Ketika akan berwisata ke suatu kota, tentu Kamu membutuhkan penginapan seperti hotel. Namun, bagi wisatawan pemula tentu saja bingung bagaimana cara check out hotel. Padahal sebenarnya cara check in dan check out hotel itu mudah.
Apalagi sekarang sudah ada aplikasi yang memudahkan wisatawan untuk melakukan pemesanan kamar hotel, tetapi bagi pemula tentu saja tetap kesulitan.
Oleh karena itu, di bawah ini ada beberapa cara yang bisa Kamu lakukan ketika akan check out dari hotel.
Bagaimana Cara Check Out Hotel?
Sebenarnya tidak sulit jika Kamu ingin check out dari hotel, hal yang terpenting adalah Kamu tahu kapan waktu keluar dari kamar hotel. Biasanya, waktu keluar dari hotel di Indonesia adalah pukul 12.00 WIB.
1. Kemasi Barang Kamu
Langkah yang pertama adalah kemasi terlebih dahulu barang-barang Kamu. Masukkan semua barang ke dalam koper atau tas dan pastikan tidak ada barang yang tertinggal.
Selain itu, Kamu juga tidak boleh membawa pulang barang-barang milik hotel, kecuali amenities yang memang disediakan oleh hotel.
Setelah memastikan bahwa tidak ada lagi barang yang tertinggal, Kamu bisa mengisi guest card atau kartu tamu. Kartu tamu ini berfungsi untuk menyampaikan kritik dan saran terhadap fasilitas layanan dari penginapan tersebut.
Hal ini sangat bermanfaat bagi pihak hotel agar bisa melakukan evaluasi lagi kedepannya terkait layanan atau fasilitas hotel.
3. Pergi ke Resepsionis
Tahap berikutnya setelah mengisi kartu tamu adalah pergi ke resepsionis. Setibanya di meja resepsionis, Kamu bisa menyerahkan kunci kamar dan jangan sampai menghilangkan kunci kamar.
Beberapa hotel besar menerapkan aturan bagi tamu yang menghilangkan kunci kamar maka akan dikenakan denda.
4. Sampaikan Maksud Untuk Check Out
Setelah menyerahkan kunci kamar, langkah selanjutnya dari cara check out di hotel adalah menyampaikan maksud.
Kamu bisa mengatakan bahwa ingin melakukan check out, biasanya pihak staff hotel akan melakukan pengecekan kamar Kamu sebelum melakukan pembayaran.
5. Melakukan Proses Pembayaran
Melakukan pembayaran adalah cara check out hotel secara langsung yang selanjutnya. Setelah staff memastikan bahwa Kamu tidak membawa barang hotel, resepsionis akan memberikan struk pembayaran. Setelah proses pembayaran selesai, Kamu bisa keluar hotel.
6. Mengambil Deposit
Hal yang tak boleh terlewat adalah mengambil kembali deposit yang sudah kamu berikan saat check in.
Deposit ini adalah salah satu jaminan jika terjadi sesuai hal yang tidak diinginkan terjadi. Misal TV rusak karena perbuatanmu.
Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Check Out
Pastikan juga Kamu harus tahu beberapa hal penting yang perlu dilakukan sebelum keluar dari penginapan. Apa saja hal penting tersebut?
1. Mengembalikan Furniture Hotel ke Tempat Semula
Sebagai tamu yang baik, sebelum keluar hotel Kamu bisa merapikan terlebih dahulu furniture kamar hotel. Biasanya ketika orang menginap di hotel, pasti akan memindahkan barang-barang hotel seperti meja dan kursi.
2. Mengecek Semua Tempat
Sesuai dengan cara check out hotel Traveloka maupun secara umum diatas, penting untuk melakukan cek dan ricek, khawatirnya ada barang Kamu yang tertinggal di kamar. Kamu bisa mengecek semua bagian seperti laci, lemari, dan tempat tidur.
3. Meletakkan Handuk Bekas Pakai di Kamar Mandi
Salah satu fasilitas yang diberikan oleh pihak hotel adalah handuk. Ketika Kamu ingin check out, pastikan sudah meletakkan handuk kotor di kamar mandi. Hal ini akan memudahkan staff untuk membawa handuk ke tempat laundry.
Bagi pemula penting untuk mengetahui cara check out hotel apalagi jika menginap di luar kota. Sebelum keluar dari hotel, Kamu harus memastikan bahwa tidak ada barang yang tertinggal serta jangan sampai menghilangkan kunci karena bisa didenda.
Sistem operasi perusahaan dibagi menjadi tiga, yakni front office, back office, dan middle office. Front office merupakan departemen yang menangani pelanggan secara langsung dan berkaitan dengan pemasaran serta pelayanan. Lalu, apa tugas front office hotel?
Secara umum, tugas dari front office berkaitan dengan pelayanan kepada tamu. Contohnya seperti melayani tamu yang memesan kamar, memberikan informasi kepada calon tamu, melayani check-in, dan lain-lain.
Front office adalah departemen yang bekerja sebagai jantung dari berbagai aktivitas tamu di hotel. Prinsipnya adalah menangani di depan, sehingga pekerja front office dituntut memberikan pelayanan yang prima kepada para tamu.
Struktur Organisasi Front Office
Struktur organisasi front office terdiri dari beberapa jenis, di antaranya sebagai berikut:
1. Manajer Front Office
Front office dipimpin oleh Manajer front office yang mengepalai langsung divisi komunikasi, reservasi, guest services, resepsionis, dan accounts.
2. Divisi Reservasi
Struktur front office yang berikutnya adalah divisi reservasi. Divisi ini mempunyai staf reservasi yang tugasnya menangani permintaan tamu dalam memesan akomodasi.
3. Divisi Resepsionis
Divisi resepsionis mempunyai staf resepsionis yang memiliki tugas memberikan sapaan kepada tamu, menerima tamu yang datang, dan mendaftarkan tamu sesuai booking yang mereka lakukan.
4. Divisi Guest Services
Divisi guest services mempunyai guest staff, bell staff, dan concierge yang bertugas untuk membawa barang-barang tamu, menangani pengiriman koran, surat tamu, menghubungi tamu ketika berada di hotel, membantu tamu melakukan parkir mobil, dan lain-lain.
5. Divisi Accounts
divisi accounts memimpin staf kasir dan auditor malam. Tugas kasir adalah menangani pembayaran tamu dan membuat laporan kepada manajer akun.
Sedangkan auditor malam memiliki tugas sebagai resepsionis di front desk selama berjaga di malam hari.
6. Divisi Komunikasi
Divisi komunikasi mengepalai staf switchboard operator. Tugasnya yaitu menangani komunikasi dengan berbagai departemen lain yang ada di hotel. Selain itu, divisi ini juga bertugas untuk melakukan komunikasi jika ada kepentingan tertentu dengan tamu hotel.
Tugas Front Office Hotel
Front office adalah garda terdepan sekaligus wajah bagi hotel tempatnya bekerja. Jika pelayanan yang diberikan oleh front office memuaskan, tentu hal ini dapat meningkatkan branding hotel tersebut. Beberapa tugas front office hotel yang perlu diketahui di antaranya sebagai berikut:
1. Check-in dan Reservation
Tugas front office yang pertama yaitu melayani tamu yang check in dan reservasi. Salah satu aktivitas yang tidak boleh terlewatkan adalah memberikan salam yang ramah saat menyapa tamu.
Memberikan sapaan adalah salah satu standar greeting yang harus dilaksanakan oleh front office hotel. Kemudian, front office akan menawarkan bantuan dan up selling produk-produk maupun event yang disediakan di hotel.
Dalam hal ini, front office harus berinteraksi dengan ramah kepada tamu tanpa adanya unsur paksaan dalam memesan atau membeli produk hotel.
2. Registrasi Tamu
Tugas yang kedua adalah melayani tamu untuk registrasi. Kegiatan ini dilakukan dengan cara meminta tamu untuk menunjukkan bukti identitas, misalnya seperti KTP, SIM, atau paspor.
Data tersebut nantinya akan berguna untuk validasi data. Oleh karena itu, front office akan melakukan fotokopi dengan identitas diri tersebut yang selanjutnya disimpan sebagai bahan jaminan.
Selain itu, registrasi juga dilakukan dengan cara mengisi registration card yang dibubuhkan dengan paraf dari tamu.
3. Meminta Tamu Melakukan Deposit
Setelah tamu memilih kamar dan produk-produk yang ditawarkan oleh front office, langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah meminta tamu untuk melakukan deposit dari kamar yang sudah dipesan oleh tamu.
Deposit merupakan jaminan bahwa tamu akan datang ke hotel dan tidak kabur tanpa melakukan pembayaran. Deposit bisa mencakup biaya selama satu malam kamar atau bisa bahkan full charge.
Deposit tidak hanya untuk berjaga-jaga apabila tamu kabur, namun hal ini juga untuk mewaspadai apabila ada barang dari hotel yang mengalami kerusakan. Deposit tidak harus berupa uang, tetapi juga bisa berupa kartu identitas yang sesuai standar hukum.
Hal ini tergantung dengan masing-masing kebijakan hotel yang umumnya berbeda-beda dalam menetapkan syarat dan ketentuan.
4. Mengurus Tagihan Pembayaran
Front office bertugas untuk mengurus tagihan kepada tamu. Tagihan ini umumnya berkaitan dengan biaya sewa kamar, restoran, dan produk-produk hotel lainnya.
Tugas front office ini sangat penting karena jika terjadi kesalahan, maka pihak hotel bisa mengalami kerugian. Oleh karena itu, bagian yang mengurus pembayaran harus memiliki sikap yang teliti dan analitis.
5. Mengkoordinasi Pelayanan Tamu
Agar bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada tamu, umumnya front office akan bersinergi dengan divisi lainnya. Cara ini sangat efektif untuk memberikan pelayanan yang cepat dan memuaskan bagi tamu yang memesan kamar.
6. Mengarahkan Tamu Menuju Kamarnya
Tugas front office yang berikutnya adalah mengarahkan tamu menuju kamar yang disewanya. Front office juga bertugas mempersilakan tamu untuk segera masuk ke kamarnya agar tidak terlalu lama terlunta-lunta di lobby.
Selain itu, front office juga bertugas untuk membawa barang bawaan tamu menuju ke kamarnya. Bagian ini harus memastikan bahwa tidak ada barang tamu yang tertinggal dan seluruhnya harus dibawa dengan hati-hati.
7. Memberikan Informasi
Front office juga bertugas untuk memberikan informasi kepada tamu terkait fasilitas hotel, event yang ada di hotel, atau bahkan wisata di sekitar hotel. Tugas ini umumnya dilakukan oleh bagian information dan reception.
6. Menangani Guest Complaint
Tidak jarang, tamu melakukan complain atau keluhan terhadap layanan atau fasilitas yang diberikan oleh pihak hotel. Dalam hal ini, front office akan bertugas untuk menangani masalah tersebut dan memberikan solusi yang terbaik bagi tamu.
Front office akan mengikuti prosedur penanganan tamu yang komplain sesuai dengan standar, sehingga nama baik hotel tetap terjaga dan tamu bisa merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
7. Membuat Laporan Kondisi Kamar
Tugas front office hotel yang berikutnya yaitu membuat laporan terkait kondisi dan staus kamar hotel, terutama bagi divisi yang bertugas di shift malam.
Tujuannya yakni agar petugas yang bekerja di shift pagi dapat mengatur kamar dengan lebih maksimal.
Perlu diingat bahwa front office harus menyusun laporan terkait status kamar hotel secara rinci dan memperbaruinya secara berkala agar tidak mengalami kendala dalam menawarkannya kepada tamu.
Dalam hal ini, pihak front office perlu berkoordinasi dengan housekeeping untuk memperoleh status dari kondisi kamar.
Beberapa informasi yang perlu disusun di antaranya yaitu, kamar yang siap untuk dihuni, kamar yang sedang diperbaiki, kamar yang sedang dibersihkan, perpindahan kamar, dan lain-lain.
8. Menjaga Catatan Sejarah Tamu
Tugas front office yang tidak kalah penting lainnya adalah menjaga catatan reservasi dari tamu. Dalam hal ini, front office memiliki kewajiban untuk menjaga data identitas diri tamu agar tidak bocor kepada pihak lain.
Namun, jika berkaitan dengan kebutuhan penyidikan oleh polisi, maka hal tersebut bisa dibicarakan.
Sebab, jika sampai tidak memberikan informasi yang dibutuhkan oleh polisi, artinya front office sudah menghalangi proses penyidikan. Oleh karena itu, catatan sejarah tamu hanya boleh diberikan kepada pihak yang berwenang.
Front office merupakan wajah bagi hotel tempatnya bekerja, sehingga dituntut untuk memberikan pelayanan maksimal bagi para tamu. Tugas front office hotel cukup banyak dan dibagi sesuai dengan job desk masing-masing divisi.
Manager On Duty mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Mungkin sebagian besar orang sempat melihat duty manager hotel di setiap hotel, khususnya hotel berbintang. Istilah tersebut tidak melulu berada di hotel saja, pada tempat lain pasti terdapat jabatan ini.
Perlu untuk diketahui bahwa manager on duty tidak harus dilakukan oleh seorang manajer. Akan tetapi, saat ini karyawan juga sudah bisa menempatkan diri sebagai manager on duty. Tentunya jabatan ini sangat diincar oleh semua kalangan di tempat mereka biasa bekerja.
Jika Anda tertarik mengetahui lebih lanjut apa itu duty manager hotel, artikel ini akan membahas secara lebih rinci. Tentunya penjelasan ini penting untuk diketahui semua kalangan. Mau tahu apa itu duty manager hotel job? Yuk, simak lebih jelas berikut ini.
Berikut Penjelasan Lebih Rinci Apa Itu Duty manager di Hotel
Seperti yang diketahui banyak orang, manager on duty memiliki peran penting di sebuah hotel, perusahaan, hingga restaurant. Dapat dikatakan juga pekerjaan ini menjadi faktor utama keberhasilan suatu perusahaan. Jadi, memang sangat penting untuk Anda mengetahui.
Lebih lanjut berikut ini merupakan job desk duty manager hotel, pengertian pekerjaan tersebut, hingga kisaran gaji yang didapatkan. Sebagian orang mungkin sudah mengetahuinya. Akan tetapi, masih banyak orang yang belum mengetahui penjelasan ini.
Manager On Duty atau biasa dikenal dengan sebutan MOD merupakan seseorang yang ditugaskan baik di dalam perusahaan, restoran, mall, mupun hotel untuk menjadi manager.
Dapat dikatakan juga MOD ini menjadi seorang perwakilan pada suatu perusahaan ketika jam operasional kantor sudah selesai. Umumnya parA mod bertugas ketika sore hingga malam hari.
MOD sendiri bertugas menangani semua permasalah ketika kondisi dimana seorang manajer tidak melakukan tugas di saat jam tersebut. Jadi dapat dikatakan MOD ini sangat mempengaruhi kesuksesan suatu perusahaan.
Perlu diingat, tanpa adanya MOD mungkin perusahaan akan kesulitan dalam meningkatkan tingkat kesuksesan.
2. Apa Itu Duty manager Hotel?
Pada dasarnya sudah memiliki duty manager di hotel. Istilah duty manager hotel adalah seseorang yang ditugaskan dalam hotel untuk menjadi perwakilan perusahaan ketika kondisi jam operasional telah selesai.
Perlu untuk diketahui, adapun kriteria seseorang yang biasa dipilih untuk menjadi duta manager. Kriteria tersebut berupa dapat menangani setiap masalah dalam hotel, memiliki kredibilitas perwakilan hotel, seseorang yang mudah mengikuti arus informasi.
Oleh karena itu, untuk menjadi seorang duty manager harus memiliki kriteria tersebut. Pastinya dalam seleksi jabatan ini ada interview duty manager hotel.
Hal tersebut bertujuan agar seseorang tersebut bisa menjalankan semua tugas duty manager pada hotel tertentu.
Jabatan yang satu ini menjadi salah satu jabatan pekerjaan yang diidam-idamkan seseorang. Biasanya gaji duty manager hotel sangat bervariatif. Hal itu bergantung pangkat bintang pada hotel tersebut.
Untuk hotel berbintang 5 mungkin besaran gaji yang didapatkan lebih tinggi dibanding dengan yang lain. Pada awal kerja, gaji dari jabatan ini sekitar 2 jutaan hingga 6 jutaan.
Sama halnya dengan pekerjaan lain, ketika seseorang sudah lama bekerja maka akan ada kenaikan gaji. Setelah lima tahun bekerja, terdapat kenaikan gaji sekitar 3 jutaan hingga 6 jutaan. Hal ini membuat semua orang tergiur untuk menjadi seorang duty manager.
4. Apa Saja Tugas dari Duty manager Hotel?
Setiap pekerjaan tentunya memiliki tugasnya masing-masing, begitupun pada duty manager. Adanya SOP manager on duty hotel juga membuat hotel tersebut semakin berkembang. Mungkin sebagian besar orang sudah mengetahui tugas dari duty manager.
Akan tetapi, masih banyak orang yang mempertanyakan tugas tersebut. Berikut ini merupakan tugas duty manager hotel yang harus Anda ketahui.
Sebagai perwakilan hotel. Seperti yang diketahui, perwakilan hotel ataupun humas memiliki tugas untuk memberikan informasi kepada semua orang. Selain itu, jabatan ini juga menangani semua keluhan konsumen serta menangani permasalahan.
Sebagai perwakilan manajemen dalam hal mengontrol pekerjaan karyawan ketika saat jam bekerja.
Memiliki tanggung jawab yang kuat dalam hal mengambil keputusan ketika jam bekerja. Hal tersebut dikarenakan Duty manager sudah diberikan kewenangan kepada perusahaan untuk mengambil segala keputusan terbaik.
Menggantikan tugas dari Front Office Manager ketika sedang berhalangan hadir.
Mencatat semua kejadian penting ke dalam log book duty manager.
Tugas dari jabatan ini mungkin terbilang cukup sulit. Namun, besaran gaji didapatkan tentunya sesuai dengan apa yang dijalankan. Jadi, duty manager menjadi pekerjaan idaman.
5. Persyaratan Umum Menjadi Seorang Duty manager
Sama halnya dengan pekerjaan umumnya, untuk bisa menjadi seorang duty manager tentu ada persyaratan umum yang harus Anda penuhi. Pekerjaan ini terbuka untuk semua gender. Biasanya ada maksimal umur yang harus diperhatikan.
Tidak hanya itu saja, pendidikan menjadi hal utama dalam persyaratan ini. Sebagian besar hotel menempatkan lulusan D3 perhotelan sebagai seorang duty manager. Pengalaman juga sangat penting ketika Anda melamar menjadi duty manager.
Umumnya seseorang yang memiliki pengalaman minimal 1 tahun akan lebih mudah diterima menjadi seorang duty manager. Adapun karakter dalam diri yang menjadi persyaratan umum menjadi duty manager.
Karakter tersebut berupa dapat bekerjasama dengan tim maupun individu, memiliki jiwa mau melayani, hingga fasih dalam berbahasa asing.
6. Apakah Tugas Duty manager di Hotel Sama dengan Perusahaan Lain?
Penjelasan yang tidak kalah penting berikutnya yakni mengenai apakah tugas duty manager di hotel sama dengan di tempat lain. Pada dasarnya setiap perusahaan memiliki tujuan dan tugasnya masing-masing.
Dalam duty manager di hotel memiliki tugas memberikan informasi kepada banyak orang mengenai hotel tersebut. Berbeda dengan tugas manager on duty rumah sakit yang mengurus segala informasi berkaitan dengan rumah sakit tertentu.
Jadi, dapat dikatakan tidak semua tugas duty manager sama. Hal tersebut karena perbedaan perusahaan, tujuan, hingga tugas yang diberikan. Jadi, Anda tidak perlu bingung lagi mengenai tugas duty manager pada sebuah hotel.
Penutup
Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai duty manager pada hotel yang harus Anda ketahui. Penjelasan tersebut mencakup beberapa komponen, seperti pengertiaan, tugas, kisaran gaji yang didapat, hingga persyaratan umum menjadi duty manager.
Pekerjaan yang satu ini tentunya menjadi pekerjaan idaman semua kalangan. Jadi, tidak heran jika banyak orang mengetahui lebih jelas mengenai duty manager, khususnya dalam hotel.
Kisaran gaji yang didapatkan tentunya membuat semua orang tergiur. Oleh karena itu, saat ini banyak orang mengejar untuk mendapatkan kursi jabatan ini.
Untuk mendapatkannya, ada persyaratan umum yang biasa diterapkan pada hotel. Anda hanya perlu menyiapkannya secara matang. Jadi, sudah lebih paham tentang duty manager di hotel, bukan?
Ketika Anda memesan kamar hotel, tentunya ada banyak pilihan metode pembayaran yang bisa dipilih. Akan tetapi, masih banyak orang yang belum mengetahui macam-macam metode pembayaran. Salah satu metode yang cukup terkenal di dunia perhotelan yakni City Ledger.
Metode yang satu ini cukup banyak digunakan ketika memesan kamar hotel. hal tersebut dikarenakan metode pembayaran tersebut sangat aman dan praktis. Jadi, tidak heran jika metode ini sudah mulai banyak dikenal masyarakat luas, baik luar negeri atau dalam negeri.
Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih rinci mengenai metode pembayaran City Ledger. Penjelasan ini sangat penting untuk diketahui banyak orang. Meskipun metode pembayaran ini sudah banyak diketahui banyak orang. Akan tetapi masih bingung maksud dari City Ledger.
Apa Itu City Ledger?
Seperti yang diketahui bahwa metode kumpulan rekening tamu merupakan salah satu metode dalam pemesanan kamar hotel.
Jika Anda memilih metode yang satu ini, tentu ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Maka dari itu, penting bagi semua orang mengetahuinya.
Lebih lanjut berikut ini merupakan penjelasan metode kumpulan rekening tamu beserta dengan fungsinya. Mau tahu penjelasan lebih lengkapnya? Yuk, simak ulasan secara rinci berikut ini!
1. Definisi
Secara bahasa metode yang satu ini memiliki arti kumpulan rekening buku tamu. Akan tetapi, dalam arti luas menjelaskan tata cara membayar hotel ketika tamu sudah check out. Hal tersebut karena tamu tersebut sudah menjadi pelanggan di hotel yang ditempatinya.
Selain penjelasan tersebut, pengertian City Ledger juga dapat didefinisikan sebagai pembayaran yang dilakukan oleh setiap tamu melalui mitra. Jadi dapat disimpulkan metode yang satu ini merupakan sebuah cara pembayaran hotel dengan membayarnya di akhir.
Dengan menerapkan metode tersebut tentunya ada banyak keuntungan yang didapatkan. Salah satu keuntungan tersebut yakni Anda bisa menyelesaikan segala kebutuhan penting dahulu.
Maka dari itu, tidak heran jika metide kumpulan rekening buku tamu banyak dipilih ketika menginap di hotel.
Seperti yang diketahui bahwa metode ini merupakan pembayaran yang dilakukan oleh setiap tamu melalui mitra. Dengan kata lain tamu hotel biasanya sudah membayar kepada mitra dahulu saat memesan kamar hotel. Sehingga akan memudahkan ketika proses check out hotel.
Mitra dalam metode ini merupakan aplikasi pemesanan kamar hotel. Mungkin Anda sudah banyak mengetahui beberapa mitra tersebut. Dengan adanya mitra ini akan memudahkan Anda dalam memesan kamar hotel.
Namun, perlu diketahui dalam memilih mitra tersebut, sebaiknya pilih yang aman dan terkenal. Beberapa mitra yang sangat direkomendasikan seperti Agoda, Tiket.com, maupun Traveloka.
3. Apa Saja Tugas Harus Dikerjakan?
Tidak kalah penting dari penjelasan lain, Anda juga diharuskan untuk mengetahui tugas dari metode yang satu ini. Pada dasarnya, ada banyak tugas yang dimilikinya.
Beberapa tugas dari City Ledger bisa berupa memeriksa seluruh mendapatkan kredit berguna membuat faktur tamu ke mitra tertentu. Selain itu, tugas yang sangat penting yakni menagih pembayaran kepada tamu yang belum melakukan pembayaran.
Membuat daftar piutang kepada accountant juga menjadi salah satu tugas utama. Jadi, memang tugas yang sudah dijelaskan sangat bervariatif. Kendati demikian, metode ini masih banyak digunakan oleh semua masyarakat luas.
4. Bagaimana Cara Transaksi Menggunakan Metode Ini?
Cara transaksi menggunakan metode ini terbilang sangat mudah. perlu diingat metode ini dapat dibilang sebagai rekening piutang hotel yang pembayaran tamunya berupa kredit card ataupun perusahaan yang bermitra.
Adapun contoh dalam transaksi menggunakan metode ini. Biasanya ada kondisi-kondisi khusus ketika menggunakan metode ini, seperti tamu hotel tidak menyelesaikan pembayaran secara tunai, melainkan dibebankan kepada perusahaan atau bisa juga berupa kartu kredit.
Transaksi yang satu ini menjadi salah satu transaksi paling populer di dunia perhotelan. Menariknya, Anda bisa mendapatkan banyak manfaat serta keuntungan dengan menggunakan metode yang satu ini. Jadi, tidak heran jika metode ini sudah digunakan banyak kalangan.
5. Fungsi City Ledger
Sama halnya dengan metode lainnya, City Ledger ini memiliki fungsinya tersendiri. Salah satu fungsi tersebut yakni memudahkan para tamu dalam hal pembayaran. Seperti pada prinsipnya, tamu hotel akan menyelesaikan pembayaran ketika sudah check out.
Dengan adanya metode ini, tentunya akan memudahkan para tamu. Metode ini juga sangat cocok digunakan semua kalangan. Maka dari itu, Anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan metode kumpulan rekening buku tamu.
6. Prosedur Pembayaran
Prosedur pembayaran City Ledger pada dasarnya melibatkan beberapa pihak. Namun, Anda tidak perlu khawatir, melalui metode ini prosedur pembayaran terbilang sangat aman dan cepat. Berikut ini merupakan prosedur pembayaran secara rinci yang harus Anda ketahui.
Biasanya master bill akan ditandatangani beserta stempel “charge to”.
Setelah itu, buatlah format dan kirimkan master bill ke Accounting Receivable. Hal itu bertujuan agar tersedia penarikan pihak ketiga.
Unggah Paid di dalam kolom kredit.
Berikutnya, catat salin Cash Receipt ke bagian FO Cashier Report.
Jika sudah, Anda bisa catat Folio Balance ke bagian Summary di bagian kolom kredit.
Prosedur pembayaran metode ini terbukti sangat mudah untuk digunakan. Tidak hanya itu, saja, selain mudah digunakan, tentunya metode ini terbilang sangat cepat dan aman.
7. Apakah Metode Ini Sama dengan Guest Ledger?
Guest Ledger dan City Ledger adalah dua metode pembayaran hotel yang sangat berbeda. Keduanya sering kali disamakan pengertiannya. Sebetulnya kedua istilah hotel ini cukup memiliki perbedaan yang jauh.
Seperti yang dijelaskan metode kumpulan rekening buku tamu merupakan salah satu cara pembayaran pemesanan hotel yang akan diselesaikan saat tamu sudah check out. pembayaran itu bisa berupa kartu kredit maupun perusahaannya.
Berbeda halnya dengan Guest Ledger yang memiliki penjelasan cara pembayaran khusu ditunjukkan kepada tamu yang akan menginap dalam waktu cukup lama. dalam artian tamu tersebut tidak menginap dalam waktu dua hari saja.
Jadi, saat ini Anda tidak perlu bingung lagi untuk membedakan antara metode pembayaran kumpulan rekening buku tamu dengan Guest Ledger. Kedua metode ini menerapkan mesin pembayaran non tunai.
Penutup
Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai metode kumpulan rekening buku tamu dalam perhotelan yang harus Anda ketahui. Tentunya beberapa metode ini memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda dengan metode lainnya.
Tidak hanya itu saja, metode ini kerap disamakan dengan Guest Ledger. Padahal keduanya memiliki pengertian yang cukup jauh. Perbedaan tersebut terlihat pada tata cara prosedur pembayarannya.
Pada Guest Ledger menerapkan cara pembayaran khusus ditujukan untuk tamu yang menginap dalam waktu cukup lama. Jadi, Anda tidak perlu bingung lagi untuk membedakan kedua metode ini. Yuk pakai metode City Ledger sekarang juga dan dapatkan manfaatnya!
Front Office Hotel adalah salah satu pekerjaan yang sering ditemukan di brosur lowongan kerja karena prospeknya yang bagus. Pada dasarnya front office adalah orang yang bekerja untuk menyambut pelanggannya dengan baik.
Jadi, bisa dikatakan front office di hotel adalah orang yang melayani pelanggan hotel untuk mempersiapkan pemesanan kamar yang diinginkan oleh pelanggannya.
Namun, jika ditelusuri secara lebih mendalam, ada beberapa tugas yang dimiliki oleh front office sampai dengan gajinya.
Apa itu Front Office Hotel?
Pekerjaan front office memiliki peran penting dalam suatu perusahaan. Front office disebut dapat mencerminkan wajah hotel yang dikelola. Front office hotel adalah representasi dari divisi hotel yang langsung menangani pelanggan.
Contohnya adalah memberikan pelayanan pelanggan, penjualan, sampai melakukan transaksi antara pengunjung hotel dan front office. Adanya front office ini penting untuk menghasilkan pendapatan bagi hotel.
Tidak hanya ada istilah front office, ada juga back office yang berguna untuk mendukung SDM, teknologi, akuntansi, sampai fungsi administrasi.
Anda bisa dengan mudah mengenali pekerja front office karena biasanya ada di bagian depan atau di lobi setelah pintu masuk hotel. Front office ini adalah bagian pertama dari interaksi yang terjadi antara pelanggan dan organisasi.
Contohnya adalah bagian resepsionis yang ada di pintu masuk utama hotel. Di dalam industri perhotelan, tugas dari front office sendiri terletak di bagian paling depan guna memberikan jasa dan melayani tamu dengan baik.
Jadi, untuk menjadi front office di hotel diperlukan adanya skill komunikatif, ramah, serta solutif untuk menjawab pertanyaan pelanggannya dengan baik.
Tugas Front Office Hotel
Peran front office ini sangat penting dalam bisnis perhotelan. Hal ini karena pekerjaannya dapat mempengaruhi penghasilan dari hotel tersebut. Departemen ini juga yang nantinya akan memberikan pelayanan selama tamu hotel menginap.
Kepuasan pelanggan ini yang nantinya dapat meningkatkan pemasukan hotel dan promosi secara tidak langsung sehingga dapat meningkatkan pendapatan. Adapun untuk lebih detailnya tentang tugas front office di bidang perhotelan, yaitu sebagai berikut:
1. Melayani Check in dan Reservasi
Tugas dari staff FO hotel yaitu memberikan pelayanan terkait dengan pelanggan yang ingin melakukan check in dan reservasi.
Untuk melakukannya, perlu dilakukan dengan great the guest (menyapa tamu) dengan baik.
Hal ini merupakan standar yang dilakukan oleh industri perhotelan. Nantinya, FO akan menawarkan bantuan dan marketingnya untuk mempromosikan produk yang ada di hotel.
Tidak hanya itu, staf fornt office harus paham dengan baik apa itu guest cycle di hotel, agar tamu mendapatkan haknya mulai dari check in hingga departure.
2. Register The Guest
Selanjutnya, seorang FO juga memiliki tugas untuk meminta bukti identitas pelanggannya untuk validasi pendaftaran produk hotel. Identitas ini bisa dengan menggunakan KTP atau paspor untuk dijadikan jaminan.
Front office harus memastikan identitas tersebut benar agar memudahkan pendataan dan tidak adanya unsur penipuan. Setelah dicek, barulah dilakukan pendaftaran sebagai tamu hotel. Terakhir, yaitu isi registration card dan tamu hotel harus memberikan tanda tangan.
3. Assign a Room
Tugas berikutnya yaitu memberikan kamar pada tamu sesuai dengan kesepakatan sebelumnya baik itu dari nomor kamar yang diinginkan, fasilitas, sampai kelas kamar tersebut. Pemberian izin menginap tersebut ditandai dengan penyerahan kunci kamar.
4. Room The Guest
Tugas front office hotel lainnya yaitu mengarahkan tamu untuk menuju ke kamarnya. Mereka biasanya meminta karena hotel identik dengan tempat yang luas. Bagi pengunjung yang pertama kali pastinya bingung untuk mencari kamar mereka.
Front office harus memberitahukan tempat kamarnya dengan jelas.
5. Pemberian Informasi
Semua informasi yang ingin diketahui oleh pelanggan biasanya melalui front office. Oleh sebab itu, FO harus mengetahui dasar ilmu tentang pertanyaan seputar hotel.
Contohnya adalah fasilitas hotel, kegiatan hotel, diskon, dsb.
Informasi tersebut tidak hanya berasal dari resepsionis tetapi ada juga staf bagian informasi yang memberitahukannya pada pelanggan.
6. Menangani Komplain Tamu Hotel
Tugas dan tanggung jawab front office hotel tidaklah mudah. Anda juga harus menangani komplain yang diberikan oleh pelanggan hotel.
Front office harus paham mengenai standar dalam menghadapi sekaligus mengatasi komplain tamu hotel, dan tentunya juga memberikan solusi.
Semua itu dipelajari ketika Anda sudah menjadi front office. Tidak boleh memberikan solusi yang salah karena ini dapat mempengaruhi citra perusahaan hotel Anda.
7. Laporan / Night Audit
Tugas lainnya yang dimiliki oleh FO adalah membuat laporan tentang tingkat hunian kamar di hotel (occupancy). Pekerjaan ini dilakukan terutama bagi petugas FO shift malam atau biasa disebut dengan night audit hotel.
Hal tersebut dengan tujuan agar staf di shift berikutnya bisa mengatur operasional kamar dengan baik.
Jadi, FO tidak hanya menyediakan layanan, tetapi juga membuat laporan terkait dengan jumlah pengunjung hotel.
8. Bellboy
Bellboy adalah bagian FO yang memiliki tugas untuk membantu membawa barang tamu saat melakukan check in, check out, sampai pindah kamar.
9. Up selling
Up selling adalah salah satu tugas yang dilakukan oleh seorang staff Front Office di Hotel.
Upselling merupakan menawarkan produk-produk atau fasilitas tambahan di hotel agar semakin banyak produk hotel yang terjual.
Di bidang perhotelan, ada struktur organisasi di bagian front office yang bergantung pada ukuran bisnis, ukuran fisik, dan kebijakan pada masing-masing hotel. Jabatan tertinggi dalam front office adalah manager front office sebagai pemimpinnya.
Manager ini membawahi beberapa jabatan lagi, diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Divisi Reservasi
Tugas dari divisi ini adalah menangani permintaan dan pemesanan pelanggan untuk mendapatkan pelayanan. Biasanya disebut dengan staf reservasi.
2. Divisi Resepsionis
Staf resepsionis memiliki tugas dalam hal menerima tamu dan membantunya untuk registrasi berdasarkan pendaftaran yang sudah pelanggan tersebut lakukan.
3. Divisi Guest Service
Nama stafnya adalah guest staff, bell staff, atau disebut juga dengan concierge. Tugasnya yaitu membawa barang bawaan para tamu, mengirimkan surat kabar, menangani surat tamu hotel, membantu parkir mobil, dsb.
Semua pelayanan tersebut yang memberikan kepuasan bagi para tamu hotel karena dapat menikmati kemudahan dalam menginap disana.
4. Divisi Account
Jabatan front office berikutnya adalah divisi accounts yang terdiri dari staf kasir. Adapun tugasnya yaitu menangani transaksi pelanggan dan pembayarannya.
Kemudian, melakukan pelaporan kepada manajer akuntan.
Selain itu, tugasnya juga sama seperti yang sempat disinggung sebelumnya yaitu membuat laporan untuk pekerja shift malam ke bagian front office dan akuntan.
5. Divisi Komunikasi
Bagian terakhir dari front office hotel adalah divisi komunikasi. Stafnya disebut sebagai switchboard operator yang memiliki tugas dapat menangani komunikasi departemen yang ada di hotel agar terjalin kerjasama yang baik.
Selain itu, komunikasi ini juga dilakukan untuk menjalin dengan pihak pelanggan hotel.
Gaji Front Office Hotel
Berdasarkan data dari IDN Times, gaji karyawan hotel terbilang cukup tinggi. Oleh sebab itu, ini merupakan karir dengan peluang bagus untuk masa depan.
Front office crew atau banyak yang menyebutnya sebagai resepsionis adalah pekerjaaan yang bertanggung jawab dalam melayani tamu hotel. Selain itu, tugas dari FO masih banyak lainnya yang berkaitan dengan tamu hotel seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Adapun untuk gajinya juga bervariasi tergantung tempat hotel dan kelas hotel tersebut. Semakin tinggi bintangnya, maka kesempatan untuk mendapatkan gaji yang besar juga semakin tinggi.
Rata-rata gaji FO menurut IDN Times adalah sekitar Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta. Bekal yang harus dimiliki ketika tertarik untuk menjadi FO adalah harus punya beberapa keterampilan seperti hospitality, komunikatif, informatif, ramah, sopan, dan bertanggung jawab.
Selain itu, seorang front office juga harus memiliki kepribadian yang baik dan tidak boleh gampang emosian.
Anda harus menjaga emosi dengan baik ketika berhadapan dengan tamu hotel agar pelayanan yang didapat menjadi memuaskan dan tidak memperburuk branding hotel Anda.
Untuk mengetahui perbedaan secara mendalam terkait front office dan back office, simak beberapa poin berikut:
Front office berfokus pada pendapatan bisnis, sedangkan back office berfokus pada mengurangi biaya operasional.
Front office melayani dan berinteraksi langsung dengan pelanggan sedangkan back office lebih berinteraksi secara tidak langsung.
Strategi front office untuk pengembangan sedangkan back office lebih bertanggung jawab pada kegiatan manajemen penyesuaian.
Penutup
Demikian penjelasan penting mengenai front office hotel. Front office adalah garda terdepan dari citra perhotelan yang ada.
Oleh sebab itu, jika Anda tertarik menekuni karir ini, persiapkan dengan matang agar mampu memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan pendapatan hotel.
Room Division dan departemen yang ada di hotel – Kalau kamu menginap dan beristirahat di hotel atau hanya sekedar berkunjung ke suatu hotel karena menghadiri sebuah acara, pasti kamu melihat beberapa dari pegawai hotel yang bertugas di bagian depan lobby hotel.
Merekalah yang disebut dengan Front Office Team, orang-orang yang menyambut tamu dan memberi informasi details tentang hotel tersebut .
Bekerja sebagai front ofice di sebuah hotel ternama bahkan hotel bintang lima pun menjadi impian dan cita-cita beberapa orang.
Apalagi sekarang banyak sekolah-sekolah yang sudah menyiapkan kurikulum khusus jurusan perhotelan.
Tulisan sebelumnya kita sudah secara general membahas departement apa saja yang ada di hotel. Front office masuk ke dalam Room Division Departement dimana ada Housekeeping juga yang menjadi pasangannya disini.
Front Office atau biasanya dikenal dengan sebutan Resepsionis adalah pegawai di hotel yang memiliki tugas untuk menyapa tamu, melayani dan memberikan informasi kepada para pengunjung hotel atau pelanggan dari pihak yang berkepentingan di hotel tersebut.
Front Office inilah yang menjadi jembatan informasi antara pihak manajemen dari perusahaan dengan tamu yang datang ke hotel tersebut.
Pada umumnya, front office di bagi lagi menjadi 7 bagian seperti berikut :
a. Bellboy / Greeter
Garis paling depan dari FO team adalah bellboy atau greeter. Merekalah yang akan menuntun tamu ke reception untuk melakukan proses check in.
Selain itu mengeluarkan barang-baran yang dibawa tamu dari mobil dan menemani tamu ke kamar juga bagian dari pekerjaan seorang bellboy.
b. Front Desk Attendant / Receptionis
Seorang Front desk agent bertugas melayani proses check in dan check out tamu serta menerima pembayaran adalah tugas utama dari seorang resepsionis.
Selain itu juga mereka akan menjadi pusat informasi dari sebuah hotel. Menjadi sosok yang ramah dan berjiwa melayani adalah skill penting yang harus dimiliki seorang resepsionis.
c. Bell Driver
Urusan antar jemput tamu bagian jobdes seorang bell driver, makanya menjadi seorang wajib bell driver wajib punya SIM A dan bisa nyetir pastinya.
d. Guest Relation Officer ( GRO )
Hampir sama dengan resepsionis, seorang GRO juga bertanggung jawab atas kepuasan tamu bedanya GRO secara spesifik melayani tamu yang sedikit berbeda seperti VIP, repeater,dan tamu yang membutuhkan perhatian khusus lainnya.
e. Operator
Semua telepon yang masuk ke hotel akan di filter oleh seorang operator dan diteruskan ke departement yang dituju. Bukan hanya yang berkaitan dengan reservasi.
f. Night Audit
Transaksi seharian di hotel akan diperiksa dan di verifikasi oleh team night audit hotel sebelum melakukan closing di hari itu.
Dari sinilah informasi berupa daily revenue, occupancy, ARR akan didapatkan untuk digunakan sales departement untuk strategi mereka selanjutnya
Apa itu ARR, Occupancy dan sejenisnya akan kita bahas ditulisan terpisah.
2. Departemen Housekeeping
Housekeeping adalah salah satu dari bagian departemen yang ada di suatu hotel yang memiliki tugas menjaga, merawat dan membersihkan serta juga memelihara tiap kamar yang ada di hotel.
Termasuk membersihkan area di luar hotel yang masih termasuk dalam area public sebuah hotel.
Tujuannya agar para tamu yang datang tetap merasa nyaman saat berada di dalam area hotel tersebut.
Khusus untuk housekeeping sendiri ada terbagi menjadi beberapa bidang atau section, diantaranya adalah :
a. Room Section
Bagian ini adalah yang bertanggung jawab segala sesuatu yang berkaitan dengan kamar tamu. Mulai dari kebersihan, kelengkapan amenities dan lain-lain.
Jadi kalau kamu menginap di suatu hotel dan kamarnya masih berdebu, kamu bisa kontak tim ini.
B. Public Area Section
Public area tim mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam menjaga area kebersihan, kerapian, dan keindahan semua hotel area.
Baik itu indoor ataupun outdoor seperti lobby, restaurant, restroom dan lain-lain.
c. Laundry & Linen Section
Selain menyediakan jasa laundry untuk para tamu, Linen-linen hotel yang kotor dan perlu di bersihkan akan di lakukan oleh tim laundy section.
Satu lagi, menyiapkan seragam bersih karyawan juga bagian dari pekerjaan mereka.
d. Gardener & Florist
Sesuai namanya mereka ini bertugas untuk merawat tanaman-tanaman yang ada di hotel untuk menambah keindahan hotel tersebut.
Sementara florist sendiri bertanggung jawab untuk penyediaan dan merangkai bunga-bunga segar untuk dekorasi hotel.
e. Public Area Section
Bertugas membantu seksi lain dalam menjaga kebersihan ruang publik.
f. Recreation and Swimming Pool Section
Bertugas menjaga kebersihan air kolam renang dan area rekreasi tamu hotel
3. Food and Beverage Department
Mungkin kamu bisa menebak fungsi dari departemen ini dari namanya saja.
Food and beverage departemen memiliki tugas untuk menangani segala urusan yang berkaitan dengan penyediaan, pengolahan hingga pelayanan makanan dan minuman bagi tamu yang menginap.
Singkatnya, tim food and beverage adalah tim yang mengolah makanan dan minumanmu saat sedang menginap di hotel.
Tim food and beverage terbagi lagi menjadi dua bagian, yaitu:
a. Food and Beverage Product
Bagian yang pertama bertanggung jawab atas pengolahan makanan mentah hingga menjadi makanan matang. Tidak hanya mengurus makanan, bagian ini juga bertugas meracik dan meramu minuman untuk tamu yang memesan.
Umumnya bagian food and beverage production bekerja di belakang layar, sehingga jarang terlihat oleh tamu.
b. Food and Beverage Service
Berbeda dengan food and beverage production, food and beverage service selalu bekerja di depan layar, sebab tugas utamanya adalah menerima pesanan tamu, menyampaikan pesanan ke dapur dan mengantarkan makanan ke meja tamu.
3. Personali a/HRD Department
Departemen ini sering disebut sebagai personalia atau HRD (human resource department). Departemen personalia bertanggung jawab atas rekruitmen karyawan baru, mulai dari menerima, menyaring dan menempatkan karyawan/trainee yang baru masuk.
Selain itu, tim HRD juga memiliki peran untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh para karyawan hotel.
4. Engineering Department
Departemen yang ada di hotel selanjutnya adalah engineering department. Departemen ini bertugas melakukan perbaikan alat-alat dan mesin yang ada di hotel jika terjadi kerusakan. Selain itu, tim engineering juga bertugas merawat dan mengecek alat-alat dan mesin di hotel.
Pengecekan dilakukan untuk menghindari terjadinya masalah pada benda permesinan yang bisa mempengaruhi operasional hotel.
5. Marketing Department
Hotel juga memiliki tim marketing atau sales yang berfungsi sebagai agen pemasaran hotel.
Tim marketing merupakan tim yang sangat berpengaruh pada jalan atau tidaknya suatu hotel. Mereka harus memastikan bahwa tamu yang datang setiap tahunnya terus meningkat.
Akan ada target bulanan yang harus dicapai oleh tim marketing. Terkadang target yang ingin dicapai tidak kecil dan harus membutuhkan berbagai metode pemasaran untuk memenuhi target.
Tidak heran kalau tim marketing sering melakukan perjalanan ke luar kota dan luar negeri sebagai bagian dari peningkatan penjualan.
6. Accounting department
Departemen ini memiliki tugas dan tanggung jawab atas urusan administrasi hotel. Tim accounting adalah tim yang mengawasi dan mengatur pengeluaran dan pemasukan keuangan yang didapatkan hotel.
Mereka juga memiliki catatan transaksi dan keuangan yang nantinya dijadikan laporan bulanan yang berisi hotel revenue.
Tidak hanya itu, tim accounting harus menemukan cara untuk menekan pengeluaran berdasarkan skala prioritas, serta menjaga cash flow.
7. Purchasing Department
Purchasing departemen adalah departemen yang memastikan bahwa stok barang yang dibutuhkan hotel selalu tersedia dan tidak kosong.
Tim purchasing bertanggung jawab atas pembelian barang yang dibutuhkan dan melaporkan catatan pembelian kepada tim accounting.
Tim purchasing juga bertanggung jawab atas kualitas dari barang yang dibeli. Mereka harus memastikan barang, terutama makanan dibeli dalam keadaan baik.
8. IT Department
Departemen selanjutnya adalah IT department. Sebenarnya departemen ini masih satu bagian dari tim accounting, tetapi ada juga yang menjadi departemen terpisah.
Departemen ini bertugas atas segala hal yang berkaitan dengan sistem dan informasi.
Mulai dari membuat situs resmi hotel, mengadakan maintenance pada situs resmi hotel, dan pada beberapa hotel juga membuat aplikasi khusus. Pada dasarnya, tim IT turut menjaga dan memperlancar operasional hotel.
9. Security Department
Departemen terakhir adalah security department. Departemen ini memiliki tugas utama untuk memastikan dan menjaga keamanan tamu yang menginap dan area hotel selama 24 jam penuh.
Tugasnya meliputi menjaga pintu masuk, memantau ruang operasi kamera pengawas, melakukan patroli dan lain-lain. Dari kesembilan departemen yang ada di hotel di atas,
kira-kira departemen apa yang paling sesuai dengan minat dan kepribadian kamu?
Mengenai cara menginap di hotel tanpa surat nikah sebenarnya tidak sesulit yang mungkin kamu bayangkan. Hanya saja, tidak semua jenis hotel mau menerima pasangan yang belum resmi, khususnya hotel syariah.
Buat kamu yang masih ragu untuk check-in ketika tidak membawa surat nikah, tenang, masih ada kok cara yang bisa dilakukan.
Sudah tidak sabar? Simak penjelasannya di bawah ini.
Ketahui Cara Menginap di Hotel Tanpa Surat Nikah
Perlu diingat, langkah-langkah di bawah hanya sekadar informasi untuk menambah pengetahuan. Jangan menyalahgunakan informasi berikut untuk melakukan hal yang dilarang agama saat berada di kamar hotel.
Langsung saja simak caranya berikut ini:
1. Booking kamar hotel melalui aplikasi
Banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk booking hotel secara online saat ini, misalnya Traveloka, Agoda, RedDoorz dan masih banyak lagi. Saat mendaftar, gunakan nama yang sama dengan nama pada kartu identitas.
Kalau sudah booking, selanjutnya kamu tinggal check-in di hotel yang sudah dipesan.
Kelebihan dari booking hotel secara online adalah kamu tidak perlu repot bertanya-tanya soal rate kamar yang tersedia.
2. Ikuti aturan check-in seperti biasa
Semua hotel memiliki aturan jam check-in. Oleh karena itu, pastikan kamu check-in pada jam yang ditentukan oleh hotel tujuan, biasanya batas check-in adalah pukul 2 atau 3 siang.
Jangan lupa membawa dokumen yang dibutuhkan, seperti kartu identitas (KTP atau SIM).
Jika diminta untuk menaruh deposit, jangan lupa untuk menyiapkan uangnya. Petugas hotel tidak akan menanyakan hal yang bersifat pribadi.
Karena mereka sudah mengikuti pelatihan tentang hospitality.
Staf hotel tidak terlalu memperdulikan apa yang ingin kamu lakukan di kamar hotel.
3. Buat incognito request agar tidak ada yang mengetahui keberadaan kamu
Incognito guest request atau pesanan samaran dapat kamu ajukan agar tidak ada yang mengetahui keberadaanmu jika ada yang mencarinya.
Dengan menggunakan incognito request, nama kamu pasti tidak akan disebut staf hotel. Sehingga kamu tidak merasa malu jika ada staf hotel yang mengenal salah satu di antara kamu.
4. Pilih hotel bintang tiga ke atas
Kalau tidak memiliki surat nikah dan mau terhindar dari razia petugas. Sebaiknya kamu memilih hotel yang berada di pusat kota dan setidaknya memiliki bintang 3.
Hotel melati bintang 3 ke bawah cenderung menjadi sasaran empuk dari petugas razia. Apalagi hotel yang letaknya agak menyempil di antara perumahan warga.
Aktivitas razia hanya akan dilakukan berdasarkan laporan dari warga sekitar atau pihak hotel sendiri. Jadi jangan salah pilih hotel. Kalau mencari aman, pilihlah hotel mahal atau city hotel.
Staf di city hotel cenderung individualis dan tidak terlalu kepo dengan urusan tamu. Mereka juga sudah dilatih mengenai standar pelayanan tamu, sehingga tidak akan menanyai status hubungan kamu dengan pasanganmu.
5. Hindari menginap di hotel syariah
Cara menginap di hotel tanpa surat nikah selanjutnya adalah menghindari hotel Syariah. Namanya juga hotel syariah, hotel jenis ini menerapkan pedoman syariat islam dalam operasionalnya.
Sudah jelas, pasangan yang belum menikah atau memiliki surat nikah pasti akan ditolak. Jadi, jangan harap bisa lolos menginap di hotel syariah tanpa surat nikah atau bukti nikah yang jelas.
Kamu tidak akan bisa, apa pun alasan dan caranya. Maka dari itu, hindari hotel syariah jika ingin menginap dengan pasangan yang belum resmi.
6. Tolak layanan petugas housekeeping hotel
Saat menginap di hotel, biasanya disediakan sejenis tag yang bisa digantungkan pada handle pintu kamar. Atau yang biasa disebut dengan status kamar hotel.
Tag ini umumnya bertulis ”do not enter” alias dilarang masuk, atau “jangan diganggu”.
Tag ini berfungsi untuk memberi tahu staf housekeeping agar tidak masuk ke kamar secara sembarangan.
Jika tidak disediakan tag, maka kamu harus menolaknya dengan sopan. Akan ada staf housekeeping yang mengetuk kamar pada pagi atau sore hari. Tugas mereka adalah untuk membersihkan kamar yang masih bagian dari fasilitas hotel.
Kamu bisa menolaknya jika tidak ingin ada staf hotel yang menggeledah atau menemukan pakaian atau benda yang seharusnya tidak mereka lihat. Hal ini tentu bisa menimbulkan rasa risih dan kurang nyaman.
7. Tidak meninggalkan jejak mencurigakan
Sebelum meninggalkan kamar, pastikan kamu mengecek ruanganmu. Jangan meninggalkan benda privasi sembarangan. Yang paling penting adalah pastikan tidak ada noda pada selimut dan seprai kasur.
Jangan sampai ada noda darah atau noda lainnya. Kalau ketahuan oleh staf hotel, kamu akan dikenakan biaya tambahan. Kamu juga tidak akan bisa keluar dengan mudah jika belum melunasi tagihan yang ada.
8. Bawa Bukti Foto Pernikahan
Dalam suatu waktu, terdapat razia hotel, kamu mesti menunjukkan bukti pernikahan. Hal yang perlu kamu persiapkan jika tidak memiliki surat nikah adalah:
KTP – Pasangan yang SAH biasanya memiliki alamat yang sama
Foto bukti pernikahan
Jika tidak ada salah satunya, maka kamu mesti bersiap untuk di giring ke polsek terdekat dan di panggil orang tuanya.
Itulah tips cara menginap di hotel tanpa surat nikah yang bisa kamu ikuti. Sekali lagi, tips di atas hanya sekadar pengetahuan.
Kalau ingin berbuat sesuatu dengan pasanganmu, pastikan ketahui risikonya.
Mungkin diantara kalian banyak yang masih bingung mengenai perbedaan reservasi dan booking. Namun mulai detik ini tidak perlu bingung lagi.
Karena pada artikel ini kita akan membahasnya secara singkat dan mudah dipahami.
Booking dan Reservasi berasal dari Bahasa Inggris yang artinya melakukan pemesanan. Terhadap suatu jasa maupun layanan.
Diantara keduanya tidak ada perbedaan makna sama sekali. Dari sudut pandang arti kedua kata tersebut memiliki arti yang sama, begitu pula maknanya. Bahkan dalam kamu Bahasa Inggris, keduany adalah sinonym.
Namun hanya ada perbedaan tipis yang jelaskan oleh para Native speaker.
Letak perbedaannya adalah tempat penggunaan kata tersebut.
Booking: Digunakan untuk melakukan pemesanan suatu layanan di depan. Misal: Booking tiket pesawat, Booking tiket nonton konser. Masih berhubungan dengan tiket pasti pakainya booking.
Reservasi: Digunakan untuk melakukan pemesanan layanan yang bersifat lebih privasi dan biasanya terkait dengan industri hospitality. Misal, reservasi kamar hotel, reservasi restoran fine dining, reservasi resort.
Demikianlan penjelasan singakt mengenai perbedaan booking dan reservasi. Semoga dapat membantu menjawab pertanyaanmu..
Dalam dunia perhotelan dan industri hospitality, ada banyak departemen yang bekerja sebagai sistem yang mendukung operasional sehari-hari sebuah hotel, Salah satunya adalah Front Desk Agent.
Sebagai bagian dari departemen FO (Front Office), ada banyak tanggung jawab yang mesti diperhatikan. Karena semakin baik kinerja departemen FO, tentu semakin baik pula sebuah hotel di mata pelanggannya.
Lantas sudah kah kamu paham apa itu Frond Desk Agent, dan apa saja tugasnya? Jika belum, mari kita bahas di artikel berikut ini.
Apa itu Front Desk Agent?
Front Desk Agent adalah sebutan untuk karyawan hotel yang mempunyai tanggung jawab atas penerimaan pemesanan kamar, melakukan proses check in (kedatangan) & check out semua tamu hotel.
Jika dalam industri lain seperti perkantoran, maka posisi ini lebih di kenal sebagai resepsionis.
Seorang FDA dituntut mampu bekerja Multitasking dan memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik, customer oriented, dan termasuk juga wajib menguasai Bahasa asing seperti Bahasa Inggris.
Front Desk Agent juga berperan sebagai pemberi kesan pertama dan juga kesan penutup ketika pelanggan melakukan checkout.
Baik tidaknya pelayanan FDA ini akan berpengaruh terhadap tingkat rekomendasi tamu yang pernah menginap di hotel tersebut. Jika ia menerima pelayanan yang baik, maka pelanggan akan menjadi media marketing gratis bagi hotel itu sendiri.
Namun sebaliknya, jika pelanggan tidak berkenan, maka ia tidak akan datang kedua kalinya, hingga memberi review negatif kepada koleganya.
Itulah mengapa peran Front Desk Agent sangat vital. Bisa dikatakan, ia adalah brand ambasador atau duta dari sebuah hotel.
Tugas Front Desk Agent
Secara singkat, tugas Front Desk Agent adalah menjadi representasi hotel kepada tamu, selama tamu tersebut stay di hotel.
Mendeterminasikan status reservasi, dan memahami betul berapa lama tamu tersebut hendak tinggal. Selain itu, FDA juga bertugas untuk membantu tamu menyelesaikan proses registrasi, menetukan kamar, memberikan akomodasi spesial yang diminta oleh pelanggan tamu.
Untuk lebih detail, mari kita bahas pada tugas dan tanggung jawab Front Desk Agent di bawah ini:
Mendaftarkan tamu dan memberikan kamar. Mengakomodasi permintaan khusus bila memungkinkan.
Menampilkan diri yang rapi dan meyakinkan.
Memiliki etika dan melayani dengan segenap hati.
Membantu pra-registrasi dan pemblokiran kamar lain untuk sementara selama reservasi.
Benar-benar memahami dan mematuhi kebijakan dan prosedur kredit, pencairan cek, dan penanganan uang tunai yang benar. Meotode pembayaran online dan offline.
Memahami status kamar dan pelacakan status kamar.
Mengetahui lokasi kamar, tipe kamar yang tersedia, dan tarif kamar.
Harus berpikiran sales (sales-minded). Menyajikan pilihan dan alternatif untuk tamu dan menawarkan bantuan dalam membuat pilihan.
Menggunakan teknik penjualan sugestif untuk menjual kamar dan mempromosikan layanan hotel lainnya.
Mengetahui lokasi dan jenis kamar yang tersedia serta aktivitas dan layanan properti.
Mengkoordinasikan pembaruan status kamar dengan departemen house keeping dengan pemberitahuan checkout, checkout terlambat, check-in lebih awal, permintaan khusus, dan kamar yang digunakan sehari-hari.
Memiliki pengetahuan tentang departemen reservasi. Menerima reservasi di hari yang sama dan reservasi di masa mendatang bila diperlukan. Mengetahui prosedur pembatalan.
Menjaga penyimpanan kunci kamar tamu, dan memelihara dan mengawasi akses ke brankas.
Menjaga kunci kamar (hanya untuk hotel kunci kamar manual)
Mengetahui cara menggunakan peralatan yang ada di Front Desk.
Memproses check-out tamu.
Melakukan fungsi terkait kasir seperti memposting biaya ke akun tamu, meningkatkan pembayaran, penukaran mata uang,
Mengikuti prosedur penerbitan dan penutupan brankas yang digunakan oleh tamu.
Bekerja sama dengan departemen housekeeping dalam menjaga laporan status kamar up to date, juga mengoordinasikan permintaan untuk pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan.
Menggunakan dan memahami etika menggunakan telepon yang benar.
Melakukan tugas-tugas kasir seperti penyelesaian tagihan/faktur, memposting biaya kepada tamu, pembayaran, penukaran mata uang asing, dll.
Menggunakan prosedur penanganan surat, paket, dan pesan yang tepat serta rincian catatan dalam Daftar Surat kurir.
Membereritahu tamu tentang pesan, surat, faks, dll. yang diterima untuk mereka.
Menginformasikan kepada tamu tentang brankas kamar dan kunci minibar serta prosedur kunci kamar.
Mengeluarkan tiket parkir/memvalidasi tiket parkir valet.
Komunikasikan layanan dan fasilitas hotel kepada tamu.
Mendapatkan identifikasi yang tepat untuk tamu bebas pajak dan lampirkan formulir ke kartu pendaftaran.
Mengarahkan Bell Person untuk mengantar tamu dan mengangkut barang bawaannya ke kamar.
Membaca dan memberi inisial pass-on log dan papan buletin setiap hari. Mengetahui kegiatan sehari-hari dan rapat yang berlangsung di hotel.
Menghadiri rapat departemen.
Melaporkan setiap kejadian atau permintaan yang tidak biasa kepada manajer atau asisten manajer.
Mengetahui semua prosedur keselamatan dan darurat, Mengetahui kebijakan pencegahan kecelakaan.
Menjaga kebersihan dan kerapian area front desk.
Memahami bahwa tuntutan bisnis terkadang mengharuskan karyawan untuk pindah dari shift biasa mereka ke shift lain.
Demikianlah artikel singkat mengenai Front Office Agent berikut dengan tugas dan tanggung jawabnya.
Jika diringkas, Front Office Agent adalah karyawan hotel yang berperan sebagai resepsionis. Namun memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat vital bagi kelangsungan sebuah hotel. Karena, kesan pertama dan terakhir tamu berada di pundaknya.
Ada yang ingin ditanyakan lagi? mari kita berdiskusi di kolom komentar ya..