Tag: FB Product

  • 10 Macam Garnish Minuman dan Cara Membuatnya

    10 Macam Garnish Minuman dan Cara Membuatnya

    Ada berbagai macam garnish minuman yang digunakan sebagai hiasan, baik di restoran maupun bar. Selain itu ukuran dan teknik pembuatannya juga sangat beragam. Umumnya, garnish dibuat dengan menggunakan buah.

    Jenis buah yang digunakan sebagai hiasan minuman sangat beragam. Terkadang juga disesuaikan dengan minuman yang dipesan oleh penggan, dan garnish dibuat dengan menggunakan sisa buah tersebut.

    Fungsi utama yang dimiliki garnish adalah mempercantik tampilan minuman yang disajikan pada para tamu. Selain itu, pemberian garnish juga dilakukan agar membuat minuman terlihat mewah sehingga menambah nilai jual.

    Macam-macam Garnish Minuman dan Cara Membuatnya

    Berikut sejumlah garnish untuk minuman beserta dengan cara membuatnya, antara lain:

    1. Buah Strawberry dan Kulit Jeruk

    Buah Strawberry dan Kulit Jeruk garnish minuman

    Pilihan garnish yang pertama adalah garnish dari buah strawberry dan dipadukan dengan kulit jeruk. Untuk membuat garnish ini, bahan yang digunakan adalah buah strawberry, jeruk lemon, air es dan tusuk gigi.

    Sedangkan, alat yang digunakan adalah pisau kecil, pisau pengupas jeruk, sendok dan talenan. Berikut langkah untuk membuat garnish minuman ini:

    • Cuci bersih buah jeruk lemon, strawberry kemudian tiriskan
    • Siapkan wadah dan isi dengan air
    • Kupas kulit jeruk lemon
    • Kupas kulit jeruk dengan perlahan dan jangan sampai kulitnya terputus
    • Masukkan kulit yang sudah terkupas dalam wadah yang sudah diisi dengan air es
    • Biarkan hingga membentuk spiral
    • Angkat kemudian tiriskan
    • Tusuk strawberry menggunakan tusuk gigi, kemudian letakkan di pinggir gelas
    • Letakkan spiral kulit lemon di atasnya.

    Baca juga: Mengenal Apa itu Garnish, Fungsi, Bahan, dan Jenis-jenisnya

    2. Jeruk Nipis / Lemon Wedges

    Selain kulit lemon, kamu juga bisa menggunakan jeruk nipis sebagai garnish minuman. Untuk membuatnya, siapkan pisau yang tajam dan sudah dibersihkan. Berikut langkahnya:

    • Potong ujung lemon
    • Potong lemon setengah panjang
    • Potong lemon yang setengah panjang menjadi tiga dan empat potong dengan bentuk memanjang
    • Potong bagian inti irisan lemon, hilangkan biji dan empulur.

    3. Kulit Lemon / Lemon Zest

    Lemon Zest Garnish

    Berbeda dengan yang sebelumnya, garnish yang satu ini lebih simple karena hanya menggunakan kulit lemon.

    Selain itu alat yang digunakan juga hanya sebuah pisau biasa, garnih jenis ini dapat kamu temukan di bar atau restoran yang menyediakan minuman sejenis cocktail maupun mocktail. Untuk membuatnya, berikut langkah selengkapnya:

    • Lemon utuh dan sudah dibersihkan
    • Tempatkan lemon di papan dan bagian intinya menghadap ke arah atas
    • Siapkan pisau yang tajam
    • Kupas bagian kulitnya secara perlahan
    • Jadikan kulit lemon sebagai garnish.

    4. Lemon dan Daun Mint

    Lemon dan Daun Mint

    Untuk minuman yang segar, kombinasi garnish dengan menggunakan jeruk lemon dan daun mint menjadi pilihan yang tepat. Bahan yang harus siapkan hanya jeruk lemon, dan daun mint.

    Sedangkan, alat yang dapat digunakan seperti pisau kecil tajam, talenan, serbet dan tisu. Berikut langkah untuk membuat garnish minuman ini, antara lain:

    • Cuci bersih buah lemon dan daun mint, kemudian tiriskan
    • Belah jeruk menjadi 8 bagian dengan porsi yang sama besar
    • Setiap potongan buah jeruk dapat dibagi menjadi 2 dengan potongan melintang
    • Ketika memotong, jangan sampai bagian tengah terputus
    • Letakkan daun mint ke tepian jeruk lemon
    • Garnish sudah siap digunakan.

    5. Daun Mint

    Daun Mint

    Selain mengkombinasikannya dengan jeruk lemon, kamu juga bisa menggunakan daun mint saja untuk membuat garnish. Namun, bila kombinasi dengan jeruk lemon membutuhkan 1 buah daunt mint, karena hanya menggunakan 1 bahan, daun mint yang digunakan berjumlah 4.

    Daun mint yang digunakan harus berkelompok dan tidak boleh terpisah. Untuk mengaplikasikannya, kamu hanya perlu mencuci bersih daun mint, kemudian menaruhnya di pinggir gelas minuman.

    6. Nanas / Pineapple Pieces

    Nanas / Pineapple Pieces

    Garnish minuman yang satu ini cocok untuk berbagai jenis minuman dengan nuansa tropical. Garnish ini juga bisa diaplikasikan untuk menghias es buah yang ditaruh ke dalam mangkok.

    Nanas menjadi buah lain yang bisa digunakan sebagai garnish. Untuk membuat garnish dari nanas, berikut langkah yang dapat dilakukan:

    • Cuci bersih buah nanas yang sudah dikupas terlebih dahulu
    • Potong satu buah nanas menjadi 10 bagian yang sama besar
    • Potong dengan bentuk melintang
    • Toreh nanas di bagian tengah, dan jangan sampai putus
    • Jepitkan potongan nanas ini di tepian gelas

    7. Nanas dan Cherry

    nanas dan cherry garnish minuman

    Bila nanas saja terlihat kurang menarik, kamu juga bisa menambah nanas dengan buah Cherry. Namun, karena memiliki harga yang mahal, pastikan menggunakan garnish ini untuk minuman tertentu, yang memang ingin menciptakan kesan yang berkelas.

    Bahan yang digunakan untuk membuat garnish ini hanya buah nanas, cherry. Kemudian alat yang digunakan hanya pisau, talenan, serbet dan tisu. Berikut langkah untuk membuat garnish minuman ini:

    • Cuci bersih seluruh buah nanas, kemudian bilas menggunakan air garam
    • Tiriskan nanas dan potong membujur
    • Potong nanas menjadi 12 bagian yang sama besar
    • Potong nanas dengan bentuk melintas, tebal 2 cm
    • Toreh di bagian tengah nanas
    • Jepitkan nanas di gelas
    • Beri buah cherry merah di bagian samping
    • Kuatkan cherry dan nanas menggunakan tusuk gigi agar tidak bergerak
    • Garnish siap disajikan.

    8. Garnish dari Timun dan Daun Mint

    Garnish dari Timun dan Daun Mint

    Bukan hanya bisa dijadikan sebagai bahan pelengkap makanan, tetapi timun juga bisa digunakan sebagai garnish.

    Untuk membuat garnish dengan menggunakan timun, siapkan sejumlah bahan seperti alat pemotong, serbet, es batu. Berikut langkah untuk membuat garnish ini:

    • Siapkan timun yang sudah dicuci bersih sebelumnya
    • Siapkan alat pemotong
    • Iris timun dengan menggunakan pisau pemotong dengan bentuk memanjang
    • Pastikan mengirisnya dengan tipis
    • Masukkan irisan timun ke dalam es batu
    • Tiriskan, dan gunakan timun sebagai garnish.

    9. Garnish Buah Berry

    Garnish Buah Berry

    Memiliki warna biru yang cantik, buah beri bukan hanya digunakan sebagai makanan pendamping snack, tetapi juga digunakan sebagai garnish. Untuk membuatnya, kamu hanya perlu mencuci buah ini dengan bersih.

    Setelah mencucinya hingga bersih, taruh buah beri ke atas minuman. Jumlah buah beri yang dapat digunakan sebagai garnish beragam. Kamu bisa menggunakan 3 hingga 5 biji buah beri.

    10. Gula Pasir dan Kulit Jeruk Lemon

    Gula Pasir dan Kulit Jeruk Lemon

    Mungkin kamu pernah melihat garnish yang satu ini. Garnish ini bukan hanya membuat minuman terlihat lebih cantik, tetapi juga mudah untuk membuatnya.

    Kamu hanya perlu menyiapkan bahan seperti gula pasir, putih telur, pewarna makanan, dan jeruk lemon. Sedangkan alat yang harus disiapkan hanya pisau tajam, mangkok, tissue, sendok. Berikut langkah untuk membuat garnish ini:

    • Cuci jeruk lemon terlebih dulu
    • Kupas jeruk lemon
    • Bentuk kulit dengan menggunakan lidi, bentuk spiral
    • Dendam kulit jeruk dalam air es
    • Kocok putih telur sampai merata
    • Bagi gula pasir menjadi 3, dan beri warna hijau, biru dan merah
    • Aduk hingga rata
    • Ambil gelas yang diberi garnish, celup bibir gelas ke telur
    • Masukkan gula yang sudah diwarna dengan gerakan memutar
    • Biarkan mongering.

    Membuat garnish minuman sangat mudah bukan? Bila ingin yang simple, kamu bisa hanya menggunakan jeruk lemon. Tetapi, jika ingin yang lebih cantik, kamu bisa menggunakan gula berwarna.

  • Mengenal Apa itu Garnish, Fungsi, Bahan, dan Jenis-jenisnya

    Mengenal Apa itu Garnish, Fungsi, Bahan, dan Jenis-jenisnya

    Apa itu garnish? pertanyaan ini mungkin pernah terlintas ketika melihat acara masak-masak atau membaca resep makanan dan minuman. Garnish merupakan bahan atau benda tertentu yang dipergunakan sebagai dekorasi hidangan.

    Hidangan yang diberi tambahan garnish bisa beragam, mulai dari makanan hingga minuman. Lantas, mengapa makanan dan minuman harus diberi garnish? garnish digunakan agar bisa menambahkan rasa yang kontras dari makanan.

    Tidak hanya itu, garnish juga sering digunakan sebagai variasi. Umumnya, garnish digunakan untuk memberi tampilan yang unik dan cantik pada piring. Umumnya, garnish tidak digunakan untuk tambahan konsumsi.

    Apa itu Garnish?

    Bila dilihat secara umum, sebuah makanan bukan hanya dinilai dari rasanya saja. Tampilan menjadi aspek lain yang harus diperhatikan ketika menyajikan hidangan.

    Lebih-lebih bila hidangan tersebut dihidangkan di sebuah restoran ternama dan mengusung konsep fine dining.

    Tampilan makanan dan minuman dapat meningkatkan nilai jual yang dimilikinya. Sehingga, untuk mempercantik makanan, chef akan menambahkan garnish. Lantas, apa itu garnish? Garnish merupakan kata yang berasal dari bahasa Prancis.

    Garnish memiliki arti hiasan hidangan. Garnish adalah penghias menu dalam bentuk yang cantik dan unik. Garnish diberikan pada makanan dan minuman agar bisa semakin memberikan daya tarik untuk konsumen.

    Fungsi Garnish

    Setelah mengenal apa itu garnish? Hal lain yang tidak boleh ketinggalan adalah fungsi garnish. Berikut sejumlah fungsi dari pemberian garnish, antara lain:

    1. Dapat membuat penampilan makanan menjadi semakin menarik ketika disajikan
    2. Membuat makanan semakin menggugah selera bagi mereka yang mencicipinya
    3. Menambah aroma khas sebagai penunjang rasa makanan
    4. Mengekspresikan nilai artistic dan seni dari chef yang membuat menu
    5. Memberi kesan special dari makanan.

    Bahan yang Dapat Digunakan Sebagai Garnish

    Bahan yang dapat digunakan untuk membuat garnish sebenarnya haruslah bahan makanan yang dapat dimakan. Bukan hanya itu, bahan tersebut harus aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Berikut sejumlah bahan yang bisa dipilih sebagai penghias makanan, antara lain:

    1. Tomat

    Tomat Garnish

    Salah satu garnish yang sering digunakan adalah tomat. Umumnya, tomat yang digunakan adalah tomat berwarna merah. Tomat dengan warna merah dapat mempercantik visual atau tampilan makanan.

    Bukan hanya itu, warna merah yang dimiliki tomat juga bisa menarik orang yang melihatnya agar segera memakannya. Umumnya, tomat digunakan sebagai garnish di makanan seperti spaghetti, nasi kuning dan berbagai makanan lain.

    Sedangkan penyajiannya, garnish ini dibuat dengan dibentuk sedemikian rupa, atau mengirisnya kecil-kecil. Terkadang, kita juga akan menemukan tomat yang dibuat seperti mawar.

    2. Cabai

    Pilihan garnish yang lainnya adalah cabai. Umumnya, garnish ini dapat kita temukan di sejumlah makanan khas nusantara seperti tumpeng, nasi uduk, rending.

    Biasanya, cabai juga digunakan untuk mempercantik makanan dengan rasa pedas. Cabai yang biasanya digunakan sebagai garnish adalah cabai merah besar. Nantinya, warna merah dari cabai ini dapat mempresentasikan rasa pedas dari hidangan tersebut.

    3. Daun Pandan

    Bahan garnish yang lainnya adalah daun pandan. Daun pandan merupakan bahan yang sering digunakan sebagai garnish dessert contohnya seperti kue nusantara.

    Garnish dari daun pandan ini tidak hanya digunakan untuk mempercantik makanan, tetapi daun pandan ini juga digunakan untuk menambah aroma wangi. Saat makanan yang disajikan tercium lebih wangi, selera makan juga ikut bertambah.

    4. Timun

    Timun menjadi salah satu Garnish minuman

    Bahan makanan lain yang sering digunakan sebagai penghias makanan adalah timun. Timun banyak digunakan karena memiliki daging yang mudah dibentuk menjadi sejumlah hiasan cantik.

    Bukan hanya itu, timun juga dapat dikonsumsi sebagai lalapan. Sehingga, bukan hanya mempercantik tampilan hidangan, tetapi timun juga tidak dibuang percuma.

    5. Daun Mint

    Jika berbagai bahan di atas sering digunakan sebagai garnish makanan, untuk yang satu ini lebih sering digunakan sebagai garnish minuman. Namun, tidak sedikit juga makanan yang mempergunakan daun ini sebagai garnishnya.

    Umumnya, kamu akan menemukan daun mint sebagai garnish untuk dessert bercita rasa manis. Selain itu, daun mint juga digunakan untuk garnish minuman yang memiliki rasa segar.

    6. Irisan Jeruk

    Irisan jeruk atau lemon mungkin juga sering kamu temukan pada minuman dan sejumlah cake. Irisan lemon ini akan menambahkan kesan segar, bila ingin menggunakannya sebagai garnish, iris lemon dan tancapkan di pinggir gelas atau masukkan di atas minuman.

    7. Kayu Manis

    Kayu Manis Garnish

    Tidak hanya memiliki fungsi sebagai rempah yang aromatic, tetapi katu manis juga sering digunakan sebagai garnish. Kayu manis umumnya disajikan dengan bentuk lintingan kulit kayu seperti rokok.

    Selain memiliki bentuk seperti lintingan kayu, umumnya kayu manis yang dijadikan sebagai garnish juga diubah dalam bentuk bubuk. Bubuk kayu manis ini biasanya dituang untuk menambah aroma dessert.

    Jenis-jenis Garnish

    Bila dibagi sesuai dengan jenisnya, garnish dibedakan menjadi dua, yaitu:

    1. Simple Garnish

    Jenis ini terdiri dari satu garnish atau lebih. Biasanya, simple garnishdibuat dari sayur, makanan yang sudah jadi, sereal dan sejumlah bahan lain.

    2. Composite Garnish

    Berikutnya adalah composite garnish, jenis ini dibuat dari berbagai bahan sebagai hiasan yang sesuai dengan makanan dasar. Bahan garnish dan makanan harus memiliki paduan aroma dan rasa.

    Tips Membuat Garnish

    Bila ingin membuat garnish, berikut sejumlah tips yang harus diperhatikan, antara lain:

    1. Pilih Piring atau Gelas yang Tepat

    Agar dapat membuat makanan atau minuman menjadi cantik, garnish juga harus didukung dengan piring dan gelas yang sesuai. Piring yang digunakan ini nantinya diibaratkan sebagai kanvas, dan garnish merupakan alat untuk melukis.

    Bentuk, ukuran hingga warna dari piring dan gelas harus dapat mendukung tampilan makanan. Agar lebih mudah, pilih piring dengan warna putih. Piring dengan warna putih mampu memberikan kontras saat dipadukan dengan sejumlah warna lain.

    Ketika piring berwarna putih ini dipadukan dengan makanan, garnish dan makanan akan menjadi titik fokusnya. Sedangkan, untuk gelas bisa menggunakan gelas bening dengan bentuk sesuai dengan sajian minumannya.

    2. Hindari Panas dan Udara

    Agar nantinya garnish dapat bertahan lama, sebisa mungkin jauhkan garnish dari panas dan udara. Bila memungkinkan, kamu dapat menggunakan kotak khusus penyimpanan makanan atau pembungkus makanan sebelum makanan tersebut dihidangkan.

    3. Gunakan Temperature Garnish dan Makanan

    Bila ingin menggunakan garnish minimalis beku, pastikan tidak menempatkan garnish tersebut bersama dengan makanan panas. Memang, bentuk makanan tidak akan rusak, tetapi garnish yang dingin akan merusak rasa makanan.

    4. Pilih Garnish yang Dapat Dimakan

    Pemberian garnish bukan hanya masalah tampilan, tetapi juga dapat menambahkan kelezatan, tekstur dan rasa. Oleh sebab itu, gunakan garnish yang dapat dimakan.

    5. Variasikan Garnish dengan Tekstur dan Warna

    Sebisa mungkin, pilih garnish dengan warna yang kontras dengan makanan. Garnish yang memiliki warna kontras akan mudah terlihat.

    Tidak hanya itu, garnish yang kontras juga mudah dibuang bila tidak dimakan. Sudah jelas bukan, apa itu garnish yang sebenarnya?

    Dari sejumlah bahan garnish di atas, mana bahan garnish yang sering kamu jadikan pilihan untuk mempercantik sajian?

  • 10 Ciri-Ciri Cocok Memakai Cream Wajah, Pastikan Kamu Tahu!

    10 Ciri-Ciri Cocok Memakai Cream Wajah, Pastikan Kamu Tahu!

    Mengenali ciri-ciri cocok memakai cream wajah merupakan tindakan wajib bagi setiap orang ketika menggunakan produk baru untuk pertama kali. Jika muncul gejala tidak nyaman pada wajah, itu pertanda kulit Anda menolak zat tersebut. 

    Kita tentu setuju bahwa kulit wajah merupakan aset yang sangat penting sekaligus sensitif. Kecocokan produk pada orang lain belum tentu cocok di kulit sendiri.

    Oleh karena itu, pahami secara jeli bagaimana cara mengetahui cream wajah cocok atau tidak dengan jenis kulitmu berikut ini.

    Ciri-Ciri Cocok Memakai Cream Wajah

    Dalam dunia skincare, kita mengenal begitu banyak jenis cream dengan khasiat yang berbeda-beda, baik itu cream wajah Wardah, Fair and Lovely, atapun brand lainnya.

    Tentunya, Anda akan menggunakan produk kecantikan yang mempunyai fungsi sesuai dengan keluhan tersebut. 

    Namun meski sudah disesuaikan dengan kebutuhan kulit, belum tentu reaksi yang terlihat menunjukkan ciri-ciri cocok memakai cream wajah untuk menyelesaikan masalah kulit. Jika Anda merasakan beberapa ciri kecocokan di bawah ini, pemakaian cream bisa Anda lanjutkan:

    1. Keluhan di Wajah Berangsur Membaik

    Kulit Wajah berangsur membaik

    Salah satu ciri-ciri skincare cocok yang utama adalah adanya proses perbaikan pada kulit wajah. Misalnya, wajah Anda berangsur menjadi lebih cerah ketika menggunakan cream anti kusam. Jerawat mulai mengering setelah menggunakan produk anti-acne.

    Perubahan baik pada kulit memang tidak bisa muncul secara spontan. Namun umumnya, penampakan perubahan muncul pada jangka waktu 3 hari hingga satu bulan pemakaian.

    Jika Anda menggunakan saran produk dari dokter, lakukan konsultasi berkala mengenai produk.

    Baca juga: 10 Cara Ampuh Menghilangkan Mata Panda dalam Waktu 5 Menit

    2. Kulit Terasa Lebih Lembab

    Ciri-ciri cocok memakai cream wajah yang kedua adalah kulit wajah terasa lebih lembab. Kelembaban pada wajah terjadi secara alami ketika kulit Anda mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga kulit menjadi lebih sehat dari dalam.

    Ketika kelembaban terkunci secara sempurna di bawah kulit, wajah akan terasa lebih kenyal dan cerah.

    Terutama bagi Anda yang secara khusus mengalami keluhan kulit kering hingga mengelupas, perubahan kadar air pada kulit akan lebih mudah terasa perbedaannya.

    3. Tidak Terjadi Iritasi dalam Pemakaian Jangka Panjang

    Iritasi menjadi ciri-ciri wajah tidak cocok dengan skincare yang umumnya paling awal muncul. Gejala ini bisa berupa wajah merah, timbul rasa gatal-gatal, kulit kering dan mengelupas, hingga kulit mengelupas dan terasa perih.

    Masalahnya, terkadang iritasi baru muncul setelah pemakaian jangka panjang. Pada fase awal, Anda mungkin manjur menggunakan produk, namun selanjutnya efek cream tersebut berubah. Jika gejala baru ini terjadi, segera hentikan pemakaian dan segera konsultasikan pada dokter.

    4. Kulit Mengelupas (Tidak Menyakitkan)

    Kulit mengelupas - ciri ciri cocok pakai cream wajah

    Kulit mengelupas bisa menjadi ciri-ciri pakai cream cocok atau sebaliknya. Dalam dunia dermatologi, kita bisa mengenal proses eksfoliasi atau proses membuang jaringan kulit mati dan menggantinya dengan yang baru.

    Perbedaan pengelupasan kulit yang alami adalah tidak adanya rasa sakit seperti sensasi terbakar atau gatal-gatal. Proses eksfoliasi yang baik berjalan dalam waktu beberapa hari saja tanpa menimbulkan gejala iritasi apapun.

    Tanda Cream Wajah tidak Cocok di Kulit yang Harus Diwaspadai

    Ciri-Ciri Cocok Memakai Cream Wajah yang Terjadi pada Kulit

    Tercatat, ada banyak tanda serum tidak cocok di wajah yang bisa segera Anda kenali. Alih-alih memberikan manfaat dari ciri-ciri cocok memakai cream wajah di atas, cream ini justru membuat wajah Anda mengalami masalah baru.

    Berikut ini rangkaian gejala ketidakcocokan produk kecantikan yang sering terjadi pada kulit:

    1. Rasa Panas seperti Terbakar

    Interaksi antara cream dan kulit yang menimbulkan rasa panas bukan pertanda yang baik. rasa terbakar pada wajah menunjukkan adanya ingredient yang tidak sesuai dengan kulit, bisa disebabkan adanya kandungan zat kimia tinggi, pemicu alergi, hingga bahan abal-abal.

    Sayangnya, tidak sedikit orang menganggap rasa panas seperti terbakar pada kulit sebagai bagian dari proses penyembuhan jaringan. Anggapan ini adalah mitos. Sebaliknya, gejala ini justru cenderung mengarah kepada infeksi.

    2. Kulit Mengelupas (Diiringi Gejala Iritasi)

    Hampir sama seperti poin pertama, kulit wajah mengelupas sering menjadi tanda tidak cocok dengan serum wajah yang diabaikan. Anggapan bahwa pengelupasan kulit adalah bagian eksfoliasi membuat mereka menutup kemungkinan terhadap potensi iritasi.

    Para ahli kecantikan sudah menegaskan bahwasannya, proses penyembuhan sel dan kulit wajah tidak terjadi secara menyakitkan. Pengelupasan akibat iritasi akan menyebabkan kondisi yang lebih parah jika tetap digunakan terus-menerus.

    3. Warna Kulit Tidak Merata

    Salah satu ciri-ciri cocok memakai cream wajah yang paling mencolok adalah warna kulit yang merata. Artinya, tidak muncul warna kemerah-merahan, ruam, atau bagian tertentu dari area wajah yang memiliki warna gelap.

    Sebaliknya, kulit seyogyanya berubah menjadi lebih cerah, bersinar, dan menyamarkan pori-pori. Kulit yang tampak lebih kusam juga bisa menjadi alarm bagi wajah untuk meninggalkan produk skincare tersebut.

    4. Muncul Break-Out

    Breakout adalah istilah yang biasa digunakan oleh para ahli kecantikan untuk mendefinisikan ciri-ciri jerawat karena tidak cocok skincare. Tipe jerawat ini muncul secara bersamaan dalam jumlah sangat banyak pada wajah setelah pemakaian produk kecantikan.

    Tentu saja, kemunculan jerawat breakout sangat bertentangan dengan ciri-ciri cocok memakai cream wajah yang seharusnya dapat mengatasi berbagai masalah pada kulit.

    Jangan lupa untuk selektif memilih produk kecantikan. Pastikan cream wajah sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Lebih baik lagi, gunakan saran kesehatan wajah melalui dokter sehingga lebih terjamin keamanannya.

    5. Wajah Terasa Gatal

    Wajah gatal setelah memakai cream juga bisa menjadi pertanda tidak cocok untuk kulit. Selain kemungkinan adanya iritasi, penggunaan cream wajah juga bisa menimbulkan alergi sebagaimana makanan. 

    Bagi Anda yang mempunyai alergi pada kandungan zat tertentu dalam kosmetik, sangat penting hukumnya untuk cek komposisi produk sebelum membeli. Pada beberapa kasus, alergi bisa menimbulkan gejala yang jauh lebih parah.

    Mungkin beberapa dari Anda bertanya-tanya, kenapa memakai skincare tidak ada hasilnya? Apakah ciri tersebut juga menjadi pertanda bahwa cream wajah tidak cocok? Jawabannya adalah tidak.

    Ada banyak faktor lain yang menyebabkan skincare tidak bekerja secara optimal di kulit wajah. Diantara faktor tersebut adalah adanya pengaruh hormonal atau cuaca, produk sudah kadaluarsa, waktu penggunaan cream kurang tepat, hingga eksfoliasi yang jarang dilakukan.

    Demikian ulasan mengenai ciri-ciri cocok memakai cream wajah maupun ketidakcocokan. Semoga dapat membantu Anda menghindari kekhawatiran terhadap kemungkinan buruk menggunakan produk skincare

  • 15 Jenis jenis Glassware Bar dan Restoran Beserta Fungsinya

    15 Jenis jenis Glassware Bar dan Restoran Beserta Fungsinya

    Jenis gelas tempat minuman (Glassware) yang disajikan sangat mempengaruhi daya tarik pelanggan. Beberapa hotel mulai menggunakan gaya gelas yang sama untuk beberapa minuman.

    Glassware adalah peralatan yang digunakan untuk menyajikan minuman di restoran, bar, maupun cafe. Dimana bentuk gelas disesuaikan dengan kenis minuman yang disajikan.

    Hal ini tentu dapat mengurangi jumlah jenis Glassware yang harus mereka simpan persediaannya.

    Hotel yang sudah berkelas biasanya menghindari barang Glassware yang diproduksi secara massal yang umumnya tebal dan banyak yang memiliki ketidaksempurnaan.

    Ya meskipun tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan produk yang berkualitas bagus dan mahal.

    Tetapi jaringan hotel yang menganggap bahwa barang yang bernilai sebanding dengan tingkat harganya, menjadikan hal ini sebagai kriteria penting untuk menerima Glassware tersebut.

    Selain itu, manajemen harus mempertimbangkan fungsi serta bentuk saat membeli barang Glassware untuk operasi departemen F&B mereka.

    Tips Saat Memilih Glassware

    • Kaca dengan tepi dan rims yang digulung mengurangi masalah seperti pecah dan retak.
    • Barang-barang kaca dengan kaca tebal dan bentuk tertentu juga dapat mengurangi kerusakan.
    • Gelas bertangkai sangat mungkin pecah, jadi saat memilih gelas bertangkai pilihlah desain yang lebih sulit untuk terbalik.

    Jenis Jenis Glassware di Bar dan Restoran

    Biasanya, seorang Bartender memahami betul jenis-jenis Glassware yang ada di Bar maupun restoran. Berikut ini adalah contoh dan gambar Glassware yang sering digunakan untuk menyajikan minuman.

    Glassware Collins

    Collins / Highball

    8oz. – 16oz ( 230 ml – 473 ml)

    Digunakan untuk menyajikan juices, aerated drinks, Gin and tonic dan lain-lain.

    Rock Glass or Tumbler

    6oz. – 10oz. (177ml – 295ml)

    Untuk menyajikan minuman ‘On the Rock’s’.

    Whisky / Shooter

    1oz. – 2oz. (29ml – 59ml)

    Digunakan untuk menyajikan single measures of liquor and ‘shooters’.

    Beer Schooner

    12oz. – 14oz. (354ml – 414ml)

    Digunakan untuk Pilsner, and bottled beers.

    Beer Mug

    12oz. – 14oz. (354ml – 414ml)

    Digunakan untuk ½ takaran draft beer.

    Beer / Pint

    1 Pint (473ml)

    Untuk menyajikan bir dalam teko (Draft Beer)

    Red Wine / Bordeaux

    8oz. – 14oz. (236ml – 414ml)

    Untuk menyajikan Red Wine.

    Wine / All Purpose

    8oz. – 14oz. (236ml – 414ml)

    Digunakan untuk menyajikan red wine & white wine

    Champagne Tulip / Champagne Flute

    6oz. – 8oz. (177ml – 230ml)

    Digunakan untuk menyajikan Sours, Champagne and Champagne Cocktails.

    Brandy Snifter

    8oz. – 14oz. (236ml – 414ml)

    Digunakan untuk menyajikan Brandy dan cocktails.

    Sherry / Port

    4oz. – 6oz. (118ml – 177ml)

    Digunakan untuk menyjikan sherry atau port wine.

    Liqueur / Cordial

    1oz. – 3oz. (29ml – 88ml)

    Digunakan untuk menyajikan liqueurs dan layered shooters.

    Cocktail / Martini

    4oz. – 8oz. (118ml – 236ml)

    Used for serving different varity of  Cocktails

    Coupette / Margarita

    6oz. – 10oz. (177ml – 295ml)

    Used for serving Frozen cocktails such as Margaritas, or daiquiris.

    Hurricane

    10oz. – 16oz. (295ml – 473ml)

    Used for ‘Long’ Drinks such as Long Island Iced Tea, Zombie, and the Hurricane.

    Demikianlah sedkit uraian mengenai pengertian Glassware, macam-macam glassware, dan Gambarnya. Apabila ada yang kurang jelas, silahkan tanyakan di kolom komentar.

    Referensi: Setup my Hotel

  • Berbagai Macam Jenis Menu yang Ada Di Restaurant

    Berbagai Macam Jenis Menu yang Ada Di Restaurant

    Jenis Menu di Restaurant – Untuk kamu yang saat ini sedang menekuni bidang food and beverage service, sudah pasti sudah familiar dengan menu.

    Iya, sebuah kertas atau media yang berisi list makanan dan minuman yang biasa kamu tawarkan ke tamu untuk dipilih sebagai hidangan untuk mereka konsumsi. 

    Sejarah Menu di Restoran

    Sebelum membahas jenis menu yang ada, kita flashback dulu kapan sebenarnya menu ini muncul.

    Kata Menu berasal dari bahasa Prancis “Le Menu” yang bebarti daftar makanan yang disajikan kepada tamu di ruang makan. Menu adalah pedoman bagi seseorang yang menyiapkan makanan/hidangan, bahkan merupakan petunjuk  bagi mereka yang menikmatinya karena akan tergambar tentang apa dan bagaimana makanan tersebut dibuat.

    Pada tahun 1541 untuk pertama kalinya seorang ahli gastronomi bernama Pellapart mengenalkan kata “menu” untuk pertama kalinya.

    Tahun ke tahun khususnya setelah revolusi Perancis, kata dan jenis menu mengalami perkembangan sampai akhirnya menu menjadi sebuah standar yang harus ada dalam setiap jamuan makan.

    Struktur Menu

    Setiap negara mempunyai cara dan standar sendiri dalam penyusunan menu. Tetapi, secara umum sebenanrnya sama.

    Kita tau makanan ringan biasanya dijadikan sebagai hidangan pembuka atau yang sekarang lebih di kenal dengan appetizer, makanan inti sebagai main course dan yang manis-manis sebagai makanan penutup atau desert.

    Susunan dan bentuk menu berubah dan mengalami perkembangan mengikuti perubahan tingkat hidup suatu bangsa.

    Makanya kita mengenal ada menu klasik dan modern. Dalam menu klasik, hidangan biasanya tidak kurang dari 14 belas jenis dan di campur menjadi satu.

    Saat in bentuk menu klasik beberapa masih di gunakan cuma biasanya hidangannya lebih terbatas kurang lebih 7-8 menu terutama dalam acara jamuan-jamuan kenegaraan.

    Contoh Struktur Menu Klasik:

    • Hors-D’oeuvre (Froid) -Appetizer (cold)
    • Potage – Soup
    • Poisson – Fish
    • Oenfs/farineux – Eggs/Farinaceous
    • Entree (freod) – Entre (cold)
    • Relive – Main Cours
    • Legume – Vegetablese
    • Dessert – Dessert
    • Cafe/teh – Coffee/tea
    • Sapoureuk – Sweet

    Untuk menu modern ini awalnya berkembang di Amerika Serikat dan banyak di pakai hotel-hotel chain International.

    Menu modern ini lebih simple dan terstruktur, jadi para tamu bisa lebih efisien waktu dalam memilihnya.

    Contoh Menu Modern:

    • 3 jenis hidangan
    1. Appetizer
    2. Main Course
    3. Dessert

    Jenis – Jenis Menu

    Pada umumnya, ada 3 jenis menu yang saat ini familiar di kalangan hoteliers. Apa saja ?

    A’la Carte

    Menu A la carte adalah susunan menu yang mana setiap makanan dan minuman yang ada sudah di cantumkan harga masing-masing. Kata A la carte sendiri merupakan bahasa Perancis yang artinya “berdasarkan dari kartu” . 

    a la carte menu

    Karakterisitik dari menu alacarte ini adalah mencantumkan list makanan selengkap-lengkapnya yang bisa di sediakan oleh restaurant tersebut.

    Dengan hal ini para tamu leluasa memilih makanan mana yang mereka ingin konsumsi. Selain itu juga harga sudah terpasang jelas.

    Table D’hote Menu ( Set Menu )

    Jenis menu ini merupakan daftar makanan yang membentuk atau tersusun dalam satu set makanan dengan satu harga yang pasti.

    Table d’hote menu ini bisa  terdiri dari 2 courses, 3 courses atau bahkan 4 courses.

    table-d'hote-menu.jpg

    Dalam table d’hote menu ini tidak adanya banyak pilihan bagi tamu dan biasanya menu semacam ini akan banyak dihidangkan dalam melayani tamu group, karena akan lebih mudah mempersiapkan dan melayaninya.

    Special Party Menu

    Nah ini adalah jenis menu by request. Artinya sebelum acara, pihak tamu dan restaurant sudah melakukan kesepakatan jenis hidangan apa saja yang akan di sajikan dalam jamuannya nanti. 

    Dalam hal ini kesepakatan yang terjadi bisa 2 hal yaitu:

    • Harga di tetapkan oleh tamu dan menyerahkan menu ke pihak restaurant
    • Tamu menginginkan spesifik menu dan masalah harga di serahkan ke pihak restaurant

    Karena biasanya bentuk dari pelayanan menu ini adalah prasmanan (banquet), pihak pelanggan sudah  harus memperkirakan tamu yang datang dan memberikan informasi sejelas mungkin ke pihak restaurant.

    Agar nanti pihak restaurant bisa menyiapkan hidangan tersebut untuk berapa orang, mempertimbangkan kapasitas restaurant dan juga staff yang akan melayani acara tersebut.

    menu-special-party.jpg
    contoh menu special party : source-pinterest

    Contoh acara yang biasanya menggunakan special party menu : acara nikahan (wedding), ulang tahun, gathering dan lain-lain.

    Baca Juga: Sequence of Service, Pengertian dan Pelaksanaannya

  • Manajemen Perhotelan dan Pembagian Divisinya

    Manajemen Perhotelan dan Pembagian Divisinya

    Manajemen Perhotelan adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana sebuah hotel itu bisa menjalankan bisnisnya dengan baik.

    Mulai dari perencanaan, organisasi, dan strategi-strategi didalamnya termasuk pembagian departemen kerja.

    Departemen di hotel bisa dibilang cukup banyak dan disusun menjadi sebuah struktut organisasi.

    Hotel struktur organisasi adalah sebuah sistem mengenai alur kepemimpinan dan menunjukkan adanya tanggung jawab dalam sebuah unit kerja.

    Kemudian dalam struktur organisasi setiap orang dikelompokan dan memiliki tugas masing-masing untuk mencapai goal yang sudah ditetapkan perusahaan dan pengelompokan inilah yang disebut divisi atau department.

    Tidak terkecuali bisnis perhotelan, beberapa divisi atau department harus diisi oleh orang-orang yang punya hard skill dan soft skill.

    Hal ini dibutuhkan guna menunjang pekerjaan mereka untuk mencapai target revenue yang sudah di buat dalam budget tahunan.

    Manajemen perhotelan dan pembagian divisinya

    Managemen Perhotelan dan pembagian divisinya

    1. Administrasi & General

    Nah yang pertama itu ada department A & G. Bagian ini biasanya ada General Manager (GM) , Executive Assistance Manager (EAM) dan General Secretary.

    Secara general tugas utama dari seorang General Manager adalah untuk mengontrol dan memastikan semua department sudah menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan apa yang sudah di rencanakan dan disepakati bersama.

    Karena General Manager merupakan orang pertama di hotel, setiap keputusan yang di ambil akan berdampak besar untuk performance dari hotel itu sendiri. Jadi untuk menjadi seorang GM selain leadership, analytical thinking skill juga sangat wajib di miliki.

    Dibantu dengan Executive Assistance Manager, kegiatan operasional sehari-hari di hotel akan di laporkan secara harian oleh para manager lewat EAM.

    Karena selain mengambil alih tugas GM ketika lagi tidak di hotel EAM juga menjadi penghubung antara Manager dengan General Manager.

    Untuk melengkapi formasi departement ini, dibutuhkan seorang General Secretary untuk membantu urusan surat menyurat, manajemen file, notulen rapat dan hal – hal administrative lainnya yang berkaitan dengan hotel.

    2. Room Division

    Berikutnya kita ketemu dengan team yang biasanya menyambut tamu pas baru sampai di hotel dan bertanggung jawab atas kebersihan kamar dan hotel area.

    Yes, ada Room Division Departement. Nah room division ini terdiri dari front office team dan juga housekeeping, tapi beberapa hotel memasukan engineering juga ke team room division.

    Baca juga: Sejarah Industri Perhotelan Indonesia

    A. Front Office Team

    Front office team adalah orang – orang yang bertugas di lini depan hotel untuk memberikan kesan pertama yang baik untuk setiap tamu yang akan menginap.

    Karena reputasi hotel tentunya sangat berpengaruh dari first impression yang di dapat ketika proses check in.

    FO Team sendiri dibagi lagi menjadi beberapa bagian seperti Bellboy, Reception, Bell Driver, Guest Relation Officer (GRO), Call centre, dan Night Audit.

    B. Housekeeping Team

    Soal kebersihan kamar dan hotel, serahkan saja kepada team housekeeping. Tugas dari utama dari team ini adalah menjaga kebersihan, kerapian, serta kenyamanan mulai dari kamar dan seluruh area hotel.

    Selain itu juga menyediakan sarana penunjang lainnya yang di perlukan oleh tamu selama berada di hotel.

    Sama seperti FO, Housekeeping team juga di bagi lagi menjadi beberapa bagian seperti Room Attendant, Public Area, Linen, Florist, dan Gardener.

    3. Human Resources ( HR )

    Tugas utama sebagai Human Resources atau HRD adalah untuk mengelola sumber daya manusia yang ada di hotel. Mulai dari tugas perencanaan, rekrutmen, pengembangan berupa pelatihan dan kinerja.

    Peran HRD sangat penting dalam menyaring karyawan masuk ke hotel, karena salah merekrut orang dampaknya akan mempengaruhi kinerja departement yang bersangkutan.

    Itulah biasanya kebanyakan HR berasal dari lulusan psikologi yang sudah paham tentang karakter dan kepribadian seseorang. Biasanya HR Team beranggotakan HR, Training , dan Security.

    4. Food & Beverage ( FB )

    Selain kamar, penghasilan dari sebuah hotel juga berasal dari restaurant. Untuk itulah memaksimalkan revenue dari restaurant itu sendiri menjadi hal wajib yang diperhatikan oleh team FB.

    Team ini akan di bagi lagi menjadi 2 bagian yaitu:

    Untuk selengkapnya silahkan baca pada artikel yang sudah link di atas.

    5. Sales & Marketing

    Sales & Marketing adalah divisi yang akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dari sebuah perusahaan.

    Karena lewat cara mereka jualan lah tamu-tamu akan masuk ke hotel kita.

    Memasarkan hotel sehingga di kenal banyak orang dan membuat mereka datang untuk menginap itu nggak gampang.

    Ditambah lagi dengan target bulanan yang harus dicapai nominalnya tidak kecil.

    Jadi jangan heran kalau team sales & marketing ini jarang di office dan sering ke luar kota bahkan ke luar negeri. Itu bagian dari jualan kok 🙂

    6. Accounting & IT

    Tugas accounting department adalah untuk mencatat seluruh transaksi keuangan yang terjadi, kemudian membuat laporan keuangan mulai dari pemasukan dan pengeluaran suatu perusahaan.

    Selain itu, accounting harus bisa menekan biaya dengan skala prioritas untuk tetap menjaga cashflow perusahaan.

    Dalam formasi accounting ada team IT juga yang bertugas untuk memastikan semua yang berkaitan dengan sistem dan informasi di hotel berjalan dengan baik untuk lancarnya kegiatan operasional.

    Itulah secara general penjelasan tentang manajemen perhotelan. Untuk lebih details akan dibahas masing-masing di tulisan berikutnya.

  • 10 Foto Makanan Aesthetic & Tips Foto Makanan Terlihat Cantik

    10 Foto Makanan Aesthetic & Tips Foto Makanan Terlihat Cantik

    Pernah nggak sih kamu melihat foto makanan aesthetic? Ketika dilihat tampilannya bersih dan sederhana namun terkesan mewah dan cantik.

    Trend saat ini, orang-orang memang cenderung menyukai desain dan tampilan yang minimalis dan punya unsur keindahan (aesthetic).

    Tak terkecuali tampilan makanan, dengan menambahkan keindahan dan seni ternyata foto makanan banyak disukai oleh semua kalangan.

    10 Foto Makanan Aesthetic yang Membuat Mata Terpukau

    Yuk mari simak inspirasi foto makanan yang indah yang bisa kamu pin juga di Pinterest.

    1. Sereal dan Susu

    Foto makanan Aesthetic
    Sereal dan Susu

    Foto sarapan sereal dengan susu, lemon dan madu ini mengambil latar belakang sprei kasur. Meski mager, sarapan tetap aesthetic.

    2. Foto Croffle Aesthetic

    Foto Croffle aesthetic
    Croffle and Berries

    Kombinasi croffle, yogurt, dan blueberry meman tidak ada duanya. kontras cahaya membuatnya semakin bagus difoto.

    3. Green Smoothie

    Foto Smoothies Aesthetic

    Membuat smoothies memang indentik dengan rasa manis. Namun membuat ide baru dengan rasa asam yang segar juga tak ada salahnya. Green smoothies perpaduan antara kiwi, lemon, apel hijau dan blueberry.

    4. Steak

    foto Steak sapi

    Siapa bilang makanan aesthetic harus seputar side dish saja. Main course juga bisa kok dibuat menarik dan punya seni.

    5. Chinken Wings

    Foto chiken wings

    Chiken wings atau sayap ayam bakar yang menggoda selera. Ditambah hiasan daun seledri dan saus, menjadikannya nampak padu.

    6. Salad

    Foto makanan Aesthetic

    Salad biasanya disajikan sebagai makanan pembuka ketika fine dining. Namun beberapa orang menyukainya karena program diet.

    7. Dessert

    Foto makanan aesthetic

    Porsi dessert memang sedikit lebih kecil. namun kesan mewah dan indah tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Perpaduan antara eskrim, blueberry, dan fla.

    8. Strawberry Smoothie

    Foto Stawberry smoothies

    Soal seni dan kecantikan, smootie adalah makanan yang selalu mudah untuk ditampilkan sisi aestheticnya.

    9. Sushi

    Foto makanan aesthetic dan indah

    Sushi adalah makanan khas Jepang yang punya penggermar dari berbagai belahan dunia. Rasanya yang unik dan disajikan dengan seni yang indah. Dapat menggugah selera makan.

    10. Ramen

    Foto Ramen

    Ramen dengan berbagai toping. Dipadukan dengan latar belakang ala industrial. Menguatkan warna dasar makanan karena warna background netral.

    Cara Foto Makanan Aesthetic

    Memfoto makanan memang bukanlah hal sulit untuk dilakukan. Kamu hanya perlu sedikit latihan dan tahu dasar pemotretan.

    Berikut ini adalah beberapa cara agar foto makananmu semakin bagus dan punya nilai keindahan.

    1. Gunakan Porsi Khusus

    Jika kamu mengira bahwa sesi pemotretan makanan dilakukan dengan porsi normal, maka anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

    Semakin sedikit porsi yang ditampilkan, makan akan semakin kuat gambaran yang hendak di bagikan.

    Meski demikian, ada beberapa makanan yang memang cocok ketika ditampilkan dengan porsi ekstra. Contoh saja foto chiken wings di atas.

    Akan sangat kurang menarik ketika hanya 3 potong sayap ayam saja yang ditampilkan.

    2. Hindari Flash Kamera

    Tidak semua makanan yang hendak difoto dalam keadaan kering. Adakalanya makanan seperti ramen yang akan menjadi objek.

    Cahaya akan terpantul dari kuah ketika kamera menggunakan flash light.

    3. Penopang Kamera

    Kamu bisa menggunakan tripod sebagai penopang kamera. Tujuan penggunaan tripod adalah meminimalisir goyangan ketika pengambilan gambar.

    Selain itu, kamu juga akan lebih mudah mengatur sudut pemotretan.

    4. Gunakan Beberapa Angle

    Sudut pengambilan foto punya peran penting terhadap hasil pemotretan. Layaknya gadis-gadis yang sering foto dengan sudut yang itu-itu saja, makanan juga punya sudut yang sangat cocok.

    Jangan lelah untuk terus mencoba.

    5. Kombinasi Warna

    Dari semua hal di atas, kombinasi warna makanan dengan pernak-pernih di sekitarnya sangat berpengaruh terhadap estetika foto makanan tersebut.

    Jika kamu bingung, sebaiknya gunakan kombinasi monochromatic. Warna monochromatic adalah warna yang warna dasarnya tidak jauh berbeda dengan warna object. Kamu bisa mengeceknya di color wheel Canva.

    Berikut ini adalah contoh makanan dengan warna kombinasi monochromatic.

    Foto pancake aesthetic

    Demikianlah beberapa inspirasi cara foto makanan aesthetic. Semua tools untuk melakukan pemotretan tidak harus menggunakan kamera DSLR. Smartphone saat ini sudah lebih dari cukup untuk digunakan sebagao tools Food Photography.

  • 10 Macam Dressing Salad yang Bisa Dibuat di Rumah

    10 Macam Dressing Salad yang Bisa Dibuat di Rumah

    Bagi kamu pencinta Salad, akan terasa bosan jika dressing salad yang dibuat tidak bervariatif. Kabar baiknya, pada artikel ini kamu akan mengetahui macam-macam dressing yang bisa kamu buat di rumah.

    Dressing Salad adalah salah satu komposisi utama dari 4 komponen penyusun salad yang sempurna. Bisa berbentuk cairan, saus, dan cuka.

    Di artikel ini kami merangkum macam-macam resep dressing yang dijamin salad buatanmu berada di level yang berbeda.

    Penasaran? mari cek semua rangkuman yang sudah kami kumpulkan di bawah ini:

    1. French Dressing

    French dressing

    Resep klasik yang disukai semua orang, dibuat dengan minyak dan cuka. Ini adalah dasar yang kuat dari dunia saus salad.

    Untuk membuatnya, kocok 1 sdt mustard Dijon dengan 2 sdm cuka anggur putih, 6 sdm minyak zaitun extra virgin, sedikit gula, garam ,dan merica dalam mangkuk kecil atau kocok bersama dalam stoples selai.

    2. Honey & Mustard

    Honey dan Mustard dressing salad

    Rasa manis dengan sedikit panas, dressing ini adalah kombinasi populer lainnya.

    Untuk membuat dressing yang super segar dengan sedikit rasa manis khas madu ini kamu hanya butuh 5 komposisi kecil yang selalu ada di dapurmu.

    Untuk membuatnya, aduk 2 sdt mustard gandum utuh dengan 2 sdt madu dan jus 1 lemon dalam mangkuk kecil.

    Secara bertahap aduk 6 sdm minyak zaitun extra virgin dan bumbui dengan garam dan merica.

    3. Sesame & Soy

    Sesame & Soy sauce

    Jika kamu mencari rasa pedas dan gurih yang halus, maka saus ala Asia ini sangat ideal.

    Cukup tambahkan 2 sdm kecap asin, 2 sdm minyak wijen panggang, 2 sdm minyak kacang tanah, 1 jeruk nipis, sdt cabai serpih, dan 1 sdt madu ke dalam mangkuk kecil dan aduk rata.

    4. Sherry dan Sultana

    Sultana yang belum keriput dan berair, serta cuka yang manis lembut berpadu dengan apik dalam saus jeruk ini.

    Kocok bersama kulit dan jus 1 jeruk, 4 sdm cuka sherry, dan 6 sdm minyak zaitun extra virgin dalam mangkuk kecil. Bumbui secukupnya lalu masukkan 2 sdm sultana.

    5. Parsley Dressing

    parsley Dressing

    Saus herby ringan dengan sedikit bawang putih ini cocok dengan ikan, salad pasta, atau tabbouleh yang kaya nutrisi.

    Tidak ada yang rumit dalam membuat dressing yang satu ini. Hanya perlu sedikit adukan saja.

    Untuk membuatnya, potong bungkus kecil peterseli lalu tambahkan ke mangkuk kecil dengan 1 sdt mustard Dijon, 1 sdm cuka sherry, 1 siung bawang putih parut, dan 3 sdm minyak zaitun extra virgin.

    6. Caper dan Achovy

    Caper dan Anchovy dressing salad

    Caper adalah salah satu tumbuhan yang sering dijadikan sebagai garnish untuk makanan bergaya mediteranian.

    Mengkombinasikan bawang putih dan ikan teri meciptakan rasa gurih dan asin terbaik. Finishing dengan beberapa tetes cuka anggur merah dan segenggam caper serbaguna.

    Untuk membuatnya, hancurkan 1 siung bawang putih dengan sedikit garam dan 2 fillet ikan teri dalam minyak dalam alu dan lesung. Kocok dalam 2 sdm cuka anggur merah diikuti dengan 6 sdm minyak zaitun extra virgin dan 2 sdm caper.

    7. Jahe dan Wasabi

    Ginger & wasabi Dressing salad

    Tambahkan sedikit panas ke salad standar buatanmu dengan saus jahe pedas ini.

    Untuk membuatnya, parut sepotong jahe seukuran ibu jari ke dalam mangkuk kecil.

    Masukkan 2 sdt pasta wasabi, 6 sdm minyak lobak, dan 1 sdm cuka anggur beras.

    8. Sweet Chili

    Sweet Chili dressing salad

    Orang Indonesia rasanya tidak pernah lepas dari rasa pedas. Oleh karena itu Sweet Chili Dressing Salad ini akan sangat cocok.

    Saus cabai yang manis dan lengket ini menambahkan sedikit citarasa tambahan pada salad setiap salad.

    Kami juga merekomendasikan untuk mencobanya sebagai saus celup atau bumbu manis. Untuk membuatnya, campur 2 sdm saus cabai manis dengan kulit 2 jeruk nipis dan 6 sdm cuka anggur beras dalam mangkuk kecil.

    9. Tahini

    Tahini dressing

    Saus berbahan dasar wijen yang sejuk dan lembut ini cocok dengan salad ala Timur Tengah atau ditaburkan di atas halloumi panggang.

    Untuk membuatnya, aduk 2 sdm tahini dengan jus 1 lemon, garam, merica, dan 6 sdm air dalam mangkuk kecil.

    10. Minty Yogurt

    Minty Yogurt

    Apa yang bisa lebih baik daripada potongan mentimun renyah dan saus mint yang ringan? Untuk membuatnya, cincang kasar bungkus mint dan mentimun.

    Campurkan ke dalam mangkuk dengan 150g yogurt alami, 1 sdm cuka anggur putih, kulit lemon lalu bumbui dengan garam dan merica.

  • A La Carte: Pengertian, Contoh Menu,  Karakteristik, dan Kelebihannya

    A La Carte: Pengertian, Contoh Menu, Karakteristik, dan Kelebihannya

    A la carte adalah istilah sistem penyajian hidangan restoran berbintang dan hotel kelas atas terapkan.

    Mungkin beberapa dari kamu pernah melihat istilah ini pada restoran-restoran cepat saji pasti bertanya-tanya, kenapa restoran cepat saji juga memiliki menu a la carte? Sebenarnya, apa sih arti dari istilah tersebut?

    Berikut penjelasannya:

    Yuk simak penjelasan berikut ini supaya kamu lebih paham dengan istilah a la carte.

    Apa itu A La Carte?

    Ala carte adalah sebuah ungkapan dari Bahasa Perancis yang berarti “according to the card” dalam Bahasa Inggris atau “sesuai dengan kartu” dalam Bahasa Indonesia.

    Maksud dari kata tersebut mengacu kepada menu makanan yang tersedia di restoran. Semua menu tersebut mencakup:

    Pengunjung restoran dengan bebas bisa memilih jenis makanan apa yang mereka inginkan dari menu yang ada di sebuah restoran sesuai dengan selera makanan mereka dan membayar menu yang mereka pilih

    Istilah ini merupakan revolusi dari sistem restoran yang terjadi pada abad ke-19.

    Pada saat itu, setiap restoran hanya akan menawarkan sistem  table d’hĂ´te yang berarti pengunjung hanya dapat menikmati makanan yang sudah mereka tetapkan sebelumnya.

    Menu inilah yang kemudian mereka sajikan untuk semua pengunjung yang hendak mengambil bagian. Tanpa ada pilihan lain selain hidangan yang sudah ada dihadapan pengunjung.

    Menilai dari sistem hidangan table d’hĂ´te sangat tidak efisien dan membuat banyak banyak makanan sisa yang terbuang.

    Akhirnya muncullah sistem a la carte yang menyediakan beragam jenis makanan yang dapat pengunjung pesan sesuai dengan selera makan mereka.

    Menu A La Carte

    Menu A’la Carte: Adalah suatu susunan menu, di mana setiap makanan yang dicantumkan pada daftar makanan tersebut disertai dengan harga tersendiri.

    Karakteristik A La Carte

    1. Menu ini memiliki beragam varian daripada menu table d’hĂ´te yang memiliki banyak tempat untuk menyiapkan makanan daripada menu a la carte.
    2. Menawarkan berbagai macam pilihan makanan dan minuman berdasarkan jenis dan kategori.
    3. Setiap item di menu memiliki narasi kecil di bawah menu makanannya untuk menjelaskan jenis hidangan tersebut.
    4. Koki akan memasak hidangan setelah menerima pesanan makanan dari pramusaji. Sehingga makanan ini dapat tersaji dengan baik dan masih hangat.
    5. Setiap makanan memiliki waktu persiapan yang berbeda-beda.
    6. Harga makanan jauh lebih mahal daripada table d’hĂ´te menu dan membutuhkan banyak tempat dan peralatan dapur yang lebih banyak.
    7. Biasanya, makanan ini menawarkan hidangan musiman yang bervariasi dan mahal.
    8. Semua makanan pembuka, hidangan, salad, dan makanan penutup dapat pelanggan pesan secara terpisah
    9. Hidangan yang kerap menggunakan sistem ini hampir ada di semua jenis usaha makanan dan minuman. Kecuali saat perjamuan, katering penerbangan, katering institusi, dan katering pertemuan lainnya.

    Karena memiliki banyak pilihan makanan dan minuman, terkadang manajemen restoran tidak dapat mengetahui peningkatan pemesanan dari setiap makanan.

    Hal ini membuat industri restoran sulit untuk mengontrol persediaan bahan baku dan memastikan sisa makanan yang terbuat jauh lebih sedikit daripada menu table d’hĂ´te.

    Berikut adalah gaya-gaya menu makanan yang harus kamu ketahui:

    Gaya Menu A La Carte dan Semi A La Carte

    1. Breakfast Menu 

    Hampir semua menu sarapan pagi berasal dari kedua segmen a la carte dan semu a la carte.

    Contoh menu a la carte pada menu sarapan pagi menawarkan jus, buah, sereal, telur, daging, pancake, French toast, waffle, roti, hidangan pendamping, dan minuman. Sedangkan untuk segmen semi biasanya menawarkan varian kombinasi dari makanan.

    Biasanya, menu sarapan memiliki karakteristik seperti berikut ini:

    • Meskipun menu sarapan di tawarkan di banyak restoran kelas atas dan hotel besar, biasanya harga menu sarapan ini lebih mahal. Meskipun begitu, menu sarapan ini menawarkan makanan dengan harga yang wajar.
    • Beberapa hidangan sarapan pagi akan dipersiapkan setelah pemesanan sudah dilakukan.
    • Menu sarapan pagi biasanya memiliki koki yang handal untuk menyediakan makanan secara cepat.
    • Pelayanan gaya Amerika biasanya memiliki pelayan untuk menerima pesanan dan menyajikannya ke meja tamu.

    Contoh Menu A La Carte Breakfast Menu:

    • Jus,
    • Buah,
    • Sereal,
    • Omelette,
    • Waffle.
    1. Luncheon Menu
    A La Carte Adalah

    Tidak seperti menu sarapan pagi, menu makan siang biasanya menawarkan hidangan a la carte dan semi a la carte.

    Dalam seksi makan siang ini, menu hidangan yang biasanya mereka tawarkan adalah hidangan pembuka, salad, sandwich, makanan pembuka, makanan penutup, dan minuman.

    Sedangkan untuk menu hidangan semi adalah makanan pembuka dengan salad, sayur-sayuran, kentang, atau nasi. Berikut adalah karakteristik yang bisa kamu temukan dalam menu makanan siang:

    • Menu makan siang biasanya menawarkan hidangan spesial.
    • Porsi hidangan menu makan siang lebih sedikit.
    • Harga yang tercantum pada menu makan siang lebih bervariasi tergantung dari jenis makanan, sistem operasi hotel atau restoran, dan lokasi hotel atau restoran.
    • Membutuhkan peralatan dapur yang proper karena biasanya menu makan siang ini memiliki banyak metode memasak yang berbeda-beda. Seperti roti, panggang, goreng, dan lain-lainnya.

    Contoh Menu A La Carte Lunch Menu:

    • Sandwich,
    • Pasta,
    • Sup,
    • Salad.
    1. Dinner Menu

    Menu makan malam menyediakan hidangan a la carte dan semi a la carte. Biasanya, menu makan malam menyediakan hidangan pembuka lebih banyak daripada menu makan siang. Negara-negara yang kerap mengikuti sistem ini adalah Amerika, Peranci, dan Rusia.

    Contoh Menu A La Carte Dinner Menu:

    • Steak,
    • Short Ribs,
    • Lasagne,
    • Crab Cakes.
    1. Menu California

    Biasanya, menu ini hanya dapat kamu temukan di restoran-restoran California yang hanya menyediakan hidangan masakan berdasarkan waktu, entah itu makan pagi, makan siang, atau makan malam.

    1. Menu Etnik

    Selanjutnya ada menu etnik yang menawarkan hidangan semi a la carte atau a la carte.

    Menu ini menyediakan hidangan yang berasal dari makanan tradisional dari daerah atau negara tertentu. Rentang harga yang mereka tawarkan cenderung lebih mahal.

    Kelebihan dan Kekurangan A La Carte

    Kekurangan

    1. Pelayanan Lambat

    Sistem ini sangat kurang cocok untuk restoran yang memiliki pengunjung yang ramai. Semakin banyak pelanggan yang memesan menu a la carte, semakin lamban pelayanan restoran untuk memenuhi pesanan para pelanggannya.

    Alhasil, restoran kamu akan mendapatkan keluhan dan komplain dari pengunjung, tentunya hal ini dapat merusak reputasi restoran.

    1. Tim Profesional

    Karena menyediakan makanan dalam banyak jenis, sistem ini memaksa para staf untuk bekerja lebih cepat.

    Mulai dari melayani pemesanan, mengantarkan hidangan, proses memasak, dan lain-lain. Tentunya, pelayanan seperti ini hanya bisa dilakukan oleh tim pramusaji dan koki yang berpengalaman saja.

    Kelebihan

    1. Melayani Pelanggan Dengan Baik

    Salah satu keunggulan atau kelebihan dari sistem ini adalah menawarkan pelayanan yang baik untuk para pelanggan, mulai dari pelanggan datang, memesan makanan, hingga meninggalkan restoran.

    Pelanggan dapat merasakan pelayanan yang istimewa mulai dari saat memilih tempat duduk, memilih hidangan, mengantar makanan, dan pramusaji profesional yang dapat memberikan jawaban dan rekomendasi hidangan terbaik dari semua pertanyaan pelanggan.

    Pelayanan inilah yang membuat pelanggan merasa istimewa. Tentunya, sistem pelayanan ini tidak mungkin mereka dapatkan saat mengunjungi restoran cepat saji atau restoran all you can eat.

    1. Mendapatkan Kesetiaan Pelanggan

    Memiliki pelanggan loyal merupakan sebuah penghargaan bagi setiap industri bisnis. Bagi restoran, salah satu cara untuk mendapatkan hati dari seorang pelanggan adalah cara memperlakukan mereka dengan baik.

    Tentunya, sistem ini merupakan cara dan trik terbaik untuk mendapatkan hati pelanggan dan menciptakan rasa istimewa dan kepuasan pelanggan dari pelayanan restoran.

    Standarisasi Pengaturan Meja

    Hampir semua jenis restoran dan hotel memiliki menu satuan seperti sistem ini, mulai dari tempat kasual hingga tempat makan mewah dengan taplak meja putih yang mewah.

    Selain menu, mereka juga memperhatikan pengaturan meja hidangan supaya tampilan eksterior restoran terlihat lebih mewah.

    Sebenarnya, pengaturan meja ini bertujuan supaya pelayan atau pramusaji dapat mengatur tempat hidangan setiap tamu menjadi lebih teratur dan tertata saat menghidangkan makanan.

    Namun, standar pengaturan meja ini menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap restoran kelas atas.

    Sistem pengaturan meja ini berlaku di setiap jenis usaha restoran dan hotel.

    Selain itu, dengan menerapkan sistem ini, pengunjung dapat menilai pelayanan bisnis restoran jauh lebih baik, sehingga mereka percaya dengan kualitas hidangan dan pelayanan restoran yang akan mereka terima setimpal dengan harga yang mereka bayar.

    Berikut adalah cara membuat pengaturan meja:

    • Letakkan piring utama pada bagian tengah meja dalam posisi terbuka,
    • Letakkan pisau dan garpu di sekitar piring utama,
    • Tempatkan piring pendamping sekitar 5 hingga 6 inci pada sebelah kiri piring utama, dan letakkan pisau pendamping pada bagian atas kanan dan menghadap ke kiri,
    • Posisikan serbet makan di tengah piring utama,
    • Posisikan gelas sekitar 2-3 inci di samping kanan dan beri jarak sekitar 2-3 inci dari ujung garpu.
    Contoh Pengaturan Meja A La Carte

    Contoh Menu A La Carte

    Untuk meningkatkan kualitas pelayanan restoran, setidaknya restoran memiliki sebuah buku menu yang menampilkan hidangan makanan yang tersedia berdasarkan jenis makanan dan kategorinya.

    Berikut adalah contoh buku menu sebagai referensi supaya kamu mengetahui apa saja yang harus ada dalam buku menu.

    Selain menu hidangan yang lengkap, tentunya kamu harus memiliki tampilan buku menu yang menawan dan rapi, sehingga pelanggan dapat membacanya dengan baik.

    1. Contoh Menu A La Carte Indonesian food

    Di Indonesia sendiri sudah banyak yang menerapkan konsep penyajian menu dengan konsep A la carte. Berikut ini adalah salah satunya.

    Contoh Menu A la Carte indonesia
    Contoh menu Ala Carte

    2. Contoh Menu A La Carte Luar Negeri

    Lebih dai 65% restoran di Eropa menerapkan konsep menu A La Carte. Berikut ini adalah salah satu contohnya.

    Contoh Menu A La Carte
    Contoh menu a la carte luar negeri

    Digital Menu

    Cara modern untuk mendigitalkan menu a la carte adalah menggunakan kode QR. Hal yang harus kamu miliki sebelum membuat menu digital ini adalah menu makanan, dokumen menu makanan dalam format PDF atau situs website.

    Kode QR ini menjadi salah satu fitur yang sangat penting ada pada setiap bisnis usaha makanan.

    Selain karena mudah di akses melalui ponsel pintar, restoran dapat meminimalisir penyebaran virus antar pengunjung dan karyawan restoran.

    Kamu hanya perlu membuat kode QR melalui aplikasi online yang tersedia dan kemudian print kode QR, masukkan ke dalam frame foto untuk terlihat lebih cantik, dan letakkan di tengah-tengah meja hidangan dan sekitar restoran.

    Selain berguna untuk menampilkan menu makanan, kode QR juga dapat kamu gunakan sebagai salah satu metode pembayaran dengan mudah.

    Scan Kode QR Menu A La Carte

    Namun, sebaik-baiknya teknologi, pelayanan adalah hal penting yang dicari oleh seorang pelanggan. Ada beberapa orang yang disamping menikmati menu makanan, mereka ingin merasa dilayani dengan baik.

    Meski teknologi digital telah jauh berkembang, namun pelayanan para waiter dan waitress tidaklah terganti.

    Sudah Paham dengan Apa itu ALa Carte?

    Itulah maksud dari istilah a la carte yang harus kamu ketahui. Hotel berbintang dan restoran kelas atas memang menggunakan sistem ini untuk dapat melayani pelanggan mereka dengan lebih.

    Sedangkan untuk restoran cepat saji, istilah ini hanya mereka gunakan dalam pilihan menu saja, tidak dengan pelayanan istimewa yang bisa kamu temukan dan rasakan saat mengunjungi restoran kelas mahal.