Author: Farrah Afsheena

  • HRD Hotel: Pengertian, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

    HRD Hotel: Pengertian, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

    HRD hotel adalah salah satu jenis pekerjaan yang di minati oleh banyak orang. Seperti yang kita tau HRD adalah sebuah divisi vital di sebuah organisasi atau perusahaan.

    Karena HRD inilah yang bertanggung jawab tentang pengelolaan sumber daya manusia.

    Seorang HR atau SDM memliki fungsi untuk melakukan pemeliharaan, peningkatan, dan menganalisa kinerja masing-masing karyawan untuk mencapai goal dari perusahaan tersebut.

    Sama halnya di dunia perhotelan seorang HR memliki tanggung jawab terhadap semua staf.

    HRD harus memastikan setiap staff bisa memberikan service yang berkualitas pada setiap tamu yang datang. Sehingga berkontribusi yang maksimal untuk hotel tersebut.

    Job Description HRD

    Menurut I Nyoman Gede Widiana, S.Sos, M.Si selaku Director of Human Resource Capella Ubud, Bali (#1 Hotel and Resort di Indonesia, #1 Hotel and Resort di Asia dan #1 Hotel and Resort di Dunia  oleh Travel + Leisure),

    Secara umum lingkup kerja departemen HR di hotel bisa di bagi menjadi 4 bagian diantaranya:

    • Recruitment,
    • Retention,
    • Training,
    • General Affair.

    Untuk lebih jelasnya, lanjut membaca mengenai masing-masing fungsi dan bagiannya di bawah ini.

    Baca juga: Cara Menjawab Pertanyaan Interview di Hotel

    1. Recruitment

    HRD bertugas melakukan rekrutment karyawan

    Ini adalah fase awal dari proses bagaimana calon karyawan tersebut bisa bergabung pada sebuah organisasi.

    Pak Widi begitu beliau biasanya di sapa mengatakan fase paling penting bagi HRD untuk mencari right man to the right place.

    Kenapa paling penting?

    Karena jika HRD salah merekrut kandidat, maka dampak untuk organisasi dalam hal ini hotel akan besar (budget lost).

    Mulai dari dimana iklan job vacancy di pasang, menyeleksi lamaran-lamaran yang masuk. Kemudian bisa mengikuti online assesment seperti psikologi test, English test, dan hard skill test lainnya.

    Semua hal yang dilakukan di atas tentu berkaitan dengan posisi yang dilamar,

    Tahapan-tahapan tersebut tentunya akan butuh waktu yang tidak sebentar sampai akhirnya kandidat bisa melanjutkan ke tahap interview dan offering letter.

    Oleh karena itu, HRD dituntut untuk dapat menyelenggarakan proses rekrutmen dengan cepat, dan mendapatkan kandidat yang tepat agar perusahaan tetap dalam kondisi stabil. Baik dalam segi operasional maupun anggaran.

    Selanjutnya kandidat yang lulus akan menerima offering letter sebagai tanda kandidat secara resmi masuk menjadi bagian dari perusaan tersebut.

    2. Retention

    Retention adalah bagaimana usaha sebuah perusahaan untuk tetap mempertahankan karyawan-karyawan berkualitas untuk tetap loyal di suatu perusahaan.

    Meminimalisir turnover staff adalah salah satu bagian dari key performance indikator (KPI) dari HR Departemen.

    Artinya, jika karyawan silih berganti dengan cepat, maka performa departem SDM dinilai kurang baik.

    Jadi ketika proses dealing dengan kandidat, kompensasi dan benefit harus benar-benar di jelaskan dengan detail serta bagaimana career path nya jika bekerja di sana.

    Selain itu yang tidak kalah penting appresiasi untuk mereka-mereka yang sudah berkontribusi secara maksimal juga wajib diberikan.

    Baca Juga: Calon Hotelier? Sebelum Memutuskan, Kamu Wajib Mengetahui Skill ini

    3. Training & Development

    Pak Widi yang sudah terjun di dunia human resources dari tahun 1999 menambahkan program training di dunia perhotelan itu sangat penting.

    Hotel adalah bisnis hospitality atau keramah-tamahan. Jadi basic-basic training tentang bagaimana memberikan service yang excellent ke setiap tamu yang datang itu wajib di ikuti.

    Selain itu program training dan development di hotel tentunya akan memberikan pengaruh besar untuk perkembangan karir setiap karyawan.

    4. General Affair

    Nah untuk fungsi HR yang satu ini berkaitan dengan external relation seperti disnaker, BPJS dan institusi pemerintahan lainnya.

    Selain itu juga menjadi person in charge untuk hotel dengan masyarakat di area sekitar juga menjadi salah satu tanggung jawab HR departemen.

    Pak Widi sendiri sampai saat ini sudah 21 tahun berkarir di HR Department dari Training Manager sampai Director of Human Resource sekarang.

    Di Capella Ubud, untuk menjalankan fungsi HR secara maksimal beliau dibantu oleh seorang HR Coordinator dan Chief Security.

    Menurutnya , jadi HRD hotel itu adalah pekerjanyaan yang menyenangkan karena bisa menyelami karakter orang dengan behaviour yang beda-beda. Selain itu juga kadang-kadang jadi tempat curhat karyawan.

    Jadi sudah tau kan tugas HRD di hotel apa saja?

    Jika masih ada yang belum jelas, silahkan tulis di kolom komentar ya, kami akan segera menjawab pertanyaan kamu..

  • Apa Itu French Service? Pengertian dan Contohnya

    Apa Itu French Service? Pengertian dan Contohnya

    French service adalah satu jenis service yang ada di restoran dan cukup familiar di dunia food and beverage. Secara spesifik french service ini biasanya diaplikasikan di restaurant-restaurant dengan konsep luxury dan mewah.

    Ciri khas dari pelayanan french service ini adalah pramusaji yang bertugas akan meracik dan mengolah makanan di depan tamu langsung.

    Jadi akan menampilkan kesan bahwa chef sedang melakukan atraksi di depan pelanggan restoran.

    Pengertian French Service

    French service adalah salah satu jenis pelayanan dimana semua menu akan dihidangkan, dimasak, pengaturan porsi, dan disajikan di depan tamunya langsung.

    Dalam teknik ini biasanya akan dibantu dengan menggunakan Gueridon Table. Yang mana ini merupakan sebuah meja yang bisa di dorong dan telah dilengkapi dengan peralatan memasak.

    Pelayanan ala perancis ini bisa dibilang  cukup mewah dan biasanya dipakai oleh restaurant yang berkelas atau Fine Dining Restaurant.

    Pramusaji yang bertugas biasanya sebanyak 2 orang plus beberapa orang lagi untuk melayani minumannya.

    Pramusaji senior disebut Chef De Rang dan untuk junior disebut Commis De Rang. Sementara untuk yang bertugas di minuman biasanya disebut Sommelier.

    Saat pelaksanaan french service tersebut akan di lakukan semacam atraksi makanan / showing the food agar menarik perhatian tamu. Showing de food bisa di lakukan dengan cara menambahkan minuman berakohol kedalam makanan, setelah itu di sulut dengan api. 

    Tetapi yang harus digaris bawahi adalah atraksi ini membutuhkan pramusaji yang cukup profesional dalam pengerjaanya.

    Tugas Chef De Rang

    • Menerima  tamu  dan  mencarikan  meja  sesuai  dengan  keinginan  tamu,  hal  ini  dilakukan apabila greeter dan head waiter sedang tidak ada
    • Taking order
    • Menyajikan minuman.
    • Memasak/meracik makanan diatas meja kecil (gueridon’) dihadapan tamu
    • Menyampaikan bill

    Tugas Commis De Rang

    • Menerima pesanan dari chef de rang, mengirim dan memesan makanan langsung ke dapur
    • Mengambil makanan dari dapur, membawa ke ruang makan dan mengatur diatas gueridon
    • Menyajikan makanan yang telah ready ke tamu
    • Membantu chef de rang selama french service berlangsung

    Prosedur Pelaksanaan French Service

    • Makanan disajikan dari dapur ke gueridon’ untuk segera di finishing
    • Gueridon dilengkapi dengan taplak khusus, alat pemanas, alat masak (flambee rechaut) serta cutting board. Ketinggian gueridon harus sama dengan meja tamu
    • Makanan  yang telah  disiapkan didapur, dan setelah sampai ke restaurant  akan  di finishing di  atas  meja gueridon (dipotong-potong,  dipisahkan  dari  tulang, di flambee, dibuat saucenya, dll). Ini semua dilakukan oleh Chef De Rang
    • Hidangan appetizer seperti soup disajikan diddalam soup tureen dan diletakkan pada alat penamas diatas gueridon
    • Pemindahan  soup  dari soup  tureenke soup cup harus dilakukan  dengan  menggunakan soup ladle 
    • Terakhir, semua  penyajian  dan finishing makanan  dilakukan  diatas  meja gueridon langsung dihadapan tamu, dan dibawa ke meja tamu oleh chef de rang.

    Baca Juga :

    Perbedaan Shallow Frying Dengan Deep Frying

    Apa Itu Sparkling Wine Dan Bagaimana Cara Membuatnya

  • Dunia Perhotelan di Indonesia, Menarik dan Inspiratif

    Dunia Perhotelan di Indonesia, Menarik dan Inspiratif

    Dunia Perhotelan di Indonesia – Seperti yang kita tahu adalah salah satu negara yang memiliki potensi pariwisata yang indah di mata dunia.

    Banyak media-media international merilis survey yang mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang wajib untuk dikunjungi oleh para traveller.

    Salah satunya, pada bulan January 2019 lalu situs Roughguides merilis hasil survey yang di sebar ke netizen di seluruh dunia.

    Hasilnya ternyata Indonesia masuk peringkat 16 dari 20 negara yang wajib di kunjungi karena memiliki alam dan pantai yang indah.

    Berbicara soal pariwisata, tentunya tidak jauh-jauh dari bisnis akomodasi atau perhotelan.

    Perkembangan industri perhotelan semakin tahun semakin meningkat. Hotel-hotel chain international juga semakin menambah inventory mereka setiap tahunnya di Indonesia.

    Baca Juga: Mengenal Tipe – Tipe Akomodasi

    Data BPS pada tahun 2018 mencatat ada 28.230 usaha perhotelan dengan jumlah kamar mencapai 712.202 di seluruh Indonesia.

    Angka yang fantastis bukan?

    Lalu, manfaatnya untuk kita sebagai masyarakat ? Tentunya untuk kamu yang punya impian bekerja di hotel peluangnya akan semakin besar.

    Menjadi seorang hotelier mungkin adalah impian karir kamu suatu saat nanti. Bertemu dan melayani orang dari berbagai belahan dunia sepertinya akan menjadi sesuatu yang menyenangkan.

    Apalagi jika kamu beruntung, kesempatan untuk bekerja di luar negeri melalui jaringan hotel international pun akan mudah kamu dapatkan.

    Dunia Perhotelan di Indonesia

    Tapi di balik itu semua, banyak hal yang harus kamu siapkan untuk menjadi seorang hotelier yang profesional dan punya karir yang cemerlang.

    Ya, hard skill dan soft skill bisa kamu asah sedini mungkin untuk menambah kepercayaan diri kamu ketika terjun di dunia hospitality nantinya.

    Banyak referensi dan sumber yang bisa kamu baca baik itu melalui media online atau offline.

    Hotelier.id lahir sebagai media informasi untuk kamu yang ingin tahu lebih banyak tentang industri perhotelan dan belajar seluk beluk dunia perhotelan.

    Baik itu dari sisi operasional dan manajemen yang ada di dalamnya.

    Selain itu juga beberapa profil hotelier sukses yang saat ini jadi influence anak-anak perhotelan akan kami ulas setiap minggunya untuk curi-curi ilmu dari mereka.

    Mumpung gratis, yuk subscribe email pribadimu dan belajar lebih dalam soal dunia perhotelan di Indonesia. Salam Hotelier….

  • Purchasing Staff Hotel: Apa Saja Tugas dan Berapa Gajinya?

    Purchasing Staff Hotel: Apa Saja Tugas dan Berapa Gajinya?

    Purchasing adalah salah satu bagian dari departement Finance dan Accounting yang ada di setiap perusahaan termasuk bisnis perhotelan.

    Sebuah company dalam menjalankan usaha dan bisnisnya pasti akan membutuhkan pihak ketiga dalam hal ini supplier untuk kelancaran usahanya. 

    Nah inilah tugas dari seorang purchasing team yang paling krusial, menjadi representatif dari pihak hotel untuk membangun relasi dengan pihak ketiga dalam hal pengadaan barang atau amenities di hotel

    Pengertian Purchasing

    Purchasing adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris. Kata ini kerap dipakai dalam Industri-industri luar negeri. Bila diterjemahkan langsung, Purchasing dalam bahasa Indonesia berarti pembelian. 

    Jadi, purchasing adalah kegiatan yang berhubungan dengan pembelian atau pengadaan barang di sebuah company atau perusahaan. 

    Di hotel sendiri, purchasing masuk ke dalam departement Finance dan Accounting dalam struktur organisasinya.

    Purchasing di hotel bertugas dalam mencari supplier-supplier yang mendukung operational kerja hotel setiap harinya.

    Baca juga:  Bocoran Gaji Kerja di Hotel Terbaru, Lengkap Semua Posisi

    Tak hanya itu, diharapkan nantinya supplier tersebut dapat bekerja sama untuk memasok kebutuhan logistik untuk setiap departement yang ada di hotel.

    Sebelum melakukan pembelian, purchasing staff harus sudah menerima Purchase Request atau Market List dari department – department yang lain sudah ditandatangani oleh manajer masing-masing department yang bersangkutan dan di check oleh Cost Control. 

    Setelah Purchase Request atau Market List datang, purchasing harus memilih yang mana harus di order dan yang mana tidak, di karenakan supaya tidak ada pemborosan pembelian atau Double Order. Purchase Order akan dicetak jika barang telah dikirimkan dan diterima oleh pihak Receiving.

    Vendor akan mengantarkan barang pesanan itu pada pihak hotel dan barang itu diterima langsung Receiving di bawah naungan Purchasing Deparment sebagai bukti jika barang itu telah diterima oleh pihak hotel.

    Setelah  receiving menerima, maka segera di posting untuk diserahkan ke Purchasing Department. Receiving memberi semua invoice dari beberapa vendor sebagai bukti pesan barang yang di order. 

    Skill Menjadi Seorang Purchasing

    Untuk menjalankan tugas sebagai seorang purchasing, ada beberapa skill yang wajib kamu miliki seperti :

    1. Komunikasi

    Tidak hanya purchasing, sepertinya semua profesi wajib memiliki skill komunikasi yang bagus. Staf purchasing harus berbicara dengan departemen-departemen lain dalam perusahaan entah itu internal departement ataupun eksternal. 

    Tidak hanya itu saja, bagian purchasing harus juga mengetahui keperluan semua departemen, dan menjaga hubungan baik dengan supplier dan vendor. Maka ketrampilan dalam berbicara penting untuk staf purchasing.

    2. Negosiasi

    Karena purchasing adalah berhubungan dengan pembelian otomatis kemampuan bernegosiasi harus dikuasai. Saat menerima penawaran dari supplier dan vendor, tentu saja angka-angka yang ada dalam list tersebut harus direview dan dicari juga perbandingan denga supplier lain. 

    Di momen seperti inilah skill negosisasi dari staff purchasing sangat diperlukan. Mampu menekan biaya dari sisi pembelian barang tentu akan membantu perusahaan dari sisi costing bukan?

    3. Networking yang Luas

    Kita tahu bersama dihotel sendiri ada beberapa divisi didalamnya. Tentunya setiap divisi mempunyai kebutuhan akan barang – barang yang berbeda. Misalnya, departemen food and beverage akan lebih sering membutuhkan bahan-bahan makanan dan minuman.

    Back office seperti sales dan marketing akan lebih sering membutuhkan alat-alat tulis. Sebagai seorang purchasing staff kamu harus punya banyak kenalan supplier dan vendor untuk memenuhi semua kebutuhan divisi yang ada.

    4. Document Filling

    Skill administrasi ini wajib dimiliki oleh purchasing staff karena akan banyak sekali dokumen-dokumen penting yang harus diarsipkan. Filling dan administrasi yang tidak rapi tentu akan mempengaruhi produktvitas pekerjaan dari team purchasing ini.

    Contoh Jobdesk Purchasing Manager Hotel

    Berikut ini adalah contoh jobdesk purchasing manager di hotel :

    Jobdesk Purchasing manager di hotel
    • Bertanggung jawab atas pembelian dan pembelian ulang atas persediaan, makanan dan minuman serta  permintaan secara umum untuk hotel
    • Menemukan vendor atau supplier  yang tepat dan paling ekonomis, serta tepat waktu
    • Mengumpulkan data untuk system permintaan pembelian yang paling effisien, meyakinkan total pembelian dan waktu pengiriman barang
    • Bertanggung jawab terhadap system pelaksanaan penerimaan dan penyimpanan barang sesuai dengan standard mangemen yang berlaku
    • Mengumpulkan penawaran untuk semua barang yang ada di persediaan maupun tidak seperti yang diminta, setelah menyeleksi pemasok (minimal tiga pemasok untuk perbandingan)
    • Mengkoordinasikan dan menyelesaikan semua permintaan pembelian, mendapatkan harga dan syarat-syarat pembelian, menyerahkannya kepada financial controller atau accounting manager dan general manager untuk persetujuan
    • Mendistribusikan surat perintah pembelian barang, menghubungi pemasok dan diberikan surat perintah pembelian, dengan tanggal pengiriman yang akan dibicarakan lebih rinci dan setujui
    • Mengarsip semua surat perintah pembelian barang dan korespondensi lainnya
    • Menjawab dan memberikan dokumen pendukung kepada bagian accounting yang sehubungan dengan surat tagihan, pembelian dan urusan lainnya secara umum
    • Menetapkan harga berdasarkan penawaran, catalog, daftar harga penjualan, permintaan pelelangan etc
    • Mengembangkan dan mengimplementasikan anggaran pembelian tahunan
    • Mendukung dalam mencapai GOP yang diinginkan melalui pembatasan biaya yang telah ditetapkan oleh manajemen
    • Memformulasikan dan mengarahkan penerapan kebijakan dan strategi pembelian
    • Bertanggung jawab secara sistematis atas penggunaan formulir yang berhubungan dengan pembelian yaitu: Purchase Request, Purchase Order, Store Requisition, Bin Card dll dalam pelaksanaannya sesuai dengan standard peraturan dan prosedur sesuai dengan yang telah ditetapkan.

    Contoh Jobdesk Purchasing Staff Hotel

    • Membantu Purchasing Manager dalam tugas-tugas pembelian dan pembelian ulang atas persediaan, makanan dan minuman dan permintaan secara umum untuk hotel
    • Membantu dalam mengumpulkan data untuk system permintaan pembelian yang paling effisien, meyakinkan total pembelian dan waktu pengiriman barang.
    • Membantu dalam mengumpulkan penawaran untuk semua barang yang ada di persediaan maupun tidak seperti yang diminta, setelah menyeleksi pemasok (minimal tiga pemasok untuk perbandingan)
    • Menjalankan kegiatan sehari-hari yang berhubungan dengan tugas-tugas administrasi / kesekretariatan seperti : pengetikan, pengarsipan, melengkapi formulir dan meminta tanda tangan autorisasi dari manajemen.
    • Membatu Manager Pembelian untuk mengarsip semua surat perintah pembelian barang dan korespondensi lainnya berdasarkan perintah dari Manager Pembelian
    • Menjaga kebersihan lokasi kantor dan seluruh area hotel sesuai dengan standard kebersihan dan kesehatan.
    • Berhubungan dengan pemasok dan memastikan agar tetap menjadi nama baik hotel dalam setiap perbuatan

    Berapa Gaji Purchasing Manager Hotel?

    Mungkin inilah yang sering ditanyakan oleh banyak orang. Berapa sih rata-rata gaji seorang Purchasing Manager di sebuah perusahaan?

    Berdasarkan indeed.com gaji pokok seorang purchasing manager adalah sekitar Rp 6 jutaan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sementara di Surabaya mulai dari Rp 5 jutaan.

    Tentu saja angka di atas bukan angka pasti, kembali lagi ke aturan perusahaan, pengalaman kerja dan kemampuan negosiasi gaji ketika proses interview. Jadi gimana siap berkarir di purchasing?

    Baca Juga: Apa Saja Tugas Storekeeper di Hotel? Simak Yuk!

  • Apa itu Tour Guide? Pengertian dan Perkiraan Gajinya

    Apa itu Tour Guide? Pengertian dan Perkiraan Gajinya

    Tour Guide – Dalam dunia hospitality, ada beberapa profesi di luar sana selain hotelier atau pekerja hotel yang juga turut membantu membentuk citra sebuah destinasi.

    Salah satunya adalah tour guide.

    Keberadaan seorang tour guide ini sangat penting untuk membantu memberikan informasi tentang sebuah tempat atau obyek wisata kepada tourist baik itu mancanegara maupun lokal.

    Lalu apa saja sebenarnya tugas seorang tour guide?

    Pengertian Tour Guide

    Pemandu wisata atau Tour Guide adalah orang yang bertugas mendampingi, memberi Info dan membantu turis mencukupi kebutuhannya sepanjang berada di sebuah kawasan wisata.

    Baik itu turis domestik yang berasal dari negara sendiri maupun turis luar negeri. Tour guide profesional umumnya sudah punya lisensi tersendiri untuk menjalankan pekerjaannya.

    Berbicara soal jenis tourguide ada bermacam-macam. Berdasarkan wilayah cakupan kerja, ada local guide yang bertugas menemani turis sepanjang beberapa jam di tempat wisata.

    Lalu ada city guide yang menemani turis menjelajahi tempat-tempat wisata di sebuah kota.

    Baca juga: Mengulas Jurusan Pariwisata, Prospek Kerja Luas Bisa Sambil Jalan-Jalan?

    Biasanya turis yang memakai jasa guide ini datang bersama dengan rombongan contohnya dari Jakarta bersama dengan transportasi sewa bus pariwisata Jakarta.

    Selain itu ada juga yang namanya inbound guide yang bertugas mendampingi turis luar negeri di kawasan wisata tempat si tourguide menetap.

    Berikutnya, ada outbond guide di mana petugas mendampingi turis ke luar negeri. Terakhir ada domestic guide yakni petugas yang mendampingi turis di didalam negeri saja. 

    Syarat Menjadi Tour Guide

    Tour guide adalah dan gajinya

    Tentunya menjadi seorang tour guide itu tidak hanya bemodal komunikasi yang bagus atau fasih dalam beberapa bahasa.

    Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan kalau ingin menjadi seorang tourguide yang handal. Apa saja?

    1. Tentukan destinasi mana kamu ingin bekerja

    Sebelum kamu berpikir terlalu jauh untuk menjadi seorang tour guide, sebaiknya tentukan lokasi atau destinasi mana kamu ingin bekerja.

    Tour guide wajib mempunyai spesialisasi dan lisensi untuk tempat-tempat tertentu saja sesuai dengan kapasitasnya.

    Seorang tour guide yang memiliki lisensi untuk memandu wisatawan di Pulau Bali, belum tentu mampu menjadi pemandu di daerah lain.

    Oleh karenanya, benar-benar wajib untuk pilih diawal destinasi wisata mana yang paling kamu sukai agar mampu memaksimalkan usaha untuk mempelajari destinasi tersebut serta mencari lowongan kerja tour guide di destinasi tersebut.

    Tentu akan lebih baik jika bekerja di destinasi yang menjadi favorit apalagi jika dekat daerah tinggalmu bukan?

    2. Cari tahu tentang pendidikan tour guide

    Menjadi seorang tour guide haruslah punya wawasan serta pendidikan yang menunjang kemampuanmu dalam memandu wisatawan.

    Seorang tourguide juga dituntut harus menguasai langkah memandu dalam pemanduan wisatawan sehingga pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan mampu lebih maksimal.

    Dan seorang pemandu wisata ini termasuk salah satu ujung tombak dari industri kepariwisataan Indonesia.

    Jadi, informasi apapun yang disampaikan oleh tourguide harus benar- benar akurat dan jangan sampai membuat wisatawan bosan terlebih jengkel, karena ini akan berimbas pada citra destinasi tersebut.

    Oleh karena itu penting untuk kamu harus mengikuti pendidikan tour guide, baik dalam institusi pendidikan tinggi seperti di perguruan tinggi Jurusan Usaha Perjalanan Wisata maupun lembaga pelatihan tourguide.

    Seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia atau lewat Lembaga Pelatihan Kerja yang mampu menambah uji kompetensi di bidang Pemandu wisata. 

    3. Jangan capek belajar tentang destinasi favorit

    Sembari belajar di institusi pendidikan maupun pelatihan pemandu wisata yang kamu pilih, kamu bisa memfokuskan diri untuk konsisten menambah informasi mengenai destinasi wisata favorit yang udah kamu tentukan sebelumnya.

    Kuasai segala informasi yang terkait dengan kepariwisataan dari destinasi wisata favorit kamu tersebut.

    Apalagi informasi yang bersifat tidak umum dan itu menarik untuk di ceritakan kepada wisatawan, tentunya ini akan menambah nilai plus kamu sebagai tourguide.

    Misalnya, tingkat penghasilan penduduk lokal, mata pencaharian mereka dan lain-lain. Selain itu, kuasai bahasa asli dari destinasi tersebut supaya mampu memudahkan komunikasi bersama dengan penduduk lokal.

    Terlebih jika kamu bukanlah warga asli dari destinasi wisata tersebut. 

    4. Memiliki Lisensi Tour Guide

    Setelah lulus dari pendidikan atau pelatihan pariwisata, cara selanjutnya adalah usahakan untuk mendapat lisensi pramuwisata dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang tepatnya dikerjakan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata.

    Lisensi ini menunjukan kredibilitas kamu sebagai seorang tourguide.

    Tanpa lisensi ini kemungkinan besar kamu tidak diizinkan memandu wisatawan. Persyaratan untuk mendapat lisensi bisa berbeda-beda di masing-masing provinsi.

    Namun secara umum persyaratannya adalah:

    • Pernah mengikuti program escorting yang di adakan agen perjalanan atau biro pariwisata
    • Usia minimal 18 Tahun (bisa berlainan di masing-masing provinsi)
    • Menguasai bhs daerah (di destinasi daerah bekerja)
    • Paham dengan budaya daerah (di destinasi daerah bekerja)
    • Persyaratan lain sesuai dengan peraturan daerah masing-masing provinsi
    • Lisensi pramuwisata ini memiliki masa berlakunya sepanjang 3 tahun. Ini artinya kamu harus mendaftar lagi setiap 3 tahun sekali.

    Satu hal yang perlu kamu catat dari sekarang adalah, tourguide yang tidak berlisensi atau lisensinya sudah habis masa berlakunya tetapi tetap memaksakan diri melakukan pemanduan wisata dapat dikenakan sanksi berupa hukuman denda hingga jutaan rupiah. 

    Berapa Gaji Pemandu Wisata?

    Menurut malangtimes.com, pendapatan seorang tourguide bisa mencapai 500ribu / hari.

    Kamu bisa kalkulasikan sendiri kalau seorang Tour Guide bekerja 25 kali dalam sebulan, berapa juta penghasilan totalnya?

    Menggiurkan sekali bukan?

    Kabarnya gaji tersebut setara dengan gaji fresh graduate ahli pertambangan menurut Sallary Guide 2018 Kelly Service.

    Tapi yang harus digaris bawahi adalah tentunya gaji sebanyak itu harus diikuti dengan kemampuan dan skill yang mumpuni.

    Oleh karena itu, untuk menjadi seorang tour guide yang handal dan berkualitas, coba ikuti cara-cara di atas ya. Good luck..

    Baca Juga: Briefing Adalah Rapat Singkat. Mitos atau Fakta?

  • Main Course: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Cara Penyajiannya

    Main Course: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Cara Penyajiannya

    Main course adalah salah satu dari 3 jenis klasifikasi makanan berdasarkan urutan penyajiannya.

    Dalam dunia food and beverage, kita tentu sudah familiar dengan pengklasifikasian tersebut.

    Secara berurutan diartikan sebagai makanan pembuka, makanan utama dan makanan penutup.

    Untuk kali ini kita coba ulas tentang main course atau makanan utama untuk lebih paham bagaimana dan contoh makanan yang masuk dalam kategori ini.

    Pengertian Main Course

    Main Course adalah hidangan pokok atau hidangan utama dari serangkaian menu lengkap yang biasa disajikan saat sarapan, makan siang dan makan malam.

    Beberapa bahan pokok hidangan ini umumnya memakai daging, ikan, atau unggas.

    Untuk para vegetarian digunakan bahan yang menyerupai daging atau daging sintesis yang dibuat dari gluten tumbuhan.

    Main course umumnya dihidangkan dengan sauce yang sesuai dengan tipe makanannya. 

    Sauce ini bisa dihidangkan langsung di atas makanannya atau dihidangkan terpisah dengan memakai gravy boat ( sauce boat = berbentuk perahu).

    Tipe sauce yang dihidangkan dapat terbagi dalam sauce putih, sauce coklat, sauce minyak atau pengembangan-pengembangan dari sauce itu.

    Main course selalu disertai pendamping  berbentuk sajian dari beberapa jenis sayur dan kentang atau sumber lain karbohidrat seperti spaghetti, mie, nasi atau umbi-umbian lain. 

    Sajian yang bisa dihidangkan sebagai main course adalah sajian yang benar-benar bervariasi.

    Dimulai dari sajian salad, sajian sup, sajian telur, sajian keju, sajian pasta dan sayur, sajian dari fish and shelfish, sajian poultry and chicken, sajian dari beef, sajian dari pork, dan lain-lain.

    Ciri khas dari main course adalah sebagai berikut :

    • Besaran porsi untuk jenis menu tabel d’hote 175–200gr, dan 200–250gr untuk menu a la carte
    • Dari pemilihan bahan baku, main course biasanya terbuat dari bahan makanan yang mengandung protein hewani seperti daging sapi, unggas, maupun seafood
    • Untuk penyajian/service biasanya main course atau hidangan utama disajikan menggunakan dinner plate.

    Jenis Jenis Main Course

    Jenis Jenis Main Course

    Berdasarkan Teknik Pengolahannya

    • Deep Frying: Chicken marryland, Chicken Gordon blue.
    • Grilling: Beef Steak, Chicken Steak, Germany Steak.
    • Roasting: Roast Beef

    Baca juga: Inilah Perbedaan Shallow Frying dengan Deep Frying

    Berdasarkan Jenis Bahan Dasarnya.

    • Sajian Telur (Eggs Dishes) : Merupakan sajian yang sumber protein utamanya berasal dari bermacam tipe telur unggas dan telur ikan (caviar). Misalnya adalah: Scrambled egg, omelette, scotch egg,dllb.
    • Sajian Pasta : Sebagai makanan olahan yang dipakai pada masakan Italia, dibuat dari kombinasi tepung terigu, air, telur, dan garam yang membuat adonan yang dapat dibuat menjadi berbagai jenis ukuran dan bentuk. Contoh sajian dari pasta yakni: Spaghetti bolognise, Fettuccine Carbonara, Cheese macaroni, dan lain-lain.
    • Sajian Ikan (Fish Dishes) : Merupakan sajian yang memiliki bahan dasar ikan, baik itu ikan air tawar atau ikan air laut. Sajian ini banyak dipilih karena mempunyai kandungan nutrisi yang benar-benar tinggi. Misalnya adalah: Fillet Fish Meunierre, Spanish Baked Fish, dan lain-lain.
    • Sajian Laut (Seafood Dishes) : Merupakan sajian yang diproses dari bermacam hasil tangkapan dan budidaya di laut. Adapun bahan yang umum dipakai adalah lobster, udang, cumi-cumi, kerang, dan gurita. Contoh sajiannya adalah: Moules a la Mariniere, Lobster Thermidor, Stewed shrimps, dan lain-lain.
    • Sajian Unggas (Poultry Dishes): Merupakan sajian yang memiliki bahan dasar bermacam tipe unggas yang diproses dengan berbagai tehnik. Sajian ini kerap disebut daging putih, karena itu tidak tergolong meat. Contoh sajiannya adalah: Chicken Cordon Bleu, Grilled Chicken with peanut saus, chicken cacciatore, dan lain-lain.
    • Sajian Daging (Meat Dishes): Hidangan ini dipandang tidak sama kategori dengan sajian unggas. Yang membedakan dengan sajian unggas adalah sajian daging berawal dari hewan berdaging merah. 

    Daging yang termasuk kelompok ini adalah daging sapi, domba, unta dan babi, baik itu tua atau muda.

    Negara atau wilayah lain mungkin saja memanfaatkan tipe daging lain sebagai bahan dasar jenis pembuatan main coursenya, seperti daging kuda, daging kelinci, daging rusa, dan lain-lain.

    Sistem Pengolahan Main Course

    • Teknik Boiling. Contoh sajian: Brown Lamb Stew, Fish Stew Marcaibo, Stewed Shrimp Jambalaya.
    • Tehnik Braising. Contoh sajian: Braised Lamb Chop, Fillet Of Beef Stroganoff
    • Teknik Roasting. Contoj sajian: Roast Chicken Grandmere, Roast Leg of Lamb with Gravy
    • Deep Frying. Contoh sajian: Chicken, Scoth Egg, Fried Fish Fillete.Shallow
    • Frying/Sauteing. Contoh sajian: Black Paper Steak, Chicken Sauté Chasseur, Escalope Gordon Blue2

    Penyajian Main Course

    Secara umum, main course diatur dalam dinner plate, oleh karena itu dikatakan sebagai metode hidangan ready plate.

    Mengenai kombinasi main course dengan kentang atau sayur sebagai lauk pauknya harus cocok dari rasa, warna, dan bahan lauk pauk yang disajikan diikuti dengan sauce yang pas.

    Lauk pauk ditata di tengah samping bawah logo piring, sedangkan kentang diatur di samping kanan, serta sayur di samping kiri.

    Contoh Menu Main Course Indonesia

    Nasi Uduk

    Nasi uduk adalah makanan yang dibuat dari bahan dasar nasi putih yang diaron dan dikukus dengan santan dari kelapa yang di parut.

    Kemudian diberi bumbu pala, kayu manis, jahe, daun serai serta merica. 

    Makanan ini selanjutnya disajikan dengan emping goreng, tahu goreng, telur dadar/telur goreng yang sudah dipotong-potong, abon, kering tempe, bawang goreng, ayam goreng, mentimun dan sambal dari kacang.

    Makanan ini umumnya seringkali dijual pada pagi hari untuk makan pagi.

    Semur

    Semur adalah sajian daging rebus dari Indonesia yang diproses dalam kuah warna cokelat pekat yang dibuat dari kecap manis, bawang merah, bawang bombay, pala dan cengkeh.

    Semur memiliki banyak jenis , ada semur daging, semur ayam, dan ada semur jengkol. 

    Kecap manis yang dibuat dari kedelai hitam adalah bahan terpenting pada proses pengerjaan semur karena berperan untuk memperkuat cita-rasa, tetapi tetap harus terasa menyatu selaras dengan beberapa bahan yang lain. 

    Tidak hanya memiliki bahan khusus daging sapi dan kentang, semur terdiri beraneka ragam macam dalam penyuguhannya, seperti tambahan tahu, tempe, telur, dan bahan lainnya sesuai selera masyarakat di wilayah masing-masing

    Ayam Betutu

    Betutu adalah lauk yang dibuat dari ayam utuh yang berisi bumbu, selanjutnya dipanggang dalam api sekam.

    Betutu ini sudah dikenali di semua kabupaten di Provinsi Bali. Ayam Betutu sebagai makanan ciri khas Gilimanuk, dan salah satu makanan khas Bali yang paling digemari oleh wisatawan.

    Betutu dipakai sebagai hidangan pada upacara keagamaan dan upacara tradisi serta sebagai sajian untuk dijual.

    Customernya bukan hanya warga Bali tetapi juga tamu luar negeri yang tiba ke Bali, terutamanya pada beberapa tempat tertentu seperti Hotel dan rumah makan atau restaurant.

    Gudeg

    Gudeg ialah makanan ciri khas Yogyakarta dan Jawa tengah yang dibuat dari nangka muda yang diolah dengan santan.

    Butuh waktu beberapa jam untuk membuat masakan ini. warna coklat umumnya dibuat oleh daun jati yang diolah bertepatan. 

    Gudeg dikonsumsi dengan nasi dan dihidangkan dengan kuah santan kental (areh), ayam daerah, telur, tahu dan sambal goreng krecek.

  • Room Service Hotel: Pengertian, Fungsi dan Manfaatnya

    Room Service Hotel: Pengertian, Fungsi dan Manfaatnya

    Room service merupakan salah satu jenis pelayanan di hotel yang secara umum berarti pelayanan food & beverage di dalam kamar sebuah properti, baik itu hotel, villa atau bahkan resort sekalipun. 

    Sesuai pengertiannya, room service adalah bagian dan tanggung jawab dari departement food & beverage service (FBS). Room service dalam istilah perhotelan juga bisa disebut In-Room Dining. 

    Pengertian Room Service

    Beberapa ahli dalam bidang perhotelan mendefinisikan room service seperti berikut :

    1. Room Service menurut: S Meldlik (1980)

    Menurut S. Meldik room service adalah bagian dari tata hidang yang bertanggung jawab atas pesanan dan pelayanan.

    Yang berupa makanan dan minuman, untuk dihidangkan di kamar tamu atau di tempat lainnya di dalam hotel kecuali restoran.

    2. Room Sevice menurut: Warsum WA (1993)

    Mengutip pendapat Warsum WA, beliau mengatakan bahwa room service merupakan salah satu bagian dari food and beverage departement.

    Dan bertugas melayani tamu yang ingin menikmati makan dan minum di dalam kamarnya.

    3. Room Service adalah: Endar Sugiarto dan Sri Sulartiningrum (1998)

    Room service adalah bagian dari food and beverage service yang bertugas untuk mengelola penjualan makanan dan minuman yang diantar langsung ke kamar tamu yang menginap di sebuah properti.

    Dari ketiga pendapat tersebut kita sepakat bahwa memang room service ini merupakan tim dari food and beverage.

    Yang mana, secara khusus melayani permintaan dari tamu yang hendak menikmati makanan dan minuman dikamarnya. Entah itu breakfast, lunch, ataupun dinner.

    Apa perbedaan room service dengan restaurant atau bar service?

    Secara umum orang-orang yang ditugaskan di bagian room service memiliki tanggung jawab yang sama dengan mereka yang di bar ataupun restaurant.

    Hanya saja ada beberapa hal yang membedakan seperti :

    1. Lokasi penyajian

    Ini sudah pasti room service penyajian dilakukan di kamar, sementara service restaurant dilakukan di restaurant

    2. Cara pemesanan

    Di restaurant, tamu bisa memesan langsung dengan waiter/waitress tapi, dalam room service tamu hanya memesan makanan dan minuman melalui telepon maupun doorknob menu

    3. Menu

    Kalau di restaurant menu makanan lebih bervariasi namun, di room service untuk pilihan menu cenderung sedikit

    4. Jam Operasional

    Untuk pelayanan di restaurant tergantung dari buka/tutupnya restaurant.

    Biasanya order terakhir beradapa pada pukul 10 atau 10.30 malam.

    Namun sebaliknya, room service pelayanannya biasanya buka selama 24 jam.

    Apa tujuan dari room service?

    Room service ini merupakan salah satu trik dari hotel untuk mendapatkan income tambahan dari tamu yang menginap selain hanya mendapatkan income dari kamar saja. 

    Selain itu dengan adanya room service ini akan menambah value dari kualitas pelayanan hotel tersebut yang tentunya nanti di harapkan bisa menambah tingkat kepuasan tamu-tamu yang menginap disana. 

    Satu hal yang lebih penting dengan adanya room service ini hotel bisa memperkenalkan makanan-makanan yang menjadi ciri khas dari hotel tersebut ke tamu.

    Baca juga: 3 Alasan Utama Kenapa Banyak Training Saat Kerja di Hotel

    Struktur Organisasi Room Service

    Untuk menjalankan operasionalnya, team room service dipimpin oleh seorang Room Service Manager seperti gambar berikut dan tugas mereka masing-masing :

    struktur organisasi room service

    Tugas Room Service Manager

    • Memimpin dan mengarahkan tim room service agar bekerja sesuai dengan SOP
    • Bertanggung jawab atas seluruh keperluan operasional dari departement room service
    • Bertanggung jawab secara langsung kepada F&B Manager
    • Melakukan pengawasan terhadap kelancaran operasioanl room service terutama pelayanan makan dan minum kepada tamu
    • Membuat action plan atau rencana kerja bagi semua lini di room service
    • Memastikan program training dan development berjalan lancar untuk peningkatan sumber daya manusia untuk semua personil room service

    Tugas Assisten Room Service Manager

    • Memeriksa dan memastikan absensi waiter dan order taker
    • Mengawasai persiapan service yang akan dilakukan
    • Mengontrol kualitas pesanan yang akan disajikan ke tamu
    • Bertanggung jawab secara langsung kepada room service manager
    • Menggantikan tugas head waiter saat berhalangan hadir atau libur
    • Mengawasi dan membagi tugas untuk persiapan peralatan room service
    • Membuat laporan operasional baik itu bulanan atau harian ke Room Service Manager
    • Mengatur penggunaan peralatan dan bahan agar efisien

    Tugas Order Taker

    • Menerima dan mencatat semua pesanan tamu
    • Sebagai pusat informasi hotel kepada tamu
    • Melakukan up selling baik itu makanan atau minuman
    • Menyampaikan dan bertangung jawab atas pesanan tamu kepada waiter
    • Mengontrol setiap pesanan tamu sebelum di antar ke kamar.

    Tugas Waiter/Waiters

    • Menyiapkan alat makan dan alat hidang
    • Mengantar makanan dan minuman yang dipesan ke kamar tamu
    • Menyajikan makanan dan minuman ke kamar tamu
    • Melakukan clearing up atau membersihkan segala peralatan  makanan dan minuman di kamar tamu
    • Menyampaikan atau menyerahkan bill tagihan pembayaran

    Prosedur Pelayanan Dalam Room Service

    Untuk bagian ini kita coba bahas bagaimana prosedur ketika menerima order room service dan bagaimana prosedur ketika proses penyajiannya di kamar.

    Prosedur Menerima Order 

    • Tamu memesan makanan atau minuman dapat melalui telepon atau doorknob menu
    • Order taker menuliskan pesanan tamu ke order slip yang mana biasanya terdiri dari 3 rangkap yang nantinya didistribusikan ke dapur atau ke bar, kasir, serta ke pramusaji
    • Pramusaji beserta tim food and beverage product yang lain menyiapkan pesanan tamu di kitchen yang disesuaikan dari order slip, atau ke bar (service bar) jika tamu memesan minuman yang mengandung alkohol   
    • Jika makanan sudah siap dari kitchen, maka hidangan di bawa kembali ke room service station guna diperiksa kembali apakah sudah sesuai dengan pesanan tamu, dan setelah itu pramusaji juga melengkapi dengan alat makan atau cutleries, serta makanan penyertanya atau bumbu penyedapnya (condiment), seperti sambal saus tomat, tabasco, dan lain-lain
    • Setelah semuanya sudah selesai, pramusaji ke oom service cashier untuk mengambil guest bill dan menstempel guest bill tersebut
    • Hidangan diantar ke kamar tamu oleh waiter atau waitress yang sedang bertugas.

    Prosedur Penyajian di Kamar

    • Waiter/waitress mengetuk kamar tamu sebanyak 3x sembari menyebutkan identitas (room service)
    • Setelah tamu membukakan pintu,waiter/waitress mengucapkan salam kepada tamu tersebut (selamat pagi, selamat siang, atau selamat malam tergantung dari waktu pengantarannya)
    • Waiter/waitress menanyakan kepada tamu hidangan akan diletakkan di mana
    • Jika tamu mengatakan terserah, maka waiter bisa  meletakkan hidangan tersebut di dekat jendela yang menghadap ke luar, dengan maksud pada saat tamu menikmati hidangannya tamu juga dapat melihat pemandangan ke luar
    • Jika waiter mengantar hidangan menggunakan trolley, maka trolley diperbesar dahulu dengan membuka sayap kiri dan kanan serta pastikan bahwa trolley telah terkunci dengan baik agar pada saat tamu makan, trolley tersebut tidak lepas dari kaitannya
    • Jangan lupa juga tanyakan kepada tamu apakah memerlukan pelayanan pada saat menikmati hidangan dari waiter. Jika tidak maka waiter memberikan guest bill kepada tamu untuk ditandatangani.
    • Sebelum meninggalkan kamar tamu, waiter/waitress mematikan alat pemanas (heater atau rechaud) yang terletak di sebelah bawah trolley. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti hidangan hangus atau terjadi kebakaran
    • Setelah itu waiter/waitress memberikan magic word-nya seperti  have a nice day kepada tamu, dan mengucapkan salam sekali lagi kepada tamu
    • Waiter/waitressi meninggalkan kamar tamu, dan menutup kembali pintu kamar tamu dengan perlahan
    • Waiter/waitress kembali ke kasir room service untuk menyerahkan guest bill dan kembali ke station.

    Baca Juga: Pengertian Banquet Hotel dan Struktur Organisasinya

  • Banquet Adalah: Pengertian dan Struktur Organisasinya [Banquet Service]

    Banquet Adalah: Pengertian dan Struktur Organisasinya [Banquet Service]

    Banquet adalah salah satu bagian dari team F & B khususnya food & beverage service. Tim banquet adalah orang-orang yang secara general bertugas menghandle event-event MICE (meeting, incentive, convention, exibition) yang ada di hotel ataupun restaurant. 

    Keberadaan tim banquet justru sangat penting dalam sebuah hotel jika hotel tersebut memang memiliki market yang besar untuk MICE activity selain leisure.

    Lalu apa saja tugas dari banquet ini? Mari kita ulas lebih detail dan jelas di artikel berikut ini.

    Apa itu Banquet / Pengertian Banquet

    Banquet adalah sebuah kata yang  berasal dari bahasa Perancis yang artinya “Panjang”.

    Kabarnya, jaman dahulu bangsa Perancis sering mengadakan acara berkumpul sambil makan enak pada meja panjang diantara kelompoknya masing-masing.

    Menurut kamus pariwisata dan perhotelan banquet adalah suatu resepsi eksklusif yang diselenggarakan di ruangan khusus, dengan menyediakan makanan eksklusif dan fasilitas yang lain. 

    Pendapat lain juga mengatakan banquet merupakan outlet Food and Beverage Departement yang bertugas untuk menangani semua jenis aktivitas.

    Baik acara pesta maupun jamuan yang diadakan oleh satu panitia maupun pihak lain yang membuat reservasi ke hotel.

    Jadi secara umum, bisa disimpulkan banquet adalah pelayanan sebuah acara yang telah direncanakan dan dibooking sebelumnya oleh pihak tertentu.

    Meliputi jamuan makan, minum, dan lengkap dengan ruangan.

    Beserta segala kelengkapan peralatan yang dibutuhkan dalam waktu tertentu.

    Baca juga: Perkembangan Dunia Perhotelan di Indonesia, Menarik dan Inspiratif

    Sejarah Banquet

    Keberadaan banquet timbul karena dilatarbelakangi oleh kodrat manusia yang saling berhubungan dan berinteraksi pada zaman dulu khususnya orang-orang Perancis dalam hal ini keluarga maupun kerabat kaisar. 

    Mereka sering kali mengadakan acara berkumpul sambil makan enak diantara kelompoknya masing-masing. Mereka biasanya mengundang para relasi untuk  berkumpul bersama-sama dengan makanan yang tersedia.

    Banquet sendiri merupakan sarana yang tidak jauh berbeda dengan restoran baik dari segi   perlengkapan, peralatan serta tata saji yang disuguhkan. 

    Satu hal yang membedakan adalah, banquet tidak menyediakan sajian secara permanen seperti di restoran.

    Melainkan diselenggarakan setelah adanya kesepakatan. Yaitu antara pihak pemesan yang akan menyelenggarakan acara dengan pihak hotel lengkap dengan berbagai bentuk  jaminannya.

    Struktur Organisasi Tim Banquet

    Tentunya dalam sebuah tim, selalu ada struktur organisasi untuk memudahkan komunikasi dan pembagian tugas yang jelas. Berikut struktur organisasi banquet secara general :

    banquet-staff

    Banquet Manager 

    • Bertanggung jawab atas banquet section yang dia pimpin
    • Melakukan pengawasan dan Mengkoordinir semua staff yang berada di bawahnya serta memberikan pembinaan secara rutin agar pelayanan dibanquet tetap maksimal
    • Tetap menjaga hubungan baik dengan departement lain seperti dengan F & B Manager,Public Relation Manager, Sales Manager, Restaurant manager, Chief Engineering, Sous Chef, F&B Manager, Chief Security dan Executive Housekeeper
    • Memastikan kesiapan tugas dan seluruh staff. Dalam hal ini Banquet Manager harus memperhatikan dan mendengarkan input tamu serta menyelesaikan masalah yang harus dipecahkan.
    • Mengawasi operasional banquet hingga selesai.

    Secretary

    • Membantu Banquet manager dalam menengani hal-hal yang bersifat administratif
    • Membuat laporan-laporan yang masuk, baik dari hasil rapat maupun laporan yang berasal dari pihak luar, termasuk pengaduan-pengaduan dan saran-saran dari tamu yang ada.
    • Selain itu secretary juga bertugas sebagai perantara sebelum bertemu dengan Banquet Manager, terutama yang menggunakan telepon

     Banquet Supervisor:

    • Memantau dan mengkoordinasi segala kegiatan, mulai dari menyiapkan kebutuhan acara sampai pelayanan kepada tamu.
    • Bekerja sama dengan tim kitchen, bar, ataupun bagian- bagian lain untukterciptanya suasana kerja yang baik.
    • Menghandle  segala keluhan dari tamu atau permintaan yang dibutuhkan tamu, juga mengecek segala peralatan yang ada
    • Membantu Banquet Manager jika mengalami kesulitan.
    • Bertanggung jawab langsung kepada Banquet Manager  atas segala kegiatan yang ada di Banquet serta mengawasi cara kerja semua bawahannya selama event masih  berlangsung.

     Banquet Captain

    • Membuat schedule ditambah dengan pembagian tugas sesuai jabatan masing-masing.
    • Menggambarkan konsep ruangan, pengaturan meja, kursi, meja buffet, mini garden, juga mengontrol dekorasi.
    • Mengontrol semua persiapan sebelum event dimulai.
    • Welcoming tamu yang akan datang sebelum menyerahkan lebih lanjut kepada waiter .
    • Membuat daily report
    • Melaporkan hasil kegiatan kepada supervisior dan banquet manager tentang hasil kerja selama event

    Banquet Waiter 

    • Melaksanakan tugas yang sudah diinstruksikan oleh banquet captain.
    • Bertanggung jawab terhadap area yang merupakan bagian tugasnya, seperti kebersihan dan kerapian.
    • Mengecek  semua kelengkapan peralatan yang dibutuhkan untuk keperluan event nantinya, mulai dari table cloth, napkin, peralatan makan dan minum serta bagian-bagian lain-lain.
    • Mengatur ruangan kembali dengan sempurna setelah tamu meninggalkan ruangan.

    Urutan Kegiatan Banquet

    Sebelum kegiatan banquet ini diadakan, biasanya ada beberapa tahapan yang biasanya dilakukan antara pihak hotel dengan pihak yang ingin mengadakan banquet event. Bagaimana mekanismenya? Ini dia penjelasannya .

    Sebelum Event

    Pada saat proses dealing suatu event, pihak  Sales banquet akan menawarkan berbagai produk pelayanan dengan berbagai fasilitas disertai rincian biayanya. Pihak pelanggan akan memilih produk yang ditawarkan oleh pihak Banquet sesuai dengan keinginanya.

    Dalam proses ini kedua belah pihak akan saling melakukan pendekatan, yang mana pihak diwakili oleh Banquet sales dan representative atau Banquet manager.

    Sedangkan pelanggan diwakili oleh tuan rumah atau panitia pelaksana. 

    Hal ini dilakukan untuk mencapai kesepakatan yang nantinya technical meeting sebelum acara berlangsung yang melibatkan berbagai pihak terkait baik dari pihak hotel sendiri maupun dari pihak  pelanggan.

    Setelah proses tersebut selesai dan kedua belah pihak sudah deal, selanjutnya adalah menandatangani surat perjanjian yang  berisi hak dan kewajiban masing-masing pihak.

    Saat Event Berlangsung

    Tahap inilah yang  merupakan saat yang dinantikan oleh tamu atas dasar kesepakatan yang telah dibuat bersama. Biasanya dalam pelaksaan ketika hari H, akan selalu ada perubahan-perubahan mendadaky ang muncul dari pihak pelanggan.

    Jika perubahan tersebut sifatnya tidak terlalu krusial mungkin tidak menjadi masalah, akan tetapi jika tejadi sebaliknya maka akan menjadi masalah yang mengganggu

    Karena itu pentingnya surat perjanjian diawal sebagai dasar kesepakatan bisa dijadikan pedoman dalam setiap penyelesaian masalah yang mungkin terjadi. 

    Banquet service saat event berlangsung adalah sebagai berikut:

    • Preperation (persiapan menjelang pelaksanaa)
    • Service (pada saat acara berlangsung)
    • Clear up (begitu acara selesai segera dibersihkan dan dirapikan kembali seperti semula)

    Setelah Event Selesai

    Setelah acara selesai, hal-hal yang berkaitan dengan pembayaran sudah harus di finalisasi saat proses ini.

    Selain itu juga disini juga merupakan saat yang tepat bagi Banquet untuk menerima segala keluhan dan masukan dari pihak tamu atau pelanggan untuk perbaikan dan peningkatan service kedepannya.

    Kamu sudah mengetahui secara detail Banquet adalah salah satu team yang ada di sebuah hotel. Yang biasanya khusus memberikan service ketika ada permintaan dan order dari pelanggan.

    Baca Juga :

  • Apa itu Buffet? Pengertian dan Jenis-Jenisnya

    Apa itu Buffet? Pengertian dan Jenis-Jenisnya

    Buffet adalah salah satu penyajian menu makanan yang di hidangkan di atas meja dengan susunan yang rapi.

    Tamu yang datang tinggal mengambilnya saja sesuai dengan selera mereka.

    Pernah menghadiri sebuah pesta resepsi pernikahan?

    Itu dia salah satu contoh buffet service atau di Indonesia kita mengenal dengan nama “prasmanan”.

    Ada berbagai pilihan hidangan makanan yang disajikan pada menu Buffet, mulai dari hidangan pembuka (appetizer), hidangan utama (main course) sampai hidangan penutup (dessert).

    Penyajian hidangan sistem buffet ini biasanya bisa kita temui pada restoran kelas menengah atas atau hotel berbintang karena memang terbilang lumayan praktis.

    Bagi kamu yang mungkin belum paham lebih jauh apa itu buffet service mari kita bahas.

    Pengertian Buffet

    Kita sudah bahas di atas bahwa secara umum definisi buffet adalah salah satu sistem penyajian makanan secara prasmanan.

    Yang dihidangkan dalam mangkuk, nampan atau tempat makan lain yang disusun secara rapi dan menarik di atas meja buffet panjang berdasarkan kelompoknya.

    Menu dari makanan buffet ini umumnya beraneka macam dan merupakan kombinasi dari makanan panas, dingin, baik hidangan pembuka, makanan berat, maupun makanan penutup.

    Dalam sebuah restoran atau acara jamuan misalnya, makan dengan konsep buffet service, biasanya ada seorang pramusaji yang ditugaskan untuk melayani tamu.

    Tidak hanya itu, mereka juga yang akan menginformasikan jika ada makanan yang perlu di isi ulang.

    Para pramusaji ini biasanya berdiri di belakang meja buffet selama acara berlangsung.

    Kelebihan sistem buffet service ini adalah tamu tidak perlu menunggu terlalu lama. Juga dari pihak restaurant atau hotel tidak perlu banyak tenaga waiters atau waitress untuk bertugas disana.

    Baca juga: Marketing Hotel dan Strategi Jitu yang Dapat Dilakukan

    Apa yang harus diperhatikan dalam buffet service?

    Tentunya ketika akan memilih buffet service sebagai sistem pelayanan dalam sebuah event, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pihak hotel atau restaurant. Apa saja?

    Buffet adalah

    Kebersihan meja buffet

    Ini menjadi poin penting karena menyangkut tentang kebersihan. Sebaiknya memang waiter/waitress yang bertugas harus rajin-rajin mengecek kebersihan dari meja buffet ini.

    Apakah ada saus / kecap bahkan sambal yang tercecer tidak sengaja yang di jatuhkan oleh tamu.

    Apakah ada lalat yang berkeliaran di sekitar meja, ini sangat penting di perhatikan untuk memberikan nuansa bersih atau steril ke tamu yang akan datang untuk mengambil makanan. Kebersihan meja buffet adalah hal mutlak yang harus di cek.

    Menu Buffet

    Seperti penjelasan di atas, pastikan menu-menu yang dihidangkan di meja buffet tidak ada yang kosong atau menipis.

    Waiters yang bertugas wajib keliling untuk mengecek menu mana yang sudah mulai menipis dan perlu diisi ulang.

    Perlengkapan Alat Saji

    Biasanya yang sering terjadi adalah ada saja satu atau dua perlengkapan yang kurang.

    Misalnya, Sendok sayur yang di gabung dengan sendok daging karena kurangnya perlengkapan.

    Pastikan sebelum acara semua menu sudah ada alat saji dan perlengkapan lainya. Ini penting untuk menghindari kesan ketidaksiapan panitia.

    Pengaturan Letak Menu

    Penataan menu yang cantik dan menarik kabarnya bisa membuat tamu semakin ingin mencicipi menu-menu yang ada di meja buffet.

    Jadi alangkah baiknya tidak menaruh sembarangan setiap makanan yang ada.

    Jenis-jenis Buffet

    Jenis-jenis buffet

    Buffet dibagi menjadi beberapa kelompok hidangan berdasarkan dari masing-masing aspek, secara umum sebagai berikut :

    1. Berdasarkan asal Negara dan Makanan Khas

    Hidangan buffet bisa saja bervariasi. Salah satunya adalah berdasarkan negara. Berikut ini adalah beberapa penyajian buffet berdasarkan negara dan makanan khasnya

    Chinesse Buffet

    Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa jenis prasmanan ini yang menghidangkan makanan-makanan khas dari negeri China serta Tionghoa, dengan ciri khas menonjol adalah rasanya yang segar, banyak hidangan seafood dan berbagai jenis sayur.

    Penyajian dari chinese buffet ini biasanya dalam jumlah yang besar lengkap jadi para tamu bisa mengambil nasi dan lauk pauk yang disukai yang telah diletakkan di meja buffet.

    American Buffets

    American Buffet merupakan jenis prasmanan yang menghidangkan makanan-makanan khas Negara Amerika yang mana banyak menggunakan olahan kentang, ayam, serta bahan-bahan lain sesuai dengan lidah orang Amerika.

    Awalnya, sistem penyajian American buffet ini digunakan oleh pengusaha di Las Vegas yang mana saat itu mereka menyediakan aneka makanan low cost seperti daging iris tipis dan salad untuk para tamu yang datang.

    Indian Buffet

    Siapa yang tidak familiar dengan Indian Buffet?

    Jenis prasmanan ini tentu saja menyajikan makanan khas Negara India termasuk juga dengan bahan dan bumbu-bumbunya yang sangat khas.

    Disamping itu, India sudah sejak lama  dikenal karena memiliki tradisi makan bersama dengan banyak piring-piring makanan yang tersaji yang sangat identik dengan sistem buffet.

    Pizza Buffet

    Jenis buffet ini banyak dihidangkan di Amerika dan Eropa sehingga para tamu bisa dengan bebas memilih pizza yang disukai.

    Pizza buffet merupakan jenis prasmanan yang menyajikan berbagai macam olahan pizza dalam meja hidang panjang.

    Selain itu, sebagai makanan pelengkap biasanya turut dihidangkan olahan seperti sup, salad, dan juga pasta yang diolah dengan rempah khas Italia.

    Sushi Buffet

    Last but not least, Sushi Buffets. Dari namanyan ini adalah jenis prasmanan yang menyediakan berbagai makanan khas Negara Jepang tidak terkecuali berbagai macam Sushi.

    Umumnya, makanan ini akan disajikan secara cantik dalam piring-piring kecil berwarna gelap dalam meja panjang. 

    Tapi tidak jarang pula di berbagai restoran terkenal yang menyediakan sushi buffet ada chef  di belakang meja yang secara llive mempertontonkan keahliannya dalam menciptakakan hidangan sushi yang lezat.

    2. Berdasarkan Bagaimana Cara Penyajiannya

    Buffet berdasarkan penyajiannya

    Simple Buffet

    Simple buffet merupakan jenis prasmanan yang menyajikan beraneka macam makanan dan minuman di atas meja saji besar dan para tamu nanti bisa mengambil sendiri makanan yang mereka suka.

    Buffet ini biasanya sangat cocok untuk acara jamuan makan ataupun resepsi pernikahan

    Station Type Buffet

    Hampir sama dengan simple buffet tapi bedanya hanya  masih ada beberapa orang staf, koki atau bartender yang bertugas untuk melayani sajian atau minuman di luar hidangan utama.

    Buffet jenis ini masih banyak di terapkan pada restoran hotel-hotel berbintang untuk menambah nilai pelayanan yang diberikan kepada para tamunya.

    Modified Deluxe Buffet

    Sama halnya dengan buffet lainnya namun yang membedakan adalah pada setiap meja makan tamu sudah dilengkapi dengan peralatan makan seperti sendok, pisau dan garpu.

    Selain itu  untuk makanan penutup atau dessert dan minumannya biasanya akan langsung disajikan oleh pelayan ke meja makan.

    Jadi, ini merupakan perpaduan prasmanan tapi tetap mendapatkan pelayanan dari pramusaji.

    Deluxe Buffet

    Prasmanan ini menyajikan makanan di meja besar panjang, tapi untuk hidangan pembuka atau appetizernya (biasanya salad dan sup) akan dihidangkan pramusaji langsung di meja makan.

    Jadi, tamu undangan ke meja buffet untuk mengambil hidangan utama setelah menyantap hidangan pembuka.

    Etika Mengambil Menu Buffet

    Nah sebagai tamu atau undangan yang akan mengambil makanan di meja buffet, ternyata ada etikanya lho.

    Menurut thespruce.com ini dia etika saat ada di meja buffet di restaurant atau di pesta :

    • Berkelilinglah terlebih dahulu untuk sekedar melihat jenis makanan yang disajikan, tentunya agar kita bisa memilih makanan yang akan diambil.
    • Jangan pernah menyerobot antrean walaupun orang di depan kita orang terlihat masih ragu dengan pilihannya.
    • Kalau kamu masih ragu ingin mengambil makanan yang mana, jangan masuk antrean dulu. Lebih baik pilih dulu, baru ikut antrean.
    • Jangan pernah menyentuh makanan yang disajikan dengan jari seolah ingin mencicipi
    • Jangan penuhi piringmu dengan  semua makanan yang dipilih. 
    • Ketika mengambil makanan dan kamu ingin batuk atau bersin, jauhkan tubuhmu dari meja saji makanan.
    • Jika kamu sudah duduk di meja dan kemudian ingin kembali mengambil makanan di buffet, letakkan serbetmu pada kursi untuk memberi tahu bahwa kamu masih kembali.
    • Sebagian besar restoran memiliki aturan tidak memperbolehkan tamu untuk membawa pulang sisa makanan. Jadi kalau bisa jangan dibungkus ya, makanannya.

    Baca Juga: Mengenal Posisi Butler. Apa Saja Tugasnya di Hotel?