Tag: Housekeeping

  • I Nyoman Bagiartha: Dari Housekeeping ke General Manager

    I Nyoman Bagiartha: Dari Housekeeping ke General Manager

    I Nyoman Bagiartha – Jabatan Housekeeper di sebuah hotel merupakan jabatan yang tidak mudah untuk di lakoni karena pekerjaannya mencakupi hal-hal yang berhubungan dengan menjaga asset atau investasi pemilik hotel, serta bertanggung jawab  penuh atas kualitas kebersihan hotel, resort, dan tempat ia bekerja.

    Berbicara tentang Housekeeping Department, tentunya tidak jauh-jauh dari sosok yang satu ini. Ya, kali ini kami berhasil “menculik” beliau untuk diajak ngobrol seputaran dunia housekeeping di Bali.

    I Nyoman Bagiartha atau yang sering disapa Man Bagi adalah salah satu Founder dari Housekeeping Community Bali (HCB).

    Dibentuk pada tahun 2018 dengan visi kreatif, inovatif dan berbudaya Transparan,  saat ini HCB sudah memiliki 650 member mulai dari Room Attendant, Housekeeping Spv, Assistance Executive Houskeeper, Executive Housekeeper dan Room Division Manager dari hotel – hotel yang ada di Bali.

    “HCB di bentuk untuk memberikan wadah untuk belajar serta mendapatkan informasi mengenai perkembangan dunia housekeeping atau perkembangan pariwisata secara keseluruhan, Belajar GRATIS merupakan program ungulan HCB untuk member Housekeeper Bali” kata Man Bagi saat menceritakan komunitas yg beliau bangun bersama rekannya bapak Adhista dan bapak Suteja.

    Man Bagi sendiri mengawali karirnya justru bukan sebagai seorang Housekeeper. Tahun 2002, setelah lulus dari STP Bali Nusa Dua dan mencoba peruntungan di salah satu perusahaan retail franchise yang cukup banyak jaringan di Indonesia sebagai seorang  Food & Beverage Coordinator.

    Karena memang ingin berkarir di perhotelan pekerjaan ini hanya dilakoninya selama 6 bulan dengan bersamaan dia mendapat tawaran sebagai Spa Manager di Amoras Spa International. Leadership skill nya mulai di asah di tempat ini dengan membawahi beberapa team.

    I Nyoman Bagiartha, Contoh nyata karir Hotelier

    “Never be afraid to try something new” motto hidup yang di pegang sejak masa sekolah di SMIP Kertha Wisata Renon.

    Man Bagi sempat mengabdi di tanah kelahiran di Lombok pada tahun 2005 dan bekerja sebagai Restaurant Supervisor di Sahara Restaurant & Club selama 6 bulan sebelum akhirnya bisa masuk ke dunia perhotelan yang sesungguhnya sebagai Front Office Assistance di The Oberoi Lombok.

    Dari sinilah petualangan sebagai seorang hotelier sekaligus langkah awal terjun kedunia Housekeeping, mendapatkan kesempatan emas untuk sekolah di Oberoi Center Learning Development – Delhi India selama 2 tahun dengan bidang studi Housekeeping Management.

    Baca Juga: Suwamana Wahyu Putra: Lulusan SMA Yang Kini Menjadi Chief Operating Officer

    Singkat cerita, setelah 8 tahun berkarir jabatan Executive Housekeeper posisi terakhir di jaringan The Oberoi International, Man Bagi mendapatkan tantangan baru sebagai Corporate Executive Housekeeper pada tahun 2013 dengan 60 unit hotel di bawah managemen Archipelago International. Sungguh prestasi yang luar biasa.

    Setelah 4 tahun berkarya, akhirnya Archipelago International mempercayakan Man Bagi untuk posisi General Manager di Fave Hotel Umalas atau sekarang yg di kenal dengan Seminyak Garden, pencapaian tertinggi di dunia perhotelan. Menjadi orang nomor 1.

    “Creative dalam menjalani proses hidup dan terus berinovasi untuk mendapatkan pelajaran dari semua orang, serta tak lupa untuk jujur dengan diri sendiri dan tak lupa doa serta dukungan keluarga” kata Man Bagi saat memberikan pesan pada kami untuk menutup pembicaraannya.

  • Laundry Section: Pengertian Laundry Hotel dan Struktur Organisasinya

    Laundry Section: Pengertian Laundry Hotel dan Struktur Organisasinya

    Laundry section adalah merupakan salah satu bagian dari team housekeeping yang mempunyai tugas untuk mencuci segala linen dan kain hotel dan mencuci pakaian dari tamu juga.

    Tentunya keberadaan laundry section team dalam hal ini sangat penting berkaitan dengan kebersihan kain ataupun linen yang ada di hotel.

    Karena tamu sebagian waktunya akan dihabiskan di kamar, oleh karena itu sudah menjadi keharusan dari pihak hotel menggunakan linen yang bersih dan terpelihara dengan baik.

    Untuk mengantisipasi hal tersebut maka perlu perawatan dan menjaga kebersihannya, sehingga paratamu akan merasa nyaman dan betah tinggal dikamar.

    Keberadaan laundry section disuatu hotel di tentukan oleh besar kecilnya hotel yang bersangkutan dan perhitungan budget/biaya.

    Baca juga: 18 Jenis Service di Restoran, Jangan Sampai Salah!

    Biaya yang diperlukan untuk diperlukan untuk memiliki fasilitas laundry yang lengkap sangat besar.

    Tidak semua hotel mampu memiliki fasilitas laundry yang lengkap.

    Sejarah Laundry

    Laundry dulunya menggunakan suatu aliran air guna membersihkan dari partikel-partikel noda dan bau pakaian yang tidak sedap. Mereka biasanya
    memukul dengan menggunakan alat pemukul kayu.

    Dengan menggunakan papan mereka menggosokan pakaian mereka distasnya sehingga partikel dari kotoran kotoran yang ada menjadi pecah dan terurai. Begitupun dengan batu mereka memukul-mukulkan pakaian mereka diatas batu dengan tujuan yang sama.

    Metode ini banyak digunakan didaerah-daerah bahkan di Amerika utara dan diidentifikasi di Jepang pun menggunakan metode yang sama pada jaman dahulu. Sedangkan deterjen yang biasanya pada masa itu, mereka lebih banyak menggunakan akar-akaranselain air.

    Bahkan ada yang menggunakan sabun yang diambil dari lemak hewan. Sabun ini digunakan oleh orang-orang eropa.

    Proses pencucian pun ada yang menggunakan ember yang besar dan terbuat dari metal dengan merendam dan merebus pakaian tersebut sehingga dengan air panas itu bisa mengangakat partikel- partikel noda yang melekat.

    Nah setelah direbus pakaian itu akan dipindahkan ke ember satunya dengan menggunakan air yang hangat untuk pembilasan.

    Singkat ceritanya sampai di awal abad ke 20 seiring ditemukannya dengan listrik mulailah ditemukan mesin cuci dengan menggunakan penggerak otomatis yang menggantikan mesin penggerak manual yang dipelopori oleh The Mangle.

    Mereka membuat inovasi pada masanya dengan menggunakan double tub dalam satu mesin sehingga lebih mempercepat proses pencuciannya.

    Sruktur Organisasi Laundry Section di Hotel

    Laundry Section

    Tugas Laundry Manager

    Secara general seorang Laundry Manager bertugas Memastikan kelancaran operasional di laundry section, melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara mengenai kondisi peralatan dengan tetap memnuhi standar yang telah ditetapkan.

    Uraian Tugas :

    • Melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara continue terhadap pencucian pakaian tamu, staff, uniform pegawai dan linen hotel.
    • Memeriksa secara rutin mengenai kondisi peralatan didalam upaya memelihara peralatan tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan.
    • Menyusun budget setiap tahun
    • Menyusun program kerja bulanan untuk satu tahun serta melaporkan hasilnya setiap awal bulan.
    • Bertanggung jawab terhadap produktivitas semua anggota team linen

    Tugas Assistance Laundry Manager

    • Memeriksa semua pencatatan items yang dicuci ke laundry
    • Membantu laundry manager menyusun budget tahunan
    • Mengatur schedule kerja dan penugasan bawahan sehingga semua tempat terisi demi kelancaran operasional laundry
    • Memperhatikan dan meneliti cara kerja bawahan yang menyangkut kwalitas dan kesehatan serta keselamatan kerja dan standar hasil kerja.
    • Meneliti pemakaian supplies agar sesuai dengan dengan ukuran yang telah ditetepkan untuk menghindari pemborosan.
    • Menampung dan menangangani keluhan tamu mengenai laundry dan apabila tidak dapat menyelesaikan disampaikan kepada atasan atau Duty Manager

    Tugas Guest Laundry Supervisor

    • Memerikasa sisa cucian hari sebelumnya sesuai dengan permintaan untuk didahulukan
    • Memisahakan dan meneliti pakaian tamu yang baru diterima untuk mengetahui yang perlu express service, klo ada yang robek, ada yang luntur atau noda, menyampaikan kepada
    • tamutentang kondisi pakaiannya melalui telephone atau memo kalau tamunya tidak ada dikamar
    • Memperhatikan dan mengingatkan guest washer mengenai penggunaan supplies sesuai dengan standardkan prosedur yang telah ditetapkan
    • Meneliti pakaian tamu yang telah diproses sebelum dikirim ke kekamar
    • Menyusun daftar kebutuhan supplies dan menyampaikan kekurangan persediaan

    Tugas House Laundry Supervisor

    • Menerima form valet control berdasarkan order tamu dan salinan list of voucher untuk mengetahui cucian yang akan dikirim kelaundry service yang diperlukan
    • Memberikan perhatian khusus kepada tamu VIP atau tamu yang memerlukan service cepat demi kepuasan tamu
    • Menyimpan pakaian tamu yang telah selesai diperoses dilaundry atas permintaan tamu dalam kalau misalnya tidur di luar hotel.
    • Meneliti guest laundry list sebelum mengirim pakaian tamu ke kamar sesuai dengan jenis, jumlah dan cara pencucian sebai tertera di dalam laundry list.
    • Menghubungi Duty Manageruntuk memesukan pakaian tamu yang kamarnya D.C D atau D.L.
    • Memeriksa valet rak dan mencatat hanger kawat yang keluar.

    Tugas Checker

    • Mengecek setiap laundry bag apakah cuciannya sesuai dengan laundry list yang menyertainya.
    • Memeriksa setiap cucian, mengenai jenisnya, jumlah tiap jenis cucian, service yang diminta oleh tamu, no. kamar tamu. Bila ada perbedaan jumlah tiap jenis cucian dengan yang tertulis dalam laundry list maka harus segera memberitahukan kepada Valet atau Supervisor.
    • Memeriksa cucian, barangkali ada berang yang terbawa di dalam saku pakaian. Segera beritahukan kepada supervisor bila menemukannya
    • Memisahkan pakaian yang menghendaki sepesial service , express service/urgent, untuk didahulukan penanganannya
    • Mengecek cucian barangkali ada yang terkena noda. Checker harus memberitahukan kepada washer agar diproses secara khusus.
    • Mengecek cucian mengkin ada kancing baju yang terlepas, jahitan yang robek dan lain-lainnya
    • Bila menemukannya kembalikan kepada seamstress/tailor agar diperbaiki.
    • Memeriksa cucian-cucian yang telah selesai dicuci barangkali masih ada yang belum bersih. Bila menemukannya, kembalikan ke Washer agar dicuci kembali.
    • Memperhatikan orderan tamu, misalnya ada cucian-cucian yang diminta di kanji, dicuci secara manual, di hanger, dipack dan lain-lain.
    • Melipat dan membungkus dengan plasik bag cucian-cucian yang kecil-kecil yang telah selesai dicuci, diseterika (seperti kaos kaki, kaos singlet, sapu tangan dan sebagainya)
    • Pakaian-pakain yang besar dihanger, ditata didalam trolley besar beserta laundry list sesuai dengan nomor kamar masing-masing, agar tidak kusut; misalnya jas, hem lengan panjang, long dress dan lain-lain.
    • Cucian-cucian tadi disisapkan di linen trolley lengkap dengan laundry list untuk dikirim ke tiap kamar oleh Valet

    Tugas Marker

    • Memberikan tanda atau kode pada pakaian tamu hotel yang dicuci ke laundry, sehingga checker dengan mudah dapat mengumpulkan dan mengelompokan cucian tamu dan terhindar terjadinya kekeliruan didalam mengembalikan cucian tamu.
    • Memisahkan-misahkan cucian berdasarkan : Proses penanganan (washing/laundry, press only, dry cleaning), Jenis bahan(jeans, katun, dan lain-lain) Warna cucian (warna putih tidak dicampur dengan dengan warna kuning, merah, hijau dan sebagainya, biar tidak kelunturan), Tingkat kekotorannya, (misalnya yang terkena lumpur, tanah dan lainnya agar tidak mengotori yang lainnya).
    • Setelah cucian dipisah-pisahkan, marker kemudian menyerahkannya ke Washer untuk diproses sedangkan laundry list diberikan kepada Office Clerk/Order Taker.

    Tugas Washer

    Tugas Washer Laundry Section di Hotel
    • Memeriksa noda dan kootoran yang melekat pada cucian dan menyikatnya
    • Memisah-misahkan cucian menurut jenis, warna dan tingkat kekotorannya
    • Memasukkan cucian-cucian yang halus dan kecil kedalam net agar tidak hilang atau rusak, lalu memasukkannya ke dalam washing machine untuk dicuci bersama-sama dengan cucian yang lain.
    • Mencuci dengan tangan cucian-cucian yang halus (kecil) yang tidak dapat dicuci dengan washing machine
    • Memindahkan cucian-cucian yang sudah dicuci dengan washing machine ke machine extractor.
    • Memindahkan semua cucian yang sudah diperas ke dalam drying tumbler untuk dikeringkan.
    • Mengeringkan cucian yang tebal seperti kaos dan handuk dengan drying tumbler
    • Mengeluarkan pakaian-pakaian dan linen yang sudah kering dari drying tumbler untuk diserahkan kepada presser supaya disetrika.
    • Menyerahkan cucian yang tipis dan halus, setelah dicuci kemudian digantung/dihanger, bila sudah kering, kepada peresser agar segera disetrika

    Tugas Presser

    • Membuka kran steam dan membersihkan flat (alat pengepres) dengan lilin
    • Menyetrika semua pakaian tamu, pegawai sesuai dengan prosedur dan setandar yang telah ditetapkan
    • Melaporkan pakaian tamu yang masih ada noda, robek atau warnanya luntur kepada atasan agar dapat penanganan lebih lanjut.
    • Menggantung dan melipat pakaian setelah selesai diproses sesuai dengan permintaan
    • Memeriksa kondisi mesin apabila terdapat gangguan dan melaporkan keatasaan untuk mendapatkan penanganan.

    Tugas Mengler

    • Memeriksa kondisi mesin, apron, padding, tali pengantar, balt dan menaruh lilin pada roll untuk melicinkan dan apabilla ada kerusakan segera melaporkan kepada atasan untuk mendapatkan perbaikan
    • Menyetel switch pada ironer sesuai dengan ketentuan, membuka steam, angin, pembuangan air steam, dan menutup apabila selesai digunakan.
    • Menyisihkan dan mengumpulkan linen yang masih ada nodanyadan yang kurang baik presannya untuk dibersihkan kembali dan dipres kembali.
    • Mengumpulkan linen yang robek dan melaporkan kepada atasan untuk mendapatkan penanganan kembali.

    Baca Juga : Jenis Laundry Di Hotel dan Penentuan Harganya

    Tugas Dry Cleaning Operator

    • Memeriksa kondisi mesin Dry Cleaning, kebutuhan akan solvent
    • Mengisi solvent menurut akuran yang telah ditetapkan.
    • Mengelompokkan pakaian yang akan di dry clening sebelum diproses dengan memperhatikan jenis kain, warna, kadar kotoran serta kalau ada noda
    • Menghilangkan noda yang ada pada pakaian yang masih kotor, kemudian mulai diproses dengan Dry Cleaning.
    • Mencuci dengan tangan pakaian yang tidak bisa dicuci dengan mesin cuci dengan mesin cuci.
    • Mengumpulkan pakaian yang telah selesai diproses dan menyerahkan kepada checker untuk dicek.
    • Melakukan destilasi terhadap mesin cuci kering sesuai dengan jadwal pembersihan

    Tugas Order Taker

    • Menerima telepon yang ditujukan Laundry and Dry Cleaning Service Section, baik itu dari tamu yang ada dikamar maupun dari seluruh departemen serta seksi yang ada di dalam hotel hotel tersebut.
    • Mengerjakan administrasi laundry section, seperti :
    1. Membuat laundry voucher/bill cucian tamu dan segera mengirimkam nya ke Front Office Cashier untuk ditagihkan saat tamu check out.
    2. Membuat laporan harian, mingguan maupun bulanan atas penggunaan obat-obat pencuci.
    3. Membuat laporan untuk atasan mengenai obat-obat pencuci yang hamper habis, agar dibelikan.
    4. Membuat laporan harian dan mingguan mengenai penghasilan dari laundry.
    5. Membuat Purchase Requestition dengan persetujuan atasan atas obat-obat pencuci yang hampir habis. Purchase Requestition adalah permintaan pembelian barang yang ditunjukkan kepada Purchasing Departemen.
    6. Membuat Store Requestition atas persetujuan atasan untuk meminta atau mengambil barang di gudang.
    7. Membuat Work Order kepada Engineering Departement (Repair and Maintenance) bila ada kerusakkan alat-alat / mesin-mesin di laundry, supaya segera dperbaiki, dengan persetujuan atasan.

    Baca juga: Lost and Found dan Bagaimana Prosedur Pelaksanaannya

  • Pengertian Housekeeping Hotel dan Pembagian Kerjanya

    Pengertian Housekeeping Hotel dan Pembagian Kerjanya

    Housekeeping hotel adalah departemen yang tugasnya berkaitan dengan kebersihan di seluruh area hotel tanpa terkecuali, bahkan hingga termasuk ke area staff juga.

    Housekeeping adalah bagian dari room division departement dengan tugas yang cukup krusial.

    Menjadi seorang housekeeping tidak hanya sekedar bisa bersih-bersih saja, tapi di tuntut memiliki skill attention to detail juga.

    Karena di hotel secuil debu pun itu kadang-kadang bisa menimbulkan komplain yang besar oleh tamu.

    Biasanya departement housekeeping ini akan di bagi lagi menjadi beberapa section agar tiap area di hotel itu bisa di bersihkan secara maksimal.

    Karena kebersihan hotel merupakan salah satu faktor paling krusial terhadap kepuasan tamu.

    Kalau dilihat di situs-situs OTA yand ada review onlinenya, kebanyakan tamu-tamu memberikan bad review adalah karena faktor kebersihan.

    Pembagian area kerja dan Tugas Housekeeping Hotel

    Tugas Housekeeping Hotel

    1. Room Section

    Bagian ini adalah yang bertanggung jawab untuk segala sesuatu yang berkaitan dengan kamar tamu. Mulai dari kebersihan, kelengkapan aminites dan lain-lain.

    Jadi kalau kamu menginap di suatu hotel dan kamarnya masih berdebu, kamu bisa kontak tim ini. Team ini disebut Room Attendat.

    Secara terperinci berikut tugas room attendant:

    • Menyiapkan perlengkapan tamu, linen, dan peralatan kerja.
    • Menyiapkan kunci kamar.
    • Melaksanakan tugas membersihkan kamar tidur
    • Membersihkan kamar mandi.
    • Mengurus cucian tamu di kamar untuk disampakan pada valet
    • Menangani linen bersih dan kotor.
    • Menangani guest supplies dan obat pembersih
    • Melaporkan status kamar di area kerjanya
    • Melaporkan kehilangan dan penemuan barang-barang milik tamu yang hilang atau tertinggal sebagai lost and found
    • Melaporkan perlengkapan dan peralatan kamar rusak (jika ada)
    • Melaporkan perpindahan kamar
    • Melaporkan jika ada tamu yang sakit di kamar.

    2. Public Area Section

    Public area section hotel adalah tim mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam menjaga area kebersihan, kerapian, dan keindahan semua hotel area. Baik itu indoor ataupun outdoor seperti lobby, restaurant, restroom dan lain-lain seperti :

    • Membersihkan standing ashtray di area lobby dan area umum lainnya.
    • Melakukan dusting di tangga-tangga, furniture, pigura, perhiasan area umum.
    • Membersihkan lantai dengan Sweeping dan Mopping
    •  Membersihkan kaca dan jendela di lobby, F&B outlet, pintu-pintu ruangan dan area lain
    • Membantu mengosongkan sampah dan linen  kotor dari  Room Attendant Trolley
    • Mengosongkan tempat sampah di area umum
    • Menjaga kondisi meeting room atau ruang banquet dalam keadaan bersih dan rapi, baik saat tidak digunakan, akan digunakan atau usai digunakan
    • Menjaga kondisi seluruh area umutn bersih dan rapi
    • Melapor pada Public area Supervisor apabila adan kerusakan yang terjadi di area
    • Memeriksa kebersihan, kerapian dan kelengkapan peralatan keperluan Public area Section, seperti trolley, cleaning supplies, cleaning agents dan cleaning equipment

    3. Laundry & Linen

    Selain menyediakan jasa laundry untuk para tamu, Linen-linen hotel yang kotor dan perlu di bersihkan akan di lakukan oleh tim laundy section. Satu lagi, menyiapkan seragam bersih karyawan juga bagian dari pekerjaan mereka. Berikut contoh daily job mereka :

    • Menyediakan, merawat, memelihara, merapikan, mengawasi dan menyimpan linen yang diperlukan
    • Mengatur pendistribusian linen
    • Menjalin hubungan kerja sama dengan departemen lain
    • Mengatur atau membuat pengajuan penambahan pengadaan linen
    • Mengirimkan linen kotor ke laundry untuk dicuci dan mengambil linen bersih.

    4. Gardener & Florist

    Sesuai namanya mereka ini bertugas untuk merawat tanaman-tanaman yang ada di hotel untuk menambah keindahan hotel tersebut. Sementara florist sendiri bertanggung jawab untuk penyediaan dan merangkai bunga-bunga segar untuk dekorasi hotel.

    Kalau lebih detailsnya ini yang biasa di lakukan gardener dan florist sehari-harinya :

    • Memelihara keindahan taman yang di hotel
    • Mengganti bunga-bunga yang ada di lobby hotel jika sudah tidak layak
    • Menyediakan bunga untuk staff housekeeping dalam rangka dekorasi kamar
    • Menjaga kebersihan area taman
    • Mengecek secara rutin kamar-kamar yang perlu penataan bunga
    • Bertanggung jawab atas estetika dan keindahan bunga yang ada di hotel

    Nah keempat bagian housekeeping tersebut akan dipimpin oleh seorang Executive Housekeeper yang akan bertanggung jawab secara keseluruhan untuk team housekeeping.

    Jadi, udah paham kan sekarang apa tugas housekeeping hotel?

    Baca juga: Begini Cara Handle Komplain di Hotel

  • Jenis Laundry di Hotel dan Penentuan Harganya

    Jenis Laundry di Hotel dan Penentuan Harganya

    Jenis laundry di hotel – Keberadaan laundry di hotel merupakan salah satu tools untuk menambah pendapatan yang masuk ke hotel.

    Ketika tamu-tamu yang berencana untuk tinggal lama di hotel tersebut, sudah barang tentu baju-baju mereka harus dicuci dan dibersihkan nah disinilah peran laundry untuk upselling dan menambah revenue yang masuk ke hotel

    House Laundry

    Sesuai namanya house laundry ini adalah untuk mencuci dan membersihkan amenities dari hotel. Contoh:

    • Linen supllies biasanya digunakan housekeeping (floor section) seperti sheets, pollow cases, blanket, bed skirt, bed pad, bed cover, curtain, dan towel
    • Line supplies yang biasanya di gunakan oleh team F&B seperti table cloth, multon , napkin, place mat/tray, apron, table skirting, green velvet, glass towel dan kitchen towel
    • Uniform staff

    Jadi contoh-conoth di atas masuk dalam kategory non revenue product karena tidak menghasilkan uang secara langsung tapi merupakan sarana untuk mendukung operational hotel

    Guest Laundry

    Nah inilah sumber pendapatan dari laundry tersebut. Jadi guest laundry ini berasal langsung dari tamu baik itu inside dan juga outside guest.

    Selain itu juga beberapa pengusaha, pejabat ataupun instansi swasta lain sering mencuci pakaian dan juga linen mereka ke hotel karena tidak mempunyai mesin cuci yang memadai.

    Guest laundry ini masuk sebagai revenue proct works karena menghasilkan revenue secara langsung.

    Lalu, penentuan tarif laundry di hotel itu seperti apa?

    Jadi tamu yang menginap di hotel itu akan dikenakan charge / biaya dengan besaran yang di dasarkan atas :

    • Jenis cucian
    • Service yang di request. Contohnya : Urgent / special case. Tamu request untuk di selesaikan dalam waktu sejam atau dua jam. Nah kalau seperti ini tarifnya bisa 2x lipat dari tarif normal
    • Proses penanganan. Contoh : Dry cleaning, berarti tidak di cuci menggunakan mesin cuci tapi dengan metode pengasapan. Tentunya harga service ini akan beda dengan laundry service yang biasa

    Biasanya di kebanyakan hotel pada umumnya, laundry dan linen section itu lokasinya di satu office untuk mempermudah alur komunikasi.

    Kamu bisa baca contoh harga laundry di hotel ini jika ingin tahu kisaran harganya.

    Baca juga: Prosedur Penanganan Kamar Do Not Disturb (DND)

  • Apa itu Dry Cleaning? Pengertian dan Cara Melakukannya di Rumah

    Apa itu Dry Cleaning? Pengertian dan Cara Melakukannya di Rumah

    Dry cleaning adalah metode pencucian tanpa penggunaan air sama sekali. Hal ini sebagai gantinya proses dry cleaning membutuhkan cairan solven yang berupa perkloroetilene atau PCE yang digunakan untuk membersihkan kotoran yang menempel di pakaian.

    Dry Clean dimulai dengan tahapan memasukkan baju maupun cairan pembersih ke mesin dry clean. Apabila pembersihan sudah selesai, maka pakaian dipisahkan dari cairan pembersih. Dengan begitu cairan tersebut bisa didaur ulang agar menjadi solven murni.

    Sehingga nanti dapat digunakan kembali. Ada beberapa pertimbangan yang sebaiknya Kamu ketahui sebelum memutuskan menggunakan dry cleaning.

    Kelebihan dan Kekurangan Dry Cleaning

    Rutinitas dalam rumah tangga memang tidak terlepas dari yang namanya pencucian pakaian. Sehingga hal ini membuat para masyarakat dihadapkan dengan pilihan dry cleaning dan jasa laundry. Hal ini bisa dijadikan sebagai solusi bagi Kamu yang seringkali memiliki banyak kesibukan.

    Sehingga tidak mempunyai banyak waktu untuk mencuci pakaian. Namun apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan dry cleaning? Untuk itu informasi berikut ini bisa Kamu perhatikan dengan sebaik mungkin, di antaranya:

    1. Kelebihan Dry Cleaning

    • Sangat ramah lingkungan, karena untuk cairan solven yang digunakan tersebut dapat didaur ulang dan bisa digunakan kembali.
    • Untuk proses pencucian menggunakan metode dry cleaning jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan laundry.
    • Sangat direkomendasikan bagi Kamu yang ingin merawat pakaian menggunakan bahan tertentu atau model tertentu. Contohnya baju yang terbuat dari wol alami, jas, gaun pengantin maupun pakaian tradisional. Dengan begitu untuk jenis pakaian tersebut bisa menjadi lebih awet dan pastinya tidak mudah kusut.

    2. Kekurangan Dry Cleaning

    • Jika dibandingkan dengan laundry biasa, biaya jasa dry cleaning jauh lebih mahal.
    • Proses operasional dari mesin dry cleaning juga membutuhkan daya listrik yang lebih besar.
    • Hanya dapat dilakukan di jasa laundry profesional dengan skala besar, karena proses pencucian melalui dry cleaning ini membutuhkan keterampilan bahan khusus dan juga peralatan berbeda.

    Baca juga: Jenis Laundry di Hotel dan Penentuan Harganya

    Cara Mencuci Dry Cleaning Sendiri di Rumah

    Cara Mencuci Dry Cleaning Sendiri Di Rumah

    Dapat dikatakan bahwa melakukan Dry cleaning adalah pekerjaan yang memang sedikit sulit dilakukan. Hal ini dikarena membutuhkan keterampilan secara khusus. Namun tidak perlu khawatir, karena Kamu dapat melakukannya di rumah dengan cara yang sangat sederhana.

    Untuk proses dry cleaning di rumah bisa Kamu ikuti seperti langkah berikut:

    1. Cek Label Pakaian

    Tips yang pertama, Kamu harus melakukan pengecekan dari segi label pakaian terlebih dahulu. Mengingat bahwa beda bahan pastinya berbeda juga bagaimana cara mencuci pakaian tersebut supaya tidak mudah rusak dan tidak mengubah kualitas bahan.

    Pada biasanya jenis kain dan cara mencucinya tersedia di label pakaian dengan tulisan dry clean only. Tidak hanya itu, beberapa dari bahan yang direkomendasikan menggunakan teknik Dry cleaning adalah woll, rayon, dan sutra.

    Sementara jenis pakaian yang terbuat dari suede kulit maupun bulu tidak dapat melalui pencucian dry cleaning di rumah, karena untuk jenis kain ini membutuhkan teknik beserta alat khusus saat membersihkannya.

    2. Memasukkan Ke Kantong

    Agar dapat melindungi pakaian supaya tidak robek dan tersangkut dalam mesin cuci, maka Kamu dapat menggunakan jaring cuci atau kantong. Pastikan pakaian yang dimasukkan tersebut mempunyai warna yang sama.

    Hal ini memiliki tujuan supaya dapat menghindari kerusakan warna pakaian jika pewarnanya luntur. Jika sudah, pakaian bisa dibalik dari dalam keluar. Setelah itu barulah dimasukkan ke kantong khusus. Kantong tidak boleh terisi penuh supaya setiap pakaian bisa memperoleh ruangan berputar.

    Jika ingin membersihkan gaun, silahkan masukkan paling banyak dua gaun saja dalam kantong besar. Kemudian bukalah lipatan dari cleaning set lalu masukkan ke dalam kantong.

    Pada biasanya baik cleaning set ini memiliki sedikit air, zat pengemulsi, parfum dan air. Sehingga membuat zat tersebut tersebar.

    Baca juga: Bahan Linen, Kenali Keunggulan dan Jenis Jenisnya

    3. Cek Tingkat Kotor Pakaian

    Dry cleaning adalah teknik yang seringkali digunakan pada jenis pakaian yang mempunyai noda sedikit. Baik itu satu noda maupun dua noda yang dapat menggunakan teknik ini. Akan tetapi apabila pakaian yang terkena zat kimia atau lumpur maka tidak dapat menggunakan teknik ini.

    Panas dari dryer bisa mengeraskan noda maupun membuat noda di pakaian menjadi semakin sulit dihilangkan. Untuk itu sebelum melalui proses dry cleaning sebaiknya Kamu membersihkan noda tersebut menggunakan baking soda.

    Ketika mencuci bahan kain sutra sebaiknya gantung sampai benar-benar kering pada gantungan plastik tanpa kayu agar bisa mencegah kerutan. Jika pakaian sudah kering, barulah dapat melanjutkan proses menggunakan metode dry cleaning.

    4. Memasukkan ke Dryer

    Langkah selanjutnya Kamu dapat memasukkan kantong ke dalam dryer. Akan tetapi sebelum melakukannya ada baiknya apabila kain filter yang ada di mesin harus dalam kondisi yang bersih. Jika sudah barulah mengatur dryer dengan panas sedang atau medium selama 30 menit.

    Hindari penggunaan pengaturan otomatis, sehingga Kamu harus tetap menggunakan pengaturan waktu. Ketika mengisi mesin dry cleaning set dipanaskan, maka mesin menghasilkan uap. Dengan begitu Kamu dapat mengaplikasikan parfum di setiap pakaian sekaligus untuk meluruskan kerutan.

    Jika timer berbunyi, segera keluarkan pakaian dari dryer. Pakaian akan terlihat kusut ketika dikeluarkan dari kantong jika semakin lama dibiarkan di dalam dryer.

    5. Mengeluarkan Pakaian dari Kantong

    Silahkan gantung pakaian menggunakan hanger. Namun biarkan kusutnya berkurang terlebih dahulu. Setrika pakaian menggunakan suhu panas yang sesuai jenis kain. Hindari menyemprotkan pakaian menggunakan air, karena hal ini dapat menjadikan serat kain menjadi keriput.

    Kamu dapat menggunakan setrika uap supaya pakaian tidak kusut dan pastinya hasilnya jauh lebih memuaskan.

    Kapan harus melakukan dry cleaning?

    Kapan harus melakukan dry clean?

    Sebenarnya pakaian tidak harus terlalu sering dicuci menggunakan teknik dry cleaning. Alasannya karena dapat menimbulkan kerutan karena pelarut yang digunakan selama menekan pakaian.

    Dengan begitu bebas dari kerutan pada waktu yang lebih lama.

    Jika Kamu ingin melakukan dry cleaning sesuai dengan harapan, maka Kamu harus tahu, kapan melakukan dry cleaning dan Kamu bisa mempraktekkannya di rumah, seperti berikut ini:

    1. Pencucian Gaun dan Jas

    Jenis pakaian ini memang digunakan ketika menghadiri acara tertentu saja. Sementara jas dan gaun pada biasanya tidak mudah kotor dalam jangka waktu pemakaian yang relatif singkat. Direkomendasikan untuk melakukan dry cleaning ini setiap 1 sampai 2 kali pemakaian saja.

    2. Rok dan Celana

    Kamu dapat mencuci rok dan celana dengan teknik dry cleaning pada setiap kali 5 pemakaian. Mengingat bahwa jenis pakaian ini terbuat dari bahan yang lebih mudah dicuci dengan laundry biasa.

    3. Sweater

    Sweater memiliki lapisan lilin yang pada biasanya di bagian serat wol, sehingga dapat menciptakan penghalang adanya cairan pembersih. Dengan begitu, hal ini bisa mencegah penyerapan ke kain. Untuk melakukan dry cleaning pada jenis sweater Kamu dapat melakukannya 2-5 kali pemakaian.

    4. Blus

    Penggunaan dari blus ini cenderung lebih personal, memiliki bahan kain yang halus. Hal ini hanya dapat dicuci menggunakan teknik dry clean. Kamu dapat mencuci blus ini menggunakan dry clean pada setiap 3 sampai 4 kali pemakaian.

    Setelah Kamu mengetahui pengertian Dry cleaning adalah maka jangan pernah menggunakan teknik ini secara berlebihan.

    Hal ini justru beresiko bisa mengurangi masa pakai dari pakaian. Untuk itu lakukan pencucian dry clean ini dengan bijak dan sesuai dengan kebutuhan.

  • 6 Pekerjaan yang Cocok Untuk Wanita di Kapal Pesiar, Yakin Betah?

    6 Pekerjaan yang Cocok Untuk Wanita di Kapal Pesiar, Yakin Betah?

    Bagi kamu seorang wanita yang ingin melanjutkan karier, cobalah untuk mulai bekerja di kapal pesiar. Ada banyak pekerjaan yang cocok untuk wanita di kapal pesiar walaupun masih ada yang menggapnya tabu.

    Pernyataan ini memang masih menjadi perdebatan karena banyak yang mengaitkannya dengan pergaulan bebas di kapal pesiar. Sebenarnya hal ini kembali ke opini masing-masing, jika kamu seorang wanita dan tertarik bekerja di kapal pesiar, maka tidak mengapa untuk bekerja ke sana.

    Seorang wanita ketika bekerja di luar negeri, bukan hanya menjadi seorang TKW saja. Ada banyak kesempatan yang bisa didapatkan dengan bekerja di kapal pesiar. Apa saja pekerjaan itu dan persyaratannya? Ini dia ulasan selengkapnya.

    Apa Saja Pekerjaan yang Cocok Untuk Wanita di Kapal Pesiar?

    Kamu bisa menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan gaji yang besar. Apalagi kamu bisa berkeliling dunia secara gratis, hitung-hitung sambil liburan dan melihat dunia lebih luas lagi. Tentu saja pekerjaan ini sangat menggiurkan, karena pendapatannya juga besar.

    1. Room Steward atau Pelayan Kabin

    Room Steward atau Pelayan Kabin

    Pekerjaan pertama yang direkomendasikan untuk seorang wanita di kapal pesiar adalah pelayan kabin / steward.

    Biasanya, jika bekerja di sini maka akan diawasi langsung oleh departemen accomodation dengan housekeeping. Adapun tugasnya adalah untuk membersihkan area di kabin tamu kapal pesiar.

    Tidak hanya untuk membersihkan area kabin saja, tugas lainnya adalah menerima laundry ketika tamu meminta baju untuk dilaundry. Bekerja di kapal pesiar tentu harus ahli dalam Bahasa Inggris karena bahasa yang digunakan adalah Inggris.

    Cabin attendant atau cabin steward ini langsung bertanggung jawab kepada asisten dari housekeeper dan kepala housekeeper. Jadi, kamu akan diminta untuk melaporkan pekerjaan sehari-hari dengan mereka. Gaji perbulannya lumayan besar mulai dari 26 juta sampai 31 juta rupiah.

    Posisi sebagai pelayan kabin ini merupakan pekerjaan yang paling banyak dibutuhkan, mengingat bagian kamar adalah bagian penting di sebuah kapal pesiar. Oleh karena itu, jika tertarik maka bisa langsung melamar.

    Baca juga: Bikin Ngiler, Inilah Besaran Gaji di Kapal Pesiar Disney

    2. Cruise Staff dan Activity Coordinator

    Adapun untuk rekomendasi pekerjaan yang cocok untuk wanita di kapal pesiar berikutnya adalah sebagai seorang cruise staff dan activity coordinator.

    Agar sukses menjalani pekerjaan di posisi ini, maka calon pegawai harus memiliki sifat ramah, berpikir out of the box dan kreatif serta inovatif.

    Hal ini dikarenakan memang tugasnya yang harus membuat suasana di dalam kapal pesiar menjadi lebih menyenangkan, agar tamu terhibur. Tujuannya adalah agar tamu bisa tetap merasakan suasana kesibukan dan kebahagiaan di waktu yang sama.

    Dua pekerjaan ini bisa disebut sebagai event organizer yang kegiatannya menghibur semua tamu undangan. Sedangkan gajinya per bulan adalah 35 juta sampai dengan 114 juta rupiah. Agar bisa mendapatkan pekerjaan ini, harus memiliki pengalaman di bidang sama minimal 4 tahun.

    3. Paramedis/Dokter

    Untuk kamu yang sekarang sedang berkuliah di jurusan Kedokteran, tidak usah bingung mau bekerja di mana.

    Kamu bisa melamar pekerjaan di kapal pesiar untuk mengurus banyak hal di bidang kesehatan. Berlayar dalam waktu yang lama akan kurang jika tidak ada paramedis.

    Kesehatan merupakan hal yang sangat penting, jadi perlu diperhatikan. Paramedis atau dokter sangat dibutuhkan untuk membantu tamu dan pegawai dalam menjaga kesehatan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Tidak hanya bekerja, sebagai dokter kamu juga bisa liburan gratis keliling dunia.

    Agar bisa menjadi paramedis di kapal pesiar ada beberapa hal yang dibutuhkan seperti pengalaman kerja, sertifikat, lisensi dan sebagainya. Hal ini dikarenakan, pelamarnya tidak dari Indonesia saja melainkan dari negara lain seperti Australia, Amerika, Inggris dan sebagainya.

    Kendati demikian, dengan berhasil menjadi seorang dokter di kapal pesiar, maka akan mendapatkan gaji fantastis yaitu mulai dari 115 juta sampai dengan 173 juta rupiah. Walaupun tidak semua kapal pesiar membutuhkan posisi ini, tetapi tidak ada salahnya untuk tetap mencoba.

    4. Pelayan Bar

    Posisi berikutnya yang bisa dilakukan wanita di kapal pesiar adalah sebagai pelayan bar. Posisi ini ternyata tidak hanya untuk laki-laki saja, tetapi juga bisa seorang wanita.

    Adapun untuk penghasilannya juga cukup tinggi yaitu sekitar 26 juta sampai dengan 40 juta per bulannya.

    Sedangkan tugasnya adalah sebagai orang yang menyajikan minuman serta melakukan koordinasi langsung dengan pengawas bar.

    Pendapatannya memang berbeda, tergantung bagaimana kualitas pekerjaanmu, belum lagi jika ada yang memberikan tip jika kerjaanmu bagus.

    5. Akuntan

    Adapun untuk pekerjaan yang cocok untuk wanita di kapal pesiar terakhir adalah sebagai seorang akuntan. Hampir setiap perusahaan di kapal pesiar membutuhkan seorang akuntan dan memang harus ahli dalam mengatasi masalah keuangan.

    Tugas seorang akuntan adalah untuk menganalisis pengeluaran dan pemasukan, membaca keseimbangan neraca, membaca laporan untung rugi dan sebagainya. Gaji yang didapatkan seorang akuntan juga beragam yaitu mulai dari 60 juta sampai dengan 77 juta setiap bulannya.

    Walaupun masih ada perusahaan kapal pesiar yang jarang mencari akuntan dari Indonesia, akan tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba terlebih dahulu. Sama seperti profesi lainnya, jika hendak bergabung di kapal pesiar maka harus menyiapkan kondisi mental dan fisik yang kuat.

    Resikonya juga besar karena kamu harus berjauhan dengan kerabat di rumah dalam waktu yang cukup lama. Kendati demikian, memang ada harga yang bisa didapatkan yaitu pendapatan pasti per bulan dalam jumlah besar.

    6. Laundry Section

    Laundry Section

    Meski terlihat sepele, ternyata departemen Laundry ini punya peran vital lho. Yaitu memastikan semua pakaian dan linen di guest room selalu bersih.

    Kerapian, dan kebersihan baju bagi para kru dan guest kapal pesiar adalah salah satu tanggung jawab Laundry section

    Tidak hanya itu, linen atau kain yang berada di dalam kamar tamu adalah tanggung jawabnya.

    Syarat Bekerja di Kapal Pesiar Khusus Wanita

    Setelah mengetahui pekerjaan apa saja yang bisa dilamar oleh perempuan di kapal pesiar, berikut ini adalah beberapa persyaratan penting. Semua pekerjaan memang memiliki persyaratannya masing-masing seperti bekerja di kapal pesiar yaitu sebagai berikut:

    1. Memiliki Surat Pengalaman Kerja

    Syarat pertama yang harus dipenuhi jika ingin melamar bekerja di kapal pesiar adalah memiliki surat pengalaman kerja. Surat pengalaman kerja ini dibuat menyesuaikan dengan posisi yang kamu inginkan. Biasanya pengalaman yang dibutuhkan adalah pernah bekerja di hotel bintang 4 atau 5.

    Adapun untuk waktu minimal telah memiliki pengalaman kerja adalah 6 bulan. Jika tidak memiliki pengalaman sama sekali maka, bisa mulai praktek di hotel bintang 4 dan 5, mengikuti pelatihan serta menyiapkan dokumen dasar seperti Seaman book, paspor, dan sertifikat BST.

    2. Menguasai Bahasa Inggris

    Bahasa utama yang harus dikuasai jika ingin bekerja di kapal pesiar adalah Bahasa Inggris. Jika masih belum fasih, maka bisa mengikuti pelatihan yang diadakan di perusahaan kapal pesiar agar bisa berkomunikasi dengan tamu nantinya.

    Bahkan ada beberapa perusahaan yang menginginkan pegawai kapal pesiar itu menguasai bahasa lain selain Inggris seperti Jerman, Prancis, Spanyol, Cina dan Jepang.

    3. Kesehatan

    Ini adalah hal yang paling penting karena harus bebas dari penyakit apapun. Hal ini karena bekerja di kapal pesiar benar-benar membutuhkan fisik dan mental yang sehat karena waktu bekerjanya 10 sampai 15 jam.

    Keenam pekerjaan yang cocok untuk wanita di kapal pesiar di atas bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menjadi kemajuan karier. Oleh karena itu, mulai dari sekarang persiapkan fisik, mental dan ilmu sebelum bekerja.

  • Apa itu Order Taker? Fungsi, Tugas, dan Contoh Percakapan dalam Bahasa Indonesia

    Apa itu Order Taker? Fungsi, Tugas, dan Contoh Percakapan dalam Bahasa Indonesia

    Saat berada di hotel ada bagian tertentu dari departemen housekeeping yang harus selalu standby. Dialah order taker, yang tugasnya mungkin terlihat sederhana, yaitu mengangkat telepon dan mendengarkan dengan seksama lalu menjawab dengan ramah.

    Selanjutnya adalah mencatat dalam sebuah buku dan sibuk melakukan panggilan telepon.

    Namun, tidak banyak yang tahu jika ada banyak tugas dan butuh ketelitian dengan tanggung jawab besar dalam pekerjaannya.

    Pengertian Order Taker

    Order taker adalah seseorang yang tugasnya melayani segala jenis permintaan tamu lewat sambungan telepon. Pekerjaan ini mengharuskan selalu siap di meja kerja untuk menerima telepon.

    Kemudian melayani permintaan tamu misalnya saja menambah hand towel, extra bed, cap shower dan lain sebagainya. Agar tidak ada yang terlupa, petugas akan mencatat dan menyampaikan pada divisi yang berwenang untuk menindaklanjuti permintaan tamu.

    Jika lambat dalam penyampaiannya akan mendapat keluhan dari tamu dan servis dianggap kurang optimal. Tentunya efek dari ketidakpuasan tamu mengakibatkan rating buruk di hotel atau penginapan tempat bekerjanya.

    Tanggung jawab profesi ini sangat berat dan berhubungan langsung dengan berbagai departemen. Baik supervisor, bagian dapur atau yang lain untuk menyampaikan berbagai keinginan tamu.

    Baca juga: Chef de Partie: Pengertian, Tugas Tanggung Jawab, dan Gaji

    Fungsi dan Syarat Menjadi Order Taker

    Petugas memiliki fungsi penting dalam setiap pekerjaannya. Selain fungsi ada syarat tertentu untuk menjadi karyawan khusus di bidang ini.

    Fungsi

    Adapun fungsi dari pekerjaan ini yaitu sebagai berikut:

    • Melayani tamu yang ingin mendapatkan tambahan fasilitas.
    • Melayani tamu jika terjadi kerusakan pada ruangan, kamar atau tempat yang disewa.
    • Pada umumnya memiliki kantor atau ruangan tersendiri yang tertutup agar tidak terganggu ketika menerima telepon saat melayani tamu.

    Setelah menerima telepon, petugas akan segera menghubungi pihak terkait yang bertanggung jawab. Misalnya saja menginginkan tambahan makanan untuk dua porsi pada kamar tertentu, maka akan dilanjutkan ke bagian dapur.

    Apabila ada kebutuhan lainnya, tamu bisa menghubungi langsung petugas dan melanjutkan ke staff housekeeping lain agar pelayanan lebih cepat. Apabila terjadi kerusakan atau permintaan lain tidak terlambat dan tamu kerasan serta nyaman.

    Syarat

    Fungsi pekerja memang sangat penting sehingga syarat menjadi order taker memang tidak mudah. Selain pandai melakukan administrasi dan menghandle orang, wajib berkomunikasi dengan baik.

    Syarat lainnya antara lain:

    • Memiliki kemampuan dalam komunikasi dengan baik, bagus dan sopan.
    • Mampu mengoperasikan komputer dan telepon dengan baik.
    • Menguasai product knowledge dengan baik untuk memberikan informasi terbaik bagi para pelanggan.
    • Pandai dalam menghandle administrasi.
    • Diutamakan mampu berbahasa asing terutama Inggris dan yang lainnya.
    • Memiliki sifat bertanggung jawab.
    • Berkarakter ramah dan ceria sehingga menyamankan pengunjung atau pelanggan saat berkomunikasi.
    • Sopan dalam menghadapi berbagai macam karakter orang.

    Syarat menjadi petugas departemen housekeeping tersebut tidak mudah karena berkomunikasi dengan tamu atau pelanggan sesuai permintaan.

    7 Tugas Order Taker

    Setiap pekerjaan memiliki job desk masing-masing tergantung dari jenis pekerjaannya. Adapun tugas pekerja tersebut bisa cek berikut ini, yaitu sebagai berikut:

    1. Memahami Pekerjaan dari Shift Sebelumnya

    Hal utama ketika pekerja memulai rutinitasnya dengan memahami pekerjaan yang belum terpenuhi dari shift sebelumnya. Biasa pula disebut hand over pekerjaan dengan shift sebelumnya atau supervisor terkait.

    Adanya pemahaman ini agar tidak terjadi tumpang tindih atau malah tidak melaksanakan keinginan tamu.

    2. Mencatat Permintaan Tamu

    Tugas order taker di hotel adalah mencatat permintaan tamu atau komplain dalam log book. Pencatatan ini untuk melihat apa saja kebutuhan tamu dan evaluasi agar tamu semakin kerasan dan puas atas layanannya.

    3. Follow Up

    Setelah menerima berbagai permintaan atau komplain menindaklanjuti ke departemen terkait. Follow up ini harus segera dilakukan agar permintaan tamu segera selesai dan beres.

    4. Pengelolaan Administrasi

    Tugas keempat adalah pandai mengelola administrasi dengan baik sehingga apapun permintaan tamu terselesaikan. Meskipun mungkin ada over request pada saat tertentu. Selain itu pandai membuat log inventory linen dan cleaning supplies system sesuai standar SOP.

    5. Handle Kehilangan dan Temuan Barang

    Kadang, ada kejadian tamu kehilangan barang atau malah menemukan barang. Salah satu tugas pekerja adalah menghandle dan memberikan informasi terkait sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

    6. Mencatat Pengeluaran Ekstra Tamu

    Beberapa tamu bisa saja membutuhkan fasilitas lain dan tambahan khusus. Tugas order taker adalah mencatat semua item tersebut untuk laporan dan tentunya berhubungan dengan departemen keuangan.

    7. Memberi Informasi Status Kamar

    Tugas selanjutnya adalah memberikan informasi kepada roomboy akan status kamar para tamu. Status kamar menjadi penting apakah telah kosong atau masih ada yang menginap.

    Selain tugas penting pada 7 poin tersebut masih ada lagi yaitu menjalankan tugas yang diberikan oleh atasan housekeeping.

    Semua tugas menjadi tanggung jawab besar dan membutuhkan ketelitian dan komunikasi yang bagus.

    Contoh Percakapan Order Taker dalam Bahasa Indonesia

    Sebagai pekerja yang harus siap menerima dan mengangkat telepon dari para pelanggan dan tamu, komunikasi menjadi hal utama. Tamu akan kerasan jika karyawan memiliki skill komunikasi yang baik dan sopan.

    Berikut adalah salah satu contoh dari order taker dalam berkomunikasi melayani tamu.

    A (petugas)     : Selamat sore, dengan saya Ayu, apakah ada yang bisa saya bantu, Pak?

    B (Tamu)         : Oke, selamat sore Mbak, bisakah saya meminta tambahan bantal?

    A         : Oh, tentu saja bisa, Pak. Bisa informasikan nomor kamar dan nama bapak?

    B         : Saya Adi, kamar saya di J9.

    A         : Ada tambahan lainnya, Pak?

    B         : Hemm, kalau tambah selimut?

    A         : Baik, boleh Pak, untuk bantal berapa, selimut berapa jumlahnya, ya?

    B         : Untuk bantal satu saja dan selimut juga satu.

    A         : Baik Pak Adi, saya ulangi pesanan Anda. Pesanan atas nama Pak Adi, request 1 buah bantal dan 1 selimut, diantar ke kamar nomor J9.

    B         : Ya.

    A         : Mohon ditunggu, Pak. Akan kami antarkan segera.

    B         : Oke, terimakasih.

    B         : Sama-sama.

    Kalimat percakapan di atas salah satu contoh dalam komunikasi petugas dengan pengunjung atau tamu. Selain sopan, tata bahasanya harus jelas dan tepat agar tidak ada salah persepsi pesanan.

    Meskipun kelihatannya sederhana, jangan sampai keliru dalam menyampaikan keinginan tamu ke departemen lain yang terkait. Jika keliru, tamu bisa saja marah atau merasa pelayanan tidak sesuai keinginan.

    Kesimpulan

    Setiap pekerjaan memiliki tanggung jawab masing-masing dengan beban tugas berbeda. Melihat uraian di atas, ternyata job desk dengan tanggung jawab besar.

    Order taker yang bagus akan bertanggung jawab penuh pada setiap keputusan dan memaksimalkan komunikasi terbaik dengan pelanggan.

    Dengan demikian pelanggan atau tamu puas dan kerasan. Jadi bagaimana, kini Anda sudah tahu bukan detail mengenai pembahasan di atas? Semoga penjelasannya membantu dan bermanfaat ya!

  • 12 Inspirasi Kamar Aesthetic dan Nyaman Untuk Rumah Impian

    12 Inspirasi Kamar Aesthetic dan Nyaman Untuk Rumah Impian

    Dari penataan tempat tidur yang menarik hingga kombinasi palet warna yang tidak terduga, ada banyak hal yang disukai tentang ide kamar aesthetic.

    Yang dibutuhkan untuk tampil cantik adalah pikiran yang terbuka, sedikit kreativitas, dan komitmen untuk tidak berhemat pada gaya.

    Baca juga: 12 Desain Kamar Hotel Minimalis ini Bisa Kamu Tiru

    Untuk membantu kamu mendekorasi kamar yang indah dan bikin nyaman, kami sudah mengumpulkan ide yang mungkin kamu suka. Mulai dari perpaduan warna, gaya, dan minimalis.

    Foto dan Inspirasi Kamar Aesthetic

    Banyak ide dan inspirasi untuk memperindah kamar. Mulai dari dekorasi langit-langit hingga memansang dekorasi dinding. Mari simak 30 inspirasi kamar aesthetic di bawah ini.

    1. Perpaduan Linen Minimalis

    Kamar Aesthetic dengan perpaduan linen

    Tahukah kamu, warna dasar dinding kamar adalah komposisi terbaik untuk dapat dipadukan dengan pallet warna apapun. Salahsatunya warna-warna kain berbahan linen.

    Kasur tanpa dipan, ditambah dengan hiasan bunga anggrek yang serasi dengan warna sprei membuat kombinasi warna kamar ini menjadi sempurna.

    2. Hitam dan Putih

    kamar aesthetic hitam putih

    Meski tidak tergolong dalam sebuah warna. Namun kamar aesthetic di atas cukup membuktikan perpaduan hitam putih tetap memberikan kesan seni dan estetika.

    3. Hijau Sejuk

    Kamar aesthetic dengan dinding hijau

    Ingin punya kamar aesthetic dengan warna hijau yang menyejukkan? Meski kedengarannya norak, namun warna hijau dapat dipadukan dengan warna putih.

    Spray putih, dan hiasan dinding serba putih akan membuat kombinasi warna kamar menjadi cocok.

    4. Wooden Floor Style

    furnished bedroom

    Tahukah kamu, saat ini banyak yang menyukai lantai yang dibuat dengan kayu. Sayangnya kayu lebih banyak memerlukan perawatan.Jika kamu tidak terlalu banyak waktu untuk melakukan perawatan, wood granite sudah banyak tersedia di pasaran.

    Sehingga kamu tidak perlu lagi menggunakan kayu asli untuk lantai kamarmu.

    5. Monokrom

    kamar bergaya monokrom

    Monokrom adalah pallet warna yang hanya terdiri dari satu unsur warna saja. Desain kamar ini sangat cocok untuk kamu yang ingin lebih santai dan rileks ketika berada di kamar.

    6. Loft Dipan Pallet

    Desain kamar aesthetic loft dengan dipan pallet

    Memanfaatkan bagian teratas rumah memang tidak ada salahnya. Dipadukan dengan cat putih dan pallet kayu yang sudah di clear.

    Kamar atas dijamin akan jauh lebih menarik dengan desain ini.

    7. Industrial

    Kamar aesthetic bergaya industrial

    Belakangan ini gaya industrial dengan hits dan trending di kalangan milenial khususnya. Desainnya yang sederhana dan relatif jauh lebih ekonomis.

    Namun tetap memiliki estetika dan menampilkan kesan mewah dan modern.

    8. Kamar Aesthetic Minimalis

    Gaya Minimalis

    Kamar dengan furniture minimalis memang dapat memberikan kesan ruangan menjadi lebih luas. Selain itu, keindahan yang tersaji juga tidak kalah menariknya dengan gaya modern.

    9. Minimalist Wooden Classic

    Wooden minimalis classic

    Desain kamar dengan dekorasi minimalis memang masih pada level yang berbeda. Meski minim dari pernak pernik hiasan, kamar minimalis menampilkna eksotisme tersendiri.

    10. Concreate Wall

    Concreate wall

    Ingin punya kamar minimalis dengan style modern? Concreate wall style adalah solusinya. Dinding yang beton yang dipertegas dengan lining dan pencahayaan yang sempurna dapat memberikan nilai estetik yang beda pada sebuah kamar.

    11. Gradien Warna

    Gradien Warna

    Memainkan warna bisa membuat sebuah seni semakin hidup. Jangan takut untuk mencoba warna-warna yang tidak biasa sebagai pilihan.

    Warna Gradien adalah kombinasi warna yang dibuat tidak menyatu, yang biasanya terdiri dari beberapa unsur warna.

    12. Wall Decoration

    12. Wall Decoration

    Dokorasi dinding yang tepat akan membuat kamar semakin indah. Gunakan lampu dinding, dan wallpaper untuk menghias dinding kamar.

    Demikianlah beberapa inspirasi kamar estetik yang bisa kamu contoh. Semoga dapat sedikit menginspirasi…

  • Lengkap! Room Division Departemen yang Ada di Hotel

    Lengkap! Room Division Departemen yang Ada di Hotel

    Room Division dan departemen yang ada di hotel – Kalau kamu menginap dan beristirahat di hotel atau hanya sekedar berkunjung ke suatu hotel karena menghadiri sebuah acara, pasti kamu melihat beberapa dari pegawai hotel yang bertugas di bagian depan lobby hotel.

    Merekalah yang disebut dengan Front Office Team, orang-orang yang menyambut tamu dan memberi informasi details tentang hotel tersebut .

    Bekerja sebagai front ofice di sebuah hotel ternama bahkan hotel bintang lima pun menjadi impian dan cita-cita beberapa orang.

    Apalagi sekarang banyak sekolah-sekolah yang sudah menyiapkan kurikulum khusus jurusan perhotelan.

    Tulisan sebelumnya kita sudah secara general membahas departement apa saja yang ada di hotel. Front office masuk ke dalam Room Division Departement dimana ada Housekeeping juga yang menjadi pasangannya disini.

    Yuk, kita bahas !

    Baca Juga: Managemen Perhotelan dan Pembagian Divisinya

    1. Departemen Front Office

    Front Office

    Front Office atau biasanya dikenal dengan sebutan Resepsionis adalah pegawai di hotel yang memiliki tugas untuk menyapa tamu, melayani dan memberikan informasi kepada para pengunjung hotel atau pelanggan dari pihak yang berkepentingan di hotel tersebut.

    Front Office inilah yang menjadi jembatan informasi antara pihak manajemen dari perusahaan dengan tamu yang datang ke hotel tersebut.

    Pada umumnya, front office di bagi lagi menjadi 7 bagian seperti berikut :

    a. Bellboy / Greeter

    Garis paling depan dari FO team adalah bellboy atau greeter. Merekalah yang akan menuntun tamu ke reception untuk melakukan proses check in.

    Selain itu mengeluarkan barang-baran yang dibawa tamu dari mobil dan menemani tamu ke kamar juga bagian dari pekerjaan seorang bellboy.

    b. Front Desk Attendant / Receptionis

    Seorang Front desk agent bertugas melayani proses check in dan check out tamu serta menerima pembayaran adalah tugas utama dari seorang resepsionis.

    Selain itu juga mereka akan menjadi pusat informasi dari sebuah hotel. Menjadi sosok yang ramah dan berjiwa melayani adalah skill penting yang harus dimiliki seorang resepsionis.

    c. Bell Driver

    Urusan antar jemput tamu bagian jobdes seorang bell driver, makanya menjadi seorang wajib bell driver wajib punya SIM A dan bisa nyetir pastinya.

    d. Guest Relation Officer ( GRO )

    Hampir sama dengan resepsionis, seorang GRO juga bertanggung jawab atas kepuasan tamu bedanya GRO secara spesifik melayani tamu yang sedikit berbeda seperti VIP, repeater,dan tamu yang membutuhkan perhatian khusus lainnya.

    e. Operator

    Semua telepon yang masuk ke hotel akan di filter oleh seorang operator dan diteruskan ke departement yang dituju. Bukan hanya yang berkaitan dengan reservasi.

    f. Night Audit

    Transaksi seharian di hotel akan diperiksa dan di verifikasi oleh team night audit hotel sebelum melakukan closing di hari itu.

    Dari sinilah informasi berupa daily revenue, occupancy, ARR akan didapatkan untuk digunakan sales departement untuk strategi mereka selanjutnya

    Apa itu ARR, Occupancy dan sejenisnya akan kita bahas ditulisan terpisah.

    2. Departemen Housekeeping

    Housekeeping

    Housekeeping adalah salah satu dari bagian departemen yang ada di suatu hotel yang memiliki tugas menjaga, merawat dan membersihkan serta juga memelihara tiap kamar yang ada di hotel.

    Termasuk membersihkan area di luar hotel yang masih termasuk dalam area public sebuah hotel.

    Tujuannya agar para tamu yang datang tetap merasa nyaman saat berada di dalam area hotel tersebut.

    Khusus untuk housekeeping sendiri ada terbagi menjadi beberapa bidang atau section, diantaranya adalah :

    a. Room Section

    Bagian ini adalah yang bertanggung jawab segala sesuatu yang berkaitan dengan kamar tamu. Mulai dari kebersihan, kelengkapan amenities dan lain-lain.

    Jadi kalau kamu menginap di suatu hotel dan kamarnya masih berdebu, kamu bisa kontak tim ini.

    B. Public Area Section

    Public area tim mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam menjaga area kebersihan, kerapian, dan keindahan semua hotel area.

    Baik itu indoor ataupun outdoor seperti lobby, restaurant, restroom dan lain-lain.

    c. Laundry & Linen Section

    Selain menyediakan jasa laundry untuk para tamu, Linen-linen hotel yang kotor dan perlu di bersihkan akan di lakukan oleh tim laundy section.

    Satu lagi, menyiapkan seragam bersih karyawan juga bagian dari pekerjaan mereka.

    d. Gardener & Florist

    Sesuai namanya mereka ini bertugas untuk merawat tanaman-tanaman yang ada di hotel untuk menambah keindahan hotel tersebut.

    Sementara florist sendiri bertanggung jawab untuk penyediaan dan merangkai bunga-bunga segar untuk dekorasi hotel.

    e. Public Area Section

    Bertugas membantu seksi lain dalam menjaga kebersihan ruang publik.

    f. Recreation and Swimming Pool Section

    Bertugas menjaga kebersihan air kolam renang dan area rekreasi tamu hotel

    3. Food and Beverage Department

    Mungkin kamu bisa menebak fungsi dari departemen ini dari namanya saja.

    Food and beverage departemen memiliki tugas untuk menangani segala urusan yang berkaitan dengan penyediaan, pengolahan hingga pelayanan makanan dan minuman bagi tamu yang menginap.

    Singkatnya, tim food and beverage adalah tim yang mengolah makanan dan minumanmu saat sedang menginap di hotel.

    Tim food and beverage terbagi lagi menjadi dua bagian, yaitu:

    a. Food and Beverage Product

    Bagian yang pertama bertanggung jawab atas pengolahan makanan mentah hingga menjadi makanan matang. Tidak hanya mengurus makanan, bagian ini juga bertugas meracik dan meramu minuman untuk tamu yang memesan.

    Umumnya bagian food and beverage production bekerja di belakang layar, sehingga jarang terlihat oleh tamu.

    b. Food and Beverage Service

    Berbeda dengan food and beverage production, food and beverage service selalu bekerja di depan layar, sebab tugas utamanya adalah menerima pesanan tamu, menyampaikan pesanan ke dapur dan mengantarkan makanan ke meja tamu.

    3. Personali a/HRD Department

    Departemen ini sering disebut sebagai personalia atau HRD (human resource department). Departemen personalia bertanggung jawab atas rekruitmen karyawan baru, mulai dari menerima, menyaring dan menempatkan karyawan/trainee yang baru masuk.

    Selain itu, tim HRD juga memiliki peran untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh para karyawan hotel.

    4. Engineering Department

    Departemen yang ada di hotel selanjutnya adalah engineering department. Departemen ini bertugas melakukan perbaikan alat-alat dan mesin yang ada di hotel jika terjadi kerusakan. Selain itu, tim engineering juga bertugas merawat dan mengecek alat-alat dan mesin di hotel.

    Pengecekan dilakukan untuk menghindari terjadinya masalah pada benda permesinan yang bisa mempengaruhi operasional hotel.

    5. Marketing Department

    Hotel juga memiliki tim marketing atau sales yang berfungsi sebagai agen pemasaran hotel.

    Tim marketing merupakan tim yang sangat berpengaruh pada jalan atau tidaknya suatu hotel. Mereka harus memastikan bahwa tamu yang datang setiap tahunnya terus meningkat.

    Akan ada target bulanan yang harus dicapai oleh tim marketing. Terkadang target yang ingin dicapai tidak kecil dan harus membutuhkan berbagai metode pemasaran untuk memenuhi target.

    Tidak heran kalau tim marketing sering melakukan perjalanan ke luar kota dan luar negeri sebagai bagian dari peningkatan penjualan.

    6. Accounting department

    Departemen ini memiliki tugas dan tanggung jawab atas urusan administrasi hotel. Tim accounting adalah tim yang mengawasi dan mengatur pengeluaran dan pemasukan keuangan yang didapatkan hotel.

    Mereka juga memiliki catatan transaksi dan keuangan yang nantinya dijadikan laporan bulanan yang berisi hotel revenue.

    Tidak hanya itu, tim accounting harus menemukan cara untuk menekan pengeluaran berdasarkan skala prioritas, serta menjaga cash flow.

    7. Purchasing Department

    Purchasing departemen adalah departemen yang memastikan bahwa stok barang yang dibutuhkan hotel selalu tersedia dan tidak kosong.

    Tim purchasing bertanggung jawab atas pembelian barang yang dibutuhkan dan melaporkan catatan pembelian kepada tim accounting.

    Tim purchasing juga bertanggung jawab atas kualitas dari barang yang dibeli. Mereka harus memastikan barang, terutama makanan dibeli dalam keadaan baik.

    8. IT Department

    Departemen selanjutnya adalah IT department. Sebenarnya departemen ini masih satu bagian dari tim accounting, tetapi ada juga yang menjadi departemen terpisah.

    Departemen ini bertugas atas segala hal yang berkaitan dengan sistem dan informasi.

    Mulai dari membuat situs resmi hotel, mengadakan maintenance pada situs resmi hotel, dan pada beberapa hotel juga membuat aplikasi khusus. Pada dasarnya, tim IT turut menjaga dan memperlancar operasional hotel.

    9. Security Department

    Departemen terakhir adalah security department. Departemen ini memiliki tugas utama untuk memastikan dan menjaga keamanan tamu yang menginap dan area hotel selama 24 jam penuh.

    Tugasnya meliputi menjaga pintu masuk, memantau ruang operasi kamera pengawas, melakukan patroli dan lain-lain. Dari kesembilan departemen yang ada di hotel di atas,

    kira-kira departemen apa yang paling sesuai dengan minat dan kepribadian kamu?