan yang mungkin bisa didapatkan oleh semua orang.

    • Proses memasak tidak akan mudah membuat makanan jadi terlalu matang.
    • Tidak memerlukan terlalu banyak cairan yang terkadang bisa menyebabkan rasa dari makanan menjadi hambar.
    • Teknik ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan sehingga makanan bisa mendapatkan panas dengan merata.
    • Teknik memasak ini aman digunakan untuk semua orang khususnya pemula karena tidak akan terlalu banyak menggunakan peralatan.

    Kekurangan Dry Heat Cooking

    Memperhatikan kekurangan dry heat cooking adalah sesuatu yang penting karena akan menentukan apakah teknik ini berguna dengan baik atau tidak. Berikut beberapa kekurangan yang dimilikinya.

    • Penggunaan minyak ketika melakukan proses menggoreng yang terlalu banyak juga bisa menyebabkan gizi dari makanan menjadi rusak.
    • Penggunaan minyak yang terlalu banyak juga ada kemungkinan tidak membuat orang yang mengonsumsinya jadi sehat karena terlalu banyak lemak yang masuk ke dalam tubuh.
    • Terkadang teknik masa ini menyebabkan kita sulit untuk mengontrol panas dan akhirnya menyebabkan makanan mudah sekali gosong.
    • Teknik memasak ini sedikit berbahaya jika dilakukan oleh orang yang belum pernah memasak sama sekali.

    Teknik memasak Dry Heat Cooking adalah salah satu yang paling banyak digunakan saat ini. Bahkan teknik ini juga terbilang cukup murah karena banyak dimanfaatkan oleh banyak orang seperti saat mereka menggoreng dengan menggunakan minyak.

    Karena teknik masa ini cukup bervariasi biasanya seseorang akan menggunakannya sesuai dengan kebutuhan

    Ada yang menggunakannya cukup sering dan ada juga yang menggunakannya sesekali saja sesuai dengan jenis pola makan yang diikuti.

  • Apa itu Mocktail? Pengertian, Sejarah, Jenis, dan Fungsinya

    Apa itu Mocktail? Pengertian, Sejarah, Jenis, dan Fungsinya

    Mocktail adalah salah satu jenis minuman yang banyak dikonsumsi ketika seseorang berada di restoran atau ketika sedang berpesta. Minuman ini disajikan bersamaan dengan cocktail untuk mereka yang tidak bisa mengkonsumsi alkohol.

    Secara umum minuman ini terbuat dari bahan-bahan yang sangat alami seperti buah-buahan atau beberapa macam herba. Jadi saat dikonsumsi dalam jumlah banyak sekalipun tidak akan menyebabkan masalah atau gangguan pada tubuh.

    Apabila belum mengkonsumsi mobil sebelumnya ada baiknya untuk menyimak ulasan yang akan dibahas dalam artikel ini. Dengan begitu akan memahami kira-kira apa itu mocktail dan apa saja fungsinya.

    Apa itu Mocktail?

    Banyak ahli berpendapat jika kemunculan dari minuman ini terjadi pada tahun 1916. Pada saat itu banyak orang sudah mengkonsumsi cocktail tetapi ada juga yang tidak bisa mengonsumsi karena mereka mudah mabuk dan sakit

    Salah satu alternatifnya adalah dengan meniru bagaimana rasa dan juga bahan-bahan yang digunakan pada cocktail. Bahasa yang memunculkan mocktail sendiri terdiri dari kata mock dan cocktail.

    Artinya minuman ini merupakan tiruan dari cocktail yang sudah ada sebelumnya. Jadi meskipun meniru seseorang masih bisa mengonsumsi dan merasakan bagaimana sensasi yang sangat menyegarkan tetapi tidak akan menyebabkan mereka menjadi mabuk.

    Dari sinilah akhirnya tersebar dengan sangat baik di seluruh penjuru dunia bahkan sudah bisa dinikmati di beberapa restoran yang ada di Indonesia. Itulah kenapa minuman ini sangat populer karena bisa diminum oleh siapapun bahkan oleh anak-anak.

    Bahkan semua orang juga bisa membuatnya sendiri di rumah dengan campuran yang mereka sukai. Asal bisa mencampur apapun dengan baik dan memiliki rasa enak sudah bisa dikatakan sebagai sebuah mocktail.

    Baca juga: Apa itu Bartender? Pengertian, Tugas, Peralatan, dan Kisaran Gajinya

    Jenis Mocktail yang Terkenal

    Mocktail adalah minuman yang beraneka ragam namun ada beberapa jenis campuran yang memang sudah terkenal dan banyak dikonsumsi hingga sekarang. Berikut beberapa jenis model yang cukup terkenal.

    1. Tropical Coconut

    Tropical Coconut mocktail

    Minuman ini sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah tanpa harus pergi ke restoran. Karena bahan-bahan yang digunakan juga sangat sederhana karena hanya membutuhkan potongan dari kelapa muda yang nantinya akan dibuat jus.

    Setelah itu bisa ditambahkan dengan beberapa buah lain yang memberikan rasa segar seperti stroberi atau bisa juga dengan menggunakan lemon.

    Beberapa orang juga akan menambahkan beberapa sirup cocopandan jika dibutuhkan saja.

    Baca juga: 4 Jenis Minuman Keras (Alcoholic Drink) di Hotel yang Perlu Diketahui

    2. Green Soda

    Seperti namanya minuman ini terbuat dari bahan-bahan yang akan memberikan warna hijau. Namun bahan ini tidak akan mengandung alkohol sama sekali karena akan berasal dari beberapa ekstrak buah dan juga sayuran.

    Selanjutnya akan dicampur dengan soda yang memiliki rasa segar. Kombinasi dari dua hal ini akan membentuk minuman bernama baking soda dan bisa dikonsumsi setiap saat.

    Untuk menambahkan cita rasa yang nikmat bisa diberikan potongan buah seperti melon ataupun semangka.

    Baca juga: Apa Itu Sparkling Wine dan Cara Membuatnya

    3. Virgin Mary

    Sebenarnya bahan asli dari pembuatan Virgin Mary adalah menggunakan alkohol. Namun karena dibuat versi tiruannya bahan itu dihilangkan lalu mencampur beberapa bahan yang terdiri dari jus lemon, tobasco, jus tomat dan saus worcestershire.

    Campuran dari bahan-bahan ini akan menghasilkan rasa yang kurang lebih sama. Tetapi tidak akan membuat seseorang menjadi mabuk karena bahan-bahannya semuanya sangat alami.

    Sebenarnya masih bisa ditambahkan beberapa potongan buah apabila menyukainya. Dengan begitu minuman ini akan menjadi lebih sehat dan juga kaya akan serat.

    4. Red Sanria

    Salah satu mocktail yang sangat klasik dan sudah ditemukan sejak beberapa puluh yang lalu. Seperti namanya mocktail ini memiliki warna merah yang sangat khas.

    Untuk resep mocktail ini biasanya akan ada campuran yang terdiri dari jus delima, soda, sangria, lemon, dan es batu. Campuran ini bisa diaduk hingga merata sebelum akhirnya disajikan.

    5. Green Mojito

    Green Mojito Mocktail

    Minuman ini banyak disukai karena memiliki rasa yang sangat segar dan juga enak. Biasanya untuk membuat minuman ini akan menggunakan beberapa jenis soda kalau ditambahkan dengan sirup dari apel.

    Untuk memberikan tambahan rasa biasanya juga akan diberikan daun mint. Minuman ini sangat cocok dikonsumsi dalam kondisi dingin ketika berada di pinggiran pantai.

    Fungsi Mocktail

    Mocktail adalah salah satu minuman yang bisa dikategorikan sebagai minuman sehat. Namun harus memperhatikan beberapa hal seperti penggunaan bahan yang segar dan tidak menggunakan gula terlalu banyak.

    Untuk fungsi dari minuman ini terdiri dari beberapa hal berikut ini.

    1. Alternatif Alkohol

    Fungsi utama dari mocktail adalah digunakan sebagai alternatif minuman beralkohol. Karena tidak semua orang bisa mengonsumsi minuman beralkohol karena ada alasan yang berhubungan dengan agama dan juga kesehatan.

    Beberapa orang dengan kondisi kesehatan tertentu tidak akan bisa mengkonsumsi alkohol karena akan membuat mereka menjadi semakin sakit.

    Untuk alternatif agar bisa menikmati minuman ini di bar atau acara pesta bisa mengkonsumsi mocktail.

    Sebenarnya secara umum bahan-bahan yang digunakan hampir sama yaitu mencampurkan beberapa buah-buahan.

    Namun tidak akan menggunakan bahan alkohol sehingga aman dikonsumsi meskipun jumlahnya cukup banyak.

    2. Menyegarkan Tenggorokan

    Selanjutnya minuman ini juga sangat menyegarkan sehingga cocok sekali untuk mereka yang suka dengan minuman untuk pencuci mulut. Jadi mau minum minuman ini kapanpun tidak akan ada masalah sama sekali.

    Selanjutnya minuman jenis ini juga cocok sekali diminum ketika selesai mengkonsumsi makanan yang terlalu asin atau makanan yang terbuat dari daging. Rasanya yang segar akan membuat mulut tidak terasa berlemak.

    Apabila ingin dikonsumsi untuk menyegarkan tenggorokan. Disarankan untuk memilih bahan-bahan yang memang tidak terlalu mengandung soda atau sejenisnya sehingga masih nyaman untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak.

    3. Menyuplai Vitamin

    Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat model biasanya terbuat dari beberapa jenis buah-buahan. Seperti yang diketahui bersama jika buah-buahan mengandung banyak sekali vitamin yang baik untuk kesehatan.

    Sebenarnya mocktail sendiri adalah minuman kesehatan yang dibuat menjadi sedikit modern. Ini bisa didapatkan asalkan tidak mencampurkan terlalu banyak gula tambahan ataupun menyalurkan soda.

    Saat membuat minuman ini bisa dibuat menjadi jus agar lebih halus atau bisa juga dengan mencampurkannya dengan buah-buahan saja tanpa dihancurkan. Selanjutnya buah-buahan bisa langsung dimakan begitu saja.

    4. Alternatif Serat

    Apabila mengkonsumsi mocktail dalam bentuk buah-buahan yang dihancurkan seperti jus atau smoothie, kemungkinan besar akan menyuplai serat dalam jumlah yang cukup banyak. Artinya cocok sekali untuk mereka yang tidak bisa mengkonsumsi sayuran.

    Dengan hanya mengkonsumsi mobil saja bisa mendapatkan jumlah serat yang lebih tinggi. Jadi bisa dimanfaatkan untuk memperlancar pencernaan apabila sering mengalami sembelit.

    Mocktail adalah salah satu minuman yang lebih banyak dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti buah-buahan.

    Jadi ketika dikonsumsi dalam jumlah banyak tidak akan menyebabkan seseorang menjadi mabuk.

    Itulah kenapa minuman ini banyak digunakan untuk berpesta khususnya mereka yang tidak bisa mengkonsumsi alkohol.

    Itulah kenapa sangat disarankan untuk mengonsumsi minuman ini apabila tidak bisa minum yang memabukkan.

  • 5 Resep Nasi Goreng yang Dijamin Enak dan Bikin Ketagihan!

    5 Resep Nasi Goreng yang Dijamin Enak dan Bikin Ketagihan!

    Di Indonesia ada banyak resep nasi goreng yang bisa kamu coba. Namun, jika yang kamu cari adalah yang paling enak, dengan bumbu sederhana, spesial, dan dijamin enak, kamu datang pada artikel yang tepat.

    Sebab, kami sudah mengumpulkan beberapa resep nasi goreng yang paling digemari oleh para pecinta nasi goreng.

    Penasaran apa saja resep yang digunakan untuk membuat nasi goreng spesial dan enak? Simak 5 daftarnya di bawah ini.

    1. Nasi Goreng Kampung

    Resep Nasi Goreng Kampung

    Untuk kamu yang suka nasi goreng kampung, kamu bisa cobain resep yang sudah terkenal dan diterbitkan di beberapa buku resep, seperti buku “Resep Andalan Ny.Liem – Nasi Goreng favorit”, karya Chendawati terbitan Gramedia.

    Bahan:

    • 2 sdm mentega tawar
    • 2 siung bawang putih
    • 6 siung bawang merah
    • 10 cabai rawit keriting (tambahkan cabai rawit jika ingin lebih pedas)
    • ½ sdt terasi
    • ½ sdt garam
    • 1 butir telur, kocok sebentar
    • Irisan daun bawang 1 batang
    • 250 gram nasi putih / 1 piring
    • ¼ sdt merica bubuk
    • ½ sdt kaldu ayam
    • ¼ sdt gula pasir
    • ¼ sdt penyedap rasa
    • Teri yang sudah di goreng 2 sendok

    Cara Memasak Nasi Goreng Kampung

    1. Uleg bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, dan garam hingga halus.
    2. Kemudian Panaskan mentega, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan terasi, cabai rawit, dan cabai merah. Aduk rata.
    3. Masukkan telur, dan daun bawang. Aduk. Masukkan nasi, merica, garam, kaldu bubuk, gula pasir, teri, dan penyedap rasa. Aduk hingga merata. Lanjutkan hingga matang dan bumbu meresap. Angkat. Nasi goreng kampung siap disajikan.

    Baca juga: 10 Macam Dressing Salad yang Bisa Dibuat di Rumah

    2. Nasi Goreng Jawa

    Nasi Goreng Jawa

    Nasi Goreng Jawa tentu tidak asing lagi, proses masaknya yang cepat dan praktis membuat masakan yang satu ini banyak yang menggemarinya.

    Penasaran dengan resep nasi goreng jawa yang terkenal di seluruh daerah di Indonesia? Simak apa saja bahan, bumbu, dan cara memasaknya di bawah ini.

    Resep di bawah adalah untuk ukuran 3 porsi.

    Bahan:

    • 1.600 gram nasi putih
    • 2 butir telur, kocok lepas
    • 1 buah paha ayam atas bawah, potong agak tipis
    • 6 buah bakso sapi, iris
    • 5 lembar kol, buang tulangnya,iris kasar
    • 6 batang caisim, potong 3 cm
    • 2 sendok makan kecap manis
    • 1 1/4 seneok teh garam
    • 1/2 sendok teh kecap asin 
    • 1/8 sendok teh merica bubuk
    • 2 batang daun bawang, iris miring
    • 2 sendok makan minyak, untuk menumis

    Bumbu Halus:

    • 3 siung bawang putih utuh, goreng
    • 4 butir kemiri, goreng
    • 6 butir bawang merah
    • 3 buah cabai merah besar
    • 5 butir ebi 

    Cara Memasak

    • Panaskan minyak. Tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan telur di tengah wajan. Aduk sampai berbutir. 
    • Masukkan ayam.Aduk sampai ayam matang. Masukkan bakso sapi. Aduk sebentar. Tambahkan kol dan caisim. Aduk sampai setengah layu.
    • Masukkan nasi. Aduk-aduk. Tambahkan kecap manis, garam, kecap asin dan merica. Aduk sampai matang.
    • Masukkan daun bawang. Aduk rata.

    3. Nasi Goreng Spesial

    Resep Nasi Goreng spesial

    Bingung mau masak apa hari ini? Yuk coba buat nasi goreng spesial ala Resep Pedia. Berikut adalah bahan yang perlu disiapkan dan cara membuat nasi goreng spesial.

    Bahan:

    • 1 potong paha ayam atas bawah rebus, suwir ayamnya
    • 2 butir telur, kocok lepas
    • 150 gram udang tanpa kulit  
    • 5 buah bakso sapi, potong-potong
    • 5 buah bakso ikan, potong-potong
    • 500 gram nasi putih 
    • 2 sendok makan kecap manis
    • 1 sendok teh garam 
    • 1/2 sendok teh gula pasir
    • 1 batang daun bawang, diiris tipis 
    • 1 1/2 sendok makan bawang goreng untuk taburan 
    • 3 sendok makan minyak untuk menumis 

    Bumbu Tumbuk Kasar:

    • 1 sendok teh terasi, bakar 
    • 3 buah cabai merah besar 
    • 3 buah cabai merah keriting 
    • 2 siung bawang putih 
    • 6 butir bawang merah 

    Bahan Pelengkap:

    • 3 buah telur ceplok

    Cara Memasak

    • Panaskan minyak. Tumis bumbu tumbuk kasar sampai harum. Sisihkan di pinggir wajan. Masukkan telur. Aduk sampai berbutir.
    • Tambahkan  ayam, udang, bakso. Aduk rata. Tambahkan nasi putih. Aduk- aduk. Masukkan kecap manis, garam, dan gula pasir. Aduk sampai matang.
    • Masukkan daun bawang. Aduk rata. Sajikan bersama telur ceplok dan taburan bawang merah goreng.  

    4. Nasi Goreng Solaria

    Resep Nasi goreng Solaria

    Resep nasi goreng Solaria ini adalah yang paling mirip lho. Rasanya tidak kalah enak bila dibandingkan hidangan yang biasanya disajikan di restoran Solaria.

    Bahan

    • 300 gram nasi putih
    • 3 sdm minyak 
    • 100 gram udang kupas
    • 5 buah bakso ikan, iris tipis
    • 2 butir telur ayam
    • 100 gram cumi-cumi kupas dan potong
    • 1 buah wortel, iris panjang korek api
    • 1 batang daun bawang, cincang kasar
    • 2 buah cabai merah, iris serong
    • 2 sdm kacang polong

    Bumbu

    1. 2 siung bawang putih, cincang halus
    2. 2 sdm kecap ikan
    3. 2 sdm saus tiram
    4. ½ sdt lada bubuk
    5. Garam, secukupnya
    6. Penyedap masakan, secukupnya jika suka

    Cara Membuat

    1. Aduk rata nasi putih hingga nasi tidak menggumpal dan mudah diaduk saat digoreng.
    2. Panaskan minyak, tumis bawang putih yang telah dicincang hingga harum. 
    3. Tambahkan wortel ke dalam wajan, aduk rata. 
    4. Tambahkan udang, cumi, bakso dan kacang polong, aduk rata. 
    5. Sisihkan semua bahan di tepi wajan, tambahkan telur dan masak orak-arik. Jika telur sudah matang, aduk semua bahan. 
    6. Tambahkan nasi putih dan bumbu berupa kecap ikan, saus tiram, lada bubuk, garam dan penyedap masakan secukupnya. Aduk rata. 
    7. Tambahkan daun bawang, aduk rata lalu koreksi rasa. 
    8. Angkat nasi goreng kemudian sajikan selagi masih hangat. 

    Itulah resep nasi goreng ala Solaria yang enak menggugah selera. Selamat mencoba dan semoga informasi ini bermanfaat. 

    5. Nasi Goreng Abang-abang

    Nasi goreng abang-abang yang sering berjualan keliling memang punya rasa yang khas. Untuk kamu yang penasaran, simak resep dan cara membuatnya di bawah ini.

    • 200 gram nasi putih
    • 2 butir telur
    • 2 batang daun bawang, potong
    • 1 cabai merah, iris
    • 3 siung bawang merah, haluskan
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • 3 bakso ikan, potong
    • 5 ekor udang, kupas kulitnya
    • 50 gram ayam, potong dadu
    • 1/2 sdm kecap asin
    • 2 sdm kecap ikan
    • 1 sdm kecap manis
    • penyedap secukupnya
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1 sdm saus tiram
    • 1/2 – 1 sdm gula
    • 1/2 sdm margarin
    • Minyak untuk menumis

    Cara membuat:

    • Panaskan wajan / wok dengan api besar, lalu tuangkan minyak.
    • Tumis ayam dan udang yang sudah dikupas kulitnya kemudian aduk.
    • Masukkan bakso ikan, masak sebentar lalu sisihkan
    • Dengan menggunakan api besar, tuangkan kembali minyak lalu masukkan telur kemudian orak-arik sampai telur kering dan minyak berbuih. Masukkan bawang merah dan bawang putih yang telah dihaluskan, tumis hingga harum
    • Masukkan kecap ikan dan bahan-bahan yang tadi disisihkan (bakso ikan, udang, ayam), cabai merah dan daun bawang lalu tumis sebentar,
    • Masukkan nasi putih, kecap asin, kecap manis, saus tiram, garam, gula dan penyedap lalu aduk hingga rata,
    • Masukkan daun bawang bagian hijau dan margarin kemudian aduk kembali hingga rata lalu matikan api,
    • Pindahkan ke piring saji, nasi goreng ala Solaria siap disajikan.

    Sampai pada tahap ini nasi goreng ala Abang-abang jualan sudah matang dan siap disajikan bersama lauk pelengkapnya.

    Resep ini bisa Kamu ikuti untuk ide bisnis atau jualan makanan yang menarik. Modal untuk bahan-bahannya sangat ekonomis, tetapi berpotensi menghasilkan keuntungan besar. Oleh karena itu, kamu tak usah khawatir untuk mencoba resep ini.

    Temukan lebih banyak Resep Nasi Goreng Enak yang bisa kamu pilih sesuai selera di Resep Pedia.

  • Apa Itu Pastry? Pengertian dan Jenis-Jenisnya yang Wajib Diketahui

    Apa Itu Pastry? Pengertian dan Jenis-Jenisnya yang Wajib Diketahui

    Secara singkat, pengertian Pastry adalah kue yang berasal dari Perancis dan banyak ditemukan di berbagai belahan dunia.

    Kue ini memiliki ciri khusus yang membuatnya sangat enak dan disukai oleh banyak orang. Namun banyak yang menyalah artikan pastry sebagai bakery.

    Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang sangat besar mulai dari jenis adonan dan juga jenis makanannya. Dalam artikel ini kita akan membahas lebih jauh terkait dengan pastry mulai dari jenis adonan dan juga jenis kuenya.

    Dengan begitu ketika membeli pastry ataupun kue pada suatu restoran atau toko, kita bisa mengetahui apakah ini jenis pastry ataupun jenis bakery. Kamu jadi bisa membedakan bagaimana kualitas dan masing-masing rasanya.

    Pengertian Pastry Adalah

    Berbagai jenis kue mudah ditemukan di beberapa toko ataupun restoran. Sayangnya tidak semua orang bisa mengetahui jenis kue yang mereka konsumsi apakah masuk pastry atau mungkin masuk ke dalam ranah bakery.

    Pastry berasal dari bahasa Prancis “patisserie” yang berarti kue atau dapat juga kita pahami sebagai pengetahuan dalam mengolah dan menyajikan kue. Ada pula pendapat yang menyatakan pastry merupakan bahan kulit pada jenis kue tarts, pie, dan sejenisnya.

    Berdasarkan beberapa keterangan tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwasanya pastry adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan pengelompokan kue atau menyebut adonan kulit untuk membuat kue-kue seperti puff pastry, pie, dan choux pastry yang dibahas di bawah.

    Nantinya pastry akan banyak digunakan atau dipakai sebagai kulit kue. Selain itu di bagian dalamnya juga akan diisi dengan berbagai bahan yang memiliki rasa manis atau memiliki rasa yang asin.

    Biasanya setiap daerah atau regional yang ada di Perancis memiliki jenis adonan yang berbeda-beda. Jadi akan ada banyak sekali jenis pastry yang bisa didapatkan dan dikonsumsi.

    Baca juga: Berbagai Macam Jenis Menu yang Ada Di Restaurant

    Perbedaan Pastry dan Bakery

    Meski pastry murapakan makanan yang digemari dan mudah ditemukan di Indonesia, faktanya banyak yang belum memahami perbedaannya dengan Bakery.

    Jika kamu belum tau, maka tabel ini dapat sedikit membantu untuk memahami perbedaan keduanya.

    BakeryPastry
    Bahan dasarRagi, tepung terigu, garam, gulaAir, tepung, telur, gula, shortening
    TeksturBerserat, empukGaring, sedikit lembut, berlapis-lapis, renyah
    Peran lemakMemperkuat ikatan tepung, penambah rasaPenampilan lapisan dalam dan luar lebih baik, menghasilkan tekstur renyah
    Negara asalTimur TengahEropa

    Contoh dan Jenis Pastry yang Mudah Ditemukan

    Pastry memiliki cukup banyak jenis dan sebagian besar mudah ditemukan di Indonesia atau di beberapa restoran di seluruh dunia. Berikut beberapa jenis pastry berdasarkan adonan ataupun berdasarkan isiannya.

    1. Flaky Pastry

    Flaky Pastry adalah

    Seperti namanya Flaky Pastry adalah adonan yang terbuat dari bahan ini akan mudah sekali patah dan rapuh. Bentuknya juga bisa tebal sehingga akan mudah hancur apabila mendapatkan tekanan dengan intensitas yang cukup tinggi.

    Karena mudah rapuh dan terkadang juga sangat keras biasanya adonan ini banyak digunakan untuk pembuatan pie baik itu yang ukuran besar atau kecil. Jadi ketika dipanggang akan mengeras lalu mudah rapuh ketika dipotong.

    Ketika membuat adonan ini biasanya tidak dianjurkan untuk memberikan tekanan yang cukup lama. Apabila hal ini dilakukan biasanya akan membuat adonan menjadi mudah sekali keras dan tidak bisa dikonsumsi.

    2. Puff Pastry

    Puff Pastry

    Kue ini bisa dibilang sebagai kue ringan yang memiliki banyak sekali lapisan. Biasanya digunakan sebagai kulit bagian luar lalu di bagian dalamnya bisa diisi dengan berbagai jenis adonan manis ataupun bisa juga adonan yang gurih.

    Puff pastry adalah kue yang memiliki sifat berlapis ini biasanya saat dipanggang akan menghasilkan udara sehingga terlihat seperti menggelembung. Tetapi ketika dimakan biasanya tidak akan terlalu keras dan juga akan langsung kempes.

    Biasanya pastry jenis ini banyak digunakan untuk membungkus suatu bahan seperti sosis atau bisa juga semacam selai. Untuk ukurannya biasanya tidak terlalu besar atau bisa juga dibuat menjadi bentuk segitiga sebelum dipanggang.

    3. Shortcrust Pastry

    Shortcrust Pastry adalah

    Shortcrust Pastry adalah adonan yang biasanya memiliki karakteristik berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Salah satu karakteristik yang paling banyak digunakan saat ini adalah shortcrust pastry. Biasanya adonan ini tidak terlalu tebal.

    Untuk membuatnya biasanya adonan akan dibuat menjadi sangat pipih dengan menggunakan alat roller. Setelah itu baru digunakan untuk bahan pelapis dari pie atau bisa juga untuk membuat semacam kue tar.

    Bagian dalam dari pastry ini akan diisi dengan berbagai jenis bahan entah itu krim, fla, atau selai. Selanjutnya akan melalui proses pemanggangan hingga matang dan siap untuk disajikan.

    Baca juga: Pengertian Making Bed dan Prosedur Cara Melakukannya

    4. Sweet Shortcrust Pastry

    Sweet Shortcrust Pastry secara adonan sebenarnya hampir sama dengan shortcrust pastry yang sudah dibahas sebelumnya.

    Namun adonan yang digunakan ini lebih spesifik sehingga banyak dimanfaatkan untuk pembuatan kue-kue yang memiliki rasa manis.

    Biasanya akan digunakan untuk membuat kue tart dalam ukuran kecil atau bisa juga yang memiliki ukuran besar. Selanjutnya di bagian dalamnya akan diisi dengan beberapa bahan seperti selai dari buah berry atau bisa juga dari apel.

    Untuk pengolahannya masih tetap sama yaitu dengan cara dipanggang sehingga akan menghasilkan tekstur yang renyah di bagian luar lalu di bagian dalamnya lembut dan juga manis.

    5. Choux Pastry

    Choux Pastry

    Choux Pastry adalah salah satu contoh pastry yang paling banyak digunakan saat ini dan menjadi salah satu favorit masyarakat yang ada di Indonesia.

    Choux pastry banyak digunakan untuk membuat kue yang bentuknya mengembang lalu di bagian diisi dengan berbagai macam toping.

    Jika di Indonesia mungkin akan sering dikenal sebagai kue sus. Jadi adonan di bagian luar terasa sangat kering dan juga gurih lalu di bagian dalamnya terasa manis dan suka sangat lembut ketika digigit.

    Kue ini banyak ditemukan di manapun dan biasanya hanya menggunakan bahan-bahan sederhana saja. Namun untuk isian biasanya akan disesuaikan dengan kebutuhan atau tergantung selera dari suatu toko.

    Baca juga: Ini Dia Bocoran Gaji Kerja di Hotel, Lengkap Semua Posisi

    6. Rough Puff Pastry

    Rough Puff Pastry ini banyak ditemukan di beberapa toko ataupun sudah dikemas dalam bentuk yang lebih modern. Secara umum kue ini sebenarnya adalah Puff pastry yang dibuat menjadi lebih tipis sehingga menjadi bentuk yang lebih kering.

    Biasanya bentuknya akan sangat tipis dan kering dan sederhana. Tetapi selanjutnya kue ini akan diberikan lapisan di bagian atas dan bawah dengan menggunakan gula atau bisa juga dengan menggunakan bahan cream.

    Selanjutnya ada juga yang dibuat dengan tambahan pemanis lain. Karena ukurannya yang tidak terlalu besar biasanya kue ini hanya digunakan sebagai camilan saja dan tidak digunakan sebagai makanan utama.

    7. Suet Crust Pastry

    Suet Crust Pastry adalah kue yang biasanya dibuat menjadi semacam pie mini yang bentuknya seperti gelas. Bagian luar sangat kering dan crispy lalu di bagian dalamnya terdapat adonan yang sangat lembek seperti coklat ataupun bisa juga diisi selai.

    Perpaduan antara keras di bagian luar dan lembut di bagian dalam akan membuat sajian ini menjadi lebih sempurna. Biasanya makanan ini akan digunakan sebagai pencuci mulut.

    8. Filo Pastry

    Filo pastry

    Filo pastry adalah salah satu adonan yang cukup menarik karena akan berbentuk semacam lembaran kertas yang sangat tipis yang ditumpuk menjadi satu. Setelah itu di bagian atasnya akan diisi beberapa jenis isian.

    Setelah dipanggang biasanya akan menjadi sangat crispy seperti lembaran kertas yang mudah hancur. Pastry  ini biasanya mudah didapatkan dan hanya digunakan sebagai camilan saja karena tidak mengenyangkan.

    Pastry adalah jenis kue yang pengolahannya dipanggang. Kue ini berasal dari Perancis yang banyak dinikmati oleh banyak orang saat ini.

    Apalagi jenisnya cukup banyak dan memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Bahkan bisa dimodifikasi dengan sangat menarik agar menjadi makanan baru.

    Terlepas dari jenis pastry yang digunakan, makanan ini merupakan bagian dari budaya sehingga menjadi ciri khas dari masyarakat Perancis di seluruh dunia.

    Kira-kira dari beberapa jenis pastry yang ada di atas mana yang paling disukai?

  • Fusion Food: Pengertian, Jenis, Prinsip, Syarat, Karakteristik dan Kelebihannya

    Fusion Food: Pengertian, Jenis, Prinsip, Syarat, Karakteristik dan Kelebihannya

    Semakin berkembangnya kreasi kuliner, menciptakan kombinasi unik berbagai  menu makanan. Kombinasi ini biasa disebut dengan Fusion food.

    Meskipun masih terdengar asing, food dengan teknik yang berbeda ternyata memberi nuansa dan cita rasa yang lain.

    Sajian hidangan yang tak biasa menciptakan banyak ide yang tak kalah menariknya. Agar tidak bingung, berikut ulasan tentang apa itu fusion food, karakteristik, ciri, contoh hingga fungsinya.

    Apa Itu Fusion Food / Fusion Cuisine?

    Apa itu Fusion food? Jika diartikan dari bahasa Inggris, Fusion merupakan istilah kombinasi atau campuran berbagai bahan, bentuk, tampilan hingga teknik dalam mengolah makanan.

    Jadi, Fusion food adalah salah satu inovasi dalam bidang makanan dengan menggabungkan beberapa unsur tradisi kuliner. Tradisi ini biasanya dari dua negara atau lebih untuk menciptakan masakan terbaru dengan rasa inovatif dan menarik.

    Gabungan dari banyak kreasi dan inovasi menghasilkan rasa yang unik dan estetik tapi tetap standar internasional.

    Beberapa ahli memberikan pengertian yang sedikit berbeda tentang Fusion food ini, antara lain:

    1. Lasnawati dan Nurani

    Fusion Food adalah gabungan makanan dengan bahan dasar, teknik hingga budaya dan gaya masak berbagai negara agar tercipta rasa terbaru.

    2. Sarioglan

    Fusion food merupakan kombinasi dan campuran berbagai teknik dan racikan dari berbagai negara untuk dicampur dalam satu sajian dengan sengaja.

    3. Gisslen

    Fusion food artinya penggunaan bahan dan teknik lebih dari satu masakan daerah hingga internasional dalam satu hidangan.

    Meskipun memiliki arti sedikit berbeda, pada intinya sama saja yaitu penggabungan makanan dari berbagai negara untuk menampilkan rasa dan sesuatu yang berbeda.

    Baca juga: Populer di Kalangan Selebritis, Apa itu Diet Keto?

    Jenis-jenis Fusion Food

    Jenis-jenis Fusion Food

    Melihat dari jenisnya, fusion food terbagi menjadi tiga jenis yang berbeda. Masing-masing memiliki ciri tersendiri, di antaranya yaitu sebagai berikut:

    1. Jenis Sub Regional Fusion

    Sub regional merupakan penggabungan antara banyak jenis masakan daerah tapi masih dalam satu negara. Pola makanan yang dimunculkan sama karena memang masih dalam wilayah yang sama.

    2. Jenis Regional Fusion

    Jenis makanan kedua ini adalah gabungan dari masakan berbagai negara berbeda tapi dalam satu benua. Misalnya saja gabungan masakan Korea dan Jepang atau Indonesia Jepang.

    3. Jenis Continental Fusion

    Continental Fusion adalah gabungan masakan dari dua benua yang berbeda. Misalnya saja benua Amerika dan Asia atau Indonesia Eropa.

    Selain jenisnya, ada pula prinsip yang harus diperhatikan dalam fusion food ini, antara lain:

    • Padu padan secara optimal dari berbagai tradisi makanan dan budaya dengan bumbu rempah andalan. Menghasilkan cita rasa lain guna menciptakan sajian menu baru.
    • Padu padan cita rasa, gaya dan budaya makanan berbeda.
    • Melakukan inovasi dengan komposisi dan bahan lain sejenis atau hampir sama tapi tidak yang biasanya. Hanya saja tetap menggunakan metode dasar sama dari aslinya.

    Prinsip ini akan berpengaruh pada cita rasa dan tidak sembarangan saja karena saat mengkombinasikan membutuhkan teknik dasar asli. Menu asli yang gampang bisa menjadi spesial dengan kombinasi menu negara lain jika pandai mengolahnya.

    Syarat Khusus Fusion Food

    Saat berkreasi menciptakan menu Fusion food ini, tidak boleh melenceng dari masakan aslinya. Artinya memenuhi syarat pembuatan agar hasilnya baik dan bukan malah memberi kesan buruk pada menu asli.

    Syarat yang harus terpenuhi saat menggarap fusion food antara lain:

    1. Paham Cita Rasa Asli

    Fusion food adalah penggabungan dua makanan yang berbeda dan sebelum memulainya pastikan paham cita rasa asli keduanya. Jika kombinasi dari beberapa makanan sekaligus, tetap harus tahu rasa asli dari menu tersebut.

    Rasa asli akan berpengaruh saat memadupadankan menu baru yang bakal tersaji. Dengan memilih dan menciptakan menu dari cita rasa asli, rasa baru memberi rasa berbeda dan tetap lezat disantap.

    Contoh Fusion food adalah burger nasi rendang, padu padan menarik antara cita rasa asli Indonesian western yang menarik dan enak rasanya.

    2. Pahami Teknik Memasak

    Syarat berikutnya adalah memahami teknik memasak agar tidak mengurangi cita rasa asli dalam padu padan kualitas makanan. Namun, menambah kelezatan kombinasi beberapa menu sekaligus.

    3. Pandai Mengkombinasikan Dua atau Beberapa Makanan

    Pandai melakukan kombinasi tepat dan pas serta cocok dari makanan yang berbeda. Tanpa mengurangi kualitas, teknik, budaya untuk menciptakan menu makanan baru nan spesial.

    4. Rasa Makanan Masuk Akal

    Jangan sampai kombinasi yang terjalin dari perbedaan makanan malah menciptakan menu aneh dan tidak masuk akal. Misalnya saja cita rasanya malah kurang pas di lidah dan tekstur kurang mantap. Hal ini malah memberi kesan buruk pada menu asli.

    Adapun contoh Fusion food Indonesia yang banyak diminati salah satunya sushi rendang. Mengusung menu khas Jepang dan rendang Indonesia, cita rasanya menjadi spesial sekali.

    Berbagai syarat di atas agar hasil menu baru estetik dan tampilan menarik dengan cita rasa kelezatan hakiki. Selain cita rasanya, perlu pula mengetahui ciri-ciri Fusion food dengan karakteristik khusus.

    5 Karakteristik Fusion food

    5 Karakteristik Fusion food

    Setiap makanan memiliki karakteristik yang berbeda dengan sentuhan dan teknik berbeda  pula. Adapun karakteristik Fusion food, antara lain adalah:

    1. Inovasi

    Melihat pengertian, syarat dan prinsip dari fusion food, karakteristik pertama ini memang menduduki peran utama. Adanya inovasi akan menciptakan kreativitas baru.

    Akan tercipta menu beragam dan baru dari berbagai jenis makanan. Mulai dari dessert bahkan jenis lain dengan keberagaman rasa.

    2. Komposisi

    Karakteristik kedua adalah rasa, komposisi dan teknik beragam menciptakan hal baru yang tentunya berbeda dari makanan asli. Kombinasi ini membutuhkan skill dan kepandaian dalam meracik tanpa menghilangkan metode dasar dari masakan asli.

    3. Teknologi

    Teknologi memiliki peran penting dalam fusion food karena memberikan ide baru yang lebih praktis. Adanya teknologi mempermudah teknik memasak dalam menu apapun.

    4. Fokus Pasar

    Inovasi yang berhasil diciptakan melihat peluang pasar sehingga memang layak jual. Pada umumnya memang contoh makanan ini untuk dijual, meskipun tidak semuanya seperti itu.

    5. Bahan Mengandung Nutrisi Berkualitas

    Bahan dalam pemilihan membuat fusion food harus mengandung nutrisi yang  bagus untuk untuk kesehatan. Kualitas terbaik membuat makanan bukan hanya enak dan lezat saja tapi juga mengandung gizi seimbang.

    Dalam memasak Fusion cuisine tidak boleh sembarangan memadupadankan bahan. Perlunya memilih bahan berkualitas dengan penggunaan teknologi kekinian agar menghasilkan rempah terbaik lengkap kandungan gizinya.

    4 Kelebihan Fusion food

    Banyak kelebihan adanya fusion food ini, antara lain:

    1. Pengobat Rindu

    Fungsi Fusion food salah satunya sebagai pengobat rindu untuk orang yang tinggal di luar negeri. Adanya menu kombinasi ini menjadi obat kangen rasa masakan negeri sendiri.

    2. Lebih Inovatif

    Menciptakan menu baru akan memberi keleluasaan dalam berinovasi dan berkreasi. Baik dalam sajian, rasa hingga bahan dan rempahnya.

    3. Kuliner Berkembang Pesat

    Fusion masakan memberikan banyak perkembangan dalam dunia makanan. Banyak chef menciptakan menu baru yang beragam dengan berbagai kombinasi rasa dari menu di dunia.

    4. Perubahan Positif

    Adanya kombinasi makanan mengubah kebiasaan baru ke arah positif untuk menciptakan banyak ide baru dalam bidang makanan.

    3 Kekurangan Fusion Food

    Selain kelebihan tentu ada kekurangan yang bisa saja terjadi. Kekurangan yang dimaksud antara lain:

    1. Resep Asli Hilang

    Salah satu kelemahannya adalah resep asli atau klasik tradisional bisa saja hilang karena ciptaan menu baru yang rasanya lebih tepat dan disukai banyak orang.

    2. Kesan Buruk

    Kemungkinan kedua adalah memberikan kesan buruk jika menu baru yang diciptakan tidak sesuai ekspektasi.

    3. Susah Mencari Bahan

    Bisa jadi kebutuhan bahan memasak susah dicari karena harus disesuaikan bahan dasar asli atau mengganti yang sesuai dan lebih baik.

    Penutup

    Menciptakan rasa makanan baru dari masakan asli memang tidak mudah dan dibutuhkan kepandaian dalam meramunya.

    Hasil menu harus sesuai lidah dan lebih lezat agar lebih banyak orang yang suka.Fusion food menjadi salah satu andalan dengan berbagai karakteristik khusus.

    Selain menciptakan inovasi baru bisa jadi pilihan tepat untuk berkreasi dengan ide hebat kekinian.

    Jadi bagaimana, apakah Anda tertarik dengan pembahasan di atas? Semoga bermanfaat ya!

  • 10 Macam Garnish Minuman dan Cara Membuatnya

    10 Macam Garnish Minuman dan Cara Membuatnya

    Ada berbagai macam garnish minuman yang digunakan sebagai hiasan, baik di restoran maupun bar. Selain itu ukuran dan teknik pembuatannya juga sangat beragam. Umumnya, garnish dibuat dengan menggunakan buah.

    Jenis buah yang digunakan sebagai hiasan minuman sangat beragam. Terkadang juga disesuaikan dengan minuman yang dipesan oleh penggan, dan garnish dibuat dengan menggunakan sisa buah tersebut.

    Fungsi utama yang dimiliki garnish adalah mempercantik tampilan minuman yang disajikan pada para tamu. Selain itu, pemberian garnish juga dilakukan agar membuat minuman terlihat mewah sehingga menambah nilai jual.

    Macam-macam Garnish Minuman dan Cara Membuatnya

    Berikut sejumlah garnish untuk minuman beserta dengan cara membuatnya, antara lain:

    1. Buah Strawberry dan Kulit Jeruk

    Buah Strawberry dan Kulit Jeruk garnish minuman

    Pilihan garnish yang pertama adalah garnish dari buah strawberry dan dipadukan dengan kulit jeruk. Untuk membuat garnish ini, bahan yang digunakan adalah buah strawberry, jeruk lemon, air es dan tusuk gigi.

    Sedangkan, alat yang digunakan adalah pisau kecil, pisau pengupas jeruk, sendok dan talenan. Berikut langkah untuk membuat garnish minuman ini:

    • Cuci bersih buah jeruk lemon, strawberry kemudian tiriskan
    • Siapkan wadah dan isi dengan air
    • Kupas kulit jeruk lemon
    • Kupas kulit jeruk dengan perlahan dan jangan sampai kulitnya terputus
    • Masukkan kulit yang sudah terkupas dalam wadah yang sudah diisi dengan air es
    • Biarkan hingga membentuk spiral
    • Angkat kemudian tiriskan
    • Tusuk strawberry menggunakan tusuk gigi, kemudian letakkan di pinggir gelas
    • Letakkan spiral kulit lemon di atasnya.

    Baca juga: Mengenal Apa itu Garnish, Fungsi, Bahan, dan Jenis-jenisnya

    2. Jeruk Nipis / Lemon Wedges

    Selain kulit lemon, kamu juga bisa menggunakan jeruk nipis sebagai garnish minuman. Untuk membuatnya, siapkan pisau yang tajam dan sudah dibersihkan. Berikut langkahnya:

    • Potong ujung lemon
    • Potong lemon setengah panjang
    • Potong lemon yang setengah panjang menjadi tiga dan empat potong dengan bentuk memanjang
    • Potong bagian inti irisan lemon, hilangkan biji dan empulur.

    3. Kulit Lemon / Lemon Zest

    Lemon Zest Garnish

    Berbeda dengan yang sebelumnya, garnish yang satu ini lebih simple karena hanya menggunakan kulit lemon.

    Selain itu alat yang digunakan juga hanya sebuah pisau biasa, garnih jenis ini dapat kamu temukan di bar atau restoran yang menyediakan minuman sejenis cocktail maupun mocktail. Untuk membuatnya, berikut langkah selengkapnya:

    • Lemon utuh dan sudah dibersihkan
    • Tempatkan lemon di papan dan bagian intinya menghadap ke arah atas
    • Siapkan pisau yang tajam
    • Kupas bagian kulitnya secara perlahan
    • Jadikan kulit lemon sebagai garnish.

    4. Lemon dan Daun Mint

    Lemon dan Daun Mint

    Untuk minuman yang segar, kombinasi garnish dengan menggunakan jeruk lemon dan daun mint menjadi pilihan yang tepat. Bahan yang harus siapkan hanya jeruk lemon, dan daun mint.

    Sedangkan, alat yang dapat digunakan seperti pisau kecil tajam, talenan, serbet dan tisu. Berikut langkah untuk membuat garnish minuman ini, antara lain:

    • Cuci bersih buah lemon dan daun mint, kemudian tiriskan
    • Belah jeruk menjadi 8 bagian dengan porsi yang sama besar
    • Setiap potongan buah jeruk dapat dibagi menjadi 2 dengan potongan melintang
    • Ketika memotong, jangan sampai bagian tengah terputus
    • Letakkan daun mint ke tepian jeruk lemon
    • Garnish sudah siap digunakan.

    5. Daun Mint

    Daun Mint

    Selain mengkombinasikannya dengan jeruk lemon, kamu juga bisa menggunakan daun mint saja untuk membuat garnish. Namun, bila kombinasi dengan jeruk lemon membutuhkan 1 buah daunt mint, karena hanya menggunakan 1 bahan, daun mint yang digunakan berjumlah 4.

    Daun mint yang digunakan harus berkelompok dan tidak boleh terpisah. Untuk mengaplikasikannya, kamu hanya perlu mencuci bersih daun mint, kemudian menaruhnya di pinggir gelas minuman.

    6. Nanas / Pineapple Pieces

    Nanas / Pineapple Pieces

    Garnish minuman yang satu ini cocok untuk berbagai jenis minuman dengan nuansa tropical. Garnish ini juga bisa diaplikasikan untuk menghias es buah yang ditaruh ke dalam mangkok.

    Nanas menjadi buah lain yang bisa digunakan sebagai garnish. Untuk membuat garnish dari nanas, berikut langkah yang dapat dilakukan:

    • Cuci bersih buah nanas yang sudah dikupas terlebih dahulu
    • Potong satu buah nanas menjadi 10 bagian yang sama besar
    • Potong dengan bentuk melintang
    • Toreh nanas di bagian tengah, dan jangan sampai putus
    • Jepitkan potongan nanas ini di tepian gelas

    7. Nanas dan Cherry

    nanas dan cherry garnish minuman

    Bila nanas saja terlihat kurang menarik, kamu juga bisa menambah nanas dengan buah Cherry. Namun, karena memiliki harga yang mahal, pastikan menggunakan garnish ini untuk minuman tertentu, yang memang ingin menciptakan kesan yang berkelas.

    Bahan yang digunakan untuk membuat garnish ini hanya buah nanas, cherry. Kemudian alat yang digunakan hanya pisau, talenan, serbet dan tisu. Berikut langkah untuk membuat garnish minuman ini:

    • Cuci bersih seluruh buah nanas, kemudian bilas menggunakan air garam
    • Tiriskan nanas dan potong membujur
    • Potong nanas menjadi 12 bagian yang sama besar
    • Potong nanas dengan bentuk melintas, tebal 2 cm
    • Toreh di bagian tengah nanas
    • Jepitkan nanas di gelas
    • Beri buah cherry merah di bagian samping
    • Kuatkan cherry dan nanas menggunakan tusuk gigi agar tidak bergerak
    • Garnish siap disajikan.

    8. Garnish dari Timun dan Daun Mint

    Garnish dari Timun dan Daun Mint

    Bukan hanya bisa dijadikan sebagai bahan pelengkap makanan, tetapi timun juga bisa digunakan sebagai garnish.

    Untuk membuat garnish dengan menggunakan timun, siapkan sejumlah bahan seperti alat pemotong, serbet, es batu. Berikut langkah untuk membuat garnish ini:

    • Siapkan timun yang sudah dicuci bersih sebelumnya
    • Siapkan alat pemotong
    • Iris timun dengan menggunakan pisau pemotong dengan bentuk memanjang
    • Pastikan mengirisnya dengan tipis
    • Masukkan irisan timun ke dalam es batu
    • Tiriskan, dan gunakan timun sebagai garnish.

    9. Garnish Buah Berry

    Garnish Buah Berry

    Memiliki warna biru yang cantik, buah beri bukan hanya digunakan sebagai makanan pendamping snack, tetapi juga digunakan sebagai garnish. Untuk membuatnya, kamu hanya perlu mencuci buah ini dengan bersih.

    Setelah mencucinya hingga bersih, taruh buah beri ke atas minuman. Jumlah buah beri yang dapat digunakan sebagai garnish beragam. Kamu bisa menggunakan 3 hingga 5 biji buah beri.

    10. Gula Pasir dan Kulit Jeruk Lemon

    Gula Pasir dan Kulit Jeruk Lemon

    Mungkin kamu pernah melihat garnish yang satu ini. Garnish ini bukan hanya membuat minuman terlihat lebih cantik, tetapi juga mudah untuk membuatnya.

    Kamu hanya perlu menyiapkan bahan seperti gula pasir, putih telur, pewarna makanan, dan jeruk lemon. Sedangkan alat yang harus disiapkan hanya pisau tajam, mangkok, tissue, sendok. Berikut langkah untuk membuat garnish ini:

    • Cuci jeruk lemon terlebih dulu
    • Kupas jeruk lemon
    • Bentuk kulit dengan menggunakan lidi, bentuk spiral
    • Dendam kulit jeruk dalam air es
    • Kocok putih telur sampai merata
    • Bagi gula pasir menjadi 3, dan beri warna hijau, biru dan merah
    • Aduk hingga rata
    • Ambil gelas yang diberi garnish, celup bibir gelas ke telur
    • Masukkan gula yang sudah diwarna dengan gerakan memutar
    • Biarkan mongering.

    Membuat garnish minuman sangat mudah bukan? Bila ingin yang simple, kamu bisa hanya menggunakan jeruk lemon. Tetapi, jika ingin yang lebih cantik, kamu bisa menggunakan gula berwarna.

  • Mengenal Apa itu Garnish, Fungsi, Bahan, dan Jenis-jenisnya

    Mengenal Apa itu Garnish, Fungsi, Bahan, dan Jenis-jenisnya

    Apa itu garnish? pertanyaan ini mungkin pernah terlintas ketika melihat acara masak-masak atau membaca resep makanan dan minuman. Garnish merupakan bahan atau benda tertentu yang dipergunakan sebagai dekorasi hidangan.

    Hidangan yang diberi tambahan garnish bisa beragam, mulai dari makanan hingga minuman. Lantas, mengapa makanan dan minuman harus diberi garnish? garnish digunakan agar bisa menambahkan rasa yang kontras dari makanan.

    Tidak hanya itu, garnish juga sering digunakan sebagai variasi. Umumnya, garnish digunakan untuk memberi tampilan yang unik dan cantik pada piring. Umumnya, garnish tidak digunakan untuk tambahan konsumsi.

    Apa itu Garnish?

    Bila dilihat secara umum, sebuah makanan bukan hanya dinilai dari rasanya saja. Tampilan menjadi aspek lain yang harus diperhatikan ketika menyajikan hidangan.

    Lebih-lebih bila hidangan tersebut dihidangkan di sebuah restoran ternama dan mengusung konsep fine dining.

    Tampilan makanan dan minuman dapat meningkatkan nilai jual yang dimilikinya. Sehingga, untuk mempercantik makanan, chef akan menambahkan garnish. Lantas, apa itu garnish? Garnish merupakan kata yang berasal dari bahasa Prancis.

    Garnish memiliki arti hiasan hidangan. Garnish adalah penghias menu dalam bentuk yang cantik dan unik. Garnish diberikan pada makanan dan minuman agar bisa semakin memberikan daya tarik untuk konsumen.

    Fungsi Garnish

    Setelah mengenal apa itu garnish? Hal lain yang tidak boleh ketinggalan adalah fungsi garnish. Berikut sejumlah fungsi dari pemberian garnish, antara lain:

    1. Dapat membuat penampilan makanan menjadi semakin menarik ketika disajikan
    2. Membuat makanan semakin menggugah selera bagi mereka yang mencicipinya
    3. Menambah aroma khas sebagai penunjang rasa makanan
    4. Mengekspresikan nilai artistic dan seni dari chef yang membuat menu
    5. Memberi kesan special dari makanan.

    Bahan yang Dapat Digunakan Sebagai Garnish

    Bahan yang dapat digunakan untuk membuat garnish sebenarnya haruslah bahan makanan yang dapat dimakan. Bukan hanya itu, bahan tersebut harus aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Berikut sejumlah bahan yang bisa dipilih sebagai penghias makanan, antara lain:

    1. Tomat

    Tomat Garnish

    Salah satu garnish yang sering digunakan adalah tomat. Umumnya, tomat yang digunakan adalah tomat berwarna merah. Tomat dengan warna merah dapat mempercantik visual atau tampilan makanan.

    Bukan hanya itu, warna merah yang dimiliki tomat juga bisa menarik orang yang melihatnya agar segera memakannya. Umumnya, tomat digunakan sebagai garnish di makanan seperti spaghetti, nasi kuning dan berbagai makanan lain.

    Sedangkan penyajiannya, garnish ini dibuat dengan dibentuk sedemikian rupa, atau mengirisnya kecil-kecil. Terkadang, kita juga akan menemukan tomat yang dibuat seperti mawar.

    2. Cabai

    Pilihan garnish yang lainnya adalah cabai. Umumnya, garnish ini dapat kita temukan di sejumlah makanan khas nusantara seperti tumpeng, nasi uduk, rending.

    Biasanya, cabai juga digunakan untuk mempercantik makanan dengan rasa pedas. Cabai yang biasanya digunakan sebagai garnish adalah cabai merah besar. Nantinya, warna merah dari cabai ini dapat mempresentasikan rasa pedas dari hidangan tersebut.

    3. Daun Pandan

    Bahan garnish yang lainnya adalah daun pandan. Daun pandan merupakan bahan yang sering digunakan sebagai garnish dessert contohnya seperti kue nusantara.

    Garnish dari daun pandan ini tidak hanya digunakan untuk mempercantik makanan, tetapi daun pandan ini juga digunakan untuk menambah aroma wangi. Saat makanan yang disajikan tercium lebih wangi, selera makan juga ikut bertambah.

    4. Timun

    Timun menjadi salah satu Garnish minuman

    Bahan makanan lain yang sering digunakan sebagai penghias makanan adalah timun. Timun banyak digunakan karena memiliki daging yang mudah dibentuk menjadi sejumlah hiasan cantik.

    Bukan hanya itu, timun juga dapat dikonsumsi sebagai lalapan. Sehingga, bukan hanya mempercantik tampilan hidangan, tetapi timun juga tidak dibuang percuma.

    5. Daun Mint

    Jika berbagai bahan di atas sering digunakan sebagai garnish makanan, untuk yang satu ini lebih sering digunakan sebagai garnish minuman. Namun, tidak sedikit juga makanan yang mempergunakan daun ini sebagai garnishnya.

    Umumnya, kamu akan menemukan daun mint sebagai garnish untuk dessert bercita rasa manis. Selain itu, daun mint juga digunakan untuk garnish minuman yang memiliki rasa segar.

    6. Irisan Jeruk

    Irisan jeruk atau lemon mungkin juga sering kamu temukan pada minuman dan sejumlah cake. Irisan lemon ini akan menambahkan kesan segar, bila ingin menggunakannya sebagai garnish, iris lemon dan tancapkan di pinggir gelas atau masukkan di atas minuman.

    7. Kayu Manis

    Kayu Manis Garnish

    Tidak hanya memiliki fungsi sebagai rempah yang aromatic, tetapi katu manis juga sering digunakan sebagai garnish. Kayu manis umumnya disajikan dengan bentuk lintingan kulit kayu seperti rokok.

    Selain memiliki bentuk seperti lintingan kayu, umumnya kayu manis yang dijadikan sebagai garnish juga diubah dalam bentuk bubuk. Bubuk kayu manis ini biasanya dituang untuk menambah aroma dessert.

    Jenis-jenis Garnish

    Bila dibagi sesuai dengan jenisnya, garnish dibedakan menjadi dua, yaitu:

    1. Simple Garnish

    Jenis ini terdiri dari satu garnish atau lebih. Biasanya, simple garnishdibuat dari sayur, makanan yang sudah jadi, sereal dan sejumlah bahan lain.

    2. Composite Garnish

    Berikutnya adalah composite garnish, jenis ini dibuat dari berbagai bahan sebagai hiasan yang sesuai dengan makanan dasar. Bahan garnish dan makanan harus memiliki paduan aroma dan rasa.

    Tips Membuat Garnish

    Bila ingin membuat garnish, berikut sejumlah tips yang harus diperhatikan, antara lain:

    1. Pilih Piring atau Gelas yang Tepat

    Agar dapat membuat makanan atau minuman menjadi cantik, garnish juga harus didukung dengan piring dan gelas yang sesuai. Piring yang digunakan ini nantinya diibaratkan sebagai kanvas, dan garnish merupakan alat untuk melukis.

    Bentuk, ukuran hingga warna dari piring dan gelas harus dapat mendukung tampilan makanan. Agar lebih mudah, pilih piring dengan warna putih. Piring dengan warna putih mampu memberikan kontras saat dipadukan dengan sejumlah warna lain.

    Ketika piring berwarna putih ini dipadukan dengan makanan, garnish dan makanan akan menjadi titik fokusnya. Sedangkan, untuk gelas bisa menggunakan gelas bening dengan bentuk sesuai dengan sajian minumannya.

    2. Hindari Panas dan Udara

    Agar nantinya garnish dapat bertahan lama, sebisa mungkin jauhkan garnish dari panas dan udara. Bila memungkinkan, kamu dapat menggunakan kotak khusus penyimpanan makanan atau pembungkus makanan sebelum makanan tersebut dihidangkan.

    3. Gunakan Temperature Garnish dan Makanan

    Bila ingin menggunakan garnish minimalis beku, pastikan tidak menempatkan garnish tersebut bersama dengan makanan panas. Memang, bentuk makanan tidak akan rusak, tetapi garnish yang dingin akan merusak rasa makanan.

    4. Pilih Garnish yang Dapat Dimakan

    Pemberian garnish bukan hanya masalah tampilan, tetapi juga dapat menambahkan kelezatan, tekstur dan rasa. Oleh sebab itu, gunakan garnish yang dapat dimakan.

    5. Variasikan Garnish dengan Tekstur dan Warna

    Sebisa mungkin, pilih garnish dengan warna yang kontras dengan makanan. Garnish yang memiliki warna kontras akan mudah terlihat.

    Tidak hanya itu, garnish yang kontras juga mudah dibuang bila tidak dimakan. Sudah jelas bukan, apa itu garnish yang sebenarnya?

    Dari sejumlah bahan garnish di atas, mana bahan garnish yang sering kamu jadikan pilihan untuk mempercantik sajian?

  • 15 Jenis jenis Glassware Bar dan Restoran Beserta Fungsinya

    15 Jenis jenis Glassware Bar dan Restoran Beserta Fungsinya

    Jenis gelas tempat minuman (Glassware) yang disajikan sangat mempengaruhi daya tarik pelanggan. Beberapa hotel mulai menggunakan gaya gelas yang sama untuk beberapa minuman.

    Glassware adalah peralatan yang digunakan untuk menyajikan minuman di restoran, bar, maupun cafe. Dimana bentuk gelas disesuaikan dengan kenis minuman yang disajikan.

    Hal ini tentu dapat mengurangi jumlah jenis Glassware yang harus mereka simpan persediaannya.

    Hotel yang sudah berkelas biasanya menghindari barang Glassware yang diproduksi secara massal yang umumnya tebal dan banyak yang memiliki ketidaksempurnaan.

    Ya meskipun tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan produk yang berkualitas bagus dan mahal.

    Tetapi jaringan hotel yang menganggap bahwa barang yang bernilai sebanding dengan tingkat harganya, menjadikan hal ini sebagai kriteria penting untuk menerima Glassware tersebut.

    Selain itu, manajemen harus mempertimbangkan fungsi serta bentuk saat membeli barang Glassware untuk operasi departemen F&B mereka.

    Tips Saat Memilih Glassware

    • Kaca dengan tepi dan rims yang digulung mengurangi masalah seperti pecah dan retak.
    • Barang-barang kaca dengan kaca tebal dan bentuk tertentu juga dapat mengurangi kerusakan.
    • Gelas bertangkai sangat mungkin pecah, jadi saat memilih gelas bertangkai pilihlah desain yang lebih sulit untuk terbalik.

    Jenis Jenis Glassware di Bar dan Restoran

    Biasanya, seorang Bartender memahami betul jenis-jenis Glassware yang ada di Bar maupun restoran. Berikut ini adalah contoh dan gambar Glassware yang sering digunakan untuk menyajikan minuman.

    Glassware Collins

    Collins / Highball

    8oz. – 16oz ( 230 ml – 473 ml)

    Digunakan untuk menyajikan juices, aerated drinks, Gin and tonic dan lain-lain.

    Rock Glass or Tumbler

    6oz. – 10oz. (177ml – 295ml)

    Untuk menyajikan minuman ‘On the Rock’s’.

    Whisky / Shooter

    1oz. – 2oz. (29ml – 59ml)

    Digunakan untuk menyajikan single measures of liquor and ‘shooters’.

    Beer Schooner

    12oz. – 14oz. (354ml – 414ml)

    Digunakan untuk Pilsner, and bottled beers.

    Beer Mug

    12oz. – 14oz. (354ml – 414ml)

    Digunakan untuk ½ takaran draft beer.

    Beer / Pint

    1 Pint (473ml)

    Untuk menyajikan bir dalam teko (Draft Beer)

    Red Wine / Bordeaux

    8oz. – 14oz. (236ml – 414ml)

    Untuk menyajikan Red Wine.

    Wine / All Purpose

    8oz. – 14oz. (236ml – 414ml)

    Digunakan untuk menyajikan red wine & white wine

    Champagne Tulip / Champagne Flute

    6oz. – 8oz. (177ml – 230ml)

    Digunakan untuk menyajikan Sours, Champagne and Champagne Cocktails.

    Brandy Snifter

    8oz. – 14oz. (236ml – 414ml)

    Digunakan untuk menyajikan Brandy dan cocktails.

    Sherry / Port

    4oz. – 6oz. (118ml – 177ml)

    Digunakan untuk menyjikan sherry atau port wine.

    Liqueur / Cordial

    1oz. – 3oz. (29ml – 88ml)

    Digunakan untuk menyajikan liqueurs dan layered shooters.

    Cocktail / Martini

    4oz. – 8oz. (118ml – 236ml)

    Used for serving different varity of  Cocktails

    Coupette / Margarita

    6oz. – 10oz. (177ml – 295ml)

    Used for serving Frozen cocktails such as Margaritas, or daiquiris.

    Hurricane

    10oz. – 16oz. (295ml – 473ml)

    Used for ‘Long’ Drinks such as Long Island Iced Tea, Zombie, and the Hurricane.

    Demikianlah sedkit uraian mengenai pengertian Glassware, macam-macam glassware, dan Gambarnya. Apabila ada yang kurang jelas, silahkan tanyakan di kolom komentar.

    Referensi: Setup my Hotel