French service adalah satu jenis service yang ada di restoran dan cukup familiar di dunia food and beverage. Secara spesifik french service ini biasanya diaplikasikan di restaurant-restaurant dengan konsep luxury dan mewah.
Ciri khas dari pelayanan french service ini adalah pramusaji yang bertugas akan meracik dan mengolah makanan di depan tamu langsung.
Jadi akan menampilkan kesan bahwa chef sedang melakukan atraksi di depan pelanggan restoran.
Pengertian French Service
French service adalah salah satu jenis pelayanan dimana semua menu akan dihidangkan, dimasak, pengaturan porsi, dan disajikan di depan tamunya langsung.
Dalam teknik ini biasanya akan dibantu dengan menggunakan Gueridon Table. Yang mana ini merupakan sebuah meja yang bisa di dorong dan telah dilengkapi dengan peralatan memasak.
Pelayanan ala perancis ini bisa dibilang cukup mewah dan biasanya dipakai oleh restaurant yang berkelas atau Fine Dining Restaurant.
Pramusaji yang bertugas biasanya sebanyak 2 orang plus beberapa orang lagi untuk melayani minumannya.
Pramusaji senior disebut Chef De Rang dan untuk junior disebut Commis De Rang. Sementara untuk yang bertugas di minuman biasanya disebut Sommelier.
Saat pelaksanaan french service tersebut akan di lakukan semacam atraksi makanan / showing the food agar menarik perhatian tamu. Showing de food bisa di lakukan dengan cara menambahkan minuman berakohol kedalam makanan, setelah itu di sulut dengan api.
Tetapi yang harus digaris bawahi adalah atraksi ini membutuhkan pramusaji yang cukup profesional dalam pengerjaanya.
Tugas Chef De Rang
Menerima tamu dan mencarikan meja sesuai dengan keinginan tamu, hal ini dilakukan apabila greeter dan head waiter sedang tidak ada
Taking order
Menyajikan minuman.
Memasak/meracik makanan diatas meja kecil (gueridon’) dihadapan tamu
Menyampaikan bill
Tugas Commis De Rang
Menerima pesanan dari chef de rang, mengirim dan memesan makanan langsung ke dapur
Mengambil makanan dari dapur, membawa ke ruang makan dan mengatur diatas gueridon
Makanan disajikan dari dapur ke gueridon’ untuk segera di finishing
Gueridon dilengkapi dengan taplak khusus, alat pemanas, alat masak (flambee rechaut) serta cutting board. Ketinggian gueridon harus sama dengan meja tamu
Makanan yang telah disiapkan didapur, dan setelah sampai ke restaurant akan di finishing di atas meja gueridon (dipotong-potong, dipisahkan dari tulang, di flambee, dibuat saucenya, dll). Ini semua dilakukan oleh Chef De Rang
Hidangan appetizer seperti soup disajikan diddalam soup tureen dan diletakkan pada alat penamas diatas gueridon
Pemindahan soup dari soup tureenke soup cup harus dilakukan dengan menggunakan soup ladle
Terakhir, semua penyajian dan finishing makanan dilakukan diatas meja gueridon langsung dihadapan tamu, dan dibawa ke meja tamu oleh chef de rang.
Buffet adalah salah satu penyajian menu makanan yang di hidangkan di atas meja dengan susunan yang rapi.
Tamu yang datang tinggal mengambilnya saja sesuai dengan selera mereka.
Pernah menghadiri sebuah pesta resepsi pernikahan?
Itu dia salah satu contoh buffet service atau di Indonesia kita mengenal dengan nama “prasmanan”.
Ada berbagai pilihan hidangan makanan yang disajikan pada menu Buffet, mulai dari hidangan pembuka (appetizer), hidangan utama (main course) sampai hidangan penutup (dessert).
Penyajian hidangan sistem buffet ini biasanya bisa kita temui pada restoran kelas menengah atas atau hotel berbintang karena memang terbilang lumayan praktis.
Bagi kamu yang mungkin belum paham lebih jauh apa itu buffet service mari kita bahas.
Pengertian Buffet
Kita sudah bahas di atas bahwa secara umum definisi buffet adalah salah satu sistem penyajian makanan secara prasmanan.
Yang dihidangkan dalam mangkuk, nampan atau tempat makan lain yang disusun secara rapi dan menarik di atas meja buffet panjang berdasarkan kelompoknya.
Menu dari makanan buffet ini umumnya beraneka macam dan merupakan kombinasi dari makanan panas, dingin, baik hidangan pembuka, makanan berat, maupun makanan penutup.
Dalam sebuah restoran atau acara jamuan misalnya, makan dengan konsep buffet service, biasanya ada seorang pramusaji yang ditugaskan untuk melayani tamu.
Tidak hanya itu, mereka juga yang akan menginformasikan jika ada makanan yang perlu di isi ulang.
Para pramusaji ini biasanya berdiri di belakang meja buffet selama acara berlangsung.
Kelebihan sistem buffet service ini adalah tamu tidak perlu menunggu terlalu lama. Juga dari pihak restaurant atau hotel tidak perlu banyak tenaga waiters atau waitress untuk bertugas disana.
Tentunya ketika akan memilih buffet service sebagai sistem pelayanan dalam sebuah event, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pihak hotel atau restaurant. Apa saja?
Kebersihan meja buffet
Ini menjadi poin penting karena menyangkut tentang kebersihan. Sebaiknya memang waiter/waitress yang bertugas harus rajin-rajin mengecek kebersihan dari meja buffet ini.
Apakah ada saus / kecap bahkan sambal yang tercecer tidak sengaja yang di jatuhkan oleh tamu.
Apakah ada lalat yang berkeliaran di sekitar meja, ini sangat penting di perhatikan untuk memberikan nuansa bersih atau steril ke tamu yang akan datang untuk mengambil makanan. Kebersihan meja buffet adalah hal mutlak yang harus di cek.
Menu Buffet
Seperti penjelasan di atas, pastikan menu-menu yang dihidangkan di meja buffet tidak ada yang kosong atau menipis.
Waiters yang bertugas wajib keliling untuk mengecek menu mana yang sudah mulai menipis dan perlu diisi ulang.
Perlengkapan Alat Saji
Biasanya yang sering terjadi adalah ada saja satu atau dua perlengkapan yang kurang.
Misalnya, Sendok sayur yang di gabung dengan sendok daging karena kurangnya perlengkapan.
Pastikan sebelum acara semua menu sudah ada alat saji dan perlengkapan lainya. Ini penting untuk menghindari kesan ketidaksiapan panitia.
Pengaturan Letak Menu
Penataan menu yang cantik dan menarik kabarnya bisa membuat tamu semakin ingin mencicipi menu-menu yang ada di meja buffet.
Jadi alangkah baiknya tidak menaruh sembarangan setiap makanan yang ada.
Jenis-jenis Buffet
Buffet dibagi menjadi beberapa kelompok hidangan berdasarkan dari masing-masing aspek, secara umum sebagai berikut :
1. Berdasarkan asal Negara dan Makanan Khas
Hidangan buffet bisa saja bervariasi. Salah satunya adalah berdasarkan negara. Berikut ini adalah beberapa penyajian buffet berdasarkan negara dan makanan khasnya
Chinesse Buffet
Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa jenis prasmanan ini yang menghidangkan makanan-makanan khas dari negeri China serta Tionghoa, dengan ciri khas menonjol adalah rasanya yang segar, banyak hidangan seafood dan berbagai jenis sayur.
Penyajian dari chinese buffet ini biasanya dalam jumlah yang besar lengkap jadi para tamu bisa mengambil nasi dan lauk pauk yang disukai yang telah diletakkan di meja buffet.
American Buffets
American Buffet merupakan jenis prasmanan yang menghidangkan makanan-makanan khas Negara Amerika yang mana banyak menggunakan olahan kentang, ayam, serta bahan-bahan lain sesuai dengan lidah orang Amerika.
Awalnya, sistem penyajian American buffet ini digunakan oleh pengusaha di Las Vegas yang mana saat itu mereka menyediakan aneka makanan low cost seperti daging iris tipis dan salad untuk para tamu yang datang.
Indian Buffet
Siapa yang tidak familiar dengan Indian Buffet?
Jenis prasmanan ini tentu saja menyajikan makanan khas Negara India termasuk juga dengan bahan dan bumbu-bumbunya yang sangat khas.
Disamping itu, India sudah sejak lama dikenal karena memiliki tradisi makan bersama dengan banyak piring-piring makanan yang tersaji yang sangat identik dengan sistem buffet.
Pizza Buffet
Jenis buffet ini banyak dihidangkan di Amerika dan Eropa sehingga para tamu bisa dengan bebas memilih pizza yang disukai.
Pizza buffet merupakan jenis prasmanan yang menyajikan berbagai macam olahan pizza dalam meja hidang panjang.
Selain itu, sebagai makanan pelengkap biasanya turut dihidangkan olahan seperti sup, salad, dan juga pasta yang diolah dengan rempah khas Italia.
Sushi Buffet
Last but not least, Sushi Buffets. Dari namanyan ini adalah jenis prasmanan yang menyediakan berbagai makanan khas Negara Jepang tidak terkecuali berbagai macam Sushi.
Umumnya, makanan ini akan disajikan secara cantik dalam piring-piring kecil berwarna gelap dalam meja panjang.
Tapi tidak jarang pula di berbagai restoran terkenal yang menyediakan sushi buffet ada chef di belakang meja yang secara llive mempertontonkan keahliannya dalam menciptakakan hidangan sushi yang lezat.
2. Berdasarkan Bagaimana Cara Penyajiannya
Simple Buffet
Simple buffet merupakan jenis prasmanan yang menyajikan beraneka macam makanan dan minuman di atas meja saji besar dan para tamu nanti bisa mengambil sendiri makanan yang mereka suka.
Buffet ini biasanya sangat cocok untuk acara jamuan makan ataupun resepsi pernikahan
Station Type Buffet
Hampir sama dengan simple buffet tapi bedanya hanya masih ada beberapa orang staf, koki atau bartender yang bertugas untuk melayani sajian atau minuman di luar hidangan utama.
Buffet jenis ini masih banyak di terapkan pada restoran hotel-hotel berbintang untuk menambah nilai pelayanan yang diberikan kepada para tamunya.
Modified Deluxe Buffet
Sama halnya dengan buffet lainnya namun yang membedakan adalah pada setiap meja makan tamu sudah dilengkapi dengan peralatan makan seperti sendok, pisau dan garpu.
Selain itu untuk makanan penutup atau dessert dan minumannya biasanya akan langsung disajikan oleh pelayan ke meja makan.
Jadi, ini merupakan perpaduan prasmanan tapi tetap mendapatkan pelayanan dari pramusaji.
Deluxe Buffet
Prasmanan ini menyajikan makanan di meja besar panjang, tapi untuk hidangan pembuka atau appetizernya (biasanya salad dan sup) akan dihidangkan pramusaji langsung di meja makan.
Jadi, tamu undangan ke meja buffet untuk mengambil hidangan utama setelah menyantap hidangan pembuka.
Etika Mengambil Menu Buffet
Nah sebagai tamu atau undangan yang akan mengambil makanan di meja buffet, ternyata ada etikanya lho.
Menurut thespruce.com ini dia etika saat ada di meja buffet di restaurant atau di pesta :
Berkelilinglah terlebih dahulu untuk sekedar melihat jenis makanan yang disajikan, tentunya agar kita bisa memilih makanan yang akan diambil.
Jangan pernah menyerobot antrean walaupun orang di depan kita orang terlihat masih ragu dengan pilihannya.
Kalau kamu masih ragu ingin mengambil makanan yang mana, jangan masuk antrean dulu. Lebih baik pilih dulu, baru ikut antrean.
Jangan pernah menyentuh makanan yang disajikan dengan jari seolah ingin mencicipi
Jangan penuhi piringmu dengan semua makanan yang dipilih.
Ketika mengambil makanan dan kamu ingin batuk atau bersin, jauhkan tubuhmu dari meja saji makanan.
Jika kamu sudah duduk di meja dan kemudian ingin kembali mengambil makanan di buffet, letakkan serbetmu pada kursi untuk memberi tahu bahwa kamu masih kembali.
Sebagian besar restoran memiliki aturan tidak memperbolehkan tamu untuk membawa pulang sisa makanan. Jadi kalau bisa jangan dibungkus ya, makanannya.
Bekerja di kitchen tidak akan jauh-jauh dari masak memasak.
Nah tulisan kali ini akan mengulas beberapa teknik memasak yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.
Apa aja? Yuk simak selengkapnya di artikel berikut ini!
1. Boiling (rebus)
Boiling adalah teknik memasak bahan makanan dalam cairan sampai titik didih mencapai 100oC.
Cairan yang dipakai bisa berupa air, kaldu, santan atau susu.
Merebus berlangsung dalam tiga step yakni nucleate, transition, dan film boiling sesuai temperatur perebusan yang bertingkat dari temperatur panas yang rendah sampai temperatur panas tinggi.
Nucleate boiling adalah karakteristik perebusan yang baru dimulai serta mulai terlihat gelembung air di atas.
Film boiling adalah proses yang terjadi sepanjang proses perebusan mengalami penguapan, selanjutnya sumber panas distop secara tiba-tiba. Susunan uap yang ada di permukaan cairan diberi nama film boiling.
Transition boiling adalah perebusan yang tidak konstan, ini timbul karena temperatur perebusan diubah di antara temperatur maksimal (nucleation) dan minimun (film boiling).
Beberapa hal yang penting yang harus diperhatikan saat lakukan teknik boiling:
1. Cairan harus mendidih
tujuan utama teknik boiling adalah merebus, supaya bahan makanan yang terebus betul-betul matang dan bersih jadi harus menggunakan cairan yang sudah mendidih untuk hasil maksimal.
2.Alat rebus sesuai jumlah bahan makanan
Memasak supaya lebih efisien dan efektif oleh karena itu gunakan alat seperlunya sesuai keperluan memasak.
3.Alat perebus harus ditutup supaya mengehemat energi
Ini pemikiran simpel, bila sedang merebus suatu hal memang seharusnya alat perebus ditutup dengan tujuan bahan yang direbus cepat mendidih. Lebih menghemat waktu, bahan untuk merebus.
4. Buih permukaan hasil dari rebus harus dibuang
Buih merupakan hasil rebus dari bahan makan tersebut.
Nah, yang ada dipermukaan, perlu dibuang karena itu bisa saja sejumlah hal seperti kuman yang menguap dari hasil rebusan.
Ini tentu mempengaruhi kualitas makanan.
2. Blanching (blansir)
Blanching adalah teknik memasak dengan merebus sayuran atau buah ke dalam air yang sudah mendidih secara cepat.
Blanching kerap dipakai pada proses persiapan (preparing) bahan makanan (sayur atau buah) yang akan diproses lebih lanjut menjadi makanan lain.
Bahan makanan yang diblanch ditempatkan ke air mendidih sepanjang 1-2 menit.
3. Steaming (mengukus)
Steaming adalah teknik mengolah bahan makanan dengan uap air mendidih.
Steam adalah proses memasak lembap/basah, dengan panas dari uap air atau dikenal dengan istilah mengukus.
Alat pengukus (steamer) terbagi dalam beberapa panci yang diatur ke atas secara berlapis-lapis.
Panci paling bawah berisi air, panci yang disusun di atasnya berlubang untuk memberikan peluang uap air masuk lewat beberapa lubang tersebut
4. Braising (merebus dalam cairan sedikit)
Braising berasal dari bahasa Perancis ‘braiser’ artinya teknik memasak dengan pemanasan lembab/basah (moist heat).
Step awalnya, proses pengolahan dengan teknik ini diawali dengan memakar (searing) atau memanggang (roasting) bahan makanan sampai permukaan atasnya berwarna coklat.
Kemudian, diberi cairan selanjutnya diolah dengan temperatur rendah di panci tertutup (direbus) atau diober dalam pan yang tertutup.
5. Simmering (merebus dengan titik bawah api kecil)
Simmering adalah teknik mengolah makanan dalam cairan panas yang dijaga di titik didih air yakni rata-rata pada temperatur 100oC (2120F).
Untuk menjaga temperatur air tetap berada di status stabil, kecilkan api di saat gelembung air mulai terjadi pada awal air akan mendidih.
Awalnya simmering bisa dimulai pada temperatur sekitaran 90oC. Simmering tergolong teknik boiling, tapi api yang dipakai untuk merebus kecil dan baik karena proses mengolah yang berjalan semakin lama.
Biasanya Simmering Diperlukan dalam proses memasak kaldum bakso, sayur dan lauk pauk.
6. Poaching (merebus di bawah titik didih 80oC-90oC)
Poaching ada di antara simmering dan boiling yaitu proses merebus bahan makanan yang dilaksanakan dengan perlahan-lahan.
Api yang dipakai untuk teknik ini berpanas sedang, maka dari itu gelembung air perebus kecil-kecil.
Teknik mengolah bahan makanan dalam bahan cair dengan api yang kecil (92oC-96oC).
Dengan jumlah yang tidak banyak atau hanya menutupi bahan makanan yang direbus.
7. Pressure Cooking
Merupakan sistem memasak di dalam panci yang ditutup rapat dan terkunci hingga tidak ada udara atau cairan yang bisa keluar.
Titik didih air meningkat bersamaan dengan kenaikan penekanan udara di panci.
Penekanan memenuhi ruangan alat perebus sampai panas melewati titik didih 100oC.
8. Stewing (menggulai)
Teknik pemrosesan bahan makanan padat yang diolah di air atau berbasiskan cairan. Hampir sama dengan simmering dan dihidangkan tanpa dikeringkan.
Stewing adalah memproses makanan dengan cairan berbumbu, memakai api sedang dan kerap diaduk-aduk.
Cairan yang dapat dipakai yakni susu, santan, dan kaldu.
9. Frying
Metode mengolah makanan dalam minyak atau lemak. Dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan menggoreng.
Secara kimiawi, minyak dan lemak adalah sama, bedanya berada di titik leleh. Temperatur penggorengan yang bagus yakni 175oC-190oC.
Bergantung pada kekentalan dan type makanan yang dimasak.
10. Deep Frying
Merupakan sistem mengolah bahan makanan dengan memakai minyak yang banyak, hingga bahan makanan itu betul-betul terendam minyak.
Deep frying dikelompokkan ke metode memasak kering, karena tidak ada air yang dipakai pada proses mengolah itu. Sistem ini dipakai untuk memperoleh hasil penggorengan yang maksimal.
11. Sauteing
Sauteing adalah sistem mengolah makanan dengan memakai sedikit minyak atau lemak.
Tipe minyak atau lemak yang bisa dipakai pada proses sauteing yakni minyak zaitun, margarin, dll.
12. Stir frying
Sistem menggoreng cepat pada suhu yang sangat tinggi. Memakai sedikit minyak dengan alat wajan yang cukup dalam.
Istilah stir menunjukkan jika makanan harus distir (digerakkan atau dibalik-balik) terus-menerus untuk menahan makanan itu gosong.
13. Shallow Frying
Shallow frying merupakan sistem memasak makanan dengan jumlah sedikit, dengan lemak atau minyak yang dipanaskan lebih dulu dalam pan dangkal (shallow pan) atau ceper.
Jumlah lemak yang dipakai untuk menggoreng cuma sedikit yakni bisa memendam sekitaran 1/3 sisi makanan yang dimasak.
14. Pan Frying
Tergolong teknik mengolah dengan memakai minyak goreng, tapi minyak yang dipakai semakin sedikit dibanding deep frying.
Istilah ini lebih pas diaplikasikan pada teknik menggoreng yang memakai pan (pan penggoreng).
Sistem ini memakai penghantar panas sedang, mempunyai tujuan untuk menjaga kelembapan makanan.
15. Baking
Teknik mengolah makanan dengan panas kering oleh konveksi (penghantar) uap udara panas dalam oven.
Beberapa oven lokal memakai dua komponen pemanas, yakni satu ada di bawah untuk baking dan satu ada di atas untuk broiling.
Energi panas dalam oven tidak sentuh makanan langsung, tetapi lewat udara panas yang disalurkan dari celah-celah oven.
16. Grilling
Sistem mengolah makanan yang mengikutsertakan panas langsung. Sumber panas yang umum dipakai yakni arang kayu, listrik, dan gas.
17. Roasting
Merupakan sistem memasak dengan memakai panas kering, dari nyala api yang terbuka, oven, atau sumber panas yang lain.
Roasting dengan pemanasan kering dalam oven diberi nama baking.
Demikianlan apa yang dimaksud dengan Boiling, dan teknik-teknik memasak lainnya. Semoga bermanfaat.
Sesuai fungsinya, seorang leader atau manager tentunya tugas utamanya menjalankan fungi manajemen seperti perencanaan, mengorganisir, melakukan eksekusi, dan controlling yang berkaitan dengan bar seperti :
Membuat strategi penjualan bar untuk meraih target yang di berikan perusahaan
Membuat laporan sales setiap bulan
Memastikan operational di bar sudah berjalan sesuai dengan SOP
Memeriksa log book, jika ada informasi atau pesan penting
Memvalidasi daftar requisition untuk stock beverage, perishable, groceries, dll.
Mengantar beverage sales, presensi serta daftar requisition ke F & B Manager untuk proses validasi termasuk juga transvered serta broken report dan sebagainya.
Memeriksa persediaan peanuts, criping serta stok minuman. Jika persediaan menipis maka harus segera mengajukan permintaan gudang (Hal ini biasanya dibantu oleh Bartender karena dialah secara langsung menggunakannya untuk melayani tamu.)
Memeriksa kebersihan serta kerapian ruangan, begitu juga dengan kebersihan dan kerapian anak buah (personal appearance).
Memeriksa persiapan-persiapan lainnya yang dipergunakan dalam operation, seperti kebersihan dan kelengkapan serta jumlah yang cukup dari masing-masing item.
Memeriksa kebersihan dan kelengkapan bar di beberapa outlet.
Mengadakan briefing dengan seluruh staff.
Setiap minggu mendampingi Cost Control mengadakan inventarisasi.
Appraisal staff setiap 6 bulan sekali
Melaporkan masalah-masalah yang terjadi kepada FBM
Ketika bar sedang beroperasi :
Mengawasi jalannya pelayanan dan operation sudah sesuai dengan SOP perusahaan secara keseluruhan
Memembantu welcoming tamu yang datang.
Bar Manager harus mampu memberikan motivasi serta dorongan kerja kepada anak buah, dan tetap menjaga hubungan baik dengan departemen lain.
Tugas Bar Captain / Supervisor
Tentunya supervisor merupakan tangan kedua dari seorang manager. Jadi ketika manager sedang tidak ada di area, bar supervisor lah yang bertanggung jawab atas kelancaran seluruh kegiatan di bar team. Secara umum tugas bar supervisor
Membut jadwal kerja bulanan untuk semua team bar
Memberikan tugas pada Bartender ke outlet-outlet.
Memberikan briefing, pengarahan dan pelatihan, baik kepada semua tim di bar
Memerintahkan kepada bartender atau bar waiter/ess untuk mengerjakan tugas-tugas sampingan (side duties).
Memeriksa stok minuman, garnish, peanuts dan sebagainya.
Memeriksa drink list, kerapian meja kursi serta persiapan-persiapan yang telah dikerjakan oleh bartender dan bar waiter/ess
Menampung dan menyelesaikan masalah yang dihadapi bartender dan bar water/ess.
Ketika Bar sedang beroperasi :
Welcoming para tamu dengan ramah dan sopan, mengantarkan dan mencarikan tempat duduk yang sesuai.
Menawarkan/menyarankan serta mengambil pesanan minuman dari para tamu
Senantiasa menjaga kelancaran service.
Dalam keadaan sibuk membantu Bartender membuat cocktail dan
membantu Bar Waiter menyajikan minuman untuk para tamu; dan sebagainya
Ketika bar tutup
Mengadakan evaluasi tentang kinerja sebelumnya
Mencatat hasil penjualan dan membuat laporan.
Memberikan briefing jika di perlukan
Saat mau pulang, melakukan pemeriksaan apakah keadaan ruangan telah bersih dan rapi, pintu-pintu sudah dikunci, dan lain sebagainya.
Seperti yang kita tahu bartender adalah seseorang yang bertugas dalam hal membuat , meramu dan meracik minuman.
Selain itu ini dia tugas-tugas seorag bartender :
Membersihkan area bar terutama pada bagian-bagian yang belum dibersihkan housekeeping.
Mengelap meja, kursi, counter serta botol-botol minuman.
Mengambil bermacam-macam minuman, groceries dan perishable dari
gudang untuk menggantikan barang-barang yang sudah terjual maupun untuk menambah stok pada saat menjelang peak hour
Mengambil barang-barang/supplies yang persediaannya kurang dari
steward, seperti mudler, coaster, olive-pick, paper napkin, straw, serta gelas-gelas.
Menyiapkan wellcome drink untuk tamu-tamu yang check-in hari itu,baik untuk tamu VIP, tamu biasa, tamu rombongan maupun tamu yang datang secara individual.
Menyiapkan fresh lime juice untuk campuran cocktail maupun sliced lemon untuk garnish dan sebagainya.
Menyiapkan dan mengatur alat-alat untuk operation, meliputi shaker,jigger, cocktail strainer, funnel, bar knife, can opener, cork screw, bottle opener, ice spoon, ice tongs, wine basket, dan sebagainya
Menyiapkan condiment seperti tabasco dan lea & perrins sauce syrup, angustura bitter, fresh eggs dan sebagainya, termasuk cherry, olive, salt & pepper (garam dan merica)
Menyediakan potato chips, cassava chips, peanuts dan sebagainya
Menyiapkan bir, soft drink, white wine di tempat dingin dalam jumlah yang cukup
Ketika bar sedang beroperasi
Membuat cocktail pesanan tamu sesuai standar resep dan ukuran yang telah ditetapkan.
Selalu menjaga kerapian dan kebersihan tempat kerja.
Selalu rapi dalam penampilan, sopan, ramah dan menjaga hubungan baik dengan para tamu dan sebagainya.
Ketika bar tutup
Menyimpan alat-alat ke tempat semula setelah dibersihkan, dan dikeringkan secara keseluruhan
Mengumpulkan botol-botol kosong serta menyimpannya di sempat yang telah ditentukan
Mengatur kembali botol-botol minuman di tempat penyimpanan
Merapikan dan membersihkan counter dari rumah-rumah makanan untuk menghindari bahaya tikus atau serangga lainnya,
Melaporkan kepada Bar Supervisor apabila mendapatkan hambatan masalah waktu operation.
Tugas bar waiter / ess
Tugas Waiter dan Waitress adalah bersama-sama membersihkan dan menjaga kebersihan ruangan bar, counter, meja, kursi dan sebagainya.
Membantu Bartender mengambil macam-macam minuman dari gudang, perishable (lemon, eggs), barang-barang groceries seperti juices, peanut, potato & cassava chips, condiment, syrup, sugar dan lain sebagainya.
Set up meja bar dengan cocktail paper napkin yang telah dilipat dandiatur rapi dalam paper napkin stand, ashtray, drink list, tend cards dan vas bunga
Membantu Bartender menyiapkan gelas-gelas bersih, potato chips, peanuts, dan sebagainya.
Mengatur-merapikan letak meja-kursi, dan sebagainya.
Ketika bar sedang beroperasi
Menyambut tamu dengan ramah dan sopan
Mempersilahkan tamu duduk
Mencatat pesanan minuman dari tamu
Menyajikan minuman yang telah dibuat dan disiapkan Bartender kepada tamu dengan ramah, luwes dan sopan.
Tampil rapi, bersih dan senantiasa menjaga hubungan yang baik dengan para tamu.
Ketika bar tutup
Bersama-sama dengan team lain membersihkan dan merapikan tata letak meja dan kelengkapan lain
Mengumpulkan gelas -gelas kotor dan botol
Menginformasikan ke FB Supervisor jika ada hambatan tentang kinerja di hari tersebut.
Itulah secara general struktur organisasi bar dan dan tugasnya masing-masing.
Referensi: Bar, Minuman , dan Pelayanannya – H. Marsum Widjojo Atmodjo, SE
Salah satu rahasia masakan hotel dan restoran yang enak tentunya harus memiliki bahan fresh serta peralatan masak memadai. Tanpa adanya kedua bahan tersebut tentunya akan mengurangi cita rasa makanan. Pada umumnya peralatan masak disebut kitchen equipment.
Peralatan masak pada dasarnya memiliki banyak macam-macamnya. Peralatan tersebut mulai untuk mengolah makanan mentah hingga siap hidangan. Macam-macam peralatan masak tentunya penting untuk Anda ketahui. Hal itu bertujuan tidak menurunkan cita rasa makanan.
Jika Anda tertarik mengenal lebih jauh apa itu peralatan masak beserta macam-macamnya, artikel ini akan membahas secara lebih rinci. Mungkin sebagian besar peralatan masak ini sudah sangat familiar di telinga semua orang. Sebagian lainnya belum banyak diketahui.
Apa itu Kitchen Equipment Beserta Fungsinya
Kitchen equipment adalah berbagai peralatan yang ada pada dapur yang digunakan untuk membuat masakan atau hidangan. Biasanya peralatan masak secara lengkap ini biasa ada pada restoran ataupun hotel. Fungsi kitchen equipment sendiri digunakan untuk memasak.
Lebih lanjut berikut ini adalah karakteristik kitchen equipment beserta macam-macamnya yang harus diketahui. Peralatan dapur hotel secara lengkap ini sebagian besar belum diketahui oleh semua kalangan. Jadi, memang sangat penting untuk Anda ketahui lebih rinci.
1. Oven
Bagi Anda yang hobi memasak, contoh dari peralatan masak ini mungkin tidak asing lagi di telinga. Oven sendiri merupakan sebuah mesin pemanggang yang berbentuk tungku pemanggang. Peralatan dapur yang satu ini berfungsi untuk membuat kue.
Oven pada rumahan biasanya berbentuk minimalis dengan bentuk persegi. Pintu pada oven ini berwarna transparan. Adanya alat putar di samping benda ini berfungsi untuk mengatur suhu dan waktu.
Anda bisa memanfaatkan oven untuk membuat kue, roti, casserole, hingga makanan lainnya. Cara penggunaannya juga terbilang sangat mudah.
Kompor masak menjadi salah satu komponen utama untuk memasak berbagai masakan. Perlu diketahui, kompor masak sudah mengalami banyak perubahan. Anda bisa melihatnya pada sejarah perkembangan kompor.
Seperti yang diketahui banyak orang, dahulu semua manusia hanya bisa menggunakan api saja untuk memasak. Namun, seiring perkembangan zaman, kompor sudah banyak digunakan oleh semua kalangan. Adanya kompor memudahkan seseorang memasak berbagai masakan.
Salah satu contoh hot kitchen equipment adalah deep fryer. Alat yang satu ini mungkin sudah banyak ditemukan pada berbagai restoran siap saji.
Biasanya restoran menggunakan alat ini untuk memasak kentang atau ayam goreng krispi yang memanfaatkan teknik memasak deep frying.
Alat yang satu ini tentunya sangat berbeda dengan wajan. Deep fryer dapat menggoreng berbagai masakan dengan matang yang sempurna. Penggorengan ini pada dasarnya berbentuk persegi.
Cara menggunakan alat ini terbilang sangat mudah. Anda hanya perlu merendam bahan masakan di minyak panas. Dengan cara tersebut Anda tidak perlu repot membolak balik makanan untuk mendapatkan matang sempurna.
4. Kompor Industri
Peralatan yang tergolong kitchen equipment adalah kompor industri. Mungkin peralatan yang satu ini belum banyak diketahui semua kalangan.
Adanya kompor ini berfungsi untuk memasak masakan di restoran ataupun hotel pada umumnya.
Hal yang membedakan kompor industrial dengan kompor lainnya terletak pada pengaturan suhu.
Pengaturan tersebut terdiri dari low, hight, dan high pressure. Tentunya pengaturan suhu ini memudahkan koki dalam menciptakan masakan dengan cita rasa terbaik.
5. Bain Marie
Tidak kalah penting dari alat lainnya, bain marie juga menjadi salah satu peralatan masak. Bain marie pada dasarnya berbahan stainless. Mungkin alat yang satu ini tidak terlalu familiar bagi semua orang.
Namun, perlu diketahui, bain marie biasanya terdapat pada dapur hotel dan restoran. Alat yang satu ini berfungsi untuk menghangatkan makanan yang sudah dibuat sebelumnya.
Umumnya makanan yang sudah lama didiamkan akan menjadi dingin. Maka dari itu, adanya bain marie memudahkan Anda untuk menghangatkan makanan.
6. Worktable
Selain kitchen equipment list yang telah dijelaskan sebelumnya, worktable merupakan alat penting ketika memasak. Kegiatan memasak juga memerlukan meja untuk memudahkan aktivitas memasak.
Adanya working table memudahkan seseorang dalam memotong bahan hingga menguleni adonan.
Namun, perlu diingat jika Anda berminat memiliki alat ini, ketahanan meja menjadi faktor utama. Dengan adanya alat ini akan memudahkan seseorang mengolah makanan.
7. Noodle Boiler
Noodle boiler adalah salah satu alat yang digunakan untuk merebus mie. Peralatan yang satu ini banyak ditemukan di berbagai restoran ramen. Biasanya noodle boiler digunakan pada restoran Jepang, Korea, hingga India.
Selain merebus mie, Anda juga bisa membuat kuah mie dengan mudah dan cepat. Pada dasarnya alat ini memiliki lubang yang berfungsi untuk menyaring mie. Jadi, Anda tidak perlu repot lagi untuk memisahkan mie dengan kuahnya.
8. Lemari Pendingin / Kulkas
Peralatan masak ini mungkin sudah banyak ditemukan setiap tempat. Kulkas pada dasarnya memiliki banyak sekali manfaat. Salah satu manfaat yang biasa digunakan yakni menyimpan berbagai bahan masakan.
Tidak hanya itu saja, kulkas dirancang berbentuk persegi panjang. Setiap tempat tentunya memiliki besaran kulkas berbeda-beda. biasanya pada rumah, ukuran kulkas lebih kecil dibanding dengan restoran.
Namun, berbeda dengan kulkas di hotel. Umumnya kulkas di hotel berbentuk ruangan dapur yang dipenuhi dengan suhu dingin. Hal ini membuktikan bahwa tiap kulkas memiliki ukuran yang berbeda-beda.
9. Wastafel / Kitchen Sink
Contoh dari kitchen equipment adalah kitchen sink. Tanpa adanya peralatan ini tentu memasak menjadi lebih merepotkan. Ada banyak manfaat penting dari wastafel. Manfaat tersebut dimulai dari mencuci bahan makanan hingga dekorasi dapur semata.
Perlu diketahui, biasanya wastafel untuk mencuci bahan masakan terpisah dari dapur. Akan tetapi, terdapat wastafel untuk mencuci tangan yang menyatu dengan dapur. Oleh karena itu, sangat penting Anda untuk membedakan keduanya.
10. Rice Cooker
Mungkin sebagian besar orang sudah memiliki peralatan ini. Biasanya rice cooker kerap disebut dengan magic com. Peralatan ini berfungsi untuk memasak nasi. Bentuk dari rice cooker sangat beragam.
Bentuk tersebut bisa kecil hingga besar. Tidak hanya itu saja, alat ini sangat cocok untuk Anda sebagai anak kos. Untuk rice cooker besar sendiri biasanya digunakan ketika prasmanan.
11. Dishwasher
Saat ini mungkin dishwasher sudah digunakan banyak orang. Dishwasher sendiri merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mencuci piring, sendok, garpu, hingga gelas.
Pada bagian peralatan ini terdapat rak yang berfungsi untuk menaruh peralatan makan.
Dengan adanya dishwasher Anda tidak perlu repot lagi mencuci peralatan makan dengan menggosokkannya. Cukup taruh peralatan makan ke dalam alat tersebut, maka secara otomatis peralatan makan akan bersih dengan sendirinya.
12. Meat Slicer & Meat Grinder
Meat Slicer dan Meet Grinder adalah alat untuk menggiling dan menghancurkan daging (meat grinder) dan memotong/mengiris daging (meat slicer).
Meat grinder digunakan untuk menhaluskkan daging hingga digunakan seperti membuat bakso, beef dan sebagainya.
Sedangkan meat slicer, berfungsi sebagai alat untuk memotong suatu objek seperti daging, sayur ataupun roti dengan menghasilkan ketebalan yang sama dan presisi. Bahan bakar dari tenaga ini menggunakan listrik.
13. Exhaust Hood
Exhaust Hood berasal dari kata bahasa Inggris. Jika diterjemahkan Exhaust Hood memiliki arti sungkup udara. Pada dasarnya alat ini terdiri dari komponen kipas angin.
Letak alat ini biasanya terletak tepat di atas kompor. Terkadang exhaust hood berbentuk seperti cerobong ataupun berbentuk datar. Fungsi dari peralatan ini juga digunakan untuk menyedot uap ketika sedang beraktivitas memasak.
14. Kabinet Penyimpanan
Setiap dapur umumnya memiliki cabinet penyimpanan. Kegunaan dari kabinet penyimpanan bisa digunakan dalam hal apapun.
Perlu diketahui, terdapat dua jenis kabinet penyimpanan. Kedua jenis tersebut berupa lemari cabinet meja dan dinding.
Fungsi dari kabinet penyimpanan sendiri biasanya digunakan untuk menyimpan segala bahan makanan dan alat masak. Dengan adanya alat ini, koki tidak perlu repot berlarian mengambil bahan makanan.
15. Salamander
Nama peralatan masak selanjutnya yakni salamander. Perlu diketahui, salamander adalah sebuah peralatan masak yang memiliki bentuk persegi dengan berbahan bakar lava rock. Alasan penggunaan bahan bakar lava rock dikarenakan lebih hemat dan rendah.
Fungsi umum adanya salamander yakni sebagai penyempurnaan hasil pembakaran makanan. Adanya salamander juga berguna menambah warna makanan menjadi lebih rupawan.
16. Griddles
Griddles adalah pelat datar yang terbuat dari besi, baja tahan karat, atau aluminium, yang mentransfer panas ke makanan. Wajan rentan terhadap kehilangan panas saat pelat sebagian tidak digunakan.
Biasanya digunakan untuk menyiapkan makanan sarapan seperti telur dadar, telur orak-arik, roti, sandwich, burger, dan pancake.
Dan juga, sisa minyak perlu dibersihkan sesekali dari permukaan untuk mencegah penempaan. Dalam kasus wajan baja, karamelisasi terjadi jika permukaannya tidak dijaga kebersihannya. Wajan permukaan teflon lebih awet dan efisien.
17. Pans and Cooking Spoons
Ada berbagai macam panci, panci, dan sendok yang digunakan untuk memasak.
Wajan − Bergantung pada jenis memasak, juru masak memilih panci. Panci berfungsi untuk menggoreng dangkal, merebus, dan menumis.
Panci – Panci digunakan untuk memasak dan menyiapkan kaldu. Mereka umumnya disertai dengan tutup. Steamer digunakan untuk menyiapkan makanan yang dikukus seperti nasi, momo, dan idlis (pangsit nasi empuk). Ada dua varian – dangkal dan dalam.
Sendok − Sendok membantu memeriksa kekentalan cairan, kelembutan padatan, mengaduk, dan membalik makanan di dalam panci dan wajan. Berbagai sendok yang digunakan selama memasak adalah skimmer, turner, masher, ladle, fork-spoon, dan utility spoon.
18. Kettles
Kettle digunakan untuk memasak, menghangatkan, dan menyimpan makanan. Mereka adalah dua pot berlapis – satu di dalam yang lain dengan celah di antaranya untuk uap.
Mereka biasanya berjaket, agitator dimiringkan untuk tampilan dan penanganan makanan yang lebih baik.
Kettle juga memiliki katup pelepasan produk yang menyediakan pemindahan produk ketel yang efisien ke area servis tanpa merusak bahan makanan yang halus.
19. Mixer
Mixer adalah salah satu kitchen eqipment yang sering ditemui di rumah-rumah. Berfungsi sebagai pengaduk atau pencampur adonan.
Mixer memiliki aksesoris yakni:
Pengocok datar − Menumbuk dan mengocok makanan dengan konsistensi sedang seperti kentang rebus.
Wire whipper − whipping cream, telur, es dan makanan ringan lainnya yang mengandung udara. Ia bekerja dengan kecepatan tinggi.
Lengan adonan − Menangani bahan berat dan besar seperti adonan roti dengan kecepatan rendah.
20. Plate Warmer
Dapat mengeringkan sebanyak 1800 piring per jam dan menghilangkan kemungkinan kontaminasi yang disebabkan oleh metode pengeringan konvensional.
Alat ini juga adalah melakukan pencucian piring dengan cepat. Itu juga membuat partikel organik mikro mengendap untuk waktu yang lama.
Penutup
Nah, itulah beberapa penjelasan dari peralatan memasak dari segi pengertian hingga macam-macamnya. Tentunya beberapa penjelasan ini sangat penting untuk Anda ketahui. Hal tersebut bertujuan agar dapat membedakan alat masak beserta fungsinya.
Penataan meja hidang pada sebuah rumah makan maupun hotel dan restoran seringkali disebut sebagai table set up. Hal ini sangat erat hubungannya dengan table setting. Table sit up itu sendiri mempunyai beberapa jenis maupun model sesuai kebutuhan.
Contohnya untuk makan pagi atau breakfast, makan siang (lunch) maupun makan malam (dinner). Bagi orang yang bekerja di bidang tersebut, maka harus paham secara betul bagaimana tata cara penataan meja yang baik dan benar.
Semakin banyak bintang yang dimiliki oleh sebuah hotel, maka akan semakin profesioanl juga cara kerjanya. Oleh karena itu, wajr saja jika sebuah hotel tidak akan sembarang memilih orang yang nantinya dijadikan sebagai pegawai.
Apa Itu Table Set Up?
Table set up adalah serangkaian kegiatan menutup maupun menata meja hidang dengan menggunakan segala jenis perlengkapan yang disediakan. Contohnya seperti silverware, Cinaware, Glasswere clean and maupun table accessories secara rapi.
Untuk set up table tersebut harus benar-benar diperhatikan dengan sebaik mungkin agar tamu yang datang bisa merasakan pelayanan yang memuaskan dan profesional.
Tujuan Penataan Meja
Penataan meja atau table set up tentu saja bukan tanpa alasan dan tujuan. Perlu diketahui sebelumnya bahwa tujuan dari penataan meja ini yaitu sebagai penunjang penampilan yang ada di sebuah restoran.
Selain itu juga bisa memberikan kesan yang lebih menarik bagi konsumen atau tamu yang datang ke restoran. Tidak hanya itu saja, penataan meja yang bagus juga bertujuan untuk memperindah dekorasi di sebuah restoran. Terutama di meja makan sebelum tamu tersebut menikmati hidangan.
Sementara pengaturan peralatan makan yang sudah disediakan ini memiliki fungsi agar lebih mempermudah tamu dalam mengambil jenis makanan sesuai yang diinginkan. Restoran yang ternama sudah dipastikan akan memberikan pelayanan yang terbaik termasuk penyajian makanan.
Alasan inilah yang menjadikan para waitress harus mengetahui dengan baik perihal bagaimana prosedur penataan meja yang baik dan benar. Penataan meja tersebut bisa memberikan penilaian tersendiri seberapa profesional sebuah restoran tersebut.
Ada beberapa fungsi penataan meja yang membuat alasan mengapa penataan meja hidang ini sangat dibutuhkan. Sehingga fungsi maupun tujuan yang dilakukan dari penataan yaitu seperti berikut:
Supaya lebih mempermudah pengambilan makanan sesuai jenis makanan yang diinginkan.
Supaya para konsumen dapat menikmati dekorasi meja makan sebelum memutuskan untuk menyantap hidangan.
Berguna untuk mempercantik tatanan meja makan.
Sebagai strategi restoran yang berguna untuk menarik konsumen.
Jenis Penataan Meja
Sesuai ilmu yang ada di table set up, terdapat tiga permodalan cara untuk menata meja makan yang perlu dilakukan oleh sebuah restoran maupun hotel berbintang. Berikut ini jenis penataan meja yang dimaksud, seperti:
1. Basic Table Setting
Jenis penataan yang pertama ini pada biasanya digunakan ketika menghidangkan makanan pembuka. Artinya bahwa makanan yang disajikan bukanlah makanan inti.
2. StKamur Table Setting
Penataan dari meja jenis stKamur ini secara umum digunakan ketika penyajian menu sarapan, makan siang maupun makan malam. sementara hal yang membedakan antara jenis penataan stKamur dan basic yaitu terlihat dari segi penambahan sendok.
3. Elaborate Table Setting
Untuk jenis elaborator table set up ini pada biasanya digunakan sebagai penghidang makanan yang lengkap ketika jamuan ke negaraan maupun pada saat menjamu tamu penting.
Untuk melakukan table setup, pada dasarnya terdapat pedoman yang harus diketahui. Khususnya bagi waiters yang bekerja di sebuah hotel atau restoran. Berikut ini daftar pedoman yang sebaiknya dipahami dengan sebaik mungkin:
1. Pedoman Dasar
Pedoman dasar untuk penataan meja ini bisa dilakukan melalui beberapa langkah yang akan dijelaskan di bawah ini:
Seluruh penataan makan akan diletakkan 2 cm dari tepi meja, terkecuali piso dessert dan juga water Goblet.
Seluruh jenis pisau diletakkan pada sebelah kanan piring hidang dan di bagian tajamnya mengarah ke bagian dalam, terkecuali butter speater dan pisau dessert.
Seluruh sendok diletakkan pada sebelah kanan piring hidang pada posisi terbuka. Terkecuali sendok sup dan sendok dessert.
Seluruh garpu diletakkan pada sebelah kiri piring hidang dan posisinya terbuka, terkecuali Oyster dan garpu dessert.
Peralatan makan yang digunakan pertama kalinya diletakkan di bagian paling luar.
Cover garpu dan pisau diletakkan di bagian depan kursi dan berikan jarak seukuran piring bidang di antara keduanya penataan.
2. Taplak Meja
Terdapat beberapa tahapan yang harus Kamu lakukan ketika ingin menata taplak meja, di antaranya seperti berikut:
Pastikan terlebih dahulu bahwa kursi dan meja berada dalam posisi yang benar. Hal ini dalam keadaan yang kokoh kuat untuk menahan beban yang ada di atasnya.
Silakan atur posisi meja maupun kursi menggunakan jarak yang sesuai agar lebih memudahkan penataan.
Ambil tumpukan multon yang ada di side board maupun waba ke meja makan.
Letakkan di kursi pada posisi bermotif di atas.
Silakan pasang taplak meja atau multon.
Lalu pasang slip cloth, lalu rapikan.
Silakan lipat napkin, kemudian letakkan di depan kursi pada bagian paling tengah.
Pastikan bahwa napkin terpasang di atas meja.
Selesai.
3. Penataan Meja Secara Kompleks
Langkah-langkah table set up secara kompleks bisa Kamu lakukan dengan cara mengikuti langkah-langkah berikut:
Kamu dapat meletakkan semua table aksesoris yang dibutuhkan. Namun dengan ketentuan vas bunga diletakkan pada bagian paling tengah meja serta dijadikan sebagai patokan peletakan aksesoris meja lainnya. Sementara nomor meja diletakkan pada bagian menghadap ke pintu utama supaya mudah dilihat.
Silakan meletakkan show plate di bagian tengah meja dengan jarak 2 cm dari tepi meja.
Lalu Letakkan cutlery dan silverware dimulai dari dinner Knife dan dinner fork sehingga dinerklife ini berada di posisi bagian tengah sisi kanan show plate.
Sementara mata pisau mengarah ke dalam jarak antara keduanya, paling tidak 2 cm. Hal ini sebesar 1 piring.
Hidangan dinner fork berada di sebelah kiri show plate dan hal ini sejajar dengan dinner knife. Sehingga dari kedua alat tersebut menjadi dasar peletakan alat makan yang lainnya.
Perlengkapan silverware dapat diletakkan sesuai dengan pedoman yang ada.
Silverware jenis garpu dapat diletakkan pada sebelah kiri, terkecuali jenis silverware yang tidak mempunyai pasangan.
Silakan letakkan water Goblet 2 cm dari atas dinner knife.
Apabila water Goblet diikuti glasswine, otomatis peletakannya ada di bawah water Goblet yang mana posisinya harus sejajar membentuk sudut 45° dari tepi meja butter plate dan bread diletakkan pada sebelah kiri garpu paling ujung dengan jarak 3 cm.
Langkah terakhir tinggal meletakkan snapkin di bagian atas show plate.
Table set up harus dalam kondisi yang bersih, rapi dan juga siap dipakai. Sehingga bisa disimpulkan bahwa table setting harus memberikan kenyamanan dan daya tarik tersendiri bagi setiap tamu yang makan di restoran tersebut.
Di dunia ini memang banyak sekali jenis pekerjaan yang sebenarnya sudah pernah dilihat namun tidak paham dengan namanya. Salah satunya adalah Steward.
Steward adalah salah satu istilah yang digunakan untuk seseorang yang bekerja pada industri hospitality dan transportasi.
Dalam artikel ini kita akan mengulasnya agak sedikit dalam. Supaya kamu punya pemahaman yang bagus mengenai profesi ini.
Yuk simak selengkapnya di artikel berikut ini.
Pengertian Steward
Merujuk pada Cambridge dictionary, setidaknya ada dua Industri yang menggunakan Istilah Steward. Berikut ini terjemahannya.
Steward adalah:
Orang yang mengurusi semua urusan penumpang sebuah moda transportasi. Baik itu Kapal, Pesawat, dan Kereta. Tidak hanya itu, mereka juga bertugas membawakan makanan kepada penumpang. Kalau dalam bahasa umum dalam dunia penerbangan disebut sebagai flight attendant.
Orang yang bertanggung jawab terhadap suplai makanan sebuah club, restoran, hotel dan industri sejenis lainnya. Dalam dunia perhotelan, steward lebih umum dikenal dengan Butler.
Tugas dan Tanggung Jawab Steward
Nah karena berbagai sumber menunjukkan bahwa tugas dan tanggung jawab steward lebih condong kepada seseorang yang bekerja pada restoran dan bar.
Maka deskripsi mengenai pekerjaan Steward di bidang food & beverage.
Berikut ini adalah tugas dan pekerjaan utama Steward.
Menyambut pelanggan, dan jika perlu, mengonfirmasi dan menerima reservasi
Mengantar tamu ke meja
Menjawab panggilan telepon dan memberikan informasi dasar tentang reservasi, ketersediaan, jam buka dan layanan restoran
Mempersiapkan tamu dengan membersihkan dan mengatur meja
Menyiapkan dekorasi musiman, lilin, atau taplak meja
Membantu tamu dengan menyediakan menu; menjaga menu tetap bersih dan rapi
Menyajikan air untuk tamu dan mengisi ulang gelas minuman sesuai kebutuhan
Menempatkan dan mengganti peralatan perak sesuai kebutuhan
Mengantarkan minuman dari bartender
Menyimpan staf menunggu yang melayani stasiun dengan serbet, peralatan, nampan, bumbu, dan wadah garam dan merica
Mengarahkan tamu ke toilet atau keluar sesuai kebutuhan
Membersihkan meja saat tamu menyelesaikan makanan mereka dan menyiapkan meja untuk tamu berikutnya
Mengikuti dan memelihara semua prosedur sanitasi dan keselamatan
Membantu membersihkan, membuka/menutup tugas, dan tugas lainnya sesuai kebutuhan
Tugas tambahan mungkin termasuk membantu staf dapur dengan menyiapkan salad, makanan pembuka, atau makanan penutup; menambahkan hiasan atau dekorasi pada makanan.
Kitchen Steward
Di bagian kitchen atau dapur, masih ada lagi satu profesi yaitu seorang Kitchen Steward. Berikut ini adalah gambaran tugas dan pekerjaan seorang kitchen steward.
Memastikan dapur bersih, terawat, dan teratur setiap saat.
Menjaga lantai tetap kering dan bersih setiap saat.
Mengoperasikan mesin cuci panci dan menjaga lingkungan kerja yang higienis sesuai dengan peraturan kebersihan dan standar perusahaan.
Patuhi semua pedoman sanitasi.
Membantu Koki dan Server jika diperlukan.
Mengumpulkan dan membuang sampah dari semua area operasi mengikuti prosedur yang ditetapkan.
Buang limbah sesuai standar hotel dan otoritas dan Patuhi pedoman daur ulang.
Pastikan area tempat sampah tetap bersih dan rapi.
Lakukan pembersihan umum seperti yang diarahkan termasuk menyapu, mengepel, mencuci, mengosongkan tempat sampah dan kotak memastikan penempatan di wadah yang benar
Membersihkan dan mensterilkan panci, wajan, peralatan makan, dan peralatan kecil lainnya yang secara rutin digunakan di dapur mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
Membersihkan dan merawat lantai dan dinding di dapur dan area cuci piring dengan mengikuti prosedur standar.
Membersihkan dan mensanitasi piring dan peralatan servis terkait dengan mengikuti prosedur yang ditetapkan.
Membersihkan peralatan besar seperti yang ditugaskan, mengikuti prosedur yang ditetapkan.
Secara konsisten mematuhi informasi SDS (Lembar Data Keselamatan) terkait penggunaan bahan kimia yang benar dan aman di tempat kerja.
Pengetahuan dan kemampuan mengoperasikan mesin cuci piring industri.
Pastikan semua peralatan bersih dan berfungsi dengan baik.
Nah kira-kira begitulah jobdesk untuk seorang steward yang bekerja di dunia F&B. Lantas berapa sih gajinya? Yuk simak.
Berapa Gaji Steward?
Menurut beberapa sumber, bekerja di industri Food and Beverage memang punya potensi karir yang menggiurkan.
Tapi…
Kamu wajib kerja di luar negeri.
Kalau di Indonesia, profesi ini belum cukup dipandang oleh banyak orang.
Dan sampai saat ini gaji steward berada di kisaran UMR masing masing kota.
Misal kamu bekerja di sebuah restoran di Jakarta, maka kemungkinan Gaji yang akan diterima berkisar pada angka 4,4 Juta.
Namun apabila kamu bekerja sebagai steward di Amerika, maka menurut sumber terpercaya Talent.com, Gaji steward berkisar USD $29.250 per tahun untuk non pengalaman.
Dengan kurs rupiah Rp.14.000 maka gaji per tahun mencapai Rp 409 juta. Sedangkan untuk level yang lebih berpengalaman, Akan mendapatkan gaji di kisaran USD $ 49.997.
Jika dirupiahkan sama dengan Rp 700 juta.
Angka yang sangat fantastis bukan?
Jika kamu tertarik, maka kamu mesti punya kemampuan bahasa Inggris yang cukup memadahi.
Demikian artikel seputar Apa itu Steward dan tugas tugasnya. Semoga Membantu…
Tugas Chef dan Mitos Keliru Soal Chef – Menjadi seorang chef sudah tentu menjadi impian terbesar bagi beberapa orang.
Apalagi saat ini belakangan salah satu ajang pencarian khusus di bidang chef banyak di gemari penonton di Indonesia.
Menggunakan apron dan bisa masak berbagai menu makanan sepertinya akan menjadi sesuatu yang menarik. Tapi apakah memang menjadi chef seindah acara-acara di TV?
Menjadi chef yang handal memang tidak segampang dan seindah acara-acara reality show di TV. Profesi pekerjaan ini membutuhkan dedikasi tinggi untuk mengimplementasikan prakteknya di dunia kerja.
Menjadi seorang chef harus benar-benar mempelajari teknik dasar dalam memasak, paham dengan budaya kerja di dapur dan yang tidak kalah penting harus kreatif menciptakan ide-ide baru pada setiap menu yang dia sajikan.
Tugas Chef
Tidak terkecuali di hotel, chef adalah ikon restaurant dari sebuah hotel. Representasi dari menu-menu yang di sajikan dalam menu list yang di baca tamu. Dibalik itu semua secara umum tugas chef di hotel adalah sebagai berikut :
1. Menu Planning dan Food Cost
Membeli produk local yang segar dan layak dan seminim mungkin tetapi dapat diganti secara regular periodic untuk memastikan kebutuhan tamu dalam mendapatkan berbacam variasi item makanan
Mengamati perencanaan menu dan berpikir untuk mengolah produk yang tidak terkonsumsi secara seksama dengan dilandasi kebersihan dan kelayakan makanan tersebut.
Memeriksa kembali menu, menganalisa resep dan dapat memperkirakan makanan, biaya-biaya sumberdaya manusia dan memberikan harga jual yang tepat.
Menentukan pngaturan porsi makanan agar biaya dapat terkontrol.
Dapat melihat dan mencoba produk yang layak dikarenakan kebutuhan pasar dalam menentukan harga dan produk.
Menjaga tingkat produksi keuntungan berdasarkan perkiraan.
2. Food Preparation dan Production
Bertanggung jawab terhadap perencanaan tahunan bisnis F&B, tujuan pelaksanaan divisi kitchen yang mempunyai efek tehadap tujuan bisnis serta kebutuhan sumberdaya manusianya.
Memastikan kebutuhan resep secara akurat, melakukan perubahan sesuai dengan kebutuhan, dan spesifikasi bahan-bahan.
Secara seksama dapat memilih hanya makanan layak dan segar yang dapat disiapkan.
Mengontrol setiap cook dan menugaskan mereka dalam berhemat dan melakukan pengolahan makanan dengan waktu yang tepat.
Membantu menganalisa dan mengamati aktifitas dan persaingan restoran, bar, banquet di hotel lain.
Mengamati pengolahan penyiapan makanan dam pengolahan masak, ukuran porsi yang telah ditentukan dan hiasan penunjangnya serta memastikan makanan disiapkan dengan prosedur yang telah ditentukan.
Sangat sensitive terhadap kualitas rasa makanan dan minuman diseluruh outlet dan mengikuti permintaan pasar juga secara kualitas kritikal.
Dapat memperkirakan kebutuhan konsumsi makanan, bahan-bahan pokok dan permintaan barang
Merencanakan sajian kusus dan mengembangkan resep yang baru.
Menjaga tingkat kebersihan, selalu mencapai nutrisi serta sanitasi yang ditentukan.
Bertanggung jawab penuh terhadap seluruh pengolahan makanan di kitchen.
Membantu tim menejemen disetiap outlet ( Manager retoran & bar serta manager banquet) dalam menyiapkan dan menjalankan perencanaan strategi penjualan.
Memeriksa barang-barang / bahan-bahan pokok yang masuk, serta memastikan jumlah yang masuk sesuai yang dipesan, dan memindahkan bahan tersebut ke setiap dapur yang membutuhkan. Kehilangan dan penyusutun harus terkontrol.
Memastikan secara konsisten seluruh kualitas standar makanan yang diolah dan item mengacu kepada standar resep.
Memelihara dan menjaga hubungan yang baik terhadap tamu dan dapat menangani keluhan, permintaan dan keinginan tamu terhadap makanan, minuman dan pelayanan.
Meluangkan waktu di outlet F&B (pada saat sibuk) untuk memastikan operasional dalam keadaan baik dan staff menjalankan pelayanan dengan baik. Berinteraksi kepada tamu untuk memastikan setiap kepuasannya.
Menyiapkan dan secara teratur dapat mencatat biaya-biaya yang keluar di departement F&B dan bekerjasama dengan F&B manager untuk memastikan perubahan target yang lebih serta menurunkan biaya – biaya.
Mengamati dan mengatur penghitungan barang-banrang F&B yang hilang dan rusak melalui Chief Steward.Dan mengambil tindakan secepatnya untuk menekan angka kehilangan barang-barang F&B.
Cukup banyak bukan tugas chef? Selain itu banyak juga mitos-mitos soal chef yang beredar di masyarakat yang bisa di katakan mungkin tidak 100 % benar. Apa saja?
Mitos Keliru Soal Chef
Tugas Chef adalah Memasak
Chef berasal dari bahasa Perancis yang berarti kepala.
Nah dari kata ini sebenarnya tugas chef sejatinya bukan memasak. Tetapi sebagai seorang kepala di dapur.
Memimpin dan mengarahkan semua tim kitchen.
Seperti yang kita bahas di atas, chef tugasnya bukan sepenuhnya memasak tetapi lebih ke strategi dan controlling di departemen kitchen.
Chef Bisa Masak Semua Makanan
Siapa yang berpikiran seperti ini? Padahal sama dengan dokter, chef juga ada spesialisasinya. Kita tahu seorang chef lihai dalam makanan western seperti steak, pasta dan lain-lain.
Tapi bisa saja chef yang jago masak makanan Perancis tidak ahli dalam masakan Jepang. Ingat, ada spesialisasinya lhoo.
Semua Yang Memasak Adalah Chef
Nah ini juga sering salah kaprah. Sekali lagi tugas chef adalah sebagai leader di kitchen, chef hanya masak pas momen tertentu saja.
Jadi jika di kitchen kamu melihat ada orang wara wiri berseragam putih, itu ga semuanya executive chef ya. Bisa saja sous chef, chef de partie, cook, dll. Ini akan kita bahas di materi selanjutnya.
Gaji Chef
Dikutip dari cekaja.com, Henry Bloem selaku Presiden Indonesian Chef Association( ICA) mengatakan untuk executive chef gaji chef di bedakan atas 2 hal yaitu :
Untuk Expatriat di kisaran USD 50.000 – 60.000 atau 650 juta-780 juta rupiah/tahun
Untuk Lokal sekitar USD 30.000 – 35.000 atau sekitar 390 juta-455 juta rupiah/tahun
Pengertian bar menurut wikipedia adalah tempat atau counter yang menyediakan minuman seperti beer, wine , liquer, dan cocktails untuk diminum di tempat.
Seperti yang kita tahu memang bar adalah salah satu tempat yang digunakan oleh sebagian orang untuk menikmati segarnya minuman-minuman alkohol.
Atau bahkan sekedar duduk santai menghilangkan penat diiringi dengan musik didalamnya.
Walau pada faktanya, tidak semua minuman yang ada di Bar mengandung alkohol.
Sejarah Bar
Banyak sumber mengatakan kalau kata bar berasal dari kata barrier yang berarti penghalang.
Maksudnya, kalau para tamu yang tiba untuk sekedar membeli serta menikmati minuman dengan petugas peramu/pencampur minuman (bartender) dibatasi oleh sesuatu penghalang yang umum dikenal dengan bar counter.
Sehingga para tamu tidak leluasa masuk ke tempat petugas.
Makna counter sendiri merupakan meja penghalang yang menghalangi 2 ruangan, artinya ruangan dimana petugas bar bekerja dengan ruangan tempat para tamu duduk santai sembari menikmati minuman yang disuguhkan.
Sebutan bar mula-mula diketahui di Amerika Utara pada abad XVI. Saat ini sebutan itu jadi popular diseluruh dunia.
Jenis-jenis Bar yang Ada di Dunia
Jadi menurut buku yang dibuat oleh H. Marsum Widjojo Atmodjo, SE dengan judul “Bar, Minuman dan Pelayanannya” mengatakan ada 10 macam bar di yaitu:
1. Tavern
Sebuah model kuno yang masih digunakan oleh perusahaan yang menyediakan minuman beralkohol. Nah ini biasanya di tempat kediaman atau lingkungan industri
2. Night Club
Adalah sebuah tempat baik itu di luar maupun di dalam hotel yang diorganisasikan secara komersil.
Makanan mewah dan minuman yang mengandung alkohol biasanya di sajikan di tempat ini.
Selain itu juga biasanya ada dekorasi dan yang paling penting ada musik elektrik untuk pelengkap menikmati kehidupan malam.
3. Pool Side Bar
Sesuai namanya bar jenis ini biasanya ada di area kolam renang dan menyajikan makanan ringan seperti snack, burger, sandwich dan minuman yang kadar alkoholnya tidak terlalu tingi.
4. Expresso Bar
Bar yang satu ini berada di kawasan pelabuhan udara ataupun laut. Biasanya menjual minuman yang lebih condong ke arah kopi dan es krim.
5. Restaurant dan Bar
Pada umumnya berlokasi di kota-kota metropolitan. Dengan peralatan yang lebih lengkap dan mewah. Ada piano , bas dan gitar untuk mengiringi tamu menikmati makanan mereka. Persediaan minumannya cukup lengkap terutama wine dan champagne.
6. American Bar
Lebih kecil dari bar & restaurant dengan segalam macam minuman di sediakan.
Pada dasarnya sering dikunjungi oleh orang-orang asing yang sedang melakukan perjalanan keliling dunia. Banyak yang suka dansa di tempat ini.
7. Main Bar
Bar utama dengan area sendiri. Biasanya lokasinya di ruang tertutup dan di layani oleh waiter atau waitress bahkan bartender juga.
Para staff bar ini bisa ngobrol langsung dengan tamu secara akrab. Settingannya lebih romantis dengan penerangan sengaja di buat gelap sambil diiiringi musik.
8. Cocktail Lounge
Biasanya juga dikenal dengan nama Lounge Bar. Tempatnya luas dan memanjang . Areanya lebih nyaman daripada bar biasa . Para tamu di layani petugas bar. Hampir mirip dengan main bar.
9. Portable Bar
Nah kalau bar yang satu ini cukup praktis dan bisa di pindah kemana-mana seperti garden party, room cocktail party, barbeque dan lain-lain.
10. Home Bar (Private Bar)
Terakhir ini adalah bar nya para sultan atau orang kaya. Jadi kalau kamu punya temen orang kaya dan dirumahnya banyak minuman beralkohol itulah yang dinamkan home bar.
Jadi itulah pengertian bar dan jenis-jenisnya secara umum. Kamu pengen kerja di bar yang mana?