Author: Farrah Afsheena

  • Berbagai Macam Jenis Menu yang Ada Di Restaurant

    Berbagai Macam Jenis Menu yang Ada Di Restaurant

    Jenis Menu di Restaurant – Untuk kamu yang saat ini sedang menekuni bidang food and beverage service, sudah pasti sudah familiar dengan menu.

    Iya, sebuah kertas atau media yang berisi list makanan dan minuman yang biasa kamu tawarkan ke tamu untuk dipilih sebagai hidangan untuk mereka konsumsi. 

    Sejarah Menu di Restoran

    Sebelum membahas jenis menu yang ada, kita flashback dulu kapan sebenarnya menu ini muncul.

    Kata Menu berasal dari bahasa Prancis “Le Menu” yang bebarti daftar makanan yang disajikan kepada tamu di ruang makan. Menu adalah pedoman bagi seseorang yang menyiapkan makanan/hidangan, bahkan merupakan petunjuk  bagi mereka yang menikmatinya karena akan tergambar tentang apa dan bagaimana makanan tersebut dibuat.

    Pada tahun 1541 untuk pertama kalinya seorang ahli gastronomi bernama Pellapart mengenalkan kata “menu” untuk pertama kalinya.

    Tahun ke tahun khususnya setelah revolusi Perancis, kata dan jenis menu mengalami perkembangan sampai akhirnya menu menjadi sebuah standar yang harus ada dalam setiap jamuan makan.

    Struktur Menu

    Setiap negara mempunyai cara dan standar sendiri dalam penyusunan menu. Tetapi, secara umum sebenanrnya sama.

    Kita tau makanan ringan biasanya dijadikan sebagai hidangan pembuka atau yang sekarang lebih di kenal dengan appetizer, makanan inti sebagai main course dan yang manis-manis sebagai makanan penutup atau desert.

    Susunan dan bentuk menu berubah dan mengalami perkembangan mengikuti perubahan tingkat hidup suatu bangsa.

    Makanya kita mengenal ada menu klasik dan modern. Dalam menu klasik, hidangan biasanya tidak kurang dari 14 belas jenis dan di campur menjadi satu.

    Saat in bentuk menu klasik beberapa masih di gunakan cuma biasanya hidangannya lebih terbatas kurang lebih 7-8 menu terutama dalam acara jamuan-jamuan kenegaraan.

    Contoh Struktur Menu Klasik:

    • Hors-D’oeuvre (Froid) -Appetizer (cold)
    • Potage – Soup
    • Poisson – Fish
    • Oenfs/farineux – Eggs/Farinaceous
    • Entree (freod) – Entre (cold)
    • Relive – Main Cours
    • Legume – Vegetablese
    • Dessert – Dessert
    • Cafe/teh – Coffee/tea
    • Sapoureuk – Sweet

    Untuk menu modern ini awalnya berkembang di Amerika Serikat dan banyak di pakai hotel-hotel chain International.

    Menu modern ini lebih simple dan terstruktur, jadi para tamu bisa lebih efisien waktu dalam memilihnya.

    Contoh Menu Modern:

    • 3 jenis hidangan
    1. Appetizer
    2. Main Course
    3. Dessert

    Jenis – Jenis Menu

    Pada umumnya, ada 3 jenis menu yang saat ini familiar di kalangan hoteliers. Apa saja ?

    A’la Carte

    Menu A la carte adalah susunan menu yang mana setiap makanan dan minuman yang ada sudah di cantumkan harga masing-masing. Kata A la carte sendiri merupakan bahasa Perancis yang artinya “berdasarkan dari kartu” . 

    a la carte menu

    Karakterisitik dari menu alacarte ini adalah mencantumkan list makanan selengkap-lengkapnya yang bisa di sediakan oleh restaurant tersebut.

    Dengan hal ini para tamu leluasa memilih makanan mana yang mereka ingin konsumsi. Selain itu juga harga sudah terpasang jelas.

    Table D’hote Menu ( Set Menu )

    Jenis menu ini merupakan daftar makanan yang membentuk atau tersusun dalam satu set makanan dengan satu harga yang pasti.

    Table d’hote menu ini bisa  terdiri dari 2 courses, 3 courses atau bahkan 4 courses.

    table-d'hote-menu.jpg

    Dalam table d’hote menu ini tidak adanya banyak pilihan bagi tamu dan biasanya menu semacam ini akan banyak dihidangkan dalam melayani tamu group, karena akan lebih mudah mempersiapkan dan melayaninya.

    Special Party Menu

    Nah ini adalah jenis menu by request. Artinya sebelum acara, pihak tamu dan restaurant sudah melakukan kesepakatan jenis hidangan apa saja yang akan di sajikan dalam jamuannya nanti. 

    Dalam hal ini kesepakatan yang terjadi bisa 2 hal yaitu:

    • Harga di tetapkan oleh tamu dan menyerahkan menu ke pihak restaurant
    • Tamu menginginkan spesifik menu dan masalah harga di serahkan ke pihak restaurant

    Karena biasanya bentuk dari pelayanan menu ini adalah prasmanan (banquet), pihak pelanggan sudah  harus memperkirakan tamu yang datang dan memberikan informasi sejelas mungkin ke pihak restaurant.

    Agar nanti pihak restaurant bisa menyiapkan hidangan tersebut untuk berapa orang, mempertimbangkan kapasitas restaurant dan juga staff yang akan melayani acara tersebut.

    menu-special-party.jpg
    contoh menu special party : source-pinterest

    Contoh acara yang biasanya menggunakan special party menu : acara nikahan (wedding), ulang tahun, gathering dan lain-lain.

    Baca Juga: Sequence of Service, Pengertian dan Pelaksanaannya

  • Apa itu Resort? Pengertian, Jenis, Fasilitas dan Fungsinya [Lengkap]

    Apa itu Resort? Pengertian, Jenis, Fasilitas dan Fungsinya [Lengkap]

    Resort memang punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan local. Namun sudahkah kamu paham betul dengan apa yang dimaksud dengan resort?

    Apakah sebuah resort dapat disamakan dengan hotel dan villa? Agar lebih memahami pengertian resort lebih baik dan detail mari simak artikel berikut. Jika hotel identik dengan penginapan, maka resort tidak selamanya demikian.

    Secara garis besar, dalam artikel ini kita akan membahas:

    • Pengertian Resort
    • Fungsi Resort
    • Jenis-Jenis Resort
    • Fasilitas yang ada di Resort

    Baiklah, mari kita lanjut ke pembahasan lebih detail mengenai pengertian resort.

    Apa itu Resort?

    Resort adalah sebuah Kawasan yang dibuat secara khusus, dengan menambahkan banyak akomodasi dan sarana hiburan sebagai penunjang kegiatan wisata.

    Sedangkan pengertian resort berdasarkan beberapa sumber buku, yaitu:

    “Resort adalah sebuah jasa pariwisata yang di dalamnya minimal memiliki 5 fasilitas penunjang, yaitu: pelayanan makanan dan minuman, hiburan, outlet penjualan dan fasilitas rekreasi”

    (O’Shannessy et al., 2001:5)

    “Resort adalah tempat menginap dimana terdapat fasilitas khusus untuk bersantai dan berolahraga seperti tennis, golf, spa, tracking, dan jogging. Bagian concierge berpengalaman dan mengetahui betul lingkungan resort, bila ada tamu yang hitch-hiking berkeliling sambil menikmati keindahan alam resort ini.”

    Pendit (1999).

    Pengertian resort  adalah sebuah tempat yang banyak dijumpai pada daerah tujuan yang tidak lagi diperuntukan bagi orang-orang yang singgah untuk sementara. Resort didesain untuk para wisatawan yang berekreasi.

    Resort ini dapat berupa resort yang sederhana dan sampai resort mewah, dan dapat mengakomodir berbagai kebutuhan mulai dari keluarga bahkan sampai kebutuhan bisnis.

    Resort biasanya berada pada tempat- tempat yang dilatar belakangi oleh keadaan alam pantai, atau di lokasi dimana fasilitas seprti lapangan golf dan lapangan tenis disediakan.

    Coltmant (1895:95)

    Fungsi Resort

    Secara umum, fungsi resort adalah sebagai tempat berwisata yang dibuat untuk memudahkan pengunjung. Karena dilengkapi dengan berbagai akomodasi dan fasilitas penunjang.

    Saat ini, tidak sedikit yang memanfaatkan resort sebagai tempat melakukan meeting perusahaan, acara pernikahan mewah dan acara sejenis lainnya.

    Namun, secara khusus sebuah resort memiliki fungsi sebagai berikut:

    • Fungsi resort bagi pengguna adalah tempat berwisata yang menawarkan paket komplit. Tidak hanya menawarkan pemandangan yang indah, namun menyediakan banyak fasilitas yang dapat dinikmati saat berekreasi.
    • Bagi pemerintah, fungsi resort adalah sumber pendapatan daerah dan negara.

    Resort juga berfungsi sebagai sarana yang membantu terbukanya lapangan pekerjaan. Karena akan ada banyak industri yang mendapatkan manfaat.

    Seperti, transportasi, hiburan, kuliner, dan cinderamata.

    Jenis-Jenis Resort

    Jenis-Jenis Resort

    Resort sendiri memiliki banyak jenis, dan dapat diklasifikasikan kedalam beberapa kategori berdasarkan letak dan fasilitasnya.

    1. Mountain Resort Hotel

    Seperti Namanya, resort ini berada di lingkungan pegunungan. Pemandangan indah khas pegunungan adalah pemikat utama untuk menarik pengunjung dan wisatawan.

    Fasilitas yang ditawarkan tentu berkaitan dengan kegiatan outdoor khas daerah pegunungan. Seperti hiking track, dan outbond.

    Tidak hanya itu, masih masing room sudah disediakan kolam renang yang pemandangannya langsung menghadap pegunungan hijau nan asri.

    2. Health Resort and Spa

    Jenis resort yang satu ini sengaja dibuat di daerah yang menenangkan jiwa dan pikiran. Tidak terlalu dekat dengan tempat wisata pada umumnya.

    Karena resort jenis ini menawarkan fasilitas meditasi, refleksi dan spa.

    3. Beach Resort

    Jenis resort yang satu ini, terletak di daerah pantai. Memanfaatkan potensi keindahan alam dan panorama pantai untuk menggaet pengunjung.

    Wisatawan akan dapat langsung mendapatkan akses menuju pantai selepas membuka pintu hotel. Menarik sekali bukan?

    4. Marina Resort

    Pasti kamu tidak asing dengan kata marina. Jenis resort yang satu ini terletak di daerah Pelabuhan laut (marina).

    Namun tak jarang beach resort dan marina tidak memiliki perbedaan. Karena view dan lokasinya yang tidak jauh berbeda.

    Satu hal sederhana yang membedakan keduanya adalah, marina resort biasanya menyediakan akomodasi speed boat, ataupun yatch untuk di sewa.

    Klasifikasi Resort

    Berdasaran keputusan dirjen pariwisata No.14/U/11/88 tentang pelaksanaan ketentuan usaha dan penggolongan resort.

    Dapat dijelaskan pada klasifikasi standar di bawah ini:

    • Resort bintang satu : minimal 20 kamar
    • Resort bintang dua : minimal 20 kamar
    • Resort bintang tiga : minimal 30 kamar
    • Resort bintang empat : minimal 50 kamar
    • Resort bintang lima : minimal 100 kamar
    • Resort bintang lima + diamond. Resort dengan kualitas lebih baik dari resort bintang lima.

    Fasilitas Resort

    Sebuah resort yang memenuhi standar, tentu memiliki fasilitas utama dan penunjang. Untuk fasilitas utama atau umum ini adalah fasilitas yang dapat dinikmati oleh semua pengunjung dan pelanggan.

    Sedangkan fasilitas penunjang digolongkan berdasarkan pilihat paket yang disewa oleh pengunjung.

    Fasilitas umum yang wajib dimiliki sebuah resort adalah sebagai berikut:

    1. Area Parkir

    Area parkir yang berada di wilayah lobby resort. Area parkir harus bisa menampung kendaraan pengunjung ketika kondisi maksimal.

    2. Lobby Resort

    Ruangan yang dibuat khusus untuk menerima tamu. Disinilah pengunjung dan front office menyelesaikan proses administrasi. Mulai dari checkin hingga checkout.

    3. Resort Room

    Kamar adalah fasilitas utama yang wajib dimiliki oleh sebuah resort.

    Berbagai time kamar resort juga dapat dipilih oleh pengunjung. Contoh-contoh kamar yang ada di sebuah resort dapat di kategorikan sebagai berikut:

    • Single Room – Kamar tamu ekonomis yang dilengkapi dengan satu tempat tidur, untuk satu orang tamu.
    • Twin Room – Jenis kamar ekonomi, namun dilengkapi dengan dua tempat tidur, untuk dua orang pengunjung.
    • Triple Room – Jenis kamar ekonomi yang dilengkapi dengan 2 tempat tidur double jenis quenn. Dapat digunakan untuk tiga orang tamu.
    • Superior – Jenis kamar tamu yang cukup mewah, dilengkapi dengan satu atau double, queen, atau double bed. Cukup untuk dua orang tamu
    • Suite room – Jenis kamar yang dikategorikan mewah. Dilengkapi dengan beberapa ruangan lain seperti dapur, living room, dan kamar dengan king bed.
    • President suite room – Kamar resort paling mewah dan lengkap. Semua fasilitas mewah dapat ditemukan disana. Terdiri banya ruangan, dan opsi view paling bagus.

    4. Restoran Resort

    Karena resort biasanya lokasinya agak jauh dengan pemukiman, maka resort wajib menyediakan restoran yang menjual makanan dan minuman.

    Berbagai macam makanan dan minuman disediakan. Mulai dari citarasa lokal, Japan, hingga western cuisine.

    5. Banquet Room

    Tidak jarang para pebisnis memanfaatkan resort untuk melakukan agenda kantor. Seperti rapat tahunan dan sejenisnya. Untuk itulah resort menyediakan meeting room atau lebih biasa dikenal dengan banquet room.

    4. Fasilitas Penunjang

    Berbagai macam fasilitas penunjang disediakan oleh sebuah resort. Baik untuk para pekerja (Hotelier) dan para tamu.

    Untuk para pekerja biasanya meliputi loker, ruang ganti, dapur, dan staff office.

    Kesimpulan

    Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian resort, jeni-jenis resort dan fasilitas-fasilitasnya.

    Semoga menjawab apa yang sedang kamu cari. Bagi kamu yang ingin berkunjung ke sebuah resort, semoga

  • 18 Jenis Service di Restoran, Jangan Sampai Salah!

    18 Jenis Service di Restoran, Jangan Sampai Salah!

    Jenis jenis service di restoran itu sangat beragam. Biasanya masing-masing restoran punya style dan ciri khasnya sendiri.

    Pelayanan yang diterapkan di setiap restoran biasanya dipengaruhi oleh budaya negara tertentu. Misal: Amerika, Prancis, Rusia, dan Italia. Di Indonesia sendiri saat ini sudah banyak mengadopsi banyak jenis pelayanan restoran, yang sudah tidak asing dan ditemui di setiap restoran.

    Meski tidak terbatas hanya pada “restoran” saja, namun secara umum jenis pelayanan yang ada di restoran akan kita bahas pada artikel di bawah ini.

    Jenis Jenis Service / Layanan yang Ada di Restoran

    Di bawah ini adalah daftar berbagai jenis layanan makanan dan minuman yang biasanya diterapkan di industri hospitality. Seperti: Hotel, resort, restoran, restoran cepat saji, dll.

    1. Table Service

    Jenis Jenis Service di Restoran

    Table service dianggap sebagai kategori gaya campuran yang terdiri dari Layanan Inggris, Layanan Amerika, Layanan Berlapis, dll.

    Dalam jenis layanan F&B ini, tamu duduk di meja dengan penutup yang diletakkan dan memesan dari menu.

    Tamu harus disambut dengan kontak mata dan sambutan hangat.

    Server atau pelayan biasanya harus menyapa tamu dengan tuan atau nyonya.

    Jika server mengetahui nama tamu maka mereka harus menyapa tamu dengan Nama Keluarga dan gelar mereka.

    Membantu tamu di tempat duduk sesuai jumlah orang atau permintaan khusus.

    Sementara tempat duduk tamu yang paling tidak diinginkan seperti meja di dekat side stand, dapur, area pencuci piring dll. Hanya boleh ditawarkan jika semua meja lainnya penuh.

    Menu yang akan disajikan setelah dibuka untuk wanita terlebih dahulu, kemudian lanjut ke host dan dilakukan searah jarum jam untuk tamu lainnya.

    Perhatian khusus harus diberikan kepada anak-anak.

    Saat melayani pesanan tamu, server atau pelayan harus memiliki pemahaman yang baik tentang siapa yang memesan dan hidangan apa yang diinginkan.

    2. English Service / Family Service

    English Service

    Jenis service selanjutnya adalah English Service. Layanan restoran ini mengharuskan makanan diletakkan di piring besar atau mangkuk besar.

    Porsi makanan ini kemudian diantarkan ke meja tamu oleh pramusaji/server.

    Setelah pelanggan memeriksa dan menyetujui makanan yang sama diletakkan di atas meja.

    Para tamu kemudian melewati makanan di sekitar meja dan melayani diri mereka sendiri.

    Dalam beberapa kasus, pelanggan mungkin juga meminta pelayan untuk menyajikan makanan.

    Ini adalah jenis gaya layanan F&B yang umum karena kemudahan layanan dan pelayan tidak harus sangat ahli dibidang ini.

    Layanan F&B Family style mudah diterapkan.

    Server atau pelayan tidak harus terlalu terampil.

    Jenis layanan ini juga membutuhkan sedikit ruang makan atau ruang. Ada tingkat perputaran meja yang lebih tinggi atau cepat dengan jenis layanan ini.

    Salah satu kelemahan utama dari layanan gaya keluarga adalah kesulitan untuk mengontrol ukuran porsi.

    Ini karena tamu terakhir yang dilayani mungkin tidak mendapatkan porsi yang cukup jika tamu lain mengambil lebih banyak.

    3. French Service

    French Service

    French Service adalah jenis layanan yang sangat detail dan sangat terampil.

    Jenis service Ini adalah yang sangat rumit dan mahal.

    Para juru masak menunjukkan keahlian kuliner, dengan menyiapkan makanan di depan para tamu.

    Biasanya semua restoran fine dining mengikuti jenis layanan ini.

    VIP dan VVIP juga diberikan gaya layanan semacam ini.

    Makanan pembuka berlapis disajikan dari kanan, semua hidangan lainnya dari kiri.

    Minuman disajikan dari kanan.

    Gaya French Service sangat mahal karena melibatkan pelayan profesional ke server dengan baik dan lambat.

    Suasana dan dekorasi restoran selalu mewah.

    Semua pengunjung diberikan perhatian individu dan mereka menikmatinya.

    4. Silver Service

    Silverware

    Gaya layanannya mirip dengan Layanan Prancis dan Layanan Guèridon.

    Perbedaannya adalah peralatan makan yang biasanya terdiri dari glassware, Silver Service menggunakan perak yang rumit digunakan untuk layanan makanan dan minuman.

    Karena peralatan dan peralatan makan dari perak mahal harganya, maka service ware EPNS (Electroplated Nickel Silver) paling sering digunakan di hotel dan restoran.

    Hanya restoran mewah atau restoran khusus yang menggunakan peralatan makan perak karena tingginya biaya investasi dan perawatan.

    Dalam layanan semacam ini, makanan dan minuman disajikan di peralatan makan dan peralatan masak perak.

    Meja biasanya diatur dengan perak murni.

    Semua makanan dibagi ke dalam peralatan makan dari dapur itu sendiri.

    Piring-piring perak yang disimpan adalah meja sisi stasiun biasanya dengan piring hotel.

    Selama melayani pelayan menyajikan makanan kepada tuan rumah untuk persetujuan dan melayani para tamu.

    Sendok dan garpu servis digunakan untuk menyajikan.

    5. American Service / Pre Plated Service

    Salah satu jenis layanan makanan dan minuman yang paling umum dan diterima secara luas.

    Server menerima pesanan tamu di area depan restoran.

    Kemudian pesanan dikirim ke staf dapur melalui KOT (Kitchen Order Ticket).

    Makanan disiapkan dan dimasak di dapur sendiri oleh koki.

    Steward membawa makanan ke area depan, yang kemudian disajikan kepada para tamu oleh server.

    6. Russian Service

    Mirip dengan Layanan Prancis tetapi Russian Service lebih cepat dan lebih murah.

    Tampilan dan presentasi adalah bagian utama dari layanan ini.

    Seluruh sajian makanan seperti unggas, hewan buruan, ikan, dll dihias dan didandani dengan rumit.

    Setelah menyajikan kepada tamu server atau pelayan porsi atau mengukirnya dan menyajikannya kepada para tamu.

    Biasanya hanya satu server yang diperlukan per meja.

    Tidak diperlukan ruang ekstra untuk peralatan seperti French Service.

    Sangat cocok untuk layanan perjamuan dengan menu tetap.

    7. Cart Service / Gueridon Service

    Dalam F&B Service jenis ini, makanan yang dimasak sebagian dari dapur dibawa ke area layanan dengan troli Guèridon.

    Trolli Gueridon memiliki unit pemanas portabel untuk menyelesaikan proses memasak.

    Berbagai macam ikan, daging, dan unggas dimasak atau dibakar (flambéed) di dalam troli.

    Chef du rang bertanggung jawab untuk menerima pesanan, menyajikan minuman dan menyiapkan makanan di meja.

    Di sebuah hotel besar, Commis du rang membantu Chef du rang.

    Kedua Koki harus tahu cara menggunakan sendok dan garpu untuk menyajikan makanan yang dimasak kepada tamu.

    Makanan yang disiapkan harus diberi hiasan sesuai standar sebelum disajikan.

    Jenis layanan F&B ini hanya dapat diterapkan pada ruang makan yang terencana dan dirancang dengan baik.

    Makanan selalu disajikan dari sisi kanan tamu.

    Semua perlengkapan furnitur, tata letak dll harus kompatibel dengan gaya layanan elegan yang ditawarkan.

    Jenis layanan F&B Gueridon menyediakan layanan tamu yang sangat personal.

    Tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi saat hidangan disiapkan, diukir atau dibakar di hadapan mereka.

    Perangkat merchandising yang bagus.

    Daya beli rata-rata tinggi.

    8. Snack Bar Service

    Sebuah bangku tinggi ditempatkan di atas meja sehingga tamu dapat memesan dan makan di meja itu sendiri.

    Kartu menu disajikan atau para tamu dapat memilih makanan langsung dari konter display.

    Di beberapa restoran, barang-barang yang tersedia hanya dipajang di papan tulis atau monitor LCD.

    Layanan semacam ini biasanya diikuti di BAR dan Pub.

    9. Self Service

    Pada Food and Beverage Service, jenis ini tamu/pelanggan dituntut untuk membantu dirinya sendiri.

    Biasanya makanan disimpan di konter atau prasmanan.

    Pelanggan mengambil makanan yang dibutuhkan dari prasmanan.

    Pembayaran dilakukan sebelum pengambilan makanan atau setelah makanan diambil.

    Tata letak untuk jenis layanan F&B seperti itu harus dilakukan untuk arus tamu gratis.

    10. Buffet Service

    Buffer Service

    Layanan prasmanan menampilkan makanan di piring gesekan di konter atau meja.

    Para tamu atau pelanggan membantu diri mereka sendiri untuk mengambil sebanyak mungkin barang yang ingin mereka makan.

    Piring dan sendok garpu (garpu dan sendok) disimpan di awal meja prasmanan.

    Ada server di belakang meja yang membantu para tamu dengan menyajikan makanan dari piring gesekan ke piring.

    Prasmanan bisa menjadi makanan sederhana yang tersebar hingga makanan, minuman, makanan pembuka, makanan penutup, presentasi salad yang sangat rumit.

    Staf harus secara konsisten menjaga wadah prasmanan tetap penuh.

    Dalam beberapa jenis pengaturan prasmanan seperti prasmanan duduk berfungsi untuk menyajikan makanan kepada tamu yang duduk di meja.

    Ada di tempat memasak di beberapa meja prasmanan misalnya. counter yang memasak ikan atau daging yang ditampilkan, atau counter untuk pasta dll.

    Tamu juga diperbolehkan untuk mengisi item apapun yang mereka inginkan.

    Perhatian dan perencanaan khusus diperlukan untuk tata letak prasmanan.

    Jumlah tamu yang direkomendasikan untuk satu server meja prasmanan adalah 70 – 75.

    Jumlah konter prasmanan dan tata letak perjamuan akan diputuskan sesuai dengan total minimum tamu yang dijamin yang akan menghadiri pesta.

    Jenis layanan ini direkomendasikan untuk pertemuan besar atau pesta.

    Staf perjamuan harus menjaga kebersihan dan ketertiban selama layanan prasmanan.

    11. Cavetaria Service

    Jenis layanan ini umumnya digunakan di Kantin, Industri, Kafetaria Staf, dll.

    Memiliki menu terbatas atau tetap.

    Penetapan harga mungkin atau mungkin tidak dengan tarif bersubsidi.

    Masuk ke kafetaria tersebut mungkin dibatasi hanya untuk orang yang berwenang.

    Ada ruang terbatas dengan fasilitas dasar.

    Pembersihan piring bekas dan segera dilakukan oleh tamu itu sendiri.

    Meja sempit dengan meja tinggi sering ditempatkan untuk menghemat ruang.

    12. Single Point Service

    Tamu membayar makanan dan minuman di atas meja.

    Dari loket yang sama, dia menerima makanan dan minuman.

    Sebagian besar makanan cepat saji, takeaways, Kios, drive through dll adalah contohnya.

    Mesin penjual otomatis juga dianggap sebagai layanan F&B satu titik.

    13. In-Room Dining Service

    bed breakfast

    Jenis layanan f&b sesuai dengan namanya disediakan di kamar tamu.

    Menu layanan kamar harus sesuai dengan kebutuhan tamu, harapan dan operasional hotel.

    Tamu membuat pesanan makanan dan minuman dari telepon kamar, televisi interaktif, atau aplikasi seluler hotel.

    Maksimal pemesanan room service di hotel adalah untuk sarapan pagi.

    Untuk pesanan kecil, nampan layanan kamar ditata dengan benar digunakan untuk melayani tamu.

    Untuk pemesanan dalam jumlah besar, digunakan room service trolly untuk melayani.

    14. Take Away Service

    Take away service

    Mirip dengan gaya satu titik layanan F&B.

    Pesanan take away diterima baik melalui konter, jalan masuk, telepon, situs web, atau aplikasi seluler.

    Pembayaran dilakukan di muka melalui pembayaran online atau dibayar tunai pada saat pengambilan pesanan.

    Semua restoran cepat saji menyediakan opsi take away.

    Kios Otomatis juga digunakan untuk memilih dan memesan makanan yang dibawa pulang.

    Mesin penjual otomatis juga digunakan untuk jenis layanan ini.

    15. Mobile Pantries

    Ini adalah dapur persiapan makanan bergerak yang dipasang di lift layanan.

    Pesanan yang diambil oleh pengambil pesanan diteruskan ke pantry yang bergerak.

    Makanan kemudian disiapkan dan disajikan di lantai yang sesuai.

    Ada jenis mobile pantry lainnya dimana makanan disiapkan di dapur utama dan kemudian dikirim ke lantai dengan mobile pantry mini.

    Staf In-Room Dining mengambil makanan dari lantai dan menyajikannya ke kamar tamu.

    16. Blue Plate Service

    Layanan piring biru adalah jenis layanan meja yang biasa digunakan untuk sekelompok kecil tamu.

    Biasanya meja dan ruang makan kecil dalam pelayanan.

    Ini adalah makanan pra-sepuh dengan daging, sayuran dll.

    Piring saji mungkin juga memiliki punggungan yang terbelah.

    17. Automatic Service

    Makanan dan minuman disajikan kepada tamu melalui meja yang dilengkapi sliding conveyour berjalan.

    Tamu melakukan pemesanan melalui aplikasi seluler restoran atau hotel setelah memilih meja atau nomor kursi.

    Makanan kemudian dikirim melalui ban berjalan ke meja.

    Ada restoran dengan sabuk konveyor terus beredar di sekitar konter, koki menempatkan hidangan yang sudah disiapkan di sabuk konveyor. Contoh: Restoran Sushi.

    18. Robotic Service

    Jenis layanan ini sering ditemukan di Kasino dan Kapal Pesiar Mewah

    Tamu membuat pesanan pada layar sentuh interaktif setelah memindai kartu kunci kamar mereka.

    Pilihan dibuat dari layar sentuh, yang kemudian dikirim ke prosesor lengan robot.

    Pesanan kemudian disiapkan oleh lengan Robot dan ditempatkan pada ban berjalan kecil.

    Pembayaran secara otomatis dibebankan ke rekening kamar tamu.

    Ponsel cerdas dengan aplikasi seluler hotel atau kapal pesiar terpasang juga digunakan untuk memilih pesanan.

    Biasanya jenis lengan Robot ini digunakan untuk menyiapkan koktail dan mocktail di BAR.

    Itulah rangkuman jenis service yang ada di restoran. Pilih yang mana paling cocok dengan konsep dan menu restoranmu ya.

  • Apa itu Waiter dan Waitress? Pengertian dan Tugas-Tugasnya

    Apa itu Waiter dan Waitress? Pengertian dan Tugas-Tugasnya

    Apakah kamu sedang mencari tahu tentang apa itu waiter dan waitress? Apa saja tugas seorang waiter? kalau iya, maka kamu datang pada artikel yang tepat.

    Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai apa itu waiter dan waitress, lengkap dengan apa saja tugas-tugasnya.

    Secara umum, waiter adalah bagian dari team food and beverage service yang mempunyai peran penting dalam lancarnya operasional di sebuah restaurant.

    Selain tugasnya yang mencatat dan membawakan makanan ke meja, peran waiter/waitress juga sangat penting dalam meningkatkan engagement.

    Guna memberikan kesan baik pada setiap tamu yang datang.

    Tentunya, hal ini akan sangat berpengaruh pada service of quality dari restaurant tersebut.

    Agar dapat memberikan kualitas pelayanan yang baik maka seorang waiter dituntut untuk menguasai sikap kerja seorang tenaga pelayanan dan pengetahuan hidangan, alat dan perlengkapan yang digunakan, serta system penyajian yang digunakan.

    Skill Dasar Menjadi Waiter/Waitress yang Baik

    Untuk bisa terjun langsung di restaurant menjadi waiters adalah hal yang cukup gampang, perdalam skill dan memahami sequence of service agar kamu bisa menjalankan tugas dan jobdeskmu secara lancar :

    1. Bahasa Inggris ( Untuk Restoran Mancanegara)

    Waiter adalah representasi dari sebuah restaurant. Kamu akan sering berinteraksi dengan tamu.

    Bahasa inggris sangat basic dan sangat wajib kamu miliki untuk menjadi seorang waiter. Apalagi ketika akan bekerja di restaurant yang memang memiliki tamu dominan bule. 

    Untuk memperdalam bahasa inggris bisa kamu lakukan dengan banyak cara di tengah perkembangan teknologi saat ini.

    Bisa belajar melalui youtube, blog, lirik lagu dan masih banyak cara lain. Ingat, bahasa inggris adalah modal awal untuk kamu berkarir di bidang perhotelan khususnya sebagai waiters.

    2. Cara Membawa Tray

    Nah ini juga tidak kalah penting. Ketika kamu sudah memutuskan akan memilih karir sebagai waiters atau waitress, pelajari dari sekarang bagaimana cara membawa tray biar kelihatan profesional dan elegan.

    Tapi tenang saja, biasanya kamu akan tetap dapat training secara berkala dari senior karena ini memang butuh jam terbang dan bersifat teknis.

    3. Humble dan Murah Senyum

    Sebenarnya bekerja dimana pun, kita harus selalu humble dan murah senyum di lingkungan kerja.

    Apalagi untuk yang bekerja di bidang jasa atau pelayanan seperti waiters / waitress.

    Percaya atau tidak dengan sebuah senyum yang kamu berikan pada setiap tamu yang datang, itu bisa saja mengubah mood mereka yang mungkin tadinya tidak bagus menjadi bagus.

    Ingat, smile doesn’t cost nothing ya.

    Secara umum, itu dia beberapa hal yang harus kamu siapkan kalau memang akan berkarir sebagai waiter / waitress nanti. 

    Tugas dan Tanggung Jawab Waiter / Waitress

    Tugas dan tanggung jawab waiter dan waitress

    Sebagai bayangan, tugas dan tanggung jawab dari seorang waiter / waitress adalah sebagai berikut:

    1. Persiapan Sebelum Mulai Bekerja

    Kunci sukses sebuah restoran berada pada pelayan yang diberikan oleh para waiter dan waitressnya.

    Dan sebuah restoran yang sukses dimulai dari persiapan sebelum restoran tersebut buka.

    Mulai dari:

    Menata Diri

    Penting sekali untuk menata diri dan merapikan penampilan bagi seorang waiter ataupun waitress.

    Waiter (laki-laki)

    • Potongan rambut pendek
    • Tidak memelihara kumis dan cambang
    • Aksesoris yang diperbolehkan hanya arloji. Tidak diperkenankan untuk menggunakan gelang dan kalung.

    Waitress (Wanita)

    Kebijakan penampilan untuk seorang waiterrs tidaklah sama antar restaurant. Namun beberapa hal yang sudah menjadi standar adalah sebagai berikut:

    • Mengikat rambut (Apabila berambut panjang), guna menghindari rambut masuk kedalam makanan
    • Tidak diperkenankan menggunakan aksesoris, seperti gelang dan kalung. Yang boleh hanya anting kecil saja.

    Menata Ruangan

    Masih dalam bagian persiapan sebelum mulai bekerja.

    Beberapa hal yang perlu dilakukan oleh waiter dan waitress adalah:

    • Tidak ada kotoran yang tertinggal di meja
    • Kelengkapan meja, seperti napkin dan sendok garpu perlu di perhatikan.

    2. Bersiap Menerima Tamu

    Setelah proses persiapan selesai, tugas waiter dan waitress selanjutnya adalah bersiap dan siaga menyambut tamu.

    Berdiri pada posisi yang dapat dijangkau oleh pandangan semua pengunjung.

    Sehingga, memudahkan tamu untuk memanggil ketika akan memesan makanan, ataupun mengajukan request yang lain.

    3. Memberi salam dan Menyambut Tamu dengan Senyuman

    Tahukah kamu, senyuman dapat membuat mood tamu menjadi baik. Mereka akan merasa sangat dihargai ketika berkunjung di restoran tersebut.

    Ketika waiter dan waitress lain sedang standby menunggu tamu melakukan pemesanan.

    Kamu wajib untuk menyambut tamu yang masuk.

    • Mulai dari memberi salam
    • Membukakan pintu
    • Menanyakan secara sopan meja yang hendak dipilih
    • Sembari memastikan kebersihan meja yang dipilih oleh tamu tersebut.

    4. Merekomendasikan Menu Terbaik Pada Customer

    Ingat, tidak semua customer adalah pelanggan lama.

    Ada beberapa dari mereka yang baru pertamakali datang ke restoran tempat kamu bekerja.

    Jadi tugas waiters atau waitress selanjutnya adalah menawarkan menu terbaik dan favorit di restoran tersebut.

    Tidak hanya berlaku untuk customer baru.

    Namun untuk pelanggan lama, kamu juga perlu menawarkan menu baru jika tersedia.

    5. Paham Situasi, Ketika Tamu Belum Siap Memesan

    Dalam suatu kondisi, customer bingung dan pelu ruang untuk memikirkan pilihannya.

    Sebagai waiter dan waitress, kamu mesti paham dan memilih untuk meninggalkan sejenak customer tersebut.

    Namun, tetap bersiaga pada lokasi yang mudah dijangkau oleh customer tersebut. Agar kamu mudah dipanggil kembali.

    6. Mencatat Pesanan dan Memastikan Ketepatan Pesanan

    Mencatat Makanan adalah salah satu tugas waiter dan waitress

    Kamu pasti tahu rasanya ketika pesanan yang kamu minta tidak sesuai dengan yang datang. Maka dari itu, kamu perlu mencatat pesanan customer dengan baik.

    Setelah itu, kamu dapat menyebutkan kembali pesanan yang dipesan oleh customer. Untuk berjaga-jaga kamu tidak salah dalam mencatat pesanan.

    7. Menawarkan Minuman Favorit

    Jangan lupa untuk menawarkan minuman pada customer yang datang.

    Jika memungkinkan, tawarkan minuman terbaik dan terfavorit di restoran tersebut.

    Tanyakan juga, kapan sebaiknya minuman yang ia pesan diantar.

    Dalam beberapa kasus, ada customer yang minta minuman diantar duluan. Ada juga yang minta minumannya diantar bersamaan.

    8. Menyampaikan Pesanan dengan Cepat

    Setelah mencatat pesanan pelanggan, bergegaslah menyampaikan catatan pesanan kepada divisi dapur (kitchen) maupun pantry.

    Tidak hanya sebatas itu.

    Dalam menyajikan makanan, hidangkan makanan secara berurutan.

    Mulai dari:

    9. Memperhatikan Tamu dengan Baik

    Apabila semua pesanan telah dihidangkan kepada tamu, bukan berarti tugas seorang waiters dan waitress selesai.

    Biasanya ada beberapa customer yang meminta tambahan piring, sendok, dan garpu.

    Tak sedikit juga yang ingin menambah pesanan. Jadi kamu tetap perhatin setiap pelanggan meski semua pesanan sudah terhidang.

    10. Membantu Janitor Team Membereskan Meja

    Apabila kamu melihat customer selesai makan, maka berinisiatiflah untuk mengambil piring dan peralatan makan yang sudah tidak digunakan.

    Sambil permisi untuk sedikit membersihkan meja bila perlu.

    11. Memberikan Bill / Nota Pembayaran pada tamu

    Dalam beberapa kasus, ada juga customer yang ingin membayar langsung ke kasir. Namun ada juga yang tidak ingin beranjak dan memilih memanggil waiters untuk menyiapkan bill.

    Saat memberikan bill, jangan lupa untuk menyebutkan nominal pembayarannya.

    “Jadi total tagihannya sebesar Rp. 500.000,00 bapak/ibu”.

    Setelah menyerahkan Bill dan menerima uang tunai dari tamu, selalu hitung terlebih dahulu uang yang diterima, lalu sebutkan dengan sopan uang yang diterima.

    Jangan sekali-kali hanya menyerahkan bill tanpa mengatakan suatu apapun.

    12. Berterimakasih dan Membukakan Pintu

    Jika seorang pelanggan disambut dengan salam saat masuk restauran. Maka ia wajib diakhiri dengan kata terimakasih.

    Ucapkanlah terimakasih dan persilahkan tamu untuk datang kembali dilain waktu. Sembari membukakan pintu.

    5 Tips Menjadi Waiter yang Handal

    Nah berikutnya, buat kamu yang sekarang sudah mendapat pekerjaan sebagai waiter / waitress, ini ada 5 hal yang bisa kamu lakukan agar semakin handal dan kompeten dalam melayani tamu

    waiters-adalah

    1. Tamu selalu benar

    Hal pertama menjadi seorang waiters adalah selalu ingat bahwa tamu selalu benar. Terdengar klise tapi ini faktanya. Ketika tamu komplin tentang makanan yang menurut mereka tidak enak dan tidak sesuai harapan, jangan coba membantah. 

    Tetaplah sopan, dan segera tawarkan menu lain  dan berikan mereka sesuatu yang special serta informasikan hal ini ke Manager yang ada.

    Karena tugas merekalah yang berbicara langsung kalau terjadi hal seperti ini. Ingat ya jangan membantah karena ini memang sudah jadi bagian dari pekerjaan.

    2. Friendly Tapi Tetap Profesional

    Ingat basic skill menjadi seorang waiters adalah selalu ramah dengan tamu. Tapi yang harus diingat adalah jangan terlalu berlebihan juga.

    Karena bisa saja ada beberapa tamu yang tidak terlalu suka diperlakukan seperti itu. Tetaplah profesional.

    3. Kuasai Product Knowledge

    Ibarat seorang pedagang, kamu harus tau apa yang kamu jual.

    Pelan-pelan kuasai dan hapalkan semua menu mulai dari bahan, cara memasaknya, kandungan di dalamnya dan lain. Karena jika ada tamu yang bertanya, kamu bisa jawab dengan sigap dan lancar. Terlihat keren bukan?

    4. Perhatikan Penampilan

    Karena waiters adalah representatif dari sebuah restaurant, tentunya kamu harus benar-benar memperhatikan grooming atau penampilan ketika akan melayani tamu.

    Dari rambut, kuku, uniform, nametag, kesegaran nafas ini sangat wajib kamu perhatikan ya.

    Coba misalnya kamu ke sebuah tempat makan, terus kamu melihat yang masak atau yang bawain makanan kukunya kotor, rambutnya berantakan, bajunya kucel, masih selera makan tidak disana?

    5. Selalu Upselling

    Apa itu upselling?

    Upselling adalah teknik kamu teknik yang dilakukan untuk memaksimalkan penjualan dengan merekomendasikan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi disertai kompensasi berupa manfaat tambahan.

    Nah dengan upselling kamu bisa menambah revenue dari restaurant. Tentunya ini harus menggunakan tehnik agar tidak kelihatan memaksa tamu.

    Kamu bisa informasikan promo yang sedang berjalan, tawarkan dessert dan lain sebagainya.

    Kalau menjadi waiters adalah bagian dari rencana perjalanan karir kamu kedepannya, semoga tips di atas bermanfaat dan selamat mencoba.

  • Manajemen Perhotelan dan Pembagian Divisinya

    Manajemen Perhotelan dan Pembagian Divisinya

    Manajemen Perhotelan adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana sebuah hotel itu bisa menjalankan bisnisnya dengan baik.

    Mulai dari perencanaan, organisasi, dan strategi-strategi didalamnya termasuk pembagian departemen kerja.

    Departemen di hotel bisa dibilang cukup banyak dan disusun menjadi sebuah struktut organisasi.

    Hotel struktur organisasi adalah sebuah sistem mengenai alur kepemimpinan dan menunjukkan adanya tanggung jawab dalam sebuah unit kerja.

    Kemudian dalam struktur organisasi setiap orang dikelompokan dan memiliki tugas masing-masing untuk mencapai goal yang sudah ditetapkan perusahaan dan pengelompokan inilah yang disebut divisi atau department.

    Tidak terkecuali bisnis perhotelan, beberapa divisi atau department harus diisi oleh orang-orang yang punya hard skill dan soft skill.

    Hal ini dibutuhkan guna menunjang pekerjaan mereka untuk mencapai target revenue yang sudah di buat dalam budget tahunan.

    Manajemen perhotelan dan pembagian divisinya

    Managemen Perhotelan dan pembagian divisinya

    1. Administrasi & General

    Nah yang pertama itu ada department A & G. Bagian ini biasanya ada General Manager (GM) , Executive Assistance Manager (EAM) dan General Secretary.

    Secara general tugas utama dari seorang General Manager adalah untuk mengontrol dan memastikan semua department sudah menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan apa yang sudah di rencanakan dan disepakati bersama.

    Karena General Manager merupakan orang pertama di hotel, setiap keputusan yang di ambil akan berdampak besar untuk performance dari hotel itu sendiri. Jadi untuk menjadi seorang GM selain leadership, analytical thinking skill juga sangat wajib di miliki.

    Dibantu dengan Executive Assistance Manager, kegiatan operasional sehari-hari di hotel akan di laporkan secara harian oleh para manager lewat EAM.

    Karena selain mengambil alih tugas GM ketika lagi tidak di hotel EAM juga menjadi penghubung antara Manager dengan General Manager.

    Untuk melengkapi formasi departement ini, dibutuhkan seorang General Secretary untuk membantu urusan surat menyurat, manajemen file, notulen rapat dan hal – hal administrative lainnya yang berkaitan dengan hotel.

    2. Room Division

    Berikutnya kita ketemu dengan team yang biasanya menyambut tamu pas baru sampai di hotel dan bertanggung jawab atas kebersihan kamar dan hotel area.

    Yes, ada Room Division Departement. Nah room division ini terdiri dari front office team dan juga housekeeping, tapi beberapa hotel memasukan engineering juga ke team room division.

    Baca juga: Sejarah Industri Perhotelan Indonesia

    A. Front Office Team

    Front office team adalah orang – orang yang bertugas di lini depan hotel untuk memberikan kesan pertama yang baik untuk setiap tamu yang akan menginap.

    Karena reputasi hotel tentunya sangat berpengaruh dari first impression yang di dapat ketika proses check in.

    FO Team sendiri dibagi lagi menjadi beberapa bagian seperti Bellboy, Reception, Bell Driver, Guest Relation Officer (GRO), Call centre, dan Night Audit.

    B. Housekeeping Team

    Soal kebersihan kamar dan hotel, serahkan saja kepada team housekeeping. Tugas dari utama dari team ini adalah menjaga kebersihan, kerapian, serta kenyamanan mulai dari kamar dan seluruh area hotel.

    Selain itu juga menyediakan sarana penunjang lainnya yang di perlukan oleh tamu selama berada di hotel.

    Sama seperti FO, Housekeeping team juga di bagi lagi menjadi beberapa bagian seperti Room Attendant, Public Area, Linen, Florist, dan Gardener.

    3. Human Resources ( HR )

    Tugas utama sebagai Human Resources atau HRD adalah untuk mengelola sumber daya manusia yang ada di hotel. Mulai dari tugas perencanaan, rekrutmen, pengembangan berupa pelatihan dan kinerja.

    Peran HRD sangat penting dalam menyaring karyawan masuk ke hotel, karena salah merekrut orang dampaknya akan mempengaruhi kinerja departement yang bersangkutan.

    Itulah biasanya kebanyakan HR berasal dari lulusan psikologi yang sudah paham tentang karakter dan kepribadian seseorang. Biasanya HR Team beranggotakan HR, Training , dan Security.

    4. Food & Beverage ( FB )

    Selain kamar, penghasilan dari sebuah hotel juga berasal dari restaurant. Untuk itulah memaksimalkan revenue dari restaurant itu sendiri menjadi hal wajib yang diperhatikan oleh team FB.

    Team ini akan di bagi lagi menjadi 2 bagian yaitu:

    Untuk selengkapnya silahkan baca pada artikel yang sudah link di atas.

    5. Sales & Marketing

    Sales & Marketing adalah divisi yang akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dari sebuah perusahaan.

    Karena lewat cara mereka jualan lah tamu-tamu akan masuk ke hotel kita.

    Memasarkan hotel sehingga di kenal banyak orang dan membuat mereka datang untuk menginap itu nggak gampang.

    Ditambah lagi dengan target bulanan yang harus dicapai nominalnya tidak kecil.

    Jadi jangan heran kalau team sales & marketing ini jarang di office dan sering ke luar kota bahkan ke luar negeri. Itu bagian dari jualan kok 🙂

    6. Accounting & IT

    Tugas accounting department adalah untuk mencatat seluruh transaksi keuangan yang terjadi, kemudian membuat laporan keuangan mulai dari pemasukan dan pengeluaran suatu perusahaan.

    Selain itu, accounting harus bisa menekan biaya dengan skala prioritas untuk tetap menjaga cashflow perusahaan.

    Dalam formasi accounting ada team IT juga yang bertugas untuk memastikan semua yang berkaitan dengan sistem dan informasi di hotel berjalan dengan baik untuk lancarnya kegiatan operasional.

    Itulah secara general penjelasan tentang manajemen perhotelan. Untuk lebih details akan dibahas masing-masing di tulisan berikutnya.

  • Concierge Adalah: Pengertian, Tugas dengan Struktur Organisasinya di Hotel

    Concierge Adalah: Pengertian, Tugas dengan Struktur Organisasinya di Hotel

    Concierge adalah salah satu divisi dalam sebuah hotel/resort  yang berperanan penting untuk melayani para tamu yang tiba sekaligus sebagai pusat informasi sepanjang para tamu tinggal atau bermalam di hotel tersebut.

    Disamping itu Concierge adalah sebagai brand ambassador hotel yang bakal memberi first impression untuk tamu hotel dari awal check in.

    Oleh karenanya seorang yang bertugas sebagai concierge dari seksi ini dituntut untuk dapat tampil cekatan, jeli dan mempunyai keahlian dalam memberikan servis tamu yang bagus.

    Apa itu Concierge?

    Concierge adalah bagian dari ranah Front Office department. Concierge bekerja melayani tamu atau konsumen sepanjang mereka tinggal di hotel, memastikan semua keperluan tiap tamu tercukupi hingga mereka akan memberi penilaian yang bagus ke hotel.

    Jika merujuk pada istilah bahasa inggris, yang maksud dengan Concierge adalah staff hotel yang memiliki kemampuan multi bahasa yang menangani barang bawaan, membuat reservasi, dan mengatur perjalanan.

    Namun, Concierge sendiri tidak terbatas pada hotel, ada juga tempat lain yang menggunakan layanan concierge:

    • Concierge service untuk rumah mewah
    • Concierge untuk dokter

    Pekerjaan yang dibebankan ke Concierge tidak hanya terbatas pada servis hotel, tetapi mereka harus juga memahami dan mempunyai pengetahuan yang luas berkenaan hotel dan local area di luar hotel.

    Dengan demikian, bila ada tamu yang mempunyai pertanyaan, cari saran, dan lainnya, Concierge dapat menolong mereka dengan memberi informasi yang jelas.

    Adapun istilah concierge sendiri berawal dari bahasa Perancis yang memiliki arti “Keeper of the Keys”, seorang penjaga atau pemelihara.

    Sehingga pada zaman dahulu seorang concierge adalah bertanggungjawab untuk menyimpan dan memberi kunci kastil pada tamu yang bermalam.

    Tugas Concierge dan Struktur Organisasinya

    Secara umum berikut struktur organisasi dari concierge team secara umum :

    struktur-organisasi-concierge

    1. Chief Concierge

    Tanggung jawab Chief Concierge adalah sebagai pimpinan dari Section Concierge yang mempunyai pekerjaan dan tanggung jawab sebagai berikut:

    • Mengatur, mengarahkan, dan memantau performa beberapa Bellboy.
    • Sebagai leader dari beberapa petugas info dalam menyambut tamu.
    • Mengurusi barang bawaan tamu dan mengantarkan tamu.
    • Memberi informasi yang benar ke tamu dan pengunjung tentang sarana dan produk hotel.
    • Mengarahkan dan mengawasi bawahan dalam memberi servis ke tamu
    • Memerintah Bell Captain untuk membagikan semua surat, dan facsimile yang masuk
    • Pastikan jika semua pesan untuk tamu bisa dikirimkan secepatnya
    • Memantau proses penitipan barang dan sistem penyimpanan
    • Dengan rutin mendatangi parapet department FO
    • Mengontrol agenda kerja staff hingga tidak bentrokan dengan program training yang diselenggarakan hotel

    2. Bell Captain

    Bell Captain sebagai bawahan langsung dari Chief Concierge. Pekerjaan Bell Captain ialah memantau dan mengkoordinir pekerjaan setiap hari Bellboy dan Doorman sesuai standard servis hotel bersangkutan. antara lain:

    • Mengkoordinir beberapa bawahannya dalam menjemput kedatangan dan mengatur barang bawaan hingga sampai ke kamar secara cepat, tepat dan penuh keramahan
    • Mengkoordinir bawahannya selalu untuk tawarkan pertolongan untuk tamu
    • Mempersiapkan daftar kerja bawahannya
    • Memeriksa ruangan penyimpanan barang dengan teratur dan periodik
    • Mengelola dan menyelesaikan beberapa barang yang tidak bertuan
    • Memeriksa kereta barang serta papan informasi
    • Mengecek log book dengan teratur sebagai fasilitas komunikasi dan menindaklanjuti serta mencatat permasalahan yang tidak bisa dituntaskan
    • Memastikan keadaan bell captain konter dalam keadan bersih, rapi dan semua staff sudah memakai seragam kerja

    3. Airport Representative

    • Mempersiapkan daftar tamu dan jam kehadirannya di bandara(expected time of arrival)
    • Mempersiapkan kendaraan yang sesuai jumlah tamu dan bagasi yang dibutuhkan.
    • Mempersiapkan kendaraan alternative bila tidak ada kendaraan hotel yang siap.
    • Mempersiapkan papan penyambutan sesuai nama tamu
    • Menghubungi hotel bila sudah siap ke arah hotel atau tamu belum berhasil ditemui di bandara.
    • Mengantarkan tamu dari hotel ke bandara

    4. Doorman / Doorgirl

    • Menyampaikan salam ke tamu baik yang tiba atau yang pergi guna memberi kesan baik.
    • Membuka dan menutup pintu kendaraan tamu saat tiba ke hotel.
    • Membantu memposisikan barang bawaan tamu ke mobil
    • Memberi penjelasan ke tamu atau pengunjung mengenai info dari hotel berkenaan moment dan sarana yang berada di hotel.
    • Bekerja bersama dengan bellboy untuk mengurusi kehadiran tamu dan keberangkatan tamu
    • Mengusahakan atau memanggilkan taksi untuk tamu yang membutuhkan bantuan

    5. Bellboy/ Porter

    Bellboy sebagai bawahan langsung dari Bell Captain yang bekerja menangani barang bawaan tamu di saat check-in, check-out, atau berpindah kamar.

    Memberi bantuan kepada tamu sebisa mungkin agar tamu yang dilayani merasa rileks dan nyaman. 

    • Membawa barang bawaan tamu secara cepat dan efesien di saat check-in, check-out atau berpindah kamar
    • Menyimpan bawang bawaan tamu jika harapkan penitipan barang yang dibawa di bell konter
    • Menyambut kehadiran tamu yang akan check-in dan mengantarkannya ke Reception untuk register
    • Memasukkan koran yang dibutuhkan ke ruang tamu
    • Menempatkan sign board di lobby hotel untuk acara aktivitas hari ini
    • Mengirimi surat atau pesan yang mendesak ke kamar-kamar tamu
    • Menjelaskan produk dan fasilitis yang dimiliki hotel di saat mengantarkan tamu ke arah kamar

    Contoh prosedur check in

    • Menyampaikan salam
    • Bertanya apakah tamu membawa barang peralatan
    • Bila iya, keluarkan barang bawaan tamu dengan berhati-hati
    • Bawa barang tamu ke arah konter resepsionis
    • Menandai barang bawaan tamu dengan identitas yang pasti (nomor tamu dan ruang tamu)
    • Mempersilakan tamu ke arah kamar dan mengikutnya sembari membawa barang
    • Setelah tiba, mengetok pintu kamar dan buka kamar, menghidupkan lampu dan mempersilakan tamu untuk masuk
    • Menempatkan beberapa barang dalam kamar
    • Menerangkan semua sarana kamar ke tamu
    • Menyimpan kartu tamu dan kunci kamar di tempatnya
    • Pamit, menyampaikan salam dan menyampaikan selamat istirahat
    • Tinggalkan kamar sambil tutup pintu

    Contoh prosedur saat membawa barang tamu ketika check out

    • Bell captain isi departure slip
    • Bell captain memberi departure slip ke petugas bellboy
    • Bellboy tiba ke ruang tamu untuk mengambil barang bawaan
    • Mengetok pintu kamar dan mengatakan identitas serta menyampaikan salam
    • Bertanya tamu prihal kelengkapan barang bawaan dan mengecek jika ada kerusakan atau kehilangan barang
    • Saat sebelum meninggalkan kamar gantungkan departure slip di atas door knob
    • Membawa barang ke arah bellboy konter
    • Memberikan kunci kamar ke tamu untuk dibawa ke sisi front office cashier dan lakukan penuntasan administrasi.
    • Minta tamu untuk memeriksa barang bawaan saat sebelum diantar ke kendaraan
    • Menyampaikan salam

    Itulah penjelasan singkat tentang apa itu concierge dan bagian – bagian di dalamnya. Sekali lagi, concierge adalah tim yang bertugas untuk memberikan first impression yang baik untuk setiap tamu yang datang karena ini akan mempengaruhi mood mereka selama stay di hotel tersebut.

    Baca juga : Begini Cara Handle Komplain Tamu di Hotel

  • 6 Jenis Kasur Hotel yang Sering Dipakai, Jangan Salah Pesan!

    6 Jenis Kasur Hotel yang Sering Dipakai, Jangan Salah Pesan!

    Dalam memesan kamar hotel, usahakan jangan sampai salah memilih kasur. Jenis kasur hotel akan mempengaruhi kenyamanan kamu dalam beristirahat.

    Ada beberapa tipe kasur hotel yang ditawarkan kepada pengunjung.

    Tawaran terkait jenis kasur yang mau dipakai akan mempengaruhi harga kamar hotel yang dipesan.

    Kamu yang mau mendapatkan tawaran murah harus bisa membedakan kasur berdasarkan tingkat penawaranya.

    6 Jenis Kasur yang Dipakai di Hotel

    Dalam memilih kamar hotel, lebih baiknya kamu melakukan banyak pertimbangan. Dimulai dari lokasi hotel, fasilitas yang ditawarkan, harga, review serta lain sebagainya.

    Ketika ingin check In, juga harus memeriksa fasilitas supaya sesuai dengan yang dibutuhkan. Pelayanan dalam hotel atau penginapan lainnya akan berbeda untuk setiap kamar.

    Dalam setiap hotel akan menawarkan beberapa macam kasur yang disajikan lengkap dengan fasilitas lainnya.

    Guna membantu kamu dalam menemukan hotel dengan fasilitas lengkap, berikut ini beberapa kasur hotel yang dijadikan pilihan utama:

    1. Kasur Hotel Single bed

    Jenis kasur hotel single bed

    Jenis dari kasur hotel yang satu ini, sangat disarankan untuk kamu yang suka traveling sendirian.

    Dengan kata lain untuk kasur hotel single bed hanya cocok untuk dijadikan tempat istirahat satu orang aja.

    Ukuran kasur single bed di hotel pada adalah 100×200 cm. Ukuran tersebut bisa saja lebih lebar atau lebih kecil. Jenis kamar hotel dengan fasilitas kasur single bed ini memiliki harga yang terjangkau.

    Harganya yang terjangkau membuat kasur ini direkomendasikan bagi kamu yang sering traveling sendirian. Selain tidak menguras kantong, kasur ini akan sangat nyaman digunakan sendirian.

    2. Kasur Hotel Twin Bed

    Jenis kasur hotel twin bed

    Jenis dari kasur di hotel twin bed ini sangat direkomendasikan bagi rekan kerja atau pasangan yang ingin beristirahat setelah berlibur.

    Hal tersebut karena jenis kasur twin bed ini hanya bisa digunakan oleh dua orang saja.

    Jenis kasur twin bed juga sering disebut sebagai dua single bed. Ukuran dari jenis kasur Twin bed ini sama dengan jenis kasur single bed.

    Namun, bedanya untuk jenis twin bed memiliki 2 pasang kasur.

    Peralatan dari kamar hotel yang memiliki jenis kasur twin bed ini akan dilebihkan menjadi 2, sehingga memiliki harga yang lebih mahal.

    3. Jenis Double Bed

    Kasur hotel double bed

    Jenis dari kasur double bed hampir sama dengan jenis kasur twin bed. Cuman bedanya pada jenis kasur double bed kasurnya dijadikan satu bukan dipisah.

    Jenis kasur ini juga sangat pas untuk pasangan yang baru menikah.

    Pasangan yang ingin berlibur atau berbulan madu, bisa memesan kamar hotel dengan jenis kasur double bed ini. Selain itu, untuk pasangan yang sudah memiliki balita juga direkomendasikan memesan jenis kasur double bed.

    Jenis kasur hotel double bed biasanya sering disebut dengan king size bed, ukuran dari jenis kasur ini biasanya adalah 180×200 cm atau 200×200 cm.

    Dengan ukuranya yang besar ini akan cocok untuk menghabiskan malam dan menikmati waktu refreshing di hotel.

    4. Kasur Hotel Extra Bed

    Extra Bed

    Berbeda dengan jenis-jenis sebelumnya, jenis kasur kali ini disebut dengan jenis kasur extra bed, karena memang memiliki kasur tambahan.

    Ukuran dari jenis kasur extra bed hampir sama dengan single bed, cuman bedanya dibagian bawah tidak ada lapisannya.

    Kamar yang memiliki jenis extra bed ini biasanya disarankan untuk keluarga yang memiliki 2 anak atau 3 anak. Menggunakan jenis kasur ini akan menghemat pengeluaran saat menginap bersama keluarga besar di hotel.

    Harga tetap terjangkau dengan meskipun menginap dengan keluarga besar di kamar mewah.

    Kamar yang paling mewah dan mahal biasanya diletakkan pada bagian atas serta mempunyai akses terbatas lengkap dengan fasilitas lengkap dan memadai.

    Sebaliknya untuk kamar yang harganya terjangkau berada pada bagian bawah.

    5. Kasur Baby Cot Atau Crib

    Kasur bayi atau baby cot

    Baby cot atau crib bisa dipesan jika ingin menginap di hotel. Keranjang bayi ini sangat fleksibel digunakan bagi pasangan suami istri yang memiliki bayi ketika menginap.

    Ada baiknya memesan kasur baby cot ini karena bayi tidak akan jatuh dari tempat tidur.

    Masih aktif bayi biasanya akan membuat bayi semakin aktif bergerak, Kamu yang sering teledor saat menjaga bayi bisa memesan jenis kasur ini. Jadi orang tua bisa beristirahat dengan nyaman tanpa perlu khawatir.

    6. King Bed

    Kasur hotel dengan King bed size

    Jenis kasur hotel selanjutnya yang ditawarkan pihak hotel adalah king bed dan hollywood bed. Jenis dari kasur ini sangat disarankan untuk keluarga atau pasangan yang ingin merasakan sensari tidur lebih lega.

    Hal tersebut dikarenakan oleh ukuran kasur yang besar, sehingga lebih leluasa untuk digunakan.

    Jenis kasur yang satu ini biasanya digunakan di presidensial suite room, atau biasanya sebagai fasilitas untuk kamar hotel paling mahal dan mewah.

    Harga kamar hotel tergantung dari jenis kasur yang dipilih. Jadi setiap kamar dengan jenis kasur berbeda akan memiliki jumlah harga yang berbeda pula. Semua itu disesuaikan dengan jenis hotel dan fasilitas yang tersedia.

    Cara Mendapatkan Kasur Bagus di Hotel

    Pergi ke tempat wisata merupakan agenda yang menyenangkan jika dilakukan bersama keluarga atau orang tercinta.

    Ketika berwisata pastinya juga akan memesan kamar hotel untuk beristirahat. Ada beberapa cara mendapatkan kasur bagus di hotel.

    Ketika bepergian ke luar kota atau dalam perjalanan jauh pastinya juga membutuhkan akomodasi penginapan yang menawarkan fasilitas lengkap dan nyaman. Sayangnya tidak semua hotel memiliki fasilitas yang lengkap.

    Mendapatkan hotel dengan kasur yang bagus serta fasilitas yang lengkap bisa dengan mencoba beberapa tips dan cara berikut ini.

    1. Booking Secara Online

    Ketika ingin menginap, kamu bisa mencari tahu serta mencari referensi dari hotel yang akan dijadikan tempat istirahat. Kamu bisa mencari review dari aplikasi OTA atau Online Travel Agent yang sumbernya bisa dipercaya.

    Pemesanan online akan sangat membantu, terutama ketika ingin bepergian dengan waktu dan jadwal terencana. Secara tidak langsung akan menghemat waktu dan menghindari kekecewaan akibat belum menemukan kamar sesuai keinginan.

    2. Mencari Lokasi yang Strategis

    Salah satu tips penting dalam memilih hotel dengan kasur yang bagus dan nyaman serta kualitas lengkap bisa dilihat dari lokasi strategisnya. Kamu bisa mencari hotel yang lokasinya di tengah kota untuk mempermudah akses transportasi.

    3. Mencari Penginapan yang Memiliki Fasilitas Connecting Door

    Kamu ingin berlibur bersama keluarga besar dan beristirahat di hotel, pastikan sudah memesan penginapan dengan fasilitas connecting door.

    Tidak mungkin jika beristirahat di ruangan yang sempit, makanya akan sangat berguna jika memesan kamar dengan fasilitas ini.

    4. Pilihlah Penginapan Sesuai dengan Dana yang Dimiliki

    Sebelum melakukan booking dengan datang langsung atau melalui digital, lebih baik melihat dana yang ada.

    Jangan sampai sudah booking tapi dana yang dimiliki kurang, nantinya kamu akan malu.

    Sedari awal rencanakan dengan matang kamar yang mau dipakai lengkap dengan harganya harus dipastikan.

    Mempelajari mengenai trik mendapatkan kasur yang bagus serta mengenal berbagai jenis kasur hotel, akan sangat berguna bagi kamu.

    Layanan yang berkualitas akan diperoleh berdasarkan dana yang dimiliki jadi lakukan pemeriksaan guna menghindari tindakan memalukan.

  • Inilah Perbedaan Shallow Frying dengan Deep Frying

    Inilah Perbedaan Shallow Frying dengan Deep Frying

    Shallow frying adalah salah satu teknik memasak yang cukup familiar di kalangan umum. Dalam tulisan sebelumnya, kita sudah mengenal apa itu boiling dan 17 teknik merebus yang perlu diketahui.

    Khususnya buat kamu yang ingin berkarir di hotel divisi kitchen departement, dan shallow frying. 

    Nah, kali ini kita akan bahas lebih details mengenai Shallow Frying dan Deep Frying beserta contoh masakannya.

    Shallow Frying

    Shallow Frying adalah
    Contoh penerapan Shallow Frying adalah memasak steak

    Shallow frying adalah teknik memasak yang pada umumnya memiliki arti menggoreng dengan minyak yang lebih sedikit.

    Makanan yang dimasak tidak “tenggelam” dalam minyak, tetapi ukuran tinggi minyaknya kurang lebih cuman sepertiga dari tinggi makanan. 

    Sebab itu, umumnya makanan yang dimasak memakai sistem ini cenderung cepat masak atau tidak begitu tebal. Misalkan saja menggoreng ikan.

    Supaya semua bagiannya masak sempurna, kita dapat membolak-balikkan ikan dengan hati-hati. Umumnya, minyak yang dipakai untuk shallow frying adalah minyak yang cuma dipakai satu kali saja.

    Baca juga: Moist Heat Cooking – Pengertian, dan Jenis Teknik yang Sering Digunakan

    Teknik Memasak Shallow Frying mempunyai beberapa kelemahan dan kelebihan.

    Keuntungan yang bisa didapat diantaranya:

    • Mengolah secara cepat,
    • Tidak kehilangan zat nutrisi yang larut di air,
    • Warna makanan yang diolah masih bagus. 

    Beberapa kekurangan dari shallow frying:

    • Hanya cocok untuk tipe masakan yang memakai potongan daging kecil-kecil yang mahal harganya.
    • Makanan susah dikunyah karena hanya diolah dalam kurun waktu sebentar,
    • Sepanjang proses mengolah, perlu dilakukan pengecekan terus menerus, agar tidak gosong. 

    Pemanasan lemak penting dalam sistem shallow frying, karena jika lemak belum panas, makanan yang dimasak dengan langkah ini kurang bagus dan lemak akan teresap oleh makanan.

    Jika lemak terlampau panas, ini dapat mengakibatkan asap dan sisi luar masakan jadi terbakar gosong. 

    Shallow frying adalah sistem yang bagus untuk produk makanan yang cepat masak, memiliki ukuran kecil dan memakan waktu memasak yang cepat.

    Misalnya:

    Membuat steak, menggoreng fillet daging, ikan, ayam, ikan utuh yang memiliki ukuran kecil atau sedang, sosis, sayur dan omelettes telur.

    Contoh Masakan Shallow Frying

    Berikut adalah beberapa contoh masakan yang menggunakan teknik Shallow Frying adalah sebagai berikut:

    1. Patties Burger

    Contoh paling mudah yang bisa kamu temui saat ini adalah Patties.

    Daging giling yang sudah dicampur dengan berbagai bumbu ini menjadi syarat wajib sebuah burger. Dan teknik memasak patties adalah menggunakan shallow frying.

    Di wajan datar, dan sedikit minyak untuk membuatnya matang.

    2. Crispy Chicken Wing

    Bagian ayam yang ini memang lumayan banyak penggemarnya.

    Tidak hanya dada dan paha, ada juga sayap ayam yang umumnya dibalur dengan tepung dan dimasak dengan memakai teknik shallow frying.

    Masak ayam crispy ini dapat dicoba sendiri dirumah. Cukup gampang mendapat kualitas super yang tidak mengecewakan, yang diperlukan hanya beberapa bahan yang pas dan tambahan saos yang nikmat.

    3. Pecak Terong

    Apa kamu sudah bosan membuat terong balado atau terong goreng? Jika iya, kamu dapat coba kreativitas baru seperti resep Pecak Terong.

    Sayur terong yang diolah dengan digeprek dan dibumbu santan ini selanjutnya diproses dengan memakai teknik shallow frying, tidak kalah sedap dengan olahan terong yang lain. 

    4. Telur Dadar Isi

    Telur dadar sebagai satu diantara olahan terkenal untuk dikonsumsi bagi warga indonesia. Rasanya yang nikmat dan akrab, ditambah lagi harga bahan ekonomis.

    Masakan ini dapat di kreativitaskan dengan bermacam bahan tambahan. 

    Diantaranya adalah telur dadar dengan sayur bayam dan yang lain. Memiliki bentuk yang memikat membuat makanan ini bisa diberikan kepada anak kecil.

    Baca Juga: Tugas Chef dan Mitos yang Keliru Soal Chef

    Deep Frying

    Deep Frying

    Kebalikan dengan shallow frying, deep frying memakai banyak minyak saat menggoreng. Sesuai namanya, makanan yang dimasak tenggelam lebih dalam pada minyak.

    Maksudnya, supaya struktur makanan yang dimasak matang secara rata. 

    Makanan yang dimasak memakai sistem ini umumnya berbalut tepung hingga perlu minyak yang lumayan banyak untuk hasilkan struktur yang krispi di luar tetapi masih moist dalam. Misalnya saja ayam tepung atau French fries.

    Teknik memasak deep frying merupakan langkah mengolah makanan dengan memendamnya dalam minyak panas (baiknya bersuhu 176-190 derajat Celsius). Saat direndam makanan akan matang dengan cepat.

    Artinya,  saat makanan dicelup ke minyak mendidih, susunan luar makanan mengeras dan membuat susunan yang menghalangi minyak masuk di semua sisi pada makanan.

    Sementara itu, temperatur panas yang tinggi membuat semua air pada bagian pada makanan menguap dan membuat makanan masak dari dalam.

    Ada dua hal yang perlu dijauhi saat memproses makanan dengan teknik mengolah deep-frying.

    • Pertama, temperatur minyak jangan terlampau rendah. Ini akan membuat minyak menyerap ke bagian dalam makanan hingga membuatnya berminyak.
    • Kedua ,temperatur minyak jangan terlampau tinggi karena akan membuat makanan jadi terlalu kering dan minyak beroksidasi.

    Contoh Masakan Deep Frying

    Ayam Goreng Tepung

    Daging ayam yang mempunyai struktur halus, banyak dicintai oleh beberapa orang.

    Apalagi dengan Baluran tepung, hingga jadilah ayam goreng tepung yang banyak dicintai oleh sejuta umat. Makanan ini sebagai salah satu diantara contoh dari teknik Deep frying

    Ikan Goreng

    Hampir serupa dengan tipe daging-dagingan yang lain.

    Ikan diolah dengan dimasak memakai minyak yang banyak, biasa disebut deep frying. Ikan goreng seperti nila, lele, mas dan yang lain begitu nikmat untuk dimakan.

    Itulah sedikit ulasan mengenai teknik menggoreng yang ada. Shallow frying adalah teknik menggoreng dengan sedikit minyak. Supaya citarasa hasil masakan dengan teknik penggorengan ini tidak berubah.

  • Perbedaan OYO dan RedDoorz yang Harus Disadari Sebelum Reservasi

    Perbedaan OYO dan RedDoorz yang Harus Disadari Sebelum Reservasi

    Teknologi digital memudahkan melakukan aktivitas sehari hari mulai dari pesan makanan, barang, membeli tiket dan juga booking penginapan. Banyak situs yang menawarkan booking penginapan, sama-sama unggul ternyata ada perbedaan oyo dan reddoorz dalam penawaran booking.

    Keduanya menawarkan berbagai macam bentuk penginapan dengan harga yang lumayan.

    Mengetahui perbedaan keduanya kini sangatlah mudah, simak saja informasi ini maka kamu akan menemukan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan yang terlintas di kepala.

    Baca Juga: 20 Tempat Wisata di Bandung Selatan yang Lagi Hits

    Mengenal OYO dan RedDoorz

    OYO Hotels merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang penginapan dengan cara pemesanan secara online.

    Di Indonesia bisnis ini mulai dijalankan pada tanggal 18 bulan Oktober tahun 2018.

    Awal mula berdirinya OYO Hotels membuka bisnis di tiga kota yaitu Jakarta, Palembang, dan Surabaya. Pada masa itu mendapat hotel sebagai 1.000 kamar dan masih akan membuka di kota-kota lainya.

    Selanjutnya yaitu ReDdoorz yang sudah mendapat pengakuan lebih, memiliki Virtual Hotel Operator (VHO) dengan konsepnya yang hampir mirip dengan Airy Rooms.

    Selalu memberi jaminan kepada para pengguna.

    Perbedaan Oyo dan RedDoorz Apa Saja?

    Banyaknya permintaan pasar atas jasa sewa penginapan,  membuat banyak pula perusahaan yang merintis jasa penginapan yang mampu melayani pembelian tiket via online.

    Contohnya saja OYO Hotels dan juga RedDoorz.

    Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan juga kekurangan dan membuat perbedaan Oyo dan RedDoorz begitu menonjol, kamu yang memesan atau booking hotel bisa melalui dua situs tersebut.

    Tentu keduanya memiliki perbedaan yang bisa menjadi pertimbangan, perbedaanya sebagai berikut:

    1. Kelebihan yang Ditawarkan OYO

    Kelebihan dari OYO Hotels yaitu harga yang ditawarkan cukup terjangkau, namun jangan salah dengan harga yang terjangkau nyatanya OYO mampu menawarkan penginapan yang berkualitas tinggi dilengkapi dengan teknologi terkini.

    Harga yang dibandrol untuk penginapan di OYO yaitu mulai dari Rp150.000 dengan beberapa kategori yang bisa dipilih.

    Harga tertinggi yang dapat dijumpai yaitu sekitar 2,4 jutaan.

    Keunggulan OYO yang lain yaitu terdapat manchise yaitu manajemen waralaba. Hal ini dapat memberikan keuntungan bagi para pengguna hotel yang sudah memiliki aplikasi OYO.

    Para pemilik kamar hotel pun mendapat keuntungan lain dengan tidak perlu lagi memasang iklan serta membuat manajemen hotel karena semua itu sudah ditangani oleh pihak OYO. Menggunakan standar hotel berbintang dengan tim operasional yang sudah berpengalaman.

    2. Kekurangan OYO

    Selain kelebihan tentu semua hal memiliki kekurangan, kekurangan yang dimiliki OYO salah satunya yaitu kurangnya promosi.

    Sebagai bisnis yang baru tentu harus mencari orang agar tertarik dan mau mengenal OYO karena sudah banyak kompetitor terdahulu.

    Kurangnya promosi menyebabkan OYO belum banyak diketahui orang-orang.

    Kemudian kekurangan dari OYO yaitu terdapat pada mitranya, dimana partner OYO kebanyakan adalah hotel baru sehingga OYO belum bisa buka di banyak kota di Indonesia.

    Kelebihan RedDoorz

    Penyebaranya sudah lebih merata, hotel ternama di kota-kota besar sudah memasang layanan penginapan dari RedDoorz.

    Kamu yang pernah menginap di hotel pasti sudah tidak terkejut bila mendapatkan voucher gratisan.

    Di tengah perbedaan Oyo dan RedDoorz, ternyata ada keunggulan dan kelemahanya jasa booking kamar ini, kira-kira apa saja?Berikut ini beberapa diantaranya:

    1. Harga Hotel Relatif Murah

    Kelebihan dari RedDoorz yang banyak dicari yaitu karena harganya yang miring, jika kamu memesan menggunakan aplikasi maka akan mendapatkan potongan harga dibandingkan tidak menggunakan aplikasi sehingga bisa sedikit berhemat.

    Harga yang biasa ditawarkan yaitu sekitar Rp100.000 sampai Rp150.000, tapi harga tersebut biasanya hanya yang tertera pada aplikasi untuk lebih lengkapnya jumlah pembayaran dapat di total setelah menginap tiba di hotel dan pembayaran dapat dilakukan.

    2. Kualitas Kamar Terbaik

    Ketika ingin menginap selain harga yang bersahabat juga memilih kamar dengan fasilitas yang baik tentunya.

    Kelebihan RedDoorz yaitu menyediakan kamar-kamar terbaik mulai dari kasur yang bagus, ketersedian handuk, selimut empuk, alat mandi lengkap, wifi dan berbagai fasilitas menarik lainya.

    3. Mudah dalam Pemesanan

    Memesan kamar hotel di aplikasi ini sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, ini karena aplikasi sudah didesain agar mudah digunakan.

    Membuat siapa saja merasa nyaman ketika memesan menggunakan aplikasi ini.

    4. Kekurangan Booking Lewat RedDoorz

    Kekurangan dari RedDoorz yaitu terkadang sulit dalam mencari hotel yang sesuai, ada beberapa review yang mengatakan bahwa lokasi hotel tidak sesuai dengan google maps serta beberapa tempat yang sulit ditemukan.

    Menginap di hotel akan lebih menyenangkan jika disediakan fasilitas tambahan seperti WiFi, namun di beberapa kasus ada kamar dilengkapi WiFi tapi jaringan yang dikeluarkan tidak lancar dan kurang kencang.

    Hampir sama dengan OYO kurangnya promosi pada aplikasi yang satu ini membuat orang-orang belum mengenalnya.

    Padahal dengan banyaknya kompetitor yang semakin berseliweran membuat aplikasi ini harus segera gencarkan promosi.

    Perbedaan OYO dan RedDoorz terletak pada fasilitas manchise pada OYO dan fasilitas kemudahan penggunaan aplikasi pada RedDoorz. Keduanya sangat bermanfaat, buat kamu yang ingin memesan hotel penginapan bisa banget mencoba salah satu aplikasi di atas.